Telkomsel bersama Nuon Digital Indonesia dan Bango resmi menghadirkan PC Game Pass melalui layanan IndiHome Add-On. Kolaborasi ini memanfaatkan teknologi Digital Vending Machine (DVM) dari Bango, yang memungkinkan proses aktivasi cepat, aman, serta mudah bagi pelanggan di Indonesia.
Microsoft PC Game Pass memberikan akses tak terbatas ke ratusan game PC berkualitas. Mulai dari game day one Xbox Game Studios, Bethesda, hingga Activision Blizzard, semuanya tersedia untuk dimainkan. Kalian juga akan mendapat keanggotaan EA Play yang mencakup judul populer seperti FC 25 dan Battlefield, serta bonus eksklusif dari Riot Games untuk game seperti Valorant dan League of Legends.
Cara Aktivasi PC Game Pass
Melalui integrasi ini, kalian bisa menambahkan pc game pass sebagai layanan tambahan IndiHome dengan biaya Rp63.063 per bulan (belum termasuk PPN). Setelah melakukan transaksi, pelanggan akan menerima kode aktivasi yang dapat dimasukkan melalui aplikasi Xbox di Windows. Cara ini membuat akses ke game premium menjadi lebih sederhana sekaligus praktis.
Selain lewat IndiHome, Nuon Digital Indonesia juga membuka akses pembelian melalui kanal distribusi UPOINT.ID. Dengan beragam metode pembayaran digital, termasuk e-wallet dan fintech, gamer memiliki pilihan fleksibel untuk berlangganan. Dukungan DVM dari Bango memastikan layanan berjalan stabil, serta memungkinkan hadirnya promo dan diskon menarik.
Promo Menarik untuk 500 Pelanggan Pertama
Untuk merayakan peluncuran, tersedia promo Xbox First-Month-Free khusus 500 pelanggan pertama. Promo ini berlaku mulai 14 Agustus 2025, memberikan kesempatan menikmati bulan pertama secara gratis. Setelah itu, langganan akan otomatis diperpanjang dengan harga normal di bulan berikutnya.
Melalui model berlangganan bulanan, PC Game Pass hadir sebagai solusi terjangkau untuk menikmati lebih dari 150 jam konten permainan lintas genre. Mulai dari Minecraft, Football Manager 2024, Call of Duty, hingga Clair Obscur Expedition 33, seluruhnya tersedia dalam satu paket lengkap yang bisa diakses kapan saja.
Warhammer 40.000: Dawn of War adalah salah satu game Real-Time Strategy atau RTS yang memiliki tempat spesial bagi fans. Sebelum game ini dibuat, Warhammer 40.000 hanya tersedia di tabletop saja. Tapi setelah Relic merilis versi gamenya di 2004, fans akhirnya bisa menikmati dengan point of view yang berbeda.
Seiring waktu, Warhammer 40.000: Dawn of War terus berkembang. Relic telah menelurkan seri kedua yang tidak kalah menarik, dan seri ketiga yang sayangnya kurang berhasil. Sekarang, mereka memutuskan untuk merilis versi penyempurnaan dari game pertama, Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition.
Game ini tidak hanya menghadirkan semua ekspansi, tetapi juga peningkatan grafis dan quality of life. Tidak hanya itu, developer juga mengizinkan fans yang sudah memiliki game sebelumnya untuk bisa melakukan upgrade dengan potongan harga spesial.
Kami sudah mencoba memainkan versi review Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition. Sebagai fans yang dulu memainkan game ini di laptop dengan Windows XP, bisa memainkannya lagi dengan PC zaman sekarang ibarat nostalgia.
Satu Game Empat Campaign
Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition berisi empat campaign. Mulai dari campaign original, lalu ekspansi Winter Assault, Dark Crusade, dan Soulstorm. Total sembilan faction di game ini, mulai dari Space Marine sampai dengan Sisters of Battle juga bisa langsung dimainkan.
Kami senang developer memutuskan untuk tidak mengutak-atik bagian voice over. Warboss dari Ork, Gorgutz masih memiliki suara seraknya yang berat dengan aksen khas Ork. Semuanya masih sama dengan game originalnya yang menurut kami sudah sempurna.
Kalian tidak perlu memainkan campaign secara berurutan. Kalian bisa memilih langsung campaign mana yang ingin dicoba. Jika ingin mengikuti cerita, kami sarankan untuk memainkan campaign dari game original. Kalian akan menjadi kapten dari kelompok Space Marine Blood Raven, Gabriel Angelos di planet Tartarus. Lawannya adalah pasukan invasi dari Ork, dan juga Chaos Space Marine dengan agenda misteriusnya yang bersembunyi di balik gelombang hijau.
Jika kalian lebih menyukai elemen sandbox, kami menyarankan untuk langsung memainkan Soulstorm yang tidak linear. Dalam campaign ini kalian juga bisa langsung menggunakan satu dari sembilan faction.
Hal yang agak kami sayangkan adalah tidak ada tambahan unit baru. Menurut kami ini adalah missed opportunity. Apalagi yang mengerjakan game ini adalah developer Relic sendiri.
Kualitas Visual yang Lebih Baik
Peningkatan dari segi visual di Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition visual betul-betul terasa. Semua aspek, mulai dari unit sampai lingkungan kini terlihat lebih detail dengan tekstur tajam. Ditambah segi pencahayaan yang modern, membuat bayangan menjadi lebih kentara sekaligus memperkuat atmosfir dalam game.
Tampilan antarmuka atau UI juga sudah dioptimalisasi, begitu juga dengan HUD. Sayangnya HUD tidak bisa dilebarkan menyesuaikan ukuran monitor. Meski secara overall tidak menganggu gameplay, kami merasa agak risih karena semua informasi terkesan didempet-dempetkan.
Game ini juga sudah menyesuaikan dengan resolusi modern hingga 4K. Kalian juga bisa mengatur draw distance, jika ingin sesi permainan menjadi lebih cinematic.
Gameplay Tidak Berubah
Developer sepertinya hanya fokus dengan aspek visual game saja. Karena dari segi gameplay, Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition sama sekali tidak berubah. Mode skirmish yang mempertemukan pemain dengan AI masih ada, begitu juga dengan multiplayer online melawan pemain lain.
Kekuatan utama Dawn of War tetap pada gameplay RTS. Pemain akan diminta membangun markas dan merekrut pasukan untuk menghancurkan musuh. Dalam proses tersebut, pemain harus merebut titik-titik strategis yang fungsinya untuk menghasilkan sumber daya. Pemain tidak bisa membangun bangunan baru atau memiliki unit tier atas jika sumber dayanya tidak mencukupi.
Dari semua sembilan faction, unit yang bisa direkrut memiliki tipe yang sama. Mulai dari infantry sebagai unit dasar, dan elite infantry yang lebih kuat. Lalu ada vehicle yang dibagi menjadi kendaraan darat dan kendaraan udara. Hampir semua unit ini bisa dispesialisasi dengan berbagai jenis persenjataan.
Misalnya untuk infantry dari Space Marine, pemain bisa mempersenjatai mereka dengan Heavy Bolters yang efektif untuk melibas infantry musuh. Jika dikhususkan untuk melawan vehicle, pemain bisa menggunakan rocket launcher.
Beberapa faction seperti Tau memiliki keunggulan karena jarak serangannya yang jauh. Tapi strategi ini bisa dilawan dengan menggunakan unit yang dapat bergerak dengan cepat, seperti Raptor milik Chaos Space Marine. Unit bisa terbang dan mendarat langsung di tengah-tengah pasukan musuh untuk merusak strategi. Jangan lupa untuk menyaksikan sync kill atau animasi finisher-nya juga.
Kalian bisa memanfaatkan keunikan dari setiap faction untuk memberikan keunggulan saat perang berlangsung. Eldar dan Dark Eldar semua unit vehiclenya dapat terbang, sehingga bisa digerakkan dengan cepat. Sedangkan Necron bisa menghidupkan kembali unitnya yang sudah hancur. Ada batas jumlah unit yang bisa dikerahkan. Jadi pemain juga harus cerdas dalam memilih formasi.
