The Elder Scrolls vi mendapat sorotan dari fans karena lagi-lagi tidak ada kabar di acara Xbox Game Showcase 2026. Sudah delapan tahun berlalu sejak game ini pertama kali diumumkan di E3 Los Angeles. Tapi sampai detik ini, masih belum ada informasi yang jelas baik dari Bethesda maupun Microsoft dan Xbox.
Minimnya Informasi The Elder Scrolls VI
Misteri mengenai The Elder Scrolls VI sempat diperbincangkan dalam wawancara Chief Content Officer Xbox Matt Booty bersama dengan Variety. Ia tidak memberikan detail besar mengenai jadwal rilis. Namun, ia memberi gambaran jika Bethesda memang sedang meracik game tersebut dan tidak ingin terlalu cepat memperlihatkannya.
Menurut Booty, salah satu tantangan terbesar dalam posisi seperti dirinya adalah menyeimbangkan keinginan untuk menunjukkan proyek besar kepada publik dengan kebutuhan untuk menunggu momen terbaik.
Ia bahkan mengaku sudah mengunjungi Bethesda dan duduk bersama Todd Howard untuk melihat The Elder Scrolls VI sedang dimainkan. Menurutnya, game tersebut terlihat luar biasa dan pengembangannya berjalan dengan baik.
Pernyataan ini meski kelihatannya hanya sekedar jawaban ala public relations, tapi setidaknya memberi kepastian bahwa proyek game ini masih terus berjalan di Bethesda.
Pertanyaan besarnya adalah kapan Bethesda akan memperlihatkan game ini?
Capcom telah mengungkap detail baru untuk Resident Evil Veronica. Versi remake ini akan menggunakan sudut pandang third-person. Informasi tersebut disampaikan oleh produser Yoshiaki Hirabayashi dalam sesi tanya jawab usai acara Summer Game Festival 2026.
Dikutip dari IGN, versi original Resident Evil Code: Veronica adalah salah satu seri Resident Evil yang lebih menonjolkan unsur action. Saat ditanya apakah mekanik tersebut akan kembali hadir dalam remake, Hirabayashi belum ingin memberikan detailnya secara lebih jauh.
Ia memberi gambaran bahwa tim pengembang yang mengerjakan game ini adalah tim yang sama dengan tim yang mengerjakan Resident Evil 2 Remake dan Resident Evil 4 Remake. Kedua game itu juga menggunakan sudut pandang third-person, yang juga akan diimplementasikan ke Resident Evil Veronica.
Cerita Claire Redfield Setelah Insiden Raccoon City
Resident Evil Veronica mengambil latar waktu sekitar tiga bulan setelah peristiwa Resident Evil 2. Dalam game ini, Claire Redfield kembali menjadi karakter utama. Ia bukan lagi hanya orang biasa, tapi survivot yang baru saja selamat dari mimpi buruk Raccoon City. Meski begitu, ia belum sepenuhnya berubah menjadi karakter yang sangat berpengalaman seperti di seri-seri selanjutnya.
Hirabayashi menjelaskan bahwa perkembangan karakter Claire akan disesuaikan dengan timeline tersebut. Ia memang sudah mendapatkan latihan dari kakaknya, Chris Redfield, dan berhasil bertahan dari insiden Raccoon City. Namun, jeda tiga bulan bukan waktu yang panjang.
Sama seperti game originalnya di Sega Dreamcast, Resident Evil Veronica akan membawa pemain ke Rockfort Island. Pulau terpencil ini digambarkan sebagai markas sekaligus laboratorium rahasia milik Umbrella. Situasi di pulau berubah kacau setelah wabah zombie menyebar dan menghancurkan fasilitas yang sebelumnya tersembunyi dari dunia luar.
Capcom telah mengumumkan ekspansi Dragon’s Dogma 2 berjudul Dark Arisen yang dijadwalkan rilis pada 9 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, PS5, Xbox Series, serta PC via Steam. Konten baru ini akan memperluas Dragon’s Dogma 2 lewat area baru, dungeon tambahan, serta kisah baru.
Detail Ekspansi Baru Dragon’s Dogma 2
Konten besar pertama dalam ekspansi ini adalah area baru bernama Forsaken Dominion yang berlokasi di Norgan, wilayah jauh di utara. Norgan dulunya merupakan bagian makmur dari kerajaan Vermund, tetapi sudah lama ditinggalkan karena alasan yang belum diketahui. Kini, wilayah tersebut tertutup salju tebal dan dipenuhi kelompok buas serta makhluk berkekuatan besar.
Dalam petualangan baru ini, Arisen akan bekerja sama dengan sosok misterius bernama Eir untuk mengungkap rahasia Fallen Dragon yang tidak dapat mati. Area Norgan dibuat sebagai wilayah keras yang menguji ketahanan pemain. Mereka yang mampu menaklukkan musuh berbahaya atau teliti menjelajahi setiap sudut wilayah akan mendapatkan hadiah berupa relic kuat.
Relic menjadi salah satu sistem baru yang menarik dalam ekspansi ini. Item tersebut bisa diperoleh dari monster yang berhasil dikalahkan atau ditemukan tersembunyi di berbagai area Norgan. Setelah diapresiasi di Norgandian Settlement, relic akan memperlihatkan potensi sebenarnya sebagai perlengkapan kuat dengan peningkatan kemampuan bertahan maupun menyerang.
