Apa jadinya jika Lady Dimitrescu dan Nemesis saling bertemu? Apakah kedua raksasa ini bertarung habis-habisan atau malah dating? Modder dengan nama Raq telah mod khusus dimana karakter Jill Valentine di Resident Evil 3 Remake dapat diganti menjadi Lady Dimitrescu. Berikut adalah penampakannya:
Mod ini tersedia di website Nexsusmod. Perhatian! Karena mod ini merupakan buatan pihak ketiga, ada kemungkinan mod ini bisa merusak data atau malah merusak PC. Jadi gunakan dengan hati-hati.
Capcom telah merilis data dari laporan keuangan mereka. Laporan tersebut mengungkap bahwa Capcom sukses dalam hal penjualan dua game flagship mereka, Monster Hunter dan Resident Evil.
Dilaporkan oleh 4Gamer (Diterjemahkan oleh Siliconera), penjualan Monster Hunter Rise telah melebihi 4 juta unit sejak dirilis bulan April lalu. Tidak hanya itu, Resident Evil 3 Remake juga mendorong keuntungan Capcom sebanyak 16,8 persen pada tahun fiskal kemarin. Untuk rencana kedepannya, Capcom berniat untuk lebih mengembangkan lagi IP milik mereka dan juga memaksimalkan turnamen online untuk eSport.
Sementara itu game terbaru Capcom, Resident Evil Village juga terbilang sukses. Game ini memecahkan rekor di Steam ketika rilis dengan jumlah concurrent player lebih dari 100.000 pemain. Jumlah tersebut adalah yang terbanyak dari semua game Resident Evil.
Ingat dengan senjata milik Yondu di film Guardians of the Galaxy? Rupanya senjata sejenis ada di dalam game Shadow Warrior 3. Game ini berbentuk shuriken dengan bola mata. Sama seperti milik Yondu, senjata ini akan mengejar targetnya otomatis tanpa harus dikendalikan.
Shadow Warrior 3 yang dibuat oleh Flying Hog Studios dan Devolver Digital akan dirilis pada tahun 2021 di PS4, Xbox One, dan PC. Masih melanjutkan game sebelumnya, karakter utama dari Shadow Warrior 3 Lo Wang.
Kelangkaan PS5 sepertinya bakal terus berlanjut sampai tahun 2022. Sony selaku produsen dari PS5 ternyata mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan konsumennya. Salah satu alasannya adalah karena keterbatasan komponen untuk pembuatan PS5 sendiri.
Dilansir dari Bloomberg, CFO Sony Hiroki Totoki menjelaskan kepada analis bahwa ia tidak yakin jika stok PS5 bisa memenuhi permintaan yang ada. Oleh karena itu Totoki mewanti-wanti bahwa kelangkaan PS5 akan terus terjadi sampai tahun 2022. Masalah produksi ini juga akan berdampak dengan target penjualan PS5.
Sony sendiri sudah menjual PS5 sebanyak 7,8 juta unit dari 12 November 2020 sampai dengan 31 Maret 2021. Target Sony berikutnya adalah menjual 14.8 juta unit sampai dengan 31 Maret 2022. Jika produksi PS5 tidak ditingkatkan, maka target tersebut akan sulit untuk direalisasikan.
Resident Evil Village bukan sembarang game Resident Evil. Game ini bisa memberikan pemainnya beberapa rasa sekaligus. Rasa takut karena teror dari kegelapan ada. Merasa bersemangat karena laga action pun ada. Resident Evil Village ibarat sebuah permen yang memiliki beragam rasa. Tapi rasanya tetap enak.
Perhatian! Akan ada sedikit spoiler dalam review ini. Tapi saya berjanji tidak akan mengungkap semuanya.
Lagi-Lagi Ethan
Cerita dari Resident Evil Village masih seputar Ethan Winters, jagoan dari game Resident Evil 7. Kali ini Ethan harus menolong putrinya, Rosemary yang diculik. Dalam pencariannya, Ethan tersesat di suatu desa misterius. Desa tersebut ternyata dihuni oleh monster, dimana salah satunya ternyata adalah penculik Rosemary.
Resident Evil Village juga menghadirkan karakter paling ikonik dari universe Resident Evil, Chris Redfield. Tapi pesona Chris rupanya tidak cukup membuat developer terkesan. Buktinya mereka lebih memilih Ethan sebagai karakter utama Resident Evil Village.
Apa alasannya? Karena di game ini kamu akan diajak untuk lebih mengenai siapa Ethan Winters sebetulnya. Ia bukan hanya sekedar protagonis tanpa wajah. Ethan sama seperti orangtua biasa, dimana mereka akan berjuang mati-matian demi anaknya.
Selama permainan kamu akan melihat bagaimana frustrasinya Ethan karena tidak bisa menemukan putrinya. Ia akan jatuh dan selalu bangkit kembali demi Rosemary. Game ini juga akan mengungkap alasan kenapa Ethan bisa memiliki “ilmu kebal”. Ingin tahu kenapa? Silahkan mainkan gamenya.
Menurut saya kekurangan dari tokoh Ethan Winters ini adalah wajahnya yang tidak pernah terlihat. Entah apa alasan Capcom dan developer sampai tidak mau memperlihatkan wajah Ethan Winters. Padahal di Resident Evil Village Ethan memiliki backstory yang solid. Kurang pas rasanya jika pemain tidak bisa melihat Ethan secara utuh.
Para Monster yang Berasal dari Mitos
Lawan Ethan bisa dibilang adalah monster dari mitos. Lycan adalah manusia serigala. Lalu ada vampire juga yang diwakili oleh Lady Dimitrescu dan para putrinya. Zombie pun ternyata muncul di game ini. Jika kamu pernah nonton film Van Helsing yang diperankan oleh Hugh Jackman, seperti itulah Resident Evil Village. Ethan adalah Van Helsingnya.
Berbicara mengenai Lady Dimitrescu, ia bukan satu-satunya villain di game ini. Ada Salvatore Moreau, Donna Beneviento, Karl Heisenberg, dan Mother Miranda. Satu hal dari Capcom yang patut diacungi jempol adalah bagaimana mereka menjual Lady Dimitrescu. Vampire wanita ini selalu muncul dalam promosi Resident Evil Village, seakan ia memiliki peran penting. Padahal sebetulnya tidak. Fans Lady Dimitrescu pasti akan kecewa jika melihat apa yang terjadi dengannya di dalam game.
Karena Resident Evil Village tidak hanya memiliki satu villain, developer harus membagi porsinya. Suka tidak suka, karakter villain yang muncul tidak akan bisa seratus persen karena harus berbagi dengan yang lain. Akibatnya ada villain yang kekurangan porsi untuk tampil padahal cukup menarik seperti Lady Dimitrescu dan kesukaan saya, Donna Beneviento.
Ketika berhadapan dengan Donna Beneviento, Ethan harus masuk ke dalam rumah hantu. Menurut saya ini adalah bagian yang paling seru dari Resident Evil Village karena menonjolkan sisi horor. Sayang bagian ini hanya sebentar.
Gameplay Masih Setia dengan First Person
Secara gameplay, Resident Evil Village tidak berbeda dengan Resident Evil 7. Gaya first person masih menjadi andalan. Saya sendiri tidak keberatan dengan gaya ini. Justru gaya seperti ini membuat game menjadi semakin intens. Apalagi pada momen-momen genting. Gaya first person juga membuat saya lebih bisa menikmati tampilan visual dan grafis yang disajikan dalam game ini.
Screenshot istana (Diambil dengan photo mode)
Screenshot pabrik (Diambil dengan photo mode)
Dibuat untuk konsol next-gen, Resident Evil Village tidak tanggung-tanggung untuk visual dan grafis. Menu bagian display Resident Evil Village berisi berbagai macam fitur kekinian seperti bloom dan ray tracing. Jika kamu menggunakan konsol next-gen atau PC high end, saya sarankan untuk memaksimalkan fitur-fitur tersebut. Bukan cuma untuk membuat pemandangan dalam game menjadi lebih indah. Tapi juga agar ketika adegan action muncul, kamu akan lebih deg-degan.
Ya, Resident Evil Village tidak pernah sepi dari adegan action. Jika bisa dibandingkan, adegan actionnya mirip seperti di Resident Evil 4 dan Resident Evil 5. Ada adegan dimana Ethan harus bertahan dari serangan gelombang para Lycan. Mereka tidak bodoh seperti zombie. Lycan menggunakan senjata seperti kapak dan panah. Bagian ini mengingatkan saya saat berhadapan dengan Ganado dan Majini.
Ethan vs Lycan
Ethan vs Big Mama
Ada juga momen absurd dimana Ethan harus berhadapan one-by-one dengan monster mirip Transformer. Untuk melawan monster tersebut, Ethan mengendarai tank rakitan dengan senjata meriam dan gergaji mesin. Intinya Resident Evil Village tidak kekurangan momen penuh aksi.
The Duke dan Variasi Senjata yang Banyak
Ada banyak senjata yang bisa digunakan di Resident Evil Village. Mulai dari handgun, shotgun, sniper rifle, automatic rifle, magnum, dan grenade launcher. Belum ditambah senjata sampingan seperti stick bomb dan mine. Saking banyaknya, senjata inilah yang justru memakan banyak tempat di kolom inventory. Saran saya jual senjata yang lama jika mendapat senjata baru untuk mengurangi slot di inventory.
Semua senjata dapat di-upgrade dengan menggunakan jasa The Duke. Saran saya rajin-rajinlah menaikkan fire power senjata karena ini yang paling berguna. Selain untuk upgrade senjata, The Duke juga menjual berbagai macam item seperti peluru dan health potion. Tapi kamu juga bisa mendapatkan peluru dan health potion gratis dengan cara crafting.
Daftar item yang bisa dibeli
Upgrade senjata
Setiap transaksi dengan The Duke membutuhkan mata uang yang bernama Lei. Cara mendapatkan Lei adalah dengan membunuh musuh atau menjual treasure. Peringatan dari saya, ada beberapa treasure yang harus dikombinasi dulu agar harganya semakin mahal saat dijual. Developer kelihatannya terinspirasi dari Resident Evil 4 ketika membuat sistem ini.
Harta karun yang bisa djual
Order masakan
The Duke juga menyediakan jasa masak makanan. Kamu hanya perlu berburu hewan lalu serahkan bagian dari hewan yang diburu ke The Duke untuk dimasak. Makanan ini nantinya menjadi buff permanen untuk Ethan. Fitur ini baru pertama kali diimplementasi di Resident Evil Village dan saya menyukainya. Mungkin untuk selanjutnya developer bisa memperlihatkan bentuk visual dari makanannya.
Puzzle Tetap Ada
Resident Evil Village masih memiliki puzzle yang menjadi ciri khas game Resident Evil. Saya bisa menjamin jika puzzle di Resident Evil Village masih dalam batas masuk akal. Hanya ada beberapa puzzle saja yang membutuhkan pengamatan jeli. Namun ada juga yang mengesalkan, misalnya menyalakan obor. Entah kenapa developer membuat Ethan tidak bisa “memegang” obor.
Apakah Resident Evil Village Punya Reply Value?
Jawabannya ada. Setelah menamatkan game, kamu bisa mengulang kembali game dengan item dan senjata yang sudah kamu dapatkan. Jika ingin tantangan, kamu bisa mengulang game dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi yaitu Hardcore dan Village of Shadows (Baru terbuka setelah kamu tamatkan game sekali).
Fitur lainnya yang baru terbuka setelah menamatkan game adalah The Mercenaries. Mode ini ibarat challenge dimana pemain harus membunuh sejumlah musuh dalam waktu yang ditentukan. Capcom telah menyiapkan online rank untuk The Mercenaries. Untuk yang kompetitif, The Mercenaries bisa menjadi ajang untuk membuktikan betapa hebatnya kamu.
Kesimpulannya
Resident Evil Village adalah game Resident Evil yang sempurna. Game ini mempunyai segalanya dari action sampai horor. Menurut saya yang agak disayangkan adalah adegan horor di Resident Evil Village tidak sebanyak Resident Evil 7.
Dari segi alur cerita, Ethan Winters sebagai tokoh utama juga tidak mengecewakan. Sayangnya Ethan masih malu-malu untuk memperlihatkan wajahnya. Padahal Resident Evil Village sudah didukung dengan kualitas grafis dan visual yang luar biasa,
Jika kamu adalah fans Resident Evil, maka kamu wajib memainkan Resident Evil Village!
Para pecinta Ragnarok di tanah air akan dimanjakan dengan serunya konten dan fitur-fitur terbaru di PC Game Ragnarok Forever Love melalui hadirnya Update dengan Judul Party of Chaos yang akan dirilis pada 9 Juni 2021.
RO Mania, ditantang untuk menjelajah konten Dungeon terbaru dengan tingkat kesulitan paling tinggi diantara konten yang pernah ada, yaitu Update TOMB OF HONOR. Menceritakan rahasia tergelap, paling misterius dari Laboratorium Regenschirm dimana eksperimen terhadap manusia dilakukan secara rahasia dan seluruh sisa penelitian dibuang ke ruangan bawah tanah yang paling dalam. Para petualang yang mencoba untuk mencari tahu ke dalam dungeon ini tidak pernah kembali dalam keadaan hidup.
Tidak tanggung-tanggung, dalam Update Episode kali ini akan hadir 3 konten dan 3 Fitur terbaru, antara lain :
Update Dungeon : Tomb of Honor
Petualangan dari seseorang yang mendengar desas-desus tentang “Ruangan bawah tanah yang dipenuhi dengan suara aneh.” Setelah penemuan Laboratorium Regenschirm oleh presiden Republik Schwartzvald dan Grup Rekenber. Tidak ada yang kembali setelah kepergian mereka dan hanya rumor menyeramkan yang tersisa. Segera setelah itu, orang-orang mulai menyebut tempat itu sebagai “Tomb of Honor”.
Hugel Racing Update
Hugel Racing Update adalah pembaharuan dari Hugel Monster Race yang sudah ada sebelumnya. Pada update kali ini banyak hadiah baru yang bisa didapatkan, diantaranya : Racing Cap [1], Refine Certificate, Status Reduction Potion, dan lain-lain.
Racing Cap terbaru dapat di-enchant dengan berbagai macam efek tambahan yang dapat membuat pemakainya amat sangat kuat.
Update Pet Evolution System
Penantian pecinta Cute Pet di seluruh penjuru Rune-Midgard berakhir manis, dengan hadirnya Pet Evolution System! Kamu akan bisa menemui berbagai macam Cute Pet terbaru melalui proses evolusi yang pastinya memiliki efek lebih hebat yang berpengaruh langsung terhadap pemain !
New Feature : Styling Shop UI
Tampil lebih stylish! Sekarang kamu dapat mengganti model ataupun warna rambut dan baju karaktermu sambil melihat pratinjau secara langsung.
New Feature : Silvervine Certificate Gift
Terdapat perubahan system dimana Refine Certificate tidak dapat lagi di transaksikan. Untuk melakukan transaksi Refine Certificate, kamu harus membungkusnya terlebih dahulu dalam sebuah amplop spesial menggunakan silvervine.
New Feature : Consumable Upgrade System
Barang-barang consumable berupa buff dan lainnya yang sudah kamu miliki dapat kamu gabungkan menjadi buff dengan durasi yang lebih lama dan dapat di transaksikan. Dengan sistem ini, kamu dapat bertahan lebih lama pada saat leveling ataupun PVP !
Square Enix telah mengupas Final Fantasy VII: The First Soldier dalam acara livestream kemarin. Banyak informasi yang dibagikan antara lain adalah tahap CBT yang akan berlangsung bulan depan.
Tanggal 1 s/d 7 Juni CBT Final Fantasy VII: The First Soldier akan berlangsung di wilayah Amerika Utara. Sedangkan Tanggal 1 s/d 8 Juni CBT Final Fantasy VII: The First Soldier akan dilakukan di wilayah Jepang.
