Event diskon game Steam Spring Sale 2025 telah dimulai dari hari ini sampai dengan tanggal 20 Maret 2025! Ini adalah kesempatan kalian untuk membeli game dengan harga lebih murah dibandingkan biasanya.
Steam Spring Sale merupakan event rutin yang digelar pada bulan tertentu oleh Valve. Selain Steam Spring Sale, masih ada Steam Summer Sale, Autumn Sale, hingga Winter Sale, untuk periode tahun 2025.
Biasanya Steam Summer Sale akan digelar pada bulan musim panas (Sekitar Juni dan Juli), lalu diikuti oleh Autumn Sale (Sekitar bulan September dan Oktober), dan terakhir adalah Winter Sale pada musim dingin (Sekita bulan Desember).
Steam Spring Sale 2025 Sedang Berlangsung!
Salah satu publisher game yang ikut serta dalam Steam Spring Sale adalah Sega. Berbagai judul game yang dibuat oleh developer Sega seperti Atlus dan RGG Studio didiskon dengan harga spesial. Contohnya adalah Like a Dragon: Infinite Wealth yang didiskon sampai dengan 50% dan Sonic X Shadow Generations dengan harga diskon 25%.
Game JRPG kepunyaan Sega seperti Persona 3 Reload dan Metaphor: ReFantazio juga dijual dengan harga spesial, yaitu diskon sampai dengan 50% dan 25%. Detail lengkapnya bisa dilihat di sini.
Pastikan untuk memanfaatkan event diskon game di Steam sebaik mungkin. Begitu banyaknya pilihan game yang tersedia dengan harga spesial. Ditambah lagi, THR Hari Raya Lebaran yang sebentar lagi akan cair. Ini adalah kesempatan bagi kalian untuk menyisihkan sebagai uang THR, demi mendapatkan game yang sudah kalian tunggu dalam waktu lama, dengan harga yang lebih murah dibandingkan normalnya.
Hal yang harus kalian perhatikan sebelum mulai membeli adalah, pastikan game yang akan dibeli betul-betul adalah game yang disukai. Jangan sampai setelah dibeli malah tidak dimainkan. Jangan juga mengikuti hype dari orang lain. Karena kalianlah yang akan memainkan gamenya, bukan orang lain.
Bgaimana menurut kalian? Apakah kalian akan ikut belanja game baru di Steam Spring Sale 2025?
Apa sajakah game assassin’s Creed terbaik? Menilai sebuah game bagus atau tidak biasanya tergantung kepada subjektivitas pemainnya. Tapi, sekarang kalian bisa menilai game melalui review atau rating dari website yang sudah terpercaya. Salah satunya adalah Metacritic yang sudah sering menjadi acuan untuk penilaian game.
Assassin’s Creed adalah salah satu franchise game yang bisa dibilang ikonik. Game ini memulai debutnya pada tahun 2007, dan terus berjalan sampai sekarang dengan seri terbarunya Assassin’s Creed Shadows.
Dengan berbagai latar sejarah dan gameplay yang terus berkembang, developer Ubisoft terus berusaha meracik Assassin’s Creed agar bisa terus mengikuti tren. Eksperimen ini ada yang sukses, ada juga yang hasilnya biasa-biasa saja. Berikut adalah daftar 10 game Assassin’s Creed terbaik berdasarkan skor dari Metacritic.
Daftar 10 Game Assassin’s Creed Terbaik
1. Assassin’s Creed 2 (Metascore 91)
Tanggal Rilis: 2009
Platform: Nintendo Switch, PC, PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One
Bukan Assassin’s Creed pertama, tapi Assassin’s Creed 2 yang justru adalah game Assassin’s Creed terbaik menurut Metacritic.
Assassin’s Creed 2 memperbaiki formula dari game pertama, sekaligus memperkenalkan karakter Ezio Auditore da Firenze. Bisa dibilang Ezio adalah salah satu protagonis terbaik sekaligus berkarisma dalam franchise Assassin’s Creed 2.
Berlatar di Italia pada era Renaissance, Assassin’s Creed 2 menghadirkan dunia yang lebih hidup. Ditambah lagi kesempatan untuk bertemu dengan tokoh-tokoh sejarah seperti Leonardo da Vinci dan Niccolo Machiavelli.
2. Game Assassin’s Creed Terbaik: Assassin’s Creed Brotherhood (Metascore 90)
Tanggal Rilis: 2010
Platform: PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One, Nintendo Switch
Sebagai sekuel dari Assassin’s Creed 2, Assassin’s Creed Brotherhood masih menampilkan karakter utama Ezio. Kali ini ia akan bertualang ke kota Roma, Italia.
Terobosan dari Assassin’s Creed Brotherhood adalah tambahan berbagai mekanik baru. Ada fitur rekrutmen Assassin yang memungkinkan pemain untuk membangun pasukan. Game ini juga memperkenalkan mode multiplayer. Dengan gameplay yang sudah dipoles dan dunia yang lebih berkembang, Assassin’s Creed Brotherhood berhasil menjadi salah satu seri favorit untuk fans Assassin’s Creed.
