Konami telah merilis trailer baru Contra: Operation Galuga. Video ini memperkenalkan karakter-karakter yang dapat digunakan dalam game ini. Total ada enam karakter yang bisa dipilih pemain.
Bill Rizer dan Lance Bean yang merupakan karakter original game Contra dipastikan hadir kembali. Lalu ada Lucia dan Ariana, dua karakter wanita. Ada juga dua karakter robot di Contra: Operation Galuga yaitu Stanley ironside yang menggunakan armor seperti Iron-Man, dan Proboctector yang awalnya adalah robot untuk latihan diubah menjadi robot perang.
Contra: Operation Galuga akan kembali ke alur permainan klasik serial ini seperti game Contra original dari tahun 1980an. Senjata dan lingkungan ikonik bertemu dengan latar baru, musuh dan bos baru, mekanik baru, sistem power-up yang telah ditingkatkan, dan tentunya grafis serta suara modern.
Contra: Operation Galuga akan dirilis pada awal tahun 2024 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC.
Bandai Namco telah merilis trailer pengumuman petarung yang akan hadir di Tekken 8. Pada trailer ini yang diperlihatkan adalah Sergei Dragunov, anggota dari kelompok Spetsnaz dari Rusia yang merupakan ahli bela diri Sambo. Dragunov sudah hadir di franchise Tekken sejak Tekken 5: Dark Resurrection.
Tekken 8 akan rilis pada tanggal 26 Januari 2024 di PS5, Xbox Series, dan PC.
Pengumuman Grand Theft Auto VI beberapa hari lalu rupanya menimbulkan riak yang besar di internet. Beragam meme, video, artikel muncul membicarakan tentang game ini. Video trailer perdana Grand Theft Auto VI juga ikut kebanjiran view.
Tercatat sampai berita ini dibuat, trailer ini sudah ditonton sebanyak 114 juta kali dengan jumlah like 9,6 juta! Data ini menjadikan trailer Grand Theft Auto VI sebagai trailer game dengan engagement terbesar dalam sejarah. Padahal trailer ini sama sekali tidak menampilkan gameplay langsung, melainkan hanya cuplikan dari bagian cinematic dan cutscene.
Grand Theft Auto VI rencananya akan rilis di tahun 2025 untuk konsol PlayStation dan Xbox. Cerita dari game ini berlatar di kota Vice City dengan karakter utama Jason dan Lucia. Rockstar mengklaim bahwa game ini akan menjadi seri Grand Theft Auto yang paling imersif.
Avatar buatan James Cameron merupakan franchise besar, dan seperti franchise besar lainnya pasti akan dibuat versi gamenya. Pada 2009 game Avatar pertama diluncurkan untuk PS3, Xbox 360, dan PC. Sekarang di penghujung tahun 2023 game Avatar untuk konsol next-gen dirilis. Uniknya kedua game tersebut sama-sama milik Ubisoft.
Kebetulan saya mendapatkan kesempatan untuk memainkan lebih dulu versi PC game Avatar 2023 atau yang judul lengkapnya adalah Avatar: Frontiers of Pandora. Game ini dibuat oleh developer in-house Ubisoft, Massive Entertainment yang bekerjasama dengan Lighthouse Entertainment dan Disney.
Kesan pertama yang saya dapat dari game ini adalah grafisnya yang luar biasa sehingga bisa memberikan visual yang wah! Mengenai kesan bahwa Avatar: Frontiers of Pandora tidak lebih adalah versi reskin dari game Far Cry, saya kurang setuju. Game ini mungkin meminjam beberapa fitur dari Far Cry. Tapi secara keseluruhan Avatar: Frontiers of Pandora adalah game yang memiliki identitasnya sendiri.
Ayo Kembali ke Planet Pandora!
Avatar: Frontiers of Pandora menceritakan tentang Na’Vi yang dibesarkan oleh manusia. Mereka diajarkan tentang kebudayaan dan pendidikan milik manusia sehingga melupakan identitas aslinya. Salah satu dari Na’Vi ini adalah karakter utama yang dikendalikan oleh kalian pemain. Kalian bisa menentukan gendernya dan juga melakukan kustomisasi karakter sebelum memulai permainan.
Lanjut, setelah peristiwa yang terjadi di film Avatar pertama (Avatar: Frontiers of Pandora adalah canon), karakter kalian bersama Na’Vi yang lain “ditidurkan” agar tidak dieksekusi oleh RDA (Resources Development Administration). Setelah tertidur sekian lama, kalian mendadak dibangunkan kembali untuk membantu pemberontakan yang terjadi di planet Pandora. Beberapa manusia yang menolak bekerjasama dengan RDA bergabung bersama Na’Vi untuk melawan proses kolonisasi di Pandora.
Plot cerita game ini akan semakin dalam karena karakter kalian rupanya bukan berasal dari sembarang klan Na’Vi. Siapakah sebenernya karakter Na’Vi yang kalian gunakan? Kalian harus memainkan gamenya untuk mengetahui jawabannya.
Begitulah latar cerita dari main story Avatar: Frontiers of Pandora. Jika dilihat ada persamaan dari pola cerita antara Avatar: Frontiers of Pandora dengan Far Cry 6 yaitu sama-sama tentang pemberontakan melawan penguasa.
Pengisi Suara Kurang Yahud
Hal yang menurut saya kurang dari Avatar: Frontiers of Pandora adalah pengisi suara dari karakter utama. Saya menggunakan Na’Vi pria sebagai karakter utama dan menurut saya suaranya terlalu datar. Kepribadian karakter saya juga agak menyebalkan karena sering merengek dan mengeluh. Padahal awalnya saya berharap karakter saya bisa seperti Jake Sully di film Avatar. Untuk informasi kalian, game ini hanya menyediakan tiga tipe suara saja.
Mungkin penyebabnya adalah tidak adanya aktor/aktris atau pengisi suara terkenal yang ikut serta di Avatar: Frontiers of Pandora. Sebagai game yang diadaptasi dari salah satu film fantasi termegah yang pernah ada, seharusnya game ini juga didukung oleh pengisi suara yang mumpuni untuk membuat pemain tetap tertarik untuk mengikuti ceritanya.
Game yang Tergolong Demanding Dari Segi Grafis
Keunggulan utama dari game Avatar: Frontiers of Pandora terletak pada kualitas grafisnya. Dunia Pandora yang indah dan eksotis bisa dibawa dengan sempurna ke dalam game. Developer Massive Entertainment menggunakan Snowdrop Engine untuk membuat Avatar: Frontiers of Pandora. Sekarang kalian tahu kenapa grafis game ini luar biasa.
Western Frontier yang merupakan lokasi dari game Avatar: Frontiers of Pandora dipenuhi oleh hutan dengan beragam jenis tanaman. Mulai dari pohon besar yang kulitnya seperti sisik kadal sampai dengan tanaman dengan bentuk “alien”. Sedikit spoiler, tanaman di dalam film Avatar yang menguncup ketika dipegang ada di dalam game ini.
Penggunaan special effect ray tracing juga terlihat sangat kentara di Avatar: Frontiers of Pandora. Pada siang hari (Ya, game ini memiliki siklus waktu) kalian bisa melihat sinar yang menembus dedaunan atau refleksi cahaya di air. Pada malam hari yang seharusnya gelap, giliran tanaman yang memunculkan cahaya. Jika kalian menyimak lore dari Avatar, kalian akan tahu bahwa hampir semua mahluk hidup di planet Pandora memiliki bioluminesensi atau dapat berpendar di dalam gelap. Lore tersebut juga dapat diperlihatkan dengan baik di dalam game.
Hutan yang gelap berubah menjadi terang pada malam hari. Setiap tanaman memunculkan cahaya dengan warna dan pola yang berbeda-beda. Tidak hanya tanaman, hewan dan Na’Vi juga memiliki bioluminesensi. Inilah yang membuat malam hari menjadi momen favorit saya untuk menjelajahi hutan.
Saran saya jika memungkinkan gunakan semua special effect yang ada di PC kalian. Berbeda dengan game lain yang bisa tetap optimal meski tanpa special effect, Avatar: Frontiers of Pandora justru baru mempesona jika semua special effect berjalan. Sayang jika kalian sampai melewatkan sensasinya.
Jelajahi Dunia Open World Tanpa Loading
Wilayah Western Frontier di Avatar: Frontiers of Pandora sangat luas dan bisa dieksplorasi tanpa loading. Setiap daerah memiliki ciri khas yang membedakan satu sama lain. Kalian bisa menemukan daerah yang dipenuhi oleh tanaman lebat, ada juga yang berupa padang rumput luas dengan aliran air tempat hewan seperti Titanothere merumput. Bahkan formasi batuan melayang seperti Hallelujah Mountain di film Avatar juga ada di game ini.
Menurut saya eksplorasi di Avatar: Frontiers of Pandora adalah salah satu hal terbaik dalam game. Menjelajahi hutan sambil melihat keragaman flora dan fauna sekaligus menikmati bentang alamnya membuat game ini terasa sangat imersif. Tapi sebaliknya, eksplorasi juga merupakan hal terburuk di game ini.
Pada bagian awal cerita ketika belum ada transportasi untuk bergerak secara cepat, saya menghabiskan banyak waktu hanya untuk berjalan dari satu titik ke titik yang lain. Belum lagi sistem navigasi di game ini yang hampir tidak ada. Jangan harap ada waypoint yang bisa digunakan sebagai penuntun jalan.
Game ini memang memiliki fitur marking untuk menjadi penanda. Selain itu ada juga fitur Na’Vi Sense seperti indra keenam untuk mengetahui lokasi dari main objective. Tapi menurut saya keduanya kurang berguna untuk dijadikan sebagai alat navigasi.
Pada bagian pertengahan cerita, kalian bisa menunggangi Ikran. Jika sudah sampai di tahap ini eksplorasi akan jadi lebih mudah dan cepat. Berbicara tentang Ikran, momen dimana karakter saya pertama kali bisa terbang dengan Ikran adalah momen yang paling menggetarkan hati. Sayangnya ketika dalam posisi terbang sudut pandang akan berubah menjadi third person, bukan lagi first person.
