Home Blog Page 15

Granblue Fantasy Versi Steam Diumumkan, Punya Layout UI yang Berbeda

0
Granblue Fantasy Versi Steam Diumumkan, Punya Layout UI yang Berbeda

Granblue Fantasy versi Steam resmi diumumkan oleh Cygames bersama studio CyDesignation. RPG online legendaris ini akan rilis di Steam secara global pada tanggal 10 Maret 2026, bertepatan dengan ulang tahun Granblue Fantasy yang ke-12.

Detail Granblue Fantasy Versi Steam

Granblue Fantasy Versi Steam Layout UI

Granblue Fantasy versi Steam memungkinkan pemain yang berada di luar Jepang untuk memainkan game ini secara resmi. Versi ini juga akan mendapatkan penyesuaian tampilan UI. Layout game akan dirancang ulang agar sesuai dengan rasio 16:9, berbeda dari orientasi vertikal yang digunakan pada versi Mobage, GREE, DMM, maupun Yahoo!.

Namun akan ada pembatasan wilayah. Versi Steam tidak tersedia di beberapa wilayah tertentu, termasuk Jepang. Cygames juga menegaskan bahwa pemain tidak bisa menggunakan akun lama dari Mobage, GREE, DMM, atau Yahoo! untuk memainkan versi Steam. Data permainan juga tidak bisa dihubungkan antara akun Steam dengan akun-akun tersebut.

Dari sisi bahasa, versi Steam hanya mendukung bahasa Jepang dan Inggris.

Sekilas Tentang Granblue Fantasy

Granblue Fantasy pertama kali rilis pada 10 Maret 2014 hanya di Jepang, dan bisa diakses lewat App Store, Google Play, AndApp, dan masih banyak lagi. Dalam game ini pemain akan menjadi Skyfarer, petualang yang menjelajahi dunia pulau-pulau melayang di angkasa dengan kapal udara.

Granblue Fantasy menggunakan sistem turn-based dengan berbagai mekanisme, mulai dari skill, chain attack, chain burst, hingga elemen. Game ini juga memiliki mode co-op raid real-time, ditambah lebih dari 70 job class dengan berbagai jenis senjata untuk berbagai variasi gaya bermain.

Franchise ini juga sudah mendapatkan versi spin-off mulai dari versi game action RPG Granblue Fantasy: Relink, dan juga game fighting Granblue Fantasy: Versus.

Bagaimana menurut kalian?

Promo Final Fantasy Rebirth Separuh Harga Berlangsung di PlayStation Store dan Steam

0
Promo Final Fantasy Rebirth Separuh Harga Berlangsung di PlayStation Store dan Steam

Promo Final Fantasy Rebirth dengan diskon sampai dengan 50% persen sedang berjalan di PlayStation Store dan juga Steam Winter Sale. Promo ini merupakan rangkaian dari Holiday Sale Part 1 yang digelar oleh Square Enix dari tanggal 24 Desember 2025 sampai awal Januari 2026.

Penawaran ini tersedia di PlayStation Store, Nintendo eShop, dan juga Steam, dengan game yang berbeda-beda. Ini adalah kesempatan bagi gamer untuk mendapatkan versi digital berbagai judul game populer Square Enix dengan harga lebih terjangkau.

Promo berlangsung dengan jadwal berbeda di tiap platform: PlayStation 5 dan 4 hingga 7 Januari 2026, Steam hingga 5 Januari 2026, serta Nintendo Switch hingga 8 Januari 2026. Beberapa judul tertentu hanya tersedia sampai 4 Januari 2026.

Promo Final Fantasy Rebirth di Holiday Sale

Highlight dari event ini adalah promo Final Fantasy Rebirth yang bisa mendapatkan potongan harga hingga 50% di PlayStation 5 dan PC (Steam). Versi PC game kedua dari versi remake Final Fantasy VII ini baru rilis di awal 2025. Kami memberikan review 4 dari 5 bintang.