Konten kedua dalam Ekspansi Dragon’s Dogma 2 adalah Lost Rites, yaitu 12 dungeon challenge baru yang berisi perlengkapan langka milik para Arisen terdahulu. Dungeon ini dibuat untuk pemain yang ingin mengasah kemampuan bertarung sekaligus berburu harta legendaris.
Selain area dan dungeon, Dark Arisen juga membawa opsi kustomisasi baru untuk Character Creator. Pemain dapat mempercantik atau mempertegas tampilan Arisen dan Pawn melalui tambahan gaya rambut serta tato baru.
Dua Update Besar Sebelum Perilisan Ekspansi
Sebelum Ekspansi Dragon’s Dogma 2 resmi hadir, Capcom akan terlebih dahulu merilis dua update baru untuk meningkatkan pengalaman bermain di versi dasar. Update pertama hadir pada 10 Juni 2026 dengan fokus membuat fast travel lebih mudah diakses. Salah satu tambahan pentingnya adalah Eternal Ferrystone yang dapat digunakan kembali, bersama sejumlah penyesuaian quality-of-life di berbagai aspek gameplay.
Update kedua dijadwalkan hadir pada akhir Agustus 2026. Pembaruan ini akan membawa peningkatan frame rate, tambahan save slot, serta penyempurnaan lanjutan dari quality-of-life adjustment yang sudah diperkenalkan pada update Juni.
Dragon’s Dogma 2 juga akan debut di Nintendo Switch 2 melalui paket Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen. Versi ini akan memuat base game dan konten ekspansi sekaligus. Sementara itu, pemain di PS5, Xbox Series, dan Steam yang sudah memiliki game dasarnya dapat membeli ekspansi ini sebagai DLC terpisah.
Predator Helios 18 AI resmi diperkenalkan Acer sebagai laptop gaming flagship terbaru yang ditujukan untuk gamer enthusiast dan kompetitor esports. Diumumkan di Computex 2026, laptop ini membawa performa kelas desktop dalam format mobile melalui prosesor Intel Core Ultra 9, GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series, serta dukungan fitur AI generasi terbaru untuk pengalaman bermain yang lebih responsif dan imersif.
Dapur Pacu Predator Helios 18 AI
Pada sektor performa, laptop ini ditenagai Intel Core Ultra 9 processor 290HX Plus. Prosesor tersebut dirancang untuk menghadirkan respons cepat, FPS stabil, dan intelligent tuning agar performa tetap optimal saat menjalankan berbagai game maupun aplikasi profesional.
Untuk grafis, Predator Helios 18 AI mendukung konfigurasi hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU. GPU berbasis arsitektur NVIDIA Blackwell ini membawa kemampuan AI generasi baru bagi gamer dan kreator. Acer juga menyebut teknologi NVIDIA DLSS 4.5 mampu meningkatkan performa dan kualitas grafis dengan image generation berkecepatan tinggi.
Laptop ini dapat dikonfigurasi hingga 256 GB memory dan total storage hingga 6 TB. Kapasitas tersebut memberikan ruang besar untuk menyimpan banyak game, file kreatif, aset kerja, maupun kebutuhan performa ekstrem lainnya.
Layar Mini LED 18 Inci dengan Dual-Mode Display
Pengalaman visual menjadi salah satu kekuatan utama Predator Helios 18 AI. Acer membekalinya dengan layar 18 inci Mini LED WQUXGA yang menawarkan detail tajam, brightness hingga 1000 nits pada mode HDR, serta akurasi warna Calman Verified. Panel ini juga mendukung cakupan warna 100% DCI-P3 sehingga mampu menghasilkan warna yang lebih akurat untuk bermain game, editing, maupun menikmati konten visual berkualitas tinggi.
Sebagai Dual-Mode Display, pengguna dapat beralih antara mode 4K 120Hz dan Full HD 240Hz. Mode 4K 120Hz cocok untuk menikmati visual maksimal dengan detail tinggi, sedangkan mode Full HD 240Hz lebih ideal untuk gameplay kompetitif yang membutuhkan gerakan super mulus. Fleksibilitas ini membuat laptop lebih adaptif untuk berbagai skenario penggunaan.
Acer juga melengkapi desain laptop ini dengan dynamic RGB lighting dan Predator MagKey 4.0 mechanical switches terbaru. Sentuhan tersebut memperkuat karakter gaming premium sekaligus memberikan pengalaman mengetik dan bermain yang lebih responsif.
Sistem Pendingin Predator Helios 18 AI
Untuk menjaga performa tetap stabil, Predator Helios 18 AI menggunakan sistem pendingin canggih. Laptop ini dibekali dual 6th Gen Predator AeroBlade 3D Fans dengan 100 bilah kipas metal ultra-tipis berukuran hanya 0,05 mm. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan airflow hingga 20 persen dibandingkan kipas plastik konvensional.
