Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) hari ini merayakan ulang tahun ke-40 serial “Castlevania”. Dalam rangka merayakan pencapaian tersebut, Castlevania versi original sekarang tersedia gratis di App Store dan Google Play untuk waktu terbatas dan juga diskon hingga 80% untuk game-game serial “Castlevania” di berbagai platform hari ini. Pengumuman lainnya termasuk perilisan soundtrack resmi yang akan datang ke platform streaming serta Konser Orkestra Ulang Tahun Ke-40 Castlevania.
Castlevania versi original pertama dirilis pada tahun 1993 untuk Famicom dan sekarang tersedia gratis di App Store dan Google Play untuk waktu terbatas hingga 24 Oktober, 2026. Game pertama di serial ini memperkenalkan seorang pemburu vampir bernama Simon Belmont dan pertarungannya melawan Drakula di dalam kastelnya yang terkenal. Para penggemar serial ini bisa merasakan perjalanan horror gotik, aksi yang menantang dan musik ikonik yang telah mempesona beberapa generasi.
Merayakan ulang tahun ke-40 serial ini, ada diskon hingga 80% untuk game-game serial “Castlevania” yang berlangsung untuk waktu terbatas. Detail dari diskon tersebut bisa dilihat di bawah※:
PlayStation®: 23 September – 7 Oktober
Castlevania Anniversary Collection – 80%
Castlevania Dominus Collection – 50%
Castlevania Advance Collection – 70%
Castlevania Requiem: Symphony of the Night & Rondo of Blood:70%
Steam® Store: 24 September – 8 Oktober
Castlevania Anniversary Collection – 80%
Castlevania Dominus Collection – 50%
Castlevania Advance Collection – 70%
Untuk info lebih lanjut mengenai diskon tersebut silakan kunjungi:
※Diskon, harga dan ketersediaan produk mungkin berbeda berdasarkan wilayah dan platform. Kunjungi toko digital pilihanmu untuk mendapatkan info terbaru.
Selain itu, fans lagu-lagu ikonik serial ini bisa mendengarkannya secara langsung di Konser Orkestra Ulang Tahun Ke-40 Castlevania yang dijadwalkan pada musim semi 2027 di Tokyo, Los Angeles dan London, tanggalnya akan diumumkan dalam waktu mendatang. Bagi mereka yang ingin mendengarkan musik dari Castlevania Black & Red secara digital, bisa menggunakan platform terpilih mulai 26 September.
Melanjutkan warisan ini dengan game terbaru di serial Castlevania, Castlevania: Belmont’s Curse rilis pada tanggal 15 Oktober untuk PlayStation® 5, XBOX Series X|S, XBOX on PC, Steam®, dan Nintendo Switch™. Kisahnya berlatar belakang di Paris, Prancis, tahun 1499, 23 tahun setelah peristiwa yang terjadi di Castlevania III. Rose Belmont, anak perempuan dari pahlawan pembasmi Drakula, Trevor Belmont, memulai perjalanannya untuk menghabisi monster selagi menjelajahi Paris yang terbakar dan kastel Drakula, menggunakan berbagai macam senjata dan skill-nya, termasuk cambuk suci ‘Vampire Killer’.
Bandai Namco Entertainment Asia akan menggelar ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE Official Launch Event di Singapura pada 7–11 Oktober 2026. Acara ini terbuka untuk umum dan menghadirkan kesempatan bagi para penggemar untuk mencoba langsung game terbaru dalam seri ACE COMBAT, berfoto bersama tamu spesial, hingga mengikuti tantangan berhadiah.
Event tersebut akan berlangsung di Stage Area di luar Molly Tea, Orchard Central, 181 Orchard Road, Singapore 238896, setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 21.00 SGT.
Kehadiran ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE menjadi momen penting bagi franchise tersebut karena game ini merupakan entri utama pertama seri ACE COMBAT dalam tujuh tahun.
Bisa Coba Langsung ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE
Salah satu daya tarik utama ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE Official Launch Event adalah kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba langsung game tersebut.
ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE membawa franchise ini ke level berikutnya dengan memanfaatkan Unreal Engine 5 serta teknologi proprietary milik Bandai Namco. Kombinasi tersebut digunakan untuk menghadirkan pengalaman pertempuran udara dengan visual yang lebih detail dan realistis.
Pengunjung nantinya dapat merasakan langsung bagaimana game terbaru ini menghadirkan pertempuran udara dengan pesawat tempur canggih dalam lingkungan yang dirancang lebih imersif.
Selain mencoba game, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas yang telah disiapkan selama event berlangsung.
Ada ACE COMBAT 8 Hanging Bar Challenge
Bandai Namco juga menghadirkan ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE Hanging Bar Challenge dalam acara tersebut.
Tantangan ini akan menguji kekuatan fisik para peserta. Mereka yang berhasil mencatatkan performa terbaik memiliki kesempatan untuk menempati posisi teratas di leaderboard sekaligus memenangkan berbagai hadiah menarik.
Dengan demikian, pengunjung tidak hanya dapat bermain ACE COMBAT 8, tetapi juga mengikuti aktivitas fisik yang terinspirasi dari event peluncuran game tersebut.
Selain hadiah dari tantangan, Bandai Namco juga menyiapkan freebies eksklusif bagi para pengunjung selama persediaan masih tersedia.
Bisa Bertemu dan Berfoto dengan Tamu Spesial
Para penggemar ACE COMBAT yang datang ke Orchard Central juga berkesempatan bertemu dan berfoto bersama sejumlah tamu spesial.
Berikut jadwal kehadiran mereka:
momoko_pigsfly
Tanggal: 7–8 Oktober 2026 Waktu: 14.00–19.00 SGT
Tamu spesial pertama, momoko_pigsfly, akan hadir pada Rabu dan Kamis, 7–8 Oktober 2026.
djharuharuka
Tanggal: 9–11 Oktober 2026 Waktu: 13.30–21.00 SGT
Sementara itu, djharuharuka akan hadir mulai Jumat hingga Minggu, 9–11 Oktober 2026.
Kehadiran kedua tamu tersebut memberikan kesempatan tambahan bagi pengunjung untuk berinteraksi sekaligus mengabadikan momen selama event berlangsung.
ACE COMBAT 8 Hadirkan Pertempuran Udara dengan Visual Generasi Baru
Sebagai seri terbaru dari franchise ACE COMBAT, ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE tetap mempertahankan identitas seri sebagai game flight shooting dengan gameplay penuh aksi dan nuansa arcade.
Namun, game ini juga membawa peningkatan dari sisi visual dan teknologi.
Dengan memanfaatkan teknologi generasi baru, pemain akan menerbangkan berbagai pesawat tempur canggih dalam lingkungan yang menampilkan awan realistis, terrain yang lebih detail, serta lanskap yang dirender secara lebih mendalam.
Cuaca buruk juga menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi pemain ketika berada di udara. Kondisi tersebut menambah elemen tantangan dalam menerbangkan pesawat sekaligus menghadirkan lingkungan pertempuran yang lebih dinamis.
Cinematic Bisa Dinikmati dari Sudut Pandang Orang Pertama
Selain pertempuran udara, ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE juga menghadirkan berbagai adegan sinematik yang menjadi bagian dari pengalaman cerita.
Menariknya, pemain dapat merasakan sejumlah adegan tersebut dari sudut pandang orang pertama, sehingga memberikan tingkat imersi tambahan.
Pendekatan ini diharapkan dapat membuat pemain merasa lebih dekat dengan aksi yang berlangsung di dalam game, terutama ketika berada di tengah situasi pertempuran udara yang intens.
Dengan perpaduan pesawat tempur modern, visual realistis, kondisi cuaca, lanskap detail, serta sinematik dari sudut pandang orang pertama, ACE COMBAT 8: WINGS OF THEVE membawa formula khas franchise tersebut ke arah pengalaman visual yang lebih modern.
Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) hari ini mengumumkan mode game baru, Leagues Mode, telah ditambahkan sebagai update gratis untuk eFootball™ Kick-Off!, game terbaru di serial eFootball™, asalnya dikenal sebagai Pro Evolution Soccer (PES). Para pemain bisa memilih klub favorit mereka dari 25 liga dan bersaing untuk mendapatkan gelar juara liga, sendiri atau hingga empat pemain.
Memfiturkan berbagai tim nasional dan klub dari seluruh dunia, fans bisa masuk ke lapangan dengan beragam pemain bola profesional, dari bintang saat ini hingga ikon legendaris yang terkenal di seluruh dunia. Semua pemain bisa menikmati serunya permainan sepak bola dengan gameplay yang autentik kapan saja, di mana saja, sendiri atau dengan teman-teman.
Detail “Leagues Mode” Baru yang Hadir di Update:
Pilih Klub Favoritmu dari 25 Liga di Seluruh Dunia:
Pilih klub favorit dari 25 liga dari Eropa, Amerika Selatan, Asia, dan Oseania, bersaing untuk memenangkan gelar setelah menyelesaikan musim penuh. Jadikan klubmu juara liga!
Bersaing untuk Penghargaan Pencetak Gol dan Assist Terbanyak:
Pantau peringkat liga berdasarkan hasil setiap hari pertandingan, selagi bersaing untuk mendapatkan penghargaan individu seperti Pencetak Gol dan Assist terbanyak. Ikuti kemajuan klubmu dan kejar rekor terbaik selama musim berlangsung.
Main Bersama Hingga Empat Pemain:
Main bareng sama teman-teman hingga empat pemain dan bertanding dalam satu klub yang sama. Kerja sama dengan temanmu di lapangan dan rasakan keseruan liga sepak bola sebagai tim.
Selain itu, trailer baru yang menunjukkan fitur-fitur menarik dari Leagues Mode telah dirilis hari ini.
Fernando Torres Gabung Mode World Tour di Update Terbaru!
Tiga belas pemain legendaris baru dari seluruh dunia ditambahkan ke mode World Tour, termasuk Fernando Torres, Keisuke Honda, dan Gerard Piqué. Ikuti turnamen, dapatkan koin, dan rekrut legenda sepak bola favoritmu untuk memperkuat timmu!
Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) mengumumkan bahwa SILENT HILL: Townfall kini telah tersedia di PlayStation®5, Steam®, dan Epic Games Store. Dikembangkan oleh studio asal Skotlandia, Screen Burn Interactive, dan diterbitkan bersama oleh Annapurna Interactive dan KONAMI, SILENT HILL: Townfall merupakan judul horor psikologis pertama dalam seri SILENT HILL (seri yang telah terjual lebih dari 17,8 juta kopi di seluruh dunia*) yang menghadirkan perspektif orang pertama secara penuh.
