Home Blog Page 3

IQOO Z11 Series Meluncur di Indonesia, Baterai Jumbo Jadi Andalan

0
iQOO Z11 Series Meluncur di Indonesia, Baterai Jumbo Jadi Andalan

IQOO Z11 Series resmi diluncurkan di Indonesia dalam dua model, yaitu iQOO Z11 dan iQOO Z11x. Kehadiran seri ini ditujukan untuk pengguna muda, khususnya Gen Z, yang membutuhkan smartphone dengan baterai besar, performa stabil, dan daya tahan kuat untuk aktivitas harian.

iQOO Z11 Fokus Pada Baterai

IQOO Z11 Series menjadi salah satu lini terbaru iQOO yang menonjolkan kombinasi daya tahan baterai dan performa. Model iQOO Z11 hadir dengan baterai 9.020mAh yang meraih rekor MURI sebagai “Smartphone dengan Kapasitas Baterai Terbesar di Indonesia”. Kapasitas tersebut dipadukan dengan teknologi 90W FlashCharge yang diklaim mampu mengisi daya dari 0% hingga 100% dalam waktu 68 menit.

Meski membawa baterai besar, iQOO Z11 tetap dirancang dengan bodi yang relatif ramping. Perangkat ini memiliki ketebalan 8,25mm dan bobot 213 gram. Hal tersebut dimungkinkan berkat penggunaan teknologi Silicon Anode generasi ke-4 yang membuat kepadatan energi baterai lebih tinggi dibandingkan Graphite Anode tradisional.

Untuk performa, iQOO Z11 ditenagai Snapdragon 7s Gen 4 dengan proses fabrikasi 4nm. Chipset ini dipadukan dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 3.1. Kombinasi tersebut ditujukan untuk mendukung multitasking, video call, streaming, hingga gaming. iQOO juga menyebut perangkat ini mampu mencetak skor AnTuTu hingga 1.200.000 serta mendukung Mobile Legends hingga 120FPS.

Dari sisi layar, iQOO Z11 membawa panel 6,83 inci 1.5K AMOLED Eyecare Display dengan refresh rate 144Hz. Layar ini juga mendukung tingkat kecerahan puncak hingga 2000 nits, DC-Like Dimming, serta SGS Eyecare Certification. Kombinasi tersebut membuat perangkat ini cocok untuk pengguna yang sering bermain game, menonton konten, atau menggunakan smartphone dalam durasi panjang.

Untuk menjaga performa tetap stabil, iQOO Z11 dibekali Glacier Cooling System dengan total area pendingin 18.000mm². Sistem ini diklaim mampu membantu menurunkan suhu perangkat hingga 15°C saat digunakan untuk aplikasi berat, gaming, atau meeting online dalam waktu lama.

Sektor kamera juga menjadi salah satu nilai jualnya. IQOO Z11 menggunakan kamera utama 50MP Sony IMX882 dengan OIS, serta kamera depan 32MP. Kamera utamanya mendukung perekaman video hingga 4K 30FPS. Perangkat ini juga membawa sertifikasi IP68 dan IP69, fitur Wet-Hand Touch, serta desain yang telah melalui pengujian terhadap hujan, benturan, jatuh, dan suhu tinggi.

Spesifikasi iQOO Z11x

Selain model utama, iQOO Z11 Series juga menghadirkan iQOO Z11x sebagai pilihan yang lebih terjangkau. Smartphone ini ditenagai MediaTek Dimensity 7400-Turbo, dipadukan dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 3.1. Performanya dirancang untuk kebutuhan komunikasi, belajar, multitasking, hingga gaming kasual sehari-hari.

iQOO Z11x membawa baterai 7.200mAh dengan dukungan 44W FlashCharge. Perangkat ini juga diklaim mampu memberikan pengalaman penggunaan mulus hingga 50 bulan pemakaian. Dari sisi layar, iQOO Z11x menggunakan panel 6,76 inci IPS LCD yang telah mendukung DC Dimming dan Zero Flicker untuk menjaga kenyamanan mata.

Untuk durabilitas, iQOO Z11x membawa sertifikasi IP68 dan IP69+, SGS 5-Star, serta Military Grade Durability. Kamera belakangnya menggunakan sensor utama 50MP Sony IMX852, sementara kamera depannya memiliki resolusi 32MP. Model ini tersedia dalam warna Star Silver dan Titan Black.