3. Assassin’s Creed IV: Black Flag (Metascore 88)
Tanggal Rilis: 2013
Platform: PC, Xbox 360, Xbox One, Nintendo Wii U, Nintendo Switch, PS3, PS4
Terkejut melihat Assassin’s Creed IV: Black Flag duduk di posisi tiga, bukan pertama? Mungkin karena secara konsep, game ini hanya meminjam nama “Assassin’s Creed”. Sementara gameplay yang ditawarkan betul-betul baru dan agak berbeda dengan gameplay tradisional franchise ini.
Dalam Assassin’s Creed IV: Black Flag, pemain akan berperan sebagai Edward Kenway. Ia adalah seorang bajak laut sekaligus seorang Assassin. Keunggulan game ini adalah eksplorasi laut lepas, sekaligus pertarungan kapal yang seru. Cerita yang ditawarkan juga menarik, karena mengkombinasikan cerita dari Assassin’s Creed dengan bajak laut.
Assassin’s Creed Odyssey membawa elemen RPG lebih jauh dibandingkan game sebelumnya. Game ini akan mengajak pemain untuk menjelajahi Yunani kuno serta berpartisipasi dalam beberapa peristiwa sejarah. Dunia open world yang disajikan juga sangat luas. Pemain bisa menjelajahinya dengan menggunakan kuda atau dengan kapal.
Meskipun tidak memiliki elemen tradisional dari franchise ini, Assassin’s Creed 2 Odyssey tetap memberikan pengalaman luar biasa, dengan berbagai pilihan yang bisa mempengaruhi jalannya cerita.
5. Game Assassin’s Creed Terbaik: Assassin’s Creed Origins (Metascore 85)
Sebelum formula di Assassin’s Creed Odyssey matang, Ubisoft lebih dulu mencobanya di Assassin’s Creed 2 Origins. Bisa dibilang game ini adalah awal dari titik perubahan besar dalam franchise Assassin’s Creed. Origins jugalah yang membuat franchise ini sekarang dibagi menjadi dua game dengan gaya gameplay yang berbeda.
Berlatar di Mesir kuno, Assassin’s Creed Origins menceritakan tentang asal-usul terbentuknya ordo Assassin. Karakter utama game ini adalah Bayek yang juga adalah assassin pertama. Sama seperti Odyssey, Origins menampilkan dunia yang luas, kaya akan detail, dan sistem eksplorasi RPG yang lebih bebas.
6. Assassin’s Creed 3 (Metascore 85)
Tanggal Rilis: 2012
Platform: Nintendo Switch, Nintendo Wii U, PC, PS3, PS4, Xbox One, Xbox 360
Assassin’s Creed 3 cukup berani dengan membawa cerita ke Revolusi Amerika. Sayangnya meski memiliki ambisi yang besar, game ini justru tidak sepenuhnya memenuhi ekspektasi penggemar. Meski begitu, cerita tentang Connor Kenway dan konflik kolonial Amerika tetap menjadi salah satu tema yang paling menarik dari kesuluruhan franchise Assassin’s Creed.
Assassin’s Creed Valhalla menggunakan format yang sama dengan Origins dan Odyssey. Cerita dari game ini berlatar tentang Viking dengan dunia open world yang sangat luas dan berbagai fitur baru. Salah satu fitur baru ini adalah mekanisme pembangunan pemukiman yang diwariskan ke seri game Assassin’s Creed selanjutnya.
Ukuran gamenya terlalu besar ternyata menjadi kelemahan, karena sebagian pemain merasa alur ceritanya menjadi terlalu panjang. Meskipun demikian, Assassin’s Creed Valhalla tetap layak dimasukkan ke dalam daftar game Assassin’s Creed terbaik.
8. Assassin’s Creed (Metascore 81)
Tanggal Rilis: 2007
Platform: PC, PS3, Xbox 360
Sebagai game yang memulai semuanya, Assassin’s Creed pertama adalah yang pertama dalam memperkenalkan gameplay stealth. Pada masanya dulu, gameplay ini merupakan inovasi baru dalam industri game.
Dibandingkan dengan sekuelnya, Assassin’s Creed pertama memiliki banyak keterbatasan. Salah satunya adalah minimnya variasi misi yang ada. Meski begitu, game ini tetap menjadi fondasi utama yang tidak tergoyahkan dari franchise ini
9. Assassin’s Creed Revelations (Metascore 80)
Tanggal Rilis: 2011
Platform: PS4, PS3, Xbox One, Xbox 360, Nintendo Switch, PC
Assassin’s Creed Revelations adalah penutup dari cerita Ezio, sekaligus membawa kembali Altair dari game Assassin’s Creed pertama. Berlatar di Konstantinopel, Assassin’s Creed Revelations memperkenalkan beberapa fitur baru seperti Hookblade yang bisa meningkatkan mobilitas pemain.
Meski tidak sepopuler Assassin’s Creed 2 atau Assassin’s Creed Brotherhood, game ini tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan franchise ini.
10. Game Assassin’s Creed Terbaik: Assassin’s Creed Syndicate (Metascore 78)
Jika Assassin’s Credd 3 berlatar pada era revolusi Amerika Serikat, Assassin’s Creed Syndicate membawa pemain ke era Revolusi Industri di London. Salah satu fitur baru yang ikonik dari game ini adalah kehadiran dua protagonis utama, Jacob dan Evie Frye.
Fitur lebih dari satu karakter ini dipertahankan dan beberapa kali diimplementasi dalam game Assassin’s Creed selanjutnya. Sayangnya, banyak yang melewatkan game ini karena rilisnya setelah Assassin’s Creed Unity yang kontroversial.
Itulah 10 game Assassin’s Creed terbaik berdasarkan rating dari Metacritic. Bagi kalian yang sudah tidak sabar ingin memainkan Assassin’s Creed Shadows, atau hanya ingin sekedar bernostalgia, daftar game ini bisa menjadi rekomendasi untuk memilih game Assassin’s Creed mana yang perlu dicoba.
Assassin’s Creed Shadows akan rilis pada tanggal 20 Maret 2025 di PS5, Xbox Series, dan PC. Untuk pertama kalinya juga, Ubisoft akan merilis Assassin’s Creed Shadows langsung pada hari-H di Steam.
Square Enix telah mengumumkan bahwa bundle OCTOPATH TRAVELER + OCTOPATH TRAVELER II akan hadir dalam versi fisik untuk Nintendo Switch pada 2 April 2025. Pre-order sudah tersedia di berbagai toko ritel dan platform digital.
Bundle ini menggabungkan dua game RPG yang telah sukses besar, membawa kembali petualangan epik dengan gaya seni HD-2D yang unik. OCTOPATH TRAVELER pertama kali dirilis pada tahun 2018 dan dengan cepat mendapatkan penggemar berkat visual yang memadukan sprite 2D klasik dengan lingkungan 3D modern. Kesuksesan ini berlanjut dengan perilisan OCTOPATH TRAVELER II, yang semakin menyempurnakan gameplay dan cerita dari pendahulunya.
Bonus Pre-Order & Pembelian Awal
Square Enix juga menawarkan bonus eksklusif bagi pemain yang melakukan pre-order atau pembelian awal edisi fisik bundle ini. Namun, jumlahnya terbatas dan detail lebih lanjut mengenai bonus ini bisa diperiksa langsung di toko ritel yang berpartisipasi.
Mengenal Seri OCTOPATH TRAVELER
Sejak debutnya, seri OCTOPATH TRAVELER telah terjual lebih dari 5 juta kopi di seluruh dunia. Game ini menawarkan delapan protagonis dengan cerita yang unik, serta sistem Path Actions yang memungkinkan pemain berinteraksi dengan NPC dan dunia permainan sesuai dengan karakter yang dipilih.
Apa yang membuat OCTOPATH TRAVELER begitu istimewa?
Gaya Seni HD-2D yang menggabungkan pixel art klasik dengan efek visual modern.
Gameplay Strategis dengan sistem pertempuran turn-based yang mendalam.
Kebebasan Eksplorasi yang memungkinkan pemain menentukan jalannya cerita sesuai karakter yang mereka pilih.
Soundtrack Epik yang memperkuat pengalaman bermain.
Tersedia dalam Format Digital
Bagi yang ingin langsung memainkan kedua game ini, OCTOPATH TRAVELER + OCTOPATH TRAVELER II Bundle sudah tersedia dalam versi digital untuk Nintendo Switch, Steam, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, dan Windows.
Platform: Nintendo Switch (Fisik & Digital), Steam, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Windows
Developer: ACQUIRE Corp.
Dukungan Bahasa:
Suara: Jepang, Inggris
Teks: Mandarin Tradisional, Mandarin Sederhana, Korea
Bagi penggemar JRPG, OCTOPATH TRAVELER + OCTOPATH TRAVELER II Bundle adalah kesempatan sempurna untuk merasakan kembali petualangan luar biasa yang ditawarkan oleh Square Enix. Dengan hadirnya versi fisik di Nintendo Switch, pemain kini bisa mengoleksi dan menikmati dua game ikonik dalam satu paket.
SILENT HILL f resmi diperkenalkan oleh Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) sebagai entri terbaru dalam franchise horor legendaris ini. Berbeda dari game sebelumnya, SILENT HILL f akan membawa pemain ke Jepang tahun 1960-an, menghadirkan pengalaman horor psikologis yang mendalam dengan sentuhan cerita yang menggugah.
Petualangan Mencekam di Jepang Tahun 1960-an
Berlatar di kota pegunungan terpencil Ebisugaoka, pemain akan mengikuti kisah Shimizu Hinako, seorang remaja yang awalnya menjalani kehidupan biasa. Namun, semuanya berubah saat kabut tebal turun dan mengubah kotanya menjadi tempat yang menyeramkan dan sepi. Dengan suasana yang mencekam dan ancaman misterius yang mengintai di balik kabut, Hinako harus mengungkap kebenaran di balik peristiwa aneh ini, memecahkan teka-teki, dan menghadapi entitas mengerikan untuk bertahan hidup.
Pemain akan dihadapkan dengan pilihan sulit antara keindahan dan kegilaan, serta dipaksa untuk menghadapi teror yang menanti di dalam kabut.
Dibalik Cerita: Kolaborasi dengan Penulis dan Seniman Ternama
SILENT HILL f ditulis oleh Ryukishi07, penulis terkenal di balik Higurashi When They Cry dan Umineko When They Cry. Ia dikenal dengan gaya bercerita yang menggabungkan horor psikologis dan eksplorasi emosional yang mendalam. Ryukishi07 mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam proyek ini adalah pengalaman pribadi yang sangat berarti:
“Saya masih mengingat perasaan saat pertama kali mengalami atmosfer menyesakkan dari SILENT HILL. Itu masih menghantui saya hingga hari ini. Saya merasa sangat terhormat bisa terlibat dalam seri ini, dan saya telah mencurahkan semua upaya saya ke dalam cerita ini.”