Tidak hanya itu, paket Final Fantasy VII Remake & Rebirth Twin Pack juga ikut didiskon 50%, memberikan opsi menarik bagi gamer yang ingin menikmati keseluruhan saga terbaru.

Selain itu, sejumlah game Square Enix lainnya juga masuk daftar. Final Fantasy XVI mendapat potongan hingga 50% khusus di PlayStation 5, sementara Triangle Strategy dan Octopath Traveler II menawarkan diskon hingga 60%. Seri klasik seperti Dragon Quest III HD-2D Remake dan Dragon Quest XI S: Definitive Edition juga tersedia dengan potongan harga 40–50%.

Bagaimana menurut kalian?

Detail Update Besar Phantasy Star Online 2 New Genesis di Awal Tahun 2026

0
Detail Update Besar Phantasy Star Online 2 New Genesis di Awal Tahun 2026

Phantasy Star Online 2 New Genesis akan menghadirkan update besar mulai Januari 2026. Melalui acara NGS Headline Wave yang barusan tayang, Sega mengumumkan bahwa pemain akan mendapatkan event Super Genesis Festival ’25 bagian kedua, quest baru, combat sector baru, hingga peningkatan armor.

Semua konten baru ini akan tersedia secara global dan tetap sejalan dengan server Jepang.

Super Genesis Festival ’25 di Phantasy Star Online 2 New Genesis

Event musiman Super Genesis Festival ’25 akan dimulai pada 1 Januari 2026. Central City akan dihiasi dekorasi Tahun Baru, sementara Region Mags tampil dengan kostum musim dingin. Karakter Xiandy juga hadir dengan gaya après-ski untuk menemani investigasi musuh di Halpha.

Pemain bisa menukar Seasonal Points dengan item menarik seperti Build Parts bertema kuliner Jepang, senjata aksesori Deser Gunblade, hingga tiket SP Scratch Festival. Selain itu, tersedia Limited-time Tasks yang memberikan hadiah berupa N-Master Cubes, Arms Refiner II, dan Tech Arts Customization Disc.

Update Quest dan Combat Sector Baru

Pada 7 Januari 2026, Phantasy Star Online 2 New Genesis menambahkan Altered Battle Line: Tundra Area Gorge. Mode ini menantang pemain menghadapi High Enemies melalui PSE Bursts dan Trials baru. Dua buff kemampuan baru juga hadir, memberikan efek kuat saat melakukan Sidestep. Pada tanggal yang sama, Trigger Quest “Drill: Luther, Emergent Created Conqueror” akan tersedia hingga 4 Februari 2026.

Limited-time Quest dan Armor 14-Star

Quest terbatas “Drill: Three-Way Race” akan hadir pada 21 Januari 2026. Hingga 12 pemain bisa bekerja sama di tiga jalur berbeda untuk melemahkan bos utama. Hadiah berupa tiket SP Scratch Festival dan gelar khusus menanti mereka yang menyelesaikan tantangan. Selain itu, armor Fortscha 13-star kini bisa ditingkatkan menjadi 14-star Belfes Armor atau Belfes Armor: Vio. Keduanya memberikan peningkatan potensi senjata 8% serta resistensi tambahan, dengan fokus berbeda pada HP dan PP.

Bagaimana menurut kalian?

Seri OCTOPATH TRAVELER Tembus 6 Juta Kopi Terjual, Square Enix Rayakan dengan Diskon 60%

0

Square Enix resmi mengumumkan bahwa seri OCTOPATH TRAVELER telah mencatat pencapaian besar dengan total penjualan dan unduhan digital lebih dari 6 juta kopi di seluruh dunia. Angka ini mencakup OCTOPATH TRAVELER, OCTOPATH TRAVELER II, serta OCTOPATH TRAVELER 0, dan menegaskan status seri ini sebagai salah satu RPG modern paling sukses dalam beberapa tahun terakhir.

Seri OCTOPATH TRAVELER saat ini tersedia di berbagai platform, termasuk Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, PlayStation 5, PlayStation 4, Xbox Series X|S, Xbox One, Steam, Windows, dan Epic Games Store, menjadikannya RPG yang mudah diakses oleh pemain lintas ekosistem.

Rayakan 6 Juta Kopi Terjual, OCTOPATH TRAVELER Diskon 60%

Sebagai bentuk perayaan, Square Enix menggelar promo diskon besar hingga 60% untuk versi digital OCTOPATH TRAVELER dan OCTOPATH TRAVELER II di berbagai platform tertentu.

  • OCTOPATH TRAVELER – Diskon 60%

  • OCTOPATH TRAVELER II – Diskon 60%

Setiap judul dalam seri ini memiliki cerita yang berdiri sendiri, sehingga pemain dapat menikmati salah satunya tanpa harus memainkan game sebelumnya. Bagi kalian yang belum pernah mencicipi dunia Orsterra dan Solistia, ini adalah momen paling ideal untuk mulai bermain.

Catatan: Ketersediaan promo, periode diskon, dan harga dapat berbeda di setiap platform. Pastikan untuk memeriksa halaman toko masing-masing sebelum membeli.

Daya Tarik Utama Seri OCTOPATH TRAVELER

Sejak pertama kali dirilis pada tahun 2018, OCTOPATH TRAVELER langsung mencuri perhatian berkat gaya visual khas HD-2D, sebuah perpaduan unik antara pixel art klasik dan teknologi 3DCG modern. Pendekatan visual ini kemudian menjadi ciri khas dan identitas kuat seri tersebut.

Cerita dalam OCTOPATH TRAVELER berfokus pada delapan karakter utama, masing-masing dengan latar belakang, motivasi, dan perjalanan hidup yang berbeda. Pemain bebas menentukan urutan cerita, rute petualangan, serta pilihan karakter, menciptakan pengalaman RPG yang sangat personal.

“Ke mana kamu akan pergi? Apa yang akan kamu lakukan? Kisah siapa yang akan kamu hidupkan?”
Semua pilihan sepenuhnya berada di tangan pemain.

Tentang OCTOPATH TRAVELER 0

OCTOPATH TRAVELER 0 saat ini sudah tersedia dan menjadi bagian penting dari pencapaian penjualan global seri ini.

Detail singkat OCTOPATH TRAVELER 0:

  • Genre: RPG

  • Pemain: 1 orang

  • Platform: Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PS5, PS4, Xbox Series X|S, Steam®, Windows

  • Bahasa:

    • Voice: Jepang, Inggris

    • Subtitle: Jepang, Inggris

  • Edisi: Standard Edition, Digital Deluxe Edition, Collector’s Edition

Tentang OCTOPATH TRAVELER II

Sebagai sekuel, OCTOPATH TRAVELER II menyempurnakan formula pendahulunya dengan cerita yang lebih matang, eksplorasi dunia yang lebih luas, serta peningkatan sistem gameplay.

Detail singkat OCTOPATH TRAVELER II:

  • Genre: RPG

  • Pemain: 1 orang

  • Platform: Nintendo Switch, PS4, PS5, Xbox Series X|S, Xbox One, Steam®, Windows

  • Bahasa:

    • Voice: Inggris, Jepang

    • Subtitle: Inggris, Jepang, Tionghoa (Sederhana & Tradisional), Korea

Tentang OCTOPATH TRAVELER (Seri Pertama)

Judul pertama ini menjadi fondasi kesuksesan seri OCTOPATH TRAVELER dan tetap relevan hingga kini berkat desain gameplay klasik turn-based RPG yang solid.

Detail singkat OCTOPATH TRAVELER:

  • Genre: RPG

  • Pemain: 1 orang

  • Platform: Nintendo Switch, PS4, PS5, Xbox One, Steam®, Windows, Epic Games Store

  • Bahasa:

    • Voice: Inggris, Jepang

    • Subtitle: Inggris, Jepang, Tionghoa (Sederhana & Tradisional), Korea

Dengan pencapaian lebih dari 6 juta kopi terjual secara global, seri OCTOPATH TRAVELER membuktikan bahwa RPG klasik dengan sentuhan modern masih memiliki tempat istimewa di hati para gamer. Dukungan multi-platform, visual HD-2D yang ikonik, serta kebebasan dalam menentukan alur cerita menjadi kombinasi kuat yang membuat seri ini terus diminati.

