HoYoverse dalam acara PlayStation State of Play telah mengumumkan sedang mengerjakan Zenless Zone Zero versi PS5. Penambahan platform ini membuat pemain Zenless Zone Zero nantinya memiliki banyak opsi untuk memainkan game ini. Selain di PS5, Zenless Zone Zero juga tersedia di mobil (Android dan iOS) serta PC.
Zenless Zone Zero bergenre action RPG dengan latar dunia urban fantasi. Pemain akan mengendalikan karakter utama atau Proxy yang akan mengungkap misteri kemunculan fenomena bernama Hollow di kota New Eridu. Dalam petualangan pemain akan ditemani oleh berbagai macam kelompok. Gameplay dari game ini akan mengadopsi sistem roguelike dengan mekanik skill kombo untuk menyajikan permainan yang menantang.
Sampai saat ini Zenless Zone Zore masih belum memiliki tanggal rilis pasti. HoYoverse hanya mengumumkan bahwa game ini akan tersedia di tahun 2024.
ASUS meluncurkan kartu grafis GeForce RTX 4080 SUPER Noctua OC Edition. Kartu grafis ini didesain untuk para gamer dan kreator yang sedang mencari kinerja canggih sekaligus beroperasi pada tingkat kebisingan yang senyap. Dibuat menggunakan desain kelas atas dari model ASUS GeForce RTX 3070, RTX 3080, dan RTX 4080 Noctua Edition, kartu grafis premium ini menghadirkan operasi yang hampir senyap karena menggunakan kipas Noctua, yaitu sebuah vapor chamber yang dirancang khusus oleh ASUS disertai heatsink besar.
Dingin dan Senyap
ASUS GeForce RTX 4080 SUPER Noctua Edition memadukan sepasang kipas NF-A12x25 Noctua yang canggih untuk mengalirkan udara menuju heatsink yang sangat besar. Kipas ini dikembangkan atas kerjasama antara tim R&D termal ASUS dengan engineer Noctua. Desain tersebut melibatkan penyesuaian kerapatan fin dan penataan heat pipe heatsink agar kedua komponen tersebut optimal untuk mendukung karakteristik aliran udara dari kipas NF- A12x25. ASUS meningkatkan volume total kartu untuk menempati kapasitas 4,3 slot agar mendapatkan tingkat kebisingan yang rendah, acoustic signature yang halus, dan kinerja pendinginan yang tinggi dengan tetap menyediakan ruang bagi sepasang kipas 120 mm. Kartu ini juga dibekali dengan switch Dual BIOS yang dilengkapi dengan mode Quiet yang telah aktif secara default untuk meminimalkan akustik langsung seketika digunakan.
NF-A12x25 adalah pilihan yang tepat untuk versi ini karena memiliki beragam inovasi dalam bingkai sebesar 120 mm. Selain itu, impeller pada kipas ini terbuat dari Sterrox® liquid-crystal polymer dari Noctua serta memiliki koefisien ekspansi termal yang sangat rendah, sehingga bilah kipas hanya berjarak 0,5 mm dari rangka luar. Toleransi yang sangat rapat ini membuat kipas NF-A12x25 bekerja lebih efisien terhadap tekanan balik dengan cara mengurangi kebocoran aliran udara, sehingga sangat sesuai untuk susunan fin GPU yang padat. Sementara itu, motor hub dan axis yang diperkuat dengan logam dihadirkan untuk menopang celah yang sangat presisi antara impeller dan frame.
Secara keseluruhan, solusi pendinginan ASUS GeForce RTX 4080 SUPER Noctua Edition sangat efisien dan sangat senyap sehingga hanya menghasilkan 27dB pada load maksimum. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil maksimal dari NVIDIA GeForce RTX 4080 SUPER, para gamer dapat mengandalkan keahlian teknik ASUS dan Noctua selama puluhan tahun.
Gaya Memukau
ASUS mengetahu bahwa kalangan enthusiast Noctua sangat peduli dengan desain rakitan seperti halnya kinerja yang tinggi dan tingkat kebisingan yang rendah. Oleh karena itu, ASUS GeForce RTX 4080 SUPER Noctua Edition dibekali dengan shroud berwarna coklat khusus di kedua kipas NF-A12x25 untuk melengkapi skema warna yang khas, sekaligus menghadirkan sistem pemasangan yang aman — tanpa memerlukan alat apapun. Logo ASUS dan Noctua di bagian depan dan samping shroud serta grafis yang apik di bagian backplate alloy yang panjang membuat kartu grafis ini dapat dikombinasikan dengan komponen Noctua lainnya dalam suatu sistem.
Dapatkan Hasil Maksimal dari Kartu Grafis SUPER dengan GPU Tweak III
Pengguna yang ingin mendapatkan performa terbaik dari kartu grafis terbaru diharuskan memeriksa versi terbaru dari software ASUS GPU Tweak III. Fitur terbaru dari aplikasi ini membuat proses penyesuaian GeForce RTX 40 SUPER series menjadi lebih mudah. Beragam mode preset yang dihadirkan oleh ASUS memudahkan pengguna dalam meningkatkan daya kartu atau mengurangi kebisingan hanya dengan sekali klik. Lebih dari itu, pengguna bahkan dapat mengatur profil berdasarkan game-per-game.
Salah satu fitur baru yang paling menarik, yaitu Mobile Monitor. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk terhubung ke GPU Tweak melalui ponsel atau perangkat jarak jauh lainnya, sehingga mereka dapat memantau kartu grafis tanpa harus menampilkan overlay pada gameplay. Pengguna hanya perlu menyiapkan ponsel atau tablet di samping PC, kemudian hubungkan perangkat tersebut ke antarmuka GPU Tweak Mobile Monitor, lalu awasi statistik sistem secara real time.
Selain itu, fitur Voltage-Frequency (VF) Tuner dibuat lebih user-friendly dari sebelumnya untuk menyuguhkan kontrol yang presisi terhadap kurva kecepatan clock GPU. ASUS juga telah meningkatkan on-screen display dengan menambahkan fungsi impor dan ekspor serta mengintegrasikan antarmuka GPU-Z sehingga pengguna dapat memperoleh informasi kartu grafis secara detail tanpa harus menginstal aplikasi GPU-Z secara terpisah. GPU Tweak III terbaru akan segera dirilis dan pengguna dapat mengunduh aplikasinya di sini.
Aktifkan dan Mainkan
Agar GeForce RTX 4080 Noctua SUPER Edition tetap berjalan dengan baik, pengguna dapat memasangkan kartu grafis baru ini dengan power supply ASUS premium. ROG Thor 1000W Platinum II merupakan power supply yang sempurna untuk menjalankan rakitan yang sangat sangat kuat dan senyap karena memiliki komponen berkualitas tinggi dan operasi yang efisien. Power supply ini memiliki layar OLED di bagian samping untuk memantau tarikan daya secara real-time serta dukungan Aura Sync untuk menambah keindahan RGB. Untuk opsi power supply lain sekaligus kalkulator yang membantu pengguna menemukan watt yang tepat untuk sistemnya, kunjungi portal Power Supply ASUS.
Salah satu tren di industri game zaman sekarang adalah game mobile bisa juga dimainkan di konsol maupun PC. Lihat saja contohnya seperti Genshin Impact yang hadir di mobile, konsol, dan PC. Pemain yang beda platform bisa bermain game yang sama.
Strategi ini sepertinya juga dipakai oleh Cygames dengan franchise Granblue Fantasy. Belakangan Cygames mencoba mempopulerkan Granblue Fantasy dengan membuat game spin-off di platform lain. Salah satu spin-off ini adalah Granblue Fantasy: Relink yang membawa mekanik yang ada di game mobilenya, dikombinasikan dengan grafis dan gameplay untuk game konsol dan PC.
Dari teaser yang sudah diperlihatkan oleh Cygames, Granblue Fantasy: Relink jelas sangat menarik untuk dimainkan. Bayangkan dari grafis dimana karakternya masih berbentuk sprite diubah menjadi 3D dengan gaya animasi. Gameplay turn-based dirombak menjadi action RPG. Siapa yang tidak terkesan dengan transformasi tersebut.
Saya mendapatkan kesempatan untuk memainkan versi review Granblue Fantasy: Relink di PC. Jujur saja, saya belum pernah memainkan game mobile Granblue Fantasy. Tapi apa yang disajikan oleh Cygames melalui Granblue Fantasy: Relink membuat saya terpesona! Bahkan setelah 20 jam lebih saya memainkan game ini, saya belum bosan-bosan juga.
OVA-nya Granblue Fantasy
Cerita dari Granblue Fantasy Relink masih seputar petualangan kru Grandcypher yang menjelajahi Sky Realm untuk menemukan Estalucia. Pada game ini kru Grandcypher yang terdiri dari Gran/Djeeta, Vyrn, Lyria, Kataline, Io, Racham, Rosetta, dan Eugen mendatangi wilayah Zegagrande Skydom. Wilayah ini terdiri dari banyak pulau dan beberapa dikuasai oleh mahluk dengan kekuatan tinggi yang bernama Primal.
Petualangan tim Grandcypher di Zegagrande Skydom diawali oleh cutsecene yang epic. Pada bagian tutorial ini kalian akan langsung berhadapan dengan boss berukuran raksasa. Kalian akan diajarkan mengenai basic command di Granblue Fantasy: Relink, sambil berhadapan dengan naga yang mengamuk.
Seharusnya naga ini bisa dikendalikan oleh Lyria. Tapi karena suatu alasan, ia memberontak dan justru balik melawannya. Rupanya ini adalah perbuatan dari organisasi Church of Avia yang dipimpin oleh wanita ara-ara, Lilith. Mereka memiliki rencana untuk mengacaukan Zegagrande Skydom dengan menggunakan kekuatan milik Lyria.
Begitulah gambaran dari alur cerita Granblue Fantasy: Relink. Menurut saya alur cerita game ini sudah cukup mainstream dan sama dengan cerita dalam anime atau manga kebanyakan. Sekelompok pahlawan melawan organisasi jahat yang berambisi untuk menguasai dunia.
Church of Avia memiliki banyak pasukan yang dipimpin oleh beberapa jenderal. Salah satu dari jenderal ini adalah Id yang mendapat julukan ahli pedang terkuat di Zegagrande. Ia memiliki karakter stereotipe anime dan manga juga, kuat, tidak banyak bicara, dan selalu menjalankan perintah atasan meskipun sebetulnya ia ragu.
Pada awal permainan kalian bisa memilih untuk menggunakan Gran atau Djeeta. Jika kalian berubah pikiran, kalian bisa menggantinya saat di tengah jalan. Gran/Djeeta bukan silent protagonist. Dalam beberapa adegan, kalian akan dihadapkan opsi pilihan. Opsi ini memang tidak berdampak dengan cerita, tapi setidaknya Gran/Djeeta bisa berbicara sesuai dengan pilihan yang dipilih.
Menurut saya cerita dari Granblue Fantasy: Relink bagi kalian yang sudah memainkan game mobilenya bisa dianggap sebagai OVA. Buat kalian yang belum pernah memainkan game mobilenya dan penasaran dengan cerita dari Granblue Fantasy bisa menggunakan fitur Fate Episode. Fitur ini berisi rangkuman dari latar belakang setiap karakter yang ada di Granblue Fantasy: Relink.
Perubahan Grafis yang Drastis
Dari segi grafis Granblue Fantasy: Relink sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan game mobilenya. Jika dibandingkan dengan kualitas grafis untuk game action RPG, Granblue Fantasy: Relink bisa dibilang luar biasa bagus. Kalian bisa melihat bagaimana tampilan dunia Skydom dalam format 3D.
Sayangnya game ini tidak memiliki dunia open world, melainkan dibagi-bagi dengan sistem townhub. Ada dua kota di Granblue Fantasy: Relink yaitu Folca dan Seedhollow yang berfungsi sebagai townhub. Untuk melanjutkan cerita atau mengambil quest, kalian harus mengambilnya terlebih dahulu di Quest Counter atau berbicara dengan NPC yang berkaitan. Setelah itu kalian akan dilempar ke lokasi quest untuk menjalankannya seperti di game Monster Hunter.
Selain grafis, animasi di Granblue Fantasy: Relink juga memukau. Banyak cutscene yang menampilkan adegan luar biasa, ditambah wajah karakter juga memiliki mimik yang berbeda-beda. Desain monster di game ini juga perlu diacungi jempol. Mulai dari monster sederhana seperti Goblin sampai robot raksasa seperti dalam Shadow of Colossus akan muncul di game ini.
Kesimpulannya untuk grafis, Granblue Fantasy: Relink bisa dibilang termasuk yang terbaik untuk game action RPG. Ini akan menjadi standar baru di 2024.
Gameplay Turn-Based Menjadi Action RPG
Perubahan terbesar dari Granblue Fantasy: Relink jelas adalah gameplay-nya. Dari sistem turn-based menjadi action dimana tidak ada lagi sistem menunggu giliran. Pemain bisa dengan bebas melakukan apa saja saat bertarung dengan musuh.
Jangan kaget jika kalian menemukan sesi gameplay yang menggunakan gaya shooter atau pertempuran masif ala Eikon di Final Fantasy XVI. Cygames telah belajar banyak dari game-game yang sudah ada dan mengimplementasikan hal terbaiknya di Granblue Fantasy: Relink.
Granblue Fantasy: Relink adalah game yang fokus kepada mode singleplayer. Ketika menjalankan quest, pemain bisa membawa empat karakter. Untuk informasi, Gran/Djeeta tidak bisa dikeluarkan dari anggota party.
Pada bagian awal hanya ada enam karakter yang bisa dipilih. Seiring berjalannya cerita, kalian akan mendapatkan Crewmate Card yang bisa dipakai untuk membuka karakter lainnya. Total ada 12 karakter yang bisa dibuka dengan menggunakan Crewmate Card.
Bagaimana cara mendapatkan Crewmate Card? Untungnya caranya tidak dengan digacha, tapi dengan menjalankan quest saja. Meski berasal dari game mobile, untungnya Granblue Fantasy: Relink tidak terlalu banyak memiliki sistem gacha.
Kembali lagi ke karakter, setiap karakter akan memiliki skill dan gaya main yang berbeda. Ada yang memiliki karakteristik seperti tank karena memiliki skill defense yang bagus. Ada juga karakter spesialis untuk menyerang dari jarak dekat maupun jauh. Karakter tipe mage yang menggunakan sihir juga ada. Kalian tinggal memilih karakter mana yang sesuai dengan gaya main dan gunakan sampai mahir. Jadi dari segi karakter saya jamin kalian tidak akan cepat bosan.
Granblue Fantasy: Relink memiliki sistem progression. Karakter kalian memiliki level yang bisa ditingkatkan dengan experience point didapat dari menjalankan quest atau mengalahkan musuh. Setiap karakter juga memiliki Masteries atau skill tree yang berisi skill pasif dan aktif. Pastikan kalian meningkatkan Masteries dari karakter kalian. Karena selain untuk meningkat atribut, karakter kalian juga bisa mendapatkan skill baru.
Setiap karakter di Granblue Fantasy: Relink memiliki senjata yang berbeda-beda. Seperti di game mobile, senjata bisa ditingkatkan levelnya dan juga dibuka level maksimumnya alias bintangnya. Pada awalnya semua senjata hanya memiliki 1 bintang dari 6 bintang. Setiap kali level maksimum senjata dibuka, bintang dari senjata tersebut juga akan bertambah. Ongkos untuk upgrade senjata ini cukup mahal jadi pastikan uang kalian alias Rupies cukup.
Selain senjata, karakter kalian juga bisa menggunakan Sigil. Setiap Sigil akan meningkatkan atribut yang berbeda dan bisa ditingkatkan levelnya. Sigil juga memungkinkan pemain untuk memuat build yang berbeda-beda dari setiap karakter di Granblue: Fantasy Relink. Sigil nantinya akan berperan besar pada konten endgame.
Limit Breaknya Granblue Fantasy: Relink Skybound Arts
Menurut saya bagian combat Granblue Fantasy: Relink mirip dengan Kingdom Hearts. Pertarungan akan berlangsung secara chaotic, apalagi ketika kalian sedang dalam situasi dikeroyok musuh. Waktu berpikir tidak banyak ditambah kalian akan selalu dijadikan target oleh musuh. Inilah alasannya kenapa saya menyarankan agar kalian memilih karakter yang betul-betul cocok gaya bermainnya. Sehingga tidak kena skill issue ketika dalam combat. Satu hal lagi yang perlu kalian kuasai adalah pastikan untuk menggunakan Guard dan Dodge dalam momen yang tepat.
Setiap karakter di Granblue Fantasy: Relink akan dibekali oleh normal attack, skill, dan Skybound Arts alias limit break. Skybound Arts setiap karakter akan menampilkan cutscene yang keren dan tentunya damage yang besar. Skybound Arts bahkan bisa dikombo dengan keempat karakter lain. Menggunakan Skybound Arts secara bergantian akan berakhir dengan finisher Full Burst.
Ada juga mekanik unik di Granblue Fantasy: Relink yang bernama Link Attack. Setiap kali menggunakan Link Attack akan menaikkan Link Meter. Jika Link Meter ini sudah 100 persen akan membuat musuh mengalami slow motion. Selain itu beberapa skill juga akan ditingkatkan efeknya, sehingga bisa memberikan damage yang besar.
Link Attack ini adalah mekanik yang vital di Granblue Fantasy: Relink. Tapi untuk mengeksekusinya dengan tepat memerlukan perhatian. Karena Link Attack hanya bisa dilakukan ketika karakter berada di dalam jarak tertentu.
Mengambil Quest Seperti Monster Hunter
Selain menjalankan cerita utama, kalian juga bisa melakukan side quest yang bisa diambli dari Quest Counter di Hubtown. Sistem side quest ini mirip dengan Monster Hunter. Selain diminta untuk menyelesaikan misi utama, akan ada misi optional yang jika diselesaikan bisa meningkatkan ranking akhir dari quest. Semakin tinggi rankingnya, semakin banyak item hadiah yang didapatkan.
Side quest di Granblue Fantasy: Relink memiliki 6 mode yaitu Conquest, Boss, Horde, Survival, Defense, dan Explore. Dengan menjalankan side quest, kalian bisa mengumpulkan material untuk menaikkan level senjata dan Sigil sekaligus grinding level karakter. Jika kalian merasa kesulitan untuk menyelesaikan main story, artinya sudah waktunya kalian grinding level dengan menjalankan side quest. Sekedar mengingatkan, Granblue Fantasy: Relink memiliki grinding dan cukup “lumayan” prosesnya.
Pastikan juga untuk memperhatikan musuh apa yang akan muncul di side quest. Karena Granblue Fantasy: Relink memiliki mekanik elemen. Ada Fire, Water, Earth, Wind, Light, dan Dark. Elemen ini akan dimiliki oleh musuh dan untuk membuat pertarungan menjadi lebih mudah dan cepat, pilih karakter yang elemennya adalah kelemahan dari musuh.
Menurut saya sistem elemen di Granblue Fantasy: Relink tidak terlalu penting. Meskipun kalian membawa karakter dengan elemen yang sama dengan musuh, itu tidak terlalu banyak membuat perbedaan. Mungkin untuk bagian konten endgame, barulah mekanik ini menjadi penting karena karakter sudah dibuild sesuai dengan META.
Game Ini Punya Mode Multiplayer
Untuk mengakses mode multiplayer kalian harus mengambil quest yang ada di Quest Counter. Setelah itu kalian bisa memilih rank dan jenis quest apa yang ingin dimainkan bersama dengan teman kalian.
Karena versi yang saya mainkan masih adalah review copy, agak sulit untuk merasakan secara full experience untuk mode multiplayer karena terbatasnya jumlah pemain. Berdasarkan pengalaman saya, kalian juga bisa menggunakan fitur matchmaking untuk multiplayer. Tapi fitur ini hanya tersedia khusus untuk Quick Quest saja.
Kekurangan mode multiplayer dari Granblue Fantasy: Relink adalah absennya fitur level scaling. Jadi jika seandainya kalian mengajak teman kalian yang levelnya lebih besar untuk mabar, level karakternya tidak akan disesuaikan dengan level karakter kalian. Mode multiplayer juga tidak bisa digunakan ketika kalian menjalankan story mode. Selain itu game ini juga belum mendukung cross-play. Sehingga akan ada keterbatasan dari jumlah pemain yang bisa diajak bermain bersama.
Granblue Fantasy: Relink Dari Segi Teknis
Saya memainkan Granblue Fantasy: Relink di PC dengan spesifikasi CPU Ryzen 7 2700X, VGA GeForce RTX 4070 Ti, RAM 32GB dan SSD. Selama memainkan game ini saya hanya mengalami satu masalah teknis yaitu crash ketika sedang melawan boss. Akhirnya saya terpaksa mengulang dari awal, padahal saya sudah sampai di fase terakhir.
Untuk settingan graphics, Granblue Fantasy: Relink sangat terbatas opsinya. Untuk graphics hanya ada pilihan Ultra, High, dan Standard. Tidak ada menu untuk mengaktifkan DLSS juga. Akibatnya jika PC bermasalah ketika memainkan Granblue Fantasy: Relink, akan agak sulit untuk memperbaikinya karena begitu terbatasnya opsi di bagian graphics. Jika dilihat dari opsi di bagian graphics, terlihat bahwa Cygames awalnya mengembangkan Granblue Fantasy: Relink hanya untuk konsol, bukan PC.
Satu hal lagi yang perlu saya bahas adalah mengenai controller. Game ini bisa dimainkan dengan mouse dan keyboard, bisa juga dengan controller. Selama bermain saya menggunakan keduanya. Tapi secara feeling, saya lebih suka dengan menggunakan controller.
Kebetulan saya menggunakan controller ROG Raikiri Pro untuk memainkan Granblue Fantasy: Relink. Desain dari ROG Raikiri Pro yang pas dengan tangan membuat sesi bermain menjadi lebih menyenangkan. Kehadiran fitur vibration juga membuat adegan dalam cutscene menjadi lebih imersif. Ditambah lagi controller ini juga sudah compatible dengan Steam.
Kesimpulan
Kesimpulan saya untuk Granblue Fantasy: Relink adalah ini game action RPG yang bagus dan tepat untuk mengawali tahun 2024. Misi Cygames untuk membawa franchisenya ke ranah konsol dan PC bisa dibilang berhasil. Pemain seperti saya yang awalnya tidak mengerti apa itu Granblue Fantasy akhirnya tertarik setelah memainkan game ini.
Dari segi cerita Granblue Fantasy: Relink memiliki alur cerita yang bisa dibilang sudah mainstream. Tapi karena dipoles dengan grafis dan animasi yang apik, saya bisa terus tanpa bosan mengikuti cerita game ini sampai tamat.
Gameplay menurut saya adalah mutiara dari Granblue Fantasy: Relink. Gaya action RPG membuat combat menjadi sangat menyenangkan dan menantang. Apalagi ketika berhadapan dengan boss yang desainnya luar biasa keren! Menghindari setiap serangan sambil mengumpulkan energi untuk Skybound Arts. Begitu energi ini penuh, Skybound Artis digunakan oleh setiap karakter berujung dengan Full Burst sebagai finisher. Sensasinya luar biasa!
Belum lagi setelah menamatkan main story, masih ada konten endgame yang harus diselesaikan. Inilah saatnya untuk grinding dan membuat META dari karakter yang disukai. Karena pada konten endgame musuh sama sekali tidak memberikan ampun. Ditambah lagi kedepannya akan ada konten Raid di Granblue Fantasy: Relink.
Intinya jika kalian pecinta game action RPG apalagi sudah menjadi fans dari Granblue Fantasy, maka wajib mencoba Granblue Fantasy: Relink. Saya jamin kalian bakal puas seperti saya dengan game ini.
Sega telah membagikan informasi baru untuk Granblue Fantasy: Relink. Informasi adalah tentang gaya bermain dari setiap karakter di Granblue Fantasy: Relink. Pemain dapat memilih karakter mana yang ingin mereka mainkan untuk menyelesaikan beragam quest dari main story sampai dengan side quest.
The Captain (Gran/Djeeta): Karakter serba bisa yang menggunakan senjata pedang.
Katalina: Karakter spesialis tank. Ia juga memiliki skill healing. Bisa menggunakan Primal Beast Ares.
Rackam: Karakter jarak jauh yang menggunakan senjata senapan.
Io: Karakter tipe mage yang bisa menggunakan magic untuk menyerang maupun healing.
Eugen: Sama seperti Rackam, tapi Eugen memiliki crosshair untuk menyerang secara tepat titik lemah musuhnya.
Rosetta: Menggunakan tumbuhan untuk menyerang musuh. Skillnya bisa digunakan untuk menyerang, healing, atau memanipulasi musuh.
Ferry: Menggunakan cambuk untuk serangan jarah jauh. Bisa memanggil pet.
Lancelot: Karakter tipe penyerang yang menggunakan dua pedang. Lancelot bisa menyerang musuhnya tanpa berhenti.
Vane: Karakter tipe tank yang bisa memberikan buff defense untuk teman-temannya.
Percival: Mahir dalam menggunakan serangan dengan elemen Api. Damage dari serangan Percival akan meningkat jika di-charge.
Siegfried: Karakter yang menggunakan mekanik timing untuk memperkuat serangannya.
Charlotta: Sama seperti Lancelot, Charlotta juga dapat menyerang tanpa berhenti.
Narmaya: Memiliki dua gaya bertarung. Satu untuk serangan cepat, dan satu lagi untuk serangan luas.
Yodarha: Menggunakan dua katana dan memiliki gerakan cepat.
Zeta: Menggunakan tombak dan mahir dalam aerial attack.
Vaseraga: Bisa memberikan damage besar. Tapi gerakannya lamban.
Ghandagoza: Karakter spesialis jarak dekat.
Granblue Fantasy: Relink berlatar di rangkaian pulau yang melayang di angkasa bernama Sky Realm. Disebutkan bahwa ada empat ras yang hidup di pulau-pulau yang ada di Sky Realm. Karakter kalian yaitu Gran/Djeeta bersama seekor naga bernama Vyrn dan wanita misterius bernama Lyria akan bertualang demi mencapai pulau legendaris bernama Estalucia.
Dalam petualangannya, pemain akan bertemu dan bisa merekrut banyak karakter. Untuk awalnya ada lima karakter yang bisa langsung dijadikan anggota party yaitu Katalina, Rackam, Eugen, Io, dan Rosetta.
Granblue Fantasy: Relink akan rilis pada tanggal 1 Februari 2024 di PS5, PS4, dan PC (Steam).
Cygames sedang mengorbitkan franchise Granblue Fantasy. Mulai dari Granblue Fantasy Versus: Rising yang bergenre fighting dan rilis tahun lalu, sekarang ada Granblue Fantasy: Relink.
Granblue Fantasy: Relink adalah game spin-off dari Granblue Fantasy. Game ini masih memiliki karakter utama yang sama yaitu Gran/Djeeta bersama kru Grandcypher. Tujuan mereka juga masih sama yaitu mencapai pulau legendaris bernama Estalucia. Hanya saja di Granblue Fantasy: Relink, Gran/Djeeta dan teman-temannya akan menjalani “side trip”.
Apa Itu Granblue Fantasy: Relink?
Granblue Fantasy: Relink adalah game action RPG yang dibuat oleh Cygames. Pengembangan game ini terbilang lama yaitu sejak tahun 2016. Pada awalnya Platinum Games yang mengerjakan Granblue Fantasy: Relink. Namun pada 2019 Platinum Games mengumumkan tidak lagi terlibat dalam pembuatan Granblue Fantasy: Relink karena kontrak mereka telah habis.
Pada akhirnya Cygames terpaksa turun tangan sendiri mengerjakan Granblue Fantasy: Relink. Game ini sudah diundur beberapa kali tanggal perilisannya. Awalnya dari 2022, diundur menjadi 2023, dan akhirnya tanggal rilis pasti didapatkan yaitu 2024.
Cerita dari Granblue Fantasy: Relink adalah tentang petualangan Gran/Djeeta bersama kru Grandcypher di wilayah Zegagrande. Karakter utama Granblue Fantasy: Relink Gran adalah versi prianya, dan Djeeta adalah versi wanitanya. Keduanya memiliki jalur cerita yang sama.
Ketika tiba di Zegagrande, Lyria yang merupakan salah satu anggota Grandcypher yang memiliki kekuatan untuk mengendalikan monster bernama Primal Beast diculik. Kelompok yang menculik Lyria adalah Church of Avia yang memiliki rencana jahat untuk mengacaukan Zegagrande. Tugas pemain sebagai Grand/Djeeta adalah mendapatkan kembali Lyria dan mengagalkan rencana jahat Church of Avia.
Tanggal Berapa dan Platform Apa Saja yang Dituju oleh Granblue Fantasy: Relink?
Granblue Fantasy: Relink akan tersedia pada tanggal 1 Februari 2024 di platform di PS5, PS4, dan PC (Steam).
Bagaimana Gameplay dari Granblue Fantasy: Relink?
Gameplay dari Like a Dragon: Infinite Wealth adalah action RPG. Pemain bisa menggerakkan karakternya secara bebas saat sedang dalam combat. Granblue Fantasy: Relink juga memiliki jumlah karakter yang cukup banyak. Selain karakter utama, karakter lainnya bisa dibuka dengan menggunakan item Crewmate Card.
Setiap karakter di Granblue Fantasy: Relink akan memiliki gameplay, skill, dan elemen yang berbeda-beda. Granblue Fantasy: Relink juga memiliki sistem progression dimana karakter bisa ditingkatkan levelnya untuk membuka skill baru dari Masteries. Game ini juga memiliki sistem upgrade dan unlock senjata.
Selain menjalankan main story, Granblue Fantasy: Relink juga memiliki side-quest yang bisa diambil dari Quest Counter di townhub. Side-quest bisa dikerjakan sendirian atau bersama pemain lain dalam mode multiplayer. Sayangnya Granblue Fantasy: Relink masih belum mendukung fitur cross-play.
Detail lebih lengkap untuk Granblue Fantasy: Relink bisa dilihat di sini.
Untuk merayakan Year of the Dragon, Xbox menghadirkan penawaran eksklusif spesial Lunar New Year untuk harga langganan PC Game Pass. Selama periode 31 Januari – 14 Februari, pengguna pertama dapat berlangganan PC Game Pass hanya dengan Rp. 14,999! Penawaran ini bersifat 6x lebih murah dari base offer.
Mulailah beragam petualangan game di PC Game Pass: Palworld untuk game 3rd Person Shooter yang mendebarkan bersama teman-teman kamu yang keren, Persona 3 Reload untuk koneksi misterius, Assassin’s Creed Valhalla untuk penaklukan Viking, Starfield untuk eksplorasi kosmik, Sea of Thieves11 untuk petualangan bajak laut, Football Manager 2024 untuk kejayaan manajemen tim sepak bola kamu, dan Far Cry 6 untuk pengalaman revolusi yang dipenuhi intrik politik. Setiap game menawarkan pengalaman unik, keseruan yang menjanjikan, strategi, dan storytelling yang imersif. Segera unduh PC Game Pass untuk meraih pengalaman-pengalaman seru dari memainkan game di atas!
Xbox dengan senang hati membagikan tawaran ini untuk mempromosikan kecintaan Xbox terhadap industri gaming. PC Game Pass menawarkan pengalaman bermain game yang dikurasi untuk para penggemar game PC di mana mereka dapat mengakses rilis game Day One, beragam game AAA, game dari franchise ikonik, dan hidden gems dengan harga langganan bulanan PC Game Pass yang terjangkau. Kini, gamers dapat meningkatkan pengalaman bermain mereka dengan grafis terbaik dan alur cerita yang menarik dengan PC Game Pass.
Selain itu, pelanggan PC Game Pass juga dapat menikmati benefits Riot Games dan EA Play. Dengan menautkan profil PC Game Pass ke akun Riot Games gratis, pengguna bisa mendapatkan hadiah premium dan keuntungan khusus anggota seperti terbukanya semua karakter yang ada, akses hari pertama ke setiap karakter baru, dan peningkatan XP 20% untuk VALORANT dan League of Legends. Terlebih lagi – EA Play juga termasuk dalam keanggotaan PC Game Pass, dan pemain dapat menikmati akses tak terbatas ke koleksi judul terbaik EA seperti Battlefield, The Sims 4 dan Need for Speed Unbound, trial version untuk beragam game EA baru, diskon 10% untuk pembelian digital EA dan banyak lagi.
Setelah Assassin’s Creed Mirage rilis, semua perhatian sekarang terfokus pada Assassin’s Creed Red. Seperti apa gamenya dan kapan tanggal rilisnya? Pertanyaan tersebut sudah terjawab sedikit berkat bocoran informasi yang beredar di internet.
BunnyTheVillain, seorang jurnalis game sekaligus mitra dari Ubisoft, melalui akun X (@BunnyTheVillain) telah mengungkap beberapa detail penting mengenai Assassin’s Creed Red. Menurutnya Assassin’s Creed Red adalah game yang paling menyenangkan dari semua seri Assassin’s Creed. Lalu ia juga membongkar Informasi bahwa akan ada peluncuran trailer terbaru game tersebut pada bulan Mei, diikuti dengan presentasi gameplay pada Ubi Forward di bulan Juli, dan terakhir tanggal rilisnya yang jatuh pada bulan November 2024.
🔸It will be the most enjoyable game in the franchise. 🔸World premiere trailer in May 2024. 🔸Gameplay showcase (Ubi Forward) in July 2024. 🔸Official release in November 2024.
BunnyTheVillain tidak merinci secara spesifik dari mana asal informasi tersebut. Ia hanya menyatakan bahwa informasi ini diperoleh dari sumber yang ia percayai.
Square Enix baru saja mengumumkan bahwa pihaknya siap merilis Dragon Quest Builders original untuk PC melalui platform Steam pada tanggal 13 Februari dengan harga USD 27.99. Gamer yang sudah memiliki Dragon Quest Builders 2 di Steam berkesempatan untuk membeli Dragon Quest Builders dengan harga diskon.
Dragon Quest Builders pertama kali dirilis untuk PlayStation 4, PlayStation 3, dan PS Vita pada tanggal 28 Januari 2016 di Jepang, diikuti rilis untuk PlayStation 4 dan PS Vita pada 11 Oktober 2016 di Amerika Utara dan 14 Oktober 2016 di Eropa. Versi Switch menyusul pada 9 Februari 2018 secara global dan 1 Maret 2018 di Jepang, kemudian versi iOS dan Android pada 26 Mei 2022 secara global.
Berikut adalah gambaran umum tentang versi PC seperti yang tertulis di halaman Steam-nya:
Tentang Game
Judul pertama dalam seri Builders, Dragon Quest Builders, membawa banyak fitur keren ke Steam! Kumpulkan, buat, dan bangun untuk mengalahkan Dragonlord jahat dan mengembalikan Alefgard ke masa kejayaannya! Di dunia yang terbuat dari blok, semua yang kalian lihat bisa menjadi bahan yang digunakan untuk membuat! Kumpulkan bahan baku, membuat berbagai item, dan bangun basis kalian untuk menyatukan orang-orang yang berkeliaran di reruntuhan. Dari bangunan hingga desa-desa, kalian memiliki kebebasan untuk membuat desa kalian sendiri.
Cerita Game
Game ini memiliki latar belakang tempat di kerajaan Alefgard, tempat dimana game Dragon Quest pertama dimulai.
Alefgard telah tenggelam dalam kegelapan, cahayanya dicuri oleh Dragonlord jahat, dan kisah ini dimulai dengan munculnya seorang pahlawan muda dengan kemampuan misterius untuk membangun segala sesuatu.
Fitur Utama
Dragon Quest Builders memiliki fitur crafting yang mencakup:
Tempatkan blok secara remote, atau hancurkan blok dengan mudah, hanya dengan satu klik mouse!
Sekarang dilengkapi dengan fitur Undo, yang memungkinkan gamer mengembalikan segala sesuatu seperti sebelumnya!
Kini dilengkapi dengan Big Bash, fitur yang berguna yang diperkenalkan dalam Dragon Quest Builders 2 yang memungkinkan gamer menghancurkan semua objek dalam area tertentu dalam satu langkah!
“Terra Incognita,” panggung bangunan Builders, ketinggian blok yang dapat disusun diperbesar dua kali lipat!
Konten tambahan yang menyenangkan, seperti mengumpulkan patung NPC dan monster, atau mengumpulkan pixel dan menukarnya dengan berbagai item berguna!
Gunakan Build Cards untuk berbagi bangunan dengan pemain lain dan hidupkan bangunan mereka di pulau kalian!
Termasuk Semua Konten Unduhan dari Versi Dragon Quest Builders Sebelumnya
Versi Steam dari Dragon Quest Builders mencakup semua konten yang dapat diunduh dari versi sebelumnya, termasuk mode bangunan “Terra Incognita: Magic Carpet,” “Boss Monster Model Set,” “Astronomy Set,” dan “Pixel Ring.”
Kabar bahwa game action RPG milik Square Enix, Visions of Mana akan tersedia di Game Pass telah dibantah. Informasi tersebut dinyatakan tidak benar dan hanya murni karena kesalahan teknis saja.
Berbicara dengan Eurogamer, juru bicara Microsoft menjelaskan bahwa terjadi kesalahan informasi di website Xbox yang menyebutkan bahwa Visions of Mana. Ia juga mengakui bahwa saat ini Xbox belum memiliki rencana untuk menambahkan Visions of Mana ke dalam Game Pass.
Kabar mengenai masuknya Visions of Mana ke dalam Game Pass berawal dari website Xbox. Website tersebut mencantumkan tulisan bahwa game buatan Square Enix ini sudah masuk dalam Game Pass. Game ini bahkan sudah bisa dimainkan di Game Pass pada day one. Namun kabar tersebut telah resmi diklarifikasi oleh Xbox dan dinyatakan tidak benar.
Diumumkan tahun lalu, Visions of Mana menceritakan petualangan dari Val. Ia adalah seorang Soul Guard yang ditugaskan untuk menjaga peziarah yang dinamakan Alm dalam perjalanannya menuju ke Tree of Mana. Visions of Mana akan menawarkan dunia semi-open dimana pemain dapat menjelajahi dunia dengan bebas. Dari segi combat, Visions of Mana menawarkan pertarungan multi-dimensi dengan beragam keterampilan menggunakan senjata maupun sihir.
Vision of Mana rencananya akan rilis pada tahun 2024 untuk PS5, PS4, Xbox Series, dan PC. Untuk tanggal pastinya masih belum diumumkan.
Warner Bros. Games dan DC telah merilis sebuah video versi live action untuk Suicide Squad: Kill the Justice League. Berjudul “Just Us”, video launch spot ini disutradarai oleh Jody Hill (The Righteous Gemstones) dan dibintangi oleh aktor dan komedian yang tidak terduga, Will Arnett dan Ron Funches.
Videonya bercerita saat mereka bekerja sama untuk melakukan hal yang mustahil, menghadapi Justice League. Mengenakan dan dilengkapi perlengkapan ala Suicide Squad, Arnett (sebagai Deadshot) dan Funches (sebagai Harley Quinn) berhadapan langsung dengan superhero terhebat DC terhebat di dunia dalam upaya menyelamatkan Metropolis dari Brainiac.
Suicide Squad: Kill the Justice League akan tersedia di seluruh dunia pada 2 Februari 2024. Pemain yang melakukan pre-order Edisi Deluxe akan mendapatkan early access hingga 72 jam ke dalam permainan mulai tanggal 30 Januari 2024.