Home Blog Page 309

Sonic Superstars Sudah Rilis!

0

Game Sonic Superstars akhirnya sudah rilis dan bisa dimainkan sekarang juga di platform PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC (Steam dan Epic Games Store).

Sonic Superstars akan menggabungkan nuansa klasik dari seri game Sonic dengan grafis 3D. Untuk pertama kalinya kalian akan dapat bermain dengan tiga pemain lainnya dalam mode local co-op. Petualangan Sonic Superstars dimulai di Northstar Islands yang dihuni oleh makhluk-makhluk raksasa. Dengan kekuatan Emerald yang baru ditemukan, Sonic dan kawan-kawannya harus menghentikan Dr. Robotnik dan Fang yang menggunakan makhluk-makhluk tersebut untuk rencana jahat.

Untuk merayakan perilisan Sonic Superstars, Sega telah membagikan DLC gratis yaitu LEGO Sonic Skin. Selain itu juga akan diadakan turnamen digital Sonic Superstars di kawasan Asia Tenggara dari tanggal 17 Oktober sampai dengan 14 November 2023. Detailnya bisa kalian lihat di halaman Facebook Sonic the Hedgehog SEA.

Buat kalian yang penasaran dengan Sonic Superstars bisa membaca dulu review gamenya yang dibuat oleh tim Playcubic.

Review Sonic Superstars (PC): Klasik Tapi Modern

0

Setiap tahun Sega tidak ada habisnya merilis game Sonic the Hedgehog yang baru. Untuk berinovasi, semua gamenya selalu menggunakan gaya baru yang tidak dimiliki game sebelumnya. Jika tahun lalu ada Sonic Frontiers yang memukau dengan gaya 3D open worldnya, tahun ini ada Sonic Superstars yang menggabungkan unsur klasik dengan moderen. Grafis dari Sonic Superstars memadukan 2D klasik dengan 3D yang kekinian.

Saya telah mendapatkan kesempatan dari Sega untuk lebih dulu memainkan Sonic Superstars di PC (Steam). Awalnya saya menganggap game ini tidak beda dengan game Sonic 2D. Tapi setelah mencobanya lebih dari 10 jam, saya harus menarik kembali kata-kata itu. Sonic Superstars ternyata tidak hanya grafisnya saja yang menarik, tapi juga dari gameplay. Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Lagi-Lagi Robotnik Berulah

Alur cerita dari Sonic Superstars masih menggunakan format yang sama dengan hampir semua game Sonic lain. Cerita ini berpusat kepada si biang masalah Robotnik yang lagi-lagi berbuat ulah. Ia berniat untuk menguasai Northstar Islands dan menjadikan semua penghuninya sebagai robot bawahannya alias Badnik. Pada aksinya kali ini Robotnick juga didampingi dua sidekick yaitu Fang dan Trip.

Pemain seperti biasa akan menjadi Sonic yang harus menghadapi Robotnik dan rencana jahatnya. Tapi Sonic juga tidak sendirian ketika menghadapi Robotnik. Si landak biru ini akan ditemani oleh teman-temannya; Tails, Knuckles, dan Amy.

Saya agak kecewa dengan peran dari Fang dan Trip. Seharusnya mereka mendapat porsi tampil lebih banyak di Sonic Superstars, bukan cuma sekedar jadi comic relief saja. Ada level dimana pemain akan berhadapan langsung dengan Fang. Bahkan Trip ternyata memiliki rahasia yang hanya bisa diketahui setelah menamatkan gamenya. Tapi menurut saya itu tetap saja kurang.

Grafis 2D Dikombinasi dengan 3D

Dari segi grafis, Sonic Superstars bisa dibilang ambisius. Game ini menggabungkan dua gaya yang berbeda dalam satu game yaitu 2D platformer yang menjadi ciri khas game Sonic klasik dengan 3D dari zaman sekarang. Hasilnya adalah kombinasi yang menurut saya menarik untuk dilihat.

Grafis 3D membuat Sonic Superstars terlihat seperti game modern. Efek 3D ini juga membuat level yang ada menjadi terlihat lebih menawan. Setidaknya ada delapan level di Sonic Superstars dan semuanya dibangun ulang oleh developer. Ada beberapa yang terlihat seperti throwback dari game Sonic klasik dulu.

Bentuk dari pasukan Badnik juga terlihat lebih moderen dengan format 3D. Tapi dari segi kesulitan jangan kalian anggap game ini gampang. Gaya 2D platformer yang masih digunakan merupakan bukti bahwa tingkat kesulitan Sonic Superstars masih sama dengan game yang dulu. Semakin tinggi levelnya, semakin sulit pula untuk menyelesaikannya.

Pergerakan cepat yang menjadi ciri khas game Sonic juga tetap ada di Sonic Superstars. Jalur yang berputar-putar, permainan pinball, bahkan level di dalam air hadir di game ini. Ada yang mengeluhkan bahwa grafis 2D 3D Sonic Superstars justru membuat game ini terasa lebih lambat. Menurut saya justru tidak terasa lambat, masih tetap cepat.

Pilih menjadi Sonic, Tails, Knuckles, atau Amy

Dari core gameplay Sonic Superstars masih menggunakan gaya dari game Sonic yang lain. Hal yang membedakan adalah variasi dari karakter yang bisa dimainkan. Keempat karakter yaitu Sonic, Tails, Knuckles, dan Amy masing-masing akan menawarkan gameplay yang berbeda. Sonic tetap mengandalkan kecepatannya, Tails dapat terbang, Knuckles bisa melayang dan memanjat, lalu terakhir Amy memiliki kemampuan double jump serta perlindungan dengan palunya.

Keempat karakter ini bisa dipilih mana yang akan digunakan. Pemain juga tidak perlu mengulang permainan jika merasa salah memilih karakter yang digunakan. Kemampuan dari setiap karakter dapat menentukan jalur mana yang akan diambil. Misalnya jika menggunakan Tails yang bisa terbang, kalian bisa mencapai tempat-tempat yang tinggi. Jika memakai Knuckles kalian bisa menghancurkan penghalang seperti batu untuk membuka jalur baru.

Tidak hanya dari karakter saja, developer juga mengubah mekanik dari Chaos Emerald. Dulu tujuan pemain mengumpulkan Chaos Emerald hanya untuk mendapatkan kekuatan Super Sonic. Sekarang setiap Chaos Emerald yang berhasil didapat, akan memberikan kekuatan spesial. Ada Chaos Emerald yang memberikan kekuatan untuk memperlambat waktu, ada juga yang memberikan semacam sixth sense untuk membuka tempat tersembunyi, bisa juga untuk memunculkan Kagebunshin yang bisa menyerang musuh, dan masih banyak lagi.

Secret stage dan bonus stage juga mengalami perombakan. Menurut saya yang paling terasa perubahannya adalah secret stage untuk mendapatkan Chaos Emerald. Secret stage yang baru akan menjadikan Sonic seperti Spider-Man yang berayun-ayun untuk mengejar Chaos Emerald. Memainkan secret stage ini akan lebih seru jika dalam mode co-op.

Mode Co-op yang Seru

Selain segi grafis, Sonic Superstars juga menghadirkan terobosan baru untuk mode multiplayer. Kalian bisa memainkan story mode Sonic Superstars dalam mode co-op. Mode co-op ini bisa untuk dua sampai empat pemain sekaligus. Sayangnya mode co-op untuk story mode terbatas untuk local co-op saja.

Ketika mencoba mode co-op di Steam, saya hanya bisa mabar dengan orang-orang yang sudah saya undang. Sonic Superstars tidak menyediakan mode matchmaking untuk story mode. Setidaknya kalian dan teman kalian tidak perlu semuanya membeli game Sonic Superstars. Cukup satu orang saja yang punya dan kalian bisa langsung mabar.

