Home Blog Page 119

Ngobrol dengan Hiroyuki Sakamoto, Chief Producer Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii

0

Playcubic mendapat kesempatan untuk ikut serta dalam acara launching Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii di Indonesia pada hari Jumat (23/2) kemarin. Acara ini berlangsung di Mantra PIK 2, Jakarta, dan dihadiri oleh komunitas dan fans Yakuza/Like a Dragon Indonesia.

Tidak kalah penting adalah kedatangan salah satu perwakilan dari Ryu Ga Gotoku (RGG) Studio yaitu Hiroyuki Sakamoto. Ia merupakan Chief Producer dari Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii.

Sangat jarang game developer luar bisa datang langsung ke Indonesia. Kami paham dengan hal tersebut, dan bersama media game Indonesia yang lain berpartisipasi dalam sesi wawancara bersama dengan Sakamoto-san.

Banyak hal yang ingin kami tanyakan yaitu tentang pengembangan Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii sampai alasan kenapa RGG Studio memilih Indonesia menjadi salah satu tempat launching game terbarunya.

Berikut adalah rangkuman dari sesi wawancaranya:

Awak Media (AM): Selamat datang di Indonesia Sakamoto-san. Makanan Indonesia apa saja yang sudah anda makan?

Hiroyuki Sakamoto (HS): Saya sudah makan sate dan nasi goreng.

AM: Diantara kedua itu yang manakah yang paling anda sukai?

HS: Nasi goreng! Ini yang paling enak dan sesuai dengan selera saya.

AM: Kami ikut senang mendengarnya. Baik, untuk pertanyaan pertama adalah apa yg menginspirasi anda dan tim anda untuk memilih tema bajak laut di Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii?

HS: Kebetulan pada cerita game sebelumnya (Like a Dragon: Infinite Wealth) kami menggunakan Hawaii sebagai latar belakang cerita. Jadi kami putuskan untuk mengirim Goro Majima ke Hawaii sebagai bajak laut.

AM: Berbicara tentang Goro Majima, ia adalah salah satu karakter yang memiliki sisi emosional mendalam. Nah bagaimana cara developer mempertahankan hal tersebut dalam Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii yang bisa dibilang tidak seserius seri game Yakuza/Like a Dragon lainnya?

HS: Pirate Yakuza in Hawaii bisa dibilang adalah game selingan atau spin-off dari keseluruhan franchise Yakuza/Like a Dragon. Nah cerita dalam game spin-off memang kami buat lebih singkat, padat, dan tidak terlalu berhubungan dengan seri intinya.

AM: Kedepannya apakah ada kemungkinan karakter lain seperti Goro Majima yang ada di franchise Yakuza/Like a Dragon bisa mendapatkan standalone game seperti Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii?

HS: Sejujurnya saya belum memikirkan hal tersebut. Saya masih fokus dengan yang sekarang. Hal yang perlu saya sampaikan adalah game Yakuza/Like a Dragon selalu dibuat mengikuti zaman dan trend. Jadi kami lebih fokus dalam mengikuti zaman dibandingkan melihat karakternya.

AM: Bagaimana cara anda dan tim developer mengerti tren apa yang disukai oleh para fans anda?

HS: Dari kami standard pertama yang harus dipenuhi adalah apapun gamenya harus seru dan menyenangkan menurut kami. Apa yang diinginkan oleh fans memang penting, tetapi itu tidak selalu menjadi patokan utama kami.

AM: Apa konsiderasi dari anda dan tim developer saat mendesain gameplay perang kapal di Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii?

HS: Semuanya diawali dengan pemilihin Goro Majima sebagai bajak laut. Dari sini kami mulai mencari ide seperti apa gameplay yang cocok dengan tema tersebut, dan apa yang kalian saksikan di dalam game adalah hasilnya.

AM: Saat ini sudah banyak game bajak laut. Hal apakah yang dibuat oleh tim developer untuk membuat Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii berbeda dengan game-game bajak laut lainnya?

HS: Kami sudah menambahkan beberapa fitur yang bisa dibilang unik di dalam game ini. Misalnya kapal bisa dikustomisasi, lalu pemain juga bisa mengatur kru kapal untuk bekerja di posisi tertentu, dan di game ini juga ada Pirate Shanty. Kru kapal bajak laut suka bernyanyi dan di game ini mereka bisa melakukan hal itu.

AM: Hal apa yang paling menantang dalam proses pengembangan game Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii menurut anda?

HS: Waktu pengembangan yang sangat singkat. Ini sangat menantang karena perlu waktu untuk mengembangkan sesuatu hal yang baru.

AM: Bisakah Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii dimainkan oleh gamer yang belum memainkan game franchise ini?

HS: Dalam cerita Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii, Goro Majima diceritakan kehilangan ingatannya. Nah bagi yang belum memainkan Like a Dragon: Infinite Wealth atau seri sebelumnya, bisa mendapatkan informasi tentang Majima dan juga dunianya seiring ingatannya kembali.

