Home Blog Page 12

Review Dragon Quest VII Reimagined (PS5): RPG dengan Visual Terunik?

0
Review Dragon Quest VII Reimagined Thumbnail

Berbicara tentang game JRPG buatan Square Enix, semua gamer pasti kenal dengan franchise Final Fantasy. Tapi bagaimana dengan Dragon Quest? Padahal dari segi umur, Dragon Quest juga tidak kalah sepuh dengan Final Fantasy. Namun dari segi popularitas, franchise ini masih kalah populer. Mungkin karena Dragon Quest jarang dirilis di luar Jepang sehingga tidak banyak gamer yang tahu.

Dragon Quest VII Reimagined adalah salah satu dari hasil proyek remake franchise Dragon Quest. Game ini pertama kali dirilis konsol PSOne pada tahun 2000, dan setelah itu mendapatkan remake pertama di 2013 untuk Nintendo DS. Pada 2026, Square Enix memutuskan untuk meremake kedua kalinya game ini menjadi Dragon Quest VII Reimagined.

@solusiradikal

Happy New Year 2026 🍻 Baru awal tahun udah ada Dragon Quest VI Reimagined (Meski cm demo..) yang demonya bisa dicoba sekarang di konsol dan PC. Grafis sama visualnya keren dan enak dilihat 👍 beda gitu sama game DQ yang lain. #FYP #GamingOnTiktok #GamerIndonesia #DragonQuestVIIReimagined #RPG

♬ Storytelling – Adriel

Selain sudah mendapatkan optimalisasi untuk menyesuaikan selera gamer modern, game ini juga mendapatkan peningkatan besar dari segi visual dan grafis. Dunia Dragon Quest VII akan diperlihatkan dengan gaya diorama. Inilah yang membuat game ini langsung menarik perhatian kami ketika pertama kali diumumkan.

Berikut adalah pengalaman yang kami rasakan selama memainkan versi review Dragon Quest VII Reimagined di PS5 dengan durasi waktu permainan lebih dari 10 jam.

Dunia Dalam Puzzle

Review Dragon Quest VII Reimagined Protagonis

Dragon Quest VII Reimagined menceritakan tentang dunia yang diselimuti oleh sihir misterius, dimana pulau-pulau yang berada di dalamnya terpisah antara satu dengan yang lainnya dalam bentuk kepingan puzzle. Misteri ini mulai terungkap ketika karakter protagonis (The Hero) yang memiliki jiwa petualang secara perlahan mengumpulkan puzzle satu demi satu dan menyatukan kembali semuanya.

Dalam petualangan ini ia tidak sendirian. Protagonis ditemani oleh teman-temannya. Diawali dengan Kiefer, putra mahkota dari Kerajaan Estard, dan Maribel, putri dari Walikota Pichard Bay. Keduanya bersama dengan The Hero memulai petualangan ini dengan tidak sengaja menemukan kuil misterius, menyusun puzzle didalamnya, lalu terhisap terowongan waktu yang membawa mereka ke pulau lain di masa lalu.

Bukan cuma mereka bertiga saja, masih ada tiga karakter lain yang bergabung ke dalam tim. Seiring cerita berjalan, grup ini kedatangan si bocah serigala Ruff, Aishe sang penari, dan kestaria Sir Mervyn. Developer juga menambahkan plot cerita baru untuk Keifer, memberikan kejelasan akan perannya di dalam game.

Setiap kali mereka menyelesaikan masalah di masa lalu, pulau yang awalnya tersembunyi mendadak muncul di masa sekarang tempat protagonis dan teman-temannya berada. Secara garis besar, inilah yang akan pemain lakukan sepanjang game. Kembali ke masa lalu, menyelesaikan masalah, menemukan kepingan puzzle baru, dan mengulangi lagi hal yang sama.

Developer juga mengimplementasikan konsep Time Paradox untuk membuat cerita menjadi lebih menarik. Contohnya salah satu pulau di dalam game terancam hancur akibat bencana gunung berapi. Namun karena pemain berhasil menghentikan bencana itu di masa lalu, pulau ini tetap ada di masa depan bahkan berubah menjadi destinasi turis. Ada beberapa Time Paradox yang mindblowing dan menurut kami sangat bagus dalam membuat cerita tetap engaging.

Agar lebih imersif, Dragon Quest VII Reimagined sudah menggunakan voice acting. Tidak semua adegan dilengkap voice acting, melainkan yang penting saja. Uniknya ketika menggunakan voice acting bahasa Inggris, logat dari NPC untuk setiap pulau berbeda-beda. Ada yang menggunakan aksen bahasa Inggris kuno, bahasa Jerman, sampai dengan bahasa Italia.

