ASUS Republic of Gamers resmi mengumumkan kedatangan ROG XBOX Ally X20 untuk Indonesia. Handheld ini akan hadir pada kuartal keempat tahun 2026.
Perangkat premium ini tampil dengan menggunakan chassis transparan berwarna hitam yang mengekspos struktur internal beraksen emas yang mewah. ASUS juga menyuntikkan performa bertenaga melalui prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme terbaru untuk menjamin pengalaman bermain yang maksimal.
Handheld ini juga menjadi yang pertama menggunakan layar ROG Nebula HDR Display terbaru dengan panel OLED berukuran 7,4 inci. Desain bodi transparan yang unik tidak hanya membangkitkan nuansa nostalgia era gaming klasik, tetapi juga memperlihatkan sistem pendingin performa tinggi yang telah diperbarui oleh ASUS.
Paket Bundling Premium
ASUS ROG menyediakan paket bundling premium yang sangat memanjakan para kolektor. Dalam paket tersebut, pembeli akan langsung mendapatkan kacamata pintar ROG XREAL R1 Edition 20 Gaming AR Glasses. Kacamata AR ini mampu memproyeksikan layar virtual hingga berukuran 171 inci dengan panel micro-OLED 240Hz, serta didukung teknologi audio dari BOSE dan sistem pelacakan gerakan kepala yang sangat akurat.
Selain kacamata AR, paket penjualan ini juga dilengkapi dengan pelindung bodi dbrand Killswitch khusus dengan corak hitam-emas yang ergonomis. Agar perangkat tetap aman saat dibawa bepergian, ASUS menyertakan Pelican Protector Case edisi khusus dengan pengunci merah ikonik dan emblem perayaan ke-20. Paket ini juga sudah dilengkapi dengan adaptor pengisian daya cepat berkapasitas 68W.
Game horor lokal Cuffed telah membuka tahap Public Playtest di Steam sejak tanggal 17 September hingga 24 September 2026. Dalam uji coba ini, pemain sudah bisa mengeksplorasi secara penuh laboratorium misterius bernama HELLIX yang menjadi latar utama permainan.
Sensasi Survival Horror Unik Cuffed
Cuffed dibuat oleh developer indie asal Salatiga, Mostly Human Works. Game ini menawarkan konsep visual 3D, dimana pemain akan mengendalikan karakter utama bernama Alisa. Ia adalah seorang objek penelitian yang mencoba kabur dari laboratorium.
Keunikan dari game Cuffed terletak pada kondisi kedua tangan Alisa yang selalu terbelenggu oleh borgol yang tidak bisa dilepaskan. Kondisi tangan yang terborgol ini juga menghadirkan sistem manajemen yang ketat. Pemain hanya diizinkan untuk memegang satu barang saja dalam satu waktu.
Alisa juga tidak dibekali dengan senjata sama sekali untuk melawan makhluk-makhluk mengerikan yang berkeliaran di laboratorium. Pemain murni harus mengandalkan kecerdikan, kemampuan menyelinap, serta memanfaatkan fungsi mekanis dari borgol itu sendiri untuk bisa kabur.
Control merupakan salah satu cerita sukses Remedy Entertainment. Ketika rilis di 2019, game bertema supernatural ini berhasil meninggalkan yang kesan kuat. Sekarang di 2026, Remedy berniat untuk melanjutkan kesuksesan yang mereka raih dulu lewat Control Resonant.
Control Resonant masih menggunakan fondasi yang sama, yaitu supernatural, stylish, dan sureeal. Namun kemasan game ini berbeda. Sekuel ini meninggalkan gameplay bergaya shooter dari game pertama, dan beralih menjadi game melee action. Sebuah pertaruhan yang cukup berani.
Kami sudah memainkan versi review Control Resonant di PC. Game ini juga menjadi entry pertama kami dengan franchise Control. Sebagai orang baru, ada ras was-was tidak bisa mengikuti apa yang disajikan dalam Control Resonant. Tapi untungnya ketakutan ini tidak terjadi.
Berikut adalah pengalaman dan kesan yang kami dapatkan setelah memainkan gamenya.
Dylan Faden Kini Menjadi Pusat Cerita
Control Revenant berpusat pada Dylan Faden, adik dari Jesse Faden yang adalah protagonis di game pertama. Developer berbaik hati dengan menyiapkan video ringkasan dari game Control pertama. Fitur ekstra ini sangat membantu bagi gamer seperti kami yang ingin catch up.
Cerita dari Control Resonant dimulai dari adegan Jesse yang merasa khawatir akan sesuatu. Ia lalu memutuskan untuk membangunkan Dylan yang sedang dalam keadaan koma. Ketika Dylan terbangun, Jesse sudah menghilang. Dituntun oleh hubungan psikologis antara kakak-adik, Dylan berusaha mengikuti jejak Jesse.
Oldest House yang menjadi penjara di game pertama, kini juga telah terbuka. Bahaya interdimensi yaitu Hiss dan anomali lainnya yang terkurung pun keluar dan memenuhi kota Manhattan. Petualangan Dylan mencari Jesse menjadi lebih sulit, karena ia juga menghadapi berbagai anomali yang muncul di Manhattan.
