Home Blog Page 4

Monster Hunter Wilds: Ascendance Ungkap Monster Baru

0
Monster Hunter Wilds Ascendance Ungkap Monster Baru

Detail baru Monster Hunter Wilds: Ascendance telah diperlihatkan oleh Capcom di acara State of Play barusan. Ekspansi besar Monster Hunter Wilds yang dijadwalkan meluncur pada 2027 ini akan melanjutkan kisah Expedition Team di Forbidden Lands.

Monster Hunter Wilds: Ascendance Hadirkan Lao-Shan Lung

Cerita ekspansi ini dimulai ketika Expedition Team secara tiba-tiba harus menghadapi Lao-Shan Lung, Elder Dragon berukuran raksasa. Ancaman tersebut membuat Expedition Team membangun Madoi Stronghold sebagai benteng untuk mempersiapkan kemungkinan kemunculan Lao-Shan Lung berikutnya.

Di tengah proses pembangunan, kabut yang selama ini menutupi langit Wyveria perlahan menghilang. Fenomena tersebut membuka akses menuju Skybound Eyrie, sebuah wilayah baru yang terdiri dari pulau dan reruntuhan kuno yang melayang tinggi di atas Forbidden Lands.

Wilayah tersebut juga menyimpan endemic life yang sebelumnya belum ditemukan. Pemain nantinya dapat menjelajahi pulau-pulau terapung tersebut menggunakan Seikret dan bergerak dari satu area menuju area lainnya.

Capcom turut memperlihatkan perkembangan beberapa karakter setelah konflik dengan Arkveld. Nata kini membantu Expedition Team dan ditemani Bangard, seorang Wudwud yang memiliki hubungan dekat dengannya.

Araketa Jadi Monster Baru yang Berburu Berkelompok

Monster Hunter Wilds: Ascendance juga memperkenalkan Araketa sebagai salah satu monster baru. Makhluk berukuran besar ini dikenal sebagai pemburu udara yang mampu bergerak dengan kecepatan tinggi.

Araketa memanfaatkan aliran udara kuat dari sayapnya untuk melakukan berbagai manuver di udara. Monster tersebut juga tidak selalu berburu sendirian karena memiliki pola berburu secara berkelompok.

Pemimpin kelompok Araketa mampu mengeluarkan suara khusus untuk memberikan perintah dan mengatur pergerakan anggota lainnya. Mekanisme tersebut berpotensi membuat pertempuran menjadi lebih kompleks karena hunter harus menghadapi koordinasi beberapa monster sekaligus.

Trailer terbaru bahkan memperkenalkan Elder Dragon lain bernama Gundoraja. Monster berbentuk ular raksasa tersebut memiliki kemampuan untuk mengendalikan badai.

Boost Bracer Berikan Kemampuan Baru untuk Hunter

Pembaruan gameplay menjadi bagian penting dari ekspansi ini. Capcom memperkenalkan perangkat bernama Boost Bracer yang memberikan kemampuan baru kepada seluruh 14 jenis senjata.

Energi Boost Bracer dapat dikumpulkan dengan terus menyerang musuh. Setelah energi mencukupi, hunter dapat mengaktifkan Boost melalui Boost Driver atau aksi tertentu yang berbeda pada masing-masing senjata.

Ketika aktif, sistem tersebut membuka serangan baru, combo tambahan, peningkatan kemampuan menyerang, hingga opsi mobilitas yang sebelumnya tidak tersedia.

Selain area dan mekanisme baru, Monster Hunter Wilds: Ascendance akan membawa Master Rank

Demo Stupid Never Dies Bisa Mulai Dimainkan

0
Demo Stupid Never Dies Bisa Mulai Dimainkan

Stupid Never Dies yang dibuat oleh GPTRACK50 kini sudah bisa dicoba melalui First Bite Demo yang tersedia gratis di PS5 dan PC. Demo berdurasi sekitar dua jam ini akan menampilkan bagian awal game, cocok dicoba sebelum versi utuhnya meluncur pada 22 Oktober 2026.

Stupid Never Dies Kenalkan Aksi Zombie yang Tidak Biasa

First Bite Demo memberikan akses ke bagian pembuka cerita sekaligus memperkenalkan dunia dan sistem pertarungan utama yang menjadi identitas game ini.

Pemain berperan sebagai Davy, zombie lemah yang berada di kasta paling bawah dalam dunia yang dikuasai para monster. Ia memulai perjalanan berbahaya untuk mengalahkan KOM atau King of Monsters sekaligus mencari cara menghidupkan kembali Julia, perempuan yang membuatnya jatuh cinta.

Sepanjang demo, pemain dapat mencoba aksi dasar seperti memukul, menendang, melakukan parry, hingga menggunakan kemampuan menggigit musuh. Gameplay tersebut dikombinasikan dengan konsep “Blazing Fast Growth” yang membuat perkembangan kekuatan Davy berlangsung dalam tempo cepat.

Salah satu mekanisme utamanya adalah Style Eat. Davy bisa memakan core milik monster tertentu untuk mencuri kekuatan mereka. Kemampuan tersebut bukan hanya memberikan skill baru, tetapi juga dapat mengubah penampilan serta gaya bertarung Davy.

First Bite Demo turut memperkenalkan shopping mall yang menjadi markas utama. Di lokasi tersebut pemain dapat bertemu berbagai karakter sebelum kembali menjelajahi dungeon. Dua boss juga dapat ditemui selama demo, yaitu Afreet serta Phoenix Zaza Hotfeathers.

Cygames Umumkan Where the Seed Fall, Game Tentang Turun dari Pohon

0
Cygames Umumkan Where the Seed Fall, Game Tentang Turun dari Pohon

Cygames melalui CygamesEdge telah mengumumkan game barunya yang berjudul Where the Seeds Fall. Game action adventure ini akan dirilis pada tanggal 5 November 2026 untuk PS5, Nintendo Switch 2, dan PC.