Selain Ryukishi07, kera, ilustrator sekaligus desainer monster berbakat, turut ambil bagian dalam proyek ini. Ia berusaha menciptakan desain visual yang menghormati akar SILENT HILL, sekaligus membawa tampilan baru yang segar.
Musik Mencekam dari Komposer Legendaris
Tidak lengkap rasanya jika SILENT HILL tanpa musik yang menggetarkan jiwa. Akira Yamaoka, komposer yang telah menjadi bagian dari seri ini selama lebih dari 25 tahun, kembali untuk menciptakan soundtrack dunia kabut dalam SILENT HILL f. Yamaoka akan menghadirkan melodi yang mencerminkan akar horor psikologis yang khas dalam franchise ini.
Selain Yamaoka, Kensuke Inage, komposer game ternama dengan pengalaman lebih dari 30 judul, turut serta dalam pengembangan musik dunia lain (Otherworld) dalam game ini. Ia dikenal mampu menggabungkan elemen musik Jepang dengan gaya kontemporer, menciptakan kontras atmosfer yang menegangkan.
Visi Baru untuk SILENT HILL
Dipimpin oleh Motoi Okamoto, produser di balik SILENT HILL 2 Remake, game ini menawarkan pendekatan baru dalam genre horor. Untuk pertama kalinya dalam sejarah SILENT HILL, pemain akan menjelajahi latar Jepang klasik yang dipadukan dengan elemen khas dari mitologi dan budaya Jepang.
Okamoto menekankan bahwa SILENT HILL f akan menghadirkan tema-tema yang menantang, menyajikan pengalaman horor yang tidak hanya intens secara visual, tetapi juga menggetarkan secara emosional. Game ini akan memanfaatkan budaya dan kebiasaan masyarakat Jepang di era 1960-an untuk menciptakan horor yang lebih dalam dan bermakna.
Tantangan Psikologis dan Atmosfer yang Mencekam
Berbeda dari game horor lain yang hanya mengandalkan jumpscare, SILENT HILL f dirancang untuk menggali ketakutan psikologis pemain. Pemain akan merasakan sensasi kegelisahan, paranoia, dan ketegangan yang dibangun secara perlahan, hingga mencapai klimaks yang mengguncang mental.
Game ini menjanjikan pengalaman horor yang unik, di mana setiap keputusan yang diambil oleh pemain bisa berdampak pada alur cerita dan psikologi karakter utama.
Tersedia di Berbagai Platform
Para penggemar dapat segera memasukkan SILENT HILL f ke dalam wishlist mereka di berbagai platform digital. Game ini akan tersedia untuk: PlayStation 5 Xbox Series X|S PC (Steam, Microsoft Store, Epic Games Store)
Dengan alur cerita yang mendalam, desain artistik yang unik, serta musik yang menegangkan, SILENT HILL f siap memberikan pengalaman horor yang belum pernah ada sebelumnya. Kembalinya franchise ini dengan nuansa Jepang tahun 1960-an akan membawa warna baru bagi para penggemar lama maupun pemain baru.
Bersiaplah untuk menghadapi ketakutan yang mengintai di balik kabut—SILENT HILL f akan menjadi mimpi buruk yang sulit dilupakan.
ASUS Zenbook 14 (UM3406KA) hadir sebagai inovasi terbaru dalam lini laptop premium ASUS. Laptop ini menggabungkan desain elegan dengan performa bertenaga berkat teknologi AI terbaru.
Dilengkapi dengan prosesor AMD Ryzen AI Series, serta layar OLED, Zenbook 14 dirancang untuk memenuhi kebutuhan produktivitas, kreativitas, dan hiburan secara maksimal. Selain desainnya yang ramping, laptop ini juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur canggih untuk memaksimalkan pengalaman dalam penggunaan.
ASUS Zenbook 14 (UM3406KA): Desain Tipis dengan Layar OLED Berkelas
ASUS Zenbook 14 (UM3406KA) hadir dalam dua varian warna yaitu, Jade Black dan Zumaia Gray. Bagian bodi aluminium hanya berbobot 1,2 kg dengan ketebalan 1,49 cm, memberikan kesan ringan dan kokoh.
Zenbook 14 juga sangat mudah untuk dibawa ke mana-mana, cocok untuk profesional dan pelajar dengan mobilitas tinggi. Engsel ErgoLift 180 derajat memungkinkan fleksibilitas lebih dalam berbagai mode penggunaan, mulai dari mengetik hingga berbagi layar saat presentasi.
Layar Zenbook 14 sudah menggunakan panel OLED 14 inci dengan resolusi hingga 3K (2880 x 1800). Warna yang ditampilkan juga kaya dan akurat berkat teknologi 100% DCI-P3 dan VESA DisplayHDR True Black. Layar laptop ini juga sudah mendukung refresh rate 120Hz, dan response time 0,2ms untuk mengurangi ghosting pada gambar bergerak
ASUS juga melapisi layer laptop ini dengan TÜV Rheinland-certified dan SGS Eye Care Display, yang bisa mengurangi cahaya biru hingga 70%. Terdapat juga varian dengan layar sentuh.