Ditambah dengan diskon 60% untuk waktu terbatas, ini adalah kesempatan emas bagi pemain baru maupun veteran RPG untuk menyelami dunia OCTOPATH TRAVELER.

Kreator Call of Duty Vince Zampella Meninggal Dunia Karena Kecelakaan

0
Kreator Call of Duty Vince Zampella Meninggal Dunia Karena Kecelakaan

Vince Zampella, kreator dari franchise Call of Duty sekaligus pimpinan dari DICE telah meninggal dunia. Penyebabnya adalah akibat kecelakaan mobil fatal di Los Angeles, Amerika Serikat pada hari Minggu (21/12) waktu setempat. Kepergian Vince meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi industri game, tetapi juga bagi gamer di seluruh dunia

Kronologi Tragedi Vince Zampella

Dikutip dari Republika, kepolisian setempat telah menerbitkan laporan dari kecelakaan naas yang menimpa Vince Zampella. Tragedi ini terjadi ketika Vince sedang mengemudikan Ferrari 296 GTS keluaran 2026 berwarna merah. Mendadak ia kehilangan kendali setelah keluar dari terowongan. Mobil tersebut lalu menghantam pembatas beton dengan keras, dan terbakar.

Vince langsung dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara seorang penumpang lain sempat dilarikan ke rumah sakit namun tidak selamat.

Perjalanan Karier

Perjalanan karier Zampella dimulai pada 2002, ketika ia mendirikan Infinity Ward dan melahirkan Call of Duty. Setelah berselisih dengan Activision, ia lalu keluar dan mendirikan Respawn Entertainment pada 2010, menghasilkan Titanfall, Apex Legends, dan Star Wars Jedi: Fallen Order.

Ketika EA mengakuisisi Respawn, Vince lalu dipindahtugaskan untuk memimpin DICE sekaligus menjadi kepala dari pengembangan Battlefield.

Bagaimana menurut kalian?

Cara Daftar NTE CBT, Cukup Isi Data dan Kuesioner

0
Cara Daftar NTE CBT, Cukup Isi Data dan Kuesioner

Hotta Studio telah mengumumkan dibukanya pendaftaran untuk mengikuti NTE CBT. Tes berjudul Co-Ex (Co-Existence) Test ini akan hadir di Mobile, PC, dan juga PS5. Seperti tes yang sebelumnya, pemain yang beruntung terpilih secara acak akan bisa mengikuti tes, dimana nanti developer akan meminta masukan untuk menyempurnakan game NTE atau Neverness To Everness.

Cara Mendaftar NTE CBT

Untuk ikut serta dalam NTE CBT, pemain wajib membuat akun di website resmi dan mengisi data serta kuesioner pendaftaran. Pemain yang beruntung nantinya akan dihubungi oleh developer melalui email.

Satu syarat lagi yang harus diikuti adalah mengikuti spesifikasi yang diminta. Untuk perangkat PC, NTE CBT membutuhkan sistem operasi Windows 10 64-bit atau versi lebih baru. Spesifikasi minimum mencakup prosesor Intel Core i7-10700 generasi ke-10, kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 1660 atau setara, serta RAM 16GB. Sementara itu, rekomendasi terbaik adalah menggunakan prosesor Intel Core i7-12700 generasi ke-12 atau lebih tinggi, kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 3060 ke atas, dan RAM minimal 16GB atau lebih besar untuk pengalaman bermain yang lebih lancar.

Untuk perangkat Android, spesifikasi minimum yang dibutuhkan adalah prosesor Snapdragon 855 atau chip MediaTek dengan performa setara, RAM 6GB, serta sistem operasi Android 10.0 atau lebih baru. Untuk rekomendasi, game ini akan berjalan lebih optimal dengan prosesor Snapdragon Gen2 atau Gen3, atau chip MediaTek dengan performa sekelas, tetap dengan RAM 6GB ke atas dan sistem operasi Android 10.0 atau lebih tinggi.

