Giants Software dan Sega telah mengumumkan informasi tentang jenis tanaman yang bisa ditanam di Farming Simulator 25. Tanaman ini adalah padi dan kacang polong. Padi merupakan bahan makanan pokok di wilayah Asia, termasuk Indonesia. Pemain juga nantinya bisa memilihi jenis padi yang akan ditaman, long grain atau short grain.
Dalam acara Tokyo Game Show 2024, Giant Software merilis trailer Farming Simulator 25 yang memperlihatkan wilayah bernama Hutan Pantei. Wilayah ini terinspirasi dari negara di Asia, mulai dari kehadiran tanaman padi, kerbau, dan juga alat-alat pertanian yang masih tradisional.
Farming Simulator 25 akan tersedia pada tanggal 12 November 2024 di PS5, Xbox Series, dan PC (Steam, Epic Games, dan Windows Store).
Square Enix telah mengungkap informasi baru untuk Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven. Hal yang diungkap adalah tentang konten endgame yang bisa diakses setelah pemain menyelesaikan main story dari Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven.
Pertama adalah munculnya dungeon baru bernama Dreadhome. Dalam dungeon ini pemain bisa melawan “Echoes of the Seven Heroes” yang dari tingkat kesulitan, lebih sulit dibandingkan Seven Heroes yang dilawan di main story. Jika dapat mengalahkan mereka, pemain bisa memperoleh equipment spesial yang berisi skill dari Seven Heroes.
Selain melawan Echoes of the Seven Heroes, pemain juga dapat menantang musuh bernama Dread Queen setelah menyelesaikan main story. Dread Queen merupakan pemimpin dari Termites, ras serangga berbahaya yang hidup di wilayah Savannah. Jika berhasil mengalahkan Dread Queen, pemain dapat membuka tingkat kesulitan baru yaitu Expert dan Romancing. Square Enix juga memastikan adanya mode New Game+.
Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven akan dirilis pada tanggal 24 Oktober 2024 di platform PS5, PS4, dan Nintendo Switch. Versi PC (Steam) menyusul di 25 Oktober 2024.
Informasi baru yang berkaitan dengan Star Citizen telah diungkap oleh Cloud Imperium Games. Pimpinan Cloud Imperium Games, Chris Roberts dalam acara CitizenCon yang digelar di beberapa waktu mengatakan bahwa Squadron 42 dipersiapkan untuk rilis di 2026.
Buat kalian yang belum tahu, Squadron 42 merupakan game standalone dari Star Citizen. Berbeda dengan “induknya” yang adalah game simulation bertema luar angkasa, Squadron 42 adalah game singleplayer yang memiliki alur cerita.
Dilansir dari IGN, Chris Roberts mengatakan Squadron 42 akan memiliki durasi permainan 30 hingga 40 jam. Ia dan timnya juga yakin bisa menyelesaikan Squadron 42 dengan kualitas yang dapat dipertanggung jawabkan. Sebabnya dalam acara CitizenCon, demo dari Squadron 42 mengalami masalah teknis yang bisa dibilang cukup memalukan.
“Terima kasih telah mendukung kami dan memungkinkan kami untuk membangun game yang begitu ambisius. Terlepas dari masalah crash, mungkin tidak ada game lain yang memiliki bagian prologue dengan begitu banyak adegan action,” Kata Chris Roberts.
Star Citizen merupakan salah satu proyek game paling ambisius yang pernah ada. Dimulai dengan dana crowdfunding di 2012, game ini berhasil mengumpulkan dana sampai dengan ratusan juta dollar. Namun sampai sekarang game ini tidak pernah keluar dari tahap alpha. Ditambah lagi kehadiran Squadron 42 yang mengikutsertakan bintang film Hollywood seperti Gillian Anderson, Henry Cavill, Gary Oldman, dan Mark Strong.