*Per akhir Juni 2026
Para pemain memulai perjalanan mereka sebagai Simon Ordell, seorang pendatang yang terdampar di dermaga “St. Amelia” yang dingin dan membeku, sebuah pulau terpencil di lepas pantai Skotlandia. Kota ini diselimuti kabut tebal dan keheningan, di mana kehadiran mereka yang pernah tinggal di sana serta pecahan-pecahan ingatan menciptakan dunia yang mencekam. Batas antara kenyataan dan fiksi pun menjadi kabur.
Meski tetap setia pada tema inti “horor psikologis” dalam seri ini, judul ini adalah yang pertama dalam seri yang hadir dan disajikan sepenuhnya dari perspektif orang pertama. Para pemain dapat menjelajahi kota dengan rasa imersi yang lebih dalam serta memecahkan teka-teki yang terjalin erat dengan alur cerita.
Ketegangan semakin meningkat saat para pemain bersembunyi dari ancaman yang mengintai, pertarungan hidup-mati, dan teka-teki yang terhubung secara rumit dengan narasi cerita.
Item Bonus Early Purchase Standard Edition/Pre-order:
Sega Special Sale September 2026 sedang berlangsung di PlayStation Store. Promo inio menawarkan potongan harga spesial untuk sejumlah game PS4 dan PS5. Beberapa judul unggulan dari SEGA dan ATLUS ikut masuk dalam daftar promo, termasuk Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties, SHINOBI: Art of Vengeance, Two Point Museum, serta bundel Persona 5.
Salah satu penawaran utama dalam Sega Special Sale kali ini adalah Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties Deluxe Edition. Edisi tersebut mendapatkan diskon sebesar 50 persen. Yakuza Kiwami 3 & Dark Ties membawa pemain kembali ke salah satu kisah penting dalam seri Yakuza melalui versi yang telah dikembangkan ulang. Paket ini juga menghadirkan chapter baru yang memperluas cerita dalam dunia Yakuza.
Selain itu, SHINOBI: Art of Vengeance juga mendapatkan potongan harga yang cukup besar. Game action platformer bertema ninja tersebut tersedia dengan diskon 55 persen.
Tidak hanya game action, Sega Special Sale juga mencakup Two Point Museum: Explorer Edition. Game terbaru dari seri Two Point tersebut mendapatkan potongan harga sebesar 33 persen. Two Point Museum tetap membawa konsep simulasi manajemen khas seri Two Point, tetapi kali ini pemain ditugaskan mengelola museum dengan berbagai koleksi dan aktivitas di dalamnya.
Sementara itu, ATLUS memberikan salah satu diskon terbesar melalui Persona 5 Series Bundle. Paket yang berisi tiga game dari seri Persona 5 tersebut mendapatkan potongan harga sebesar 67 persen.
Promo ini akan berakhir pada 7 Oktober 2026. Detailnya bisa dilihat di sini.
Football Manager 27 resmi diumumkan dan dijadwalkan rilis pada November 2026. Game simulasi manajemen sepak bola terbaru dari Sports Interactive ini akan kembali membawa pemain menjadi manajer klub, mulai dari tim semi-profesional hingga klub papan atas dunia.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, developer Sports Interactive juga memperlihatkan gameplay deep dive pertama yang membahas perubahan navigasi, antarmuka, tampilan layar penuh, serta opsi kustomisasi.
Football Manager 27 Tingkatkan Navigasi dan Antarmuka
Salah satu fokus utama pengembangan Football Manager 27 berada pada sisi user interface atau UI. Sports Interactive menyebut telah melakukan sejumlah perubahan dan peningkatan terhadap bahasa desain yang sebelumnya sudah digunakan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengurangi jumlah klik yang diperlukan pemain untuk mengakses berbagai informasi dan fitur penting. Beberapa perilaku navigasi yang sudah familier bagi pemain lama juga dikembalikan setelah mempertimbangkan masukan dari komunitas.
Sports Interactive juga mengerjakan sistem scaling serta adaptive layout yang memungkinkan tampilan menyesuaikan diri dengan konfigurasi layar pemain. Hal ini diharapkan membuat informasi tetap mudah dibaca meskipun pengguna memainkan game menggunakan ukuran atau resolusi layar berbeda.
Selain itu, pemain akan mendapatkan lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan tampilan berdasarkan gaya bermain masing-masing.
Developer berencana merilis pembahasan serupa secara rutin yang mencakup berbagai bagian permainan di video berikutnya.
Sega dan RGG Studio telah membagikan informasi baru untuk Stranger Than Heaven, yaitu memperkenalkan sejumlah karakter penting yang akan menemani perjalanan sang karakter utama, Makoto Daito dalam kisah sepanjang 50 tahun, mulai dari 1915 hingga 1965.
Daito memiliki latar belakang yang cukup rumit. Ia lahir dari ayah berkebangsaan Amerika dan ibu asal Jepang. Namun, identitas tersebut justru membuatnya sulit diterima sepenuhnya di kedua negara. Setelah mengalami diskriminasi di Amerika, Daito memutuskan pergi ke Jepang untuk membuka lembaran hidup baru.
Perjalanan tersebut kemudian mempertemukannya dengan berbagai orang yang memiliki ambisi, keyakinan, dan masa lalu masing-masing.