Dikembangkan bersama dengan ZEREO, Where the Seeds Fall akan mengajak pemain melakukan perjalanan berbahaya, yaitu turun dari World Tree menuju dunia di permukaan.

Where the Seeds Fall Jadi Game Pertama CygamesEdge

CygamesEdge merupakan brand baru milik Cygames yang difokuskan untuk pengembangan game berskala kecil hingga menengah. Label tersebut ditujukan bagi tim dengan ide kreatif dan eksperimental yang ingin menghadirkan pengalaman bermain berbeda.

Sebagai proyek pertamanya, Where the Seeds Fall membawa konsep action-adventure dengan mekanisme yang berpusat pada keberanian pemain untuk melompat dari ketinggian.

Dunia dalam game telah terserang Blight yang memaksa manusia meninggalkan daratan dan membangun tempat tinggal baru di antara cabang-cabang World Tree. Di tengah kondisi tersebut, terdapat kelompok anak yang disebut Fell Children. Masyarakat menganggap keberadaan mereka sebagai pertanda datangnya bencana.

Cerita kemudian mengikuti seorang tentara yang bertemu salah satu Fell Child. Alih-alih mengikuti perintah yang diberikan kepadanya, sang prajurit memutuskan mengawal anak tersebut menuju dunia di permukaan.

Melompat Jadi Mekanisme Utama Permainan

Salah satu hal menarik dari The Seed Fall adalah bagaimana mekanisme platforming menjadi bagian penting dari perjalanan.

Pemain harus melewati struktur yang terus runtuh, memperhatikan arah angin, dan menentukan lokasi pendaratan dengan tepat. Kesalahan saat melompat dari cabang World Tree dapat berakhir dengan kematian karakter.

Game ini juga memberikan mekanisme khusus menggunakan kuncup bunga yang tumbuh di World Tree. Pemain dapat mengambil bunga tersebut lalu melemparkannya menuju lokasi yang ingin dijadikan tempat mendarat.

Setelah dilempar, kuncup akan berubah menjadi bunga yang mampu menyerap benturan ketika karakter jatuh dari tempat tinggi. Mekanisme tersebut membuat pemain harus memikirkan posisi dan jalur sebelum mengambil risiko melakukan lompatan.

Kondisi lingkungan juga menjadi tantangan tersendiri. Angin kencang dapat memengaruhi perjalanan, sementara platform yang rapuh membuat pemain tidak bisa sembarangan menentukan jalur.

CygamesEdge merancang game ini sebagai pengalaman yang relatif singkat tetapi padat. Cerita utamanya diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga jam.

Meski demikian, menyelesaikan cerita bukan berarti seluruh kontennya berakhir. Setelah menamatkan permainan, pemain masih dapat mencoba map dengan tingkat kesulitan lebih tinggi. Tersedia pula mode time trial bagi pemain yang ingin menguji kemampuan menyelesaikan tantangan dalam waktu secepat mungkin.

Bagaimana menurutmu?

Demo Final Fantasy Resonance Sudah Tersedia

0
Demo Final Fantasy Resonance Sudah Tersedia

Demo Final Fantasy Resonance kini sudah tersedia untuk PS5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, serta PC. Demo ini bisa kamu mainkan sambil menunggu peluncuran gamenya pada 22 Oktober 2026.

Demo Final Fantasy Resonance Tawarkan Seluruh Chapter 1

Versi demo membawa pemain mengawali perjalanan di Kingdom of Grandshelt dan memberikan akses ke seluruh Chapter 1.

Durasi yang ditawarkan juga tergolong panjang untuk sebuah demo. Pemain diperkirakan membutuhkan sekitar tiga sampai lima jam untuk menyelesaikan konten yang tersedia, tergantung gaya bermain dan seberapa jauh mereka melakukan eksplorasi.

Hal paling menarik adalah fitur transfer save data. Artinya, pemain yang sudah menyelesaikan sebagian atau seluruh isi demo tidak perlu mengulang perjalanan dari awal saat membeli game penuh. Data permainan dapat langsung dilanjutkan setelah versi final tersedia.

Final Fantasy Resonance menggunakan tampilan HD-2D, memadukan karakter pixel art dengan lingkungan tiga dimensi serta efek visual modern.

Sistem pertarungannya kembali menggunakan konsep turn-based yang dikembangkan dengan sejumlah mekanisme baru. Pemain dapat memanfaatkan kelemahan musuh untuk membuat mereka masuk kondisi stagger. Kondisi tersebut membuka kesempatan melakukan serangan tambahan dan menggunakan Resonance Attack yang lebih kuat.

Selain itu, game menghadirkan Visions. Sistem ini memungkinkan pemain memanggil karakter ikonik dari berbagai seri Final Fantasy untuk membantu party. Square Enix sebelumnya telah memperlihatkan sejumlah karakter terkenal termasuk Cloud, Tidus, Warrior of Light, dan lainnya.

Bagaimana menurutmu?

Final Fantasy VII Revelation Dapat Tanggal Rilis dan Dua DLC

0
Final Fantasy VII Revelation Dapat Tanggal Rilis dan Dua DLC

Final Fantasy VII Revelation resmi mendapatkan tanggal rilis. Square Enix telah mengumumkan dalam State of Play barusan bahwa bagian terakhir dari trilogi Final Fantasy VII Remake ini akan meluncur pada 8 April 2027. Game ini hadir secara serentak (Tidak lagi eksklusif) di PS5, Nintendo Switch 2, Xbox Series, dan PC.

