Home Blog Page 2

Bikin Kaget, Steam Minta Maaf Soal IGRS

0
Bikin Kaget, Steam Minta Maaf Soal IGRS

Ending dari kontroversi IGRS, Kemkomdigi, dan Steam akhirnya terlihat, tapi mungkin hasilnyatidak seperti yang dikira. Selaku pemilik Steam, Valve secara resmi telah menyampaikan permintaan maaf dan mengakui adanya kesalahan sistem yang menyebabkan tampilan rating IGRS tidak sesuai.

Valve Akui Ada Bug dan Miskomunikasi

Dalam pernyataan resminya Valve menjelaskan penyebab terjadinya kesalahan pada tampilan IGRS di platformnya dari tanggal 2 – 5 April 2026.

Menurut mereka penyebabnya adalah bug di dalam sistem dan miskomunikasi yang akhirnya membuat rating yang ditampilkan menjadi tidak sesuai. Agar masalah ini tidak menjadi panjang, rating yang salah akhirnya diturunkan oleh Steam.

“Masih ada sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum kami siap sepenuhnya membuat dan menampilkan peringkat usia resmi IGRS kepada pelanggan di Indonesia. Kami memohon maaf atas kebingungan yang mungkin timbul akibat kekeliruan ini.” Tulis Valve.

Valve juga menjelaskan bahwa mereka sudah berkomunikasi dengan Kemkomdigi mengenai implementasi IGRS selama dua tahun. Tujuan dari sistem ini dibuat sama dengan yang diagendakan oleh Kemkomdigi, yaitu agar konsumen di Indonesia bisa mengetahui isi konten dari game yang dimainkan.

Akhirnya masalah IGRS ini clear, dan semoga kedepannya implementasinya akan lebih baik dan tidak lagi melalui drama.

Bagaimana menurutmu?

Another Eden Begins Siap Ramaikan Genre Game JRPG di 2026

0

Tahun ini gamer fans genre JRPG akan dihibur dengan game berjudul Another Eden Begins. Game RPG turn-based ini dipastikan meluncur pada tanggal 17 September 2026 untuk Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, dan PC.

Hal yang mengagetkan adalah game ini merupakan versi rework atau pengerjaan ulang dari game mobile berjudul Another Eden: The Cat Beyond Time and Space. Versi rework ini akan menghilangkan semua elemen gacha (Freemium) di dalam versi mobile, dimana semua konten bisa didapatkan cukup dengan membeli gamenya (Premium) saja. Perlakuan yang sama seperti Octopath Traveler 0 yang dibangun ulang dari Octopath Traveler: Champions of the Continent.

Another Eden Begins Dikerjakan Mantan Developer Chrono Trigger

salah satu karakter Another Eden Begins

Another Eden Begins dikerjakan oleh Studio Prisma yang didalamnya ada sutradara veteran Masato Kato yang dulu ikut juga mengerjakan Chrono Trigger, Xenogears, dan Chrono Cross. Tidak heran jika salah satu karakter di dalam game ini terlihat familiar.

Dalam versi baru ini, pemain akan mengikuti perjalanan sang protagonis Aldo melintasi waktu dari masa lalu, masa kini, dan masa depan sambil membangun hubungan dengan lebih dari 18 karakter pendamping. Developer juga memastikan adanya dukungan untuk voice over berbahasa Inggris.

gameplay Another Eden Begins

Dari sisi gameplay, Another Eden Begins tetap mengusung pertarungan turn-based. Pemain dapat menyusun party berdasarkan peran dan sinergi karakter. Ada pula fitur Another Force yang memungkinkan serangan dilancarkan secara beruntun untuk membalikkan keadaan. Game ini juga telah dipastikan memliki mode New Game+.

Bagaimana menurutmu?

Menanti Janji Kemkomdigi dan Steam Soal IGRS

0

Pekan lalu merupakan momen yang tak terlupakan oleh gamer Indonesia. Momen ini bukanlah momen yang membahagiakan atau membanggakan, melainkan memalukan. Sistem rating IGRS (Indonesia Game Rating System) yang dibuat Kementrian Komunikasi dan Digital atau Kemkomdigi tidak berjalan seperti yang diharapkan di platform Steam.

IGRS yang seharusnya menjadi pedoman bagi gamer untuk mengetahui isi dari konten game justru ngawur dalam memberikan rating. Game untuk orang dewasa dilabeli aman untuk anak-anak. Sebaliknya, game untuk anak-anak malah dilabeli rating 18+. Sontak netizen dan gamer seluruh Indonesia ramai-ramai memprotes kinerja dari sistem tersebut.

Sehari setelahnya, pihak Kemkomdigi merespon masalah tersebut. Mereka menjelaskan jika tampilan rating IGRS di Steam ternyata bukan hasil klasifikasi resmi yang telah diverifikasi oleh Kemkomdigi. Kemkomdigi mengklaim rating tersebut muncul karena mekanisme self-declare.

Tidak hanya itu, Kemkomdigi bahkan menyebut jika Steam berpotensi melanggar hukum karena menerbitkan informasi yang tidak benar. Platform milik Gabe Newell ini juga diminta untuk memberikan keterangan untuk menjelaskan penyebabnya.

Klaim Kemkomdigi Jika Steam Sudah Minta Maaf

Dilansir dari Kompas, Kemkomdigi mengklaim jika Steam sudah menyampaikan permintaan maaf atas masalah tampilan IGRS yang terjadi pekan lalu.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Sonny Hendra Sudaryana mengatakan bahwa pihaknya telah menerima email permintaan maaf dari Steam karena ada miskomunikasi terkait penerapan IGRS.

Ia menjelaskan jika seharusnya ada proses verifikasi lebih dulu dari pihak Steam kepada Kemkomdigi sebelum menampilkan rating IGRS di dalam websitenya. Jika sudah sesuai, maka Steam baru diizinkan untuk menampilkannya. Langkah ini disebut kelewatan dan akhirnya menyebabkan munculnya informasi yang salah.

Menurutnya saat ini status dari IGRS di Steam masih berupa uji coba. Kemkomdigi bahkan belum memiliki MoU dengan Steam sebagai bentuk legalitas kerjasama. Ia juga berjanji jika pihaknya akan melakukan meeting online dengan Steam pada hari Selasa ini untuk meminta klarifikasi lebih lanjut.

Nah sekarang yang harus ditunggu adalah hasil pertemuan antara Kemkomdigi dengan Steam. Pertemuan ini mungkin akan menjadi jawaban dari nasib IGRS ke depan.

Bagaimana menurutmu?

Little Nightmares II Enhanced Edition Resmi Hadir di Nintendo Switch 2 pada 29 Mei 2026

0

Kabar menarik datang untuk para pecinta game horor atmosferik. Bandai Namco Entertainment resmi mengumumkan bahwa Little Nightmares II Enhanced Edition akan meluncur di Nintendo Switch 2 pada 29 Mei 2026.

Pengumuman ini juga dibarengi dengan perilisan trailer terbaru yang memperlihatkan peningkatan kualitas visual serta nuansa mencekam yang semakin terasa intens dibanding versi sebelumnya.

Versi Enhanced dengan Visual Lebih Tajam

Sebagai versi peningkatan dari game original, Little Nightmares II Enhanced Edition hadir dengan sejumlah pembaruan penting, khususnya pada aspek teknis.

Pemain dapat menikmati:

  • Resolusi yang lebih tinggi
  • Efek visual yang lebih detail dan modern
  • Atmosfer horor yang lebih imersif

Upgrade ini membuat pengalaman bermain terasa lebih hidup, atau lebih tepatnya, lebih “menghantui”.

Kembali ke Dunia Gelap Bersama Mono dan Six

Dalam game ini, pemain akan kembali memasuki dunia kelam melalui sudut pandang seorang anak laki-laki bernama Mono. Ia terjebak dalam dunia yang telah terdistorsi oleh transmisi misterius dari sebuah menara bernama Signal Tower.

Dalam perjalanannya, Mono akan bertemu dengan Six, gadis ikonik dengan jas hujan kuning yang sudah dikenal para fans seri ini. Bersama, mereka harus:

  • Mengungkap rahasia gelap dunia tersebut
  • Menjelajahi lingkungan penuh bahaya
  • Menghadapi makhluk-makhluk mengerikan
  • Mencoba menyelamatkan Six dari takdir mengerikan

Cerita yang disajikan tetap mempertahankan kekuatan utama seri ini: narasi minim dialog namun penuh makna dan simbolisme.

Platform dan Ketersediaan

Selain kehadirannya di Nintendo Switch 2, Little Nightmares II Enhanced Edition juga sudah tersedia di berbagai platform lain, yaitu:

  • PlayStation 5
  • Xbox Series X|S
  • PC via Steam

Dengan demikian, pemain memiliki banyak opsi untuk menikmati petualangan horor ini sesuai preferensi platform masing-masing.

Trailer Terbaru Sudah Dirilis

Sebagai bagian dari pengumuman ini, trailer terbaru juga telah dirilis. Trailer tersebut menampilkan:

  • Visual yang lebih tajam
  • Atmosfer dunia yang lebih gelap
  • Cuplikan perjalanan Mono dan Six

Buat kalian yang belum pernah mencoba seri ini, trailer ini bisa jadi pintu masuk yang sempurna. Tapi hati-hati, sekali masuk, sulit keluar dari dunia yang penuh mimpi buruk ini.

Dengan hadirnya versi Enhanced di Nintendo Switch 2, Little Nightmares II Enhanced Edition kembali membuktikan bahwa game horor tidak selalu soal jumpscare murahan.

Kemkomdigi: Rating IGRS di Steam Bukan Hasil Klasifikasi Resmi

0
Kemkomdigi Rating IGRS di Steam Bukan Hasil Klasifikasi Resmi

Pemerintah melalui Kemkomdigi telah merespon soal kontroversi yang ditimbulkan oleh Indonesia Game Rating System (IGRS) yang meresahkan gamer.

Dalam keterangan resminya, Kemkomdigi menyatakan bahwa tampilan rating IGRS pada sejumlah game di Steam bukan merupakan hasil klasifikasi resmi yang telah diverifikasi oleh Kemkomdigi.

Pernyataan Resmi Kemkomdigi Soal Penerapan IGRS di Steam

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Sonny Hendra Sudaryana

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Sonny Hendra Sudaryana menyampaikan bahwa dari hasil pemantauan menunjukkan rating yang ditampilkan pada platform tersebut masih berasal dari mekanisme internal berbasis self-declare, dan belum melalui proses verifikasi resmi sesuai ketentuan di Indonesia.

“Rating yang beredar tersebut bukan merupakan hasil klasifikasi resmi IGRS. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik, terutama terkait kelayakan usia suatu game,” Ujarnya.

Tampilan rating IGRS di Steam yang tidak sesuai dengan isi kontennya dikritik oleh gamer di seluruh Indonesia. Misalnya seperti Nukitashi yang sebetulnya adalah game dewasa malah mendapatkan rating 3+ yang ditujukan untuk anak-anak. Sedangkan game Upin & Ipin Universe justru memiliki rating 18+ yang menurut deskripsi IGRS, rating ini menampilkan adegan merokok, minum minuman keras, dan kekerasan.

Berpotensi Langgar Hukum di Indonesia

Kemkomdigi juga menyatakan penyampaian informasi yang salah di Steam berpotensi melanggar hukum yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu, Kemkomdigi akan segera meminta klarifikasi resmi dari pihak Steam.