Game ini juga memiliki morale system. Mekanisme ini membuat pertempuran lebih realistis. Jika moral pasukan hancur, mereka akan panik dan menjadi tidak efektif lagi. Situasi ini bisa dicegah jika pemain memasang Hero ke dalam infantry. Biasanya unit ini memiliki kemampuan untuk menyembuhkan morale.
Intinya semua elemen gameplay original Warhammer 40.000: Dawn of War yang dirindukan oleh fansnya dulu, tetap terjaga di game ini. Baik dari keseruannya, maupun kekurangannya.
Developer juga telah memastikan bahwa Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition tetap mendukung mod. Salah satu alasan kenapa game ini masih bisa bertahan sampai sekarang adalah karena bisa dimainkan dengan menggunakan mod.
Variasi mod juga sangat beragam, tidak hanya sekedar ganti warna atau desain unit yang sudah ada. Ada beberapa modder yang bahkan berhasil menambahkan faction yang seharusnya belum ada di Warhammer 40.000: Dawn of War. Misalnya seperti Tyranids.
Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition Dari Segi Teknis
Selama memainkan versi review Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition, kami menggunakan PC dengan spesifikasi Ryzen 7 2700X, VGA GeForce 4070 TI, RAM 32 GB, dan SSD. Meski spesifikasi ini lebih tinggi dari yang diminta, kami masih menemukan kelemahan di game dari segi performa.
Mungkin karena masih menggunakan engine yang lama, performa game ini terutama ketika proses loading sebelum memulai permainan masih agak lama. Ditambah setelah itu layar mendadak menjadi gelap karena proses loading aset. Tapi untuk masalah teknis seperti crash atau bug, kami tidak pernah mengalaminya.
Kesimpulan Review Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition
Kesimpulan kami untuk review Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition adalah game ini muncul pada saat yang tepat ketika franchise sedang naik daun. Jadi, bukan hanya pemain yang ingin bernostalgia atau fans RTS saja yang mau memainkan game ini, tetapi juga pemain baru.
Kami juga melihat bahwa game ini adalah suatu bentuk penghormatan bagi seri Warhammer 40.000: Dawn of War, dimana menurut kami adalah yang terbaik. Game ini juga turut andil dalam mengangkat nama Relic Entertainment. Semua elemen dan keseruan dari game original tetap dipertahankan, sambil memperkuat visual game. Sebuah langkah yang tepat dan pastinya aman.
Warhammer 40.000: Dawn of War – Definitive Edition sudah tersedia di PC (Steam dan GOG).
ROG Xbox Ally muncul di ajang Gamescom 2025, dan untuk pertama kalinya bisa dijajal langsung oleh gamer. Handheld gaming console terbaru hasil kolaborasi ROG dengan Xbox ini menghadirkan standar baru dalam industri konsol portabel.
ROG Xbox Ally dan Versi X Bawa Performa Andal
ASUS ROG memperkenalkan dua model, yakni ROG Xbox Ally dan ROG Xbox Ally X. Varian standar hadir dengan prosesor AMD Ryzen Z2 A, GPU RDNA 2, RAM 16GB, serta SSD 512GB. Daya tahan baterai 60Wh menjadikannya perangkat praktis untuk dimainkan di perjalanan, baik singkat maupun panjang.
Sedangkan varian yang lebih tinggi menawarkan spesifikasi jauh lebih tinggi dengan prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme berbasis arsitektur Zen 5, GPU RDNA 3.5, serta NPU untuk mendukung fitur AI seperti Automatic Super Resolution. Dengan RAM 24GB, SSD 1TB, dan baterai 80Wh, gamer bisa menikmati pengalaman bermain lebih lama tanpa khawatir kehabisan daya.
Kedua perangkat ini menjalankan Windows 11 yang sudah dioptimalkan khusus untuk gaming. Kehadiran tombol Xbox eksklusif, Game Bar terbaru, serta Armoury Crate Special Edition membuat navigasi semakin mudah sekaligus memberikan kontrol penuh bagi pengguna.
Dukungan Xbox untuk Optimalisasi Handheld
Keunggulan lain dari perangkat ini terletak pada dukungan penuh Xbox melalui program Handheld Compatibility. Ribuan game sudah dioptimalkan agar dapat berjalan maksimal di format handheld. Label “Handheld Optimized” memastikan game dapat langsung dimainkan dengan kontrol dan tampilan tombol yang sesuai, sementara “Mostly Compatible” menandakan judul yang mungkin perlu sedikit pengaturan tambahan.
Xbox juga memperkenalkan advanced shader delivery, sebuah teknologi yang memungkinkan shader game dimuat lebih cepat saat proses download. Dengan begitu, game bisa diluncurkan lebih singkat dan performa terasa lebih mulus, membawa pengalaman konsol ke genggaman tangan.
Perangkat ini juga memberi keleluasaan penuh kepada gamer, mulai dari menginstal game secara lokal, menikmati cloud gaming, hingga memanfaatkan Remote Play dari konsol Xbox lain. Dukungan ini akan terus diperluas seiring hadirnya game-game terbaru.
Kapan Rilisnya?
Kedua perangkat ini dijadwalkan meluncur secara global pada akhir kuartal 2025. Sedangkan untuk Indonesia, ASUS mengklaim segera!
PlatinumGames telah mengumumkan spesifikasi PC Ninja Gaiden 4. Informasi ini dibagikan melalui halaman resmi di Steam.
Ninja Gaiden 4 dibangun dengan menggunakan engine buatan PlatinumGames sendiri. Hal ini membuat banyak fans penasaran seperti apa spesifikasi PC untuk bisa menikmati aksi cepat dan brutal khas seri ini.
Spesifikasi PC Ninja Gaiden 4
Berikut adalah detail minimum dan recommended yang dibutuhkan agar game bisa berjalan lancar di PC:
Minimum:
OS: Windows 10/11, 64bit
Processor: Intel Core i5-8400 atau AMD Ryzen 5 3400G
Processor: Intel Core i5-10400 atau AMD Ryzen 5 3600
Memory: 16 GB RAM
Graphics: NVIDIA GeForce RTX 2060 Super (8GB VRAM) atau AMD Radeon RX 5700XT (8GB VRAM)
DirectX: Version 12
Storage: 100 GB (SSD)
Sound Card: 16bit 48kHz Stereo
Dengan kebutuhan penyimpanan hingga 100 GB dan RAM minimal 16 GB, jelas terlihat bahwa Ninja Gaiden 4 hadir dengan kualitas visual serta performa yang sangat serius.
Ryu Hayabusa Kembali Beraksi
Ninja Gaiden 4 akan menampilkan karakter utama Yakumo. Ryu Hayabusa yang merupakan karakter ikonik franchise ini juga dipastikan kembali. Dalam seri terbaru ini, Yakumo akan membawa senjata baru, kemampuan unik, sekaligus menghidupkan kembali sejumlah perlengkapan ikonik ninja dari game sebelumnya.
Ninja Gaiden 4 dijadwalkan rilis pada 21 Oktober 2025 untuk platform PS5, Xbox Series, dan PC.
NetEase telah mengumumkan tanggal rilis Where Winds Meet. Game bergenre open world action-adventure bertema Wuxia ini akan resmi meluncur pada 14 November 2025 untuk platform PS5 dan PC.
Sebagai game dengan latar China abad ke-10, game ini menawarkan pengalaman unik yang memadukan elemen aksi, petualangan, dan seni bela diri.
Dunia Open World Where Winds Meet
Where Winds Meet menghadirkan dunia luas dengan lebih dari 20 wilayah yang bisa dijelajahi, termasuk kota Kaifeng yang akan diperkenalkan dalam fase beta. Pemain bebas menjelajahi kota kuno, membentuk aliansi, bergabung dalam guild, atau sekadar menikmati suasana dunia Wuxia.
Salah satu keunggulan utama game ini adalah sistem traversal yang sangat dinamis. Pemain bisa melakukan parkour, melompat antar atap, menggunakan kemampuan Windstride untuk bergerak cepat, hingga memanfaatkan fitur fast travel.
Developer juga menyebutkan bahwa game ini menyimpan lebih dari 150 jam konten. Game ini dapat dimainkan secara solo maupun bersama teman melalui mode co-op hingga empat pemain.
ASUS membawa gebrakan baru di Indonesia dengan meluncurkan lini lengkap produk router WiFi 7. Total ada delapan perangkat diperkenalkan dalam acara launching di Habitate, Kamis (21/8).
Mulai dari router gaming kelas atas hingga sistem mesh untuk rumah pintar, ASUS menghadirkan pilihan beragam yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Tidak hanya soal performa, router WiFi 7 dari ASUS juga membawa fitur eksklusif yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman lebih mulus dan stabil.
Inovasi Teknologi Router WiFi 7
Dibanding generasi sebelumnya, router WiFi 7 kepunyaan ASUS menawarkan peningkatan besar melalui tiga teknologi utama.
Pertama, bandwidth 320 MHz yang mampu menghadirkan kapasitas data dua kali lipat dari WiFi 6. Kedua, Multi-Link Operation (MLO) yang memungkinkan perangkat terkoneksi ke beberapa band sekaligus untuk menjaga latensi rendah. Ketiga, dukungan 16 x 16 MU-MIMO yang memungkinkan lebih banyak perangkat menggunakan jaringan tanpa kehilangan performa. Melalui kombinasi ini, pengguna dapat merasakan koneksi stabil untuk gaming, streaming video resolusi tinggi, hingga kebutuhan smart home.
Country Product Manager WLAN ASUS Indonesia, Jessi Gracea Maria, menyebut bahwa kehadiran produk ini adalah terobosan yang mengubah cara orang bekerja, bermain, dan berkomunikasi di era digital.
Lini Produk Lengkap untuk Semua Segmen
Untuk gamer profesional, tersedia ROG Rapture GT-BE98 yang sanggup mencapai kecepatan hingga 25.000 Mbps dengan fitur Triple-Level Game Acceleration. Bagi yang mencari opsi lebih terjangkau, ada TUF Gaming BE3600 yang tetap menawarkan performa stabil untuk gaming intensif.
Dari sisi mainstream dan keluarga, ASUS menghadirkan RT-BE92U dengan integrasi Smart Home Master untuk IoT, RT-BE58U dengan prosesor quad-core 2.0 GHz, serta RT-BE50 sebagai pilihan entry-level. Untuk rumah besar atau pengguna yang fokus pada smart home, seri mesh ZenWiFi BD4 dan ZenWiFi BT8 hadir dengan teknologi backhaul berbasis AI.
Sementara itu, bagi pengguna PC atau laptop lama yang ingin merasakan kecepatan WiFi 7 tanpa mengganti hardware, tersedia ROG USB-BE92 sebagai adaptor tri-band.
Ketersediaan di Indonesia
Seluruh lini produk router WiFi 7 ASUS akan tersedia resmi di Indonesia mulai Agustus 2025 melalui distributor Astrindo dan Synnex Metrodata Indonesia. Produk juga bisa didapatkan di ASUS Official Store dan mitra ritel lainnya. ASUS menyiapkan promo khusus selama periode Agustus hingga September 2025.
Square Enix resmi mengumumkan bahwa game TRIANGLE STRATEGY, RPG taktis populer garapan Team Asano (developer di balik Octopath Traveler dan Bravely Default), kini tersedia di PlayStation®5, Xbox Series X|S, serta Microsoft Store di Windows PC. Kabar ini diumumkan dalam siaran khusus Xbox di ajang gamescom 2025.
Sebelumnya, TRIANGLE STRATEGY telah dirilis di Nintendo Switch™ (dipublikasikan oleh Nintendo), Steam®, serta Meta Quest. Dengan hadirnya di lebih banyak platform, kini pemain bisa menikmati salah satu RPG strategi terbaik modern di hampir semua perangkat utama.
Diskon Peluncuran Hingga 30%
Untuk merayakan perilisan di PlayStation 5 dan Xbox, Square Enix memberikan diskon 30% untuk versi digital game ini, berlaku mulai 20 Agustus hingga 3 September 2025*. *Periode diskon bisa berbeda tiap region, dan di PlayStation 5 hanya tersedia untuk anggota PlayStation Plus.
Selain versi digital, Square Enix juga menegaskan bahwa versi fisik TRIANGLE STRATEGY untuk PlayStation 5 akan segera hadir, dengan informasi lebih lanjut akan diumumkan kemudian.
