Home Blog Page 790

Jelang Akhir Tahun, ASUS Luncurkan ROG Phone dan Dua Smartphone Gaming Premium

0

Memasuki waktu akhir tahun 2018, ASUS seakan tak henti-hentinya memberikan kejutan bagi gamer dengan kembali menghadirkan produk-produk baru yang bisa meningkatkan kualitas dalam bermain game. Kali ini perusahaan teknologi tersebut meluncurkan tak hanya satu namun tiga sekaligus produk smartphone gaming yang canggih dan tentunya punya harga yang bisa menarik minat beli kamu.

Memasuki era mobile gaming yang berkembang pesat, tak sedikit gamer yang beralih dari hanya memiliki smartphone biasa menjadi smartphone gaming. Pasalnya, fleksibilitasnya yang dimiliki dapat membuat penggunanya bisa bermain game dimana saja, tanpa harus duduk berjam-jam menatap layar komputer ditempat yang sama.

Sadar akan peluang tersebut, ASUS tak mau ketinggalan untuk bisa menyediakan smartphone gaming yang handal bagi gamer.

Bertempat di Pullman Hotel Central Park, ASUS mengajak para rekan, ZenFans, dan ROG Fans untuk menyaksikan langsung peluncuran ketiga smartphone gaming mereka, yaitu ROG Phone, ZenFone Max Pro M2 dan ZenFone Max M2.

ROG Phone

Setelah sekian lama dinantikan, akhirnya ROG Phone resmi diluncurkan dengan berbagai fitur premiumnya yang sangat mendukung kebutuhan gaming. Bisa dilihat dari segi performa yang ditenagai oleh Snapdragon 845 dengan GPU Adreno 630 serta RAM 8 GB yang powerful. Sebagai fitur premium lain yang hadir, ROG Phone juga dilengkapi oleh teknologi GameCool vapor-chamber cooling system yang memungkinkan kamu untuk main game berjam-jam tanpa harus takut akan overheat.

ROG Phone juga telah dibekali dengan Gorilla Glass 6 yang berbahan metal frame dan dirancang khusus agar tahan air dan sudah memiliki sertifikasi IPX4 splash resistant. Layar ROG Phone juga didesain secara presisi dengan refresh rate 90Hz dan response time 1ms yang cocok banget untuk main game FPS seperti PUBG Mobile dan Free Fire.

Smartphone ini juga menghadirkan teknologi terbaru AirTrigger pada sisi samping bodi ROG Phone. Sensor ini digunakan sebagai ganti tombol virtual yang ada didalam game. Selain itu, ROG Phone juga membawakan ciri khas RGB LED yang dapat kamu sesuaikan warnanya sesuai keinginan.

ZenFone Max M2

Menjadi generasi peneris ZenFone Max M1, kini ZenFone Max M2 memiliki banyak peningkatan terutama dari segi layar yang super luas yakni 6,3 inci dan ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 632. Performa kencang juga ditemani oleh RAM hingga 4GB yang bisa kamu gunakan untuk multitasking dan tentunya untuk gaming.

Senjata utama pada smartphone ini juga terletak pada kameranya yang mumpuni untuk mengabadikan banyak momen dengan resolusi 13MP yang dapat mendeteksi 13 jenis foto agar hasil gambar yang dihasilkan maksimal. Untuk kamera sekunder, terdapat fitur bokeh dengan efek blur background yang natural.

Baterai 4.000 mAH juga ditanamkan untuk memaksimalkan kegiatan gaming agar kamu gak perlu cepat-cepat melakukan pengisian daya. Smartphone ini juga bisa menemani penggunanya menonton video selama 21 jam, berselancar di internet menggunakan WiFi selama 22 jam, hingga bermain game selama 8 jam non-stop.

ZenFone Max Pro M2

Selain ROG Phone, ZenFone Max Pro M2 juga bisa dijadikan alternatif sebagai smartphone gaming dengan harga yang cukup terjangkau namun memiliki performa yang tak kalah pula. Dapat dilihat dari Snapdragon 660 yang menjadi motor utama yang dilengkapi dengan RAM hingga 6GB. Tentu performa gaming yang dihasilkan sangat superior.

Zenfone Max Pro M2 juga menjadi satu-satunya smartphone di Indonesia yang memiliki baterai berkapasitas tinggi 5.000 mAH yang memiliki waktu standby hingga 35 hari. Tentu baterai ini juga dapat bertahan lama ketika digunakan bermain game secara non-stop yakni hingga mencapai 10 jam lamanya.

Untuk meningkatkan kenyamanan penggunanya, ASUS menghadirkan layar 6,3 inci FHD+ yang dapat menampilkan kualitas gambar yang tajam dan smooth. Untuk performa kamera, ZenFone Max Pro M2 ini memiliki fitur AI scene Detection seperti pada ZenFone 5 dan dapat merekam video beresolusi 4K.

Review: ASUS ZenFone Max Pro M2, Smartphone Gaming Kekinian

0

Sukses Dengan ZenFone Max Pro M1, ASUS kembali membuat penerus dari smartphone seri Max yaitu ZenFone Max Pro M2. ASUS sendiri telah melakukan pembaruan kepada ZenFone Max Pro M2 agar smartphone ini tetap lebih unggul dari lawan-lawannya.

Dari segi jeroan, keunggulan dari ZenFone Max Pro M2 adalah chipset Snapdragon 660 menggantikan 636 yang digunakan pendahulunya. Chipset premium ini membuat performa ZenFone Max Pro M2 menjadi lebih baik, terutama untuk bermain game. Untuk baterai, ASUS masih mempercayakan baterai 5000 mAh untuk mendukung daya hidup ZenFone Max Pro M2.

Layar dari ZenFone Max Pro M2 juga lebih besar dibandingkan pendahulunya, yaitu 6.3 inci dengan resolusi 2280 x 1080. Untuk keamanan, layar ZenFone Max Pro M2 juga telah dilengkapi Corning Gorilla Glass 6. Punya tampilan yang lebar ditambah jeroan mumpuni menjadikan ZenFone Max Pro M2 sebagai penerus yang layak.

Berikut adalah spesifikasi lengkap dari ZenFone Max Pro M2:

Model number ZB631KL
SoC Qualcomm Snapdragon 660 Mobile Platform

64-bit octa-core CPU (8 x Kryo 260 cores) / Hexagon 680 DSP / Adreno 512 GPU / AI Engine

14nm FinFET (Low Power Plus) power-saving technology

RAM Up to 6GB EMMC
Storage Up to 128GB
Data connectivity LTE CAT5: UL 75 / CAT4 DL 150Mbps / DC-HSPA+: UL 5.76 / DL 42 Mbps
Wireless Connectivity WLAN 802.11 a/b/g/n, 2.4HGHz with Wi-Fi Driect / Bluetooth 5.0 (with aptX) / NFC
Display 6.3-inch Full HD+ (2280 x 1080) All-screen display LED Backlit IPS LCD, 450nits / 1500:1 contrast ratio / 94% NTSC color gamut / 90% screen-to-body ratio
Cameras Rear AI Main rear camera:

12MP, F1.8, 77.8 degree view angle (27mm focal length by 35mm eq) / 6-element lens

IMX486 sensor with 1.25µm pixels, 1/2.9” sensor size

AI Scene Detection in 13 types

Second camera / senor:

5MP Secondary depth sensing camera / sensor for bokeh effects

Front 13MP, F2.0, 77.2 degree view angle (26.4mm focal length by 35mm eq) 5 element lens
Flashes Rear and front Softlight LED flashes
Video recording (Rear camera) 4K UHD (3840 X 2160) video recording

1080p FHD video recording at 30fps

720p HD video recording at 30fps

3-axis electronic image stabilization for front and rear cameras

Still photo shooting while recording video capability

Audio NXP 9874 smart amplifier with 5-magnet speaker
SIM / Memory card support Triple slots, dual SIM dual standby (4G+4G):

Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card

Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM Card

Slot 3: Supports up to 2TB microSD cardVoLTE / VoWiFi support

Wired Connectivity USB 2.0 Micro USB

3.5 mm combo audio jack

GPS GPS, aGPS, Glonass, Beidou, QZSS
Construction Gorilla Glass 6 display panel and 3D-curved acrylic rear panel with Wave finish
Biometric Security Face and Fingerprint (up to 5 registered) unlocking
Battery 5000 mAh
Dimensions 157.9 X 75.5 X 8.5 mm / 175 grams
Colors Midnight Blue, Cosmic Titanium
OS Stock Android 8.1 “Oreo” with coming upgrade to Android 9.0

 

Berikut spesifikasi ZenFone Max Pro M2 dari CPU-Z:

Paket ASUS ZenFone Max Pro M2

Untuk review, tim Playcubic menggunakan ZenFone Max Pro M2 dengan RAM 4 GB dan storage 64 GB. Warna smartphone adalah Midnight Blue. Berikut adalah isi paketnya:

  • Unit ASUS ZenFone Max Pro M2
  • Adapter charger
  • Kabel micro USB
  • Pin
  • Silicon case
  • Buku petunjuk dan garansi

Sayangnya paket ini tidak termasuk earphone.

Dari Desain

Lebar dan enteng. Itulah kesan pertama tim Playcubic saat memegang ASUS ZenFone Max Pro M2. Dimesin dari smartphone ini adalah 157.9 x 75.5 x 8.5 mm dengan berat 175 gram. Meski tipis, ZenFone Max Pro M2 masih memiliki bezel. Tombol home tidak lagi memiliki wujud fisik, tapi virtual.

Pada bagian kanan smartphone terdapat tombol power dan volume. Pada bagian kiri terdapat slot khusus untuk SIM card dan Micro SD. Slot ini bisa digunakan untuk 2 nano SIM dan 1 Micro SD. Sensor fingerprint Zenfone Max Pro M2 berada di bagian belakang.

Sensor fingerprint ada di bagian belakang smartphone

Pada bagian bawah smartphone terdapat audio jack 3,5 mm, port untuk micro USB, dan speaker.

Segala Jenis Game Mobile Dilibas!

Bermain game bukan lagi pilihan sekunder bagi smartphone masa kini, tapi premier. Bagi gamer pecinta game mobile, smartphone yang dipunyai harus bisa digunakan untuk bermain game. ASUS ZenFone Max Pro M2 bisa memenuhi syarat tersebut.

Chipset SnapDragon 660 yang dipadu dengan GPU Adreno 512 dan 8x kryo 260 cores membuat ZenFone Max Pro M2 bisa memainkan game mobile apa pun. Jeroan ini juga membuat grafis dari game mobile yang dimainkan ditingkatkan sampai maksimal.

Ukuran layar ZenFone Max Pro M2 yang lebar sangat mendukung saat bermain game. Ibarat elang dalam game Assassin’s Creed, kamu akan mempunyai daya pandang yang lebih jauh. Keempat sudut smartphone yang membulat juga membuat tangan menjadi nyaman saat di posisi landscape.

Tim Playcubic sudah mencoba berbagai macam game dengan ASUS ZenFone Max Pro M2. Dari Free Fire, PUBG Mobile, Arena of Valor, Ragnarok M Eternal Love, semua bisa dimainkan tanpa lag dan gangguan teknis lainnya. Padahal grafik yang digunakan adalah high dan ultra.

Tim Playcubic sengaja menggunakan ASUS ZenFone Max Pro M2 untuk bermain game dalam durasi lama dan hasilnya memuaskan. Tidak hanya itu, tim Playcubic juga aktif menggunakan smartphone ini untuk browsing. Meski dipakai berjam-jam, baterai tidak terkuras. Kualitas baterai 5.000 mAh di smartphone ini tidak perlu lagi dipertanyakan. Suhu panas dari smartphone pun tidak terlalu kentara. Kamu tidak perlu khawatir Zenfone Max Pro M2 ini jadi setrikaan.

Bagaimana Dengan Kamera?

Apakah fitur kamera dalam smartphone itu penting bagi gamer? Kembali lagi kepada tujuannya, apakah smartphone tersebut hanya digunakan untuk gaming saja atau sebagai gadget multifungsi. Untuk ASUS ZenFone Max Pro M2 kemampuan untuk gaming jelas tidak diragukan, tapi untuk kamera bisa dibilang hanya pemanis saja.

Kamera belakang indoor+lighting

ASUS ZenFone Max Pro M2 yang tim Playcubic gunakan untuk review memiliki dua kamera belakang dan satu kamera depan. Spesifikasi untuk kamera belakang adalah 12 MP dan 5 MP dengan efek bokeh. Sedangkan spesifikasi kamera depan adalah 13 MP. Berikut adalah contoh dari hasil foto dengan kamera Zenfone Max Pro M2.

ASUS sendiri telah menyematkan fitur baru di kamera Zenfone Max Pro M2, yaitu sensor Sony IMX486. Sensor ini membuat foto menjadi lebih jelas meski diambil dalam kondisi low light. Buat kamu yang doyan mengotak-atik setting sebelum mengambil foto, Zenfone Max Pro M2 juga sudah memiliki mode Pro.

Kesimpulan

Setelah menjajal ASUS ZenFone Max Pro M2, tim Playcubic yakin jika smartphone ini masih dalam satu jalur dengan penerusnya. ASUS Zenfone Max Pro M2 adalah smartphone built for gaming. Jeroan yang berisi SoC Snapdragon 660 dilengkapi baterai 5.000 mAh memastikan smartphone ini berfungsi maksimal saat memainkan game apapun. Fitur-fitur lainnya hanyalah pelengkap saja agar smartphone ini bisa dibilang kekinian.

ASUS ZenFone Max Pro M2 memiliki tiga versi, yaitu versi RAM 3GB dengan storage 32GB (Dijual dengan harga Rp 2.799.000), versi RAM 4GB dengan storage 64GB (Dijual dengan harga Rp 3.199.000), dan versi RAM 6GB dengan storage 64GB (Dijual dengan harga Rp3.699.000).

ASUS ZenFone Max Pro M2 akan mulai dipasarkan pada tanggal 12 Desember 2018 untuk online. Sedangkan untuk offline tanggal 14 Desember 2018.

Bagaimana? Apakah kamu berminat untuk memilikinya?

Agate Luncurkan Update Untuk Game Onet Asli, Hadirkan Kolaborasi Dengan Tahilalats

0

Game Onet Asli yang dirilis Agate pada 4 September 2018 lalu, kini mendapatkan update yang merupakan kolaborasi bersama tim Tahilalats. Dengan tema baru khas Tahilalats, Onet Asli kini  memiliki wajah dan keseruan baru. Dihiasi dengan karakter dan emoji Tahilalats, serta efek suara yang menyebalkan, game ini dijamin dapat membuatmu tertawa terbahak-bahak untuk mengisi waktu luangmu!

Game Onet Asli adalah adaptasi Agate dari game klasik, Onet. Dengan mekanisme game berupa pencocokkan 2 gambar yang sama dengan aturan tidak boleh lebih jauh dari 3 tarikan garis. Selain mengumpulkan poin dari pencocokkan, pemain juga bias mendapatkan bantuan pada game dengan undian ekstra di akhir setiap ronde. Onet Asli memiliki 3 mode permainan yang dapat dipilih, berupa:

  • Mode Marathon:  Game dengan papan gambar yang besar tanpa batas waktu permainan.
  • Mode Ringan: Variasi game yang lebih mudah dari mode Marathon dengan papan gambar yang lebih kecil, juga tanpa batas waktu permainan.
  • Mode Tantangan: Permainan dengan batas waktu yang dibarengi dengan makin sulitnya level setiap ronde.

Pada update kali ini, Agate bekerja sama dengan tim Tahilalats untuk memberi upgrade pada keseluruhan UI dan UX pada game dan menjadikannya lebih seru. Update ini sudah dapat diunduh dan dimainkan sejak 7 Desember 2018 minggu lalu. Dengan adanya tema baru ini, Onet Asli pun memiliki beberapa perubahan seperti:

  • Keseluruhan UI beraksen Tahilalats
  • Sound effect baru dengan banyolan komikal Tahilalats
  • Tile dengan gambar karakter dan item khas komik strip Tahilalats

Selain tema Tahilalats yang kini  menjadi muka utama Onet Asli, tema lainnya seperti pelintiran produk cemilan, minuman, dan alat mandi pun masih dapat dimainkan. Juga, tidak menutup kemungkinan akan adanya tambahan tema baru ke depannya.

Tidak hanya update di dalam game-nya, pada akhir tahun nanti Agate dan Tahilalats juga akan mengadakan kompetisi Onet Asli. Nantikan berita lanjut mengenai kompetisi seru ini, serta kesempatan mendapatkan banyak hadiah!

Dua Branded Gaming Desktop ASUS ROG Terbaru Diluncurkan ke Indonesia

0

Minggu lalu di acara “Slim Bezel Gaming Notebook For Champs”, ASUS juga memperkenalkan branded gaming desktop baru yang mengusung prosesor Intel Core i9 generasi ke-9, yaitu ROG Strix GL12. Gaming desktop tersebut merupakan yang pertama yang mengusung prosesor super kencang Intel Core i9-9900K dan didukung dengan kartu grafis premium terbaru, Nvidia GeForce RTX2080. Tidak heran jika ROG Strix GL12 dikatakan sebagai branded gaming desktop paling kencang yang ada saat ini.

“ASUS ROG Strix GL12 merupakan branded gaming desktop terkencang dan yang pertama mengusung prosesor Intel Core i9 generasi ke-9,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “ASUS memang tidak pernah berkompromi soal performa di perangkat ROG. Kami selalu menghadirkan yang terbaik,” tambahnya.

Prosesor Intel generasi ke-9 yang tertanam di ROG Strix GL12 juga merupakan versi “unlocked” sehingga bisa di-oveclock. Pengguna yang ingin memacu prosesor ini lebih jauh bisa menggunakan software Armoury Crate yang sudah disediakan ASUS di gaming desktop ini. Selain itu, berbagai fitur inovatif terbaru lainnya juga hadir di gaming desktop ini.

Didukung hardware terbaik

ASUS ROG Strix GL12 hadir dengan hardware terbaik yang ada saat ini, salah satunya adalah prosesor Intel Core i9-9900K. Prosesor Intel Core generasi ke-9 tersebut sudah tampil menggunakan konfigurasi 8 core 16 thread yang mampu menghadirkan performa super kencang dan terbaik di kelasnya. Bahkan dengan dukungan core dan thread yang melimpah tersebut, pengguna ROG Strix GL12 bisa bermain game sambil melakukan kegiatan lain, seperti live streaming tanpa hambatan.

Tidak hanya untuk para gamer, ROG Strix GL12 juga sangat optimal untuk para pekerja kreatif profesional. Melalui performanya yang sangat kencang, gaming desktop ini bisa digunakan untuk melakukan pekerjaan kelas profesional seperti 3D rendering, transcoding, dan lain-lain.

Prosesor yang disematkan di ROG Strix GL12 juga dipilih secara khusus dan sudah melalui berbagai stress test. Hal tersebut dilakukan demi memastikan kestabilan performa karena prosesornya tampil dalam kondisi factory overclocked.

Agar bisa berjalan lebih stabil, ASUS menghadirkan sistem pendingin khusus dari Cooler Master. Sistem pendingin tersebut menggunakan liquid cooling yang dipadukan dengan kipas 90mm sehingga tidak ada hawa panas yang tertahan di hardware-nya. Berkat sistem pendingin ini, prosesor di ROG Strix GL12 bisa berjalan stabil di kecepatan 4,9GHz pada semua core dan thread.

Kemampuan prosesor yang super kencang tersebut juga didukung oleh kartu grafis terbaru dari Nvidia GeForce RTX 2080. Kartu grafis dengan arsitektur Turing terbaru tersebut memiliki fitur baru yaitu kemampuan mengkombinasikan metode rasterization tradisional lewat CUDA core dengan ray-traced lewat RT core untuk menghasilkan detail grafis yang sangat realistis. Kartu grafis ini juga sudah mendukung teknologi Deep Learning Super Sampling berkat kehadiran Tensor core di dalamnya.

GeForce RTX 2080 merupakan kartu grafis terbaik untuk prosesor Intel Core i9-9900K. Kombinasi keduanya memastikan pengalaman penggunaan tanpa hambatan sedikitpun.

“Performanya yang sangat kencang juga membuat ROG Strix GL12 tidak hanya untuk bermain game. Para profesional pun bisa mengandalkan gaming desktop ini,” jelas Jimmy. “Berkat kombinasi prosesor Intel Core i9-9900K dan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 2080, gaming dektop ini sudah memiliki performa luar biasa sekelas workstation untuk para profesional.”

ASUS ROG Strix GL12 tidak hanya hadir dengan konfigurasi prosesor Intel Core i9-9900K dan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 2080. ASUS juga memiliki dua varian ROG Strix GL12 lainnya yang memiliki konfigurasi prosesor, kartu grafis, dan storage berbeda.

Hadir dengan fitur terbaik

ASUS ROG Strix GL12hadir dengan casing yang memiliki tampilan sudut tajam di bagian depan dan atas bodinya. Sudut tersebut terinspirasi dari bentuk katana (pedang para samurai) yang menggambarkan performa tanpa kompromi dan bisa membantai game apapun. Bodi gaming desktop ini telah dilengkapi dengan sistem RGB LED yang sudah mendukungfitur Aura Sync. Pengguna bisa mengatur tampilan RGB LED yang ada di gaming desktop ini agar bisa saling tersinkronasi satu sama lain.

Tidak hanya antar hardware yang ada di ROG Strix GL12, Aura Sync juga bisa disinkronisasikan dengan perangkat gaming seperti mouse dan keyboard. Efek yang ditampilkan juga bisa mengikuti game yang sedang dimainkan. Salah satu game yang sudah mendukung fitur ini adalah Call of Duty: Black Ops 4.

Fitur inovatif lain yang ada di gaming dekstop ini adalah hot swap SSD bay. Melalui bay khusus tersebut, pengguna ROG Strix GL12 bisa mengganti SSD secara langsung tanpa perlu melakukan restart pada sistem. Kehadiran bay ini memudahkan pengguna untuk melakukan upgrade dan memasang SSD baru. Proses pemasangannya bahkan bisa dilakukan tanpa menggunakan alat tambahan.

Bagi pengguna yang lebih suka menggunakan M.2 SSD, ASUS menyediakan modul DIMM.2 di ROG Strix GL12. Modul ekspansi ini memungkinkan pengguna untuk memasang dua M.2 SSD ekstra. Selain mendukung sistem RAID untuk performa ekstra, M.2 SSD yang ditanamkan di modul DIMM.2 ini juga sudah dilindungi oleh heatsink sehingga stabilitas performanya bisa tetap terjaga. Modul DIMM.2 ini juga sudah mendukung Intel Optane Memory untuk mengakselerasi hard disk.

Konektivitas unggulan

Untuk memenuhi kebutuhan gamer saat bermain game, ASUS menyediakan sederet fitur konektivitas terkini dan tercanggih di ROG Strix GL12. Konektivitas tersebut terdiri dari WiFi 802.11ac Wave 2 yang mampu memastikan sesi bermain game akan tetap lancar lewat kecepatan transfer data yang sangat tinggi. Selain itu ada juga fitur koneksi melalui Bluetooth 5.0 sehingga pengguna bisa menghubungkan berbagai peripheral gaming.

Untuk kebutuhan konektivitas lainnya, ASUS juga menyediakan berbagai port seperti USB 3.1 dan USB 2.0. Terdapat juga 2-in-1 card reader serta DVD drive sehingga pengguna tetap bisa menikmati konten yang disimpan di DVD ataupun kartu memori.

