Bertepatan dengan perayaan ulang tahun kedelapan seri OCTOPATH TRAVELER, Square Enix resmi mengumumkan bahwa OCTOPATH TRAVELER dan OCTOPATH TRAVELER II akan meluncur untuk Nintendo Switch 2 pada 1 Oktober 2026. Kehadiran kedua game ini sekaligus menjadi langkah Square Enix menghadirkan pengalaman bermain yang lebih optimal di konsol terbaru Nintendo.
Versi Nintendo Switch 2 menghadirkan peningkatan kualitas visual melalui resolusi yang lebih tinggi dan frame rate yang lebih mulus dibandingkan versi Nintendo Switch sebelumnya. Dengan peningkatan tersebut, pemain dapat menikmati dunia HD-2D khas seri OCTOPATH TRAVELER dengan tampilan yang semakin memanjakan mata.
Sudah Bisa Pre-Order, Tersedia Versi Bundle
Square Enix mengonfirmasi bahwa OCTOPATH TRAVELER dan OCTOPATH TRAVELER II kini sudah tersedia untuk pre-order digital, baik dibeli secara terpisah maupun dalam bentuk bundle. Tidak hanya itu, pemain yang menginginkan koleksi fisik juga dapat memperoleh bundle edisi fisik khusus Nintendo Switch 2.
Meski tanggal peluncuran ditetapkan pada 1 Oktober 2026, Square Enix mengingatkan bahwa waktu ketersediaan dapat berbeda di setiap wilayah dan toko digital. Khusus wilayah Jepang, kedua game ini telah mulai tersedia lebih awal untuk Nintendo Switch 2.
Seri RPG yang Telah Terjual Lebih dari 6 Juta Kopi
Sejak pertama kali dirilis pada Nintendo Switch pada tahun 2018, seri OCTOPATH TRAVELER berhasil menjadi salah satu franchise RPG modern paling sukses milik Square Enix. Hingga saat ini, total penjualan dan distribusi seri tersebut telah melampaui 6 juta kopi di seluruh dunia, membuktikan besarnya antusiasme para penggemar terhadap gaya visual HD-2D yang ikonik.
Keunikan visual tersebut menjadi salah satu daya tarik utama franchise ini. Teknologi HD-2D memadukan karakter bergaya pixel art klasik dengan lingkungan tiga dimensi yang dipenuhi efek pencahayaan modern, menghasilkan tampilan yang memadukan nuansa retro dan kualitas grafis masa kini.
Delapan Karakter, Delapan Kisah Berbeda
Pada game pertama, pemain akan menjelajahi benua Orsterra, sebuah dunia luas yang menghadirkan beragam lokasi mulai dari hutan hijau, gurun tandus, hingga kota bersalju.
Pemain dapat memilih salah satu dari delapan karakter utama, yang masing-masing memiliki latar belakang, tujuan, dan alur cerita berbeda. Mulai dari perjalanan menemukan jati diri hingga kisah balas dendam, setiap karakter menawarkan pengalaman bermain yang unik sehingga pemain bebas menentukan petualangan mereka sendiri.
OCTOPATH TRAVELER II Hadirkan Dunia Baru
Sementara itu, OCTOPATH TRAVELER II membawa pemain menuju dunia baru bernama Solistia. Meskipun masih mempertahankan delapan karakter utama dengan kisah masing-masing, game ini tidak melanjutkan cerita dari seri pertama sehingga dapat dinikmati tanpa harus memainkan pendahulunya terlebih dahulu.
Selain menghadirkan karakter dan dunia yang benar-benar baru, OCTOPATH TRAVELER II juga memperkenalkan berbagai fitur gameplay tambahan serta penyempurnaan sistem permainan. Pertarungan turn-based yang menjadi ciri khas seri ini kembali hadir dengan strategi yang lebih dalam, dipadukan dengan eksplorasi dunia yang kini memasuki era industri baru.
Square Enix menyebut bahwa OCTOPATH TRAVELER II merupakan titik awal yang sempurna bagi pemain baru, sekaligus tetap mempertahankan pesona yang dicintai para penggemar lama melalui peningkatan kualitas visual HD-2D yang semakin memukau.
Siap Menjadi Cara Terbaik Menikmati Seri OCTOPATH TRAVELER
Dengan peningkatan resolusi, performa yang lebih baik, serta kehadiran opsi bundle digital maupun fisik, versi Nintendo Switch 2 berpotensi menjadi cara terbaik untuk menikmati kedua seri RPG ini.
Bagi pemain yang belum pernah menjelajahi dunia Orsterra maupun Solistia, peluncuran pada 1 Oktober 2026 menjadi kesempatan ideal untuk merasakan dua petualangan RPG yang dipenuhi cerita emosional, karakter berkesan, sistem pertarungan strategis, dan visual HD-2D yang hingga kini masih menjadi salah satu gaya grafis paling ikonik di industri game.
Kabar gembira bagi para penggemar game RPG. Square Enix resmi mengumumkan penyelenggaraan Square Enix Summer Sale Part 1, yang menghadirkan potongan harga besar untuk berbagai judul digital populer di PlayStation Store dan Nintendo eShop. Melalui promo ini, pemain dapat memperoleh sejumlah game unggulan dengan diskon hingga 65 persen, termasuk seri Final Fantasy, Dragon Quest, OCTOPATH TRAVELER, hingga NieR.
Promo ini menjadi kesempatan menarik bagi pemain yang selama ini menunggu harga lebih terjangkau untuk melengkapi koleksi game RPG mereka. Beberapa judul bahkan mendapatkan potongan harga terbesar sejak pertama kali dirilis.
Jadwal Square Enix Summer Sale Part 1
Square Enix mengonfirmasi bahwa periode diskon berbeda untuk masing-masing platform.
PlayStation 5 dan PlayStation 4: berlangsung hingga 29 Juli 2026.
Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2: berlangsung hingga 5 Agustus 2026.
Perusahaan juga mengingatkan bahwa masa promo dapat berbeda pada setiap produk. Oleh karena itu, pemain disarankan untuk selalu memastikan harga yang ditampilkan di toko digital sudah mencerminkan harga diskon sebelum melakukan pembelian.
Daftar Game Square Enix yang Mendapat Diskon
Berikut beberapa judul utama yang menjadi sorotan dalam Summer Sale Part 1.
Final Fantasy VII Rebirth – Diskon hingga 60%
Salah satu game terbesar Square Enix saat ini, Final Fantasy VII Rebirth, mendapatkan potongan harga hingga 60 persen. Game ini tersedia untuk PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2 selama periode promo.
Bagi pemain yang belum melanjutkan kisah Cloud Strife dan rekan-rekannya setelah Final Fantasy VII Remake, diskon ini menjadi waktu yang tepat untuk mulai menikmati petualangan terbaru tersebut.
Final Fantasy VII Remake Intergrade – Potongan Harga 65%
Tak kalah menarik, Final Fantasy VII Remake Intergrade memperoleh diskon terbesar dalam promo kali ini, yakni 65 persen untuk versi PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2.
Bagi pemain yang baru ingin memulai remake legendaris ini, harga promo tersebut tentu menjadi penawaran yang sangat menggiurkan.
Final Fantasy XVI Turun Harga 60%
Pemilik PlayStation 5 juga bisa mendapatkan Final Fantasy XVI dengan potongan harga 60 persen. Game action RPG yang menghadirkan kisah Clive Rosfield ini menjadi salah satu rilisan terbesar Square Enix dalam beberapa tahun terakhir.
Crisis Core – Final Fantasy VII – Reunion Diskon 65%
Bagi penggemar Zack Fair, Crisis Core – Final Fantasy VII – Reunion juga ikut masuk dalam daftar promo dengan diskon 65 persen di PlayStation 5 dan PlayStation 4.
Judul ini menjadi pilihan tepat bagi pemain yang ingin memahami kisah sebelum peristiwa Final Fantasy VII Remake dan Rebirth.
Dragon Quest VII Reimagined Ikut Meriahkan Promo
Selain seri Final Fantasy, Square Enix juga menghadirkan diskon untuk Dragon Quest VII Reimagined.
Game RPG klasik yang hadir dengan sentuhan modern ini mendapatkan potongan harga 30 persen dan tersedia di:
Nintendo Switch
Nintendo Switch 2
PlayStation 5
Walaupun persentase diskonnya tidak sebesar seri Final Fantasy, promo ini tetap menarik bagi penggemar Dragon Quest yang ingin menambah koleksi mereka.
OCTOPATH TRAVELER 0 dan OCTOPATH TRAVELER II Turut Didiskon
Seri OCTOPATH TRAVELER juga menjadi bagian dari Summer Sale.
OCTOPATH TRAVELER 0 mendapatkan diskon 35 persen untuk Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, serta PlayStation 5 dan PlayStation 4.
OCTOPATH TRAVELER II memperoleh diskon lebih besar, yakni 60 persen, untuk Nintendo Switch, PlayStation 5, dan PlayStation 4.
Kedua game ini dikenal dengan visual bergaya HD-2D yang memadukan seni pixel klasik dengan efek grafis modern, menjadikannya salah satu RPG paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.
NieR Game of the YoRHa Edition Juga Turun Harga
Bagi pemain yang belum mencoba petualangan 2B dan 9S, NieR Game of the YoRHa Edition juga hadir dengan diskon 60 persen untuk PlayStation 4.
Game garapan PlatinumGames tersebut masih menjadi salah satu action RPG terbaik berkat kombinasi gameplay cepat, cerita emosional, serta soundtrack yang mendapatkan banyak pujian dari para pemain.
Waktu yang Tepat Menambah Koleksi RPG
Melihat daftar game yang ikut serta, Square Enix Summer Sale Part 1 menjadi salah satu promo digital paling menarik tahun ini, terutama bagi pencinta RPG Jepang.
Potongan harga hingga 65 persen membuat sejumlah game premium seperti Final Fantasy VII Remake Intergrade, Final Fantasy VII Rebirth, Final Fantasy XVI, Crisis Core – Final Fantasy VII – Reunion, hingga OCTOPATH TRAVELER II menjadi jauh lebih terjangkau.
Jika Anda berencana menambah koleksi game di PlayStation maupun Nintendo Switch, promo ini layak dimanfaatkan sebelum periode diskonnya berakhir pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.
Setelah penantian yang cukup panjang, Digimon Story Time Stranger akhirnya resmi hadir di Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2. Kehadirannya tentu menjadi kabar gembira bagi para penggemar Digimon, terutama mereka yang telah lama menikmati seri Digimon Story: Cyber Sleuth dan berharap mendapatkan penerus yang mampu membawa formula tersebut ke level berikutnya.
Untungnya, harapan itu berhasil diwujudkan oleh Bandai Namco dan Media.Vision. Digimon Story Time Stranger bukan sekadar sekuel biasa, melainkan sebuah evolusi besar yang menyempurnakan hampir seluruh aspek permainan, mulai dari sistem pertarungan, mekanisme mengoleksi Digimon, eksplorasi, hingga kualitas cerita.
Dengan lebih dari 450 Digimon yang dapat direkrut, alur cerita bertema perjalanan waktu yang menarik, sistem Digivolution yang jauh lebih fleksibel, serta gameplay yang sangat adiktif, game ini berpotensi menjadi salah satu JRPG monster collecting terbaik di Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 saat ini.