Harga dan Ketersediaan

IQOO Z11 tersedia dalam warna Glacier Blue dan Cosmic Black. Varian 8GB + 128GB dijual dengan harga Rp4.999.000, varian 8GB + 256GB dijual Rp5.699.000, dan varian 12GB + 256GB dijual Rp6.899.000.

Sementara itu, iQOO Z11x hadir dalam warna Star Silver dan Titan Black. Harganya dimulai dari Rp3.699.000 untuk varian 6GB + 128GB, Rp4.199.000 untuk varian 8GB + 128GB, dan Rp4.799.000 untuk varian 8GB + 256GB.

Pre-order iQOO Z11 Series berlangsung mulai 25 Mei 2026 melalui kanal online resmi iQOO Indonesia. Selama periode promo 25 Mei hingga 2 Juni 2026, konsumen berkesempatan mendapatkan bonus seperti TWS iQOO Buds 1i, 4 Years Battery Health Warranty, 12 Months Extended Warranty, serta Student Promo Cashback hingga Rp300.000.

Rayakan Ulang Tahun Ke-13, LJN Luncurkan Sistem Billing Buatan Sendiri

0
Rayakan Ulang Tahun Ke-13, LJN Luncurkan Sistem Billing Buatan Sendiri

LJN resmi memperingati hari ulang tahun ke-13 melalui acara gala yang digelar di Luxus Ballroom, Mega Glodok Kemayoran, Jakarta, pada akhir pekan kemarin. Perayaan ini dihadiri jajaran direksi, mitra bisnis, mitra teknologi, serta pelanggan setia sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan panjang perusahaan dalam menghadirkan layanan jaringan dan konektivitas di Indonesia.

Perayaan HUT ke-13 ini berlangsung dalam format gala dinner yang meriah. Selain seremoni peluncuran sistem baru, acara juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada mitra dan pelanggan terbaik. Momen ini menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada pihak-pihak yang telah mendukung pertumbuhan bisnis selama lebih dari satu dekade.

Perjalanan 13 Tahun LJN

Sejak berdiri pada 2013, LJN atau PT Lintas Jaringan Nusantara terus membangun posisinya sebagai salah satu penyedia layanan jaringan dan konektivitas di Indonesia. Selama 13 tahun perjalanan, perusahaan berupaya memperluas jangkauan layanan, meningkatkan kualitas jaringan, serta menjaga kepercayaan pelanggan dari segmen residensial maupun korporasi.

Dalam sambutannya, perwakilan manajemen menyampaikan bahwa usia 13 tahun bukan sekadar pencapaian angka. Perjalanan tersebut disebut sebagai hasil dari kepercayaan pelanggan, kerja keras seluruh tim, dan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi. Hal ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia bisnis yang semakin bergantung pada koneksi internet stabil serta layanan digital yang efisien.

Peluncuran Billing System

Salah satu agenda utama dalam perayaan ini adalah peluncuran LJN Billing System. Platform tersebut menjadi sistem penagihan dan manajemen layanan pelanggan pertama yang dirancang, dikembangkan, serta dikelola langsung oleh tim engineer internal perusahaan.

Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari strategi transformasi digital perusahaan. Melalui platform tersebut, proses penagihan diharapkan dapat berjalan lebih efisien, transparan, dan real-time. Beberapa fitur yang dibawa mencakup manajemen tagihan otomatis, portal self-service untuk pelanggan, dashboard monitoring penggunaan jaringan, hingga sistem notifikasi multi-channel.

Melalui sistem ini, perusahaan dapat memiliki kendali lebih besar terhadap kualitas layanan dari awal hingga akhir. Sistem ini juga dapat membantu meningkatkan pengalaman pelanggan karena proses administrasi dan pengelolaan layanan menjadi lebih praktis.

Peluncuran billing system juga menunjukkan bahwa LJN tidak hanya fokus pada perluasan jaringan, tetapi juga mulai memperdalam kapabilitas teknologi dari dalam perusahaan. Langkah ini penting karena persaingan industri konektivitas semakin menuntut layanan yang cepat, stabil, dan mudah diakses.

