Home Blog Page 25

Promo Besar! “Nintendo eShop Launch Sale” Hadir di Singapura, Thailand, dan Malaysia, Diskon Hingga 60% untuk Game-Game Populer SQUARE ENIX

0

Kayak angin segar yang mampir di tengah minggu, SQUARE ENIX resmi mengumumkan dimulainya “Nintendo eShop Launch Sale” di Nintendo eShop untuk wilayah Singapura, Thailand, dan Malaysia. Buat kalian yang sudah lama naksir game-game berkualitas dari SQUARE ENIX tapi dompet sering bilang “nanti dulu,” inilah waktu yang tepat. Diskon yang ditawarkan benar-benar legit, sampai 60%, dan mencakup banyak judul besar.

Promo ini berlaku untuk versi digital berbagai game populer SQUARE ENIX, jadi kalian tinggal download dan langsung tancap gas bermain.

Daftar Game Pilihan dengan Diskon Spesial

Berikut beberapa judul utama yang mendapatkan potongan harga menarik:

DRAGON QUEST III HD-2D Remake – 35% OFF

Rasakan kembali kisah klasik dalam visual HD-2D yang modern, penuh warna, dan nostalgia. Cocok buat kalian yang cinta JRPG klasik dengan sentuhan era baru.

DRAGON QUEST XI S: Echoes of an Elusive Age – Definitive Edition – 50% OFF

Salah satu JRPG terbaik dekade ini. Versi Definitive Edition hadir lengkap dengan opsi musik orkestra, mode 2D, skenario tambahan, dan berbagai perbaikan kualitas hidup.

FINAL FANTASY I–VI Bundle – 36% OFF

Paket kombo enam game legendaris RPG klasik. Cocok buat para kolektor dan penggemar seri FINAL FANTASY yang ingin bernostalgia dengan versi Pixel Remaster.

OCTOPATH TRAVELER II – 60% OFF

Diskon paling besar dalam daftar! Game HD-2D paling stylish ini mengusung delapan karakter dengan jalan ceritanya masing-masing dan sistem battle turn-based yang modern dan seru.

PARANORMASIGHT: The Seven Mysteries of Honjo – 50% OFF

Novel visual thriller yang memadukan misteri, horor, dan puzzle. Pilihan tepat buat kalian yang suka cerita gelap nan menegangkan.

Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven – 40% OFF

Kembalinya salah satu seri JRPG kultus dengan sistem open progression yang unik dan kebebasan eksplorasi yang tinggi.

Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven – Nintendo Switch™ 2 Edition – 40% OFF

Versi khusus untuk Nintendo Switch 2 yang hadir dengan performa lebih optimal.

STAR OCEAN THE SECOND STORY R – 40% OFF

Salah satu remake terbaik di tahun rilisnya. Visual 2.5D cantik, combat cepat, dan cerita sci-fi yang kuat.

Tactics Ogre: Reborn – 50% OFF

SRPG klasik yang kembali dalam versi remaster penuh peningkatan. Strategi, kedalaman gameplay, dan cerita politik gelap yang tak lekang waktu.

Trials of Mana – 60% OFF

Remake penuh dari judul klasik SNES dengan visual modern dan gameplay action-RPG yang smooth.

Dan tentu saja, masih banyak judul populer lainnya yang ikut turun harga dalam promo ini.

Ikut Giveaway Eksklusif! Menangkan Keycaps LandingPad x Towa and the Guardians of the Sacred Tree

0

Bandai Namco Entertainment Asia datang membawa kabar manis yang bikin jari langsung gatel pengen ikut: mereka mengumumkan kampanye giveaway eksklusif bersama LandingPad untuk merayakan dua bulan rilisnya game roguelite terbaru mereka, Towa and the Guardians of the Sacred Tree.

Giveaway ini terbuka untuk wilayah Asia Tenggara, Taiwan, dan Hong Kong, dan hadiahnya bukan kaleng-kaleng: satu set keycaps eksklusif Towa and the Guardians of the Sacred Tree, menampilkan Towa dan para 8 Guardian, lengkap dengan sebuah keyboard compact custom. Kombinasi yang bukan cuma cakep buat dipandang, tapi juga enak buat dipakai ngetik dan gaming.