Final Fantasy VII Revelation Hadirkan Dunia yang Lebih Luas

Salah satu perubahan terbesar pada Final Fantasy VII Revelation adalah bagian eksplorasi. Pemain sekarang akan dapat menggunakan Highwind untuk terbang dan menjelajahi berbagai wilayah secara lebih bebas. Square Enix menyebut dunia yang disiapkan kali ini memiliki skala paling besar dalam seri remake tersebut.

Highwind bukan satu-satunya alat yang membantu perjalanan. Chocobo bernama Piko kembali mendampingi pemain. Bedanya, Piko sekarang tidak hanya digunakan sebagai tunggangan tetapi juga dapat ikut bertarung.

Eksplorasi juga semakin fleksibel berkat hadirnya grappling gun. Peralatan tersebut memungkinkan karakter mencapai atap bangunan atau berpindah melalui area perkotaan dengan lebih cepat.

Sistem FITS dan Queen’s Blood

Perubahan besar lainnya terdapat pada sistem pertarungan melalui Function-Integrated Tactical Suitwear atau FITS System. Mekanisme baru ini menawarkan kostum khusus yang bukan sekadar mengubah penampilan karakter.

Setiap FITS memiliki move set dan fungsi bertarung tersendiri. Saat ini Square Enix memperkenalkan empat tipe yaitu Warrior, Knight, Black Mage, dan Summoner. Pemilihan FITS dapat mengubah kemampuan sekaligus peran anggota party dalam pertempuran. Dalam video gameplay yang diperlihatkan, misalnya, Cid tampil menggunakan Knight sementara Vincent diperlihatkan memakai Summoner.

Final Fantasy VII Revelation juga membawa sistem pergantian karakter yang lebih dinamis. Pemain dapat berpindah dari satu anggota party ke karakter lainnya secara langsung ketika sedang menjelajahi dunia. Tidak hanya itu, beberapa quest nantinya bisa diberikan kepada anggota party yang dipilih pemain.

Square Enix turut mempertahankan Queen’s Blood, permainan kartu yang menjadi salah satu minigame populer di Final Fantasy VII Rebirth. Kali ini Queen’s Blood hadir dengan cerita baru yang berpusat pada Red XIII.

DLC Sephiroth dan Vincent

Kejutan lainnya adalah Square Enix petualangan tidak langsung berhenti setelah game utamanya selesai. Director Naoki Hamaguchi telah mengungkap melalui X bahwa akan ada dua DLC tambahan

DLC pertama akan berfokus pada Sephiroth. Sementara DLC kedua akan menggali cerita Vincent Valentine bersama kelompok Turks secara lebih mendalam. Kedua ekspansi ini akan termasuk dalam Story Expansion Pass yang tersedia pada Premium Edition dan Premium Plus Edition.

Bagaimana menurutmu?

Pendaftaran Pra-CBT Ragnarok: The Promised Adventure Dibuka

0

Ragnarok: The Promised Adventure secara official membuka pendaftaran untuk Pra-CBT yang akan datang. Para Adventurer berkesempatan menjadi salah satu pemain pertama yang mencoba petualangan baru di dunia Ragnarok. Pendaftaran dibuka pada 1 September 2026 pukul 18.00 hingga 14 September 2026 pukul 23.59 WIB.

Ragnarok: The Promised Adventure adalah MMORPG yang dirancang agar dapat dimainkan dalam mode portrait, dimana pemain dapat mengikuti alur cerita utama dan berbagai quest, sekaligus membuka sistem serta konten baru secara bertahap seiring perkembangan karakter .

Salah satu fitur utama dalam game ini adalah Multi-Character Progression System, yang memungkinkan pemain mengembangkan dan mengelola hingga lima karakter secara bersamaan.

Sistem tim multi-karakter juga memberikan lebih banyak pilihan strategi dalam bermain. Pemain dapat berganti job, mengatur komposisi tim, serta menyesuaikan strategi pertempuran sesuai dengan situasi yang dihadapi, baik saat melawan MVP Boss, bertanding di PvP, maupun menghadapi dungeon yang menantang. Dengan sistem ini, pemain dapat mengembangkan karakter, membangun tim, dan menyusun strategi pertempuran secara lebih mendalam.

Game ini juga menghadirkan sistem pengembangan skill dan equipment, koleksi serta pengembangan pet, berbagai konten kompetitif, hingga pertarungan melawan boss bersama Adventurer lainnya.

Jadwal Pra-CBT

Periode Pendaftaran
1 September 2026 pukul 18.00 – 14 September 2026 pukul 23.59 WIB

Periode Pra-CBT
24 September 2026 pukul 12.00 – 1 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB

Melalui Pra-CBT ini, pemain berkesempatan mencoba game sebelum official launch sekaligus memberikan feedback dan saran kepada tim developer. Feedback dari pemain akan digunakan sebagai bahan untuk meningkatkan dan menyempurnakan game ke depannya.

Daftar Pra-CBT

Pemain yang ingin mengikuti Pra-CBT Ragnarok: The Promised Adventure dapat mendaftar mulai 1 September 2026 pukul 18.00 hingga 14 September 2026 pukul 23.59 WIB.

Form Pendaftaran:
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfQ31ON0lh7xn1x19hEAzN2a6U6OQHvxr45G54kWs8tcqhOWA/viewform?usp=header 

Selama periode Pra-CBT, pemain akan mendapatkan Coupon yang dapat digunakan untuk membeli berbagai item dan produk di dalam game. Pemain perlu mengatur resource yang dimiliki dengan baik dan menyusun strategi untuk bersaing mendapatkan hadiah melalui GOC Pay.

Ikuti Pra-CBT dan Raih Total Hadiah 32.000 GOC Credit!

Selama periode pengujian, pemain dapat mengikuti tiga kompetisi ranking dengan total hadiah gabungan sebesar 32.000 GOC Credit. Seluruh hadiah akan diberikan dalam bentuk GOC Credit .

MVP Boss

100 pemain dengan total damage tertinggi terhadap MVP Boss akan mendapatkan hadiah sesuai dengan ranking masing-masing.

  • TOP 1–20: 120 GOC Credit per pemain
  • TOP 21–50: 80 GOC Credit per pemain
  • TOP 51–100: 60 GOC Credit per pemain

Total Penerima Hadiah: 100 pemain

Poring Island Challenge (Tower Challenge)

100 pemain dengan ranking tertinggi dalam Poring Island Challenge akan mendapatkan hadiah sesuai dengan ranking masing-masing.

  • TOP 1–20: 120 GOC Credit per pemain
  • TOP 21–50: 80 GOC Credit per pemain
  • TOP 51–100: 60 GOC Credit per pemain

Total Penerima Hadiah: 100 pemain

Oracle Match (Real-Time PvP)

20 pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak dalam pertandingan PvP akan mendapatkan hadiah sesuai dengan ranking masing-masing.

  • TOP 1–5: 400 GOC Credit per pemain
  • TOP 6–10: 280 GOC Credit per pemain
  • TOP 11–20: 100 GOC Credit per pemain

Total Penerima Hadiah: 20 pemain

ROP Survey (In-Game)

Cukup selesaikan survey di dalam game pada hari terakhir test untuk mendapatkan kesempatan memenangkan 600 GOC Credit, dengan 20 hadiah tersedia.

Total Penerima Hadiah: 20 pemain

Semua pemain yang berpartisipasi dalam Pra-CBT Ragnarok: The Promised Adventure juga berkesempatan terpilih menjadi Elite Tester, dimana pemain berkesempatan menjadi bagian dari proses pengembangan game dan bekerja sama dengan tim untuk membantu meningkatkan serta menyempurnakan game ke depannya.

Bersiaplah memulai petualangan baru, membangun tim terbaikmu, dan menguji kemampuanmu dalam berbagai tantangan.

Jadilah salah satu pemain pertama yang menjelajahi dunia Ragnarok: The Promised Adventure!

Catatan : Jika kamu terpilih untuk mengikuti Pra-CBT Ragnarok: The Promised Adventure, tim akan mengirimkan email konfirmasi untuk memastikan partisipasimu. Pendaftar dapat mulai mengecek status kelayakan untuk mengikuti Pra-CBT mulai 21 September 2026.

Pastikan untuk selalu memeriksa alamat email yang digunakan saat pendaftaran agar tidak melewatkan informasi penting maupun detail konfirmasi partisipasi.

ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE Ungkap Mode Multiplayer Terbesar dalam Sejarah Seri

0

Bandai Namco Entertainment Asia mengungkap detail terbaru mengenai mode multiplayer online ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE, seri terbaru dari franchise game pertempuran udara populer tersebut.

Melalui trailer terbaru bertajuk “Online 101”, Bandai Namco memperlihatkan berbagai fitur multiplayer yang akan hadir saat game diluncurkan pada 2 Oktober 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC via Steam.

Tak sekadar menawarkan pertempuran udara antarpemain, ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE disebut menghadirkan mode online terbesar yang pernah ada dalam sejarah seri ACE COMBAT, lengkap dengan sistem progresi, kustomisasi, misi khusus, hingga sebuah Air Base virtual lobby yang dapat menampung hingga 100 pemain secara bersamaan.

Dua Mode Utama: Co-op Assault dan Co-op Warfare

Mode multiplayer ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE akan memiliki dua misi utama, yakni Co-op Assault dan Co-op Warfare.

Co-op Assault

Dalam Co-op Assault, dua tim yang masing-masing terdiri dari empat pemain akan bekerja sama menyelesaikan misi.

Meski sama-sama berkolaborasi, kedua tim tetap akan bersaing untuk mendapatkan skor tertinggi. Semakin tinggi peringkat penyelesaian misi, semakin besar pula hadiah yang diperoleh.

Artinya, koordinasi tim bukan satu-satunya kunci. Pemain juga harus memikirkan cara memperoleh skor sebanyak mungkin sebelum tim lawan melakukannya.

Co-op Warfare

Berbeda dari Co-op Assault, Co-op Warfare menghadapkan dua tim beranggotakan empat pemain untuk saling berhadapan.

Pertempuran tidak hanya melibatkan pesawat pemain, tetapi juga berbagai unit NPC yang berada di darat, laut, dan udara. Mode ini memperkenalkan mekanisme Threat Level dan ACE, yang menjadi salah satu elemen strategis utama dalam pertandingan.

Semakin lama pemain mengumpulkan poin tanpa ditembak jatuh, semakin tinggi Threat Level yang dimilikinya. Level ini ditampilkan dalam bentuk jumlah bintang.

Semakin banyak bintang yang diperoleh, semakin besar bonus poin yang didapat ketika pemain menghancurkan pesawat atau unit musuh.

Namun, sistem tersebut juga menghadirkan risiko besar.

Pemain dengan Threat Level tinggi akan memberikan lebih banyak poin kepada tim lawan ketika berhasil ditembak jatuh. Dengan kata lain, menjadi pilot paling berbahaya di medan perang juga membuat pemain tersebut menjadi target yang sangat berharga.

Pemain dengan 3 Bintang Akan Menjadi Ace Aircraft

Ketika Threat Level mencapai 3 bintang, pemain akan ditetapkan sebagai Ace Aircraft.

Menariknya, jika seorang Ace Aircraft berhasil menghancurkan Ace Aircraft dari tim lawan, tim tersebut akan mendapatkan jumlah skor yang sangat besar. Bahkan, satu serangan tersebut berpotensi menentukan hasil akhir pertandingan.

Mekanisme ini membuat pemain harus mengambil keputusan antara terus mengejar skor atau bermain lebih aman agar tidak memberikan keuntungan besar kepada lawan.

Ada Misi Khusus dengan Hadiah Lebih Besar

Selain misi reguler, ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE juga akan menghadirkan Time-Limited Missions.

Dua contoh yang diperlihatkan adalah Scramble dan Emergency Sortie.

Dalam Scramble, empat pemain harus bekerja sama menghadapi skuadron rival NPC yang tangguh dalam pertempuran udara.

Sementara itu, Emergency Sortie mempertemukan delapan pemain dalam sebuah pertempuran berintensitas tinggi melawan senjata besar yang menjadi salah satu ciri khas franchise ACE COMBAT.

Kemenangan dalam misi-misi khusus tersebut akan memberikan hadiah yang lebih besar.

Bandai Namco juga mengonfirmasi bahwa event mission secara berkala akan menghadirkan Team Deathmatch 4v4 dan mode Solo Deathmatch 1v8, di mana seluruh pemain menjadi musuh satu sama lain.

Beberapa misi juga akan menerapkan batasan tertentu terhadap unit cost dan peran pesawat, sehingga pemain harus menyesuaikan strategi serta pilihan pesawatnya.

Empat Peran Pesawat untuk Multiplayer

Memilih pesawat yang tepat akan menjadi bagian penting dalam multiplayer ACE COMBAT 8. Pemain dapat memilih pesawat berdasarkan empat peran utama:

Fighter
Dirancang untuk pertempuran udara dan menggunakan persenjataan khusus anti-pesawat. Serangan terhadap pesawat musuh mendapatkan peningkatan daya hancur.

Attacker
Berfokus pada serangan terhadap unit darat dengan persenjataan khusus. Pesawat dalam kategori ini memiliki peningkatan kekuatan serangan terhadap target di darat.

Multi-Role
Pesawat serbaguna yang dapat berpindah antara pertempuran udara dan serangan darat. Kekuatan serangannya relatif seimbang terhadap kedua jenis target.

Electronic Warfare Aircraft
Berperan memberikan dukungan elektronik kepada tim. Pemain dapat meningkatkan efektivitas tempur tim sekaligus mengganggu musuh untuk mendapatkan poin.

Kombinasi antara peran pesawat, senjata khusus, dan upgrade akan membuka lebih banyak kemungkinan strategi selama pertandingan.

Pesawat Bisa Di-upgrade dan Dikustomisasi

Hadiah yang diperoleh dari menyelesaikan misi dapat digunakan untuk mendapatkan pesawat baru dan upgrade parts.

Semakin tinggi peringkat pemain, semakin banyak pilihan pesawat yang dapat diakses.

Upgrade parts dapat diperoleh menggunakan mata uang dalam game maupun melalui penyelesaian challenge. Komponen tersebut dapat dipasang pada berbagai unit.

Selain itu, setiap pesawat memiliki Abilities tersendiri yang diperoleh melalui proses leveling. Kemampuan tersebut dirancang untuk mencerminkan karakteristik unik dari masing-masing pesawat.

Dari sisi kosmetik, pemain juga dapat mengubah tampilan pesawat menggunakan skin, emblem, dan weathering effect. Skin dan emblem tambahan dapat dibuka seiring perkembangan permainan.

Air Base Bisa Menampung Hingga 100 Pemain

Salah satu fitur terbesar dalam multiplayer ACE COMBAT 8 adalah kehadiran online lobby.

Untuk pertama kalinya dalam seri ini, pemain dapat berkumpul di sebuah Air Base virtual yang mampu menampung hingga 100 pemain secara bersamaan.

Air Base tersebut berfungsi sebagai pusat aktivitas sebelum pemain menjalankan misi sebagai pilot tentara bayaran.

Di dalamnya, pemain dapat:

  • Mendapatkan dan meningkatkan pesawat.
  • Mengustomisasi avatar.
  • Membeli berbagai item menggunakan mata uang dalam game.
  • Bertemu pemain lain dari seluruh dunia.
  • Membentuk party.
  • Membuat squadron.
  • Menjalankan berbagai aktivitas di Air Base.

Menariknya, lobby ini bukan sekadar ruang tunggu.

Air Base juga memiliki arcade yang berisi game klasik Namco, fasilitas Supply untuk mendapatkan item, serta jukebox yang menghadirkan musik ikonik dari seri-seri sebelumnya.

Ada pula fasilitas Military Training, yang memungkinkan hingga empat pemain melakukan sortie bersama.

Komunikasi dan Sistem Party

Karena rekan satu tim dalam multiplayer bukan karakter seperti Baxter, Tasha, atau Coster yang dikenal dari campaign, pemain membutuhkan sistem komunikasi sederhana untuk berkoordinasi.

ACE COMBAT 8 menyediakan fitur seperti chat, sticker, dan attack command untuk membantu pemain berkomunikasi selama misi.

Pemain juga dapat membentuk party bersama orang-orang yang ditemui selama bermain.

Bagi mereka yang ingin membangun kelompok yang lebih terorganisasi, tersedia pula Squadron System untuk memperkuat kerja sama dan mengejar pencapaian yang lebih tinggi.

Premium ACE Pass Hadir Setiap Dua Bulan

ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE juga akan menggunakan sistem PREMIUM ACE PASS, sebuah Battle Pass yang diperbarui setiap dua bulan.

Battle Pass ini memungkinkan pemain memperoleh pesawat yang dapat dimainkan serta berbagai item kosmetik.

Pada Season 1, hadiah Level 1 adalah ADFX-02 Morgan -PIXY-, pesawat Multi-role yang berasal dari dunia A World With No Boundaries.