AM: Apakah anda punya tips untuk gamer yang baru mengenal atau yang sudah mengenal franchise Yakuza/Like a Dragon saat memainkan Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii?

HS: Tidak perlu khawatir karena game ini simple dan mudah dimengerti. Saya jamin semua gamer bisa memainkan game ini, bahkan tanpa perlu memainkan game Yakuza/Like a Dragon sebelumnya.

AM: Siapakah tokoh favorit Sakamoto-san dari seluruh franchise Yakuza/Like a Dragon

HS: Wah saya sering ditanyakan pertanyaan ini. Jawabannya saya tidak memiliki karakter favorit, karena yang memiliki cerita di seluruh franchise ini adalah dunianya atau kotanya. Setiap tempat mempunyai cerita yang berbeda-beda dan merupakan pondasi utama dari franchise ini.

AM: Apa minigame favorit Sakamoto-san dari seluruh franchise Yakuza?

HS: Saya memiliki kesan yang mendalam dengan Kyabakura/Hostess Club karena saya yang membuat naskah scriptnya. Kalian pasti kaget mendengarnya kan?

AM: Jawaban itu cukup mengejutkan Sakamoto-san. Apakah anda bisa menjelaskan seberapa pentingnya Indonesia untuk franchise Like a Dragon/Yakuza? Karena Indonesia terpilih menjadi salah satu tempat launching Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii.

HS: Saya mewakili tim developer datang ke sini karena banyak gamer Indonesia yang menyukai franchise Yakuza/Like a Dragon, dan semoga kedepannya akan menjadi semakin banyak lagi.

AM: Bagaimana pendapat anda dengan komunitas Yakuza/Like a Dragon Indonesia?

HS: Dari yang saya lihat fans di Indonesia sangat bersemangat. Saya sangat berterima kasih dengan komunitas dan fans di Indonesia yang sudah menyukai karya kami.

AM: Pesan anda untuk gamer Indonesia yang ngefans dengan Yakuza/Like a Dragon?

HS: Jujur saja ini baru pertama kalinya kami menggelar event di Indonesia. Menurut saya responnya sangat luar biasa. Kedepannya jika bisa kami ingin kembali menggelar event di Indonesia.

AM: Baik Sakamoto-san, terima kasih banyak untuk waktunya dan semoga Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii sukses!

HS: Sama-sama dan terima kasih kembali.

Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii sudah rilis dan tersedia di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC (Windows dan Steam).

Playcubic juga sudah mereview Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii di PS5 dan memberikan skor 4 dari 5 bintang. Alasannya adalah karena game ini menawarkan gameplay yang belum pernah ada di semua seri game Yakuza/Like a Dragon.

Game Among Us Baru Hadir dalam Bentuk 3D, Bisa Dimainkan Tanpa VR

0

Fans sudah lama menantikan game Among Us baru, dan sebentar lagi apa yang dicari akan tiba! Schell Games dan Innersloth resmi mengumumkan Among Us 3D. Game ini membawa tampilan first-person dari Among Us VR ke pemain di PC lewat Steam. Among Us 3D juga nantinya akan mendukung fitur cross platform.

Rencananya game Among Us baru ini akan tampil dalam event Steam Next Fest yang akan dimulai 24 Februari 2025. Kalian akan mendapat untuk mencoba demo eksklusif Among Us 3D sebelum perilisan resminya.

Apa Saja Fitur-Fitur Game Among Us Baru?

Gameplay game Among Us baru

Mengembangkan konsep dari Among Us VR, Among Us 3D memungkinkan pengguna PC di Steam untuk bergabung dalam lobi lintas platform bersama pemain VR di Meta Quest, Steam VR, PlayStation VR 2, dan PICO.

Secara gameplay, game ini tetap menghadirkan gameplay sosial deduksi, tapi dengan sudut pandang first person. Among Us 3D juga sudah memiliki fitur voice chat, mode permainan baru, opsi kustomisasi, dan masih banyak lagi fitur baru lainnya.

Menariknya, Among Us 3D tidak mewajibkan penggunaan perangkat VR. Ini berarti akan lebih banyak pemain yang dapat menikmati sensasi menegangkan sebagai Crewmate atau Impostor tanpa perlu memiliki headset VR.

Among Us VR Berubah Menjadi Among Us 3D

Dalam beberapa bulan ke depan, developer akan melakukan rebranding dengan Among Us VR menjadi Among Us 3D. Perubahan ini mencakup pembaruan pada halaman toko, situs web, serta elemen branding di dalam game.

Selain fitur crossplay antara PC dan VR, game Among Us baru ini juga akan menghadirkan Stardust. Mata uang in-game ini dirancang untuk memperluas opsi kustomisasi dan mendukung perkembangan konten baru.

Among Us dirilis pertama kali di tahun 2018. Tapi, baru pada era pandemi COVID-19, game ini mencapai puncak kesuksesan. Karena kebijakan yang melarang untuk bepergian ke luar rumah, akhirnya orang-orang harus mencari alternatif lain untuk hiburan. Salah satu alternatif ini adalah bermain game, dan Among Us dengan konsepnya yang unik berhasil menjadi salah satu yang terpopuler pada waktu itu.

