Home Blog Page 730

Rumor: Xbox dan Game Windows PC Nantinya Bisa Terhubung Dengan Switch, iOS dan Android

0

Dikutip dari Windows Central, dalam acara GDC 2019 terungkap Microsoft sedang bersiap untuk mengumumkan alat pengembangan cross-platform yang bisa menghubungkan antara Xbox dan game apa pun di Microsoft Store pada Windows PC dengan iOS, Android, dan Switch. Wow!

Jika memang benar, ini akan memungkinkan gamer untuk memanfaatkan pencapaian mereka yang ada, daftar teman, dan lebih banyak lagi pada Switch dan judul ponsel yang didukung.

Microsoft sebelumnya telah mendukung fungsionalitas cross-platform, termasuk untuk Minecraft pada platforrm Switch, serta Fortnite dan Rocket League.

Game Battle Royale Free-to-Play Bertema Titanfall Sudah Dirilis

0
Gambar: EA Official

Secara mengejutkan pengembang Respawn Entertainment dan penerbit EA merilis game baru berjudul Apex Legends. Ini merupakan sebuah game battle royale memiliki latar belakang dunia Titanfall yang juga dikembangkan oleh mereka. Game ini bisa dimainkan secara gratis (free-to-play) mulai hari ini untuk PlayStation 4, Xbox One, and PC.

Kendati mengambil setting dari dunia Titanfall, Titansnya sendiri sepertinya tidak akan dimunculkan dalam game ini.

Dikutip dari Game Informer, Produser Eksekutif Drew McCoy kehadiran Titans akan memunculkan ketidakseimbangan dalam pertarungan nanti.

“Mereka memiliki kekuatan dimana Anda bisa berkuasa dan menginjak-injak orang dan kembali menjadi pilot – dan itu bertentangan dengan game ini (Apex Legends). Hanya karena itu (Titans) keren pada game tersebut (Titanfall) serta Apex Legends dan Titanfall berada di dunia yang sama tidak berarti elemen itu cocok di sini,” ucap Drew McCoy.

Kendati begitu, dengan hadirnya game ini sedikit banyak memberikan sinyal bahwa Titanfall 3 akan ditunda untuk waktu yang cukup lama atau bahkan dibatalkan.

Sebelumnya, pada perhelatan E3 tahun lalu, CEO EA Andrew menyatakan bahwa beberapa game yang dikembangkan oleh Respawn akan dirilis pada 2019. Awalnya fans berharap salah satunya adalah Titanfall 3, namun sepertinya harapan itu pupus sudah. Anyway, semoga kehadiran Apex Legends bisa menggantikan keinginan tersebut.

Heboh Ancaman Tidak Lagi Rilis Game di PC, Developer Metro Exodus Buat Klarifikasi

0

Drama Metro Exodus, game yang berpindah haluan dari Steam menjadi Epic Games Store terus bergejolak. Perpindahan ini memicu gelombang protes dari fans. Tampaknya tidak hanya fans saja yang kesal, tapi juga developer game Metro Exodus. Pada akhirnya muncul ultimatum jika developer tidak akan lagi membuat game Metro di PC.

Ultimatum ini diungkap pertama kali oleh seseorang bernama Scynet di forum Gameinator (Diterjemahkan oleh Dualshockers). Awalnya Scynet mengungkapkan kekesalannya dengan review bombing game Metro selain Metro Exodus di Steam. Akibatnya rating game-game tersebut jadi menurun.

Setelah itu Scynet membicarakan kekesalannya dengan adanya ancaman untuk memboikot game Metro Exodus. Dari sinilah Scynet akhirnya membuat ultimatum. “Jika nanti semua gamer PC memboikot Metro Exodus, maka untuk game Metro berikutnya tidak akan lagi rilis di PC,” tulis Scynet.

Tidak lama setelah pernyataan tersebut, developer Metro Exodus, 4A Games akhirnya membuat klarifikasi. Pertama, 4A Games menjelaskan jika perubahan dari Steam menjadi Epic Games Store merupakan keputusan publisher, yaitu Koch Media dan Deep Silver. Developer mengklaim jika mereka tidak ikut campur dalam pembuatan keputusan.

Klarifikasi kedua adalah mengenai pernyataan yang dibuat oleh Scynet. Pihak 4A Games sepertinya tidak membantah jika Scynet adalah salah satu developer dari pihaknya. Namun mereka mengatakan jika pernyataan tersebut tidak mewakili 4A Games secara keseluruhan. “Game PC selalu ada di hati kami dan berniat untuk terus merilis franchise Metro di PC,” tulisnya.

Game Metro Exodus akan dirilis pada tanggal 15 Februari di PS4, Xbox One, dan PC. Khusus untuk versi PC, game ini akan terlebih dahulu dirilis secara eksklusif di Epic Games Store. Baru satu tahun setelahnya yaitu pada 2020, game ini baru rilis di Steam.

