Developer Gun Media mengumumkan kabar yang kurang menyenangkan. Game besutan mereka Friday The 13th: The Game akan mendapat update terakhir bulan November ini. Selain itu developer juga mengumumkan bakal menutup dedicated server untuk game tersebut.
Meski terkesan developer telah meninggalkan Friday The 13th: The Game, namun gamer masih bisa memainkan bahkan membeli game tersebut. Meski tidak lagi memiliki dedicated server, gamer masih bisa memainkan game tersebut secara peer to peer untuk quick play dan private match. Untuk keterangan lebih lanjut bisa dilihat di sini.
Ditinggalkannya Friday The 13th: The Game ini kemungkinan berhubungan dengan masalah hukum yang menjerat Gun Media. Pada tahun 2018 developer ini dituntut ke pengadilan karena masalah hak cipta. Akibatnya pengembangan dan implementasi update untuk Friday The 13th: The Game dihentikan sampai detik ini.
“Kami ingin berterima kasih kepada semuanya yang sudah mendukung dan membuat game ini terealisasi,” Tulis Gun Media dalam kalimat penutupnya.
Activision telah mengungkap ukuran file yang diperlukan untuk menginstall Call of Duty: Black Ops Cold War di berbagai platform. Sesuai dengan tradisi sebelumnya, ukuran file game ini masih tergolong besar. Berikut adalah spesifikasinya:
Karena ukurannya yang besar, Activision menawarkan solusi bagi gamer untuk mendownload game tersebut secara perbagian. Untuk gamer konsol bisa dengan cara uninstall mode seperti campaign dan zombie untuk mengurangi ukuran file. Hal yang sama juga berlaku untuk gamer PC.
Detail lainnya yang dijelaskan oleh Activision adalah mengenai pre-load. Untuk pemilik konsol Xbox One dan PS4 bisa mulai melakukan pre-load pada tanggal 5 November. Sedangkan untuk PC, pre-load dimulai dari tanggal 10 November. Untuk konsol next-gen disesuaikan dengan tanggal perilisan masing-masing konsol. PS5 pada tanggal 12 November dan Xbox Series X/S pada tanggal 10 November.
Call of Duty: Black Ops Cold War akan dirilis pada tanggal 13 November 2020.
Among Us baru saja mendapat update baru. Dalam developer dairy, InnerSloth juga mengungkap roadmap Among Us untuk kedepan. Salah satunya adalah map baru.
Innersloth sama sekali tidak menjelaskan seperti apa map baru nanti. Mereka hanya menyebut bahwa map ini lebih besar dari yang map yang ada saat ini. Nantinya akan ada banyak task baru dan tersedia bagi semua pemain Among Us saat rilis nanti.
Tidak hanya itu, Innersloth juga akan mengimplementasi sistem account di dalam game. Sistem account ini akan memudahkan pemain untuk membuat friendlist serta melaporkan akun toxic dan hacker. Saat ini Among Us memang sedang dilanda oleh banyaknya pengguna cheat dan hack.
Dalam update kecil yang sudah bisa diunduh sekarang, Innersloth akan berusaha untuk memperbaiki performa dari game Among Us. Salah satunya adalah perubahan server untuk mengantisipasi hacker dan cheater. Detail lebih lanjut bisa kamu lihat di sini.
Ubisoft telah memutuskan untuk menunda perilisan game Avatar. Game ini baru akan dirilis pada tahun 2022. Perubahan tanggal rilis ini bersamaan dengan ditundanya penayangan film Avatar 2 menjadi tahun 2022.
Game Avatar milik Ubisoft dikembangkan oleh developer Massive Entertainment. Developer ini merupakan pengembang dari game The Division. Jadi ada kemungkinan game Avatar akan menggunakan konsep yang sama dengan The Division.
Ubisoft sendiri sangat tertutup dengan informasi seputar game Avatar. Semenjak diumumkan tahun 2017 lalu, tidak ada satu pun informasi resmi atau bocoran mengenai game tersebut.
