Home Blog Page 2

The Blood of Dawnwalker Resmi Rilis 3 September 2026, Ungkap Gameplay Baru dan Detail Lengkap

0

Dunia gelap penuh darah, pilihan, dan konsekuensi akhirnya semakin dekat. The Blood of Dawnwalker resmi mengumumkan tanggal rilisnya, yaitu 3 September 2026, untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC via Steam.

Pengumuman ini datang langsung dari Rebel Wolves bersama Bandai Namco Entertainment Asia melalui event besar bertajuk Road to Launch Event, yang membuka banyak detail baru—mulai dari gameplay, cerita, hingga edisi game yang bisa kalian pilih.

Dunia Gelap yang Hidup: Setiap Pilihan Ada Harga

Kalau kalian berharap RPG yang sekadar “jalan, bunuh, loot, ulangi”… mungkin game ini bukan untuk kalian.

Di The Blood of Dawnwalker, dunia terasa seperti makhluk hidup—dan setiap tindakan kalian meninggalkan jejak.

Game ini mengambil latar Eropa abad ke-14, masa di mana:

  • Perang berkecamuk
  • Wabah Black Death merajalela
  • Dan kekuatan gelap mulai bangkit diam-diam

Di tengah kekacauan itu, muncul ancaman baru: vampir yang memanfaatkan kelemahan manusia untuk menguasai dunia.

Coen: Setengah Manusia, Setengah Monster

Kalian akan bermain sebagai Coen, seorang pemuda yang berubah menjadi “Dawnwalker”—makhluk yang berdiri di antara dua dunia: manusia dan vampir.

Bukan pahlawan sempurna.
Bukan juga monster sepenuhnya.

Di sinilah menariknya.

Sebagai Coen, kalian harus:

  • Menyelamatkan keluarga dari penguasa vampir, Brencis
  • Menjalin aliansi yang tidak selalu bisa dipercaya
  • Mengambil keputusan yang bisa mengubah jalan cerita

Dan ya… tidak semua pilihan akan terasa nyaman.

Gameplay Baru: Open World yang Reaktif

Dalam presentasi terbaru, developer memamerkan lebih dari 10 menit gameplay langsung. Fokus utamanya?
Dunia open-world yang benar-benar responsif terhadap pemain.

Beberapa poin penting:

  • Eksplorasi membuka skill dan kemampuan baru
  • Setiap lokasi menyimpan rahasia atau ancaman
  • Aksi pemain memengaruhi keseimbangan kekuatan di dunia

Sederhananya: dunia tidak menunggu kalian. Dunia bereaksi terhadap kalian.

Ini bukan sekadar open world luas. Ini open world yang “ingat” apa yang kalian lakukan.

Story Trailer: Sekutu dan Musuh yang Tidak Hitam Putih

Trailer terbaru memperkenalkan berbagai karakter yang akan ditemui Coen di Vale Sangora, wilayah misterius di Pegunungan Carpathian.

Menariknya:

  • Tidak semua sekutu benar-benar baik
  • Tidak semua musuh sepenuhnya jahat

Relasi antar karakter terasa abu-abu—dan di situlah drama dibangun.

Realisme Pertarungan: Sentuhan Dunia Nyata

Salah satu detail paling menarik?
Kehadiran Jan Błachowicz sebagai kontributor motion capture.

Sebagai mantan juara UFC, ia membantu menghadirkan:

  • Gerakan bertarung yang lebih realistis
  • Bobot pukulan dan tebasan yang terasa “kena”
  • Animasi yang tidak sekadar keren, tapi believable

Hasilnya? Pertarungan yang lebih brutal, lebih berat, dan lebih manusiawi.

Edisi Game dan Bonus Pre-Order

Pre-order sudah dibuka, baik secara digital maupun fisik. Beberapa edisi yang tersedia:

Standard Edition

  • Game utama

Day One Edition

  • Bonus tambahan untuk pembelian awal

Eclipse Edition

  • World compendium
  • Soundtrack
  • Comic book digital

Selain itu, juga ada Collector’s Edition untuk kalian yang doyan koleksi fisik.

Inilah Memori dengan Kipas Pendingin: Vortex DDR5

0

Memori dengan kipas pendingin Vortex DDR5 resmi diperkenalkan Origin Code sebagai modul DDR5 pertama di dunia yang mengintegrasikan sistem pendingin aktif triple-fan. Produk ini ditujukan untuk pengguna PC kelas atas, mulai dari gamer ekstrem, overclocker, kreator, hingga profesional yang membutuhkan performa stabil dalam beban kerja berat.

