Home Blog Page 154

Website Rating Ungkap Silent Hill F Punya Banyak Adegan Sadis

0

Silent Hill f menjadi salah satu game horor yang paling dinantikan setelah Konami mengungkapnya di acara Silent Hill Transmission. Sayangnya masih belum banyak informasi yang dibagikan dalam acara tersebut. Ini yang membuat fans mulai mencari-cari informasi tambahan tentang game ini.

Salah satu informasi terbaru adalah penjelasan dari Entertainment Software Rating Board atau ESRB (Dikutip dari IGN) tentang game ini. Website rating ini memberikan kategori Dewasa 17+. Rating ini diberikan karena unsur “Blood and Gore, Intense Violence, Partial Nudity”, yang mengindikasikan bahwa game ini akan menyajikan adegan-adegan mengerikan dan sadis.

Kesadisan Silent Hill F

silent hill f

Sebagai game survival-horor, Silent Hill F akan menyajikan eksplorasi dalam sudut pandang orang ketiga. Pemain akan menjelajahi lingkungan kota, menyelesaikan teka-teki, berinteraksi dengan karakter lain, serta bertarung melawan berbagai makhluk mengerikan. Beberapa jenis musuh yang disebutkan dalam deskripsi termasuk monster humanoid, mutan, hingga makhluk mitologis yang menghadirkan elemen horor khas Silent Hill.

Dari segi combat, pemain dapat menggunakan berbagai senjata jarak dekat seperti kapak, linggis, pisau, dan tombak untuk bertahan hidup. Efek percikan darah akan sering muncul saat pemain diserang, dan banyak area yang dipenuhi noda darah serta mayat.

Salah satu aspek yang membuat game ini menjadi semakin mengerikan adalah adegan-adegan kekerasan:

  • Seorang karakter dibakar hidup-hidup di dalam kandang
  • Seorang wanita dicap dengan besi panas
  • Adegan ritual di mana karakter harus memotong bagian wajah seseorang
  • Karakter yang terlihat menggergaji lengannya sendiri
  • Penyajian organ tubuh dalam upacara ritual yang menyeramkan

Selain itu, game ini juga menampilkan monster seperti manekin telanjang dengan bagian tubuh yang terekspos.

Cerita Silent Hill F

Silent Hill f akan membawa pemain ke Jepang tahun 1960-an. Berlatar di kota pegunungan terpencil Ebisugaoka, pemain akan mengikuti kisah Shimizu Hinako, seorang remaja yang awalnya menjalani kehidupan biasa. Namun, semuanya berubah saat kabut tebal turun dan mengubah kotanya menjadi tempat yang menyeramkan dan sepi. Dengan suasana yang mencekam dan ancaman misterius yang mengintai di balik kabut, Hinako harus mengungkap kebenaran di balik peristiwa aneh ini.

Game ini nantinya akan tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC.

Josef Fares Sebut EA Sangat Kooperatif

0

Josef Fares, pendiri sekaligus developer dari Hazelight Studios, baru-baru ini membuat pernyataan tentang hubungan studionya dengan EA. Reputasi EA sebagai publisher rupanya sama sekali tidak dirasakan oleh ia dan timnya. Fares menegaskan bahwa pengalaman Hazelight dengan perusahaan tersebut justru sangat positif.

Josef Fares Sebut EA Tidak Pernah Ikut Campur

Dalam wawancaranya di podcast di channel YouTube Skill Up, Josef Fares menjelaskan bahwa Hazelight memiliki kebebasan penuh dalam mengembangkan game mereka.

“EA adalah pendukung kami. Kami tidak perlu mengajukan ide kepada mereka. Kami hanya mengatakan, akan membuat ini, dan itu saja. Mereka sama sekali tidak memiliki pengaruh dalam keputusan kami,” Ungkap Fares.

“Saya harus mengatakan bahwa mereka (EA) adalah mitra yang baik. Tidak ada yang percaya dengan saya katakana. Saya tidak tahu bagaimana hubungan mereka dengan developer lain. Yang jelas, dengan kami, mereka sangat menghormati apa yang kami lakukan,” tambahnya.

Hazelight Mulai Garap Game Baru

Selain membicarakan hubungannya dengan EA, Josef Fares juga membocorkan sedikit rencana dari Hazelight kedepannya. Setelah sukses dengan Split Fiction, mereka sudah mulai mengembangkan proyek game terbaru. Meski begitu, detail mengenai game ini masih dirahasiakan.

“Alasan saya belum bisa membicarakan game berikutnya adalah karena masih sangat awal. Kami di Hazelight tidak mengerjakan game lebih dari tiga atau empat tahun. Jadi, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami pasti akan berbicara lebih banyak tentangnya.” Kata Fares.

Menurutnya, timnya di Hazelight juga sangat bersemangat mengerjakan proyek baru ini. Sayangnya, ia belum bisa berbicara banyak.

“Kami sangat, sangat, sangat, sangat antusias dengan game ini. Kami mulai mengerjakannya sekitar satu bulan yang lalu.” Tambahnya

Split Fiction Sukses

josef fares

Perlakuan EA terhadap Hazelight sepertinya wajar, jika dilihat dari pencapaian studio tersebut, Split Fiction yang baru saja dirilis pada tanggal 6 Maret kemarin, ternyata telah melebih ekspektasi dari segi penjualan. Game ini diklaim terjual sebanyak 1 juta unit hanya dalam kurun waktu 48 jam setelah dirilis.

Bagaimana menurut kalian?

ROG Flow Z13 Telah Hadir di Indonesia

0

ROG Flow Z13 resmi diperkenalkan oleh ASUS Republic of Gamers (ROG) di Indonesia. Tablet ini hadir dengan inovasi terbaru, termasuk penggunaan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395. Teknologi ini menjadikannya satu-satunya tablet gaming dengan performa setara laptop gaming kelas atas.

Teknologi Canggih di ROG Flow Z13

Sebagai tablet gaming generasi terbaru, ROG Flow Z13 membawa berbagai peningkatan yang menjadikannya lebih unggul dibanding pendahulunya. Salah satu fitur utama adalah penggunaan AMD Ryzen AI Max+ 395, yang menggabungkan 16 core CPU Zen 5 dengan GPU Radeon 8060S Graphics berbasis RDNA 3.5 dalam satu chip.

Kombinasi ini memungkinkan tablet memiliki performa luar biasa untuk gaming, penggunaan aplikasi AI, hingga rendering grafis berat. Didukung oleh 64GB LPDDR5X 8000MHz dengan quad-channel memory, perangkat ini mampu mengalokasikan VRAM secara dinamis, memberikan pengalaman gaming yang lebih lancar dan bebas hambatan.

Sistem pendingin juga mengalami peningkatan dengan penggunaan vapor chamber berbahan stainless steel dan tembaga ringan. Ditambah dua kipas 2nd Gen Arc Flow yang memastikan suhu tetap stabil dalam penggunaan intensif.

Dari segi tampilan, tablet ini dilengkapi layar ROG Nebula Display 13 inci 2.5K 180Hz dengan 100% DCI-P3. Panel ini memastikan warna yang tajam dan detail visual yang optimal untuk gaming maupun pekerjaan profesional.

Fitur Unified Memory

Fitur unggulan ROG Flow Z13 adalah teknologi unified memory, yang memungkinkan pemrosesan data CPU dan GPU menggunakan satu pool memori besar. Mekanisme ini memungkinkan alokasi VRAM yang fleksibel, dan memberikan performa setara dengan laptop gaming yang menggunakan discrete GPU.

Mobilitas Tinggi dan Konektivitas Lengkap

Sebagai tablet gaming portabel, ROG Flow Z13 dirancang untuk fleksibilitas maksimal. Perangkat ini dibekali baterai 70Wh yang mampu memberikan daya tahan lebih lama, didukung oleh efisiensi prosesor Strix Halo.

Dari segi konektivitas, tablet ini menawarkan kemudahan tanpa perlu dongle tambahan, dengan fitur:

  • Dua port USB-C (USB4 dan DisplayPort 1.4)
  • HDMI 2.1 dan USB Type-A
  • Slot microSD dan audio combo jack

Selain itu, tablet ini juga menghadirkan pengalaman mengetik yang lebih nyaman dengan touchpad yang lebih luas dan tombol Command Center, yang mempermudah navigasi dalam berbagai mode penggunaan.

Harga dan Ketersediaan ROG Flow Z13

ROG Flow Z13 kini tersedia di Indonesia dengan dua varian harga:

Perangkat ini dapat diperoleh melalui ROG Exclusive Store, ASUS Exclusive Store, ASUS Online Store, dan mitra resmi ASUS Indonesia lainnya. Setiap pembelian sudah dilengkapi 2 Tahun Garansi Global dan 1 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty untuk kenyamanan pengguna.

Review Assassin’s Creed Shadows (PC): Tidak Seperti yang Dikira

0

Review Assassin’s Creed Shadows PC adalah salah satu game yang cukup berat dan menantang. Alasannya jelas adalah kontroversi seputar game ini yang seakan tiada habisnya. Belum lagi hype dari game ini sendiri yang sudah berkurang karena dua kali ditunda perilisannya.

Terlepas dari semua hal itu, Ubisoft sang developer tetap harus merilis gamenya. Namanya juga “Show Must Go On”, suka tidak suka dan bagaimanapun hasilnya Assassin’s Creed Shadows akan rilis pada tanggal 20 Maret 2025. Semua orang akhirnya bisa melihat dan merasakan seperti apa game ini sebetulnya. Apakah semua kontroversi dan penundaan setimpal dengan produk akhirnya?

Saya mendapat kesempatan dari Ubisoft untuk memainkan versi review Assassin’s Creed Shadows di PC dua minggu lebih awal.

Ketika Ubisoft memutuskan untuk menunda peluncuran game ini tahun lalu, jujur saja saya kecewa. Alasannya karena game ini termasuk dalam salah satu dari daftar “Most Wanted to Play” yang saya buat.

Selain itu, Assassin’s Creed Shadows juga menawarkan “Winning Concept” yang digunakan oleh Assassin’s Origins, Odyssey, dan Valhalla. Ditambah lagi, game ini mengangkat tema Jepang yang lengkap dengan ninja dan samurai. Apa lagi yang kurang coba?

Berikut adalah review Assassin’s Creed Shadows PC, berdasarkan pengalaman yang saya dapat setelah memainkannya lebih dari 20 jam:

Review Assassin’s Creed Shadows PC: Merajut Sejarah Asli dengan Cerita Fiksi

Assassin’s Creed Shadows berlatar di Jepang pada abad ke-16, dimana pada waktu itu Oda Nobunaga sedang mencapai titik kekuasaan tertingginya. Sesuai tradisi franchise Assassin’s Creed, cerita dalam Assassin’s Creed Shadows dirajut dengan sejarah asli.

Assassin’s Creed Shadows juga memiliki beragam detail tentang lokasi, kebudayaan, dan juga peristiwa bersejarah di Jepang. Semua informasi ini disimpan dalam Codex yang bisa diakses kapan saja oleh pemain. Jadi jika kalian menyukai tentang sejarah, rasa haus akan informasi bisa terpuaskan dengan mengakses bagian Codex.

Ekspansi Oda Nobunaga di Jepang bertanggung jawab dalam menciptakan dua karakter utama Assassin’s Creed Shadows, Naoe dan Yasuke. Pembantaian kelompok Iga oleh Oda Nobunaga membuat Naoe kehilangan keluarga dan tanahnya. Inilah yang membuatnya menjadi hantu dan mau berbuat apa saja demi membalas dendam. Sedangkan Yasuke justru bersimpati dengan Oda Nobunaga. Sebabnya ia adalah satu-satunya orang yang melihat Yasuke sebagai seorang manusia, bukan budak. Takdir dari Naoe dan Yasuke yang awalnya berlawanan, akhirnya menjadi satu melalui sebuah klimaks cerita.

Sayangnya klimaks ini menurut saya kurang menggigit dan believable. Apakah cerita ini memang sudah dari awal didesain oleh Ubisoft? Atau cerita ini merupakan cerita baru yang didesain ketika Assassin’s Creed Shadows ditunda? Jawaban dari pertanyaan ini mungkin tidak akan terjawab dan menjadi bagian dari misteri Assassin’s Creed Shadows.

Hal lain yang menurut saya perlu menjadi perhatian adalah VO (Voice Over). Hampir semua karakter di Assassin’s Creed Shadows memiliki VO bahasa Inggris dengan logat Jepang. Ini mengingatkan saya dengan serial televisi Shogun. Kalian juga bisa menggunakan Immersive Mode untuk membuat karakter di game berbicara dengan bahasa aslinya (Jepang dan Portugis), jika ingin lebih imersif.

Jepang yang Indah dan Misterius

review assassin's creed shadows pc

Secara garis besar, alur cerita Assassin’s Creed Shadows masih menggunakan mekanisme yang sama dengan game-game sebelumnya. Untuk melanjutkan cerita utama, kalian harus mengejar kelompok misterius bernama Shinbakufu. Kelompok ini terdiri dari beberapa orang dengan satu orang pemimpin yang identitasnya tersembunyi di balik topeng. Untuk mencapai sang pemimpin, kalian harus lebih dulu mengungkap anak buahnya satu per satu.

Pencarian ini akan cukup menantang. Pertama, karena petunjuk untuk menemukan target biasanya hanya berupa deskripsi lokasi. Sisanya harus kalian temukan sendiri. Untuk mempermudah, developer telah membuat fitur Scout yang bisa membantu untuk menemukan target. Scout juga memiliki batas penggunaan, jadi kalian harus menggunakannya semaksimal mungkin.

Kedua, pencarian ini akan membawa Naoe dan Yasuke ke berbagai wilayah di Jepang. Mulai dari Osaka ke Kyoto, danau Biwa di wilayah Omi yang merupakan danau terbesar di Jepang, wilayah Kii yang memiliki banyak kuil Budha, dan berbagai wilayah lainnya. Inilah dunia open world Assassin’s Creed Shadows yang bisa kalian jelajahi sampai puas.

Pemandangan yang tersaji di dalam game sangat luar biasa. Kalian akan disuguhi oleh berbagai jenis bentang alam. Mulai dari hutan yang penuh dengan pepohonan bambu dan maple, padang rumput lengkap dengan sawah berisi padi, pegunungan dengan jalan sempit menanjak, sampai wilayah urban Jepang abad ke-16 yang tertata rapi. Tidak lupa berbagai landmark seperti kuil dan istana yang dibuat semirip mungkin dengan bentuk aslinya.

Assassin’s Creed Shadows juga memiliki mekanisme pergantian waktu, cuaca, dan musim. Kondisi ini akan berpengaruh dengan kondisi alam di game. Misalnya pada musim dingin beberapa wilayah akan dipenuhi oleh salju, dan pada musim gugur kalian bisa melihat daun-daun yang rontok. Ketika malam hari, kalian juga akan lebih sering bertemu penjaga yang berpatroli dan lain sebagainya.

Teknologi Ray-Tracing sangat kentara penerapannya di Assassin’s Creed Shadows. Pemandangan alam di dalam game menjadi semakin indah dan misterius berkat teknologi ini. Karena menggunakan PC, saya bisa mengatur penampilan special effect yang muncul di dalam game. Jika kalian memiliki PC mumpuni, saya sarankan untuk memaksimalkan Ray-Tracing untuk pengalaman yang lebih optimal.

Kegiatan eksplorasi tidak akan pernah membosankan karena suguhan pemandangan alam ini. Sayangnya tidak fitur ada auto-pilot saat sedang berkuda. Jadi saya harus menekan terus tombol analog controller untuk memastikan kuda saya tetap berada di jalur. Sebagai gantinya, developer memberikan fitur Pathfindfer atau petunjuk arah, agar pemain tidak tersesat saat sedang eksplorasi.

Ketika tiba di desa dan kota, kalian juga akan berjumpa dengan para NPC yang menjalanI berbagai macam aktivitas. Kalian bisa menemukan NPC yang sedang ngobrol dan kadang memberikan informasi penting, ada pemain boneka yang sedang menghibur anak-anak, sampai Miko atau pendeta yang sedang berdoa di kuil. Kehadiran NPC ini membuat dunia Assassin’s Creed Shadows menjadi lebih hidup.

Pilih Naoe atau Yasuke

review assassin's creed shadows pc

Pada bagian awal permainan, karakter yang bisa digunakan dibatasi. Tapi setelah seperempat jalan, kalian bisa mulai memilih untuk menggunakan Naoe atau Yasuke. Keduanya memiliki gameplay yang berbeda. Naoe lebih condong ke stealth seperti seorang Assassin sejati. Sedangkan Yasuke lebih direct, cocok untuk pertarungan frontal.

Beberapa fitur juga dibatasi untuk setiap karakter. Misalnya kemampuan mendeteksi musuh ala Assassin yang hanya bisa digunakan oleh Naoe. Sebaliknya, Yasuke bisa berlari dan mendorong musuh atau objek lainnya. Naoe juga bisa menggunakan berbagai peralatan ninja seperti kunai, smoke bomb, dan masih banyak lagi.

Inilah yang membuat Naoe lebih cocok digunakan ketika menjalankan misi assassination atau infiltration di dalam kastil. Karena kalian pastinya tidak mau membuat semua penjaga di dalam kastil menyerang secara bersamaan dan mendapatkan status Wanted.

Tidak ada juga paksaan dari game untuk terus menggunakan salah satu karakter, kecuali pada skenario tertentu. Jadi jika mau, kalian bisa terus menggunakan Naoe sampai gamenya tamat untuk mendapatkan rasa otentik franchise Assassin’s Creed.

Baik Naoe dan Yasuke bisa melakukan parkour. Tapi hanya Naoe saja yang bisa melakukan berbagai jenis gaya. Kalian bisa saja memaksa Yasuke untuk memanjat genteng, tetapi gerakannya akan lebih lambat dan kagok. Malah jadi lucu dilihatnya.

Berbicara tentang parkour, Assassin’s Creed Shadows telah membuat mekanisme ini menjadi lebih streamline. Melakukan parkour sekarang menjadi lebih mudah dan simple. Maksud saya lebih mudah adalah dalam mengeksekusi dan mengarahkan gerakannya. Sehingga tidak ada gerakan yang sia-sia atau salah.

Genteng dan AI

review assassin's creed shadows pc

AI musuh di game ini menurut saya sudah cukup baik. Mereka tidak terlalu bodoh dan tidak terlalu pintar. Pastinya juga tidak memiliki kekuatan superhuman yang bisa mendeteksi meski kalian sedang bersembunyi. Tapi, mereka cukup waspada juga.

Jika kalian ketahuan oleh musuh, saran saya bersembunyilah di atas genteng agar tidak ketahuan. Cara klasik ini tidak pernah gagal dalam setiap game Assassin’s Creed, termasuk ini.

Developer juga telah memberikan pilihan tingkat kesulitan game yang menyesuaikan dengan perilaku AI. Jika kalian memilih yang tertinggi atau Expert, strategi bersembunyi di genteng tidak lagi efektif.

review assassin's creed shadows pc

Kalian juga bisa menentukan bagaimana damage dari Stealth Assassination, apakah instant kill atau disesuaikan dengan kekuatan musuhnya. Pengaturan ini memberikan pemain kebebasan dalam menentukan seperti apa pengalaman dari gameplay yang ingin dapatkan.

Berbicara tentang Stealth Assassination, game ini memiliki variasi gaya baru. Misalnya Naoe bisa langsung menusuk musuh yang berada di balik pintu dengan menggunakan senjata Katana. Yasuke juga memiliki versinya sendiri yang bernama Brutal Assassination.

Review Assassin’s Creed Shadows: Variasi Senjata yang Beragam

review assassin's creed shadows pc

Naoe dan Yasuke dibekali oleh tipe senjata yang berbeda. Naoe bisa menggunakan Katana, Kusarigama (Arit dengan rantai), dan Tanto (Semacam pisau). Sedangkan Yasuke memakai senjata kelas berat seperti Long Katana, Naginata (Tombak pedang), busur dan panah, serta Teppo (Senjata api).

Setiap senjata milik Naoe dan Yasuke akan memiliki fungsi dan skill yang berbeda. Ada yang bisa digunakan untuk menghancurkan armor musuh secara cepat, ada yang memberikan status effect, dan berfungsi sebagai damage dealer. Kemampuan dari setiap senjata ini bisa ditingkatkan melalui menu Mastery masing-masing karakter.

Mencicipi berbagai macam senjata merupakan alasan saya sering berganti-ganti karakter di Assassin’s Creed Shadows. Jika saya ingin bermain brutal, maka saya akan menggunakan Yasuke dan menyerbu langsung markas musuh. Menyaksikan animasi dari finishing move Yasuke juga merupakan kepuasan tersendiri. Jika kalian tidak bisa melihat darah, maka bisa dimatikan melalu option.

review assassin's creed shadows pc

Mekanik combat sayangnya kurang kreatif dan monoton. Musuh hanya memiliki tiga variasi serangan yang perlu diingat. Jika menyala putih, kalian bisa melakukan parry secara langsung. Jika menyala biru artinya adalah serangan beruntun yang baru bisa diparry pada akhir serangan. Sedangkan jika menyala merah adalah serangan yang tidak bisa ditangkis dan harus dihindari. Jika kalian sudah memahami semua pola ini, maka combat di Assassin’s Creed Shadows menjadi mudah.

Kustomisasi Jempolan

review assassin's creed shadows pc

Dari segi kustomisasi, saya memberikan dua jempol untuk Assassin’s Creed Shadows. Fitur ini terbilang cukup detail, karena kalian bisa mengganti-ganti skin dari senjata dan armor. Seandainya kalian menemukan desain dari senjaya dan armor yang menarik dan ingin digunakan terus, kalian bisa memakaikan skin tersebut ke senjata dan armor yang dipakai.

Untuk senjata, kustomisasinya lebih kompleks lagi. Kalian bisa menentukan skin dari bilah pedang, pegangan kayu, dan beragam bagian dari senjata lainnya untuk menciptakan desain senjata yang betul-betul unik.

review assassin's creed shadows pc

Senjata dan armor di dalam game ini juga bisa terus diupgrade mengikuti level karakter. Jadi keduanya akan terus semakin kuat dan jika kalian mau, digunakan terus sampai gamenya tamat.

Assassin’s Creed Shadows juga memiliki mekanik Hideout yang bisa dibangun. Setelah Naoe bertemu dengan NPC bernama Tomiko, kalian akan diberikan tanah kosong yang berfungsi sebagai Hideout dan bisa dibangun dengan berbagai macam bangunan.

review assassin's creed shadows pc

Beberapa bangunan baru berfungsi jika kalian sudah merekrut NPC yang sesuai untuk bekerja didalamnya. Misalnya Forge yang bisa digunakan untuk upgrade senjata dan armor, baru bisa digunakan setelah kalian merekrut blacksmith. Beberapa NPC yang direkrut juga bisa digunakan sebagai bala bantuan saat kalian sedang dalam kondisi terjepit.

Setiap bangunan bisa kalian kustomisasi, mulai dari tipe atapnya sampai desain ruangannya. Untuk membangun, kalian memerlukan bahan-bahan dasar yang bisa ditemukan saat menginfiltrasi markas musuh atau menjalankan side quest. Fitur ini akan menambah aktivitas sampingan yang bisa dilakukan di dalam game, apalagi jika kalian menyukai elemen management.

Animus

Assassin’s Creed Shadows juga memiliki fitur baru bernama Animus. Fitur ini seperti platform online yang menyatukan semua game Assassin’s Creed yang kalian miliki dalam satu library, lengkap dengan kronologinya. Animus juga adalah tempat microtransaction berada.

Mata uang in-game yaitu Keys dan Helix untuk microtransaction bisa kalian beli dengan uang asli, atau bisa juga dengan menjalankan side quest khusus. Side quest ini bentuknya seperti daily login quest yang akan diganti dengan yang baru setiap beberapa hari sekali. Animus juga berisi semacam Battle Pass yang akan memberikan reward sesuai dengan pencapaian yang kalian dapatkan.

Menurut saya, semua kebutuhan seperti senjata dan armor bisa didapatkan di dalam game. Kecuali kalian mau mengeluarkan uang lebih untuk membeli senjata dan armor yang bagus di Animus.

Assassin’s Creed Shadows Dari Segi Teknis

review assassin's creed shadows pc

Jika kalian memainkan versi PC seperti saya, kalian bisa mengakses fitur benchmark terlebih dahulu sebelum memulai. Setidaknya kalian akan mendapatkan gambaran seberapa kuat PC kalian untuk memainkan Assassin’s Creed Shadows.

Secara spesifikasi, Assassin’s Creed Shadows tergolong game berat. Jadi, pastikan kalian memiliki PC dengan spesifikasi yang sesuai jika mau memainkan game ini secara optimal.

Saya menggunakan PC dengan spesifikasi CPU i5-14400F, GPU RTX 3060, RAM 32GB, dan SSD. Saya bisa menjalankan game ini dengan setting medium di 60FPS tanpa adanya masalah teknis. Fitur Ray-Tracing tidak bisa dimatikan di game ini, sehingga harus saya kustomisasi. Assassin’s Creed Shadows juga sudah mendukung fitur Upscalling. Saya sendiri menggunakan NVIDIA DLSS di mode Balanced.

Awalnya saya sempat mencoba setting grafis high. Tapi, suhu GPU saya bisa melonjak sampai ke 80-90 derajat. Barulah ketika setting grafis saya turunkan ke medium dengan beberapa special effect diturunkan, suhu GPU normal kembali.

Kesimpulan

Kesimpulan review Assassin’s Creed Shadows PC adalah game ini tidak seburuk seperti yang dibayangkan, bahkan menurut saya malah sesuai dengan ekspektasi. Keindahan dan kemisteriusan Jepang yang dibuat ulang di dalam game ibarat benang yang menjahit semua bahan menjadi satu pakaian bagus.

Saya bisa melihat bagaimana berdedikasinya tim developer dalam menciptakan game ini. Daun yang rontok karena memasuki musim gugur, terbawa angin melewati jalan setapak yang dilalui oleh Naoe dan Yasuke. Nuansa ini membuat aktivitas eksplorasi di dunia open world di Assassin’s Creed Shadows menjadi sangat imersif. Belum lagi informasi detail yang disusun secara rapi di dalam Codex. Kalian tidak hanya sekedar bermain game, tetapi secara tidak langsung juga mempelajari sejarah Jepang.

Meski memiliki dunia yang indah, Assassin’s Creed Shadows juga tidak luput dari kekurangan. Gameplay bagian combat yang cenderung monoton, dan pola alur cerita yang berulang seperti game sebelumnya. Yasuke yang awalnya saya kira menjadi titik lemah dari game ini, ternyata justru menambah variasi dari segi gameplay. Tentunya ditambah kustomisasi yang detail juga menjadi nilai plus untuk game ini.

Terlepas dari segala kontroversi dan politik yang dialami oleh Assassin’s Creed Shadows, game ini bisa dibilang cukup baik. Saya juga merasa terhibur saat memainkannya. Menghibur, bukankah elemen ini merupakan esensi penting dari sebuah game?

Assassin’s Creed Shadows akan rilis di PS5, Xbox Series, dan PC tanggal 20 Maret 2025.

Spesifikasi PC Silent Hill F Diungkap

0

Konami telah mengungkap spesifikasi PC Silent Hill f. Spesifikasi ini dibagi menjadi dua, yaitu minimum dan recommended. Dengan atmosfer dan detail yang kaya, game ini memerlukan hardware yang cukup tangguh untuk memberikan pengalaman bermain di PC yang maksimal.

Spesifikasi PC Silent Hill f

Berikut adalah spesifikasi minimum dan recommended Silent Hill f menurut Steam:

Minimum

  • Requires a 64-bit processor and operating system
  • OS: Windows 11 x64
  • Processor: Intel Core i5-8400 / AMD Ryzen 5 2600
  • Memory: 16 GB RAM
  • Graphics: NVIDIA GeForce GTX 1070 Ti or AMD Radeon RX 5700
  • DirectX: Version 12
  • Storage: 50 GB available space
  • Sound Card: Windows Compatible Audio Device.

Recommended

  • Requires a 64-bit processor and operating system
  • OS: Windows 11 x64
  • Processor: Intel Core i7-9700 / AMD Ryzen 5 5500
  • Memory: 16 GB RAM
  • Graphics: NVIDIA GeForce RTX 2080 or AMD Radeon RX 6800XT
  • DirectX: Version 12
  • Storage: 50 GB available space
  • Sound Card: Windows Compatible Audio Device.

Untuk spesifikasi minimum, kalian bisa memainkan game ini dengan setting 30FPS dengan 720p (Tetap disarankan untuk menggunakan SSD) di Performance Quality. Sedangkan untuk spesifikasi recommened, ditujukan untuk setting Perfomance dengan 60FPS, dan Quality di 30FPS dengan resolusi 4k memakai DLSS atau yang setara.

Kapan Rilisnya?

spesifikasi silent hill f

Silent Hill f resmi diperkenalkan oleh Konami dalam acara Silent Hill Transmission minggu lalu. Dalam game ini, pemain akan menjadi Shimizu Hinako yang awalnya menjalani kehidupan biasa, tapi semuanya berubah saat kabut tebal turun dan mengubah kotanya menjadi tempat yang menyeramkan. Silent Hill f untuk pertama kalinya akan berlatar di Jepang pada tahun 1960-an,

Silent Hill f dikerjakan oleh producer Motoi Okamoto. Ia dibantu oleh Ryukishi07 yang terkenal sebagai penulis cerita horor Jepang sebagai pembuat naskah cerita. Tidak hanya itu, Silent Hill f juga menampilkan composer legendars dari game Silent Hill, Akira Yamaoka sebagai composer.

Tanggal rilis Silent Hill f belum diumumkan.Game ini nantinya akan tersedia di platform PS5, Xbox Series, dan PC.

Bagaiman menurut kalian tentang Silent Hill f?

Tanggal Rilis Delta Force Mobile Diumumkan

0

Garena resmi telah mengumumkan tanggal rilis global Delta Force Mobile. Game FPS Tactical Shooter ini akan tersedia untuk perangkat iOS dan Android mulai dari tanggal 22 April 2025.

Game buatan developer Team Jade ini awalnya dijadwalkan rilis di awal tahun 2025. Namun karena alasan masih perlu waktu untuk dipoles, tanggal rilis game ini diundur menjadi musim panas 2025.

Mode Permainan di Delta Force Mobile

delta force mobile

Dalam versi mobile, Delta Force menghadirkan dua mode permainan yaitu mode Warfare dan mode Operations. Kedua mode ini sama seperti yang ada di versi PC-nya. Mode Warfare memungkinkan pemain untuk bertempur dalam skala besar dengan format 24 vs 24. Mode ini melibatkan berbagai kendaraan taktis, baik di darat, udara, maupun laut, untuk menciptakan pengalaman tempur yang imersif.

Sementara itu, mode Operations menawarkan konsep extraction shooter dengan quest. Pemain akan menjalankan berbagai misi dengan tingkat strategi tinggi untuk menghadapi tantangan, serta menggunakan persenjataan militer otentik yang dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan.

Fitur yang Sudah Dioptimalisasi

Delta Force Mobile juga telah dioptimalisasi agar dapat dimainkan dengan baik di perangkat mobile. Game ini menawarkan pengalaman tembak-menembak yang presisi, dengan sistem kontrol yang sudah dioptimalkan untuk perangkat mobile. Pemain juga dapat menikmati pertempuran 360 derajat yang lebih imersif di medan perang luas,

Tidak hanya itu, sistem loadout dalam game ini memungkinkan pemain untuk menyesuaikan persenjataan mereka secara bebas. Dengan dukungan grafis yang realistis dan mekanisme permainan yang mendetail, game ini siap untuk menjadi salah satu game FPS mobile “kejutan” di tahun 2025.

Event Eksklusif

Sebagai bagian dari peluncuran, Garena menghadirkan tactical onboarding event yang menawarkan berbagai hadiah eksklusif bagi pemain. Dengan mengikuti pre-registrasi di App Store dan Google Play, pemain berkesempatan mendapatkan berbagai item menarik yang dapat digunakan dalam permainan. Event ini adalah kesempatan emas bagi para penggemar game FPS untuk memulai pertempuran mereka dengan keuntungan lebih awal.

Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk mencoba Delta Force Mobile saat rilis nanti?

Sekolah Mobile Gaming Pertama di Indonesia Telah Diresmikan

0

Sekolah mobile gaming akan semakin mendapat perhatian di Indonesia dengan hadirnya Infinix Gaming Akademia 2025. Program ini akan menjadi sekolah mobile gaming pertama untuk siswa SMA.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi Infinix dengan Akademi Garudaku, serta para pelatih profesional. Program ini bertujuan untuk membimbing talenta muda agar dapat berkembang di industri esports, tidak hanya sebagai pemain profesional, tetapi juga sebagai kreator konten dan inovator teknologi di bidang mobile gaming.

Infinix Gaming Akademia 2025: Sekolah Mobile Gaming untuk Siswa SMA

Resmi diluncurkan pada 11 Maret 2025, sekolah mobile gaming ini akan hadir di lima sekolah di Jakarta, yaitu SMAN 110 Jakarta, SMK Ristek Jaya Jakarta, SMAN 84 Jakarta, SMAN 14 Jakarta, dan SMA Perguruan Cikini 1. Program ini menyediakan pelatihan intensif dan workshop mingguan bersama atlet esports profesional. Materi yang diberikan mencakup pemahaman industri esports, strategi tim, hingga persiapan untuk turnamen besar dari berbagai Intellectual Property (IP).

Selain pelatihan teknis, para peserta juga mendapatkan wawasan tentang teknologi pendukung mobile gaming. Termasuk mode permainan yang dioptimalkan dengan kecerdasan buatan (AI). Untuk mendukung performa terbaik, peserta akan menggunakan Infinix NOTE 50 Pro, yang merupakan AI Gaming Phone terbaru dari Infinix.

Kolaborasi Infinix dan Akademi Garudaku

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekosistem esports di Indonesia, Infinix bekerja sama dengan Akademi Garudaku dalam penyelenggaraan sekolah mobile gaming ini. Akademi Garudaku merupakan institusi yang ditunjuk oleh PBESI untuk membina kompetensi dan prestasi di tingkat pelajar dan mahasiswa dalam dunia esports. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda di berbagai daerah untuk terlibat dalam industri esports secara profesional.

Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar membentuk atlet esports, tetapi juga melahirkan berbagai profesional di industri mobile gaming. Dengan kerja sama strategis ini, Infinix berharap semakin banyak daerah yang bisa dijangkau dalam mengembangkan ekosistem esports di Tanah Air.

Masa Depan Sekolah Mobile Gaming di Indonesia

Inisiatif Infinix Gaming Akademia 2025 bukanlah satu-satunya langkah yang dilakukan oleh Infinix dalam mendukung industri esports. Sebelumnya, Infinix telah menjalin kemitraan dengan berbagai ekosistem esports, termasuk sebagai Official Gaming Smartphone Partner ONIC Esports dan penyelenggara turnamen esports tahunan seperti Infinix Gaming Master, Warung Infinix Gaming (WARNING), serta Infinix Gaming Beast Arena.

Selain itu, Infinix juga aktif berkolaborasi dengan berbagai IP gaming global dan lokal, seperti PUBG, Mobile Legends Bang Bang (MLBB), Free Fire Garena, serta Honor of Kings (HoK).

Bagaimana menurut kalian?

Semua Konten Baru di Update Genshin Impact 5.5 yang Perlu Diketahui

0

HoYoverse telah mengumumkan update Genshin Impact 5.5 yang berjudul “Day of the Flame’s Return” akan resmi dirilis pada tanggal 26 Maret 2025. Update ini membawa berbagai konten baru, mulai dari wilayah baru hingga karakter baru yang dapat dimainkan.

Wilayah Baru di Update Genshin Impact 5.5

Wilayah baru yang hadir dalam update Genshin Impact 5.5 akan membawa pemain ke Gunung Berapi Tollan. Di dalamnya terdapat kota kuno yang konon dibangun oleh para Naga dan kini mulai terbangun kembali akibat magma yang bergolak.

Sepanjang perjalanan menuju Gunung Berapi Tollan, pemain akan bertemu dengan suku Collective of Plenty. Suku ini dikenal sebagai komunitas yang mengutamakan olahraga dan membuktikan kekuatan melalui kompetisi bersahabat. Wilayah mereka yang subur menghasilkan buah-buahan lezat, namun mereka juga harus menghadapi ancaman letusan gunung berapi.

Pemain juga bisa berinteraksi dengan Tatankasaurus, rekan Saurian baru yang memiliki kemampuan unik untuk menghancurkan Pulverite dan bahkan berlari melintasi air atau Phlogiston cair.

Karakter Baru Varesa dan Iansan

Pembaruan ini juga memperkenalkan dua karakter baru, Varesa dan Iansan, yang memiliki elemen Electro.

  • Varesa (Electro, Catalyst, 5 Bintang): Ia memiliki kemampuan spesial dengan memanfaatkan Plunging Attack yang bisa memicu status Fiery Passion. Dalam status ini, serangannya menjadi lebih kuat dan ia bisa melancarkan Elemental Burst dengan konsumsi energi yang lebih rendah. Elemental Skill miliknya juga dapat langsung memicu Plunging Attack setelah menggunakan Normal Attack, memberikan fleksibilitas dalam pertempuran.

Update Genshin Impact 5.5

  • Iansan (Electro, Polearm, 4 Bintang) Sebagai mentor Varesa dan salah satu dari enam pahlawan Natlan, Iansan memiliki peran sebagai pendukung dalam tim. Ia dapat meningkatkan ATK karakter aktif dan memulihkan HP anggota party. Elemental Burst-nya memungkinkan peningkatan ATK bahkan saat ia berada di luar lapangan, dan buff yang ia berikan semakin kuat seiring dengan pergerakan karakter dalam party.

Update Genshin Impact 5.5

Event Baru di Update Genshin Impact 5.5

Update Genshin Impact 5.5 juga menghadirkan berbagai event menarik, termasuk Natlan’s Bloomflower Trials. Dalam event ini, pemain akan bekerja sama dengan Mavuika, Ifa, dan karakter lainnya untuk menyelamatkan Saurian yang terkena penyakit langka. Selain itu, ada juga minigame Saurian Treasure Seeker, dimana pemain bisa membantu bayi Saurian melewati rintangan dan mengumpulkan harta karun.

Sebagai tambahan, boss baru Lava Dragon Statue akan hadir sebagai tantangan bagi para pemain. Monster ini siap menguji kekuatan pemain di dalam celah geotermal gunung berapi.

Optimalisasi dan Pembaruan Sistem

HoYoverse juga menghadirkan peningkatan dalam sistem permainan. Salah satu optimalisi penting adalah peningkatan pengalaman dalam meningkatkan Artefak. Sekarang, saat menggunakan Sanctifying Elixir, Stats Sekunder yang telah didefinisikan akan mendapatkan peningkatan minimal dua kali, memberikan peluang lebih besar bagi pemain untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Bagaimana menurut kalian?

Cygames Umumkan Shadowverse: Worlds Beyond

0

Cygames mengumumkan akan merilis Shadowverse: Worlds Beyond. Game kartu ini akan tersedia secara global pada tanggal 17 Juni 2025, dan merupakan kelanjutan dari franchise Shadowverse.

Shadowverse: Worlds Beyond akan memiliki berbagai inovasi baru dalam mekanisme gameplay, termasuk sistem evolusi yang lebih dinamis serta fitur sosial yang lebih luas melalui Shadowverse Park.

Mulai hari ini, kalian sudah bisa melakukan pra-registrasi melalui App Store, Google Play, Steam, dan Epic Games Store. Sebagai bagian dari event preregistrasi, pemain akan mendapatkan Rupies dan Card Pack Ticket secara gratis jika jumlah pendaftar pra-registrasi mencapai 300.000 pemain.

Mekanisme Baru dalam Shadowverse: Worlds Beyond

Shadowverse: Worlds Beyond

Fitur Super-Evolution diperkenalkan untuk menambah kedalaman strategi dalam permainan kartu. Pemain kini akan memiliki dua super-evolution points yang bisa digunakan untuk super-evolve followers dari berbagai rarity. Berikut efek utama dari mekanisme ini:

  • Followers dengan super-evolve mendapatkan Rush dan tambahan +3 Attack/Defense.
  • Mengaktifkan efek Evolve dan Super-Evolve secara bersamaan.
  • Tidak bisa dihancurkan atau terkena damage oleh ability saat giliran pemain.
  • Followers lawan yang dihancurkan oleh super-evolved follower akan memberikan 1 damage langsung ke pemimpin lawan.

Untuk menyeimbangkan jalannya permainan, pemain yang mendapat giliran kedua kini memiliki Bonus Play Point. Bonuis ini bisa digunakan dua kali per pertandingan, sekali sebelum giliran keenam dan sekali setelahnya.

Perubahan ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara pemain pertama dan kedua, sehingga memberikan lebih banyak opsi strategi kepada pemain yang memulai dalam posisi tertinggal.

Fitur Sosial Shadowverse Park

Shadowverse: Worlds Beyond

Salah satu perubahan besar dalam Shadowverse: Worlds Beyond adalah diperkenalkannya fitur sosial baru bernama Shadowverse Park (SV Park). Fitur ini menggantikan konsep World yang sebelumnya berisi minigame seperti fishing, mahjong, dan dungeon.

Dalam Shadowverse Park, pemain dapat melakukan berbagai aktivitas:

  • Bertarung dengan pemain lain di dalam lobby.
  • Membentuk guild bersama teman-teman.
  • Menyesuaikan avatar dengan berbagai kostum dan karakter dari game.
  • Mengikuti turnamen online dan event eksklusif.

Jadwal Rilis Kartu Shadowverse: Worlds Beyond yang Lebih Cepat

Tidak seperti game Shadowverse sebelumnya yang merilis card set baru setiap tiga bulan, Shadowverse: Worlds Beyond akan menghadirkan kartu baru lebih sering. Dalam beberapa bulan pertama setelah rilis, set kartu baru akan dirilis setiap 1 sampai dengan 1,5 bulan, sebelum akhirnya kembali ke siklus dua bulan sekali.

Shadowverse World Grand Prix 2025

Untuk memperingati perilisan Shadowverse: Worlds Beyond, turnamen internasional Shadowverse World Grand Prix 2025 akan digelar. Turnamen ini akan lebih besar dari yantg sebelumnya, dan mempertemukan pemain terbaik di dunia untuk memperebutkan gelar juara dunia Shadowverse 2025.

Bagaimana menurut kalian?

SEGA Umumkan Turnamen Virtua Fighter Open Championship

0

Sega secara resmi telah mengumumkan turnamen Virtua Fighter Open Championship. Turnamen ini merupakan kejuaraan global pertama dalam sejarah seri Virtua Fighter. Game yang akan dipertandingkan untuk turnamen ini adalah Virtua Fighter 5 R.E.V.O. di Steam.

Virtua Fighter Open Championship akan menjadi ajang kompetitif bagi para pemain di seluruh dunia untuk membuktikan keterampilan dan kehebatannya.

Tata Cara Turnamen Virtua Fighter Open Championship

Menurut keterangan resmi Sega, babak kualifikasi Virtua Fighter Open Championship akan diselenggarakan di empat wilayah utama: Amerika Utara, Eropa, Jepang, dan Asia (di luar Jepang). Babak awal akan dimulai di Amerika Utara dalam ajang COMBO BREAKER 2025, yang berlangsung pada 23 sampai dengan 25 Mei 2025. Pemenang dari masing-masing wilayah akan melaju ke babak grand final, di mana mereka akan bersaing memperebutkan hadiah utama senilai $100.000.

Untuk menciptakan atmosfer kompetisi, Sega juga telah merilis trailer untuk turnamen Virtua Fighter Open Championship:

Untuk detail lebih lanjut mengenai turnamen regional serta syarat pendaftaran akan diumumkan secara bertahap melalui website resmi di sini. Buat kalian yang atusias dengan turnamen ini, dihimbau untuk tetap mengikuti website untuk mendapat informasi terbaru.

Virtua Fighter 5 yang Lebih Baik

Turnamen Virtua Fighter Open Championship

Dirilis pada awal tahun 2025, Virtua Fighter 5 R.E.V.O. menghadirkan peningkatan dari Virtua Fighter 5 Ultimate Showdown Ver. 2.0. Peningkatan ini adalah implementasi rollback netcode untuk pengalaman bermain yang lebih lancar dan juga dari segi kualitas grafis.

Dalam Virtua Fighter 5 R.E.V.O., pemain dapat menantang para petarung terbaik dari seluruh dunia dalam berbagai mode klasik seperti Arcade dan Rank Match. Selain itu ada juga fitur kompetitif baru yang memungkinkan pemain membuat turnamen atau liga online hingga 16 pemain.

Tersedia juga Spectator Mode yang memungkinkan pemain untuk mempelajari strategi terbaik dari lawan-lawan mereka sebelum bertarung.

Virtua Fighter 5 R.E.V.O. memilik 19 karakter yang bisa dimainkan. Setiap karakter masing-masing memiliki gaya bertarung yang unik dan berbeda. Pemain juga dapat mengkostumisasi karakter yang digunakan dengan berbagai kostum dan item kosmetik eksklusif.

Kami memberikan review 4 bintang untuk Virtua Fighter 5 R.E.V.O. dengan menyimpulkan game ini sebagai versi terbaik.

Bagaimana menurut kalian?