Tonton trailer resminya pada video di bawah ini:
Apa Itu TRIANGLE STRATEGY?
TRIANGLE STRATEGY adalah RPG taktis berbasis giliran yang menonjolkan sistem pertempuran grid klasik, cerita bercabang dalam, serta pilihan moral sulit yang memengaruhi jalannya cerita.
Pemain akan memimpin Serenoa Wolffort, bersama sahabat masa kecilnya Pangeran Roland, tunangannya Putri Frederica Aesfrost, dan penasihat setia Benedict. Bersama-sama, mereka harus menentukan arah takdir tiga kerajaan besar yang tengah berseteru: Glenbrook, Aesfrost, dan Hyzante.
Selain itu, versi terbaru ini hadir dengan dukungan 4K dan frame rate lebih tinggi, memberikan pengalaman bermain yang lebih mulus dan sinematis (jika menggunakan layar yang kompatibel).
Fitur Utama TRIANGLE STRATEGY
Pertempuran Taktis yang Mendalam – Tempatkan pasukan dengan strategi matang di medan perang grid.
Cerita Bercabang & Pilihan Moral – Setiap keputusan akan memengaruhi arah cerita dan hubungan antar karakter.
Karakter & Dunia yang Kaya – Kenali tiga kerajaan yang penuh intrik politik, konflik, dan drama personal.
Visual HD-2D Khas Team Asano – Perpaduan pixel art klasik dengan efek modern yang memanjakan mata.
Voice Acting Jepang & Inggris – Hadir dengan subtitle multi-bahasa untuk pengalaman lebih imersif.
SQUARE ENIX akhirnya merilis trailer gameplay terbaru untuk FINAL FANTASY TACTICS – The Ivalice Chronicles, versi modern dari RPG taktis legendaris yang sudah lama dinantikan para penggemar. Trailer tersebut ditayangkan dalam rangkaian Gamescom 2025 dan langsung mencuri perhatian berkat tampilan gameplay klasik yang dipoles dengan sentuhan modern.
Klasik yang Kembali Hidup
Trailer ini memberikan gambaran jelas mengenai aksi taktis dari FINAL FANTASY TACTICS yang sejak dulu dikenal sebagai salah satu game strategi RPG paling berpengaruh. Pemain dapat melihat bagaimana sistem pertempuran berbasis grid yang ikonik kembali hadir, lengkap dengan strategi mendalam yang menuntut kecerdikan dalam menempatkan unit dan memanfaatkan job system khas seri ini.
Tidak hanya menghadirkan nostalgia, Square Enix juga menambahkan berbagai peningkatan modern yang membuat pengalaman bermain lebih segar dan mudah diakses oleh gamer baru, di antaranya:
Visual yang diperkaya dengan detail lebih halus dan atmosfer khas dunia Ivalice.
Pembaruan UX (User Experience) yang membuat navigasi menu lebih intuitif.
Voice acting berkualitas tinggi untuk menghadirkan nuansa sinematis yang lebih kuat.
Tanggal Rilis Resmi
Bagi yang sudah tidak sabar, FINAL FANTASY TACTICS – The Ivalice Chronicles dijadwalkan rilis pada 30 September 2025. Game ini akan tersedia di semua konsol utama serta PC, sehingga para penggemar di berbagai platform bisa langsung menikmatinya pada hari pertama peluncuran.
Kabar gembira buat para penggemar mecha dan anime crossover! Bandai Namco Entertainment Asia resmi mengumumkan detail DLC 1 dan DLC 2 untuk game strategi taktis terbaru mereka, SUPER ROBOT WARS Y. DLC ini akan hadir di Nintendo Switch™, PlayStation®5, dan PC via Steam®, membawa sederet unit ikonik dari berbagai seri anime legendaris.
Bersamaan dengan pengumuman ini, sebuah trailer terbaru yang menampilkan unit-unit dari DLC juga dirilis.