Dalam acara livestream ini Producer Shoichi Ichikawa dan Creative Director Tetsuya Nomura juga membicarakan soal gameplay dari Final Fantasy VII: The First Soldier. Diterjemahkan oleh Siliconera, Final Fantasy VII: The First Soldier adalah game battle royale dimana pemain bisa bermain langsung bersama 75 pemain yang lain dalam singleplayer atau team mode.
Saat permainan berlangsung, pemain dapat berburu monster yang ada di dalam map untuk menaikkan level dan mendapatkan skill baru. Monster juga menjatuhkan item seperti senjata dan armor. Shoichi Ichikawa dan Tetsuya Nomura juga menjelaskan mengenai magic yang konsepnya berbeda di Final Fantasy VII: The First Soldier. Contohnya magic Blizzaga akan berbentuk seperti turret yang dapat membantu pemain untuk menyerang musuhnya.
Final Fantasy VII: The First Soldier rencananya akan rilis tahun 2021 untuk android dan iOS.
Square Enix telah merilis trailer baru Final Fantasy VII Remake Intergrade dimana Fort Condor dijadikan sebagai mini game. Konsep mini game ini sama dengan game originalnya dimana pemain harus mempertahankan Fort Condor dari serangan musuh. Apakah Fort Condor juga masih memiliki kota asli seperti di game originalnya, kita lihat saja nanti.
Trailer baru ini juga memperlihatkan banyak adegan dari Yuffie dan Sonon dari DLC FF7R Episode INTERmission. Weiss dan Nero dari organisasi Deepground juga tampil dalam trailer di atas.
Informasi lainnya tentang Final Fantasy VII Remake Intergrade adalah soal bonus. Mereka yang melakukan pre-order versi fisik dari Final Fantasy VII Remake Intergrade akan berkesempatan untuk mendapatkan mini poster spesial dengan desain Yuffie dan Sonon.
Final Fantasy VII Remake Intergrade bersama dengan Episode INTERmission akan rilis tanggal 10 Juni 2021 eksklusif di PS5.
Developer Ryu Ga Gotoku yang selama ini mengerjakan seri game Yakuza telah mengumumkan bahwa untuk kedepannya game Yakuza akan menggunakan sistem turn-based RPG. Keputusan ini diambil karena kesuksesan dari Yakuza: Like a Dragon.
Diwawancarai oleh IGN, duo kreator Yakuza Toshihiro Nagoshi dan Kazuki Hosokawa menjelaskan bahwa ada perubahan dalam konsep game Yakuza dan Judgment. Developer memutuskan gameplay action milik Yakuza nantinya akan diimplementasi di Judgment. Sementara itu Yakuza akan mengadposi turn-based RPG.
Artinya fans Yakuza dan Judgment akan memiliki pilihan kedepannya. Jika mereka menginginkan game dengan gameplay action bisa memainkan Judgment. Jika ingin yang seperti game RPG maka bisa memilih Yakuza.
Developer Ryu Ga Gotoku juga telah mengumumkan sekuel dari Judgment yang berjudul Lost Judgment. Game ini akan rilis tahun ini di PS5, PS4, Xbox Series, dan Xbox One.
Daftar tamu untuk publisher dan developer yang akan hadir di E3 2021 terus bertambah. Entertainment Software Association (ESA) memastikan bahwa Square Enix, Sega, Bandai Namco, Xseed Games, dan Gearbox Software akan hadir di E3 2021.
Hope you’re getting hungry cause we’ve got more chefs in the kitchen for this year’s #E32021! Our newest additions: SQUARE ENIX, SEGA, BANDAI NAMCO, XSEED Games/Marvelous USA, Gearbox Entertainment, Freedom Games, Devious Eye Entertainment, Turtle Beach, Verizon & Binge dot com! pic.twitter.com/DeIB6zFjTX
Pada pengumuman sebelumnya, ESA menyebut bahwa Nintendo, Xbox, Capcom, Ubisoft, Warner Bros. Game, Take-Two Interactive, dan Koch Media akan hadir di E3 2021. Sayang Konami yang sebelumnya masuk daftar malah mengundurkan diri dari acara tersebut.
Rencananya E3 2021 akan dimulai dari tanggal 12-15 Juni 2021 mendatang. Event ini akan digelar secara digital