“Kami meminta platform untuk memastikan bahwa setiap informasi yang ditampilkan kepada publik akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga tanggung jawab dalam melindungi pengguna, khususnya anak-anak,” Tegasnya.

Dari pemantauan kami, beberapa game yang ramai diperbincangkan karena memiliki rating IGRS yang tidak sesuai, sekarang telah diperbarui tampilannya di Steam. Rating IGRS dihilangkan atau diganti dengan rating milik PEGI.

Bagaimana menurutmu?

IGRS Dikritik Netizen Karena Salah Kasih Rating Game di Steam

0
IGRS Dikritik Netizen Karena Salah Kasih Rating Game di Steam

Sistem rating game Indonesia atau IGRS yang dibuat oleh Kemkomdigi telah berlaku di Steam mulai dari bulan Maret kemarin. Namun implementasinya masih belum sempurna. Buktinya adalah beberapa game mendapatkan rating yang tidak sesuai dengan kontennya.

Rating IGRS di Steam Masih Belum Sesuai

Contoh penerapan IGRS yang salah di Steam

Contohnya game RPG Persona 5 Royal yang mendapatkan rating Not fit for distribution karena konten didalamnya dinilai tidak sesuai dengan ketentuan dari IGRS. Contoh lainnya adalah Clair Obscur: Expedition 33 yang juga mendapatkan rating sama.

Namun, ada juga game yang sudah mendapatkan rating dari IGRS sesuai. Contohnya adalah Resident Evil Requiem yang mendapatkan rating 18+ karena kontennya yang mengandung kekerasan.

Cara Kerjanya

Dalam keterangan resminya, Valve menjelaskan bahwa developer perlu memberikan sejumlah data sebelum mempublikasikan gamenya di Steam. Data ini nantinya akan digunakan oleh sistem untuk menentukan rating IGRS yang sesuai.

Bisa jadi masalah ini terjadi karena game-game yang sudah rilis sebelum peraturan IGRS ditetapkan, belum mendapatkan update dari developer atau publisher. Akibatnya rating yang didapatkan menjadi kurang tepat.

Lalu apakah dampak jika rating game dinyatakan tidak sesuai dengan kriteria di IGRS? Developer dan publisher bisa mendapatkan sanksi administratif atau bahkan pemblokiran total untuk gamenya di Indonesia.

Steam hanyalah salah satu platform yang menggunakan IGRS. Rencananya sistem rating ini akan berlaku di semua platform permainan interaktif elektronik yang beroperasi di Indonesia.

Sebelum rencana ini berjalan, sepertinya Kemkomdigi harus lebih dulu memastikan bagaimana caranya sistem ini bisa diterapkan dengan sesuai.

Bagaimana menurutmu?

Darwin’s Paradox! Resmi Dirilis, Sudah Bisa Dimainkan Hari Ini!

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) hari ini mengumumkan peluncuran Darwin’s Paradox!, yang dikembangkan oleh studio gim asal Prancis ZDT. Gim ini kini tersedia secara digital di PlayStation®5, Xbox Series X|S, Epic Games Store, dan Steam (Steam Deck Verified) dengan harga eceran yang disarankan (SRP) sebesar HKD 198.

Tonton trailer peluncuran resmi:

terlempar ke dalam dunia kacau yang telah disusupi oleh UFOOD INC., tempat sebuah rencana licik untuk menguasai dunia mulai terungkap. Dipandu oleh rasa ingin tahu, kemampuan beradaptasi, serta sejumlah trik tak terduga, Darwin harus menjelajahi lingkungan yang dinamis sambil mengatasi berbagai rintangan di sepanjang perjalanannya. Setiap tahap dalam Darwin’s Paradox! menghadirkan gameplay yang inventif serta pertemuan dengan deretan karakter penuh warna, saat Darwin memanfaatkan kemampuan alaminya untuk bertahan hidup di dunia yang sama sekali tidak dirancang untuk seekor gurita.

Informasi Lebih Lanjut

Untuk mendapatkan pembaruan terbaru mengenai Darwin’s Paradox!, silakan kunjungi:

https://www.konami.com/games/darwins_paradox/asia/en

ASUS ROG GM700TZ, PC Gaming Pre-Built dengan Performa Gaming Gahar

0
ASUS ROG GM700TZ, PC Gaming Pre-Built dengan Performa Gaming Gahar

ROG GM700TZ adalah produk PC gaming pre-built buatan ASUS yang ditujukan untuk gamer, kreator, dan profesional yang membutuhkan performa tinggi tanpa repot merakit sendiri.

Produk ini hadir di 2026 untuk menjawab kebutuhan pengguna yang ingin PC kencang, mudah dirawat, dan tetap stabil saat dipakai bermain game AAA, rendering, hingga multitasking berat, lewat kombinasi prosesor AMD Ryzen 7 9800X3D, GPU Radeon RX 9070 XT PRIME 16GB, serta desain casing G7 dengan akses toolless.

Apakah produk ini pantas menyandang gelar PC gaming terbaik?

Spesifikasi ROG GM700TZ

Dari sisi desain, bagian casing terinspirasi dari visual Cyberpunk dengan material metal dan tempered glass. Panel depan transparan memamerkan logo Fearless Eye dengan lampu Aura Sync RGB.

ASUS juga memberi akses tool-less pada panel samping sehingga pengguna bisa membuka casing tanpa obeng saat ingin membersihkan debu atau mengecek komponen di dalamnya. Manajemen kabel yang rapi ikut membantu aliran udara dari tiga kipas intake depan tetap lancar menuju komponen utama.

Untuk dapur pacu, unit yang dipakai menggunakan prosesor AMD Ryzen 7 9800X3D dan kartu grafis AMD Radeon RX 9070 XT PRIME 16GB GDDR6. Ditambah dengan storage 1TB Gen4 PCIe 4.0 SSD, dan kapasitas VRAM 16GB yang memberi ruang lebih untuk game modern beresolusi tinggi, sekaligus mendukung pekerjaan kreatif yang menuntut memori grafis besar.

Uji Coba ROG GM700TZ

Dalam pengujian, performa terlihat konsisten pada berbagai skenario. Ketika dites benchmark dengan menggunakan PCMark 10, PC ini mencetak skor 10.769 dalam mode fan turbo.

Tes selanjutnya adalah dengan tes grafis dengan menggunakan DirectX 12, 3DMark Time Spy dan Time Spy Extreme yang masing-masing mendapatkan skor 23.974 dan 12.083. Sementara itu, Steel Nomad mencatat 6.933 dan Port Royal untuk ray tracing berada di angka 17.779.

Kinerja prosesor juga tergolong kuat dengan tes benchmark menggunakan Cinebench R23 menyentuh 22.670 untuk fan full speed dan 20.984 pada fan standar. Melalui Geekbench 6.5.0, skor single-core mencapai 3.287 dan multi-core 17.165, sedangkan Blender 5.0.0 mencatat skor 307,98.

ASUS ROG GM700TZ benchmark 2

Hasil itu semua menunjukkan PC ini tidak hanya cocok untuk bermain game, tetapi juga siap dipakai untuk editing video, 3D modeling, dan beban kerja produktivitas berat.

Uji coba game juga menjadi bagian yang paling menarik. Dalam skenario 4K dengan ray tracing, Cyberpunk 2077 bisa berjalan dengan rata-rata 72,94 FPS dengan setelan RT Ultra dan FSR Auto, sementara mode 4K non-ray tracing mencapai 77,71 FPS.

Resident Evil Requiem mendapat 57 FPS pada 4K ray tracing high dan bisa menembus 120 FPS lebih saat ray tracing dimatikan di preset normal. Pada resolusi 1080p, performa CPU ikut menonjol dengan Valorant stabil di atas 740 FPS dan CS2 di atas 670 FPS.

Selain kencang, sistem pendingin juga merupakan elemen penting dari PC ini. Dalam stress test 10 menit menggunakan Cinebench R23 multi-core pada mode Turbo, daya rata-rata tercatat 141,5 Watt dengan lonjakan hingga 157,1 Watt. Suhu rata-rata CPU berada di 81 derajat Celsius, sedangkan GPU justru tetap dingin di kisaran 38 derajat Celsius. Tingkat kebisingannya ada di sekitar 62 dB.

Data tersebut menunjukkan pendingin Liquid Cooler ROG dan airflow casing G7 bekerja cukup efektif untuk menjaga performa tetap stabil tanpa thermal throttling yang mengganggu.

Garansi dan Harga

ASUS juga melengkapi produk ini dengan layanan purna jual. Pembeli bisa mendapatkan garansi on-site 3 tahun, perlindungan Accidental Damage Protection selama 1 tahun, dan Windows 11 original.

Untuk harga, model ROG GM700TZ-R97X831WOM dibanderol Rp49.499.000. ASUS juga menyiapkan varian GM700TZ-R96X711WOM dengan Ryzen 7 9700X dan Radeon RX 9060 XT PRIME seharga Rp34.099.000.

PC ini berhasil mendefinisikan ulang apa itu PC gaming terbaik di kelas pre-built: Kencang, dingin, mudah dirawat, dan didukung aftersales yang lengkap.

Daftar Game Rilis April 2026: Ada KuloNiku: Bowl Up! dan Pragmata

0
Daftar Game Rilis April 2026 Ada KuloNiku Bowl Up! dan Pragmata

Apa saja game rilis April 2026 yang layak masuk dalam daftar wishlistmu? Meski sudah bukan lagi kuartal satu yang biasanya adalah bulan terpadat di industri game, bulan April masih diisi oleh beragam judul game. Mulai dari game baru, port yang sudah lama dinanti, sampai dengan ekspansi besar.

Melihat line-up bulan ini, ada game lama yang akhirnya hadir di platform baru. Starfield misalnya akhirnya akan tersedia PS5, sedangkan Hades II yang awalnya adalah game eksklusif Nintendo Switch 2 akan dirilis di platform bulan ini.

Game baru yang akan mewarnai bulan April adalah Pokémon Champions yang fokus pada pertarungan Pokémon, Pragmata yang membawa tema sci-fi dengan sentuhan hacking, dan Saros yang menjadi game eksklusif PS5.

Daftar Game Rilis April 2026

Berikut adalah rangkuman jadwal game rilis April 2026:

2 April

Game Rilis April 2026 Darwin's Paradox

  • Darwin’s Paradox – PC, PS5, Xbox Series, Nintendo Switch 2: Game platformer yang karakter utamanya adalah seekor gurita.

3 April

  • Shinobi: Art of Vengeance – Sega Villains Stage (DLC) – Xbox One, Xbox Series, PS5, PS4, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, PC

7 April

  • KuloNiku: Bowl Up! – PC: Game bertema memasak yang dibuat oleh developer Indonesia, Gambir Studio akan meramaikan bulan April.
  • Starfield – PlayStation 5

8 April

Game Rilis April 2026 Pokemon Champions

  • Pokémon Champions – Nintendo Switch, Nintendo Switch 2: Pokémon Champions akan menarik perhatian fans maupun gamer kompetitif karena fokus pada elemen battle. Game ini nantinya juga akan dirilis di mobile.
  • The Occultist – PC, PS5, Xbox Series

10 April

  • Tiny Bookshop – PS5, Nintendo Switch 2

14 April

  • Hades II – PC, PS5, Xbox Series: Setelah menjadi game eksklusif di Nintendo Switch, Hades II siap menghibur gamer di platform lain dengan gameplay roguelikenya.
  • Replaced – PC, Xbox Series X|S

16 April

Game Rilis April 2026 Mouse P.I. for Hire

  • Mouse: P.I. For Hire – PC, PS5, Xbox Series, Nintendo Switch: Game FPS bergaya kartun 1930-an ini punya identitas visual yang sangat unik dan berbeda dari game shooter kebanyakan.
  • Tomodachi Life: Living the Dream – Nintendo Switch, Nintendo Switch 2: Buat yang ingin pengalaman lebih santai dan juga absurd, Tomodachi Life: Living the Dream bisa jadi pilihan yang tepat di pertengahan bulan.

17 April

  • Indiana Jones and the Great Circle – PS5

22 April

23 April

  • Kiln – PS5, Xbox Series, PC
  • Sudden Strike 5 – PC, PS5, Xbox Series

24 April

  • Pragmata – PC, PS5, Xbox Series, Nintendo Switch 2: Akankah Pragmata menjadi hits untuk Capcom seperti yang terjadi kepada Resident Evil Requiem di bulan Februari kemarin?

28 April

  • Diablo IV: Lord of Hatred (DLC) – PC, PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One: Ekspansi ini sudah ditunggu oleh fans Diablo IV yang ingin mencoba kelas baru, Paladin.

29 April

  • MotoGP 26 – PC, PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch

Daftar Game Rilis April 2026 Neverness to Everness

  • Neverness to Everness – PC, PS5, Mobile

30 April

  • Heroes of Might and Magic: Olden Era (Early Access) – PC
  • Invincible VS – PC, PS5, Xbox Series
  • Saros – PS5: Game shooter Saros akan menjadi penutup bulan April, yang sayangnya hanya bisa dinikmati pada satu platform saja.

Melihat padatnya line-up di atas, game rilis April 2026 jelas bukan bulan yang bisa dianggap sepi. Ada banyak pilihan untuk berbagai selera, mulai dari game AAA, sampai dengan game indie unik bagi pemain yang ingin sesuatu yang berbeda.

Bagaimana menurutmu?

*Disclaimer: Ada kemungkinan tanggal rilis berubah sewaktu-waktu mengikuti keputusan publisher dan developer.

Disney Dikabarkan Tertarik Beli Pencipta Fortnite, Epic Games

0
Disney Dikabarkan Tertarik Beli Pencipta Fortnite, Epic Games

Kabar angin terbaru mengatakan jika Disney sedang mempertimbangkan untuk membeli Epic Games, studio dibalik game Fortnite. Jika kabar ini betul maka Disney akan terjun secara penuh ke dalam industri game.

Berita ini dilaporkan oleh jurnalis teknologi senior Alex Heath lewat podcast The Town. Ia mengatakan jika ada eksekutif senior Disney yang ingin mengajukan penawaran saat momennya tiba.

Isu ini mencuat bersamaan ketika Epic Games sedang menghadapi masa sulit setelah melakukan PHK massal sekitar 1.000 pegawainya minggu lalu.

Disney Sudah Punya Hubungan Erat dengan Epic Games

Kabar soal minat Disney membeli Epic Games tidak datang tanpa alasan. Perusahaan tersebut sudah lama memiliki hubungan kuat dengan Fortnite lewat banyak kolaborasi besar. Berbagai karakter dari Star Wars, Marvel, Pixar, hingga tokoh animasi Disney sudah hadir di dalam game sebagai konten crossover.

Alex juga menyinggung soal konsep mode baru yang sedang dikembangkan selama dua tahun, namu belum memiliki kejelasan kapan akan diluncurkan. Dari bocoran ilustrasi dan konsepnya, proyek ini disebut menyerupai taman virtual ala Disneyland dengan beberapa area dengan tema berbeda.

“Saya tahu pasti ada eksekutif senior di Disney yang ingin mereka membeli Epic dan hanya menunggu momen itu.” Ujarnya.

Meski begitu, ia juga menambahkan bahwa ada orang-orang di level atas yang menilai langkah tersebut sebagai ide buruk. Artinya, masih ada pembahasan internal mengenai rencana ini jadi atau tidak.

Bagaimana menurutmu?