Home Blog Page 330

Endless Dungeon Akan Gelar CBT, Bisa Undang Dua Pemain

0

Amplitude Studios telah mengumumkan tahap Closed Beta untuk game rogue-lite Endless Dungeon. Tahap ini akan berlangsung dari tanggal 7 hingga 18 September 2023.

Closed beta ini hanya tersedia untuk PC saja. Bagi mereka yang melakukan pre-order untuk Last Wish Edition di Steam atau Epic Games Store, maka akan mendapatkan akses ke Closed Beta beserta semua konten menariknya:

  • 4 hero yang bisa digunakan, ditambah dengan konten Hero Quest untuk pertama kalinya
  • 15 jenis monster yang bisa dihadapi (Bug, Blob, dan Bot)
  • 5 distrik yang bisa dijelajahi (Astral Harbor, Devotion Garden, Labor Colony, Procedural Factory, Life Incubator)
  • 2 bos untuk ditantang yaitu Cagekeeper dan Bug Momma
  • Mode multiplayer co-op hingga 3 pemain
  • Dukungan untuk berbagai bahasa

Khusus untuk versi Steam, mereka yang membeli Last Wish Edition akan mendapatkan hak spesial untuk memberikan edisi “Multiplayer Only” Endless Dungeon untuk dua orang lain.  Pemberian akan menggunakan sisteam Steam Gift dan hanya tersedia terbatas pada masa Closed Beta. Detail lebih lanjut bisa dilihat di sini.

Endless Dungeon adalah game dengan genre tactical action rogue-lite yang dikombinasikan dengan tower defense. Kalian akan mengumpulkan sebuah skuad pahlawan dan menjelajahi stasiun luar angkasa yang penuh dengan bahaya dan berulang kali mati untuk mencoba lagi. Game ini akan rilis pada tanggal 19 Oktober 2023 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC.

Sega Ungkap Informasi Tentang Para Penjahat di Sonic Superstars

0

Sega telah membagikan informasi baru Sonic Superstars. Informasi yang dibagikan adalah tentang lawan dari Sonic, Tails, Knuckles, dan Amy di game tersebut. Mereka adalah Dr. Eggman, Fang, dan Tip. Bagi fans Sonic, Dr. Eggman bukanlah tokoh baru. Ia terkenal dengan kebenciannya terhadap Sonic yang selalu menggagalkan mimpinya untuk menguasai dunia.

Fang adalah seekor Jerboa yang berprofesi sebagai pemburu hadiah. Ia juga merupakan seorang buronan yang dicari karena reputasinya. Fang akan menggunakan kendaraan bernama Marvelous Queen.

Tip adalah karakter baru yang diperkenalkan di Sonic Superstars. Tip adalah penghuni dari Northstar Islands yang dimanfaatkan oleh Dr. Eggman dan Fang sebagai pemandu. Tip adalah seorang wanita yang menggunakan armor menutupi seluruh badannya.

Sonic Superstars rencananya akan rilis pada musim gugur 2023 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC.

Apex Legends Punya Buku Masak!

0

Respawn dan Electronic Arts bekerja sama dengan penerbit Insight Editions telah mengumumkan buku masak Apex Legends. Buku yang berjudul The Apex Legends Official Cookbok ini akan rilis pada tanggal 18 Oktober 2023 di seluruh dunia.

Para penggemar bisa menemukan berbagai resep makanan buatan Legend di Apex Legends. Misalnya resep “Glazed Pork Chops” milik Mirage dan “Pas Me Dat Suga” milik Lifeline. Setidaknya ada 70 resep yang ada di dalam buku ini dan semuanya terinspirasi dari para Legend. Mulai dari hidangan utama, sarapan, makanan penutup, camilan, minuman, kue, sup, dan masih banyak lagi.

Detail lebih lanjut tentang The Apex Legends Official Cookbook bisa dilihat di sini.

Review Immortals of Aveum (PC): Bukan Call of Duty dengan Sihir

0

Apa jadinya jika mantan developer Call of Duty mengerjakan game bertema sihir? Immortals of Aveum adalah jawabannya.

Ketika berbincang dengan developer game Ascendant Studios yang mengerjakan game ini, pertanyaan yang muncul pertama kali adalah apakah Immortals of Aveum adalah Call of Duty tapi dengan menggunakan sihir. Jawaban dari mereka adalah tidak. Immortals of Aveum adalah sesuatu yang berbeda.

Dari versi review yang sudah saya mainkan lebih dari 10 jam, saya setuju bahwa Immortals of Aveum adalah game dengan identitasnya sendiri. Ada beberapa hal yang mungkin membuat saya merasa de javu. Tapi secara keseluruhan, game Battlemage ini menurut saya cukup memuaskan.

Selamat Datang di Aveum Battlemage!

Immortals of Aveum adalah game first-person shooter berlatar di dunia fantasi bernama Aveum dimana manusia dan sihir hidup berdampingan. Keseimbangan di dunia tersebut rusak akibat perang yang dinamakan Everwar. Dari lima Kerajaan yang ada, hanya tersisa dua yaitu Lucium dan Rasharn yang saling berseteru.

Rasharn yang dipimpin oleh Sandrakk (Steven Brand) akhirnya mampu memojokkan Lucium. Ketika dalam situasi terpojok ini, General Kirkan (Gina Torres) dari Lucium mengangkat karakter utama game ini yaitu Jak (Darren Barnet) sebagai satuan penyihir elit yang dinamakan Immortal untuk membalikkan keadaan. Jak juga tidak sendiri. Ia akan didampingi oleh Immortal lain yaitu Zendara (Lily Cowles) dan Devyn (Antonio Aakeel).

Sebagai Jak, tugas kalian adalah membantu Lucium untuk menang dari Rashran. Selama perjalanan, kalian juga akan mengetahui rahasia gelap dari Aveum yang terkubur di lubang raksasa bernama The Wound. Begitulah alur cerita dari Immortals of Aveum. Melihat ada kemiripan dengan Call of Duty? Itu wajar karena Game Director dari Immortals of Aveum, Bret Robbins adalah mantan developer Call of Duty.

Menurut saya cerita dari Immortals of Aveum sangat straightforward. Ada beberapa plot twist tapi tidak terlalu kentar. Bahkan ada yang sudah bisa ditebak dari awal.

Dari segi karakter, Jak yang diperankan oleh Darren Barnet menurut saya justru biasa saja. Justru yang menarik perhatian adalah Davyn karena sering melontarkan lelucon yang sarkastik. Interaksi keduanya dimana Davyn mencemooh Jak karena ketidaktahuannya menarik untuk disimak.

Maap Tidak Ada Side Quest

Hal lain yang menurut saya cukup mengagetkan dari Immortals of Aveum adalah game ini sama sekali tidak memiliki side quest. Padahal tema dari Immortals of Aveum adalah tentang dunia sihir. Coba lihat game lain dengan tema yang sama seperti Hogwarts Legacy dan Forspoken yang side questnya sampai luber kemana-mana.

Keuntungan dari tidak ada side quest adalah saya bisa fokus mengerjakan main quest yang artinya dapat cepat menamatkan gamenya. Namun kekurangannya adalah saya tidak bisa mengenal lebih jauh tentang Aveum. Tapi tidak perlu khawatir karena untuk lore game bisa kaliam temukan dari jurnal atau poster.

Grafis Tidak Mengecewakan

Dari segi grafis, Immortals of Aveum termasuk game dengan grafis yang memanjakan mata. Apalagi untuk ukuran game pertama dari studio baru. Dunia Aveum yang digambarkan sebagai dunia sihir terwakili dalam grafis dan visual yang ditampilkan di layar. Immortals of Aveum dibuat dengan menggunakan Unreal Engine 5. Ada banyak teknologi baru dari engine tersebut yang diimplementasikan dalam game.