Karakter utama dalam Stranger Than Heaven, Daito Makoto, diperankan oleh Yu Shirota. Dalam perjalanan menuju Jepang, Daito bertemu seorang pedagang bernama Orpheus serta Yu Shinjo, seorang pria muda yang ternyata mempunyai latar belakang tidak jauh berbeda dengannya.
Yu Shinjo diperankan oleh Dean Fujioka. Ia merupakan pria berdarah campuran Jepang dan Inggris yang juga mengalami diskriminasi di negara asalnya. Situasi tersebut membuat Shinjo memilih Jepang sebagai tempat untuk mencoba memulai kehidupan dari awal.
Shinjo digambarkan sebagai sosok tenang dan cerdas yang sering kali mampu berpikir beberapa langkah lebih jauh dibandingkan Daito.
Takashi dan Suekichi
Karakter lainnya adalah Takashi yang diperankan oleh Satoshi Fujihara dari OFFICIAL HIGE DANDISM. Takashi merupakan saudara angkat Daito yang memiliki kepribadian santai dan cenderung menikmati hidup dari satu momen ke momen berikutnya.
Walaupun terlihat bebas dan tidak banyak memikirkan masalah, Takashi merupakan sosok yang dapat diandalkan ketika situasi menjadi serius.
Hal menarik lainnya adalah bakat Takashi sebagai seorang pianis. Daito menjadi orang yang menyadari kemampuan musik tersebut. Dukungan dari Daito kemudian membuat semangat Takashi terhadap musik kembali muncul.
Karakter lainnya adalah Suekichi, orang yang bebas tetapi bisa diandalkan ketika waktunya tiba. Baik Takashi dan Suekichi adalah saudara angkat dari Daito.
Stranger Than Heaven dijadwalkan rilis pada 15 Januari 2027 untuk PS5, Xbox Series, dan PC.
Farming Camp menawarkan pendekatan yang sedikit berbeda dibandingkan game farming simulator pada umumnya. Alih-alih hanya mengajak pemain mengurus ladang, menanam tanaman, dan memanen hasil pertanian, game ini menempatkan aktivitas bertani sebagai bagian dari sebuah cerita coming-of-age tentang persahabatan, kompetisi, dan perjalanan seorang remaja untuk mengejar impiannya.
Saya sendiri memainkan Farming Camp versi PC, dan setelah menghabiskan waktu menjelajahi Evertree Farming Camp, ada cukup banyak hal yang saya sukai dari game ini. Suasananya santai, musiknya menenangkan, visual 2D bergaya hand-drawn terlihat menarik, sementara berbagai mini-game membuat aktivitas di dalam kamp tidak terasa monoton.
Namun, pengalaman bermain saya juga tidak sepenuhnya mulus. Ada beberapa masalah teknis, terutama pada sistem interaksi, yang terkadang cukup mengganggu. Bahkan, saya sempat menemukan situasi ketika karakter seperti masuk ke area hutan dan cukup sulit untuk keluar.
Lalu, apakah Farming Camp layak dimainkan? Berikut pengalaman saya setelah memainkan versi PC-nya.
Cerita tentang Anak Muda, Sahabat dan Kompetisi Bertani
Farming Camp memulai petualangannya dengan sebuah cutscene yang memperlihatkan minibus kamp tiba di lokasi. Para siswa kemudian bertemu dengan guru dan dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing terdiri dari tiga orang.
Pemain berperan sebagai Alessandra Soares, seorang remaja yang terpilih menjadi pemimpin Team Blueberry Jam. Di awal cerita, kepala sekolah menjelaskan bahwa Evertree Farming Camp merupakan kompetisi selama empat minggu. Siswa yang menunjukkan performa terbaik nantinya mendapatkan kesempatan untuk menjadi Evertree Farmer.
Dari sinilah perjalanan Alessandra dimulai. Berbeda dengan game simulasi bertani yang biasanya menjadikan pengelolaan lahan sebagai fokus utama, Farming Camp menjadikan cerita sebagai bagian penting dari pengalaman bermain. Alessandra tidak hanya harus mengurus berbagai aktivitas pertanian, tetapi juga berinteraksi dengan karakter lain dan mengembangkan kemampuannya.
Cerita tersebut dikemas sebagai sebuah kisah coming-of-age yang mengangkat tema pertumbuhan diri, persahabatan, serta usaha untuk mengejar sebuah impian. Menurut saya, pendekatan tersebut membuat Farming Camp terasa berbeda. Game ini memang memiliki elemen farming, tetapi sebenarnya ia lebih tepat dipandang sebagai game berbasis cerita yang menggunakan aktivitas pertanian dan mini-game sebagai bagian dari gameplay.
Gameplay Mudah Dipahami
Salah satu hal yang langsung saya rasakan ketika memainkan Farming Camp adalah gameplay-nya cukup mudah dipahami.
Pemain tidak benar-benar dibiarkan kebingungan menentukan apa yang harus dilakukan. Kita cukup mengikuti aktivitas yang disarankan dan menjalankan berbagai tugas yang diberikan. Setiap aktivitas utama membutuhkan satu sesi pagi atau sore untuk diselesaikan. Artinya, dalam satu hari pemain biasanya hanya dapat menyelesaikan dua aktivitas utama.
Menariknya, sebagai pemimpin tim, Alessandra juga bisa membagi pekerjaan kepada anggota tim lainnya. Dengan begitu, pemain tidak harus mengerjakan seluruh kebutuhan tugas sendirian. Setiap tugas yang berhasil diselesaikan akan memberikan poin untuk tim. Perolehan poin tersebut kemudian dapat dipantau melalui papan pengumuman di dekat aula utama.
Sistem seperti ini menurut saya cukup menarik karena membuat aktivitas bertani terasa memiliki tujuan. Kita bukan sekadar menanam tanaman atau mengumpulkan bahan, tetapi melakukannya sebagai bagian dari kompetisi.
Memancing Jadi Aktivitas Favorit Saya
Dari berbagai aktivitas yang tersedia, memancing menjadi aktivitas yang paling saya sukai.
Dibandingkan aktivitas lainnya, memancing terasa lebih menyenangkan dan memberikan variasi tersendiri selama bermain. Farming Camp memang menyediakan sejumlah mini-game agar rutinitas bertani tidak hanya berkutat pada aktivitas yang sama. Mini-game tersebut tersebar sepanjang permainan dan memberikan tantangan tambahan.
Selain memancing, terdapat pula aktivitas lain yang berkaitan dengan kehidupan di kamp. Pada hari Sabtu, misalnya, pemain bisa mengikuti tantangan memasak yang menggunakan batas waktu. Pemain harus melakukan beberapa tahapan seperti mencampur bahan, memotong, memanggang, hingga menyajikan bagian dari sebuah resep yang cukup kompleks.
Sementara itu, akhir pekan juga dapat digunakan untuk bersantai bersama karakter lain atau tidur siang. Konsep tersebut cukup cocok dengan tema cozy yang ingin dibangun oleh Farming Camp.
Sistem Waktu yang Berbeda
Salah satu mekanisme yang cukup terasa selama bermain adalah perubahan waktu setelah kita menyelesaikan aktivitas tertentu.
Aktivitas dalam game terbagi berdasarkan sesi waktu, sehingga pilihan pemain pada pagi atau sore hari akan memengaruhi bagaimana hari tersebut berjalan. Menurut saya, mekanisme ini membuat permainan terasa lebih terstruktur. Kita tidak bisa melakukan segala sesuatu sekaligus dalam satu hari. Ada semacam dorongan untuk menentukan aktivitas mana yang ingin dilakukan terlebih dahulu.
Namun, bagi pemain yang terbiasa dengan farming simulator yang memberikan kebebasan lebih luas, sistem seperti ini mungkin terasa sedikit berbeda karena aktivitas pemain memang cukup diarahkan.
Visual 2D Hand-Drawn yang Mantap
Dari sisi visual, Farming Camp menggunakan perspektif top-down 2D dengan gaya ilustrasi hand-drawn.
Saya cukup menyukai pendekatan visual ini. Dunia Evertree Farming Camp terlihat penuh warna dan memiliki kesan hangat. Ladang, pepohonan, serta bangunan di sekitar kamp dirancang dengan gaya artistik yang memperkuat atmosfer cozy. Visual seperti ini juga terasa cocok dengan karakter gameplay-nya.
Farming Camp memang bukan game yang mencoba menghadirkan visual realistis. Sebaliknya, desain 2D tersebut membuat dunianya terasa seperti sebuah ilustrasi yang bisa dijelajahi. Bagi saya, visualnya menjadi salah satu aspek yang membuat pengalaman bermain terasa santai.
Karakter Membuat Dunia Evertree Lebih Hidup
Selain aktivitas bertani, interaksi dengan karakter lain juga menjadi bagian penting dari Farming Camp.
Para karakter memiliki kepribadian dan kemampuan bertani masing-masing. Interaksi dengan mereka tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi juga menjadi bagian dari perkembangan cerita. Hal tersebut cukup penting karena tanpa karakter-karakter tersebut, pengalaman di sebuah kamp pertanian mungkin akan terasa terlalu sepi.
Dengan adanya mereka, kehidupan di Evertree terasa lebih hidup. Pemain juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal karakter lain sekaligus melihat dinamika yang terjadi di antara anggota kelompok.
Musiknya Bikin Tenang dan Santai
Salah satu aspek yang paling saya nikmati selama memainkan Farming Camp versi PC justru adalah audionya.
Sound game ini menurut saya oke banget dan cukup berhasil membuat suasana bermain terasa rileks. Musik dan atmosfer audio yang tenang cocok dengan konsep permainan yang memang mengedepankan pengalaman cozy.
Buat saya, ini penting karena game seperti Farming Camp tidak hanya bergantung pada gameplay. Suasana yang dibangun melalui visual dan audio turut menentukan apakah pemain bisa benar-benar merasa santai ketika memainkannya.
Dan dalam hal tersebut, Farming Camp cukup berhasil memberikan atmosfer yang sesuai dengan konsepnya.
Sistem Interaksi Masih Mengganggu
Di balik berbagai kelebihannya, ada satu masalah yang cukup sering saya rasakan selama bermain: sistem interaksi dengan objek terkadang kurang responsif.
Dalam beberapa situasi, notifikasi aksi sudah muncul, bahkan posisi karakter terasa sudah tepat di depan objek, tetapi tombol interaksi tidak selalu berhasil. Saya memainkan game ini menggunakan kontroler DualSense di PC, dan biasanya saya menekan tombol X untuk melakukan aksi. Namun, terkadang saya sudah berada tepat di posisi yang seharusnya tetapi interaksi tidak terjadi.