Review Dragon Quest VII Reimagined: RPG dengan Visual Terunik di 2026?

Review Dragon Quest VII Reimagined Gaya Diorama

Kami harus mengakui bahwa Dragon Quest VII Reimagined adalah game RPG dengan visual yang paling unik di 2026. Developer menampilkan ulang dunia Dragon Quest VII dengan gaya 3D Diorama, dimana setiap pulau dan kota terlihat seperti miniatur buatan tangan. Sangat artistik.

Setiap pulau akan memiliki dua zona. Dimulai dari world map yang luas tapi cukup terbatas dari variasi objek yang ada, dan bagian dalam kota atau dungeon yang biasanya lebih berwarna.

Desain karakter juga tidak menggunakan sistem cel-shading seperti game pada kebanyakan. Baik karakter pemain, NPC, maupun musuh dibuat berdasarkan hasil scan dari boneka asli. Kalian bisa melihat keunikan ini paling jelas saat sedang combat, karena cutscene di game ini terbatas. Untuk karakter seperti protagonis misalnya, desain dengan gaya ini membuat pakaian yang dikenakan terlihat lebih detail.

Review Dragon Quest VII Reimagined Desain Musuh

Menurut kami, visual ini merupakan daya tarik utama Dragon Quest VII Reimagined. Langkah Square Enix dengan mengimplementasi gaya ini ke dalam game sangat tepat. Sebabnya rasa kagum dengan visual dalam game bisa membantu menghilangkan rasa bosan dari sistem gameplay khas game JRPG klasik.

Tidak Bisa Lari Dari Tradisi

Review Dragon Quest VII Reimagined Auto Combat

Meski sudah mendapatkan fitur-fitur untuk mempermudah dan mempercepat, Dragon Quest VII Reimagined tetap tidak bisa lari dari sistem RPG turn-based yang membosankan. Pemain sekarang bisa mempercepat tempo permainan atau menyerahkan combat sepenuhnya kepada AI. Namun tetap saja akan membosankan pada akhirnya.

Mekanisme saat combat juga tidak berbeda dengan game RPG kebanyakan. Setiap musuh akan memiliki kelemahan dengan elemen tertentu yang diberi tanda dengan ikon jempol. Jika jempolnya turun maka tidak efektif dan jika tandanya adalah X maka lupakan saja karena tidak ada efeknya. Satu hal yang mungkin tidak terlalu penting, sekarang shield dan senjata yang dipakai oleh karakter bisa terlihat saat combat.

Dragon Quest VII Reimagined sudah tidak menggunakan sistem random encounter. Pemain bisa melihat musuh di map dan memutuskan untuk melawan mereka atau tidak. Pemain juga bisa menyerang musuh secara langsung di map. Jika level musuh dan pemain tidak berbeda jauh, maka pemain bisa mendapatkan giliran pertama saat combat dimulai. Tapi jika level pemain lebih besar, maka musuh langsung mati dan pemain bisa mendapatkan experience point tanpa harus adu jotos, efisien ketika digunakan untuk grinding atau mencari item tertentu.

Fitur Vocation Jadi Gamechanger

Sistem Vocation atau job mendapatkan overhaul di Dragon Quest VII Reimagined. Pemain masih bisa memilih beragam job seperti di game originalnya, mulai dari petarung jarak dekat seperti Warrior, sampai dengan tukang heal Priest untuk yang tipe vocation basic.

Setelah job di kelas ini dikuasai, pemain bisa membuka tingkatan baru yaitu Intermediate dan Advance. Salah satu job dari tingkatan ini adalah Monster Master yang cara bermainnya seperti Summoner, dan job Hero yang sesuai dengan namanya adalah job seorang pahlawan.

Review Dragon Quest VII Reimagined Magic Attack

Perbedaan Vocation di Dragon Quest VII Reimagined selain jumlahnya yang lebih banyak adalah adanya fitur Moonlighting. Melalui fitur ini pemain bisa menggunakan dua vocation sekaligus. Cara kerjanya adalah pemain bisa membawa beberapa skill andalan dari Vocation lama ke yang baru. Namun tidak semua skill bisa dibawa.