Cara Ikut Giveaway (Asia Tenggara)

Buat kalian yang berada di Asia Tenggara, mekanismenya super gampang. Mulai:

Selasa, 18 November 2025, pukul 12.00 SGT
hingga
Selasa, 25 November 2025, pukul 12.00 SGT

Kalian hanya perlu mengunjungi halaman Facebook resmi Bandai Namco Entertainment Asia lalu cek postingan event giveaway. Semua detail cara ikut akan ada di sana, tinggal ikuti instruksinya dan boom, kalian sudah berpeluang menang.

Catatan: S&K berlaku ya, jadi jangan lupa baca detailnya di postingan resmi.

Tentang LandingPad, Sang Maestro Keyboard Custom

LandingPad adalah tim kecil berbasis di Singapura yang fokus bikin pengalaman keyboard custom makin mudah, rapi, dan personal. Mereka menyediakan layanan build keyboard yang benar-benar tailored, dan untuk kolaborasi ini, mereka merakit keyboard compact berisi:

  • Keycaps eksklusif bertema Towa dan 8 Guardians

  • Desain khusus hasil kolaborasi langsung dengan Bandai Namco Entertainment Asia

  • Build yang nyaman, solid, dan asyik untuk ngetik maupun nge-game

Penasaran? Kalian bisa kepoin mereka lewat website, Instagram, Telegram, atau Discord.

Tentang Towa and the Guardians of the Sacred Tree

Game ini membawa pemain ke dunia roguelite penuh aksi cepat, di mana kalian mengendalikan dua karakter sekaligus:

  • Tsurugi (Attacker)

  • Kagura (Supporter)

Dua pedang ini harus menjelajah dungeon, menembus serangan musuh, dan mengejar sumber kejahatan bernama Magatsu yang menanti di akhir perjalanan. Gameplay-nya cepat, intens, dan penuh variasi, cocok buat kalian yang suka tantangan sekaligus eksplorasi.

Game ini tersedia di:

  • PlayStation®5

  • Nintendo Switch™

  • Xbox Series X|S

  • PC via Steam®

Producer Sebut Rumor Leon di Resident Evil Requiem Adalah Fake News

0
Producer Sebut Rumor Resident Evil Requiem Adalah Fake News

Banyaknya rumor tentang Leon di Resident Evil Requiem membuat Capcom kembali memberikan klarifikasi. Jika sebelumnya yang berbicara adalah Director Koshi Nakanishi, sekarang giliran Producer Masato Kumazawa yang bersuara.

Secara gamblang ia mengatakan bahwa informasi yang datang bukan dari Capcom bisa dianggap sebagai “fake news”.

Semua Informasi Resident Evil Requiem Resmi Hanya Datang dari Capcom

Berbicara kepada Stevivor, Kumazawa memberikan komentarnya tentang gambar Leon berpenutup mata yang sempat viral di media sosial. Ia menegaskan bahwa gambar tersebut hanyalah fan art.

“Beberapa waktu lalu sempat beredar foto Leon yang menggunakan eyepatch, ini adalah fake news,” Jelasnya

“Saya menghimbau untuk tidak percaya langsung tentang rumor apapun, karena pada era sekarang foto dan video dapat mudah dimanipulasi oleh AI. Sangat sulit untuk mengetahui mana yang betul dan bohongan,” Tambahanya.

Ia juga memastikan fans diperbolehkan untuk berspekulasi. Namun informasi resmi terkait game ini hanya bersumber langsung dari Capcom.

Apa yang dikatakan oleh Kumazawa juga berlaku bagi rumor tentang kostum DLC Leon. Sebelumnya juga sempat beredar screenshot yang mencantumkan bonus kostum untuk Leon di edisi Deluxe. Kostum ini dinamai DSO Special Agent, yang diduga merupakan throwback dari penampilan Leon di Resident Evil 6.

