The Adventures of Elliot: The Millennium Tales adalah game spesial Square Enix di 2026. Dikembangkan oleh Team Asano, game RPG ini membawa kembali pesona action-adventure klasik dalam balutan visual HD-2D.
Tapi itu bukan keunikan utama dari game ini, bukan. Sudah banyak game Square Enix yang menggunakan format sama. Keunikannya adalah game ini bukan turn-based, melainkan real-time action. Pernah memainkan game Zelda klasik? Nah The Adventure of Elliot punya sistem yang sama.
Kami sudah memainkan versi review The Adventures of Elliot: The Millennium Tales di PS5 lebih dari 10 jam. Kesan yang kami dapatkan adalah kami suka dengan apa yang ditawarkan. Pada era dimana game biasanya dipresentasikan dengan visual yang realistis, game ini justru kembali ke klasik, tapi tetap enak dipandang dan pastinya menyenangkan bagi penggemar RPG.
Kisah Si Petualang Elliot

Game ini menceritakan tentang petualangan Elliot, seorang petualang yang juga memiliki sifat baik hati dengan menolong siapa pun yang membutuhkan bantuan. Sifatnya sudah sangat stereotipe untuk seorang pahlawan yah.
Petualangan Elliot berubah ketika ia menjalankan misi dari King Hichard, penguasa dari Kerajaan Huther. Berawal dari misi biasa, raja meminta Elliot untuk menyelamatkan kerajaan dengan menghentikan Minister Kaifried yang ingin mengubah masa depan menggunakan artefak bernama Door of Time.
Petualangan ini akan membawa Elliot dalam perjalanan besar lintas waktu, dari masa kini sampai dengan masa lalu. Ia tidak sendirian saat bertualang. Elliot akan ditemani oleh putri Heuria pada awal permainan. Setelah itu ia akan ditemani oleh Faie, peri kecil yang memiliki kemampuan sihir dan secara kebetulan mengalami amnesia.
Faie tidak hanya sekedar menjadi pendamping yang cerewet. Ia juga berperan penting dalam membantu navigasi dan bisa ikut bertarung bersama Elliot. Kamu bahkan bisa membuat Faie digerakkan oleh teman, membuat game ini menjadi co-op. Menarik bukan?

The Adventure of Elliot sudah dilengkapi dengan voiceover untuk semua NPC penting atau yang memiliki cutscene dengan Elliot. Ia juga bukan tipe silent protagonist yang tidak pernah bicara. Elliot justru adalah karakter yang cukup suka mengobrol dan sering berbincang dengan Faie saat bertualang.
Konsep Time Travel Kurang Berdampak

Konsep perjalanan waktu yang dijadikan alur dalam game ini cukup menarik untuk diikuti. Kamu akan melihat banyak adegan yang mengingatkan dengan film time travel. Misalnya ketika Elliot mendapatkan artefak sihir Moon Mirror Shield dan ia harus mengisi ulang tenaganya. Karena di masa kini sihir sudah sangat terbatas, Elliot harus kembali ke masa lalu untuk mengakses langsung dari sumber sihir.
Berpindah dari satu era ke era lain juga diperlihatkan secara visual. Beberapa tempat akan mengalami perubahan dari era ke era. Misalnya pada kota megah bernama Wezyn yang hanya ada pada Age of Magic. Namun di era sesudahnya hancur dan menjadi reruntuhan. Detail seperti ini cukup menarik dan membuat dunia di dalam game terasa hidup.

Namun, developer sepertinya terlalu fokus dengan area utama dan melupakan area penghubung, seperti hutan dengan jalan setapak yang menjadi penyambung antar wilayah justru terlihat sama di semua era tanpa ada perubahan. Kamu bisa memilih untuk tidak melihat ini semua dengan menggunakan fitur instant travel setelah membuka save point.
Hal yang sama juga dialami oleh variasi musuh. Walaupun Elliot menjelajahi era yang berbeda, jenis musuh yang dihadapi tidak banyak berubah. Mayoritas musuh yang akan ditemui adalah monster seperti siput dan variannya yang bisa terbang(?). Selain itu ada juga Beastmen yang biasanya disesuaikan dengan wilayah tempat mereka di hidup. Di hutan ada ayam petarung, di gunung salju ada manusia serigala, kodok di rawa-rawa, tikus di padang pasir, dan lain-lain.

Desain boss untungnya merupakan bagian game yang menonjol. Sprite boss terlihat kreatif, detail, dan punya karakter yang kuat. Pemain akan berhadapan dengan boss yang ukurannya besar sampai dengan raksasa, dan memiliki mekanisme pertarungan yang menarik.
Review The Adventures of Elliot The Millennium Tales: Combat Sederhana Tapi Memuaskan

Sistem combat The Adventure of Elliot sangat sangat sangaaat sederhana, dan terasa lebih seperti nostalgia. Pemain cukup menghadap musuh dan menekan tombol untuk menyerang, itu saja. Kesederhanaan ini justru menjadi salah satu daya tarik game karena menjadi mudah untuk diterima.
Elliot tidak cuma sekedar mengayunkan pedang ke musuh. Pemain bisa menggunakan shield untuk menangkis serangan musuh. Jika ingin lebih menantang, coba menggunakan parry yang lebih sulit untuk dieksekusi. Beberapa tipe musuh termasuk boss juga memiliki titik lemah yang bisa membuat mereka stun.
Elliot juga bisa memanfaatkan objek disekitarnya untuk menyerang musuh. Misalnya melempar pot atau objek lainnya ke musuh yang ternyata damagenya cukup besar, bahkan bisa instant death.
Variasi senjata yang ada di dalam game juga cukup banyak. Mulai dari pedang, tombak, sampai palu. Untuk senjata jarak jauh ada boomerang, panah, dan bom, yang juga bisa digunakan untuk menghancurkan rintangan. Belum lagi bantuan dari Faie, seperti menggunakan sihir api yang bisa membuat musuh terbakar.
Game ini juga cukup ramah dari segi kesulitan. Ketika kalah dari musuh, Faie dapat menghidupkan kembali Elliot langsung di tempat dengan biaya tertentu. Biaya tersebut akan meningkat setiap kali fitur ini digunakan, sehingga tidak bisa diabuse. Pada akhirnya pemain harus kembali memilih respawn dari save point terakhir.
Eksperimen Magicite
Kamu tidak perlu bingung memilih skill atau menaikkan atribut. Mekanisme seperti itu tidak ada di game ini, dan disederhanakan melalui sistem Magicite.
Magicite bisa ditemukan di peti harta karun atau dibuat melalui sistem crafting menggunakan Shard yang didapat dari musuh. Setiap senjata akan memiliki banyak pilihan Magicite dengan efek berbeda.
Sistem ini juga membuka kemungkinan build yang unik. Misalnya, senjata panah memiliki Magicite bernama Fire Shot yang memberi peluang untuk membakar musuh. Jika dikombinasikan dengan Magicite Explosion, maka setiap serangan ke musuh yang terbakar berpeluang untuk memicu ledakan. Tambahkan dengan Magicite Recovery yang memberikan peluang anak panah kembali setelah menyerang musuh. Kombinasi seperti ini mampu mengubah Elliot dari petualang biasa, menjadi karakter yang sangat berbahaya.
Magicite juga bisa diganti kapan saja dan dimana saja secara instan, bahkan saat sedang bertarung. Efisien!
Kejutan! Ada Platforming

Hal yang mengagetkan kami adalah adanya porsi platforming yang cukup besar. Awalnya kami mengira elemen ini hanya sekedar tambahan dari elemen puzzle. Namun, semakin jauh progression, semakin banyak pula platforming yang muncul.
Pemain akan sering berjumpa dengan jurang yang harus dilompati. Kadang ada platform berjalan yang membutuhkan timing dan ketepatan. Beberapa platforming bahkan cukup kreatif, seperti dalam salah satu dungeon dimana Elliot harus melompati beberapa platform secara cepat, karena setiap platform tempat Elliot berdiri akan hancur.
Untungnya, kontrol Elliot terasa cukup presisi. Menurut kami game ini sebaiknya dimainkan dengan menggunakan controller karena tidak hanya lebih nyaman, tapi juga lebih tepat sasaran.
Kesimpulan Review The Adventures of Elliot: The Millennium Tales
Kesimpulan kami untuk review The Adventures of Elliot: The Millennium Tales adalah kami cukup terkesan dengan comebacknya gaya game klasik. Visual HD-2D yang disajikan sangat indah, meski visual dan detail untuk mekanisme time travel masih harus dipoles lagi.
Hal yang membuat kami ketagihan sebetulnya adalah sistem gameplay yang sederhana. Sesekali memainkan RPG yang tidak punya turn-based dan tidak perlu bingung alokasi poin setelah level up, ternyata menarik juga. Ditambah dengan kehadiran sistem Magicite yang menyederhanakan sekaligus memberi kedalaman menarik. Combat terasa simpel namun tetap memuaskan.
Buat kamu yang menyukai RPG klasik dengan sentuhan modern, The Adventures of Elliot: The Millennium Tales patut masuk dalam daftar wishlist.
The Adventures of Elliot: The Millennium Tales sudah tersedia di PS5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, dan PC.
*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer


