Sega saat ini sedang menggelar event promo Black Friday Sale di PlayStation Store. Dalam waktu yang terbatas, beberapa judul game Sega untuk PS5 dan PS4 akan dijual dengan harga promo. Event ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 27 November 2023.
Beberapa game yang mengalami perubahan harga dalam event Black Friday Sale ini adalah Sonic Superstars yang merupakan game Sonic terbaru dengan format 2D 3D, Like a Dragon: Ishin! yang menceritakan Kazuma Kiryu sebagai Sakamoto Ryoma di hari-hari terakhir pada era Edo di Jepang, dan Valkyria Chronicles 4 yang menggabungkan strategi dan aksi dengan Sistem BliTZ unik.
Detail lebih lanjut tentang promo Black Friday Sale bisa kalian lihat di sini.
Sega telah membagikan informasi baru tentang gameplay dari Like a Dragon: Infinite Wealth. Developer RGG Studio menambahkan berbagai macam mekanik baru untuk membuat gameplay turn based di game ini supaya menjadi lebih seru.
Pemain dapat menggerakkan dalam jangkauan tertentu selama pertarungan berlangsung. Dekatkan jarak antara musuh untuk memberikan damage besar atau pindahkan karakter di dekat anggota party untuk melakukan serangan kombo. Karakter yang berada di dekat papan tanda atau sepeda akan menggunakan objek tersebut sebagai senjata.
Mekanik Area-of-Effect (AOE) dan Knockback juga tersedia di Like a Dragon: Infinite Wealth. AOE cocok untuk digunakan pada banyak musuh sekaligus. Sedangkan Knockback bisa memberikan status kepada musuh. Misalnya menabrakkan musuh ke objek yang terbakar akan memberikan status burning.
Setiap kali karakter kalian menggunakan skill, maka kalian akan mendapat kesempatan untuk mengeksekusi Perfect Attack. Caranya cukup dengan menekan tombol ikon yang muncul untuk memberikan serangan tambahan. Ketika kalian berjumpa dengan musuh yang levelnya lebih kecil, kalian bisa langsung mengalahkan mereka dengan mekanik Smackdown.
Like a Dragon: Infinite Wealth akan dirilis pada tanggal 26 Januari 2024 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC.
Persona 5 adalah salah satu judul dari franchise Persona yang paling sukses. Dulu gamenya berhasil meraih penghargaan Game of The Year. Setelah itu dibuatlah edisi lengkap atau definitive edition yang dirilis ke berbagai platfrom. Belum lagi kolaborasi dengan game lain. Persona 5 juga memiliki beberapa game spin-off.
Mendompleng kesuksesan Persona 5, Sega dan Atlus mencoba untuk membuat game tactical RPG Persona 5 Tactica. Apakah game ini tidak hanya sekedar menumpang nama saja, tapi juga masih memiliki kualitas yang sama dengan Persona 5?
Kebetulan saya mendapatkan kesempatan untuk mencoba lebih dulu Persona 5 Tactica di PC. Dari segi grafis dan gameplay memang tidak bisa disamakan dengan Persona 5. Tapi game ini masih membawa kekhasan yang menjadi ciri dari Persona 5.
Bertualang Sekali Lagi dengan Joker and the Gang
Cerita dari Persona 5 Tactica masih melibatkan anggota Phantom Thieves of Hearts. Kali ini Joker dan teman-temannya akan terbawa ke dunia misterius dimana mereka akan bergabung dengan tentara pemberontak bernama Rebel Corps. Mereka diminta untuk membantu menghancurkan tirani dari para penguasa yang berkuasa di dunia tersebut.
Hampir seluruh anggota Phantom Thieves of Hearts akan hadir di Persona 5 Tactica. Mulai dari Joker, Panther, Skull, Mona, Fox, Queen, Noir, dan Oracle akan bisa dimainkan. Ditambah karakter baru yaitu Erina yang merupakan pemimpin dari Rebel Corps dan Toshiro Kasukabe yang merupakan seorang politikus dan entah bagaimana ikut terjebak dalam dunia misterius ini.
Karakter yang Menarik dari Desain Maupun Watak
Pada awal permainan setelah Joker dan teman-temannya berpindah alam, kalian akan langsung berhadapan dengan salah satu diktator yang bernama Marie. Ia menggunakan gaun pengantin dan mengendarai tank. Ditambah lagi Marie berani mengucapkan kata-kata vulgar dan melukai musuhnya dengan sadis.
Karakter seperti Marie inilah yang membuat alur cerita Persona 5 Tactica menarik. Ia betul-betul terlihat seperti orang jahat dan membuat pemain termotivasi untuk mengalahkannya. Ini memang sudah merupakan ciri khas dari game Persona yang bisa memiliki karakter sangat dibenci atau disukai, tapi masih tetap terikat dengan jalur cerita.
Dialog dalam game ini menurut saya juga menarik untuk disimak. Karena setiap karakter memiliki watak yang berbeda-beda. Erina meski merupakan pemimpin dari Rebel Corps ternyata sering gegabah saat mengambil keputusan. Berbeda dengan Toshiro yang penakut dan justru lebih berhati-hati dalam membuat keputusan. Interaksi kedua karakter ini menarik untuk disimak karena saling mengimbangi satu sama lain.
Grafis Lebih ke Kartun
Persona 5 Tactica bisa dibilang lebih sederhana dari segi visual. Baik karakter maupun dunia yang ada di game ini memiliki gaya kartun, bukan anime seperti Persona 5. Seperti kebanyakan tactical RPG, kalian sama sekali tidak bisa menggerakkan karakter kecuali pada saat battle. Game ini juga memiliki cutscene dengan gaya anime, tapi hanya pada momen-momen tertentu saja.
Hal yang menarik perhatian adalah tampilan UI dari Persona 5 yang sangat stylish dan out-of-the-box, sama seperti game originalnya. Inilah salah satu kekhasan dari Persona 5 yang kembali diimplementasi di Persona 5 Tactica.
Game Strategi Turn Based Modern
Gameplay Persona 5 Tactica mengingatkan saya dengan Final Fantasy Tactic, tapi dengan fitur yang lebih modern. Awalnya pemain akan diminta untuk menggerakkan karakter sesuai dengan jumlah kotak atau grid yang ada. Setelah itu pemain bisa menentukan action apa yang akan dilakukan oleh karakternya. Bisa itu menyerang dengan menggunakan senjata jarak dekat atau jauh, menggunakan serangan magic dengan Persona, atau melakukan combo attack. Setelah itu semua selesai, kalian bisa menyatakan giliran selesai dan bergantian dengan giliran musuh. Secara garis besar inilah gameplay dari Persona 5 Tactica.
Jika hanya mengandalkan gameplay turn based saja, Persona 5 Tactica akan sulit untuk bersaing dengan game lain yang segenre. Untuk membedakan, Atlus telah mengimplementasi fitur modern di dalam gameplay. Game ini memiliki fitur cover dimana karakter kalian bisa bersembunyi di belakang objek untuk mengurangi atau malah memblock sepenuhnya serangan musuh.
Menurut saya fitur cover ini membuat permainan menjadi lebih menantang karena membuat saya harus berpikir dua kali sebelum menggerakkan karakter. Sebabnya bukan hanya karakter saya saja yang bisa melakukan cover, musuh pun juga bisa. Beberapa objek juga dapat dihancurkan untuk memberikan AOE damage misalnya bomb barrel. Jadi jangan pernah bersembunyi dibelakangnya.
Karakter juga bisa mendapatkan giliran berjalan lebih dari sekali jika melakukan critical attack. Jika kalian bisa melakukan critical attack lagi, maka karakter kalian bisa terus berjalan tanpa memberikan giliran kepada musuh.
Musuh yang terkena serangan critical akan mengalami status down dan ini adalah kesempatan untuk melakukan serangan combo alias all-out-attack dengan dua karakter lain. Tapi ingat, musuh juga bisa melakukan hal yang sama dengan kalian.
Kekurangan yang menurut saya perlu dikritik adalah tentang jumlah karakter yang bisa digunakan pada saat battle. Kalian hanya bisa menggunakan tiga karakter dan jika dalam situasi khusus bisa ditambah satu karakter lagi yang berstatus guest. Padahal game ini memiliki sembilan karakter yang bisa dimainkan.
Meski jumlah karakter saat battle dibatasi, sebagai gantinya saya bisa dengan instan mengganti karakter yang sedang saya gunakan dengan yang sedang ada di kursi cadangan dengan memakai fitur Batton Pass. Jika karakter kalian KO, karakter cadangan secara otomatis akan menggantikannya.
Persona!
Adalah ciri game Persona yang menghadirkan beragam jenis monster atau demon dengan beragam atribut. Persona sendiri bisa digunakan oleh pemain untuk melakukan serangan magic. Template ini juga ada di Persona 5 Tactica. Setiap kali menang dari pertempuran, kalian akan mendapatkan beberapa Persona yang nantinya bisa kalian pasangkan ke bagian sub-persona karakter untuk mendapatkan magic, skill pasif, dan juga bonus atribut.
Setiap Persona juga bisa kalian kombinasikan untuk menciptakan Persona baru dengan level yang lebih tinggi. Persona ini juga biasanya memiliki skill yang lebih baik dibandingkan Persona sebelumnya.
Jujur saja bagian ini adalah bagian yang membuat saya agak takut. Banyaknya variasi dengan kombinasi skill yang berbeda-beda membuat saya merasa overwhelm. Pada satu sisi, saya ingin karakter saya terus semakin kuat. Tapi pada sisi yang lain, saya juga tidak bisa sembarangan ketika menggabungkan Persona. Karena tidak semua Persona memiliki skill yang saya perlukan.
Cafe Leblanc Sebagai Intermission
Cafe Leblanc akan hadir kembali di Persona 5 Tactica dan akan menjadi hideout bagi Rebel Corp dan Phantom Thieves of the Hearts. Cafe ini akan berfungsi sebagai intermission atau tempat beristirahat setelah menjalankan misi. Banyak hal yang bisa dilakukan pemain pada saat ini seperti menyaksikan interaksi karakter, menjalankan side quest, atau mengakses Velvet Room untuk mengkonfigurasi Persona.
Side quest di Persona 5 tidak selalu muncul dan hanya tersedia setelah momen tertentu. Jika kalian bisa menyelesaikan side quest, maka bisa mendapatkan skill poin yang bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan karakter. Kalian juga bisa mengulang level yang sudah diselesaikan untuk grinding atau melengkapi challenge dengan fitur Replay.
Persona 5 Tactica dari Segi Teknis
Untuk mereview Persona 5 Tactica saya menggunakan PC dengan spesifikasi i5-9400F, GeForce RTX 3060, dan RAM 16GB. Berhubung versi PC game ini sendiri tidak terlalu menuntut banyak dari segi spesifikasi, saya sama sekali tidak pernah mengalami masalah selama memainkannya.
Kesimpulan
Sebagai game spin-off dari franchise besar, Persona 5 Tactica sama sekali tidak memalukan. Justru menurut saya malah menawarkan sesuatu yang berbeda. Gameplay strategi yang dibalut dengan unsur-unsur modern juga menjadi daya tarik sendiri.
Jika melihat pasar dari game tactical RPG saat ini yang masih kurang, keputusan Sega dan Atlus untuk membuat Persona 5 Tactica sudah tepat. Tapi apakah game ini cukup menarik sehingga bisa menarik perhatian kalangan yang lebih besar dan tidak hanya untuk fans Persona saja? Itulah pertanyaan yang sesungguhnya.
Sega dan Atlus telah mengumumkan bahwa tactical RPG Persona 5 Tactica telah dirilis hari ini! Kalian bisa memainkannya di Xbox Game Pass, Xbox Series, Xbox One, Windows, PS5, PS4, Nintendo Switch, dan Steam. Persona 5 Tactica merupakan game spinf-off dari Persona 5 yang menggunakan gameplay strategi. Game ini masih membawa fitur-fitur khas dari Persona 5 seperti One More dan All-Out Attacks.
Cerita dari Persona 5 Tactica adalah tentang Joker dan teman-temannya yang terbawa ke dunia misterius dengan gaya abad pertengahan. Mereka lalu diserang oleh pasukan berbaju besi bernama Legionnaires. Untungnya Erina bersama Rebel Corp datang menolong dan berhasil membebaskan Joker dan Phantom Thief. Untuk membalas budi Erina, Joker dan teman-temannya memutuskan untuk membantu Rebel Corp melawan penguasa dari dunia tersebut.
Khusus untuk wilayah Asia Tenggara, Sega dan Atlus telah menyiapkan edisi Limited Edition yang berisi full game, Stainless steel tumbler, Metal pin, dan Tote bag. Bagi mereka yang membeli versi fisik Persona 5 Tactica juga akan mendapatkan bonus Rally Towel.
Untuk merayakan perilisan Persona 5 Tactica, Sega mengadakan event giveaway yang berhadiah Nintendo Switch OLED. Detailnya bisa kalian lihat di sini.
Final Fantasy VII adalah seri Final Fantasy yang paling sering di monetisasi oleh Square Enix. Mulai dari film sampai dengan game di berbagai platform. Karenam terlalu banyak cabangnya, cerita dari Final Fantasy VII menjadi terlalu luas. Masalah ini sepertinya sedang diatasi oleh Square Enix dengan mencoba menyelaraskan semuanya ke dalam satu cerita. Dimulai dari Final Fantasy VII Remake dengan Advent Children.
Producer Yoshinori Kitase dalam acara French Game Expo telah mengkonfirmasi kepada Gamesradar bahwa cerita dari trilogi Final Fantasy VII Remake akan menyambung dengan Advent Children. Karena rencana ini, Advent Children akhirnya resmi menjadi bagian dari canon Final Fantasy VII Remake.
Kitase juga mengungkap bahwa akan ada beberapa tambahan di Final Fantasy VII Remake. Tujuannya adalah agar cerita game ini tidak basi. Ia memastikan bahwa meski ada perubahan, tapi akan tetap berada di dalam jalur agar tidak melenceng jauh dari Advent Children nantinya.
Kitase juga mengakui bahwa proyek Final Fantasy VII Remake yang ia kerjakan juga terinspirasi dari film Star Wars” The Empires Strikes Back. Menurutnya film tersebut adalah contoh bagaimana cara membuat karya trilogi yang sukses.
Final Fantasy VII Rebirth akan rilis pada tanggal 29 Februari 2024 eksklusif di PS5.
Sega telah merilis informasi baru untuk game strategi Unicorn Overlord. Informasi yang diungkap adalah mengenai berbagai macam mekanik yang ada di dalam game. Dimulai dari membebaskan kota yang dikuasai oleh pasukan Imperial. Setelah kota tersebut bebas, pemain bisa mengakses toko dan fasilitas lainnya. Pemain juga bisa membangun ulang kota tersebut dan merekrut penjaga.
Mekanik lainnya adalah membangun benteng dimana pemain bisa melakukan mock battle dengan unit yang sudah disusun. Untuk membiayai benteng, pemain harus menggunakan Honor yang bisa didapat dari menyelesaikan quest, menang dalam pertarungan, dan masih banyak lagi. Semakin besar bentengnya, semakin besar pula popularitas pemain sehingga dapat merekrut tentara bayaran.
Selain bertempur dan mengurus kota, pemain juga bisa bercocok tanam atau menambang. Sumber daya yang didapat bisa digunakan untuk mengembangkan kota.
Unicorn Overlord akan menggabungkan unsur-unsur baru dengan elemen klasik game 16-bit untuk menciptakan game yang unik. Cerita dari Unicorn Overlord terjadi di Fevrith yang menjadi rumah bagi lima negara: Kingdom of Cornia, Drakenhold, Elheim, Bastorias, dan Holy Kingdom of Albion. Pemberontakan dipimpin oleh Jenderal Valmore terjadi di Kingdom of Cornia dan menciptakan perang. Karakter utama dari Unicorn Overlord adalah Alain, adalah pangeran dari Cornia yang selamat dan pemberontakan dan memimpin Liberation Army.
Unicorn Overlord akan rilis pada tanggal 8 Maret 2023 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan Nintendo Switch.
Sega dan Cygames telah merilis informasi baru untuk game RPG Granblue Fantasy: Relink. Salah satu informasi baru yang diungkap adalah tentang karakter utama.
Pemain bisa memilih untuk menggunakan karakter utama pria bernama Gran atau karakter utama wanita bernama Djeeta. Selain itu diungkap juga dua karakter pendampung yaitu naga kecil bernama Vyrn dan Lyria, seorang gadis misterius yang memiliki kemampuan untuk menjinakkan primal beast.
Granblue Fantasy: Relink merupakah mahakarya seni dari Cygames dan CyDesignation yang merubah format 2D ke dalam bentuk 3D. Mulai dari lanskap, karakter, hingga objek yang dibuat dengan sedetil mungkin. Untuk desain karakter tim developer telah mengimplementasi fitur-fitur seperti lighting dan shading. Bagian ekspresi wajah juga akan ditingkatkan agar karakter terlihat lebih hidup.
Selain itu diungkap juga mekanik gameplay yang ada di Granblue Fantasy: Relink. Karakter kalian bisa menggunakan serangan jarak dekat maupun jauh dan juga magic. Ada juga mekanik Skybound Arts, serangan combo, dan fitur auto battle. Game ini juga memiliki lebih dari 100 side quest yang bisa dikerjakan sendiri atau bersama pemain lain dalam mode online multiplayer.
Granblue Fantasy: Relink akan rilis pada tanggal 1 Februari 2024 di PS5, PS4, dan PC.
EA dan gamenya The Sims harus berhati-hati. Sebabnya semakin banyak publisher dan developer yang tertarik untuk membuat game dengan genre sama seperti The Sims. Salah satunya adalah Krafton yang saat ini sedang mengembangkan game simulasi berjudul inZOI. Game ini diumumkan menjelang acara G-STAR 2023 yang diselenggarakan di Korea Selatan.
Video ini diambil pada masa awal pengembangan game sehingga terlihat masih kasar, namun secara kualitas sudah lebih baik dari The Sims. Dari gameplay bisa dilihat inZOI kurang lebih sama dengan The Sims. Game ini dikembangkan dengan menggunakan Unreal Engine 5. Belum ada pengumuman kapan game ini dirilis dan platform mana saja yang akan dituju.
Masih ingat dengan game third person shooter kepunyaan NCSoft yang diberi kode nama Project LLL? Semenjak pengumumannya pada tahun 2022, Project LLL lalu menghilang tanpa kabar. Barulah pada event G-Star 2023 yang berlangsung sekarang di Korea Selatan, NCSoft telah merilis trailer baru untuk game tersebut. Sayangnya masih belum ada keterangan kapan game tersebut akan dirilis.
Project LLL adalah game MMO Shooter dengan konsep Open World. NCSoft mengklaim bahwa dunia Open World di Project LLL akan sangat luas tanpa dibatasi oleh waktu loading. Dunia yang ada di game tersebut juga berbeda waktu. Mulai dari kota Seoul yang sudah hancur sampai dengan masa Byzantine Empire pada abad ke-10. Project LLL dibuat dengan menggunakan Unreal Engine 5.
Keberhasilan mengadaptasi Sonic dari game menjadi film layar lebar rupanya membuat Sega semakin percaya diri. Kedepannya tidak menutup kemungkinan jika akan ada IP lain dari Sega yang akan mengikuti jejak Sonic dan tidak terbatas hanya untuk film saja, melainkan bisa juga dalam bentuk yang lain.
Informasi ini diungkap oleh CNBC saat mewawancarai Sega Chief Operating Officer Shunji Ustumi. Ia mengakui bahwa saat ini Sonic sudah kembali berkat banyak kolaborasi yang dilakukan oleh Sega. Mulai dari film sampai dengan bekerjasama dengan platform yang lain. Ia juga menambahkan bahwa Sega masih memiliki banyak IP dan beberapa mungkin akan mendapatkan perlakukan yang sama seperti Sonic.
Dalam wawancara ini Ustumi juga sedikit membicarakan tentang bocoran tentang game baru yang sedang dipersiapkan oleh Sega untuk 2024. Ia mengatakan bahwa ada satu game Yakuza dan dua game Persona yang akan dirilis pada tahun 2024. Game Yakuza yang dimaksudnya ini jelas adalah Like a Dragon: Infinite Wealth. Sedangkan dua game Persona yang ia maksud salah satunya adalah Persona 3 Reload. Sedangkan satunya lagi masih belum diketahui. Apakah yang dimaksud oleh Utsui adalah Persona 6?