Home Blog Page 2

Cabal Rilis Teaser Misterius, Berhubungan dengan Indonesia

0
Cabal Rilis Teaser Misterius, Berhubungan dengan Indonesia

Combo Interactive selaku publisher dari CABAL: Infinite Combo dan CABAL: Ultimate Combo merilis teaser misterius yang melibatkan Indonesia, Filipina, dan Thailand. Video singkat ini memberikan sejumlah petunjuk mengenai sesuatu yang menghubungkan ketiga negara.

Apa maksud dari video ini masih dirahasiakan.

Teaser Cabal Simpan Petunjuk Misterius

Berbeda dari pengumuman game pada umumnya, Combo Interactive memilih pendekatan penuh teka-teki untuk membangun rasa penasaran komunitas. Video yang dibagikan hanya memperlihatkan sedikit gambaran tanpa menjelaskan maksud sebenarnya.

Pemain justru diajak memperhatikan setiap detail dalam video untuk menemukan kemungkinan petunjuk yang tersembunyi. Bahkan, menonton ulang teaser tersebut bisa memberikan sudut pandang berbeda mengenai apa yang sebenarnya sedang disiapkan.

Selama ini, para Cabalistas (Nama fans Cabal) di Indonesia, Filipina, dan Thailand memiliki pengalaman bermain, persaingan, serta perjalanan masing-masing di dunia game tersebut. Kehadiran petunjuk misterius ini memberikan topik baru yang dapat mereka diskusikan bersama.

Bagi pemain veteran, momen tersebut juga bisa menjadi alasan untuk kembali berinteraksi dengan teman lama maupun anggota guild. Mereka dapat membagikan prediksi atau mencoba menemukan hubungan antara informasi yang telah diperlihatkan.

Sementara itu, pemain baru maupun mereka yang belum mengenal seri ini juga diajak mengikuti perkembangan informasi yang akan diumumkan berikutnya.

Bagaimana menurutmu?

Review Stupid Never Dies (PC): Zombie yang Tak Bisa Lari

0

Game buatan developer GPTRACK50, Stupid Never Dies adalah contoh dari sebuah missed opportunity. Jangan salah sangka, karena maksud kami dengan missed opportunity ini bukan berarti gamenya tidak berhasil. Stupid Never Dies memiliki potensi yang seharusnya bisa digali lebih dalam lagi.

Sama seperti protagonisnya yang adalah zombie, Stupid Never Dies ibarat zombie dalam film horor klasik yang hanya bisa berjalan. Padahal film zombie zaman sekarang justru membuat para mayat hidup ini bisa berlari, membuat penonton lebih merasa tegang dan takut.

Inilah pengalaman dan kesan yang kami rasakan selama memainkan versi review Stupid Never Dies di PC.

Monster Apocalypse

Review Stupid Never Dies KOM

Cerita dari Stupid Never Dies berlatar di dunia pasca-apokaliptik, dimana umat manusia dihabisi oleh monster yang dipimpin oleh KOM atau King of Monster. Salah satu dari tipe monster yang ikut menyerang manusia adalah zombie, mayat hidup yang juga merupakan tier paling rendah dari semua monster.

Setelah dunia hancur, monster dan pemimpinnya yaitu KOM menghilang ke dalam bumi, menyisakan zombie yang berkeliaran di permukaan. Salah satu dari zombie ini adalah Davy, zombie dengan gaya Gen-Z.

Davy yang memutuskan untuk bersembunyi di mall karena tidak mau ikut berperang dengan manusia, mendadak jatuh cinta dengan remaja wanita bernama Julia yang membeku di freezer. Karena rasa cintanya yang begitu dalam, Davy memutuskan untuk menghidupkan kembali Julia agar bisa menyatakan cintanya.

Review Stupid Never Dies davy dan julia

Tentunya Davy tidak sendirian dalam menjalankan misinya. Ia akan ditemani oleh band of misfits. Ada Dr. Frank Steiner yang memberi tahu Davy cara menghidupkan kembali Julia, yaitu dengan memakan KOM. Ada siluman anjing Chihuahua bernama Acelino yang juga adalah penemu, Bessie yang merupakan zombie anggota geng motor sekaligus chef restoran burger, dan Gargoyle bernama Goyle yang mahir untuk bagian analisis.

Dari segi cerita Stupid Never Dies bisa terinspirasi film percintaan remaja Warm Bodies. Dalam film ini, zombie bernama R yang diperankan oleh aktor Nicholas Hoult sering melakukan monolog, yang menjelaskan tentang bagaimana kehidupannya sebagai zombie, dan juga rasa cintanya yang dalam kepada remaja manusia bernama Julie.

Davy juga melakukan hal yang sama seperti R. Bedanya adalah ia dibantu oleh para karakter pendukung, yaitu Dr. Frank Steiner, Acelino, Bessie, dan Goyle. Mereka berempat tidak hanya membantu menjalankan plot cerita, tetapi juga memberikan unsur komedi ke dalam game.

Kami juga harus memberikan pujian untuk developer karena memberikan setiap karakter animasi saat sedang berbicara satu sama lain. Animasi ini dibuat dengan sangat baik, dan cukup mengagetkan untuk developer yang baru pertama kali membuat game.

Bukan Sekedar Action Hack’n Slash

Review Stupid Never Dies hackn slash

Stupid Never Dies bisa agak menyesatkan jika hanya dilihat trailernya saja. Gamer akan mengira game ini adalah game action hack’n slash dengan vibe seperti Lolipop Chainsaw. Padahal game ini sebetulnya adalah game Roguelite, dimana elemen utamanya adalah melakukan dungeon run dan mengulang.

Untuk memulai permainan, pemain harus membawa Davy ke toilet umum untuk di-flush. Toilet ini adalah gerbang misterius yang menyambungkan dunia manusia dengan tempat tinggal monster, yaitu dungeon. Jika berhasil menyelesaikan semua objective di dalam dungeon, Davy akan maju ke lantai berikutnya.

Mekanisme ini terus berulang, sampai pemain tiba di dungeon paling dalam yang biasanya berisi boss. Jika boss ini berhasil dikalahkan, pemain baru bisa melanjutkan cerita. Jika Davy yang tewas, artinya pemain perlu mengulang lagi dari awal dan seterusnya sampai boss dikalahkan. Kurang lebih begitulah mekanisme permainan dari Stupid Never Dies.

Kami hanya menyayangkan potensi yang dimiliki oleh Stupid Never Dies. Seharusnya game ini bisa lebih dari sebuah game Roguelite biasa. Desain level dalam dungeon meski memiliki tema yang berbeda-beda, tapi terus diulang dan diulang. Misi yang harus diselesaikan dalam satu lantai dungeon juga selalu sama, yaitu menghabisi semua musuh yang muncul sebelum waktu habis. Justru sistem waktu yang membuat Stupid Never Dies menjadi berbeda dengan Roguelite yang lain.

Jika waktu habis, permainan tidak secara instan selesai begitu saja. Pemain masih bisa memainkan permainan, tetapi Davy akan mendapatkan debuff yang merugikan. HP Davy akan terus menerus turun, membuatnya bisa dikalahkan oleh musuh dengan mudah. Jika ingin tantangan, pemain bisa mencoba menyelesaikan seluruh dungeon run dengan kondisi ini. Kami bisa pastikan ini tidak impossible, tapi super sulit.

Review Stupid Never Dies: Setiap Lantai Beda

Review Stupid Never Dies dungeon

Dungeon dalam game ini memiliki beberapa lantai. Untuk mencapai ujung dari dungeon, Davy harus melewati banyak lantai. Karena bisa memakan banyak waktu, developer menyediakan fitur jalan pintas untuk pemain agar bisa melewati beberapa lantai sekaligus. Fitur ini bisa dimanfaatkan untuk menghemat waktu.

Setiap menyelesaikan setidaknya dua lantai dungeon, pemain akan dibawa ke checkpoint. Pada titik ini pemain bisa memilih destinasi untuk lantai berikutnya. Disinilah fitur shortcut akan terbuka. Misalnya melewati lantai tiga dan empat agar bisa langsung sampai ke lantai lima.

Review Stupid Never Dies checkpoint

Keuntungannya? Pemain akan lebih hemat waktu. Kekurangannya? Lantai yang dituju mungkin akan memiliki musuh dengan level lebih tinggi dari Davy. Berbicara tentang level, fitur ini juga merupakan keunikan dari Stupid Never Dies.