Siapa sangka, seorang anak berusia 5 tahun berhasil mencapai level 100 pada hari pertama Closed Beta Test (CBT) Cabal: Infinite Combo. Anak ini dengan cepat terjun ke dalam Mission War 100 vs. 100, sekaligus unjuk kemampuan dalam mengalahkan lawan-lawan yang jauh lebih berpengalaman.
Lucunya anak ini tidak pernah melihat ayahnya bermain Cabal: Infinite Combo ini, karena gamenya sendiri rilis hampir sepuluh tahun lalu. Meski begitu, ia sangat bersemangat untuk bergabung dengan ayahnya di CBT terbaru ini.
Pada awalnya hanya sekadar aktivitas untuk menghabiskan waktu bersama, berubah menjadi hobi yang penuh antusiasme saat ayah-anak bahu-membahu dalam pertempuran Mission War di Cabal: Infinite Combo. Ini membuktikan bahwa Cabal: Infinite Combo lebih dari sekadar game, tetapi juga pengalaman yang menghubungkan antar generasi, mendorong kolaborasi, dan menciptakan momen yang akan dikenang selamanya.
Pertempuran cepat dan seru dalam format 100 vs. 100 Mission Wars juga membuktikan bahwa Cabal: Infinite Combo mampu memikat pemain dari segala usia, memungkinkan semua orang menciptakan kisahnya sendiri.
CBT Cabal: Infinite Combo sedang berlangsung hingga tanggal 28 Oktober 2024, dan tersedia di perangkat iOS dan Android. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mengikuti event spesial, mendapatkan hadiah gratis, serta mengklaim kostum permanen, kendaraan eksklusif, dan gelar langka sebelum game resmi diluncurkan.
Untuk informasi lebih lengkap tentang Cabal: Infinite Combo bisa dilihat di sini.
Sega telah mengungkap informasi baru untuk Sonic X Shadow Generations. Informasi ini adalah tentang kehadiran DLC Sonic the Hedgehog 3 Movie Pack yang akan tersedia di dalam game pada tanggal 13 Desember 2024.
DLC ini memungkinkan pemain untuk bermain Sonic X Shadow Generations dengan skin eksklusif dan stage yang terinspirasi dari film Sonic the Hedgehog 3. Film ini akan tayang di bioskop pada tanggal 27 Desember 2024 dan menampilkan Keanu Reeves sebagai pengisi suara dari Shadow.
Sonic x Shadow Generations akan memiliki dua cerita. Untuk Shadow diawali oleh kebangkitan musuh besarnya, Black Doom. Untuk melawannya, Shadow harus menjelajahi Space Colony ARK. Shadow akan memiliki kekuatan bernama Chaos Control, dimana ia bisa bergerak cepat atau menghentikan waktu sementara.
Sedangkan cerita dari Sonic diawali oleh kemunculan monster bernama Time Eater. Monster ini mengacaukan waktu dan membuat Sonic harus bekerjasama dengan versi masa lalunya untuk mengalahkannya. Ketika memainkan sebagai Sonic, kalian bisa memilih untuk menggunakan versi modern atau versi klasik. Sonic modern akan menggunakan gaya dan gameplay 3D, sedangkan Sonic klasik menggunakan 2D.
Sonic X Shadow Generations dijadwalkan rilis pada 25 Oktober 2024 di PS5, PS4, Nintendo Switch, Xbox Series, Xbox One, dan PC (Steam dan Epic Games Store).
Buat kalian yang mengikuti manga atau anime dari EDENS ZERO karya Hero Mashima, bersiaplah untuk kedatangan gamenya. Konami telah mengumumkan game EDENS ZERO akan rilis di tahun 2025 untuk platform PS5, Xbox Series, dan PC.
EDENS ZERO versi game akan menggunakan gaya Action RPG dengan setting dunia open-world. Berdasarkan deskripsi dari website resminya: “Nikmati pertempuran yang memuaskan penuh dengan kombinasi serangan dan Finishing Attack menggunakan Ether Gear. Kuasai gaya bertarung unik setiap karakter, termasuk serangan jarak dekat, jarak jauh, serangan berbasis senjata, dan sihir.”
Setiap Senjata, armor, dan juga Ether Gear dapat diupgrade agar menjadi semakin kuat. Setiap karakter juga akan memiliki Signature Action yang bisa digunakan untuk mengalahkan banyak musuh dalam satu serangan.
EDENS ZERO menceritakan tentang Shiki, satu-satunya anak manusia yang dibesarkan oleh mesin di planet Granbell, dan Rebecca, seorang gadis yang mengunjungi planet tersebut, memulai perjalanan untuk menemukan “Mother,” sosok yang diyakini berada di suatu tempat di alam semesta dan mampu mengabulkan permohonan. Berpetualang di berbagai planet unik, para karakter menggunakan kekuatan khusus yang disebut Ether Gear.
Sony Interactive Entertainment telah mengumumkan tanggal rilis untuk versi PC Marvel’s Spider-Man 2. Game ini akan dirilis di Steam dan Epic Games Store pada tanggal 30 Januari 2025. Pembuatan versi porting untuk PC akan dilakukan oleh Nixxes Software.
Berawal dari Marvel’s Spider-Man Remastered dan Marvel’s Spider-Man: Miles Morales, kami sangat antusias untuk melanjutkan kolaborasi ini dan menghadirkan Marvel’s Spider-Man 2 ke PC dengan serangkaian fitur yang ditingkatkan,” Kata Julian Huijbregts, Community Manager Nixxes Software.
Marvel’s Spider-Man 2 versi PC akan dijual dalam dua edisi, standard dan digital deluxe. Untuk edisi standard akan berisi tambahan semua update dari waktu Marvel’s Spider-Man 2 rilis pertama kali di PS5. Sedangkan untuk digital deluxe akan berisi kostum ekslusif tambahan. Detailnya bisa dilihat di sini. Game ini juga akan mendapatkan tambahan fitur setting untuk grafis, yaitu lebih memaksimalkan ray-tracing dan juga fitur-fitur lainnya.
Marvel’s Spider-Man 2 pertama kali dirilis di tahun 2023 di PS5. Game ini menceritakan tentang Peter Parker dan Miles Morales yang berhadapan dengan Venom.
Steam dan Epic Games Store (EGS) adalah dua platform utama untuk bermain game di PC, masing-masing dengan kelebihan dan fitur uniknya. Meskipun EGS menawarkan beberapa keuntungan, seperti game gratis dan eksklusif, Steam tetap menjadi pilihan favorit banyak gamer.
Dalam artikel ini, kita akan membahas lima fitur penting di Steam yang tidak tersedia di Epic Games Store. Fitur-fitur ini memberikan Steam keunggulan tersendiri dalam pengalaman bermain game.
1. Workshop dan Modding
Steam Workshop adalah fitur yang memungkinkan pemain untuk mengunduh, berbagi, dan mengelola modifikasi (mod) untuk game tertentu. Ini memberikan akses langsung ke berbagai konten buatan pengguna, seperti skin, senjata, dan level baru.
Dengan dukungan modding yang kuat, banyak game di Steam dapat diperluas dan disesuaikan sesuai preferensi pemain. Fitur ini tidak hanya memperpanjang umur game tetapi juga memperkaya pengalaman bermain. Sementara itu, Epic Games Store belum memiliki sistem serupa untuk mendukung modding secara langsung.
2. Review dan Ulasan Pengguna
Steam memiliki sistem review yang komprehensif, memungkinkan pengguna untuk memberikan ulasan dan penilaian terhadap game yang mereka mainkan. Sistem ini membantu pemain lain untuk membuat keputusan berdasarkan pengalaman orang lain.
Ulasan dapat mencakup berbagai aspek, seperti gameplay, grafik, dan performa. Selain itu, Steam juga menampilkan fitur “Most Helpful Reviews,” sehingga pemain dapat dengan mudah menemukan ulasan yang paling berguna. Di sisi lain, Epic Games Store masih mengembangkan sistem ulasan yang lebih terbatas dan kurang interaktif.
3. Fitur Remote Play
Steam menawarkan fitur Remote Play yang memungkinkan pemain untuk bermain game di perangkat lain melalui streaming. Fitur ini memudahkan gamer untuk mengakses game mereka dari perangkat mobile atau PC lain tanpa harus memiliki perangkat keras yang kuat.
Pengguna dapat mengundang teman untuk bergabung dalam permainan mereka secara online, menciptakan pengalaman multiplayer yang lebih menyenangkan. Meskipun Epic Games Store memiliki opsi untuk bermain jarak jauh, fungsionalitas Steam lebih terintegrasi dan lebih mudah digunakan.
4. Pustaka Game yang Dapat Dikelola
Steam menyediakan kemampuan untuk mengelola pustaka game yang sangat baik. Pengguna dapat mengatur game mereka ke dalam kategori dan koleksi yang berbeda, memudahkan navigasi. Fitur ini juga memungkinkan gamer untuk menandai game yang ingin dimainkan, atau menyembunyikan game yang sudah tidak ingin dilihat lagi.
Selain itu, Steam memungkinkan pengguna untuk memfilter game berdasarkan status, seperti “sedang dimainkan” atau “belum dimainkan.” Epic Games Store belum memiliki sistem pengelolaan pustaka yang sekomprehensif ini, sehingga pengguna mungkin kesulitan menemukan game tertentu.
5. Event dan Fitur Komunitas
Steam memiliki fitur komunitas yang kaya, termasuk forum diskusi, grup, dan event khusus. Pengguna dapat bergabung dengan komunitas game untuk berdiskusi, berbagi tips, atau mengikuti event tertentu. Steam juga sering mengadakan event khusus, seperti Steam Sale, yang menawarkan diskon besar-besaran.
Fitur ini menciptakan pengalaman sosial yang lebih mendalam bagi pemain. Sementara Epic Games Store memiliki fitur komunitas yang lebih terbatas, interaksi sosial di Steam jauh lebih aktif dan beragam.
Itulah 5 fitur yang dimiliki oleh Steam, tetapi tidak dimiliki oleh Epic Games Store. Menurut kalian apakah fitur-fitur tersebut penting?
Infinix hari ini mengumumkan peluncuran Infinix HOT 50 Pro+ (dibaca: HOT 50 Pro Plus) di Indonesia yang akan berlangsung pada 24 Oktober mendatang. Dirancang dengan inovasi desain revolusioner dan durabilitas tinggi, Infinix HOT 50 Pro+ dilengkapi dengan 3D-Curved SlimEdge Design tertipis di dunia, serta perlindungan Corning® Gorilla® Glass dan sertifikasi TÜV SÜD 60-Month Fluency. Selain itu, dua varian lain dari HOT 50 Series, yaitu Infinix HOT 50 dan Infinix HOT 50 5G, juga turut diluncurkan pada 24 Oktober.
Seiring momen jelang peluncuran HOT 50 Pro+, Infinix resmi menggandeng JKT48 sebagai Brand Ambassador Infinix Indonesia. Menjadi kolaborasi perdana Infinix Indonesia dan JKT48 di tahun ini, HOT 50 Pro+ mengusung tagline “Beautiful Beast, Tipis Tapi Sadis” yang merepresentasikan keunggulan desain tipis yang manis serta performa chipset sadis yang diusung Infinix HOT 50 Pro+.
Sergio Ticoalu selaku Head of Marketing Infinix Indonesia menyatakan “Sejak rumor global beberapa waktu kemarin, Infinix HOT 50 Pro+ sudah sangat diantisipasi kehadirannya bagi para XFans di Indonesia. Apalagi, banyak fitur dan inovasi yang akan hadirkan di HOT 50 Pro+ dan HOT 50 Series lainnya yang semakin ditingkatkan dari produk HOT Series Infinix sebelumnya baik desain, durabilitas, serta performance”.
Siap Usung Layar Lengkung 3D Tertipis di Dunia
Infinix HOT 50 Pro+ akan menghadirkan desain futuristik dengan konfigurasi kamera terbaru, serta Infinix TitanWing Architecture + Titan Armor Protection yang membuat HOT 50 Pro+ semakin ergonomis dan ringan di genggaman. Selain warna Titanium Grey, HOT 50 Pro+ akan hadir dalam pilihan warna Sleek Black dan Dreamy Purple dengan tampilan yang tak kalah elegan.
Inovasi terbesar dari Infinix HOT 50 Pro+ ada pada 6.8mm SlimEdge Design yang menjadikan HOT 50 Pro+ menjadi smartphone 3D-Curved design tertipis di dunia saat ini. Dilengkapi teknologi dan perlindungan Corning® Gorilla® Glass, Infinix HOT 50 Pro+ tahan percikan air dan debu dengan rating IP54, menjadikannya pilihan yang kuat dan tahan lama untuk pengguna.
Infinix HOT 50 & HOT 50 5G – Desain Stylish dengan Performa ‘Sadis’
Menambah semarak peluncuran HOT 50 Pro+ pada 24 Oktober mendatang, Infinix juga akan memperkenalkan dua varian lainnya dalam seri HOT 50, yaitu Infinix HOT 50 dan Infinix HOT 50 5G. Infinix HOT 50 akan dilengkapi prosesor Helio G100 dengan layar beresolusi tinggi FHD+ Always-On Bright Display, serta Refresh Rate 120Hz yang memberikan pengalaman gaming dan hiburan lainnya yang semakin nyaman.
Sementara itu, varian 5G dari HOT 50 Series, Infinix HOT 50 5G akan didukung prosesor Dimensity 6300 5G, kapasitas memori hingga 256GB, serta kamera utama beresolusi 48MP yang telah menggunakan sensor Sony IMX582, menawarkan kecepatan dan kualitas foto yang semakin memuaskan. Sebagai bagian dari famili HOT 50 Series, desain stylish yang ringan, tipis, dan nyaman digenggam juga menjadi karakteristik desain HOT 50 dan HOT 50 5G.
Infinix HOT 50 Pro+, HOT 50, dan HOT 50 5G telah meraih sertifikasi TÜV SÜD 60-Month Fluency, yang menjamin performa mulus hingga 5 tahun atau 60 bulan. Pencapaian ini menjadikan ketiga varian HOT 50 Series sebagai smartphone pertama yang mendapatkan sertifikasi tersebut. Selain itu, ketiga varian ini juga dilengkapi fitur cerdas terbaru dari Infinix AI, yang menghadirkan berbagai terobosan untuk memaksimalkan pengalaman penggunaan sehari-hari.
“Peluncuran HOT 50 Pro+ merupakan langkah penting dalam memperkenalkan inovasi dan pendekatan produk terbaru dari Infinix, yang lebih inklusif dan kompetitif. Kami juga telah mempersiapkan berbagai kejutan sepanjang kampanye dan pada hari peluncuran 24 Oktober, yang tentunya akan menjadi momen yang menarik bagi para pengguna,” tambah Sergio.
Nantikan peluncuran Infinix HOT 50 Pro+, HOT 50, dan HOT 50 5G, serta rangkaian kejutan lainnya dari Infinix dan JKT48 pada 24 Oktober 2024. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi media sosial Infinix Indonesia di sini.
Krafton bersama dengan Unknown Worlds Entertainment telah resmi mengumumkan Subnautica 2 di acara Xbox Partner Preview. Game ini rencananya akan dirilis dalam bentuk Early Access di 2025 untuk platform Xbox Series dan PC (Steam, Epic Games Store, dan Microsoft Store).
Subnautica 2 masih meneruskan game pertamanya dengan menggunakan gaya sandbox multiplayer dengan elemen survival. Perbedaannya adalah latar dari game ini yang berada di dunia lain, berbeda dengan game pertamanya. Beragam jenis “ikan aneh” akan muncul di game ini, mulai dari yang kecil sampai dengan yang raksasa atau disebut sebagai Leviathan.