Bagaimana menurut kalian?

Cara Main Black Hawk Down di Game Delta Force

0

Bagaimana cara main Black Hawk Down, mode terbaru dari game Delta Force? Mode ini sudah rilis di PC dan tersedia gratis. Pemain akan dibawa ke dalam pertempuran yang diadaptasi dari kisah film legendaris Black Hawk Down, serta game klasik Delta Force: Black Hawk Down yang rilis di 2003.

Cara Main Black Hawk Down di Delta Force

Cara Main Black Hawk Down di Delta Force

Bagi pemain yang ingin mencoba mode ini, langkah pertama adalah download DLC Black Hawk Down melalui Steam atau launcher Garena. Pastikan sebelumnya sudah mengunduh base game Delta Force untuk dapat mengakses mode terbaru ini. Setelah proses instalasi selesai, mode Black Hawk Down akan otomatis aktif dan bisa dimainkan.

Pastikan kapasitas penyimpanan PC kalian sudah cukup sebelum mulai mendownload. Setidaknya, kalian harus menyiapkan ruang sebesar 28 GB di PC. Pastikan juga spesifikasi PC kalian sudah sesuai dengan rekomendasi atau setidaknya minimum, agar bisa menjalankannya.

Diadaptasi dari Film Legendaris dengan Teknologi Terkini

Mode Black Hawk Down di Delta Force dibuat dengan menggunakan Unreal Engine 5. Selain mengadaptasi cerita perang yang paling terkenal, Black Hawk Down juga akan memiliki grafis dan visual yang realistis dan detail.

Setiap misi dalam mode ini dirancang untuk memberikan tantangan yang menuntut kerja sama tim dan penguasaan strategi tempur. Pemain akan merasakan sensasi bertempur di lingkungan yang terus berubah, dengan narasi yang menguatkan ketegangan di alur ceritanya.

Black Hawk Down bisa dimainkan sendirian atau singleplayer. Tapi, sangat disarankan kalian memainkannya dalam mode multiplayer yang terdiri dari empat pemain. Setiap pemain dapat memilih peran khusus dalam tim, menyesuaikan perlengkapan tempur, dan menyusun strategi agar bisa menyelesaikan mode spesial ini.

Hadiah Eksklusif bagi Pemain yang Menyelesaikan Misi

Selain keseruan bertempur, pemain juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah eksklusif dengan menyelesaikan misi dalam mode Black Hawk Down,

Setelah berhasil menuntaskan campaign pertama, pemain akan memperoleh Purple Debris Calling Card. Sementara itu, pemain yang menyelesaikan seluruh misi bisa mendapatkan Blue Calling Card eksklusif serta Black Hawk Downing completion badge.

Bagi pemain yang mampu meraih peringkat ‘S’ di semua misi, terdapat penghargaan khusus berupa badge “Lone Wolf”. Penghargaan ini ditujukan untuk pemain yang bermain sendirian alias solo. Bagi tim yang berhasil menunjukkan kehebatan kerjasamanya akan mendapatkan badge “Ace Squad”.

Tertarik untuk mencoba mode Black Hawk Down di Delta Force?

Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii Sudah Rilis!

0

Sega telah resmi merilis Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii, yang kini tersedia di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC. Cerita game ini melanjutkan peristiwa dalam Like a Dragon: Infinite Wealth, kali ini dengan Goro Majima sebagai karakter utama.

Dalam Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii, pemain akan menaiki kapal Goromaru dan memimpin kru bajak laut Goro Pirates untuk menjelajahi perairan Hawaii. Game ini juga memiliki mekanisme pertarungan baru, yaitu pertempuran laut menggunakan kapal yang tidak bisa dijumpai di seri Like a Dragon lainnya. Tidak lupa, berbagai minigame menarik juga turut hadir.

Sega juga sudah menyediakan berbagai DLC, termasuk kostum eksklusif, anggota kru tambahan, opsi kustomisasi kapal Goromaru, hingga lagu karaoke favorit penggemar. DLC ini tersedia secara terpisah atau termasuk dalam edisi Deluxe Edition dan Digital Deluxe Upgrade.

Playcubic juga sudah mereview Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii di PS5. Kami memberikan skor 4 bintang dari 5, karena game ini menawarkan gameplay yang unik.

Upgrade Gratis Grand Theft Auto V Versi PC Hadir 4 Maret 2025!

0

Kabar gembira bagi para penggemar Grand Theft Auto V (GTA V) di PC! Rockstar Games telah mengumumkan bahwa pada 4 Maret 2025, GTA V di PC akan mendapatkan upgrade gratis yang menghadirkan berbagai peningkatan signifikan. Upgrade ini membawa fitur-fitur yang sebelumnya hanya tersedia di PlayStation 5 dan Xbox Series X|S, termasuk kendaraan baru, peningkatan performa, serta berbagai fitur eksklusif di Hao’s Special Works.

Fitur Baru di GTA V PC

Kendaraan dan Upgrade Eksklusif

  • Kini pemain PC bisa menikmati kendaraan baru dan modifikasi spesial di Hao’s Special Works (HSW).
  • Rasakan pengalaman balap lebih intens dengan Premium Test Rides, HSW Races, dan HSW Time Trials yang menantang.

Hewan Liar di San Andreas

  • Southern San Andreas kini lebih hidup dengan kehadiran hewan liar.
  • Ikuti Wildlife Photography Challenge harian dengan menangkap foto hewan dan dapatkan reward menarik!

GTA+ Membership untuk Pemain PC

  • Pemain kini bisa berlangganan GTA+ untuk menikmati berbagai keuntungan eksklusif di GTA Online.

Career Progress & Career Builder

  • Lacak perkembangan karier kriminal kalian melalui fitur Career Progress.
  • Pemain baru akan mendapatkan GTA$ 4.000.000 sebagai modal awal untuk membeli properti, kendaraan, dan bisnis guna memulai karier sebagai Executive, Gunrunner, Nightclub Owner, atau Biker.

Loading Lebih Cepat & Peningkatan Grafik

  • Upgrade ini menghadirkan waktu loading yang lebih cepat, grafis lebih baik, serta opsi visual yang lebih kaya.
  • Pemain bisa menikmati dunia GTA V dengan resolusi lebih tinggi, frame rate lebih stabil, dan pencahayaan lebih realistis.

Sistem Keamanan & Moderasi Baru

  • GTA Online kini dilengkapi dengan kernel-based anti-cheat protection untuk menjaga lingkungan bermain tetap adil dan aman.
  • Proactive voice chat moderation diterapkan untuk memastikan pengalaman bermain yang lebih nyaman bagi semua pemain.
Cara Mendapatkan Upgrade Gratis

Bagi pemain yang sudah memiliki GTA V di PC (melalui Steam, Epic Games Store, atau Rockstar Games Launcher), upgrade ini bisa didapatkan gratis. Selain itu, pemain bisa melakukan Character Migration satu kali untuk memindahkan progres Story Mode dan GTA Online ke versi terbaru.

Dengan upgrade gratis ini, Grand Theft Auto V di PC akan semakin mendekati standar konsol generasi terbaru. Grafis lebih baik, gameplay lebih cepat, fitur eksklusif, serta peningkatan pengalaman bermain di GTA Online menjadikan update ini wajib dicoba bagi semua pemain GTA V!

Lamine Yamal Jadi Brand Ambassador untuk Konami eFootball

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) secara resmi mengumumkan bahwa pemain bola yang kini tengah naik daun, Lamine Yamal, telah resmi bergabung dengan eFootball sebagai brand ambassador. Punggawa FC Barcelona dan tim nasional Spanyol ini akan berkolaborasi dengan KONAMI untuk membawa para penggemar merasa lebih dekat lagi dengan permainan sepak bola yang penuh keindahan melalui beragam konten eksklusif dalam game, promosi, dan masih banyak lagi.

Di umurnya yang ke-17, Yamal telah mencetak sejarah sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia sepak bola. Kemampuannya yang luar biasa, lalu visi serta hasratnya terhadap sepak bola selaras dengan misi eFootball untuk memberikan pengalaman sepak bola yang otentik dan imersif kepada para pemain di seluruh dunia.

Untuk merayakan kolaborasi spesial ini, KONAMI telah merilis sebuah trailer khusus yang menampilkan perjalanan Yamal dan kisahnya menjadi duta eFootball. Video ini menampilkan sesi tanya jawab di mana sang bintang muda berbincang tentang hobi, pemain yang ia kagumi, dan film favoritnya, lalu terdapat juga komentar menarik dari legenda sepak bola Neymar Jr. tentang sosok dan potensi Yamal.

Lamine Yamal Ambassador Trailer:

 

Kerjasama ini juga menunjukkan langkah KONAMI dalam komitmennya untuk meningkatkan pengalaman bermain sepak bola virtual melalui eFootball dengan menghadirkan bintang-bintang terbesar dan terhebat dalam olahraga ini ke dalam permainan. Para penggemar kini dapat menantikan kehadiran Yamal dan kolaborasi menarik lainnya pada update yang akan datang.

Dengan bergabungnya Yamal, eFootball kembali memperkenalkan konten baru dalam game, termasuk pemain eksklusif dengan skill terbaru “Acceleration Burst”, yang memungkinkan pemain mengontrol kecepatan secara presisi saat menggiring bola.

Pemain baru yang akan hadir:

  • Epic: Lamine Yamal
  • Big Time: Neymar Jr.
  • Epic: Takefusa Kubo

Carnival Campaign – Dapatkan eFootball Coin dan Hadiah Eksklusif lainnya secara Gratis!

Masih dalam rangka perayaan kolaborasi spesial, KONAMI juga meluncurkan Carnival Campaign, dimana para player bisa mendapatkan eFootball Coin dan hadiah in-game eksklusif.