ROG Strix GL10 untuk kelas mainstream

Bersamaan dengan ROG Strix GL12, ASUS juga memperkenalkan gaming desktop lainnya yaitu ROG Strix GL10. Jika ASUS ROG Strix GL12 merupakan gaming desktop kelas premium, ROG Strix GL10 merupakan versi mainstream. Selain itu, gaming desktop ini juga hadir dengan dengan case tipe tower yang lebih besar.

ROG Strix GL10 memiliki desain yang lebih sederhana dari ROG Strix GL12. Ia dibalut oleh tower case berwarna hitam yang tentu saja telah dilengkapi dengan RGB LED. Case yang digunakan juga memiliki desain yang sederhana namun terlihat sangat solid. Untuk mempermudah penggunanya, ASUS juga sudah menyediakan dua port USB dan satu port audio 3.5mm di bagian atas case ROG Strix GL10.

Tidak hanya sederhana dan solid, case ROG Strix GL10 sudah dirancang khusus agar bisa mengalirkan udara dengan sangat baik. Bagian dalam case gaming desktop ini juga dibagi menjadi dua ruangan, satu khusus untuk prosesor dan kartu grafis, sedangkan satu lagi khusus untuk power supply. Dengan demikian, udara panas tidak akan tercampur dan sirkulasi akan lebih lancar.

Menariknya, ROG Strix GL10 juga sudah lolos dari berbagai uji ketahanan. Beberapa pengujian mulai dari uji guncangan, suhu, dan tegangan listrik sudah berhasil dilampaui oleh gaming desktop ini. ROG Strix GL10 bahkan sudah lolos uji kebisingan, yang artinya gaming desktop ini bisa beroperasi dengan senyap.

ASUS ROG Strix GL10 hadir dalam dua varian dengan opsi prosesor Intel Core i5-8400 atau Core i7-8700. Keduanya juga telah ditenagai oleh kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1050yang sudah bisa menjalankan berbagai game mainstream, bahkan game AAA terkini. Sementara untuk penyimpanannya, ROG Strix GL10 mengandalkan HDD sebesar 1TB. Salah satu modelnya bahkan sudah ditopang oleh Intel Optane Memory agar performanya lebih optimal.

Glen Schofield, Co-creator Sejumlah Seri Call of Duty Tinggalkan Activision

0

Glen Schofield, co-creator sejumlah seri game Call of Duty, hari ini mengumumkan lewat Twitter bahwa ia telah resign dari Sledgehammer, studio game yang ia dirikan pada 2009 bersama Michael Condrey. Hal ini sekaligus membuat dia juga akan meninggalkan Activision sebagai salah satu eksekutif perusahaan.

Kolaborasi Sledgehammer dan Activision telah berjalan cukup sukses. Keduanya telah bersama-sama menghasilkan sejumlah seri Call of Duty yang populer di kalangan gamers. Sebut saja Call of Duty: Modern Warfare (2011), Call of Duty: Advance Warfare (2014) dan Call of Duty: WWII (2017).

Dalam cuitannya tersebut, Glen menulis bahwa dia tidak memiliki apa pun selain penghargaan untuk Activision dan tiga game Call of Duty yang ia pernah kerjakan, namun ia ingin sekali mencoba sesuatu yang baru.

Membalas hal tersebut, akun twitter Activision menuliskan bahwa hasil kerja Glen selama ini sangatlah luar biasa. Glen telah membuat kontribusi dan meninggalkan kesan yang tak terhapuskan selama bersama di Activision.

Untuk diketahui, Schofield dan Condrey sebelumnya pernah bekerja bersama di studio Visceral Games milik Electronic Arts sebelum mulai mendirikan Sledgehammer dan bergabung dengan Activision.

Fortnite Hadirkan Senjata Baru Berbentuk Pedang

0

Setelah merilis Season 7 termasuk Creative Mode beberapa waktu lalu, kali ini Epic Games akan menghadirkan update senjata baru yaitu pedang ke dalam game Fortnite.