Thanks Dualshockers

Bunny Girl dan Gunbreakers Dipastikan Hadir di Ekspansi Terbaru Final Fantasy XIV

0

Akhirnya Square Enix buka kartu tentang ekspansi terbaru game Final Fantasy XIV: A Realm Reborn, Shadowbringers. Konten baru yang menjadi highlight di ekspansi ini adalah job class Gunbreakers dan race Viera.

Gunbreakers bisa dipakai oleh pemain saat karakternya mencapai level 60. Peran dari job class ini bukanlah DPS, melainkan tank. Meski menggunakan gunblade, senjata Gunbreakers tidak bisa menembakkan peluru. Justru peluru tersebut digunakan untuk meningkatkan daya serang pedang.

Kemunculan Bunny Girl atau Viera dipastikan bakal menambah hype ekspansi Shadowbringers. Pasalnya race satu ini memang telah dinanti-nantikan oleh fans. Buat kamu yang belum tahu, Viera adalah manusia dengan bentuk fisik yang menyerupai kelinci. Salah satu karakter Viera yang terkenal adalah Fran dari game Final Fantasy XII. Viera yang diungkap dalam trailer berikut semuanya adalah wanita.

Kolaborasi Final Fantasy XIV dengan game milik Square Enix yang lain dipastikan bakal berlanjut di ekspansi Shadowbringers. Salah satunya adalah dungeon untuk raid alliance yang didesain oleh kreator dari game NieR: Automata, Yoko Taro dan Yosuke Saito. Keduanya akan mendesain raid alliance baru yang dinamakan Yorha: Dark Apocalypse.

Masih banyak konten baru Final Fantasy XIV lainnya yang akan diperkenalkan di ekspansi Shadowbringers nanti. Mulai dari adanya mode new game plus, peningkatan level cap dari 70 menjadi 80, fitur bantuan NPC bagi pemain yang ingin menaklukan dungeon solo. Lalu ada juga dua lokasi baru Il Mheg dan Rak’tika Greatwood. Videonya bisa kamu lihat di bawah:

Rencananya ekspansi Shadowbringers akan dirilis pada tanggal 2 Juli mendatang di PS4 dan PC.

Beholder Akan Diangkat Menjadi Sebuah FIlm Pendek

0

Beholder akan diangkan menjadi sebuah film pendek dan saat ini sedang dalam proses pembuatan. Proyek tersebut akan digarap oleh pembuat film asal Rusia Liliya Tkach dan Nikita Ordynskiy yang terkenal dengan film pendek lainnya yaitu Papers.

Mirip dengan Papers, film pendek Beholder akan memiliki setting masa depan yang sedang dilanda oleh distopia. Sebuah kondisi dimana sebuah wilayah dikuasai oleh kelompok yang totaliter. Sebuah tema yang memang menjadi favorit Tkach dan Ordynskiy.

Film Beholder akan berwarna hitam-putih. Yang menceritakan karakter utama bernama Carl yang merupakan inspektur bangunan untuk sebuah kompleks apartemen. Dia menghabiskan waktu kerjanya untuk menonton beberapa layar yang memungkinkan dia bisa mengintip kehidupan para penyewa. Jika dia melihat sesuatu yang mencurigakan, dia melaporkan perilaku itu kepada pejabat.

Beholder sendiri merupakan game untuk PC, dirilis pada akhir 2016 dan dikembangkan oleh Warm Lamp Games. Sekuelnya, Beholder 2 diluncurkan Desember lalu.

Channel Youtube Machinema Resmi Ditutup, Bagaimana Nasib Seluruh Videonya?

0

Beberapa waktu lalu video di akun Youtube Machinima diubah setelannya menjadi private dimana hal ini menjadi tanda tanya besar bagi fans maupun para mantan content creator-nya. Namun akhirnya muncul kejelasan bahwa memang channel Youtube dengan 12 juta subscriber tersebut resmi ditutup.

Seluruh videonya sendiri akan ditransfer ke channel Youtube Fullscreen yang merupakan gabungan antara Machinima Inc. dengan Otter Media. Sedangkan para pegawainya, sejumlah 81 orang akan akan dirumahkan.

“Machinima telah menghentikan operasinya yang tersisa, termasuk (akan melakukan) PHK. (CEO) Russell Arons tetap bersama Machinima dan membantu dengan kegiatan transisi saat dia mengeksplorasi peluang baru,” kata seorang juru bicara dari pihak perusahaan.

Selama bertahun-tahun akun Youtube tersebut selalu menyajikan konten-konten bertema gaming. Namun pasca Warner Bros diakuisisi oleh AT&T, Pengelolaan Machinima diambil alih oleh Otter Media yang merupakan anak perusahaan dari AT&T.

Bye Machinema!

Film Jadul Groundhog Day Dapatkan Sekuel Dalam Bentuk Game VR

0

Groundhog Day, film komedi jadul akan dibuat game Virtual Reality (VR). Uniknya latar belakang cerita game ini bukan merupakan cerita pada flm yang tayang tahun 1993, melainkan sebuah sekuel atau lanjutan.

Dikutip dari Game Informer, game berjudul Groundhog Day: Like Father Like Son tersebut mengisahkan petualangan Phil Connors Jr., putra dari Phil Connors, tokoh utama dalam film Groundhog Day yang asli. Ia terperangkap dalam time loop satu hari di kota Punxsutawney.

