Maraknya mode battle royale belakangan membuat Black Desert Online ikut menambahkan mode tersebut ke dalam gamenya. Hal tersebut diumumkan oleh Pearl Abyss selaku pengembang dalam sebuah perhelatan di Amsterdam beberapa waktu lalu.
Pearl Abyss mengungkapkan bahwa game MMORPG tersebut memiliki lebih dari 10 juta pemain terdaftar, dan hal itu menjadi salah satu pertimbangan bahwa mode battle royal layak dimasukkan ke dalam game ini.
Dalam mode ini, setiap pemain dimulai sebagai Black Spirit. Kemudian mereka harus menghancurkan peti persediaan (supply crates) dan mengalahkan mobs alias musuh yang lebih lemah. Dari situ pemain dapat mengumpulkan peralatan dan keterampilan. Nantinya hanya akan ada satu pemain yang bertahan dan menjadi pemenang.
Saat ini, mode tersebut bisa dimainkan hingga 50 pemain dan baru akan rilis di Korea Selatan saat musim dingin ini. Sedangkan untuk wilayah lainnya akan menyusul kemudian.
Tak hanya mode battle royal, Black Desert Online juga menghadirkan class baru yaitu Archer yang merupakan class ke 17 dalam game ini.
Archer merupakan class paling unik diantara yang lain, ia mampu menggunakan awakening weapon dan ability sejak level 1. Satu hal yang cukup berbeda bila dibandingkan class lain yang perlu mencapai level 56 dan jalankan quest awakening untuk bisa menggunakan skil ini.
Archer akan akan dirilis dan bisa digunakan secara global pada 12 Desember. Tapi pemain sudah bisa melakukan pra-registrasi untuk mulai memilih class ini.
Setelah sempat mengalami penundaan akibat bug, akhirnya update Batttlefield V, Chapter 1: Overture dipastikan akan rilis untuk semua platform hari ini.
Hal tersebut diumumkan oleh DICE melalui akun resmi Twitter Battlefield V. Berikut tweetnya :
Good news! The #Battlefield Chapter 1: Overture update is locked and loaded for deployment tomorrow, December 5th.
Our sincerest apologies for the delay. The team agreed it was best for the game’s health to hold off and fix the issues, so thank you for being so understanding! pic.twitter.com/2x3NvbGU7s
Update terbaru tersebut akan menghadirkan peta Panzerstorm yang merupakan episode terakhir kisah Tiger War. Pertempuran ini terletak di lokasi bersejarah Hannut di Belgia pada awal 1940. Sebanyak 17 tank dapat bertempur pada saat yang sama.
Selama ini pasar penjualan game digital untuk PC didominasi oleh Valve melalui Steam. Baik developer besar maupun indie menggunakan Steam untuk menjajakan gamenya. Dengan popularitas Steam yang terus menanjak, Valve menyadari jika publisher, developer, dan gamer menjadi sangat bergantung dengan Steam. Pada akhirnya munculah berbagai macam keputusan yang bisa dibilang “berat sebelah”.
Misalnya mengenai sistem bagi keuntungan antara Valve dengan developer yang menjual gamenya melalui Steam. Kebijakan Valve adalah mereka akan mengambil potongan sebesar 30 persen dari setiap game yang dijual di Steam. Kebijakan tersebut lalu dirubah baru-baru ini. Jika developer bisa menjual gamenya dengan keuntungan lebih dari 10 juta dolar, maka potongan yang akan diambil oleh Valve turun dari 30 persen menjadi 25 persen. Jika keuntungannya mencapai 50 juta dolar ke atas, maka potongan yang diambil semakin kecil yaitu 20 persen (Thanks Gamebrott).
Kebijakan ini memang secara sekilas terlihat menguntungkan tapi hanya untuk developer besar. Bagaimana nasibnya bagi developer indie yang hanya memiliki budget terbatas?
Terlepas dari masalah-masalah tersebut, Valve tetap menjadi primadona sebagai platform penjualan game digital. Tapi tahukah kamu, ternyata selain Steam masih ada platform-platform lain yang menyediakan jasa yang sama. Beberapa bahkan digadang-gadang akan menjatuhkan Steam dari tahtanya:
1. Here Comes The New Challenger, Epic Games!
Berita terbaru sekaligus yang paling panas adalah Epic Games yang secara terang-terangan menantang Valve. Awalnya developer, Epic Games siap bertransformasi menjadi platform penjualan game digital seperti Steam.
CEO Epic Games, Tim Sweeney mengatakan jika pihaknya akan membuat platform mirip Steam untuk menjual game versi digital. Ia mengatakan jika semua jenis game bisa dijual di platform ini, bukan hanya game yang dibuat dengan Unreal Engine saja. Tidak hanya itu, biaya potongan yang diminta juga jauh lebih kecil. Jika Valve meminta 30 persen, maka Epic hanya akan mengambil 12 persen saja. Sisanya yaitu 88 persen masuk ke kantong developer. Jika game tersebut dibuat dengan Unreal Engine, maka biaya potongannya semakin kecil yaitu 5 persen saja.