Seperti game RPG, Davy akan naik level setiap kali mengalahkan musuh dalam jumlah tertentu. Semakin tinggi level Davy, semakin kuat pula dirinya. Tapi jika Davy tewas, levelnya akan kembali ke level satu, tepat ketika memulai permainan, dan pemain harus menaikkannya lagi.

Setiap kali Davy naik level, pemain juga akan berkesempatan untuk mendapatkan Zombie Skill. Kemampuan ini berupa buff yang memberikan bonus atribut kepada Davy. Seperti game Roguelite lain, pemain hanya diizinkan untuk memilih satu dari tiga Zombie Skill yang disodorkan. Jadi pastikan pilih yang paling sesuai dengan gaya bermain.

Mekanisme ini meski kelihatannya annoying, tapi memberikan dimensi baru dalam permainan. Pemain bisa menjadikannya sebagai bagian dari strategi untuk menyelesaikan dungeon run.

Menyerang dan Menyerang

Review Stupid Never Dies vampire

Stupid Never Dies didesain sebagai game yang mengharuskan pemain untuk terus menyerang, tanpa bertahan. Ya, Davy tidak memiliki kemampuan untuk melakukan block seperti game action hack’n slash pada umumnya.

Satu cara untuk bertahan adalah dengan melakukan Stupid Parry. Kemampuan ini baru efektif untuk menghentikan serangan musuh jika badan mereka menyala kuning. Dieksekusi tepat waktu akan membuat musuh stagger, memberikan kesempatan kepada Davy untuk memakan mereka.

Memakan musuh adalah mekanik Davy berikutnya. Dengan menggunakan Bite, Davy bisa menyembuhkan HP yang berkurang karena serangan musuh. Bite tidak bisa digunakan terus-terusan, dan harus diisi dengan cara menyerang musuh atau mengambil item khusus.

Beberapa jenis musuh akan mengeluarkan semacam bola jika mati atau terkena counter Stupid Parry. Bola ini adalah Monster Core yang jika dimakan oleh Davy, akan memberikan kemampuan untuk berubah menjadi monster yang memiliki core.

Setiap jenis monster akan memberikan kemampuan yang berbeda untuk Davy. Favorit kami adalah Werewolf, karena lincah dan bisa bergerak dengan cepat ketimbang monster jenis yang lain. Lich juga cukup menyenangkan karena bisa menciptakan pasukan tengkorak setiap kali mengalahkan musuh.

Badan dari Davy juga bisa dikustomisasi dalam mekanisme Body Hacking. Setiap kali menyelesaikan dungeon run atau kalah, Davy akan kembali ke mall yang merupakan Town Hub game, membawa bagian tubuh monster lain. Bahan ini bisa digunakan untuk memodifikasi bagian kepala, tangan, dan Davy.

Seperti monster Frankenstein, tangan Davy bisa

diganti menjadi membawa shield pelindung, kaki dibuat dapat menjatuhkan ranjau secara otomatis jika diserang musuh. Semua kustomisasi ini diserahkan kepada pemain.

Review Stupid Never Dies Dari Segi Teknis

Selama memainkan versi review Stupid Never Dies di PC, kami tidak pernah mengalami masalah teknis. Secara spesifikasi, game ini juga tidak terlalu demanding dan bisa dimainkan dengan menggunakan PC mid end.

Spesifikasi PC yang kami gunakan untuk memainkan Stupid Never Dies adalah CPU i5-14400F, GPU NVIDIA GeForce RTX 4070 Ti, dan RAM 32GB.

Kesimpulan

Kesimpulan dari review Stupid Never Dies adalah game ini sudah cukup baik untuk sebuah game Roguelite, tapi potensinya untuk menjadi lebih baik lagi ada dan tidak dimanfaatkan. Seakan developer hanya ingin bermain aman saja.

Alur cerita yang disajikan cukup menarik karena berdasarkan dari genre game yang saat ini sudah sangat jarang dibuat oleh developer. Sistem dungeon masih kurang optimal. Dungeon lebih mirip seperti arena, dimana Davy harus mengalahkan semua musuh yang ada didalamnya untuk bisa maju ke lantai berikutnya. Tidak ada variasi aktivitas yang lain.

Kompleksitas dari sistem combat sudah baik, dan setiap fitur saling bersinergi satu sama lain. Fitur Style Eat yang bisa membuat Davy berubah bentuk menjadi monster yang ia makan adalah highlight utama. Ketika game tidak memberikan pemain kemampuan untuk bertahan, satu-satunya jalan adalah menghabisi musuh dengan cepat menggunakan sapuan dari senjata palu raksasa, atau menerbangkan dengan angin.

Untuk debut, Stupid Never Dies sudah memadai. Tapi kedepannya jika GPTRACK50 memutuskan untuk membuat game lagi dengan style yang sama, kami berharap gamenya bisa lebih proper.

Stupid Never Dies tersedia di PS5 dan PC.

*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer

DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World Ungkap Fitur Online, Battle Arena, dan Mode Roguelike

0

Square Enix mengungkap lebih banyak detail gameplay DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World, termasuk fitur pertarungan online lintas platform, Battle Arena offline, hingga mode roguelike yang menantang pemain menaklukkan 50 pertarungan berturut-turut.

Square Enix kembali membagikan informasi terbaru mengenai DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World, RPG terbaru yang akan membawa pemain ke dalam petualangan mengumpulkan, melatih, dan mengadu kekuatan berbagai monster. Kali ini, pengembang memberikan gambaran lebih mendalam mengenai konten online, Battle Arena, serta tantangan baru bernama Wrangler’s Gauntlet.

Game ini dijadwalkan meluncur pada 3 Desember 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X|S, Xbox on PC, dan Steam. Khusus versi Steam, perilisan dijadwalkan berlangsung pada 4 Desember 2026.

Dengan beragam aktivitas tambahan di luar petualangan utama, DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World tampaknya ingin memberikan lebih banyak alasan bagi pemain untuk terus memperkuat tim monster mereka setelah menjelajahi dunia game.

DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World Hadirkan Pertarungan Online Lintas Platform

Salah satu fitur yang menjadi sorotan adalah Online Joint Battles, mode yang memungkinkan pemain bekerja sama dengan monster wrangler lain untuk menghadapi monster berukuran besar. Fitur ini akan terbuka setelah pemain mencapai bagian tertentu dalam cerita.

Menariknya, berbagai mode online yang tersedia mendukung permainan lintas platform. Artinya, pemain dapat menikmati fitur tersebut bersama pengguna platform lain yang kompatibel, tanpa harus menggunakan sistem permainan yang sama.

Online Joint Battles juga menghadirkan misi harian dan Special Quests yang menampilkan monster-monster ikonis dari seri DRAGON QUEST. Pemain yang berhasil menyelesaikan tantangan tersebut berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik.

Terdapat tiga tingkat kesulitan untuk misi reguler, sehingga pemain dapat memilih tantangan yang sesuai dengan kekuatan tim monster mereka. Pemain juga bisa mengikuti proses pencarian rekan bermain atau memilih untuk menghadapi tantangan seorang diri.

Kerja sama menjadi faktor penting dalam mode ini. Pemain dapat menggunakan kemampuan penyembuhan dan dukungan untuk membantu tim lain sekaligus meningkatkan Team Bonus. Pengganda tersebut akan memperbesar damage yang dapat dihasilkan seluruh tim serta meningkatkan efektivitas kemampuan penyembuhan.

Selama pertarungan, pemain juga dapat berkomunikasi menggunakan pesan singkat yang telah disediakan. Koordinasi yang baik tentu menjadi salah satu kunci untuk menaklukkan monster yang tangguh.

Selain itu, Online Joint Battles dan tantangan lainnya dapat memberikan telur monster. Monster yang menetas dari telur tersebut bisa ditambahkan ke dalam tim, sehingga pemain memiliki kesempatan untuk memperluas koleksi dan mengembangkan strategi baru.

Ranked Matches, Private Matches, dan Wranglers Society

Konten online DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World tidak berhenti pada pertarungan kooperatif. Pemain juga dapat menguji kemampuan melawan pemain lain melalui Ranked Matches.

Dalam mode kompetitif ini, pemain akan dipertemukan dengan lawan yang memiliki tingkat kemampuan serupa. Setiap kemenangan memberikan Ranking Points, sementara jumlah poin yang terkumpul pada akhir musim menentukan peringkat pemain.

Terdapat tujuh tingkatan peringkat, mulai dari Beginner hingga Legendary. Pemain yang tampil konsisten berpeluang naik ke tingkat yang lebih tinggi dan memperoleh hadiah sesuai pencapaiannya.

Bagi pemain yang lebih menyukai pertandingan dengan aturan khusus, tersedia Private Matches. Mode ini memungkinkan pemain menyesuaikan sejumlah ketentuan pertarungan, termasuk jumlah ronde dan kesempatan mengganti monster cadangan.

Ada pula Wranglers Society, fitur yang dapat diakses melalui Online Hub. Di tempat ini, pemain bisa menghadapi tim monster yang telah diunggah oleh pemain lain. Kemenangan akan memberikan kesempatan untuk memutar roda hadiah yang berisi berbagai item, mini medal, dan hadiah lainnya.

Sementara itu, Online Shop menyediakan sejumlah item yang dapat dibeli pemain. Persediaannya berubah berdasarkan hari dalam minggu dan perkembangan cerita, sehingga pemain disarankan untuk memeriksanya secara berkala.

Sebagai catatan, kemampuan Wrangler’s Spirit tidak akan aktif dalam mode online tertentu, termasuk Online Joint Battles dan Ranked Matches. Pembatasan ini diterapkan agar kemampuan pemain dalam mengelola dan melatih monster tetap menjadi faktor utama dalam pertandingan.

Battle Arena Offline Hadir dengan Tujuh Tingkat Kesulitan

Bagi pemain yang lebih menyukai pengalaman bermain solo, Square Enix juga menyiapkan Battle Arena yang sepenuhnya dapat dimainkan secara offline.

Area ini akan ditemukan oleh Bianca dan Nera ketika mereka mengunjungi Boughborough. Di dalamnya, pemain dapat mengirim monster yang telah dilatih untuk mengikuti serangkaian pertarungan demi membuktikan siapa monster wrangler terkuat di kerajaan.

Battle Arena menyediakan dua jenis tantangan, yaitu Regular Arena Battles dan Joint Battles. Keduanya memiliki tujuh kategori kesulitan, mulai dari G hingga A. Setiap kategori menawarkan hadiah bagi pemain yang berhasil menyelesaikannya.

Dalam Regular Arena Battles, pemain harus memenangkan tiga pertandingan untuk menuntaskan satu kategori. Setelah membayar biaya masuk, pemain dapat memulai tantangan. Kabar baiknya, HP dan MP monster akan dipulihkan sepenuhnya di antara pertandingan, sehingga mereka dapat kembali bertarung dengan kondisi prima.

Pemain juga bisa menentukan taktik umum yang akan digunakan monster selama pertarungan. Karena itu, memahami kemampuan setiap anggota tim dan menyesuaikan strategi berdasarkan jalannya pertandingan akan menjadi hal penting untuk meraih kemenangan.

Sementara itu, Joint Battles di Battle Arena memungkinkan pemain mengatur taktik bagi tim utama, monster cadangan, serta monster wrangler lain yang bertarung bersama mereka.

Kombinasi pemilihan monster dan pengaturan taktik yang tepat akan menjadi kunci untuk melewati kategori kesulitan yang semakin tinggi.

Wrangler’s Gauntlet, Mode Roguelike dengan 50 Pertarungan Beruntun

Salah satu tambahan paling menarik adalah Wrangler’s Gauntlet, mode baru dengan elemen roguelike yang dirancang untuk memberikan tantangan berulang dengan pengalaman berbeda pada setiap percobaan.

Mode ini akan terbuka setelah pemain melangkah lebih jauh dalam cerita. Tantangan tersebut dirancang oleh Scruffy dan mengharuskan pemain membentuk tim dari pilihan monster yang berubah setiap kali mereka memulai percobaan baru.

Tujuan utamanya adalah memenangkan 50 pertarungan secara berturut-turut. Pemain tidak bisa sekadar mengandalkan tim andalan yang telah dibangun sepanjang petualangan, sebab mereka harus memanfaatkan monster yang tersedia dalam mode tersebut untuk membentuk komposisi tim yang mampu bertahan hingga akhir.

Sebelum setiap percobaan, pilihan monster yang diberikan akan berbeda. Lawan yang dihadapi juga berubah pada setiap percobaan, sehingga pemain perlu menyesuaikan strategi dan tidak bisa sepenuhnya mengandalkan pendekatan yang sama.

Setelah memenangkan pertarungan, pemain memperoleh kesempatan untuk memperkuat tim. Monster milik pemain dan monster dari lawan sebelumnya dapat digunakan dalam proses sintesis untuk menghasilkan kombinasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pertandingan berikutnya.

Scruffy juga akan memberikan informasi mengenai monster yang akan dihadapi pada pertarungan selanjutnya. Informasi ini dapat dimanfaatkan pemain untuk menyusun strategi dan memilih komposisi tim yang tepat.

Selain itu, setiap kemenangan memberikan Wrangler Points. Poin tersebut bisa digunakan di toko Gauntlet Goods untuk membeli item yang membantu pengembangan tim selama tantangan berlangsung.

Perlu diperhatikan bahwa monster yang diperoleh dan item yang dikumpulkan dalam Wrangler’s Gauntlet tidak dapat dibawa keluar untuk digunakan dalam petualangan utama. Dengan demikian, mode ini memiliki sistem perkembangan tersendiri yang berfokus pada kemampuan pemain beradaptasi dengan sumber daya yang tersedia.

Pendekatan roguelike tersebut berpotensi membuat setiap percobaan terasa berbeda, terutama bagi pemain yang menikmati tantangan strategis dan ingin terus menyempurnakan cara mereka membangun tim monster.

Game ini direncanakan tersedia dalam Standard Edition versi fisik dan digital, Digital Deluxe Edition, serta Collector’s Edition fisik dalam jumlah terbatas. Harga masing-masing edisi mengikuti ketentuan toko di wilayah terkait.

Square Enix juga mencantumkan sejumlah konten tambahan berbayar, termasuk Mega Mole Hole DLC, Monster Marathons DLC, Metallic Ring DLC, Scout Run VIP Card DLC, serta DLC 4-ITEM SET. Seluruh DLC tersebut memerlukan game utama untuk dapat dimainkan.

Informasi mengenai ketersediaan edisi, harga, bonus, dan waktu perilisan dapat berbeda menurut wilayah. Pemain disarankan memeriksa toko resmi setempat untuk mendapatkan detail terbaru.

DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World Tawarkan Tantangan yang Lebih Beragam

Melalui pengenalan fitur terbarunya, DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World memperlihatkan bahwa pengalaman bermainnya tidak hanya berpusat pada petualangan utama. Kehadiran pertarungan kooperatif lintas platform, pertandingan peringkat, Battle Arena offline, dan Wrangler’s Gauntlet memberikan pilihan aktivitas yang lebih luas bagi penggemar RPG berbasis koleksi monster.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai edisi, bonus, dan konten game, pemain dapat mengunjungi situs resmi DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World.

ROG Xbox Ally X20 Bundle Hadir di Indonesia

0
ROG Xbox Ally X20 Bundle Hadir di Indonesia

ASUS ROG resmi meluncurkan ROG Xbox Ally X20 Bundle di Indonesia. Perangkat handheld gaming PC edisi terbatas ini hadir untuk merayakan ulang tahun ke-20 ROG dengan membawa sejumlah peningkatan. Mulai dari layar OLED, kontrol yang lebih presisi, hingga prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme.

Kehadiran perangkat ini sekaligus menjadi kelanjutan evolusi lini ROG Ally yang pertama kali diperkenalkan pada 2023. Setelah menghadirkan peningkatan ergonomi dan baterai melalui ROG Ally X pada 2024, ASUS kemudian memperkuat integrasi Xbox pada generasi berikutnya.

ROG Xbox Ally X20 Bundle Tawarkan Layar OLED 120Hz

Salah satu peningkatan terbesar perangkat ini terletak pada penggunaan ROG Nebula HDR Display. Layar OLED berukuran 7,4 inci tersebut menawarkan resolusi Full HD (1920 x 1080) dengan refresh rate 120Hz dan response time 0,2 ms.

Panel ini sudah mengantongi sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 1400, mendukung Dolby Vision, serta memiliki cakupan warna DCI-P3 100% dengan validasi Pantone.

Tingkat kecerahannya mencapai 600 nits dan mampu meningkat hingga 1.400 nits ketika menampilkan konten HDR. Dukungan AMD FreeSync Premium Pro dengan VRR 30–120Hz juga membantu mengurangi screen tearing saat bermain game.

ASUS turut memasang Corning Gorilla Glass Victus dengan lapisan Corning DXC. Teknologi tersebut diklaim mampu mengurangi pantulan cahaya hingga 65% sekaligus meningkatkan ambient contrast sebesar 4,5 kali.

Menariknya, ukuran bezel atas kini 60% lebih tipis menjadi 3,78 mm. ASUS juga menghadirkan fitur OLED Care untuk membantu mengurangi risiko burn-in.

Dari sisi kontrol, perangkat ini menggunakan TMR Joysticks berbasis sensor magnetik tanpa kontak fisik untuk mengurangi risiko stick drift. Teknologi tersebut menawarkan deadzone 3%, input diagonal yang lebih akurat, serta konsumsi daya 75% lebih rendah.

Pengguna juga mendapatkan Transforming D-pad yang dapat diubah antara mode empat arah dan delapan arah. Sementara itu, tombol ABXY, Hall Effect analog triggers, HD Haptics, serta rubberized grip dirancang untuk meningkatkan kenyamanan bermain.

Performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan Desain Eksklusif

Untuk menunjang performanya, ROG Xbox Ally X20 Bundle mengandalkan prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme dengan konfigurasi 8 core, 16 thread, dan kecepatan hingga 5,0GHz.

Prosesor tersebut dilengkapi NPU AMD XDNA dengan kemampuan hingga 50 TOPS dan daya maksimal 35W. Spesifikasinya semakin lengkap berkat RAM 24GB LPDDR5X-8000, SSD 1TB PCIe 4.0, slot microSD Express, serta baterai 80Wh.

Sistem pendinginnya juga mendapatkan peningkatan melalui ROG Intelligent Cooling. ASUS mengklaim aliran udara kini 20% lebih besar dengan area sirip heatsink 11% lebih luas.

Dalam pengujian internal menggunakan Cyberpunk 2077 pada mode Turbo, suhu bagian grip dilaporkan berada pada angka 29,2 derajat Celsius.

Perangkat ini juga menawarkan Xbox Mode yang menyatukan akses library dari Xbox, Game Pass, Steam, Battle.net, GOG, dan Epic Games Store.

Sementara dari sisi tampilan, ASUS mengusung chassis transparan hitam dengan aksen emas pada bagian internal. Terdapat pula tombol Xbox berwarna hijau dan emblem khusus ROG 20th Anniversary pada bagian belakang.

Paket Bundling Lengkap dengan Kacamata AR

ASUS juga menyertakan ROG XREAL R1 Edition 20 Gaming AR Glasses dalam paket penjualan.

Kacamata AR berbobot 90 gram ini menggunakan panel Sony Micro OLED 0,55 inci beresolusi 1920 x 1080 untuk setiap mata. Perangkat tersebut menawarkan refresh rate 120Hz yang dapat ditingkatkan menjadi 240Hz melalui Frame Rate Boost.

Pengguna dapat menikmati layar virtual berukuran hingga 171 inci pada jarak empat meter. Fitur Native 3DoF, Anchor Mode, dan audio Sound by Bose turut melengkapi pengalaman penggunaannya. Konektivitas ke handheld dilakukan menggunakan satu kabel USB Type-C.

Selain kacamata AR, pembeli memperoleh aksesori dbrand berupa Killswitch case, kickstand, skin eksklusif, travel cover, dan stick grips.

Seluruh perlengkapan dikemas dalam Pelican Protector Case khusus dengan aksen merah ROG, emblem ulang tahun ke-20, dan kompartemen tambahan untuk controller. Paket ini juga mencakup adaptor daya 68W.

Harga dan Ketersediaan

ASUS menetapkan harga ROG Xbox Ally X20 Bundle sebesar Rp46.999.000 untuk model RC74XA-Z2EUA3BT. Detail lengkapnya bisa dilihat di sini.

Pemesanan eksklusif dibuka melalui ASUS Online Store dan ROG Exclusive Store mulai 16 hingga 30 Oktober 2026. Pengiriman unit dijadwalkan berlangsung mulai 30 Oktober 2026.

Selama periode pre-order, konsumen berkesempatan mendapatkan jam tangan G-Shock edisi khusus ROG 20th Anniversary selama persediaan masih tersedia.

Pembeli juga memperoleh PC Game Pass selama tiga bulan yang telah termasuk dalam paket penjualan.

Sebagai perlindungan tambahan, ASUS memberikan garansi internasional selama dua tahun. Konsumen dapat mengakses layanan purnajual melalui 141 titik layanan ASUS yang tersebar di Indonesia.

MR. RECORDS Hadirkan Level Editor, Pemain Bisa Bikin Level Musik Sendiri dan Membagikannya

0

Wired Productions dan Glee-Cheese Studio menghadirkan Music Level Editor untuk demo MR. RECORDS dalam rangka Steam Next Fest. Fitur ini memungkinkan pemain menciptakan level ritme sendiri, menggunakan musik pilihan mereka di PC, hingga membagikan kreasi tersebut kepada komunitas.

Penggemar game musik kini bisa berkreasi lebih bebas melalui MR. RECORDS. Publisher Wired Productions bersama developer Glee-Cheese Studio mengumumkan pembaruan demo yang memperkenalkan Music Level Editor, fitur yang memungkinkan pemain merancang level permainan berdasarkan irama musik.

Diumumkan pada 15 Oktober 2026 dari Watford, Inggris, pembaruan ini memberikan kesempatan kepada pemain untuk menyusun not, rintangan, dan efek pada linimasa musik. Setelah selesai membuat level, pemain bisa langsung memainkannya dan melihat bagaimana setiap elemen berinteraksi dengan irama lagu.

Menariknya, fitur ini tidak hanya terbatas pada kustomisasi level. Pemain PC juga dapat menggunakan musik mereka sendiri untuk membuat level, kemudian membagikan hasilnya agar bisa dimainkan oleh orang lain.

Music Level Editor akan tersedia di seluruh versi game penuh MR. RECORDS saat dirilis untuk PC, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch 2.

Music Level Editor Buka Kesempatan untuk Berkreasi

Melalui Music Level Editor, pemain dapat membangun pengalaman bermain ritme sesuai kreativitas masing-masing. Mereka bisa menempatkan not, rintangan, dan berbagai efek pada linimasa musik, lalu menyesuaikan elemen-elemen tersebut agar selaras dengan ketukan lagu.

Pilihan kustomisasinya juga mencakup aset visual, warna, animasi, dan latar belakang. Dengan menggabungkan berbagai elemen tersebut, pemain dapat menciptakan level dengan tantangan serta tampilan yang berbeda-beda.

Setelah proses penyusunan selesai, level buatan pemain bisa langsung dimainkan. Dengan demikian, pemain tidak hanya menikmati tantangan yang disediakan pengembang, tetapi juga berkesempatan menjadi kreator yang merancang pengalaman bermain mereka sendiri.

Pada versi PC, fitur ini memiliki kemampuan tambahan berupa dukungan penggunaan musik milik pemain. Mereka dapat memilih lagu sendiri, membangun level berdasarkan musik tersebut, lalu membagikan hasilnya kepada komunitas.

Fitur ini berpotensi menghadirkan variasi level yang luas, mulai dari tantangan ritme yang rumit hingga rangkaian permainan dengan gerakan yang disusun mengikuti alunan lagu.

Kreasi Komunitas Menggunakan Lagu Seven Nation Army dan Thrift Shop

Untuk memperlihatkan potensi Music Level Editor, tim pengembang turut membagikan dua contoh kreasi komunitas yang dibuat sebelum pengumuman fitur ini.

Contoh pertama menggunakan lagu “Seven Nation Army” dari The White Stripes, yang dibuat oleh kreator bernama Goldi. Sementara itu, contoh kedua menggunakan lagu “Thrift Shop” dari Macklemore, hasil kreasi pengguna bernama Shaun.

Kedua contoh tersebut memperlihatkan bagaimana musik yang berbeda dapat menjadi dasar untuk menciptakan pengalaman bermain yang unik.

Kehadiran contoh dari komunitas ini sekaligus memberikan gambaran mengenai kemungkinan yang ditawarkan editor tersebut. Pemain tidak harus terpaku pada level bawaan game, tetapi dapat mengeksplorasi ide sendiri dan membangun tantangan berdasarkan musik yang mereka sukai.

MR. RECORDS Mengajak Pemain Menjelajahi Dunia di Dalam Musik

Di luar fitur pembuatan level, MR. RECORDS menawarkan petualangan yang berpusat pada George, seorang pria tua yang memiliki impian sederhana tetapi luar biasa: membuka toko rekaman miliknya sendiri.

Setelah menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam rutinitas, George akhirnya memutuskan untuk mewujudkan impian tersebut. Namun, setiap rekaman yang ia putar ternyata membuka perjalanan musikal baru di dalam imajinasinya.

Dunia dalam setiap rekaman berubah mengikuti musik yang dimainkan. Pemain akan berlari, melompat, meluncur, menghindari rintangan, dan menggabungkan berbagai aksi dengan waktu yang tepat agar sesuai dengan irama lagu.

Setiap musik membawa suasana dan tantangan berbeda, dengan dunia surealis yang terinspirasi oleh kenangan, emosi, dan berbagai pengalaman hidup George.

Game ini menyediakan lebih dari 40 level yang dirancang secara khusus. Sepanjang perjalanan, pemain akan menemukan beragam mekanisme permainan yang membuat pengalaman tidak hanya berfokus pada ketepatan mengikuti irama.

Toko Rekaman George Menyimpan Banyak Cerita

Petualangan MR. RECORDS tidak hanya berlangsung di dalam dunia imajinasi yang tercipta melalui musik. Toko rekaman milik George juga menjadi bagian penting dari pengalaman bermain.

Di sana, pemain akan bertemu pelanggan dengan kepribadian unik, mempelajari cerita di balik setiap rekaman, serta memecahkan teka-teki musikal. Pemain juga dapat merekomendasikan album yang sesuai, membuka stok baru, dan membantu mengembangkan toko impian George.

Setiap rekaman memiliki cerita tersendiri. Melalui musik, foto, catatan, dan berbagai penemuan emosional, pemain secara bertahap akan mengenal masa lalu George.

Sebagian lagu menghadirkan suasana menyenangkan, sementara lagu lainnya mengungkap penyesalan, cinta yang hilang, serta kehidupan yang belum sempat ia jalani sepenuhnya. Dengan pendekatan tersebut, musik menjadi bagian dari narasi yang membentuk perjalanan karakter utama.

Di sela-sela petualangan, pemain juga dapat kembali ke kamar tidur George yang berfungsi sebagai area hub. Di tempat ini, pemain bisa meninjau kenangan, memantau progres, menerima panggilan, dan menikmati momen tenang di antara perjalanan musikal.

Soundtrack Orisinal dengan Beragam Genre Musik

Musik tentu menjadi elemen utama dalam MR. RECORDS. Game ini menghadirkan soundtrack orisinal yang digubah sendiri oleh tim pengembang, dengan beragam genre untuk memberikan variasi suasana sepanjang permainan.

Genre yang disebutkan mencakup funk, progressive rock, hip-hop, electro, world music, hingga pop era 1980-an.

Perbedaan genre tersebut turut membentuk karakter setiap perjalanan. Pemain akan menjelajahi lingkungan yang berubah mengikuti musik, sekaligus menghadapi tantangan yang menuntut ketepatan waktu dan koordinasi gerakan.

Selain level ritme, MR. RECORDS juga menawarkan variasi aktivitas seperti pertarungan berbasis ritme, minigame surealis, perubahan lingkungan, gangguan visual, dan adegan kejar-kejaran. Ada pula aktivitas sampingan yang melibatkan Buzz, anjing setia milik George.

Ragam aktivitas tersebut dirancang untuk menjaga pengalaman bermain tetap bervariasi, sehingga pemain tidak hanya mengulang pola permainan ritme yang sama sepanjang petualangan.

Demo MR. RECORDS Sudah Mendapatkan Pembaruan

Music Level Editor kini tersedia melalui demo MR. RECORDS yang diperbarui untuk Steam Next Fest. Pemain PC dapat mencoba fitur tersebut sekaligus menjelajahi bagian awal cerita George ketika ia mempersiapkan toko rekamannya.

Demo ini memperkenalkan pemain kepada dunia permainan, pelanggan toko yang unik, serta koleksi rekaman yang membuka petualangan baru.

Sementara itu, fitur Level Editor juga direncanakan hadir di seluruh versi game penuh untuk PC, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch 2. Dukungan menggunakan musik sendiri untuk membuat level serta membagikan kreasi kepada pemain lain secara khusus disebutkan untuk versi PC.

Pemain yang tertarik dapat mengakses demo melalui Steam:

Coba demo MR. RECORDS di Steam

Untuk mengikuti perkembangan game dan berinteraksi dengan komunitas, pemain juga dapat bergabung dengan Discord resmi MR. RECORDS melalui tautan berikut:

Gabung Discord resmi MR. RECORDS

Game ini juga sudah membuka wishlist di Steam, GOG, Epic Games Store, PlayStation, dan Xbox. Sementara itu, opsi wishlist untuk Nintendo Switch 2 disebut akan tersedia kemudian.

Dengan kombinasi lebih dari 40 level buatan pengembang, soundtrack dari berbagai genre, cerita personal tentang kehidupan George, serta Music Level Editor yang mendukung kreasi komunitas, MR. RECORDS menawarkan pengalaman yang memadukan game ritme dan kebebasan berkreasi. Kini, pemain PC bahkan dapat membawa musik pilihan mereka sendiri ke dalam permainan dan membagikan hasilnya kepada orang lain.

KINGDOM HEARTS Collection [I–III] Resmi Dirilis di Asia Tenggara, Hadir untuk PS5 dan Nintendo Switch 2

0

Bandai Namco Entertainment Asia dan SQUARE ENIX resmi merilis KINGDOM HEARTS Collection [I–III] pada 15 Oktober 2026. Koleksi yang merangkum tiga paket utama seri KINGDOM HEARTS ini kini tersedia untuk PlayStation 5, Nintendo Switch 2, Xbox Series X|S, PC melalui Steam, Xbox on PC, dan Epic Games Store. Edisi fisiknya juga telah tersedia di Asia Tenggara untuk PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2.

Peluncuran ini menjadi kesempatan bagi penggemar lama maupun pemain baru untuk menikmati perjalanan Sora bersama Donald Duck dan Goofy dalam satu koleksi. Menariknya, seri KINGDOM HEARTS juga akan merayakan ulang tahun ke-25 pada 2027 mendatang.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, trailer peluncuran KINGDOM HEARTS Collection [I–III] turut dirilis untuk memperlihatkan kembali petualangan ikonis yang memadukan dunia Disney, Pixar, dan karakter orisinal dari seri ini.

KINGDOM HEARTS Collection [I–III] Hadirkan Tiga Paket dalam Satu Koleksi

KINGDOM HEARTS Collection [I–III] merupakan bundel yang menggabungkan tiga paket utama, yakni KINGDOM HEARTS -HD 1.5+2.5 ReMIX-, KINGDOM HEARTS HD 2.8 Final Chapter Prologue, serta KINGDOM HEARTS III + Re Mind (DLC).

Seluruh koleksi tersebut tersedia secara native atau berjalan langsung di perangkat, bukan melalui layanan cloud, pada konsol generasi terbaru yang didukung. Hal ini memberikan pengalaman bermain yang lebih praktis bagi pemain yang ingin menikmati rangkaian cerita utama seri KINGDOM HEARTS.

Berikut daftar konten yang termasuk dalam setiap paket.

1. KINGDOM HEARTS -HD 1.5+2.5 ReMIX-

Paket pertama menghadirkan enam judul dan kompilasi adegan cerita yang menjadi bagian penting dari perjalanan seri KINGDOM HEARTS, yaitu:

  • KINGDOM HEARTS FINAL MIX
  • KINGDOM HEARTS Re of Memories
  • KINGDOM HEARTS II FINAL MIX
  • KINGDOM HEARTS 358/2 Days — kompilasi adegan cerita dalam format HD
  • KINGDOM HEARTS Birth by Sleep FINAL MIX
  • KINGDOM HEARTS Re — kompilasi adegan cerita dalam format HD

Paket ini cocok bagi pemain yang ingin mengikuti kembali fondasi cerita KINGDOM HEARTS, termasuk perjalanan Sora serta kisah karakter lain yang berperan penting dalam konflik antara cahaya dan kegelapan.

Selain tersedia sebagai bagian dari koleksi, KINGDOM HEARTS -HD 1.5+2.5 ReMIX- juga hadir secara digital untuk Nintendo Switch generasi pertama.

2. KINGDOM HEARTS HD 2.8 Final Chapter Prologue

Paket kedua melanjutkan rangkaian cerita melalui tiga konten berikut:

  • KINGDOM HEARTS Dream Drop Distance HD
  • KINGDOM HEARTS χ Back Cover — film cerita
  • KINGDOM HEARTS 0.2 Birth by Sleep

Kumpulan ini menjadi bagian penghubung penting menuju peristiwa dalam KINGDOM HEARTS III, sekaligus memperluas pemahaman pemain mengenai konflik yang melibatkan para pengguna Keyblade.

3. KINGDOM HEARTS III + Re Mind (DLC)

Paket terakhir berisi:

  • KINGDOM HEARTS III
  • KINGDOM HEARTS Re Mind (DLC)

Melalui KINGDOM HEARTS III, pemain dapat mengikuti kelanjutan perjalanan Sora ketika ia berusaha menghadapi ancaman kegelapan yang semakin besar. Sementara itu, ekspansi Re Mind menambahkan konten cerita yang memperluas pengalaman dari game utamanya.

Ketiga paket tersebut juga dapat dibeli secara terpisah dalam format digital pada platform yang didukung, sehingga pemain memiliki pilihan untuk membeli judul tertentu atau langsung mendapatkan seluruh koleksi.

Petualangan Sora, Donald Duck, dan Goofy Kembali

Daya tarik utama KINGDOM HEARTS terletak pada perpaduan dunia fantasi, cerita emosional, dan karakter dari berbagai semesta Disney serta Pixar.

Pemain akan mengikuti petualangan Sora bersama Donald Duck dan Goofy untuk menghadapi kekuatan kegelapan dengan menggunakan Keyblade. Sepanjang perjalanan, mereka akan mengunjungi berbagai dunia ikonis, bertemu karakter yang sudah dikenal, serta menjalin persahabatan yang menjadi inti dari cerita seri ini.

Selain mengandalkan narasi yang kuat, KINGDOM HEARTS juga menawarkan sistem pertarungan real-time dengan mekanisme yang berkembang seiring perjalanan seri. Kombinasi aksi, eksplorasi, dan interaksi dengan karakter Disney serta Pixar menjadikan koleksi ini sebagai pilihan bagi pemain yang ingin menikmati petualangan RPG dengan pendekatan cerita yang sinematik.

Demo Gratis KINGDOM HEARTS III Tersedia di Nintendo Switch 2

Bagi pemain yang belum pernah mencoba seri ini, SQUARE ENIX juga menyediakan demo gratis KINGDOM HEARTS III + Re Mind (DLC) untuk Nintendo Switch 2.

Demo tersebut terbagi menjadi dua bagian yang memberikan gambaran berbeda mengenai pengalaman bermain.

Bagian pertama memungkinkan pemain menikmati permulaan game hingga tahap awal dunia Olympus, yang terinspirasi dari film Disney Hercules. Menariknya, data penyimpanan dari bagian ini dapat diteruskan ke versi penuh ketika pemain membeli game lengkap.

Sementara itu, bagian kedua membawa pemain dari awal hingga pertengahan Toy Box, dunia yang terinspirasi dari Toy Story milik Disney dan Pixar. Namun, data penyimpanan dari bagian ini tidak dapat diteruskan ke versi penuh saat peluncuran.

Kehadiran demo gratis ini memberikan kesempatan bagi calon pemain untuk mencoba mekanisme pertarungan, eksplorasi, dan gaya penceritaan KINGDOM HEARTS III sebelum memutuskan membeli game lengkap.

Keyblade Eksklusif untuk Setiap Platform

Selain konten permainan, pembelian tertentu dalam KINGDOM HEARTS Collection [I–III] juga memberikan bonus berupa Keyblade eksklusif berdasarkan platform yang digunakan.

Berikut rincian bonus yang tersedia:

  • Nintendo Switch 2: Long Night Keyblade.
  • PlayStation 5: Midnight Blue Keyblade.
  • Xbox Series X|S: Phantom Green Keyblade.

Untuk Nintendo Switch 2 dan PlayStation 5, bonus Keyblade tersebut diberikan kepada pemain yang membeli edisi digital maupun fisik KINGDOM HEARTS Collection [I–III], atau edisi digital KINGDOM HEARTS III + Re Mind (DLC).

Sementara itu, pengguna Xbox Series X|S bisa mendapatkan Phantom Green Keyblade dengan membeli edisi digital KINGDOM HEARTS Collection [I–III] atau KINGDOM HEARTS III + Re Mind (DLC).

Pemain juga perlu memperhatikan bahwa bonus tersebut memiliki ketentuan berdasarkan platform dan edisi yang dibeli.

Diskon untuk Pemilik Versi Lama dan Bonus Pre-order

SQUARE ENIX turut menyediakan penawaran bagi pemain yang telah memiliki versi digital game tertentu di platform sebelumnya.

Pemilik versi digital KINGDOM HEARTS di Nintendo Switch versi Cloud, PlayStation 4, atau Xbox One memenuhi syarat untuk mendapatkan diskon pembelian digital pada Nintendo Switch 2, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S. Ketentuan dan besaran diskon dapat berbeda sesuai platform serta toko digital masing-masing.

Selain itu, pemain yang melakukan pre-order digital di PlayStation 5 dan Xbox Series X|S mendapatkan akses lebih awal selama 48 jam untuk KINGDOM HEARTS Collection [I–III] dan KINGDOM HEARTS III + Re Mind (DLC).

Untuk pemilik KINGDOM HEARTS versi Cloud di Nintendo Switch, data penyimpanan juga dapat ditransfer ke Nintendo Switch 2. Namun, transfer data penyimpanan tidak didukung untuk perpindahan antargenerasi pada platform lainnya dalam penawaran ini.

Edisi Fisik KINGDOM HEARTS Collection [I–III] Tersedia di Asia Tenggara

Bagi penggemar yang lebih menyukai koleksi fisik, KINGDOM HEARTS Collection [I–III] kini tersedia dalam edisi fisik untuk PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2 di Asia Tenggara.

Meski demikian, pemain perlu memperhatikan satu hal penting: edisi fisik memerlukan koneksi internet untuk mengunduh data tambahan sebelum dapat dimainkan. Jadi, meskipun membeli versi fisik, pemain tetap perlu menyiapkan koneksi internet untuk proses pengunduhan tersebut.

Ketersediaan produk dan waktu perilisan di masing-masing toko dapat berbeda menurut wilayah. Pemain disarankan memeriksa toko resmi setempat untuk memperoleh informasi mengenai harga, stok, serta ketentuan pembelian.

KINGDOM HEARTS Collection [I–III] Jadi Pilihan Menjelang Ulang Tahun ke-25

Dengan menghadirkan tiga paket besar dalam satu bundel, KINGDOM HEARTS Collection [I–III] menawarkan cara praktis untuk menikmati rangkaian petualangan Sora dalam satu koleksi. Kehadiran versi native untuk konsol generasi terbaru juga memperluas pilihan bagi pemain yang ingin kembali menjelajahi dunia Disney dan Pixar.

Peluncuran ini terasa semakin istimewa karena seri KINGDOM HEARTS akan memasuki usia ke-25 pada 2027. Bagi penggemar lama, koleksi ini menjadi kesempatan untuk kembali menikmati perjalanan yang telah menemani mereka selama bertahun-tahun. Sementara bagi pendatang baru, bundel tersebut menawarkan titik awal untuk mengenal kisah Sora, kekuatan Keyblade, serta pertarungan antara cahaya dan kegelapan.

KINGDOM HEARTS Collection [I–III] kini tersedia untuk Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC melalui Steam, Xbox on PC, dan Epic Games Store. Edisi fisik untuk Nintendo Switch 2 dan PlayStation 5 juga telah tersedia di Asia Tenggara.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dan pembelian, pemain dapat mengunjungi situs resmi Bandai Namco Entertainment Asia atau toko digital masing-masing platform.

Tales of Eternia Remastered Resmi Dirilis, Hadirkan Petualangan RPG Klasik dengan Grafis dan Fitur Modern

0

Bandai Namco Entertainment Asia resmi merilis Tales of Eternia Remastered pada 15 Oktober 2026. Remaster dari salah satu seri RPG klasik Tales ini membawa kembali petualangan Reid Hershel dan kawan-kawan dengan peningkatan fitur, opsi grafis klasik, serta berbagai kemudahan baru. Game ini tersedia untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, PlayStation 4, dan Xbox Series X|S, sementara versi PC melalui Steam menyusul pada 16 Oktober 2026.

Pengumuman perilisan tersebut juga disertai peluncuran trailer resmi yang memperlihatkan kembali dunia Eternia beserta petualangan epik yang menjadi daya tarik utama game ini.

Tales of Eternia Remastered Hadir dengan Fitur Baru

Sebagai bagian dari Tales of Remastered Project, Tales of Eternia Remastered menghadirkan kembali pengalaman bermain dari Tales of Eternia dengan sejumlah peningkatan yang dirancang untuk menyesuaikan game klasik ini dengan kebutuhan pemain modern.

Salah satu fitur utamanya adalah Graphics Mode dan SFX Mode, yang memungkinkan pemain beralih antara tampilan grafis serta efek suara versi remaster dan versi orisinal. Fitur ini memberikan kesempatan bagi penggemar lama untuk bernostalgia, sekaligus memungkinkan pemain baru menikmati petualangan tersebut dengan sentuhan yang lebih modern.

Selain itu, Bandai Namco turut menghadirkan sejumlah peningkatan kualitas permainan atau quality-of-life improvements. Pemain dapat menyesuaikan jumlah pengalaman atau EXP yang diperoleh melalui fitur Boost, mengatur frekuensi pertemuan dengan musuh, serta mengaktifkan atau menonaktifkan ikon penunjuk tujuan selama eksplorasi.

Mode kecepatan tinggi juga tersedia ketika pertarungan berlangsung dalam Auto-mode. Dengan fitur tersebut, pemain dapat mempercepat jalannya pertempuran tanpa harus selalu mengendalikan setiap aksi secara manual.

Tak hanya itu, terdapat pula fitur Battle Retry dan Quick Recovery untuk membantu pemain menghadapi pertempuran dengan lebih praktis.

Tingkat Kesulitan Baru untuk Penggemar RPG

Bagi pemain yang menginginkan tantangan lebih besar, Tales of Eternia Remastered menghadirkan opsi tingkat kesulitan Extreme yang dapat dipilih sejak awal permainan.

Bandai Namco juga menambahkan tingkat kesulitan Unknown yang dapat dibuka setelah pemain menyelesaikan permainan. Kehadiran mode ini memberikan alasan tambahan bagi pemain untuk kembali menjelajahi Eternia dan menguji kemampuan mereka setelah menuntaskan cerita utama.

Berbagai opsi tersebut membuat pengalaman bermain lebih fleksibel, baik bagi pemain yang ingin menikmati jalan cerita maupun mereka yang mencari tantangan dalam sistem pertarungannya.

Kisah Reid Hershel untuk Menyelamatkan Dua Dunia

Tales of Eternia Remastered membawa pemain kembali ke dunia Eternia, tempat dua wilayah bernama Inferia dan Celestia saling berhadapan di langit.

Petualangan bermula di desa terpencil Rasheans, Inferia, ketika Reid Hershel dan sahabat masa kecilnya, Farah Oersted, bertemu dengan seorang gadis misterius bernama Meredy. Pertemuan tersebut membawa mereka pada sebuah kenyataan mengerikan: kedua dunia menghadapi ancaman bencana yang dikenal sebagai Grand Fall.

Jika tidak dihentikan, Grand Fall akan menyebabkan tabrakan antara Inferia dan Celestia yang berpotensi menghancurkan kedua dunia tersebut.

Bersama Keele dan rekan-rekan lainnya, Reid memulai perjalanan berbahaya untuk mencegah kehancuran itu. Mereka harus mencari kekuatan Greater Craymels, roh-roh elemental yang memiliki peran penting dalam upaya menyelamatkan kedua dunia.

Namun, perjalanan tersebut bukan sekadar perjuangan melawan ancaman kehancuran. Sepanjang petualangan, Reid dan kawan-kawan juga akan berhadapan dengan perbedaan budaya, cara pandang, serta nilai-nilai kehidupan yang membentuk masyarakat di kedua dunia. Pengalaman itu perlahan mendorong mereka untuk memahami diri sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.

Pertahankan Sistem Pertarungan Klasik 2D

Salah satu daya tarik utama Tales of Eternia Remastered adalah kembalinya sistem pertarungan Aggressive Linear Motion Battle System (A-LMBS).

Sistem ini mempertahankan aksi pertarungan 2D yang cepat dan dinamis, memungkinkan pemain terlibat langsung dalam pertempuran melawan berbagai musuh. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dari identitas Tales of Eternia dan tetap dipertahankan dalam edisi remaster ini.

Melalui kombinasi sistem pertarungan klasik dan fitur modern, pemain dapat menikmati mekanisme permainan yang menjadi ciri khas seri tersebut dengan sejumlah opsi tambahan untuk menyesuaikan pengalaman bermain.

Fitur-fitur baru, mulai dari pengaturan pertemuan dengan musuh hingga mode kecepatan tinggi, juga memberikan keleluasaan bagi pemain untuk menentukan ritme petualangan mereka sendiri.

Trailer Peluncuran Grand Theft Auto VI Resmi Dirilis, Hadirkan Musik Baru dari Justice

0

Rockstar Games merilis trailer peluncuran Grand Theft Auto VI yang menampilkan musik baru dari duo elektronik Justice. Lagu “Flower in a Hurricane” juga akan hadir dalam album soundtrack resmi GTA VI yang kini sudah tersedia untuk pre-save.

Rockstar Games kembali memberikan kabar terbaru mengenai musik dalam Grand Theft Auto VI (GTA VI). Trailer peluncuran game yang sangat dinantikan tersebut kini telah dirilis dan menghadirkan musik baru dari Justice, duo musik elektronik yang turut menggarap musik orisinal untuk GTA VI.

Kehadiran Justice menjadi salah satu sorotan dalam trailer terbaru ini. Musik yang mereka bawakan tidak hanya menjadi bagian dari trailer, tetapi juga berkaitan dengan proyek soundtrack resmi bertajuk Grand Theft Auto VI: The Album.

Melalui pengumuman resminya, Rockstar mengungkapkan bahwa lagu berjudul “Flower in a Hurricane” dari Justice juga melibatkan Tame Impala, SZA, dan King Gizzard & The Lizard Wizard. Lagu tersebut termasuk dalam album resmi GTA VI yang saat ini sudah dapat dipesan melalui layanan musik digital maupun dalam format fisik tertentu.

Trailer Peluncuran GTA VI Tampilkan Musik Baru dari Justice

Trailer peluncuran Grand Theft Auto VI kini dapat disaksikan melalui kanal resmi yang dibagikan Rockstar Games. Salah satu elemen yang diperkenalkan dalam video tersebut adalah musik baru dari Justice, duo elektronik yang juga menjadi komposer musik orisinal untuk GTA VI.

Musik memiliki peran penting dalam membangun suasana dunia Grand Theft Auto. Kehadiran karya Justice dalam trailer terbaru ini sekaligus memberikan gambaran mengenai arah musikal yang dihadirkan untuk game tersebut.

Meski pengumuman ini berfokus pada musik, Rockstar belum memberikan rincian tambahan mengenai keseluruhan daftar lagu yang akan tersedia di dalam game melalui informasi yang disampaikan kali ini.

“Flower in a Hurricane” Masuk Album Resmi GTA VI

Selain muncul dalam proyek trailer, Justice juga menghadirkan lagu “Flower in a Hurricane” yang menjadi bagian dari Grand Theft Auto VI: The Album.

Lagu tersebut mencantumkan kolaborasi dengan Tame Impala, SZA, dan King Gizzard & The Lizard Wizard. Kehadiran nama-nama tersebut membuat soundtrack GTA VI menjadi salah satu bagian menarik yang patut dinantikan oleh penggemar musik maupun pemain game.

Rockstar menyebut album resmi tersebut saat ini sudah tersedia untuk pre-save di berbagai layanan streaming musik utama. Dengan melakukan pre-save, pendengar dapat menambahkan album ke daftar musik mereka sebelum tersedia untuk didengarkan sesuai jadwal peluncurannya.

Bagi penggemar yang lebih menyukai rilisan fisik, Grand Theft Auto VI: The Album juga sudah dapat dipesan dalam format vinyl dan CD melalui situs resminya.

Pemesanan dan informasi album dapat diakses melalui tautan berikut:

Informasi Musik GTA VI Bisa Diakses Melalui Situs Resmi

Rockstar Games juga menyediakan halaman khusus untuk memberikan pembaruan mengenai musik Grand Theft Auto VI. Melalui halaman tersebut, penggemar dapat mengikuti informasi terbaru yang berkaitan dengan musik dalam game maupun proyek soundtrack-nya.

Pemain yang ingin mengetahui perkembangan lebih lanjut dapat mengunjungi situs resmi berikut:

Informasi musik Grand Theft Auto VI: https://www.rockstargames.com/VI/music

Sonic Racing: CrossWorlds Season Two Umumkan Kolaborasi dengan Final Fantasy VII

0
Sonic Racing: CrossWorlds Season Two Umumkan Kolaborasi dengan Final Fantasy VII

Sega telah mengungkap seluruh konten yang akan hadir dalam Sonic Racing: CrossWorlds Season Two. Game racing ini akan mendapatkan berbagai kolaborasi dengan franchise populer seperti Final Fantasy VII, Persona, Godzilla, dan Evangelion.

Seluruh konten berbayar akan tersedia secara bertahap melalui Season Pass Two mulai dari 4 November 2026 hingga akhir 2027. Sega juga menyiapkan pembaruan gratis berupa mode permainan baru, karakter tambahan, serta penyesuaian harga untuk beberapa edisi digital.

Sonic Racing: CrossWorlds Season Two Hadirkan Enam DLC Kolaborasi

Season Pass Two akan menghadirkan enam paket DLC dengan jadwal peluncuran berbeda. Godzilla menjadi kolaborasi pembuka yang dijadwalkan hadir pada 4 November 2026. Paket ini menawarkan lintasan Godzilla Escape serta tiga kendaraan bertema monster legendaris tersebut, yaitu Godzilla Cruiser, Mothra Surf, dan King Ghidorah Coupe.

Selanjutnya, kolaborasi Evangelion akan menyusul pada Januari 2027. Rei Ayanami dan Asuka Shikinami Langley dipastikan bergabung sebagai pembalap. Keduanya akan mendapatkan kendaraan yang mengambil inspirasi dari unit EVA-00, EVA-01, dan EVA-02.

Pada periode April hingga Agustus 2027, SEGA akan menghadirkan Virtual Sanrio Puroland Pack. Kolaborasi ini membawa Hello Kitty dan Kuromi sebagai karakter yang dapat dimainkan. Pemain juga bisa menjelajahi lintasan penuh warna yang menampilkan berbagai karakter Sanrio seperti Cinnamoroll, My Melody, dan Pompompurin.

Dalam periode yang sama, SEGALAND Pack akan menghadirkan lintasan bertema taman permainan retro. Paket tersebut menawarkan kendaraan yang terinspirasi dari mesin arcade klasik SEGA, termasuk Virtua Fighter, After Burner, dan Out Run.

Dua kolaborasi terakhir dijadwalkan hadir antara September hingga Desember 2027. Midgar Pack akan mempertemukan dunia Sonic dengan Final Fantasy VII Remake Series. Sementara itu, Reload Revival Royal Pack menggabungkan Persona 3 Reload, Persona 4 Revival, dan Persona 5 Royal. Informasi mengenai karakter serta kendaraan dari kedua paket tersebut akan diumumkan kemudian.

Mode Duel dan Karakter Gratis Ikut Ramaikan Balapan

Selain konten berbayar, Sonic Racing: CrossWorlds Season Two juga menghadirkan pembaruan gratis untuk meningkatkan pengalaman bermain.

Salah satu fitur utamanya adalah Duel Mode yang memungkinkan dua pemain beradu kemampuan dalam balapan satu lawan satu. Mode ini tersedia secara online maupun offline dan memperlihatkan item serta gadget yang digunakan masing-masing pembalap.

Duel Mode turut memperkenalkan mekanisme Duel Boost. Fitur ini menggunakan indikator khusus yang akan terisi seiring berjalannya pertandingan. Pemain yang tertinggal mendapatkan pengisian lebih cepat sehingga mempunyai kesempatan untuk mengejar lawannya.

Sistem gadget juga memperoleh peningkatan melalui Grand Master Plate. Pemain kini dapat menggunakan slot ketujuh bernama Super Slot untuk memperkuat efek gadget tertentu. SEGA bahkan menyiapkan 15 gadget baru yang akan memperluas pilihan strategi selama balapan.

Pembaruan gratis lainnya menghadirkan tiga kolaborasi menarik. Aigis dari Persona 3 Reload akan menggunakan kendaraan Palladion Dressy. Bayonetta juga bergabung dengan kendaraan Butterfly Witch yang mengambil inspirasi dari Madama Butterfly.

Sementara itu, kerja sama dengan McLaren Racing memperkenalkan kendaraan balap bertipe Speed serta penampilan khusus Sonic untuk merayakan keberhasilan McLaren meraih gelar Constructors’ Championship 2025.

SEGA turut memperpanjang durasi Festival menjadi 10 hari. Beberapa Festival dari tahun pertama juga akan kembali digelar. Karakter DLC nantinya dapat muncul sebagai lawan CPU dalam Grand Prix dan Race Park setelah pemain menyelesaikan seluruh tujuh Grand Prix serta menyaksikan kredit permainan.

Bagaimana menurutmu?

Acts of Blood Akhirnya Dapat Tanggal Rilis

0
Acts of Blood Akhirnya Dapat Tanggal Rilis

Acts of Blood akhirnya mendapatkan tanggal peluncuran resmi setelah cukup lama dinantikan oleh penggemar game Indonesia. Publisher Big Fan Games bersama developer Eksil Team telah memastikan game action ini akan dirilis untuk PC melalui Steam dan Microsoft Store pada 4 Desember 2026. Sementara itu, untuk PS5 dan Xbox Series harus menunggu hingga 2027.

Kepastian tersebut menjadi perkembangan penting bagi proyek yang pertama kali menarik perhatian publik sekitar dua tahun lalu. Saat itu, game ini berhasil mencuri perhatian karena seluruh pengerjaannya masih ditangani oleh seorang developer bernama Fajrul FN.

Seiring meningkatnya skala pengembangan, Fajrul kemudian membentuk Eksil Team untuk melanjutkan proyek tersebut bersama tim yang lebih besar. Perjalanan pengembangannya juga semakin menjanjikan setelah mendapatkan perhatian dari industri game internasional, hingga akhirnya menjalin kerja sama dengan Big Fan Games sebagai publisher.

Acts of Blood Tawarkan Pertarungan Brutal dengan Nuansa Indonesia

Pemain akan mengikuti kisah Hendra, seorang pemuda yang kehilangan keluarganya akibat pembunuhan. Ketika sistem hukum gagal memberikan keadilan, ia memutuskan mengambil tindakan sendiri untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab.

Dari sisi gameplay, game ini mengusung genre beat ’em up dengan perspektif orang ketiga. Pertarungan berfokus pada kemampuan bela diri jarak dekat yang memungkinkan pemain menggabungkan pukulan, tendangan, tangkisan, dan serangan balik menjadi kombinasi mematikan.

Menariknya, Hendra juga dapat menggunakan berbagai senjata ketika pertarungan tangan kosong dirasa kurang efektif. Pemain bisa memanfaatkan tongkat pemukul, pisau, hingga senjata api untuk menghadapi musuh dengan pendekatan berbeda.

Lingkungan sekitar turut memainkan peran penting dalam setiap pertempuran. Pemain dapat menghantamkan lawan ke perabotan, menendang benda di sekitar, hingga memanfaatkan objek tertentu untuk melumpuhkan musuh.

Bagaimana menurutmu?