DLC 1 – Contract from the Darkness
DLC pertama akan menghadirkan deretan unit keren dari anime klasik hingga tokoh legendaris dunia Kamen Rider. Berikut daftar lengkapnya:
Galaxy Cyclone Braiger – Unit: Braiger
The Big O – Unit: Big O
FUUTO PI: The Portrait of Kamen Rider Skull
Unit: Kamen Rider Double Cyclone Joker
Unit: Kamen Rider Skull
Unit: Kamen Rider Accel
Kehadiran para Rider di medan tempur tentu jadi daya tarik tersendiri, mengingat ini bukan pertama kalinya tokoh tokusatsu bergabung dalam seri SRW, tapi selalu jadi highlight yang dinanti fans.
DLC 2 – Awakening of a Soul
Konten tambahan kedua akan mengusung unit dari seri super robot klasik yang penuh nostalgia:
Kotetsu Jeeg – Unit: Kotetsu Jeeg
Dynamic Planning Original (Getter Robot – The Jet-Black Drifters)
Unit: Getter Noir 1
Unit: Getter Noir G
Brave of the Legend Da-Garn
Unit: Da-Garn X
Unit: Great Da-Garn GX
Masuknya lini Brave Series dan Getter Noir jelas bakal bikin fans robot klasik makin betah grinding misi demi misi.
Sekilas tentang SUPER ROBOT WARS Y
Bagi yang belum familiar, SUPER ROBOT WARS adalah RPG strategi berbasis grid yang mempertemukan berbagai unit dan pilot dari anime mecha ternama. Di SRW Y, pemain dapat menempatkan unit secara strategis, melatih pilot, meng-upgrade unit, hingga menyaksikan pertarungan epik lintas semesta anime dengan animasi penuh gaya.
Game ini sendiri menghadirkan daftar panjang anime mecha populer, di antaranya:
Reideen the Brave
Combatller V
Aura Battler Dunbine & New Story of Aura Battler Dunbine
Heavy Metal L-Gaim
Mobile Suit Z Gundam
Gundam Char’s Counterattack
Mobile Fighter G Gundam
Gundam Wing: Endless Waltz
Gundam SEED Destiny
Gundam: The Witch from Mercury (Season 1)
Mazinkaiser VS The Great General of Darkness
Getter Robo Arc
Majestic Prince
Macross Delta & Macross Delta: Passionate Walküre
Code Geass: Lelouch of the Rebellion III dan Re;surrection
Godzilla Singular Point
SSSS.DYNAZENON
Dengan tambahan konten lewat DLC, roster unit semakin melimpah, memberi pemain lebih banyak pilihan strategi dan fanservice crossover yang sulit ditolak.
Dengan hadirnya DLC 1: Contract from the Darkness dan DLC 2: Awakening of a Soul, SUPER ROBOT WARS Y semakin mempertegas dirinya sebagai salah satu seri crossover mecha paling ambisius. Perpaduan antara nostalgia, strategi mendalam, dan animasi serangan spektakuler membuat tiap konten baru selalu jadi perayaan bagi penggemar lama maupun pemain baru.
Sega telah mengumumkan DLC Shinobi: Art of Vengeance yang cukup spesial. Konten tambahan ini menghadirkan kejutan besar dengan kehadiran Dr. Eggman, sang jenius jahat dari seri Sonic the Hedgehog. Ia akan menjadi salah satu boss yang harus dihadapi pemain.
Dr. Eggman akan termasuk dalam SEGA Villains Stage DLC. Selain dirinya, akan ada karakter villain lain yang akan muncul di dalam DLC Shinobi: Art of Vengeance ini. Konten tambahan ini sudah termasuk dalam paket Digital Deluxe Edition maupun Digital Deluxe Upgrade.
Stage Baru Shinobi: Art of Vengeance
Selain kehadiran Dr. Eggman, Sega juga mengungkap dua stage baru Shinobi: Art of Vengeance. Stage pertama adalah The Desert, di mana Joe Musashi harus bergerak cepat melewati berbagai rintangan dan tantangan waktu.
Stage kedua adalah ENE Corp Laboratory, markas besar yang menjadi sumber terciptanya pasukan super-soldier. Di dalam laboratorium ini, pemain akan menghadapi jalur berliku dan makhluk mengerikan seperti Mutant Sharks yang kebal serangan.
Shinobi : Art of Vengeance akan rilis pada tanggal 29 Agustus 2025 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC (Steam).