Home Blog Page 24

Devil May Cry Ala Kelinci, Zoopunk Pamer Trailer Perdana

0
Devil May Cry Ala Kelinci, Zoopunk Pamer Trailer Perdana

Zoopunk telah diumumkan oleh TiGames dalam acara Xbox Partner Preview Showcase. Game action terbaru ini sedang dikembangkan untuk PS5, Xbox Series, serta PC.

Hal yang menarik dari Zoopunk adalah karakter di dalam game adalah hewan, yang lebih tepatnya adalah herbivora. Merasa familiar dengan gayanya? Wajar karena game ini masih satu semesta dengan F.I.S.T.: Forged in Shadow Torch yang juga dibuat oleh TiGames.’

Berlatar beberapa dekade sebelum F.I.S.T.: Forged in Shadow Torch, mengisahkan asal-usul Torch City dan awal konflik besar yang disebut First Torch War. Gameplay berfokus pada pertarungan intens dengan karakter hewan yang memiliki gaya bertarung berbeda.

Mesin Berkuasa di Zoopunk

Zoopunk berlatar beberapa dekade sebelum F.I.S.T.: Forged in Shadow Torch, menceritakan tenatng asal-usul Torch City dan awal konflik besar yang disebut First Torch War.

Penemuan energi fire seed memicu kemajuan teknologi cepat, tetapi juga menyebabkan kekacauan besar. Energi tersebut membuat mesin memiliki kesadaran. Mesin yang awalnya diciptakan untuk membantu, mqlqh justru berbalik menyerang dan membangun kekaisarannya sendiri.

Sistem combat dalam Zoopunk didesain berdasarkan karakteristik ketiga karakternya. Braton si Badak yang bertenaga akan menggunakan pedang api besar. Sedangkan Rayton si Kelinci mengandal kecepatan dan kelincahannya. Terakhir, Trixie si Tupai menggunakan strategi hit-and-run dan juga akrobatik.

Bagaimana menurut kalian?

Trailer Baru Tides of Annihilation Buat Gamer Khawatir dengan Spesifikasi PC

0
Trailer Baru Tides of Annihilation Buat Gamer Khawatir dengan Spesifikasi PC

Tides of Annihilation yang dibuat oleh Eclipse Glow Games telah memamerkan trailer gameplay baru dalam acara Xbox Partner Preview. Video ini memperlihatkan sistem Dual Frontline Battle dan dunia Mirror Realm menggunakan footage langsung dari dalam game.

Tides of Annihilation belum mendapatkan tanggal rilis. Meski begitu, game ini telah dikonfirmasi akan rilis untuk Xbox Series, PS5, dan PC.

Mekanisme Dual Frontline Tides of Annihilation

Mekanisme Dual Frontline Battle memungkinkan karakter berpindah antara front utama dan dunia dalam cermin. Dalam video, kalian bisa melihat Gwendolyn dan Lamorak, sekutu khusus dalam pertarungan tersebut, keluar masuk Mirror Realm untuk menyerang boss yang dapat berubah bentuk bernama Tyronoe.

Hal yang harus diingat adalah video ini diambil secara in-game footage. Melihat kualitas visual dan grafis dan beragam special effect yang muncul, pertanyaannya adalah harus seberapa kuatkah spesifikasi PC yang diperlukan untuk memainkan gamenya dengan kualitas seperti itu?

Game ini berlatar di kota London modern yang telah hancur akibat invasi makhluk dari dimensi lain. Pemain berperan sebagai Gwendolyn, satu-satunya manusia yang selamat. Ia memiliki kemampuan memanggil pasukan spectral knight untuk melawan ancaman musuh.

Bagaimana menurut kalian?

Echo Generation 2, Game Sci-Fi RPG Bergaya Retro Siap Rilis 2026

0
Echo Generation 2, Game Sci-Fi RPG Bergaya Retro Siap Rilis 2026

Cococucumber telah mengumumkan Echo Generation 2 dalam acara Xbox Partner Preview Showcase. Game ini menarik perhatian karena gaya visualnya yang dikemas dalam 3D Pixel Retro, ditambah dengan musik Synth ala 80-an.

Game bertema Sci-Fi Turn-Based RPG ini dijadwalkan rilis pada 2026 untuk Xbox Series, Xbox PC, Xbox Cloud, Xbox Game Pass, dan PC via Steam.

Echo Generation 2 Sekuel atau Prekuel?

Gameplay Echo Generation 2

Sebagai kelanjutan dari game Echo Generation pertama, game ini menceritakan tentang Jack, seorang ayah yang terjebak dalam dimensi misterius dan berusaha pulang dengan strategi deck kartu.

Total ada lebih dari 100 kartu dalam game yang bisa disusun menjadi deck. Kartu ini dapat dijadikan sebagai combo atau memberikan serangan yang kuat. Jack juga dapat merekrut sekutu dengan menjalankan side quest. Sekutu ini nantinya dapat dipanggil untuk ikut bertempur dalam combat.

Bagaimana menurut kalian?

Hoyoverse Ungkap Game Barunya Varsapura

0
Hoyoverse Ungkap Game Barunya Varsapura

HoYoverse telah mengumumkan proyek barunya yang berjudul Varsapura. Game ini diungkap dalam video demo berdurasi 31 menit yang dibagikan di YouTube.

Meski belum ada detail lebih banyak untuk game ini, diduga HoYoverse menggunakan Unreal Engine 5. Developer asal China ini juga mengumumkan bahwa mereka sedang membuka lowongan kerja untuk pengembangan Varsapura.

Apa Itu Varsapura?

sistem combat varsapura

Varsapura digambarkan sebagai proyek ambisius yang mengusung konsep action-adventure berlatar dunia modern, dengan visual realistis.

Dalam demo gameplay, pemain akan dikenalkan dengan organisasi bernama SEAL, serta wabah misterius bernama Mindrot. Petualangan di mulai dari proses wawancara kerja sampai dengan eksplorasi di kota mengemudikan mobil.

Masih sama dengan game HoYoverse yang lain, Varsapura menggunakan gaya action RPG. Selain karakter utama, pemain juga akan didampingi oleh karakter lain yang bisa diganti secara real-time saat battle berlangsung.

Dalam keterangan yang tertera di YouTube, HoYoverse mengungkap bahwa video gameplay direkam di PC dengan VGA RTX 4090. Game ini juga akan memiliki beragam Voice Over, sementara tersedia hanya dalam bahasa Inggris.

Hingga artikel ini dibuat, game ini belum memiliki jadwal rilis resmi, maupun platform destinasinya.

Spongebob Squarepants Datang ke Sonic Racing: CrossWorlds

0
Spongebob Squarepants Datang ke Sonic Racing: CrossWorlds

Spongebob Squarepants telah hadir di game Sonic Racing: CrossWorlds melalui DLC terbaru. Selain Spongebob, ia juga akan membawa sahabat baiknya Patrick, lengkap dengan track baru bertema Bikini Bottom.

Spongebob Squarepants Pack adalah bagian dari Season Pass dan Digital Deluxe Edition. Pemain juga bisa membelinya secara satuan. Edisi Digital Deluxe Sonic Racing: CrossWorlds akan mendapatkan diskon 30% selama periode Black Friday.

Spongebob dan Patrick di Sonic Racing: CrossWorlds

Dalam kolaborasi ini, pemain dapat langsung mengendalikan dua karakter utama yaitu Spongebob Squarepants dan Patrick Star. Keduanya hadir dengan kendaraan ikonik Patty Wagon yang dapat digunakan untuk melintasi lintasan baru bertema Bikini Bottom.

Selain itu, DLC ini juga menyertakan lima lagu orisinal yang tersedia di Jukebox, termasuk Bikini Bottom Intro, Bikini Bottom, Bikini Bottom Final Lap, serta musik untuk menu Character Select dan tampilan Result.

Untuk merayakan perilisan DLC ini, digelar juga festival spesial yang berlangsung dari tanggal 21–24 November 2025. Event ini akan menantang pemain dalam berbagai misi balap dengan hadiah eksklusif yang hanya bisa didapat selama festival berlangsung.

Bagaimana menurut kalian?

Review Football Manager 26 (PC): Belum Sempurna

0

Ketika Sports Interactive memutuskan untuk membatalkan Football Manager 26, itu adalah langkah yang berani.  Sebabnya sangat jarang ada game olahraga tahunan yang memutuskan untuk melewati satu tahun penuh.

Alasannya adalah peralihan ke engine baru yang diharapkan menjadi inovasi kepada franchise berusia lebih dari 20 tahun ini. Sayangnya pada minggu awal perilisan bahkan sampai sekarang, Football Manager 26 justru dihujani oleh kritik.

Penundaan yang dimaksudkan untuk membuat game sempurna, ternyata justru tidak sesuai dengan ekspektasi. Fans kecewa sekaligus bingung dengan banyaknya perubahan drastis di dalam game. Belum lagi kehadiran bug seperti crash, tombol yang tak merespons, dan berbagai masalah teknis lainnya.

Inilah pengalaman yang kami dapatkan selama memainkan versi review Football Manager 26 di PC. Pada satu sisi, kami ingin game dengan engine baru ini berhasil. Tapi faktanya malah berlawanan.

Peningkatan di Football Manager 26

review football manager 26 pc bagian tactic

Untungnya tidak semua elemen dari Football Manager 26 tampil kurang baik. Dari segi Tactic, game ini justru mengalami peningkatan yang signifikan.

Sekarang ada penanda jelas mengenai Ball Possession ketika tim pemain sedang menyerang atau bertahan. Football Manager 26 adalah seri pertama yang membuat fitur penting ini bisa terlihat. Kehadiran fitur ini membuat pemain bisa secara langsung mengatur formasi tim saat menyerang, dan saat kehilangan bola.

review football manager 26 pc ball possession

Fitur lainnya yang perlu mendapatkan sorotan adalah Player Role. Setiap pemain akan memiliki role atau peran yang harus diikuti di lapangan. Fitur ini disertai dengan penjelasan ringkas mengenai fungsi setiap peran, yang masing-masing memiliki deskripsi singkat, poin-poin pentingnya apa saja, hingga visual animasi 2D untuk memperlihatkan posisi serta kombinasi passing yang bisa dilakukan dalam peran tersebut. Sistem ini sangat intuitif dan semakin memuaskan ketika taktik yang di rancang benar-benar terealisasi di lapangan.

Football Manager 26 juga menghadirkan liga wanita dari berbagai negara. Fitur ini membawa napas baru ke dalam game, memberikan pemain lebih banyak pilihan dalam mengelola tim sepak bola favoritnya. Tidak hanya itu, pemain juga bisa berpindah secara langsung antara tim pria dan wanita, menunjukkan bahwa fitur ini tidak hanya sisipan, melainkan dirangcang dengan matang.

Performa Engine Baru

review football manager 26 pc engine baru

Penggunaan Engine baru juga menjadi elemen krusial dalam Football Manager 26. Visual ketika di lapangan sekarang menjadi lebih halus. Efek pencahayaan juga ditingkatkan, membuat gambar menjadi lebih tajam. Animasi pemain bervariasi, dan setiap gerakan tampil lebih alami.

Dari segi visual, developer Sports Interactive boleh berbangga diri. Pencapaian ini jelas merupakan peningkatan paling drastis dalam sejarah seri Football Manager.

Karena visual semakin baik, sesi pertandingan juga menjadi jauh lebih menyenangkan ketika ditonton. Semua reaksi pemain di lapangan mengingatkan kalian seperti sedang menonton pertandingan bola asli. Mulai dari pemain gelandang yang saling berhantam bahu untuk membuka ruang, diikuti oleh penyerang yang berusaha menanduk bola dari umpan crossing. Sementara di bagian belakang, pemain bertahan melakukan tekel krusial di detik-detik terakhir.

review football manager 26 pc simulasi sepak bola

Perbedaan karakteristik antar pemain sekarang juga terlihat jelas, dan bukan hanya dari angka statistik atau atribut semata. Pemain akan memiliki perilaku yang umum diperlihatkan oleh pemain asli. Misalnya ketika kalian memasukkan pemain cadangan. Karena kondisinya yang masih segar, pemain ini akan terlihat lebih segar ketimbang pemain yang kelelahan, apalagi saat mereka sedang mengejar bola.

