Dihari peluncuran game untuk wilayah Eropa dan Asia yang jatuh pada hari ini, tanggal 23 April 2019, Tigertron merilis launch trailer Jupiter & Mars versi PS4 (dengan perangkat PS VR).
Selamat menyaksikan trailer pada video di atas.
Dihari peluncuran game untuk wilayah Eropa dan Asia yang jatuh pada hari ini, tanggal 23 April 2019, Tigertron merilis launch trailer Jupiter & Mars versi PS4 (dengan perangkat PS VR).
Selamat menyaksikan trailer pada video di atas.
Menurut informasi yang berhasil didapat oleh Nintendo Soup, Raiden V: Director’s Cut akan hadir ke Nintendo Switch lewat penerbit game UFO Interactive pada bulan Juni tahun ini. Game berformat fisik kabarnya juga akan dikapalkan dengan CD soundtrack original.
Raiden V: Director’s Cut sendiri merupakan versi game yang sudah “ditingkatkan” dari game Raiden V original. FYI, Raiden V pertama dirilis ke Xbox One pada bulan Mei 2016, sedangkan Raiden V: Director’s Cut versi PS4 dan PC sudah dirilis pada bulan September 2017. Informasi detil mengenai game bisa disimak di sini.
Saksikan trailer game versi Nintendo Switch pada video di bawah ini.
Square Enix mengumumkan bahwa update gratisan untuk game Kingdom Hearts III bernama Critical Mode akan dirilis hari ini tanggal 23 April 2019.
“Kami meningkatkan beberapa bagian dari versi game sebelumnya, kami harap kalian menikmatinya,” kata sang sutradara game Tetsuya Nomura di pengumuman update terbaru. Kingdom Hearts III sendiri saat ini sudah tersedia di PS4 dan Xbox One.
Nah, apakah kalian penasaran dengan update ini?
Nintendo baru saja meritlis trailer game Box Boy! + Box Girl! terbaru berdurasi empat menit yang menampilkan penampakan game dari segala elemen.
Box Boy! + Box Girl! sendiri dijadwalkan rilis ke Nintendo Switch lewat Nintendo eShop pada tanggal 26 April 2019. Informasi detil mengenai game bisa kalian simak di sini. Selamat menyaksikan video di atas.
Sesuai jadwal, hari ini ASUS Indonesia sudah mulai menggelar pre-order untuk ZenFone Live L2 di BliBli.com. Untuk ZenFone Live L2, pengguna yang melakukan pemesanan di salah satu situs e-commerce terkemuka di Indonesia tersebut, mereka hanya perlu menebus di harga Rp1,199 juta untuk versi yang dilengkapi dengan RAM 2GB dan internal storage 16GB.
“Selama ini, sambutan pasar untuk smartphone terjangkau dengan full view display sangat baik. Untuk itu, ASUS Indonesia kembali menggelar pre-order untuk produk terjangkau terbarunya,” sebut Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia. “Sebagai informasi, sambutan pasar atas ZenFone Live L1 sangat baik, untuk itu kami optimis bahwa model terbaru ini pun akan kembali diminati pengguna,” sebutnya.
Untuk pengguna yang melakukan pemesanan, Jimmy menambahkan, mereka akan mulai mendapatkan unitnya secara bertahap. “Mulai tanggal 29April 2019, produk akan dikirimkan oleh BliBli ke pengguna yang sudah mengikuti sesi pre-order. ZenFone Live L2 akan dikirimkan ke alamat yang mereka informasikan saat melakukan pemesanan,” tambahnya.
Adapun masa pre-order ASUS ZenFone Live L2 akan digelar per hari ini, 22 April 2019 sampai 26 April 2019. Setelah itu, produk akan tersedia di situs e-commerce BliBli.com dan juga channel distribusi smartphone ASUS lainnya di harga yang sama.
Informasi lebih lanjut terkait ZenFone Live L2 dan pre-order yang digelar, dapat Anda simak di URL berikut:
Gamer rupanya masih doyan memainkan Resident Evil 2 Remake. Buktinya muncul mod baru yang memunculkan CJ dan Big Smoke sebagai alternate skin. Claire/Leon akan menjadi CJ, sedangkan Mr. X menjadi Big Smoke.
Dilansir dari Kotaku, mod ini dibuat oleh BeastGaming HD dan Marcos RC. Tidak hanya skin saja, mod ini juga mengimplementasi suara dari CJ dan Big Smoke. Skin ini diambil langsung dari game Grand Theft Auto: San Andreas.
Sebelumnya saya pernah membuat rangkuman dari berbagai mod kreatif untuk Resident Evil 2 Remake. Mulai dari Mr. X yang menjadi Thomas the Tank Engine sampai menjadi Nemesis. Berbicara mengenai Nemesis, kira-kira kapan Capcom segera mengumumkan remake dari Resident Evil 3: Nemesis?
Kebijakan Ubisoft untuk menggratiskan Assassin’s Creed Unity berbuah positif. Game yang awalnya mendapat kesan yang kurang baik di mata gamer, sekarang justru dipuji.
Saat ini review Assassin’s Creed Unity di Steam berubah dari mixed menjadi very positive. Komen yang diberikan oleh gamer kebanyakan adalah ucapan terima kasih kepada Ubisoft.
Ketika diluncurkan pertama kali pada 2014, Assassin’s Creed Unity dikritik karena berbagai masalah, salah satunya adalah bug. Game ini pulalah yang membuat Ubisoft akhirnya menghentikan produksi Assassin’s Creed selama setahun pada 2015 untuk perbaikan.
Kebijakan ini dibuat pada tanggal 17 April lalu pasca kebakaran yang merusak gereja Notre-Dame di Paris. Kebetulan dalam Assassin’s Creed Unity, bangunan bersejarah ini ada dan masih dalam bentuk yang sempurna. Tidak hanya itu, Ubisoft juga mendonasikan €500,000 atau sekitar Rp791 juta untuk perbaikan gereja Notre-Dame.
Buat kamu yang belum tahu, ini adalah kesempatan untuk mendapatkan Assassin’s Creed Unity gratis. Promo ini akan berlangsung dari tanggal 17 s/d 25 April 2019. Artinya kamu masih memiliki kesempatan.
Menjelang perilisan Mortal Kombat 11, muncul bocoran mengenai karakter rahasia. Karakter ini adalah Frost, ninja wanita yang memiliki kekuatan es sama seperti Sub-Zero. Berikut adalah videonya:
Untuk mendapatkan karakter ini, pemain harus membukanya terlebih dahulu melalui story mode. Frost sendiri baru bisa digunakan setelah menyelesaikan chapter 4 dari story mode. Kemungkinan cara ini juga digunakan untuk membuka karakter lainnya di Mortal Kombat 11. Misalnya Cyrax dan Sektor yang sudah muncul dalam trailer, tapi belum terlihat di character selection.
Bocoran mengenai karakter-karakter yang akan hadir di Mortal Kombat 11 tidak terbatas hanya pada Frost saja. Belum lama ini beredar nama-nama karakter yang hadir sebagai DLC, yaitu:
Menurut informasi yang beredar di Reddit, nama karakter-karakter tersebut didapatkan dari file Mortal Kombat 11 versi Nintendo Switch. Baik NetheRealm maupun Warner Bros belum memberikan komentar mengenai hal tersebut.
Mortal Kombat 11 akan dirilis pada tanggal 23 April di PS4, Xbox One, dan PC. Sayangnya gamer Indonesia terancam tidak bisa memainkan game fighting ini. Pasalnya Warner Bros telah memutuskan untuk tidak merilis Mortal Kombat 11 di Indonesia. Kabarnya pelarangan ini disebabkan oleh simbol “palu arit” dalam kostum yang dikenakan oleh Skarlet. Selain itu konten Mortal Kombat 11 yang sadis juga menjadi alasan kenapa game tersebut tidak boleh terbit di Indonesia.
Boyaa Interaktif telah mengumumkan turnamen poker bergengsi. Turnamen ini bernama Boyaa Poker Tournament Asia 2019 (BPT Asia 2019). Turnamen ini bisa diikuti oleh berbagai gamer di negara Asia. Total hadiah yang dipersiapkan adalah 5.000.000 NTD atau sekitar Rp 2,3 miliar!
Turnamen BPT Asia 2019 akan dilangsungkan pada tanggal 28 Juni s/d 3 Juli 2019. Lokasi dari turnamen BPT Asia 2019 adalah di komunitas poker terbesar Taiwan, Chinese Texas Hold’em Poker Association. Tiket undangan untuk mengikuti turnamen ini sudah bisa didapatkan pada pertengahan April.
Untuk memberikan lebih banyak pilihan, pengeluaran tiket undangan turnamen BPT Asia 2019 dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui APP game online dan turnamen satelit offline. Gamer dari berbagai negara di Asia dapat mengunduh aplikasi Poker Texas Boyaa untuk mendapatkan tiket undangan BPT Asia 2019. Pemenang yang berhasil mendapat tiket undangan BPT Asia 2019 akan berkumpul pada akhir Juni di Taiwan.
Selain turnamen BPT Asia 2019, Boyaa Interaktif juga akan membuat turnamen-turnamen lainnya yang tidak kalah seru. Tentunya turnamen-turnamen tersebut juga memiliki hadiah yang berlimpah.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai turnamen BPT Asia 2019 bisa dilihat di sini.
Kalau ada game untuk gamer yang doyan membantai kumpulan zombie, nah game yang kita ulas kali ini adalah game untuk gamer yang senang membasmi gerombolan serangga, yap ini dia Earth Defense Force: Iron Rain. Game besutan Yuke’s yang baru saja dirilis oleh D3 Publisher ke konsol PlayStation 4 ini menawarkan aksi tembak-tembakan melawan beragam serangga mulai dari semut berukuran jumbo, laba-laba besar, ada pula robot sampai monster ala Godzilla yang pastinya bikin deg-degan jantung saat menghadapinya. Dalam game ini kita akan merasakan apa yang rasanya “ribet” karena musuh yang dihadapi bukan cuma 5 sampai 10 tiap stage, tapi banyak sekali jumlahnya, membuat kita sibuk tembak sana dan sini serta mencari perlindungan (yang rasanya percuma).

Bagi kalian yang sempat memainkan seri game Earth Defense Force sebelumnya tentu akan merasakan perbedaan yang mencolok pada “Iron Rain” ini, terutama dari sisi grafis. Namun jika kalian baru saja terjun menyelami dunia Earth Defense Force, nampaknya kalian harus mencari sedikit info mengapa grafis game ini rasanya kurang pas “dirumahkan” ke konsol zaman now. Namun, untuk game ini kita nampaknya harus mengesampingkan unsur grafis jika ingin menikmati gameplay yang bisa dibilang lumayan seru buat penikmat game bertema tembak-tembakan manusia vs alien.
Earth Defense Force: Iron Rain sendiri mengambil timeline waktu beberapa tahun setelah kejadian di seri sebelumnya. Kini musuh yang dihadapi semakin merajalela karena mampu berkembang biak dengan cepat dalam jumlah sangat banyak. Misi kalian sebagai penyelamat bumi tentu saja menghabisi seluruh musuh yang ada dengan segenap kemampuan tercanggih yang dimiliki manusia saat kejadian berlangsung. Tersedia empat kelas karakter yang bisa kalian pilih diantaranya adalah Trooper, Jet Lifter, Heavy Striker, dan Prowl Rider yang semuanya bisa bebas menentukan jenis kelamin, mau jadi lelaki tulen apa wanita tangguh, hehe. Tiap kelas karakter yang dipilih tentu saja memiliki kemampuan yang berbeda-beda pula antara yang satu dan lainnya, untuk itu silahkan pilih kelas yang cocok dengan gaya bermain kalian.