Memori dengan Kipas Pendingin VORTEX DDR5 Bawa Standar Baru

Vortex DDR5 dirancang sebagai solusi memori premium yang menggabungkan performa tinggi dan manajemen suhu lebih agresif. Origin Code tidak hanya mengejar kecepatan transfer data, tetapi juga mencoba menghadirkan desain yang mampu bekerja harmonis di dalam sistem komputer modern.

Dari segi spesifikasi, Vortex DDR5 tersedia dalam beberapa pilihan. Varian pertama menawarkan 6200 MT/s CL26 dengan kapasitas 32 GB dalam konfigurasi 16 GB x 2. Ada juga model 6000 MT/s CL26 berkapasitas 48 GB dalam konfigurasi 24 GB x 2, lengkap dengan Dual EXPO Profiles dan profil kedua hingga 8000 MT/s CL36. Untuk kebutuhan lebih besar, Origin Code menyiapkan varian 6000 MT/s CL26 192 GB dalam konfigurasi 48 GB x 4, serta 6000 MT/s CL30 256 GB dalam konfigurasi 64 GB x 4.

Sistem Triple-Fan untuk Pendinginan Ekstrem

Keunggulan utama Vortex DDR5 ada pada modul kipas triple 4020 berukuran 40 mm x 40 mm x 20 mm. Sistem ini memakai bantalan dual-ball bearing dan mampu menghasilkan aliran udara hingga 22,5 CFM. Desain tersebut dibuat untuk membantu pembuangan panas secara lebih efisien, terutama saat pengguna menjalankan komputasi AI, rendering berat, atau gaming ekstrem.

Memori ini juga dibekali struktur ScaleCut Cooling Fin. Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan pelepasan panas hingga 39,8 persen. ScaleCut Cooling Fin memakai lekukan bevel ganda ultra-tipis 0,75 mm untuk memperluas area pendinginan dan mengarahkan udara ke titik panas utama secara lebih akurat.

Desain Premium untuk PC Kelas Atas

Origin Code membalut Vortex DDR5 dengan material aluminium alloy berkualitas tinggi. Finishing menyerupai cermin membuat tampilannya terlihat modern, futuristis, dan cocok untuk PC gaming premium maupun workstation profesional.

Selain mengejar tampilan, material tersebut juga memperkuat karakter memori ini sebagai komponen kelas atas. Permukaannya dirancang untuk memantulkan cahaya dari berbagai sudut, sehingga memberi kesan bersih tetapi tetap agresif di dalam casing PC.

Vortex DDR5 disiapkan untuk kebutuhan komputasi masa depan, termasuk pengalaman berbasis AI, simulasi 3D realistis, eSports, dan gaming kompetitif.

ASUS Hadirkan Monitor Gaming Dual Mode

0
ASUS Hadirkan Monitor Gaming Dual Mode

Monitor Gaming Dual Mode terbaru dari ASUS resmi diumumkan. Ada tiga model yang tersedia, yaitu ROG Strix XG27UCG Gen2, ROG Strix XG27UCS Gen2, dan TUF Gaming VG27UQEL5A. Ketiganya hadir untuk gamer yang ingin fleksibilitas antara visual 4K tajam dan refresh rate tinggi dalam satu perangkat.

Melalui teknologi ini, gamer dapat berpindah dari mode resolusi tinggi ke mode refresh rate tinggi sesuai kebutuhan. Mode visual 4K cocok untuk menikmati game AAA, streaming sinematik, editing, atau produktivitas harian. Sementara itu, mode refresh rate tinggi lebih pas untuk game kompetitif seperti FPS yang membutuhkan respons cepat.

ASUS juga membekali monitor ini dengan teknologi Smart Pixel. Fitur tersebut bekerja dengan upscaling 4K canggih untuk meningkatkan ketajaman frame secara cerdas, bahkan saat gamer bermain di resolusi lebih rendah.

Ada juga ASUS Extreme Low Motion Blur Sync atau ELMB Sync yang berjalan bersama variable refresh rate untuk mengurangi ghosting dan tearing.

Spesifikasi ROG Strix XG27UCG Gen2 dan XG27UCS Gen2

ROG Strix XG27UCG Gen2 menjadi model yang menawarkan mode 4K@162Hz dan FHD@485Hz. Kombinasi ini membuatnya cocok untuk gamer yang ingin visual tajam saat menikmati game AAA, tetapi tetap bisa berpindah ke refresh rate super tinggi untuk game FPS cepat. Monitor ini juga membawa response time minimum 0,3 ms, meningkat dari generasi sebelumnya yang masih memakai 1 ms gray-to-gray. Selain itu, XG27UCG Gen2 dilengkapi pencahayaan Aura Sync di bagian belakang.

ROG Strix XG27UCS Gen2 merupakan opsi lain di lini Strix dengan mode 4K@160Hz dan FHD@324Hz. Model ini juga memakai panel Fast IPS 4K 27 inci, response time minimum 0,3 ms, serta dukungan ASUS Smart Pixel. Untuk kualitas warna, lini Strix membawa VESA DisplayHDR 400, cakupan DCI-P3 95%, sRGB 130%, dan kalibrasi pabrik. Khusus XG27UCG Gen2, konektivitasnya mencakup USB-C dengan Power Delivery 15 W, DisplayPort 1.4, dan HDMI 2.1.

Spesifikasi TUF Gaming VG27UQEL5A

TUF Gaming VG27UQEL5A ditujukan untuk gamer mainstream yang membutuhkan Monitor Gaming Dual Mode dengan fitur lengkap. Monitor ini memakai panel Fast IPS 4K 27 inci dan response time minimum 0,3 ms. Melalui hotkey, pengguna bisa beralih antara mode 4K@80Hz dan FHD@310Hz.

Model ini juga membawa ASUS Smart Pixel untuk meningkatkan kejernihan visual di resolusi lebih rendah. ELMB Sync turut hadir untuk mengurangi smearing dan blur saat aksi cepat. Selain itu, monitor ini sudah memiliki sertifikasi VESA DisplayHDR 400, gamut warna sRGB 120%, serta konektivitas DisplayPort 1.4 dan HDMI 2.0 untuk konsol maupun perangkat multimedia.

Bagaimana menurutmu?

Syarat Untuk Main Mini-Game Resident Evil Requiem: Tamatkan Dulu Gamenya

0
Syarat Untuk Mainkan Mini-Game Resident Evil Requiem

Mini-game Resident Evil Requiem tampaknya akan segera dirilis dalam waktu dekat. Informasi ini didapatkan langsung dari pernyataan pimpinan dari tim pengembang Resident Evil Requiem, yang menyarankan pemain untuk menamatkan cerita utama game agar bisa memainkan mini-game ini.

Detail Soal Mini-Game Resident Evil Requiem

Dalam wawancara dengan Denfaminico Gamer (Diterjemahkan oleh VGC), Director Koshi Nakanishi dan Producer Masato Kumazawa membahas soal proses pengembangan, perilisan, serta rencana masa depan Resident Evil Requiem.

Salah satu topik yang dibahas adalah mengenai konten tambahan di dalam game. Selain membicarakan mengenai ekspansi yang masih dalam tahap produksi, Nakanishi juga membicarakan tentang konten tambahan berbentuk mini-game.

“Terkait DLC cerita tambahan saat ini sedang dalam produksi penuh, jadi nantikan saja. Namun untuk pengembangan mini-game sudah memasuki tahap akhir,” Ujarnya

Nakanishi juga memastikan bahwa mini-game tersebut hanya bisa dimainkan setelah pemain menyelesaikan cerita utama. Artinya, mode ini bukan konten yang langsung tersedia sejak awal permainan. Pemain perlu lebih dulu menamatkan Resident Evil Requiem untuk membuka akses ke mode tambahan tersebut.

Nakanishi juga menyebut mode tersebut tetap berfokus pada elemen pertarungan dari game utama yang artinya berupa singleplayer.

“Seperti yang sudah kami sebutkan, ini adalah mini-game, dan sepenuhnya berbasis pada pertarungan di game utama,” Katanya.

“Saya pikir pemain yang sudah menamatkan game utama dan berpikir ‘saya masih ingin mengamuk’ akan merasa mode ini seru dan menyenangkan,” Tambahnya.

Dari penjelasan yang diberikan, besar kemungkinan mini-game Resident Evil Requiem adalah Mercenaries Mode.

Bagaimana menurutmu?

Steam Controller Dapat Tanggal Rilis, Harga Dimulai Dari 1,6 Juta

0
Steam Controller Dapat Tanggal Rilis, Harga Dimulai Dari 1,6 Juta

Valve siap untuk memasarkan Steam Controller. Perangkat ini akan mulai dijual pada 4 Mei 2026 di Amerika Serikat, Inggris, Eropa, Kanada, Australia, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, dan Taiwan.

