Home Blog Page 762

Kata Gamer: Bethesda Bereksperimen Hasilnya Fallout 76

0

Menjelang akhir tahun 2018, Bethesda akhirnya merambah ke genre multiplayer dengan merilis game eksperimen Fallout 76. game ini menuai banyak kritik dan kecaman akibat kondisinya yang bisa dibilang berantakan. Meski begitu, saya justru menemukan banyak hal menakjubkan dari Fallout 76 serta para gamer lain yang memainkannya.

Sekedar informasi, Fallout 76 mengambil setting 25 tahun setelah berakhirnya perang nuklir. Pemain akan berperan sebagai penghuni dari bunker yang bernama Fallout 76. Tugas pemain adalah membangun kembali peradaban di wilayah West Virginia, Apalachia.

Dari segi aktivitas, Fallout 76 memiliki beragam hal yang bisa dilakukan, mulai dari mission, crafting, membangun perk, dan masih banyak lagi. Hal yang saya sayangkan adalah game ini minim akan panduan mengenai penggunaan fitur-fitur tersebut, sehingga bakal membuat para player terutama yang masih awam dalam game ini kerepotan

Hal lain yang kurang dari game ini adalah grafis. Sebagai game yang dirilis tahun 2018, Fallout 76 dari segi grafis hanya sedikit lebih baik dibanding seri Fallout sebelumnya. Sebagai gamer yang sudah memainkan Fallout sejak Fallout 3, ini sangat mengecewakan. Bayangkan saja, sudah 10 tahun berlalu hampir tidak ada perubahan dari segi kualitas grafis.

Beragam Jenis Musuh, Tapi Bodoh

Sekarang saya akan membicarakan mengenai musuh. Pada game Fallout 76, musuh  memiliki respawn time yang cepat. Setiap wilayah di dalam dunia Fallout 76 juga memiliki jenis musuh yang berbeda. Level musuh pun berbeda-beda, ada yang stagnan, ada juga yang mendekati level pemain. Sistem ini menurut saya menjadi tantangan tersendiri karena tidak mudah untuk memprediksi musuh yang akan muncul.

Sayangnya sistem AI untuk musuh di Fallout 76 mengecewakan. Ada beberapa masalah seperti pathing yang tidak jelas sehingga musuh bergerak secara tidak wajar. Ada juga glitch dimana musuh yang berukuran besar mendadak bisa muncul di dalam ruangan.

NPC Manusia No, Robot Yes

NPC merupakan hal yang menjadi sorotan di game Fallout 76. Berbeda dengan game sebelumnya, sama sekali tidak NPC manusia di Fallout 76. Sebagai gantinya, West Virginia justru dihuni oleh robot. Robot ini merupakan pengganti dari NPC manusia dan masing-masing memiliki kepribadian beragam. Hal yang menurut saya menarik adalah robot-robot ini masih melakukan aktivitas sehari-hari padahal dunia sudah hancur karena perang nuklir.

Hal yang paling disayangkan adalah dialog di game Fallout 76 sangatlah linear. Tidak seperti game Fallout yang lain dimana pemain bisa membuat pilihan, di game ini pemain tidak punya pilihan. Hal ini jelas membuat para penggemar seri game Fallout geram.

Bagaimana dengan Interaksi Antar Pemain?

Fallout 76 didesain sebagai game multiplayer. Para pemain bisa bermain dan bertualang bersama di West Virginia. Sayangnya interaksi antar pemain di game Fallout 76 tergolong minim. Kecuali bermain bersama teman, saya mengalami kesulitan ketika ingin bermain bersama pemain lain yang belum saya kenal. Beberapa penyebab yang menurut saya membuat hal ini terjadi adalah event yang jarang, hadiahnya pun kurang memuaskan. Jika mau kamu juga bisa menamatkan game ini seorang diri.

Dalam game ini, sistem buatan Bethesda yang menitikberatkan pada PvE berhasil membuat para pemain Fallout 76 menjadi saling membantu. Jika ada pemain yang berbuat “onar”, maka secara otomatis pemain ini akan menjadi buronan. Jika buronan ini berhasil dibunuh, maka ia akan kehilangan uang sebanyak kerusakan yang diperbuatnya.

Bethesda VS Modder

Bethesda sendiri tidak tinggal diam melihat kekacauan di Fallout 76. Mereka secara berkala memberikan patch untuk membenahi bug, glitch, tampilan visual maupun gameplay. Update terbaru tanggal 12 Desember kemarin misalnya banyak membenahi bug dan glitch fatal di dalam game.

Tidak hanya Bethesda yang berusaha memperbaiki Fallout 76, modder pun ikut serta membantu meski tanpa seizin Bethesda. Akibatnya Bethesda dan modder malah saling berlomba-lomba.

Berkat modder, pemain Fallout 76 bisa menikmati fitur modifikasi seperti Perk Loadout Manager, lalu sistem inventory yang lebih baik. Modder juga berhasil mengaktifkan sistem proximity chat. Seharusnya ini semua merupakan tanggung jawab Bethesda sebagai pencipta game Fallout 76. Tapi kenapa justru pihak ketiga yang akhirnya turun tangan?

Menurut Saya Tentang Fallout 76

Fallout 76 bisa diibaratkan sebagai kopi. Dari permukaan, game ini terlihat hitam dan penuh dengan masalah. Namun di dalamnya, konten yang tersedia di game ini sebenarnya sangatlah banyak. Semakin jauh wilayah West Virginia yang dijelajah, semakin banyak pula aktivitas yang bisa dilakukan.

Selain itu Bethesda dan modder seharusnya mau bekerjasama. Karena keduanya sama-sama berusaha untuk membuat Fallout 76 menjadi surga yang diimpikan gamer.

Almost heaven, West Virginia
Blue Ridge Mountains, Shenandoah River
Life is old there, older than the trees
Younger than the mountains, blowing like a breeze…

DLC Terbaru GTA Online Hadirkan Pertempuran Kendaraan Ala Mad Max

0

Rockstar baru saja merilis DLC terbaru untuk Grand Theft Auto Online yang diberi nama Arena War. Dalam update ini ada tujuh mode baru yang merupakan ajang pertempuran kendaraan ala Mad Max dan Death Race 2000.

Salah satu mode tersebut adalah Carnage dimana dalam game ini pemain akan bertarung untuk menjadi kendaraan terakhir yang selamat. Dalam update ini juga tersedia Arena Workshop yang berguna untuk memodif kendaraan pemain agar menjadi sebuah “death machine car” yang siap terjun dalam pertempuran ini.

Dan tentu saja bagi pemain yang tidak ingin repot melakukan modifikasi, tersedia berbagai mobil kendaraan siap pakai yang bisa dibeli, baik menggunakan uang sungguhan ataupun saldo digital dalam game.

Untuk diketahui, Grand Theft Auto Online merupakan komponen multiplayer dari Grand Theft Auto V. Game ini sudah terjual 100 juta kopi di seluruh dunia.

Akibat Terlalu Berisik Main Super Smash Bros, Rumah Gamer Ini Didatangi Polisi

0

Saat sedang seru-serunya bermain game, apalagi bersama teman biasanya kita lupa akan keadaan sekitar. Hal tersebut tak jarang justru menimbulkan hal-hal lucu atau tidak justru mengenakkan.

Begitu juga dengan sekelompok gamer di Amerika Ini. Jovante A. Williams dan teman-temannya didatangi polisi setempat akibat tetangga mereka melaporkan suara berisik yang ditimbulkan saat mereka bermain Super Smash Bros. Dirinya mengaku tentu merasa takut dengan hal tersebut dan tidak ingin akibat hal ini dia dan teman-temannya masuk penjara.

“Saya tidak mencoba untuk berakhir di penjara atau terluka, atau membuat teman saya dirugikan, atau memulai keributan,” ungkap Jovante sebagaimana dilansir dari Game Informer.

Setelah polisi memastikan bahwa Jovante dan teman-temannya tidak akan membuat kebisingan yang mengganggu tetangga lagi, polisi tersebut meninggalkan rumahnya. Namun sebelumnya, petugas sempat bertanya game apa yang mereka mainkan.

Aya aya wae!

Event Winter Wonderland Overwatch Sudah Dimulai!

0

Event tahunan Winter Wonderland telah bisa dinikmati sekarang oleh seluruh pemain Overwatch. Seperti tahun lalu, mode Yeti Hunt akan hadir kembali.

Semua map termasuk Hanamura, King’s Row dan Blizzard World akan bertema musim dingin dengan salju tebal yang menutupi.

Tak hanya itu, enam buah skin legendaris akan bisa pemain dapatkan dengan harga 3,000 credit. Skin terebut adalah Sugar Plum Fairy Mercy, Krampus Junkrat, Widowmaker Biathlon, Snow Fox Lucio, Snowboarder Zarya, dan Figure Skater Symmetra.

Epic Games Resmi Hentikan Layanan Untuk Game Infinity Blade Trilogy

0

Epic Games telah menghentikan layanan dan menghapus game Infinity Blade Trilogy dari app store. Pihak pengembang beralasan bahwa mereka saat ini tengah fokus pada game Spyjinx yang masih dalam proses pengembangan, sehingga khawatir tidak memiliki tenaga dan waktu yang memadai untuk terus memberikan support terhadap game ini.

“Dengan pengembangan Spyjinx dan proyek lainnya, semakin sulit bagi tim kami untuk mendukung seri Infinity Blade pada tingkat yang memenuhi standar kami,” tulis Epic Games di blog resminya.

Meskipun pembeli baru tidak dapat lagi mengakses game di toko, namun mereka yang sudah terlanjur membeli dan mengunduh, tetap akan terus memiliki akses pada game tersebut termasuk masih bisa mengulang unduhan.

Untuk diketahui, Fortnite, game online populer besutan Epic juga kedatangan senjata baru dengan nama yang sama. Infinity Blade.

Semua Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Infinity Blade, Senjata Terbaru di Fortnite

0

Senjata baru yang kemarin diumumkan oleh Epic Games akan hadir dalam Fortnite, kini sudah resmi meluncur dalam game tersebut bersamaan dengan patch 7.01.

Senjata itu bernama Infinity Blade, sebuah pedang yang namanya sama dengan judul game mobile yang baru saja dihentikan layanannya oleh Epic. Berikut penjelasan lengkap tentang kemampuan senjata melee tersebut:

Keberadaan:

  • Dapat ditemukan di Polar Peak.
  • Hanya ada satu pedang yang akan muncul setiap pertandingan.
  • Infinity Blade akan tejatuh ketika pengguna kalah atau tereliminasi.

Efek Damage terhadap musuh:

  • Primary Fire bisa memberikan efek 75 damage kepada musuh serta bisa menghancurkan objek dalam satu kali tebasan.
  • Alternate Fire memungkinkan pemain untuk melompat jauh, menghancurkan objek di sekitarnya. Setelah mendarat, akan memberikan efek 25 damage ke pemain lain yang ada di dekatnya.

Efek Positif Bagi Penggunanya:

  • Meningkatkan jumlah maksimal Health dan Shields (200 Health / 200 Shields).
  • Regenerasi Health otomatis selama memegang senjata tersebut (1 HP per detik).
  • Regenerasi Health otomatis setelah dieliminasi oleh musuh (50 HP).
  • Meningkatkan speed (130%).
  • Pemain pertama yang berhasil mencabut Infinity Blade dari tempatny, maka Health dan Shields yang dimiliki akan langsung terisi penuh.

Kekurangan:

  • Tidak bisa mengambil item building materials selama menggunakan senjata ini, sedangkan jika sudah memiliki item tersebut, maka akan dijatuhkan.
  • Ketika pengguna mengambil item (selain building material), maka Infinity Bladenya akan dijatuhkan.

Dalam patch 7.01 juga hadir beberapa hal, diantaranya sandbox-style Creative mode dan kembalinya mode pertempuran jarak dekat Close Encounters. Untuk daftar lengkapnya bisa kamu lihat di sini.

Jelang Akhir Tahun, ASUS Luncurkan ROG Phone dan Dua Smartphone Gaming Premium

0

Memasuki waktu akhir tahun 2018, ASUS seakan tak henti-hentinya memberikan kejutan bagi gamer dengan kembali menghadirkan produk-produk baru yang bisa meningkatkan kualitas dalam bermain game. Kali ini perusahaan teknologi tersebut meluncurkan tak hanya satu namun tiga sekaligus produk smartphone gaming yang canggih dan tentunya punya harga yang bisa menarik minat beli kamu.

Memasuki era mobile gaming yang berkembang pesat, tak sedikit gamer yang beralih dari hanya memiliki smartphone biasa menjadi smartphone gaming. Pasalnya, fleksibilitasnya yang dimiliki dapat membuat penggunanya bisa bermain game dimana saja, tanpa harus duduk berjam-jam menatap layar komputer ditempat yang sama.

Sadar akan peluang tersebut, ASUS tak mau ketinggalan untuk bisa menyediakan smartphone gaming yang handal bagi gamer.

Bertempat di Pullman Hotel Central Park, ASUS mengajak para rekan, ZenFans, dan ROG Fans untuk menyaksikan langsung peluncuran ketiga smartphone gaming mereka, yaitu ROG Phone, ZenFone Max Pro M2 dan ZenFone Max M2.

ROG Phone

Setelah sekian lama dinantikan, akhirnya ROG Phone resmi diluncurkan dengan berbagai fitur premiumnya yang sangat mendukung kebutuhan gaming. Bisa dilihat dari segi performa yang ditenagai oleh Snapdragon 845 dengan GPU Adreno 630 serta RAM 8 GB yang powerful. Sebagai fitur premium lain yang hadir, ROG Phone juga dilengkapi oleh teknologi GameCool vapor-chamber cooling system yang memungkinkan kamu untuk main game berjam-jam tanpa harus takut akan overheat.

ROG Phone juga telah dibekali dengan Gorilla Glass 6 yang berbahan metal frame dan dirancang khusus agar tahan air dan sudah memiliki sertifikasi IPX4 splash resistant. Layar ROG Phone juga didesain secara presisi dengan refresh rate 90Hz dan response time 1ms yang cocok banget untuk main game FPS seperti PUBG Mobile dan Free Fire.

Smartphone ini juga menghadirkan teknologi terbaru AirTrigger pada sisi samping bodi ROG Phone. Sensor ini digunakan sebagai ganti tombol virtual yang ada didalam game. Selain itu, ROG Phone juga membawakan ciri khas RGB LED yang dapat kamu sesuaikan warnanya sesuai keinginan.

ZenFone Max M2

Menjadi generasi peneris ZenFone Max M1, kini ZenFone Max M2 memiliki banyak peningkatan terutama dari segi layar yang super luas yakni 6,3 inci dan ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 632. Performa kencang juga ditemani oleh RAM hingga 4GB yang bisa kamu gunakan untuk multitasking dan tentunya untuk gaming.

Senjata utama pada smartphone ini juga terletak pada kameranya yang mumpuni untuk mengabadikan banyak momen dengan resolusi 13MP yang dapat mendeteksi 13 jenis foto agar hasil gambar yang dihasilkan maksimal. Untuk kamera sekunder, terdapat fitur bokeh dengan efek blur background yang natural.

Baterai 4.000 mAH juga ditanamkan untuk memaksimalkan kegiatan gaming agar kamu gak perlu cepat-cepat melakukan pengisian daya. Smartphone ini juga bisa menemani penggunanya menonton video selama 21 jam, berselancar di internet menggunakan WiFi selama 22 jam, hingga bermain game selama 8 jam non-stop.

ZenFone Max Pro M2

Selain ROG Phone, ZenFone Max Pro M2 juga bisa dijadikan alternatif sebagai smartphone gaming dengan harga yang cukup terjangkau namun memiliki performa yang tak kalah pula. Dapat dilihat dari Snapdragon 660 yang menjadi motor utama yang dilengkapi dengan RAM hingga 6GB. Tentu performa gaming yang dihasilkan sangat superior.

Zenfone Max Pro M2 juga menjadi satu-satunya smartphone di Indonesia yang memiliki baterai berkapasitas tinggi 5.000 mAH yang memiliki waktu standby hingga 35 hari. Tentu baterai ini juga dapat bertahan lama ketika digunakan bermain game secara non-stop yakni hingga mencapai 10 jam lamanya.

Untuk meningkatkan kenyamanan penggunanya, ASUS menghadirkan layar 6,3 inci FHD+ yang dapat menampilkan kualitas gambar yang tajam dan smooth. Untuk performa kamera, ZenFone Max Pro M2 ini memiliki fitur AI scene Detection seperti pada ZenFone 5 dan dapat merekam video beresolusi 4K.

Review: ASUS ZenFone Max Pro M2, Smartphone Gaming Kekinian

0

Sukses Dengan ZenFone Max Pro M1, ASUS kembali membuat penerus dari smartphone seri Max yaitu ZenFone Max Pro M2. ASUS sendiri telah melakukan pembaruan kepada ZenFone Max Pro M2 agar smartphone ini tetap lebih unggul dari lawan-lawannya.

Dari segi jeroan, keunggulan dari ZenFone Max Pro M2 adalah chipset Snapdragon 660 menggantikan 636 yang digunakan pendahulunya. Chipset premium ini membuat performa ZenFone Max Pro M2 menjadi lebih baik, terutama untuk bermain game. Untuk baterai, ASUS masih mempercayakan baterai 5000 mAh untuk mendukung daya hidup ZenFone Max Pro M2.

Layar dari ZenFone Max Pro M2 juga lebih besar dibandingkan pendahulunya, yaitu 6.3 inci dengan resolusi 2280 x 1080. Untuk keamanan, layar ZenFone Max Pro M2 juga telah dilengkapi Corning Gorilla Glass 6. Punya tampilan yang lebar ditambah jeroan mumpuni menjadikan ZenFone Max Pro M2 sebagai penerus yang layak.

Berikut adalah spesifikasi lengkap dari ZenFone Max Pro M2:

Model number ZB631KL
SoC Qualcomm Snapdragon 660 Mobile Platform

64-bit octa-core CPU (8 x Kryo 260 cores) / Hexagon 680 DSP / Adreno 512 GPU / AI Engine

14nm FinFET (Low Power Plus) power-saving technology

RAM Up to 6GB EMMC
Storage Up to 128GB
Data connectivity LTE CAT5: UL 75 / CAT4 DL 150Mbps / DC-HSPA+: UL 5.76 / DL 42 Mbps
Wireless Connectivity WLAN 802.11 a/b/g/n, 2.4HGHz with Wi-Fi Driect / Bluetooth 5.0 (with aptX) / NFC
Display 6.3-inch Full HD+ (2280 x 1080) All-screen display LED Backlit IPS LCD, 450nits / 1500:1 contrast ratio / 94% NTSC color gamut / 90% screen-to-body ratio
Cameras Rear AI Main rear camera:

12MP, F1.8, 77.8 degree view angle (27mm focal length by 35mm eq) / 6-element lens

IMX486 sensor with 1.25µm pixels, 1/2.9” sensor size

AI Scene Detection in 13 types

Second camera / senor:

5MP Secondary depth sensing camera / sensor for bokeh effects

Front 13MP, F2.0, 77.2 degree view angle (26.4mm focal length by 35mm eq) 5 element lens
Flashes Rear and front Softlight LED flashes
Video recording (Rear camera) 4K UHD (3840 X 2160) video recording

1080p FHD video recording at 30fps

720p HD video recording at 30fps

3-axis electronic image stabilization for front and rear cameras

Still photo shooting while recording video capability

Audio NXP 9874 smart amplifier with 5-magnet speaker
SIM / Memory card support Triple slots, dual SIM dual standby (4G+4G):

Slot 1: 2G/3G/4G Nano SIM Card

Slot 2: 2G/3G/4G Nano SIM Card

Slot 3: Supports up to 2TB microSD cardVoLTE / VoWiFi support

Wired Connectivity USB 2.0 Micro USB

3.5 mm combo audio jack

GPS GPS, aGPS, Glonass, Beidou, QZSS
Construction Gorilla Glass 6 display panel and 3D-curved acrylic rear panel with Wave finish
Biometric Security Face and Fingerprint (up to 5 registered) unlocking
Battery 5000 mAh
Dimensions 157.9 X 75.5 X 8.5 mm / 175 grams
Colors Midnight Blue, Cosmic Titanium
OS Stock Android 8.1 “Oreo” with coming upgrade to Android 9.0

 

Berikut spesifikasi ZenFone Max Pro M2 dari CPU-Z:

Paket ASUS ZenFone Max Pro M2

Untuk review, tim Playcubic menggunakan ZenFone Max Pro M2 dengan RAM 4 GB dan storage 64 GB. Warna smartphone adalah Midnight Blue. Berikut adalah isi paketnya:

  • Unit ASUS ZenFone Max Pro M2
  • Adapter charger
  • Kabel micro USB
  • Pin
  • Silicon case
  • Buku petunjuk dan garansi

Sayangnya paket ini tidak termasuk earphone.

Dari Desain

Lebar dan enteng. Itulah kesan pertama tim Playcubic saat memegang ASUS ZenFone Max Pro M2. Dimesin dari smartphone ini adalah 157.9 x 75.5 x 8.5 mm dengan berat 175 gram. Meski tipis, ZenFone Max Pro M2 masih memiliki bezel. Tombol home tidak lagi memiliki wujud fisik, tapi virtual.

Pada bagian kanan smartphone terdapat tombol power dan volume. Pada bagian kiri terdapat slot khusus untuk SIM card dan Micro SD. Slot ini bisa digunakan untuk 2 nano SIM dan 1 Micro SD. Sensor fingerprint Zenfone Max Pro M2 berada di bagian belakang.

Sensor fingerprint ada di bagian belakang smartphone

Pada bagian bawah smartphone terdapat audio jack 3,5 mm, port untuk micro USB, dan speaker.

Segala Jenis Game Mobile Dilibas!

Bermain game bukan lagi pilihan sekunder bagi smartphone masa kini, tapi premier. Bagi gamer pecinta game mobile, smartphone yang dipunyai harus bisa digunakan untuk bermain game. ASUS ZenFone Max Pro M2 bisa memenuhi syarat tersebut.

Chipset SnapDragon 660 yang dipadu dengan GPU Adreno 512 dan 8x kryo 260 cores membuat ZenFone Max Pro M2 bisa memainkan game mobile apa pun. Jeroan ini juga membuat grafis dari game mobile yang dimainkan ditingkatkan sampai maksimal.

Ukuran layar ZenFone Max Pro M2 yang lebar sangat mendukung saat bermain game. Ibarat elang dalam game Assassin’s Creed, kamu akan mempunyai daya pandang yang lebih jauh. Keempat sudut smartphone yang membulat juga membuat tangan menjadi nyaman saat di posisi landscape.

Tim Playcubic sudah mencoba berbagai macam game dengan ASUS ZenFone Max Pro M2. Dari Free Fire, PUBG Mobile, Arena of Valor, Ragnarok M Eternal Love, semua bisa dimainkan tanpa lag dan gangguan teknis lainnya. Padahal grafik yang digunakan adalah high dan ultra.

Tim Playcubic sengaja menggunakan ASUS ZenFone Max Pro M2 untuk bermain game dalam durasi lama dan hasilnya memuaskan. Tidak hanya itu, tim Playcubic juga aktif menggunakan smartphone ini untuk browsing. Meski dipakai berjam-jam, baterai tidak terkuras. Kualitas baterai 5.000 mAh di smartphone ini tidak perlu lagi dipertanyakan. Suhu panas dari smartphone pun tidak terlalu kentara. Kamu tidak perlu khawatir Zenfone Max Pro M2 ini jadi setrikaan.

Bagaimana Dengan Kamera?

Apakah fitur kamera dalam smartphone itu penting bagi gamer? Kembali lagi kepada tujuannya, apakah smartphone tersebut hanya digunakan untuk gaming saja atau sebagai gadget multifungsi. Untuk ASUS ZenFone Max Pro M2 kemampuan untuk gaming jelas tidak diragukan, tapi untuk kamera bisa dibilang hanya pemanis saja.

Kamera belakang indoor+lighting

ASUS ZenFone Max Pro M2 yang tim Playcubic gunakan untuk review memiliki dua kamera belakang dan satu kamera depan. Spesifikasi untuk kamera belakang adalah 12 MP dan 5 MP dengan efek bokeh. Sedangkan spesifikasi kamera depan adalah 13 MP. Berikut adalah contoh dari hasil foto dengan kamera Zenfone Max Pro M2.

ASUS sendiri telah menyematkan fitur baru di kamera Zenfone Max Pro M2, yaitu sensor Sony IMX486. Sensor ini membuat foto menjadi lebih jelas meski diambil dalam kondisi low light. Buat kamu yang doyan mengotak-atik setting sebelum mengambil foto, Zenfone Max Pro M2 juga sudah memiliki mode Pro.

Kesimpulan

Setelah menjajal ASUS ZenFone Max Pro M2, tim Playcubic yakin jika smartphone ini masih dalam satu jalur dengan penerusnya. ASUS Zenfone Max Pro M2 adalah smartphone built for gaming. Jeroan yang berisi SoC Snapdragon 660 dilengkapi baterai 5.000 mAh memastikan smartphone ini berfungsi maksimal saat memainkan game apapun. Fitur-fitur lainnya hanyalah pelengkap saja agar smartphone ini bisa dibilang kekinian.

ASUS ZenFone Max Pro M2 memiliki tiga versi, yaitu versi RAM 3GB dengan storage 32GB (Dijual dengan harga Rp 2.799.000), versi RAM 4GB dengan storage 64GB (Dijual dengan harga Rp 3.199.000), dan versi RAM 6GB dengan storage 64GB (Dijual dengan harga Rp3.699.000).

ASUS ZenFone Max Pro M2 akan mulai dipasarkan pada tanggal 12 Desember 2018 untuk online. Sedangkan untuk offline tanggal 14 Desember 2018.

Bagaimana? Apakah kamu berminat untuk memilikinya?

Agate Luncurkan Update Untuk Game Onet Asli, Hadirkan Kolaborasi Dengan Tahilalats

0

Game Onet Asli yang dirilis Agate pada 4 September 2018 lalu, kini mendapatkan update yang merupakan kolaborasi bersama tim Tahilalats. Dengan tema baru khas Tahilalats, Onet Asli kini  memiliki wajah dan keseruan baru. Dihiasi dengan karakter dan emoji Tahilalats, serta efek suara yang menyebalkan, game ini dijamin dapat membuatmu tertawa terbahak-bahak untuk mengisi waktu luangmu!

Game Onet Asli adalah adaptasi Agate dari game klasik, Onet. Dengan mekanisme game berupa pencocokkan 2 gambar yang sama dengan aturan tidak boleh lebih jauh dari 3 tarikan garis. Selain mengumpulkan poin dari pencocokkan, pemain juga bias mendapatkan bantuan pada game dengan undian ekstra di akhir setiap ronde. Onet Asli memiliki 3 mode permainan yang dapat dipilih, berupa:

  • Mode Marathon:  Game dengan papan gambar yang besar tanpa batas waktu permainan.
  • Mode Ringan: Variasi game yang lebih mudah dari mode Marathon dengan papan gambar yang lebih kecil, juga tanpa batas waktu permainan.
  • Mode Tantangan: Permainan dengan batas waktu yang dibarengi dengan makin sulitnya level setiap ronde.

Pada update kali ini, Agate bekerja sama dengan tim Tahilalats untuk memberi upgrade pada keseluruhan UI dan UX pada game dan menjadikannya lebih seru. Update ini sudah dapat diunduh dan dimainkan sejak 7 Desember 2018 minggu lalu. Dengan adanya tema baru ini, Onet Asli pun memiliki beberapa perubahan seperti:

  • Keseluruhan UI beraksen Tahilalats
  • Sound effect baru dengan banyolan komikal Tahilalats
  • Tile dengan gambar karakter dan item khas komik strip Tahilalats

Selain tema Tahilalats yang kini  menjadi muka utama Onet Asli, tema lainnya seperti pelintiran produk cemilan, minuman, dan alat mandi pun masih dapat dimainkan. Juga, tidak menutup kemungkinan akan adanya tambahan tema baru ke depannya.

Tidak hanya update di dalam game-nya, pada akhir tahun nanti Agate dan Tahilalats juga akan mengadakan kompetisi Onet Asli. Nantikan berita lanjut mengenai kompetisi seru ini, serta kesempatan mendapatkan banyak hadiah!

Dua Branded Gaming Desktop ASUS ROG Terbaru Diluncurkan ke Indonesia

0

Minggu lalu di acara “Slim Bezel Gaming Notebook For Champs”, ASUS juga memperkenalkan branded gaming desktop baru yang mengusung prosesor Intel Core i9 generasi ke-9, yaitu ROG Strix GL12. Gaming desktop tersebut merupakan yang pertama yang mengusung prosesor super kencang Intel Core i9-9900K dan didukung dengan kartu grafis premium terbaru, Nvidia GeForce RTX2080. Tidak heran jika ROG Strix GL12 dikatakan sebagai branded gaming desktop paling kencang yang ada saat ini.

“ASUS ROG Strix GL12 merupakan branded gaming desktop terkencang dan yang pertama mengusung prosesor Intel Core i9 generasi ke-9,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “ASUS memang tidak pernah berkompromi soal performa di perangkat ROG. Kami selalu menghadirkan yang terbaik,” tambahnya.

Prosesor Intel generasi ke-9 yang tertanam di ROG Strix GL12 juga merupakan versi “unlocked” sehingga bisa di-oveclock. Pengguna yang ingin memacu prosesor ini lebih jauh bisa menggunakan software Armoury Crate yang sudah disediakan ASUS di gaming desktop ini. Selain itu, berbagai fitur inovatif terbaru lainnya juga hadir di gaming desktop ini.

Didukung hardware terbaik

ASUS ROG Strix GL12 hadir dengan hardware terbaik yang ada saat ini, salah satunya adalah prosesor Intel Core i9-9900K. Prosesor Intel Core generasi ke-9 tersebut sudah tampil menggunakan konfigurasi 8 core 16 thread yang mampu menghadirkan performa super kencang dan terbaik di kelasnya. Bahkan dengan dukungan core dan thread yang melimpah tersebut, pengguna ROG Strix GL12 bisa bermain game sambil melakukan kegiatan lain, seperti live streaming tanpa hambatan.

Tidak hanya untuk para gamer, ROG Strix GL12 juga sangat optimal untuk para pekerja kreatif profesional. Melalui performanya yang sangat kencang, gaming desktop ini bisa digunakan untuk melakukan pekerjaan kelas profesional seperti 3D rendering, transcoding, dan lain-lain.

Prosesor yang disematkan di ROG Strix GL12 juga dipilih secara khusus dan sudah melalui berbagai stress test. Hal tersebut dilakukan demi memastikan kestabilan performa karena prosesornya tampil dalam kondisi factory overclocked.

Agar bisa berjalan lebih stabil, ASUS menghadirkan sistem pendingin khusus dari Cooler Master. Sistem pendingin tersebut menggunakan liquid cooling yang dipadukan dengan kipas 90mm sehingga tidak ada hawa panas yang tertahan di hardware-nya. Berkat sistem pendingin ini, prosesor di ROG Strix GL12 bisa berjalan stabil di kecepatan 4,9GHz pada semua core dan thread.

Kemampuan prosesor yang super kencang tersebut juga didukung oleh kartu grafis terbaru dari Nvidia GeForce RTX 2080. Kartu grafis dengan arsitektur Turing terbaru tersebut memiliki fitur baru yaitu kemampuan mengkombinasikan metode rasterization tradisional lewat CUDA core dengan ray-traced lewat RT core untuk menghasilkan detail grafis yang sangat realistis. Kartu grafis ini juga sudah mendukung teknologi Deep Learning Super Sampling berkat kehadiran Tensor core di dalamnya.

GeForce RTX 2080 merupakan kartu grafis terbaik untuk prosesor Intel Core i9-9900K. Kombinasi keduanya memastikan pengalaman penggunaan tanpa hambatan sedikitpun.

“Performanya yang sangat kencang juga membuat ROG Strix GL12 tidak hanya untuk bermain game. Para profesional pun bisa mengandalkan gaming desktop ini,” jelas Jimmy. “Berkat kombinasi prosesor Intel Core i9-9900K dan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 2080, gaming dektop ini sudah memiliki performa luar biasa sekelas workstation untuk para profesional.”

ASUS ROG Strix GL12 tidak hanya hadir dengan konfigurasi prosesor Intel Core i9-9900K dan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 2080. ASUS juga memiliki dua varian ROG Strix GL12 lainnya yang memiliki konfigurasi prosesor, kartu grafis, dan storage berbeda.

Hadir dengan fitur terbaik

ASUS ROG Strix GL12hadir dengan casing yang memiliki tampilan sudut tajam di bagian depan dan atas bodinya. Sudut tersebut terinspirasi dari bentuk katana (pedang para samurai) yang menggambarkan performa tanpa kompromi dan bisa membantai game apapun. Bodi gaming desktop ini telah dilengkapi dengan sistem RGB LED yang sudah mendukungfitur Aura Sync. Pengguna bisa mengatur tampilan RGB LED yang ada di gaming desktop ini agar bisa saling tersinkronasi satu sama lain.

Tidak hanya antar hardware yang ada di ROG Strix GL12, Aura Sync juga bisa disinkronisasikan dengan perangkat gaming seperti mouse dan keyboard. Efek yang ditampilkan juga bisa mengikuti game yang sedang dimainkan. Salah satu game yang sudah mendukung fitur ini adalah Call of Duty: Black Ops 4.

Fitur inovatif lain yang ada di gaming dekstop ini adalah hot swap SSD bay. Melalui bay khusus tersebut, pengguna ROG Strix GL12 bisa mengganti SSD secara langsung tanpa perlu melakukan restart pada sistem. Kehadiran bay ini memudahkan pengguna untuk melakukan upgrade dan memasang SSD baru. Proses pemasangannya bahkan bisa dilakukan tanpa menggunakan alat tambahan.

Bagi pengguna yang lebih suka menggunakan M.2 SSD, ASUS menyediakan modul DIMM.2 di ROG Strix GL12. Modul ekspansi ini memungkinkan pengguna untuk memasang dua M.2 SSD ekstra. Selain mendukung sistem RAID untuk performa ekstra, M.2 SSD yang ditanamkan di modul DIMM.2 ini juga sudah dilindungi oleh heatsink sehingga stabilitas performanya bisa tetap terjaga. Modul DIMM.2 ini juga sudah mendukung Intel Optane Memory untuk mengakselerasi hard disk.

Konektivitas unggulan

Untuk memenuhi kebutuhan gamer saat bermain game, ASUS menyediakan sederet fitur konektivitas terkini dan tercanggih di ROG Strix GL12. Konektivitas tersebut terdiri dari WiFi 802.11ac Wave 2 yang mampu memastikan sesi bermain game akan tetap lancar lewat kecepatan transfer data yang sangat tinggi. Selain itu ada juga fitur koneksi melalui Bluetooth 5.0 sehingga pengguna bisa menghubungkan berbagai peripheral gaming.

Untuk kebutuhan konektivitas lainnya, ASUS juga menyediakan berbagai port seperti USB 3.1 dan USB 2.0. Terdapat juga 2-in-1 card reader serta DVD drive sehingga pengguna tetap bisa menikmati konten yang disimpan di DVD ataupun kartu memori.

ROG Strix GL10 untuk kelas mainstream

Bersamaan dengan ROG Strix GL12, ASUS juga memperkenalkan gaming desktop lainnya yaitu ROG Strix GL10. Jika ASUS ROG Strix GL12 merupakan gaming desktop kelas premium, ROG Strix GL10 merupakan versi mainstream. Selain itu, gaming desktop ini juga hadir dengan dengan case tipe tower yang lebih besar.

ROG Strix GL10 memiliki desain yang lebih sederhana dari ROG Strix GL12. Ia dibalut oleh tower case berwarna hitam yang tentu saja telah dilengkapi dengan RGB LED. Case yang digunakan juga memiliki desain yang sederhana namun terlihat sangat solid. Untuk mempermudah penggunanya, ASUS juga sudah menyediakan dua port USB dan satu port audio 3.5mm di bagian atas case ROG Strix GL10.

Tidak hanya sederhana dan solid, case ROG Strix GL10 sudah dirancang khusus agar bisa mengalirkan udara dengan sangat baik. Bagian dalam case gaming desktop ini juga dibagi menjadi dua ruangan, satu khusus untuk prosesor dan kartu grafis, sedangkan satu lagi khusus untuk power supply. Dengan demikian, udara panas tidak akan tercampur dan sirkulasi akan lebih lancar.

Menariknya, ROG Strix GL10 juga sudah lolos dari berbagai uji ketahanan. Beberapa pengujian mulai dari uji guncangan, suhu, dan tegangan listrik sudah berhasil dilampaui oleh gaming desktop ini. ROG Strix GL10 bahkan sudah lolos uji kebisingan, yang artinya gaming desktop ini bisa beroperasi dengan senyap.

ASUS ROG Strix GL10 hadir dalam dua varian dengan opsi prosesor Intel Core i5-8400 atau Core i7-8700. Keduanya juga telah ditenagai oleh kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1050yang sudah bisa menjalankan berbagai game mainstream, bahkan game AAA terkini. Sementara untuk penyimpanannya, ROG Strix GL10 mengandalkan HDD sebesar 1TB. Salah satu modelnya bahkan sudah ditopang oleh Intel Optane Memory agar performanya lebih optimal.