Performa ASUS Zenbook 14
Ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen 7 8840HS atau Ryzen AI 7 350, ASUS Zenbook 14 menghadirkan kecepatan hingga 5.1 GHz dengan 8 core dan 16 thread. Kehadiran AMD XDNA NPU hingga 50 TOPS membuat laptop ini unggul dalam berbagai tugas berbasis AI.
Berbagai fitur AI yang sudah dimiliki oleh laptop ini adalah AI-assisted photo dan video editing, speech recognition dan real-time translation, serta peningkatan performa gaming dan rendering grafis.
Dukungan RAM hingga 32GB LPDDR5X memastikan multitasking yang lancer. Ditambah penyimpanan SSD PCIe 4.0 hingga 1TB memberikan kecepatan baca dan tulis yang tinggi. Zenbook 14 juga sudah memiliki Copilot+ AI integration, AI Noise-Canceling audio, dan AI-Enhanced Webcam.
Dari segi konektivitas, Zenbook 14 sudah memiliki berbagai macam port. Mulai dari USB 3.2 Gen 1 Type-A, USB 3.2 Gen 2 Type-C, USB 4.0 Gen 3 Type-C, HDMI 2.1, dan 3.5mm Combo Audio Jack.
Dukungan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3 memastikan koneksi internet yang lebih cepat dan stabil untuk keperluan kerja atau hiburan.
Baterai Tahan Lama dan Fast Charging
ASUS Zenbook 14 (UM3406KA) dibekali baterai 75WHrs yang mampu bertahan hingga 12 jam dalam penggunaan standar. Fitur fast charging 65W Type-C memungkinkan pengisian daya hingga 60% dalam 49 menit, praktis bagi yang sering bekerja di luar ruangan tanpa akses listrik.
Laptop ini juga sudah menggunakan backlit chiclet keyboard dengan key travel 1.4mm yang nyaman untuk mengetik. Ditambah Precision Touchpad dengan NumberPad untuk navigasi yang lebih efisien.
ASUS Zenbook 14 merupakan pilihan ideal bagi kalian yang mencari laptop premium dengan desain tipis, layar OLED berkualitas tinggi, serta performa bertenaga berkat prosesor AMD Ryzen AI. Dengan berbagai fitur cerdas, daya tahan baterai yang lama, dan konektivitas lengkap, laptop ini cocok bagi kalian yang menginginkan perangkat ringkas dan powerful.
Kabar gembira bagi para penggemar game dari Square Enix! Perusahaan penerbit game ternama ini telah resmi mengumumkan dimulainya SQUARE ENIX ULTIMATE SALE ~ Mega March 2025~ di PlayStation Store. Event ini menawarkan berbagai diskon besar untuk game-game favorit Square Enix, termasuk seri Final Fantasy, NieR, Dragon Quest, hingga Octopath Traveler.
Periode dan Cara Mendapatkan Diskon
Diskon ini berlangsung mulai 12 Maret hingga 26 Maret 2025. Namun, periode diskon bisa bervariasi tergantung produk yang dipilih. Oleh karena itu, para gamer disarankan untuk mengecek harga di toko digital masing-masing sebelum melakukan pembelian.
Daftar Game yang Mendapat Diskon Besar
*klik untuk memperbesar gambar
Berikut adalah beberapa judul game yang mendapatkan potongan harga spesial selama event ini berlangsung:
Final Fantasy VII Remake & Rebirth Twin Pack (PS5) – Diskon 30%!
Final Fantasy VII Remake & Rebirth Digital Deluxe Twin Pack (PS5) – Diskon 30%!
Final Fantasy XVI (PS5) – Diskon 35%! (Diskon lebih besar dari sebelumnya!)
Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven (PS5, PS4) – Diskon 30%! (Diskon lebih besar dari sebelumnya!)
Octopath Traveler II (PS5, PS4) – Diskon 50%!
Octopath Traveler (PS5, PS4) – Diskon 60%!
NieR: Automata Game of the YoRHa Edition (PS4) – Diskon 60%!
Dragon Quest XI S: Echoes of an Elusive Age (PS4) – Diskon 50%!
Visions of Mana (PS5, PS4) – Diskon 35%! (Diskon lebih besar dari sebelumnya!)
Selain game-game di atas, masih banyak judul populer lainnya yang juga mendapatkan potongan harga menarik.
Cara Mendapatkan Diskon
Para gamer dapat langsung mengunjungi PlayStation Store untuk melihat daftar lengkap game yang mendapatkan diskon. Jangan lupa juga untuk mengakses halaman resmi Square Enix Asia melalui tautan berikut untuk informasi lebih lanjut:
Ketersediaan diskon bisa berbeda-beda tergantung negara atau wilayah. Pastikan untuk memeriksa platform digital yang tersedia di daerah kalian sebelum membeli.
Untuk berita terbaru mengenai game Square Enix di Asia, kalian bisa mengikuti akun resmi mereka di:
Bagi para pencinta game Square Enix, SQUARE ENIX ULTIMATE SALE ~ Mega March 2025~ adalah momen yang tidak boleh dilewatkan. Dengan diskon besar hingga 60%, ini adalah kesempatan terbaik untuk menambah koleksi game favorit kalian dengan harga lebih murah. Pastikan untuk segera mengunjungi PlayStation Store dan manfaatkan promo ini sebelum event berakhir pada 26 Maret 2025!
Jangan lewatkan kesempatan ini! Game favorit kalian menanti dengan harga spesial.