Kontroler ini akan dibanderol dengan harga mulai dari harga 1,6 jutaan. Harga ini belum termasuk pajak, biaya impor, atau penyesuaian regional jika perangkat ini nantinya masuk ke pasar lain.

Steam Controller ini merupakan bagian dari lini hardware terbaru Valve, Steam Machine. Akibat kelangkaan dan tingginya harga komponen PC, Valve memutuskan untuk menunda perilisan perangkat tersebut.

Steam Controller Jadi Hardware Valve yang Lebih Dulu Rilis

Keputusan Valve untuk melepas kontroler ini lebih dulu bukan tanpa alasan. Dalam wawancara dengan Polygon, hardware engineer Valve, Steve Cardinali, menjelaskan bahwa perangkat ini lebih sederhana untuk diproduksi dibanding hardware lain yang sedang disiapkan perusahaan.

“Kontroler ini tidak memiliki RAM di dalamnya, dan bagi kami tidak serumit itu untuk mulai mengirimkannya ke pasar,” ujar Cardinali.

Fitur Utama

Steam Controller memiliki desain ergonomis dan membawa beberapa fitur utama. Valve menyematkan thumbstick magnetik generasi baru dengan teknologi TMR, tombol ukuran penuh, trackpad, tombol grip, serta gyro berbasis Grip Sense.

Perangkat ini juga dilengkapi puck yang berfungsi sebagai pemancar wireless untuk koneksi cepat dan stabil. Selain itu, puck tersebut juga bisa menjadi dudukan pengisi daya yang menempel secara magnetis ke kontroler. Valve mengklaim baterai kontroler mampu mendukung lebih dari 35 jam gameplay.

Bagaimana menurutmu?

Captain Majima Datang ke Sonic Racing CrossWorlds

0
Captain Majima Datang ke Sonic Racing CrossWorlds

Captain Majima akan bergabung ke Sonic Racing: CrossWorlds melalui update gratis pada 30 April 2026. Selain menghadirkan Goro Majima dalam versi Captain Majima sebagai karakter baru, ia juga akan menaiki dengan kendaraan khasnya Goromaru.

Captain Majima Bawa Nuansa Like a Dragon ke Sonic Racing CrossWorlds

Selain karakter dan kendaraan baru, update ini juga menghadirkan empat lagu dari seri Like a Dragon yang bisa digunakan sebagai musik latar balapan melalui fitur Jukebox. Lagu yang tersedia adalah Receive You The Hyperactive, Receive You The Hyperactive for Final Lap, Mad Dog, dan Now or Never. Dua lagu terakhir hanya tersedia melalui Jukebox.

Untuk merayakan kedatangan Captain Majima, akan ada event spesial berjudul Captain Majima Festival. Event ini berlangsung mulai 1 Mei hingga 4 Mei 2026.

Pemain yang berpartisipasi bisa mengumpulkan Festival Points. Poin tersebut dapat digunakan untuk membuka item eksklusif dalam game, termasuk decal baru, horn, dan hadiah lainnya.

Tidak hanya itu, pemain di Steam juga bisa mencoba game ini secara gratis mulai dari tanggal 1 Mei 2026.

Acer Predator Helios Neo 16S AI, Laptop AI Tipis Untuk Gamer dan Kreator

0
Acer Predator Helios Neo 16S AI, Laptop AI Tipis Untuk Gamer dan Kreator

Acer telah memperkenalkan Predator Helios Neo 16S, laptop gaming tipis untuk pengguna modern yang membutuhkan performa besar dalam bodi ringkas. Acer merancangnya untuk gamer yang ingin memainkan game AAA terbaru dan kreator yang mengandalkan workflow berbasis AI dalam satu perangkat portabel.

Acer Predator Helios Neo 16S AI Untuk Gaming dan Editing

Acer Predator Helios Neo 16S AI

Acer membekali laptop ini dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3 terbaru dan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5060 115 W. Kombinasi tersebut ditujukan untuk menjaga performa gaming agar tetap stabil, termasuk saat menjalankan game berat dengan frame rate tinggi. Menariknya, semua kemampuan itu dikemas dalam bodi setipis 18,9 mm sehingga lebih mudah dibawa untuk bekerja, bermain, atau membuat konten di mana saja.

Untuk kebutuhan kreatif, Predator Helios Neo 16S AI menawarkan dukungan AI hingga 50+ TOPS. Kemampuan ini membantu proses editing gambar dan video berbasis AI berjalan lebih cepat dan responsif. Multitasking juga diklaim tetap lancar saat pengguna membuka banyak aplikasi sekaligus. Konektivitasnya juga sudah modern dengan Thunderbolt 4 dan Wi-Fi 7 untuk transfer data cepat serta setup kerja yang lebih fleksibel.

Laptop ini memakai layar OLED dengan HDR dan sertifikasi Calman Verified. Artinya, akurasi warna menjadi salah satu fokus utama, terutama untuk kreator yang mengerjakan editing visual, color grading, atau produksi konten.Untuk sisi gaming, refresh rate hingga 165 Hz dan dukungan G-SYNC membuat tampilan terasa lebih mulus saat bermain.

Acer turut menyematkan sistem pendingin Liquid Metal dan AeroBlade 3D Fan generasi terbaru. Sistem ini dirancang untuk menjaga suhu tetap stabil ketika pengguna bermain game, streaming, dan editing secara bersamaan. Baterai 92 Wh juga menjadi nilai tambah karena memberi durasi penggunaan lebih panjang tanpa harus terus bergantung pada charger.

Harga dan Ketersediaan

Acer Predator Helios Neo 16S akan hadir di Indonesia tanggal 1 Mei 2026 dengan harga mulai dari Rp 34.999.000. Selain itu, Acer memberikan garansi suku cadang dan servis selama 3 tahun, layanan onsite 3 tahun, serta Accidental Damage Protection.

Beli PS5 di Indonesia Akan Semakin Mahal

0
Beli PS5 di Indonesia Akan Semakin Mahal

Mulai bulan depan gamer Indonesia harus merogoh kocek lebih dalam jika ingin beli PS5. Sony telah mengumumkan harga baru dari konsol PS5 di wilayah Asia Tenggara (Termasuk Indonesia) yang efektif berlaku dari tanggal 1 Mei 2026.

Dikutip dari PlayStation Blog, harga PS5 Disc Edition mulai dari 1 Mei naik dari Rp9.699.000 menjadi Rp11.399.000. Sedangkan PS5 Digital Edition harga barunya adalah Rp9.999.000 yang naik dari Rp8.199.000. Untuk PlayStation Portal harga barunya di Indonesia adalah Rp5.199.000.

Berikut adalah harga baru PS5 di wilayah Asia Tenggara yang lain:

Singapura

  • PS5 – SGD 849
  • PS5 Digital Edition – SGD 764
  • PS5 Pro – SGD 1,167

Malaysia

  • PS5 – MYR 2,799
  • PS5 Digital Edition – MYR 2,499
  • PS5 Pro – MYR 3,999

Thailand

  • PS5 – THB 20,990
  • PS5 Digital Edition – THB 18,790
  • PS5 Pro – THB 30,990

Filipina

PS5 – PHP 40,032

Vietnam

PS5 – VND 16,900,000

PlayStation Portal:

  • Singapura – SGD 347
  • Malaysia – MYR 1,099
  • Thailand – THB 8,380

Kenaikan harga PS5 ini menurut Sony merupakan respon dari situasi kelangkaan komponen pada saat ini. Sebelumnya pada awal bulan April, Sony sudah lebih dulu menaikkan harga PS5 di wilayah Amerika Serikat, Inggris, Eropa, dan Jepang.

Bagaimana menurutmu? Apakah kenaikan harga ini akan menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk beli PS5?

Infinix GT 50 Pro Resmi Meluncur di Indonesia

0
Infinix GT 50 Pro Resmi Meluncur di Indonesia

Infinix GT 50 Pro resmi meluncur di Indonesia sebagai smartphone gaming terbaru Infinix untuk segmen mid-range premium. Smartphone ini membawa teknologi pendingin HydroFlow Liquid Cooling, chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate, serta dukungan ekosistem GT Verse.

Infinix GT 50 Pro Andalkan HydroFlow Liquid Cooling

Salah satu fitur utama yang ditawarkan adalah HydroFlow Liquid Cooling Architecture. Sistem pendingin ini menggunakan teknologi micro-pump liquid cooling yang dirancang untuk meredam panas pada area chipset. Infinix menyebut cakupan pendinginannya bisa menjangkau hingga 100 persen area chipset sebagai sumber panas utama.

Teknologi tersebut dipadukan dengan area micro-pump besar serta jalur aliran cairan presisi tinggi. Tujuannya adalah menjaga suhu perangkat tetap stabil saat dipakai bermain dalam durasi panjang. Dengan sistem ini, risiko throttling bisa ditekan sehingga frame rate tetap konsisten ketika menjalankan game kompetitif.

Performa Gaming Infinix GT 50 Pro

Infinix GT 50 Pro juga membawa fitur GT Trigger berbasis dual-pressure-sensitive. Fitur ini memungkinkan pemain memakai beberapa jenis input seperti tap, hard press, slide left, dan slide right. Kontrol tersebut bisa dikustomisasi melalui XArena atau Game Assistant sehingga pemain dapat menyesuaikannya dengan gaya bermain masing-masing.

Dari sisi dapur pacu, perangkat ini ditenagai MediaTek Dimensity 8400 Ultimate berbasis fabrikasi 4 nm dengan kecepatan hingga 3,25 GHz. Infinix turut menyematkan dukungan Native 144 FPS untuk sejumlah game esports populer. Ada juga Dolby Atmos immersive audio dan N1 Network Chip yang diklaim dapat meningkatkan kekuatan sinyal hingga 60 persen.

GT Watch 5 Pro dan GT Buds 5 Lengkapi Ekosistem

Tidak hanya smartphone, Infinix turut memperkenalkan GT Watch 5 Pro dan GT Buds 5 sebagai bagian dari ekosistem GT Verse. GT Watch 5 Pro dibekali fitur untuk memantau detak jantung, durasi bermain, serta sync game countdown yang memungkinkan pemain melihat waktu respawn langsung dari pergelangan tangan.

Sementara itu, GT Buds 5 menawarkan latensi rendah hingga 44 ms saat digunakan bersama GT 50 Pro. Earbuds ini juga membawa 12 mm dynamic driver dan Dolby Spatial Audio untuk menghadirkan soundscape 360 derajat yang lebih imersif saat bermain.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Infinix GT 50 Pro tersedia di Indonesia melalui Infinix Official Store, e-commerce, dan mitra ritel resmi. Smartphone ini hadir dalam warna Black Abyss, Red Blaze, dan Silver Glacier.

Varian 12GB+256GB dijual dengan harga spesial Rp6.499.000, sedangkan varian 12GB+512GB dibanderol Rp7.499.000. GT Watch 5 Pro tersedia dengan harga spesial Rp699.000 dan GT Buds 5 dijual Rp449.000. Setiap pembelian smartphone juga sudah dilengkapi GT Cooling Set yang mencakup GT MagCharge Cooler 2.0.

DLC Two Point Museum Arty-Facts Bertema Pameran Seni

0
DLC Two Point Museum Arty-Facts Bertema Pameran Seni

DLC Two Point Museum terbaru telah diumumkan. DLC ini berjudul Arty-Facts yang akan dirilis tanggal 7 Mei 2026. Lewat DLC ini, pemain akan diajak mengelola pameran seni di Two Point County dengan cara yang lebih kreatif.

DLC Two Point Museum Arty-Facts Bawa Tentang Seni

Dalam Arty-Facts, pemain tidak hanya menata benda pameran seperti museum biasa. Two Point Studios menghadirkan pendekatan yang lebih ekspresif dengan memberi ruang bagi kurator untuk menyusun galeri berisi Famous Works dari para seniman besar dunia Two Point. Pameran ini akan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung yang ingin menikmati sisi artistik dari museum mereka.

DLC Two Point Museum ini juga menambahkan lokasi baru bernama Undee Docks. Area tersebut menjadi tempat pemain mengembangkan museum bertema seni dengan koleksi yang lebih beragam. Selain itu, hadir pula tipe ahli baru yaitu Art Experts. Mereka berperan penting dalam membantu pemain menciptakan dan mengembangkan karya seni yang bisa dipajang di museum.

Pameran Interaktif dan Studio Seni Baru

Pemain juga bisa menghadirkan pengalaman interaktif untuk pengunjung melalui berbagai instalasi. Salah satunya adalah Sketch Show, sebuah tampilan monokrom yang hidup dan disebut membawa nuansa video musik terkenal dari era 80-an.

Fitur menarik lainnya adalah Studio Room. Pada ruangan ini, pemain dapat menugaskan para ahli untuk membuat Original Art. Karya tersebut terdiri dari beberapa lapisan yang bisa disesuaikan dengan medium tertentu serta karakter ahli yang memiliki sifat paling sesuai.

Bagaimana menurutmu?