Home Blog Page 271

Pertarungan Goku VS Vegeta Jadi Highlight di Trailer Terbaru Dragon Ball: Sparking! Zero

0

Bandai Namco telah merilis trailer baru untuk game Dragon Ball: Sparking! Zero. Diperlihatkan dalam acara Dragon Ball Battle Hour 2024, video ini menampilkan rivalitas abadi antara Son Goku dengan Vegeta. Mulai dari ketika mereka masih muda sampai keduanya sudah memiliki kekuatan Super Saiyan God.

Bandai Namco juga telah mengkonfirmasi 11 varian Son Goku dan 13 varian Vegeta yang akan hadir di dalam game Dragon Ball: Sparking! Zero:

  • Goku (Z – Early)
  • Goku (Z – Mid)
  • Goku (Z – Mid), Super Saiyan
  • Goku (Z – End)
  • Goku (Z – End), Super Saiyan
  • Goku (Z – End), Super Saiyan 2
  • Goku (Z – End), Super Saiyan 3
  • Goku (Super)
  • Goku (Super), Super Saiyan
  • Goku (Super), Super Saiyan God
  • Goku (Super), Super Saiyan God Super Saiyan
  • Vegeta (Z – Scouter)
  • Great Ape Vegeta
  • Vegeta (Z – Early)
  • Vegeta (Z – Early), Super Saiyan
  • Super Vegeta
  • Vegeta (Z – End)
  • Vegeta (Z – End), Super Saiyan
  • Vegeta (Z – End), Super Saiyan 2
  • Majin Vegeta
  • Vegeta (Super)
  • Vegeta (Super), Super Saiyan
  • Vegeta (Super), Super Saiyan God
  • Vegeta (Super), Super Saiyan God Super Saiyan
Dragon Ball: Sparking! Zero merupakan penerus dari seri Budokai Tenkaichi. Bandai Namco berjanji bahwa gaya bermain khas dari seri tersebut akan tetap ada di Dragon Ball: Sparking! Zero.
Dragon Ball: Sparking! Zero masih belum memiliki tanggal rilis. Game ini sedang dikembangkan untuk platform PS5, Xbox Series, dan PC.

Mewakili Malaysia, Team Path Siap Bertempur di Point Blank International Championship 2024

0

Game first-person shooter Point Blank (PB) server Singapura dan Malaysia baru-baru ini telah menyelesaikan turnamen berskala nasional pertamanya yaitu Point Blank National Championship (PBNC). Turnamen PBNC tersebut diselenggarakan pada 20-21 Januari lalu, di mana Team Path berhasil meraih kemenangan bersamaan dengan prizepool senilai $3,200+ dan juga tiket emas untuk melaju ke turnamen skala internasional, Point Blank International Championship (PBIC) 2024.

Team Path yang terdiri dari Rexx, SaviourZ, MikaMiko, iMBa7K, dan SmallBoY, sukses mengungguli delapan tim lainnya yaitu tim Blitz x Rage, Immos, TPATH3, G’, Angin Kencang, Envy Black, Team Aidargh, dan juga The Captains. Menciptakan beragam momen mengejutkan pada final PBNC melawan Blitz x Rage, Team Path memberikan bukti bahwa kemenangan dapat diraih dengan kerjasama yang baik. iMBa7K juga turut membuktikan kekuatannya dengan menjadi most valuable player (MVP) dan membawa hadiah uang tunai senilai $190+. Rexx, selaku leader juga meminta dukungan terbaik untuk Team Path, “Dukung kami, kami akan memberikan yang terbaik dan akan lebih siap untuk PBIC!”.

Berakhirnya PBNC Singapura dan Malaysia menandakan bahwa turnamen akbar PBIC 2024 semakin dekat. Indonesia, Thailand, Brazil, Rusia, Turki, Filipina, Azerbaijan, dan juga Malaysia, menjadi negara-negara yang akan bersaing dan memperlihatkan pertarungan menegangkan di PBIC 2024. Turnamen PBIC 2024 sendiri akan digelar pada 2-3 Maret 2024 di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat.

Ingin tahu event dan update terbaru Point Blank? Nantikan informasi selengkapnya dengan mengunjungi situs pointblank.id dan juga sosial media resmi Point Blank Zepetto Indonesia di Facebook, Instagram, TikTok, dan juga YouTube.

Square Enix Rilis Trailer Baru Final Fantasy VII Rebirth

0

Square Enix baru saja merilis trailer terbaru untuk mempromosikan game Final Fantasy VII Rebirth. Video ini lagi-lagi terfokus kepada Sephiroth. Cloud bersama dengan teman-temannya sampai berkelana ke luar dari Midgard dan menyeberangi benua demi mengerjarnya.

Final Fantasy VII Rebirth akan rilis pada tanggal 29 Februari 2024 eksklusif di PS5.

Review Like a Dragon: Infinite Wealth (PC): Game Yakuza Terbaik? Setuju!

0

Sesuai dengan namanya, Like a Dragon: Infinite Wealth betul-betul kaya dari segi konten. RGG Studio betul-betul all out saat mengerjakan game ini. Mulai dari cerita yang berlatar di dua negara yang berbeda, 10 karakter yang menjadi playable (Belum lagi ditambah cameo dari agem sebelumnya), ditambah beragam mekanik dan mini-game yang unik.

Pertanyannya adalah apakah segudang konten yang disediakan di Like a Dragon: Infinite Wealth tidak terlalu berlebihan? Karena ada game lain yang menggunakan formula sama, tapi hasilnya tidak memuaskan. Karena terlalu banyak konten, developer justru kesulitan untuk fokus. Akibatnya membuat game menjadi hambar.

Saya mendapatkan kesempatan dari Sega untuk memainkan review copy Like a Dragon: Infinite Wealth. Seperti game Yakuza yang lain, saya tidak bisa hanya sebentar saja memainkan Like a Dragon: Infinite Wealth untuk mendapatkan intisarinya. Perlu waktu setidaknya 20 jam lebih untuk bisa meresapi berbagai macam “bumbu” yang sudah disediakan oleh RGG Studio di game ini.

Dari Jepang ke Hawaii

Cerita Like a Dragon: Infinite Wealth berlatar di dua negara, yaitu Jepang dan Hawaii. Diawali oleh opening di Jepang, dimana pahlawan dari Yakuza: Like a Dragon Ichiban Kasuga bekerja sebagai agen perusahaan outsourcing. Kasuga berniat untuk menolong mantan Yakuza untuk bisa diterima di masyarakat setelah peristiwa The Great Dissolution.

Sayangnya usaha Kasuga ini gagal akibat ulah VTuber bernama Hisoka Tatara. Vtuber ini memfitnah Kasuga dan membuatnya kehilangan pekerjaannnya. Situasi ini menjadi semakin rumit ketika mantan kapten dari clan Arakawa, Jo Sawashiro muncul. Mendadak ia meminta Kasuga untuk pergi ke Hawaii untuk menemui ibunya, Akame. Informasi ini membuat kaget Kasuga karena ia sudah terpisah dari ibunya sejak bayi.

Meski awalnya merasa bingung, Kasuga memutuskan untuk tetap pergi ke Hawaii. Menurutnya di usianya yang sudah menginjak 40 tahun, ia merasa perlu menemui ibunya untuk memberikan rasa hormat. Tanpa ia sadari sebetulnya ada masalah pelik yang menunggunya di Hawaii. Kurang lebih begitulah garis besar dari cerita Like a Dragon: Infinite Wealth.

Dari segi cerita, franchise Yakuza sudah tidak perlu diragukan lagi kualitas. RGG Studio bisa merajut cerita dalam game menjadi seperti film drama. Kekurangannya terletak pada pacing karena pasti ada beberapa bagian dalam cerita yang terkesan lamban dan membuat bosan. Hal inilah yang dialami oleh Like a Dragon: Infinite Wealth.

Pada chapter pertama ketika Kasuga masih berada di Jepang, menurut saya ceritanya agak membosankan. Barulah pada chapter kedua ketika ia tiba di Hawaii, cerita mulai menjadi menarik. Menurut saya seharusnya cerita di chapter pertama dipersingkat dan lebih fokus kepada keberangkatan Kasuga ke Hawaii.

Tambahan Karakter Baru dengan Kepribadian Baru

Dua karakter baru yang diperkenalkan di Like a Dragon: Infinite Wealth, Eric Tomizawa dan Chitose Fujinomiya berhasil menambah warna baru di dalam game. Keduanya memiliki kepribadian dan motivasi yang berbeda. Tapi jika harus memilih, saya lebih menyukai Eric ketimbang Chitose.

Latar belakang dari Eric yang disuarakan oleh Satoru Iguchi memperlihatkan perkembangan seorang karakter. Dimulai dari awal pertemuannya dengan Kasuga yang kurang baik. Sampai pada akhirnya Eric mau bergabung bersama dengan Kasuha bahkan menganggapnya sebagai teman. Ia bahkan sampai menceritakan masa lalunya yang cukup kelam.

Like a Dragon: Infinite Wealth menyediakan mekanik bonding antara Kasuga dengan teman-temannya. Untung meningkatkan bond, Kasuga bisa mengajak mereka berbincang-bincang atau memberikan hadiah. Salah satu fungsi dari menaikkan bond adalah untuk mendapatkan skill Tag Team. Selain itu kalian juga bisa mengetahui latar belakang dari karakter tersebut.

Ada sembilan karakter yang menjadi anggota party Kasuga di Like a Dragon: Infinite Wealth. Dari Kazuma Kiryu, Eric Tomizawa, Chitose Fujinomiya, Koichi Adachi, Yu Nanba, Saeko Mukoda, Seonhee, Tianyou Zhao, dan Joon-gi Han. Semoga berhasil menaikan bond mereka semua!

Jepang VS Hawaii

Dari segi grafis, kualitas Like a Dragon: Infinite Wealth tidak perlu disangsikan lagi. Sama seperti Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name, Like a Dragon: Infinite Wealth menyajikan kualitas grafis yang luar biasa. Terutama untuk karakter yang terlihat realistis dan sangat ekspresif. Saya bisa merasakan emosi dan perasaan mereka hanya dari melihat wajahnya saja.

Penampilan kota Honolulu di Hawaii juga diperlihatkan secara apik. Ketika siang hari efek cahaya terlihat sangat kentara. Begitu juga ketika malam tiba dimana lampu dan signage dari toko mulai menyala. Tapi jika dibandingkan dengan Sotenbori, menurut saya Honolulu ketika malam hari masih kalah dengan hingar-bingar cahaya di Sotenbori. Meski begitu, saya lebih menyukai Hawaii ketimbang map di game Yakuza sebelumnya.

Banyak Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Hawaii

Selain ukurannya yang besar, kota Honolulu juga terlihat hidup. Jalanan penuh dengan NPC dan mobil yang lalu-lalang. Ketika tiba di daerah pantai kalian bisa melihat turis yang sedang berjemur dan berenang. Kasuga juga bisa menyapa NPC di jalanan untuk menambah jumlah teman di Aloha Link, medsos khusus untuk kota Honolulu.

Untuk menjelajahi kota Honolulu, kalian bisa menggukan Trolley atau semacam kendaraan terbuka untuk wisatawan. Bisa juga dengan menggunakan Segway seperti yang ada di trailer. Jika ingin cepat bisa menggunakan taksi yang merupakan fitur fast travel di game ini.

Ada satu hal yang menurut saya agak ganjil. Kenapa NPC di Hawaii sepertinya semua bisa berbahasa Jepang. Padahal Hawaii merupakan negara bagian dari Amerika Serikat yang seharusnya menggunakan bahasa Inggris. Dalam game memang diceritakan bahwa banyak orang Jepang yang ada di Hawaii, tapi bukan berarti semuanya bisa berbahasa Jepang.

Ada adegan dimana Kasuga berhadapan dengan polisi lokal. Padahal polisi ini diperlihatkan sebagai orang barat, tapi anehnya ia bisa dengan fasih berbahasa Jepang tanpa alasan yang jelas. Menurut saya ini agak aneh dan membuang kesempatan yang bagus malah. Eric yang bisa berbahasa Inggris seharusnya dijadikan penerjemah pada adegan tersebut agar terlihat lebih realistis.

Turn-Based Campur Action

Kekhawatiran saya dengan Like a Dragon: Infinite Wealth adalah pada bagian combat-nya. Game ini menggunakan sistem turn-based dan berbeda dengan game Yakuza yang lain. Apalagi Like a Dragon: Infinite Wealth rilis sesudah Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name yang banyak dipuji sistem combat-nya. Untungnya kekhawatiran saya ini tidak terjadi. Meski menggunakan turn-based, combat di Like a Dragon: Infinite Wealth tetap seru.

RGG Studio telah mengimplementasi berbagai macam mekanik untuk membuat combat di Like a Dragon: Infinite Wealth menjadi seru. Misalnya mekanik radius atau jarak dimana karakter kalian bisa bergerak dalam jarak yang ditentukan. Jika jarak karakter kalian semakin dekat dengan musuh, maka akan mendapatkan Proximity Bonus yang menaikkan damage. Selain itu karakter kalian juga bisa menggunakan objek di sekitar sebagai senjata, asalkan objek tersebut berada di dalam jarak.

Musuh juga bisa kalian buat seperti bola bowling. Jika musuh yang diserang berada di depan musuh lain, maka ia bisa terpental dan menghantam yang dibelakangnya. Jika yang berada di belakang musuh adalah karakter teman, kalian bisa melakukan combo attack. Mekanik ini sangat membantu terutama saat sedang dikeroyok.

Like a Dragon: Infinite Wealth juga menghadirkan action button ketika karakter menggunakan skill. Jika kalian menekan tombolnya dengan tepat maka akan menambah damage dari skill yang digunakan. Hampir semua skill di Like a Dragon: Infinite Wealth menggunakan mekanik ini. Action button ini juga akan tetap akan muncul meski kalian menggunakan fitur autoplay saat combat.

Jika musuh kalian terlalu kuat, karakter kalian juga bisa kabur. Tapi ini tidak berlaku untuk boss dan mini-boss. Kalian bisa melihat level musuh dari tanda di kepalanya. Jika berwarna pink atau memiliki mahkota artinya musuh punya level lebih tinggi dibandingkan karakter kalian.

Mekanik Elemen dan Job Class

Musuh di Like a Dragon: Infinite Wealth memiliki mekanik gunting-kertas-batu yang artinya lemah terhadap elemen tertentu. Kalian bisa memanfaatkan mekanik ini untuk mempermudah combat, apalagi jika sedang berhadapan dengan musuh yang sulit. Elemen bisa didapatkan dari skill atau senjata. Untuk mendapatkan senjata dengan elemen tertentu, kalian harus lebih dulu membuka fitur blacksmith.

Melalui blacksmith, kalian bisa membuat senjata baru atau melakukan upgrade kepada senjata yang sudah ada supaya menjadi lebih kuat. Pastikan saja kalian memiliki semua material yang dibutuhkan untuk membuat atau upgrade senjata.

Kasuga dan teman-temannya juga bisa berganti job class. Fitur ini tidak bisa diakses pada awal-awal permainan dan baru terbuka belakangan setelah kalian cukup jauh menjalankan main story. Beberapa job class terbatas untuk karakter atau gender tertentu. Selain memiliki skill yang berbeda-beda, keberadaan job class ini sendiri bisa dibilang absurd.

Contohnya job class Sujimancer yang merupakan plesetan dari Summoner. Job class ini khusus hanya untuk Kasuga. Jika menggunakan Sujimancer, Kasuga akan menggunakan pakaian seperti pendeta Jepang. Ia lalu menggunakan Sujimon (Plesetan dari game “sebelah”) untuk menyerang.

Like a Dragon: Infinite Wealth juga memperluas konten dari Sujimon. Jika di game sebelumnya kalian hanya bisa mendaftarkan jenis-jenisnya saja, di Like a Dragon: Infinite Wealth kalian bisa melatih Sujimon untuk ikut serta dalam Sujimon League yang juga plesetan dari “game-sebelah-yang-publishernnya-suka-menuntut-jika-ada-pelanggaran-hak-cipta”.