Pokemon Go resmi dibeli oleh Scopely, dalam kesepakatan senilai $3,5 miliar. Scopely sendiri merupakan kreator dari game Monopoly Go, dan didukung oleh Arab Saudi.
Pengembang game Pokemon Go sebelumnya, Niantic, telah mengonfirmasi bahwa penjualan ini mencakup seluruh bisnis game pihak ketiga mereka. Artinya selain Pokemon Go, Scopely juga akan menjadi pemilik dari Monster Hunter Now dan Pikmin Bloom.
Pokemon Go Resmi Dibeli
Dilansir dari Eurogamer, Tim O’Brien, Chief Revenue Officer Scopely, mengatakan bahwa Pokemon Go adalah salah satu game dengan jangkauan dan daya tahan luar biasa. Menurutnya pengalaman yang didapatkan dari game ini unik karena mampu membangun koneksi sosial langsung melalui acara-acara live yang dihadiri jutaan peserta.
“Kami telah menghabiskan waktu dengan tim Niantic dan menyadari bahwa organisasi ini memiliki visi yang sejalan dengan kami dalam menciptakan pengalaman terbaik bagi pemain. Kami optimistis terhadap masa depan Pokémon Go di bawah naungan Scopely.” Ujarnya.
Komunitas Khawatir
Akuisisi ini memicu berbagai macam reaksi dari komunitas pemain, Beberapa khawatir dengan strategi monetisasi Scopely yang menurut mereka cukup agresif. Dikhawatirkan hal yang sama juga akan menimpa game-game miliki Niantic yang sekarang sudah menjadi milik Scopely.
Untuk meredakan kekhawatiran ini, Senior Vice President Pokémon Go, Ed Wu angkat bicara. Melalui keterangan di blog resminya, ia meyakinkan fans bahwa tim pengembang game akan tetap bersama dalam proses akuisisi dan akan bergabung dengan organisasi yang sepenuhnya berfokus pada industri game.
“Scopely sepenuhnya percaya pada misi kami dan akan memberikan dukungan serta sumber daya untuk mempertahankan pengalaman bermain yang sudah dikenal dan disukai oleh para pemain,” tulisnya.
Wu juga menyoroti berbagai fitur yang telah diperkenalkan dalam Pokemon Go, seperti Raid Battles, GO Battle League, serta acara tahunan Pokemon Go Fest. Ia meyakinkan komunitas bahwa tim pengembang akan terus menambah fitur-fitur baru dalam beberapa tahun mendatang.
Terakhir, ia kembali menyatakan bahwa perusahaan tidak akan mengejar keuntungan jangka pendek dengan mengorbankan tujuan jangka panjang dari Pokemon Go itu sendiri.
Seiring dengan berkembangnya teknologi PC, permintaan akan monitor OLED berkualitas tinggi semakin meningkat, terutama bagi para gamer yang menginginkan pengalaman visual terbaik. Game-game modern dengan grafis yang semakin realistis membutuhkan monitor dengan tampilan tajam serta warna yang kaya.
ASUS ROG Swift OLED PG27UCDM hadir sebagai solusi bagi para gamer dengan layar OLED berukuran 27 inci, mendukung resolusi hingga 4K. Monitor ini juga menawarkan refresh rate 240Hz serta tingkat kecerahan hingga 450 nits (dan mencapai 1.000 nits dalam mode HDR). Dengan ukuran besar dan performa mumpuni, monitor ini berada di kelas atas.
Kami berkesempatan untuk mencoba ROG Swift OLED PG27UCDM selama beberapa minggu. Selain untuk bermain game, kami juga menggunakannya untuk berbagai aktivitas lain, seperti mengetik artikel, membuat konten media sosial dan video, hingga menonton film.
Review ASUS ROG Swift OLED PG27UCDM
Monitor ini dikemas dalam kotak besar berwarna hitam dengan tulisan “ASUS ROG Swift OLED PG27UCDM” serta logo khas ROG. Spesifikasi utama juga tercantum di bagian luar boks.
Dalam paketnya, selain unit monitor, terdapat berbagai aksesori pendukung, termasuk kabel dan bingkai kaki penyangga. Setelah dirakit, monitor ini tampak cukup besar, terutama jika diletakkan di meja minimalis. Kaki penyangganya menjorok cukup jauh ke depan, sehingga memakan cukup banyak ruang. Jika kalian memiliki meja yang lebih luas, ini tidak akan menjadi masalah.
Video unboxing ASUS ROG Swift OLED PG27UCDM bisa dilihat di sini.
Untuk fleksibilitas lebih, monitor ini juga bisa dipasang di dinding menggunakan standar VESA wall-mount. Selain itu, ROG Swift OLED PG27UCDM dapat diputar hingga 90 derajat untuk orientasi potret, memiliki pengaturan ketinggian, serta mendukung sudut putar hingga 30 derajat.
Meski terdiri dari beberapa bagian, proses perakitannya cukup mudah. Baut pengunci dapat diputar tanpa memerlukan obeng, dan beberapa bagian dapat dipasang dengan sistem magnetik yang praktis.
Logo ASUS ROG yang Ikonik
Monitor ini dilengkapi proyektor khusus yang terletak di bagian kaki dan mengarah ke bawah. Saat diaktifkan, proyektor ini memancarkan logo ROG berwarna merah ke permukaan meja. Fitur ini memberikan sentuhan premium, meski bagi kami lebih sering dimatikan untuk menghemat daya.
Selain itu, terdapat logo ROG dengan pencahayaan RGB di bagian depan dan belakang layar. Sayangnya, logo di bagian depan tidak bisa dikustomisasi warna dan polanya, berbeda dengan logo di belakang yang bisa diatur sesuai keinginan pengguna.
Konektivitas yang Lengkap
ASUS ROG Swift OLED PG27UCDM menawarkan beragam port konektivitas. Tersedia USB Type-B untuk menghubungkan monitor ke PC, tiga port USB Type-A 3.2 untuk berfungsi sebagai hub, serta satu port USB Type-C dengan daya 90W yang bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat lain seperti smartphone atau laptop. Monitor ini juga memiliki DisplayPort 2.1 dan dua HDMI 2.1 untuk kebutuhan koneksi lebih luas.
Namun, salah satu kekurangannya adalah tidak adanya speaker internal. Jika ingin mendapatkan pengalaman audio yang lebih baik, kalian perlu menggunakan speaker eksternal yang dapat dihubungkan melalui port audio jack pada monitor atau PC.
Review ASUS ROG Swift OLED PG27UCDM: Navigasi dan Pengaturan
Di balik logo ROG di bagian depan, terdapat tiga tombol navigasi. Tombol kiri digunakan untuk pengaturan, tombol kanan untuk daya, dan di tengah terdapat joystick kecil untuk memudahkan navigasi dalam menu pengaturan.
Dalam menu ini, pengguna dapat menyesuaikan berbagai fitur seperti kalibrasi HDR, tingkat kecerahan, serta performa layar. Selain itu, monitor ini juga menyediakan fitur tambahan seperti penghitung FPS, crosshair permanen, stopwatch, dan timer.
Salah satu fitur yang menarik adalah sensor yang dapat mendeteksi kedekatan pengguna. Jika kalian menjauh dari monitor dalam jangka waktu tertentu, layar akan otomatis meredup untuk mengurangi risiko burn-in pada panel OLED. ASUS juga menyediakan fitur tambahan bernama OLED Care Program, yang dapat menyegarkan piksel layar untuk menjaga ketahanan panel. Fitur ini dapat dijalankan secara manual atau otomatis dalam interval delapan jam.
Performa untuk Gaming dan Kebutuhan Harian
Dengan resolusi 4K dan refresh rate 240Hz, monitor ini ditujukan untuk gamer yang menginginkan performa maksimal. Untuk benar-benar memanfaatkan potensi monitor ini, dibutuhkan PC gaming dengan spesifikasi tinggi agar dapat menjalankan game pada resolusi 4K dan 240Hz secara optimal.
Namun, jika kalian hanya ingin bermain di resolusi 1080p dengan 60-120 FPS, monitor ini tetap bisa berfungsi dengan baik. Hanya saja, kalian tidak memanfaatkan secara sepenuhnya kemampuan monitor ini.
Selain bermain game di PC, kami juga menguji monitor ini dengan PS5. Hasilnya, tampilan grafis tetap tajam dan jernih, meski opsi kustomisasi pada pengaturan tidak sebanyak ketika digunakan di PC. Untuk video hands on bisa dilihat di sini.
Tidak hanya unggul untuk gaming, monitor ini juga sangat nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas lain. Menonton film dan acara TV terasa lebih imersif berkat teknologi OLED dan HDR yang membuat warna tampak lebih hidup. Untuk pekerjaan sehari-hari, layar yang luas memberikan kenyamanan lebih saat mengetik dokumen atau mengedit video.
Kesimpulan
Itulah review ASUS ROG Swift OLED PG27UCDM. Monitot ini adalah pilihan ideal bagi gamer dan profesional yang menginginkan kualitas visual terbaik. Dengan resolusi 4K, refresh rate 240Hz, serta fitur-fitur canggih, monitor ini mampu memberikan pengalaman visual yang luar biasa.
Satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah ukuran dan desain kaki penyangganya yang cukup besar, sehingga membutuhkan meja yang luas. Selain itu, absennya speaker bawaan mungkin bisa menjadi catatan tersendiri.
Bagi kalian yang mencari monitor OLED premium dengan performa tinggi, ASUS ROG Swift OLED PG27UCDM adalah pilihan yang patut dipertimbangkan.
ASUS ROG Swift OLED PG27UCDM sudah tersedia di Indonesia.
Spesifikasi PC Bleach: Rebirth of Souls telah diungkap Bandai Namco. Selain tersedia di PC (Steam), game ini nantinya juga bisa dimainkan di PS5 dan Xbox Series. Bleach: Rebirth of Souls akan rilis pada tanggal 21 Maret 2025.
Spesifikasi PC Bleach: Rebirth of Souls
Spesifikasi PC Bleach: Rebirth of Souls dibagi menjadi tiga, yaitu minimum environment yang dibagi menjadi 30FPS dan 60FPS, dan recommended environment dengan 60FPS. Untuk minimum, dibutuhkan setidaknya GPU GeForce GTX 980 (Atau yang setara), dan meningkat terus GeForce RTX 2080 Ti (Atau yang setara) untuk recommended. Disarankan untuk menggunakan GeForce RTX 3070 Ti (Atau yang setara) jika ingin memprirotaskan quality.
Ukuran gamenya cukup besar yaitu 75GB dengan penggunaan SSD yang disarankan. Untuk spesifikasi minimum, kalian masih bisa menggunakan HDD.
Gameplay dan Cerita
Dalam Story Mode Bleach: Rebirth of Souls, pemain akan diajak menyusuri perjalanan cerita Kurosaki Ichigo. Dimulai dari cerita Substitute Soul Reaper Arc hingga klimaks di Arrancar Arc. Komposisi ini pastinya sudah sangat ditunggu-tunggu oleh fans.
Sistem combat di game ini menghadirkan mekanisme three-way deadlock yang mengandalkan attack, breaker, dan guard. Pemain harus memanfaatkan ketiga elemen ini untuk menemukan celah di pertahanan lawan. Selain itu, kemampuan melakukan counter juga akan menjadi kunci penting dalam combat. Ketika menerima cukup banyak serangan, pemain dapat memasuki Awakening State, yang membuka potensi baru berupa peningkatan statistik, skill tambahan, dan Kikon Move.
Bagi pemain yang ingin menguji kemampuan mereka, Bleach: Rebirth of Souls menyediakan Battle Mode untuk bertarung melawan teman, baik secara offline maupun online.
Jumlah karakter Bleach: Rebirth of Souls juga terbilang banyak. Mulai dari para karakter utama seperti Ichigo, Orihime, hingga Ishida, Shinigami dari para kapten hingga wakil kapten, dan juga kelompok Arancar. Kurang lebih jumlah karakter yang tersedia bisa mencapai angka 30 bahkan mungkin lebih jika ditambah dengan season pass.
Untuk karakter dari cerita Thousand-Year Blood War atau para Quincy akan hadir melalui season pass.
Spesifikasi PC lengkap inZOI telah resmi diumumkan oleh Krafton, memberikan pemain gambaran mengenai kebutuhan perangkat untuk menjalankan game simulation ini dengan baik. Sebagai nama baru dalam genre game yang selama ini didominasi oleh The Sims, inZOI akan memiliki kualitas grafis yang lebih realistis berkat penggunaan Unreal Engine 5.
Sebelumnya spesifikasi PC inZOI sudah pernah diungkap melalui Steam. Namun, spesifikasi kali ini akan lebih detail dan jelas karena dibagikan langsung oleh developer Krafton.
Spesifikasi PC Lengkap Inzoi
Krafton memastikan bahwa Inzoi dapat dimainkan di berbagai perangkat. Ada empat pengaturan yang disediakan, yaitu Minimum, Medium, Recommended, dan High. Pemain dapat memilih salah satunya yang sesuai dengan spesifikasi PC masing-masing.
Minimum:
CPU: Intel i5 104000, AMD Ryzen 5 3600
GPU: NVIDIA RTX 2060, AMD Radeon RX 5600 XT
RAM: 12GB
Storage: 40GB
Medium:
CPU: Intel i7 117000, AMD Ryzen 7 5800X3D
GPU: NVIDIA RTX 3060, AMD Radeon RX 6600
RAM: 16GB
Storage: 50GB
Recommended:
CPU: Intel i7 12700K, AMD Ryzen 7 7800X3D
GPU: NVIDIA RTX 3070, AMD Radeon RX 6800 XT
RAM: 16GB
Storage: 60GB
High:
CPU: Intel i7 14700K, AMD Ryzen 7 9800X3D
GPU: NVIDIA RTX 4080, AMD Radeon RX 7900 XTX
RAM: 32GB
Storage: 75GB
Setidaknya kalian membutuhkan PC dengan GPU NVIDIA RTX 2060 hingga 4080 (Atau yang setara) untuk bisa memainkan inZOI. Game ini juga membutuhkan koneksi internet. Krafton juga menyarankan penggunaan SSD untuk lebih mempercepat proses dan membuat game menjadi lebih smooth.
Krafton juga sudah menyiapkan delapan preset opsi grafis yang lebih fleksibel untuk spesifikasi PC lengkap inZOI. Opsi ini memungkinkan pemain menyesuaikan keseimbangan antara kualitas visual dan kelancaran gameplay.
Bagi pengguna dengan PC spesifikasi menegah, pengaturan Medium atau Recommended bisa menjadi pilihan tanpa mengorbankan terlalu banyak kualitas grafis. Namun, bagi mereka yang ingin menikmati performa maksimal dari Unreal Engine 5, pengaturan High akan memberikan pengalaman visual terbaik.
Sementara itu, bagi gamer dengan PC yang lebih terbatas spesifikasinya, Krafton memastikan bahwa Inzoi tetap dapat berjalan dengan baik di pengaturan Minimum.
Rilis Sebagai Early Access
InZOI akan mulai tersedia dalam tahap early access di Steam pada tanggal 28 Maret 2025. Awalnya tahap ini dimulai dari tahun lalu, namun Krafton memutuskan untuk menundanya. Pada waktu itu alasan dibalik penundaan adalah, karena developer membutuhkan lebih banyak waktu untuk mempoles gamenya.
Sebagai life game simulation, inZOI akan memiliki gameplay yang sama dengan The Sims. Tapi developer telah menambahkan berbagai macam fitur yang tidak dimiliki oleh The Sims. Misalnya pemain dapat membuat karakternya dapat mengendarai mobil, implementasi sistem karma, dan juga kemampuan untuk melakukan editing di bagian kota.