Sistem pendinginnya juga diperkuat vector heat pipes dan liquid metal thermal grease. Kombinasi tersebut membantu meningkatkan efisiensi termal saat laptop menjalankan game berat, rendering, atau aplikasi yang membutuhkan performa tinggi dalam durasi panjang.
Dari sisi audio, Acer menyematkan teknologi eksklusif Predator Vox. Sistem ini menggunakan enam speaker proprietary yang dirancang untuk menghasilkan nearfield audio berkualitas tinggi. Hasilnya, arah suara terasa lebih presisi, jernih, dan imersif saat bermain game maupun menikmati konten hiburan.
Konektivitas
Sebagai laptop gaming kelas atas, Predator Helios 18 AI juga membawa konektivitas modern. Laptop ini mendukung Intel Killer DoubleShot Pro yang menggabungkan Intel Killer Wi-Fi 7 BE1750x dan Intel Killer Ethernet E5000B. Teknologi tersebut dapat memprioritaskan traffic jaringan secara cerdas agar koneksi tetap optimal saat bermain game online, streaming, atau melakukan aktivitas berat lain.
Acer juga membekali laptop ini dengan dua port Thunderbolt 5 generasi terbaru. Port tersebut menawarkan bandwidth ultra tinggi dan transfer data super cepat, sehingga cocok untuk pengguna yang sering memakai perangkat eksternal seperti monitor tambahan, storage berkecepatan tinggi, atau docking station.
Sudah didukung prosesor Intel Core Ultra 9, GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5090, layar Mini LED Dual-Mode, sistem pendingin canggih, serta konektivitas Wi-Fi 7 dan Thunderbolt 5, Predator Helios 18 AI menjadi salah satu laptop gaming flagship paling menarik dari Acer untuk gamer dan kreator yang membutuhkan performa ekstrem.
Logitech Mobi Fold resmi diperkenalkan sebagai mouse lipat untuk menjawab kebutuhan para profesional yang sering bekerja di berbagai tempat. Produk ini hadir untuk pengguna yang membutuhkan perangkat input ringkas, nyaman, dan mudah dibawa saat bekerja di ruang tunggu bandara, kafe, lobi hotel, maupun ruang transit lainnya.
Desain Lipat yang Otomatis Menyala Saat Dibuka
Daya tarik utama Logitech Mobi Fold ada pada mekanisme lipatnya. Mouse ini dapat berubah dari perangkat seukuran saku menjadi mouse yang nyaman hanya dengan satu gerakan. Saat dibuka, perangkat akan otomatis menyala. Ketika dilipat kembali, mouse akan mati untuk membantu menghemat baterai.
Desain tersebut membuat pengguna tidak perlu melakukan pengaturan tambahan saat ingin mulai bekerja. Cukup buka perangkat, hubungkan ke laptop atau tablet, lalu mouse siap digunakan. Konsep ini terasa relevan untuk profesional yang sering berpindah tempat dan membutuhkan setup kerja cepat.
Logitech juga menyebut Mobi Fold dapat dilipat hingga hampir setengah dari ukuran normalnya. Selain lebih ringkas, mouse ini diklaim mampu mengurangi ketegangan otot sebesar 22 persen dibandingkan penggunaan trackpad laptop. Klaim ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering bekerja dalam durasi panjang di luar kantor.
Dari sisi tampilan, Logitech menghadirkan dua pilihan warna di Indonesia, yaitu Graphite dan Off-White. Varian Graphite menawarkan kesan klasik dan profesional, sementara Off-White memberikan tampilan minimalis yang bersih. Kedua warna ini dirancang untuk menyesuaikan gaya kerja modern tanpa mengorbankan sisi personal.
Logitech juga memperhatikan aspek keberlanjutan pada produk ini. Mobi Fold dibuat dengan plastik daur ulang pasca-konsumen tersertifikasi, dengan kandungan hingga 36 persen pada model Graphite. Magnet pada perangkat ini juga mengandung 100 persen logam tanah jarang daur ulang pasca-konsumen. Selain itu, kemasannya menggunakan kertas bersertifikasi FSC.
Fitur Adaptive Touch Scrolling dan Baterai Logitech Mobi Fold
Untuk mendukung produktivitas, Logitech Mobi Fold dibekali fitur Adaptive Touch Scrolling. Fitur ini membantu pengguna menavigasi spreadsheet secara presisi dari baris ke baris, sekaligus memudahkan scrolling cepat saat membaca dokumen panjang.
Bagi pengguna yang membutuhkan alur kerja lebih efisien, Logitech menyematkan dua customizable buttons pada panel sentuh. Tombol tersebut dapat dipersonalisasi melalui aplikasi Logi Options+ untuk menjalankan shortcut tertentu secara instan. Pengguna bisa mengaturnya untuk berpindah aplikasi, mengambil screenshot, atau menjalankan fungsi lain sesuai kebutuhan kerja.
Logitech Mobi Fold juga mendukung koneksi hingga tiga perangkat melalui Bluetooth. Pengguna dapat berpindah perangkat dengan lebih mudah di berbagai sistem operasi, mulai dari Windows, macOS, ChromeOS, Android, iPadOS, hingga Linux. Dukungan ini membuatnya cocok untuk pengguna yang bekerja lintas perangkat, seperti laptop, tablet, dan komputer kerja.
Untuk daya tahan, Logitech Mobi Fold menawarkan kemampuan pengisian cepat. Pengisian daya selama 1 menit diklaim dapat memberikan hingga 22 jam penggunaan. Sementara dalam kondisi baterai penuh, mouse ini dapat digunakan hingga 30 hari. Kemampuan tersebut membuat pengguna tidak perlu terlalu sering mencari charger saat bekerja mobile.
Fitur Quiet-Clicks dan Fast Pair
Logitech membekali Mobi Fold dengan fitur quiet-clicks agar suara klik lebih senyap. Fitur ini penting untuk pengguna yang sering bekerja di tempat umum seperti kafe, perpustakaan, ruang tunggu, atau area kerja bersama.
Dari sisi durabilitas, mouse ini dirancang untuk menghadapi ritme perjalanan yang intens. Bagian luarnya sudah lolos uji jatuh atau drop-tested, dibungkus pelindung silikon tahan debu, dan menggunakan engsel internal yang diuji mampu bertahan hingga 15 tahun penggunaan sehari-hari.
Mobi Fold juga menjadi perangkat input Logitech pertama yang mendapatkan sertifikasi Fast Pair Certified untuk pengguna Google. Fitur ini memungkinkan koneksi instan dengan perangkat kompatibel sehingga proses pairing menjadi lebih cepat dan praktis.
Selain itu, Logitech menyematkan model AI pada perangkat untuk membantu mencegah klik yang tidak disengaja saat mouse dilipat. Fitur ini membuat pengalaman penggunaan terasa lebih aman dan minim gangguan.
Harga Logitech Mobi Fold di Indonesia
Logitech Mobi Fold akan tersedia di Indonesia mulai Juni 2026 melalui toko resmi Logitech, baik online maupun offline. Mouse lipat ini dijual dengan harga Rp1.509.000.
Punya desain lipat, koneksi multi-device, fitur quiet-clicks, daya tahan baterai panjang, dan bodi yang dirancang untuk perjalanan, mouse ini cocok untuk menjadi aksesori produktivitas yang menarik untuk profesional mobile.
SQUARE ENIX kembali memanjakan para penggemar JRPG dengan mengumumkan tanggal rilis resmi DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World. Setelah pertama kali diperkenalkan pada perayaan Dragon Quest Day bulan lalu, game terbaru dalam seri DRAGON QUEST MONSTERS ini dipastikan akan meluncur pada 3 Desember 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X|S, serta PC melalui Windows. Sementara itu, versi Steam akan tersedia sehari setelahnya, yakni pada 4 Desember 2026.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, SQUARE ENIX juga telah membuka pre-order untuk seluruh platform yang didukung.
Petualangan Baru di Dunia Witherwood
Dalam DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World, pemain akan diajak menjelajahi dunia misterius bernama Witherwood, sebuah negeri yang tengah berada di ambang kehancuran dan kehilangan kehidupan.
Kisah kali ini mengikuti dua protagonis utama, Bianca dan Nera, yang memulai perjalanan epik untuk mengembalikan kehidupan ke dunia yang layu tersebut. Dalam perjalanan mereka, pemain akan bertemu berbagai monster unik, menghadapi tantangan berbahaya, serta mengungkap misteri yang menyelimuti Witherwood.
SQUARE ENIX menjanjikan cerita yang emosional sekaligus penuh petualangan, sehingga baik penggemar lama maupun pemain baru dapat menikmati pengalaman yang menarik sejak awal hingga akhir permainan.
Lebih dari 500 Monster Siap Dikoleksi
Salah satu daya tarik utama seri DRAGON QUEST MONSTERS selalu terletak pada sistem pengumpulan dan pengembangbiakan monster. Pada seri terbaru ini, SQUARE ENIX menghadirkan lebih dari 500 monster, termasuk monster klasik favorit penggemar dan berbagai monster baru yang belum pernah muncul sebelumnya.
Dengan jumlah monster yang sangat besar, pemain dapat membentuk tim impian mereka, mengombinasikan kemampuan unik setiap monster, hingga menciptakan strategi yang berbeda dalam setiap pertarungan.
Keberagaman monster ini juga menjadi salah satu fitur terbesar yang pernah hadir dalam sejarah franchise DRAGON QUEST MONSTERS.
Visual yang Lebih Modern
Selain jumlah monster yang meningkat drastis, DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World juga hadir dengan peningkatan visual yang signifikan.
SQUARE ENIX menghadirkan grafis yang lebih detail, lingkungan yang lebih hidup, serta animasi monster yang lebih ekspresif dibandingkan seri-seri sebelumnya. Dengan dukungan perangkat keras generasi terbaru seperti Nintendo Switch 2, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S, dunia Witherwood akan tampil lebih indah dan imersif.
Cocok untuk Pemain Baru
Kabar baik bagi pemain yang belum pernah menyentuh seri DRAGON QUEST MONSTERS sebelumnya, karena SQUARE ENIX menegaskan bahwa tidak diperlukan pengalaman memainkan game-game terdahulu untuk menikmati petualangan ini.
DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World dirancang sebagai pengalaman yang ramah bagi pendatang baru, sekaligus tetap menawarkan kedalaman gameplay yang dicintai oleh para penggemar lama.
Dengan kata lain, game ini bisa menjadi titik awal yang sempurna bagi siapa saja yang ingin mengenal dunia DRAGON QUEST MONSTERS.
Trailer Tanggal Rilis Sudah Dirilis
Untuk merayakan pengumuman ini, SQUARE ENIX juga merilis Dragon Quest Monsters: The Withered World – Release Date Trailer yang menampilkan sekilas dunia Witherwood, para protagonis utama, serta berbagai monster yang akan menemani petualangan pemain.
Trailer tersebut memberikan gambaran awal mengenai atmosfer petualangan yang penuh warna khas DRAGON QUEST, namun tetap menyimpan berbagai misteri yang menarik untuk diungkap.
Judul: DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World Genre: RPG / Monster Collecting RPG Developer: SQUARE ENIX Publisher: SQUARE ENIX
Platform:
Nintendo Switch 2
Nintendo Switch
PlayStation 5
Xbox Series X|S
PC (Windows)
PC (Steam)
Tanggal Rilis:
3 Desember 2026 (Konsol & Windows)
4 Desember 2026 (Steam)
Fitur Utama:
Lebih dari 500 monster baru dan monster favorit penggemar
Dua protagonis utama: Bianca dan Nera
Dunia baru bernama Witherwood
Grafis yang ditingkatkan
Cerita yang dapat dinikmati pemain baru maupun veteran
Dengan kombinasi cerita baru, jumlah monster yang sangat besar, peningkatan visual, serta gameplay koleksi monster yang menjadi ciri khas seri ini, DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World berpotensi menjadi salah satu RPG paling menarik yang akan hadir pada akhir tahun 2026. Bagi para penggemar DRAGON QUEST maupun pecinta game monster-collecting, petualangan di dunia Witherwood tentu menjadi sesuatu yang patut dinantikan.
SQUARE ENIX kembali membuat kejutan besar bagi para penggemar JRPG melalui ajang Nintendo Direct terbaru. Publisher legendaris tersebut secara resmi mengumumkan FINAL FANTASY RESONANCE, sebuah proyek ambisius yang menjadi game HD-2D pertama dalam sejarah franchise FINAL FANTASY.
Game ini dijadwalkan meluncur pada 22 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X|S, serta PC melalui Microsoft Store. Sementara itu, versi Steam akan menyusul sehari kemudian, yakni pada 23 Oktober 2026.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, SQUARE ENIX juga membuka masa pre-order untuk berbagai platform yang didukung.
Perpaduan Nostalgia dan Teknologi Modern
FINAL FANTASY RESONANCE digambarkan sebagai sebuah perayaan terhadap sejarah panjang seri FINAL FANTASY. Melalui visual bergaya HD-2D yang populer berkat kesuksesan game seperti Octopath Traveler, SQUARE ENIX berusaha menggabungkan pesona RPG klasik dengan teknologi modern.
Hasilnya adalah sebuah dunia yang menampilkan seni pixel retro dengan pencahayaan, efek visual, dan detail lingkungan yang jauh lebih kaya dibandingkan game 2D tradisional.
Menurut SQUARE ENIX, FINAL FANTASY RESONANCE akan menghadirkan nuansa yang mengingatkan pemain pada era keemasan JRPG, namun tetap terasa segar bagi generasi gamer modern.
Kisah Kristal Kembali Menjadi Fokus Utama
Seperti tradisi panjang franchise FINAL FANTASY, cerita dalam FINAL FANTASY RESONANCE kembali berpusat pada legenda Kristal yang menjadi sumber keseimbangan dunia.
Petualangan kali ini akan dibalut dengan sistem pertarungan turn-based strategis yang telah diperbarui agar lebih dinamis dan modern tanpa menghilangkan akar klasiknya.
Selain itu, berbagai elemen ikonik yang menjadi ciri khas FINAL FANTASY juga dipastikan kembali hadir, termasuk:
Chocobo
Airship
Esper atau Summon legendaris
Sistem pertarungan berbasis strategi
Beragam referensi dari seri-seri FINAL FANTASY terdahulu
Cloud, Tidus, dan Warrior of Light Ikut Muncul
Salah satu kejutan terbesar dari FINAL FANTASY RESONANCE adalah kehadiran beberapa karakter legendaris yang telah menjadi ikon franchise.
Dalam petualangan ini, pemain akan menemukan penampilan karakter-karakter populer seperti:
Cloud Strife dari FINAL FANTASY VII
Tidus dari FINAL FANTASY X
Warrior of Light dari FINAL FANTASY pertama
Kehadiran mereka semakin memperkuat posisi FINAL FANTASY RESONANCE sebagai sebuah perayaan besar terhadap warisan franchise yang telah berjalan selama puluhan tahun.
Berasal dari Dunia FINAL FANTASY Brave Exvius
Menariknya, FINAL FANTASY RESONANCE sebenarnya mengambil inspirasi dari alur cerita pertama game mobile populer FINAL FANTASY Brave Exvius.
Namun SQUARE ENIX menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar port biasa.
