Activision dan Beenox mengumumkan kehadiran tiga musim Grand Prix selanjutnya untuk game Crash Team Racing Nitro-Fueled. Konten ini akan tersedia gratis.
Berikut ini adalah detilnya :
Spooky Grand Prix
“Nina’s Nightmare” map
“Skull Rider” kart
Nina Cortex playable character
Neon Circus Grand Prix
“Carnival” map
“Pressurizer” kart
??? playable character
Winter Festival Grand Prix
“Gingerbread Joyride” map
“Nitro Sleigh” kart
??? playable character
Crash Team Racing Nitro-Fueled sendiri saat ini sudah bisa kalian mainkan di PS4, Xbox One dan Nintendo Switch.
Teaser perdana dari My Hero One’s Justice 2 akhirnya dirilis oleh Bandai Namco. Teaser ini berupa trailer berdurasi 25 detik yang memperlihatkan dua tokoh dari My Hero Academia, Izuku Midorya atau Deku dan Kai Chisaki atau Overhaul. Berikut adalah teasernya:
My Hero One’s Justice 2 merupakan sekuel dari game pertamanya. Masih menggunakan konsep yang sama dengan game pertama, My Hero One’s Justice 2 adalah game fighting dimana pemain bisa membuat tim yang terdiri dari 3 karakter. My Hero One’s Justice 2 bisa dicoba untuk pertama kalinya pada event New York Comic Con 2019 pada bulan Oktober ini.
My Hero One’s Justice 2 akan dirilis pada tahun 2020 di platform PS4, Xbox One, dan PC.
Level-5 baru saja mengumumkan akan merilis Yo-kai Watch 4++, sebuah versi “yang sudah ditingkatkan” dari game originalnya termasuk penambahan fitur multiplayer, area baru, dan yo-kai baru untuk PS4 dan Nintendo Switch. Gamer di wilayah Jepang sudah bisa membeli game ini pada tanggal 5 Desember 2019 seharga JPY 6.480.
Kopi game perdana dari edisi fisik akan berisi “Jibanyan & Jinpei Yo-kai Y Medal” yang dapat dipindai di dalam game untuk sesuatu yang spesial (akan diungkap dalam waktu dekat). Nah, edisi digital akan berisi yo-kai S-Rank Damona. Gamer yang sudah memiliki game Yo-kai Watch: We’re Looking Up at the Same Sky versi Nintendo Switch bisa membeli konten baru sebagai add-on berbayar seharga JPY 1.650.
Informasi detil mengenai game bisa disimak lewat situs resminya di sini. Selain bermain dengan pemain lain yang ada disebelah kalian (hanya untuk game versi Nintendo Switch), fitur multiplayer yang baru saja dibenamkan juga memungkinkan kalian bermain dengan teman lainnya yang berada jauh dari kalian via internet. Fitur multiplayer ini dibatasi sampai dengan empat orang pemain bermain bersama.
Di mode multiplayer, gamer akan mengendalikan yo-kai dan bekerjasama dengan pemain lainnya untuk menyerang yo-kai lawan. Bos musuh yang kuat kerap kali hadir, maka dari itu kalian harus mengatur strategi dengan baik. Selain itu, area baru Blossom Heights juga akan dihadirkan dalam game. Area ini adalah area perumahan dengan konsep kota tua.
Nah, bos musuh baru yang akan dihadirkan dalam game ini adalah yo-kai Sproink. Kalian sebaiknya melawan bos musuh ini bersama-sama kawan lainnya di mode multiplayer.
Nah ini dia penampakan area baru : “Cauldron-Boiled Hell” (Kamayude Jigoku)
Nah kalau ini penamakan yo-kai baru :
Berikut ini adalah daftar lengkap yo-kai baru yang akan dihadirkan dalam game :
Arc System Works baru saja merilis trailer River City Melee Mach!! Selanjutnya untuk memperkenalkan “All America Team”, satu dari lima tim baru yang akan dihadirkan dalam game.
Tim dengan karakter dari warga asing (di luar Jepang) ini dikatakan memiliki keseimbangan yang paling baik dan juga memiliki berbagai kemampuan spesial. Setiap anggota dari All America Team memiliki kemampuan captain-class. River City Melee Mach!! sendiri dijadwalkan rilis ke PS4, Nintendo Switch dan PC (lewat Steam) pada tanggal 10 Oktober 2019 berbanderol USD 13,99.
Shawn Layden, chairman Sony Interactive Entertainment Worldwide Studios dikabarkan telah meninggalkan Sony Interactive Entertainment, informasi mengejutkan ini langsung diungkap oleh perwakilan perusahaan lewat situs resmi Sony.
Seperti yang diungkap lewat cuitan di Twitter resmi PlayStation “Kami umumkan bahwa chairman Worldwide Studios, Shawn Layden, akan meninggalkan SIE. Kepemimpinannya diperusahaan akan sangat dirindukan. Kami doakan agar karir beliau kedepannya akan terus sukses dan kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk apa yang dilakukannya bagi perusahaan selama bertahun-tahun ini. Terima kasih untuk semuanya Shawn!”.
Sayangnya informasi lebih detil termasuk siapa penerus Layden belum mau diungkap oleh Sony. Sukses terus pak Layden!