Saya sangat menyarankan untuk memainkan story mode di Sonic Superstars dengan mode co-op. Permainan akan menjadi lebih seru ketika dimainkan bersama. Bermain dengan co-op juga adalah solusi terbaik untuk menyelesaikan level atau boss yang sulit.

Lantas dimanakah mode multiplayer Sonic Superstars yang bisa menggunakan matchmaking online? Kalian bisa mencoba battle mode yang merupakan mode PVP game ini. Battle mode bisa dimainkan oleh delapan pemain sekaligus dimana mereka akan berlomba mendapatkan poin paling banyak.

Ada empat kategori yang bisa dipilih di battle mode yaitu Racing, Fighting, Star Collect, dan Survival. Pemain yang berpartisipasi dalam battle mode akan mendapatkan medali yang nantinya bisa ditukarkan dengan item kosmetik untuk avatar. Medali selain dari battle mode, juga bisa didapatkan dari story mode. Battle mode juga sudah mendukung cross play, sehingga kalian bisa bertanding melawan pemain dari platform yang berbeda.

Sonic Superstars dari Segi Teknis

Saya menggunakan PC dengan spesifikasi i5-9400F, GeForce RTX 3060, dan RAM 16GB untuk memainkan Sonic Superstars. Selama bermain saya tidak pernah mengalami masalah teknis. Dari segi spesifikasi Sonic Superstars juga tergolong ringan sehingga tidak terlalu membebani PC yang digunakan.

Jika kalian memainkan Sonic Superstars di PC seperti saya, sangat disarankan untuk menggunakan controller. Sensasi memainkan game Sonic dengan controller tidak bisa dibandingkan dengan mouse dan keyboard.

Kesimpulan

Secara keseluruhan saya menyukai apa yang Sega lakukan dengan Sonic Superstars. Menggabungkan grafis 2D dengan 3D merupakan cara yang tepat untuk membuat game Sonic yang polanya sama-sama saja, menjadi terlihat lebih moderen dan tidak ketinggalan zaman. Jika memang kedepannya Sega tidak lagi berniat untuk membuat game Sonic dengan gaya seperti ini, menurut saya sangat disayangkan.

Tapi yang membuat saya senang dengan game ini adalah mode local co-opnya. Bermain bersama teman atau saudara sambil duduk bareng membuat saya teringat masa lalu ketika memainkan game Sonic di Sega Megadrive. Pada era sekarang dimana semua game kebanyakan sudah memakai sistem matchmaking online, bisa bermain game bersama secara langsung dengan orang yang ada di samping justru lebih menyenangkan.

*Game untuk review disediakan oleh publisher

Sega Bagikan Detail Karakter Sonic Superstars

0

Sega telah membagikan informasi baru untuk game Sonic Superstars. Informasi yang dibagikan mengenai pengenalan karakter di game ini serta kemampuannya. Sega juga mengungkap kekuatan yang dimiliki oleh setiap Chaos Emerald.

Sonic sebagai karakter utama Sonic Superstars memiliki kemampuan drop dash dimana ia dapat langsung melakukan spin dash setelah meloncat. Kemampuan dari Tails adalah terbang. Ia juga dapat mengangkat karakter lainnya ketika sedang terbang. Knuckles dapat melayang dan sekaligus memanjat jika menempel ke tembok. Amy sebagai satu-satunya karakter yang membawa senjata dapat menggunakan palunya untuk melawan musuh. Ia juga memiliki kemampuan double jump.

Chaos Emerald juga tidak hanya sekedar memberikan kekuatan Super jika dikumpulkan semuanya. Setiap Chaos Emerald akan memiliki kemampuan yang berbeda-beda dan bisa digunakan oleh pemain seperti special move. Ada Avatar, Bullet, Vision, Water, Ivy, Slow, dan juga skill tambahan atau Extra.

Petualangan pada Sonic Superstars dimulai di Northstar Islands yang dihuni oleh makhluk-makhluk raksasa. Dengan kekuatan Emerald yang baru ditemukan, Sonic dan kawan-kawannya harus menghentikan Eggman dan Fang yang berencana menggunakan makhluk-makhluk tersebut untuk rencana jahat.

Sonic Superstars akan menggabungkan nuansa klasik dari seri game Sonic yang dengan grafis 3D. Untuk pertama kalinya kalian akan dapat bermain dengan tiga pemain lainnya dalam mode co-op lokal. Game ini telah rilis dan bisa dimainkan di 17 Oktober 2023 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC.

Soundtrack Endless Dungeon Telah Rilis

0

Game roguelite Endless Dungeon akan segera rilis. Merayakan tanggal perilisannya yang semakin dekat, Sega dan Amplitude Studios telah merilis soundtrack untuk Endless Dungeon yang berjudul Endless. Musik dinyanyikan oleh Lera Lynn dan diaransemen oleh Arnaud Roy.

Endless Dungeon adalah game dengan genre tactical action rogue-lite yang dikombinasikan dengan tower defense. Kalian akan mengumpulkan sebuah skuad pahlawan dan menjelajahi stasiun luar angkasa yang penuh dengan bahaya dan berulang kali mati untuk mencoba lagi. Game ini akan rilis pada tanggal 19 Oktober 2023 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC.

Promo Sega Publisher Sale Digelar di PlayStation Store

0

Sega sedang mengadakan Publisher Sale October 2023 di PlayStation Store. Dalam waktu yang terbatas, judul-judul terpilih untuk PS5 dan PS4 akan tersedia dengan harga yang sudah didiskon.

Diantara daftar game yang diobral adalah Sonic Mania, game baru yang direimagine dari game klasik Sonic the Hedgehog. Ada juga Dengeki Bunko: Fighting Climax, game pertarungan 2D yang menampilkan kumpulan karakter dari seri Dengeki Bunko. Selain itu ada juga New Sakura Wars dan Shining Resonance Refrain

Detail lebih lanjut Sega Publisher Sale October 2023 bisa dilihat di sini. Promo ini akan berlangsung hingga tanggal 25 Oktober 2023.

Samba de Amigo: Virtual Party Telah Rilis di Meta Quest

0

Sega mengumumkan Samba de Amigo: Virtual Party telah dirilis di Meta Quest 2, Meta Quest 3, dan Meta Quest Pro. selain akan memanfaatkan controller Touch secara sepenuhnya, Samba de Amigo: Virtual Party juga akan menghadirkan mode baru yaitu Mr Multiverse dan Mr Party yang menggabungkan dunia nyata dengan realitas virtual.

Bagi mereka yang membeli Samba de Amigo: Virtual Party dari Meta Store akan dapat mendownload lagu “The Vampire” secara gratis. Penawaran terbatas ini hanya berlaku hingga 12 Januari 2024. Pemain juga akan dapat mendapatkan kostum Matsuken Samba II dan Paket Kostum Meta Quest 3 secara gratis.

Samba de Amigo: Virtual Party juga memiliki edisi Digital Deluxe yang berisi:
  • The Standard Edition of the game
  • Sonic the Hedgehog Music Pack:
    “Open Your Heart” from Sonic Adventure
    “Reach For The Stars (Re-Colors)” from Sonic Colors: Ultimate
    “I’m Here” from Sonic Frontiers
  • Sega Music Pack
    “Baka Mitai (Taxi Driver Edition)” from Ryu Ga Gotoku Studio
    “Go Go Cheer Girl!” from Space Channel 5: Part 2
    “Rhythm Thief Theme” from Rhythm Thief & the Emperor’s Treasure
  • Sonic the Hedgehog Costume & Accessories Pack
  • Tails Costume & Accessories Pack
  • Super Monkey Ball Costume & Accessories Pack
  • Puyo Puyo Accessories Pack
  • Space Channel 5 Costume & Accessories Pack

Deretan Trailer Baru Persona 3 Reload Dirilis

0

Sega dan Atlus telah merilis tiga trailer baru untuk game Persona 3 Reload. Dimulai dari perkenalan dengan karakter utama yaitu Protagonist dan rekannya Yukari Takeba, sampai dengan bagaimana kehidupan pemain di asrama.

Persona 3 Reload dijadwalkan akan rilis pada tanggal 2 Februari 2024 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC.

Sega Siapkan Game Soulslike Enotria: The Last Song Untuk 2024

0

Sega telah mengumumkan akan membawa game RPG Soulslike Enotria: The Last Song ke wilayah Asia pada musim semi 2024. Game ini dikembangkan oleh studio baru asal Italia, Jyamma Games. Sega telah menandatangani kesepakatan sub-penerbitan dengan Jyamma Games untuk membawa edisi fisik ke pasar Jepang dan Asia serta akan mengawasi produksi dan distribusinya.

Enotria: The Last Song terinspirasi dari cerita rakyat dan budaya Italia. Berlatar di dunia tidak bergerak yang dikuasai oleh Canovaccio, pemain akan menjadi Maskless One yang tidak memiliki peran tetapi harus berjuang untuk membebaskan dunia dari stagnasi.

Karakter pemain nantinya bisa menggunakan topeng dari musuh yang sudah dikalahkan dan mendapatkan kemampuan baru. Pemain bisa memiliki tiga loadout yang bisa diganti-ganti setiap saat. Enotria: The Last Song juga memiliki mekanik alter reality dengan menggunakan Adore.

Enotria: The Last Song akan tersedia platform PS5, Xbox Series, dan PC (Steam) pada Musim Semi 2024.

Review Assassin’s Creed Mirage (PC): Kembalinya Tradisi Lama

0

Mungkin review Assassin’s Creed Mirage ini bisa dibilang terlambat. Tapi menurut saya tidak ada kata terlambat, terutama untuk mengulas game Assassin’s Creed yang kembali ke tradisi lamanya. Setelah sekian lama, Ubisoft akhirnya memiliki keberanian untuk kembali mengedepankan elemen stealth di game Assassin’s Creed. Berikut adalah ulasan saya tentang Assassin’s Creed Mirage di PC.

Wisata ke Baghdad Abad ke-9

Cerita dari Assassin’s Creed Mirage berlatar di Timur Tengah tepatnya di kota Baghdad. Pada masa itu Baghdad adalah kota yang paling berkembang peradabannya karena teknologi maupun perdagangan. Meski dikelilingi padang pasir, Baghdad di Mirage sudah memiliki teknologi bercocok tanam, pemukiman penduduk, bahkan sistem hukum serta politik.

Namun setiap kota yang berkembang pastinya akan menyimpan kegelapan di dalamnya. Untuk melawan kegelapan ini diperlukan bukan cahaya, melainkan kegelapan lain. Sinopsis cerita ini tetap tidak pernah berubah dari setiap game Assassin’s Creed.

Pemain akan menjadi Basim Ibn Is’Haq, seorang pencuri jalanan yang akhirnya berubah profesi menjadi assassin dari kelompok Hidden One. Tugas dari Basim adalah mengungkap rencana jahat yang dibuat oleh kelompok misterius bernama Order of the Ancients. Tugas ini akan sangat menantang karena Basim tidak hanya melawan kelompok tersebut, melainkan sistem dari kota Baghdad itu sendiri.

Selain Baghdad, Assassin’s Creed Mirage juga akan mengajak pemain untuk mengunjungi Alamuth yang merupakan markas dari kelompok Hidden One. Benteng ini berdiri di atas bukit dan di sekitarnya terdapat tempat pelatihan calon assassin. Basim akan tinggal di benteng ini selama menjalani masa pelatihannya dibawah Roshan, assassin senior dengan suara yang mengintimidasi.

Assassin’s Creed Mirage juga banyak menggunakan referensi sejarah. Benteng Alamuth ternyata memang ada dan dibangun pada masa Persia yang sekarang sudah menjadi negara Iran. Menurut sejarah, Alamuth tidak hanya berfungsi sebagai benteng tapi juga berisi ilmu pengetahuan dan taman yang indah.

Kota Baghdad sendiri akan kaya dengan nilai sejarah yang bisa dieksplorasi. Melalui fitur History of Baghdad, pemain bisa melihat seperti apa sejarah dari kota Baghdad mulai dari bangunannya, teknologinya, religiusnya, dan masih banyak lagi.

Assassin’s Creed Mirage juga memiliki beragam landmark atau bangunan dengan nilai sejarah yang memang ada aslinya. Aspek sejarah yang dimiliki oleh Mirage ini akan menjadi bonus sehingga pemain tidak hanya bermain game saja, tapi juga mendapatkan pengetahuan baru.

Grafis Kota Baghdad yang Otentik

Assassin’s Creed Mirage menggunakan Anvil Engine. Sistem ini memang didesain untuk mengakomodasi game Assassin’s Creed yang banyak mengandalkan special effect seperti pencahayaan, shadow, refleksi, dan lainnya, Hasil akhirnya adalah kota Baghdad menjadi terlihat hidup.

Untuk melihat detail kota Baghdad dari atas, pemain bisa memanjat menara tinggi atau menggunakan mata dari elang milik Basim, Enkidu. Dari atas rumah pemukiman penduduk terlihat saling berdempetan dan biasanya mengelilingi bangunan besar yang menjadi pusat aktivitas misalnya baazar atau masjid.

Ketika turun ke jalanan, kalian akan merasakan sensasi yang bisa didapat dari film bertema timur tengah. Akan ada jalanan besar tempat dimana orang atau NPC lalu Lalang, sementara di sampingnya terdapat pedagang yang sibuk berjualan. Ada juga jalanan sempit yang diapit tembok atau gang dimana hanya ada satu jalur keluar dan satu jalur masuk.

Itu hanya pemandangan Baghdad yang bisa dilihat di dalam kota. Pada bagian luarnya kalian bisa melihat sistem irigasi untuk bercocok tanam dan pemukiman penduduk yang dibangun berdekatan dengan sungai. Selebihnya adalah padang pasir lengkap dengan batu cadasnya yang menjulang seperti patung raksasa. Kalian juga bisa menemukan oase jika mau bertualang lebih jauh ke dalam padang pasir.

Jika dibandingkan dengan Valhalla dan Odyssey, map Assassin’s Creed Mirage tidak terlalu besar. Namun developer bisa mengakalinya dengan membagi Baghdad per wilayah dan membuat seakan-akan terlihat besar serta mengah.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Wa alaikumus salam wa rahmatullahi wabarakatuh. Kalian akan banyak mendengar ucapan salam ini di Assassin’s Creed Mirage. Bahasa Arab akan menjadi bahasa utama. Bahkan Ubisoft menyediakan pilihan voiceover untuk menggunakan bahasa Arab agar lebih imersif. Tidak perlu khawatir, kalian masih bisa memilih untuk menggunakan bahasa Inggris meski aksennya akan tetap bernada timur tengah.

Lini pengisi suara dari game Assassin’s Creed Mirage mayoritas juga diisi oleh aktor dan aktris berdarah timur tengah. Pengisi suara Basim yaitu Lee Majdoub adalah pemeran Agent Stone, asisten dari Doctor Robotnik di film live action Sonic The Hedgehog. Tentunya ketika tampil sebagai Basim, ia tidak lagi tampil konyol.

Tapi pengisi suara yang paling ikonik jelas adalah pengisi suara dari Roshan yang diperankan oleh Shohreh Aghdashloo. Suara serak yang menjadi ciri khasnya cocok dengan identitas Roshan sebagai assassin senior yang tegas dalam mengambil keputusan. Selain Assassin’s Creed Mirage, ia juga pernah terlibat sebagai voice actor dalam game lain seperti Mass Effect dan Destiny.

Gameplay yang Membuat Fans Terbagi

Parkour seperti di game Assassin’s Creed yang lain, akan tetap menjadi ciri khas dari Assassin’s Creed Mirage. Tapi hal dari Mirage yang membuat fans terbelah adalah gameplay. Game ini lebih mengedepankan elemen stealth dalam gameplay. Artinya kalian akan lebih banyak mengendap-endap dan bersembunyi. Pertarungan jarak dekat dengan menggunakan pedang masih tetap ada, tetapi tidak sekompleks dan semenarik game Assassin’s Creed Valhalla atau Odyssey.

Kedepannya Ubisoft memang berencana untuk membuat dua tipe Assassin’s Creed. Tipe pertama adalah seperti Mirage yang lebih ke unsur stealth. Sedangkan tipe kedua justru lebih condong ke arah action RPG. Fans sendirinya sebetulnya akan diuntungkan dengan adanya kedua tipe ini karena bisa memilih game mana yang lebih sesuai dengan seleranya.

Kembali lagi ke gameplay Assassin’s Creed Mirage, fitur bersembunyi di balik semak-semak atau lemari akan tetap ada. Basim juga akan dipersenjatai oleh gadget khusus untuk assassination seperti throwing knife, blowdart, trap, dan lainnya Gadget ini bisa diupgrade dan membuat efeknya menjadi lebih efektif. Misalnya throwing knife bisa membuat targetnya “terurai” setelah mati atau panah blowdart yang bisa membuat musuh menjadi berserk. Kalian akan banyak menggunakan fitur-fitur tersebut untuk menyelesaikan misi.

Selain itu kalian juga bisa menggunakan jasa pengalih perhatian saat akan menyusup. Misalnya membayar pedagang untuk membantu menyusupkan Basim ke daerah terlarang atau mempekerjakan tentara bayaran untuk membuat kerusuhan dan menarik perhatian penjaga. Untuk menggunakan jasa ini, Basim tidak bisa menggunakan uang melainkan token spesial.

Token ini bisa kalian dapatkan dari menyelesaikan contract yang diiklankan di Hidden One Bureau. Contract ini bisa bermacam-macam bentuknya, mulai dari assassination, mencuri objek tertentu, atau mengawal seseorang. Kalian juga bisa mendapatkan token dengan cara mencopet. Cara ini beresiko karena setiap kali Basim melakukan kejahatan dan jika ketahuan, maka akan menaikkan wanted level. Semakin tinggi wanted level, semakin sulit pula Basim bergerak karena akan selalu dikejar-kejar oleh penjaga.

Dari mekanik gameplay ini sudah terlihat jika Ubisoft memang sangat mengedepankan elemen stealth dibandingkan action di Assassin’s Creed Mirage. Bahkan gadget yang disediakan untuk Basim lebih cocok digunakan untuk menghabisi musuh secara diam-diam atau membuat pengalihan.

Mekanik Pertarungan Pedang: Attack, Block, Dodge, Repeat

Ada kalanya Basim ketahuan dan harus berhadapan dengan penjaga. Inilah saatnya pedang dan pisau digunakan. Assassin’s Creed Mirage hanya memiliki dua mekanik yang harus kalian ingat saat pertarungan pedang yaitu block dan dodge.

Ketika musuh berwarna kuning, maka kalian harus memblock serangannya untuk mentrigger instant kill. Jika musuh berwarna merah artinya kalian harus menghindari serangannya karena tidak bisa diblock. Basim juga bisa melakukan normal dan heavy attack, tapi menurut saya ini tidak efisien. Lebih baik memblock serangan musuh untuk mendapatkan instant kill.

Secara garis besar hanya itulah mekanik dari pertarungan pedang di Assassin’s Creed Mirage. Jenis senjata yang bisa dipakai juga terbatas hanya dua yaitu sword dan dagger. Setiap jenisnya akan memiliki efek yang berbeda-beda dan bisa ditingkatkan dengan cara diupgrade. Beberapa kostum juga akan memberikan efek tambahan kepada serangan pedang dan pisau Basim.

Jika dikeroyok musuh, saran saya adalah lari dan jangan melawan semuanya. Basim bukanlah Evior atau Kassandra yang ahli dalam pertempuran jarak dekat. Bahkan Ubisoft akan selalu mengingatkan hal tersebut dalam note pendek yang muncul ketika loading.

Assassin’s Creed Mirage dari Segi Teknis

Saya menggunakan PC dengan spesifikasi i5-9400F, GeForce RTX 3060, dan RAM 16GB untuk memainkan Assassin’s Creed Mirage. Dari spesifikasi ini saya sudah bisa memainkan game dengan lancar dengan graphic setting antara high dan medium. Masalah yang sering muncul adalah pada bagian cutscene yang sering mengalami stutter. Kemungkinan masalah ini muncul karena PC saya masih menggunakan HDD, bukan SSD.

Masalah lainnya adalah penurunan FPS ketika berada di tempat atau momen tertentu. Biasanya masalah ini terjadi ketika Basim sedang berada di tempat yang banyak objeknya atau dikeroyok musuh. Penurunan FPS ini sebetulnya tidak terlalu berdampak pada gameplay, tapi tetap terasa kurang sreg bagi saya.

Kesimpulan

Assassin’s Creed Mirage jelas akan membuat fans terbelah. Bagi mereka yang sudah mengikuti game ini sejak era Altair dan Ezio akan menikmati gameplay Assassin’s Creed Mirage yang kembali ke asalnya. Tapi untuk yang baru mengenal franchise ini dari Origin, Odyssey, dan Valhalla kemungkinan besar akan kecewa dan bingung.

Saran saya adalah kembalikan semuanya ke selera masing-masing. Jika tertarik untuk mencoba Assassin’s Creed dengan gaya tradisionalnya silahkan coba Mirage. Tetapi jika mengharapkan gameplay penuh aksi, mungkin kalian bisa menunggu game selanjutnya yaitu Assassin’s Creed Red.

*Game untuk review disediakan oleh publisher

PS5 Slim Dirilis Bulan November 2023!

0

Kalian pasti sudah melihat video kehadiran PS5 Slim yang tiba-tiba diluncurkan oleh Sony beberapa hari lalu kan? Nah ternyata PS5 Slim ini direncanakan untuk dirilis pada tanggal 10 November 2023 di wilayah Jepang. Wilayah lain di luar Jepang juga mendapatkan jadwal rilis bulan November 2023, namun tanggal pastinya belum ada.

PS5 Slim ini kabarnya 30 persen lebih kecil dan 24 persen lebih ringan dari dari versi yang ada sekarang (Fat). Ada 4 panel terpisah di PS5 Slim, berbeda dibandingkan versi PS5 yang ada sekarang (hanya 2). Tekstur pada PS5 Slim juga berbeda dibandingkan versi yang ada saat ini, PS5 Slim memiliki tekstur glossy pada bagian atas dan matte pada bagian bawah. Dari sisi jeroan ternyata tidak ada perubahan berarti. Oh iya, di PS5 Slim ini kalian akan mendapatkan sedikit peningkatan ukuran dari storage konsol.

Berikut ini adalah harga internasional dari PS5 Slim :

PlayStation 5 with Ultra HD Blu-ray disc drive – $499.99 / £479.99 / €549.99 / 66,980 yen
PlayStation 5 Digital Edition – $449.99 / £389.99 / €449.99 / 59,980 yen
Ultra HD Blu-ray Disc Drive add-on – $79.99 / £99.99 / €119.99 / 11,980 yen
Vertical stand – $29.99 / £24.99 / €29.99 / 3,980 yen

Informasi detil lainnya bisa kalian simak di PlayStation Blog.