Desain UI dan Bug Mengecewakan

review football manager 26 pc UI

Semua peningkatan ini sayangnya kurang bisa dinikmati akibat dua kekurangan yang ada di dalam game. Pertama adalah dari desain UI Football Manager 26. Perubahan yang dilakukan bukannya mempermudah, tapi malah justru mempersulit dan membuat frustrasi. Fans yang sudah mengikuti seri game ini sejak lama, sekarang harus beradaptasi kembali.

Developer sepertinya lebih memilih arah desain yang memadatkan informasi dan model pop-up. Maksudnya mungkin baik agar pemain bisa lebih efisien dalam mengakses fitur yang ada di dalam game. Namun, pola desain ini juga menyebabkan beberapa fitur yang biasanya bisa diakses dengan mudah menjadi terkubur dalam beberapa lapisan menu.

Akses yang sebelumnya cukup satu klik saja, kini memerlukan beberapa langkah. Belum lagi kurangnya ikon yang menjadi penanda untuk membuka informasi tertentu.

Saat ingin memilih penendang titik putih atau Penalty misalnya, daftar pemain yang ditampilkan justru tidak memperlihatkan atribut mereka. Jadi suka tidak suka, kalian harus membuka satu per satu data dari setiap pemain. Contohnya lainnya adalah dalam Training tidak lagi mendukung drag-and-drop, membuat setiap sesi harus dibuka secara manual.

Lebih mengecewakan lagi, banyak fitur klasik yang absen di Football Manager 26. Mulai dari Touchline Shouts yang ikonik, Squad Depth, Live Cup Draws, Data Hub, Versus Mode, Challenge Mode, dan masih banyak lagi. Memang beberapa fitur yang disebutkan adalah fitur kecil, tapi jangan salah karena kehadiran mereka juga merupakan bagian penting dari pengalaman memainkan game Football Manager.

Ditambah lagi masih banyaknya bug dan glitch. Kami menggunakan PC dengan spesifikasi CPU i5-14400F, GPU RTX 3060, RAM 32GB, dan SSD. Selama bermain, kami beberapa kali mengalami crash dan juga glitch yang menyebalkan sampai lucu.

Untuk game yang sudah ditunda dengan alasan dipoles ulang, masalah seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi. Dari teks yang bertumpuk, scroll bar hilang, crash berulang kali, dan data penyimpanan yang tiba-tiba tidak bisa dibuka. Kombinasikan itu semua dengan adaptasi memahami layout UI untuk game yang sangat kompleks. Hasilnya jelas adalah frustrasi.

Untungnya Sports Interactive tidak hanya diam menghadapi kritik dari fans. Mereka cukup sigap dalam merilis rangkaian update baru untuk memperbaiki kekurangan di dalam game. Jika perbaikan terus dilakukan, fans suatu saat mungkin bisa mendapatkan apa yang mereka cari di Football Manager 26.

Kesimpulan Review Football Manager 26

Kesimpulan kami dari review Football Manager 26 adalah game ini jelas masih harus dioptimalisasi. Bug dan glitch yang masih mewabah di dalam game jelas merusak pengalaman bermain. Ditambah lagi desain UI baru yang ironisnya justru membuat fungsionalitasnya menurun. Ditambah banyaknya fitur-fitur lama yang menghilang.

Sebagai game dengan fans yang tidak sebesar game kasual, yang seharusnya dilakukan oleh developer adalah merangkul mereka seerat mungkin. Sayangnya apa yang terjadi di Football Manager 26 justru membuat banyak fans kecewa.

Padahal, potensi game ini sangat besar. Sistem Tactic yang baru disertai engine baru merupakan fondasi kuat untuk masa depan franchise ini. Jika seandainya saja elemen-elemen tersebut digabungkan dengan UI yang lebih efisien tanpa bug, Football Manager 26 bisa menjadi seri yang terbaik.

Football Manager 26 sudah tersedia di PS5, Xbox Series, PC, Mac, Netflix, dan Apple Arcade.

Season Baru Delta Force Ahsarah Bawa Map dan Operator Baru

0
Season Baru Delta Force Ahsarah Bawa Map dan Operator Baru

Season baru Delta Force resmi diluncurkan dengan nama Season Ahsarah. Akan ada sejumlah pembaruan besar, termasuk peta Warfare skala besar Monument, Operator Engineer terbaru Gizmo, serta peningkatan di mode Operations dan Hot Zone.