Sedangkan untuk perangkat iOS, syarat minimum adalah iPhone 12 Pro Max dengan RAM 6GB dan sistem operasi iOS 15.0. Rekomendasi perangkat yang lebih ideal adalah iPhone 14 Pro atau model yang lebih canggih, dengan RAM 6GB ke atas dan sistem operasi iOS 16.0 atau versi lebih baru.

Dalam NTE CBT, developer akan membuka fitur cross-play dengan cross-platform yang dapat disinkronkan antara PC, mobile, dan konsol. Game ini mendukung sembilan bahasa, termasuk Inggris, Spanyol, dan Prancis, dengan empat bahasa utama yang dilengkapi voice over.

Untuk informasi, progress selama tes nantinya akan dihapus setelah periode tes berakhir dan fitur pembelian dalam game juga tidak tersedia pada fase ini.

Neverness To Everness masih belum memiliki tanggal rilis resmi.

PATAPON 1+2 REPLAY Dapat Update Gratis, Hadirkan Mode Boss Rush Challenge yang Lebih Menantang

0

Bandai Namco Entertainment Asia resmi mengumumkan update gratis terbaru untuk PATAPON 1+2 REPLAY, paket remaster dari dua game ritme legendaris PATAPON dan PATAPON 2. Update ini menghadirkan konten baru berupa Boss Rush Challenge Mode, memberikan tantangan segar bagi para pemain yang ingin menguji kemampuan dan strategi mereka memimpin pasukan Patapon.

Update gratis ini sudah tersedia sekarang juga di PlayStation®5, Nintendo Switch™, dan PC melalui Steam®. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Bandai Namco juga merilis trailer terbaru yang memperlihatkan sekilas gameplay Boss Rush Challenge dan intensitas pertarungan melawan deretan bos ikonik.

Boss Rush Challenge: Uji Ritme dan Strategi di Level Tertinggi

Mode Boss Rush Challenge memungkinkan pemain menghadapi serangkaian bos secara beruntun tanpa jeda panjang, menuntut konsistensi ritme, ketepatan komando, serta pemilihan komposisi Patapon yang tepat. Mode ini dirancang khusus untuk pemain berpengalaman yang ingin menguji sejauh mana pemahaman mereka terhadap sistem ritme dan strategi unik PATAPON.

Setiap bos memiliki pola serangan berbeda, sehingga pemain harus benar-benar menguasai tempo pukulan drum dan menyesuaikan formasi pasukan secara cepat. Boss Rush menjadi tambahan yang sangat pas untuk meningkatkan replay value, sekaligus memperpanjang umur permainan bagi para penggemar lama.

Diskon Spesial Akhir Tahun untuk PATAPON 1+2 REPLAY

Selain update gratis, Bandai Namco juga mengumumkan diskon spesial di berbagai platform digital. Ini menjadi momen ideal bagi pemain baru yang ingin menjajal petualangan ritmis Patapon.

  • Nintendo eShop: 17 Desember 2025 – 11 Januari 2026 (Diskon 20%)

  • Steam®: 18 Desember 2025 – 5 Januari 2026 (Diskon 34%)

  • PlayStation™ Store: 22 Desember 2025 – 5 Januari 2026 (Diskon 20%)

Dengan potongan harga ini, pemain bisa langsung bergabung dalam perjalanan epik memimpin Patapons menuju Earthend, tujuan legendaris yang menjadi inti kisah seri ini.

Apa Itu PATAPON 1+2 REPLAY?

PATAPON 1+2 REPLAY adalah paket remaster dari dua game klasik yang pertama kali dirilis pada 2007 dan 2008. Game ini dikenal sebagai salah satu judul paling unik di era PlayStation Portable berkat perpaduan ritme musik dan strategi real-time yang ikonik.

