Home Blog Page 789

Focus Home Interactive Akan Menjadi Penerbit Untuk World War Z

0

Focus Home Interactive mengumumkan kemitraannya dengan pengembang game Saber Interactive untuk memnerbitkan game World War Z.

World War Z sendiri adalah four-player co-op multiplayer game yang diangkat dari film aksi blockbuster dengan judul yang sama. Game ini membawa pemain pada pada sebuah petualangan di berbagai negara seperti New York, Moskow, Jerusalem, dimana kondisi saat itu dunia terjangkit virus yang mengubah orang-orang menjadi Zombie.

Dikutip dari Gematsu, nantinya akan ada 6 class yang bisa dimainkan yaitu Gunslinger, Hellraiser, Slasher, Medic, Fixer, dan Extreminator.

Game ini sendiri akan diluncurkan untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC pada 2019 mendatang.

Unjuk Gameplay, Left Alive Semakin Mirip MGSV

0

Square Enix telah merilis video baru untuk game Left Alive. Video berjudul Find a Way to Survive ini memperlihatkan seperti apa gameplay dari game tersebut. Entah kenapa ada vibe Metal Gear V: Phantom Pain saat melihat gameplay dari Left Alive:

Saat bermain sebagai manusia, pemain akan diberikan pilihan, bermain stealth atau menyerbu langsung. Senjata yang digunakan juga dapat dibuat melalui crafting, misalnya ranjau. Selain menjalani main mission, pemain juga bisa menyelesaikan side mission seperti menolong orang. Pemain juga dapat membuat keputusan yang memiliki dampak nyata. Pada video di atas kamu bisa melihat salah satu karakter harus membuat keputusan saat ditodong oleh musuh. Sayang gameplay sata menggunakan mecha tidak diperlihatkan secara jelas.

Left Alive akan dirilis pada tanggal 5 Maret 2019 di PS4 dan PC. Apakah game ini akan bisa diterima oleh gamer? Kita lihat saja nanti.

R6S ISL 4, Turnamen R6S dengan Dukungan dari Ubisoft Ini Siap Gelar Partai Finalnya

0

Rainbow Six Siege (R6S) Indonesia Series League (ISL) merupakan turnamen yang digelar oleh komunitas R6S Indonesia dan mendapatkan dukungan langsung dari Ubisoft sebagai publisher dan developer R6S. ISL sendiri biasanya digelar setiap 2 bulan sekali atau setiap 2x Community Cup selesai dilaksanakan.

ISL keempat ini telah menyelesaikan babak Lower Division – Playoffs pekan kemarin (8-9 Desember 2018) dan menemukan pemenang di babak Lower Divisionnya, yaitu Gacha Esprot. Mereka menjadi juara Lower Division setelah mengalahkan TOS Team dengan skor 2-0 (Bo3).

Bobby Rachmadi Putra, Community Leader dari Komunitas R6S Indonesia sempat membagikan komentarnya tentang tujuan dari turnamen ini. Ia mengatakan, “tujuan utama dari ISL4 adalah agar para pemain R6S Indonesia dapat mengembangkan potensi skill yang mereka miliki. Kita juga mencoba membentuk format turnamen baru yang punya divisi atas dan bawah dengan harapan para pemain R6S Indonesia dapat merasakan pengalaman kompetitif yang lebih dibanding seri-seri sebelumnya.”

Pekan depan (15-16 Desember 2018), ISL4 akan menggelar babak terakhirnya, Upper Division – Playoffs; untuk menentukan siapa tim yang layak menyandang gelar tim R6S terbaik di Indonesia. Di babak terakhir nanti, ada 2 tim yang mungkin sudah punya nama di dunia persilatan R6S Indonesia sebelumnya. Kedua tim tersebut adalah Ferox e-Sports dan iNation e-Sports.

Namun demikian, Bobby pun menjelaskan bahwa sudah banyak tim-tim baru yang mampu mengimbangi dua tim yang sebelumnya turut bertanding di Run ‘N’ Gun 4 Nations, yang melibatkan tim-tim R6S dari 4 negara Asia Tenggara (Indonesia, Thailand, Singapura, dan Filipina).

Para pemenang di ISL4 ini nantinya akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai yang langsung disediakan oleh Ubisoft dengan pembagian sebagai berikut:

Upper Division:

–          Juara 1: Rp2,5 juta

–          Juara 2: Rp1,5 juta

–          Juara 3: Rp1 juta

Lower Division:

–          Juara 1: Rp1 juta

–          Juara 2: Rp700 ribu

–          Juara 3: Rp300 ribu

Untuk komunitas R6S Indonesia sendiri, mereka telah mendapatkan dukungan langsung dari Ubisoft dalam bentuk dana turnamen dan in-game codes. Mereka juga cukup intensif berkomunikasi langsung dengan pihak komunitas R6S Indonesia.