Sudah Coba Demo Game The Adventures of Elliot: The Millennium Tales? Simak Seperti Apa Gameplaynya di Sini

0

Langsung saja…

Hari ini Playcubic sudah menjajal selama lebih dari 1 jam demo game The Adventures of Elliot: The Millennium Tales yang kini sudah bisa kalian unduh di berbagai platform game, salah satunya di PC lewat Steam.

Demo game ini kabarnya punya 3 jam waktu permainan, nah kalian yang penasaran bisa menyaksikan dulu seperti apa serunya Playcubic menjajal demo game The Adventures of Elliot: The Millennium Tales pada video di bawah ini sambil menunggu waktu unduh kalian di masing-masing platform kesayangan.

Selamat menyaksikan.

Gamer PC bisa mengunduh demo game lewat link berikut : STEAM 

The Adventures of Elliot: The Millennium Tales akan dirilis pada tanggal 18 Juni 2026 untuk Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC via Steam (19 Juni 2026), serta Xbox on PC.

Bungie Pastikan Destiny 2 Sudah Tamat

0
Bungie Pastikan Destiny 2 Sudah Tamat

Destiny 2 telah selesai, tamat, dan resmi memasuki fase akhir setelah Bungie mengumumkan bahwa pengembangan aktif untuk game tersebut telah dihentikan. Informasi ini disampaikan langsung oleh Bungie dalam keterangan resmi di website.

Meski MMO shooter ini tidak lagi mendapatkan perhatian, Bungie memastikan pemain masih bisa mengakses dan memainkan Destiny 2 setelah update terakhir, mirip seperti kondisi game Destiny pertama yang masih dapat dimainkan hingga sekarang.

Update terakhir Destiny 2 dijadwalkan rilis pada 9 Juni 2026. Update ini juga akan menjadi penutup untuk perjalanan panjang game tersebut sebagai salah satu game live service terbesar. Update tersebut akan membawa sejumlah konten yang dirancang sebagai “surat cinta” bagi komunitas.

Bungie Mulai Bergerak ke Proyek Baru

Keputusan mengakhiri pengembangan Destiny 2 juga menjadi tanda bahwa Bungie mulai mengalihkan fokusnya ke masa depan. Hal yang agak mengkhawatirkan bagi fans Destiny adalah tidak disebutnya Destiny 3 di rencana masa depan Bungie.

Situasi ini membuat masa depan franchise Destiny masih belum sepenuhnya jelas. Apalagi saat ini Bungie telah menelurkan game baru yaitu Marathon.

Laporan dari Bloomberg malah menyebutkan bahwa sebagian developer Destiny 2 sudah dipindahkan untuk membantu pengembangan Marathon. Game extraction shooter ini diproyeksikan menjadi aset penting untuk studio kedepan. Ditambah lagi, kabar ini datang dengan adanya potensi PHK setelah pengembangan Destiny 2 berakhir.

Bagaimana menurutmu?

Tenang Saja, GTA 6 Tidak Akan Diundur Lagi

0
Tenang Saja, GTA 6 Tidak Akan Diundur Lagi

Pembicaraan mengenai kapan GTA 6 akan rilis atau malah ditunda lagi terus menjadi bahan perbincangan fans dan netizen. Take-Two Interactive yang merupakan induk dari Rockstar bisa dibilang telah menegaskan bahwa GTA 6 masih dijadwalkan rilis pada tanggal yang sama, yaitu 19 November 2026.

Kepastian ini disampaikan dalam laporan terbaru Take-Two yang ditujukan kepada para pemegang saham. Penegasan ini penting tidak hanya bagi fans karena membuat lega, tapi juga memastikan pertumbuhan bisnis Take-Two pada tahun fiskal berikutnya.

GTA 6 Masih Ditargetkan Rilis 19 November 2026

Dalam laporan terbarunya, Take-Two menyebut peluncuran GTA 6 pada tanggal 19 November 2026 sebagai salah satu faktor utama yang mendorong proyeksi net booking perusahaan. Take-Two memperkirakan net bookings berada di kisaran 8 miliar dolar AS hingga 8,2 miliar dolar AS, atau tumbuh sekitar 20 persen dibanding tahun fiskal sebelumnya.

Selain membahas jadwal rilis, Take-Two juga memberi gambaran soal kapan kampanye pemasaran GTA 6 akan mulai bergerak. Berbicara kepada Variety, CEO Take-Two Strauss Zelnick mengatakan bahwa Rockstar Games diperkirakan akan mulai memasarkan game ini pada musim panas.

Rumor Pre-Order GTA 6 Dibantah

Rumor soal pre-order GTA 6 juga sempat ramai dibicarakan belakangan. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pre-order game akan dibuka di retailer Best Buy di Amerika Serikat antara tanggal 18 Mei hingga 21 Mei.

Namun, Zelnick membantah kebenaran rumor tersebut. Ia bahkan menyebut tidak tahu dari mana kabar itu muncul. Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi dari Rockstar maupun Take-Two terkait jadwal pre-order.

Bagaimana menurutmu?

Tanggal Rilis Dawn of War IV Diumumkan, Developer Pastikan Ada DLC Faction Baru

0
Tanggal Dawn of War IV Diumumkan, Developer Pastikan Ada DLC Faction Baru

Tanggal rilis Dawn of War IV telah resmi diumumkan oleh Deep Silver dan KING Art Games dalam ajang Warhammer Skulls Showcase. Game RTS ini dijadwalkan rilis pada tanggal 17 September 2026 di PC. Bagi mereka yang membeli Commander Edition bisa memainkannya lebih awal, yaitu dari 14 September 2026.

Konten Year One

Selain mengumumkan tanggal rilis Dawn of War IV, diungkap juga roadmap setelah peluncuran. Perang di Kronus tidak akan berhenti hanya pada campaign utama. Dalam satu tahun pertama, game ini akan mendapatkan kombinasi update gratis dan DLC berbayar untuk memperluas pengalaman bermain.

Update gratis yang disiapkan mencakup mode baru, map pack, serta Mission Editor. Lalu ada dua ekspansi besar yang juga sudah disiapkan untuk Year One. Konten tersebut adalah The Blood Ravens Story Prologue dan The Aftermath Campaign Expansion. Ekspansi kedua akan membawa faction baru ke Warhammer 40.000: Dawn of War IV.

Kembali ke Kronus Setelah 200 Tahun

Cerita Warhammer 40.000: Dawn of War IV akan terbagi menjadi empat bagian, dengan masing-masing bagian menyoroti faction yang berbeda, yaitu Space Marines, Orks, Necrons, dan Adeptus Mechanicus.

Kronus kembali dipilih sebagai lokasi utama, sebuah planet yang sangat familiar bagi fans karena pernah menjadi latar penting dalam Dawn of War: Dark Crusade. Cerita baru ini berlangsung sekitar 200 tahun setelah peristiwa Dark Crusade. Beberapa karakter ikonik akan kembali hadir, termasuk Warboss dari Ork, Gorgutz.

Dari segi gameplay, Warhammer 40.000: Dawn of War IV alam kembali ke fondasi yang membuat seri ini dikenal. Sistem pembangunan markas, pengumpulan sumber daya, perluasan pasukan, dan pengaturan unit akan kembali menjadi elemen utama. Mekanisme Sync Kill juga diperluas untuk membuat pertarungan jarak dekat terasa lebih hidup.

Bagaimana menurutmu?

Tales of ARISE – Beyond the Dawn Edition Resmi Hadir di Nintendo Switch 2

0

Bandai Namco Entertainment Asia resmi menghadirkan Tales of Arise – Beyond the Dawn Edition untuk Nintendo Switch 2 mulai hari ini, 21 Mei 2026. Kehadiran versi terbaru ini menjadi kabar menggembirakan bagi para penggemar JRPG yang ingin menikmati petualangan Alphen dan Shionne secara portable dengan performa generasi terbaru.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Bandai Namco Entertainment Asia juga merilis launch trailer terbaru yang memperlihatkan kembali dunia Dahna yang penuh konflik, pertarungan stylish, serta cuplikan konten ekspansi Beyond the Dawn.

