Selain game mobile Dragon Quest The Adventure of Dai, Square Enix ternyata sudah mempersiapkan game mobile Dragon Quest selanjutnya. Game ini akan memiliki genre puzzle dan bakal tersedia di android dan iOS. Judul sementara dari game ini adalah Dragon Quest Keshi Keshi dan nantinya akan menjadi game F2P.
Dragon Quest Keshi Keshi dikerjakan oleh developer NHN PlayArt. Game ini akan menghadirkan karakter dan monster populer dari seri game Dragon Quest. Menurut press release, gameplay di game ini
Game klasik Dragon Quest III akan kembali diremake. Diumumkan dalam acara Dragon Quest 35th Anniversary Livestream barusan, versi remake game tersebut akan dinamai Dragon Quest III HD-2D Remake.
Menurut keterangan dalam press release Dragon Quest III HD-2D Remake akan menghadirkan pengalaman yang unik. Dari segi grafis game ini akan menggabungkan efek 3D ke dalam background yang masih menggunakan pixel. Dragon Quest III HD-2D Remake direncanakan rilis di konsol. Kapan pastinya belum diketahui.
Dua karakter dari game Dragon Quest XI, Erik dan Mia akan memiliki game sendiri. Game ini berjudul Dragon Quest Treasures dan merupakan spin-off dari game Dragon Quest XI.
Dragon Quest Treasures akan mengangkat kisah dari Erik dan Mia sewaktu mereka masih anak-anak. Menurut keterangan dari press release, Dragon Quest Treasures akan menggunakan sistem RPG yang dipadu dengan treasure hunting adventure. Belum ada kejelasan kapan dan diplatform apa game ini akan dirilis nanti.
Razer telah mengumumkan peluncuran produk terbarunya yaitu BlackWidow V3 Mini HyperSpeed. Keyboard ini menghadirkan kombinasi terbaik antara kebebasan nirkabel dan fungsi dalam bentuk yang ringkas.
BlackWidow V3 Mini HyperSpeed dibuat untuk gamer yang menginginkan sebuah keyboard dengan tampilan rapi dan didesain minimalis. BlackWidow V3 Mini HyperSpeed kaya akan fitur, berukuran 65% dengan tuts yang lengkap, tombol arah dan kombinasi beberapa tuts untuk penggunaan maksimal serta teknologi nirkabel Razer HyperSpeed. Teknologi ini mempercepat konektivitas berlatensi rendah serta stabil dalam sebuah form factor yang ringkas.
Dari Kebebasan Hingga Bentuk
Dengan bentuknya yang ringkas dan hemat ruang, BlackWidow V3 Mini HyperSpeed tetap mempertahankan tuts yang paling sering digunakan di luar susunan alfanumerik yang dirancang dengan cerdas, padat sehingga meminimalisir jangkauan gerak. Keyboard ini tetap menyediakan tombol panah dan memindahkan kelompok tombol navigasi ke sisi kanan keyboard. Sehingga pengguna dapat dengan gampang bisa mengakses fungsi-fungsi yang paling sering digunakan layaknya pada sebuah keyboard full-sized
Untuk mencapai tuntutan set-up yang minimalis dan bebas kabel, BlackWidow V3 Mini HyperSpeed menggunakan konektor dongle HyperSpeed Multi-Device terbaru dari Razer. Fitur ini memperbolehkan kombinasi keyboard/mouse Razer HyperSpeed yang kompatibel untuk terkoneksi ke PC hanya melalui sebuah dongle.
BlackWidow V3 Mini HyperSpeed juga sudah mendukung koneksi Bluetooth. Sebuah kabel USB- Type C melengkapi opsi konektivitas, memungkinkan keyboard digunakan sembari pengisian baterai. Keyboard BlackWidow V3 Mini HyperSpeed.
Dikemas dengan Teknologi untuk Bermain Game
BlackWidow V3 Mini HyperSpeed dikemas dengan teknologi switch terkemuka. Tersedia dalam pilihan Yellow Switch yang linear dan senyap dengan peredam suara yang diperbaharui. Ada juga Green Switch yang tactile untuk suara yang memuaskan. Keyboard ini juga dilengkapi dengan keycaps Doubleshot ABS yang lebih baik dan tidak akan pudar. Bahan yang lebih tebal memberikan daya tahan jangka panjang secara maksimal untuk pengalaman mengetik lebih baik.
BlackWidow V3 Mini HyperSpeed akan dijual dengan harga Rp2.799.000. Informasi lebih lanjut tentang BlackWidow V3 Mini HyperSpeed bisa dilihat di sini
Square Enix baru saja mengumumkan kehadiran seri “offline” dari game Dragon Quest X berjudul Dragon Quest X Offline. Meskipun platform game belum diungkap, namun Square Enix sudah memastikan bahwa game ini akan dirilis pada tahun 2022 di wilayah Jepang.
Produser game Dragon Quest, Takumi Shiraishi, mengatakan : “Seperti yang bisa kalian tebak dari judulnya, ini merupakan versi baru dari game Dragon Quest X Online yang dapat dimainkan tanpa memerlukan koneksi internet. Kami membuat game versi standalone Dragon Quest X yang mudah untuk dimainkan, seperti yang bisa kalian lihat pada video promosinya, yang pastinya akan berbeda dari versi online-nya. Dengan visual pixel art yang makin paten, pastinya akan membawa kalian bernostalgia. Namun tentu bukan hanya sisi visual yang akan berubah, banyak fitur lainnya yang akan berubah, nantikan informasi tersebut pada pengumuman selanjutnya.”
Informasi detil bisa kalian simak lewat situs resminya di sini. Simak pula trailer pengumuman game pada video di bawah.