Selama menjelajahi Manhattan, Dylan akan bekerjasama dengan Federal Bureau of Control (FBC). Hubungan keduanya yang memiliki “masa lalu” juga akan diuji.
Control Resonant memberikan ruang lebih besar untuk memperlihatkan pemikiran dan emosi dari Dylan. Pada satu sisi, ia berusaha untuk membantu FBC untuk menghadapi Hiss dan fenomena supernatural lainnya yang menguasai Manhattan. Namun di sisi lain, FBC masih menganggap Dylan sebagai sosok yang berbahaya, dan diperlakukan seolah bukan manusia.
Dylan juga mengalami ketidakstabilan mental. Ia masih dihantui oleh rasa bersalah yang ia lakukan dulu. Pemain bisa melihat karakteristik Dylan ini ketika sedang diberikan opsi pilihan jawaban. Developer ingin membuat pemain ikut merasakan konflik yang dialami Dylan. Selain itu, pemain juga diberikan kebebasan untuk menjadikan Dylan antisosial dengan memilih pilihan yang terkesan menutup diri.
Manhattan Dari Dimensi Lain
Kota Manhattan yang menjadi latar game menjadi ajang bagi Remedy untuk unjuk gigi. Pengaruh dari kebocoran interdimensi yang keluar dari Oldest House dan menginfeksi Manhattan sangat terasa. Jantung dari Big Apple ini masih memiliki gedung-gedung tinggi, namun desainnya sudah mengalami distorsi.
Ada bagian kota dimana gedung dan jalanan menjadi seperti yang ada di film Inception. Akan menjadi lebih menarik ketika Dylan sudah menguasai kemampuan untuk mengubah pusat gravitasinya. Bagian kota lainnya yang menjadi lokasi tempat pengungsian, justru tampil gelap dan berkabut. Jika kamu memiliki PC yang mumpuni dan bisa mendukung ray tracing secara maksimal, efek pencahayaan di lokasi ini tidak hanya membuatnya menjadi menakutkan, tapi juga indah.
Peta di Control Resonant dinuat dengan sangat sederhana, tapi cukup membantu karena memiliki sistem penanda. Salah satu yang bisa ditandai adalah Power Source, semacam baterai yang bisa digunakan untuk membuka pintu tertutup. Syaratnya adalah pemain harus cepat membawanya dari satu titik ke titik lain sebelum energinya menghilang. Mengingatkan kami dengan mode Time Attack.
Kemampuan traversal Dylan untuk eksplorasi juga mengingatkan kami dengan game Marvel’s Spider-Man. Dylan bisa melompat dari satu gedung ke gedung lain menggunakan kemampuan melayangnya. Kadang ada juga tempat seperti game platformer, yang mengharuskan Dylan melompat dari satu platform ke platform lain tanpa boleh terjatuh. Ini mirip seperti game platformer.
Selain eksplorasi dan mencari harta karun, pemain juga bisa menemukan berbagai macam NPC yang bisa memberikan side quest. Jangan salah, side quest di Control Resonant bukan cuma sekedar “tolong pergi ke titik A lalu bunuh musuh atau ambil item”, tapi lebih dari itu.
Misalnya side quest unik dimana Dylan harus berhadapan dengan mesin karaoke yang kesurupan. Mesin ini bisa membuat siapapun yang mendengarnya menari sampai mati. Satu-satunya cara untuk menjinakkanya adalah Dylan harus bernyayi dan menyelesaikan lagunya.
Combat Jarak Dekat
Control Resonant fokus pada gameplay serangan jarak dekat. Dylan akan dipersenjatai dengan senjata bernama Aberrant. Senjata ini unik karena dapat berubah-ubah bentuknya. Dari pedang, palu, sampai scythe. Semua tipe senjata juga memiliki keunggulan dan kekurangan. Misalnya scythe cocok untuk serangan area dan palu yang bisa menghancurkan armor musuh.
Dylan juga memiliki kemampuan game action zaman now, yaitu dodge dan execution. Mekanik dodge di Control Resonant sangat fleksibel karena bisa digunakan kapan saja, bahkan pada saat pemain sedang melakukan combo attack.
Execution baru bisa dilakukan jika pemain berhasil menghabiskan energy bar musuh. Cocok untuk menghabisi musuh dengan health bar banyak. Karena game ini juga memiliki mekanik unik yange berhubungan dengan cara spawn musuh. Musuh kecil akan terus keluar selama pemimpinnya tidak dibunuh lebih dulu. Karena pemimpin memiliki health yang tinggi, cara tercepat adalah menguras energy bar agar bisa dieksekusi.
Secara ritme, sistem combat di Control Resonant sangat aktif dan mobile. Tidak cuma mengandalkan kemampuan bertarung Dylan, pemain juga harus menguasai kemampuan traversalnya seperti dash yang akan sangat berguna.
Untuk perkenalan, menguasai semua mekanik ini membutuhkan adaptasi. Apalagi musuh tidak kenal ampun dan memberikan damage tinggi. Ditambah lagi item untuk menambah Health Dylan saat bertarung sangat terbatas dan tidak bisa dibawa. Cara utama untuk mendapatkan adalah dengan membunuh musuh, mirip seperti mekanik di Space Marine.
Kustomisasi Skill
Semua poin yang didapatkan setelah level up, bisa dibelanjakan dalam tempat bernama Liminal Point. Untuk mengakses tempat ini, Control Resonant memiliki cara unik, dan kami sangat kami menyukainya.
Sesuai namanya, Liminal Point adalah titik antara dunia nyata dan realita lain. Untuk masuk ke dalam, Dylan akan terlihat seperti pingsan dan booom! tiba di tempat itu. Tempat ini juga memiliki ruang cukup besar yang bisa dijelajahi, namun desainnya abstrak.
Disini pemain bisa mengakses skill tree milik Dylan, dan mengatur kemampuan apa yang akan diambil. Pemain bisa menentukan tipe senjata Abberant yang akan digunakan dan juga skill Combo Finisher. Kami memilih Combo Finisher seperti senjata di Kill la Kill. Dylan akan melempar seperti belahan pisau gunting yang berputar di badan musuh. Ditambah dengan mengambil skill Expose Weakness, finisher ini juga menurunkan defense musuh, sangat efektif.
Pemain juga bisa memilih Resonant Power, kekuatan yang muncul dan bisa dipilih setelah mengalahkan boss. Saat ini kami masih mengandalkan kemampuan dari boss pertama yaitu menciptakan minion yang bisa membantu menyerang musuh. Dikombinasi dengan skill tree yang sesuai, Resonant Power satu ini bisa sangat berguna
Agar Dylan lebih kuat, pemain perlu membuat Artifact yang bisa memberikan bonus atribut. Artifact ini harus dibuat, sehingga pemain harus mencari lebih dulu bahan materinya dengan membunuh Hiss di Manhattan, atau berbelanja di food car, ada-ada saja memang Remedy.
Review Control Resonant Dari Segi Teknis
Selama memainkan versi review Control Resonant di PC, kami tidak pernah mengalami masalah teknis seperti crash. Game berjalan dengan baik dan lancar. Hanya saja, spesifikasi yang dituntut untuk bisa memainkan game ini secara optimal di PC tergolong tinggi.
Kami menggunakan PC dengan spesifikasi CPU i5-14400F, GPU NVIDIA GeForce RTX 4070 Ti, dan RAM 32GB. Ini saja sudah ngos-ngosan saat memainkan game dengan setting grafis high. Padahal dari segi kualitas tekstur dan grafis, game ini sebetulnya biasa saja.
Akhirnya kami terpaksa menurunkan ke medium, dan sampai mematikan ray-tracing. Padahal teknologi satu ini sangat integral dalam Control Resonant. Gaya khas Remedy yang suka memainkan efek cahaya akan sangat terlihat jika ray-tracing maksimal. Bisa jadi special effect inilah yang membuat kebutuhan grafis Control Resonant menjadi tinggi, sehingga masih perlu dioptimasi.
Kesimpulan Review Control Resonant
Kesimpulan kami untuk review Control Resonant adalah sekuel ini bisa dibilang berhasil. Keputusan Remedy dengan mengubah sistem combat dan juga memperluas lokasi permainan bekerja seperti yang diharapkan. Control Resonant tidak hanya sekedar sekuel, tetapi juga menyutikkan inovasi baru ke dalam franchise ini.
Sistem melee yang agresif berhasil membuat kami terus antusias, dan tidak pernah bosan harus berhadapan dengan gelombang serangan dari Hiss. Pilihan senjata berbasis Aberrant yang bervariasi juga bisa dikustomisasi sesuai dengan gaya permainan.
Desain dunia Control Resonant menjadi kekuatan terbesar yang dimiliki game ini. Manhattan yang terdistorsi adalah bagian paling inovatif. Belum pernah kami menyaksikan game selain Control Resonant dengan desain level seperti ini. Remedy Entertainment juga sekali lagi berhasil membuktikan dirinya sebagai developer dengan ide out-of-the-box.
Dari segi cerita, Control Resonant juga patut dipuji. Cerita yang disajikan tidak terlalu berat dan mengharuskan pemain untuk mengetahui semua lore dari Control pertama. Bagi kami, gamer yang belum pernah memainkan Control masih bisa mengikuti cerita yang disajikan di game ini.
Lagi-lagi Remedy Entertainment berhasil memikat gamer dengan dunia aneh khasnya. Control Resonant tidak hanya sekuel yang menarik, tetapi juga game dengan desain yang tidak pernah terpikirkan oleh pengembang lain.
Control Resonant tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC.
*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer
ShopeePay menghadirkan promo Weekly Diamond Pass (WDP) Mobile Legends: Bang Bang seharga Rp1 melalui layanan Games di aplikasinya. Promo ini memungkinkan pemain MLBB mendapatkan hingga 220 Diamond selama tujuh hari dengan membeli voucher yang tersedia setiap hari mulai pukul 18.00 WIB.
Penawaran ini memiliki kuota terbatas dan diperuntukkan bagi pengguna Android yang sudah melakukan upgrade akun sesuai ketentuan yang berlaku.
ShopeePay Hadirkan Weekly Diamond Pass MLBB Rp1
Weekly Diamond Pass merupakan paket langganan mingguan resmi MLBB yang memberikan total hingga 220 Diamond selama tujuh hari.
Setelah paket berhasil diaktifkan, pemain memperoleh 80 Diamond pada awal periode. Selanjutnya, tambahan 20 Diamond dapat diterima setiap hari selama periode berlangganan. Paket tersebut juga menawarkan sejumlah keuntungan tambahan, seperti potongan harga untuk draw harian dan token bonus pada event tertentu.
Melalui promo kali ini, pengguna bisa membeli WDP hanya dengan Rp1. Voucher tersedia setiap hari mulai pukul 18.00 WIB selama kuota masih tersedia.
Untuk mengakses promo, pengguna perlu membuka aplikasi pembayaran tersebut dan memastikan akun sudah berstatus Plus. Setelah itu, ketik “WDP” pada kolom pencarian dan masuk ke menu WDP MLBB Rp1.
Pengguna kemudian dapat memilih voucher Weekly Diamond Pass Rp1 dan menyelesaikan pembayaran. Setelah transaksi berhasil, Diamond akan dikirimkan ke akun MLBB dalam waktu hingga 24 jam sesuai informasi yang diberikan.
Pengguna Harus Upgrade Akun Plus
Salah satu persyaratan promo adalah akun sudah melalui proses verifikasi Plus. Proses upgrade dapat dilakukan langsung dari aplikasi dengan membuka menu “Saya” lalu memilih banner Plus yang berada di bawah bagian profil.
Pengguna perlu menyiapkan e-KTP dan mengikuti proses verifikasi identitas serta wajah berdasarkan instruksi yang muncul di aplikasi. Setelah verifikasi disetujui, akun dapat mengakses fitur transaksi yang lebih lengkap sekaligus memenuhi salah satu persyaratan untuk mengikuti promo WDP..
Diamond tersebut nantinya dapat digunakan sesuai kebutuhan pemain di dalam MLBB. Namun, karena promo mempunyai kuota harian, ketersediaan voucher dan ketentuan yang berlaku tetap perlu diperiksa sebelum melakukan transaksi.
Gigabyte telah memperkenalkan lini laptop terbarunya untuk pasar Indonesia. Ada empat model yang diperkenalkan yaitu AORUS MASTER 16 Gen 2, AERO X16, GAMING A16, dan EAGLE. Seluruhnya menggunakan prosesor AMD Ryzen dan GPU NVIDIA GeForce RTX, serta membawa GiMATE sebagai AI assistant yang berjalan langsung di perangkat.
Keempat laptop tersebut menyasar segmen pengguna yang berbeda. AORUS MASTER 16 Gen 2 ditempatkan sebagai model tertinggi untuk gamer kelas berat, sementara AERO X16 menggabungkan kebutuhan gaming dan kreator. GAMING A16 menjadi pilihan all-rounder, sedangkan EAGLE ditujukan bagi pengguna yang baru ingin masuk ke segmen laptop gaming.
Gigabyte AORUS MASTER 16 Gen 2 Jadi Model Tertinggi
AORUS MASTER 16 Gen 2 menjadi produk paling bertenaga dalam jajaran baru Gigabyte. Varian tertingginya menggunakan AMD Ryzen 9 9955HX3D yang dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5080 Laptop GPU.
Sistem pendinginan WINDFORCE INFINITY EX menggabungkan vapor chamber dan asymmetric Frost Fan 2.0. Konfigurasi tersebut dirancang untuk menangani system power hingga 230W sehingga performa dapat tetap terjaga saat perangkat menerima beban berat dalam waktu lama.
Layarnya memakai panel OLED berasio 16:10 dengan resolusi 2.5K dan refresh rate 240Hz. Cakupan warna mencapai 100 persen DCI-P3 dengan contrast ratio 1.000.000:1. Sektor audio menggunakan Dolby Atmos dan empat Dual-force Speakers yang didukung Smart Amplifier.
Harga AORUS MASTER 16 Gen 2 dimulai dari Rp52.730.000 untuk konfigurasi Ryzen 9 8940HX dan RTX 5070 Ti. Varian Ryzen 9 9955HX3D dengan RTX 5080 dibanderol Rp72.890.000.
AERO X16 dan GAMING A16
AERO X16 mengusung pendekatan berbeda dengan fokus pada mobilitas, gaming, dan kebutuhan kreatif. Laptop ini tersedia dengan AMD Ryzen AI 7 350 serta GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5070.
Bodinya memiliki ketebalan 16,75 mm dengan bobot 1,9 kg. Rasio layar terhadap bodi mencapai 92 persen, sementara desain Moonlight White menggunakan proses white anodizing dan sandblasting. Daya tahan baterainya diklaim mencapai 14 jam.
Untuk GAMING A16, konfigurasi tertingginya menggunakan Ryzen 7 260 dan RTX 5060. Laptop ini memiliki hinge 180 derajat, ketebalan mulai 19,45 mm, layar dengan bezel tipis, serta baterai hingga 12 jam. Teknologi AI Power Gear III juga digunakan untuk membantu mengatur konsumsi daya.
Harga AERO X16 berada di kisaran Rp34.340.000 hingga Rp36.810.000. GAMING A16 dipasarkan mulai Rp26.910.000 untuk RTX 5050 dan Rp28.410.000 untuk RTX 5060.
EAGLE untuk Entry-Level
Untuk pengguna yang baru ingin memiliki laptop gaming, EAGLE menjadi model paling terjangkau dalam lini terbaru ini. Perangkat tersebut menggunakan AMD Ryzen 5 7533HS serta GeForce RTX 4050.
