Salah satu topik perbincangan yang terus memanas usai pengumuman Nintendo Switch 2 pekan lalu adalah tentang harga gamenya. Game yang menjadi sorotan adalah harga Mario Kart World yang dibanderol dengan harga $80. Padahal game ini akan menjadi andalan dari Switch ketika rilis perdana pada tanggal 5 Juni nanti.
Lonjakan harga ini membuat membuat fans bertanya-tanya tentang kebijakan harga terbaru yang diterapkan oleh Nintendo.
Respon Nintedo Soal Pro Kontra Harga Mario Kart World
Menanggapi kehebohan soal Mario Kart World, Bill Trinen selaku Wakil Presiden Product and Players Experiences Nintendo Amerika memberikan penjelasan.
Diwawancara oleh IGN, Trinen menekankan bahwa harga yang ditetapkan dibaut berdasarkan nilai dan pengalaman bermain yang ditawarkan oleh Mario Kart World.
“Setiap kali kami menilai sebuah game, kami selalu mempertimbangkan seperti apa pengalaman yang diberikan, seberapa luas kontennya, dan apa nilai yang ditawarkan kepada pemain,” ujar Trinen.
Ia juga mengisyaratkan bahwa akan ada banyak kejutan dan detail menarik yang menanti pemain saat memainkan Mario Kart World. Detail ini akan diungkap dalam waktu dekat, yaitu pada acara Mario Kart World Nintendo Direct pada tanggal 17 April.
Dalam wawancara terpisah bersama The Washington Post, Presiden Nintendo of America, Doug Bowser, juga angkat bicara soal Mario Kart World. Apa yang ia utarakan kurang lebih sama dengan Trinen, yaitu tergantung kepada seberapa banyak isi konten dari game tersebut. Malahan menurut Doug, Nintendo belum menentapkan standar harga baku untuk semua gamenya.
Mario Kart World adalah game Nintendo Switch 2 dengan harga tertinggi yaitu $80. Dibelakangnya ada Donkey Kong Bananza yang dibanderol $10 lebih murah.
Bukan Karena Trump
Mahalnya harga game maupun perangkat Nintendo Switch 2 awalnya dihubungkan dengan kebijakan tarif pajak baru yang ditetapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Anggapan tersebut langsung dibantah oleh pihak Nintendo.
Dikutip dari Detik, peningkatan harga Switch 2 yang lebih mahal $150 dibandingkan Switch pertama disebabkan oleh peningkatan teknologi didalamnya.
Meski begitu, Nintendo akan tetap memonitor dampak dari perubahan tarif pajak terhadap Switch 2. Inilah yang membuat pre-order handheld tersebut di Amerika Serikat ditunda sementara sampai dengan 9 April 2025.
Jika kalian sedang mencari mouse gaming berukuran kecil dengan performa kelas atas, ASUS ROG Harpe Ace Mini patut masuk dalam daftar pilihan. Sesuai namanya, mouse ini adalah versi compact dari Harpe Ace Aim Lab Edition, namun tetap mengusung teknologi dan kualitas yang sama.
Kami berkesempatan untuk mencoba langsung ROG Harpe Ace Mini, menggunakannya sebagai daily driver dan bermain game. Berikut adalah review ASUS ROG Harpe Ace Mini:
Review ASUS ROG Harpe Ace Mini: Unboxing
Dalam paket pembelian ASUS ROG Harpe Ace Mini, kalian akan mendapatkan sejumlah aksesori yang cukup lengkap:
1 unit ASUS ROG Harpe Ace Mini
1 kabel USB Type-C ke Type-A untuk pengisian daya
1 wireless extender dengan klip metal
1 dongle wireless
Set kaki mouse PTFE cadangan
Grip tape
Buku panduan dan kartu garansi, serta stiker
Jika penasaran dengan detail isi boksnya, kalian bisa lihat video unboxing ROG Harpe Ace Mini di sini.
Lebih Ringan dari Versi Sebelumnya
Berbeda dengan mouse gaming lain yang umumnya berukuran besar dan berat, ROG Harpe Ace Mini tampil dengan desain kecil dan bobot super ringan. Beratnya hanya 49 gram, jauh lebih ringan dibanding versi sebelumnya ROG Harpe Ace Aim Lab Edition yang memiliki bobot sekitar 55 gram.
Meski kecil, mouse ini tetap terasa nyaman karena permukaannya yang cukup luas. Desain seperti ini sangat cocok bagi gamer dengan tangan kecil atau mereka yang membutuhkan pergerakan cepat dan presisi tinggi.
Dimensi dari mouse ini adalah 121 x 67 x 42 mm. Cocok digunakan dengan berbagai jenis gaya genggaman. Saya yang memiliki telapak tangan yang besare masih merasa nyaman saat menggunakannya.
Review ASUS ROG Harpe Ace Mini: Konstruksi yang Ergonomis
Dari sisi kualitas, body ROG Harpe Ace Mini terasa sangat solid. Tidak terdengar suara goyang atau celah longgar saat digoyang atau ditekan. Tombol-tombol utamanya juga terasa responsif dan padat, dengan pengalaman pre-travel dan post-travel yang optimal.
Scroll wheelnya pun tergolong senyap. Tidak ada suara klik berlebihan saat digulirkan, walau digunakan secara intens. Pada bagian sisi samping, mouse ini memiliki dua tombol yang posisinya pas dengan ibu jari. Desain ini lebih optimal untuk pengguna tangan kanan, dan mungkin kurang cocok bagi kalian yang kidal.
Bagian bawahnya sudah dilengkapi kaki mouse berbahan PTFE, memungkinkan gerakan mouse tetap mulus di berbagai permukaan, bahkan tanpa mouse pad sekalipun. Sensor ring di bagian bawah juga membantu menjaga stabilitas tracking meskipun ditekan secara vertikal atau digunakan di permukaan yang tidak rata.
Tombol pengatur DPI, pairing, dan switch konektivitas juga tersedia di bagian bawah mouse ini. Mouse ini mendukung tiga jenis koneksi: kabel, Bluetooth, dan 2.4GHz wireless.
Performa Maksimal dalam Ukuran Minimal
ROG Harpe Ace Mini menggunakan ROG Optical Switches yang memiliki daya tahan hingga 100 juta klik, memastikan ketahanan jangka panjang. Ditambah lagi, mouse ini dibekali sensor AimPoint Pro dengan sensitivitas hingga 42.000 DPI. Sistem sensor ini membuat tracking terasa sangat akurat.
Polling rate mouse berada di angka 1.000Hz secara default. Namun, kalian bisa meningkatkannya hingga 8.000Hz menggunakan Polling Rate Booster. Perlu dicatat, dongle untuk fitur ini dijual secara terpisah.
Sistem RGB Sederhana
Mouse ini hanya memiliki satu titik pencahayaan RGB, yaitu pada bagian scroll wheel. Kalian bisa memilih dari empat efek pencahayaan default: Static, Pulsating, Color Cycle, dan Reactive. Efek pencahayaan ini juga bisa disinkronkan dengan perangkat ASUS lainnya melalui AuraSync.
Ingin kustomisasi lebih lanjut? Gunakan aplikasi ASUS Armory Crate. Lewat software ini, kalian bisa mengatur warna, efek, dan tingkat kecerahan sesuai selera.
Fitur RGB ini juga berfungsi sebagai indikator baterai saat mouse digunakan dalam mode wireless. Tombol scroll akan menyala merah saat baterai lemah, dan berubah hijau ketika sedang diisi ulang.
Review ASUS ROG Harpe Ace Mini: Daya Tahan Baterai
Salah satu nilai jual utama dari ROG Harpe Ace Mini adalah ketahanan baterainya. Tanpa pencahayaan, mouse ini mampu bertahan hingga 139 jam via Bluetooth, dan 105 jam via koneksi 2.4GHz. Saat RGB diaktifkan, daya tahan baterai tetap impresif: 113 jam untuk Bluetooth, dan 79 jam untuk koneksi 2.4GHz.
Pengalaman Penggunaan Harian
Sebagai daily driver, ASUS ROG Harpe Ace Mini sangat nyaman digunakan. Tiga pilihan konektivitas memberikan fleksibilitas tinggi. Baik itu untuk desktop, laptop, maupun tablet.
Untuk gaming, mouse ini paling cocok untuk game yang menuntut kecepatan dan akurasi tinggi seperti FPS atau MOBA. Beratnya yang ringan membuat gerakannya sangat lincah di atas mouse pad. Kalian juga bisa mengubah DPI secara langsung dengan tombol di bagian bawah mouse.
Namun, untuk game seperti MMORPG yang membutuhkan banyak tombol makro, ROG Harpe Ace Mini mungkin terasa kurang lengkap.
Kesimpulan
ASUS ROG Harpe Ace Mini adalah pilihan tepat bagi gamer yang mencari mouse ringan, presisi tinggi, dan berkualitas dengan desain minimalis. Dengan sensor super akurat dan bobot yang ringan, mouse ini sangat cocok untuk gamer kompetitif dan terutama atlet esport.
Kelebihan utama dari ROG Harpe Ace Mini terletak pada responsivitas tinggi yang didukung oleh switch tahan lama, sehingga nyaman digunakan dalam waktu lama. Fleksibilitas konektivitas berkat tiga mode sambungan (kabel, Bluetooth, dan 2.4GHz), serta daya tahan baterai juga merupakan kelebihan dari mouse ini.
Namun demikian, kekurangan yang perlu dipertimbangkan adalah ukurannya yang terlalu kecil bagi sebagian pengguna bertangan besar. Selain itu harga jual yang tergolong mahal jika dibandingkan dengan mouse gaming lain di kelasnya.
ASUS ROG Harpe Ace Mini hadir dalam dua pilihan warna: hitam dan putih. Mouse ini sudah tersedia secara resmi di Indonesia dan bisa kalian dapatkan dengan harga berkisar antara Rp2,5 hingga Rp3 jutaan.
Film Minecraft membuka penayangannya di bioskop pada akhir pekan kemarin dengan pencapaian yang tidak disangka-sangka. Film yang diadaptasi dari game Minecraft ini ternyata berhasil merajai box office dunia, dengan jumlah pendapatan yang mengesankan.
Fillm Minecraft Puncaki Box Office
Berdasarkan data dari Box Office Mojo (Dikutip dari CNN Indonesia), A Minecraft Movie berhasil meraup pendapatan sebesar $157 juta atau sekitar Rp2,6 triliun dari penayangan di 4.263 lokasi bioskop di Amerika Utara. Angka ini menjadikan debut domestic film Minecraft menjadi yang terbesar sepanjang tahun 2025. Film juga menjadi yang terbaik dalam sejarah film adaptasi video game mengalahkan Pokemon: Detective Pikachu, Super Mario. Bros, dan Sonic The Hedgehog 3.
Pencapaian A Minecraft Movie tidak berhenti di pasar lokal. Film ini juga memunculkan antusiasme yang sama di pasar internasional. Diperkirakan pendapatan dari film ini di luar Amerika adalah $144 juta. Jadi secara global, A Minecraft Movie sudah mengumpulkan $301 juta hanya dalam waktu beberapa hari sejak perilisan. Jumlah tersebut menjadikannya sebagai salah satu film paling sukses dari segi komersial di tahun ini.
Sukses Besar Film Minecraft Meski Review Kurang
Disutradarai oleh Jared Hess, A Minecraft Movie menceritakan tentang sekelompok orang yang masuk ke dalam dunia “persegi” melalui portal misterius. Pada dunia ini, mereka dipandu oleh seseorang bernama Steve yang diperankan oleh Jack Black.
Selain Jack Black, film ini juga dibintangi oleh Jason Momoa, Danielle Brooks, Emma Myers, dan Sebastian Hansen.
Uniknya, A Minecraft Movie hanya mendapatkan skor 47% di website Rotten Tomatoes. Meski begitu, hasil ini nyatanya tidak membuat para penonton malas menonton. Hasilnya justru sebaliknya.
Kabar gembira datang bagi penggemar game city builder yang mengusung tema lingkungan dan eksplorasi. Setelah menjalani masa early access yang penuh pengembangan dan pembaruan, game Synergy, karya dari Leikir Studio dan dipublikasikan oleh Goblinz Publishing, dipastikan akan meluncur dalam versi penuhnya pada 16 April 2025 untuk platform Steam, GOG, dan Epic Games Store.
Mengusung dunia yang terinspirasi dari gaya visual ikonik seniman Moebius, Synergy menawarkan pengalaman membangun kota yang unik dan menenangkan, namun tetap menantang. Dalam game ini, pemain akan membangun koloni manusia di sebuah planet misterius, dengan fokus utama pada keselarasan dengan lingkungan, eksplorasi, dan kelangsungan hidup.
Hidup Harmonis dengan Alam, Tanpa Musuh Namun Penuh Tantangan
Tidak seperti game survival pada umumnya, Synergy hadir tanpa elemen pertempuran atau musuh. Justru tantangan utamanya datang dari bagaimana pemain mampu mempelajari dan memanfaatkan lingkungan secara bijak. Kamu akan mengamati flora dan elemen alam sekitar, meneliti teknik baru, dan mengembangkan kota yang dapat menopang kehidupan jangka panjang wargamu.
Setiap keputusan dalam pembangunan dan eksplorasi akan berdampak langsung pada keseimbangan ekosistem serta kebahagiaan warga. Ini adalah game yang menuntut strategi, pengamatan, dan pengelolaan sumber daya secara mendalam.
Fitur Unggulan Synergy:
Analisa Lingkungan: Pelajari tanaman dan elemen alami untuk memperluas Knowledge Book.
Penelitian Ganda: Kembangkan teknologi dan budaya melalui Research Center dan Hall of Wisdom.
Distrik Unik: Bangun 9 distrik berbeda dan maksimalkan bonusnya untuk kemajuan kota.
Eksplorasi Dunia Baru: Kirim ekspedisi untuk menemukan area baru dan menjaga harmoni planet.
Kesejahteraan Warga: Kebahagiaan warga adalah kunci keberhasilan pembangunan.
Pembaruan Besar di Versi 1.0
Saat resmi diluncurkan nanti, Synergy akan membawa sejumlah fitur dan peningkatan penting:
• Kampanye utama baru dengan 3 skenario unik • Tanaman dan bangunan baru untuk dieksplorasi • Sistem produksi sumber daya yang lebih efisien • Mekanika suhu dan air yang lebih realistis • Penyempurnaan tampilan visual dan antarmuka • Penambahan sistem perdagangan antar pemukiman • Dan masih banyak lagi!
Harga dan Diskon Spesial Peluncuran
Synergy akan tersedia dengan harga dasar €24,99, namun bagi pemain yang membeli dalam dua minggu pertama setelah peluncuran, akan mendapatkan diskon spesial sebesar 24%. Ini adalah momen terbaik untuk merasakan pengalaman membangun kota yang berbeda dari biasanya.
Dengan pendekatan unik yang memadukan strategi membangun kota, eksplorasi, dan pelestarian lingkungan dalam dunia yang indah bergaya Moebius, Synergy menjanjikan sesuatu yang segar dan bermakna dalam genre city building. Baik kamu penggemar berat game simulasi maupun pencinta pengalaman visual yang tenang dan reflektif, Synergy adalah game yang wajib kamu coba di tahun 2025 ini.
A Space for the Unbound, game nominasi The Game Awards dari Mojiken Studio dan Toge Productions, kini tersedia untuk dimainkan di perangkat iOS! Game petualangan ini akan membawamu dalam perjalanan melintasi ruang-waktu, menemukan jati diri, dan memberi nama kucing.
A Space for the Unbound tersedia sebagai game “coba sebelum membeli.” Kamu dapat memainkan bab pertama secara gratis dan membuka pengalaman penuhnya dengan harga Rp99.000.
A Space for the Unbound menceritakan kisah sepasang kekasih SMA, Atma dan Raya, di tahun terakhir sekolah mereka. Sesaat sebelum mereka lulus dan menentukan rencana masa depan mereka, suatu kekuatan supernatural tiba-tiba muncul dan mengancam dunia.
Kini, mereka harus menjelajahi kota kecil tempat tinggal mereka, berinteraksi dengan penduduk setempat, dan mungkin juga lebih mengenal satu sama lain seiring perjalanan.
Sega telah mengumumkan sejumlah judul game miliknya yang akan rilis di Nintendo Switch 2. Total ada empat judul game, dimulai dari Two Point Musem, Sonic X Shadow Generations, Puyo Puyo Tetris 2S, dan Yakuza 0: Director’s Cut.
Dari keempat game ini, hanya Puyo Puyo Tetris 2S dan Yakuza 0: Director’s Cut yang akan memiliki konten baru. Puyo Puyo Tetris 2S versi Nintendo Switch 2 akan memiliki mode baru bernama Puyo Tetris Doubles. Dalam mode ini, dua pemain harus bekerja sama dalam mengatur tumpukan Puyo dan Tetrimino di papan yang sama. Pemain juga bisa menggunakan fitur controller Joy-Con 2 sebagai mouse untuk memainkan game ini.
Yakuza 0 Director’s Cut akan membawa cerita yang pastinya sudah dikenal oleh fans ke Nintendo Switch 2. Selain menampilkan Kazuma Kiryu dan Goro Majima, game ini juga akan menghadirkan Akira Nishikiyama. Versi ini juga akan memiliki sejumlah adegan baru, serta memperkenalkan mode online multiplayer bertajuk Red Light Raid.
Dalam mode tersebut, pemain bisa bekerja sama dengan tiga teman pemain lain untuk menyelesaikan misi. Mode ini memiliki Lebih dari 60 karakter yang bisa dipilih dan dimainkan.
Puyo Puyo Tetris 2S dan Yakuza 0: Director’s Cut akan dirilis bersamaan dengan peluncuran Nintendo Switch 2 pada tanggal 5 Juni 2025. Sedangkan Two Point Museum dan Sonic X Shadow Generation versi Nintendo Switch masih belum memiliki tanggal rilis.
Konami Digital Entertainment Limited hari ini mengungkapkan di Nintendo Direct bahwa Survival Kids akan dirilis secara eksklusif di Nintendo Switch 2 pada waktu yang sama dengan perilisan konsol baru ini. Didesain dan dikembangkan oleh Unity dalam kolaborasi bersama KONAMI, game ini membawakan teknologi canggih yang memamerkan fitur-fitur baru inovatif dari konsol tersebut.
Survival Kids adalah game kooperatif yang memanfaatkan kemampuan baru Nintendo Switch 2. Fitur komunikasi yang inovatif dan game-sharing menghubungkan pemain dengan satu sama lain untuk menyiapkan strategi dan bekerja sama selagi menghadapi tantangan bertahan hidup.
Pemain mengambil peran sebagai salah satu dari empat anak-anak yang penuh rasa ingin tahu. Mereka penasaran setelah menemukan sebuah map sobek, kemudian langsung memulai pencarian – akan tetapi mereka tiba-tiba masuk ke dunia misterius yang tersembunyi. Terdampar di pulau yang ada di atas punggung Whurtles (makhluk gabungan ikan paus dan kura-kura), mereka harus mengandalkan kerja sama untuk mengeksplor, mengumpulkan sumber daya, dan membuat alat-alat untuk membantu mereka bertahan hidup. Dengan dukungan untuk co-op lokal dan online, hingga empat pemain bisa menebang, memasak, mancing, dan memecahkan teka-teki. Semua itu selagi menghadapi bahaya yang tak terduga di sekitar mereka.
Awalnya dirilis di Game Boy Color pada tahun 1999, Survival Kids mencampurkan mekanik bertahan hidup terbuka dengan eksplorasi, crafting, dan jalan cerita – jauh sebelum genre Survival seperti ini menjadi populer. Sekarang, interpretasi modern ini mengembangkan desain petualangannya, dengan memperkenalkan elemen kooperatif yang menyediakan cara baru untuk bertahan hidup, eksplor, dan adaptasi.
Survival Kids merepresentasikan kolaborasi antara KONAMI dan Unity, mencampurkan gameplay survival klasik dengan inovasi modern. Memperkenalkan fitur kooperatif baru dan multiplayer, game ini masih terasa seperti game originalnya tapi dengan mekanik yang diperbaiki untuk para pemain modern.
Lebih Baik Bersama!
Crafting, eksplorasi dan peralatan semuanya didesain untuk berfungsi lebih baik ketika kalian bekerja sama. Kamu bisa saja menebang pohon sendirian, tapi kalau kamu sama teman bekerja sama kalian bisa menebangnya dengan lebih gampang! Baik bermain dengan teman dan keluarga di rumah, atau online, Survival Kids paling cocok dimainkan bersama!
Bertahan Hidup Dibuat Simpel!
Dengan sistem crafting yang intuitif dan tanpa pengelolaan inventori, tidak perlu menu rumit untuk mengelola ratusan barang. Kumpulkan saja material yang dibutuhkan untuk crafting dan kamu bisa langsung membuatnya – simpel banget!
Sebuah Pulau Surga
Pemandangan pulau sangat terlihat hidup dengan visual yang meriah, soundtrack yang menyenangkan dan efek suara yang lucu. Digabungkan dengan mekanik gameplay yang simpel dan UI yang mudah diakses, game ini menyediakan pengalaman yang bisa dinikmati oleh segala usia!
Cakrawala Baru
Eksklusif untuk Nintendo Switch 2, Survival Kids memanfaatkan penuh fitur komunikasi unik dan game-sharing konsol baru ini, meningkatkan pengalaman bermain dan multiplayer jadi makin seru!
Capcom telah mengumumkan dua gamenya yang akan menjadi bagian dari lini peluncuran handheld Nintendo Switch 2. Kedua game ini adalah Street Fighter 6, dan Kunitsu-Gami: Path of the Goddess.
Street Fighter 6 Nintendo Switch 2 Punya Mode Baru
Capcom akan menghadirkan sejumlah fitur baru di Street Fighter 6 yang dirancang agar sesuai dengan keunikan Nintendo Switch 2. Mulai dari Local Wireless Match – One on One, yang memungkinkan pemain bertarung melawan teman secara lokal tanpa koneksi internet. Ada juga Avatar Match, dimana pemain dapat menggunakan avatar kustom dari mode World Tour dan menggunakan skill yang telah dipelajari.
Untuk pengalaman yang lebih imersif, Street Fighter 6 akan memiliki Gyro Battle yang memanfaatkan secara penuh controller Joy-Con 2. Fitur unik lainnya adalah Calorie Contest Mode. Setiap gerakan menggunakan Joy-Con akan dihitung sebagai action di dalam game, yang akan meningkatkan Calorie Gauge.
Capcom juga mengumumkan kehadiran figur dan kartu amiibo dari karakter ikonik seperti Luke, Jamie, dan Kimberly. Akan ada juga Starter Pack berisi 22 karakter dari tahun pertama Street Fighter 6, dan nantinya akan ada booster pack untuk karakter tambahan lainnya.
Menariknya, baik figur maupun kartu amiibo ini dapat diintegrasikan ke dalam game untuk membuka berbagai konten eksklusif seperti wallpaper, frame foto, BGM khusus, dan masih banyak lagi.
Street Fighter 6 versi Nintendo Switch 2 akan tersedia pada tanggal 5 Juni 2025.
Kunitsu-Gami: Path of the Goddess Hadir dengan Fitur Baru
Kunitsu-Gami: Path of the Goddess juga mendapatkan peningkatan. Versi Nintendo Switch 2 dilengkapi dengan sistem navigasi baru. Juga Capcom menambahkan konten baru berjudul “Otherworldly Venture”. Konten ini akan tersedia gratis, baik untuk pengguna Switch 2 maupun platform lainnya.
Untuk tanggal rilis Kunitsu-Gami: Path of the Goddess di Nintendo Switch 2 menyusul.
Presentasi Nintendo Direct: Nintendo Switch 2 yang digelar hari ini membawa kejutan bagi para penggemar game RPG. Dalam acara tersebut, Square Enix telah mengumumkan dalam acara Nintendo Direct tentang kedatangan dua game RPGnya, yaitu Bravely Default Flying Fairy HD Remaster dan Final Fantasy VII Remake Intergrade. Kedua game ini dipastikan akan hadir di Nintendo Switch 2.
Kehadiran kedua game ini membawa angin segar. Bagi pemain lama bisa menikmati kembali kisah klasik ini dalam balutan baru. Sedangkan bagi pemain baru, ini adalah kesempatan untuk mencicipi kedua game tersebut.
Bravely Default Kembali dalam Format HD
Bravely Default Flying Fairy di Nintendo Switch 2 adalah versi remaster dari game yang sebelumnya hadir secara eksklusif di Nintendo 3DS. Versi remaster ini akan memiliki kualitas visual yang ditingkatkan, serta penambahan minigame baru yang belum pernah ada di versi originalnya.
Final Fantasy VII Remake Akhirnya Tiba di Nintendo
Pengumuman kehadiran Final Fantasy VII Remake Intergrade di Nintendo Switch 2 juga menjadi momen bersejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya, versi remake dari game legendaris ini akan hadir di sistem milik Nintendo. Versi Intergrade sendiri mencakup peningkatan grafis dan konten tambahan seperti episode khusus karakter Yuffie.
Untuk tanggal rilis dari Bravely Default Flying Fairy HD Remaster dan Final Fantasy VII Remake Intergrade di Nintendo Switch 2 belum diumumkan.
Mekanik Gameplay Raidou Remastered: The Mystery of the Soulless Army telah diungkap oleh Sega dan Atlus. Sederet fitur baru di dalam game dijanjikan akan memberikan pengalaman bermain yang lebih seru.
Aksi Cepat Dalam Gameplay Raidou Remastered: The Mystery of the Soulless Army
Raidou Remastered: The Mystery of the Soulless Army akan mengajak pemain mengikuti petualangan Raidou Kuzunoha. Ia akan menjelajahi dua dunia: ibu kota yang merupakan dunia manusia, dan dimensi gelap Dark Realm yang menjadi penghubung antara dunia nyata dan Netherworld.
Sistem combat yang menggunakan sistem real-time menjadi daya tarik utama di versi remaster ini. Pemain bisa menggabungkan serangan pedang dan senjata api, lalu menambahkan skill, lompatan, hingga gerakan menghindar untuk menciptakan kombo yang efektif. Mengetahui waktu serangan musuh dan melakukan counter tepat waktu juga akan menjadi kunci kemenangan.
Salah satu mekanisme baru yang menarik adalah Devil’s Bane. Mekanik ini adalah jurus pamungkas yang bisa digunakan saat musuh mengalami knock out atau ketika pemain berhasil menghindari serangan. Teknik ini tidak hanya memberikan damage besar, tapi juga mencuri energi MAG milik lawan.
Ada juga mekanisme baru bernama Spirit. Saat kondisi tertentu terpenuhi, semangat tempur Raidou dan demon sekutunya akan meningkat. Pemain lalu bisa melepaskan Spirit Slash, serangan area yang menyerang semua musuh di medan tempur.
Sistem Demon Partner yang Lebih Dinamis
Pemain dapat memanggil hingga dua demon secara bersamaan dalam combat. Kedua demon ini bisa bertindak secara mandiri atau mengikuti perintah. Menentukan kombinasi demon yang saling melengkapi akan menjadi bagian penting dalam strategi bertarung. Pemain juga bisa memanggil dua demon yang sama, misalnya dua Jack Frost.
MAG atau Magnetite adalah energi spiritual yang digunakan oleh demon untuk mengaktifkan skill. Jika MAG habis, demon tidak bisa bertarung secara maksimal. Oleh karena itu, pemain harus menggunakan skill MAG Drain secara maksimal untuk menyerap MAG dari musuh demi mempertahankan alur combat.
Penyelidikan dengan Demon Investigation Skills
Selain bertarung, gameplay Raidou Remastered: The Mystery of the Soulless Army juga menekankan pada elemen investigasi. Beberapa demon memiliki kemampuan khusus seperti Read Minds untuk membaca pikiran, atau Cool Down dengan membuat jalan dari permukaan air membeku dan bisa dilewati.
Pada lokasi tertentu yang tidak bisa dijangkau oleh manusia seperti Raidou, pemain dapat mengirim demon untuk melakukan penyelidikan sendiri. Mereka akan kembali dengan informasi penting yang bisa membantu memecahkan misteri.
Raidou Remastered: The Mystery of the Soulless Army juga memperluas koleksi demon hingga lebih dari 120 jenis, bertambah 50 dari versi originalnya. Masing-masing demon memiliki “Order” atau tipe yang mempengaruhi kelemahan dan kemampuan mereka.
Untuk menciptakan demon yang sempurna, pemain juga dapat melakukan demon fusion di Goumaden bersama Dr. Victor.
Raidou Remastered: The Mystery of the Soulless Army akan rilis pada tanggal 19 Juni 2025 di PS5, PS4, Xbox Series, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, dan PC (Steam).