Selain Battle Pass, Bandai Namco juga akan menyediakan berbagai opsi kosmetik berbayar ketika game diluncurkan.

Lima Pesawat yang Diperlihatkan

Bandai Namco turut mengungkap beberapa pesawat yang dapat dimainkan, termasuk:

  • Rafale M — Multi-role Aircraft
  • F-15J Eagle — Fighter Aircraft
  • F-22A Raptor — Fighter Aircraft
  • MiG-21bis Fishbed — Fighter Aircraft
  • F-14A Tomcat — Fighter Aircraft
  • ADFX-02 Morgan -PIXY- — Multi-role Aircraft dan hadiah Season 1 PREMIUM ACE PASS

F-14A Tomcat juga menjadi early purchase bonus.

ACE COMBAT 8 Siap Hadir Oktober 2026

Dengan kombinasi pertempuran udara, sistem kelas pesawat, progresi, kustomisasi, misi khusus, hingga lobby yang mampu menampung 100 pemain, ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE tampaknya ingin membawa pengalaman multiplayer franchise ini ke skala yang jauh lebih besar.

Game ini tetap mempertahankan ciri khas ACE COMBAT berupa pertempuran udara bergaya arcade yang dipadukan dengan visual generasi terbaru. Pemain akan menerbangkan berbagai jet tempur modern dalam lingkungan dengan detail tinggi, lengkap dengan awan, medan, lanskap, serta kondisi cuaca yang dapat membuat pertempuran semakin menantang.

Memperkenalkan Rajanya Game! Yu-Gi-Oh! WORLD CHAMPIONSHIP SERIES 2026 Memahkotai Para Juara di Tokyo

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) mengumumkan para pemenang Yu-Gi-Oh! WORLD CHAMPIONSHIP SERIES (WCS) 2026 di Tokyo, Jepang. Turnamen tersebut diadakan di Tokyo Garden Theater dan memahkotai para Juara Dunia baru di empat kategori.

Untuk kategori Yu-Gi-Oh! TRADING CARD GAME (TCG), setelah duel yang sengit, Mario Angelo De Micco dari Kanada berhasil mengalahkan Josh Kelly dari Inggris, dan memperoleh gelar juara Yu-Gi-Oh! TCG WORLD CHAMPIONSHIP 2026.

Di kategori Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL, final epik antara Called By Army dan Glory Future berujung pada duel 3v3 yang dramatis. Tim Called by Army berisi CER.Sana (Minsung Kim), A1.cutesnail (Hyunsoo Lee), dan CER.subaduck (Jisuk Kim) dari Korea Selatan Duel bersama untuk meraih gelar Yu-Gi-Oh! MASTERDUEL World Champions.

Sementara, Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS memberikan akhir yang spektakuler bagi kedua format SPEED DUEL dan RUSH DUEL. Snyffus (Philipp Thomas) dari Jerman mengalahkan あしゅ(Eito Sato) dan memenangkan trofi SPEED DUEL sementara たく(Takuma Kitamura) berhasil memenangkan gelar RUSH DUEL Champion.

Diumumkan juga bahwa Singapura telah dipilih sebagai kota tuan rumah untuk Yu-Gi-Oh! WORLD CHAMPIONSHIP SERIES 2027.

Bagi kalian yang ketinggalan turnamen Yu-Gi-Oh! WORLD CHAMPIONSHIP SERIES 2026 dan pengumuman lainnya bisa nonton VOD livestream via channel resmi Yu-Gi-Oh! CARD Game di YouTube dan Twitch.

YouTube: https://www.youtube.com/YuGiOhCardEU

Twitch: https://www.twitch.tv/YuGiOhCardEU

Sekarang, game populer Yu-Gi-Oh! TCG tersedia di seluruh dunia, dengan produknya yang didistribusi di lebih dari 80 negara dan wilayah serta 9 bahasa, untuk dinikmati oleh para penggemar segala usia.

Untuk info terbaru tentang produk dan acara Yu-Gi-Oh! TCG, serta semua Game Digital Yu-Gi-Oh!, kunjungi:

Untuk info lengkap tentang Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL, kunjungi:
https://www.konami.com/yugioh/masterduel/us/en/

Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL memfiturkan Duel yang divisualisasikan dengan indah dalam resolusi 4K*, lebih dari 10.000 kartu untuk dikumpulkan**, single-player Solo Mode yang ekstensif, online Duel, Events dan masih banyak lagi.

Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL adalah game yang gratis untuk dimainkan dengan pembelian dalam game untuk PlayStation®5, PlayStation®4, Xbox Series X|S, Xbox One, Steam, Nintendo Switch, iOS dan Android, dan bisa dimainkan sekarang.

Untuk info lebih lanjut mengenai Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL, kunjungi:

*Di perangkat yang mendukung

**Beberapa kartu mungkin membutuhkan partisipasi Event atau pembelian dalam game.

Berdasarkan Yu-Gi-Oh! TRADING CARD GAME (TCG) resmi, Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS membawakan game populer ini ke perangkat mobile dan PC. Duelist bisa menyalakan semangat Yami Yugi, Jaden Yuki, Yusei Fudo, dan karakter kesayangan lainnya dari serial Yu-Gi-Oh! dalam aksi pertarungan kartu yang kompetitif.

Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS sekarang telah mencapai 150 juta download di seluruh dunia. Para Duelist dari seluruh dunia telah mengumpulkan lebih dari 65 miliar kartu dan telah ber-Duel sebanyak 6 miliar kali.

