Home Blog Page 3

Review Echoes of Aincrad (PC): Sword Art Online Tanpa Kirito

0
Review Echoes of Aincrad thumbnail

Konsep yang ditawarkan oleh Echoes of Aincrad cukup menarik. Bayangkan game Sword Art Online tetapi tidak mengikuti perjalanan Kirito, melainkan karakternya original. Ceritanya sendiri masih berlatar di Aincrad, arc pertama sekaligus bagian yang paling ikonik dalam franchise Sword Art Online.

Sayangnya, struktur dunia semi open-world yang disajikan terasa kosong. Beruntung, sistem combat Echoes of Aincrad mampu menjaga permainan agar tetap menghibur. Itulah sepotong dari keseluruhan pengalaman yang kami rasakan selama memainkan versi review Echoes of Aincrad di PC.

Satu hal lagi yang kami sayangkan adalah game ini rilis pada minggu yang sibuk. Selain harus berhadapan dengan Assassin’s Creed Black Flag Resynced, ada ekspansi Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok yang mirip.

Selamat Datang di Aincrad

Review Echoes of Aincrad dunia aincrad

Alih-alih sekadar menceritakan ulang perjalanan Kirito, Echoes of Aincrad menempatkan pemain dalam cerita yang berbeda. Diawali dari Akihiko Kayaba yang sengaja mengurung 10.000 pemain di dalam game, dengan ancaman mati permanen jika HP mereka menjadi 0 atau meninggalkan permainan secara paksa.

Berbeda dengan Kirito yang berusaha menaklukan 100 level dari Aincrad, pemain justru mendapatkan misi yang berbeda. Pemain memiliki pengelihatan tentang peristiwa kehancuran besar. Kehancuran ini juga akan berdampak kepada semua pemain yang terjebak di dalam game, sehingga harus dicegah.

Review Echoes of Aincrad karakter partner

Cerita baru ini tidak mengurangi nilai narasi, melainkan menjadi pelengkap yang memberikan sudut pandang berbeda terhadap insiden Aincrad. Bagi fans Sword Art Online, Echoes of Aincrad, cerita ini bisa menjadi pelengkap pengalaman mereka dalam menikmati Sword Art Online. Tapi tidak masalah juga jika seandainya yang memainkan masih baru dengan franchise ini karena lebih mudah dicerna.

Sayangnya, cerita membutuhkan waktu cukup lama untuk benar-benar menemukan ritmenya.

Hal yang menarik adalah bagian prolog secara cerdas dikemas seperti masa beta dari game betulan. Tutorial mengenai sistem permainan diperkenalkan seolah-olah pemain memang sedang mencoba MMORPG sungguhan. Prolog ini juga bisa dinikmati secara gratis dalam versi demo.

Dunia Agak Hambar

Meski dari grafis sudah cukup baik, dunia semi open-world yang disajikan terlalu hambar, seakan ada yang kurang dalam membuatnya menjadi hidup.

Dunia dalam game dibagi ke dalam area berukuran besar. Lucunya, pemain tidak bisa dengan bebas menjelajahi area tersebut. Hanya satu cara saja untuk mengaksesnya yaitu melalui misi utama atau side quest.

Total ada empat Biome yang menjadi latar. Ada padang rumput, hutan, rawa-rawa, dan padang pasir. Tapi, justru yang menarik adalah desain dari Dungeon. Zona ini berada di dalam gua. Pemain akan disajikan visual unik dari susunan stalagmite dan kristal, atau tempat pemukiman ras demi-human.

Setiap area juga sudah memiliki batas yang sudah ditentukan. Ketika mencoba meninggalkan batas tersebut, karakter pemain akan langsung diarahkan kembali. Pada satu sisi, ini bagus untuk memastikan agar pemain tetap fokus dengan yang sedang dikerjakan.

Sepanjang perjalanan, pemain dapat mengaktifkan Safe Zone yang fungsinya untuk membuka bagian map tertutup. Fitur ini juga punya fungsi sama dengan yang ada di game Soulslike, membuat respawn musuh yang sudah dikalahkan.

Tidak ada mekanisme yang bisa mempercepat perjalanan, kecuali Teleport antar Safe Zone. Eksplorasi juga dilakukan hanya karena untuk menemukan peti harta karun atau mungkin landmark.

Musuh Sama dengan Skin Berbeda

Review Echoes of Aincrad tipe musuh

Minimnya keragaman tidak hanya terlihat pada lingkungan saja, tetapi juga pada desain musuh. Baik musuh biasa dan Boss sering menggunakan model yang sama, tapi dengan perubahan warna atau sedikit desain yang berbeda. Mungkin sudah sampai ratusan kali kami berhadapan dengan babi hutan, serigala, beruang, dan kobold, dengan variasi yang bermacam-macam.

Penggunaan musuh yang terlalu repetitif membuat Echoes of Aincrad jadi membosankan. Ditambah dengan lingkungan di luar kota atau desa yang terasa sepi, kurang dipenuhi oleh aktivitas. Seharusnya game ini memiliki beragam jenis monster, dan pemandangan alam yang menarik untuk membuat pemain betah memainkannya. Sayangnya, Echoes of Aincrad tidak memiliki itu.

Review Echoes of Aincrad: Diselamatkan Oleh Sistem Combat

Review Echoes of Aincrad boos fight

Echoes of Aincead mengingatkan kami dengan game Bandai Namco di awal tahun 2026, Code Vein 2. Kedua game memiliki kelemahan yang sama, tapi diselamatkan oleh sistem combat.

Layaknya game action RPG, Echoes of Aincrad memiliki dua tipe serangan utama, yaitu light attack dan heavy attack. Keduanya bisa dikombinasikan atau digunakan masing-masing dalam momen tertentu.

Review Echoes of Aincrad heavy attack

Echoes of Aincrad juga memiliki mekanisme dodge dan parry, yang jika dieksekusi dengan tepat akan memberikan punish yang luar biasa ke musuh. Momen ini bisa dilakukan ketika ada cahaya biru yang muncul saat parry berhasil dieksekusi dengan sempurna. Nantinya pemain dapat melakukan serangan balasan yang stylish bersama partner. Serangan ini tidak hanya menghasilkan kerusakan besar, tetapi juga membuat musuh rentan dengan stagger.

Mekanisme counter ini menarik, tapi sulit untuk dieksekusi. Selama bermain, kami hanya bisa melakukannya ketika menggunakan senjata sword dan shield. Sedangkan untuk sisanya jarang berhasil.

Berbicara soal partner, pemain dapat membawa satu karakter sebagai pendamping ketika menjalankan misi. Partner meski digerakkan oleh AI, akan memberikan pengaruh nyata terhadap strategi. Jika ingin bermain aman, pemain dapat memilih Iori karena memiliki skill area healing. Untuk berburu monster dan harta karun, bisa memilih Argo yang bisa mendeteksi lokasi harta karun dan monster.

Enam Senjata dengan Gaya Bermain Berbeda

Tersedia enam jenis senjata berbeda yang bisa dipilih pemain, mulai dari sword, rapier, dagger, mace, two handed sword, dan two handed axe.

Setiap senjata mempunyai karakteristik dan daya rusak yang berbeda. Senjata dua tangan yang berat dapat menghasilkan serangan dengan damage besar. Sedang dagger dapat membuat penggunanya bisa bergerak cepat. Untuk pemain baru kami sarankan memilih sword karena bisa dikombansikan dengan shield untuk bertahan.

Pemain juga dapat mempelajari Sword Skills, yaitu serangan spesial yang mengkonsumsi SP. Setiap kemampuan akan memiliki efek khusus. Misalnya Cascade dari two handed sword bisa ditahan untuk memberikan damage besar, sekaligus memotong bagian tubuh musuh. Ya, kami tidak bercanda. Echoes of Aincrad mengizinkan pemain untuk memotong tubuh musuh jika HP mereka dihabisi dengan heavy attack. Untuk Boss, Teknik ini akan membuat mereka kehilangan salah satu bagian tubuhnya, dan tidak bisa melakukan skill tertentu.

Pemain hanya bisa memasang tiga Sword Skills. Jadi pemain harus memilih skill mana yang diperlukan dan sesuai dengan gaya bermain. Batasan ini membuat combat menjadi lebih strategis dan mendorong eksperimen untuk berbagai kombinasi build.

Progression dan Modifikasi Senjata

Review Echoes of Aincrad atribut

Dengan senang hati kami menyampaikan bahwa sistem progression di game ini sangat sederhana, simple, dan tidak njelimet.

Setiap karakter pemain naik level, akan mendapatkan sejumlah poin yang dapat dialokasikan ke atribut. Dari deskripsi ini mungkin kelihatannya agak mengintimidasi, tapi nyatanya sangat mudah dipahami.

Setiap atribut akan memiliki penjelasan efek apa yang didapat jika dinaikkan ke nilai tertentu. Ini memudahkan pemain untuk mengetahui seperti apa build yang sedang mereka bangun. Mencapai nilai tertentu juga dapat membuka bonus tambahan, seperti peningkatan kecepatan serangan atau attack.

Hal yang sama juga berlaku kepada senjata. Setiap senjata akan memiliki empat slot yang bisa diisi oleh skill pasif. Untuk mengisinya, pemain hanya tinggal melakukan Synthesis di blacksmith. Satu fungsi lagi adalah upgrade yaitu memperkuat senjata dengan mengorbankan senjata yang lain.

Musuh akan banya menjatuhkan banyak senjata, jadi jangan khawatir kehabisan senjata untuk Synthesis atau Upgrade. Fitur ini juga memungkinkan pemain untuk terus menggunakan satu senjata yang sama selama permainan. Cocok bagi pemain yang memiliki rasa sentimental dengan equipment yang digunakan.

Review Echoes of Aincrad Dari Segi Teknis

Kami memainkan Echoes of Aincrad dengan PC yang memiliki spesifikasi CPU i5-14400F, GPU NVIDIA GeForce RTX 4070 Ti, dan RAM 32GB. Secara grafis, game ini tidak se”wah” seperti yang diharapkan, bahkan malah kelihatan seperti game konsol era PS4 dan Xbox One.

Konfigurasi setting juga tidak selengkap game modern. Tidak ada tambahan special effect seperti ray tracing dan juga optimasi dengan teknologi upscaling. Semuanya pilihan grafis seperti di konsol, padahal ini versi PC yang kami mainkan.

Untuk masalah teknis kami tidak pernah mengalami masalah saat memainkan gamenya. Kendala yang kami rasakan hanya satu, yaitu tidak bisa menemukan cara keluar dari game. Jelas, karena ini adalah Sword Art Online. Bercanda, tombol untuk keluar bisa ditemukan di dalam bagian option.

Kesimpulan Review Echoes of Aincrad

Kesimpulan kami untuk review Echoes of Aincrad adalah game ini akan meninggalkan dua kesan yang bertolak belakang. Pada satu sisi, sistem combat yang tersedia cukup menyenangkan, dan mudah untuk dipahami. Jumlah variasi senjata juga pas, namun menjadi dalam karena adanya fitur Synthesis dan Upgrade. Mekanisme serangan counter attack juga menantang untuk bisa dikuasai.

Pada sisi lain, dunia semi open-world yang disajikan terlihat terlalu kosong dan datar. Developer sudah berusaha dengan memberikan tema yang bervariasi, namun ini terganggu dengan desain musuh yang minim. Bayangkan mendadak muncul serigala dalam gua bawah tanah.

Cerita yang disajikan sebetulnya menawarkan sesuatu yang baru, tapi itu juga tersandung dengan desain dunia yang hambar. Kekurangan dari game ini bisa dijadikan sebagai pertimbangan sebelum memutuskan untuk membeli atau tidak. Paling tidak coba dulu versi demonya, karena konten yang ada di dalam demo adalah yang akan ditemukan dalam full game.

Echoes of Aincrad tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC.

*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer

Amerika Serikat-Indonesia Kerjasama Jalankan ASIED, Kembangkan Talenta Esports Muda

0
Amerika Serikat-Indonesia Kerjasama Jalankan ASIED, Kembangkan Talenta Esports Muda

ASIED atau American Spaces Indonesia Esports Development telah mencapai puncak penyelenggaraannya melalui babak final kejuaraan nasional Esports Indonesia American Spaces di @america, Jakarta, Jumat, 17 Juli 2026.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta menggelar acara ini bersama Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Yayasan Odong Prestasi Indonesia, dan Akademi Garudaku untuk mengembangkan kemampuan digital anak muda melalui pelatihan, aktivasi komunitas, serta kompetisi esports berskala nasional. Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat dan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026.

ASIED Jangkau Ribuan Anak Muda

American Spaces Indonesia Esports Development merupakan program pengembangan talenta yang menempatkan esports sebagai sarana pembelajaran dan kolaborasi. Program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan bermain game secara kompetitif, tetapi juga memperkenalkan berbagai profesi dan keterampilan yang dibutuhkan dalam industri.

Rangkaian kegiatannya berlangsung selama lebih dari tujuh bulan di Padang, Pontianak, Semarang, Yogyakarta, Malang, Makassar, dan Ambon. Pelaksanaannya melibatkan jaringan American Corners di berbagai wilayah Indonesia serta berhasil menjangkau lebih dari 1.750 anak muda.

Program tersebut juga mendorong aktivasi lebih dari 50 komunitas esports. Para peserta mengikuti lokakarya yang membahas manajemen penyelenggaraan acara, operasional liga, produksi siaran, desain grafis, pembuatan konten, dan profesi komentator pertandingan.

Setelah menyelesaikan pelatihan dasar, peserta melanjutkan kegiatannya melalui aktivasi komunitas dan babak kualifikasi regional. Perjalanan tersebut kemudian mempertemukan peserta terbaik dalam acara final yang digelar di Jakarta.

Penjabat Urusan Publik Kedutaan Besar AS di Jakarta, Abraham Lee, menilai esports memiliki kemampuan besar untuk menghubungkan anak muda dari latar belakang budaya dan negara yang berbeda. Menurutnya, kesamaan minat terhadap game dapat membuka ruang persahabatan, meningkatkan keahlian, serta menciptakan peluang baru bagi generasi muda Indonesia.

Pertandingkan EA SPORTS FC 26 dan FC Mobile

Babak final menghadirkan pertandingan kompetitif dalam EA SPORTS FC 26 dan EA SPORTS FC Mobile. Selain kompetisi utama, penyelenggara juga menggelar Shoutcaster Hunt sebagai ajang pencarian talenta komentator pertandingan esports.

Kompetisi shoutcaster tersebut dinilai oleh komentator profesional Aqwam dan Sanskuyy. Peserta mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuan membawakan pertandingan, menyampaikan analisis, serta membangun suasana kompetisi agar lebih menarik bagi penonton.

Acara juga menghadirkan pertandingan eksibisi bersama sejumlah kreator konten dan Turnamen Esports Komunitas yang mempertemukan penggemar gim kompetitif di Jakarta. Secara keseluruhan, rangkaian final menjaring lebih dari 300 peserta dan pengunjung.

Program bertajuk “More than a Game” bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Indonesia membahas perkembangan esports sebagai penggerak industri kreatif. Ekosistem ini memiliki ruang yang luas karena melibatkan penyelenggara turnamen, pemain profesional, kreator konten, desainer, komentator, tim produksi, hingga pengelola komunitas.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berharap kolaborasi dengan Amerika Serikat dapat diperkuat melalui kehadiran American Corner di berbagai Creative Hub. Kerja sama tersebut diharapkan membantu mengaktifkan ruang kreatif sekaligus membuka lebih banyak pertukaran pengalaman antara pelaku ekonomi kreatif Amerika Serikat dan Indonesia.

ASIED menutup program nasionalnya dengan mempertemukan pelatihan, kompetisi, pengembangan komunitas, dan eksplorasi karier dalam satu ekosistem. Program ini diharapkan dapat menciptakan jalur pengembangan yang lebih jelas bagi talenta muda sekaligus mendukung pertumbuhan industri gaming Indonesia untuk generasi berikutnya.

Denshattack! Resmi Meluncur di PC dan Konsol, Game Unik yang Gabungkan Skateboard, Kereta, dan Aksi Bergaya Anime

0

Musim panas tahun ini kedatangan satu game indie yang tampil beda dari yang lain. Fireshine Games bersama Undercoders resmi meluncurkan Denshattack! untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC melalui Steam.

Game ini langsung mencuri perhatian berkat konsepnya yang benar-benar nyeleneh. Alih-alih mengendarai kereta secara normal, pemain diajak melakukan berbagai aksi akrobatik ekstrem, mulai dari melompat, melakukan trik layaknya skateboard, hingga bertarung melawan rival demi menjadi pengemudi kereta terbaik di Jepang.

Denshattack! sudah tersedia dengan harga US$19,99, sementara pemain Steam dapat menikmati diskon peluncuran sebesar 10 persen dalam waktu terbatas. Pemain konsol juga memperoleh bonus berupa Seasonal Train Skin Pack serta skin eksklusif yang berbeda di setiap platform selama dua minggu pertama peluncuran.

Mengendarai Kereta dengan Gaya Skateboard

Jika selama ini kereta identik dengan transportasi yang melaju di atas rel, Denshattack! justru mengubah konsep tersebut menjadi sesuatu yang penuh aksi dan kreativitas.

Sepanjang permainan, pemain akan mengendalikan kereta yang mampu melakukan berbagai trik akrobatik layaknya seorang skateboarder profesional. Setiap aksi tidak hanya berguna untuk bergaya, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan yang tersebar di lebih dari 60 stage.

Mulai dari balapan berkecepatan tinggi, menyelesaikan trik-trik ekstrem, hingga menghadapi pertarungan melawan bos, setiap level menawarkan pengalaman bermain yang berbeda dan penuh kejutan.

Dunia Distopia dengan Sentuhan Budaya Jepang

Denshattack! mengambil latar di Jepang pada masa depan yang suram.

Dalam dunia tersebut, kaum super kaya hidup nyaman di balik kubah raksasa yang mampu menyaring udara bersih, sementara masyarakat lainnya bertahan hidup di wilayah kumuh yang dikuasai berbagai kelompok geng.

Di tengah kekacauan tersebut, pemain harus membangun reputasi, menghadapi geng-geng rival, mengumpulkan berbagai upgrade, dan terus mendaki peringkat hingga menjadi pengemudi kereta paling hebat di Jepang.

Meski mengusung latar distopia, game ini tetap mempertahankan nuansa budaya Jepang melalui desain kota, karakter, hingga gaya visual yang penuh warna.

Terinspirasi Jet Set Radio, One Piece, dan JoJo’s Bizarre Adventure

Menurut David Jaumandreu, selaku Game Director Denshattack!, proyek ini lahir dari kecintaannya terhadap tiga hal: skateboard, kereta api, dan Jepang.

Ia juga mengungkapkan bahwa gaya visual serta desain karakter Denshattack! banyak terinspirasi oleh game dan anime legendaris era 2000-an seperti Jet Set Radio, One Piece, dan JoJo’s Bizarre Adventure.

Inspirasi tersebut terlihat jelas dari penggunaan warna-warna cerah, karakter yang ekspresif, hingga animasi yang penuh energi sepanjang permainan.

Soundtrack Garapan Komposer Ternama

Tak hanya menawarkan gameplay yang unik, Denshattack! juga menghadirkan soundtrack yang digarap oleh sejumlah nama besar di industri game.

Deretan komposer yang terlibat antara lain:

  • Tee Lopes (Sonic Mania, Teenage Mutant Ninja Turtles: Shredder’s Revenge)
  • Ryo Nagamatsu (Splatoon, Mario Kart)
  • Richard Jacques (Jet Set Radio, Marvel’s Guardians of the Galaxy)
  • Takenobu Mitsuyoshi (Daytona USA, Sega Rally Championship)

Seluruh musik dalam game ini diterbitkan oleh label Kid Katana, yang dikenal sering menghadirkan soundtrack berkualitas tinggi untuk berbagai judul game.

Bersamaan dengan peluncuran game, album soundtrack resmi Denshattack! juga sudah tersedia di berbagai layanan streaming musik.

Fitur Utama Denshattack!

Beberapa fitur menarik yang ditawarkan Denshattack! meliputi:

  • Lebih dari 60 level dengan berbagai misi berbeda.
  • Gameplay unik yang memadukan aksi skateboard dan kereta api.
  • Pertarungan melawan bos serta geng rival.
  • Dunia bergaya Jepang futuristis dengan nuansa distopia.
  • Visual penuh warna yang terinspirasi anime dan game era Y2K.
  • Soundtrack dari komposer-komposer ternama industri game.
  • Beragam upgrade dan kostumisasi untuk memperkuat kereta.

Salah Satu Game Indie Paling Unik Tahun Ini

Di tengah banyaknya game aksi yang hadir dengan konsep serupa, Denshattack! tampil sebagai sesuatu yang benar-benar berbeda. Perpaduan gameplay bergaya arcade, aksi skateboard, budaya Jepang, dan kereta api menciptakan pengalaman bermain yang terasa segar sekaligus penuh gaya.

Dengan visual yang mencolok, soundtrack berkualitas tinggi, serta konsep yang berani keluar dari pakem, Denshattack! berpotensi menjadi salah satu game indie paling menarik yang hadir pada tahun 2026.

Bagi pemain yang mencari pengalaman bermain penuh aksi, humor, dan kreativitas tanpa batas, petualangan mengendarai kereta sambil melakukan kickflip di Denshattack! layak masuk dalam daftar game yang wajib dicoba.

Once Upon A KATAMARI Resmi Meluncur di Nintendo Switch 2 pada 8 Oktober, Hadir dengan DLC Baru Rolling LIVE Highlights

0

Bandai Namco Entertainment Asia resmi mengumumkan bahwa Once Upon A KATAMARI akan meluncur untuk Nintendo Switch 2 pada 8 Oktober 2026. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Bandai Namco juga merilis trailer terbaru yang memperlihatkan berbagai peningkatan eksklusif untuk konsol terbaru Nintendo.

Tak sekadar menghadirkan versi baru, perilisan ini juga memperkenalkan Once Upon A KATAMARI Rolling LIVE Highlights Edition, edisi khusus yang menyertakan konten tambahan berupa Rolling LIVE Highlights DLC dengan stage, musik, dan berbagai fitur baru.

Petualangan Menggelinding Melintasi Berbagai Zaman

Sebagai seri terbaru Katamari Damacy setelah penantian selama 14 tahun, Once Upon A KATAMARI kembali mengusung gameplay khas menggulung berbagai benda menjadi bola raksasa atau Katamari.

Ceritanya dimulai ketika The King of All Cosmos secara tidak sengaja menghancurkan bumi dan seluruh bintang setelah bermain-main dengan sebuah gulungan misterius. Akibat insiden tersebut, The Prince harus melakukan perjalanan melintasi waktu untuk mengembalikan langit malam seperti semula.

Pemain akan menjelajahi berbagai era sejarah, mulai dari Zaman Jurassic, Zaman Es, Jepang Kuno, hingga berbagai lokasi unik lainnya sambil terus memperbesar Katamari dengan mengumpulkan benda-benda di sekitar.

Versi Nintendo Switch 2 Hadirkan Kontrol Mouse dan Visual Lebih Halus

Versi Nintendo Switch 2 menawarkan sejumlah peningkatan eksklusif dibandingkan versi sebelumnya.

Salah satu fitur terbarunya adalah dukungan mouse control yang memanfaatkan kemampuan unik Joy-Con Nintendo Switch 2. Sistem kontrol ini menghadirkan sensasi menggulung Katamari dengan cara yang lebih intuitif.

Selain itu, pemain juga akan menikmati:

  • Frame rate yang lebih mulus.
  • Peningkatan kualitas grafis.
  • Pengalaman bermain yang lebih responsif selama menjelajahi setiap level.

Bagi pemilik versi Nintendo Switch, Bandai Namco juga memberikan update gratis untuk membuka fitur mouse control saat memainkan game di Nintendo Switch 2. Bahkan, data penyimpanan (save data) dari Nintendo Switch dapat dipindahkan ke Nintendo Switch 2, selama belum ada data permainan pada konsol baru tersebut.

Rolling LIVE Highlights DLC Hadirkan Konten Baru

Daya tarik utama versi Nintendo Switch 2 adalah kehadiran Rolling LIVE Highlights DLC.

Konten tambahan ini menghadirkan 10 quest baru yang diadaptasi dari game mobile Katamari Damacy Rolling LIVE, lengkap dengan soundtrack ikonik yang sebelumnya hanya tersedia di versi mobile.

Dalam DLC ini, pemain akan membantu para streamer di Bumi mengembangkan siaran langsung mereka dengan terus memperbesar Katamari. Tujuannya tentu saja agar The King of All Cosmos tetap menjadi sosok paling populer dan tidak kehilangan perhatian para penggemarnya.

Bandai Namco juga mengonfirmasi bahwa beberapa konten telah disesuaikan dari versi mobile yang dirilis pada 2025.

Pilih Salah Satu dari 68 Cousins atau Buat Karakter Sendiri

Selain The Prince, pemain juga dapat memilih lebih dari 68 karakter Cousins yang memiliki penampilan unik.

Menariknya lagi, Once Upon A KATAMARI kini menghadirkan fitur kustomisasi karakter yang memungkinkan pemain menciptakan avatar mereka sendiri sebelum bertanding di mode multiplayer online KatamariBall.

Fitur ini memberikan kebebasan lebih besar bagi pemain untuk tampil berbeda saat bermain secara daring.

Magnet Jadi Power-Up Baru

Bandai Namco juga memperkenalkan beberapa elemen gameplay baru yang membuat proses menggulung objek menjadi semakin menyenangkan.

Salah satunya adalah Magnet, power-up baru yang memungkinkan Katamari menarik berbagai benda di sekitar secara otomatis. Fitur ini membuat proses mengumpulkan objek menjadi lebih cepat sekaligus menambah variasi strategi dalam setiap level.

Selain itu, game ini juga menghadirkan berbagai stage baru, item baru, serta deretan lagu baru yang semakin memperkuat identitas khas seri Katamari.

Tersedia Beragam Edisi

Selain edisi standar, pemain juga dapat memilih beberapa edisi khusus.

Once Upon A KATAMARI Rolling LIVE Highlights Edition

Edisi ini berisi:

  • Base Game
  • Rolling LIVE Highlights DLC

Once Upon A KATAMARI Royal Sound Edition

Bagi penggemar musik khas Katamari, tersedia pula Royal Sound Edition yang mencakup:

  • Base Game
  • Rolling LIVE Highlights DLC
  • Katamari Damacy Series Songs Side A
  • Katamari Damacy Series Songs Side B
  • Katamari Damacy Series Neo Remixes
  • Katamari Damacy Series Dance Dance Remixes

Bandai Namco juga mengumumkan bahwa King of Sound Edition akan dihentikan penjualannya mulai 7 Oktober 2026 dan digantikan oleh Royal Sound Edition.

Sementara itu, Rolling LIVE Highlights DLC juga akan tersedia sebagai pembelian terpisah di seluruh platform tempat Once Upon A KATAMARI dirilis.

Sudah Tersedia di Berbagai Platform

Selain Nintendo Switch 2 yang akan menyusul pada 8 Oktober 2026, Once Upon A KATAMARI saat ini telah tersedia di:

  • PlayStation 5
  • Nintendo Switch
  • Xbox Series X|S
  • PC melalui Steam

Dengan tambahan DLC baru, fitur mouse control eksklusif, visual yang lebih baik, serta berbagai peningkatan gameplay, Once Upon A KATAMARI di Nintendo Switch 2 menjadi versi paling lengkap untuk menikmati petualangan unik menggulung berbagai benda melintasi ruang dan waktu. Bagi para penggemar seri Katamari maupun pemain baru yang penasaran dengan gameplay ikoniknya, versi ini menjadi pilihan yang layak untuk dinantikan saat peluncurannya pada Oktober mendatang.

Ragnarok: The New World Resmi Dibuka dengan Berbagai Event Perayaan Grand Opening Server

0

Penantian akhirnya berakhir! Setelah disambut dengan antusiasme luar biasa dari para fans di festival Carnival pada 5 Juli, Ragnarok: The New World kini siap membuka gerbang menuju dunia baru yang dapat dijelajahi sepenuhnya oleh para pemain! Bersiaplah memasuki era baru RO bersama, dengan hadirnya class terbaru Druid yang memulai debutnya bersama seluruh 8 job class dasar, serta perayaan pembukaan server yang dipenuhi dengan berbagai hadiah item menarik.

BABYMONSTER Membakar Panggung, Mengangkat Antusiasme Carnival ke Puncaknya Menjelang Peluncuran

Suasana festival Carnival pada 5 Juli begitu meriah, dengan pertunjukan fashion show spektakuler yang dibawakan oleh deretan cosplayer sebagai acara utama. Keseruannya tidak berhenti di situ, acara ini juga menghadirkan band favorit Three Man Down serta lima anggota boy group Perses yang tampil penuh energi dan menghidupkan panggung. Puncak malam ditutup dengan penampilan kejutan spesial dari girl group global ternama BABYMONSTER, yang memicu antusiasme luar biasa dan menciptakan momen tak terlupakan bagi para penggemar yang menantikan peluncuran resmi pada 16 Juli.

 

Grand Opening Server! Hadiah Item Langka Menyambut Para Petualang dari Seluruh Dunia

Dalam perilisan resmi Ragnarok: The New World, tim telah menyiapkan berbagai hadiah pembukaan server sebagai bentuk apresiasi tulus bagi seluruh petualang. Pemain hanya perlu login untuk klaim [Kafra VIP] secara gratis, yang secara permanen membuka fitur Offline AFK, Daily Task Reward Recovery, Skill Reset gratis, serta berbagai benefit lainnya yang secara signifikan menurunkan hambatan dalam perkembangan karakter dan membuat petualangan menjadi lebih lancar serta menyenangkan. Pada saat yang sama, pemain juga dapat memperoleh headwear kustom edisi terbatas [DJ Poring], set kostum edisi terbatas [Monster Ruang Waktu] yang secara khusus dihadiahkan oleh brand ambassador global BABYMONSTER, serta avatar frame edisi terbatas [Sailsong Tidewalker], untuk menciptakan tampilan RO baru yang benar-benar menjadi ciri khas mereka sendiri.

Selain hadiah login, tim developer juga telah menghadirkan event terbatas “Bargain Battle”. Pemain dapat mengundang teman untuk ikut serta dan menawar harga kostum musim panas edisi terbatas hingga hanya 2% dari harga aslinya, sehingga bisa mendapatkan hadiah penampilan eksklusif dengan nilai yang luar biasa serta menambah keseruan petualangan di musim panas ini. Selama perayaan pembukaan server, berpartisipasi dalam event tertentu di dalam game juga memberikan kesempatan untuk memenangkan merchandise berharga, seperti satu set lengkap photocard edisi terbatas BABYMONSTER. Sementara itu, dengan mengikuti berbagai aktivitas di komunitas resmi, pemain juga berkesempatan memenangkan hadiah utama yang menarik, seperti smartphone, gift card game, tiket pesawat pulang-pergi internasional, dan berbagai hadiah menarik lainnya untuk bersama-sama merayakan peluncuran resmi RO New World dengan para petualang di seluruh dunia.

Dunia game akan semakin memanas dengan pembaruan besar yang mengubah berbagai aturan lama, dipimpin oleh debut class terbaru Druid yang siap dimainkan oleh para pemain sejak hari pertama. Keunggulan utamanya adalah kemampuan untuk berganti di antara tiga wujud yang berbeda, yaitu Wild Beast Form, Bird of Prey Form, dan Human Form.

Yang terpenting, ini merupakan pembaruan nyata terhadap pengalaman bermain yang berfokus pada keterampilan, tanpa menitikberatkan pada pengeluaran. ROW telah menghapus sepenuhnya sistem Combat Power (CP) tradisional — saatnya mengucapkan selamat tinggal pada penggunaan angka kekuatan untuk mengintimidasi lawan. Kini, kemenangan ditentukan oleh pemahaman yang mendalam terhadap karakter, kombinasi skill, serta pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, sehingga menghadirkan medan pertempuran yang lebih menantang bagi para pemain yang benar-benar mengandalkan kemampuan.

Salah satu daya tarik utama game ini adalah kebebasan dalam berkembang, yang memberikan pemain keleluasaan untuk menentukan sendiri jalur petualangan mereka, baik sebagai pedagang, pemain guild, penjelajah, maupun spesialis build karakter. Setiap gaya bermain memiliki peran dan keseruannya masing-masing, membuka kesempatan bagi pemain untuk menikmati petualangan di dunia terbuka yang luas dengan bebas, sesuai ritme yang mereka inginkan.

Melengkapi seluruh keseruan tersebut, berbagai event perayaan pembukaan server yang penuh dengan hadiah telah disiapkan untuk menyambut setiap pemain memulai petualangan mereka. Dalam rangka merayakan peluncuran resmi, tim telah menyiapkan beragam aktivitas menarik beserta berbagai hadiah yang akan hadir secara bergantian dan dapat dinikmati sepanjang hari.

Informasi lebih lanjut silakan kunjungi website dan tautan resmi game:

FINAL FANTASY RESONANCE Resmi Buka Pre-Order, RPG HD-2D Pertama di Seri Final Fantasy Siap Meluncur Oktober Ini

0

Square Enix resmi membuka pre-order FINAL FANTASY RESONANCE, game terbaru yang menjadi judul pertama dalam franchise Final Fantasy yang mengusung visual HD-2D. Pengumuman ini sekaligus dibarengi dengan perilisan trailer terbaru bertajuk Pixel Trailer, yang memperlihatkan perpaduan visual pixel art klasik dengan efek grafis modern khas teknologi HD-2D.

Pre-order kini telah tersedia melalui Nintendo Store, Nintendo eShop, PlayStation Store, Steam, serta Microsoft Store. Game ini akan hadir di Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X|S, Microsoft Store untuk Windows, dan PC melalui Steam. Khusus versi Steam, game dijadwalkan meluncur pada 23 Oktober 2026, sehari setelah peluncuran di platform lainnya yang berlangsung pada 22 Oktober 2026.

Final Fantasy Klasik Lahir Kembali dengan Sentuhan HD-2D

FINAL FANTASY RESONANCE menjadi tonggak baru bagi franchise legendaris ini. Untuk pertama kalinya, Square Enix menggabungkan estetika pixel art klasik dengan teknologi HD-2D, menghasilkan dunia yang tetap mempertahankan nuansa nostalgia sekaligus tampil lebih hidup berkat pencahayaan, efek visual, dan lingkungan tiga dimensi yang detail.

Square Enix menggambarkan proyek ini sebagai jawaban atas pertanyaan sederhana: “Bagaimana jika Final Fantasy terus mengembangkan seni pixel hingga era modern?” Hasilnya adalah sebuah RPG yang memadukan identitas klasik seri dengan presentasi visual yang sepenuhnya baru.

Kisah Baru di Dunia yang Dipenuhi Kristal

Petualangan FINAL FANTASY RESONANCE berlangsung di dunia yang dibangun di atas kekuatan kristal, elemen yang telah menjadi ciri khas seri Final Fantasy sejak awal.

Pemain akan menjelajahi berbagai wilayah unik, termasuk Dilmagia, kota para insinyur yang menjadi tempat lahirnya teknologi kapal udara (airship), serta Olderion, kota air yang selama bertahun-tahun dilindungi oleh para Wardens of the Waters dan kekuatan kristal suci. Masing-masing wilayah memiliki sejarah, budaya, dan konflik yang menjadi bagian penting dari perjalanan pemain.

Karakter Baru Ditemani Wajah-Wajah Ikonik Final Fantasy

Cerita utama memperkenalkan sejumlah karakter baru, termasuk Lid, seorang mekanik muda berbakat yang bercita-cita menjadi penerus gelar Cid. Ia bertarung bersama Mechabo, chocobo mekanis hasil ciptaannya sendiri yang dapat berkembang lebih kuat seiring berjalannya permainan.

Pemain juga akan bertemu Nichol, ahli strategi dari Olderion Federation yang dikenal tenang, cerdas, dan selalu mengutamakan keselamatan tanah kelahirannya.

Sebagai lawan, hadir pula anggota Sworn Six seperti Veritas of the Heavens dan Veritas of the Waters, dua sosok misterius yang memiliki tujuan menghancurkan seluruh Crystal dengan kekuatan luar biasa.

Sistem Visions Hadirkan Pahlawan Legendaris Seri Final Fantasy

Salah satu fitur paling menarik dalam FINAL FANTASY RESONANCE adalah Vision System.

Melalui sistem ini, pemain dapat memanggil kristal yang berisi kekuatan para pahlawan legendaris dari berbagai seri Final Fantasy. Semakin erat hubungan pemain dengan Vision yang digunakan, semakin banyak kemampuan yang dapat dibuka.

Jika berhasil membuat seluruh musuh berada dalam kondisi stagger dalam satu giliran, pemain dapat memicu serangan spesial Resonance, sebuah teknik dahsyat yang melibatkan Vision untuk menghasilkan damage besar.

Beberapa karakter ikonik yang kembali hadir sebagai Vision antara lain:

  • Cecil dari Final Fantasy IV
  • Bartz dari Final Fantasy V
  • Squall Leonhart dari Final Fantasy VIII
  • Zidane Tribal dari Final Fantasy IX
  • Tidus dari Final Fantasy X

Masing-masing Vision memiliki kemampuan unik yang dapat memperkaya strategi dalam pertarungan.

Esper Klasik Kembali Mengguncang Medan Pertempuran

Tak lengkap rasanya sebuah Final Fantasy tanpa kehadiran Esper legendaris.

Dalam FINAL FANTASY RESONANCE, pemain dapat memanggil Ifrit, Shiva, hingga Titan. Ketiga Esper tersebut akan membantu party selama beberapa giliran sebelum mengeluarkan serangan pamungkas dengan kekuatan penghancur yang sangat besar.

Banyak Konten untuk Pecinta Completionist

Square Enix juga menyiapkan beragam aktivitas tambahan bagi pemain yang gemar menyelesaikan seluruh konten permainan.

Mulai dari mengumpulkan tablet shards, mengikuti berbagai mini-game seperti lompat tali dan Mog Tag, bertarung di Colosseum melawan musuh-musuh tangguh, hingga berburu Twelve Legendary Arms, senjata legendaris terkuat yang hanya bisa diperoleh setelah mengalahkan monster-monster paling mematikan dalam game.

Digital Deluxe Edition dan Collector’s Edition Siap Memanjakan Penggemar

Selain edisi standar, FINAL FANTASY RESONANCE juga akan tersedia dalam Digital Deluxe Edition yang berisi berbagai item eksklusif, termasuk Magitek Armor Key, Archwitch’s Grimoire, aksesori khusus, serta sejumlah item pendukung untuk mempermudah petualangan di awal permainan.

Bagi kolektor, Square Enix turut menghadirkan Collector’s Edition yang berisi:

  • Game fisik FINAL FANTASY RESONANCE
  • Acrylic Block Set
  • Pixel Art Book eksklusif
  • Original Soundtrack CD berisi 120 lagu
  • Kartu promosi FINAL FANTASY Trading Card Game edisi khusus

Paket kolektor ini ditujukan bagi penggemar yang ingin memiliki berbagai koleksi eksklusif dari game terbaru tersebut.

Bonus Pre-Order dan Early Purchase

Pemain yang melakukan pre-order akan memperoleh Magitek Airship & Squire Starter Pack, yang berisi tampilan kapal udara bertema Magitek, senjata, armor, serta berbagai item pendukung untuk membantu perjalanan sejak awal permainan.

Sementara itu, pembeli pada periode awal peluncuran juga akan mendapatkan Squire Kickstart Pack, yang menghadirkan armor khusus untuk meningkatkan perolehan gil serta item pemulih MP bagi seluruh anggota party.

Siap Menjadi Babak Baru dalam Sejarah Final Fantasy

Dengan visual HD-2D yang memukau, sistem pertarungan turn-based modern, kehadiran karakter-karakter legendaris dari berbagai seri Final Fantasy, serta dunia baru yang dipenuhi misteri kristal, FINAL FANTASY RESONANCE menjadi salah satu RPG yang paling dinantikan tahun ini.

Bagi penggemar lama, game ini menawarkan nostalgia dalam balutan teknologi modern. Sementara bagi pemain baru, FINAL FANTASY RESONANCE berpotensi menjadi pintu masuk yang sempurna untuk menikmati pesona franchise Final Fantasy melalui petualangan baru yang tetap mempertahankan identitas klasik seri ini.

STAR OCEAN: THE SECOND STORY R Resmi Meluncur di Nintendo Switch 2

0

Square Enix resmi mengumumkan peluncuran STAR OCEAN: THE SECOND STORY R untuk Nintendo Switch 2. Remake dari salah satu RPG klasik paling populer ini kini dapat dimainkan di konsol terbaru Nintendo dengan sejumlah peningkatan visual dan fitur yang membuat pengalaman bermain semakin modern.

Sebelumnya, STAR OCEAN: THE SECOND STORY R telah lebih dahulu hadir di Nintendo Switch, PlayStation 5, PlayStation 4, dan PC melalui Steam. Kini, kehadirannya di Nintendo Switch 2 memberikan kesempatan bagi lebih banyak pemain untuk menikmati petualangan epik Claude dan Rena dengan performa yang lebih optimal.

Remake RPG Legendaris dengan Sentuhan Visual 2.5D

STAR OCEAN: THE SECOND STORY R merupakan remake dari game STAR OCEAN: The Second Story yang pertama kali dirilis pada tahun 1998.

Versi terbaru ini mengusung gaya visual 2.5D, memadukan karakter pixel art bergaya klasik dengan lingkungan tiga dimensi yang penuh detail. Hasilnya adalah tampilan yang mampu mempertahankan nuansa nostalgia sekaligus menghadirkan kualitas grafis modern yang memanjakan mata.

Selain peningkatan grafis, pemain juga dapat memilih antara soundtrack original atau aransemen musik baru yang telah diperbarui. Square Enix turut menghadirkan pilihan teks dan sulih suara dalam bahasa Jepang maupun Inggris.

Menariknya lagi, untuk pengisi suara versi Jepang, pemain dapat memilih antara rekaman terbaru dari pemeran asli atau menggunakan suara dari STAR OCEAN: Second Evolution yang sebelumnya dirilis untuk PlayStation Portable (PSP).

Gameplay Lebih Nyaman Berkat Fitur Quality-of-Life

Tidak hanya mempercantik tampilan visual, Square Enix juga menambahkan berbagai fitur quality-of-life agar pengalaman bermain terasa lebih nyaman.

Beberapa peningkatan yang hadir antara lain sistem fast travel, penyajian menu Skills, Specialties, dan Item Creation yang lebih mudah dipahami, sehingga pemain dapat mengakses berbagai fitur permainan dengan lebih praktis dibanding versi orisinalnya.

Berbagai pembaruan tersebut membuat STAR OCEAN: THE SECOND STORY R tetap mempertahankan identitas klasiknya, namun terasa jauh lebih ramah bagi pemain modern.

Pilih Claude atau Rena, Nikmati Cerita dari Sudut Pandang Berbeda

Dalam STAR OCEAN: THE SECOND STORY R, pemain dapat memilih untuk memulai petualangan sebagai Claude C. Kenny atau Rena Lanford.

Claude merupakan seorang perwira Federasi yang secara tidak sengaja terdampar di sebuah planet yang belum berkembang saat mencari jalan pulang. Pertemuannya dengan Rena kemudian membawa keduanya ke dalam sebuah perjalanan besar untuk menyelamatkan dunia dari ancaman yang telah lama diramalkan dalam sebuah nubuat kuno.

Pilihan karakter utama tidak hanya memengaruhi sudut pandang cerita, tetapi juga menentukan karakter yang dapat direkrut, berbagai interaksi yang terjadi sepanjang permainan, hingga perkembangan alur cerita secara keseluruhan.

Pertarungan Real-Time dan Banyak Ending

Sebagai salah satu ciri khas seri STAR OCEAN, game ini kembali menghadirkan pertarungan real-time yang cepat dan dinamis.

Sistem tersebut dipadukan dengan mekanisme Skill System yang mendalam serta fitur Private Actions, di mana pemain dapat membangun hubungan dengan anggota party melalui berbagai interaksi khusus.

Hubungan yang terjalin dengan karakter lain akan memengaruhi perkembangan cerita dan membuka beragam ending, sehingga memberikan nilai replay yang tinggi bagi pemain yang ingin mencoba berbagai kemungkinan.

Rayakan 30 Tahun Seri STAR OCEAN

Peluncuran STAR OCEAN: THE SECOND STORY R di Nintendo Switch 2 juga menjadi bagian dari perayaan 30 tahun franchise STAR OCEAN yang berlangsung sepanjang 2026.

Dikembangkan oleh tri-Ace dan diterbitkan oleh Square Enix, seri STAR OCEAN telah dikenal luas sebagai franchise action RPG yang menawarkan perpaduan cerita epik, karakter yang beragam, serta sistem pertarungan inovatif.

Sebelum remake ini, Square Enix juga telah merilis STAR OCEAN First Departure R sebagai versi remaster HD dari game pertama, disusul STAR OCEAN THE DIVINE FORCE yang menjadi entri utama terbaru dalam seri tersebut.

Sudah Tersedia di Berbagai Platform

Mulai hari ini, STAR OCEAN: THE SECOND STORY R sudah dapat dimainkan di:

  • Nintendo Switch 2
  • Nintendo Switch
  • PlayStation 5
  • PlayStation 4
  • PC melalui Steam

Dengan visual 2.5D yang memukau, peningkatan kualitas gameplay, serta kisah RPG klasik yang tetap relevan hingga kini, STAR OCEAN: THE SECOND STORY R menjadi pilihan menarik bagi pemain yang ingin bernostalgia maupun pendatang baru yang belum pernah menjajal salah satu seri terbaik dalam sejarah franchise STAR OCEAN. Kehadirannya di Nintendo Switch 2 juga menjadi kesempatan sempurna untuk menikmati petualangan Claude dan Rena dengan performa yang semakin optimal.

Farming Camp Resmi Rilis 24 September untuk Konsol dan PC

0

Kabar baik bagi penggemar game simulasi bertani. SOEDESCO bersama Innerfire Studios resmi mengumumkan bahwa Farming Camp akan diluncurkan pada 24 September 2026 untuk PC melalui Steam, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, keduanya juga merilis launch date trailer yang memperlihatkan suasana hangat di Evertree Farming Camp, sebuah tempat di mana persahabatan, kerja sama, dan kecintaan terhadap dunia pertanian menjadi bagian utama dari perjalanan sang protagonis.

Kisah Remaja yang Berjuang Menjadi Petani Terbaik

Berbeda dari kebanyakan game simulasi bertani yang hanya berfokus pada pengelolaan lahan, Farming Camp juga menyuguhkan cerita yang menjadi inti pengalaman bermain.

Pemain akan berperan sebagai Alessandra, seorang remaja penuh semangat yang bercita-cita menjadi Evertree Farmer terbaik. Untuk mencapai impiannya, Alessandra harus mengikuti berbagai kegiatan di kamp pertanian, mengembangkan kemampuan bercocok tanam, sekaligus membangun hubungan dengan karakter-karakter lain yang ditemuinya.

Perjalanan tersebut dikemas sebagai kisah coming-of-age, menghadirkan cerita tentang proses tumbuh dewasa, persahabatan, serta semangat untuk mengejar mimpi.

Simulasi Bertani dengan Nuansa Cozy

Farming Camp mengusung konsep cozy farming game yang dirancang untuk memberikan pengalaman bermain santai namun tetap menarik.

Pemain dapat mengelola kebun, menanam berbagai jenis tanaman, merawat hewan ternak, hingga memancing untuk mendukung perkembangan pertanian mereka. Seluruh aktivitas tersebut menjadi bagian penting dalam kompetisi untuk menentukan siapa yang pantas menyandang gelar petani terbaik di Evertree.

Dengan ritme permainan yang tenang, Farming Camp cocok bagi pemain yang ingin menikmati pengalaman simulasi tanpa tekanan berlebihan.

Dunia 2D Bergaya Hand-Drawn yang Memanjakan Mata

Salah satu daya tarik utama Farming Camp adalah presentasi visualnya.

Game ini menggunakan grafis 2D top-down dengan ilustrasi bergaya hand-drawn, menciptakan dunia yang penuh warna dan detail. Mulai dari ladang, pepohonan, hingga bangunan di sekitar kamp dirancang dengan sentuhan artistik yang memberikan suasana hangat dan nyaman selama bermain.

Gaya visual tersebut semakin memperkuat nuansa cozy yang menjadi identitas utama game.

Bertemu Karakter dengan Kepribadian Berbeda

Selain mengurus pertanian, pemain juga akan bertemu dengan berbagai karakter yang memiliki kepribadian dan kemampuan bertani masing-masing.

Interaksi dengan mereka menjadi bagian penting dalam perkembangan cerita. Setiap karakter menghadirkan dinamika tersendiri yang membuat kehidupan di Evertree Farming Camp terasa lebih hidup dan tidak monoton.

Kehadiran para karakter ini juga memperkuat unsur naratif yang membedakan Farming Camp dari banyak game simulasi bertani lainnya.

Mini-Game Bikin Aktivitas Bertani Makin Seru

Untuk menjaga permainan tetap menarik, Innerfire Studios juga menghadirkan berbagai mini-game yang tersebar sepanjang petualangan.

Mini-game tersebut memberikan tantangan tambahan sekaligus variasi aktivitas agar rutinitas bertani tidak terasa membosankan. Dengan begitu, pemain tidak hanya menghabiskan waktu menanam dan memanen, tetapi juga menikmati berbagai aktivitas lain yang memperkaya pengalaman bermain.

Fitur Utama Farming Camp

Berikut beberapa fitur utama yang ditawarkan Farming Camp:

  • Game simulasi bertani single-player dengan cerita yang hangat dan penuh makna.
  • Visual 2D hand-drawn bergaya top-down yang kaya detail.
  • Beragam karakter dengan kepribadian dan kemampuan bertani yang berbeda.
  • Aktivitas lengkap, mulai dari bercocok tanam, merawat hewan, hingga memancing.
  • Mini-game yang beragam untuk menambah variasi dan tantangan selama bermain.

Sudah Bisa Wishlist, Edisi Fisik Juga Tersedia

Menjelang peluncurannya pada 24 September 2026, pemain sudah dapat menambahkan Farming Camp ke daftar wishlist di Steam, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch.

Sementara itu, bagi kolektor yang lebih menyukai versi fisik, pre-order edisi fisik untuk PlayStation 5 dan Nintendo Switch juga telah dibuka melalui Amazon.

Dengan kombinasi gameplay simulasi bertani yang santai, cerita coming-of-age yang menyentuh, visual bergaya hand-drawn, serta beragam aktivitas menarik, Farming Camp berpotensi menjadi salah satu game cozy yang layak dinantikan pada paruh kedua tahun 2026. Bagi penggemar genre farming simulator maupun pemain yang mencari pengalaman bermain yang rileks, petualangan di Evertree Farming Camp patut masuk dalam daftar game yang wajib dicoba.

RRQ x Cargloss Luncurkan Helm Eksklusif Terbatas

0
RRQ x Cargloss Luncurkan Helm Eksklusif Terbatas

RRQ x Cargloss resmi meluncurkan helm edisi terbatas, hasil kolaborasi antara organisasi esports Rex Regum Qeon dan Cargloss Helmets.

Produk kolaborasi ini menjadi bentuk apresiasi RRQ kepada para pendukung yang terus menemani perjalanan dan pencapaian organisasi tersebut. Tidak hanya itu, helm juga merupakan perlengkapan keselamatan yang menawarkan perlindungan dan kenyamanan bagi pengendara.

RRQ x Cargloss Tampilkan Identitas Kingdom

Karakter visual RRQ yang dikenal modern dan kuat diterapkan pada berbagai bagian helm. Identitas organisasi esports tersebut tidak hanya terlihat pada tampilan luarnya, tetapi juga hadir melalui detail-detail yang ditemukan ketika produk digunakan.

Bagian dalam helm menggunakan jahitan berwarna oranye yang identik dengan RRQ. Elemen kolaborasi juga diterapkan pada spunbond atau tas pelindung helm serta kotak kemasannya. Pendekatan tersebut membuat pengalaman memiliki produk terasa sejak konsumen pertama kali membuka kemasan.

Founder dan CEO RRQ, Andrian Pauline atau Pak AP, mengatakan bahwa RRQ Kingdom selalu menjadi salah satu sumber energi penting dalam perjalanan organisasi. Oleh karena itu, RRQ ingin menghadirkan produk beridentitas tim yang tetap memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Membawa Nilai Pride, Appreciation, dan Safety

Kolaborasi RRQ x Cargloss membawa tiga nilai utama, yaitu pride, appreciation, dan safety. Pride menggambarkan kebanggaan sebagai bagian dari RRQ Kingdom. Appreciation menjadi bentuk terima kasih atas dukungan komunitas, sedangkan safety menegaskan pentingnya perlindungan dan kenyamanan di jalan.

Kehadiran unsur keselamatan menjadi bagian penting dalam kerja sama ini. Helm kolaborasi tersebut tetap dikembangkan menggunakan standar manufaktur dan perlindungan yang diterapkan Cargloss pada jajaran produknya.

Director of Marketing Cargloss Group, Lorenz Saputra, menjelaskan bahwa Cargloss merupakan merek sekaligus produsen helm asal Indonesia yang memadukan kemampuan manufaktur berstandar tinggi dengan produk relevan bagi kebutuhan pengendara.

Setiap produknya diproduksi melalui fasilitas manufaktur modern dengan proses yang mengutamakan kualitas dan presisi. Cargloss juga memandang helm bukan hanya sebagai perlengkapan keselamatan, tetapi sebagai bagian dari gaya hidup pengendara.

Hanya Diproduksi Sebanyak 500 Unit

Eksklusivitas menjadi salah satu daya tarik utama helm limited edition ini. Dengan jumlah produksi hanya 500 unit, produk tersebut menyasar RRQ Kingdom, penggemar esports, pengendara muda, hingga kolektor merchandise kolaborasi.

Helm RRQ x Cargloss dipasarkan dengan harga rilis Rp550.000. Konsumen dapat membelinya melalui kanal penjualan online resmi Cargloss di Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Blibli. Produk ini juga tersedia melalui jaringan penjualan offline Cargloss.

Gainward Bawa GeForce RTX 3060 Python II OC ke Indonesia

0
Gainward Bawa GeForce RTX 3060 Python II OC ke Indonesia

GeForce RTX 3060 Python II OC resmi diperkenalkan Gainward untuk pasar global. Kartu grafis ini menyasar gamer, pelajar, dan kreator pemula yang membutuhkan performa komputasi mainstream dengan kapasitas memori besar.

Gainward menggabungkan konfigurasi factory overclock, VRAM GDDR6 12GB, serta sistem pendingin dua kipas untuk menjaga performanya tetap stabil saat digunakan bermain game maupun menjalankan aplikasi produktivitas.

GeForce RTX 3060 Python II OC Andalkan VRAM 12GB

Salah satu daya tarik utama kartu grafis terbaru Gainward ini adalah kapasitas VRAM GDDR6 sebesar 12GB dengan lebar bus memori 192-bit. Kapasitas tersebut memberikan ruang lebih luas untuk menangani tekstur beresolusi tinggi, penyuntingan konten, hingga sejumlah pekerjaan berbasis kecerdasan buatan lokal tingkat pemula.

VRAM yang lebih besar juga dapat membantu mengurangi keterbatasan memori ketika pengguna membuka proyek kreatif atau menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan. Karena itu, kartu grafis ini tidak hanya diposisikan sebagai perangkat gaming, tetapi juga sebagai pilihan untuk komputer belajar dan workstation terjangkau.

Gainward turut memberikan konfigurasi overclock dari pabrik. GPU tersebut memiliki base clock 1.320 MHz dengan boost clock hingga 1.792 MHz. Sementara itu, memori GDDR6 yang digunakan memiliki kecepatan efektif 15 Gbps atau tercantum sebagai 7.500 MHz.

Pendingin Dua Kipas dengan Mode Zero-RPM

GeForce RTX 3060 Python II OC menggunakan desain pendingin dua kipas yang dipadukan dengan penutup bermotif sisik khas seri Python. Desain tersebut memberikan tampilan berbeda sekaligus menjaga dimensi kartu tetap sesuai untuk rakitan PC kelas mainstream.

Pada bagian belakang terdapat backplate pelindung sepanjang kartu. Komponen ini dirancang untuk memperkuat struktur kartu grafis dan mengurangi risiko PCB melengkung. Gainward juga menyediakan lubang ventilasi khusus agar aliran udara dapat melewati susunan heatsink dan keluar melalui bagian belakang kartu.

Teknologi Zero-RPM menjadi fitur tambahan untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan. Kipas akan berhenti berputar ketika GPU berada dalam beban ringan atau suhu rendah. Sistem tersebut membuat komputer dapat bekerja lebih senyap saat digunakan untuk mengetik, belajar, menjelajah internet, atau menonton video. Kipas akan kembali aktif ketika kartu grafis membutuhkan pendinginan tambahan.

Ditujukan untuk Gaming Resolusi 1080p

Chip RTX 3060 masih menjadi salah satu GPU yang banyak digunakan oleh gamer PC. Berdasarkan Steam Hardware and Software Survey untuk Juni 2026, RTX 3060 desktop mencatatkan porsi pengguna sebesar 3,73 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa GPU berbasis arsitektur Ampere ini masih memiliki basis pengguna yang besar meski sudah hadir beberapa generasi kartu grafis terbaru.

Kartu grafis ini ditujukan untuk menjalankan game pada resolusi 1080p, termasuk berbagai judul esports populer. Dukungan VRAM 12GB juga memberikan ruang yang lebih lega untuk pengaturan tekstur dibandingkan kartu grafis mainstream dengan kapasitas memori lebih kecil.

Untuk konektivitas layar, Gainward menyediakan tiga DisplayPort dan satu HDMI. Susunan tersebut memungkinkan pengguna menghubungkan beberapa monitor sekaligus untuk kebutuhan gaming, streaming, penyuntingan konten, maupun produktivitas.

Gainward belum mencantumkan informasi harga dan jadwal ketersediaan produk ini untuk pasar Indonesia.