Gameplay dari Project Resistance akhirnya beredar di YouTube setelah Tokyo Game Show 2019 usai. Video ini diunggah oleh akun resmi Xbox di channel YouTubenya. Berbeda dengan video-video yang lain, video gameplay Project Resistance ini lengkap dan tidak terpotong-potong. Berikut adalah videonya:
Seperti yang kamu lihat pada video di atas, gameplay Project Resistance mirip dengan film Saw. Empat orang pemain akan menjadi survivor, sedangkan satu orang lagi menjadi mastermind. Mastermind bisa menggunakan jebakan dan mengeluarkan monster BOW untuk membunuh keempat survivor sebelum mereka melarikan diri.
Unsur teamplay sepertinya akan menjadi keharusan bagi para survivor. Puzzle yang dibuat mastermind harus diselesaikan secara bersama. Selain itu para survivor juga harus menolong rekannya jika diserang oleh monster BOW. Fitur yang patut jadi perhatian adalah fitur respawn. Jika survivor mati, mereka dapat hidup kembali. Fitur ini jelas menguntungkan survivor.
Lalu bagaimana respon para gamer dan fans setelah melihat gameplay Project Resistance? Sayangnya mereka tidak terkesan dengan game tersebut. Kolom komentar video gameplay Project Resistance milik Xbox dipenuhi oleh keluhan. Mereka kecewa karena lagi-lagi Capcom bereksperimen dengan franchise Resident Evil. Malahan Capcom diminta untuk mengerjakan Resident Evil 3 Nemesis Remake dibanding Project Resistance.
Rencananya Capcom akan menggelar tahap CBT untuk Project Resistance di PS4 dan Xbox One. Bagaimana menurut kamu tentang game ini?
Buat kamu penggemar game shooter, ada kabar gembira untuk kamu. Setelah memulai masa CBT dari tanggal 16 s/d 26 September 2019, Garena Indonesia secara resmi mengumumkan jika Call of Duty Mobile akan resmi dirilis pada tanggal 1 Oktober 2019.
Konferensi pers di gedung Garena Indonesia
Call of Duty Mobile atau COD Mobile akan menghadirkan mode battle royale dengan gaya baru. Game ini memiliki 6 class yang bisa dipilih pemain, yaitu medic, clown, defender, airborne, scout dan ninja. Masing-masing class memiliki kemampuan yang berbeda-bedan dan unik. Misalnya class Medic yang bertugas untuk mengheal teammate agar tetap hidup, class clown dapat memanggil zombie untuk menyerang musuh, dan class defender yang bisa melindungi teammate dari serangan musuh.
Tim Playcubic menjajal COD Mobile
Buat kamu yang sudah melakukan pre-registrasi sebelumnya, COD Mobile akan membagikan hadiah menarik seperti senjata M16, berbagai macam granat dan item unik lainnya. Untuk spesifikasi, COD Mobile mendukung smartphone dengan spesifikasi minimum RAM 1,5 GB dan OS 5.1 untuk pengguna Android. Garena Indonesia juga telah mengkonfirmasi akan menggunakan server lokal demi mendukung stabilitas jaringan para pemain COD Mobile.
Tim GGWP resmi terjun ke COD Mobile
Selain mengumumkan tanggal rilis resmi COD Mobile, Garena juga mengundang tim eSport GGWP. Tim eSport ini telah membentuk tim khusus untuk bersaing di turnamen COD Mobile. Tim GGWP telah menyatakan ketertarikannya dengan COD Mobile mulai dari musim CBT beberapa minggu lalu. Dengan begini, tim GGWP tidak hanya berharap untuk menjadi tim eSport terbaik di COD Mobile, tapi juga menjadi pemacu agar lebih tim eSport yang lain ikut serta di COD Mobile.
Arc System Works hari ini merilis trailer baru game River City Melee Mach!! untuk memperkenalkan kepada gamers “Hinoshima Koukou Team”, satu dari lima tim baru yang dihadirkan dalam game.
Hinoshima Koukou Team sendiri adalah tim yang sangat solid, mereka mempunyai teknik yang beragam dan memiliki pertahanan yang baik. River City Melee Mach!! dijadwalkan rilis ke PS4, Nintendo Switch, PC (lewat Steam) seluruh wilayah dunia pada tanggal 10 Oktober 2019 berbanderol USD 13,99. Selamat menyaksikan trailer di atas.
Melalui sebuah pesan singkat, padat dan juga sangat jelas, pengembang game The Last of Us Part II, Naughty Dog, mencoba menjelaskan kepada gamers mengapa mode multiplayer ditiadakan dalam sekuel game The Last of Us. Naughty Dog menekankan pesannya pada kalimat bahwa komponen online yang semula ada dalam pengembangan sekuel game ini telah bercabang menjadi “sesuatu” yang lain.
Nah, agar tidak salah persepsi, silahkan simak pesan lengkap Naughty Dog di bawah ini :
We wanted to address multiplayer in The Last of Us Part II. As we’ve stated, the single-player campaign is far and away the most ambitious project Naughty Dog has ever undertaken. Likewise, as development began on the evolution of our Factions mode from The Last of Us Part I, the vision of the team grew beyond an additional mode that could be included with our enormous single-player campaign. Wanting to support both visions, we made the difficult choice that The Last of Us Part II would not include an online mode.
However, you will eventually experience the fruits of our team’s online ambition, but not as part of The Last of Us Part II. When and where it will be realized is still to be determined. But rest assured, we are as community and are excited to share more when it’s ready. big a fan of Factions as the rest of our community and are excited to share more when it’s ready.
—Naughty Dog
Game The Last of Us Part II sendiri baru akan hadir di PS4 pada tanggal 21 Februari 2020.