Resident Evil Requiem dijadwalkan rilis pada 27 Februari 2026 untuk platform PC, PlayStation 5, Switch 2, dan Xbox Series X/S.

Clair Obscur: Expedition 33 Pimpin Nominasi The Game Awards 2025

0
Clair Obscur: Expedition 33 Pimpin Nominasi The Game Awards 2025

The Game Awards 2025 telah mengumumkan daftar kategori dan juga para nominasinya. Pemenang akan dipilih melalui proses seleksi yang dilakukan oleh panitia penyelenggara, media, dan juga kreator global.

Acara ini akan disiarkan secara langsung pada tanggal 11 Desember 2025 dari Los Angeles. Seperti biasa, The Game Awards 2025 tidak hanya membagikan penghargaan saja, tetapi juga ajang pengumuman game baru, dan penampilan musik.

Dominasi Clair Obscur: Expedition 33 di The Game Awards 2025

Game debut dari developer Sandfall Interactive, Clair Obscur: Expedition 33 memimpin dalam The Game Awards 2025 dengan 12 nominasi. Posisi berikutnya adalah Death Stranding 2: On the Beach dan Ghost of Yotei yang masing-masing mendapatkan 8 nominasi.

Setelah itu ada Hades II dengan 6 nominasi, Hollow Knight: Silksong yang mendapatkan 5 nominasi, dan Split Fiction dengan 4 nominasi. Banyaknya game indie yang masuk dalam peringkat 5 teratas game dengan jumlah nominasi terbanyak membuktikan adanya perubahan dalam lanskap industri game.

Untuk publisher, Sony Interactive Entertainment menjadi publisher dengan jumlah nominasi terbanyak yaitu 19 kategori. Kepler Interactive menyusul dengan 13 nominasi, sementara Electronic Arts dan Microsoft masing-masing memperoleh 10 nominasi.

Siapakah yang Menjadi Game of The Year?

Kategori Game of the Year untuk tahun ini menampilkan enam judul game. Keenam game ini adalah Clair Obscur: Expedition 33, Death Stranding 2: On the Beach, Donkey Kong Bananza, Hades II, Hollow Knight: Silksong, dan secara mengejutkan Kingdom Come: Deliverance II.

Kalian bisa ikut menentukan game mana saja yang berhak membawa pulang trofi melalui voting di sini.

Review Anno 117: Pax Romana (PC): Masa Emas Kekaisaran Romawi

0

Roma tidak dibangun dalam sehari. Ungkapan ini sangat tepat untuk Anno 117: Pax Romana, game city-builder simulation yang mengajak pemain mengunjungi masa kejayaan Romawi.

Kami sudah memainkan versi review Anno 117: Pax Romana di PC. Sama seperti game segenre lainnya, Anno 117: Pax Romana akan menempatkan kalian sebagai penguasa yang bertugas memperluas kekuasaan, menjaga stabilitas, dan juga membangun kemakmuran bagi rakyat. Tapi ada elemen yang membuat game ini menjadi berbeda dan menantang.

Anno 117: Pax Romana: Masa Emas Kekaisaran Romawi

review Anno 117 Pax Romana Marcia dan Marcus

Anno 117: Pax Romana berlatar di periode emas bangsa Romawi. Pada masa inilah kekaisaran berada dalam masa damai sekaligus mengalami pertumbuhan yang pesat. Perdagangan berkembang seiring munculnya kota-kota baru di wilayah yang telah ditaklukkan oleh bangsa Romawi.

Game ini memiliki dua mode, dimana yang pertama adalah Campaign. Pada mode ini, kalian bisa memilih untuk berperan sebagai Marcus atau Marcia. Mereka adalah kakak adik yang terpilih sebagai gubernur dan ditugaskan secara langsung oleh Kaisar untuk mengelola wilayah baru.

