Virtua Fighter Crossroads dapat informasi baru lewat video berjudul Bakunawa Killer. Video ini memperkenalkan sosok misterius yang menjadi bagian penting dari cerita Cielo. Karakter ini juga akan hadir sebagai karakter yang dapat dimainkan di Battle Mode.
Pai Chan, karakter yang diungkap di trailer sebelumnya juga sepertinyua mengenal sosok Bakunawa Killer. Siapakah dia?
Virtua Fighter Crossroads akan menyajikan pengalaman yang benar-benar baru. Ceritanya berlangsung di Vilasapara, sebuah kota fiktif di Asia Tenggara. Pemain akan mengikuti kisah empat protagonis, dimana setiap karakter akan membawa cerita masing-masing.
Developer RGG Studio tidak hanya mengandalkan mekanisme combat, tetapi juga membangun dunia yang lebih hidup lewat side story, quest, dan interaksi dengan penduduk kota.
Dalam Story Mode, pemain akan menghadapi berbagai situasi pertarungan. Tidak hanya duel biasa, tetapi juga pertarungan melawan banyak musuh dan boss battle yang terhubung langsung dengan cerita. Sementara itu, Battle Mode tetap tersedia bagi pemain yang ingin langsung bertarung dalam format satu lawan satu, baik secara online maupun offline.
Virtua Fighter Crossroads rencananya akan dirilis di 2027.
Konami Digital Entertainment resmi mengumumkan kolaborasi spesial antara SILENT HILL f dan game horor legendaris FATAL FRAME II: Crimson Butterfly REMAKE dari Koei Tecmo Games. Kolaborasi ini menghadirkan sebuah DLC kosmetik baru yang memungkinkan pemain mengubah penampilan karakter utama Hinako menjadi terinspirasi dari Mio Amakura, protagonis ikonik dari seri Fatal Frame.
Kolaborasi ini menjadi pertemuan dua franchise horor Jepang yang sama-sama dikenal karena atmosfer mencekam, cerita psikologis yang kuat, serta nuansa supranatural yang khas.
Hinako Kini Bisa Mengenakan Kostum Mio Amakura
Melalui update terbaru, pemain SILENT HILL f akan mendapatkan akses ke kosmetik “Crimson Butterfly”, sebuah kostum yang mengubah penampilan Hinako sehingga menyerupai Mio Amakura dari FATAL FRAME II: Crimson Butterfly REMAKE.
Dengan kostum ini, pemain dapat menjelajahi kisah kelam SILENT HILL f sambil membawa nuansa horor khas Fatal Frame. Mio sendiri merupakan salah satu karakter paling dikenang dalam genre survival horror, yang berjuang menyelamatkan saudara kembarnya di sebuah desa terpencil yang dihantui arwah penasaran.
Meski hanya berupa perubahan tampilan karakter, kolaborasi ini menjadi penghormatan menarik bagi dua seri horor Jepang yang memiliki banyak penggemar di seluruh dunia.
Tersedia Gratis Melalui Patch 1.20
KONAMI mengonfirmasi bahwa kosmetik Crimson Butterfly tersedia gratis bagi seluruh pemain yang telah memiliki SILENT HILL f dan memperbarui game ke Patch 1.20 atau versi yang lebih baru.
Perlu diketahui bahwa DLC ini tidak menambahkan konten cerita baru, area tambahan, maupun mode permainan baru. Fungsinya hanya sebagai kosmetik yang mengubah penampilan Hinako selama menjalani petualangan utama.
Pemain disarankan untuk membaca catatan patch (patch notes) terbaru guna mengetahui seluruh perubahan dan peningkatan yang hadir pada update versi 1.20.
SILENT HILL f dan FATAL FRAME II REMAKE Sedang Diskon
Selain merilis DLC kolaborasi, KONAMI juga mengumumkan bahwa Standard Edition maupun Deluxe Edition dari SILENT HILL f saat ini sedang mendapatkan potongan harga.
Tak hanya itu, tersedia pula bundle spesial yang menggabungkan SILENT HILL f dan FATAL FRAME II: Crimson Butterfly REMAKE dalam satu paket dengan harga yang lebih hemat. Bundle ini menjadi pilihan menarik bagi penggemar horor yang ingin menikmati dua pengalaman survival horror Jepang sekaligus.
Dua Ikon Horor Jepang Bertemu
Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana dua franchise horor legendaris dapat saling melengkapi. Jika SILENT HILL f menawarkan horor psikologis yang penuh misteri dan simbolisme, maka FATAL FRAME II: Crimson Butterfly REMAKE menghadirkan teror supranatural melalui kisah dua saudara kembar yang terjebak di desa berhantu.
Dengan hadirnya kostum Mio Amakura, pemain kini dapat merasakan perpaduan atmosfer kedua dunia tersebut dalam satu pengalaman bermain yang unik.
Bagi para pencinta game horor Jepang, update ini menjadi alasan menarik untuk kembali mengunjungi dunia menyeramkan SILENT HILL f, sekaligus merayakan salah satu karakter paling ikonik dalam sejarah seri Fatal Frame.
FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster Nintendo Switch 2 akhirnya mendapatkan tanggal rilis resmi. Bandai Namco Entertainment Asia bersama Square Enix mengumumkan bahwa paket remaster dua RPG legendaris tersebut akan meluncur untuk Nintendo Switch 2 pada 23 Juli 2026, lengkap dengan edisi fisik yang dipasarkan di kawasan Asia Tenggara.
Pengumuman ini menjadi kabar menggembirakan bagi para penggemar seri FINAL FANTASY, terutama karena tahun 2026 juga menandai peringatan 25 tahun sejak perilisan perdana FINAL FANTASY X. Momentum ini menjadi kesempatan sempurna bagi pemain lama untuk bernostalgia sekaligus mengajak generasi baru menikmati salah satu kisah terbaik dalam sejarah JRPG.
Rayakan 25 Tahun FINAL FANTASY X di Nintendo Switch 2
Sejak pertama kali dirilis pada tahun 2001, FINAL FANTASY X dikenal sebagai salah satu seri paling berpengaruh dalam franchise FINAL FANTASY. Kisah perjalanan Tidus dan Yuna, sistem pertarungan turn-based yang inovatif, hingga soundtrack emosional menjadikan game ini sebagai favorit banyak pemain hingga saat ini.
Kini, melalui FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster, para pemain dapat menikmati kembali petualangan tersebut dengan peningkatan kualitas visual beresolusi tinggi serta berbagai penyempurnaan yang membuat pengalaman bermain semakin nyaman di platform modern.
Kehadiran versi Nintendo Switch 2 juga memberikan fleksibilitas lebih karena game dapat dimainkan baik dalam mode handheld maupun docked, sehingga pemain bisa melanjutkan petualangan kapan saja dan di mana saja.
Edisi Fisik Hadir untuk Asia Tenggara
Selain versi digital, Bandai Namco Entertainment Asia memastikan bahwa edisi fisik FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster juga akan tersedia di kawasan Asia Tenggara mulai 23 Juli 2026.
Meski demikian, ketersediaan produk dapat berbeda di setiap negara maupun toko. Waktu peluncuran juga mengikuti wilayah masing-masing, sehingga pemain disarankan untuk memeriksa informasi dari retailer atau toko digital di negara mereka.
Dua Petualangan Ikonik dalam Satu Paket
Paket FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster menghadirkan dua game sekaligus, yaitu:
FINAL FANTASY X, yang mengisahkan perjalanan Tidus dan Yuna dalam menghadapi ancaman Sin di dunia Spira.
FINAL FANTASY X-2, sekuel yang melanjutkan kisah Yuna bersama Rikku dan Paine dalam petualangan baru yang lebih dinamis.
Kedua game tersebut telah mendapatkan peningkatan kualitas grafis HD, penyempurnaan audio, serta sejumlah penyesuaian agar tetap nyaman dimainkan di perangkat modern tanpa menghilangkan nuansa klasik yang dicintai para penggemar.
Franchise FINAL FANTASY Terus Berkembang
Square Enix juga mengungkapkan bahwa selama lebih dari 35 tahun, seri FINAL FANTASY telah menjadi salah satu franchise RPG paling sukses di dunia. Setiap judul utama selalu menghadirkan dunia, karakter, serta cerita yang berbeda, sehingga mampu menjadi titik awal yang ideal bagi pemain baru sekaligus menawarkan pengalaman segar bagi para penggemar lama.
Hingga saat ini, franchise FINAL FANTASY telah mencatatkan penjualan lebih dari 212 juta kopi di seluruh dunia, menjadikannya salah satu seri video game paling sukses sepanjang masa.
Siap Hadir Juli Mendatang
Dengan hadirnya FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster di Nintendo Switch 2, pemain kini memiliki kesempatan baru untuk menikmati dua RPG legendaris tersebut dalam satu paket lengkap, baik melalui versi digital maupun edisi fisik yang dipasarkan di Asia Tenggara.
Bagi penggemar JRPG maupun pemain yang belum pernah mencoba kisah Tidus dan Yuna, perilisan pada 23 Juli 2026 menjadi momen yang tepat untuk merasakan kembali salah satu mahakarya terbaik dalam sejarah industri game.
FINAL FANTASY RESONANCE semakin menarik perhatian para penggemar RPG setelah Square Enix membagikan sederet informasi terbaru mengenai sistem gameplay, karakter tamu ikonik, hingga berbagai edisi yang akan tersedia saat peluncurannya. Game HD-2D pertama dalam sejarah franchise FINAL FANTASY ini dijadwalkan rilis pada 22 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X|S, Windows, dan Steam (23 Oktober 2026).
Mengusung visual HD-2D yang memadukan nuansa klasik dengan teknologi modern, FINAL FANTASY RESONANCE tidak hanya menghidupkan kembali elemen-elemen terbaik dari seri FINAL FANTASY, tetapi juga menghadirkan pengalaman RPG yang dibangun ulang dari kisah awal FINAL FANTASY BRAVE EXVIUS dengan kualitas setara game konsol modern.
Karakter Legendaris FINAL FANTASY Ikut Bertarung Lewat Sistem Vision
Salah satu fitur paling menarik yang diperkenalkan adalah Vision, sistem yang memungkinkan pemain memanggil karakter-karakter legendaris dari berbagai seri FINAL FANTASY untuk membantu dalam pertempuran.
Beberapa karakter ikonik yang telah dikonfirmasi antara lain:
Warrior of Light dari FINAL FANTASY pertama, yang menguasai elemen tanah, petir, dan cahaya sekaligus memiliki kemampuan melindungi rekan satu tim.
Cloud Strife dari FINAL FANTASY VII dengan serangan elemen petir dan air, serta kemampuan menghasilkan critical damage tinggi.
Terra Branford dari FINAL FANTASY VI yang mengandalkan sihir api, es, dan air untuk memberikan damage besar secara konsisten.
Shantotto dari FINAL FANTASY XI yang mampu melancarkan kombinasi sihir petir, air, dan elemen gelap secara beruntun.
Y’shtola dari FINAL FANTASY XIV yang dapat menyerang menggunakan sihir api dan es sekaligus memulihkan HP anggota tim. Semakin banyak variasi sihir yang digunakan, semakin kuat pula kemampuannya.
Kehadiran para karakter legendaris ini menjadi bentuk perayaan sejarah panjang franchise FINAL FANTASY sekaligus memberikan variasi strategi yang lebih luas dalam setiap pertempuran.
Esper Kembali Menjadi Senjata Pamungkas
Tidak lengkap rasanya sebuah game FINAL FANTASY tanpa kehadiran Esper atau Summon. Dalam FINAL FANTASY RESONANCE, pemain dapat membuka berbagai Esper dengan menyelesaikan cerita utama maupun side quest.
Setelah dipanggil, Esper akan bertarung bersama party selama tiga giliran sebelum mengakhiri aksinya dengan serangan pamungkas yang sangat kuat. Walaupun membutuhkan MP dalam jumlah besar, kekuatan mereka mampu membalikkan keadaan saat menghadapi musuh-musuh tangguh.
Beberapa Esper yang telah diperlihatkan meliputi:
Siren, Esper bersayap dengan serangan elemen angin dan air. Jurus spesial Lunatic Voice dapat memberikan damage angin sekaligus berpotensi menyebabkan efek Sleep atau Silence kepada seluruh musuh.
Ramuh, sosok Esper tua berjanggut panjang yang kembali hadir dengan serangan ikonik Judgement Bolt untuk menghantam seluruh musuh menggunakan petir dahsyat.
Jelajahi Dunia Menggunakan Airship
Seiring perkembangan cerita, Rain dan rekan-rekannya akan memperoleh Airship yang memungkinkan mereka menjelajahi dunia dengan lebih bebas.
Kendaraan ikonik ini membuka akses menuju berbagai dungeon tersembunyi, lokasi yang sebelumnya tidak dapat dijangkau, hingga pertarungan melawan musuh-musuh kuat yang hanya bisa ditemukan melalui jalur udara.
Side Quest Tambahan Perluas Cerita
Square Enix juga menambahkan banyak side quest baru yang berfokus pada Rain serta karakter-karakter dari FINAL FANTASY BRAVE EXVIUS.
Episode tambahan ini akan mengungkap masa lalu para karakter, hubungan mereka satu sama lain, serta memberikan hadiah eksklusif bagi pemain yang berhasil menyelesaikannya.
Soundtrack Baru dari Elements Garden
Urusan musik juga mendapat perhatian khusus. Elements Garden yang dipimpin oleh Noriyasu Agematsu dipercaya menyusun dan mengaransemen soundtrack FINAL FANTASY RESONANCE.
Selain menghadirkan musik dari FINAL FANTASY BRAVE EXVIUS, game ini juga akan memiliki 33 lagu baru yang direkam khusus untuk memperkuat atmosfer petualangan.
Digital Deluxe Edition dan Collector’s Edition
Selain edisi standar, Square Enix juga menyiapkan Digital Deluxe Edition yang berisi game utama beserta Magitek & Grimoire Deluxe Pack. Paket ini menghadirkan kostum Magitek Armor untuk Chocobo, kemampuan eksklusif Archwitch’s Grimoire, Mastery Ring, hingga berbagai item pendukung seperti Tent, Phoenix Down, Mist Potion, Remedy, dan Mist Ether.
Sementara itu, Collector’s Edition akan menjadi pilihan bagi kolektor karena berisi:
Game FINAL FANTASY RESONANCE Standard Edition
Collector’s Goods Box
Acrylic Block Set
Pixel Art Book
Original Soundtrack CD berisi 120 lagu
Kartu promosi eksklusif FINAL FANTASY TRADING CARD GAME (FFTCG)
Bonus Pre-Order dan Early Purchase
Pemain yang melakukan pre-order akan memperoleh Magitek Airship & Squire Starter Pack, yang berisi perubahan tampilan Airship menjadi Magitek, senjata Knight’s Greatsword, armor Chestplate of Preparation yang meningkatkan EXP, serta berbagai item pendukung perjalanan.
Sementara itu, pembeli awal (early purchase) akan mendapatkan Squire Kickstart Pack yang berisi Blessed Cuirass untuk meningkatkan perolehan gil dan item Mist Ether guna memulihkan MP seluruh anggota party.
Siap Rilis Oktober 2026
Dengan perpaduan visual HD-2D yang memukau, sistem turn-based modern, karakter legendaris dari berbagai seri FINAL FANTASY, Esper ikonik, Airship, serta konten tambahan yang melimpah, FINAL FANTASY RESONANCE berpotensi menjadi salah satu RPG paling dinantikan pada tahun 2026.
Game ini dijadwalkan meluncur pada 22 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Windows, sementara versi Steam akan menyusul sehari kemudian pada 23 Oktober 2026.
Media Experience Day Logitech telah digelar pada 24 Juni lalu di JUA Dining, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta, sebagai ajang eksklusif untuk memperlihatkan ekosistem perangkat terbaru Logitech kepada media. Acara ini dihadirkan untuk menunjukkan bagaimana produk gaming dan produktivitas Logitech dapat menjawab kebutuhan pengguna modern, dan kebetulan Playcubic adalah media yang ikut berpartisipasi
Zona Pengalaman Media Experience Day Logitech
Zona pengalaman media telah dihadirkan mencakup tiga area gaming dan tiga area produktivitas yang dirancang untuk kebutuhan berbeda.
Untuk kategori gaming, Logitech menghadirkan G3 Series Corner, G5 Series Corner, dan RS 50 Racing Corner. Sementara untuk kebutuhan kerja, pengunjung dapat mengeksplorasi Productivity Corner, On-The-Go Corner, serta Spotlight 2 Advanced Presenter.
G3 Series Corner dirancang untuk gamer yang membutuhkan perangkat nirkabel dengan performa tinggi namun tetap terjangkau. Pada area ini, Logitech menghadirkan kombinasi keyboard G316 X 98, mouse G304, serta headset G325 dan G321 yang menawarkan pengalaman bermain lebih responsif.
Untuk yang membutuhkan kustomisasi lebih dalam, G5 Series Corner menjadi area yang menarik. Logitech memamerkan keyboard G512 X 75, headset G522, dan mouse G502 X PLUS. Perangkat ini ditujukan untuk gamer tingkat lanjut hingga pemain kompetitif yang membutuhkan respons cepat, presisi tinggi, dan kenyamanan saat bermain dalam durasi panjang.
Sementara itu, RS 50 Racing Corner menjadi salah satu area yang paling imersif. Melalui Logitech G RS50 System, peserta dapat merasakan simulasi balap dengan sensasi kemudi yang lebih realistis. Dukungan teknologi Direct Drive membuat feedback torsi terasa halus dan instan. Fitur TrueForce juga menambah pengalaman berkendara dengan menghadirkan simulasi raungan mesin serta kontur lintasan secara lebih detail.
Ada Produk Logitech Untuk Kerja Juga
Selain gaming, Logitech juga menyoroti pentingnya kenyamanan dalam bekerja. Lewat Productivity Corner, Logitech memperkenalkan ekosistem MK880 serta kombo keyboard dan mouse G850. Perangkat tersebut dirancang untuk membantu mengurangi ketegangan pada lengan selama bekerja. Kehadiran cushioned palm rest dan pengalaman mengetik yang senyap membuatnya cocok untuk pekerja profesional yang banyak menghabiskan waktu di depan komputer.
Kebutuhan kerja hybrid juga mendapat perhatian melalui On-The-Go Corner. Di area ini, Logitech menampilkan Mobi Fold, mouse lipat ultra-portable dengan baterai tahan lama. Perangkat tersebut dipadukan dengan Keys-To-Go, keyboard portabel super tipis yang mendukung mobilitas pengguna saat bekerja dari berbagai lokasi.
Tidak ketinggalan, Spotlight 2 Advanced Presenter turut diperkenalkan sebagai solusi untuk presentasi profesional. Perangkat ini membawa fitur Haptics berupa umpan balik getar dan Digital Highlighting untuk membantu pembicara mengarahkan perhatian audiens pada bagian penting di layar digital.
The Adventures of Elliot: The Millennium Tales adalah game spesial Square Enix di 2026. Dikembangkan oleh Team Asano, game RPG ini membawa kembali pesona action-adventure klasik dalam balutan visual HD-2D.
Tapi itu bukan keunikan utama dari game ini, bukan. Sudah banyak game Square Enix yang menggunakan format sama. Keunikannya adalah game ini bukan turn-based, melainkan real-time action. Pernah memainkan game Zelda klasik? Nah The Adventure of Elliot punya sistem yang sama.
Kami sudah memainkan versi review The Adventures of Elliot: The Millennium Tales di PS5 lebih dari 10 jam. Kesan yang kami dapatkan adalah kami suka dengan apa yang ditawarkan. Pada era dimana game biasanya dipresentasikan dengan visual yang realistis, game ini justru kembali ke klasik, tapi tetap enak dipandang dan pastinya menyenangkan bagi penggemar RPG.
Kisah Si Petualang Elliot
Game ini menceritakan tentang petualangan Elliot, seorang petualang yang juga memiliki sifat baik hati dengan menolong siapa pun yang membutuhkan bantuan. Sifatnya sudah sangat stereotipe untuk seorang pahlawan yah.
Petualangan Elliot berubah ketika ia menjalankan misi dari King Hichard, penguasa dari Kerajaan Huther. Berawal dari misi biasa, raja meminta Elliot untuk menyelamatkan kerajaan dengan menghentikan Minister Kaifried yang ingin mengubah masa depan menggunakan artefak bernama Door of Time.
Petualangan ini akan membawa Elliot dalam perjalanan besar lintas waktu, dari masa kini sampai dengan masa lalu. Ia tidak sendirian saat bertualang. Elliot akan ditemani oleh putri Heuria pada awal permainan. Setelah itu ia akan ditemani oleh Faie, peri kecil yang memiliki kemampuan sihir dan secara kebetulan mengalami amnesia.
Faie tidak hanya sekedar menjadi pendamping yang cerewet. Ia juga berperan penting dalam membantu navigasi dan bisa ikut bertarung bersama Elliot. Kamu bahkan bisa membuat Faie digerakkan oleh teman, membuat game ini menjadi co-op. Menarik bukan?
The Adventure of Elliot sudah dilengkapi dengan voiceover untuk semua NPC penting atau yang memiliki cutscene dengan Elliot. Ia juga bukan tipe silent protagonist yang tidak pernah bicara. Elliot justru adalah karakter yang cukup suka mengobrol dan sering berbincang dengan Faie saat bertualang.
Konsep Time Travel Kurang Berdampak
Konsep perjalanan waktu yang dijadikan alur dalam game ini cukup menarik untuk diikuti. Kamu akan melihat banyak adegan yang mengingatkan dengan film time travel. Misalnya ketika Elliot mendapatkan artefak sihir Moon Mirror Shield dan ia harus mengisi ulang tenaganya. Karena di masa kini sihir sudah sangat terbatas, Elliot harus kembali ke masa lalu untuk mengakses langsung dari sumber sihir.
Berpindah dari satu era ke era lain juga diperlihatkan secara visual. Beberapa tempat akan mengalami perubahan dari era ke era. Misalnya pada kota megah bernama Wezyn yang hanya ada pada Age of Magic. Namun di era sesudahnya hancur dan menjadi reruntuhan. Detail seperti ini cukup menarik dan membuat dunia di dalam game terasa hidup.
Namun, developer sepertinya terlalu fokus dengan area utama dan melupakan area penghubung, seperti hutan dengan jalan setapak yang menjadi penyambung antar wilayah justru terlihat sama di semua era tanpa ada perubahan. Kamu bisa memilih untuk tidak melihat ini semua dengan menggunakan fitur instant travel setelah membuka save point.
Hal yang sama juga dialami oleh variasi musuh. Walaupun Elliot menjelajahi era yang berbeda, jenis musuh yang dihadapi tidak banyak berubah. Mayoritas musuh yang akan ditemui adalah monster seperti siput dan variannya yang bisa terbang(?). Selain itu ada juga Beastmen yang biasanya disesuaikan dengan wilayah tempat mereka di hidup. Di hutan ada ayam petarung, di gunung salju ada manusia serigala, kodok di rawa-rawa, tikus di padang pasir, dan lain-lain.
Desain boss untungnya merupakan bagian game yang menonjol. Sprite boss terlihat kreatif, detail, dan punya karakter yang kuat. Pemain akan berhadapan dengan boss yang ukurannya besar sampai dengan raksasa, dan memiliki mekanisme pertarungan yang menarik.
Review The Adventures of Elliot The Millennium Tales: Combat Sederhana Tapi Memuaskan
Sistem combat The Adventure of Elliot sangat sangat sangaaat sederhana, dan terasa lebih seperti nostalgia. Pemain cukup menghadap musuh dan menekan tombol untuk menyerang, itu saja. Kesederhanaan ini justru menjadi salah satu daya tarik game karena menjadi mudah untuk diterima.
Elliot tidak cuma sekedar mengayunkan pedang ke musuh. Pemain bisa menggunakan shield untuk menangkis serangan musuh. Jika ingin lebih menantang, coba menggunakan parry yang lebih sulit untuk dieksekusi. Beberapa tipe musuh termasuk boss juga memiliki titik lemah yang bisa membuat mereka stun.
Elliot juga bisa memanfaatkan objek disekitarnya untuk menyerang musuh. Misalnya melempar pot atau objek lainnya ke musuh yang ternyata damagenya cukup besar, bahkan bisa instant death.
Variasi senjata yang ada di dalam game juga cukup banyak. Mulai dari pedang, tombak, sampai palu. Untuk senjata jarak jauh ada boomerang, panah, dan bom, yang juga bisa digunakan untuk menghancurkan rintangan. Belum lagi bantuan dari Faie, seperti menggunakan sihir api yang bisa membuat musuh terbakar.
Game ini juga cukup ramah dari segi kesulitan. Ketika kalah dari musuh, Faie dapat menghidupkan kembali Elliot langsung di tempat dengan biaya tertentu. Biaya tersebut akan meningkat setiap kali fitur ini digunakan, sehingga tidak bisa diabuse. Pada akhirnya pemain harus kembali memilih respawn dari save point terakhir.
Eksperimen Magicite
Kamu tidak perlu bingung memilih skill atau menaikkan atribut. Mekanisme seperti itu tidak ada di game ini, dan disederhanakan melalui sistem Magicite.
Magicite bisa ditemukan di peti harta karun atau dibuat melalui sistem crafting menggunakan Shard yang didapat dari musuh. Setiap senjata akan memiliki banyak pilihan Magicite dengan efek berbeda.
Sistem ini juga membuka kemungkinan build yang unik. Misalnya, senjata panah memiliki Magicite bernama Fire Shot yang memberi peluang untuk membakar musuh. Jika dikombinasikan dengan Magicite Explosion, maka setiap serangan ke musuh yang terbakar berpeluang untuk memicu ledakan. Tambahkan dengan Magicite Recovery yang memberikan peluang anak panah kembali setelah menyerang musuh. Kombinasi seperti ini mampu mengubah Elliot dari petualang biasa, menjadi karakter yang sangat berbahaya.
Magicite juga bisa diganti kapan saja dan dimana saja secara instan, bahkan saat sedang bertarung. Efisien!
Kejutan! Ada Platforming
Hal yang mengagetkan kami adalah adanya porsi platforming yang cukup besar. Awalnya kami mengira elemen ini hanya sekedar tambahan dari elemen puzzle. Namun, semakin jauh progression, semakin banyak pula platforming yang muncul.
Pemain akan sering berjumpa dengan jurang yang harus dilompati. Kadang ada platform berjalan yang membutuhkan timing dan ketepatan. Beberapa platforming bahkan cukup kreatif, seperti dalam salah satu dungeon dimana Elliot harus melompati beberapa platform secara cepat, karena setiap platform tempat Elliot berdiri akan hancur.
Untungnya, kontrol Elliot terasa cukup presisi. Menurut kami game ini sebaiknya dimainkan dengan menggunakan controller karena tidak hanya lebih nyaman, tapi juga lebih tepat sasaran.
Kesimpulan Review The Adventures of Elliot: The Millennium Tales
Kesimpulan kami untuk review The Adventures of Elliot: The Millennium Tales adalah kami cukup terkesan dengan comebacknya gaya game klasik. Visual HD-2D yang disajikan sangat indah, meski visual dan detail untuk mekanisme time travel masih harus dipoles lagi.
Hal yang membuat kami ketagihan sebetulnya adalah sistem gameplay yang sederhana. Sesekali memainkan RPG yang tidak punya turn-based dan tidak perlu bingung alokasi poin setelah level up, ternyata menarik juga. Ditambah dengan kehadiran sistem Magicite yang menyederhanakan sekaligus memberi kedalaman menarik. Combat terasa simpel namun tetap memuaskan.
Buat kamu yang menyukai RPG klasik dengan sentuhan modern, The Adventures of Elliot: The Millennium Tales patut masuk dalam daftar wishlist.
The Adventures of Elliot: The Millennium Tales sudah tersedia di PS5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, dan PC.
*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer
RF Online Next resmi diluncurkan oleh Netmarble untuk perangkat mobile dan PC sebagai penerus dari MMORPG legendaris RF Online yang dikenal sejak 2004. Game ini hadir untuk membawa kembali perang tiga faction, tetapi dengan skala yang lebih besar, visual modern, serta berbagai fitur baru seperti Mining War, Biosuit, Sacred Weapon, dan konten PvP berskala besar.
Fitur RF Online Next: Mining War Skala Besar
Salah satu daya tarik utama RF Online Next adalah Mining War, perang masif yang bisa melibatkan hingga 450 pemain dalam satu medan tempur. Pertempuran ini berpusat pada perebutan Holy Stone, sumber daya langka di planet Novus yang menjadi incaran tiga faksi utama.
Setiap guild dan pemain perlu bekerja sama untuk menguasai area pertambangan. Kemenangan dalam Mining War akan membuka keuntungan eksklusif bagi faksi yang berhasil mendominasi.
Bagi pemain lama, Mining War menjadi alasan kuat untuk kembali karena membawa nuansa nostalgia dari pertarungan besar yang pernah membuat RF Online populer. Sementara bagi pemain baru, fitur ini menawarkan pengalaman MMORPG yang lebih kompetitif, terutama bagi mereka yang menyukai PvP skala besar dan strategi guild.
Sacred Weapon dan Biosuit
Sebelum masuk ke medan perang, pemain dapat memanfaatkan Ultimate Gear atau Sacred Weapon yang memiliki fungsi berbeda. MAU atau Mechanic Armor Unit hadir sebagai robot tempur raksasa yang cocok untuk mendominasi garis depan. Launcher berperan sebagai senjata stasioner yang bisa mendeteksi dan menyerang musuh secara otomatis. Sementara itu, Animus menjadi senjata biologis dengan kemampuan kuat yang dapat mengubah arah pertempuran.
Selain Sacred Weapon, RF Online Next juga menghadirkan sistem Biosuit yang memungkinkan pemain menyesuaikan peran sesuai gaya bermain. Beberapa Biosuit yang tersedia antara lain Punisher, Phantom, Enforcer, Psypher, Dreadnought, Technician, Arbiter, dan Demolisher. Setiap Biosuit memiliki keunggulan tersendiri, mulai dari serangan agresif, pertahanan, dukungan tim, hingga kemampuan taktis lain.
Pertempuran Darat Udara dan Sistem Ekonomi
Netmarble juga memperluas pengalaman perang melalui pertempuran darat dan udara. Jika pertempuran di darat menuntut koordinasi dan penguasaan posisi, maka pertarungan udara memberi lapisan strategi baru yang lebih kompleks.
Pemain dapat menyerang dari titik buta musuh, memanfaatkan jarak tembak yang lebih aman, atau mengganti Biosuit dengan cepat untuk menyesuaikan situasi. Sistem ini membuat setiap pertarungan terasa lebih fleksibel dan tidak hanya bergantung pada kekuatan karakter semata.
Kemampuan tersebut bisa diasah melalui berbagai konten seperti raid dungeon, World Boss, Babylon Occupation Battle, Arcane Trials, hingga Siege War: Albern Fortress. Setiap mode memberi tantangan berbeda, baik untuk pemain yang menyukai kerja sama tim maupun kompetisi PvP berskala besar.
Peperangan di RF Online Next juga berkaitan erat dengan sistem ekonomi. Faksi yang berhasil menang bisa mendapatkan keuntungan dari pajak pasar di tingkat server maupun dunia. Dengan sistem pasar bebas, nilai sumber daya dapat berubah mengikuti kondisi ekonomi di dalam game.
Mau kode redeem Football Pro? Kode ini dibagikan bersamaan dengan pembukaan server terbaru pada tanggal 25 Juni 2026. Game ini hadir untuk gamer mobile di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dengan konsep 2-in-1 yang menggabungkan strategi ala manajer sepak bola dan kontrol pemain secara real-time.
Kode Redeem Football Pro Bisa Diklaim Sekali per Akun
Berikut daftar kode yang bisa dicoba:
NJO37TWG
X3EPGXUP
XIQQE7UM
7OW4PNHA
LZLEI3DR
B5J6TSZ5
7M5PF3KR
O2EG6ZTC
4AMO5JKB
ZOOABQ3K
Cara menukarkan Kode Redeem Football Pro adalah pemain perlu masuk ke dalam game terlebih dahulu. Setelah itu, pilih ikon Pengaturan di halaman profil utama. Gulir ke bawah sampai menemukan menu klaim Kode Aktivasi, lalu masukkan kode hadiah dan tekan tombol Klaim. Jika berhasil, hadiah bisa dicek melalui keranjang atau bagian reward di dalam game.
Football Pro Gabungkan Strategi Manajer dan Kontrol Real-Time
Daya tarik utama Football Pro terletak pada gameplay 2-in-1 yang memadukan simulasi manajemen sepak bola dengan aksi langsung di lapangan. Football Pro juga dirancang agar mudah dipahami oleh pemain baru
Konsep ini membuat pemain dapat merasakan dua peran sekaligus. Pada satu sisi, pemain bisa berpikir seperti manajer legendaris saat membangun taktik, mengatur skuad, dan mengejar gelar besar. Pada sisi lain, pemain juga dapat menentukan jalannya pertandingan melalui kontrol langsung, mulai dari mencetak gol, melakukan skill, hingga menciptakan momen spektakuler di lapangan.
Football Pro juga membawa lisensi FIFPRO yang memungkinkan game ini menampilkan kemiripan pemain sepak bola nyata. Pemain bisa menemukan nama besar seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, sekaligus bintang muda seperti Lamine Yamal dan Michael Olise.
Selain itu, game ini juga memperkenalkan sistem Pasar Transfer Gratis. Fitur tersebut memberi ruang bagi pemain untuk berdagang, mengelola skuad, dan membangun komposisi tim sesuai strategi masing-masing.
Bagi pemain Indonesia, Football Pro juga menawarkan pendekatan lokal untuk pasar Asia Tenggara. Konten dalam game dibuat lebih dekat dengan audiens regional, termasuk peluang membawa talenta Indonesia ke klub besar seperti Liverpool atau Manchester United.
Sega telah mengumumkan turnamen Sonic Racing: CrossWorlds pertama untuk kawasan Asia Tenggara. Ajang bertajuk Sonic Racing: CrossWorlds Southeast Asia Cup ini akan mempertemukan 400 pembalap dari berbagai negara di wilayah tersebut (Termasuk Indonesia) secara online. Para pemain terbaik nantinya akan mendapat undangan eksklusif untuk bertanding secara langsung di Manila, Filipina.
Detail Turnamen Sonic Racing: CrossWorlds
Pendaftaran untuk mengikuti turnamen Sonic Racing: CrossWorlds online tersedia tanpa biaya. Format turnamen dibagi ke dalam dua sesi online utama. Sesi pertama dimulai dari pendaftaran dibuka pada 26 Juni 2026, sementara pertandingan online dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 2026. Setelah itu, pendaftaran sesi kedua dibuka pada 4 September. Dimana pertandingannya sendiri ditargetkan berlangsung pada 4 Oktober.
Pemain terbaik dari dua sesi online tersebut akan melaju ke babak puncak SEGA x TikTok Sonic Racing: CrossWorlds Southeast Asia Cup di Manila pada akhir November 2026.
Sega juga menyiapkan berbagai hadiah menarik untuk para peserta. Pemain yang mengikuti sesi online akan mendapatkan gelar permanen di server Discord resmi SEGA SEA. Selain itu, peserta dengan peringkat tertentu juga akan memperoleh title khusus sesuai posisi mereka dalam cup. Detail peringkat dan title tersebut akan diumumkan lebih lanjut.
Tidak hanya itu, pemain yang berhasil menempati posisi tinggi di klasemen akhir sesi online juga berkesempatan mendapatkan T-shirt spesial Sonic Racing: CrossWorlds.
Untuk babak puncak, Sega menyiapkan total prize pool sebesar USD20.000. Seluruh peserta yang tampil di Manila juga akan mendapat title resmi di server Discord SEGA SEA, ditambah memorabilia event khusus berdasarkan pencapaian mereka di turnamen.
Detail lebih lanjut mengenai turnamen Sonic Racing: CrossWorlds bisa dilihat di sini.
Game Sonic Racing: CrossWorlds juga sedang mendapatkan promo spesial di Steam sebesar 50%. Game ini juga telah mendapatkan karakter baru, yaitu Classic Sonic yang bisa dimainkan secara gratis mulai dari sekarang.
Lords of the Fallen 2 resmi mengalami penundaan tanggal rilis. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh CI Games melalui pernyataan CEO sekaligus pendirinya, Marek Tyminski di X. Awalnya game soulslike ditargetkan rilis di 2026, lalu ditunda menjadi Q1 2027.
Lords of the Fallen 2 Perlu Momennya Sendiri
Marek Tyminski menjelaskan alasan kenapa CI Games memutuskan untuk menunda Lords of the Fallen 2. Menurutnya developer memerlukan waktu tambahan untuk mempoles gamenya, berdasarkan masukan melalui proses pengujian internal.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya menempatkan Lords of the Fallen 2 diluar bulan-bulan yang diisi oleh game besar. Karena menurutnya game ini memerlukan waktu, momen, dan juga perhatian agar bisa berhasil.
Pernyataan ini kemungkinan ditujukan untuk GTA VI yang akan rilis tanggal 19 November 2026. Bukan cuma CI Games, banyak juga developer lain yang memutuskan untuk mengundur perilisan gamenya agar tidak bersaing dengan GTA VI.
Lords of the Fallen 2 nantinya akan tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC.