Konami Digital Entertainment Limited dan developer Inggris, Second Impact Games telah mengumumkan bahwa Super Crazy Rhythm Castle sudah tersedia secara global. Game ini bisa dimainkan di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC (Steam).
Super Crazy Rhythm Castle adalah game puzzle co-op campuran yang belum pernah ada sebelumnya. Game irama berbasis karakte ini akan membawa pemain ke dalam petualangan unik melalui kastil ajaib, dengan raja jahat yang bersikeras untuk menghancurkan irama yang diciptakan pemain.
Super Crazy Rhythm Castle Menampilkan lebih dari 30 trek untuk diikuti. Berbagai macam lagu dengan genre berbeda dari rock, hip hop, dubstep, hingga trek ikonik Konami dari game seri Castlevania, Gradius, dan Beatmania. Super Crazy Rhythm Castle bisa dimainkan dalam mode singleplayer maupun multiplayer.
Apakah nama judul game Subnautica terdengar familiar buat kalian? Game bergenre survival open world ini menceritakan tentang eksplorasi bawah laut, dimana pemainnya bisa menjelajahi palung dan bertemu dengan monster laut. Rupanya game yang dirilis tahun 2018 ini akan mendapatkan seri ketiganya, tapi tidak dalam waktu dekat dirilisnya. Game ketiga Subnautica rencananya akan dirilis pada 2025.
Informasi mengenai game ketiga Subnautica ini diumukan oleh publisher Krafton dalam laporan keuangannya. Tidak ada keterangan mengenai judul dari gamenya maupun platform apa yang dituju. Dalam laporan hanya disebutkan “The Next Subnautica”.
Game Subnautica pertama kali dirilis pada 2018 oleh developer Uknown Worlds. Pada 2021 developer ini kembali merilis sekuelnya yaitu Subnautica: Below Zero. Nah kira-kira apa judul dari Subnautica yang ke tiga?
Kabar baik buat gamer PC! Event diskon Steam Autumn Sale telah dimulai. Kalian bisa berbelanja game PC dengan harga yang lebih murah dibandingkan aslinya. Steam Autumn Sale akan berlangsung dari tanggal 21 sampai dengan 28 November 2023.
Publisher Sega juga akan ikut berpartisipasi dalam Steam Autumn Sale. Game seperti Sonic Superstars akan didiskon sampai dengan 30%, lalu Like a Dragon: Ishin!, Puyo-Puyo, Tetris 2, Etrian Odyssey III HD juga akan dijual dengan harga spesial. Detailnya bisa dilihat di sini.
Tidak ketinggalan, PlayStation juga akan mendiskon harga-harga gamenya di Steam selama Autumn Sale berlangsung. Horizon Zero Dawn: Complete Edition, Prestor: Hunting Grounds, HELLDIVERS akan didiskon sampai dengan 75% dan masih banyak lagi. Detailnya bisa dilihat di sini.
Selain mendiskon harga game, Steam juga akan menggelar event Steam Awards 2023. Ada 11 kategori yang dinominasikan pada Steam Awards 2023 yaitu:
Game of the Year Award
VR Game of the Year Award
Labor of Love Award
Best Game on Steam Deck Award
Better With Friends Award
Outstanding Visual Style Award
Most Innovative Gameplay Award
Best Game You Suck At AwardBest Soundtrack Award
Outstanding Story-Rich Game Award
Sit Back and Relax Award
Steam Awards 2023 berbasis kepada komunitas gamer yang menggunakan layanan Steam. Jadi jangan heran jika beberapa kategori bahkan game yang dinominasikan seperti tidak masuk akal. Untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat di sini.
Apakah kalian akan ikut belanja game di Steam Autumn Sale?
Jangan berharap bisa memainkan game Warhammer 40.000: Space Marine 2 di tahun ini. Publisher Focus Entertainment telah mengumumkan bahwa perilisan game tersebut akan diundur dari Desember 2023 menjadi paruh kedua 2024. Informasi ini diumumkan dalam update yang dibagikan setelah event Paris Games Week di awal bulan November.
Pihak Focus Entertainment beralasan bawah penundaan ini disebabkan oleh developer yaitu Saber Interactive yang memerlukan lebih banyak untuk untuk memoles gamenya. Baik Focus maupun Saber berkomitmen untuk merilis Warhammer 40.000: Space Marine 2 dengan kualitas terbaik. Sehingga keputusan untuk menunda perilisan terpaksa harus diambil.
Warhammer 40.000: Space Marine 2 adalah game third person shooter yang mengangkat tema Warhameer 40k. Cerita game ini akan melanjutkan dari game pertamanya. Karakter utama di game adalah Captain Titus dari Ultramarine. Ia ditugaskan untuk membantu pasukan Imperial Guards melawan serbuan alien Tyranids. Warhammer 40.000: Space Marine 2 nantinya akan tersedia di platform PS5, Xbox Series, dan PC.
Square Enix sepertinya sedang ketagihan membuat game dengan format 2.5D. Setelah Octopath Traveler, giliran franchise Star Ocean yang menerima perlakuan tersebut. Star Ocean: The Second Story R adalah gamenya.
Star Ocean: The Second Story R dibuat oleh developer Gemdrops dan Square Enix. Game ini merupakan versi remake dari game Star Ocean The Second Story yang rilis pada tahun 1998. Implementasi format 2.5D ke dalam game yang sudah berumur 25 tahun ini membuatnya seakan-akan adalah game yang berbeda. Tapi jika dilihat dari intinya, game ini tetap sama dengan versi originalnya.
Game ini tersedia PS5, PS4, Nintendo Switch, dan PC. Kebetulan untuk review saya menggunakan versi PC. Berikut adalah pendapat saya tentang Star Ocean: The Second Story R.
Kembali Bertualang dengan Claude dan Rena
Cerita dari Star Ocean: The Second Story R masih tetap sama dengan game originalnya. Pemain bisa memilih untuk menggunakan antara Claude C. Kenny atau Rena Lanford. Keduanya merupakan karakter utama dan nantinya akan bertualang bersama. Namun ada beberapa momen dalam cerita yang hanya tersedia khusus untuk satu karakter saja.
Semuanya diawali dari ekspedisi Claude bersama ayahnya Ronyx J. Kenny ke planet Milokeenia. Secara mendadak Claude terhisap ke dalam portal yang diciptakan oleh alat misterius. Ia lalu terlempar ke planet bernama Expel, dimana ia tidak sengaja bertemu dengan Rena. Keduanya lalu bertualang bersama untuk menemukan cara mengembalikan Claude ke tempat awalnya.
Alur cerita ini sebetulnya sudah bukan hal yang baru di franchise Star Ocean. Bisa dibilang semuanya menggunakan resep yang sama. Tapi hal yang harus diingat adalah Star Ocean The Second Story adalah game kedua Star Ocean. Jadi bisa dibilang game inilah yang mengawali tren tersebut.
Bagi kalian yang mungkin sudah pernah memainkan Star Ocean The Second Story dulu di konsol PSOne, versi remake ini merupakan nostalagia. Tapi buat kalian yang belum pernah, maka ini kesempatan kalian untuk mencoba sesepuhnya game RPG dengan tampilan grafis yang kekinian.
Ada 13 Playable Character dan Private Action
Star Ocean: The Second Story R memiliki 13 karakter (Termasuk Claude dan Rena) yang bisa digunakan. Kalian akan bertemu mereka seiring perjalanan cerita dan diberikan kebebasan untuk mau merekrut atau tidak. Beberapa karakter bahkan memiliki syarat yang harus dipenuhi jika ingin direkrut. Jika kalian ingin mendapatkan semuanya, artinya kalian harus memainkan game ini lebih dari sekali.
Tidak hanya itu, setiap karakter juga akan memiliki sesi yang dinamakan Private Action. Sesi ini hanya bisa diaktivasi di kota. Ketika Private Action berjalan, karakter pendamping akan pergi dari grup dan berpencar. Kalian sebagai Claude atau Rena nantinya bisa berinteraksi dengan mereka dan mendapatkan momen spesial.
Grafis Tetap Klasik dengan Kemasan Baru
Star Ocean: The Second Story R memadukan dua gaya yaitu 2D dengan 3D. Bagian 2D adalah untuk desain karakter yang masih menggunakan gaya pixel. Sedangkan untuk bagian 3D diimplementasi pada background atau latar. Jadi ketika kalian memainkan game ini, karakter kalian yang masih bergaya pixel dapat berjalan-jalan di tempat yang sudah dalam format 3D. Game dengan gaya seperti ini masih jarang, apalagi untuk genre RPG.
Jujur saja, saya jarang memainkan game dengan format 2.5D. Pada awalnya saya merasa agak kurang sreg dengan grafisnya. Namun pemikiran ini hilang setelah tiba pada bagian pertama dimana Claude bertemu dengan Rena. Hutan yang menjadi latarnya terlihat indah, apalagi ditambah dengan efek-efek cahaya yang menembus dedaunan. Momen tersebut juga tidak saya dapatkan hanya pada satu lokasi saja, tapi hampir di semuanya. Ketika berkunjung ke kota kerajaan Krose misalnya, saya bisa melihat bagaimana megahnya istana yang berdiri tepat di tengah-tengah kota.
Efek ini tidak hanya diperlihatkan pada saat eksplorasi saja, tapi juga ketika dalam battle. Developer Gemdrops membuat grafis saat battle tidak terlihat aneh dengan mengakali sudut pandangnya. Ukuran karakter akan semakin mengecil ketika berjalan ke arah atas sehingga menciptakan ilusi seakan-akan tempat tersebut besar.
Perubahan lainnya adalah visual dari magic atau Symbology. Developer telah merombak ulang sehingga visual yang ditampilkan ketika karakter menggunakan magic akan sangat berbeda dengan game originalnya.
Tempo Gameplay yang Cepat
Meski menggunakan embel-embel RPG, Star Ocean: The Second Story R tidak menggunakan mekanik turn based pada saat battle. Tapi justru lebih ke arah action RPG dimana kalian sebagai pemain harus menekan tombol-tombol tertentu untuk melakukan serangan atau menghindari serangan. Ini membuat tempo permainan saat battle menjadi lebih cepat dan juga menantang.
Ada dua jenis serangan yang bisa digunakan oleh karakter yaitu normal dan Symbology. Normal attack adalah serangan biasa berjarak dekat yang juga bisa untuk mengganggu casting musuh. Sedangkan Symbology bisa memberikan damage besar, tapi memiliki waktu untuk casting. Setiap karakter akan memiliki spesialisasinya antara menggunakan normal attack atau Symbology.
Fitur baru yang diperkenalkan adalah Assault Mode. Cara kerja dari fitur ini adalah memanggil anggota tim yang berada di kursi cadangan untuk bergabung sementara dalam pertarungan dan setelah itu pergi. Bisa dibilang fitur ini mirip dengan summon. Karakter yang bisa dipanggil juga tidak hanya karakter dari game saja, tetapi akan ada juga karakter tamu dari game Star Ocean yang lain. Assault Mode memiliki cooldown yang lama. Jadi pastikan untuk menggunakannya pada momen yang tepat.
Ketika bertarung melawan musuh, kalian hanya bisa menggerakkan satu karakter saja. Sedangkan sisanya akan digerakkan oleh AI. Dalam menu Strategy kalian bisa memberikan perintah kepada AI. Kalian bisa memintanya untuk melakukan serangan brutal tanpa mempedulikan MP. Kalian juga bisa memerintah sebaliknya yaitu terus melakukan normal attack agar tidak menghabiskan MP. Semuanya tergantung kepada taktik kalian.
Lebih Kompleks dengan Adanya Improve
Untuk membuat karakter lebih kuat, kalian harus menaikkan atributnya dengan fitur Improve. Melalui fitur ini kalian bisa menaikkan atribut misalnya seperti menaikkan efek dari serangan fisik atau serangan magic. Selain untuk atribut, melalui Improve kalian juga bisa menaikkan level dari skill yang dimiliki oleh karakter. Semakin tinggi levelnya, semakin sakit damagenya atau semakin efektif efeknya.
Poin untuk menaikkan atribut ini bisa didapatkan setiap kali memenangkan battle. Hal yang harus kalian ingat adalah poin yang sudah didistribusikan tidak dapat ditarik kembali.
Fitur Improve juga bisa digunakan untuk memperoleh talent yang nantinya digunakan untuk membuka Speciality tertentu. Speciality bisa kalian anggap sebagai profesi. Kalian bisa membuat karakter kalian menjadi ahli untuk membuat senjata atau armor, ahli memasak, menjadi kurator benda antik, dan masih banyak lagi.
Meski kelihatannya kurang berguna, beberapa Speciality seperti membuat senjata justru penting dan perlu dilakukan. Sebabnya ada beberapa musuh di game ini yang tidak kenal ampun. Bahkan dengan senjata paling kuat yang dijual di toko, masih sulit untuk mengalahkannya. Jika karakter kalian memiliki Speciality untuk membuat senjata, maka kalian bisa mendapatkan senjata kuat yang bahkan tidak dijual di toko.
Star Ocean: The Second Story R Dari Segi Teknis
Star Ocean: The Second Story R dari spesifikasi tidak menuntut banyak. Saya menggunakan PC dengan spesifikasi i5-9400F, GeForce RTX 3060, dan RAM 16GB untuk memainkan game ini dan tidak pernah mengalami masalah.
Kesimpulan
Dari segi kualitas saya menyimpulkan bahwa Star Ocean: The Second Story R adalah game remake yang mengungguli versi originalnya. Gabungan gaya 2D dengan 3D membuat Star Ocean The Second Story R membuat game ini tampil lebih fresh. Ditambah lagi penambahan fitur-fitur baru seperti Assault Mode yang membuat gameplay menjadi lebih seru dan menantang.
Jika kalian ingin bernostalgia dengan Star Ocean The Second Story, maka saya sangat menyarankan untuk memainkan versi remakenya ini. Buat kalian yang mungkin penasaran seperti apa game 2.5D, saya juga menyarankan untuk mengawalinya dengan Star Ocean: The Second Story R.
Kabar baru datang dari pencipta NieR: Automata, Yoko Taro dan Yosuke Saito. Dalam event di G-STAR 2023, keduanya mengakui bahwa mereka sedang mengerjakan game baru. Game ini bukan dari franchise NieR: Automata melainkan sebuah IP baru.
Dilansir dari 4gamer, Yosuke Saito menjelaskan bahwa pengembangan game NieR akan terus berlanjut selama Yoko Taro masih hidup. Setelah itu ia mengungkap game selanjutnya yang sedang ia kerjakan bersama dengan Yoko. Jika semuanya berjalan lancar, game tersebut akan diungkap oleh mereka tahun depan.
Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian fans dari franchise game NieR?
Promo penjualan Black Friday di PlayStation Store sudah tiba! Mulai dari tanggal 17 November hingga 27 November, gamers yang berlangganan PlayStation Plus dapat menghemat hingga 30% pada paket keanggotaan 12 bulan, yang juga berlaku untuk anggota PlayStation Plus yang ingin memperpanjang periode keanggotaan mereka.
Anggota PlayStation Plus saat ini dapat menghemat 25% saat meng-upgrade paket saat ini ke PlayStation Plus Extra, atau menghemat 30% saat meng-upgrade ke PlayStation Plus Deluxe. Dengan PlayStation Plus Extra dan Deluxe, kalian dapat menemukan ratusan judul PS4 dan PS5 melalui Katalog Game dan Katalog Klasik, termasuk game-game terkenal seperti Horizon Forbidden West, Ghostwire: Tokyo, Sea of Stars, dan banyak lagi.
Diskon besar juga tersedia di PlayStation Store untuk Black Friday. Mulai tanggal 17 November, dapatkan penawaran pada game-game PS5 dan PS4, termasuk judul-judul populer seperti EA Sports FC 24, NBA 2K24, Diablo IV, dan masih banyak lagi. Pastikan untuk mengunjungi PlayStation Store.
Sega dan RGG Studio telah membagikan informasi baru untuk Like a Dragon: Infinite Wealth. Informasi yang dibagikan adalah tentang pekerjaan atau job class baru dengan fitur kustomisasi yang lebih mendalam. Setiap karakter rupanya akan memiliki job yang berbeda satu sama lainnya.
Ichiban Kasuga memiliki job unik yang bernama Hero dengan ciri khas membawa pemukul baseball. Kazuma Kiryu akan memiliki job Dragon of Dojima yang memiliki daya rusak besar dan bisa diganti-ganti antara tiga style. Partner Ichiban, Yu Nanba masih menggunakan job Homeless Guy seperti di game sebelumnya. Sedangkan Kochi Adachi dan Saeko Mukoda juga masih memiliki job mereka yang lama yaitu Detective dan Barmaid.
Tiga karakter baru di Like a Dragon: Infinite Wealth; Eric Tomizawa, Chitose Fujinomiya, dan Seonhee masing-masing akan memiliki job yang berbeda. Eric yang adalah seorang supir taksi menggunakan job Cabbie. Chitose Fujinomiya yang berbadan atletis menggunakan job Heiress, dan Seonhee menggunakan job Assassin yang ahli dalam memakai senjata berbahaya.
Like a Dragon: Infinite juga akan memperkenalkan deretan job baru. Job ini bisa dipakai oleh siapa saja asalkan sesuai dengan gendernya. Untuk pria, job yang tersedia adalah Samurai, Aquanaut, dan Desperado. Sedangkan untuk wanita adalah Kunoichi, Housekeeper, dan Geodancer.
Like a Dragon: Infinite Wealth akan rilis pada tanggal 26 Januari 2024 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC.
Halaman Steam Final Fantasy VII Ever Crisis sudah bisa diakses mulai hari ini. Sayangnya halaman ini tidak bisa dibuka oleh gamer dari Indonesia karena tidak tersedia. Sama seperti versi mobilenya di PlayStore dan Appstore yang tidak tersedia di Indonesia, versi PC Final Fantasy VII Ever Crisis sepertinya juga menerima perlakukan yang sama.
Buat kalian yang belum tahu, Final Fantasy VII: Ever Crisis awalnya adalah game mobile untuk Android dan iOS. Game ini merupakan kompilasi dari semua game Final Fantasy VII, mulai dari Before Crisis sampai dengan Final Fantasy VII. Bahkan film Final Fantasy VII Advent Children juga ada di Final Fantasy VII: Ever Crisis. Game ini ditujukan untuk singleplayer dan memiliki sistem episodic.
Naughty Dog telah mengumumkan The Last of Us Part II Remastered untuk PS5. Game ini merupakan versi remaster dari The Last of Us Part II untuk PS4 yang rilis tahun 2020. Tanggal rilis dari The Last of Us Part II Remastered akan jatuh tanggal 19 Januari 2024.
The Last of Us Part II Remastered akan mengalami peningkatan dari segi teknologi untuk grafis dan visual, penambahan mode baru, serta konten behind-the-scenes untuk mengetahui pembuatan The Last of Us Part II di belakang layar. The Last of Us Part II Remastered juga memiliki mode Guitar Free Play.
The Last of Us Part II Remastered akan menghadirkan mode baru yang dinamakan No Return. Mode ini berupa roguelike dimana pemain bisa memilih berbagai macam karakter dari franchise The Last of Us. Pemain dapat menentukan jalur mereka sendiri di setiap permainan yang juga menentukan jalur dan musuh apa yang dilawan.
Bagi pemilik The Last of Us Part II di PS4 dapat mengupgrade gamenya ke The Last of Us Part II Remastered di PS5 dengan harga USD10. Detail lebih lanjut bisa dilihat di sini.