Efek cahaya atau illumination adalah salah satunya. Efek ini membuat permainan menjadi lebih imersif. Misalnya ketika Jak sedang bertarung di dalam bangunan, saya bisa melihat cahaya yang masuk menerobos dari jendela. Pada momen lain dimana Jak masuk ke dalam semacam dunia pararel, saya bisa melihat aliran sihir yang melayang di udara membentuk gelombang berwarna biru. Efek tersebut membuat atmosfir “magical” dari dunia Aveum yang diciptakan oleh developer bisa saya rasakan.

Objek yang ada di dalam game juga memiliki detail yang bagus. Misalnya detail warna dari serangan sihir yang digunakan oleh Jak. Contoh lainnya adalah artifak yang digunakan oleh Jak misalnya Limpets. Detail dari Limpets ini dibuat denga detail seakan-akan objek ini merupakan artifak sihir. Siapa sangka botol kecil bisa berisi berisi cairan yang bisa membuat gerakan musuh menjadi lambat.

Detail yang paling menarik menurut saya adalah Sigil atau sarung tangan sihir. Setiap Sigil akan memiliki bentuk yang berbeda-beda dan masing-masing memiliki keunikannya sendiri. Jika dibandingkan dengan senjata api, Sigil bisa diibaratkan sebagai handgun, shotgun, dan semi-automatic rifle.

Wajah Karakter dan Ekspresinya

Bagian cutscene dari Immortals of Aveum patut diacungi jempol. Developer betul-betul meracik bagian tersebut dengan baik. Wajah dari setiap karakter yang muncul pada bagian cutscene terlihat natural dan tidak kaku. Saya bahkan bisa merasakan emosi dari karakter tersebut dengan melihat ekspresi wajahnya.

Sebagai pemimpin dari pasukan Lucium, Kirkan harus selalu tegas ketika memberikan perintah. Namun ada saatnya dimana ia terlihat ragu-ragu dan khawatir, Semua perasaan tersebut bisa saya lihat dari ekspresi wajahnya. Tentunya selain dengan teknologi, pemeran dari Kirkan sendiri yaitu Gina Torres juga perlu diapresiasi. Tanpa kemampuan aktingnya, Kirkan tidak akan bisa menjadi jenderal perang yang tangguh.

Perang Sihir Biru, Merah, dan Hijau

Jak dapat menggunakan tiga tipe sihir yaitu biru, merah, dan hijau. Ketiga tipe ini disebut sebagai Strikes yang merupakan basic attack. Sihir berwarna biru digunakan untuk serangan yang tepat sasaran atau bisa juga menciptakan perisai. Sihir berwarna merah untuk serangan destruktif dan melebar. Sedangkan sihir berwarna hijau bisa digunakan untuk memanipulasi benda atau mengejar targetnya. Ketiga jenis sihir ini bisa ditembak dengan menggunakan Sigil.

Selama permainan, pemain dapat mengganti-ganti Sigil seperti senjata api di game shooter. Pemain bisa memilih lebih nyaman menggunakan Sigil tipe mana dan disesuaikan dengan gaya bermainnya. Beberapa jenis musuh juga memiliki kelemahan dengan Sigil tertentu. Misalnya ada jenis musuh yang menggunakan sihir pelindung. Untuk merusak pelindung tersebut, kalian harus menggunakan Sigil yang menembakkan sihir biru.

Tidak berhenti sampai disitu, Immortals of Aveum masih memiliki mekanik gameplay lain. Ada Furies, serangan sihir kuat yang jika digunakan secara tepat bisa mengalahkan musuh dengan 1-hit-kill. Lalu ada Dominion yang merupakan ultimate moves, Jak akan menembakkan laser seperti Iron-Man dengan damage yang besar jika menggunakan Dominion. Baik Furies dan Dominion memiliki batas penggunaan. Jadi sihir ini harus digunakan pada momen yang tepat.