Detail event:

  • Campaign Achievement: Player yang login selama periode event akan memperoleh hingga 500 eFootball coin.
  • Bonus Login Spesial: Player yang login akan mendapatkan seragam bertema karnaval edisi terbatas.
  • Challenge Event: Player yang menyelesaikan event akan mendapatkan hadiah berupa 1 random booster dan 20.000 EXP.

Toge Productions Terbitkan Game Baru, Undusted: Letters from the Past

0

Toge Productions resmi menambahkan Undusted: Letters from the Past ke dalam daftar game yang mereka terbitkan. Game ini dikembangkan oleh 5minlabs, studio asal Korea Selatan yang diakuisisi oleh Krafton pada tahun 2022.

Toge Productions Terbitkan Game Baru, Undusted: Letters from the Past

Undusted: Letters from the Past adalah game simulator yang menawarkan pengalaman relaksasi ASMR. Pemain dapat membersihkan dan merestorasi benda-benda dengan suara yang menenangkan serta objek 3D interaktif yang ditampilkan dalam visual piksel yang khas.

Cerita dari game ini adalah tentang kisah keluarga yang menyentuh hati. Pemain akan berperan sebagai seseorang yang kembali ke rumah setelah kepergian ibunya. Saat membersihkan barang-barang di rumah tersebut, pemain akan menemukan kembali momen-momen berharga yang dulu telah terlupakan.

CEO Toge Productions, Kris Antoni, menyatakan kesan yang ia dapat dari Undusted: Letters from the Past.

“Undusted: Letters from the Past bukan sekadar game, melainkan juga pengalaman yang menghangatkan hati dan membuat kalian ingin segera menelepon orang-orang terkasih untuk mengungkapkan rasa sayang kepada mereka.” Katanya.

Sementara itu, Game Director Yoonjeong Choi, mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap kerja sama dengan Toge Productions.

“Saya sangat senang bahwa Undusted: Letters from the Past diterbitkan oleh Toge Productions. Saya yakin game ini akan sangat cocok dengan audiens mereka dan menjadikan kemitraan ini sebagai kolaborasi yang sempurna,” Ucapnya.

Undusted: Letters from the Past akan tersedia di Steam. Belum ada keterangan tanggal kapan game ini akan diluncurkan.

Review Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii (PS5): Makanan Penutup yang Unik

0

Saya melihat Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii sebagai game daur ulang. Kenapa? Karena game ini masih menggunakan aset dari Like a Dragon: Infinite Wealth. Penempatan Goro Majima sebagai karakter utama juga adalah cara yang logis untuk memasarkan game ini.

Tapi ketika developer RGG Studio menambahkan gameplay baru, yaitu mengemudikan kapal, inilah yang membuat saya penasaran. Bagaimana developer yang sudah terbiasa dalam membuat gameplay action beat’em up dan street fighting, menciptakan perang lautan dengan menggunakan kapal.

Review Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii PS5

Playcubic mendapatkan kesempatan dari Sega untuk memainkan Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii di PS5 lebih awal. Jelas momen ini tidak akan saya sia-siakan untuk mengetahui bagaimana RGG Studio meracik game dengan konsep baru.

Amnesia dan Bajak Laut

Review Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii PS5

Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii menceritakan tentang Goro Majima, sosok ikonik dalam franchise Yakuza yang dikenal dengan kepribadiannya yang liar dan penuh kejutan. Jika di game sebelumnya Majima menjadi seorang Manager Cabaret Club, maka di Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii, ia akan memilih profesi yang lebih ekstrim yaitu kapten bajak laut

Cerita dimulai dengan Majima terbangun di tepi pantai sebuah pulau terpencil. Ia mengalami amnesia dan tidak bisa mengingat apa pun tentang masa lalunya. Untungnya Majima bertemu dengan seorang anak laki-laki bernama Noah dan “kucing harimau” peliharaannya, Goro. Dengan cepat dan tanpa basa-basi, keduanya langsung menjadi teman baik.

Tidak lama setelah itu, Majima dan Noa menemukan dan mengambil alih kapal bajak laut yang entah bagaimana caranya, terlihat seperti kapal layar dari abad ke-18. Bersama dengan Noah dan kru kapalnya, Majima memulai pencarian harta karun legendaris Esperanza, sambil menemukan kembali ingatannya yang hilang.

Tidak seperti cerita di game Like a Dragon sebelumnya yang kadang bertele-tele, Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii justru lebih to-the-point. Penyesuaian alur cerita ini mungkin juga dikarenakan karakter Majima yang berbeda dengan Kazuma Kiryu dan Ichiban Kasuga. Ibaratnya “hewan liar tidak bisa dikurung di dalam kandang”.

Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii juga lebih sering menampilkan momen humoris intens. Majima kerap menggoda teman maupun musuhnya dengan lelucon yang diakhiri dengan ancaman.