“Segera hadir…sebuah senjata yang cocok untuk seorang Raja,” tulis akun resmi twitter Fortnite kamarin.

Akan menarik bagaimana senjata ini akan digunakan. Apakakah nantinya akan semakin banyak pertempuran jarak dekat?

Mode Multiplayer Stardew Valley versi Switch Akan Meluncur Besok

0

Pengembang ConcernedApe mengumumkan bahwa mode multiplayer game Stardew Valley untuk versi Nintendo Switch akan dirilis besok. Memang mode ini sudah tersedia sejak agustus lalu namun hanya untuk versi PC saja.

Dengan mode multiplayer ini, pemain akan bisa membangun peternakan, menikah, menghadiri acara, dan melakukan hal-hal lain dalam game bersama pemain lainnya.

Bersamaan dengan update multiplayer ini, akan hadir juga beberapa fitur tambahan untuk mode single-player seperti pasar malam keliling, karakter baru, dan kuda kamu bisa memakai topi. Sedangkan update untuk PlayStation 4 dan Xbox One masih dalam proses pengerjaan.

Untuk diketahui, ConcernedApe telah menerbitkan sendiri Stardew Valley untuk versi PS4, Xbox One, dan PC. Sedangkan penerbit Chucklefish hanya menjadi penerbit untuk versi Nintendo Switch dan mobile saja.

Hanya Akan Dijual di Epic Games Store, Super Meat Boy Forever Rilis April 2019

0

Super Meat Boy Forever, yang merupakan sekuel game Super Meat Boy dikabarkan akan rilis bulan April tahun depan. Nantinya game tersebut akan tersedia untuk Nintendo Switch, Xbox One, PlayStation 4, dan PC.

Untuk versi PC, game ini diluncurkan secara eksklusif di Epic Games Store yang berarti tidak akan dijual di Steam sebagaimana versi terdahulunya.

Untuk tahu seperti apa game ini kamu bisa tonton trailernya di atas.

Monster Hunter: World Akan Kedatangan Geralt Dari The Witcher dan Ekspansi Iceborn

0

Capcom hari ini mengumumkan bahwa Monster Hunter: World akan mendapatkan dua hal keren di tahun 2019. Pada awal tahun, multiplayer role-playing game ini akan memiliki crossover dengan game The Witcher yang bisa dimainkan secara gratis.

Nantinya pemain Monster Hunter: World bisa bermain sebagai Geralt of Rivia yang merupakan salah satu karakter utama dalam game The Witcher 3: Wild Hunt.

Selanjutnya pada musim gugur 2019, Monster Hunter: World akan mendapatkan ekspansi besar pertamanya, Iceborne. Trailer ekspansi ini bisa kamu lihat videonya di bawah.

Penampakan Perdana Sonic The Hedgehog Movie Dapat Respon Negatif Dari Netizen

0

Sonic The Hedgehog Movie telah telah mendapatkan penampakan perdananya kemarin namun sepertinya visual tokoh Sonic yang ditampilkan tidak sesuai dengan ekspektasi fans dan netizen.

“Ada apa dengan kakinya Sonic yang mirip seperti kaki manusia? Ada apa dengan jari-jarinya yang aneh dan halus? Mengapa dia terlihat seperti berpose telanjang?” tulis Gita Jackson di situs Kotaku.

“Di movie poster tersebut, Sonic terlihat seperti menggunakan celana untuk Yoga,” tulis akun twitter @heyshanmurphy.

Belum lagi ratusan komentar di postingan akun Instagram IGN. Ada yang marah dan meminta agar film ini dihentikan, melakukan olok-olok atau hanya sekedar satir.

 

View this post on Instagram

 

Get your first look at Sonic The Hedgehog in his new live action movie.

A post shared by IGN (@igndotcom) on

Terkait hal ini, tim produksi di belakang film berdalih bahwa dalam film ini mereka memang ingin menampilkan sosok Sonic yang lebih realistis daripada hanya sekedar versi film kartun yang pernah ada.

Bagaimana dengan kamu? Apakah menurutmu penampakan karakter Sonic ini sejelek itu?