Selain Avatar, Ubisoft juga menundah dua game lain yaitu Far Cry 6 dan Rainbow Six Quarantine.
Game battle royale milik EA akan masuk season 7 yang berjudul Ascension pada tanggal 4 November 2020. Bersamaan dengan dimulainya season 7, Apex Legends akan tersedia di Steam. Lantas update baru apa saja yang akan hadir di season 7 ini?
Higfhlight dari season 7 adalah kemunculan karakter dan map baru. Karakter baru Apex Legends adalah seoorang peneliti bernama Horizon. Skill yang dimiliki oleh Horizon berhubungan dengan gravitasi yaitu Gravity Lift, Spacewalk, dan ultimate ability Black Hole.
Tempat penelitian Horizon yaitu kota terbang bernama Olympus akan menjadi map baru. Karena berada di udara, Olympus memiliki desain yang menarik dan berbeda dengan map Apex Legends yang lain. Untuk berkeliling di Olympus, akan disediakan kendaraan bernama Trident. Kendaraan ini bisa dinaiki oleh 3 pemain sekaligus.
EA juga telah mengimplementasi berbagai macam update baru di season 7 ini. Ada fitur sosial club, pembaruan battle pass dan ranked season 7. Beberapa karakter juga akan mengalami perubahan. Detailnya bisa kamu lihat di sini.
Developer Gearbox telah mengungkap spesifikasi Godfall untuk PC. Anehnya tidak ada keterangan berapa besar size dari game ini. Tidak ada juga keterangan apakah Godfall sudah mendukung fitur ray tracing atau tidak. Padahal game ini akan rilis di konsol next-gen PS5. Berikut adalah spesifikasinya:
Prepare to ascend on PC! The PC specs for #Godfall are available now.
Untuk spesifikasi rekomendasi, Gearbox menyarankan PC dengan OS Windows 10, CPU AMD Ryzen 5 3600 atau Intel Core i7-8700, RAM 16GB, dan GPU AMD Radeon RX 5700 XT 8GB atau NVIDIA GeForce GTX 1080 TI 11GB. Sedangkan untuk spesifikasi minimum adalah OS Windows 10, AMD Ryzen 5 1600 atau Intel Core i5-6600, RAM 12GB, GPU AMD Radeon RX 580 8GB atau NVIDIA GeForce GTX 1060 6GB.
Godfall akan dirilis tanggal 12 November 2020 di PS5 dan PC. Game ini merupakan game eksklusif PS5 dan tidak hadir di Xbox Series X/S.
Rencana gamer untuk menikmati Guild Wars 2 di Steam dipastikan bakal tertunda. Developer Arena net mengumumkan telah menunda peluncuran game tersebut di Steam sampai waktu yang tidak diketahui.
Dalam keterangan resminya, Arena Net menjelaskan jika penundaan ini dilakukan karena pengembangan ekspansi terbaru End of Dragons. “Ekspansi ini adalah prioritas pertama kami. Oleh karena itu kami terpaksa menunda rencana merilis game ini di Steam sampai semuanya selesai,” Tulis Arena Net.
Tadinya perilisan Guild Wars 2 di Steam ditargetkan pada tahun 2020. Ekspansi End of Dragons sendiri rencananya akan dirilis tahun 2021 mendatang.
Penantian panjang pecinta game Lost Saga di Indonesia menunggu peluncuran resmi game Lost Saga Remastered akhirnya terjawab. Gravity Game Link secara resmi mengumumkan jadwal Open Beta Lost Saga Remastered yaitu tanggal 10 November 2020. Lost Saga Remastered merupakan game online bergenre Action Fighting Casual Game yang dikembangkan oleh VALOFE yang berasal dari Korea Selatan. Lost Saga Remastered merupakan pengembangan dari Lost Saga versi sebelumnya dengan beberapa update tampilan karakter, UI, game balance serta beberapa fitur terbaru.