Masalah kurang responsif seperti ini juga kadang terjadi ketika mencoba mengambil jerami di gudang. Ada situasi ketika opsi interaksi muncul tetapi tidak berfungsi. Di dapur, karakter bahkan terkadang berinteraksi dengan objek yang salah meskipun posisinya terlihat sudah benar.
Bagi game yang sebagian besar aktivitasnya mengandalkan interaksi dengan objek, masalah seperti ini cukup terasa.
Masih Ada Bug
Saya juga menemukan bug lain yang menurut saya cukup mengganggu. Pada suatu kondisi, karakter bisa masuk ke area hutan dan kemudian terasa cukup sulit untuk keluar dari lokasi tersebut. Untuk mengatasinya, pemain perlu memanfaatkan notifikasi-notifikasi interaksi tertentu, misalnya notifikasi untuk duduk pada dahan kayu.
Ini memang bukan masalah yang selalu terjadi, tetapi ketika terjadi, situasinya cukup membingungkan. Selain itu, ada pula masalah pada mini-game mencuci piring. Interaksi dengan wastafel terkadang tidak berfungsi, sementara pada kesempatan lain seluruh piring tidak bisa dikumpulkan.
Semoga berbagai masalah tersebut dapat diperbaiki melalui patch, terutama karena bug interaksi cukup berpengaruh terhadap kenyamanan bermain.
Farming Camp Bukan Farming Simulator Biasa
Setelah memainkan game ini, saya merasa penting untuk memahami satu hal: Farming Camp bukan farming simulator klasik yang kebetulan mengambil latar di sebuah kamp musim panas.
Game ini lebih menempatkan cerita sebagai fondasi utama, sementara berbagai mini-game digunakan untuk memberikan variasi gameplay. Hal tersebut sebenarnya sudah terasa sejak awal permainan. Aktivitas bertani memang ada, tetapi pemain juga akan mengikuti cerita, berinteraksi dengan karakter, mengerjakan tugas kelompok, mengikuti kompetisi, serta melakukan berbagai mini-game.
Karakter-karakternya juga dibuat dengan kepribadian yang berbeda-beda dan cukup berkembang. Namun, berdasarkan pengalaman yang menjadi sumber review, nuansa narasi dan penggunaan bahasa dalam menggambarkan dinamika kelompok tidak selalu terasa menyenangkan.
Bagi saya, ini membuat Farming Camp lebih cocok untuk pemain yang menginginkan game cozy berbasis cerita dengan elemen farming, bukan pemain yang mencari simulasi pertanian dengan sistem manajemen mendalam.
Kesimpulan
Setelah memainkan Farming Camp versi PC, saya melihat game ini sebagai sebuah pengalaman cozy yang mencoba memadukan farming, mini-game, dan cerita coming-of-age.
Saya cukup menikmati konsepnya. Gameplay-nya mudah dipahami karena aktivitas yang harus dilakukan cukup jelas. Visual 2D hand-drawn-nya juga menyenangkan untuk dilihat, musiknya berhasil menciptakan suasana rileks, sementara berbagai mini-game memberikan variasi agar aktivitas bertani tidak terasa terlalu repetitif.
Memancing menjadi aktivitas favorit saya, sementara interaksi dengan karakter dan perkembangan cerita memberikan alasan tambahan untuk terus mengikuti perjalanan Alessandra. Sayangnya, pengalaman tersebut sedikit terganggu oleh sistem interaksi yang terkadang tidak responsif.
Pada akhirnya, Farming Camp lebih tepat dilihat sebagai game story-driven dengan elemen farming dan mini-game daripada farming simulator tradisional. Jika Anda mencari game yang santai dengan visual menarik, musik rileks, cerita tentang persahabatan dan perjalanan menuju kedewasaan, Farming Camp menawarkan konsep yang cukup menarik.
Farming Camp tersedia di PC melalui Steam, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch.
*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer
Aika Nakamura telah dipastikan muncul di Persona 4 Revival. Ia merupakan karakter dari anime Persona 4 The Animation yang paling diminta oleh fans untuk muncul di dalam game.
Aika merupakan teman sekelas Yu Narukami sekaligus putri keluarga pemilik Chinese Diner Aiya di kawasan pertokoan Inaba. Aika kemudian dikenal melalui kebiasaannya membantu restoran keluarganya dan mengantarkan makanan. Salah satu lelucon dalam anime memperlihatkan kemampuannya mengirim pesanan ke berbagai tempat dan dalam situasi yang tidak terduga.
Aika digambarkan memiliki kepribadian santai dan sudah berteman dengan Hanako Ohtani sejak kecil. Karakter tersebut kembali disuarakan oleh Aoi Yuki untuk versi bahasa Jepang.
Peran Aika Nakamura tidak berhenti sebagai karakter pendukung di restoran Aiya. Ia juga berkaitan dengan aktivitas bernama Local Tours yang akan membawa pemain menyelidiki masa lalu Inaba.
Melalui permintaan Aika, pemain akan menjelajahi berbagai sudut kota untuk mencari foto-foto lama yang menyimpan kenangan mengenai Inaba dan penduduknya. Foto yang ditemukan kemudian dapat dibagikan kepada teman-teman protagonis.