Serial Yu-Gi-Oh! berdasarkan manga Yu-Gi-Oh! (oleh Kazuki Takahashi), yang diserialkan di majalah SHUEISHA Inc.’s Weekly Shonen Jump dari tahun 1996. KONAMI merilis game konsol pertama di tahun 1998, dan serialnya, termasuk Trading Card Game, masih dinikmati oleh jutaan penggemar di seluruh dunia. KONAMI terus mengembangkan dan mendistribusi berbagai macam konten Yu-Gi-Oh! untuk menyediakan kegembiraan dan semangat serial ini ke seluruh fans di seluruh dunia.

Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS tersedia untuk di-download secara gratis di App Store® untuk iPad®, iPhone® dan iPod touch®, Google Play™ untuk perangkat Android™, dan untuk PC via Steam.

The Blood of Dawnwalker Resmi Dirilis Hari Ini, Ajak Pemain Menjelajahi Dunia Dark Fantasy Vale Sangora

0

Rebel Wolves dan Bandai Namco Entertainment Asia resmi meluncurkan The Blood of Dawnwalker hari ini, 3 September 2026. Action RPG open-world ini menghadirkan petualangan dark fantasy di kawasan Carpathian Mountains dengan sistem siang dan malam yang menjadi bagian penting dari pengalaman bermain.

Setelah lebih dari empat tahun dikembangkan, The Blood of Dawnwalker akhirnya resmi tersedia untuk dimainkan. Game perdana dari developer Rebel Wolves tersebut kini dapat dimainkan di PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam.

Dalam game ini, pemain akan memasuki Vale Sangora, sebuah wilayah misterius di Carpathian Mountains yang menjadi panggung utama kisah Coen. Ia merupakan seorang pemuda yang berubah menjadi Dawnwalker, sosok yang menjadi manusia pada siang hari dan vampir pada malam hari.

Perubahan tersebut bukan sekadar bagian dari cerita. Sifat ganda Coen menjadi salah satu elemen penting dalam gameplay, sekaligus memberikan pemain pendekatan berbeda ketika menghadapi berbagai situasi di dunia The Blood of Dawnwalker.

Kisah Coen Dimulai di Vale Sangora

The Blood of Dawnwalker mengambil latar Eropa pada abad ke-14, ketika perang, wabah penyakit, dan pemberontakan telah membuat dunia berada dalam kondisi kacau.

Di tengah situasi tersebut, sekelompok vampir berhasil mengambil alih Vale Sangora. Coen kemudian harus menghadapi Brencis, seorang vampire lord tiran yang menguasai wilayah tersebut.

Nasib Coen sendiri tidak pernah ia pilih. Setelah menjadi Dawnwalker, ia harus hidup dengan kekuatan sekaligus kelemahan dari dua dunia yang berbeda.

Inilah yang kemudian menjadi inti perjalanan dalam The Blood of Dawnwalker. Pemain tidak hanya bertarung untuk bertahan hidup, tetapi juga menentukan bagaimana kisah Coen berkembang melalui berbagai keputusan yang dibuat sepanjang permainan.

Siang dan Malam Menjadi Bagian Penting Gameplay

Salah satu daya tarik utama The Blood of Dawnwalker adalah bagaimana siklus siang dan malam memengaruhi permainan.

Pada siang hari, Coen masih berada dalam wujud manusia. Ketika malam tiba, ia berubah menjadi vampir. Kedua bentuk tersebut memiliki karakteristik dan kemampuan masing-masing, sehingga pemain dapat menyesuaikan pendekatan mereka berdasarkan situasi.

Sistem tersebut membuat eksplorasi Vale Sangora terasa berbeda dibandingkan action RPG open-world pada umumnya. Pemain diberikan kebebasan untuk menjelajahi dunia, menemukan quest, mencari berbagai tempat menarik, serta mengungkap rahasia dan harta yang tersembunyi di dalamnya.

Vale Sangora sendiri tidak hanya menawarkan pemandangan pegunungan yang indah. Hutan, kuil pinggir jalan, reruntuhan kuno, mitos, kepercayaan, dan berbagai misteri turut membentuk atmosfer dunia game.

Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi

Rebel Wolves juga menempatkan pilihan pemain sebagai salah satu fondasi utama The Blood of Dawnwalker.

Setiap keputusan yang diambil dapat memberikan konsekuensi terhadap cerita maupun gameplay. Artinya, pemain memiliki kesempatan untuk membentuk perjalanan Coen sesuai dengan pilihan mereka sendiri.

Pendekatan ini membuat dunia The Blood of Dawnwalker tidak sekadar menjadi tempat untuk menyelesaikan misi dan mengalahkan musuh. Pemain juga harus menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka sepanjang perjalanan.

Dengan kata lain, tidak semuanya selalu hitam dan putih.

Game Pertama Rebel Wolves

The Blood of Dawnwalker merupakan game pertama yang dikembangkan oleh Rebel Wolves. Studio tersebut menghabiskan lebih dari empat tahun untuk mengembangkan game ini sebelum akhirnya merilisnya kepada publik.

Game ini dibangun menggunakan Unreal Engine 5 dan diterbitkan oleh Bandai Namco Entertainment.

Dalam pernyataannya, Konrad Tomaszkiewicz, Game Director sekaligus Co-Founder Rebel Wolves, mengungkapkan rasa terima kasih kepada tim, para mitra, keluarga, serta pemain yang telah mendukung proyek tersebut sejak awal.

Ia juga menggambarkan The Blood of Dawnwalker sebagai game yang dibuat oleh gamer untuk gamer.

“Kami sekarang menyerahkan ‘anak’ kami ke tangan kalian.”

Menurut Tomaszkiewicz, masukan dari pemain turut membantu membentuk game tersebut selama proses pengembangannya.

Saga Dawnwalker Baru Dimulai

Menariknya, The Blood of Dawnwalker bukan hanya dirancang sebagai sebuah game tunggal.

Rebel Wolves sebelumnya telah mengungkapkan bahwa Dawnwalker akan menjadi sebuah saga. Instalmen berikutnya nantinya akan membawa pemain menuju era dan budaya baru, masing-masing dengan latar dan pengalaman yang berbeda.

Dengan demikian, Vale Sangora dan kisah Coen menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar.

Untuk saat ini, para pemain sudah dapat memulai bab pertama tersebut.

Gaming Ace Collection ASUS ROG Diperkenalkan, Ada Mouse dan Monitor OLED

0
Gaming Ace Collection ASUS ROG Diperkenalkan, Ada Mouse dan Monitor OLED

ASUS ROG telah memperkenalkan Gaming Ace Collection, lini perangkat baru yang dirancang untuk kebutuhan esports kompetitif. Laptop ini termasuk mouse gaming dan monitor OLED dengan refresh rate tinggi.

Laptop lini perangkat ini melibatkan masukan pemain profesional agar aspek performa, ergonomi, hingga pengaturan perangkat lebih sesuai dengan kebutuhan kompetisi esports.

Gaming Ace Collection untuk Mouse

Salah satu perangkat terbaru yang diperkenalkan adalah ROG Gladius IV Ace. Mouse esports ini dikembangkan melalui pengujian berbasis sports science serta evaluasi bersama pemain profesional.

ROG merancang bentuk ergonomisnya untuk membantu mengurangi ketegangan otot ketika pengguna mencengkeram, mengangkat, dan menggerakkan mouse dalam permainan kompetitif. Pengembangannya juga mempertimbangkan variasi grip, ukuran tangan, dan karakter pergerakan pemain.

Saat melakukan tracking, Gladius IV Ace dirancang untuk mempertahankan kecepatan dan akselerasi meskipun pemain mulai mengalami kelelahan. Pendekatan serupa diterapkan pada skenario gerakan cepat seperti 180-degree flick demi menjaga akurasi bidikan.

Mouse tersebut mempunyai bobot dasar 56 gram dengan desain center-balanced. Pengguna mendapatkan tiga pemberat tambahan berukuran 3 gram, 5 gram, dan 7 gram yang dapat dikombinasikan menjadi tujuh konfigurasi tambahan.

Setiap unit juga diuji menggunakan mesin untuk memastikan konsistensi klik kiri dan kanan dalam rentang 5gf.

Untuk konektivitas nirkabel, ROG menggunakan SpeedNova 8K Gen II dengan receiver berantena besar. Sistem tersebut mampu mendeteksi kondisi RF di sekitar pengguna dan menampilkan kualitas koneksi secara real-time. Active Dynamic Hopping kemudian mencari kanal yang lebih optimal untuk membantu mengurangi interferensi.

ROG Gladius IV Ace menggunakan sensor AimPoint Pro 65K dengan sensitivitas hingga 65.000dpi, kecepatan 800ips, dan akselerasi 70g. Tersedia pula 11 pilihan lift-off distance, kemampuan scanning hingga 20.000 frame per detik, serta polling rate hingga 8000Hz.

Pengaturan mouse dapat dilakukan melalui Gear Link berbasis browser tanpa perlu memasang aplikasi tambahan. Fitur ini ditujukan untuk mempermudah pemain ketika berpindah antara PC pribadi, ruang latihan, bootcamp, hingga komputer yang disediakan penyelenggara turnamen.

Monitor OLED Gaming Ace Collection

ROG juga membawa teknologi OLED lebih jauh ke arena esports melalui tiga monitor terbaru, yaitu ROG Swift OLED PG259QWS Ace, ROG Strix OLED XG259QDPG Ace, dan ROG Strix OLED XG259QDNS Ace.

Ketiganya menggunakan layar berukuran 24,5 inci yang dikembangkan berdasarkan masukan pemain profesional. ROG sebelumnya telah memperkenalkan ROG Strix OLED XG259QWPG Ace pada Computex 2026 sebagai bagian dari lini monitor OLED esports miliknya.

Panel OLED menggunakan piksel self-lit sehingga tidak membutuhkan sistem backlight seperti monitor LCD konvensional. Teknologi tersebut memungkinkan respons piksel sangat cepat sekaligus menghasilkan kontras tinggi yang cocok untuk game kompetitif dengan gerakan cepat.

ASUS ROG juga menyediakan skala pengukuran pada stand monitor Ace agar pemain bisa mencatat dan mengulangi posisi layar yang mereka gunakan. Quick OSD disediakan untuk mempercepat perubahan pengaturan. Tiga Esports Color Mode turut tersedia untuk menyesuaikan tampilan pada skenario game FPS berbeda.

Desain power supply menggunakan teknologi Gallium Nitride Field-Effect Transistor atau GaNFET untuk mengoptimalkan pembuangan panas dan mendukung masa pakai panel OLED.

Gandeng GamerLegion dan iiTzTimmy

Ekspansi ROG di ranah esports tidak berhenti pada peluncuran hardware. Perusahaan juga mengumumkan kerja sama dengan GamerLegion sebagai sponsor periferal resmi.

Melalui kolaborasi tersebut, ROG akan menyediakan mouse gaming, keyboard, mouse pad, dan perangkat esports lainnya kepada para pemain GamerLegion.

ROG turut menggandeng Timothy “iiTzTimmy” An sebagai mitra esports untuk perangkat gaming dan display. iiTzTimmy dikenal sebagai kreator konten FPS sekaligus mantan pemain profesional Apex Legends.

Untuk memperkuat komunikasi dengan komunitas, ROG juga membuka akun Instagram ROG Ace Esports. Kanal tersebut akan menjadi wadah khusus untuk menghadirkan informasi perangkat esports, konten pemain profesional, serta perkembangan aktivitas ROG di ranah kompetitif.

Bagaimana menurutmu?