Pastikan juga untuk memainkan Avatar: Frontiers of Pandora dengan speaker yang bagus. Jika kalian punya headphone akan lebih baik lagi. Karena setiap kali karakter kalian berjalan di atas dedaunan dan batu, suara dari langkah kakinya akan berbeda-beda. Ini mungkin adalah sesuatu yang kecil, tapi menurut saya ini cukup mengagetkan karena developer masih memperhatikan hal seperti ini.
Gameplay Hasil Racikan dari Game-Game Lain
Avatar: Frontiers of Pandora adalah game first-person shooter. Untuk bertahan hidup, karakter kalian akan dibekali oleh dua tipe senjata yaitu senjata Na’Vi dan senjata manusia. Senjata Na’Vi yang menurut saya adalah senjata terkuat di game terdiri dari busur dan tongkat Staf Sling yang bisa digunakan untuk melemparkan bom. Sedangkan senjata manusia adalah senjata api seperti assault rifle, shotgun, dan juga grenade.
Kehadiran dua tipe senjata ini disesuaikan dengan alur cerita, dimana karakter kalian adalah Na’Vi yang dibesarkan di dua dunia. Inilah yang membuat karakter kalian mengerti bagaimana cara menggunakan semua jenis senjata. Karakter Na’Vi kalian juga bisa menjadi hacker dengan menggunakan tool bernama SID.
Setiap senjata akan memiliki jenis amunisi yang berbeda-beda. Kalian bisa menggunakan busur dengan panah yang bisa meledak atau menyebarkan awan racun. Amunisi ini bisa kalian buat dengan crafting. Bahkan crafting amunisi bisa dilakukan saat kalian sedang bertempur, sama seperti di franchise Horizon milik Guerrilla Games.
Senjata dan armor di Avatar: Frontiers of Pandora juga bisa dibuat dengan crafting. Bahan untuk crafting bisa kalian temukan di hutan. Uniknya proses gathering setiap bahan memiliki syarat yang berbeda-beda. Jika syarat ini dipenuhi, kalian akan mendapatkan item dengan kualitas tinggi.
Misalnya untuk jenis tanaman jamur harus dipetik pada malam hari supaya bisa memberikan item dengan kualitas pristine. Cara mencabutnya pun harus sesuai dengan pola supaya tidak rusak. Meski kelihatannya merepotkan, mekanik ini menurut saya justru membuat game menjadi semakin imersif.
Hal yang sama juga berlaku kepada hewan buruan. Saya menyarankan untuk lebih dulu mengetahui titik lemah dari hewan yang diburu dengan Na’Vi Sense. Alasannya selain agar lebih mudah, juga supaya kalian bisa mendapatkan status clean kill dan tidak merusak item yang didapat. Sama seperti di filmnya, karakter kalian juga akan mendoakan hewan yang sudah dibunuh karena semuanya akan kembali ke Eywa.
Jika tidak ingin repot, kalian bisa membeli langsung dari NPC. Karena tidak memiliki mata uang, sistem yang digunakan adalah barter. Ketika kalian sudah bertemu dengan klan Na’Vi yang lain, kalian bisa menggunakan reputasi untuk membeli barang. Reputasi ini bisa dinaikkan dengan menjalankan side quest.
Avatar: Frontiers of Pandora Memiliki Sistem Quest Level
Developer mengimplementasi sistem di Avatar: Frontiers of Pandora yang sama dengan di The Division. Jika The Division memiliki Quest Level, game ini memiliki Quest Level. Jika level pemain dibahwa Quest Level, maka pemain tidak bisa menlanjutkan progression dari main story.
Untuk menaikkan level bisa dengan menggunakan equipment baru. Bisa juga dengan mengambil skill baru untuk karakter kalian dengan menyelesaikan side quest. Game ini memiliki enam skill tree (Satu skill tree adalah spesial dan satu lagi baru terbuka mengikuti cerita) yang masing-masing isinya berbeda. Misalnya skill tree Warrior akan memberikan skill untuk damage tambahan, sedangkan Survivor akan memberikan skill tambahan untuk health supaya lebih besar. Saran saya pastikan dulu skill yang ingin diambil sudah sesuai atau tidak karena tidak ada reset ulang.
Level di Avatar: Frontiers of Pandora ini penting untuk diperhatikan. Saya sempat beberapa kali luput dan tidak memperhatikan. Akibatnya saya terus-terusan dibully oleh musuh sampai sadar ternyata level karakter saya berada jauh di bawah musuh.
Bukan Berebut Benteng, Tapi Sabotase Tambang
Masih ingat mekanik mengklaim wilayah musuh di Far Cry dengan menguasai benteng atau markas? Fitur ini akan hadir di Avatar: Frontiers of Pandora tapi dengan tema yang berbeda. Manusia akan membangun tambang untuk mengambil sumber daya alam di Pandora. Penambangan ini menyebabkan munculnya pencemaran lingkungan. Misi kalian akan adalah menyabotase operasi penambangan untuk membersihkan lingkungan yang tercemar.
Setiap tambang akan dijaga oleh tentara manusia. Beberapa bahkan menggunakan exosuit seperti yang ada di dalam film. Tipe musuh seperti ini sulit untuk dikalahkan. Pemain akan diberikan dua opsi cara untuk melakukan sabotase. Pemain bisa melakukannya secara diam-diam atau stealth. Bisa juga dengan cara gun blazing dan langsung menyerbu musuh. Sekedar mengingatkan AI di game ini tidak terlalu pintar, tapi damage yang diberikan sakit.
Misi seperti ini perlu kalian lakukan karena akan berdampak juga dengan progression cerita dan crafting. Daerah yang merupakan lokasi tambang akan memiliki lingkungan yang tercemar. Akibatnya tanaman dan hewan di daerah tersebut akan terdampak dan memiliki status polluted dan membuat item yang didapat jelek kualitasnya.
Jangan berharap bisa sering bertemu dengan manusia ketika sedang melakukan eksplorasi. Biasanya mereka hanya ada di titik-titik tertentu saja. Jika sampai bisa bertemu secara random, biasanya itu karena kalian sedang beruntung.
Avatar: Frontiers of Pandora Dari Segi Teknis
Seperti yang sudah saya informasikan sebelumnya, Avatar: Frontiers of Pandora adalah game PC yang demanding. Jika kalian ingin mendapatkan experience secara utuh, PC kalian juga harus memiliki spesifikasi yang mumpuni.
Spesifikasi PC yang saya gunakan untuk memainkan Avatar: Frontiers of Pandora adalah CPU Ryzen 7 2700X, VGA GeForce RTX 4070 Ti, RAM 32GB dan SSD. Untuk setting grafis yang saya pakai adalah custom tapi mayoritas adalah high dengan DLSS Ultra Quality untuk upscaling. Jika ingin lebih maksimal saya sarankan untuk menggunakan monitor yang sudah mendukung kualitas 4k sekaligus speaker yang jernih suaranya.
Mengenai kendala teknis selama bermain, FPS di PC saya selalu konsisten di 60 FPS dan tidak pernah mengalami drop. Selain itu juga tidak ada crash atau stuttering. Sepertinya developer berhasil meracik Avatar: Frontiers of Pandora versi PC dengan baik.
Kesimpulan
Secara keseluruhan Avatar: Frontiers of Pandora adalah game yang bagus menurut saya. Avatar: Frontiers of Pandora berhasil membawa keindahan, keunikan, dan juga elemen aksi dari filmnya ke dalam game. Terutama dari segi grafisnya yang menurut saya adalah keunggulan utama. Menjelajahi Western Frontier yang dipenuhi hutan lebat dengan berbagai macam jenis flora dan fauna yang hidup di dalamnya akan memberikan pengalaman yang sangat imersif.
Sayangnya pada bagian awal game dimana mode transportasi masih terbatas, menjelajahi hutan dengan berjalan kaki memakan waktu terlalu lama. Belum lagi sistem navigasi yang kurang jelas. Ini memberikan kesan pertama yang kurang baik.
Menurut saya Avatar: Frontiers of Pandora ditujukan bagi pemain yang ingin merasakan Avatar versi game secara imersif. Tapi jika kalian berharap ingin merasakan keseruan perang antara Na’Vi dengan manusia, game ini mungkin kurang cocok buat kalian.
Avatar: Frontiers of Pandora sebetulnya memiliki mode Co-op. Tapi berhubung game yang saya mainkan masih dalam status review, saya tidak bisa mencobanya. Setelah gamenya rilis nati saya akan mencoba mode ini dan hasilnya akan ditambahkan di dalam review ini.
Tren membuat konten foto maupun video di kalangan anak muda, melatarbelakangi banyak produsen smartphone meluncurkan ponsel cerdas yang dibenamkan fitur kamera canggih. Tidak terkecuali Sharp, produsen elektronik asal Jepang ini pun meluncurkan flagship ponsel terbaru yang memenuhi ekspektasi pengguna akan sebuah ponsel cerdas yang memiliki kemampuan fotografi sekelas kamera mirrorless dan kinerja yang tangguh.
Sukses mencuri perhatian pasar Jepang, Sharp telah memboyong AQUOS R8s series ke pasar Indonesia di penghujung tahun 2023. “Smartphone AQUOS R8s Pro & AQUOS R8s yang kami bawa ke Indonesia tidak memiliki perbedaan sama sekali, baik dari spesifikasi dan fitur maupun desain dengan produk di Jepang. Kami memboyong produk ini ke Indonesia karena kami melihat tingginya minat penduduk Indonesia terhadap dunia fotografi dan videografi”, ungkap Shinji Teraoka, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia.
Menggunakan sistem operasi android terbaru, yaitu android 13 atau yang dikenal dengan kode android Tiramisu. SHARP AQUOS R8s series memiliki beragam kelebihan, seperti :
Tampilan Prima
Pada ponsel AQUOS R8s Pro dibenamkan layar Pro IGZO OLED 6,6 inci dengan resolusi 2.730 x 1.260 piksel. Layar R8s Pro mendukung kecepatan refresh variabel mulai dari 1 Hz hingga 240 Hz yang mengesankan. Ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 2, AQUOS R8s pro memiliki memori LPDDR5X 12 GB dan penyimpanan UFS 4.0 256 GB. Sedangkan pada R8s mengusung layar Pro IGZO OLED 6,4 inci, dengan resolusi 2.340 x 1.080 piksel dan mendukung kecepatan refresh variabel 1 Hz hingga 240 Hz.
Make it Pro dalam Fotografi dan Videografi
Tangkap dan abadikan berbagai objek foto dan video untuk hasil yang sempurna dengan menggunakan Sharp AQUOS R8s Series. Kamera utama AQUOS R8s Pro memiliki resolusi 47 MP (f/1.9), dengan depth sensor resolusi 1,9 MP. Dibekali Sensor kamera 1 inch AQUOS R8s Pro dapat menangkap gradasi warna, cahaya, lebih sedikit distorsi dan gambar yang lebih nyata. Sedangkan pada R8s dibekali kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 13 MP. Selain itu Sharp AQUOS R8s Pro dibenamkan sensor spectrum 14ch saluran yang dapat mendeteksi lebih dari 600 sumber cahaya yang berbeda, sehingga mengabadikan di dalam pencahayaan yang minim hasil foto akan tertangkap lebih terang.
Performa Sempurna
Dapur pacu dari Sharp AQUOS R8s series menggunakan CPU berkinerja tinggi Snapdragon 8 Gen 2 Mobile Platform serta dibekali memori penyimpanan berkapasitas 256 GB. variant AQUOS R8s Pro didukung dengan RAM 12GB sedangkan variant AQUOS R8s didukung dengan RAM 8GB, sehingga bermain game, browsing internet, nonton video atau hal produktif lainnya dapat dilakukan secara bersamaan sepuasnya namun tetap nyaman bagi pengguna. Sharp AQUOS R8s series bersertifikat IP68 waterproof yang anti terhadap debu dan air, bahkan dapat digunakan di dalam air hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit. Agar kenyamanan tidak terganggu saat bermain games, AQUOS R8s Pro terpasang baterai 5.000 mAh. sedangkan pada AQUOS R8s terpasang baterai 4.570 mAh.
New Heat Radiation Design
Kedua ponsel ini dilengkapi dengan cincin kamera terbuat dari material logam yang dapat menyerap dan mengantarkan panas sehingga pengguna dapat 3 kali lebih lama bermain game ataupun 2X lebih lama menggunakan kamera untuk menangkap gambar ataupun merekam objek bila dibandingkan dengan smartphone lain.
Aksesoris
Membidik taburan cahaya bintang, gemerlap kota Jakarta pada malam hari ataupun pesta kembang api saat perayaan tahun baru nanti akan lebih sempurna dengan lensa filter tambahan pada Sharp AQUOS R8s Pro, yang dilengkapi dengan multi layer – coating filter yang mampu menghasilkan gambar cahaya lebih berkilau. Aksesoris ini bisa didapatkan secara terpisah dari paket utama smartphone.
Ketersediaan
Sharp AQUOS R8s Series akan mulai tersedia dipasar Indonesia pada tanggal 12 Desember 2023. Tersedia dengan satu pilihan warna hitam, AQUOS R8s Pro dibanderol harga IDR 15.999.000 sedangkan untuk Sharp AQUOS R8s tersedia dua pilihan yaitu warna biru dan krem dilempar kepasasaran dengan harga IDR 12.999.000.
Pembelian secara pre- order dapat dilakukan mulai tanggal 6 Des – 12 Desember 2023. Selama masa pre-order Sharp Indonesia memberikan penawaran menarik berupa :
Setiap pembelian Sharp AQUOS R8s Pro di Erafone ataupun toko resmi akan mendapatkan voucher Traveloka senilai IDR 3.000.000 ditambah voucher gopay senilai IDR 1.000.000 dan mendapatkan clear case dan filter lensa untuk 100 pembeli pertama sedangkan pembelian melalui Cocoro life atau e-commerce lain akan mendapatkan voucher Traveloka senilai Rp 3.000.000 dan voucher Gopay senilai IDR 500.000 dan cashback senilai IDR 500.000
Setiap pembelian Sharp AQUOS R8s di Erafone ataupun toko resmi akan mendapatkan voucher Traveloka senilai IDR 2.000.000 ditambah dengan voucher Gopay senilai IDR 500.0000 sedangkan pembelian melalui Cocoro life atau Ecommerce lain akan mendapatkan voucher gopay senilai IDR 300.000 dan cashback sejumlah IDR 200.000.
Shigeru Kobayashi selaku President of Mobile Communication Business Unit, Sharp Corporation, mengatakan, “Kami berharap ponsel cerdas Sharp dapat menjawab kebutuhan akan sebuah smartphone yang memiliki performa tinggi, fitur cerdas dan kualitas Jepang yang terkenal kokoh dan tahan lama”, tutupnya.
Game rhythm kepunyaan Sega untuk perangkat iOS, Samba de Amigo: Party-To-Go telah mendapatkan konten baru di update baru Ver.1.1.1. Update ini akan berisi lagu-lagu baru yang sebelumnya tidak ada yaitu:
“Happy Holidays” oleh Jolly Party Mix
“Baka Mitai” oleh Ryu Ga Gotoku Studio
“The Vampire” oleh DECO*27
Paket kostum dan aksesoris dari Tails (Sonic the Hedgehog)
Cara untuk mendapatkan konten-konten tambahan ini sangat mudah. Kalian hanya tinggal mengupdate aplikasi Samba de Amigo: Party-To-Go.
Sega telah membagikan detail baru untuk game Action RPG Granblue Fantasy: Relink. Informasi yang dibagikan adalah tentang sosok Primal Beast, monster dengan kekuatan dewa yang mengacaukan dunia 500 tahun lalu. Mereka tertidur setelah perang berakhir.
Primal Beast hanya mematuhi kaum Astral dan jika sampai terbangun kembali dapat menciptakan bencana luar biasa. Ada dua Primal Beast yang telah diungkap namanya yaitu Proto Bahamut dan Furycane.
Granblue Fantasy: Relink berlatar di rangkaian pulau yang melayang di angkasa bernama Sky Realm. Disebutkan bahwa ada empat ras yang hidup di pulau-pulau yang ada di Sky Realm. Karakter kalian bersama seekor naga bernama Vyrn dan wanita misterius bernama Lyria akan bertualang demi mencapai pulau legendaris bernama Estalucia.
Dalam petualangannya, pemain akan bertemu dan bisa merekrut banyak karakter. Untuk awalnya ada lima karakter yang bisa langsung dijadikan anggota party yaitu Katalina, Rackam, Eugen, Io, dan Rosetta.
Granblue Fantasy: Relink menawarkan mode singleplayer maupun multiplayer online co-op. Gameplay dari game ini adalah real-time combat dimana setiap karakter akan memiliki kemampuan yang berbeda-beda.
Granblue Fantasy: Relink akan rilis pada tanggal 1 Februari 2024 di PS5, PS4, dan PC.
Infinix resmi memperluas portofolio produknya di akhir tahun ini dengan produk Smart 8 Series, seri entry-level dengan fitur kompetitif yang #BisaBanget mendukung kebutuhan multitasking dengan harga terjangkau. Mengusung rangkaian fitur esensial, seperti layar beresolusi HD+ 6.6” dengan desain punch hole, baterai 5000mAh Type-C USB, kapasitas memori internal 128GB dengan RAM hingga 8GB, serta fitur Magic Ring nan unik dan interaktif sekaligus pertama diusung oleh Infinix di seri Smart.
Dengan harga promo Rp1.249.000 untuk varian 4+4GB/128GB, Infinix Smart 8 Series varian 4GB/128GB serta varian 3GB/64GB akan dijual secara resmi per 6 Desember di seluruh ecommerce official store Infinix.
Sergio Ticoalu, Country Marketing Manager Infinix Indonesia menyatakan, “Smart 8 yang kami luncurkan di penghujung tahun ini jadi salah satu seri istimewa bukan hanya karena harganya yang tetap kompetitif, tapi juga karena dukungan fitur-fitur yang paling inovatif di kelasnya. Sebagai ultra-essential smartphone series, Aspek audio, pengalaman layar, hingga durabilitas Infinix Smart 8 ini tetap kami optimalkan untuk mendukung multitasking dan pengalaman entertainment tetap mumpuni. Selain itu, promo spesial, paket lengkap, sekaligus bundling eksklusif juga akan menjadi bagian dari added benefit yang kami berikan bagi XFans pada Smart 8 Series”.
Fitur Unik Magic Ring – Pertama di Infinix Smart Series
Di aspek layar, Infinix Smart 8 series menampilkan layar HD+ 6.6 inci dengan refresh rate hingga 90Hz, memberikan pengalaman multitasking dan entertainment yang lebih halus di berbagai skenario. Layar Smart 8 juga telah mendukung tingkat kecerahan hingga 500nits untuk daya tahan serta pengalaman layar yang tetap nyaman di luar ruangan.
Memaksimalkan screen-to-body ratio, Infinix Smart 8 series membenamkan desain punch hole untuk kamera depan 8MP yang sekaligus menambah kesan premium pada tampilan layar. Selain itu, Smart 8 Series juga menjadi seri perdana Infinix yang hadir dengan fitur magic ring. Fitur unik ini menambah kesan interaktif dalam menampilkan notifikasi pada layar Smart 8 saat digunakan.
Lancar Multitasking dengan Kapasitas Memori Ekstensif
Smart 8 Series menawarkan kapasitas RAM utama 4GB dan serta memori internal 128GB dengan slot memori tambahan yang dapat diperluas hingga 2TB. Semakin dioptimalkan dengan fitur RAM tambahan hingga 4GB, Smart 8 Series memungkinkan pengguna menjalankan belasan aplikasi sekaligus dengan lebih leluasa dan minim lag. Kapasitas memori internal 128GB juga memberikan kemudahan pengguna untuk mengunduh lebih banyak file untuk kebutuhan hiburan atau serta aplikasi favorit untuk produktivitas harian.
Sebagai alternatif yang semakin terjangkau, Smart 8 Series juga hadir dalam varian 3GB dengan 3GB RAM tambahan, serta kapasitas memori internal 64GB.
Baterai Berdaya Besar dengan Charging Type-C
Menemani aktivitas harian, Infinix menanamkan baterai berkapasitas 5000mAh pada Smart 8 series, memberikan masa standby hingga 39 hari dalam kondisi penuh. Kelebihan baterai ini juga didukung oleh port USB Type-C, memungkinkan proses pengisian daya yang lebih cepat dibandingkan dengan teknologi konvensional.
Baterai besar pada Infinix Smart 8 Series juga dilengkapi dengan solusi Power Marathon yang dapat memperpanjang umur baterai. Bahkan saat daya baterai mencapai 5%, pengguna masih dapat melakukan panggilan selama 2 jam ketika teknologi ini diaktifkan.
Rangkaian Fitur Kompetitif di Kelasnya
Menghasilkan foto-foto yang tetap jernih, Infinix Smart 8 hadir dengan Dual AI Camera beresolusi 13MP yang dilengkapi Ring Flashlight. Berbagai fitur seru pun dihadirkan pada kamera utama Smart 8, antara lain Supernight Mode, Slow Motion Video, serta AR Mode.
Untuk aktivitas hiburan seperti mendengarkan musik atau streaming series favorit yang semakin maksimal, aspek audio Infinix Smart 8 Series juga telah ditingkatkan dengan fitur DTS yang dapat meningkatkan volume hingga 200% saat diaktifkan.
Fitur lainnya yang tak kalah kompetitif, seperti dukungan dapur pacu Octa-Core Gaming Processor, fitur autentikasi Side-fingerprint, serta Android T Go semakin mendukung berbagai skenario penggunaan Smart 8 semakin nyaman.
Harga dan Ketersediaan Plus Bonus
Infinix Smart 8 dapat dibeli secara resmi di Infinix Official Store melalui mitra e-commerce seperti Shopee, Lazada, Akulaku, Tokopedia, dan Blibli, mulai 6 Desember 2023 pukul 00.00 WIB. Pada sesi Flash Sale ini, Smart 8 Series Series hadir dengan harga Rp 1.249.000 untuk varian 4GB/128GB, dan Rp 1.099.000 untuk varian 3GB/64GB.
Selama Flash Sale, konsumen berkesempatan mendapatkan promo gratis ongkir dan cicilan bunga rendah melalui program PayLater, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku sesuai dengan platform pembelian.
Selain fitur menarik, Infinix juga memberikan bonus bundling dengan Smartfren setiap pembelian Infinix Smart 8. Konsumen akan mendapatkan SIM Card Smartfren dalam kotak Infinix Smart 8, dengan bonus kuota 15 GB per bulan selama 2 tahun. Untuk mendapatkan bonus kuota, konsumen hanya perlu mengisi pulsa minimal 25 ribu setiap bulannya melalui outlet terdekat atau lewat aplikasi mySF. Pulsa akan tetap utuh, dan dapat digunakan untuk pembelian paket lainnya sehingga memberikan nilai tambah yang menarik bagi pengguna Smart 8 Series.
Kehadiran game Avatar: Frontiers of Pandora sudah dinanti oleh banyak orang. Sebabnya game ini menghadirkan cerita dari dunia fantasi Avatar dalam film yang dibuat oleh James Cameron ke dalam video game. Ditambah lagi Avatar: Frontiers of Pandora akan dibuat untuk konsol next-gen dan pastinya bakal memiliki kualitas grafis kelas atas.
Berikut adalah semua hal yang kami ketahui tentang Avatar: Frontiers of Pandora:
Apa Itu Avatar: Frontiers of Pandora?
Avatar: Frontiers of Pandora adalah game open world action adventure dengan gaya first person. Game ini dibuat oleh Ubisoft dan Massive Entertainment yang bekerjasama dengan Lightghouse Entertainment dan Disney. Avatar: Frontiers of Pandora menggunakan Snowdrop Engine yang merupakan engine in-house milik Ubisoft.
Cerita dari Avatar: Frontiers of Pandora adalah tentang Na’Vi yang dibesarkan oleh manusia dalam program bernama The Ambassador Program (TAP). Karena hubungan antara manusia dan Na’Vi yang semakin memburuk akibat peristiwa yang terjadi di film Avatar, program tersebut dihentikan. Para Na’Vi termasuk sang karakter utama lalu ditidurkan dalam cryo sleep.
Setelah tertidur sekian lama, para Na’Vi ini akhirnya dibangunkan kembali dan diajak bergabung oleh kelompok pemberontak. Kelompok ini berisi manusia dan juga Na’Vi yang menentang proses kolonisasi di Pandora.
Tanggal Berapa dan Platform Apa yang Dituju oleh Avatar: Frontiers of Pandora?
Avatar: Frontiers of Pandora akan rilis tanggal 7 November 2023 dan tersedia di konsol PS5, Xbox Series, serta PC. Game ini juga tersedia lewat layanan cloud gaming Amazon Luna.
Bagaimana Gameplay dari Avatar: Frontiers of Pandora?
Avatar: Frontiers of Pandora menggunakan gaya first person. Sebagai Na’Vi pemain akan menjelajahi Western Frontier yang menjadi lokasi dari Avatar: Frontiers of Pandora. Wilayah ini berisi hutan lebat dan padang rumput lengkap dengan flora dan fauna unik khas dari planet Pandora. Avatar: Frontiers of Pandora juga memiliki fitur crafting dan gathering. Crafting bisa digunakan untuk membuat senjata maupun armor. Sedangkan bahan-bahannya bisa dicari dari flora dan fauna dengan gathering.
Avatar: Frontiers of Pandora juga menghadirkan elemen shooter. Pemain akan berhadapan dengan manusia dari organisasi RDA (Resources Development Administration). Mereka ditugaskan untuk menjaga infrastruktur yang harus disabotase oleh pemain. Untuk melawan mereka, pemain akan dibekali dengan dua tipe senjata yaitu senjata khas Na’Vi seperti busur dan panah atau senjata manusia seperti assault rifle. Semua tipe senjata akan memiliki jenis amunisi yang beragam dan dibuat dengan crafting.
Avatar: Frontiers of Pandora memiliki sistem player progression. Karakter utama dapat naik level dan menggunakan poin hasilnya untuk mendapatkan kemampuan baru dari skill tree. Game ini juga memiliki sistem quest level. Jika level pemain dibawah dari yang diminta dari quest, maka quest tersebut tidak dapat diambil. Jikapun bisa, pemain akan berhadapan dengan musuh yang levelnya di atas pemain.
Detail lebih lengkap untuk Avatar: Frontiers of Pandora bisa dilihat di sini.
Game Sepak Bola Kompetitif Real-time, “Captain Tsubasa: Ace”, yang diterbitkan oleh DeNA, resmi mengumumkan perilisan globalnya untuk platform Android dan iOS. Bersamaan dengan perilisannya, DeNA mempublikasikan sebuah video promosi (PV) yang menyuguhkan cuplikan menarik dari game terbaru yang terinspirasi dari seri anime “Captain Tsubasa” ini.
Captain Tsubasa: ACE Official Trailer
Dalam video promosi tersebut menampilkan karakter ikonik seperti sang pemain jenius Tsubasa Ozora, sang penyerang ganas Kojiro Hyuga dari Akademi Toho, sang penjaga gawang tangguh Genzo Wakabayashi, dan masih banyak lagi pemain terkenal lainnya dari seri “Captain Tsubasa”. Para karakter yang ikonik ini, akan disertai dengan pengisi suara bahasa Jepang berkualitas tinggi, sehingga fans dapat merasakan kembali keseruan saat menonton seri animenya. Selain informasi karakter, dalam videonya juga menampilkan gameplay serba cepat dari mode kompetitif real-time 5v5 dengan durasi 4 menit, dimana pemain dapat secara bebas memilih karakter yang mereka sukai, bekerja sama dengan teman, atau bertanding melawan pemain-pemain hebat di seluruh dunia dalam permainan sepak bola yang memacu adrenalin kapan saja dan di mana saja!
“Captain Tsubasa: Ace” telah mencapai 3 juta pendaftar pada periode pra-registrasi. Seluruh pemain yang berpartisipasi dalam event akan mendapatkan hadiah in-game berupa: Voucher Dream Rally x10, Bola Emas x999, dan Avatar Tsubasa Ozora x1! Beragam event perilisan juga telah dipersiapkan bagi para pemain, termasuk Check in 7 hari untuk mendapatkan 15 kali undian dan Card Pool Rising Star dengan jaminan pemain SSR seperti Taro Misaki atau Mitsuru Sano dalam 30 kali undian. Pemain juga dapat menyelesaikan event pre season training untuk mendapatkan berbagai hadiah berupa resource untuk mewujudkan impian menciptakan tim papan atas!
Pertandingan Ultimate Ace Dimulai – Gabung dengan Komunitas untuk Mendapatkan Hadiah!
“Captain Tsubasa: Ace” sekarang telah tersedia di seluruh dunia untuk Google Play dan App Store! Pemain dapat bergabung dengan komunitas resmi di Facebook dan Discord untuk berpartisipasi dalam beragam event dengan berbagai hadiah menarik! Download sekarang di Android dan iOS lalu ikuti media sosial official “Captain Tsubasa: Ace” untuk mendapatkan informasi serta update terbaru!