HoYoverse mengumumkan akan menggelar tahap testing atau closed beta untuk Zenless Zone Zero. Tes ini hanya tersedia untuk platform mobile (Android, iOS) dan PC. Pendaftar untuk mengikuti tes bisa kalian lakukan di sini. Mengenai tanggal dimulainya tahap testing masih belum diumumkan oleh HoYoverse.
Diberi nama Amplification Test, tahap testing akan menghadirkan update secara signifikan untuk segi gameplay dan juga eksplorasi Hollow. Pada tahap ini, HoYoverse juga akan memperkenalkan karakter baru bernama Zhu Yuan dan unit khusus investigasi kriminal di bawah New Eridu Public Security (NEPS). Bangboo model terbaru juga akan menyambut para pemain dengan mekanisme Chain ATK baru untuk ikut membantu dalam medan pertarungan. Selain itu, sistem HDD juga telah menerima peningkatan signifikan, sehingga sebuah tantangan pertarungan baru yang bernama “Shiyu Defense” dan serangkaian kontrak pertarungan lainnya telah ditambahkan ke dalamnya.
HoYoverse memang sudah beberapa kali menggelar tahap testing untuk Zenless Zone Zero. Padahal game ini dijadwalkan bakal rilis di tahun 2024. Apakah perilisannya akan sesuai dengan jadwal? Kita lihat saja nanti.
SNK baru saja mengumumkan bahwa seri game Fatal Fury baru berjudul Fatal Fury: City of the Wolves akan diluncurkan pada awal 2025. Platform game yang akan didukung belum diumumkan. Game ini juga akan dapat dimainkan di EVO Japan 2024, yang akan berlangsung dari 27 hingga 29 April di Ariake GYM-EX, Tokyo, Jepang.
Sebuah set trailer baru telah dirilis, yang pertama mengumumkan jendela rilis awal 2025, dan yang kedua memperkenalkan karakter-karakter seperti Rock Howard (diisi suara oleh Griffin Puatu dalam bahasa Inggris, Yuma Uchida dalam bahasa Jepang), Terry Bogard (diisi suara oleh Michael Schneider dalam bahasa Inggris, Takashi Kondo dalam bahasa Jepang), Hotaru Futaba (diisi suara oleh Suzie Yeung dalam bahasa Inggris, Manaka Iwami dalam bahasa Jepang), Tizoc (diisi suara oleh Jalen K. Cassell, Hikaru Hanada dalam bahasa Jepang), dan Preecha (diisi suara oleh Mia Paige dalam bahasa Inggris, Chika Anzai dalam bahasa Jepang).
Dalam rangka meramaikan event “ALLSTAR Music Festival”, hari ini Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) telah resmi menayangkan music video (MV) lokal berjudul “Bersatu dan Berirama” yang menampilkan para hero sebagai grup band bernama “Sparkle”, yang juga merupakan nama dari seri skin ALLSTAR terbaru. Mereka adalah Estes, Fredrinn, dan Melissa.
Dalam MV yang menyatukan beberapa unsur musik jejepangan seperti J-Pop serta beat yang enjoy didengar oleh berbagai kalangan ini, tampil tiga selebriti Tanah Air yang ditunjuk sebagai representatif dari tiga hero MLBB, yaitu Angga Yunanda sebagai Estes, Angie Marcheria sebagai Melissa, dan Jerome Kurnia sebagai Freddrin.
Pesan di Balik MV “Bersatu dan Berirama”
MV berjudul “Bersatu dan Berirama” memberikan pesan tentang kesungguhan saat menghadapi tantangan dan perubahan dalam hidup, khususnya berdamai dengan masa lalu dan menyambut masa depan dengan optimis. Karena, setiap orang bisa tumbuh melalui pengalaman yang dihadapi, baik atau buruk, atau menang maupun kalah.
Selain itu, MV ini juga berisi pesan tentang kekuatan dalam persatuan dan kerja sama secara harmonis akan memberikan perubahan menuju ke arah yang positif. Ketika masa lalu terasa sangat berantakan, maka masa depan masih dapat bersinar dengan menyusun “bintang-bintang kemenangan”.