Namun memang, dukungan ini boleh dibilang belum maksimal karena Ubisoft sendiri memang masih dalam masa penjajakan menggarap esports scene R6S di Indonesia. Rencananya, Ubisoft baru akan mulai serius di tahun 2019 nanti.

Untuk menonton semua turnamen garapan komunitas R6S Indonesia, gamer bisa mengujungi langsung kanal YouTube R6 IDN.

Data Situs Dewasa Sebut Fortnite Kalahkan Overwatch di 2018

0

Tahun 2018 adalah tahunnya Fortnite. Gamenya sukses, developernya pun sampai berani membuat platform online untuk menyaingi Steam. Di luar lingkup game, Fortnite juga berhasil menorehkan prestasi sebagai game yang paling dicari di situs dewasa. Kelihatannya gamer tidak puas hanya memainkan karakternya di dalam game saja, tapi ingin “lebih”.

Situs dewasa Pornhub telah merilis data statistik untuk tahun 2018. Nama Fortnite masuk dalam daftar pencarian terbanyak di tahun 2018. Fortnite berhasil mengalahkan juara tahun lalu, Overwatch yang merosot peringkatnya pada tahun ini.

Berdasarkan usia, Fortnite juga termasuk yang paling dicari oleh penonton berusia 18-24 tahun. Menurut Pornhub, trend ini baru terjadi di tahun 2018.

Namun, dari segi karakter video yang paling banyak dicari, Fortnite masih belum bisa menyaingi popularitas karakter Overwatch. Brigitte, Mercy, Ashe, dan Widowmaker masih tetap menjadi favorit dan menduduki posisi atas. Untuk Fortnite, karakter yang disukai adalah Calamity, Bunny, Zoey, Sun Strider, dan Brite Bomber. Untuk posisi nomor satu diduduki oleh sang fenomenal, Bowsette.

Kenapa Sun Strider jadi favorit? Ini alasannya

Detail dari data statistik ini bisa kamu lihat di sini. Tidak perlu khawatir karena halaman websitenya SFW (Safe For Work).

Overwatch dan Fortnite telah membuktikan jika karakter video game tidak hanya untuk dalam game saja, tapi juga untuk hal yang lain. Kira-kira game mana lagi yang akan mengikuti jejak keduanya? Kita lihat saja nanti.

Kata Gamer: Bethesda Bereksperimen Hasilnya Fallout 76

0

Menjelang akhir tahun 2018, Bethesda akhirnya merambah ke genre multiplayer dengan merilis game eksperimen Fallout 76. game ini menuai banyak kritik dan kecaman akibat kondisinya yang bisa dibilang berantakan. Meski begitu, saya justru menemukan banyak hal menakjubkan dari Fallout 76 serta para gamer lain yang memainkannya.

Sekedar informasi, Fallout 76 mengambil setting 25 tahun setelah berakhirnya perang nuklir. Pemain akan berperan sebagai penghuni dari bunker yang bernama Fallout 76. Tugas pemain adalah membangun kembali peradaban di wilayah West Virginia, Apalachia.

Dari segi aktivitas, Fallout 76 memiliki beragam hal yang bisa dilakukan, mulai dari mission, crafting, membangun perk, dan masih banyak lagi. Hal yang saya sayangkan adalah game ini minim akan panduan mengenai penggunaan fitur-fitur tersebut, sehingga bakal membuat para player terutama yang masih awam dalam game ini kerepotan

Hal lain yang kurang dari game ini adalah grafis. Sebagai game yang dirilis tahun 2018, Fallout 76 dari segi grafis hanya sedikit lebih baik dibanding seri Fallout sebelumnya. Sebagai gamer yang sudah memainkan Fallout sejak Fallout 3, ini sangat mengecewakan. Bayangkan saja, sudah 10 tahun berlalu hampir tidak ada perubahan dari segi kualitas grafis.

Beragam Jenis Musuh, Tapi Bodoh

Sekarang saya akan membicarakan mengenai musuh. Pada game Fallout 76, musuh  memiliki respawn time yang cepat. Setiap wilayah di dalam dunia Fallout 76 juga memiliki jenis musuh yang berbeda. Level musuh pun berbeda-beda, ada yang stagnan, ada juga yang mendekati level pemain. Sistem ini menurut saya menjadi tantangan tersendiri karena tidak mudah untuk memprediksi musuh yang akan muncul.

Sayangnya sistem AI untuk musuh di Fallout 76 mengecewakan. Ada beberapa masalah seperti pathing yang tidak jelas sehingga musuh bergerak secara tidak wajar. Ada juga glitch dimana musuh yang berukuran besar mendadak bisa muncul di dalam ruangan.

NPC Manusia No, Robot Yes

NPC merupakan hal yang menjadi sorotan di game Fallout 76. Berbeda dengan game sebelumnya, sama sekali tidak NPC manusia di Fallout 76. Sebagai gantinya, West Virginia justru dihuni oleh robot. Robot ini merupakan pengganti dari NPC manusia dan masing-masing memiliki kepribadian beragam. Hal yang menurut saya menarik adalah robot-robot ini masih melakukan aktivitas sehari-hari padahal dunia sudah hancur karena perang nuklir.

Hal yang paling disayangkan adalah dialog di game Fallout 76 sangatlah linear. Tidak seperti game Fallout yang lain dimana pemain bisa membuat pilihan, di game ini pemain tidak punya pilihan. Hal ini jelas membuat para penggemar seri game Fallout geram.

Bagaimana dengan Interaksi Antar Pemain?

Fallout 76 didesain sebagai game multiplayer. Para pemain bisa bermain dan bertualang bersama di West Virginia. Sayangnya interaksi antar pemain di game Fallout 76 tergolong minim. Kecuali bermain bersama teman, saya mengalami kesulitan ketika ingin bermain bersama pemain lain yang belum saya kenal. Beberapa penyebab yang menurut saya membuat hal ini terjadi adalah event yang jarang, hadiahnya pun kurang memuaskan. Jika mau kamu juga bisa menamatkan game ini seorang diri.

Dalam game ini, sistem buatan Bethesda yang menitikberatkan pada PvE berhasil membuat para pemain Fallout 76 menjadi saling membantu. Jika ada pemain yang berbuat “onar”, maka secara otomatis pemain ini akan menjadi buronan. Jika buronan ini berhasil dibunuh, maka ia akan kehilangan uang sebanyak kerusakan yang diperbuatnya.

Bethesda VS Modder

Bethesda sendiri tidak tinggal diam melihat kekacauan di Fallout 76. Mereka secara berkala memberikan patch untuk membenahi bug, glitch, tampilan visual maupun gameplay. Update terbaru tanggal 12 Desember kemarin misalnya banyak membenahi bug dan glitch fatal di dalam game.

Tidak hanya Bethesda yang berusaha memperbaiki Fallout 76, modder pun ikut serta membantu meski tanpa seizin Bethesda. Akibatnya Bethesda dan modder malah saling berlomba-lomba.

Berkat modder, pemain Fallout 76 bisa menikmati fitur modifikasi seperti Perk Loadout Manager, lalu sistem inventory yang lebih baik. Modder juga berhasil mengaktifkan sistem proximity chat. Seharusnya ini semua merupakan tanggung jawab Bethesda sebagai pencipta game Fallout 76. Tapi kenapa justru pihak ketiga yang akhirnya turun tangan?

Menurut Saya Tentang Fallout 76

Fallout 76 bisa diibaratkan sebagai kopi. Dari permukaan, game ini terlihat hitam dan penuh dengan masalah. Namun di dalamnya, konten yang tersedia di game ini sebenarnya sangatlah banyak. Semakin jauh wilayah West Virginia yang dijelajah, semakin banyak pula aktivitas yang bisa dilakukan.

Selain itu Bethesda dan modder seharusnya mau bekerjasama. Karena keduanya sama-sama berusaha untuk membuat Fallout 76 menjadi surga yang diimpikan gamer.

Almost heaven, West Virginia
Blue Ridge Mountains, Shenandoah River
Life is old there, older than the trees
Younger than the mountains, blowing like a breeze…

DLC Terbaru GTA Online Hadirkan Pertempuran Kendaraan Ala Mad Max

0

Rockstar baru saja merilis DLC terbaru untuk Grand Theft Auto Online yang diberi nama Arena War. Dalam update ini ada tujuh mode baru yang merupakan ajang pertempuran kendaraan ala Mad Max dan Death Race 2000.

Salah satu mode tersebut adalah Carnage dimana dalam game ini pemain akan bertarung untuk menjadi kendaraan terakhir yang selamat. Dalam update ini juga tersedia Arena Workshop yang berguna untuk memodif kendaraan pemain agar menjadi sebuah “death machine car” yang siap terjun dalam pertempuran ini.

Dan tentu saja bagi pemain yang tidak ingin repot melakukan modifikasi, tersedia berbagai mobil kendaraan siap pakai yang bisa dibeli, baik menggunakan uang sungguhan ataupun saldo digital dalam game.

Untuk diketahui, Grand Theft Auto Online merupakan komponen multiplayer dari Grand Theft Auto V. Game ini sudah terjual 100 juta kopi di seluruh dunia.

Akibat Terlalu Berisik Main Super Smash Bros, Rumah Gamer Ini Didatangi Polisi

0

Saat sedang seru-serunya bermain game, apalagi bersama teman biasanya kita lupa akan keadaan sekitar. Hal tersebut tak jarang justru menimbulkan hal-hal lucu atau tidak justru mengenakkan.

Begitu juga dengan sekelompok gamer di Amerika Ini. Jovante A. Williams dan teman-temannya didatangi polisi setempat akibat tetangga mereka melaporkan suara berisik yang ditimbulkan saat mereka bermain Super Smash Bros. Dirinya mengaku tentu merasa takut dengan hal tersebut dan tidak ingin akibat hal ini dia dan teman-temannya masuk penjara.

“Saya tidak mencoba untuk berakhir di penjara atau terluka, atau membuat teman saya dirugikan, atau memulai keributan,” ungkap Jovante sebagaimana dilansir dari Game Informer.

Setelah polisi memastikan bahwa Jovante dan teman-temannya tidak akan membuat kebisingan yang mengganggu tetangga lagi, polisi tersebut meninggalkan rumahnya. Namun sebelumnya, petugas sempat bertanya game apa yang mereka mainkan.

Aya aya wae!

Event Winter Wonderland Overwatch Sudah Dimulai!

0

Event tahunan Winter Wonderland telah bisa dinikmati sekarang oleh seluruh pemain Overwatch. Seperti tahun lalu, mode Yeti Hunt akan hadir kembali.

Semua map termasuk Hanamura, King’s Row dan Blizzard World akan bertema musim dingin dengan salju tebal yang menutupi.

Tak hanya itu, enam buah skin legendaris akan bisa pemain dapatkan dengan harga 3,000 credit. Skin terebut adalah Sugar Plum Fairy Mercy, Krampus Junkrat, Widowmaker Biathlon, Snow Fox Lucio, Snowboarder Zarya, dan Figure Skater Symmetra.

Epic Games Resmi Hentikan Layanan Untuk Game Infinity Blade Trilogy

0

Epic Games telah menghentikan layanan dan menghapus game Infinity Blade Trilogy dari app store. Pihak pengembang beralasan bahwa mereka saat ini tengah fokus pada game Spyjinx yang masih dalam proses pengembangan, sehingga khawatir tidak memiliki tenaga dan waktu yang memadai untuk terus memberikan support terhadap game ini.

“Dengan pengembangan Spyjinx dan proyek lainnya, semakin sulit bagi tim kami untuk mendukung seri Infinity Blade pada tingkat yang memenuhi standar kami,” tulis Epic Games di blog resminya.

Meskipun pembeli baru tidak dapat lagi mengakses game di toko, namun mereka yang sudah terlanjur membeli dan mengunduh, tetap akan terus memiliki akses pada game tersebut termasuk masih bisa mengulang unduhan.

Untuk diketahui, Fortnite, game online populer besutan Epic juga kedatangan senjata baru dengan nama yang sama. Infinity Blade.

Semua Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Infinity Blade, Senjata Terbaru di Fortnite

0

Senjata baru yang kemarin diumumkan oleh Epic Games akan hadir dalam Fortnite, kini sudah resmi meluncur dalam game tersebut bersamaan dengan patch 7.01.

Senjata itu bernama Infinity Blade, sebuah pedang yang namanya sama dengan judul game mobile yang baru saja dihentikan layanannya oleh Epic. Berikut penjelasan lengkap tentang kemampuan senjata melee tersebut:

Keberadaan:

  • Dapat ditemukan di Polar Peak.
  • Hanya ada satu pedang yang akan muncul setiap pertandingan.
  • Infinity Blade akan tejatuh ketika pengguna kalah atau tereliminasi.

Efek Damage terhadap musuh:

  • Primary Fire bisa memberikan efek 75 damage kepada musuh serta bisa menghancurkan objek dalam satu kali tebasan.
  • Alternate Fire memungkinkan pemain untuk melompat jauh, menghancurkan objek di sekitarnya. Setelah mendarat, akan memberikan efek 25 damage ke pemain lain yang ada di dekatnya.

Efek Positif Bagi Penggunanya:

  • Meningkatkan jumlah maksimal Health dan Shields (200 Health / 200 Shields).
  • Regenerasi Health otomatis selama memegang senjata tersebut (1 HP per detik).
  • Regenerasi Health otomatis setelah dieliminasi oleh musuh (50 HP).
  • Meningkatkan speed (130%).
  • Pemain pertama yang berhasil mencabut Infinity Blade dari tempatny, maka Health dan Shields yang dimiliki akan langsung terisi penuh.

Kekurangan:

  • Tidak bisa mengambil item building materials selama menggunakan senjata ini, sedangkan jika sudah memiliki item tersebut, maka akan dijatuhkan.
  • Ketika pengguna mengambil item (selain building material), maka Infinity Bladenya akan dijatuhkan.

Dalam patch 7.01 juga hadir beberapa hal, diantaranya sandbox-style Creative mode dan kembalinya mode pertempuran jarak dekat Close Encounters. Untuk daftar lengkapnya bisa kamu lihat di sini.