Oh iya, karena musuh yang kita lawan sangat banyak, pengembang game dengan kebaikannya memberikan beberapa fitur spesial, salah satunya adalah kemampuan Overdrive untuk karakter kita yang dapat meningkatkan kemampuan karakter menjadi sangat kuat. Jika sudah masuk ke mode Overdrive kalian bisa menghabisi musuh dengan lebih cepat dan tepat, namun harus diingat yah, kemampuan khusus ini idealnya hanya bisa dilakukan sekali saja per stage, maka dari itu kalian harus tau kapan waktu yang tepat untuk memanfaatkannya. Stage dalam game ini juga sangat beragam, mulai dari reruntuhan kota sampai dugeon. Selalu waspada saat menghadapi musuh dan sedikit gunakan skill saat menghindari serangan musuh agar gerakan kalian saat bertempur menjadi efektif. Mengapa demikian? Ini karena terdapat sistem game yang membuat karakter kita dapat jatuh dan harus berusaha bangun sebelum melancarkan serangan lagi setelah terkena serangan musuh. Jadi daripada harus setengah mati karena jatuh dan bangun saat terkena serangan musuh, lebih baik coba hindari serangan musuh yang ada (kalau bisa :D).
Bagaimana dari sisi sound? Yah untuk urusan suara dalam game, Earth Defense Force: Iron Rain menghadirkan efek suara yang seharusnya ada dalam game bergenre shooter seperti ini. Hanya saja semua itu diperkaya dengan pemilihan suara aktor berbahasa Inggris atau Jepang, plus musik latar belakang yang asik juga menemani aksi kita membantai serangga jumbo.

Skema kontrol karakter dalam game ini juga mudah untuk dipahami dan bisa membuat gamer terbiasa dengan cepat. Dipastikan tidak akan membuat bingung bagi kalian yang sudah terbiasa memainkan genre sejenis atau hanya membutuhkan waktu singkat bagi kalian yang belum pernah atau jarang menyentuh genre seperti ini untuk akhirnya dapat lihai mengelak serangan musuh dan melancarkan serangan dari senjata yang dimiliki karakter.
Bagimana dengan mode multiplayer? Tenang saja karena mode ini ada dan bisa dimanfaatkan bagi kalian yang senang “membantu” pemain lain yang sedang menyelesaikan misi (tentu saja jika pemain tersebut mau dibantu). Mode multiplayer yang ada juga memberikan tantangan yang seru karena kalian bisa berkompetisi dengan pemain dari negara lain. Satu yang cukup menarik dalam game ini adalah cut-scene sinematik yang komposisi jumlahnya pas dan tidak lebay. Cut-scene ini cukup menjadi obat pereda ketegangan sesaat yang dosisnya pas setelah kita bersusah payah menghajar alien penghancur bumi.

Kesimpulan
Setelah memainkan Earth Defense Force: Iron Rain saya baru sadar bahwa genre third-person shooter bisa dinikmati dengan “keterbatasan” visual yang boleh dibilang kadarnya hanya “pas”. Kekurangan itu semua tertutupi dengan gameplay yang segar namun masih ada sedikit rasa greget tingkat dewa dibeberapa elemen game. Bagi kalian yang pernah memainkan seri game Earth Defense Force tentu saja Iron Rain wajib untuk kalian coba. Nah bagi kalian yang belum pernah memainkan seri game ini dan punya rasa penasaran yang tinggi, silahkan coba dan rasakan sendiri gregetnya dimana, hehehe.
Akhir kata, selamat bermain dan selamat berjuang para prajurit spesial!