Saksikan talenta Angie Marcheria, gamer cantik sekaligus aktris, sebagai Melissa yang menyanyikan MV ini dari awal hingga akhir. Kemudian ada Angga Yunanda, selebriti sekaligus bintang film, sebagai Estes yang memainkan Keytar. Tidak ketinggalan, ada Jerome Kurnia, aktor, model, dan mantan penyiar radio, sebagai Fredrinn yang memainkan alat musik drum.
MV berjudul “Bersatu dan Berirama” sudah tersedia pada channel resmi Mobile Legends: Bang Bang mulai 17 Maret 2024.
Nonton MV-nya lewat video di bawah ini :
Skin Melissa Jadi yang Pertama
Bersamaan dengan penayangan MV “Bersatu dan Berirama”, MLBB juga telah merilis skin ALLSTAR untuk hero Melissa di original server. Skin tersebut memiliki efek skill serta desain memukau.
Mulai hari ini, pemain sudah bisa mendapatkan skin ALLSTAR Sparkle Melissa dengan membeli ALLSTAR Pass seharga 1.199 Diamonds atau 2.299 Diamonds (ada tambahan skin painted serta Crystal of Aurora untuk mengikuti undian) pada tanggal 16 Maret hingga 30 April 2024. Pemain juga bisa mendapatkan diskon ALLSTAR Pass hingga 70% dengan menyelesaikan quest sehingga harga 1.199 Diamonds menjadi 349 Diamonds, sedangkan yang 2.299 Diamonds menjadi 599 Diamonds.
Skin ALLSTAR Sparkle Melissa akan jadi yang pertama untuk dapat dimiliki oleh pemain MLBB di original server. Sementara itu, dua skin ALLSTAR Sparkle lainnya, yaitu untuk hero Fredrinn dan Estes, akan dirilis secara berkala pada tanggal 21 dan 28 Maret.
Estes | Fredrinn
Manfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan skin yang diinginkan dan jangan lewatkan juga berbagai keseruan dalam rangkaian event ALLSTAR Music Festival!
Mainkan Mobile Legends: Bang Bang bersama teman-teman! Download sekarang, gratis di Google Play dan App Store!
Publisher Microids dan pengembang Balio Studio baru saja mengumumkan game The Smurfs: Village Party untuk PlayStation 5, Xbox Series, PlayStation 4, Xbox One, Switch, dan PC (Steam, Epic Games Store). Game ini akan diluncurkan pada tanggal 6 Juni.
Berikut adalah gambaran umum tentang game ini, melalui Microids:
Papa Smurf sedang mengadakan pesta luar biasa! Untuk kesempatan ini, dia meminta semua Smurf untuk ikut dalam persiapan untuk membuat pesta tak terlupakan! Telusuri desa dan undang semua Smurf ke acara tersebut, tetapi berhati-hatilah terhadap Gargamel yang telah mendengar tentang pesta tersebut dan akan melakukan segala yang dia bisa untuk merusaknya…
Dalam mode game pesta, ajak teman dan keluarga Anda untuk bersenang-senang selama berjam-jam dalam 50 mini-game yang terinspirasi dari dunia Smurf. Dalam mode petualangan, mulailah perjalanan mendebarkan penuh dengan misi, temui lebih dari 100 Smurf ikonik, dan jelajahi 10 wilayah berbeda, dari desa Smurf hingga wilayah Gargamel.
Fitur Utama
Game pesta: 50 mini-game. 19 Smurf ikonik yang dapat dimainkan. Lebih dari 31 pakaian untuk Smurf yang dapat dimainkan. Enam jenis permainan (olahraga, kecepatan, keberuntungan, ingatan, pertempuran, dan ketepatan). Hingga empat pemain multiplayer lokal. Mode Petualangan Cerita asli di Desa Smurf. Temui lebih dari 100 Smurf ikonik. 10 lingkungan yang beragam (Hutan Enchanting, Pegunungan Beru, Wilayah Gargamel, dll.).
Noodlecake dan Hildring Studio baru saja mengumumkan akan merilis game petualangan hack-and-slash bergaya side-scrolling berjudul Sacre Bleu untuk Nintendo Switch dan PC melalui Steam pada tahun 2024.
Berikut adalah gambaran umum tentang game ini, melalui Noodlecake:
Sacre Bleu adalah petualangan musketeer hack-and-slash di mana Anda melarikan diri dari penjara menggunakan senjata api steampunk. Kuasai pertarungan bullet-time, platforming tenaga uap, dan bahasa Prancis palsu terbaik yang akan Anda temukan di mana pun!
Ambil peran sebagai kapten Musketeer Prancis yang dilemparkan ke dalam penjara Bastille! Di atas tuduhan palsu, bukan? Anda harus membantai jalan keluar dibantu oleh penemu brilian Josephine dan ciptaannya, blunderbuss yang ditenagai uap.
Gunakan blunderbuss dan berbagai arsenal senjata Anda untuk mengubah pertarungan menjadi balet udara yang elegan, bullet-time. Asah keterampilan Anda dalam mengalahkan musuh untuk mencapai nilai pertarungan tertinggi. Dengan melakukannya, Anda akan membuka tingkatan yang lebih sulit untuk menguji pedang dan keterampilan Anda.
Fitur Utama
Hadapi Bos Monstrous – Seseorang telah mengubah aristokrasi Prancis menjadi zombie raksasa yang memuntahkan empedu! Ungkap plot melawan Prancis sendiri sambil bau soup bawang menebal. Jelajahi Bastille – Penjara Bastille sangat luas! Jelajahi gudang senjata, saluran pembuangan, dan dapur saat Anda bekerja untuk membangun kapal udara untuk melarikan diri dengan berani. Dalam perjalanan Anda, Anda akan menemukan rahasia yang tersembunyi di sudut-sudut gelap yang membuka tantangan lebih lanjut.
ASUS Republic of Gamers (ROG) hari ini mengumumkan ROG Phone 8 Series akan diluncurkan pada tanggal 20 Maret 2024 yang menjadi awal dari perjalanan revolusioner untuk memberikan berbagai keunggulan dalam permainan mobile.
Melalui proses redesign terbesar dalam sejarahnya, ROG Phone 8 Series telah berkembang dari ponsel gaming murni menjadi perangkat premium futuristik dan revolusioner, dengan body yang lebih ramping, lebih ringan, dan bezel yang lebih tipis sehingga menjadi ponsel gaya hidup sempurna bagi para gamer. Performanya yang menakjubkan dirancang untuk memenuhi kebutuhan para gamer, streamer, kreator konten, dan masih banyak lagi. Ponsel ini juga dilengkapi dengan fitur ramah gaming yang dikombinasikan dengan performa menakjubkan, dan didukung oleh kecerdasan buatan (AI), desain premium, serta kepraktisan sehari-hari. Inilah ponsel yang dirancang untuk memiliki kinerja lebih canggih, menawarkan fitur teknologi terkini, desain inovatif, serta berkomitmen untuk menciptakan pengalaman penggunaan yang luar biasa.
Jimmy Lin, ASUS Regional Director Southeast Asia menjelaskan bahwa “Tahun ini, kami bangga dapat memperkenalkan ROG Phone 8 Series di Indonesia. Dengan tetap mempertahankan reputasi gamingnya yang sempurna sekaligus memperluas daya tariknya bagi siapa pun yang mencari lebih dari sekedar ponsel harian, untuk membantu mereka meraih berbagai hal yang luar biasa. Desain baru yang menarik perhatian ini hadir lebih tipis hingga 15%. ROG Phone 8 Series memiliki prosesor Mobile Platform Snapdragon® 8 Gen 3 yang tangguh, didukung oleh RAM LPDDR5X 8533 Mbps dan penyimpanan UFS 4.0 untuk kecanggihan yang menunjang segala kebutuhan.”
Para gamer dan kreator kini dapat bermain dan mengeksplorasi fotografi dengan sistem kamera canggih dari ROG Phone 8 Series. Selain itu, teknologi OZO Audio memberikan pengguna pilihan untuk menghilangkan suara angin agar rekaman di luar ruangan menjadi jelas, atau menangkap audio spasial 3D Surround yang imersif dan berkualitas tinggi.
Namun kecanggihannya tidak berhenti di situ, karena ASUS telah melengkapi ROG Phone 8 Series dengan Empat fitur kecerdasan buatan (AI) yang ramah bagi gamer, meningkatkan pengalaman bermain game ke level yang lebih tinggi. Gamer dapat dengan mudah memindahkan permainan ke latar belakang dengan Mode Latar Belakang atau menangkap momen kunci dengan X Capture, menjadikan perangkat ini tak tergantikan bagi gamer yang memiliki passion tinggi. Lebih jauh lagi, AI Grabber yang intuitif untuk menangkap teks dan X Sense dapat meningkatkan pengalaman bermain game.
Acara peluncuran ROG Phone 8 Series akan diluncurkan secara offline, sehingga para penggemar teknologi dan rekan-rekan media dari seluruh dunia dapat menyaksikan peluncuran perangkat terobosan ini. Tandai kalender pada tanggal ROG Phone 8 Series pukul 14.00 WIB, 20 Maret 2024, di FX Sudirman jadilah salah satu yang pertama merasakan pengalaman menggunakan ROG Phone 8 Series.
Lewat kolaborasi bersama dengan PUBG Mobile, ROG menyelenggarakan event launching ROG Phone 8 bersamaan dengan 6th Anniversary atau perayaan ulang tahun ke-6 dari PUBG Mobile yang juga bertepatan dengan peluncuran update terbaru PUBG Mobile Versi 3.1: Skyhigh Spectacle. Akan ada banyak acara menarik dalam peluncuran ini antara lain : PMIC (PUBG Mobile Influencer Championship), Jawara Tournament By Tangerang Community, WOW Tournament, Cosplay Competition, kehadiran guest star spesial BTR Ryzen, BTR7 dan Coach Justin, juga terdapat Giveaway berhadiah ROG Phone 8 dan banyak quiz lainnya!
Apa apa dengan industri game belakangan ini yang sering menggunakan aktor terkenal untuk mempromosikan gamenya? Capcom telah merilis trailer baru untuk Dragon’s Dogma 2 yang dinarasikan oleh aktor Ian McShane. Salah satu peran yang paling dikenal olehnya adalah sebagai Winston, pemilik hotel The Continental di franchise film John Wick.
Dalam Dragon’s Dogma II, pemain akan menjadi Arisen yang “hatinya” dicuri oleh naga. Dunia Dragon’s Dogma 2 akan dibagi menjadi dua yaitu Vermund yang merupakan kekuasaan manusia dan Battahl yang dikuasai Beastren. Kedunya memiliki cara sendiri untuk menangkal ancaman naga. Dragon’s Dogma 2 adalah game singleplayer dimana pemain bisa merekrut NPC atau Pawn sebagai rekan.
Dragon’s Dogma 2 juga memiliki job atau Vocation yaitu Fighter, Mage, Thief, dan Archer dan masih banyak lagi. Pemain bisa mengganti Vocation yang digunakan dengan mengunjungi Vocation Guilds.
Dragon’s Dogma II akan tersedia pada tanggal 22 Maret 2024 di PS5, Xbox Series, dan PC (Steam).
Sega dan Cygames telah mengumumkan kehadiran dari update 1.1.1 untuk Granblue Fantasy: Relink. Update ini akan menghadirkan raid boss Lucilius dalam quest berjudul The Final Vision. Dalam pertarungan, pemain akan didampingi oleh Sandalphon. Update ini bisa didapatkan oleh semua pemilih game Granblue Fantasy: Relink secara gratis.
Selain berhadapan dengan Lucilius, update 1.1.1 juga akan menghadirkan berbagai macam konten baru lainnya seperti item untuk memperkuat karakter dan senjata, serta emote. Konten ini adalah konten berbayar:
Let’s Chat Emote Expansion Set
Self-Improvement Pack1
Weapon Uncap Items Pack 1
Weapon Upgrade Items Pack 1
Sigil Upgrade Items Pack 1
Detail lebih jelas mengenai update 1.1.1 bisa dilihat di sini.
Pada tanggal 25 April 2024, Cygames akan mengadakan acara livestream Granblue Showcase: Relink Part 3. Pada acara ini akan dibahas mengenai update selanjutnya untuk Granblue Fantasy: Relink. Untuk informasi, pada bulan April dan Mei akan hadir tiga karakter baru Seofon, Tweyen, dan Sandalphon.
Kabar baik untuk kalian yang sudah menanti-nantikan kehadiran Final Fantasy VII: Ever Crisis. Game mobile ini sudah bisa dimainkan di wilayah Indonesia melalui smartphone Android dan iOS. Tidak hanya di mobile, game ini juga bisa dimainkan di PC melalui Steam.
Buat kalian yang belum tahu, Final Fantasy VII: Ever Crisis awalnya adalah game mobile untuk Android dan iOS. Game ini merupakan kompilasi dari semua game Final Fantasy VII, mulai dari Before Crisis sampai dengan Final Fantasy VII. Bahkan film Final Fantasy VII Advent Children juga ada di Final Fantasy VII: Ever Crisis. Game ini ditujukan untuk singleplayer dan memiliki sistem episodic.
Bagaimana menurut kalian? Tertarik untuk mencoba Final Fantasy VII: Ever Crisis?
Jika tahun 2020 adalah tahunnya Final Fantasy VII Remake, maka tahun 2024 akan menjadi tahunnya Final Fantasy VII Rebirth. Skala luar biasa besar yang dimiliki oleh Rebirth seperti dimunculkannya world map serta beragam mini game dan karakter baru menunjukkan bahwa Square Enix tidak main-main untuk menjadikan game ini tidak hanya sebagai sekuel terbaik, tapi juga game RPG terbaik.
Tantangan berikutnya jelas dialamatkan kepada para fans yang sudah memainkan game originalnya di tahun 1997. Semuanya sudah tahu bahwa ada modifikasi cerita di Final Fantasy VII Remake yang pastinya berlanjut ke Rebirth. Apakah ini bisa diterima oleh fans?
Setelah memainkan Final Fantasy VII Rebirth selama puluhan jam, mencoba hampir semua mini game dan menguasi mekanik gameplay, serta mengikuti alur cerita dan juga dari side story, berikut adalah kesimpulan saya untuk Final Fantasy VII Rebirth:
Cerita Tetap Setia dengan Naskah Asli Meski Ada Modifikasi
Cerita di Final Fantasy VII Rebirth diawali dengan kilas balik tragedi yang terjadi kampung halaman Cloud dan Tifa di Nibelheim. Kalian akan melihat bagaimana Sephiroth yang awalnya perhatian dengan Cloud jadi menggila. Setelah menyelesaikannya barulah cerita utama Final Fantasy VII Rebirth dimulai.
Cloud dan kawan-kawannya akan memulai petualangan dari kota Calm lalu berjalan terus menuju Junon, menyebrangi lautan ke Costa del Sol, dan akhirnya tiba di Gold Saucer. Perjalanan ini akan mengikuti alur dari game original Final Fantasy VII tahun 1997. Selama perjalanan kalian akan disajikan oleh berbagai macam cerita dan juga minigame. Begitu banyaknya minigame sampai kadang membuat saya terdistraksi dan agak menganggu fokus saya dengan cerita utama Final Fantasy VII Rebirth.
Tapi secara garis besar, developer berhasil merepresentasikan cerita original Final Fantasy VII ke dalam Rebirth. Kegelapan dan kesedihan yang menjadi inti cerita diperlihatkan dengan baik, mulai dari eksistensi planet yang terancam, sifat destruktif Shinra, dan juga ambisi Sephiroth. Sosok Cloud sebagai karakter protagonis yang kompleks juga diperlihatkan dengan baik. Dari luar meski terlihat gagah, Cloud sebetulnya patah di dalam dirinya. Karakter ini diperlihatkan secara baik dengan kualitas visual tertinggi yang dimiliki oleh teknologi game zaman sekarang.
Tidak hanya Cloud saja, setiap anggota dalam timnya juga memiliki momen masing-masing untuk bersinar. Misalnya cerita Barret ketika ia bertemu dengan teman lamanya Dyne yang menampilkan performa emosional mentah dari pengisi suaranya John Eric Bentley, ditambah dengan kekuatan teknologi PS5 yang menampilkannya dalam visual yang luar biasa.
Final Fantasy VII Rebirth juga berhasil memperlihatkan sisi lain dari Aerith. Pada game ini ia lebih menjadi emosional, dan hubungannya dengan Tifa menjadi lebih kuat. Aerith juga membantu Tifa untuk menanggung beban dari Cloud. Dibalik ceritanya, developer juga menyertakan pesan-pesan yang relate dengan kondisi zaman sekarang yaitu pentingnya untuk melindungi lingkungan dan bagaimana kita sebagai manusia bisa menjalani kehidupan sehari-hari dengan tetap positif.
Initinya dari segi cerita Final Fantasy VII Rebirith tetap setia dengan game originalnya. Ada penambahan yang membuat aspek ini menjadi lebih dalam. Ada beberapa cerita yang juga digali lebih dalam di Rebirth. Jika dulu di game originalnya hanyalah sampingan, tapi di Rebirth akan menjadi sebuah cerita sendiri.
Skala Final Fantasy VII Rebirth yang Masif
Aspek penting yang membuat Final Fantasy VII Rebirth terasa istimewa adalah skala yang luar biasa. Ketika saya pertama kali tiba di Grasslands, salah satu dari enam daerah yang membentuk dunia di Rebirth, saya langsung terpukau. Wilayah ini membentang luas dengan latar belakang pemandangan pegunungan. Sesuai namanya, Grasslands juga memiliki bagian padang rumput. Beberapa bagian lagi dipenuhi oleh bebatuan dengan formasi yang liar. Kehadiran reruntuhan bangunan dan pipa raksasa yang digunakan untuk mengalirkan Mako menjadi pengingat bahwa alam di Rebirth terancam oleh eksploitasi manusia.
Untuk saya yang dulu memainkan Final Fantasy VII Original, melihat transformasi grafis dan visual yang terjadi di Rebirth membuat saya terkagum-kagum. Dunia Final Fantasy VII yang dulu grafisnya sederhana kini dibuat ulang dengan hasil yang mengagumkan.
Memanjat tebing di Junon untuk melihat pemandangan yang memukau yaitu kota yang berada di bawah meriam besar dengan nuansa langit sore berwarna oranye. Perbedaan kontras antara pantai Costa Del Sol yang penuh kehidupan dengan gurun yang gersang di Corel. Kondisi ini tidak bisa saya lihat dulu di game originalnya.
Banyak yang mengatakan bahwa dunia open world yang disajikan dalam Final Fantasy VII Rebirth cukup mengintimidasi. Menurut saya ini hanya terjadi jika kalian berjalan tanpa arah dan tujuan. Jika tidak ingin mengalaminya, pastikan kalian selalu mengikuti ikon dari main objective atau quest. Cara lainnya agar tidak tersesat adalah dengan mengikuti alur dari jalanan yang bisa kalian lihat saat membuka map. Tapi jika kalian ingin menikmati pemandangan yang disajikan dalam dunia di Final Fantasy VII Rebirth, tidak ada salahnya untuk sedikit tersesat.
Kalian juga akan kembali bertemu dengan Chadley, bocah yang dulu meminta Cloud untuk menjalankan beragam side quest di Final Fantasy VII Remake. Kali ini di Rebirth, Chadley akan meminta bantuan Cloud untuk mengoperasikan menara-menara yang tersebar di world map. Menara ini berfungsi untuk membuka dan memperlihatkan wilayah di sekitarnya. Kalian bisa melihat lokasi dari bangunan atau point of interest secara jelas dan tidak perlu menerka-nerka lagi lokasinya.
Misi dari Chadley ini mengingatkan saya dengan mekanik dalam game Assassin’s Creed, dimana saya harus menaiki menara tinggi untuk mengetahui apa saja yang ada di sekitar. Mekanik ini akan dilakuan secara berulang kali setiap memasuki wilayah baru. Menurut saya aktivitas ini bisa agak membosankan karena terlalu repetitive. Tapi suka tidak suka, saya harus melakukannya agar bisa mengetahui kondisi wilayah yang sedang dijelajahi.
Mekanik lainnya adalah sistem transportasi. Untuk menjelajahi world map yang begitu luas, kalian akan bisa menggukan kendaraan. Mulai dari Chocobo yang serba bisa sampai dengan kendaraan moderen seperti Buggy. Ada juga cara lainnya yang unik untuk setiap wilayah. Misalnya di Gongaga dengan menggunakan jamur seperti trampolin untuk meloncat tinggi. Atau melayang di Cosmo Canyon dengan menggunakan semacam luncuran pendorong. Mekanik eksplorasi ini cukup menarik.
Dukungan Pengisi Suara yang Maksimal
Storytelling di Final Fantasy VII Rebirth juga didukung oleh penampilan maksimal dari para pengisi suara. Tanpa dukungan mereka, cerita tidak akan dapat disampaikan dengan baik kepada pemain.
Beberapa adegan emosional seperti yang terjadi di Gold Saucer, akan sangat terasa feeling-nya berkat dialog yang dikeluarkan dari mulut sang pengisi suara kepada karakternya di dalam game. Sama halnya dengan momen lucu yang ternyata banyak sekali bertebaran dalam game. Melihat karakter yang saling melemparkan lelucon atau saling menggoda membuat saya ikut tersenyum saat melihatnya.
Penampilan setiap karakter dari segi grafis dan visual juga ikut menambah pengalaman dari storytelling. Wajah karakter yang detail dan jelas membuat emosi mereka ikut terlihat dan bisa dirasakan oleh pemain yang memainkan gamenya. Hal yang menjadi perhatian saya adalah ada dalam beberapa momen dimana kualitas grafis mendadak turun drastis, dari PS5 menjadi PS4.
Gameplay Tetap Seru dengan Lebih Banyak Variasi
Jika kalian sudah memainkan Final Fantasy VII Remake, Rebirth menawarkan gameplay yang kurang lebih sama. Hal baru yang ditawarkan adalah skill combo antar karakter atau Synergy. Skill ini dibagi menjadi dua yaitu Synergy Abilities yang berupa skill aktif bisa berupa serangan atau buff dan mengkonsumsi energi bila dipakai, dan Synergy Skill yang juga adalah skill aktif tetapi tidak mengkonsumsi energi. Synergy Skill bisa juga dipakai untuk mengisi ATB bar dengan lebih cepat dibandingkan serangan biasa.
Menurut saya kehadiran mekanik ini membuat gameplay Final Fantasy VII Rebirth menjadi lebih seru. Tapi pada sisi lain, kehadiran mekanik Synergy ini awalnya agak sulit untuk dimengerti. Kalian harus mencobanya terus dan mendapatkan feel-nya. Barulah kalian bisa memaksimalkan mekanik Synergy. Pastikan juga untuk mengatur shortcut untuk skill sesuai dengan kenyaman kalian.
Beberapa skill Synergy memiliki animasi yang cukup menarik untuk dilihat. Tapi saran saya jangan sembarangan membelanjakan SP kalian jika hanya untuk melihat animasinya saja. Sebaiknya SP digunakan untuk menaikkan atribut yang menurut saya lebih berguna. Pilih Synergy yang menurut kalian berguna saja. Karena menurut saya skill di Final Fantasy VII Rebirth sudah cukup banyak apalagi ditambah dengan Synergy. Jangan membuat pusing diri sendiri karena bingung mau menggunakan skill yang mana.
Untuk progression, Rebirth masih menggunakan formula yang sama yaitu mengumpulkan experience point sebanyak-banyak untuk menaikkan level karakter dan juga mendapatkan SP atau Skill Point. Poin dari SP bisa kalian belanjakan dalam Folios yang mirip dengan mekanik Sphere Grid di Final Fantasy X. Kalian dapat mengambil skill Synergy baru atau menaikkan atribut karakter dengan menggunakan sejumlah SP untuk membukanya di Folios.
Maksimalkan Mekanik Stagger dan Penggunaan Materia
Sistem Pressure dan Stagger juga kembali di Final Fantasy VII Rebirth dan akan mendorong kalian untuk mendalami pemahaman tentang pertarungan. Sama seperti di Remake, gunakan selalu Assess untuk mengetahui kelemahan musuh. Jika sudah dapat, gunakan skill atau magic dengan elemen yang sesuai yang mendorong musuh ke posisi Pressure dan berujung ke Stagger. Cara ini wajib kalian gunakan terutama ketika berhadapan dengan boss.
Ada kepuasan tersendiri ketika kalian berhasil melakukan semuanya dengan benar. Diawali dengan serangan magic untuk membuat musuh masuk ke posisi Stagger lalu diakhiri dengan Limit Break. Bisa juga dengan menggunakan rute Synergy Skill atau Synergy Abilities untuk mencapai Stagger. Serunya lagi, kalian akan melakukan semua itu dalam keadaan tertekan karena musuh terutama boss di Final Fantasy VII Rebirth kebanyakan tidak kenal ampun saat menyerang.
Sistem Materia juga berperan besar saat combat di Final Fantasy VII Rebirth. Pastikan kalian sudah memiliki susunan Materia yang sesuai dengan gaya bermain karakternya. Misalnya Aerith bisa kalian isi dengan Materia magic karena memang ia adalah tipe magician. Cloud sebaliknya bisa menggunakan Materia dengan skill pasif untuk menaikkan atribut karena spesialis dalam serangan jarak dekat.
Kompleksitas dari gameplay saat combat jujur saja bisa cukup mengintimidasi. Tapi jika kalian sudah bisa menguasainya, akan ada rasa puas.
Adanya Beragam Mini Game yang Menarik
Ada banyak mini game di Final Fantasy VII Rebirth. Beberapa terkesan seperti hanya untuk membuang-buang waktu. Ada juga yang didesain sangat kompleks dan menarik. Bahkan bisa saja mini game ini dikembangkan menjadi game standalone.
Contohnya adalah Queen’s Blood, game kartu yang sempat membuat saya hilang fokus dengan cerita utama Final Fantasy VII Rebirth. Game ini mengingatkan saya dengan Triple Triad di Final Fantasy VIII. Pada awalnya saya hanya mencoba-coba saja, tapi akhirnya saya justru ketagihan untuk memainkan Queen’s Blood. Setiap kali datang ke kota baru, saya selalu mencari lawan bermain kartu sambil mengeksplorasi kota tersebut.
Tidak hanya Queen’s Blood saja, masih banyak mini game lain yang tidak kalah seru di Final Fantasy VII Rebirth. Misalnya Chocobo Racing yang lebih “liar” dibandingkan di game originalnya. Junon March yang merupakan salah satu mini game favorit saya. Belum lagi beragam mini game yang disajikan di Gold Saucer.
Kesimpulan
Sebagai fans dari Final Fantasy VII yang sudah menamatkan game originalnya, Final Fantasy VII Rebirth menurut saya adalah game yang sempurna. Mulai dari grafis, gameplay, dan juga cerita semuanya sempurna. Saya juga tidak mempermasalahkan mengenai adanya “variasi” yang diimplementasi pada aspek cerita di Rebirth. Kehadiran variasi ini justru menurut saya memberikan harapan baru kepada fans yang mungkin kurang puas dengan cerita di game originalnya.
Kehadiran mekanik baru yaitu Synergy juga membuat gameplay Final Fantasy VII lebih segar. Pemain bisa lebih banyak bereksperimen dengan gaya bermain mereka untuk menciptakan gameplay yang ideal.
Jika kalian adalah fans Final Fantasy VII, maka saran saya adalah kalian WAJIB memainkan game ini.