Sebaliknya, cerita tersebut telah mengalami proses pembangunan ulang secara menyeluruh untuk menghadirkan pengalaman RPG konsol yang lebih besar, lebih mendalam, dan lebih berkualitas dibandingkan versi aslinya di perangkat mobile.
Dengan kata lain, pemain lama Brave Exvius akan menemukan banyak hal baru, sementara pemain baru dapat langsung menikmati cerita tanpa harus memainkan versi mobile terlebih dahulu.
Hadir dalam Berbagai Edisi
Selain versi standar, SQUARE ENIX juga menyiapkan beberapa edisi khusus untuk para penggemar.
Digital Deluxe Edition
Edisi ini akan mencakup:
Game utama
Berbagai item dalam game yang membantu perjalanan pemain
Collector’s Edition
Bagi kolektor, tersedia Collector’s Edition yang berisi:
Game utama
Artbook eksklusif
Soundtrack resmi
Kartu promosi khusus FINAL FANTASY Trading Card Game
Berbagai item fisik eksklusif lainnya
Detail lengkap mengenai isi Collector’s Edition akan diumumkan lebih lanjut mendekati tanggal peluncuran.
Trailer Perdana Sudah Dirilis
SQUARE ENIX juga merilis trailer pengumuman perdana yang memperlihatkan visual HD-2D menawan, sistem pertarungan, serta beberapa karakter ikonik yang akan muncul dalam petualangan ini.
Trailer tersebut langsung menarik perhatian komunitas FINAL FANTASY karena menjadi salah satu proyek paling unik yang pernah dikerjakan oleh SQUARE ENIX dalam franchise utamanya.
Informasi Game
Judul: FINAL FANTASY RESONANCE Genre: RPG / Turn-Based RPG Developer: SQUARE ENIX Publisher: SQUARE ENIX
SQUARE ENIX menghadirkan kejutan besar bagi para penggemar seri KINGDOM HEARTS melalui ajang Nintendo Direct terbaru. Perusahaan tersebut secara resmi mengumumkan bahwa KINGDOM HEARTS Collection [I~III] akan dirilis pada 8 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Windows PC melalui Microsoft Store. Pre-order untuk seluruh platform juga telah dibuka mulai hari ini.
Tak hanya itu, SQUARE ENIX juga merilis trailer terbaru untuk KINGDOM HEARTS IV, yang sekaligus mengonfirmasi bahwa game terbaru dalam franchise legendaris tersebut akan hadir di Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC.
KINGDOM HEARTS Collection [I~III], Paket Lengkap untuk Penggemar Lama dan Baru
Bagi kalian yang selama ini ingin mengikuti kisah Sora dari awal hingga petualangan terbarunya, KINGDOM HEARTS Collection [I~III] menjadi paket paling lengkap yang pernah dirilis SQUARE ENIX.
Koleksi ini menghadirkan seluruh saga utama KINGDOM HEARTS dalam satu bundel praktis yang berjalan secara native (bukan cloud version) di konsol generasi terbaru.
Paket tersebut mencakup:
KINGDOM HEARTS HD 1.5 + 2.5 ReMIX
KINGDOM HEARTS FINAL MIX
KINGDOM HEARTS Re:Chain of Memories
KINGDOM HEARTS II FINAL MIX
KINGDOM HEARTS 358/2 Days (HD Cutscene)
KINGDOM HEARTS Birth by Sleep FINAL MIX
KINGDOM HEARTS Re:coded (HD Cutscene)
KINGDOM HEARTS HD 2.8 Final Chapter Prologue
KINGDOM HEARTS Dream Drop Distance HD
KINGDOM HEARTS χ Back Cover
KINGDOM HEARTS 0.2 Birth by Sleep – A Fragmentary Passage
KINGDOM HEARTS III + Re Mind (DLC)
KINGDOM HEARTS III
Re Mind DLC
Seluruh konten tersebut juga akan tersedia dalam satu paket fisik maupun digital melalui KINGDOM HEARTS Collection [I~III].
Demo Gratis KINGDOM HEARTS III Sudah Tersedia di Nintendo Switch 2
Sebagai bagian dari pengumuman ini, SQUARE ENIX juga merilis demo gratis KINGDOM HEARTS III + Re Mind untuk Nintendo Switch 2.
Demo tersebut terdiri dari dua bagian:
Bagian awal permainan hingga area Olympus yang terinspirasi dari film Disney Hercules. Progress pada bagian ini dapat dilanjutkan ke versi penuh saat game dirilis.
Bagian khusus dari dunia Toy Box yang terinspirasi Toy Story. Progress pada bagian ini tidak dapat dibawa ke versi penuh.
Bonus Eksklusif untuk Setiap Platform
SQUARE ENIX juga menyiapkan Keyblade eksklusif berdasarkan platform yang digunakan pemain.
Nintendo Switch 2
Long Night Keyblade
PlayStation 5
Midnight Blue Keyblade
Xbox Series X|S
Phantom Green Keyblade
Bonus tersebut tersedia bagi pemain yang membeli KINGDOM HEARTS Collection [I~III] atau KINGDOM HEARTS III + Re Mind pada platform terkait.
Selain itu, pemain yang melakukan pre-order digital di PlayStation 5 dan Xbox Series X|S akan mendapatkan akses bermain lebih awal selama 48 jam.