Lost Saga Remastered menghadirkan mode permainan yang bervariasi, mulai dari Single & Group PVP, Royal Rumble, PVE, hingga mode Casual lainnya. Di Lost Saga Remastered pemain dapat memilih Ratusan Hero yang dapat kalian kuasai dan puluhan Map yang dapat dijelajahi, yang tentunya akan semakin membuat permainan lebih seru.
Bersamaan dengan dirilisnya Open Beta Lost Saga Remastered, Gravity Game Link juga menghadirkan beragam event spesial yang berhadiah total senilai puluhan juta rupiah, diantaranya sebagai berikut :
Play & Win Main Lost Saga dan dapatkan hadiahnya!
Tingkatkan Level kalian minimal level 10 selama periode event untuk raih kesempatan mendapatkan hadiah seperti Sepeda Motor Suzuki, Smartphone Android dan masih banyak lagi hadiah lainnya.
Trophy Hunter
Terbaik Dari Yang Terbaik & Dapatkan Hadiahnya
Tingkatkan Poin trophy di dalam game sebanyak-banyaknya selama periode event.
Bagi pemain yang meraih poin tertinggi berhak mendapatkan hadiah ASUS TUF Gaming Laptop
Guild Race Tempatnya Para Jawara Lost Saga Remastered Buat Guild bersama teman-temanmu dan tingkatkan Level Guild hingga Level 6 untuk mendapatkan hadiah in-game Istimewa
Guild Community Challenge! Tunjukkan kekompakan para Jagoan dan share screenshot kebersamaan kalian di dalam game. Bagi Guild yang beruntung akan mendapatkan hadiah in-game special.
Ketika pertama kali mencoba keyboard mekanik ASUS ROG Strix Scope RX, kesan yang saya tangkap adalah keyboard ini penuh dengan warna. Fitur backlit membuat keyboard ini seperti pasar malam yang penuh dengan lampu berbagai warna.
Fitur backlit ini hanyalah sebagian dari fitur-fitur lain yang dimiliki oleh ROG Strix Scope RX. Sebagai keyboard gaming, ROG Strix Scope RX sudah dilengkapi oleh teknologi yang mendukung kenyamanan gamer.
Tampilan Luar ROG Strix Scope RX
ROG Strix Scope RX memiliki dimensi 440 x 137 x 39 mm dengan berat 1,07 kg. Warna dari keyboard ini adalah hitam. Untuk bahan, keyboard ini terbuat dari alumunium dan sudah memiliki sertifikasi IP56. Artinya keyboard ini sudah tahan air dan debu.
Dari segi desain, ROG Strix Scope RX tidak berbeda dengan pendahulunya. Salah satu fitur baru yang sebelumnya tidak ada adalah port USB 2.0. Jadi kamu tidak perlu lagi repot-repot memasang kabel mouse atau charger di PC, karena bisa dilakukan di keyboard ini.
Namun seperti pendahulunya, ROG Strix Scope RX masih tidak memiliki wrist rest. Mungkin ada pertimbangan sendiri kenapa ASUS tidak mengimplementasi fitur ini.
Tombol Ajaib ROG Strix Scope RX
Sekarang mari kita bicarakan soal tombol di ROG Strix Scope RX. Satu hal yang mencolok dari keyboard ini adalah ukuran tombol Ctrl yang besar. Tujuannya adalah untuk memudahkan gamer saat bermain game FPS. Kamu pasti tahu betapa pentingnya tombol ini di game FPS. Jika menggunakan keyboard ini, saya jamin kamu tidak akan pernah miss saat menekan tombol Ctrl.
ROG Strix Scope RX merupakan lini pertama keyboard ROG yang menggunakan ROG RX Red Optical Mechanical Switch. Teknologi ini memungkinkan switch di ROG Strix Scope RX memiliki respon super cepat dengan titik aktuasi 1,5 mm.
Setiap switch ROG Strix Scope RX juga dibekali initial force dengan berat 40-55g untuk meminimalisir salah tekan dan rebound yang baik. Setiap kali saya menekan switch di keyboard ini, saya merasakan rebound yang smooth meski kadang saya menekannya dengan keras. Hal lain yang sukai adalah keyboard ini tidak berisik seperti keyboard mekanik lain pada umumnya.
Fitur lain yang perlu kamu tahu dari ROG Strix Scope RX adalah switch khusus untuk stealth mode. Dengan menekan F12, secara otomatis semua aplikasi akan diminimize serta suara dimute. Fungsi stealth ini dapat juga kamu disable. Misalnya kamu memerlukan tombol F12 untuk shortcut, kamu cukup menekan Fn dan Insert untuk mendisable fungsi stealth.
Konfigurasi Lebih Lanjut Lewat Amoury II
Jika ingin memodifikasi lebih lanjut keyboard ROG Strix Scope RX bisa menggunakan Armoury II. Kamu bisa melakukan konfigurasi profile, mengatur mapping switch, membuat macro, dan menentukan warna backlit.
Kesimpulan
Ada harga, ada kualitas. Inilah yang bisa saya simpulkan setelah mencoba ASUS ROG Strix Scope RX. Harga dari ROG Strix Scope RX dipatok sekitar Rp 1,8 juta. Fitur yang dimiliki oleh keyboard ini menurut saya lebih dari cukup untuk memanjakan gamer. Teknologi ROG RX Red Optical Mechanical Switch membuat pengalaman saya saat memainkan game menjadi memuaskan.
Atraksi cahaya dari keyboard ini juga sangat memanjakan mata. Sayangnya jika fitur ini tidak diaktifkan, keyboard ROG Strix Scope RX ibarat mati lampu. Kamu tidak akan bisa membedakan yang mana switch untuk huruf S dengan D.
Mouse gaming ibarat pedang yang digunakan untuk bertempur. Semakin baik kualitas mousenya, semakin baik pula performanya saat digunakan. ROG Chakram adalah mouse gaming optical yang tidak hanya bagus dari segi kualitasnya, tapi juga multifungsi.
Selain bisa digunakan sebagai mouse gaming tradisional, mouse ini juga bisa digunakan sebagai joystick. Bahkan dengan software tertentu, mouse ini dapat dijadikan sebagai gamepad.
Mengupas Bagian Luar ROG Chakram
Dimensi ukuran dari ROG Chakram adalah 132.7 x 76.6 x 42.8 mm. Mouse ini memiliki berart 121,6 g jika tanpa kabel. Body ROG Chakram dibungkus oleh casing berwarna hitam transparan. Kamu dapat melihat logo ROG yang menyala saat fitur backlit diaktifkan. Bagian tombol scroll juga dapat menyala.
Pada bagian bawah terdapat tombol untuk pengaturan fitur wireless. Ada 2 sistem koneksi yang bisa kamu pilih jika memilih wireless, yaitu bluetooh dan sinyal 2.4GHZ RF. Berbicara mengenai fitur wireless, baterai dari ROG Chakram dapat bertahan selama 12 jam. Sedangkan waktu pengisian baterai hanya berlangsung 15 menit. Pengisian baterai bisa dilakukan dengan menyambung kabel USB yang sudah terpasang di PC dengan port USB-Type C di bagian depan mouse.
Tombol lainnya yang terdapat di bagian bawah mouse adalah tombol untuk pengaturan DPI. Cukup dengan menekan tombol tersebut dengan tombol scroll, kamu bisa menentukan tingkat DPI secara manual. Selain itu ada tombol pair untuk sinkronisasi dengan gaming peripheral ASUS ROG yang lain.
Keunikan ROG Chakram terdapat pada bagian kiri mouse. Kamu akan dapat melihat tombol joystick di sini. Teknologi ini adalah terobosan baru bagi mouse gaming. Karena dengan adanya fitur joystick ini, ROG Chakram dapat digunakan sebagai controller. Catatan, fitur joystick ini tidak dapat digunakan di mode bluetooth.
Hal lain yang membuat saya terkesan adalah bagian casing mouse ROG Chakram yang dapat dibongkar dengan mudah. Mouse ini sudah tidak menggunakan sekrup melainkan magnet. Sangat mudah untuk membongkar mouse ini dan memasangnya kembali. Saya harus memuji ASUS yang memiliki ide untuk membuat slot pennyimpanan wireless receiver di dalam casing mouse.
Membedah Jeroan ROG Chakram
Kriteria yang paling penting dari sebuah mouse gaming adalah DPI. Semakin tinggi DPInya, semakin sensitif mouse tersebut. Untuk ROG Chakram, DPI bisa diatur dari 100 sampai dengan 16.000. Senstivitas ini didukung oleh respon super cepat 400 IPS. Mouse ini sangat cocok untuk digunakan dalam game kompetitif yang membutuhkan akurasi dan reaksi cepat.
Tombol joystick adalah fitur tambahan dari ROG Chakram yang membuat mouse ini menjadi multifungsi. Dalam mode default, tombol joystick ini berfungsi sebagai direction key. Kamu juga dapat memodifikasi fungsi tombol tersebut menjadi analog stick melalui Armoury II. Mode ini cocok untuk memainkan game racing atau flight sim.
ROG Chakram uniknya juga compatible dengan Steam. Kamu bisa menjadikan mouse ini sebagai controller. Namun untuk mengaktifkan fitur ini, kamu harus melalui beberapa tahap konfigurasi yang cukup membingungkan.
Jika merasa kurang nyaman dengan tombol joystick, kamu dapat menggantinya dengan tombol lain. ASUS telah menyertakan beberapa varian tombol dengan ukuran yang berbeda. Selain itu ada juga socket cover yang bisa digunakan untuk menutup tombol joystick. Seandainya kamu seperti saya yang merasa keberadaan tombol joystick mengganggu, kamu bisa menutupnya dengan socket cover.
Dukungan Armoury II
Untuk modifikasi mouse yang lebih detail, kamu bisa menggunakan Armoury II. Di sini kamu bisa mengatur profile, mapping tombol, kecepatan DPI, warna backlit, dan membuat macro. Kamu bahkan bisa melihat performa kamu ketika menggunakan ROG Chakram. Cocok untuk atlit Esport yang perlu melakukan analisis untuk meningkatkan performanya.
Mouse Bagus Tidak Lengkap Tanpa Mousepad
Selama mencoba mouse ROG Chakram, saya menggunakan mousepad spesial. Mousepad ini adalah ASUS ROG Sheath BLK LTD. Dibuat dengan dengan bahan anti slip, mousepad ini cocok untuk mouse sensitif seperti ROG Chakram. Tidak hanya itu, bahan mousepad yang terbuat dari karet juga tidak gampang sobek.
ROG Sheath BLK LTD memiliki ukuran jumbo yaitu 900 x 440 x 3 mm dengan berat 695 g. Dengan ukuran yang lebar, mousepad ini bisa digunakan sebagai tatakan untuk gaming peripheral yang lain.
Kesimpulan
Desain ASUS ROG Chakram betul-betul dirancang dengan apik. Tangan saya merasa nyaman saat mencengkram mouse ini. Satu hal yang agak mengganggu menurut saya justru adalah tombol joystick. Saya jarang memakai fitur ini saat bermain game. Menurut saya lebih baik menggunakan controller biasa jika ingin memaksimalkan penggunaan joystick.
Hal yang saya sukai adalah kunci magnetis. Saya tidak perlu lagi repot-repot memakai obeng untuk menarik sekrup mouse. Fitur ini juga memudahkan pengguna untuk membersihkan bagian dalam mouse atau mengganti switch yang rusak. Fitur ini menunjukkan bahwa ROG Chakram tidak hanya mouse premium, tapi juga penuh inovasi.
Jadi jika kamu sedang mencari mouse gaming yang multifungsi, kamu bisa memilih ROG Chakram. Untuk harga mouse ini tidaklah murah karena dibanderol dengan harga sekitar Rp 2 juta.