Kehadiran Moonlighting ini membuat gameplay menjadi semakin bervariasi karena pemain bisa membentuk build ideal untuk karakternya. Namun untuk mengakses Vocation perlu kesabaran tinggi. Mekanisme ini baru terbuka di pertengahan cerita, atau sekitar 30 persen dari progress cerita utama. Paling tidak dibutuhkan waktu setidaknya 10 jam untuk sampai di tahap ini. Sebelum sampai di tahap ini, suka tidak suka pemain harus sabar menggunakan mekanisme default yang sudah tersedia. Seandainya saja tersedia lebih cepat.

Kesimpulan Review Dragon Quest VII Reimagined

Kesimpulan kami setelah memainkan versi review Dragon Quest VII Reimagined di PS5 adalah dari semua seri Dragon Quest klasik yang mendapatkan perlakukan remake, hanya Dragon Quest VII Reimagined yang paling menarik dan unik visualnya.

Penggunaan gaya Diorama dan juga desain karakter berdasarkan hasil scan dari boneka asli memberikan game ini daya tarik baru, bukan sekedar hanya untuk nostalgia saja. Dragon Quest VII Reimagined bisa dinikmati tidak hanya oleh pemain lama maupun baru. Sayangnya keunikan kurang didukung dari segi cerita yang lambat temponya. Ditambah sistem turn-based RPG tradisional yang menjadi pondasi utama di bagian gameplay minim akan inovasi.

Kehadiran Vocation yang hanya bisa diakses di pertengahan game menurut kami juga agak terlambat sebagai hook. Pemain yang baru mengenal Dragon Quest bisa kabur duluan sebelum sampai ke tahap tersebut.

Dragon Quest VII Reimagined sudah tersedia di PS5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, dan PC.

*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer

Krisis Chip AI Berdampak Kepada PS6 dan Nintendo Switch 2

0
Krisis Chip AI Berdampak Kepada PS6 dan Nintendo Switch 2

Krisis chip AI telah memberikan dampak kepada PS6 dan Nintendo Switch 2. Menurut laporan yang diterbitkan oleh Bloomberg, Sony berpotensi menunda peluncuran konsol generasi terbaru itu hingga 2028 atau bahkan mungkin 2029. Sedangkan Nintendo mempertimbangkan kenaikan harga Nintendo Switch 2 di tahun ini.

PS6 Terancam Mundur dan Nintendo Switch 2 Naik Harganya

Menurut Bloomberg, Sony tengah mengevaluasi ulang jadwal debut PS6 ke 2028 atau 2029. Penyebab utamanya adalah tingginya permintaan memori dan komponen chip untuk kebutuhan AI. Perusahaan teknologi seperti Nvidia dan Google disebut menyerap pasokan besar untuk pengembangan chip berbasis kecerdasan buatan. Dampaknya, harga RAM berpotensi naik dan mempengaruhi biaya produksi perangkat lain termasuk konsol game.

Keputusan ini akan mengganggu besar strategi transisi antargenerasi. Biasanya Sony menjaga momentum agar basis pengguna konsol PlayStation tetap aktif sebelum konsol baru hadir. Namun penundaan PS6 tentunya akan mengubah ritme tersebut secara signifikan.

Krisis komponen ini bukan hanya terjadi kepada PS6. Nintendo juga dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menaikkan harga Switch 2 pada 2026. Tingginya jumlah permintaan yang terjadi setelah peluncuran Switch 2 pada 2025 disebut juga ikut berkontribusi dalam keputusan ini.

Hingga kini, baik Sony maupun Nintendo belum memberikan komentar resmi terkait kabar tersebut. Meski laporan ini masih berstatus rumor, reputasi Bloomberg yang selalu berhasil memberikan fakta sebelum pengumuman resmi, membuat informasi ini sulit untuk diabaikan.

Bagaimana menurut kalian?

Crimson Desert Dipastikan Tidak Punya Sistem Monetisasi Live Service

0
Crimson Desert Tidak Punya Sistem Monetisasi Live Service

Crimson Desert dipastikan tidak menggunakan sistem monetisasi ala live service. Pemain cukup membeli game ini sekali dan langsung bisa menikmati semua kontennya.

Kepastian ini disampaikan oleh Will Powers, Director of Marketing Pearl Abyss America untuk menjawab keraguan gamer. Sebabnya Pearl Abyss, studio yang dikenal lewat Black Desert terkenal dengan reputasinya pembuat game live service.

menegaskan game open-world action-adventure ini diposisikan sebagai judul “premium” dengan pengalaman penuh tanpa gangguan mikrotransaksi. Kepastian itu disampaikan oleh Will Powers, Director of Marketing Pearl Abyss America, dalam wawancara terbaru bersama kanal YouTube Dropped Frames. Crimson Desert juga sudah memiliki jadwal rilis: 19 Maret 2026, dan akan meluncur di PS5, Xbox Series X/S, PC, serta Mac.

Crimson Desert Adalah Game Premium

Dalam wawancara terbaru di channel YouTube Dropped Frames, Powers menjawab langsung pertanyaan yang paling membuat pemain waswas: apakah akan ada toko kosmetik dengan uang asli? Ia menjawaban dengan tegas: tidak ada.

Ia menegaskan jika Crimson Desert merupakan game premium dengan pengalaman penuh tanpa gangguan mikrotransaksi. Transaksi utama game ini hanya ada satu, yaitu harga game itu sendiri yang harus dipenuhi oleh pemain yang ingin membelinya.

Namun, Pearl Abyss tetap menyiapkan cara lain untuk menopang dukungan pasca-rilis. Powers menyebut jika mereka akan mengandalkan bonus pre-order, item kosmetik eksklusif dari deluxe/collector’s edition, serta expansion pack di kemudian hari.

Crimson Desert akan rilis tanggal 19 Maret 2026 di PS5, Xbox Series, dan PC.

Game .Hack Baru Akan Restart Cerita Dari 0

0
Game .Hack Baru Diumumkan

CyberConnect2 resmi mengumumkan game .Hack terbaru yang berjudul .hack//Z.E.R.O.. Tidak hanya itu, game ini juga menjadikan CyberConnect2 sebagai pembuat rencana, pengembang, sekaligus penerbit game tersebut dengan izin pemegang IP, Bandai Namco Entertainment.

Mengenai tanggal rilis maupun platform yang dituju masih belum diungkap

Game .Hack yang Diulang Dari Awal

Dalam wawancara dengan Famitsu (Diterjemahkan oleh Gematsu), CEO CyberConnect2 Hiroshi Matsuyama menjelaskan nama judul .hack//Z.E.R.O. dipilih untuk menyampaikan pesan bahwa game ini akan memulai ulang atau restart .hack dari nol. Ia juga menegaskan bahwa proyek ini tidak ada kaitannya dengan seri light novel .hack//ZERO karya Yokote Michiko, meski namanya terlihat mirip.

Dari sisi cerita, .hack//Z.E.R.O. akan berlatar sekitar 10 tahun di masa depan dan masih berlatar di MMORPG The World. Bedanya, porsi drama di dunia nyata akan dibuat lebih besar dibanding seri sebelumnya. Untuk genre meski mengusung RPG, game ini dijanjikan bakal memiliki elemen action dan juga adventure.

Mengenai karakter yang muncul dalam trailer dan mungkin memiliki kesamaan dengan karakter .hack yang sudah ada, Matsuyama kembali menegaskan bahwa game ini tidak melanjutkan dari seri sebelumnya. Ia juga memastikan bahwa pemain tidak perlu mengetahui lore atau cerita dari game sebelumnya untuk bisa mengerti game ini.

Bagaimana menurut kalian?

Review Super Bomberman Collection (Nintendo Switch): Nostalgia Meledak

0

Kalau kita bicara soal game multiplayer klasik, satu nama yang tidak pernah absen dari percakapan adalah Bomberman. Franchise yang dulu identik dengan NES dan Super Nintendo ini sekarang kembali lewat paket kompilasi terbaru dari Konami berjudul Super Bomberman Collection.

Pertanyaannya sederhana, apakah koleksi ini sekadar nostalgia jualan nama, atau benar-benar perayaan layak untuk salah satu franchise multiplayer paling legendaris sepanjang masa? Mari kita cari jawabannya bersama.

Oh iya, saya mendapatkan kopi game ini dari Konami untuk versi Nintendo Switch-nya.

Paket Lengkap Era 16-Bit (Plus Dua Pendahulunya)

Super Bomberman Collection menghadirkan tujuh game klasik dalam satu paket:

  • Bomberman (1985)
  • Bomberman II (1991)
  • Super Bomberman (1993)
  • Super Bomberman 2
  • Super Bomberman 3
  • Super Bomberman 4
  • Super Bomberman 5

Khusus Super Bomberman 4 dan 5, ini menjadi kesempatan emas bagi banyak pemain untuk merasakan versi yang dulu eksklusif Jepang, kini hadir dengan lokalisasi bahasa Inggris.

Oh iya, game favorit pribadi saya pada koleksi ini adalah Bomberman original yang ada di NES, serta Bomberman 2 dan 4 yang ada di SNES

Sebagai koleksi arsip sejarah, ini solid. Kita benar-benar bisa melihat evolusi desain gameplay Bomberman dari format labirin NES yang kaku hingga formula SNES yang lebih dinamis dan penuh variasi.

Gameplay Sederhana Tapi Brutal

Konsepnya tidak pernah berubah: taruh bom, hancurkan blok, jebak musuh, dan jangan sampai mati oleh ledakan sendiri. Tapi justru di situlah letak kejeniusannya.

Bomberman adalah pelajaran tentang positioning, anajemen ruang dan Perhitungan waktu. Satu bom salah tempat, salah hitung radius ledakan, bahkan terlalu percaya diri, maka selesai sudah.

Desainnya sederhana, tapi sulit dikuasai. Dan hingga hari ini, gameplay itu masih bekerja dengan sangat baik. Kalian yang penasaran bisa melihat bagaimana serunya saya menjajal game ini pada video di bawah :

Setiap seri membawa variasi unik. Super Bomberman 2 memperhalus kontrol. Super Bomberman 3 memperkenalkan mount yang memberi kemampuan khusus. Super Bomberman 4 dan 5 memperluas struktur stage dan menghadirkan pendekatan yang lebih fleksibel dalam progresi level.

Boss fight juga menjadi daya tarik tersendiri. Pola serangan yang unik memaksa pemain membaca situasi dengan cepat. Ini bukan sekadar game puzzle ringan—ini soal refleks dan ketepatan strategi.

Fitur Modern: Save Anytime dan Rewind

Sebagai koleksi modern, Konami menambahkan fitur quality-of-life yang sangat membantu:

  • Save/Load Anytime
  • Rewind Function

Fitur rewind sangat berguna ketika kita salah langkah—dan percayalah, itu sering terjadi. Namun perlu dicatat, fitur ini tidak berlaku di mode Boss Rush. Tambahan ini membuat game jauh lebih ramah pemain modern tanpa merusak pengalaman klasiknya.

Boss Rush: Mode yang Sangat Menantang

Setiap game Super Bomberman dalam koleksi ini kini memiliki mode Boss Rush. Pemain bisa langsung menghadapi para boss secara beruntun dalam format Time Attack, dengan tiga tingkat kesulitan: Easy, Normal, dan Nightmare.

Ini tambahan kecil, tapi efektif. Buat yang ingin tantangan langsung tanpa harus menyelesaikan stage satu per satu, mode ini jadi bonus yang menyenangkan.

Presentasi Cukup, Tapi Seperti Ada Yang Kurang

Di sinilah mulai terasa ada yang kurang. Sebagai koleksi franchise sebesar Bomberman, ekspektasi kita mungkin lebih tinggi. Ada Gallery dengan sekitar 200 ilustrasi karakter, manual digital, dan BOMB Radio untuk mendengarkan soundtrack klasik. Ada juga opsi visual seperti filter CRT, pixel perfect, widescreen, frame dekoratif. Semuanya berfungsi baik, stabil dan aman, tapi terasa standar.

Bandingkan dengan koleksi retro lain yang benar-benar menggali arsip sejarah lengkap dengan dokumen pengembangan, wawancara, timeline produksi, dan konten dokumenter, di sini terasa lebih seperti paket game yang biasa saja ketimbang merayakan suatu waralaba yang punya nama besar. Kontennya banyak namun seperti paket hemat.

Multiplayer yang Hanya Lokal Saja

Bomberman hidup dan bernafas lewat multiplayer lokal. Duduk bareng teman, saling menjebak di lorong sempit, pura-pura tidak bersalah sebelum menutup jalan keluar, itu pengalaman ikonik. Mode Battle masih se-chaotic dulu. Seru. Kompetitif. Mengundang teriakan.

Namun, absennya online multiplayer native adalah keputusan yang sulit dimaklumi di era sekarang. Mungkin pada Versi Nintendo Switch 2 memang mendukung GameShare. PC bisa “mengakali” dengan metode tertentu. Tapi tidak ada dukungan online resmi yang terintegrasi secara penuh. Satu hal yang pasti saya cukup puas bisa memainkan game ini di Nintendo Switch Oled saya dengan fps yang solid dan warna yang mantap, saya juga tentunya juga bisa memainkan game ini di layar besar dan juga jika sedang malas bisa memainkan game ini sambil rebahan di mode handheld.

Yah mungkin memang akan lebih lengkap jika Super Bomberman Collection menghadirkan mode multiplayer online.

Apakah Super Bomberman Collection Layak Dibeli?

Jawabannya tergantung ekspektasi kalian Kalau kalian ingin nostalgia , akses lengkap seri Super Bomberman klasik dan multiplayer lokal seru bareng keluarga, maka ini adalah paket game yang mantap.

Tapi kalau kalian berharap mode online modern, fitur kustomisasi kontrol yang fleksibel atau malah inovasi signifikan, mungkin ini adalah kompilasi game yang bukan kalian cari. Oh iya, jika kalian memiliki Nintendo Switch, kalian bisa membeli game versi digital di sini.

Kesimpulan

Super Bomberman Collection adalah kapsul waktu. Ia tidak mencoba menjadi reboot, tidak berusaha menjadi remake ambisius, dan tidak mengubah dasar yang sudah kokoh selama puluhan tahun. Hanya mengumpulkan, merapikan, dan menyajikan kembali.

Bomberman membuktikan satu hal yang jarang kita temui di industri modern bahwa desain sederhana bisa abadi. Tidak perlu narasi sinematik puluhan jam atau sistem crafting kompleks untuk menciptakan keseruan.

Super Bomberman Collection telah tersedia untuk PS5, Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, Xbox Series, dan PC.

*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer

Castlevania: Belmont’s Curse datang di 2026, KONAMI mengungkapkan kisah baru Belmont Clan yang legendaris

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) hari ini mengumumkan Castlevania: Belmont’s Curse, game baru di serial Castlevania yang akan dirilis tahun ini. Dikembangkan dalam kemitraan dengan studio Evil Empire dan Motion Twin*, Castlevania: Belmont’s Curse menandakan ulang tahun ke-40 serial ini, dengan gameplay Aksi Eksplorasi 2D yang imersif, serta memperkenalkan karakter dan lokasi baru. Wishlist untuk PlayStation®5, Xbox Series X|S, Steam® tersedia hari ini.

* Evil Empire studios: Development Studio, Motion Twin: Advisory Game Studio

Kutukan Merah Tua – Akankah Takdirmu Berakhir dalam Keputusasaan atau Penyelamatan – 

Castlevania: Belmont’s Curse Trailer:

Lebih dari dua dasawarsa setelah kejadian di Castlevania III Dracula’s Curse, ceritanya dimulai di Paris abad ke-15, babak baru dari House Belmont yang legendaris akan dituliskan dalam tinta merah darah. Dipersenjatai dengan cambuk suci Vampire Killer, penerus Trevor Belmont harus turun ke kota yang diserang oleh monster dan kastel mistis, mulai memburu makhluk-makhluk buas itu dan selamatkan warga Paris dari kegelapan abadi .

Penggemar lama dan pendatang baru serial ini akan dilengkapi berbagai macam senjata dan spells untuk digunakan melawan musuh berbahaya. Eksplorasi juga akan memberikan keuntungan bagi mereka yang berani menjelajahi setiap sudut kastel seram milik sang penguasa kegelapan.

Cambuk Ajaib

Cambuk ikonik, senjata yang paling dikenal di serial Castlevania, datang kembali dengan kegunaan baru. Lebih dari sekadar senjata, sekarang ini bisa menjadi alat untuk melintas, memungkinkan pemain untuk melintasi berbagai area untuk menemukan ruangan tersembunyi, dan mencapai area yang sebelumnya tidak bisa dicapai. Menguasai mekanik cambuk ini juga membuka cara bertarung yang kreatif, pemain bisa menyerang musuh dari posisi yang tidak konvensional.

Latar mempesona dengan bahaya yang mengintai

Gaya seni yang unik dari Castlevania: Belmont’s Curse mengembangkan estetika khas gotik serial ini, memungkinkan pemain untuk menikmati dunia Castlevania lebih dari sebelumnya. Area baru dipenuhi rahasia dan teka-teki untuk diselesaikan, disertai jebakan-jebakan mematikan yang membuat pemain harus tetap waspada.

Untuk info terbaru mengenai Castlevania, kunjungi: https://www.konami.com/games/castlevania/belmonts_curse/us/en-us/

Ikuti KONAMI di media sosial untuk berita dan update terbaru:

KONAMI Mengumumkan Game RPG Baru, Rev. NOiR, di Acara Sony Interactive State of Play

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) mengumumkan Rev. NOiR, game RPG terbaru yang sedang dalam development untuk PlayStation®5. Ini adalah pertama kalinya proyek tersebut diungkapkan ke publik di acara Sony Interactive State of Play, KONAMI memperlihatkan teaser trailer dan website yang memberikan kilasan ke dunia baru ini.

Rev. NOiR Teaser Trailer:

Ketika Harapan Memicu Bencana

Dalam dunia yang dipenuhi cahaya jatuh, fenomena alam yang mendatangkan kematian kepada yang disentuhnya,
Seorang anak lelaki kesepian yang menderita amnesia berkenalan dengan seorang gadis spesial.
Bersama, mereka memulai perjalanan untuk menghentikan fenomena ini,
Mereka percaya perjalanan ini akan menyelamatkan dunia, dan juga, menyelamatkan gadis itu.

Takdir, dianugerahkan oleh para Dewa?
Atau kekuatan keinginan, dilahirkan dari dalam diri manusia?
Perjalanan mereka akhirnya mengguncang dunia.

Ungkapkan kehendak surga, dan jalin benang harapan di kisah RPG baru ini.

Game RPG terbaru dari KONAMI, Rev. NOiR memulai babak baru untuk genre ini. Karena game ini masih penuh misteri, info selanjutnya akan diungkapkan di waktu mendatang.

Untuk terus up-to-date dengan Rev. NOiR, kunjungi: https://www.konami.com/games/noir/

Ikuti KONAMI di media sosial untuk berita dan update terbaru:

METAL GEAR SOLID: MASTER COLLECTION Vol. 2 akan dirilis pada 27 Agustus; pre-order mulai hari ini untuk versi digital dan fisik

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) mengumumkan METAL GEAR SOLID: MASTER COLLECTION Vol. 2 akan dirilis pada tanggal 27 Agustus di Nintendo Switch™ 2, Nintendo Switch™, PlayStation®5, Xbox Series X|S, dan Steam®. Pre-order juga dimulai hari ini* untuk versi fisik dan digital setelah diumumkan di acara Sony Interactive State of Play.

*Waktu Pre-order digital mungkin berbeda di beberapa wilayah.

Tonton trailer-nya di sini:

Koleksi ini adalah sekuel dari METAL GEAR SOLID: MASTER COLLECTION Vol.1 memperkenalkan kembali dua game yang harus dimainkan untuk kelanjutan kisah Solid Snake dan Big Boss. Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots, membuat port pertamanya sejak rilis original di tahun 2008, bersamaan dengan Metal Gear Solid: Peace Walker berfitur gameplay hingga enam pemain online*, dan spin-off Metal Gear: Ghost Babel sebagai bonus konten.

Selain itu, koleksi ini termasuk Screenplay Book berisi teks dari kedua game, Master Book mendetailkan cerita dan karakter, Digital Soundtrack, dan Database** yang membahas latar belakang dari Metal Gear hingga Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots.

Bonus Pre-order untuk para pemain yang membeli lebih awal termasuk seragam “Cardboard Camouflage” untuk Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots dan seragam “Love Cardboard” untuk Metal Gear Solid: Peace Walker. Pemain yang memiliki Saved data dari MASTER COLLECTION Vol. 1 juga akan mendapatkan bonus item dalam game Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots dan Metal Gear Solid: Peace Walker. Untuk info lebih lengkap tentang cara menyambungkan Saved data, kunjungi website resmi kami.

Udah lama nunggu? MASTER COLLECTION Vol.2 termasuk:

  • Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots
  • Metal Gear Solid: Peace Walker (HD Collection version)
  • Metal Gear: Ghost Babel
  • Metal Gear Solid 4 Database
  • Metal Gear Solid 4: Screenplay Book
  • Metal Gear Solid 4: Master Book
  • Metal Gear Solid: Peace Walker Screenplay Book
  • Metal Gear Solid: Peace Walker Master Book
  • Metal Gear Solid: Digital Soundtrack Vol.2

Fans juga bisa membeli Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots dan Metal Gear Solid: Peace Walker (HD Collection version) secara terpisah, di luar dari koleksi ini.

Untuk merayakan pengumuman koleksi ini, KONAMI juga merilis bundle memfiturkan METAL GEAR SOLID: MASTER COLLECTION Vol.1 dan METAL GEAR SOLID Δ: SNAKE EATER yang sekarang tersedia secara eksklusif di Steam®. Bundle ini menawarkan harga yang lebih hemat bagi para pemain yang ingin memasuki dunia METAL GEAR.

Info selanjutnya

Untuk info terbaru mengenai Metal Gear, ikuti channel resmi kami:

 *Online play hanya tersedia untuk Metal Gear Solid: Peace Walker dan crossplay tidak didukung. Kunjungi website resmi untuk info lengkap tentang online multiplayer.

**Hanya termasuk dengan Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots. Memfiturkan Ensiklopedia, Kronologi, dan Diagram Hubungan.

Project Windless Punya Mekanisme Mirip Dynasty Warriors

0
Project Windless

Krafton telah mengumumkan Project Windless, game action RPG open-world terbaru yang berlatar dunia fantasi The Bird That Drinks Tears. Game ini diungkap melalui trailer perdana yang ditayangkan pada acara Sony State of Play kemarin.

Pengembangan Project Windless dilakukan Krafton Montréal Studio, yang bekerjasama dengan tim Krafton di Korea Selatan. Game yang dikembangkan dengan Unreal Engine 5 ini dirancang sebagai game premium single-player, tanpa elemen multiplayer maupun live-service. Krafton belum mengumumkan jadwal rilis game, tapi sudah mengkonfirmasi kalau game ini nantinya akan tersedia konsol dan PC.

Cerita The Bird That Drinks Tears di Project Windless

Project Windless Punya Mekanisme Mirip Dynasty Warriors

Dunia Project Windless berakar dari seri novel fantasi Korea berjudul The Bird That Drinks Tears karya Lee Yeong-do. Namun, game ini bukan adaptasi langsung, melainkan berlatar sekitar 1.500 tahun sebelum kisah utama di novelnya.

Pemain akan berperan sebagai Hero King, sosok legenda dari ras Rekon. Rekon digambarkan sebagai humanoid burung raksasa dengan kekuatan brutal dan sifat ganas. Ia menggunakan dua pedang bernama Star-Forged yang mampu menghabisi banyak musuh sekaligus.

Daya tarik utama Project Windless ada pada Mass Technology. Sistem yang memungkinkan ribuan prajurit dan monster besar bertarung secara real-time di medan perang. Pemain sebagai Hero King akan ikut terjun langsung di tengah-tengah pertempuran. Hasilnya adalah pengalaman one-versus-many. Jika dibandingkan, pengalaman ini mungkin mirip seperti yang disajikan oleh franchise Dynasty/Samurai Warriors milik Koei Tecmo.

Bagaimana menurut kalian?

Akan Segera Rilis, Infinix Note 60 Hadirkan Kampanye Spesial

0
Infinix Note 60

Dalam rangka mempromosikan Infinix Note 60, Infinix telah menggulirkan kampanye “It’s NOTE What You Think” melalui teaser di ruang publik dan kanal digital.

Infinix menyebut Note 60 series ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan smartphone performa tinggi dengan desain yang mewah.

Infinix Note 60 Disebut Bawa Standar Baru

Akan Segera Rilis, Infinix Note 60 Hadirkan Kampanye Spesial

Infinix mengungkap ada dua kolaborasi strategis yang membuat Note 60 terasa naik kelas. Varian yang menjadi sorotan adalah Note 60 Ultra, yang dikabarkan membawa sentuhan desain dari Pininfarina. Rumah desain legendaris asal Italia ini dikenal lewat karya di dunia otomotif, sehingga kolaborasi tersebut diposisikan untuk menghadirkan estetika kelas dunia dan menjadikan smartphone sebagai pernyataan gaya.

Untuk pertama kalinya, Infinix akan mengintegrasikan Snapdragon ke dalam lini Note, lalu memadukannya dengan teknologi Active Matrix terbaru. Kombinasi ini digambarkan bakal menghasilkan performa yang lebih presisi dan mulus, sekaligus menghadirkan interaksi yang lebih responsif saat digunakan untuk aktivitas harian.

Waktu Pre-Order

Infinix sudah membuka program pre-order untuk Note 60 pada 10–18 Februari 2026 melalui Infinix Official Store dan mitra ritel tertentu. Pada Infinix Official Store, tersedia promo “Triple Zero” untuk pembelian Note 60 Series, Note Edge, dan XPAD Edge melalui Kredivo dan Home Credit, dengan DP Rp0, biaya admin Rp0, serta cicilan 0% selama 9–12 bulan untuk 10.000 transaksi pertama.

Untuk bonus pre-order, pemesan urutan 1–1.000 mendapatkan Infinix Powerbank, sedangkan urutan 1.001–3.000 memperoleh XBUDS N4 Pro. Sementara itu, Erafone dan Eraspace menawarkan cicilan 0% hingga 24 bulan, jaminan bebas tukar 30 hari, serta Vidio Lite hingga 3 bulan untuk member tertentu. Digiplus juga menyiapkan bonus hingga 250.000 MAPCLUB points.

Bagaimana menurut kalian?