Aktivitas tersebut dapat membuka vignette atau potongan cerita tambahan mengenai kehidupan para karakter di Inaba.
Keluarga Protagonis
Selain Aika, turut dibagikan informasi mengenai Nanako Dojima. Nanako merupakan putri Ryotaro Dojima, kerabat yang menerima protagonis untuk tinggal di rumahnya selama berada di Inaba.
Karena ayahnya kerap sibuk bekerja, Nanako terbiasa menjaga rumah dan menangani berbagai aktivitas sehari-hari. Ia juga dikenal sangat menyukai Junes Department Store.
Nanako kembali disuarakan oleh Akemi Kanda. Kehidupannya bersama protagonis dan Dojima menjadi salah satu bagian yang memperlihatkan sisi keseharian di tengah misteri kasus pembunuhan yang berlangsung di Inaba.
Ryotaro Dojima merupakan seorang detektif veteran dengan pengalaman bertahun-tahun di kepolisian. Ia bekerja hampir tanpa henti untuk menyelidiki rangkaian kasus pembunuhan yang mengguncang Inaba.
Di luar pekerjaannya sebagai polisi, Dojima merupakan paman protagonis yang mengizinkannya tinggal bersama keluarganya selama satu tahun. Kondisi tersebut membuat pemain dapat melihat dua sisi berbeda dari karakter Dojima, yakni sebagai penyidik kasus dan kepala keluarga.
Ryotaro Dojima kembali mendapatkan suara dari Ryotaro Okiayu.
Tohru Adachi juga dipastikan hadir dalam Persona 4 Revival. Ia merupakan detektif muda yang dipindahkan dari kantor pusat pada musim semi dan kemudian membantu Dojima menyelidiki rangkaian pembunuhan di Inaba.
Berbeda dengan Dojima yang berpengalaman dan cenderung serius, Adachi memiliki kebiasaan membicarakan informasi yang seharusnya tidak ia ungkapkan. Kebiasaan tersebut terkadang membuat dirinya mendapatkan masalah ketika menjalankan tugas.
Karakter ini kembali disuarakan oleh Mitsuaki Madono dalam versi bahasa Jepang.
Persona 4 Revival dijadwalkan rilis pada 18 Februari 2027 untuk Xbox Series, PC, dan PS5.
Logitech G telah memperkenalkan 15 produk gaming baru dalam ajang Logitech G PLAY 2026. Jajaran tersebut mencakup perangkat untuk esports, gamer kasual, kreator, hingga penggemar sim racing, sekaligus memperlihatkan strategi perusahaan dalam menghubungkan perangkat keras, perangkat lunak, dan pengalaman gaming ke dalam satu ekosistem.
Logitech G Hadirkan Perangkat PRO Series Terbaru
Segmen kompetitif menjadi salah satu fokus utama Logitech G melalui jajaran PRO Series yang dikembangkan bersama atlet esports profesional. Produk-produknya mencakup mouse, mousepad, keyboard, dan headset yang dirancang untuk memberikan kontrol dan respons lebih presisi ketika digunakan dalam pertandingan.
PRO X3 SUPERSTRIKE Gaming Mouse menjadi penerus lini PRO dengan fokus pada presisi, kontrol, keseimbangan, serta efisiensi daya. Logitech mengembangkan mouse ini selama sekitar sembilan bulan bersama atlet profesional dan mengklaim efisiensi dayanya meningkat hingga 50 persen. Teknologi HITS atau Haptic Inductive Trigger System digunakan untuk memangkas jeda antara input pengguna dan respons dalam permainan, sementara konstruksinya tetap mempertahankan karakter ringan untuk kebutuhan esports.
PRO X Superlight 2 Dex SE hadir sebagai alternatif lebih terjangkau dari keluarga PRO X Superlight 2. Logitech mempertahankan fokus pada performa kompetitif sekaligus memberikan opsi baru bagi pemain yang menginginkan karakter desain ergonomis seri Dex dengan harga yang lebih mudah dijangkau dibandingkan model utama.
PRO X Superlight 2c SE menjadi pilihan lain dalam keluarga Superlight dengan pendekatan yang lebih ringkas. Model ini disiapkan sebagai alternatif bagi gamer yang menyukai perangkat berukuran kompak, tetapi tetap menginginkan karakter ringan dan orientasi performa dari seri PRO milik Logitech.
PRO X Control Mousepad menggunakan permukaan kain rajut khusus yang dirancang memberikan pergerakan seimbang ke segala arah. Mousepad berukuran 400 x 460 mm ini dilengkapi Slimflex Foam setebal 6 mm, jahitan tepi yang rapat, serta alas dengan daya cengkeram tinggi untuk menjaga posisinya tetap stabil ketika digunakan dalam permainan kompetitif.
PRO X2 RAPID Gaming Keyboard mengandalkan switch magnetik khusus dengan teknologi Rapid Trigger dan Key Priority. Kombinasi tersebut memungkinkan gamer mengatur sensitivitas tombol secara lebih detail berdasarkan gaya bermain. Pengaturan dapat dilakukan melalui G HUB maupun antarmuka OLED bawaan sehingga pemain dapat melakukan penyesuaian secara langsung tanpa harus meninggalkan permainan.