Trailer Baru KINGDOM HEARTS IV Tampilkan Sekilas Petualangan Baru Sora
Salah satu sorotan terbesar dari pengumuman ini tentu saja kemunculan trailer terbaru KINGDOM HEARTS IV.
Meski belum mengungkap tanggal rilis resmi, trailer tersebut memberikan gambaran baru mengenai petualangan Sora di kota misterius bernama Quadratum. Dalam babak terbaru ini, Sora akan bertemu karakter-karakter baru, menjelajahi dunia yang berbeda, dan memperoleh kekuatan baru dalam perjalanan berikutnya.
SQUARE ENIX memastikan bahwa informasi lebih lanjut mengenai KINGDOM HEARTS IV akan diumumkan pada kesempatan mendatang.
Franchise KINGDOM HEARTS Menuju Ulang Tahun ke-25
KINGDOM HEARTS pertama kali hadir pada tahun 2002 sebagai hasil kolaborasi antara Disney dan SQUARE ENIX. Sejak saat itu, franchise ini berkembang menjadi salah satu seri Action RPG paling populer di dunia.
Hingga saat ini, seri KINGDOM HEARTS telah terjual lebih dari 39 juta kopi secara global dan akan merayakan ulang tahun ke-25 pada tahun 2027. Untuk menyambut momen spesial tersebut, SQUARE ENIX juga memperkenalkan logo resmi perayaan 25 tahun KINGDOM HEARTS.
KINGDOM HEARTS Collection [I~III]
Tanggal Rilis: 8 Oktober 2026
Platform: Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, Windows PC
Format: Fisik dan Digital
Pre-order: Sudah tersedia
KINGDOM HEARTS IV
Platform: Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC
Status: Dalam pengembangan
Informasi lebih lanjut akan diumumkan kemudian.
Dengan hadirnya KINGDOM HEARTS Collection [I~III], para pemain kini memiliki kesempatan terbaik untuk menikmati seluruh perjalanan Sora dari awal hingga menjelang kedatangan KINGDOM HEARTS IV. Bagi penggemar lama maupun pendatang baru, tahun 2026 tampaknya akan menjadi salah satu periode paling menarik dalam sejarah franchise KINGDOM HEARTS.
Penggemar JRPG klasik kembali mendapatkan kabar menggembirakan. SQUARE ENIX resmi mengumumkan bahwa FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster akan hadir untuk Nintendo Switch 2 dalam format fisik maupun digital pada 23 Juli 2026. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, pre-order juga telah dibuka di berbagai wilayah yang mendukung.
Kehadiran dua game legendaris ini di Nintendo Switch 2 menjadi momen yang sangat spesial, terutama karena tahun ini menandai peringatan 25 tahun peluncuran original FINAL FANTASY X di Jepang. Dengan dukungan perangkat keras terbaru Nintendo, para pemain lama maupun generasi baru kini dapat menikmati salah satu kisah terbaik dalam sejarah franchise FINAL FANTASY kapan saja dan di mana saja.
Rayakan 25 Tahun FINAL FANTASY X
Sejak pertama kali dirilis pada tahun 2001 untuk PlayStation 2, FINAL FANTASY X dikenal sebagai salah satu seri paling ikonik dalam franchise FINAL FANTASY. Game ini memperkenalkan berbagai inovasi besar pada masanya, termasuk pengisi suara penuh, visual 3D yang memukau, serta cerita emosional yang masih dikenang hingga saat ini.
Melalui versi HD Remaster, pemain dapat kembali mengikuti perjalanan Tidus dan Yuna dalam petualangan epik menyelamatkan dunia Spira dari ancaman Sin. Tak hanya itu, paket ini juga mencakup FINAL FANTASY X-2, sekuel langsung yang melanjutkan kisah Yuna setelah berakhirnya peristiwa di game pertama.
Kini Hadir di Nintendo Switch 2
Versi Nintendo Switch 2 akan menghadirkan pengalaman bermain yang lebih fleksibel, memungkinkan pemain menikmati petualangan legendaris ini baik dalam mode handheld maupun saat terhubung ke televisi.
Dengan visual HD yang telah diperbarui, peningkatan kualitas karakter, lingkungan, efek visual, serta berbagai penyempurnaan modern, FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster tetap menjadi cara terbaik untuk menikmati dua RPG klasik tersebut di era modern.
Selain tersedia secara digital melalui Nintendo eShop, SQUARE ENIX juga akan menghadirkan edisi fisik bagi para kolektor dan penggemar yang ingin menambah koleksi game mereka.
Trailer Terbaru Sudah Dirilis
Untuk merayakan pengumuman tanggal rilis ini, SQUARE ENIX juga telah merilis trailer terbaru bertajuk “FINAL FANTASY X/X-2 HD Remaster | Nintendo Switch 2 Release Date Announcement Trailer”.
Trailer tersebut menampilkan kembali berbagai momen ikonik dari perjalanan Tidus dan Yuna yang telah membekas di hati jutaan pemain selama lebih dari dua dekade.
Informasi Game
Judul: FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster Platform: Nintendo Switch 2 Format: Digital dan Fisik Tanggal Rilis: 23 Juli 2026 Genre: RPG / JRPG Publisher: SQUARE ENIX
Dengan perayaan 25 tahun FINAL FANTASY X yang berlangsung tahun ini, peluncuran FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster di Nintendo Switch 2 menjadi kesempatan sempurna untuk kembali menyelami kisah legendaris Tidus dan Yuna yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu cerita terbaik dalam sejarah video game.
Pertama kali diungkap di Computex 2026, inilah spesifikasi ROG Xbox Ally X20. Perangkat handheld gaming PC ini hadir sebagai edisi spesial dengan desain hitam transparan dan layar OLED ROG Nebula HDR.
Sebagai paket premium, ROG Xbox Ally X20 dibundel dengan kacamata AR gaming ROG XREAL R1 Edition 20. Aksesori ini dirancang untuk memperluas pengalaman bermain, baik saat digunakan di rumah maupun saat bepergian.
Desain Spesial ROG Xbox Ally X20
ROG Xbox Ally X20 hadir sebagai sebagai produk edisi khusus untuk merayakan dua dekade perjalanan ASUS ROG sejak tahun 2006. Desainnya menggunakan sasis plastik hitam transparan yang memberi kesan nostalgia pada era keemasan gaming, sekaligus tetap terlihat modern.
Melalui sasis yang transparan, pengguna dapat melihat sekilas struktur internal perangkat. ASUS juga menambahkan aksen warna emas pada bagian dalam untuk memperkuat kesan premium. Elemen visual ini membuat ROG Xbox Ally X20 terasa lebih eksklusif, terutama bagi kolektor atau penggemar lama lini Republic of Gamers.
Salah satu peningkatan paling menarik dari spesifikasi ROG Xbox Ally X20 adalah penggunaan layar OLED untuk pertama kalinya di lini Ally. Perangkat ini membawa panel ROG Nebula HDR berukuran 7,4 inci yang lebih besar, sehingga pengalaman bermain terasa lebih imersif dan nyaman dilihat.
Layar tersebut mendukung refresh rate 120Hz, FreeSync Premium Pro, serta tingkat kecerahan puncak hingga 1.400 nits. ASUS juga membekali panel ini dengan sertifikasi VESA DisplayHDR 1000, dukungan Dolby Vision, dan waktu respons 0,2 ms. Kombinasi tersebut membuat tampilan game terlihat lebih cerah, tajam, dan responsif.
Untuk menjaga pengalaman bermain di berbagai kondisi pencahayaan, ASUS menggunakan Corning DXC dan lapisan anti-glare yang diklaim mampu mengurangi silau hingga 65 persen. Fitur ini menjadi penting bagi perangkat handheld karena pengguna sering memainkannya di tempat dengan kondisi cahaya berbeda.
ASUS juga merancang ulang sistem pendingin pada ROG Xbox Ally X20. Sistem ini dibuat untuk mengalirkan udara lebih banyak secara langsung ke APU, sekaligus membantu menjaga suhu permukaan layar tetap rendah.
Performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan RAM 24GB
Dari sisi dapur pacu, ROG Xbox Ally X20 mengandalkan prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme. Chip ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X berkapasitas 24GB dan penyimpanan PCIe 4.0 NVMe sebesar 1TB. Kombinasi tersebut membuat perangkat ini siap menjalankan berbagai game modern dan menyimpan koleksi game berukuran besar.
ROG Xbox Ally X20 juga membawa fitur Auto SR yang sebelumnya tersedia untuk PC Windows 11 Copilot+. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan resolusi gambar dari frame yang dirender pada resolusi lebih rendah. Hasilnya, game dapat terlihat lebih tajam dan tetap berjalan lebih lancar saat ditampilkan di layar yang lebih besar.
Dukungan Xbox Mode membuat pengguna bisa mengakses game dengan lebih mudah dan mendapatkan pengalaman bermain yang terasa lebih rapi. Mode ini membantu menyederhanakan navigasi sehingga handheld gaming PC terasa lebih dekat dengan konsol portabel.
Sistem Kontrol Baru
ASUS turut memberikan perhatian besar pada sistem kontrol. ROG Xbox Ally X20 terinspirasi dari desain controller Xbox yang dikenal nyaman bagi banyak gamer. Salah satu fitur uniknya adalah transforming D-Pad yang dapat digunakan dalam dua mode.
Dalam bentuk standar, D-Pad ini cocok untuk kontrol empat arah. Namun, pengguna dapat mengubahnya menjadi kontrol delapan arah yang lebih ideal untuk game fighting. Tombol bagian depan juga dibuat rata dengan bodi agar pergerakan jari terasa lebih mulus dan tidak terhambat.
Pada bagian belakang pegangan, ASUS menambahkan lapisan karet untuk meningkatkan kenyamanan dan kendali saat bermain dalam waktu lama. Perangkat ini juga menggunakan joystick TMR generasi terbaru yang menawarkan presisi tinggi, pelacakan lebih halus, dan daya tahan lebih baik.
ASUS ROG Xbox Ally X20 menawarkan handheld gaming PC yang tidak hanya kuat dari sisi performa, tetapi juga punya nilai koleksi dan pengalaman visual futuristik.