Game ini sendiri bisa dibilang merupakan game narrative adventure, yang akan menampilkan banyak opsi dialog dimana setiap pilihan akan bisa menentukan jalannya game tersebut.

Groundhog Day: Like Father Like Son dikembangkan oleh Tequila Works, pengembang Rime dan The Sexy Brutale serta diterbitkan oleh Sony Pictures Virtual Reality yang baru-baru ini juga merilis game Ghostbusters VR.

Untuk video trailernya, bisa kamu saksikan di atas.

Tepis Kekhawatiran Fans, Pengembang Sebut Gear Dalam Mortal Kombat Hanya “Kosmetik” Saja

0
Gambar: Neatherrealm

Saat diketahui bahwa Mortal Kombat 11 akan memasukkan gear dalam gamenya, kekhawatiran dari fans bermunculan. Pasalnya, melihat pengalaman dalam game Injustice 2, sistem gear dalam pemain ini akan dapat menimbulkan pertarungan yang tidak seimbang sebab hal tersebut bisa menambah skill dari karakter yang digunakan.

Dikutip dari wawancara Trevor Traub dari Netherrealm yang merupakan pengembang game ini dengan Xbox Wire, mereka menyatakan bahwa gear dalam Mortal Kombat 11 nanti sifatnya hanya kosmetik. Jadi tidak terkait dengan skill setiap karakter. Berbeda dengan game pertarungan besutan mereka yang lain Injustice 2.

“Salah satu perbedaan utama untuk Mortal Kombat 11 adalah bahwa gear itu sendiri tidak memiliki statistik. Ini hanya kosmetik. Pemain dapat membuat karakternyaa terlihat seperti yang diinginkan namun itu tidak akan mempengaruhi statistik (karakter),” ucap Trevor.

Dengan pernytaan ini, sepertinya fans bisa bernafas lega karena akan terhindar dari momen “pertarungan yang tidak adil.” Mortal Kombat 11 sendiri rilis pada 23 April untuk PlayStation 4, Xbox One, Switch, dan PC.

Rumor: Nintendo Switch Versi Ukuran yang Lebih Kecil Akan RIlis Tahun Ini

0

Dilansir oleh koran asal jepang Nikkei dan diterjemahkan oleh CNet, beredar rumor bahwa Nintendo sedang mengerjakan versi terbaru Switch yang memiliki ukuran lebih kecil daripada yang dijual saat ini.

Model baru ini akan lebih mudah dibawa-bawa, meskipun fungsinya akan lebih terbatas. Konsol hybrid ini dikabarkan akan dirilis pada pertengah tahun ini.

Kendati begitu, sampai berita ini ditulis masih belum ada pernytaan resmi dari pihak Nintendo. Untuk dikethui, baru saja perusahaan game raksasa asal Jepang tersebut telah melaporkan bahwa penjualan konsol Switch beserta beberapa judul gamenya meraih sukses besar.

Daftar Game yang Wajib Ditunggu Bulan Februari 2019

0

Bulan Februari akhirnya tiba! Bulan Januari kemarin bisa diibaratkan pesawat sedang lepas landas, bulan Februari sama dengan pesawat yang sudah terbang. Banyak game-game bagus yang dirilis pada bulan ini.

Game baru yang akan mendominasi bulan Februari ini ada dua kandidat. Pertama adalah game crossover terbesar buatan Bandai Namco, Jump Force. Game yang mendatangkan berbagai karakter dari manga Shonen Jump ini sudah dinanti-nantikan. Game kedua adalah game AAA milik EA, Anthem. Game buatan Bioware ini merupakan pembuktian setelah gagal dengan Mass Effect: Andromeda.

Selain kedua game tersebut masih banyak game-game lainnya yang patut disorot di bulan Februari ini. Gamer PC akhirnya bisa menikmati Ace Combat 7: Skies Unknown dan Yakuza Kiwami pada bulan ini. Lalu ada God Eater 3 dan Far Cry: New Dawn, tidak lupa game kontroversial Metro Exodus yang membuat Steam dan Epic Games Store perang dingin.

Berikut adalah tanggal rilis dari game yang patut ditunggu di bulan Februari 2019:

  • Ace Combat 7: Skies Unknown (PC): 1 Februari
  • Apex Legends (PS4, Xbox One, PC): 4 Februari
  • God Eater 3 (PS4, PC): 8 Februari
  • Crackdown 3 (Xbox One, PC): 15 Februari
  • Far Cry: New Dawn (PS4, Xbox One, PC): 15 Februari
  • Jump Force (PS4, Xbox One, PC): 15 Februari
  • Metro Exodus (PS4, Xbox One, PC): 15 Februari
  • Anthem (PS4, Xbox One, PC): 22 Februari
  • Yakuza Kiwami (PC): 26 Februari
  • NieR: Automata – Game of the Yorha Edition (PS4, PC): 26 Februari

Jadi, game mana yang menurutmu bakal menjadi jagoan di bulan Februari ini?