Kami memilih bermain sebagai Marcia. Alur ceritanya cukup menarik, dimana ia terjebak dalam pernikahan formal tanpa pernah bertemu pasangannya. Selama permainan, Marcia langsung terlibat dalam drama politik campur opera sabun yang kompleks. Pada satu sisi ia sangat ingin menemui suaminya, tapi Kaisar sendiri yang menghalang-halanginya dengan berbagai alasan.

review Anno 117 Pax Romana drama politik

Cerita yang disajikan cukup menarik, dan tidak banyak game segenre yang memiliki cerita seperti ini. Pada mode Campaign pemain juga akan diajari pengetahuan dasar untuk Anno 117: Pax Romana. Jadi kurang lebih mode ini lebih mirip tutorial yang panjang. Tapi apa yang diajari dalam mode ini hanya menyentuh sebagian kecil saja, dari apa yang ada di mode sandbox atau Endless Mode.

review Anno 117 Pax Romana endless mode

Dalam Endless Mode, pemain akan langsung diberikan pilihan untuk memulai di dua wilayah, Albion atau Latium. Keduanya memiliki tingkat kesulitan dan rival berbeda. Bahkan kalian bisa sampai ikut mendesain seperti apa rival yang dihadapi dalam mode ini.

Saran kami sebaiknya tetap ikuti lebih dulu tutorial melalui mode Campaign untuk mengenal game ini lebih baik. Jujur saja, seri Anno terutama bagi pendatang baru akan mengintimidasi. Ada banyak hal yang harus dikuasai jika ingin mendapatkan semua pengalaman yang ditawarkan oleh game ini.

Kami sendiri sempat beberapa kali bangkrut saat playthrough awal. Namun begitu sudah memahami alurnya lewat tutorial, roda perekonomian kota akhirnya bisa berjalan. Inilah fungsi bagian tutorial yang membantu mempercepat adaptasi.

Kota yang Hidup

Dari segi visual, Anno 117: Pax Romana perlu diacungi jempol. Setiap bangunan mulai dari villa megah, ladang tanaman lavender, hingga pelabuhan dipenuhi oleh detail, membuat kota dalam game seakan-akan hidup. Coba saja perbesar kamera di jalanan dan kalian akan melihat warga lalu Lalang menjalankan aktivitas sehari-hari. Ada yang mengangkut kayu, bekerja di bengkel, atau marah-marah karena kebutuhannya tidak terpenuhi.

Begitu juga dengan tampilan bentang alam di sekitar, mulai dari hamparan bukit di Latium hingga lautan biru lengkap dengan ombaknya. Sedangkan wilayah Albion (Kelak dikenal sebagai Britania) lebih condong memiliki tanah berbatu dan berkabut.

Albion memiliki sumber daya alam dan masyarakat berbeda. Pemain bahkan bisa memilih apakah ingin mempertahankan tradisi Celtic yang merupakan khas Albion, atau mengimplementasikan budaya Romawi secara penuh.

Membangun, Mengelola, dan Menguasai

review Anno 117 Pax Romana menjadi kota

Dari segi gameplay, struktur Anno 117: Pax Romana masih terasa familiar. Kalian akan memulai karir di sebuah pulau dengan sumber daya terbatas. Tujuan pertama kalian adalah membangun pemukiman dan menciptakan ekonomi yang stabil.

Ketika kebutuhan berkembang, kalian harus memperluas wilayah ke pulau lain, dan mendirikan kota baru sebagai sumber ekonomi baru. Proses ini juga akan menciptakan konflik dengan gubernur lain yang juga ingin memperbesar wilayahnya. Konflik bisa diselesaikan melalui diplomasi atau perang.

Perjalanan pemain dimulai dengan mendirikan rumah sederhana untuk Liberti atau rakyat jelata. Saat semua kebutuhan mereka sudah terpenuhi, rakyat jelata ini akan naik kasta menjadi Plebian atau kaum elit. Sifat mereka juga berubah menjadi sombong dan penuh tuntutan, mulai dari makanan eksotis hingga barang mewah dari berbagai penjuru kekaisaran.

Tapi bukan berarti pemain harus menjadikan semua penduduk kota sebagai Plebian. Masih ada lapangan kerja yang hanya bisa diisi oleh Liberti.

Pemain juga harus memperhatikan lingkungan tempat para penduduk ini tinggal. Kaum elit Plebian memiliki keinginan untuk tinggal berdekatan dengan bangunan prestisius seperti teater atau kuil. Jika rumah mereka terlalu dekat dengan bangunan yang menghasilkan polusi seperti Charcoal Burner, maka akan menurunkan status sosial wilayah tersebut.

Sistem ini menciptakan dinamika kota yang sangat hidup. Kawasan elit terbentuk di pusat kota yang penuh dengan fasilitas, sementara rakyat jelata harus menetap di area industri tempat mereka bekerja.

Mekanisme yang tidak kalah penting adalah kepercayaan atau Belief. Baik wilayah Latium maupun Albion memiliki dewa yang berbeda. Tugas pemain sebagai Gubernur untuk menentukan dewa apa yang dipilih untuk menjadi pelindung kota. Semakin besar tingkat kepercayaan penduduk, semakin kuat pula bonus yang bisa pemain dapatkan dari mekanisme ini.

Tapi sistem yang paling memukau dari Anno 117: Pax Romana adalah sistem perdagangan. Tugas pemain tidak hanya menggunakan barang-barang dari industri untuk memenuhi kebutuhan kota pemain saja. Game ini akan memaksa pemain untuk melakukan perdagangan dengan wilayah lain.

Karena setiap pulau yang dikuasai memiliki sumber daya yang berbeda, pemain harus menciptakan sistem rantai produksi. Dimulai dari pulau tempat sumber daya didapatkan lalu dibawa ke pulau lain yang memiliki sarana untuk proses produksi. Setelah itu baru hasil akhir dibawa oleh kapal untuk dikirim dan dijual. Tidak lupa rute kapal untuk perdagangan juga harus diatur oleh pemain.

review Anno 117 Pax Romana storage

Mekanisme perdagangan ini sangat kompleks. Tapi jika pemain bisa menguasainya dan mulai mendapatkan hasilnya, rasanya memuaskan. Itu semua belum ditambah dengan pemahaman dari upgrade yang tersedia di bagian Skill Tree.

Perang atau Diplomasi

Sebagai game city-builder simulation, Anno 117: Pax Romana juga menawarkan sistem combat yang cukup matang. Menurut kami pertempuran laut pantas menjadi highlight di game. Perang di laut terasa memuaskan dengan mekanisme manuver kapal. Setiap tipe kapal akan memiliki tingkat pengendalian yang berbeda-beda, baik itu menggunakan layar, maupun dayung.

Perang di daratan meski tidak tidak sekompleks perang di laut, menurut kami sudah memadai. Pilihan unit tidak terlalu banyak, yaitu melee, ranged, dan siege. Semuanya memiliki fungsi berbeda, dan menghadirkan dinamika taktis ala rock-paper-scissors seperti dalam game Total War.

Baik itu perang di daratan maupun dengan kapal di laut, sistem combat ini telah dipoles dengan baik oleh developer. Rasanya juga tidak seperti minigame asal-asalan karena hanya untuk sekedar ada.

Untuk bagian diplomasi memiliki perbedaan. Jika bernegosiasi dengan gubernur, maka pemain cukup mencari jalan tengah dari masalah yang dialami. Tapi ketika berhubungan dengan Kaisar, maka prosesnya berbeda.

Kaisar tidak akan menerima perjanjian, tetapi akan memberikan tuntutan. Menolak atau gagal memenuhi permintaan Kaisar akan mempengaruhi reputasi dengan kekaisaran Romawi. Selain itu, pemain juga akan menerima hukuman jika permintaan Kaisar tidak dapat dipenuhi.

UI Mudah Dimengerti

review Anno 117 Pax Romana contoh ui

Aspek UI yang biasanya menjadi masalah dalam game seperti ini, berhasil diatasi dengan baik oleh developer. Anno 117: Pax Romana menurut kami sudah memiliki optimalisasi UI yang mudah dimengerti.

Salah satu contohnya adalah kebutuhan roti bagi kaum Libertus. Untuk mengetahui bahwa roti membutuhkan bahan gandum, tepung, dan charcoal, pemain harus lebih dulu membuka menu khusus Libertus, lalu menekan ikon roti, setelah itu muncul semua yang dibutuhkan untuk bisa mendapatkan produk tersebut.

Anno 117: Pax Romana Dari Segi Teknis

Game ini bisa dibilang cukup demanding untuk spesifikasi PC. Kami menggunakan PC dengan spesifikasi CPU i5-14400F, GPU RTX 3060, RAM 32GB, dan SSD. Untuk memainkan game ini dengan nyaman, kami masih harus menurunkan setting ke medium.

Anno 117: Pax Romana juga sudah dilengkapi dengan teknologi Upscalling. Kami sangat menyarankan untuk mengaktifkan NVIDIA DLSS karena game tergolong berat.

Kesimpulan Review Anno 117: Pax Romana

Kesimpulan kami untuk review Anno 117: Pax Romana adalah game ini merupakan game city-builder simulation yang antik dan mempesona, baik dari segi visual, sistem ekonomi, maupun kedalamannya. Sistem perdagangan yang rumit, eksplorasi wilayah baru, hingga perang di laut membuat Anno 117: Pax Romana seperti paket lengkap.

Bagi pecinta game simulation city-builder, Anno 117: Pax Romana adalah sebuah mahakarya yang wajib dicoba.

Anno 117: Pax Romana sudah tersedia di PS5, Xbox Series, Amazon Luna, Geforce Now, Blacknut, serta PC.

Empat Tim Esports Indonesia Akan Maju ke APAC Predator League 2026 Grand Final

0
Empat Tim Esports Indonesia Akan Maju ke APAC Predator League 2026 Grand Final

Acer Indonesia resmi mengumumkan empat tim yang akan berlaga di APAC Predator League 2026 Grand Final pada 11–12 Januari 2026 di New Delhi, India.

Melalui pertarungan intens selama dua hari di Mall Artha Gading, tim RRQ dan BOOM Esports akan menjadi wakil Indonesia untuk game Valorant. Sedangkan Rekonix dan Veroja akan mewakili DOTA 2. Keempat tim ini akan menjadi wakil Indonesia untuk memperebutkan total hadiah senilai Rp6,6 miliar di kompetisi tingkat Asia Pasifik tersebut.

Persaingan Sengit Menuju Grand Final APAC Predator League 2026

Babak Indonesian Finals: Road to APAC Predator League 2026 menghadirkan pertandingan panas yang ditonton langsung maupun online. Pada kategori Valorant, duel final antara BOOM Esports dan Nemesis berlangsung penuh ketegangan. BOOM Esports mengamankan kemenangan 2-1 dan bergabung dengan RRQ sebagai wakil Indonesia di Grand Final APAC Predator League 2026. RRQ sendiri dipilih berkat konsistensi performa dan rekam jejak kuat mereka di kancah Valorant nasional dan regional.

Pada kategori DOTA 2, laga final mempertemukan Veroja dan Rekonix dalam pertarungan tiga babak yang dramatis. Veroja sempat unggul lebih dulu, tetapi Rekonix bangkit di babak kedua dan menutup pertandingan dengan strategi agresif di babak penentuan. Kemenangan tersebut memastikan Rekonix melaju bersama Veroja sebagai dua perwakilan Indonesia.

Dukungan Acer

Acer Indonesia tidak hanya menggelar turnamen utama, tetapi juga menghadirkan rangkaian kegiatan interaktif dan Exhibition Tournament untuk memeriahkan acara. Salah satu sorotan adalah kompetisi Tekken 8, yang dimenangkan oleh Gazhilla setelah menaklukkan SHARKKU di babak final. Selain itu, Cosplay Competition dan berbagai aktivitas komunitas juga menambah semarak acara.

President Director Acer Indonesia, Leny Ng, menegaskan bahwa turnamen ini adalah bentuk dukungan nyata Acer bagi ekosistem esports nasional. Ia berharap para wakil Indonesia mampu menunjukkan performa terbaik dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Sebagai penghargaan, para juara nasional di empat kategori yaitu Valorant, DOTA 2, Tekken 8, dan Cosplay Competition akan menerima total hadiah Rp250 juta.

Melalui semangat juang tinggi dan dukungan besar dari komunitas, para wakil Indonesia diharapkan mampu tampil percaya diri dan membawa pulang gelar dari New Delhi.

Bagaimana menurut kalian?

Buriram United Esports Juarai FFWS 2025

0
Buriram United Esports Juarai FFWS 2025

Buriram United Esports berhasil menjadi juara turnamen Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 yang digelar pada Sabtu, 15 November 2025, di Indonesia Arena, Jakarta. Tim asal Thailand ini telah mengalahkan 11 tim terbaik dunia melalui performa yang dominan.

Perjalanan Buriram United di FFWS 2025

Beranggotakan GETHIGH, WASSANA, JOENA, MOSHI, dan THECRUZWASSANA selalu tampil konsisten. WASSANA bahkan menjadi bintang kemenangan dengan dua penghargaan sekaligus, yakni FMVP dan Predator, setelah mencatatkan 22 eliminasi dan 13 assist.

Kemenangan di FFWS juga memberikan kesan tersendiri bagi WASSANA. Trofi dunia ini adalah pertama bagi WASSANA yang sudah berkarier sejak 2023. JOENA, sang kapten, mengatakan bahwa seluruh anggota tim bertanding demi mewujudkan pencapaian itu. Kemenangan ini juga menjadi gelar ketiga JOENA di ajang FFWS Global Finals.

CEO Buriram United Esports, Chotchanok Chidchob, menegaskan kemenangan ini adalah hasil kerja keras tim dan menjadi motivasi untuk tampil lebih baik di musim berikutnya.

Tidak berhenti pada Buriram United, dominasi Thailand semakin lengkap lewat kemenangan All Gamers Global di Grand Final Clash Squad pada 14 November 2025. Mereka menaklukkan Fluxo dari Brasil dengan skor 3-1 dalam format Best of 5 (Bo5).

Catatan Rekor Dunia di FFWS 2025

FFWS 2025 Jakarta mencatat sejarah baru dengan meraih GUINNESS WORLD RECORDS™ sebagai Turnamen Esports Mobile Berbasis Tim Terbesar di Dunia dengan total 618.778 peserta dari seluruh kawasan regional.

Indonesia sebagai tuan rumah juga menyuguhkan pembukaan spektakuler, menghadirkan Mick Gordon, Weird Genius, JKT48, dan Warren Hue.

Bagaimana menurut kalian?

REMATCH: Elite Edition Resmi Hadir dalam Versi Fisik di PlayStation 5, Konten Eksklusif Siap Dikoleksi!

0

Dunia sepak bola digital makin panas, geng. Bandai Namco Entertainment Asia bersama Sloclap akhirnya merilis REMATCH: Elite Edition dalam bentuk rilis fisik untuk PlayStation®5. Setelah sukses besar di ranah digital sepanjang musim panas, kini para pemain bisa membawa pulang versi fisiknya yang menghadirkan pengalaman penuh Season 1 — lengkap dengan cross-platform play, ranked 3v3, dan beragam bonus eksklusif yang pastinya bakal bikin koleksi makin kece.

Versi fisik ini bukan sekadar kotak game biasa. Ini lebih kayak paket “ultimate” buat para pemain yang mau tampil beda, mau pamer gaya, dan mau tunjukin identitas mereka di lapangan digital. Dan yes, sebuah trailer baru pun dirilis untuk merayakan peluncurannya.

REMATCH: Elite Edition: Apa Saja Isi Paketnya?

Elite Edition mencakup game penuh dan sederet konten eksklusif yang hanya bisa didapatkan melalui versi fisik ini. Cocok banget buat pemain yang suka gaya, mau tampil beda, atau sekadar ingin punya sesuatu yang prestisius dalam koleksi gaming mereka.

Berikut daftar lengkap bonusnya:

Dua Captain Pass Upgrade Tickets

Mau nge-upgrade Free Pass jadi Captain Pass? Dengan tiket ini, kamu bisa mengakses item premium seperti:

  • Hairstyle baru

  • Sepatu khusus

  • Pola pakaian unik

Sistem kosmetik jadi makin luas dan stylish.

Blazon Player Background & Title

Biar nama kamu kelihatan lebih intimidating dan elegan pas muncul di layar pemain lain.

Blazon Pattern (Top & Bottom)

Pola seamless epik buat pakaianmu. Untuk pemain yang mau outfit berbicara lebih dulu sebelum aksi berbicara.

Blazon Jewel Set

Nih buat yang suka tampil “bling”:

  • Cincin

  • Gelang

  • Anting

  • Kalung
    Set biar kamu bisa flex tanpa harus nyetak hat-trick dulu.

Blazon Buckler Tank Top

Tank top klasik dengan sentuhan elegan. Cocok buat player yang selalu bertarung penuh tenaga di lapangan.

Glitcher Trainers

Sepatu futuristik yang glow ungu tiap kamu sprint. Aesthetic point: 100/10.

Blazon Augmented Reality Cage

AR Cage ini bakal nyala dan merayakan setiap gol yang kamu ciptakan. Dramatis? Jelas. Worth it? Banget.

Digital Blazon Cap

Topi digital yang flashy buat nunjukin status dan identitasmu di arena.

Garena Umumkan Game Bertema Salon Rambut, Choppy Cuts

0
Garena Umumkan Game Bertema Salon Rambut, Choppy Cuts

Garena resmi perkenalkan Choppy Cuts, game party kooperatif kasual terbaru yang mengajak pemain berkreasi dan bekerja sama dalam simulasi salon rambut penuh kejutan. Kalian bisa mencoba game ini acara Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 yang akan berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025.

Choppy Cuts dikembangkan melalui proses Game Jam Garena.

Konsep Seru Choppy Cuts

Choppy Cuts menghadirkan karakter-karakter populer Free Fire seperti Kelly dan Maxim yang kini “berganti profesi” menjadi penata rambut. Pemain akan ditantang untuk memotong dan menata rambut pelanggan dalam berbagai tantangan salon yang dirancang untuk memicu tawa dan kekacauan lucu.

Setiap salon memiliki tema, aturan, serta keunikannya sendiri. Setiap misi menuntut refleks, kreativitas, dan kerja sama tim agar pemain dapat menyelesaikan tugas dalam waktu singkat.

Game ini akan rilis pada tahun 2026 secara global. Game ini akan rilis lebih dulu di platform PC, kemudian diikuti versi Nintendo Switch. Demo game ini sudah tersedia di Steam dan hadir dalam 11 bahasa, termasuk Inggris, Thailand, Vietnam, Spanyol, dan Portugis Brasil. Garena menyiapkan game ini sebagai pengalaman mandiri yang tidak bergantung pada Free Fire, tetapi tetap membawa identitas karakter yang dicintai penggemar.

Karakter Tamu Baru Akan Segera Bergabung ke Sonic Racing: CrossWorlds

0
Karakter Tamu Baru Akan Segera Bergabung ke Sonic Racing: CrossWorlds

Sega telah memastikan bahwa Sonic Racing: CrossWorlds belum selesai kedatangan bintang tamu. Game ini dipastikan masih menerima tamu crossover dari franchise populer milik Sega yang lain.

Total ada tiga franchise yang akan menjadi tamu di Sonic Racing: CrossWorlds. Mereka adalah NiGHTS: Journey of Dreams, Super Monkey Ball, serta seri komik IDW Sonic the Hedgehog.

Total ada empat karakter baru yang mewakili setiap franchise. NiGHTS dari NiGHTS: Journey of Dreams (Desember 2025), AiAi dari Super Monkey Ball (Januari 2026), serta Tangle dan Whisper dari komik IDW Sonic the Hedgehog (Februari 2026). Khusus untuk NiGHTS dan AiAi, Sega akan menghadirkan mesin balap spesial yang terinspirasi langsung dari dunia mereka.

Tidak cuma mereka, Sega setidaknya masih memiliki enam pembalap tamu lain yang identitasnya belum diungkap.

Bagaimana menurut kalian?