Online Dating Edan dan Animal Crossing Versi Yakuza

Sesuai dengan tradisi game Yakuza, Like a Dragon: Infinite Wealth memiliki beragam mini-game yang bisa dimainkan. Karaoke yang merupakan mini-game wajib sudah pasti hadir. Sayangnya mini-game Pocket Circuit absen di game ini. Sebagai gantinya Like a Dragon: Infinite Wealth memiliki online dating bernama Miss Match.

Mekanik dari Miss Match ini cukup menarik. Kasuga akan dicocokkan dengan seorang wanita yang sesuai dengan kriterianya. Setelah itu keduanya akan melakukan online chat. Pemain sebagai Kasuga nantinya akan ditanya beragam pertanyaan. Untuk menjawab pertanyaan ini pemain harus melakukan semacam mini-game dengan menekan tombol sesuai dengan yang diminta. Jika berhasil, Kasuga akan dapat membalas chat dengan kata-kata yang jelas. Wanita yang ada di dalam Miss Match juga dapat ditemui jika hubungannya dengan Kasuga sudah dekat.

Bukan RGG Studio namanya jika tidak “nakal” sedikit. Wanita di Miss Match akan diperankan oleh wanita asli. Edannya lagi mereka akan membagikan foto badan mereka saat di online chat dan menggunakan “pakaian seksi” saat bertemu dengan Kasuga. Jadi saya sangat menyarankan untuk melihat situasi dulu sebelum memainkan mini-game ini.

Mini-game lain yang tidak boleh terlewatkan di Like a Dragon: Infinite Wealth adalah Dondoko Island. Mini-game ini adalah Animal Crossing versi game Yakuza. Kasuga akan diminta untuk membuat pulau terbengkalai yang penuh sampah menjadi resor bintang lima. Semua bangunan yang ada di Dodonko Island dibuat dengan crafting. Kalian nantinya bisa mengundang tamu untuk datang ke Dodonko Island. Rating dari pulau akan naik atau malah turun berdasarkan nilai yang mereka berikan.

Kehadiran Dodonko Island di Like a Dragon: Infinite Wealth ibarat game di dalam game. Mini-game ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat dan akan membutuhkan banyak waktu jika ingin diselesaikan. Jadi semuanya terserah kepada kalian sebagai pemain. Apakah kalian ingin fokus menamatkan cerita dari Like a Dragon: Infinite Wealth atau malah bermain-main di Dodonko Island.

Like a Dragon: Infinite Wealth Dari Segi Teknis

Selama memainkan versi review Like a Dragon: Infinite Wealth di PC, saya tidak pernah mengalami masalah teknis seperti crash atau bug. Settingan grafis Like a Dragon: Infinite Wealth cukup lengkap termasuk pilihan penggunaan fitur upscaling. Spesifikasi PC yang saya gunakan untuk memainkan Like a Dragon: Infinite Wealth adalah CPU Ryzen 7 2700X, VGA GeForce RTX 4070 Ti, RAM 32GB dan SSD.

Karena menggunakan sistem turn-based yang lebih santai dan tidak chaotic, kalian bisa menggunakan keyboard dan mouse. Tapi jika kalian ingin tetap menggunakan controller untuk memainkan Like a Dragon: Infinite Wealth juga tidak masalah.

Kesimpulan

Secara keseluruhan Like a Dragon: Infinite Wealth menurut saya adalah game yang sempurna. Sistem turn-based telah diracik sedemikian rupa agar tetap menantang. Kehadiran mekanik jarak dan beragam job class dengan skill yang berbeda-beda diibaratkan sebagai bumbu yang membuat sistem turn-based di Like a Dragon: Infinite Wealth semakin maknyus.

Belum lagi segudang konten yang sudah disiapkan oleh developer RGG Studio di Like a Dragon: Infinite Wealth. Sujimon League dan Dodonko Island dipastikan bakal menambah jam bermain kalian. Hal yang perlu diacungi jempol adalah developer mengerti cara membuat konten sampingan di Like a Dragon: Infinite Wealth agar tidak mengintimidasi atau membebani pemainnya.

Dari segi cerita Like a Dragon: Infinite Wealth juga akan menghadirkan cerita pamungkas yang mengaduk-ngaduk emosi. Asalkan kalian mau bersabar dalam menghadapi beberapa segmen cerita di game ini yang pacingnya lamban.

Jika kalian adalah fans dari franchise Yakuza, saya sangat merekomendasikan game ini. Jadi jawaban dari pertanyaan Like a Dragon: Infinte Wealth adalah seri Yakuza yang terbaik adalah betul!

Sayangnya keberhasilan ini ternoda dengan dipagarinya mode New Game+ dibalik DLC. Sungguh sangat sangat SANGAT! disayangkan.

*Game untuk review disediakan oleh publisher

Horizon Forbidden West Versi PC Rilis Bulan Maret 2024

0

Sony Interactive Entertainment telah mengumumkan tanggal rilis dari versi PC Horizon Forbidden West Complete Edition. Game ini akan tersedia di Epic Games Store dan Steam pada tanggal 21 Maret 2024 dan sudah bisa dipre-order mulai dari sekarang. Berikut adalah bonus yang didapatkan bagi yang merlakukan pre-order:

  • Blacktide Outfit and Blacktide Bow* (available only with pre-purchase)
  • Nora Legacy Outfit and Nora Spear* (available only when linking your Steam account to PlayStation  Network)
  • 2 Special Outfits (Carja Behemoth Elite and Nora Thunder Elite)
  • 2 Special Weapons (Carja Behemoth Short Bow and Nora Thunder Sling)
  • In-game Resources Pack including ammunition, potions, and travel packs
  • In-game Apex Clawstrider Machine Strike Piece
  • Exclusive Photo Mode pose and face paint

Horizon Forbidden West versi PC menawarkan unlocked frame rate, pengaturan grafis yang dapat disesuaikan, dan berbagai teknologi peningkatan kinerja yaitu upscaling NVIDIA DLSS 3, AMD FSR. dan Intel XeSS juga didukung. Game ini juga sudah mendukung peningkatan kualitas gambar melalui NVIDIA DLAA dan DirectStorage untuk waktu loading yang cepat di PC.

Bagaimana menurut kalian?

Beberapa Toko di Like a Dragon: Infinite Wealth Ternyata Memang Ada Aslinya

0

Sudah memainkan Like a Dragon: Infinite Wealth? Tahukah kalian jika beberapa toko yang ada di Hawaii dalam game ternyata diadaptasi dari toko asli? Sega telah mengumumkan toko apa saja di dalam game yang merupakan hasil kolaborasi dengan toko asli di Hawaii:

  • ABC Stores: Salah satu toko serba ada terbesar di Hawaii

  • 88 Tees: Toko pakaian yang didirikan pada tahun 1988 dengan filosofi “Setiap Gaya Untuk Setiap Orang”.

  • 53 By The Sea: Restoran dengan pemandangan laut yang menawarkan berbagai masakan Istimewa dengan menggunakan produk terbaik dari Hawaii.

  • Matsumoto Shave Ice: Dibuka pada tahun 1951, toko populer sebagai toko spesialis dessert khas Hawaii dan terkenal dengan es serutnya.
  • Dean & Deluca: Berlokasi di jantung Waikīkī, Dean & Deluca di Royal Hawaiian Center adalah ruang terbuka yang menggunakan gaya perkebunan Hawaii tradisional. Toko ini menyediakan suvenir khusus yang hanya tersedia di Hawaii seperti Dean & Deluca Hawaii Coffee.

Like a Dragon: Infinite Wealth sudah tersedia sejak tanggal 26 Januari 2024 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC.

Roadmap Skull and Bones Janjikan Banyak Konten Baru

0

Ubisoft telah membagikan informasi tentang konten endgame dari Skull and Bones. Setelah menamatkan cerita, pemain masih dapat melanjutkan permainan dengan berbagai macam konten baru.

Pemain bisa membentuk kerajaan bajak luat atau Empire dan menciptakan jalur perdagangannya sendiri serta mengendalikan manufaktur yang tersebar di samudra Hindia. Akan ada twist yang membuat konten endgame ini menjadi lebih seru yaitu Legendary Heists dan Hostile Takeover.

Ubisoft juga mengumumkan roadmap untuk Skull and Bones. Konten postlaunch ini dibagi menjadi season, dimana pada setiap season pemain berkesempatan untuk melawan raja bajak laut yang berbeda-beda. Setiap season juga akan menghadirkan item dan gear baru. Setiap season juga akan memiliki limited-time event.

Skull and Bones juga akan memiliki sistem Leaderboard yang diperbarui pada setiap season. Poin yang diperlukan untuk Leaderboard didapatkan dari konten PvP seperti Helm Wagers dan Cuthroat Cargo.

Informasi lain tentang Skull and Bones yang diumumkan oleh Ubisoft adalah masa Open Beta yang akan dimulai dari tanggal 8 sampai dengan 11 Februari 2024. Fitur cross-play antara PS5, Xbox Series, PC (Epic Games Store dan Uplay akan dibuka pada Open Beta. Selain progression yang didapat selama Open Beta akan terus dibawa oleh pemain ke full version Skull and Bones.

Skull and Bones akan rilis pada tanggal 16 Februari 2024 di PS5, Xbox Series, dan PC (Epic Games Store dan Uplay).

Update Versi 2.0. Honkai: Star Rail Bawa Pemain ke Penacony

0

HoYoverse telah mengumumkan update versi 2.0. Honkai: Star Rail “If One Dreams At Midnight” akan dirilis pada tanggal 6 Februari 2024. Update ini akan menghadirkan dunia baru yang sudah ditunggu-tunggu, Penacony. Cerita di Penacony akan dimulai dari versi 2.0. dan berlanjut selama tiga versi hingga versi 2.2. yang kemudian berakhir di versi 2.3. dalam bentuk epilog.

Cerita di Penacony dimulai saat kru Astral Express menerima undangan dari “Family” untuk menghadiri perayaan yang dinamakan “Charmony Festival”. Wujud asli Penacony adalah hotel antarbintang raksasa bernama “Reverie”. Padahal ribuan tahun yang lalu, Penacony pernah menjadi penjara perbatasan yang digunakan IPC untuk mengurung para tahanan. Setelah dikelola oleh “Family”, Penacony yang semula hanya sebuah planet penjara pun menjelma menjadi sebuah resor yang terkenal di seluruh alam semesta.

Misi terbaru di update versi 2.2. akan menggunakan “Dreampool” untuk masuk ke dalam dunia mimpi. Dunia mimpi yang pertama bernama “Golden Hour” yang berbentuk kota metropolitan megah dengan kesenangan yang mewarnai setiap sudutnya. Ketika menjelajahi dunia mimpi ini, pemain akan menggunakan “Dream’s Eye”, sebuah perangkat ajaib yang memanfaatkan ilusi optis untuk menghubungkan dua jalan yang tadinya terputus atau berbeda ketinggian dengan cara yang tidak masuk akal.

Versi 2.0. akan menghadirkan karakter baru yang sudah lama dinantikan para pemain, Black Swan. Karakter bintang 5 ini bukan hanya seorang peramal yang hebat, tapi juga seorang Memokeeper dari Garden of Recollection dengan pesona yang anggun, misterius, dan elegan. Ketika melancarkan Basic Attack atau Skill untuk menyerang musuh dalam pertempuran, Black Swan berpeluang untuk memberikan DoT khusus yang dapat ditumpuk “Arcana” pada musuh. Saat target musuh berstatus “Arcana”, Black Swan akan memicu efek tambahan berdasarkan jumlah tumpukan “Arcana” pada target tersebut. Tidak hanya itu, seiring dengan bertambahnya jumlah lapisan, DoT yang diterima musuh juga akan meningkat.

karakter bintang 5 lain yang akan hadir di versi 2.0. adalah Sparkle. Ia adalah seorang maestro drama yang berbahaya, mahir menyamar dan terobsesi dengan akting. Ia memakai ribuan topeng dan dapat berubah menjadi ribuan wajah. Dalam pertempuran, kehadiran Sparkle akan meningkatkan batas maksimum Poin Skill bagi timnya. Selain itu, Skill unik yang dia lancarkan bukan hanya meningkatkan CRIT DMG rekan tim yang ditargetkan, tapi juga memberi kesempatan bagi rekan tim tersebut untuk beraksi lebih awal, sehingga memberikan lebih banyak ruang untuk mengatur strategi pertempuran. Setelah melancarkan Ultimate, Sparkle juga bisa memulihkan beberapa Poin Skill sekaligus untuk timnya. Kehadiran Sparkle dalam tim bukan hanya meningkatkan batasan Poin Skill tim, tapi juga akan meningkatkan DMG yang diakibatkan oleh rekan timnya.

Penduduk setempat Penacony, Misha, juga akan hadir sebagai karakter baru. Sebagai karakter  bintang 4, Misha bekerja sebagai seorang penjaga pintu di “Reverie Hotel”. Dalam pertempuran, DMG dari Ultimate yang dilancarkan Misha akan meningkat seiring dengan bertambahnya Poin Skill yang digunakan oleh timnya. Tidak hanya itu, saat melancarkan Ultimate, Misha juga berpeluang untuk membuat targetnya memasuki status Frozen.

Versi 2.0. juga akan meluncurkan serangkaian optimalisasi untuk meningkatkan pengalaman bermain. Yang pertama, untuk setiap dunia yang sudah dirintis, fitur terbaru “Fate’s Atlas” akan merekam semua kisah dan alur cerita yang terjadi di dunia tersebut sesuai dengan garis waktunya. Selain itu, prosedur peningkatan level Relic juga telah dioptimalkan secara menyeluruh. Ketika meningkatkan level, pemain dapat menempatkan material dengan lebih mudah dan dapat meningkatkan setiap Relic ke level yang ditentukan. Pada saat yang bersamaan, versi baru ini juga dilengkapi dengan rekomendasi set Relic untuk masing-masing karakter agar pemain bisa memfilter dan mengganti set Relic sesuai kebutuhan hanya dengan menekan satu tombol. Optimalisasi terakhir adalah penandaan, pembuangan, dan penguraian Relic juga sudah dioptimalkan agar pemain lebih mudah mencari material dan bisa merasakan pengalaman bermain yang lebih lancar.

Bagaimana menurut kalian?

Update Baru Samba de Amigo: Party-To-Go Hadirkan Lagu Baru

0

Game rhythm Samba de Amigo: Party-To-Go untuk perangkat iOS telah mendapatkan konten baru di update terbarunya. Update ini akan berisi lagu-lagu baru yang sebelumnya tidak ada yaitu:

  • “Open Your Heart” from Sonic Adventure
  • “Permission to Dance” by BTS
  • “Tubthumping” by Chumbawamba
  • Super Monkey Costume Set

Cara untuk mendapatkan konten-konten tambahan ini sangat mudah. Kalian hanya tinggal mengupdate aplikasi Samba de Amigo: Party-To-Go di perangkat iOS.

Pokemon Company Buka Suara Soal Palworld

0

Seperti yang sudah dikhawatirkan, pemilik IP Pokemon yaitu The Pokemon Company buka suara soal Palworld. Dalam keterangan resminya mereka mengakui bahwa menerima laporan tentang game yang rilis di Januari 2024. The Pokemon Company akan melakukan investigasi apakah terjadi pelanggaran hak cipta atau tidak, karena mereka sama sekali tidak memberikan izin untuk menggunakan produknya.

Game yang dimaksud oleh The Pokemon Company ini jelas adalah Palworld yang dibuat oleh Pocketpair. Kesuksesan Palworld yang terjual sampai jutaan kopi juga menimbulkan kontroversi. Game ini diduga telah memplagiat desain dari Pokemon. Belum lagi kehadiran mod yang memungkinkan munculnya Pokemon di game tersebut.

Bagaimana menurut kalian?