Versi Lengkap Tales of ARISE Kini Hadir di Nintendo Switch 2

Tales of ARISE – Beyond the Dawn Edition bukan sekadar port biasa. Paket ini menghadirkan:

  • Base game Tales of ARISE
  • Expansion besar Beyond the Dawn
  • Quest tambahan yang berfokus pada karakter utama dan heroine
  • Berbagai item dan kostum in-game

Dengan kata lain, pemain Nintendo Switch 2 langsung mendapatkan pengalaman lengkap tanpa perlu membeli DLC terpisah.

Bandai Namco juga menegaskan bahwa seluruh konten pada versi Nintendo Switch 2 identik dengan versi yang sebelumnya sudah dirilis di platform lain.

Kisah Perjuangan Melawan Tirani

Bagi yang belum familiar, Tales of ARISE membawa pemain ke dunia Dahna, planet yang selama 300 tahun dijajah oleh bangsa Rena. Sumber daya dirampas, rakyat hidup dalam penindasan, dan harapan perlahan memudar.

Cerita berfokus pada Alphen, seorang pria yang kehilangan kemampuan merasakan sakit, dan Shionne, gadis misterius dengan kutukan duri yang melukai siapa pun yang menyentuhnya.

Pertemuan keduanya menjadi awal perjalanan besar untuk melawan tirani dan mengubah masa depan dunia mereka.

Premis seperti ini memang terdengar klasik untuk standar JRPG. Namun justru di situlah kekuatan Tales of ARISE. Game ini berhasil membungkus tema kebebasan, penderitaan, dan harapan dengan presentasi modern yang sinematik dan emosional.

Combat Stylish yang Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu alasan Tales of ARISE begitu dicintai adalah sistem combat-nya yang cepat, responsif, dan sangat stylish.

Setiap karakter memiliki gaya bertarung unik dengan kombinasi skill berbeda. Pemain bisa:

  • Menghubungkan combo secara real-time
  • Menyesuaikan serangan dengan tipe musuh
  • Mengaktifkan special attack spektakuler
  • Bertukar karakter saat pertarungan berlangsung

Hasilnya adalah pertarungan yang terasa dinamis dan memuaskan, terutama saat melawan boss besar.

Versi Nintendo Switch 2 juga diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang lebih stabil dibanding generasi Switch sebelumnya, terutama dari sisi resolusi dan performa gameplay.

Beyond the Dawn Hadirkan Cerita Baru

Konten ekspansi Beyond the Dawn mengambil latar satu tahun setelah ending Tales of ARISE.

Arc baru ini menghadirkan:

  • Cerita lanjutan
  • Quest tambahan
  • Kostum baru
  • Item ekstra
  • Konten pendukung lainnya

Buat pemain lama, ekspansi ini menjadi kesempatan untuk kembali melihat perkembangan dunia Dahna setelah konflik utama berakhir.

Dan ya, buat penggemar JRPG, kembali berkumpul dengan party favorit setelah tamat game utama itu selalu punya rasa nostalgia tersendiri. Rasanya seperti reuni lama setelah perang besar selesai.

Ada Giveaway Resmi dari Bandai Namco

Sebagai bagian dari perayaan perilisan Nintendo Switch 2 edition ini, Bandai Namco Entertainment Asia juga mengadakan giveaway khusus melalui halaman Facebook resmi mereka.

Peserta berkesempatan memenangkan:

  • Clear Pouch eksklusif
  • Acrylic Block Tales of ARISE

Tentu saja selama persediaan masih ada dan mengikuti syarat serta ketentuan yang berlaku.

Sehubungan dengan peluncuran produk baru mulai tanggal 6 Februari 2026, penjualan versi digital tertentu telah dihentikan sejak 5 Februari 2026. Silakan merujuk pada pengumuman resmi untuk informasi lebih lanjut.

Sony Umumkan State of Play Untuk Bulan Juni, Marvel’s Wolverine Jadi Sorotan

0
Sony Umumkan State of Play Untuk Bulan Juni, Marvel’s Wolverine Jadi Sorotan

Sony Interactive Entertainment telah mengumumkan acara State of Play terbaru, yang akan digelar pada tanggal 2 Juni 2026 secara online melalui YouTube dan Twitch. Acara ini akan memiliki durasi yang cukup panjang, yaitu lebih dari 60 menit dan membahas seputar game PS5 yang akan datang.

Acara State of Play akan disiarkan pada 2 Juni 2026 pukul 2.00 PM PT, 5.00 PM ET, dan 11.00 PM CEST. Jika dikonversi ke waktu Indonesia bagian barat, acara ini baru bisa ditonton pada Rabu, 3 Juni 2026 pada pukul 4 pagi.

Highlight dari acara ini adalah Marvel’s Wolverine. Game ini dijadwalkan rilis pada 15 September 2026 untuk PS5. Menariknya lagi, game ini juga berpotensi menjadi salah satu game yang terkena strategi baru Sony terkait game singleplayer yang dikembangkan oleh pihak first-party mereka. Strategi ini menghilangkan adanya versi porting PC, dan hanya khusus PS5 saja untuk game singleplayer dengan narasi tajam, yang merupakan spesialisasi developer first-party PlayStation.

Bagaimana menurutmu?

Game Baru Ubisoft Siap Rilis Awal 2027 Sampai Paling Lambat Maret 2029

0
Game Baru Ubisoft Siap Rilis Awal 2027 Sampai Paling Lambat Maret 2029

Game baru Ubisoft dipastikan akan rilis paling lambat akhir Maret 2029. Game baru yang dimaksud adalah Assassin’s Creed Hexe yang belakangan sering beredar rumornya di internet.

Game Baru Ubisoft Siap Meluncur Dari Awal 2027 Sampai Akhir Maret 2029

Dalam laporan keuangannya (Dikutip dari IGN), Ubisoft telah menyiapkan pipeline konten untuk tahun fiskal 2027-2028 serta 2028-2029, yang berakhir di kuartal pertama yaitu Maret 2029. Konten ini dijamin tidak hanya beragam, tetapi juga lebih kuat dari sebelumnya. Deretan game yang termasuk dalam rencana ini adalah Assassin’s Creed Hexe, dan juga seri baru Far Cry dan Ghost Recon.

Dalam laporan tersebut, Ubisoft juga menyinggung performa game live service seperti Rainbow Six Siege, The Division 2, The Crew Motorfest, dan For Honor. Namun, sama sekali tidak ada pernyataan tentang Beyond Good and Evil 2 maupun Splinter Cell.

Karena dalam laporan disebutkan awal dari pipeline Ubisoft dimulai dari 2027, maka di 2026 kemungkinan akan menjadi tahun yang sepi untuk developer sekaligus publisher asal Perancis ini. Tahun ini hanya akan ada Assassin’s Creed Black Flag Resynced yang dijadwalkan rilis pada 9 Juli nanti.

ROG Zephyrus Duo GX651 Jadi Andalan ASUS Untuk Lini Laptop Gaming

0

ROG Zephyrus Duo GX651 menjadi salah satu produk utama yang disiapkan ASUS ROG untuk pasar Indonesia pada kuartal kedua tahun ini. ASUS ROG menghadirkan laptop gaming dual-screen OLED tersebut bersama jajaran produk ROG, TUF Gaming, dan ASUS Gaming terbaru.

ROG Zephyrus Duo GX651 dengan Dual-Screen OLED

Perangkat ini dibekali dual-touchscreen 3K ROG Nebula HDR OLED dengan refresh rate 120Hz dan response time 0,2 ms. Kombinasi tersebut membuat laptop ini mampu menghadirkan visual yang halus, responsif, dan bebas tearing.

Keunggulan layar ganda juga membuat laptop ini cocok untuk kebutuhan multitasking. Gamer bisa memanfaatkan layar tambahan untuk menampilkan informasi pendukung saat bermain. Sementara kreator dapat menggunakannya untuk timeline editing, panel kontrol, referensi visual, hingga workflow produksi konten yang lebih luas.

Dari sisi performa, ROG Zephyrus Duo GX651 ditenagai Intel Core Ultra 9 Processor 386H dan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU. Spesifikasi ini membuatnya siap menjalankan game AAA, produksi konten berat, hingga beban kerja AI yang kompleks. Laptop ini juga menyediakan lima mode penggunaan yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan, mulai dari bermain game, bekerja, hingga membuat konten profesional.

Untuk menjaga performa tetap stabil, ASUS membekalinya dengan sistem ROG Intelligent Cooling. Sistem pendingin ini menggabungkan vapor chamber, dua kipas, serta lembaran grafit khusus agar suhu perangkat tetap terkendali saat digunakan dalam beban kerja tinggi.

Zephyrus G14 dan G16

Selain ROG Zephyrus Duo GX651, ASUS juga menyiapkan ROG Zephyrus G14 dan ROG Zephyrus G16 generasi terbaru. Kedua laptop ini ditujukan untuk gamer dan profesional kreatif yang membutuhkan performa tinggi dalam desain yang tetap ringkas.

ROG Zephyrus G14 dan G16 hadir dengan sasis CNC Aluminum yang kokoh, ringan, dan terlihat premium. Keduanya juga mempertahankan ciri khas ROG melalui panel ROG Slash Lighting pada bagian penutup layar. Untuk kualitas visual, ASUS membekalinya dengan layar ROG Nebula HDR OLED yang memiliki tingkat kecerahan hingga 1.100 nits.

ROG Zephyrus G14 menggunakan NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU dengan TGP 115W. Sementara ROG Zephyrus G16 hadir dengan opsi grafis hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP 160W. Kombinasi ini membuat keduanya mampu mendukung gaming modern, kerja kreatif, dan local AI inference dengan lebih optimal.

ROG Strix dan SCAR Fokus ke Performa Ekstrem

Untuk segmen hardcore gamer, ASUS menghadirkan ROG Strix SCAR 18 dan ROG Strix G16. Keduanya dirancang untuk pengguna yang membutuhkan performa maksimal tanpa kompromi.

ROG Strix G16 membawa prosesor Intel Core Ultra 9 Processor 290HX Plus dengan kartu grafis hingga NVIDIA GeForce RTX 5080 Laptop GPU. Laptop ini juga memiliki refresh rate layar hingga 300Hz, sehingga cocok untuk game kompetitif yang membutuhkan respons visual cepat.

Untuk posisi lebih tinggi, ROG Strix SCAR 18 hadir dengan Intel Core Ultra 9 Processor 290HX Plus dan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP maksimal 175W. Laptop ini juga dibekali panel ROG Nebula Display HDR beresolusi 4K Mini LED, MUX Switch dengan NVIDIA Advanced Optimus, serta ROG Intelligent Cooling dengan Tri-Fan Technology. Fitur tersebut membantu menjaga performa GPU tetap stabil saat menjalankan game berat maupun fitur grafis berbasis AI seperti NVIDIA DLSS.

TUF Gaming dan ASUS Gaming Bawa AI ke Segmen Lebih Luas

ASUS juga memperluas teknologi AI melalui lini TUF Gaming dan ASUS Gaming. Seluruh laptop di lini ini sudah mendukung local AI inference, MUX Switch dengan NVIDIA Advanced Optimus, serta durabilitas bersertifikasi standar militer MIL-STD 810H.

TUF Gaming A16 hadir dengan layar 16 inci, prosesor AMD Ryzen 7 260, dan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU. Sementara TUF Gaming F16 menjadi opsi berbasis Intel dengan prosesor hingga Intel Core i7 Processor 14650HX dan GPU NVIDIA GeForce RTX 5050 Laptop GPU.

Untuk pengguna yang mencari laptop gaming lebih terjangkau, ASUS Gaming V16 menawarkan CPU hingga Intel Core 7 Processor 240H dan pilihan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5050 8GB. Laptop ini juga sudah membawa layar dengan cakupan warna 100% sRGB, sehingga tetap menarik untuk gaming dan content creation.

Garansi dan Layanan Purna Jual Lengkap

Seluruh jajaran laptop gaming terbaru ASUS akan segera hadir di Indonesia dengan dukungan layanan purna jual yang lengkap. ASUS menyertakan 2 tahun garansi internasional dan 2 tahun ASUS VIP Perfect Warranty yang mencakup perlindungan terhadap kerusakan akibat kelalaian penggunaan.

Khusus untuk lini ROG, pengguna juga mendapatkan ASUS Premium Service. Layanan ini mencakup penjemputan dan pengiriman unit dua arah untuk area yang jauh dari pusat servis, Laptop Spa untuk perawatan komponen secara berkala, serta FastLane Priority Handling di ASUS Service Center.

Bagaimana menurutmu?