Lalu ada Controls yang menggunakan artifak seperti Limpets atau Lash, rantai sihir yang bisa menarik musuh untuk mendekat ke Jak. Terakhir adalah Augments atau sihir yang membantu pergerakan Jak. Misalnya Hover untuk melayang atau Animate untuk menggerakkan objek. Controls dan Augments tidak hanya digunakan untuk melawan musuh, tapi juga bermanuver. Karena game ini juga memiliki banyak elemen platforming

Begitu banyaknya opsi yang bisa digunakan membuat gameplay Immortals of Aveum tidak terbatas. Pemain bisa menciptakan gaya bermainnya sendiri dengan susunan sihir yang disukai. Namun kekurangannya adalah kebebasan ini kadang membuat pemain bisa merasa overwhelm seperti yang saya rasakan. Kadang saya suka merasa bingung dan tidak fokus mau menggunakan sihir yang mana ketika sedang bertarung dengan musuh.

Memiliki Sistem Progression dan Crafting

Immortals of Aveum juga memiliki sistem progression. Pemain bisa terus menaikkan level dari Jak untuk mendapatkan Ascension Point. Setiap poin yang didapat bisa digunakan untuk menguatkan sihir kalian atau mendapatkan efek baru di bagian Talent Tree. Bagian ini terdiri dari warna biru, merah, dan hijau, sesuai dengan sihir yang digunakan oleh Jak.

Ada beberapa kemampuan yang baru bisa didapat jika kalian menggunakan Ascension Point tidak hanya pada satu bagian Talent Tree saja, melainkan pada bagian lainnya juga. Jadi saran saya gunakan Ascension Points di semua bagian Talent Tree, jangan hanya fokus pada satu bagian saja. Jika salah, pemain bisa mereset ulang Talent Tree,

Immortals of Aveum juga memiliki sistem crafting. Pemain bisa membuat sendiri Sigil dan equipment lainya. Uniknya kalian tidak memerlukan bahan-bahan mentah, cukup uang dan Essence saja. Keduanya bisa kalian dapatkan dari membuka peti dan mengalahkan musuh.

Puzzle Mencocokkan Warna

Immortals of Aveum memiliki elemen puzzle. Tapi jangan berharap puzzlenya sesulit Resident Evil. Puzzle di game ini hanya sebatas mencocokkan warna. Contohnya ada pintu tertutup dengan simbol yang warnanya sama dengan salah satu sihir milik Jak. Untuk membuka pintu pemain hanya perlu mencari letak simbolnya, tembak dengan sihir sesuai dengan warnanya, dan selesai. Sederhana bukan.

Ada salah satu level dimana kalian akan bertemu dengan banyak puzzle. Puzzlenya tidak hanya sebatas mencocokkan warna, tapi lebih kreatif. Tetap saja menurut saya puzzle ini masih mudah untuk dipecahkan.

Immortals of Aveum dari Segi Teknis

Selama mencoba versi PC Immortals of Aveum, saya sama sekali tidak menemukan masalah teknis. Menurut saya Ascendant Studios melakukannya tugasnya dengan baik ketika mengerjakan versi PC Immortals of Aveum.

Spesifikasi PC yang saya gunakan untuk memainkan Immortals of Aveum adalah CPU Ryzen 7 2700X, VGA GeForce 4070, RAM 32GB plus SSD. Setting graphic display yang saya gunakan adalah high. Dari segi spesifikasi game ini tergolong tinggi dan untuk PC dengan spesifikasi kekinian. Meski begitu, selama bermain saya tidak mengalami masalah seperti frame rate drop atau crash.

Immortals of Aveum dilengkapi oleh tool Performance Budget. Melalui fitur ini pemain bisa mengatur setting dan efek apa saja yang ingin digunakan dalam game. Fitur ini juga memiliki indikator dari performa VGA dan CPU kalian. Misalnya kalian ingin memaksimalkan bagian visual tapi indikator sudah memberikan peringatan. Maka kalian bisa menurunkan bagian yang lain. Menurut saya ini adalah fitur yang sangat berguna dan sebaiknya digunakan juga oleh game PC lain.