EAGLE membawa layar 16 inci dengan rasio 16:10, refresh rate 165Hz, dan cakupan warna 100 persen sRGB. Hinge dapat dibuka hingga 180 derajat, sementara ketebalan bodinya berada di bawah 20 mm. Kombinasi tersebut membuatnya tidak hanya diarahkan untuk gaming, tetapi juga belajar, bekerja, dan menikmati hiburan.
Model ini dijual dengan harga Rp23.380.000 untuk konfigurasi Ryzen 5 7533HS, RTX 4050 6GB, RAM 16GB, dan penyimpanan 512GB.
GiMATE Bawa AI Langsung ke Laptop
Salah satu fitur utama yang dibawa Gigabyte pada lini 2026 adalah GiMATE. AI assistant ini bekerja secara on-device sehingga pemrosesan dapat dilakukan langsung melalui laptop tanpa bergantung sepenuhnya pada layanan cloud.
Melalui fitur Press and Speak, pengguna dapat memberikan perintah suara untuk mengubah berbagai pengaturan. GiMATE juga menyediakan monitoring sistem secara real-time serta mengintegrasikan AI Power, AI Performance, dan AI Cooling untuk mengatur konsumsi daya, performa, hingga pendinginan.
Fitur lainnya mencakup GiMATE Creator untuk AI image generation dan GiMATE Coder yang dapat membantu membuat, memperbaiki, serta mengoptimalkan kode menggunakan bahasa alami.
Seluruh laptop terbaru ini mendapatkan garansi pabrik selama dua tahun. Perlindungan tersebut berjalan bersamaan dengan Accidental Damage Protection serta global warranty service. Konsumen juga perlu melakukan registrasi produk dan menyimpan bukti pembelian agar dapat mengaktifkan layanan sesuai ketentuan.
Khusus pembelian AORUS MASTER 16 Gen 2 sebelum 31 Oktober 2026 dan registrasi melalui campaign page, konsumen berkesempatan mendapatkan monitor OLED GO27Q24A selama persediaan masih tersedia. Pembeli AERO X16 juga memperoleh akses Adobe Express Premium selama 12 bulan.
CRISIS CORE -FINAL FANTASY VII- REUNION kini resmi tersedia secara digital untuk Nintendo Switch 2. Kabar tersebut diumumkan oleh Bandai Namco Entertainment Asia dan SQUARE ENIX pada 17 September 2026, sekaligus mengonfirmasi bahwa versi fisiknya akan mulai dijual di Asia Tenggara pada 23 September 2026.
Kehadiran game ini di Nintendo Switch 2 memberikan kesempatan bagi pemain untuk kembali menyaksikan kisah Zack Fair dalam format yang dapat dimainkan baik secara handheld maupun docked.
Crisis Core -Final Fantasy VII- Reunion Sudah Tersedia di Nintendo Switch 2
Bagi penggemar FINAL FANTASY VII, Crisis Core -Final Fantasy VII- Reunion menjadi salah satu bagian penting dari kisah yang mengawali rangkaian peristiwa besar dalam semesta game tersebut.
Versi Nintendo Switch 2 ini telah tersedia secara digital, sementara physical edition akan mulai tersedia di kawasan Asia Tenggara pada 23 September 2026.
Game ini juga hadir menjelang FINAL FANTASY VII REVELATION, yang dalam pengumuman tersebut disebut sebagai entri ketiga sekaligus penutup dari seri FINAL FANTASY VII Remake.
Bersamaan dengan pengumuman perilisan tersebut, trailer terbaru Crisis Core -Final Fantasy VII- Reunion juga telah diperkenalkan.
Mengikuti Kisah Zack Fair dan Awal Mula Konflik Besar
Crisis Core -Final Fantasy VII- Reunion berfokus pada Zack Fair, seorang prajurit muda yang menjanjikan dari unit elit SOLDIER milik Shinra.
Kisahnya mengambil latar di Midgar, kota metropolitan yang digerakkan oleh mako dan menjadi pusat kekuatan Shinra. Zack kemudian menjalankan sebuah investigasi bersama mentornya, Angeal, seorang SOLDIER 1st Class, serta Sephiroth, sosok pahlawan SOLDIER yang telah dikenal luas.
Investigasi tersebut berkaitan dengan hilangnya sejumlah anggota SOLDIER secara massal.
Dari sinilah perjalanan Zack berkembang menjadi sebuah kisah mengenai impian, kehormatan, persahabatan, dan warisan yang nantinya menghubungkan dirinya dengan Cloud.
Dengan demikian, pemain tidak hanya mengikuti perjalanan seorang prajurit muda, tetapi juga menyaksikan rangkaian peristiwa yang memiliki hubungan penting dengan cerita FINAL FANTASY VII.
Hadir dengan Perombakan Visual HD
Crisis Core -Final Fantasy VII- Reunion bukan sekadar membawa kembali cerita yang sama ke platform baru. Game ini menghadirkan sejumlah pembaruan untuk memberikan pengalaman yang lebih modern.