Detail Season Baru Delta Force

Season baru Delta Force akan membawa nuansa pertempuran baru lewat kota kuno Xalteva yang menjadi latar map Monument. Map ini berupa reruntuhan akibat perang dan senjata meteorologis, menawarkan jalur flanking dan titik vertikal strategis untuk pertarungan taktis.

Operator terbaru, Gizmo, hadir dengan kemampuan unik sebagai Engineer. Berkat Trait: Firewall, Gizmo memperoleh peningkatan kecepatan handling senjata. Ia juga dilengkapi dengan Crawler Nest yang mampu melacak musuh serta memberi efek corrosion, dan T.I.M, unit mekanik yang bisa menahan serta menonaktifkan musuh.

Season baru ini juga membawa peningkatan pada mode Operations melalui Zero Dam – Sinkpoint, menghadirkan pertarungan boss baru, area banjir, loot tambahan, dan mekanisme ekstraksi yang lebih dinamis.

Selain itu, hadir pula enam lokasi Hot Zone baru dan perangkat Relink Neo yang memberi jalur cerita tambahan, hadiah eksplorasi, dan bonus loot untuk pemain.

Bersamaan dengan peluncuran Season Ahsarah, Garena Delta Force berhasil meraih penghargaan “Best Multiplayer” dalam ajang Google Play’s Best of 2025. Sebagai bentuk apresiasi, Garena menghadirkan hadiah eksklusif dalam game serta rangkaian event spesial untuk seluruh pemain.

Bagaimana menurut kalian?

Anno 117: Pax Romana Cetak Rekor Penjualan Tercepat

0
Anno 117 Pax Romana Cetak Rekor Penjualan Tercepat

Anno 117: Pax Romana berhasil mencetak sejarah yang membanggakan. Game ini merupakan seri dengan penjualan tercepat di seluruh franchise Anno.

Pencapaian Anno 117: Pax Romana

Game ini mencatat rekor penjualan tercepat sepanjang sejarah franchise. Tidak hanya itu, game ini masuk di dalam daftar di best seller di Jerman, Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat.  Game ini juga memperoleh skor rata-rata 85 di Metacritic dan 94% Critics Recommend dari OpenCritic

Dalam minggu pertama, pemain mencatat waktu bermain rata-rata 3,7 jam per hari, menunjukkan tingkat keterlibatan yang sangat tinggi. Stéphane Jankowski, Executive Producer, menyampaikan apresiasi atas antusiasme komunitas dan menegaskan komitmen tim untuk menghadirkan konten ekspansi Tahun 1, termasuk wilayah baru yakni provinsi Mesir.

Kalian sudah sudah bisa memainkan game di untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Geforce Now, dan PC. Kami juga sudah mereview game ini dan memberikan hasil akhir 4 dari 5 bintang, menyimpulkan jika meski temanya antik, game ini menonjol dari segi kedalaman dan juga visual.

Bagaimana menurut kalian?

DLC Assassin’s Creed Mirage Valley of Memory Telah Rilis

0
DLC Assassin's Creed Mirage Valley of Memory Telah Rilis

DLC Assassin’s Creed Mirage yang berjudul Valley of Memory kini telah tersedia secara global. DLC ini dapat langsung dimainkan oleh semua pemilik base game.

Valley of Memory akan menghadirkan cerita baru di AlUla, Arab Saudi, yang mengungkap misteri tentang ayah Basim. DLC ini akan menambah pengalaman bermain lebih dari 6 jam.

Fitur Baru di DLC Assassin’s Creed Mirage Valley of Memory

DLC Assassin's Creed Mirage Valley of Memory

Valley of Memory dikembangkan oleh Ubisoft Bordeaux dan Ubisoft Paris sebagai pelengkap dari cerita utama. Pemain akan dibawa menjelajahi lokasi ikonik seperti kota tua AlUla, lembah Ramm dengan monumen batu, hingga nekropolis Hegra yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO.

DLC ini juga akan menambah misi Contract, Side Mission, hingga tambahan koleksi item baru. Ubisoft juga menyematkan fitur Animus Sequences yang memungkinkan pemain mengulang misi dengan tantangan tambahan untuk mendapatkan hadiah baru. Gameplay juga dioptimalisasi dengan sistem parkour yang lebih responsif, pengaturan tingkat kesulitan, serta keterampilan baru dalam skill tree Engineer.

Album Musik Baru

Komposer Brendan Angelides akan menghadirkan 14 lagu baru yang menggambarkan pencarian jati diri Basim. Album Assassin’s Creed Mirage: Valley of Memory (Original Game Soundtrack) dijadwalkan rilis pada 21 November di seluruh platform musik

Bagaimana menurut kalian?

Dualitas Sang Dawnwalker Makin Menggigit, The Blood of Dawnwalker Rilis Cuplikan Gameplay Terbaru yang Telah Disempurnakan

0

Bandai Namco Entertainment Asia bersama Rebel Wolves kembali menyulut hype para penggemar RPG gelap dengan merilis extended gameplay terbaru untuk The Blood of Dawnwalker. Judul yang satu ini memang sudah lama dinantikan, sebuah dark fantasy RPG yang mengajak pemain menjelajahi Vale Sangora, sudut terpencil Pegunungan Carpathia yang dipenuhi kabut, misteri, dan para bangsawan vampir haus kekuasaan.

Cuplikan baru ini bukan sekadar potongan visual biasa. Ini adalah hasil kerja keras tim developer setelah mendengar suara komunitas: pertempuran yang lebih mengalir, kamera yang lebih nyaman, peningkatan mekanik, serta detail dunia yang lebih hidup. Pendeknya, Dawnwalker makin matang dan makin ganas.

Kisah Dualitas: Manusia di Siang Hari, Vampir di Malam Hari

Di The Blood of Dawnwalker, pemain berperan sebagai Coen, seorang pria biasa yang ditakdirkan memikul kutukan Dawnwalker:

  • Manusia saat matahari terbit, dan

  • Vampir saat malam menjelang.

Dualitas ini bukan hanya gimmick, tapi inti dari gameplay dan cerita. Coen harus memanfaatkan kedua sisi dirinya untuk mencari keluarganya yang diculik oleh para bangsawan vampir yang telah menguasai Vale Sangora. Dunia 14 abad gelap yang dipenuhi bahaya ini membuat perjalanan Coen terasa semakin mendesak—dan semakin personal.

Cuplikan Gameplay Baru: Peningkatan yang Terasa Seperti Malam dan Siang

Video terbaru yang dinarasikan oleh penulis Rebel Wolves, Ariana Siarkiewicz, membawa pemain menyusuri investigasi Coen di sekitar Katedral Svartrau. Lewat narasi ini, kita disuguhkan kombinasi aksi, lore, dan atmosfer gothic yang menegangkan.

Beberapa peningkatan utama dari feedback komunitas:

Alur Pertarungan Kini Lebih Dinamis

Pertempuran melawan manusia dan monster terlihat jauh lebih fluid, dengan transisi serangan yang lebih cepat dan responsif.

Penempatan Kamera Lebih Ideal

Sebelumnya sempat dikeluhkan terlalu sempit atau tidak nyaman. Kini kamera sudah di-set agar pemain bisa membaca situasi lebih jelas dalam pertarungan yang brutal.

Mekanik dan Fitur yang Disempurnakan

Dari animasi hingga interaksi lingkungan, semuanya terlihat lebih polished, membawa pengalaman RPG ke level yang lebih premium.

Cuplikan ini juga memberikan sekilas lore dunia Vale Sangora yang terasa suram, penuh darah-darah abad pertengahan, dan konflik para vampir feodal yang menggenggam kekuasaan dengan kuku besi.

Dikembangkan dengan Unreal Engine 5

Tak heran visualnya tampak begitu memukau. The Blood of Dawnwalker dibangun dengan Unreal Engine 5, memberikan lighting dramatis, tekstur detail, dan atmosfer gothic yang benar-benar menelan pemain.

Platform Rilis

The Blood of Dawnwalker akan hadir di:

  • PlayStation®5

  • Xbox Series X|S

  • PC via Steam

Informasi lebih lanjut tersedia di website resmi Dawnwalker.