Detail lebih lanjut mengenai platform ini akan diungkap pada acara The Game Awards 2018 pada tanggal 6 Desember nanti.
2. Tencent dengan WeGame
Pesaing Steam juga datang dari China. Raksasa China Tencent juga membuat platform online bernama WeGame. Sama seperti Steam, WeGame juga menyediakan jasa distribusi game versi digital untuk PC, sosial media, bahkan video.
Pada awalnya WeGame hanya ditujukan untuk developer China saja. Namun, untuk kedepannya Tencent berencana untuk membuat WeGame versi global. Artinya developer dan gamer seluruh dunia nantinya bisa mengakses platform tersebut.
Merespon ambisi Tencent, Valve sendiri telah mengumumkan bakal membuat Steam khusus untuk wilayah China. Akankah upaya ini berhasil?
3. Masih Ada Uplay, Origin, Microsoft Store, dan Battle.Net
Banyak publisher besar yang akhirnya membuat platform sendiri untuk menjual game buatannya. Mungkin mereka ingin menghindari potongan biaya dari “sang makelar” demi meraup semua keuntungan.
Ada empat platform yang pastinya sudah kamu kenal. Pertama ada Uplay yang dimiliki oleh Ubisoft. Lalu ada Origin kepunyaan EA, Microsoft Store, dan yang terakhir Battle.Net yang dimiliki Blizzard ft. Activision. Keempatnya hanya menjual game yang dibuat oleh developer sendiri, namun khusus untuk Microsoft Store, barang yang dijual lebih bervariasi seperti software maupun gadget.
4. Bayar 1 dapat 3 di Humble Bundle
Humble Bundle adalah platform online yang unik. Pasalnya model bisnis yang digunakan adalah sistem borongan. Membeli hanya dengan harga satu game, gamer sudah bisa mendapatkan banyak game. Humble Bundle juga melayani pembelian game digital secara satuan. Sayangnya setiap game yang dibeli pada akhirnya tetap harus direedem di Steam.
5. Yang Terakhir, GOG
GOG mungkin adalah kompetitor utama dari Steam saat ini, Sayangnya GOG belum bisa menyaingi popularitas Steam.
GOG sendiri dikembangkan oleh CD Projekt Red. Nama tersebut tidaklah asing karena CD Projekt Red adalah developer dibalik game sensasional The Witcher dan yang akan datang Cyberpunk 2077.
Keunggulan dari GOG adalah platform ini bebas DRM atau Digital Rights Management. Software Denuvo merupakan salah satu bentuk dari DRM. Software ini banyak digunakan oleh game milik publisher besar di Steam, misalnya Sega dan Ubisoft.
Itulah para kompetitor yang harus diwaspadai oleh Steam. Apa yang dilakukan oleh Epic Games mudah-mudahan menjadi pemicu bagi platform online lainnya agar lebih berani dalam melawan dominasi Steam.
Bagaimana menurut kamu? Apakah termasuk gamer yang sudah mulai menggunakan platform selain Steam?
Akhirnya Koei Tecmo merilis trailer perdana dari game Dead or Alive Xtreme 3: Scarlet. Kamu akhirnya bisa melihat langsung seperti apa kemampuan dari Soft 4D Engine. Engine ini diklaim bisa menambah sensasi dari “goyangan” para gadis di game tersebut. Penasaran seperti apa? Berikut adalah videonya:
Seperti yang kamu lihat pada video di atas, Soft 4D Engine ini memadukan fitur HD Rumble milik Nintendo Switch dengan kehalusan visual milik Soft Engine. Joy-con yang digunakan untuk bermain akan bergetar sesuai dengan gerakan yang dilakukan oleh para gadis di dalam game. Kamu juga bisa melihat pada video di atas seperti game Dead or Alive Xtreme 3: Scarlet jika dimainkan di PS4 dengan PlayStation VR.
Dead or Alive Xtreme 3: Scarlet akan dirilis tahun 2019 di Jepang pada bulan Maret. Belum ada kejelasan apakah game ini juga akan dirilis di luar wilayah Jepang atau tidak.
Setelah merilis potongan screenshot Resident Evil 2 Remake beberapa waktu yang lalu, Capcom akhirnya memperlihatkan video penuhnya. Video ini dibagi menjadi dua, yaitu bagian Leon dan Claire.
Pada bagian Leon, kamu bisa melihat petualangan Leon bersama Ada Wong serta pertemuannya dengan monster di gorong-gorong. Sedangkan pada video Claire kamu bisa melihat Tyrant serta cuplikan dari lokasi baru di Resident Evil 2 Remake, Orphanage.
Masih belum puas? Masih ada video lain Resident Evil 2 Remake yang bisa kamu tonton. Video ini dibuat oleh IGN dan berisi gameplay cukup lengkap dari bagian Leon dan Claire.
Resident Evil 2 Remake baru akan dirilis tahun depan, tepatnya pada tanggal 25 Januari 2019 di PS4, Xbox One, dan PC.
Dirilis pada awal tahun 2018, Garena Free Fire Indonesia berhasil terpilih sebagai Google Play User’s Game Choice of 2018 melalui sistem voting yang dilakukan oleh para pengguna Google Play.
Atas capaian ini, Garena Free Fire Indonesia mengumumkan akan membagikan 5 gold royale voucher sebagai rasa terima kasih.
“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk dapat dinobatkan sebagai User’s Game Choice of 2018 di Google Play Awards. Menjadi game paling populer, tentunya hal akan memotivasi tim kami untuk selalu mengedepankan pengalaman pemain serta perkembangan dari game Garena Free Fire sendiri. Saya dan tim ingin mengucapkan terima kasih sebesarnya kepada seluruh pemain yang tidak henti-hentinya memberikan feedback dan dukungan” ucap Christian Wihananto, selaku produser dari game Garena Free Fire Indonesia.
Penghargaan ini menambah prestasi lainnya dari game yang baru dirilis pada Januari 2018 tersebut. Saat ini Garena Free Fire Indonesia telah mencapai 100 juta unduhan di Google Playstore.
Netmarble Corp., kemarin mengumumkan update terbaru untuk game MMORPG andalannya, Lineage2 Revolution, yang menghadirkan World dan Field Boss baru sebagai bagian dari kerja samanya dengan DC Batman.
Dari World Boss baru “Scarecrow”, pemain dapat mendapat Scarecrow Core, Batman Artifact, dan berbagai hadiah lainnya. Sementara pada penambahan Field Boss, “The Riddler” menawarkan konten menarik selain berburu, berupa misi seperti kuis dan dengan menyelesaikan misi tersebut, pemain dapat meraih The Riddler Core, Demonic Soulstone, dan beragam hadiah.
Konten baru “Artifact” merupakan sistem yang dapat memperkuat CP karakter. Artifact dapat diperkuat melalui Limit Break hingga level 7. Saat set Artifact terpasang, pemain akan memperoleh CP tambahan dan juga Set Effect.
Perjanjian lisensi dengan Warner Bros. Interactive Entertainment dan DC ini merupakan kolaborasi kedua dalam Lineage2 Revolution, mengikuti kesuksesan kolaborasi pertama dengan mobile RPG “Monster Strike” pada Juli lalu.
Meskipun BioWare berencana untuk mengumumkan judul seri terbaru Dragon Age bulan ini pada The Game Awards 2018 nanti, namun tampaknya perilisan game tersebut masih akan butuh waktu beberapa tahun lagi.
Dilaporkan oleh VentureBeat, menurut keterangan “sumber yang akrab dengan studio (BioWare),” Dragon Age berikutnya baru akan rilis paling tidak 3 tahun lagi.
Pengembangan game ini nampaknya memang agak terbengkalai mengingat BioWare sedang fokus pada pengembangan Anthem. Namun, pihak pengembang mengungkapkan bahwa mereka masih memiliki tim khusus yang mengerjakan game tersebut.
Tom Clancy Rainbow Six: Siege hari ini mendapatkan update terbaru yang diberi nama Operation Wind Bastion.
Update tersebut akan menghadirkan dua karakter baru yaitu Nomad dan Kaid. Nomad adalah seorang attacker yang memiliki senjata andalan proyektil peluncur granat yang bisa menciptakan hembusan angin yang sangat besar.
Memang senjata ini tidak akan membunuh lawan, tetapi mampu menjatuhkan mereka ke tanah dan mencegah mereka menembakkan senjata mereka. Hal ini merupakan masalah bagi shield defenders.
Sedangkan Kaid adalah seorang defender yang dapat menangkis serangan agresif dari lawan. Rtila electroclaw-nya adalah alat yang dapat pemain lemparkan ke permukaan dan melistriki apa pun yang terbuat dari logam.
Tak hanya dua karakter baru tersebut, update terbaru kali ini menghadirkan sebuah map baru Fortress yang memiliki setting di wilayah Maroko.
DICE telah mengumumkan bahwa update yang dijadwalkan hari ini untuk Battlefield 5 telah tertunda setelah pihaknya menemukan beberapa bug. Tetapi mereka juga mengatakan bahwa patch tidak akan ditunda lama, meskipun tanggal baru belum dapat dikonfirmasi.
“Daripada membuat masalah dalam game, kami menunda pembaruan untuk saat ini,” ungkap DICE melalui akun twitternya.
Update terbaru tersebut rencananya akan menghadirkan peta Panzerstorm yang merupakan episode terakhir kisah Tiger War. Pertempuran ini terletak di lokasi bersejarah Hannut di Belgia pada awal 1940. Sebanyak 17 tank dapat bertempur pada saat yang sama.
Selain itu juga akan ada kustomisasi kendaraan serta dua mode arcade bernama Shooting Trial dan Driving Trial, dimana pemain dapat menguji senjata dan kendaraan penggerak di peta Hamada.