Oh iya, ngomong-ngomong saya menjajal game ini lebih banyak di Nintendo Switch Oled daripada di Nintendo Switch 2, dan menurut mata saya, tidak banyak perbedaan grafis pada kedua versi tersebut, makanya saya lanjut memainkan di Oled saja. Lantas, apakah Digimon Story Time Stranger benar-benar layak dimainkan? Berikut ulasan lengkapnya.
Perjalanan Waktu yang Menarik
Berbeda dari seri sebelumnya, Digimon Story Time Stranger mengangkat tema perjalanan waktu yang menjadi fondasi utama cerita.
Pemain berperan sebagai agen organisasi rahasia bernama Adamus, sebuah lembaga yang bertugas menyelidiki berbagai fenomena misterius yang terjadi di dunia manusia. Di awal permainan, pemain dapat membuat karakter sendiri dengan memilih jenis kelamin serta memberikan nama sesuai keinginan.
Konflik dimulai ketika sebuah kejadian misterius menyebabkan ledakan besar di Tokyo yang menyerupai bencana nuklir. Peristiwa tersebut melempar sang protagonis kembali ke masa lalu, tepat delapan tahun sebelum tragedi itu terjadi. Menariknya, smartphone milik karakter utama masih dapat berkomunikasi dengan masa depan sehingga membuka banyak misteri sepanjang perjalanan.
Petualangan kemudian membawa pemain menuju dunia digital bernama Iliad, sebuah dunia yang mengambil inspirasi dari mitologi Yunani dengan desain lingkungan yang penuh warna serta karakteristik yang sangat berbeda dari dunia manusia. Cerita berkembang semakin menarik ketika sebuah DigiEgg penting menghilang, muncul sosok Digimon berkekuatan luar biasa yang mampu mengubah nasib dunia, serta hadir berbagai organisasi misterius yang memiliki tujuan masing-masing.
Meski mengangkat tema perjalanan waktu yang cukup kompleks, penyampaian ceritanya terasa mudah dipahami sehingga pemain tetap nyaman mengikuti perkembangan setiap babaknya.
Gameplay-nya adalah Salah Satu yang Terbaik di Genre Monster Collecting
Jika ada satu aspek yang benar-benar bersinar, maka jawabannya adalah gameplay. Digimon Story Time Stranger berhasil menghadirkan sistem monster collecting yang terasa jauh lebih modern dibanding banyak kompetitornya.
Sistem Mendapatkan Digimon yang Lebih Menyenangkan. Alih-alih menangkap monster menggunakan item seperti Poké Ball, pemain cukup mengalahkan Digimon liar untuk memindai data mereka. Setiap kemenangan akan meningkatkan persentase scan. Ketika mencapai angka 100 persen, pemain dapat langsung menciptakan Digimon tersebut.
Yang menarik, proses scan dapat terus ditingkatkan hingga 200 persen. Semakin tinggi persentase scan sebelum Digimon dibuat, semakin baik pula statistik awal yang dimiliki. Mekanisme sederhana ini membuat pemain tetap termotivasi bertarung tanpa merasa dipaksa melakukan grinding berlebihan.
Sistem Digivolution yang Fleksibel
Fitur Digivolution menjadi salah satu peningkatan terbesar dibanding seri sebelumnya. Pemain dapat melihat seluruh jalur evolusi setiap Digimon lengkap dengan syarat yang harus dipenuhi. Jika belum memenuhi persyaratan tertentu, game akan langsung menunjukkan apa saja yang masih kurang sehingga pemain dapat menentukan target perkembangan secara lebih efisien.
Lebih menarik lagi, sistem De-Digivolution tetap dipertahankan. Artinya, pemain bebas mengembalikan Digimon ke bentuk sebelumnya apabila merasa jalur evolusi yang dipilih kurang sesuai. Sistem ini memberikan kebebasan bereksperimen tanpa rasa takut membuat keputusan yang salah.
Pertarungan Turn-Based yang Cepat
Walaupun masih menggunakan sistem turn-based klasik, tempo pertarungan terasa jauh lebih cepat dibanding kebanyakan JRPG modern. Musuh dengan level rendah dapat dikalahkan menggunakan fitur Auto Battle sehingga proses farming berlangsung sangat singkat.
Sebaliknya, ketika menghadapi boss, pemain harus mulai memikirkan komposisi tim, elemen, kemampuan khusus, hingga urutan serangan. Kemenangan dalam pertarungan sulit tidak diperoleh hanya karena level tinggi, melainkan dari kemampuan pemain membangun tim yang efektif. Pendekatan seperti inilah yang membuat setiap Digimon terasa memiliki fungsi masing-masing.
Eksplorasi Bebas dan Nyaman
Aktivitas menjelajah juga mengalami banyak peningkatan. Karakter kini dapat berlari lebih cepat, menghindari musuh apabila tidak ingin bertarung, hingga menggunakan kemampuan Digimon untuk menyerang lawan dari kejauhan sebelum pertempuran dimulai.
Beberapa Digimon bahkan dapat ditunggangi sehingga mobilitas menjadi lebih praktis. Meski fitur kendaraan tersebut belum memiliki fungsi yang terlalu besar selain mempercepat perjalanan, keberadaannya tetap menjadi nilai tambah.
Selain eksplorasi utama, pemain juga akan menemukan berbagai aktivitas sampingan seperti:
Side quest dengan variasi misi yang cukup beragam.
Mini game kartu yang cukup menghibur.
Rahasia tersembunyi di berbagai area.
Digimon langka yang bisa diperoleh lebih awal apabila berani menjelajah.
Semua aktivitas tersebut membuat dunia permainan terasa hidup dan mendorong pemain untuk terus mengeksplorasi setiap sudut map.
Sistem Bond Membuat Setiap Digimon Lebih Berarti Bagi Kita
Salah satu fitur baru yang menarik adalah hadirnya sistem hubungan atau Bond antara pemain dengan Digimon. Sepanjang permainan, Digimon akan beberapa kali mengajak berbicara.
Pilihan jawaban pemain akan memengaruhi tingkat kedekatan yang nantinya membuka perkembangan pada lima jalur skill tree berbeda. Untungnya, sistem ini dibuat sangat sederhana sehingga tidak membingungkan pemain baru. Jika suatu saat ingin mengubah arah perkembangan karakter, pemain cukup memilih respons yang berbeda pada percakapan berikutnya.
Grafisnya Cukup Saja
Secara grafis, Digimon Story Time Stranger memang belum menjadi JRPG dengan kualitas visual terbaik. Animasi karakter masih terlihat sedikit kaku sebagaimana banyak JRPG buatan Jepang.
Namun, kualitas artistiknya berhasil menutupi kekurangan tersebut. Dunia Iliad tampil sangat berwarna dengan desain lingkungan yang mengingatkan pada seri Persona.
Semakin jauh pemain melanjutkan cerita, kualitas visual juga semakin meningkat. Sayangnya, dungeon pada beberapa jam pertama masih terasa monoton baik dari sisi desain maupun tata letaknya. Untungnya, kondisi tersebut perlahan membaik setelah pemain memasuki area-area berikutnya.
Performa Nintendo Switch 2 dan Nintendo Switch
Performa menjadi salah satu pembahasan penting karena game ini hadir di dua generasi Nintendo Switch. Performance Mode adalah Pilihan Terbaik. Nintendo Switch 2 menyediakan dua mode grafis. Pertama adalah Quality Mode (menawarkan resolusi hingga 4K lengkap dengan HDR) yang sayangnya, frame pacing masih belum stabil sehingga pengalaman bermain terasa kurang nyaman meskipun target frame rate berada di angka 30 FPS.
Yang ke dua adalah Performance Mode. Inilah mode yang paling direkomendasikan. Resolusi memang turun ke kisaran 1080p dan HDR dinonaktifkan. Sebagai gantinya, frame rate mampu mencapai hingga 60 FPS dan sebagian besar permainan berjalan sangat stabil. Load time juga terasa sangat cepat sehingga pengalaman bermain menjadi jauh lebih nyaman.
Pada mode handheld, dukungan VRR milik Nintendo Switch 2 membantu menyamarkan penurunan frame rate sehingga permainan terasa sangat mulus.
Sementara itu, versi Nintendo Switch generasi pertama masih dapat dimainkan dengan cukup baik meski frame rate 30 FPS sesekali mengalami penurunan. Tapi karena saya memainkan di Nintendo Switch generasi pertama dengan layer Oled. Maka FPS yang hanya 30 itu tidak mengganggu saya sama sekali. Yang penting dimata permainan nampak bold dan tetap nyaman.
Musik dan Voice Acting
Komposer Masafumi Takada kembali terlibat dalam proyek Digimon Story Time Stranger. Bagi penggemar Digimon Cyber Sleuth maupun Danganronpa, gaya musiknya tentu sudah tidak asing lagi.
Pada awal permainan soundtrack mungkin terdengar biasa saja. Namun semakin jauh cerita berlangsung, kualitas musik meningkat drastis dan berhasil memperkuat suasana setiap adegan.
Voice acting juga tampil memuaskan. Setiap Digimon memiliki suara khas saat menggunakan jurus sehingga pertarungan terasa lebih hidup. Menariknya lagi, pemain bebas mengganti musik yang diputar melalui menu apabila kurang menyukai soundtrack tertentu.
Harga Digimon Story Time Stranger
Bandai Namco menerapkan kebijakan yang sedikit membingungkan. Pemilik versi Nintendo Switch memperoleh upgrade gratis ke Nintendo Switch 2. Namun pembeli versi Nintendo Switch 2 tidak otomatis mendapatkan versi Nintendo Switch.
Selain itu, harga game di Amerika Serikat juga tercatat lebih murah dibanding beberapa wilayah lain. Saya memainkan game versi eShop wilayah Singapura yang kodenya tentu saja didapat dari Bandai Namco.
Meski demikian, melihat durasi permainan yang mampu mencapai sekitar 100 jam, harga tersebut masih terasa cukup sepadan dengan konten yang ditawarkan.
Kesimpulan
Apakah Digimon Story Time Stranger versi Nintendo Switch ini layak dibeli? Jawabannya adalah ya. Digimon Story Time Stranger berhasil menunjukkan bagaimana sebuah game monster collecting seharusnya dibuat.
Bandai Namco tidak hanya menghadirkan ratusan Digimon untuk dikoleksi, tetapi juga menyusun sistem perkembangan karakter, Digivolution, eksplorasi, hingga pertarungan yang terasa sangat memuaskan. Memang masih terdapat beberapa kekurangan, terutama pada performa Quality Mode serta desain dungeon di awal permainan.
Namun setelah melewati beberapa jam pertama, kualitas permainan meningkat secara signifikan. Bagi penggemar Digimon, JRPG, maupun game monster collecting secara umum, Digimon Story Time Stranger merupakan salah satu rilis terbaik yang hadir di Nintendo Switch tahun ini.
Digimon Story Time Stranger membuktikan bahwa seri Digimon masih mampu bersaing di genre monster collecting. Dengan gameplay yang adiktif, cerita yang menarik, sistem Digivolution yang mendalam, serta puluhan jam konten berkualitas, game ini sangat layak masuk ke dalam daftar permainan wajib bagi pemilik Nintendo Switch maupun Nintendo Switch 2.
Kalian bisa mengunduh game versi Nintendo Switch di sini dan versi Nintendo Switch 2 di sini.
*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer
ROG Gjallar resmi diperkenalkan ASUS ROG sebagai soundbar gaming premium untuk gamer yang membutuhkan audio sinematik sekaligus komunikasi jernih. Perangkat ini menggabungkan sistem suara Dolby Atmos 2.1.2, subwoofer nirkabel, dan pusat kontrol audio dalam satu paket.
Soundbar ini dapat digunakan bersama PC, perangkat seluler, serta konsol game melalui beragam pilihan koneksi yang tersedia.
ROG Gjallar Tawarkan Dolby Atmos 2.1.2
Sistem audio pada perangkat ini menggunakan speaker full-range di sisi kiri dan kanan, tweeter khusus, serta kanal yang diarahkan ke atas. Konfigurasi tersebut dirancang untuk menciptakan panggung suara tiga dimensi yang lebih luas dan realistis.
Teknologi Dolby Atmos 2.1.2 juga membantu gamer mengenali arah datangnya suara dengan lebih akurat. Informasi seperti langkah kaki, tembakan, pergerakan kendaraan, dan posisi lawan dapat terdengar lebih jelas. Kemampuan tersebut tidak hanya meningkatkan imersi, tetapi juga berpotensi memberikan keuntungan dalam permainan kompetitif.
ASUS melengkapinya dengan subwoofer nirkabel berukuran 6,5 inci yang memiliki daya 65 watt. Komponen ini bertugas menghasilkan frekuensi rendah agar suara ledakan dan efek benturan terasa lebih kuat. Koneksi nirkabel 5 GHz digunakan untuk menjaga transmisi audio tetap stabil dengan latensi rendah.
Desain subwoofer yang relatif ringkas juga membuatnya lebih fleksibel untuk ditempatkan di bawah meja atau di sekitar area bermain.
Pusat Kontrol Audio dengan Mikrofon Terintegrasi
Salah satu fitur utama ROG Gjallar adalah pusat kontrol audio multifungsi yang ditempatkan terpisah dari soundbar. Perangkat tersebut memberikan akses cepat untuk mengatur profil EQ, volume, pemutaran media, sumber input, dan pencahayaan RGB.
Layar LCD pada pusat kontrol memudahkan pengguna melihat pengaturan yang sedang aktif. Gamer dapat berpindah antara profil audio untuk bermain game, mendengarkan musik, atau menonton film tanpa harus membuka menu yang rumit.
ASUS juga menyematkan mikrofon dengan teknologi Acoustic Echo Cancellation. Fitur ini dirancang untuk menyaring suara game dan suara rekan satu tim yang keluar dari speaker agar tidak kembali masuk ke mikrofon.
Algoritma AI beamforming membantu memusatkan penangkapan suara ke arah pengguna. Pada saat yang sama, suara latar seperti kipas komputer dan dengungan perangkat dapat ditekan agar komunikasi selama permainan terdengar lebih alami.
Pengguna dapat menyesuaikan EQ, mikrofon, pencahayaan, dan sejumlah fungsi lainnya melalui Gear Link. Layanan tersebut tersedia dalam bentuk portal berbasis web serta aplikasi seluler yang kompatibel dengan perangkat audio ASUS tertentu.
Pencahayaan ASUS Aura RGB menyediakan hingga 16,8 juta warna dan empat efek bawaan. Fitur ini memungkinkan tampilan soundbar diselaraskan dengan perangkat gaming lain di dalam satu pengaturan.
Konektivitas Luas
Soundbar gaming ini mendukung USB-C, HDMI 2.1 dengan eARC, input optik, AUX, dan Bluetooth 5.3. Dukungan tersebut memungkinkan perangkat terhubung ke PC, Mac, perangkat seluler, PlayStation, Xbox, dan Nintendo Switch. Spesifikasi resminya juga mencantumkan konektor HDMI IN, HDMI OUT dengan eARC, 3,5 mm, optik, dan USB-A.
Koneksi HDMI 2.1 mendukung pass-through video hingga 4K pada 120 Hz. Sementara itu, eARC memungkinkan audio beresolusi tinggi dikirim dengan sinkronisasi yang lebih baik antara suara dan gambar.
Dua port USB Type-A turut ditempatkan di sisi kanan soundbar. Port tersebut dapat digunakan untuk menghubungkan dongle nirkabel, media penyimpanan eksternal, atau periferal lain sehingga pengaturan meja lebih praktis.
Kombinasi Dolby Atmos, pusat kontrol audio, mikrofon berbasis AI, dan koneksi lintas perangkat membuat produk ini ditujukan untuk gamer yang menginginkan sistem audio meja lebih ringkas tanpa mengorbankan pengalaman suara surround.
TopupKuy menyediakan pilihan membership mingguan dan membership bulanan Free Fire bagi gamer yang ingin mengumpulkan hadiah secara lebih terencana. Layanan ini dapat diakses melalui website resmi selama 24 jam.
Prosesnya sangat sederhana. Pemain cukup memilih produk, memasukkan User ID serta nomor WhatsApp aktif, kemudian menyelesaikan pembayaran melalui metode yang tersedia. Kehadiran dua pilihan durasi tersebut memungkinkan pengguna menyesuaikan pembelian dengan target event, intensitas bermain, dan anggaran hiburan.
Detail Membership Free Fire
Membership mingguan menjadi pilihan bagi pemain yang membutuhkan benefit dalam waktu lebih singkat. Berdasarkan informasi dari Garena, paket mingguan berlaku selama tujuh hari serta menawarkan hadiah instan dan reward harian selama masa aktif.
Paket ini dapat dipertimbangkan oleh mereka yang sedang mengejar event tertentu atau ingin mencoba mekanisme membership sebelum mengambil durasi lebih panjang. Pemain tetap perlu login dan melakukan klaim secara rutin agar seluruh hadiah bisa diperoleh.
Sementara itu, membership bulanan memiliki masa aktif selama 30 hari. Produk tersebut lebih sesuai bagi pemain yang konsisten membuka game setiap hari dan ingin menerima benefit dalam periode lebih panjang. Garena menjelaskan bahwa kedua jenis membership menghadirkan hadiah instan serta reward harian dengan mekanisme klaim berdasarkan paket yang sedang aktif.
Pemain yang melewatkan klaim masih memiliki kesempatan mengambil kembali reward dalam tujuh hari. Pengguna yang tidak login pada hari tertentu juga dapat memakai Gold untuk mengambil reward yang terlewat sesuai ketentuan di dalam game.
Cara Beli Membership Free Fire di TopupKuy
Proses pembelian dilakukan langsung melalui browser tanpa harus memberikan password, kode OTP, atau akses masuk ke akun Free Fire. Pengguna hanya memerlukan User ID sebagai tujuan pengiriman produk.
Langkah pertama adalah membuka halaman Free Fire dan memilih member mingguan atau member bulanan. Setelah itu, pengguna perlu memasukkan User ID dengan benar serta mencantumkan nomor WhatsApp aktif agar informasi mengenai pesanan tidak terlewat.
Voucher dapat digunakan apabila tersedia. Pengguna kemudian dapat memilih metode pembayaran, memeriksa kembali detail akun, dan menyelesaikan transaksi. Halaman layanan tersebut menyebut proses pemesanan terdiri dari pemilihan produk, pengisian data akun, penggunaan voucher opsional, dan pembayaran.
Melalui TopupKuy, pemain juga dapat melihat pilihan produk membership bersamaan dengan berbagai nominal Diamond Free Fire. Harga dan ketersediaannya dapat berubah.
Pilihan Pembayaran Lebih Fleksibel
TopupKuy menyediakan sejumlah kelompok metode pembayaran sesuai kebutuhan. Pilihannya mencakup QRIS, dompet digital, virtual account bank, gerai ritel, dan saldo loyalitas.
Beberapa dompet digital yang tercantum antara lain LinkAja, OVO, dan ShopeePay. Untuk virtual account, tersedia sejumlah bank seperti BCA, BRI, BNI, Mandiri, Permata, Danamon, serta beberapa pilihan lainnya.
Pembayaran melalui gerai ritel juga tersedia melalui jaringan seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Lawson, dan Superindo. Metode yang benar-benar dapat dipakai akan terlihat setelah pengguna melengkapi data akun dan memilih produk.
User ID menjadi bagian penting karena berfungsi sebagai alamat tujuan pengiriman membership. Kesalahan satu angka dapat membuat transaksi tertunda atau produk masuk ke akun berbeda.
Pengguna disarankan membuka profil Free Fire dan menyalin ID secara langsung untuk mengurangi risiko kesalahan. Nomor WhatsApp juga perlu diisi dengan nomor aktif yang dapat menerima pesan karena digunakan untuk menyampaikan notifikasi pesanan.
Setelah pembayaran berhasil, bukti transaksi sebaiknya tetap disimpan sampai membership aktif di akun. Apabila produk belum masuk, pemain perlu memeriksa status pembayaran, User ID, dan nomor transaksi terlebih dahulu. Pengguna juga tidak perlu memberikan password maupun kode OTP ketika meminta bantuan terkait pesanan.
Kontroversi Assassin’s Creed Black Flag Resynced mencuat setelah harga total semua DLC lebih mahal ketimbang base game. Tidak hanya itu, berdasarkan laporan dari Alinea Analytics, diperkirakan penjualan DLC telah menyumbang keuntungan hampir US$1 juta atau sekitar Rp18 miliar bagi Ubisoft.
Sebagai perbandingan, untuk Steam wilayah Indonesia base game Assassin’s Creed Black Flag Resynced dijual dengan harga Rp679.000. Untuk DLC jika dibeli semua total harganya adalah Rp1.001.000.
Kontroversi Assassin’s Creed Black Flag Resynced Dipicu DLC Mahal
Sebagian pemain menilai kehadiran DLC ini sebagaii bentuk monetisasi yang berlebihan. Keluhan juga tidak hanya karena harga, tapi juga cara Ubisoft mempromosikan paket tambahan tersebut di dalam game dan menganggu permainan.
Kondisi inilah yang sempat menyebabkan review game tersebut di Steam mendapatkan penilaian “Mixed” (Saat berita ini dibuat sudah menjadi Very Positive).
Menanggapi kontroversi ini, perwakilan komunitas Ubisoft telah merespon dengan menyatakan bahwa perusahaan telah membaca berbagai masukan sejak game diluncurkan. Ubisoft juga menegaskan bahwa edisi standard sudah menyediakan pengalaman lengkap tanpa mengharuskan pemain membeli konten tambahan.
Menurut Ubisoft, seluruh misi, pulau, cerita, dan dunia permainan telah tersedia di dalam game utama. Paket tambahan atau DLC hanya ditujukan kepada pemain yang menginginkan kostum atau aksesori ekstra.
Kami sendiri memberikan skor Assassin’s Creed Black Flag Resynced 4 dari 5 bintang, dengan kesimpulan polesan baru berhasil membuat game ini menjadi tetap menarik untuk dimainkan.
Harga Monster Hunter Wilds dipastikan turun secara permanen mulai dari tanggal 4 Agustus 2026. Capcom telah mengumumkan rencana ini di X, bersamaan penyesuaian penjualan beberapa edisi lama dan peluncuran bundel baru.
Capcom belum mengungkap nominal baru yang akan berlaku. Meski begitu, penurunan ini mendapat respons positif. Langkah tersebut dinilai dapat membuka peluang bagi lebih banyak pemain untuk mencoba game ini, terutama bagi yang sebelumnya menunda pembelian karena harganya cukup tinggi.
Tiga Produk Lama Dihentikan Penjualannya
Mulai 4 Agustus 2026, Capcom akan menghentikan penjualan Monster Hunter Wilds Deluxe Edition, Premium Deluxe Edition, dan Cosmetic DLC Pass. Pemain yang sudah membeli salah satu produk tersebut tetap dapat menggunakan seluruh konten yang dimilikinya setelah penjualan dihentikan.
Paket DLC dan item individual yang sebelumnya tersedia melalui edisi tersebut juga tetap dapat dibeli secara terpisah.
Sebagai pengganti produk lama, Capcom akan memperkenalkan Monster Hunter Wilds Gold Edition. Edisi ini menggabungkan game utama dengan Cosmetic DLC Collection dalam satu paket.
Sementara itu, Cosmetic DLC Collection akan memuat sepuluh paket tambahan. Isinya mencakup Cosmetic DLC Pack 1 sampai 4, Deluxe Pack, serta empat paket Festival of Accord bertema Blossomdance, Flamefete, Dreamspell, dan Lumenhymn. Paket tersebut juga dilengkapi Extras Cosmetic DLC Pack.
Capcom turut menyiapkan Extras Cosmetic DLC Pack sebagai produk terpisah. Bundel ini berisi sejumlah konten kosmetik berbayar yang sebelumnya hanya tersedia untuk dibeli secara individual.
Fakta baru tentang Steam telah terungkap. Pertama, platform milik Valve ini telah mencatat periode paling menguntungkan dengan meraup keuntungan sekitar US$11 miliar atau setara Rp198,5 triliun dari periode Januari hingga Juni 2026.
Menurut data yang dilampirkan oleh Alinea Analytics, pertumbuhan pengguna baru di Asia khusunya China merupakan salah satu faktor yang mendorong pendapatan Steam. China menjadi salah satu pasar yang mengalami peningkatan jumlah pengguna cukup besar.
Fakta kedua adalah angka tersebut mayoritas disumbang dari penjualan game lama, bukan game baru.
Game Lama Mendominasi Pendapatan Steam
Tren pembelian game lama yang mengalami penurunan harga atau diskon ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di seluruh dunia. Buktinya adalah presentase pembelian game keluaran lama jauh lebih besar dibandingkan judul terbaru.
Menurut data dari Alinea Analytics, presentase total pembelian game di Steam untuk 2026 selama Januari hingga Juni mayoritas adalah judul lama dengan jumlah sebesar 79 persen. Sedangkan game baru yang memang dirilis di 2026 hanya menyumbang sekitar 21 persen dari seluruh pembelian. Kondisi ini menunjukkan bahwa katalog lama tetap memiliki nilai komersial yang sangat besar bagi Steam.
Tren tersebut sebenarnya sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, hanya 29 persen pendapatan yang berasal dari game keluaran tahun yang sama. Hal yang sama juga terjadi di 2025 dengan presentase 27 persen.
Banyak pemain tampaknya lebih memilih menunggu diskon sebelum membeli game. Selain itu, publisher dan developer juga semakin aktif menawarkan katalog lama melalui promosi, paket bundel, pembaruan konten, dan juga peluncuran ulang.
Game Baru 2026 dengan Angka Penjualan Terbesar
Meskipun game lama mendominasi jumlah pembelian secara keseluruhan, beberapa rilisan 2026 tetap berada di posisi teratas sebagai penghasil pendapatan terbesar.
Forza Horizon 6 menempati posisi pertama dengan pendapatan sekitar US$197,6 juta atau setara Rp3,57 triliun. Posisi kedua ditempati Resident Evil Requiem dengan pemasukan US$194,5 juta atau sekitar Rp3,51 triliun.
Sementara itu, Crimson Desert berada di posisi ketiga setelah menghasilkan sekitar US$190,1 juta. Diikuti oleh Slay the Spire II, Subnautica 2, dan game viral Meccha Chameleon.
Angka tersebut membuktikan bahwa game baru tetap mampu menghasilkan pemasukan sangat tinggi. Namun, kontribusi gabungan dari ribuan game lama masih menjadi fondasi utama bisnis Steam.
ROG Raikiri II Pro PC resmi diperkenalkan oleh ASUS ROG sebagai kontroler premium untuk gamer kompetitif. Perangkat ini membawa polling rate 8000Hz, koneksi nirkabel berlatensi rendah, joystick TMR lepas-pasang, serta daya tahan baterai hingga 79 jam.
Kontroler ini juga mengandalkan teknologi ROG SpeedNova untuk meningkatkan kestabilan koneksi wireless 2.4GHz. ASUS melengkapinya dengan micro switch pada tombol D-Pad, ABXY, tombol belakang, dan bumper agar setiap input terasa cepat serta memberikan respons taktil yang jelas.
Tawarkan Polling Rate 8000Hz dan Baterai Awet
Salah satu fitur utama ROG Raikiri II Pro PC adalah polling rate 8000Hz yang ditujukan untuk kebutuhan permainan kompetitif. Tingkat polling yang tinggi memungkinkan input dikirim dengan lebih cepat sehingga kontrol terasa lebih responsif.
Fitur Dual Mode Triggers juga memungkinkan gamer memilih karakter trigger sesuai kebutuhan. Pengguna dapat beralih antara short-travel micro switch dan sensor TMR. Pengaturan tersebut dapat disesuaikan untuk game balapan, FPS, RPG, hingga game fighting yang membutuhkan respons berbeda.
Selain itu, penggunaan micro switch pada sejumlah tombol memberikan aktuasi cepat. Feedback yang dihasilkan juga terasa lebih tegas sehingga gamer dapat mengetahui setiap input yang dilakukan tanpa perlu menekan tombol terlalu dalam.
Dalam mode wireless 2.4GHz, kontroler ini diklaim mampu bertahan hingga 79 jam dalam sekali pengisian daya. Daya tahan tersebut memungkinkan gamer menjalani sesi bermain panjang dengan gangguan pengisian daya yang lebih sedikit.
Joystick Lepas-Pasang dan Kustomisasi Luas
ASUS membekali kontroler ini dengan modul joystick TMR yang dirancang untuk mengurangi risiko drift. Teknologi tersebut juga diklaim dapat menjaga konsistensi input sekaligus menggunakan daya lebih efisien.
Tersedia dua pilihan modul joystick, yaitu versi standar dengan gaya aktuasi 120gf dan modul tambahan 50gf. Pengguna dapat memilih sensasi joystick yang lebih berat atau ringan sesuai gaya bermain masing-masing.
Kontroler ini turut membawa empat tombol belakang lepas-pasang dan dua claw bumper tambahan. Seluruh tombol belakang, claw bumper, dan empat face button dapat dipetakan ulang. Fleksibilitas tersebut membuat pengguna dapat menyesuaikan susunan kontrol berdasarkan ukuran tangan, jenis genggaman, dan genre game favorit.
Panel full-color terintegrasi memudahkan pengaturan langsung pada kontroler. Pengguna dapat mengubah pemetaan tombol, intensitas getaran, kalibrasi joystick, tingkat kecerahan, serta efek pencahayaan. Panel tersebut juga mendukung lima profil berbeda yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.
Personalisasi dengan ASUS Gear Link
Opsi personalisasi ROG Raikiri II Pro PC dapat diperluas melalui software ASUS Gear Link. Aplikasi ini menyediakan pengaturan sensitivitas joystick, pemetaan tombol lebih terperinci, serta Mode Turbo.
Mode Turbo memungkinkan tombol menghasilkan input berulang secara otomatis selama ditekan. Fitur tersebut dapat membantu mengurangi kelelahan jari saat memainkan game RPG, FPS, maupun fighting yang membutuhkan perintah berulang dalam waktu singkat.
Pengguna dapat menyimpan pengaturan berbeda untuk beberapa game. Hal ini membuat pergantian konfigurasi menjadi lebih praktis tanpa perlu menyusun ulang seluruh pemetaan tombol setiap kali berpindah judul.
ASUS juga menyertakan paket aksesori lengkap untuk mendukung penggunaan dan penyimpanan. Paket ROG Raikiri II Pro PC mencakup protective charging case portabel, dudukan pengisian daya, empat cover plate tombol belakang, alat pelepas modul, dua modul TMR, dan dua cap joystick lepas-pasang.
Fokus pada respons cepat, personalisasi, dan efisiensi daya, kontroler ini diposisikan sebagai perangkat premium bagi pemain PC yang menginginkan kontrol kompetitif sekaligus fleksibel.
Turnamen Audition Grand Esports Vietnam 2026 berakhir dengan pencapaian membanggakan bagi Indonesia. Empat atlet Audition AyoDance berhasil membawa kontingen Merah Putih menjadi juara umum, dengan meraih tiga medali emas dan dua medali perunggu.
Turnamen Audition Grand Esports Vietnam 2026 berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di My Dinh Indoor Athletics Arena, Hanoi, Vietnam, dengan mempertemukan pemain terbaik dari sejumlah negara Asia. Indonesia harus menghadapi persaingan sengit dari tuan rumah Vietnam, Filipina, Thailand, Chinese Taipei, dan China. Meski demikian, para wakil Tanah Air mampu tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga pertandingan final.
Indonesia Dominasi Audition Grand Esports Vietnam 2026
Kontingen Indonesia diwakili oleh Fadli Sahid Hermansyah atau ID_BLCKPEARL, Sultan Ageng atau ID_Priest, July Thamrin atau ID_Ashe, serta Yesabel Cacay Araley atau ID_Belphy.
Pada hari pertama, dua pasangan Indonesia berhasil melewati babak penyisihan kategori Mixed Double dan mengamankan tiket semifinal. Hasil positif juga diraih pada kategori individu. Seluruh atlet Indonesia yang tampil di Men’s Singles dan Women’s Singles mampu melaju hingga empat besar.
Dominasi tersebut berlanjut pada hari kedua. Dua pasangan Indonesia harus saling berhadapan pada semifinal Mixed Double. Pertandingan itu mempertemukan Fadli Sahid Hermansyah bersama Yesabel Cacay Araley melawan Sultan Ageng dan July Thamrin.
Sultan dan July keluar sebagai pemenang lalu melanjutkan perjuangan ke partai final. Keduanya berhasil menaklukkan pasangan asal Filipina dan merebut medali emas. Sementara itu, Fadli dan Yesabel menyelesaikan turnamen dengan medali perunggu.
Tiga Emas dari Kategori Individu dan Ganda
Prestasi Indonesia tidak berhenti pada nomor ganda. Fadli Sahid Hermansyah tampil dominan di kategori Men’s Singles dan berhasil mengamankan posisi pertama. Sultan Ageng turut melengkapi pencapaian tersebut dengan finis di posisi ketiga.
Pada kategori Women’s Singles, July Thamrin menunjukkan performa impresif hingga pertandingan terakhir. Ia berhasil memenangkan partai final dan menambah koleksi medali emas bagi Indonesia.
Melalui hasil tersebut, Indonesia mengoleksi tiga emas dari Men’s Singles, Women’s Singles, dan Mixed Double. Dua medali perunggu didapatkan melalui kategori Men’s Singles dan Mixed Double. Raihan ini membuat Indonesia menempati posisi juara umum Audition Grand Esports Vietnam 2026.
Sebagai penerbit resmi Audition AyoDance di Indonesia, PT Megaxus Infotech juga memberikan dukungan kepada seluruh atlet yang bertanding di Hanoi. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan komunitas dan ekosistem kompetitif Audition AyoDance di Tanah Air.
CEO PT Megaxus Infotech, Eva Muliawati, menyampaikan rasa bangganya atas perjuangan seluruh perwakilan Indonesia. Menurutnya, pencapaian tersebut lahir dari dedikasi, latihan, dan semangat kompetitif para pemain yang tumbuh bersama komunitas Audition AyoDance Indonesia.