Pemain berperan sebagai The Mighty One, sosok dewa yang memimpin makhluk bermata satu bernama Patapons menggunakan irama empat drum. Setiap kombinasi pukulan drum akan memicu perintah berbeda, mulai dari bergerak, menyerang, bertahan, hingga mengaktifkan kemampuan khusus.

Beragam Kelas Patapon dengan Peran Unik

Dalam petualangannya, pemain dapat merekrut berbagai kelas Patapon, masing-masing dengan peran dan gaya bertarung berbeda, seperti:

  • Hatapon – Pemimpin pasukan yang membawa bendera dan menjaga semangat tim

  • Tatepon – Patapon bertameng yang melindungi barisan depan

  • Yumipon – Penyerang jarak jauh dengan busur panah

Mengombinasikan berbagai kelas ini menjadi kunci utama untuk menaklukkan setiap stage dan menghadapi musuh yang semakin menantang.

Kontrol Sederhana, Strategi yang Dalam

Salah satu kekuatan utama PATAPON adalah kontrolnya yang sangat mudah dipelajari, namun menawarkan kedalaman strategi yang memuaskan. Pemain hanya perlu menjaga ritme pukulan drum, namun tetap harus berpikir cepat untuk menyesuaikan perintah sesuai situasi pertempuran.

Setiap keputusan—kapan menyerang, bertahan, atau mundur—ditentukan oleh tempo dan konsistensi irama, menjadikan PATAPON pengalaman bermain yang unik dan adiktif.

Replayability Tinggi dengan Sistem Crafting yang Luas

PATAPON 1+2 REPLAY juga dibekali sistem crafting dan pengembangan pasukan yang mendalam. Pemain dapat mengumpulkan material langka dari stage dan mini-game untuk menciptakan Patapon baru serta meningkatkan kemampuan mereka.

Tersedia lebih dari 400 jenis senjata dan perlengkapan, memungkinkan pemain membangun pasukan Patapon sesuai gaya bermain masing-masing dan menghadapi berbagai tantangan serta musuh kuat.

Fitur Pendukung Baru yang Lebih Ramah Pemain

Versi remaster ini menghadirkan sejumlah fitur pendukung modern, seperti:

  • Tiga tingkat kesulitan (Easy, Normal, Hard)

  • Penyesuaian timing untuk ritme drum

  • Tampilan perintah yang selalu aktif

Fitur-fitur ini dirancang untuk menjaga keaslian pengalaman PATAPON, sekaligus membuatnya lebih mudah diakses oleh pemain baru tanpa mengurangi tantangan bagi veteran.

Dengan hadirnya Boss Rush Challenge Mode, update gratis ini membuat PATAPON 1+2 REPLAY semakin kaya konten dan layak dimainkan kembali. Ditambah dengan diskon besar di berbagai platform, ini adalah waktu yang tepat untuk kembali memukul drum, memicu Fever, dan memimpin Patapons dalam perjalanan epik menuju Earthend.

Review ASUS ROG Harpe II Ace: Meneruskan Tradisi yang Sudah Ada

0
Review ASUS ROG Harpe II Ace thumbnail

Menghabiskan selama beberapa minggu dengan ASUS ROG Harpe II Ace membuat kami merasakan pengalaman yang cukup beragam. Secara mayoritas kami puas dengan apa yang disajikan oleh mouse ini. Meski sebetulnya sebagai lanjutan dari lini Harpe, mouse ini terlalu berbeda dengan pendahulunya.

Tapi bukan berarti tidak ada pembaruan di mouse ini. Ada sejumlah penyempurnaan dan optimalisasi yang ditujukan untuk gamer kompetitif.

Berikut adalah pengalaman yang kami rasakan selama menggunakan versi review ASUS ROG Harpe II Ace.

Unboxing

Review ASUS ROG Harpe II Ace unboxing

Isi dari paket penjualan mouse ini kurang lebih sama dengan mouse gaming ASUS ROG yang lain. Selain unit mouse, ada kabel USB-Type C ke Type A untuk charging, extender receiver, sticker ROG, cadangan mouse feet berbahan PTFE, serta grip tape atau anti slip tambahan.

Kebetulan unit yang kami gunakan memiliki warna putih, meski sebetulnya kami lebih menyukai warna hitam karena tidak cepat kotor.

Dari Segi Desain

Review ASUS ROG Harpe II Ace desain

Berbicara soal bobot, ASUS ROG Harpe II Ace memiliki berat 48 gram. Bobot ini masuk dalam kategori ringan untuk standar mouse gaming saat ini. Desain mousenya sederhana dan pastinya ergonomis, masih meneruskan tradisi dari lini Harpe Ace. Jika kalian suka mouse gaming yang low profile, mouse ini mungkin cocok dengan selera kalian.

Selama mencoba kami tidak terlalu merasakan perbedaan dengan lini sebelumnya. Tapi ada beberapa perubahan kecil seperti bentuk tombol atas yang sedikit berbeda, tombol samping lebih tipis dengan lengkungan lebih dalam, hump yang lebih rendah, serta permukaan PTFE yang lebih luas. Fitur RGB juga tersedia khusus di bagian tombol scroll.

Review ASUS ROG Harpe II Ace tombol depan atas

Mouse ini hanya memiliki dua tombol samping. Untuk bagian bawah kalian bisa menemukan fitur pengaturan DPI secara manual, pairing, serta pengaturan konektivitas. Mouse ini sendiri mendukung tiga tipe konektivitas, yaitu dengan kabel, Bluetooth, atau dengan 2.4 GHz RF.

Review ASUS ROG Harpe II Ace bagian belakang

Kalian juga bisa menemukan slot untuk dongle wireless di bagian bawah. Namun kali ini ASUS sudah mengatur keletakannya untuk memberikan ruang lebih besar PTFE.

Review ASUS ROG Harpe II Ace Dari Segi Performa

Dalam penggunaan sehari-hari, ASUS ROG Harpe II Ace terasa nyaman. Selain bobotnya yang ringan, mouse ini juga cocok untuk berbagai gaya grip, mulai dari claw, palm, maupun fingertip. Ukuran mouse juga terasa pas di telapak tangan.

Dari segi sensitivitas, Harpe II Ace tetap terasa cepat dan responsif berkat sensor AimPoint Pro dan teknologi ROG SpeedNova 8K. Polling rate mouse juga bisa didorong menjadi 8000Hz tanpa menggunakan booster tambahan.

Caranya adalah dengan mengaktifkan fitur Zone. Cukup dengan menekan kedua tombol samping dan tombol DPI selama tiga detik, mouse akan secara otomatis berubah ke dalam mode Zone. Dalam mode ini mouse akan memaksimalkan performa dengan mematikan RGB, mengaktifkan polling rate tertinggi yaitu sampai 8000Hz, dan mengubah sensor ke mode always-on. Fitur ini jelas ditujukan bagi gamer kompetitif yang ingin performanya maksimal tanpa kompromi.

Performa tracking mouse juga sangat baik. Harpe II Ace tetap mampu melaju dan merespon secara cepat di berbagai permukaan, mulai dari kain, kayu, hingga kaca.

Dari sisi daya tahan baterai, ASUS mengklaim mouse ini mampu bertahan hingga 101 jam pada polling rate 1000Hz. Dalam pengujian kami mencoba menggunakan mode Zone, mouse ini bisa bertahan selama 78 jam penggunaan (Rata-rata 6 jam per hari). Hasil ini tetap tergolong baik.

Hal yang lebih menyenangkan adalah sama seperti ASUS ROG Azoth X, kalian tidak perlu menginstal Armory Crate untuk kustomisasi mouse. Semua pengaturan bisa dilakukan dengan website melalui Gear Link, mulai dari mengatur DPI, polling rate, kontrol RGB, hingga optimasi baterai.

Kesimpulan Review ASUS ROG Harpe II Ace

Kesimpulan kami dari review ASUS ROG Harpe II Ace adalah mouse ini merupakan mouse gaming yang cepat, ringan, dan bertenaga. Desainnya ergonomis dan cocok untuk semua tipe. Sebuah pilihan yang solid bagi gamer kompetitif.

Tambahan mode Zone juga sangat mendukung bagi gamer yang ingin lebih mengedepankan performa, dibandingkan visual. Ditambah daya tahan baterai yang awet.

Kekurangan mouse ini menurut kami adalah sebagai penerus dari lini Harpe adalah masih minimnya inovasi. Jika lini baru dan yang lama tidak berbeda jauh keunggulannya, untuk apa ganti ke versi terbaru?

Game Vin Diesel Ark 2 Ditunda Rilisnya Sampai 2028

0
Game Vin Diesel Ark 2 Ditunda Rilisnya Sampai 2028

Masih ingat dengan sekuel dari game Ark: Survival Evolved, Ark 2? Tanggal rilis gamenya diumumkan akan kembali sampai dengan tahun 2028. Padahal Studio Wildcard yang merupakan developer dari game ini sudah beberapa kali menunda tanggal rilis.

Sejak diumumkan pertama kali, game ini sudah mengalami tiga kali penundaan. Dari target awal 2023, bergeser ke akhir 2024. Sekarang di penundaan ketiga, tanggal rilis game malah mundur jauh ke 2028. Developer sendiri juga cukup tertutup soal detail pengembangan, sehingga membuat komunitas cemas akan kepastian lebih lanjut.

Vin Diesel dan Ark 2

Ark 2 diumumkan pertama kali pada tahun 2020, dan game ini menarik perhatian karena melibatkan aktor Vin Diesel. Pemeran utama Fast and Furious ini tidak hanya menjadi Meski begitu, Jeremy Stieglitz, co-founder Studio Wildcard, menegaskan bahwa perkembangan narasi game sangat bergantung pada seberapa besar keterlibatan Diesel.

Dalam wawancara dengan Epic Games, Stieglitz menyebut keterlibatan Diesel masih menjadi tanda tanya. Ia menekankan bahwa durasi waktu yang bisa diberikan Diesel akan menentukan arah cerita. Jika Diesel banyak terlibat, narasi akan lebih luas. Jika hanya sedikit, maka cerita akan disesuaikan.

Bagaimana menurut kalian?

Gagalnya Clair Obscur: Expedition 33 GOTY Gara-Gara Penggunaan AI

0
Gagalnya Clair Obscur: Expedition 33 GOTY Gara-Gara Penggunaan AI

Penghargaan Clair Obscur: Expedition 33 GOTY dan Debut Game di ajang Indie Game Awards 2025 telah resmi dicabut. Penyebabnya adalah game buatan Sandfall Interactive dan Kepler Interactive ini sempat menggunakan aset generatif AI saat peluncuran, meski kemudian diganti dalam update selanjutnya.

Padahal Clair Obscur: Expedition 33 baru menerima penghargaan ini Kamis lalu. Namun, pada hari Sabtu, penghargaan ini dicabut berdasarkan keputusan dari pihak penyelenggara acara.

Gelar Clair Obscur: Expedition 33 GOTY Dicabut Karena AI

Dikutip dari halaman resminya, Indie Game Awards menjelaskan bahwa Sandfall Interactive sebelumnya menyatakan tidak menggunakan AI dalam pengembangan Clair Obscur: Expedition 33. Namun, pada hari peluncuran, studio ini justru mengkonfirmasi adanya aset AI yang dipakai dalam produksi.

Lima hari setelah gamenya rilis, developer lalu mengganti aset tersebut dengan tekstur buatan dalam update. Meski perbaikan dilakukan dengan cepat, hal itu tidak cukup untuk menghindari diskualifikasi dan penghargaan yang sudah diberikan ditarik kembali.

Dicabutnya gelar Game of the Year dan Debut Game dari Clair Obscur: Expedition 33 membuat dua posisi ini menjadi kosong. Sebagai gantinya, Indie Game Awards memberikan kedua penghargaan tersebut ke game lain. Untuk Debut Game diberikan kepada Sorry We’re Closed. Sementara gelar Game of the Year jatuh kepada Blue Prince.

Bagaimana menurut kalian?