Kesimpulan

Secara keseluruhan saya puas dengan Immortals of Aveum. Saya sama sekali tidak masalah dengan alur ceritanya yang straightforward tanpa side quest. Untuk gamer yang agak sulit fokus seperti saya, itu justru sangat membantu agar tetap mengerjakan main story. Gameplay dari Immortal Aveum yang agak chaotic tertutup dengan banyaknya variasi sihir dan efek visualnya yang luar biasa,

Hal yang menurut saya patut diberikan pujian dari Immortals of Aveum adalah pada bagian cutscene. Grafis dari wajah setiap karakter ekspresinya natural dan tidak kaku. Ditambah dengan akting yang penuh totalitas dari setiap aktor dan aktris membuat saya betah untuk tidak menskip bagian cutscene.

Jika kalian tertarik untuk mencoba Immortals of Aveum di PC, pastikan spesifikasi PC kalian sudah sesuai. Karena game ini membutuhkan spesifikasi yang cukup tinggi. Selain di PC, Immortals of Aveum juga ada di konsol PS5 dan Xbox Series.

*Game untuk review disediakan oleh publisher

ASUS Republic of Gamers Luncurkan Produk Terbaru serta Kegiatan dan Campaign Giveaway pada Gelaran Gamescom 2023

0

ASUS Republic of Gamers (ROG) akan menyiarkan kegiatan media ROG Gamescom secara langsung pada tanggal 22 Agustus pukul 21:00 WIB di mana ASUS akan meluncurkan produk-produk baru, memberikan hadiah Giveaway ROG Gamescom 2023, serta mengadakan kegiatan-kegiatan menarik khusus untuk para penggemar. Gelaran Gamescom 2023 ini sendiri akan bertempat di Cologne, Jerman dari tanggal 22-24 Agustus. ROG akan mempertontonkan berbagai hardware, perangkat periferal, dan inovasi terbaru lainnya yang dapat memberikan pengalaman gaming yang tidak tergantikan. Selain itu, acara konferensi pers ROG juga akan dihadiri oleh influencer dan sosok terkenal dari industri gaming yang akan membagikan wawasan mereka tentang berbagai perangkat ROG terbaru.

Jadwal kegiatan ROG GAMESCOM

22 Agustus, 21.00 WIB – konferensi pers ROG GAMESCOM

23 Agustus – ROG Talk dan ROG Party (ROG Party akan dimulai pukul 22.00 WIB tepat setelah ROG Talk)

Acara konferensi pers Gamescom akan disiarkan secara langsung dari Cologne. Konferensi pers ini akan menampilkan secara detail perangkat gaming ROG terbaru sekaligus fase selanjutnya dari hasil kolaborasi teranyar antara ROG x Evangelion. Selain itu, para influencer terkemuka dari bidang teknologi dan gaming juga akan membahas lini produk terbaru ASUS di acara ROG Talk.

Giveaway ROG Gamescom 2023

ROG akan mengawali acara dengan mengadakan Giveaway ROG Gamescom 2023 yang dimulai pada tanggal 1-22 Agustus Giveaway ini akan memberikan kesempatan kepada para penggemar untuk memenangkan produk-produk yang memukau seperti dua kartu grafis ROG Strix GeForce RTX™ 4090 24 GB GDDR6X OC Eva -02 Edition, lima mouse ROG Harpe Ace Aim Lab Edition, dan lima keyboard gaming ROG Azoth. Untuk ikut serta pada Giveaway ini, para penggemar harus mengunjungi laman web ROG Gamescom untuk mendaftar kemudian selesaikan sebanyak mungkin tugas-tugas yang ada. Penggemar dapat meningkatkan peluangnya untuk memenangkan Giveaway dengan cara memposting apa pun yang berkaitan dengan ROG atau Evangelion di media sosial — misalnya, foto koleksi EVA, mengenakan pakaian berwarna MERAH kesukaan Asuka ketika mengunjungi outlet ROG, atau bahkan membagikan kisah tentang produk ROG pertama mereka. Postingan harus disertai akun @asusrog resmi dan menyertakan tagar #roggamescom23 dan # ROGxEVANGELION.