PRO X3 LIGHTSPEED Gaming Headset ditujukan untuk pemain kompetitif yang membutuhkan kemampuan mendengar posisi suara secara akurat sekaligus komunikasi yang jelas. Headset ini dibekali mikrofon kelas studio 48 kHz, pengaturan EQ untuk menonjolkan suara tertentu di dalam game, material premium, serta daya tahan baterai yang dirancang untuk sesi bermain panjang.
Keyboard untuk Gamer
Selain jajaran PRO Series, Logitech G memperluas pilihan perangkat untuk pasar yang lebih luas melalui lini G3 dan G5 Series. Fokusnya tidak hanya pada performa, tetapi juga desain, personalisasi, dan harga yang lebih mudah dijangkau.
Logitech G316 X 75 merupakan keyboard mekanikal dengan desain ringkas untuk gamer yang ingin mempertahankan ruang meja lebih luas. Bentuknya yang lebih kompak membuat pengguna memiliki ruang gerak mouse lebih leluasa tanpa harus mengorbankan fungsi utama keyboard gaming.
G-KEYCAPS menjadi aksesori personalisasi baru berupa kumpulan keycap PBT dual-shot premium. Logitech menyediakan empat pilihan tema, yakni Forest, City, Battlefield, dan Castle. Koleksinya turut dilengkapi kenop transparan yang dapat diganti sehingga pengguna dapat menyesuaikan tampilan keyboard berdasarkan gaya masing-masing.
G502 X PLUS mendapatkan dua pilihan warna baru untuk memberikan opsi personalisasi tambahan. Selain perubahan tampilan, Logitech juga membawa pembaruan firmware pada sensor HERO yang meningkatkan resolusi maksimum hingga 44.000 DPI dengan presisi submikron. Pengguna juga dapat mengatur sensitivitas sumbu X dan Y secara terpisah melalui G HUB.
G502 X LIGHTSPEED turut memperoleh peningkatan yang sama pada teknologi sensor HERO. Pembaruan firmware meningkatkan resolusi hingga 44.000 DPI dan menghadirkan pengaturan sensitivitas X/Y secara independen. Menariknya, peningkatan tersebut juga dapat diperoleh pemilik perangkat lama secara gratis melalui aplikasi G HUB.
G HUB Replay Rekam Highlight Secara Otomatis
Selain perangkat keras, Logitech memperkenalkan G HUB Replay sebagai software gratis untuk membantu gamer merekam momen penting ketika bermain. Sistem ini dapat merekam gameplay, mengenali momen terbaik secara otomatis, kemudian menyusunnya menjadi kompilasi video tanpa mengharuskan pemain memiliki kemampuan penyuntingan video.
G HUB Replay dirancang untuk mengenali berbagai momen permainan seperti clutch satu lawan tiga atau aksi penentu kemenangan pada detik terakhir. Hasil rekaman kemudian dapat disimpan maupun diekspor sehingga lebih mudah dibagikan kepada teman atau pengikut di platform sosial.
Ekosistem Sim Racing Semakin Lengkap
Sektor sim racing turut mendapatkan porsi besar dalam pengumuman Logitech G PLAY 2026. Logitech memperluas ekosistem balapnya dengan pendekatan modular sehingga pengguna PC dapat memilih dan menggabungkan perangkat berdasarkan konfigurasi simulasi yang diinginkan.
G923 Standalone Wheel merupakan versi terpisah dari kemudi G923 yang kini ditawarkan sebagai bagian dari ekosistem modular Logitech. Pendekatan tersebut memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi pengguna yang ingin membangun sistem sim racing sesuai kebutuhan tanpa harus membeli seluruh paket dalam satu konfigurasi.
RS50 Direct Drive System menjadi salah satu perangkat utama untuk simulasi balap generasi baru Logitech. Sistem ini menggunakan teknologi direct drive yang dirancang untuk memberikan respons kemudi lebih langsung dan detail dibandingkan mekanisme konvensional, sehingga pengalaman berkendara virtual dapat terasa lebih presisi.
RS Pedals SE melengkapi konfigurasi sim racing melalui pedal gas dan rem berbasis hall-effect. Sensor ini bekerja tanpa mengandalkan kontak mekanis secara langsung sehingga dapat menghasilkan pembacaan input yang lebih presisi sekaligus mendukung konsistensi penggunaan dalam jangka panjang.
RS50 McLaren Racing Edition menjadi edisi khusus hasil kolaborasi dengan McLaren Racing. Perangkat ini tampil dalam warna Orange-Papaya yang identik dengan tim balap tersebut serta memadukan wheelbase direct-drive RS50 berkekuatan 8 Nm dengan teknologi TRUEFORCE. Produk tersebut ditujukan untuk penggemar simulasi yang ingin mendapatkan pengalaman balap dengan pendekatan desain dan karakter McLaren Racing.
Playseat Instinct McLaren Racing Edition menjadi kokpit pendamping untuk membangun konfigurasi balap yang lebih lengkap bersama RS50 McLaren Racing Edition. Desainnya membawa identitas visual McLaren Racing dan ditujukan untuk mengintegrasikan posisi duduk, kemudi, serta perangkat balap lainnya ke dalam satu setup yang lebih imersif.
Kehadiran 15 perangkat ini memperlihatkan cakupan produk Logitech G yang semakin luas, mulai dari periferal esports seperti mouse dan keyboard, aksesori personalisasi, hingga sistem sim racing modular.