Home Blog Page 731

Lineage2 Revolution Hadirkan Territory Baru Plus Tingkatkan Level Maksimum

0

Netmarble Corp. hari ini mengumumkan update baru yang menghadirkan territory baru, penambahan level maksimum, dan sistem Collection baru pada game MMORPG andalannya, Lineage2 Revolution.

Territory baru ‘Aden’ telah hadir bersama dengan penambahan level maksimum dari Lv. 360 menjadi Lv. 400. Territory Aden terletak di bagian timur benua Aden, di mana Kastel Aden berada. Territory ini terbagi dalam 3 wilayah, yaitu Aden Southern Plains, Land of Rage, dan Eternal Resting Place, di mana para pemain dapat mengalahkan berbagai jenis monster, seperti Humanoid, Magical, Dragon, dan lain-lain.

Selain itu, sistem Collection terbaru ‘Monster Card’ telah ditambahkan ke dalam game. Pemain dapat memperkuat stat karakter dengan Monster Card, yang bisa didapat melalui berburu monster, Quest Scroll, Toko Core, dan fitur in-game lainnya.

Empat jenis Elixir baru juga telah hadir di dalam game, yang dapat meningkatkan stat karakter, seperti Evasion, Accuracy, Critical Rate, dan Critical Resistance. Tidak hanya itu, kostum Maid dan Mount Pet Gingerbread juga telah ditambahkan.

Untuk merayakan update kali ini, beberapa event menyenangkan akan diadakan mulai hari ini. Salah satunya adalah Event Hansel dan Gretel, di mana para pemain harus mengalahkan Witch Marsha untuk mendapatkan berbagai hadiah. Event lainnya, seperti Event Check-in, Title, dan Draw juga tersedia untuk membantu perkembangan karakter para pemain. Silakan kunjungi forum resmi (http://forum.netmarble.com/lineage2_id/) untuk informasi lebih lanjut mengenai event.

Lineage2 Revolution merupakan mobile MMORPG yang menampilkan grafik berkualitas tinggi dengan Unreal Engine4 dan Open World berskala besar, serta menawarkan pertarungan real-time bersama ribuan pemain lainnya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Lineage2 Revolution, silakan kunjungi website resmi melalui situs (http://lineage2-revolution.com/id) dan halaman Facebook resmi di (https://www.facebook.com/Lineage2RevID/).

NXL> dan 7 Tim eSport Lain Siap Ramaikan IGPL Mobile Legends

0

Dimulai sejak 1 Maret lalu dengan divisi PUBG Mobile, saat ini Turnamen IGPL (Indonesia Gold Pro League) sudah memasuki 16 besar Divisi Mobile Legends. Hadiah uang tunai sebesar Rp135juta sudah disiapkan bagi para pemenang, di mana Juara 1, 2, dan 3, secara berturut-turut akan mendapatkan Rp50juta, 35juta, dan 20juta. Akan ada juga hadiah bagi MVP (Most Valuable Players) terpilih.

Dibuat khusus untuk gamers Indonesia, IGPL Divisi Mobile Legends diikuti oleh 64 tim yang berasal dari seluruh penjuru negara. 8 tim di antaranya merupakan tim e-Sport profesional Indonesia. Sebut saja Team NXL>, SFI Critical, FKG e-Sport, Victim e-Sport, Saints Indo, Saints Reiga, REV LOUVRE, dan tim pro pendatang, 6PM.

Chris Zainal, Event Operation Manager IGPL 2019, menyatakan bahwa ia melihat kualitas pertandingan dengan level yang berbeda di IGPL.

“Banyak sekali hidden gem (bakat terpendam) yang kami temukan melalui IGPL baik di Divisi PUBG Mobile maupun Mobile Legends. Kami melihat banyak tim daerah yang memiliki kemampuan yang mumpuni”, ungkap Chris.

Tim 6PM contohnya, merupakan tim yang terdiri dari karyawan swasta di Jakarta. Diawali dari rutinitas bermain Mobile Legends setiap jam 6 sore (setelah sepulang kerja), mereka mengikuti IGPL untuk mengasah kemampuan bertanding mereka. Dan saat ini mereka merupakan salah satu tim yg akan bertanding di babak 16 besar IGPL Divisi Mobile Legends.

“Kami berlima awalnya hanya bermain untuk melepas penat setelah seharian kerja di kantor. Setiap kali bermain kami mengatur strategi, belajar dari kesalahan, sekedar untuk tidak kalah dari pertandingan. Ketika kami mendengar tentang IGPL, kami ingin mengukur kemampuan kami dan alhamdulillah kami masih bertahan di posisi 16 besar”, ujar Arif Zakimu Barak, ketua tim 6PM.

Pertandingan Divisi Mobile Legends akan terus berlangsung sampai tanggal 5 Mei 2019, setiap Hari Kamis – Minggu, pukul 18.00WIB – 21.30WIB, disiarkan secara langsung dan eksklusif oleh aplikasi live streaming ternama, BIGO LIVE dan Cube TV.

“Melalui IGPL, BIGO Group (BIGO LIVE dan Cube TV) ingin terus mendorong anak bangsa untuk membuktikan bahwa gaming bukanlah hal yang harus dihindari. Kami berjalan sejalan dengan pemerintah untuk terus mendukung industry eSport Indonesia. Kalau pemerintah melalui KEMENPORA sudah membuat pusat latihan untuk atlit eSport, setidaknya ini yang dapat kami lakukan”, jelas Aswin Atonie, Head Marketing BIGO Group Indonesia.

Selain BIGO Group, IGPL 2019 juga didukung oleh Codashop, portal pembayaran online untuk konten digital.

PlayStation VR Beat Saber All-in-One Pack Siap Dirilis Awal Bulan Depan

0

Sony Interactive Entertainment Hong Kong Limited Singapore Branch (SIES) hari ini mengumumkan akan merilis game Beat Saber yang dipaketkan dengan perangkat PlayStation VR. Paket bernama PS VR Beat Saber All-in-One Pack ini akan tersedia di pasar Indonesia pada tanggal 10 Mei 2019 dengan banderol IDR 5.499.000.

PS VR Beat Saber All-in-One Pack berisi satu unit PS VR Headset, satu unit PlayStation Camera, dua unit PlayStation Move Motion Controllers dan satu kopi game PS VR (digital) Beat Saber. Kedepannya SIES berjanji akan terus menghadirkan pengalaman bermain yang seru dan memperluas jangkauan platform PS4 di wilayah Asia Tenggara.

Bagaimana gamers, tertarik membeli paket spesial ini?

Usai Taman Dinosaurus, Bakal Ada Game Simulator Kebun Binatang

0

Developer Frontier telah mengumumkan game barunya yang berjudul Planet Zoo. Sesuai dengan judulnya, Planet Zoo adalah game simulator dengan tema kebun binatang. Berikut adalah trailer perdananya:

Frontier berani menjamin jika Planet Zoo tidak hanya mengenai binatang saja, tapi bagaimana cara mengelola sebuah kebun binatang. Pemain tidak hanya memastikan para binatang bisa hidup dengan nyaman, tapi juga memastikan agar para pengunjung juga bisa menikmatinya.

Sebelum game ini, Frontier juga berhasil menetaskan game simulator seperti Planet Coaster dan Jurassic World Evolution. Melihat track record-nya, seharusnya kualitas Planet Zoo tidak perlu dikhawatirkan lagi. Game ini rencananya akan rilis pada musim gugur tahun ini di Steam.

Devil May Cry V Sudah Selesai, Tidak Ada DLC Baru

0

Harapan fans Devil May Cry untuk menikmati duo heroine, Trish dan Lady sudah musnah. Kedua wanita ini diharapkan muncul kembali sebagai DLC dari Devil May Cry V. Sayangnya hal tersebut kemungkinan tidak akan terjadi.

Producer Devil May Cry V, Matt Walker melalui Twitter (@retroOtoko) mengatakan jika pengembangan game tersebut telah selesai. Capcom kelihatannya tidak tertarik untuk membuat konten baru untuk game tersebut. Kecuali ada alasan bagus yang bisa membujuk para petinggi Capcom untuk menyetujuinya.

Hal yang sama juga berlaku bagi Vergil. Tokoh antagonis Devil May Cry V ini diharapkan oleh fans memiliki DLC sendiri. Namun nasibnya sama seperti Trish dan Lady.