Eksperimen dengan Gameplay dan Visual

Kalian memainkan Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name? Pada game ini, RGG Studio bereksperimen dengan tema agen rahasia. Sekarang di Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii, developer justru menghadirkan sebuah tema baru yaitu bajak laut. Ketika diumumkan tahun lalu, saya sama sekali tidak menyangka Majima akan menjadi kapten bajak laut.

RGG Studio juga mencoba keluar dari zona aman mereka dengan mendesain untuk pertama kalinya, pertempuran di laut. Seperti Assassin’s Creed IV: Black Flag, kalian sebagai Majima akan mengendalikan kapal Goromaru dalam pertempuran laut yang menurut saya cukup seru. Tapi jangan berekspektasi bisa mengeksplorasi lautan di Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii secara bebas.

Alih-alih menghadirkan lautan open world yang luas, developer justru membaginya menjadi zona kecil tegak lurus. Kalian juga tidak bisa keluar dari batas yang sudah ditentukan. Untuk berpindah dari satu zona ke zona lainnya, akan disediakan fitur instant travel. Akan ada fitur perubahan cuaca di laut seperti hujan yang membuat ombak menjadi lebih besar dan kilatan petir.

Ada juga pulau yang bisa kalian jelajahi untuk berburu harta karun. Tapi kebanyakan menggunakan desain yang serupa. Kota Honolulu tidak berubah dan masih menggunakan semua aset dari Like a Dragon: Infinite Wealth. Kalian juga bisa mengganti kostum Majima agar lebih cocok dengan nuansa santai di Honolulu.

Satu lokasi yang menarik menurut saya adalah Madlantis. Pulau yang awalnya merupakan kuburan kapal, disulap menjadi tempat hiburan bajak laut yang berisi Colosseum. Sekilas pulau ini mengingatkan saya dengan pulau bajak laut di dalam film Pirates of the Caribbean: At World’s End.

Inovasi dari RGG Studio yang mencoba elemen baru dalam game flagshipnya ini menurut saya perlu diapresiasi. Meski dari segi kualitas mungkin masih belum bisa dibandingkan dengan developer “sebelah”, mereka tetap berhasil membuat gameplay menjadi seru.

Review Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii PS5: Ahoy, Matey!

Review Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii PS5

Pertempuran laut dengan kapal Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii akan menawarkan berbagai strategi serangan. Kalian bisa menembak kapal musuh dengan senapan mesin dari depan, menembak dengan meriam yang berada di sisi kanan dan kiri kapal, atau menabrakkan bagian lambung kapal musuh.

Bahkan dalam situasi tertentu, kalian harus membuat Majima melepaskan kemudi kapal dan menggunakan senjata Rocket Launcher untuk menembak musuh. Selama permainan, saya jarang mengalami situasi seperti ini. Selain di bagian tutorial, saya hanya baru mengalaminya di Colosseum Battle.

Dari semua strategi tersebut, yang memiliki damage paling besar adalah serangan dengan meriam. Untuk menggunakannya, kaliah harus bermanuver dulu agar posisi kapal sejajar dengan kapal musuh, baru tembakkan meriamnya. Setelah menembak, kalian tidak bisa langsung menembak lagi karena meriam memerlukan waktu untuk reload. Jadi, kalian harus mengatur strategi senjata mana yang lebih dulu digunakan dan mana yang disimpan sampai momennya tiba.

Selain meriam dan machine gun, kapal Goromaru milik Majima juga bisa dipersenjatai dengan berbagai senjata yang lebih absurd, mulai dari flamethrower, senjata pembeku, hingga laser. Kapal ini juga dilengkapi oleh booster lengkap dengan semburan apinya untuk bisa berjalan lebih cepat. Kustomisasi ini membuat saya ingin terus mendesain sampai menemukan kapal yang sesuai dengan gaya bermain.

Pencarian Kru Kapal Terbaik

Kalian juga bisa merekrut kru bajak laut baru setiap kali berlabuh di pelabuhan. Ada beberapa karakter tersebut yang sebelumnya sudah pernah muncul di Like a Dragon: Infinite Wealth. Syarat merekrutnya pun bervariasi, dari yang standar yaitu memberi sejumlah item, sampai yang absurd.

Setiap kru akan memiliki role yang berbeda. Dari defender, attacker, support, dan long range. Tugas kalian adalah menugaskan kru kapal ke peran yang tepat sesuai dengan rolenya. Dampaknya akan sangat besar dalam perang kapal. Begitu juga dengan moral dari kru harus diperhatikan. Moral akan turun jika mereka kalah dari pertempuran, dan tugas sang kapten adalah membuatnya bangkit lagi. Bisa dengan memberikan hadiah atau berpesta.

Kru yang memiliki skill pasif juga bisa dijadikan sebagai tangan kanan Majima atau First Mate. Kalian bisa mengganti-ganti First Mate untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya main kalian.

Kru kapal juga akan ikut bersama Majima saat mencari harta karun di pulau. Begitu juga ketika sedang terjadi pertarungan di atas dek kapal. Jadi pastikan kalian selalu membawa kru kapal dengan level yang tinggi. Karena kru kapal dengan level rendah dapat di one-shot oleh musuh level tinggi.

Berbicara tentang harta karun, kalian juga bisa mendapatkan cincin. Nantinya cincin ini bisa kalian pakaikan ke Majima untuk memberikannya berbagai bonus atribut dan juga efek.

Mad Dog dan Sea Dog

Untuk bagian gameplay combat di daratan, Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii tetap menggunakan gaya klasik Beat’em Up Street Fighting yang menjadi ciri khas franchise ini. Majima akan dibekali oleh dua gaya bertarung yaitu Mad Dog dan Sea Dog.

Mad Dog adalah gaya khas milik Majima. Gaya bertarung ini mengandalkan kecepatan, menggabungkan pukulan, tendangan, serta tebasan belati yang cepat. Majima bahkan sekarang bisa melompat untuk melakukan aerial combo dengan Mad Dog. Kemampuan melompat ini juga bisa digunakan untuk kabur dari kepungan musuh.

Sea Dog adalah gaya baru yang diperkenalkan di Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii. Majima akan menggunakan sepasang cutlass ketika menggunakan gaya ini. Senjata ini bisa ia gunakan sebagai boomerang untuk menyerang musuh dari jarak jauh. Kalian juga bisa menggunakan Sea Dog untuk melakukan serangan tebasan berputar. Serangan ini cocok untuk menghancurkan banyak musuh sekaligus.

Selain itu, Sea Dog stance juga memberikan Majima kemampuan untuk menggunakan Tool. Pertama ada pistol Flintlock untuk serangan jarak jauh. Jika dicharge, daya serang Flintlock bisa bertambah. Lalu kedua adalah Hookshot. Alat ini bisa membuat Majima bisa meluncur langsung ke arah musuh yang ditarget untuk mempercepat serangan.

Kedua gaya bertarung Mad Dog dan Sea Dog bisa diganti secara instan saat sedang bertarung. Sehingga kalian bisa memilih gaya mana yang sesuai dengan kondisi saat combat.

Heat Moves juga hadir di Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii. Skill ini bisa menghabiskan health bar musuh secara cepat dengan cutscene yang menarik. Cutscene ini bisa lucu, bisa stylish, bisa juga sadis. Heat Moves baru bisa digunakan dalam momen yang tepat. Jadi pastikan kalian selalu mengawasi kemunculan ikon tombol untuk mengeksekusinya.

Majima juga memiliki special attack untuk dua gaya bertarungnya, Mad Dog dan Sea Dog. Special attack yang menurut saya paling ampuh adalah Doppelganger Attack milik Mad Dog. Skill ini hanya bisa diaktifkan ketika meteran special attack sudah terisi penuh. Saat diaktifkan, Majima memunculkan dua Kage Bunshin untuk menyerang musuh. Skill ini sangat efektif, terutama ketika kalian sedang berhadapan dengan Boss.

Konten Sampingan Daur Ulang

Tradisi mini game dalam berbagai variasi juga akan tersedia di Like a Dragon: Infinite Wealth. Ketika mengunjungi Honolulu, kalian bisa memainkan berbagai jenis mini game. Mulai dari Super Crazy Delivery dimana Majima menjadi kurir pengantar makanan “ekstrim”, Sicko Snap dimana pemain harus mengambil foto “mahluk-mahluk” aneh, Dragon Kart, dan masih banyak lagi.

Akan selalu aktivitas lain yang bisa kalian lakukan seandainya bosan bertarung atau menjalankan cerita utama. Meski pada akhirnya aktivitas-aktivitas tersebut juga akan menjadi monoton secara cepat, karena hanya didaur ulang dari game-game sebelumnya. Untungnya masih ada Madlantis yang menghadirkan Colosseum Battle dengan menggunakan kapal, atau bermain baseball dengan peluru meriam.

Cerita sampingan atau Substory juga akan bermunculan dalam petualangan Majima. Developer terlihat sangat focus dalam mengerjakan Substory ini, karena banyak cerita menarik, lucu, bahkan ada yang sampai terasa ke hati.

Salah satu Substory yang lucu adalah cerita dari salah satu kru kapal, Masaru. Seperti dalam acara reality show, The Bachelor, Majima harus membantu Masaru untuk memenangkan hati dari lima wanita yang berbeda. Bisa ditebak, hasil akhirnya justru malah menjadi komedi yang menarik untuk disimak.

Kesimpulan Review Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii PS5

Itulah review Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii PS5. Menurut saya ini adalah game pelengkap yang tepat setelah mengikuti alur cerita di Infinite Wealth yang naik turun. Jika diibaratkan, game ini adalah makanan penutup yang manis, sehingga tepat untuk menghilangkan rasa gurih dari makanan utama. Tapi tidak hanya sekedar desert saja, Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii juga memiliki dressing yang unik.

Implementasi gameplay perang kapal ala Assassin’s Creed IV: Black Flag memberikan keunikan yang tidak bisa dijumpai di seri lainnya. Majima memang gila, tapi kapan lagi kalian bisa melihat ia menggila sambil mengemudikan kapal bajak laut. Selain itu, developer juga cukup lihai dengan menambahkan beberapa fitur esensial yang hilang dari “game sebelah”.

Jika ditanya apakah saya puas dengan review Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii PS5? Saya akan menjawab cukup puas.

Melihat franchise Like a Dragon yang akan terus berjalan, mungkin kedepannya kita akan mendapatkan lagi game standalone Goro Majima. Mungkin nanti ia akan menjadi seorang pilot pesawat luar angkasa, atau menjadi seorang pensiunan Yakuza yang sedang menunggu akhir hidupnya.

Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii sudah bisa kalian beli di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC (Windows dan Steam). Atau kalian juga bisa mencoba versi demo gratisnya terlebih dahulu.

Meski Sedang Bermasalah dengan Nintendo, Palworld Rayakan Pencapaian 32 Juta Pemain

0

Pocketpair, developer sekaligus publisher game Palworld mengumumkan pencapaian baru. Bersamaan dengan perayaan satu tahun sejak peluncuran gamenya di Early Access pada 19 Januari 2024, Pocketpair mencatat jumlah pemain Palworld telah melampaui 32 juta orang di seluruh platform.

Pencapaian ini terbilang luar biasa bagi Pocketpair, terutama mengingat kondisi yang mereka alami. Saat ini Pocketpair dan Palworld sedang bertarung secara hukum melawan Nintendo dan Pokemon, dengan tuduhan pelanggaran hak cipta.

Meski Sedang Bermasalah dengan Nintendo, Palworld Rayakan Pencapaian 32 Juta Pemain

Ibarat mendapatkan “second wind”, Pocketpair menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pemain Palworld di seluruh dunia.

“Kami sangat menghargai dukungan luar biasa dari komunitas pemain dan berharap kalian terus menikmati Palworld di tahun keduanya,” tulis Pocketpair dalam keterangan resminya.

Kedepannya, Pocketpair akan terus menambahkan konten baru untuk Palworld. Beberapa konten baru yang sudah diumumkan adalah mode co-op secara crossplay, world transfers untuk Pals, ending scenario dan World Tree, serta tidak lupa tambahan Pals jenis baru dan kolaborasi, salah satunya dengan Terraria.

Selain tambahan konten baru, juga akan ada optimalisasi untuk UX, base Pals, serta peletakan objek di dunia dalam game.

Bagaimana menurut kalian?

Marvel Rivals Mengalami PHK Meski Sukses Besar

0

Drama sedang terjadi di dalam tubuh developer game populer Marvel Rivals. Setelah lebih dari dua bulan sejak peluncurannya yang sukses besar, ternyata terjadi PHK secara mendadak. Beberapa pengembang Marvel Rivals asal Amerika Serikat, termasuk Game Director Thaddeus Sasser menjadi bagian dari pegawai yang mengalami PHK.

Marvel Rivals Mengalami PHK Meski Sukses Besar

Kabar ini dibenarkan melalui unggahan Sasser di LinkedIn.

“Ini benar-benar industri yang aneh. Tim saya yang luar biasa dan berbakat baru saja membantu meluncurkan franchise baru Marvel Rivals dengan sangat sukses untuk NetEase, dan sekarang kami diberhentikan!” tulisnya.

Selain Sasser, Designer Jack Burrows, juga mengkonfirmasi melalui LinkedIn bahwa dirinya termasuk dalam daftar pegawai yang diPHK.

“Baru saja terkena PHK dari pekerjaan saya di Marvel Rivals bersama NetEase,” tulisnya.

“Merupakan kehormatan besar bisa bekerja dengan rekan-rekan saya dari Amerika, yang sayangnya juga mengalami hal serupa. Sepertinya, tidak ada cara untuk menghindari keputusan ini, terlepas dari seberapa besar kesuksesannya,” tambahnya.

NetEase Angkat Bicara Soal PHK Marvel Rivals

NetEase pun memberikan pernyataan resmi kepada VGC mengenai keputusan PHK yang dialami oleh pengembang Marvel Rivals di Amerika Serikat. tersebut. NetEase beralasan bahwa keputusan ini dibuat untuk mengoptimalkan efisiensi pengembangan game Marvel Rivals.

NetEase menambahkan bahwa langkah ini berdampak pada tim desain yang berbasis di Seattle, yang merupakan bagian dari divisi desain global yang lebih besar. Pihak perusahaan mengklaim tetap menghargai kerja keras dan dedikasi para pegawai yang terdampak serta memastikan bahwa mereka akan diperlakukan dengan baik.

Update Baru Marvel Rivals

Meski terjadi perubahan dalam tubuhnya, NetEase tetap melanjutkan pengmbangan Marvel Rivals dengan mengumumkan konten  baru yang akan rilis pada tanggal 21 Februari 2025. Update ini akan menghadirkan dua anggota baru dari Fantastic Four, The Thing dan Human Torch, yang akan membantu Mister Fantastic dan Invisible Woman melawan Dracula.

Bagaimana menurut kalian?