Giveaway ROG Gamescom 2023 — 1-22 Agustus (berakhir pukul 23.59 CST (GMT+8))

· Kartu grafis ROG Strix GeForce RTX™ 4090 24 GB GDDR6X OC Eva -02 Edition (2 pemenang)

· Mouse ROG Harpe Ace Aim Lab Edition (5 pemenang)

· Keyboard gaming 75% ROG Azoth (5 pemenang)

Gamescom Watch2Win Challenge

Gamescom Watch2Win Challenge akan memberikan kesempatan kepada para penggemar untuk memenangkan produk dan merchandise ROG, baik yang hadir secara langsung maupun lewat livestreaming. Penggemar harus menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan acara konferensi pers ROG dan ROG Talk untuk mendapatkan peluang memenangkan motherboard, monitor, dan aksesori gaming ROG lainnya. Oleh karena itu, mereka perlu menonton acara ini secara online jika mereka tidak dapat hadir secara langsung. Gamescom Watch2Win Challenge akan berlangsung dari tanggal 22 Agustus – 22 September 2023 serta berakhir pada pukul 23.59 CST (GMT+8 )/ 5.59 CEST (GMT+2).

Daftar Hadiah:

· Motherboard ROG + Prosesor Intel ® Core™ Terbaru (1 pemenang)

· Monitor gaming ROG Swift OLED PG42UQ (1 pemenang)

· Monitor gaming ROG Swift OLED PG48UQ (1 pemenang)

· Monitor gaming ROG Swift OLED PG27AQDM (1 pemenang)

· Monitor gaming ROG Swift OLED PG49WCD (1 pemenang)

· Router ROG Rapture GT6 (Putih) (1 pemenang)

· Earbud ROG Cetra True Wireless (Putih) (10 pemenang)

· Mouse gaming ROG Gladius III Wireless AimPoint Eva -02 Edition (3 pemenang)

· Keyboard gaming ROG Strix Scope RX Eva -02 Edition (3 pemenang)

Developer Overwatch 2 Bicara Soal Review Bomb di Steam

0

Blizzard telah buka suara merespon review bomb yang dialami oleh Overwatch 2 di Steam. Dalam pernyataan yang diupload di blog resminya, pihak developer yang diwakili oleh Game Director Aaron Keller mengakui bahwa itu adalah pengalaman yang tidak mengenakkan.

“Overwatch 2 telah rilis di Steam sejak minggu kemarin dan mendapatkan review bomb yang bukanlah pengalaman menyenangkan. Meski begitu kami gembira melihat banyak pemain baru yang mulai mencoba Overwatch 2. Adalah tujuan kami untuk membuat game ini bisa diakses oleh pemain sebanyak mungkin.” Tulis Aaron.

Menurutnya kebanyakan orang yang memberikan review negatif kepada Overwatch 2 kecewa karena developer membatalkan konten PvE yang diumumkan pada 2019 lalu. Aaron mengaku bahwa ia tidak bisa memutar waktu untuk memperbaikinya. Sebagai gantinya ia dan timnya akan terus meningkatkan kualitas dari Overwatch 2 yaitu dengan terus menambahkan konten baru seperti map. Hero, game, mode, dan masih banyak lagi.

Apakah kalian termasuk gamer yang kecewa dengan Overwatch 2?

Trailer Baru Black Myth: Wukong Perlihatkan Pertarungan Boss Epic

0

GameScience telah merilis trailer baru untuk Black Myth: Wukong. Pada video yang diupload oleh IGN ini kalian bisa melihat pertempuran epic antara Wukong dengan boss. Terinspirasi dari DarkSouls dan sejenisnya, beberapa boss memiliki bentuk yang aneh dan “tidak normal”.

Black Myth: Wukong rencananya akan dirilis pada 2024. Game ini dipastikan rilis di PC dan konsol PlayStation.