DLC terakhir dari Devil May Cry V adalah Bloody Palace yang dirilis awal April ini secara gratis. Sangat disayangkan Capcom tidak membuat DLC untuk Lady, Trish, dan Vergil. Pasalnya ketiga karakter ini juga memiliki daya tarik tersendiri bagi para fans.

Bagaimana menurut kamu?

Slay the Spire Hadir ke PS4 Akhir Bulan Mei 2019

0

Game bertema dungeon crawling, rogue-like, deckbuilder berjudul Slay the Spire besutan Mega Crit Games yang sudah dirilis secara resmi ke PC pada bulan Januari 2019 setelah setahun menjadi Early Access, dipastikan meluncur ke PS4 pada tanggal 21 Mei 2019 mendatang lewat penerbit Humble Bundle.

Game versi Nintendo Switch juga sudah diumumkan kehadirannya pada tahun lalu dan direncanakan rilis pada awal tahun 2019, namun sampai saat ini belum ada informasi mengenai tanggal rilis pasti. Kalian bisa mengetahui informasi detil mengenai game ini lewat halaman Steam-nya di sini.

Saksikan trailer pengumuman game versi PS4 pada video di bawah ini.

Rumor: Nintendo Switch “Versi Murah” Dirilis Akhir Bulan Juni 2019

0

Menurut informasi dari dua orang (identitasnya dirahasiakan) yang sudah sangat paham dengan sepak terjang bisnis Nintendo kepada Bloomberg, Nintendo kabarnya akan merilis versi murah Nintendo Switch pada akhir bulan Juni tahun ini. Sedangkan versi Nintendo Switch yang ada saat ini akan mendapatkan “sedikit upgrade” di tahun 2019.

Masih menurut sumber yang sama, saat ini Nintendo tidak sedang mengerjakan versi Nintendo Switch yang lebih kuat dari sisi hardware. Sampai hari ini Nintendo memang belum pernah mengumumkan informasi apapun terkait kehadiran model Nintendo Switch baru, namun mungkin saja Nintendo akan mendiskusikan kehadiran Nintendo Switch versi baru pada rapat keuangan perusahaan ditahun fiskal yang berakhir pada bulan Maret 2020 tanggal 25 April nanti.

Nah bagaimana, apa kalian yang belum memiliki Nintendo Switch masih menunggu kehadiran versi terbaru atau sudah tidak tahan membeli model yang ada saat ini?

Kerja Sama Industri Game Agate, Summarecon Bandung, Bekraf, dan Pemprov Jawa Barat: “Menjadi Outlier di Industri yang Potensial”

0

Pada Selasa, 23 April 2019 kemarin, Agate yang kini telah genap berusia 10 tahun mengambil bagian dalam peresmian kerja sama untuk pengembangan industri game Indonesia bersama Summarecon Bandung, Bekraf, dan Pemprov Jawa Barat. Acara yang dihadiri oleh Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat, Hari Santosa Sungkari selaku Deputi Infrastruktur Bekraf, dan Herman Nagaria selalu Direktur Bisnis dan Pengembangan Properti Summarecon Agung juga menandai peresmian kantor baru Agate di area Teknopolis Bandung, di kawasan Summarecon, Gedebage, Bandung.

Industri game sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif, memiliki potensi bisnis yang sangat besar yang dapat berkontribusi untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sayangnya, potensi tersebut masih belum tergarap dengan baik dan maksimal, khususnya di Indonesia. Industri game global bahkan memiliki pendapatan terbesar dibanding industri film dan musik global. Arief Widhiyasa dalam diskusi panel pada acara peresmian juga menuturkan bahwa terjadi mismatch antara dana pengembangan industri game dengan industri hiburan lainnya yang mengakibatkan sulitnya industri ini untuk berkembang.  Hingga kini, pangsa pasar untuk games lokal masih berada di kurang dari 5%. Melihat permasalahan ini, ketiga institusi di luar Agate sebagai pelaku utama industri game, mulai melirik untuk turut mengembangkan industri ini.