Salah satu peningkatan utamanya adalah perombakan grafis HD secara menyeluruh. Pembaruan tersebut mencakup:
Model karakter
User interface (UI)
Latar belakang lingkungan
Selain peningkatan visual, game ini juga menghadirkan dialog dengan pengisi suara penuh dalam bahasa Inggris dan Jepang.
Hal tersebut membuat adegan-adegan cerita Zack dapat dinikmati dengan presentasi yang lebih lengkap dibandingkan versi sebelumnya.
Sistem Combat Dibuat Lebih Modern
Dari sisi gameplay, Crisis Core -Final Fantasy VII- Reunion juga membawa sistem action combat yang diperbarui dan dibuat lebih streamlined.
Pembaruan tersebut dirancang untuk membuat pertarungan terasa lebih modern sekaligus tetap mempertahankan elemen khas Crisis Core.
Pemain juga dapat menggunakan kemampuan seperti Limit Break dan Summons selama permainan berlangsung.
Dengan perpaduan action combat, peningkatan visual, dan dialog penuh, versi Reunion menawarkan kembali perjalanan Zack Fair dengan presentasi yang telah diperbarui.
Bisa Dimainkan Handheld maupun Docked di Switch 2
Salah satu daya tarik utama versi Nintendo Switch 2 adalah fleksibilitas bermain. Pemain dapat menikmati Crisis Core -Final Fantasy VII- Reunion baik dalam handheld mode maupun docked mode.
Artinya, perjalanan Zack Fair bisa dimainkan secara portabel ataupun melalui layar televisi, sesuai dengan cara bermain yang diinginkan.
Untuk pemain yang lebih menyukai game RPG dengan cerita kuat tetapi tetap ingin memiliki fleksibilitas bermain, versi Switch 2 ini memberikan pilihan tersebut dalam satu platform.
Jadwal Rilis Crisis Core -Final Fantasy VII- Reunion di Asia Tenggara
Untuk kawasan Asia Tenggara, jadwal ketersediaan Crisis Core -Final Fantasy VII- Reunion adalah sebagai berikut:
Digital Nintendo Switch 2: Sudah tersedia
Physical edition Nintendo Switch 2: Mulai 23 September 2026
Wilayah: Asia Tenggara
Informasi tersebut diumumkan oleh Bandai Namco Entertainment Asia dan SQUARE ENIX pada 17 September 2026.
Dengan dirilisnya Crisis Core -Final Fantasy VII- Reunion di Nintendo Switch 2, pemain kini dapat menikmati kisah Zack Fair melalui platform Nintendo generasi terbaru, baik secara digital maupun melalui versi fisik yang segera tersedia di Asia Tenggara.
Penggemar Kingdom Hearts akhirnya mendapatkan kabar yang ditunggu-tunggu. Bandai Namco Entertainment Asia dan SQUARE ENIX mengumumkan bahwa KINGDOM HEARTS Collection [I–III] akan resmi dirilis pada 8 Oktober 2026.
Koleksi ini akan tersedia untuk Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Xbox on PC, sementara versi fisik untuk Nintendo Switch 2 dan PlayStation 5 juga akan dijual di wilayah Asia Tenggara pada tanggal yang sama. Pre-order versi digital kini telah dibuka di seluruh platform yang mendukungnya.
Menariknya, pemain Nintendo Switch 2 juga sudah dapat mencoba demo gratis KINGDOM HEARTS III + Re Mind sebelum memutuskan untuk membeli versi lengkapnya.
Satu Koleksi untuk Menikmati Kisah Kingdom Hearts dari Awal
KINGDOM HEARTS Collection [I–III] dirancang sebagai paket lengkap yang menggabungkan tiga koleksi utama dalam satu bundle.
Isinya mencakup:
KINGDOM HEARTS -HD 1.5+2.5 ReMIX-
KINGDOM HEARTS HD 2.8 Final Chapter Prologue
KINGDOM HEARTS III + Re Mind DLC
Seluruh game dalam koleksi tersebut tersedia secara native atau non-cloud untuk konsol generasi saat ini. Dengan demikian, koleksi ini menghadirkan perjalanan Sora dan kawan-kawan dalam satu paket yang lebih praktis.
Pemain akan kembali mengikuti petualangan Sora, Donald Duck, dan Goofy ketika mereka menjelajahi berbagai dunia Disney dan Pixar. Dengan Keyblade di tangan, ketiganya berusaha menghadapi Darkness sekaligus bertemu dengan beragam karakter dari dunia Disney dan Pixar.
Selain menawarkan cerita yang berfokus pada persahabatan, koleksi ini juga membawa sistem pertarungan real-time dengan mekanisme yang berkembang sepanjang seri dan telah dioptimalkan untuk konsol modern.
Isi KINGDOM HEARTS -HD 1.5+2.5 ReMIX-
Bagian pertama dari koleksi menghadirkan sejumlah game yang menjadi fondasi perjalanan Kingdom Hearts.
Berikut isinya:
KINGDOM HEARTS FINAL MIX
KINGDOM HEARTS Re:Chain of Memories
KINGDOM HEARTS II FINAL MIX
KINGDOM HEARTS 358/2 Days dalam bentuk kompilasi cutscene HD
KINGDOM HEARTS Birth by Sleep FINAL MIX
KINGDOM HEARTS Re:coded dalam bentuk kompilasi cutscene HD
Selain menjadi bagian dari KINGDOM HEARTS Collection [I–III], KINGDOM HEARTS -HD 1.5+2.5 ReMIX- juga akan tersedia secara native untuk Nintendo Switch.
Kingdom Hearts HD 2.8 dan Kingdom Hearts III Turut Lengkap
Perjalanan kemudian berlanjut melalui KINGDOM HEARTS HD 2.8 Final Chapter Prologue.
Koleksi ini berisi:
KINGDOM HEARTS Dream Drop Distance HD
KINGDOM HEARTS χ Back Cover dalam bentuk film
KINGDOM HEARTS 0.2 Birth By Sleep
Sementara itu, bagian terakhir menghadirkan KINGDOM HEARTS III bersama ekspansi Re Mind DLC.
Dengan ketiga paket tersebut, KINGDOM HEARTS Collection [I–III] menyatukan seluruh game yang tercantum dalam HD 1.5+2.5 ReMIX, HD 2.8 Final Chapter Prologue, serta KINGDOM HEARTS III + Re Mind ke dalam satu koleksi.
Demo Gratis Kingdom Hearts III Tersedia di Nintendo Switch 2
Salah satu kabar menarik dalam pengumuman ini adalah tersedianya demo gratis KINGDOM HEARTS III + Re Mind untuk Nintendo Switch 2.
Demo tersebut terbagi menjadi dua bagian.
Bagian pertama memungkinkan pemain memainkan awal permainan hingga tahap awal Olympus, dunia yang terinspirasi dari Hercules milik Disney. Save data dari bagian ini dapat dibawa ke versi penuh ketika game dirilis.
Sementara bagian kedua memungkinkan pemain bermain dari awal hingga bagian pertengahan Toy Box, dunia yang terinspirasi dari Toy Story milik Disney dan Pixar. Namun, save data dari bagian ini tidak dapat dibawa ke versi penuh saat peluncuran.
Bagi pemilik Nintendo Switch 2 yang masih penasaran dengan performa dan pengalaman bermain Kingdom Hearts III, keberadaan demo ini memberikan kesempatan untuk mencobanya terlebih dahulu.
Edisi Fisik PS5 dan Switch 2 Hadir di Asia Tenggara
Hal yang juga cukup menarik bagi kolektor adalah konfirmasi bahwa versi fisik KINGDOM HEARTS Collection [I–III] akan tersedia untuk PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2 di Asia Tenggara.
Versi fisik tersebut dijadwalkan hadir pada 8 Oktober 2026, bersamaan dengan perilisan game secara global di platform yang telah diumumkan.
Namun, ada satu catatan penting. Untuk memainkan versi fisik KINGDOM HEARTS Collection [I–III], pemain membutuhkan koneksi internet untuk mengunduh data tambahan.
Jadi, meskipun tersedia dalam bentuk fisik, pemain tetap perlu menyediakan koneksi internet ketika pertama kali menyiapkan game.
Ada Keyblade Eksklusif Berdasarkan Platform
Bandai Namco dan SQUARE ENIX juga menyiapkan bonus in-game berupa Keyblade eksklusif platform untuk pembelian tertentu.
Pemilik Nintendo Switch 2 yang membeli versi digital atau fisik KINGDOM HEARTS Collection [I–III], atau versi digital KINGDOM HEARTS III + Re Mind, akan mendapatkan Long Night Keyblade.
Sementara pembelian yang memenuhi syarat di PlayStation 5 akan memberikan Midnight Blue Keyblade.
Untuk Xbox Series X|S, pemain akan mendapatkan Phantom Green Keyblade melalui pembelian digital yang memenuhi syarat.
Pre-Order PS5 dan Xbox Mendapat Early Access
Ada pula keuntungan khusus bagi pemain yang melakukan pre-order digital di PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.
Pre-order digital di kedua platform tersebut akan memberikan akses 48 jam lebih awal untuk KINGDOM HEARTS Collection [I–III] dan KINGDOM HEARTS III + Re Mind DLC.
Sementara itu, pemain yang sebelumnya sudah memiliki versi digital game tertentu di Nintendo Switch (Cloud Version), PlayStation 4, atau Xbox One berhak mendapatkan diskon untuk pre-order digital maupun pembelian digital setelah game diluncurkan di Nintendo Switch 2, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.
Khusus pemilik Kingdom Hearts versi Nintendo Switch Cloud, data save juga dapat ditransfer ke Nintendo Switch 2. Namun, transfer save data tersebut tidak didukung untuk platform lainnya.
Kingdom Hearts Collection [I–III] Siap Hadir Oktober
Dengan hadirnya KINGDOM HEARTS Collection [I–III], SQUARE ENIX dan Bandai Namco Entertainment Asia menawarkan cara yang lebih praktis bagi penggemar lama maupun pemain baru untuk menikmati perjalanan Sora dan kawan-kawan.
Koleksi ini akan dirilis pada 8 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Xbox on PC, dengan edisi fisik Nintendo Switch 2 dan PlayStation 5 tersedia di Asia Tenggara pada tanggal yang sama.
Sementara itu, pemilik Nintendo Switch 2 sudah dapat mencoba demo gratis KINGDOM HEARTS III + Re Mind untuk melihat bagian awal Kingdom Hearts III sebelum menentukan pilihan.
Dengan jumlah game dan konten yang dibawa dalam satu paket, KINGDOM HEARTS Collection [I–III] menjadi rilisan yang patut diperhatikan, khususnya bagi pemain yang ingin mengikuti perjalanan Kingdom Hearts dalam satu koleksi tanpa harus membeli setiap bagian secara terpisah.
Sega telah membagikan informasi baru untuk Crazy Taxi: World Tour. Dalam trailer terbarunya telah diperlihatkan map Jepang yang membawa pemain melintasi sejumlah lokasi ikonik Negeri Sakura.
Map Jepang akan menawarkan perpaduan kawasan metropolitan dengan landmark yang mudah dikenali. Salah satu lokasi yang diperlihatkan dalam trailer terbaru Crazy Taxi adalah Shibuya Crossing. Persimpangan terkenal di Tokyo tersebut menjadi bagian dari rute yang dapat dilalui pemain ketika menjalankan tugas sebagai pengemudi taksi.
Sega juga memasukkan beberapa landmark besar Jepang. Pemain dapat melaju di sekitar Tokyo Tower dan Tokyo Skytree sebelum perjalanan membawa mereka menuju pemandangan Gunung Fuji.
Tidak hanya landmark, sejumlah lokasi komersial terkenal ikut hadir di dalam game. Pemain dapat menemukan restoran ramen ICHIRAN, Kani Doraku, hingga SHIBUYA109 Shibuya Store ketika menjelajahi map.
Crazy Taxi: World Tour dijadwalkan meluncur pada 2027 untuk Xbox Series, PC, PS5, dan Nintendo Switch 2. Peluncuran ini juga akan diramaikan dengan film dari game tersebut yang sedang dibuat oleh Netflix.
Remedy Entertainment telah merilis trailer baru untuk Control Resonant, game terbaru dari seri Control yang akan segera rilis. Trailer baru ini menampilkan Dylan Faden sebagai protagonis utama, sekaligus memperlihatkan berbagai kekuatan paranatural yang bisa digunakannya. Diiring dengan lagu My Favourite Game dari The Cardigans.
Berbeda dari game pertama yang menempatkan Jesse Faden sebagai protagonis, Control Resonant mengajak pemain mengikuti perjalanan Dylan. Ia bisa melepaskan berbagai kekuatan paranatural untuk menghadapi musuh dalam pertempuran yang lebih agresif.
Salah satu elemen penting dalam sistem pertarungannya adalah Aberrant. Dylan dapat menguasai beragam bentuk Aberrant dan memanfaatkannya sesuai situasi. Kemampuan tersebut akan menjadi senjata penting ketika pemain menghadapi kelompok musuh dalam jumlah besar maupun boss dengan ukuran monumental.
Ciri khas dari Remedy Entertainment, yaitu lingkungan yang surreal, fenomena supernatural, serta realitas yang dapat berubah akan menjadi bagian penting dari pengalaman bermain.
Control Resonant dijadwalkan meluncur secara global pada 24 September 2026 di PS5, Xbox Series X|S, dan PC. Khusus untuk edisi fisik game ini baru tersedia di PS5 dan Xbox Series tanggal 15 Oktober 2026. Masa pre-order sudah dibuka dengan berbagai bonus, termasuk akses lebih dulu 48 jam bagi pembeli edisi Digital Deluxe Edition untuk PS5.
Physint telah mendapatkan informasi baru, langsung dari sang penciptanya Hideo Kojima dalam presentasi Xbox di Tokyo Game Show 2026. Kreator Metal Gear Solid ini langsung mengumumkan sosok yang akan menjadi protagonis dalam proyek ambisiusnya. Ia adalah aktor Bill Skarsgård.
Skarsgård dikenal melalui perannya yang ikonik sebagai badut setan Pennywise dalam It dan It: Chapter Two. Setelah itu ia beradu akting dengan Keanu Reeves dalam film John Wick Chapter 4 sebagai Marquis de Gramont.
Physint Diisi Deretan Aktor Terkenal
Kolaborasinya Hideo Kojima dengan Bill Skarsgård berawal dari ketertarikan keduanya terhadap karya masing-masing. Kojima mengatakan bahwa dirinya dan Skarsgård sudah lama menjadi penggemar karya satu sama lain. Inilah yang membawa keduanya untuk memulai proyek baru bersama melalui Physint,
Kehadiran Bill Skarsgård semakin memperkuat daftar aktor yang sebelumnya telah diumumkan untuk Physint. Ia akan bergabung bersama dengan Charlee Fraser (Furiosa: A Mad Max Saga), Don Lee (Train to Busan), serta Minami Hamabe (Godzilla Minus One).
Menurut Kojima, Physint memiliki arti besar dalam perjalanan kariernya sebagai kreator video game selama lebih dari 40 tahun. Ia ingin menghadirkan sebuah pengalaman action-espionage yang tidak terpaku pada batasan genre hiburan digital yang sudah ada.
Perjalanan pengembangannya sendiri sempat mengalami perubahan besar. Minggu lalu, Sony dan PlayStation memutuskan untuk membatalkan kerjasama untuk pengembangan Physint. Kojima kemudian mencari partner baru agar pengembangan game tetap berjalan, yang akhirnya jatuh kepada Xbox dan Microsoft.