Demo dari game Outriders ternyata membawa hasil yang tak disangka-sangka. Developer People Can Fly mengumumkan bahwa sampai saat ini terhitung sudah 2 juta orang telah mengunduh demo dari game Outriders. Angka tersebut menurut mereka di luar ekspektasi.
Selain itu, tim developer juga mengumumkan update yang akan mereka berikan ke versi demo game Outriders. Update ini berisi perbaikan untuk beberapa masalah teknis yang ada seperti memperbaiki bug dan crash serta menambah fitur motion blur. Selain itu developer juga memperbaiki skill dari beberapa NPC serta merubah sistem dari loot drops. Detail lebih lanjut dari konten update bisa kamu lihat di sini.
Demo Outriders bisa kamu unduh di PC (via Steam) dan juga PlayStation dan Xbox. Game Outriders sendiri dijadwalkan rilis pada tanggal 1 April 2021.
Valve secara resmi telah menghentikan semua pengembangan yang berhubungan dengan game Artifact. Artinya game ini tidak lagi didukung oleh developer dan akan dibiarkan dalam kondisinya sekarang ini. Kabar baiknya adalah Artifact sekarang dapat dimainkan gratis untuk semua orang.
Menurut keterangan resminya, pengembangan Artifact dihentikan karena Valve merasa jumlah pemain dari game tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan. Padahal Artifact sudah mendapatkan overhaul dengan diluncurkannya Artifact 2.0. Namun perubahan ini tetap tidak dapat mendongkrak jumlah pemain Artifact. Pada akhirnya Valve terpaksa mengambil keputusan berat yaitu menghentikan pengembangan dari game tersebut.
Meski tidak lagi didukung, Valve akan tetap membiarkan Artifact hidup. Baik versi klasik Artifact dan Artifact 2.0 (Artifact Foundry) saat ini bisa diakses oleh semua orang gratis. Detailnya bisa kamu lihat di sini.
Artifact merupakan jawaban Valve untuk merespon berjamurnya game kartu seperti HearthStone pada waktu itu. Agar lebih populer dan dikenal, Valve menggunakan DOTA 2 sebagai tema dari Artifact. Sayang hasil akhir Artifact tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh Valve.
Pernahkah kamu di-banned di game kesukaan kamu karena alasan yang tak masuk akal? Misalnya karena me-report player lain yang menggunakan cheat, eh tapi kamu malah ikut ke ban juga. Kesalkan jadinya.
Hal seperti kerap terjadi di dalam video game, apalagi yang memiliki mode multiplayer. Karena tidak ingin kalah, gamer bisa gelap mata dan akhirnya menggunakan cheat demi kemenangan. GM pun akhirnya bertindak dengan menjatuhkan palu ban ke gamer tersebut. Masalahnya apakah gamer yang di-banned memang betul memakai cheat?
1. Drama GothamChess VS Dewa Kipas
Drama antara GothamChess VS Dewa Kipas di game mobile Chess.com adalah drama yang paling panas saat ini. Dewa Kipas yang aslinya adalah orang Indonesia di-banned akunnya di Chess.com karena berhasil mengalahkan streamer GothamChess. Kebetulan pertandingan mereka ditayangkan secara livestream dan disaksikan oleh para fans GothamChess. Karena tidak terima idolanya kalah, fans GothamChess melaporkan Dewa Kipas menggunakan cheat yang berujung akunnya di-banned.
Tidak terima dengan keputusan tersebut, putra dari Dewa Kipas akhirnya mengangkat masalah ini dan akhirnya viral di media sosial. Ia tidak terima jika ayah dituduh menggunakan cheat untuk mengalahkan GothamChess.
Ujungnya drama ini berakhir dengan happy ending. Pihak GothamChess dan Dewa Kipas sudah saling mengubungi dan keduanya sudah mengklarifikasi masalahnya.
2. Di-Banned Karena Pakai Nama Jihad
Gamer asal Arab Saudi bernama Jihad Al Mofadda mengalami hal yang tidak mengenakkan saat menggunakan layanan PlayStation Network. Akunnya mendadak diblokir akibat penggunaan nama iJihad. Padahal itu adalah namanya sendiri dan ia sudah menggunakannya sejak lama.
Sony beralasan bahwa keputusan ini dibuat karena laporan bahwa ada pihak yang terganggu dengan nama tersebut. Kenapa enggak diverifikasi dulu sebelum bertindak Sony hadeeeh.
3. Pemain Battlefield 1 Di-Banned Karena Terlalu Jago?
Pernahkah kamu di-banned dari game favoritmu hanya karena terlalu jago? Kelihatannya hal ini tidak mungkin terjadi, tapi nyatanya memang terjadi. Gamer kL-Spazmo dan rekannya mendadak di-banned saat bermain Battlefield 1. Padahal mereka sama sekali tidak menggunakan cheat alias bermain murni dan memang jago.
Setelah diselidiki, ternyata penyebabnya adalah sistem anti cheat FairFight yang digunakan di Battlefield 1. Alogaritma sistem ini sepertinya tidak bisa membedakan mana gamer yang menggunakan cheat dengan gamer yang betul-betul jago.
Square Enix telah merilis informasi baru seputar Final Fantasy VII Remake Intergrade. Salah satu hal yang disorot adalah partner dari Yuffie. Nama pria yang menjadi partner Yuffie adalah Sonon Kusakabe. Ia adalah murid dari ayah Yuffie yang ditugaskan menemani putrinya di Midgar untuk mencuri materia dari Shinra.
Durasi dari DLC Yuffie adalah dua chapter. Sebagai seorang ninja, Yuffie bisa melakukan interaksi unik seperti berlari di dinding atau melempar shuriken untuk mengaktifkan tombol tertentu. Yuffie sendiri dapat melakukan serangan jarak dekat maupun jauh. Ia juga masih menggunakan senjata ikoniknya yaitu shuriken raksasa.
Final Fantasy VII Remake Intergrade juga memiliki banyak peningkatan. Dari segi grafis Square Enix telah menyempurnakan bagian textures, lighting, dan fog effects sehingga membuat dunia Final Fantasy VII Remake menjadi lebih detail dan indah. Square Enix juga menyediakan fitur photo mode dan pilihan mode saat bermain, yaitu performance mode dan graphics mode. Performance mode ditujukan bagi yang menginginkan frame rate 60FPS stabil. Sedangkan graphics mode bagi yang ingin bermain dengan resolusi 4k.
Final Fantasy VII Remake Intergrade akan dirilis pada tanggal 10 Juni 2021 khusus untuk PS5. Trailernya bisa kamu lihat di sini.
Epic Games mengumumkan bahwa mereka telah resmi membeli Tonic Games yang merupakan developer dari game Fall Guys: Ultimate Knockout. Epic Games berjanji tidak akan merubah gameplay dari Fall Guys: Ultimate Knockout. Malahan kedepannya game battle royale ini akan mendatangi Xbox dan Nintendo Switch.
Dalam keterangan lainnya, Mediatonicgames menjelaskan bahwa meski telah diakuisisi oleh Epic Games, Fall Guys: Ultimate Knockout masih bisa dimainkan dari Steam. Versi Steam game ini juga akan terus mendapatkan update. Namun tidak dijelaskan apakah nantinya akan ada konten terbatas yang hanya tersedia untuk versi Epic Games.
Mediatonicgames juga sempat menyinggung mengenai model bisnis Fall Guys: Ultimate Knockout kedepannya. Apakah Fall Guys: Ultimate Knockout nantinya akan menjadi game F2P seperti Fortnite? Mediatonicgames hanya menjawab belum ada yang bisa diumumkan saat ini.
Fall Guys: Ultimate Knockout sempat booming pada Agustus 2020. Kepopuleran game ini bahkan menyaingi game battle royale populer yang sudah ada.
Netflix telah merilis trailer baru dari anime DOTA: Dragon’s Blood. Dalam trailer ini Netflix memperkenalkan lebih dalam para karakter yang akan hadir dalam anime tersebut.
Karakter utama DOTA: Dragon’s Blood adalah Davion. Kelihatannya Netflix akan menceritakan bagaimana Davion dapat merubah dirinya menjadi naga di anime ini. Pengisi suara dari Davion adalah Yuri Lowenthal. Selain itu karakter DOTA 2 lainnya yang akan hadir di anime ini adalah Mirana yang diisi suaranya oleh Lara Pulver, Luna oleh Kari Wahlgren, dan Invoker oleh Troy Baker.
DOTA: Dragon’s Blood akan mulai ditayangkan pada tanggal 25 Maret 2021.
Netmarble hari ini mengumumkan update terbaru untuk BTS WORLD, game simulasi mobile yang menawarkan peran luar biasa sebagai Manager BTS pada para pemain. Update yang tersedia pada hari ini menambahkan Chapter 7 dalam cerita Another Story Season 2 dan sekaligus menjadi chapter penutup dari cerita Season 2.
Chapter ini menceritakan tentang perjuangan Jungkook dalam mencari seseorang yang masih mengingatnya agar ia dapat tetap tinggal di Magic Shop setelah melanggar aturan. Berikut adalah tambahan lainnya yang hadir dalam update bulan Maret, yaitu:
Penambahan Card 5★ baru
Peluang besar untuk mendapat Emotion dan Passion Card (2/3 – 9/3)
Peluang besar untuk mendapat Stamina dan Wisdom Card (9/3 – 16/3)
Event dalam game spesial bulan Maret berhadiah item, mata uang, dan Buff:
Event Check-in 7 Hari Bulan Maret
Event Star Card UP yang bisa meningkatkan rate Star Card
Event Bonus Time dengan buff untuk draw Mileage, Gold, dan Level Up
Event Draw Wing dengan draw Wing gratis setiap 4 jam
Penjualan Item Package spesial dalam Toko
BTS WORLD menghadirkan 10.000 foto terbaru dan 100 video eksklusif di dalam game, dan pemain dapat berinteraksi secara virtual dengan BTS sebagai Manager mereka melalui berbagai konten interaktif 1:1.
Secara mendadak developer bernama Cold Iron mengumumkan game shooter yang diangkat dari franchise aliens. Game ini berjudul Aliens: Fireteam dan rencananya akan dirilis pada musim panas tahun ini. Platform yang dituju adalah PS5, PS4, Xbox One, Xbox Series, dan PC (Via Steam).
Berdasarkan deskripsinya, Aliens: Fireteam adalah game survival shooter. Pemain harus bekerjasama dengan rekan timnya untuk menyelamatkan diri dari serangan para alien. Variasi alien yang dihadirkan dalam game ini juga lebih dari satu jenis. Bahkan pada bagian akhir trailer ada teaser dari Queen Alien.
Sejarah franchise Aliens dengan game bisa dibilang naik turun. Meski sempat dibuat kagum oleh Alien Isolation, gamer juga pernah dikecewakan oleh Aliens: Colonial Marines. Akankan Aliens: Fireteam menjadi “the next” Aliens: Colonial Marines atau justru sukses seperti Alien Isolation? Kita lihat saja nanti.
Sega dan Ryu Ga Gotoku Studio baru saja merilis launch trailer untuk mempromosikan game Yakuza: Like a Dragon versi PlayStation 5 yang diluncurkan hari ini ke seluruh wilayah dunia.
Sebelumnya Yakuza: Like a Dragon sudah dirilis ke PlayStation 4, Xbox Series, Xbox One, dan PC lewat Steam serta MicrosSOFT Store. Gamer yang memiliki game versi PS4 bisa melakukan upgrade ke versi PS5 (harus punya konsolnya dulu) secara cuma-cuma alias gratis. Namun perlu diingat bahwa save data game tidak bisa dibawa lintas platform.
Selamat menyaksikan launch trailer game pada video di atas.
Micro-Star International (MSI),perusahaan teknologi terkemuka di dunia, dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan MSI Creator Awards 2021. Diinisiasi oleh MSI, perhelatan ini memiliki tiga kategori kompetisi, yaitu grafis desain, kreasi 3D, dan film. Acara ini bertujuan untuk mengapresiasi kreator paling kreatif dan luar biasa dari seluruh penjuru dunia.
Daftar Sekarang:
Batas akhir pengiriman karya: 1 Juni 2021, pukul 13:59 WIB
Dilatarbelakangi oleh ribuan karya seni menakjubkan yang diterima di tahun pertama, MSI bertekad untuk melanjutkan acara ini untuk para kreator. Pemenang MSI Creator Awards 2021 akan mendapatkan hadiah berupa laptop, desktop, kartu grafis, atau monitor seri Creator terbaru dari MSI, dengan total hadiah senilai lebih dari 491 juta rupiah. Kategori penghargaan yang tersedia adalah sebagai berikut:
Selain itu, akan ada hadiah spesial dari MSI untuk satu karya terpilih dari semua kategori yang dinilai paling merepresentasikan semangat MSI.
MSI Creator Awards 2021 mengangkat tema “Technology meets Aesthetic”. Mulai dari abad pembaharuan (renaisans), pertengahan, danpencerahan, evolusi besar-besaran telah dibangun berkat kemampuan estetika humanistik dan sains. Menjunjung tinggi keyakinan tersebut, MSI bermaksud untuk menginspirasi para kreator potensial dan mencari karya seni yang dapat memperlihatkan suatu konsep, menyampaikan wawasan penting, dan menampilkan keterampilan luar biasa di setiap bidang.
“Kami menerima respon positif pada MSI Creator Awards sebelumnya. Banyak kreator di seluruh dunia yang membuat kami kagum dengan karya kreatif mereka yang spektakuler. Dukungan seperti inilah yang memotivasi kami untuk terus menggelar acara ini. Tahun ini kami memilih “Technology meets Aesthetic” sebagai tema sekaligus gambaran produk kami yang akan datang. Melalui acara seperti ini, akan semakin banyak kreator yang memiliki panggung untuk menunjukkan kreativitasnya kepada dunia, MSIology juga akan menjadi teknologi dan pengetahuan yang semakin mendunia,” jelas Sam Chern, Wakil Presiden Marketing MSI.
Pemenang MSI Creator Awards 2021 akan ditentukan oleh panel juri yang ahli di bidangnya masing-masing. MSI akan memberikan penilaian yang adil dari para master dengan segala pengetahuan, antusiasme, dan keahlian mereka yang luas, sehingga menjamin karya yang menjadi pemenang adalah karya yang benar-benar menakjubkan dan layak menerima penghargaan. Para juri juga akan menghadiri sesi online selama periode kompetisi di YouTube dan Facebook MSI untuk berbagi kemampuan profesional dan pemikiran mereka yang menarik.
Sesi Online:
Waktu: Setiap Sabtu 12:00 WIB dari 20 Maret-15 Mei 2021