Melalui event Dragon Quest 35th Anniversary Special live stream, Square Enix mengumumkan kehadiran game Dragon Quest XII: The Flames of Fate. Saat ini sayangnya platform dan juga tanggal rilis game belum mau diungkap oleh Square Enix, namun dipastikan game ini akan diluncurkan bersamaan ke seluruh wilayah dunia.
Desainer game Dragon Quest, Yuji Horii, mengatakan bahwa Dragon Quest XII: The Flames of Fate dibekali dengan fitur yang kelam, konten-konten dewasa, dan akan memaksa para pemain untuk memilih keputusan yang sulit di dalam game untuk menentukan jalan hidup karakter game. Perintah-perintah bertarung yang biasa hadir dalam seri game ini juga sudah diubah, namun fans seri game Dragon Quest harusnya bisa menikmati perubahan tersebut.
Daripada penasaran, saksikan teaser trailer game pada video di bawah ini.
Dalam acara Monster Hunter Digital Event barusan, Capcom telah membagikan detail baru dari game Monster Hunter Stories 2: Wings of Ruin. Rupanya Elder Dragon dari game Monster Hunter World, Nergigante akan muncul di game ini. Berikut adalah trailernya:
Dalam press release Capcom menginformasikan beberapa informasi baru seputar game Monster Hunter Stories 2: Wings of Ruin. Jenis monster yang akan hadir di game ini ternyata akan sangat banyak. Para monster ini nantinya bisa dijinakkan oleh pemain dan dijadikan sebagai tunggangan.
Astalos
Lagiacrus
Zamtrios
Diablos
Untuk menangkap monster, terlebih dahulu pemain harus menemukan sarang dari monster tersebut dan mengambil telurnya. Telur ini lalu ditetaskan dan bayi monster bisa dipelihara oleh pemain. Keunikan dari Monster Hunter Stories 2: Wings of Ruin adalah fitur channeling. Pemain bisa menggabungkan gen dan menciptakan monster baru dengan skill yang berbeda dengan monster originalnya.
Capcom juga memperkenalkan deretan karakter baru serta map yang ada di game ini. Setiap map memiliki ciri khas yang berbeda. Misalnya Loloskan yang diselimuti oleh salju dan Pomore Garden yang mirip dengan taman bunga Sakura.
Avinia dan Frostfang
Ol’ Dede
Orgo
Loloska
Pomore Garden
Monster Hunter Stories 2: Wings of Ruin akan dirilis pada tanggal 9 Juli 2021 di Nintendo Switch dan PC (Via Steam). Tahukah kamu jika game ini menggunakan gaya turn-based RPG? Detailnya bisa kamu simak di sini.
Capcom telah mengumumkan update baru ver.3.0 untuk Monster Hunter Rise dalam acara Monster Hunter Digital Event. Update ini akan menghadirkan konten baru, salah satunya adalah Valstrax. Elder Dragon ini akan hadir kembali dalam bentuk Crimson Glow Valstrax.
Selain Valstrax, monster baru lainnya adalah Apex Zinogre. Selain itu untuk pertama kalinya Ibushi dan Narwa bertemu. Capcom menjanjikan bakal ada ending baru dalam update ver.3.0 ini. Konten baru lainnya adalah DLC cosmetic untuk layered armor, hairstyle, pose, dan masih banyak lagi.
Ver 3.0 Monster Hunter Rise tersedia mulai hari ini tanggal 27 Mei 2021. Berikut adalah roadmap dari Monster Hunter Rise untuk kedepannya. Salah konten dalam roadmap tersebut adalah kolaborasi dengan Monster Hunter Stories 2: Wings of Ruin pada pertengahan bulan Juni mendatang.
Daftar game eksklusif PlayStation yang dibuat versi portingnya untuk PC kembali bertambah. Setelah Horizon Zero Dawn dan Days Gone, game PlayStation selanjutnya yang akan rilis di PC adalah Uncharted 4: A Thief’s End.
Dilansir dari IGN, informasi ini terkuak setelah data presentasi Sony untuk Investor Relations Day bocor di internet. Salah satu bagian dari presentasi memperlihatkan rencana Sony untuk merilis game eksklusifnya di PC. Selain Horizon Zero Dawn dan Days Gone, tercantum pula Uncharted 4: A Thief’s End.
Uncharted 4: Thief’s End bukanlah game baru. Game ini rilis pada tahun 2016 eksklusif di konsol PS4. Uncharted 4: A Thief’s End adalah game keempat dari franchise Uncharted yang sekaligus menjadi penutup dari cerita sang karakter utama, Nathan Drake.
Sukses menjadi raksasa untuk game di PC, akankah Valve membuat hardware baru suatu saat nanti? Data yang berhasil ditemukan oleh founder SteamDB, Pavel Djundik dalam update terbaru Steam bisa jadi adalah pertanda jika Valve memang memiliki hardware baru.
Melalui akun Twitternya (@thexpaw), Pavel Djundik berhasil menemukan kode dalam data update Steam yang bernama SteamPal dan SteamPal Games. Kedua kode tersebut berhubungan dengan sesuatu yang diberi nama Neptune.
This update also added a "quick access menu" and a "power menu"
Anehnya lagi update tersebut juga berisi berbagai macam kode yang berupa sistem operasi. Misalnya untuk quick access, power, shut down, restart. Bahkan ada kode untuk untuk airplane mode, wifi, dan Bluetooth. Untuk lebih jelasnya bisa kamu lihat di sini.
Dulu Gabe Newell pernah mengatakan bahwa suatu saat ini akan menghadirkan game Steam di konsol. Apakah Neptune ini adalah hardware yang dimaksud olehnya? Kita lihat saja nanti.