Agate, sebagai salah satu perusahaan game lokal di Indonesia berekspektasi, kerja sama ini diharapkan dapat membuka jalan bagi sumber daya dan pelaku-pelaku baru di industri game Indonesia, serta dapat menghidupkan ekosistem industri yang memadai. Dengan pengalaman selama 10 tahun, Hari Santosa dan Ridwan Kamil mengamini mimpi dan kerja keras Agate yang telah menjadi salah satu outlier (mengambil referensi dari buku karangan Malcolm Gladwell, Outliers) untuk industri game Indonesia. Hal ini dituturkan oleh Hari Santosa bahwa Agate di masa-masa awalnya merupakan start-up yang paling rajin mengikuti coaching dari Bekraf hingga akhirnya pelan-pelan dapat berjalan secara independen.

Selain itu, sejalan dengan visi Kota Bandung sebagai Kota Kreatif, Summarecon Agung juga melihat potensi tersebut. Bersama dengan Pemkot Bandung kala itu, Summarecon Agung lalu berencana membangun Teknopolis di dalam kawasan Summarecon Bandung. Teknopolis Bandung diharapkan dapat menjadi Sillicon Valley versi Indonesia yang akan diramaikan oleh berbagai pelaku industri kreatif, khususnya yang berasal dari Bandung. Dan Agate, menjadi salah satu perusahaan yang telah resmi mendiami Teknopolis Bandung sejak Februari 2019.

Doraemon Story of Seasons Versi PC Dikonfirmasi! Rilis Tahun ini

0

Ternyata selain Switch, Doraemon Story of Seasons juga akan dirilis di PC via Steam. Informasi ini diungkap oleh publisher Bandai Namco Korea.

Dalam website resminya, Bandai Namco menjelaskan adanya versi PC (Digital) dari Doraemon Story of Seasons yang akan rilis di Steam. Selain itu disebut pula adanya versi bahasa Inggris dari Doraemon Story of Seasons baik untuk Switch dan PC. Sayangnya tidak tertera informasi apakah versi PC ini nantinya akan dirilis di semua wilayah atau tidak.

Rencananya Doraemon Story of Seasons berbahasa inggris ini akan rilis pada musim gugur tahun ini di PC, sedangkan untuk Switch pada musim panas. Untuk versi originalnya, yaitu yang berbahasa Jepang akan dirilis pada tanggal 13 Juni khusus di wilayah Jepang.

Dalam Doraemon Story of Seasons pemain akan bermain sebagai Nobita yang ditugaskan untuk membangun sebuah peternakan. Selain mengurus peternakan,  Nobita juga dapat berinteraksi dengan penduduk sekitar bersama kawan-kawannya, seperti Shizuka, Giant, Suneo, dan Doraemon.

Bagaimana menurut kamu?

Apex Legends Mulai Ditinggal Pemainnya?

0

Sempat membuat heboh di bulan Februari lalu, Apex Legends seakan kehilangan taringnya. Game battle royale milik EA ini tidak lagi menjadi bahan pembicaraan. Apakah gamer sudah mulai melupakannya?

Menurut analis Seekingalpha, Apex Legends meskipun sukses tapi tidak akan bisa menandingi Fortnite. Kehebohan Apex Legends saat dirilis bulan lalu diperoleh dengan cara beriklan. EA telah menyewa jasa streamer terkenal untuk mempromosikan gamenya. Ketika para streamer berhenti memainkan, popularitas Apex Legends juga terkena dampaknya.

Salah satu alasan kenapa Apex Legends ditinggal oleh para streamer terkenal adalah karena kontennya. Streamer Michale “Shroud” Grzesiek mengkritik mengenai konten dan juga server yang tidak memadai. Hal yang sama juga diutarakan oleh streamer Dr. Disrespect mengatakan jika Apex Legends nantinya akan menjadi H1Z1.

Season 1 battle pass yang ditunggu-tunggu oleh fans dianggap tidak memuaskan. Tidak hanya itu, update yang dibuat oleh developer juga tanpa sengaja malah menambah bug dalam game. Ini membuat para fans kecewa. Berbeda dengan Apex Legends, Fortnite justru mendapat update setiap minggunya. Setiap update selalu ada senjata atau item baru.

Meski kelihatannya buruk, bukan berarti Apex Legends akan ditinggal oleh semua pemainnya. Pemain yang tidak puas akan pergi, tapi para fans yang loyal akan tetap memainkan game tersebut.

Bagaimana menurut kamu?