Infinity Strash: Dragon Quest The Adventure of Dai Punya Story-Focus Mode

0

Square Enix telah merilis informasi baru tentang story mode di Infinity Strash: Dragon Quest The Adventure of Dai. Mode ini akan mengikuti cerita dari versi anime. Beberapa adegan dalam game bahkan dibuat menyerupai adegan yang ada di dalam animenya. Bagi pemain yang ingin fokus mengikuti ceritanya, Square Enix sudah menyiapkan Story-Focus Mode dengan tingkat kesulitan rendah.

Detail lain yang diungkap adalah tentang fitur yang dinamakan Bond Memories.  Fitur ini bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan karakter. Bond Memories berbentuk seperti kartu yang desainnya diadaptasi dari adegan dalam manga Dragon Quest The Adventure of Dai. Kartu ini terdiri dari tiga jenis dimulai dari warna Silver (Terendah), Gold, dan Platinum (Tertinggi). Semakin tinggi jenis kartunya, semakin banyak pula bonus yang diberikan kepada karakter yang menggunakannya.

Infinity Strash: Dragon Quest The Adventure of Dai rencananya akan dirilis secara global pada tanggal 28 September 2023 untuk PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan Nintendo Switch. Versi PC yaitu Steam akan rilis pada tanggal 29 September 2023

Trailer Baru Like a Dragon Gaiden Perlihatkan Cabaret Club

0

Sega dan RGG Studios telah merilis trailer baru untuk Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name. Video baru ini memperlihatkan pandangan yang lebih dalam tentang cerita dan juga mekanik gameplay yang ada di dalam game.

Dari segi cerita, video ini memperlihatkan sedikit gambaran tentang drama yang akan terjadi di Sotenbori, tempat dari Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name terjadi. Setelah berpura-pura meninggal dan bergabung dengan kelompok Daidoji, Kazuma Kiryu sekali lagi terlibat dalam dunia gelap yang sudah ia tinggalkan.

Video ini juga memperlihatkan tentang elemen gameplay Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name. Kalian bisa melihat detail tentang gaya bertarung dengan style Yakuza dan Agent. Lalu ada Coliseum yang merupakan arena terbesar yang pernah ada dalam seri game Yakuza. Tidak lupa cuplikan dari Cabaret Club yang lebih realistis karena menggunakan model asli; dan beragam mini-game.

Detail lain yang diungkap adalah tentang Legendary Fighter Pack yang merupakan bonus dari pre-order untuk versi digital. Konten ini memungkinkan kalian untuk bermain sebagai tiga yakuza legendaris dari Klan Tojo di Coliseum yaitu Goro Majima, Daigo Dojima, dan Taiga Saejima. Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name juga akan berisi demo special untuk seri game Yakuza selanjutnya, Like a Dragon: Infinite Wealth.

Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name akan rilis pada tanggal 11 September 2023 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC.

Mode PvP Armored Core VI Fires of Rubicon Diperlihatkan

0

Bandai Namco telah memperlihatkan mode PvP dari Armored Core VI Fires of Rubicon dalam acara livestream kemarin. Acara ini menampilkan YouTuber yang dipilih oleh Bandai Namco dan FromSoftware untuk melakukan kustomisasi mecha sekaligus PvP. Kalian bisa langsung loncat ke menit 15:05 untuk melihat acaranya.

Armored Core VI Fires of Rubicon akan berlatar di planet bernama Rubicon 3. Planet ini memiliki sumberdaya unik bernama Coral yang digunakan oleh manusia untuk perkembangan teknologi. Karena terlalu banyak dieksploitasi, Coral menyebabkan bencana alam di Rubicon 3 yang membuat planet tersebut dan galaksinya ditutupi oleh badai api.

Bencana tersebut rupanya tidak membuat takut manusia. Baik perusahaan besar maupun pemberontak berusaha untuk kembali ke Rubicon 3 untuk mendapatkan Coral. Karakter kalian adalah tentara bayaran yang mencari peruntungan dari konflik di Rubicon 3.

Armored Core VI Fires of Rubicon akan rilis pada tanggal 25 Agustus 2023 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC.