Demo DLC Granblue Fantasy: Relink -Endless Ragnarok kembali dibuka hari untuk Nintendo Switch 2, PS5, PS4, dan PC melalui Steam. Melalui demo ini, pemain bisa mencoba bagian awal cerita, beberapa quest, tutorial dasar, serta fitur gameplay baru yang menjadi bagian penting dari ekspansi ini.
Cygames akan menghadirkan tiga mode utama dalam demo Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok. Pertama adalah Story Mode yang memungkinkan pemain menjajal bagian awal dari main story di ekspansi ini.
Mode kedua adalah Quest Mode. Di sini, pemain bisa menyelesaikan misi secara solo atau bermain bersama pemain lain. Demo ini juga mendukung crossplay matchmaking antarplatform, sehingga pengalaman co-op terasa lebih luas. Total ada empat quest yang bisa dicoba.
Tiga quest tersedia sejak awal, sementara quest keempat bernama “Sephira’s Sanguine Glimmer” dapat dibuka setelah pemain menyelesaikan tiga quest sebelumnya. Quest ini menjadi salah satu bagian paling menarik karena memperkenalkan Summons, mekanik pertarungan baru yang akan hadir di Endless Ragnarok.
Demo ini juga menyertakan Tutorial Mode. Mode ini dirancang untuk membantu pemain memahami mekanisme di dalam game. Selain itu, Seofon juga telah ditambahkan sebagai karakter playable di demo.
Ekspansi ini akan rilis tanggal 9 Juli 2026 dan tersedia bagi semua pemilik base game Granblue Fantasy: Relink.
SHADE Protocol, game Metroidvania bergaya cyber-fantasy dari studio independen asal Amerika Utara, Little Legendary, mencatat pencapaian impresif setelah kampanye Kickstarter-nya berhasil mencapai target pendanaan hanya dalam waktu 30 menit sejak diluncurkan. Keberhasilan ini menjadi bukti tingginya antusiasme komunitas terhadap proyek ambisius yang memadukan aksi cepat, eksplorasi mendalam, musik, dan dunia yang dibangun dari kode digital.
Melalui kampanye crowdfunding tersebut, Little Legendary berharap dapat memperluas pengembangan game sekaligus menghadirkan berbagai hadiah eksklusif bagi para pendukung. Hadiah tersebut mencakup item digital maupun fisik seperti art print, pin, plushie, stiker, apparel, collector’s box, hingga berbagai merchandise yang terinspirasi dari karakter, senjata, dan dunia SHADE Protocol.
Tak hanya itu, semakin tinggi dukungan yang diterima, semakin banyak pula konten tambahan yang akan diwujudkan. Salah satu target menarik yang diungkap pengembang adalah kolaborasi dengan sejumlah komposer ternama seperti Amy Evans (Dark Souls, Monster Hunter, NieR: Automata), SHIRAKUMO Nagi (Alabaster Dawn, CrossCode), serta Manami Matsumae (Mega Man, Shovel Knight).
Crowdfunding untuk Mendekatkan Pengembang dengan Komunitas
Kendall Kinones, CEO sekaligus Game Director Little Legendary Studios, menjelaskan bahwa Kickstarter telah menjadi bagian penting dari visi pengembangan mereka sejak awal.
“Sebagai studio indie, kami selalu tahu bahwa kami ingin membuat Kickstarter. Kami percaya bahwa crowdfunding adalah salah satu bentuk pendanaan game yang paling mengutamakan komunitas. Kickstarter memungkinkan kami mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan untuk membangun game yang besar dan ambisius, sambil tetap memastikan bahwa masukan, opini, dan kritik dari para penggemar berada di garis depan proses pengembangan kami,” ujar Kinones.
Menurut pihak studio, target tambahan dalam kampanye ini tidak digunakan untuk memastikan game dapat selesai dikembangkan karena proyek tersebut memang sudah dalam tahap produksi. Sebaliknya, dana tambahan akan digunakan untuk memperluas konten, meningkatkan kualitas visual, musik, animasi, lokalisasi, area baru, boss tambahan, hingga berbagai hadiah komunitas.
Petualangan Zura dalam Dunia yang Dikuasai Kode dan Musik
Di dalam SHADE Protocol, pemain akan berperan sebagai Zura, sebuah eksperimen gagal yang perlahan kehilangan jati dirinya akibat efek dari SHADE Protocol. Ia terbangun di dunia yang telah lama ditinggalkan oleh para penciptanya dan kini dipenuhi misteri serta ancaman berbahaya.
Sebagai game Metroidvania, pemain akan menjelajahi dunia yang dirancang secara manual, membuka kemampuan baru, menemukan rahasia tersembunyi, dan kembali ke area-area sebelumnya dengan alat serta kekuatan yang lebih canggih.
Yang membuat SHADE Protocol berbeda dari Metroidvania lainnya adalah konsep dunia yang dibangun dari kombinasi musik dan kode digital, di mana pemain dapat mengubah, memotong, dan membentuk kembali lingkungan di sekitarnya menggunakan berbagai kemampuan unik.
Sistem Protocol yang Membentuk Gaya Bermain
Salah satu fitur utama dalam game ini adalah Protocols, yaitu sistem modifikasi khusus yang memengaruhi cara Zura bertarung, menjelajah, dan bertahan hidup.
Setiap Protocol memberikan efek berbeda, mulai dari memperkuat pertahanan, meningkatkan efektivitas senjata tertentu, mengubah perilaku kemampuan, hingga membuka strategi baru dalam pertempuran. Sistem ini memungkinkan pemain menciptakan build yang sesuai dengan gaya bermain masing-masing.
Menariknya, dua pemain yang menggunakan senjata yang sama tetap dapat memiliki pengalaman bermain yang berbeda berkat kombinasi Protocol yang mereka pilih.
Fitur-Fitur Utama SHADE Protocol
Dynamic Combat System
SHADE Protocol menawarkan sistem pertarungan yang cepat dan responsif. Pemain dapat menggabungkan serangan jarak dekat presisi dengan berbagai Instruments untuk menghasilkan combo mematikan, parry, dan counter attack yang efektif.
Selain itu, pemain juga dapat berganti antara mode DAWN dan SHADE secara real-time untuk menyesuaikan gaya bertarung dengan situasi yang dihadapi.
UNISON System: Rewrite Reality
Dunia SHADE Protocol pada dasarnya merupakan kumpulan kode yang dapat dimanipulasi. Melalui sistem UNISON, pemain dapat mengubah jalannya peristiwa, mengulang momen penting, hingga menentukan hasil akhir dari berbagai konflik yang memengaruhi nasib sebuah faksi.
Defensive Mechanics yang Menantang
Parry dan counter menjadi bagian penting dalam gameplay. Eksekusi yang tepat akan mengisi kembali energi bernama Echo, sumber daya vital yang digunakan untuk melancarkan serangan spesial maupun manuver pertahanan lanjutan.
Instruments, Senjata yang Bernyanyi
Sesuai tema musik yang diusung, senjata dalam game ini disebut Instruments. Pemain akan menemukan berbagai jenis senjata unik seperti Twilight Spear, Sunrise Great Axe, dan Midnight Chakram, yang masing-masing memiliki kemampuan tempur dan eksplorasi berbeda.
Metroidvania dengan Sentuhan Emosional
Selain menawarkan aksi cepat dan eksplorasi khas Metroidvania, SHADE Protocol juga mengangkat tema cerita yang lebih emosional. Kisahnya berfokus pada kemanusiaan, kehilangan, musik, mesin, dan harapan di tengah dunia yang telah berubah akibat virus SHADE.
Dengan visual pixel art yang memukau, sistem pertarungan yang mendalam, serta konsep dunia yang unik, SHADE Protocol berpotensi menjadi salah satu game indie Metroidvania paling menarik yang patut dinantikan.
Setelah sukses mencapai target Kickstarter dalam waktu hanya 30 menit, perjalanan SHADE Protocol baru saja dimulai. Kini, para pengembang berupaya mewujudkan visi mereka untuk menghadirkan petualangan cyber-fantasy yang lebih besar, lebih kaya, dan lebih berkesan bagi para pemain di seluruh dunia.
SQUARE ENIX resmi meluncurkan The Adventures of Elliot: The Millennium Tales, sebuah action RPG terbaru dari Team Asano yang kini sudah tersedia untuk Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Xbox PC. Sementara itu, versi Steam dijadwalkan menyusul pada 19 Juni 2026.
Bersamaan dengan peluncurannya, SQUARE ENIX juga menghadirkan demo gratis yang dapat dimainkan di seluruh platform. Menariknya, progres permainan yang diperoleh dari demo dapat langsung dilanjutkan ke versi penuh setelah pemain membeli game tersebut.
Petualangan Baru dari Team Asano
Dikenal melalui berbagai RPG populer, Team Asano kembali menghadirkan pengalaman baru melalui The Adventures of Elliot: The Millennium Tales. Game ini membawa pemain ke dunia fantasi bernama Philabieldia, sebuah negeri liar yang dipenuhi monster buas dan berbagai misteri kuno.
Cerita dimulai ketika sebuah reruntuhan misterius ditemukan di luar tembok Kerajaan Huther, benteng terakhir umat manusia yang masih bertahan. Penemuan tersebut mendorong seorang petualang muda bernama Elliot bersama peri pendampingnya, Faie, untuk memulai perjalanan berbahaya yang akan mengubah nasib dunia selama ribuan tahun.
Menjelajahi Dunia yang Luas Melintasi Empat Era
Salah satu daya tarik utama game ini adalah dunia eksplorasinya yang luas. Elliot dan Faie akan menjelajahi berbagai wilayah yang tersebar di empat era berbeda, mulai dari gua tersembunyi, reruntuhan kuno, hingga area berbahaya yang dipenuhi gerombolan musuh.
Setiap lokasi menyimpan rahasia yang dapat ditemukan pemain melalui eksplorasi mendalam. Kehadiran visual HD-2D khas Team Asano juga memberikan sentuhan nostalgia sekaligus menghadirkan detail modern yang memanjakan mata.
Tujuh Senjata dengan Sistem Kustomisasi Mendalam
Dalam petualangannya, Elliot memiliki akses ke tujuh jenis senjata berbeda yang menawarkan gaya bertarung unik. Mulai dari pedang untuk pertarungan jarak dekat hingga senjata seperti rantai dan sabit yang mampu menarik musuh dari kejauhan.
Menariknya, seluruh senjata tersebut dapat dikustomisasi menggunakan sistem Magicite, memungkinkan pemain menyesuaikan kemampuan dan strategi bertarung sesuai gaya bermain masing-masing.
Sistem ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul sepanjang perjalanan.
Faie, Peri Pendamping dengan Kemampuan Spesial
Faie bukan sekadar karakter pendamping biasa. Ia memiliki lima kemampuan Fairy Actions yang dapat digunakan baik saat eksplorasi maupun pertempuran.
Kemampuan tersebut memungkinkan Faie menyerang musuh dari jarak jauh, mengambil item yang tidak dapat dijangkau Elliot, hingga membantu memecahkan berbagai tantangan lingkungan yang ditemui selama petualangan. Kehadirannya menjadi elemen penting dalam progres permainan dan eksplorasi dunia Philabieldia.
Collector’s Edition untuk Para Kolektor
Bagi para penggemar yang ingin mendapatkan pengalaman lebih lengkap, SQUARE ENIX juga menghadirkan Collector’s Edition. Paket spesial ini berisi game utama, soundtrack original, serta sebuah desk clock statue yang menampilkan karakter Faie sebagai koleksi eksklusif.
Namun perlu diingat, Collector’s Edition hanya tersedia selama persediaan masih ada.
Demo Gratis Sudah Bisa Dicoba Sekarang
Bagi pemain yang masih ingin mencoba sebelum membeli, demo gratis yang tersedia saat ini memberikan kesempatan untuk merasakan langsung gameplay, eksplorasi, serta sistem pertarungan yang ditawarkan. Seluruh data penyimpanan dari demo juga dapat dipindahkan ke versi penuh, sehingga progres pemain tidak akan hilang saat melakukan upgrade ke game utama.
Informasi Game
Judul: The Adventures of Elliot: The Millennium Tales Genre: Action RPG Developer: Team Asano / SQUARE ENIX Platform: Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, Xbox PC, Steam Tanggal Rilis: Tersedia Sekarang (Steam mulai 19 Juni 2026)
Bandai Namco Entertainment Asia resmi mengumumkan ONE PIECE: Grand Gourmet, sebuah game simulasi manajemen terbaru yang dikembangkan oleh Kairosoft Co., Ltd. Game ini akan mengajak para pemain untuk membangun dan mengelola restoran impian di dunia ONE PIECE mulai 22 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2 dan Nintendo Switch, serta 23 Oktober 2026 untuk PC melalui Steam, Apple Store, dan Google Play.
Pengumuman ini juga dibarengi dengan perilisan trailer terbaru yang memperlihatkan berbagai aktivitas seru yang bisa dinikmati para penggemar serial karya Eiichiro Oda tersebut.
Bangun Restoran Terbaik di Lautan Bersama Kru Topi Jerami
Dalam ONE PIECE: Grand Gourmet, pemain akan bergabung dengan Kru Topi Jerami di atas kapal restoran bernama Baratie Number Two. Dari sebuah restoran sederhana, pemain harus mengumpulkan bahan makanan, menciptakan berbagai menu lezat, serta mendesain restoran agar menjadi destinasi kuliner paling terkenal di lautan.
Layaknya game khas Kairosoft, pemain tidak hanya fokus pada memasak, tetapi juga mengembangkan bisnis restoran secara menyeluruh. Mulai dari mengatur tata letak, menarik pelanggan, hingga meningkatkan reputasi restoran menjadi bagian penting dalam perjalanan membangun kerajaan kuliner di dunia ONE PIECE.
Hadirkan Lebih dari 400 Karakter ONE PIECE
Salah satu daya tarik utama game ini adalah kehadiran lebih dari 400 karakter dari semesta ONE PIECE yang ditampilkan dalam gaya visual pixel art yang menggemaskan.
Para pemain akan bertemu berbagai karakter ikonik, mulai dari anggota Kru Topi Jerami hingga tokoh-tokoh populer lainnya dari berbagai arc cerita. Setiap karakter memiliki preferensi makanan dan interaksi unik yang dapat membuka berbagai event spesial serta momen eksklusif selama permainan berlangsung.
Karakter-karakter tersebut tidak hanya hadir sebagai pelanggan, tetapi juga dapat bekerja dan berinteraksi di dalam restoran, menciptakan suasana yang hidup dan penuh kejutan.
Sanji Siap Membantu Menciptakan Menu Legendaris
Sebagai koki andalan Kru Topi Jerami, Sanji akan memainkan peran penting dalam membantu pemain menyusun berbagai hidangan khas dunia ONE PIECE.
Pemain dapat memasak menu populer seperti Water-Water Meat BBQ, hingga menciptakan resep-resep unik yang terinspirasi dari kekuatan Buah Iblis. Sistem eksperimen bahan makanan memungkinkan pemain menemukan kombinasi baru dan menciptakan menu spesial yang dapat menarik lebih banyak pelanggan.
Seiring berkembangnya restoran, pemain juga akan menemukan berbagai resep baru dan peluang bisnis menarik selama menjelajahi lautan.
Kustomisasi Restoran dengan Ratusan Dekorasi
Selain memasak, aspek dekorasi menjadi salah satu fitur utama dalam game ini. Tersedia lebih dari 200 jenis furnitur dan item dekoratif yang dapat digunakan untuk mempercantik restoran.
Menariknya, berbagai dekorasi tersebut terinspirasi dari lokasi-lokasi ikonik di dunia ONE PIECE, seperti Whole Cake Island dan Egghead Island. Setiap tema dekorasi dapat menarik karakter tertentu untuk datang dan bahkan menjadi pelanggan tetap.
Hal ini memberikan kebebasan bagi pemain untuk menciptakan restoran dengan identitas unik sesuai selera masing-masing.
Kairosoft Kembali Hadirkan Formula Simulasi yang Adiktif
Nama Kairosoft sendiri sudah sangat dikenal di kalangan pecinta game simulasi berkat berbagai judul populer seperti Game Dev Story dan Pocket Academy. Melalui ONE PIECE: Grand Gourmet, studio asal Jepang tersebut kembali menghadirkan formula manajemen yang sederhana namun sangat adiktif, kali ini dibalut dengan dunia ONE PIECE yang penuh warna dan karakter ikonik.
Kombinasi antara simulasi bisnis, koleksi karakter, kustomisasi restoran, dan nuansa petualangan khas ONE PIECE berpotensi menjadikan game ini salah satu rilisan menarik bagi penggemar anime maupun pecinta game simulasi pada tahun 2026.
Jadwal Rilis ONE PIECE: Grand Gourmet
Judul: ONE PIECE: Grand Gourmet Genre: Management Simulation Pengembang: Kairosoft Co., Ltd. Publisher: Bandai Namco Entertainment Platform: Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PC (Steam), Apple Store, Google Play Tanggal Rilis:
22 Oktober 2026 (Nintendo Switch 2 & Nintendo Switch)
23 Oktober 2026 (Steam, Apple Store, Google Play)
Dengan lebih dari 400 karakter, puluhan resep unik, serta kebebasan membangun restoran impian di dunia ONE PIECE, ONE PIECE: Grand Gourmet tampaknya siap menjadi destinasi baru bagi para penggemar yang ingin menikmati petualangan berbeda bersama Luffy dan kawan-kawan—bukan di medan pertempuran, melainkan di dapur dan meja makan.
Inilah spesifikasi ROG Zephyrus Duo 2026 (GX651) yang baru diperkenalkan di Indonesia hari ini. Laptop ini hadir sebagai perangkat workstation-gaming premium untuk gamer, kreator konten, profesional, hingga pengguna yang membutuhkan performa tinggi untuk multitasking dan komputasi AI.
Spesifikasi ROG Zephyrus Duo: Dual-Screen OLED
ROG Zephyrus Duo menjadi salah satu inovasi paling ambisius ASUS ROG di lini laptop gaming premium. Perangkat ini membawa dua layar OLED berukuran 16 inci yang identik, terdiri dari layar utama dan layar kedua yang sama-sama mendukung sentuhan. Keduanya menggunakan panel OLED 3K WQXGA+ dengan refresh rate 120Hz serta response time 0,2ms. Kombinasi ini membuat pengalaman visual terasa tajam, responsif, dan cocok untuk kebutuhan gaming maupun pekerjaan kreatif.
ASUS juga menggunakan teknologi Flexible atau Bent OLED untuk memangkas jarak antar-layar. Desain tersebut membuat transisi visual antara layar utama dan layar kedua terasa lebih menyatu. Kedua panel turut dilindungi Corning Gorilla Glass DXC yang mendukung penggunaan stylus dan memiliki kemampuan anti-reflective untuk menjaga kenyamanan saat dipakai di berbagai kondisi pencahayaan.
Dari sisi performa, spesifikasi ROG Zephyrus Duo ditopang prosesor Intel Core Ultra 9 386H. Chip ini membawa kombinasi Performance Cores, Efficiency Cores, dan Low Power Efficiency Cores untuk mengatur beban kerja secara lebih cerdas. Laptop ini juga dibekali NPU dengan kemampuan AI hingga 50 TOPS yang membantu pemrosesan AI lokal tanpa harus selalu membebani CPU atau GPU.
Untuk kebutuhan grafis, ASUS menyematkan GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP 150W. GPU tersebut mampu memberikan performa hingga 1.824 TOPS. Jika digabungkan dengan kemampuan NPU, laptop ini menawarkan Total Platform Performance hingga 1.874 TOPS. Performa tersebut ditujukan untuk kebutuhan berat seperti pemrosesan Large Language Model, AI-assisted editing, rendering, hingga scrubbing video 8K secara real-time.
Desain Fleksibel dan Tetap Dingin
ROG Zephyrus Duo tidak hanya mengandalkan performa tinggi, tapi juga membawa engsel trapesium yang memungkinkan bodi dilipat hingga sudut 320 derajat. Mekanisme tersebut menghadirkan lima mode penggunaan, yaitu Laptop Mode, Dual-Screen Mode, Share Mode, Tent Mode, dan Book Mode.
ASUS turut menyertakan Detachable Magnetic Keyboard dengan konektor Pogo Pin magnetis. Keyboard ini dapat dilepas pasang dengan mudah dan akan mengisi daya secara otomatis saat terpasang ke bodi laptop. Fleksibilitas ini membuat perangkat lebih nyaman digunakan untuk mengetik, presentasi, membaca, menggambar, atau bekerja dengan ruang layar yang lebih luas.
Agar performa tetap stabil, ASUS membekali laptop ini dengan ROG Intelligent Cooling. Sistem pendinginannya memakai Liquid Metal pada prosesor Intel, Vapor Chamber luas, serta Graphite Nano Insulated Sheet. Komponen ini berfungsi sebagai pelindung termal antara motherboard dan panel OLED bawah agar panas dari komponen internal tidak merusak layar.
Harga dan Ketersediaan
Di Indonesia, ROG Zephyrus Duo dijual dengan harga Rp129.799.000. Produk ini tersedia secara eksklusif dan terbatas melalui ASUS Online Store. Dengan harga tersebut, ASUS menempatkan laptop ini sebagai perangkat kelas atas untuk pengguna yang membutuhkan kombinasi layar ganda, performa gaming ekstrem, dan kemampuan AI lokal dalam satu perangkat.
ASUS juga menyiapkan promo pembelian khusus untuk periode 17–30 Juni 2026. Setiap pembelian ROG Zephyrus Duo GX651 melalui ASUS Online Store akan mendapatkan paket bundle ROG SLASH Hard-Case Luggage Edition 20th Year Anniversary. Koper premium ini dibawa secara resmi ke Indonesia khusus untuk pemilik ROG Zephyrus Duo dan tidak dijual secara umum untuk publik.
Selain promo tersebut, ASUS memberikan perlindungan layanan purnajual yang lengkap. Pemilik perangkat ini mendapatkan 2 tahun International Warranty dan ASUS VIP Perfect Warranty yang mencakup perlindungan terhadap kerusakan akibat kelalaian penggunaan. Pengguna ROG juga bisa menikmati ASUS Premium Service, termasuk layanan antar-jemput unit, Laptop Spa, serta FastLane Priority Handling di ASUS Service Center.
ROG Zephyrus Duo merupakan laptop gaming premium paling ambisius milik ASUS ROG tahun ini, sekaligus menjadi kado ulang tahun ke-20 yang sempurna.
Bandai Namco Entertainment Asia resmi mengumumkan Tales of Eternia Remastered, proyek terbaru dalam lini Tales of Remastered Project. Game action RPG klasik yang menjadi salah satu seri paling dicintai dalam franchise Tales ini dijadwalkan rilis pada 15 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, PlayStation 4, dan Xbox Series X|S. Sementara versi PC melalui Steam akan menyusul sehari kemudian, tepatnya pada 16 Oktober 2026.
Pengumuman tersebut juga dibarengi dengan perilisan trailer terbaru yang memperlihatkan bagaimana petualangan epik lintas dunia ini dihidupkan kembali dengan berbagai peningkatan modern tanpa menghilangkan pesona aslinya.
Kisah Epik Dua Dunia yang Terancam Bertabrakan
Bagi para penggemar JRPG klasik, nama Tales of Eternia tentu tidak asing. Game ini pertama kali dirilis lebih dari dua dekade lalu dan dikenal sebagai salah satu seri terbaik dalam franchise Tales.
Cerita berpusat pada Reid Hershel, seorang pemuda yang tinggal di desa terpencil Rasheans di dunia Inferia. Bersama sahabat masa kecilnya, Farah Oersted, kehidupan mereka berubah drastis setelah bertemu seorang gadis misterius bernama Meredy yang berbicara dalam bahasa yang tidak mereka pahami.
Pertemuan tersebut menjadi awal terungkapnya ancaman besar bernama Grand Fall, sebuah bencana yang akan menyebabkan dua dunia, Inferia dan Celestia, saling bertabrakan dan menghancurkan segalanya.
Dengan bantuan kekuatan roh elemen yang dikenal sebagai Greater Craymels, Reid dan rekan-rekannya memulai perjalanan panjang untuk menyelamatkan kedua dunia dari kehancuran.
Sepanjang petualangan, para karakter akan bertemu berbagai individu dari budaya dan nilai kehidupan yang berbeda, sekaligus menghadapi konflik batin mereka sendiri. Elemen inilah yang membuat Tales of Eternia dikenal memiliki cerita yang emosional dan penuh perkembangan karakter.
Sistem Pertarungan Cepat yang Tetap Ikonik
Salah satu daya tarik utama Tales of Eternia adalah sistem pertarungannya yang menggunakan Aggressive Linear Motion Battle System (A-LMBS).
Melalui sistem ini, pemain dapat melakukan berbagai kombinasi serangan cepat, menggunakan Artes yang kuat, serta bekerja sama dengan anggota party untuk menghadapi musuh dalam pertarungan 2D yang dinamis dan penuh aksi.
Dalam versi remaster ini, Bandai Namco mempertahankan fondasi gameplay yang dicintai para penggemar sambil menghadirkan sejumlah peningkatan yang membuat pengalaman bermain menjadi lebih nyaman untuk pemain modern.
Hadir dengan Beragam Fitur Quality of Life
Selain peningkatan visual, Tales of Eternia Remastered juga membawa berbagai fitur baru yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan bermain tanpa mengurangi nuansa klasiknya.
Beberapa fitur yang diperkenalkan antara lain:
Opsi untuk menonaktifkan ikon tujuan agar eksplorasi terasa lebih natural.
Kemampuan mematikan pertemuan musuh secara acak.
Mode kecepatan tinggi (High-Speed Mode) saat auto-battle.
Opsi pergantian mode grafis dan efek suara yang memungkinkan pemain menikmati nuansa versi original.
Dengan fitur-fitur tersebut, pemain lama dapat bernostalgia sambil menikmati kenyamanan modern, sedangkan pemain baru dapat lebih mudah memasuki dunia Eternia tanpa hambatan yang sering ditemukan pada JRPG klasik.
Visual dan Audio yang Tetap Menghormati Versi Asli
Bandai Namco menegaskan bahwa tujuan utama proyek remaster ini adalah mempertahankan pengalaman emosional dari game aslinya.
Karena itu, berbagai peningkatan visual dilakukan tanpa menghilangkan identitas khas Tales of Eternia. Pemain bahkan dapat memilih pengaturan tertentu yang menghadirkan suasana serupa dengan versi original yang dirilis lebih dari 20 tahun lalu.
Pendekatan ini menjadi kabar baik bagi para penggemar lama yang ingin kembali merasakan petualangan klasik tersebut dengan sentuhan teknologi masa kini.
Jadwal Rilis Tales of Eternia Remastered
Berikut informasi resmi mengenai perilisan game:
Judul: Tales of Eternia Remastered Genre: Action RPG Jumlah Pemain: 1 Pemain
Platform:
Nintendo Switch 2
Nintendo Switch
PlayStation 5
PlayStation 4
Xbox Series X|S
PC (Steam)
Tanggal Rilis:
15 Oktober 2026 (Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PS5, PS4, Xbox Series X|S)
Inilah spesifikasi G316 X 98, keyboard gaming mekanikal berkabel untuk gamer PC yang menginginkan performa responsif, desain ringkas 98%, dan pengalaman mengetik yang lebih personal. Peluncuran ini merupakan bagian dari penyegaran lini PC Gaming G3 Series, bersama dengan mouse gaming G304 X SUPERLIGHT.
Spesifikasi G316 X 98: Keyboard Premium
Logitech G316 X 98 dirancang untuk gamer yang membutuhkan input cepat dan stabil saat bermain. Keyboard ini mendukung performa 8 kHz dengan response time 0,125 ms. Kombinasi tersebut membuat setiap tekanan tombol terasa lebih instan, terutama saat digunakan untuk game kompetitif yang menuntut reaksi cepat.
Dengan format 98%, keyboard ini tetap mempertahankan banyak fungsi penting tanpa membuat ukurannya terasa terlalu besar di meja. Desain seperti ini cocok untuk pengguna yang ingin ruang gerak mouse lebih lega, tetapi masih membutuhkan tombol-tombol esensial untuk produktivitas maupun gaming.
Logitech G juga menonjolkan konstruksi handcrafted pada perangkat ini. G316 X 98 menggunakan multi-layer snap-fit gasket design yang dirancang untuk memberikan struktur kokoh tanpa sekrup. Pendekatan ini tidak hanya membuat keyboard terasa solid, tetapi juga membantu menghasilkan karakter suara “thocky” yang lebih memuaskan saat digunakan mengetik atau bermain.
Salah satu fitur menarik dari G316 X 98 adalah hadirnya onboard dot-matrix LED display dan control dial. Melalui fitur ini, pengguna bisa mengubah report rate, mengatur tingkat kecerahan, atau mengontrol musik dan volume dengan lebih cepat tanpa harus membuka software tambahan.
Keyboard ini juga dilengkapi interactive LIGHTSYNC RGB light bar yang dapat memberikan umpan balik visual secara instan. Saat pengguna mengatur fungsi tertentu melalui dial, light bar tersebut akan merespons dengan efek visual yang membuat pengalaman penggunaan terasa lebih hidup.
Untuk urusan personalisasi, Logitech G menyediakan 30 customizable light bar zones dan per-key LIGHTSYNC RGB lighting. Pengguna juga bisa membuat macro, mengatur key assignments, dan menyesuaikan fungsi tombol melalui Logitech G HUB. Dukungan hot-swappable switches turut membuat keyboard ini lebih fleksibel untuk pengguna yang ingin mengganti switch sesuai preferensi.
Harga dan Ketersediaan
Untuk pasar Indonesia, G316 X 98 tersedia dalam dua pilihan warna yaitu hitam dan putih. Keyboard gaming mekanikal berkabel ini dijual dengan harga Rp1.629.000. Keyboard ini bisa jadi salah satu opsi menarik untuk gamer yang ingin naik kelas tanpa harus masuk ke segmen keyboard custom yang lebih mahal.
Inilah spesifikasi G304 X SUPERLIGHT, mouse gaming terbaru dari Logitech G sebagai bagian dari penyegaran lini PC Gaming G3 Series. Mouse gaming wireless ini hadir untuk gamer yang membutuhkan perangkat ringan, presisi, dan responsif dengan karakter desain legendaris G304.
Spesifikasi G304 X SUPERLIGHT
Peningkatan paling mencolok datang dari penggunaan sensor HERO terbaru dengan kemampuan hingga 44.000 DPI. Sensor ini dirancang untuk memberikan akurasi lebih tinggi saat bermain game kompetitif, terutama untuk genre FPS, MOBA, dan game lain yang membutuhkan gerakan cepat serta kontrol presisi. Dengan peningkatan tersebut, G304 X SUPERLIGHT tidak hanya menjadi penerus G304, tetapi juga membawa DNA performa dari lini gaming kelas profesional Logitech G.
Selain sensor baru, mouse ini juga membawa desain yang jauh lebih ringan. Bobotnya kini berada di kisaran 59 gram, sehingga lebih nyaman digunakan dalam sesi bermain panjang. Desain ringan ini membantu pemain melakukan flick, tracking, dan gerakan cepat dengan lebih natural tanpa terasa membebani tangan.
G304 X SUPERLIGHT juga sudah memiliki konektivitas yang lebih lengkap. Pengguna dapat memakai LIGHTSPEED wireless dengan latensi rendah, Bluetooth, atau mode kabel melalui USB-C. Fleksibilitas ini membuat mouse bisa digunakan dalam berbagai skenario, mulai dari setup gaming utama, laptop kerja, hingga penggunaan kasual harian.
Untuk pemain yang menginginkan performa lebih tinggi, G304 X SUPERLIGHT dapat ditingkatkan dengan PRO LIGHTSPEED Receiver. Aksesori ini memungkinkan performa hingga 8 kHz, sehingga respons mouse menjadi lebih cepat dan cocok untuk kebutuhan gaming kompetitif. Fitur ini terasa menarik bagi gamer yang ingin mendapatkan pengalaman mendekati standar pemain esports profesional.
Daya tahan baterai menjadi nilai penting lain dari mouse gaming wireless ini. Logitech G mengklaim G304 X SUPERLIGHT mampu bertahan hingga lebih dari 130 jam penggunaan. Mouse ini juga mendukung pengisian daya USB-C, dengan kemampuan fast charging yang memberikan waktu bermain hingga 3,5 jam hanya dari pengisian sekitar dua menit.
Dari sisi desain, Logitech G turut membawa pendekatan yang lebih berkelanjutan. Mouse ini dibuat dengan minimal 51 persen plastik daur ulang. Selain itu, penggunaan sekrup yang terekspos mendukung konsep “Right to Repair”, sehingga pengguna memiliki peluang lebih besar untuk memperpanjang usia pakai perangkat.
Harga dan Ketersediaan
G304 X SUPERLIGHT akan dijual dengan harga Rp1.439.000. Produk ini bisa menjadi pilihan bagi gamer yang ingin naik kelas dari mouse wireless entry-level ke perangkat yang lebih serius untuk bermain kompetitif.
Developer Rebel Wolves bersama Bandai Namco Entertainment Asia kembali membagikan informasi terbaru mengenai The Blood of Dawnwalker, game action RPG open-world bertema dark fantasy yang akan meluncur pada 3 September 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC via Steam.
Dalam ajang Summer Game Fest 2026, Rebel Wolves tidak hanya memperlihatkan trailer gameplay terbaru, tetapi juga memberikan kejutan besar melalui sebuah teaser CGI yang mengungkap arah masa depan Dawnwalker Saga. Menariknya, petualangan Coen ternyata tidak berhenti di era fantasi abad ke-14, melainkan akan berkembang melintasi berbagai zaman, budaya, dan benua di masa mendatang.
Trailer Baru Soroti Konflik Coen dan Brencis
Trailer terbaru yang diperlihatkan selama Summer Game Fest berfokus pada kisah utama The Blood of Dawnwalker. Pemain akan mengikuti perjalanan Coen, seorang pemuda yang berubah menjadi Dawnwalker, makhluk unik yang hidup sebagai manusia di siang hari dan vampir di malam hari.
Dalam petualangannya, Coen harus berusaha menyelamatkan keluarganya dari ancaman Brencis, penguasa vampir yang mengendalikan wilayah misterius Vale Sangora di Pegunungan Carpathia. Berbagai pilihan yang diambil pemain akan memengaruhi jalan cerita dan perkembangan dunia di sekitarnya, menjadikan setiap keputusan memiliki konsekuensi yang nyata.
Menurut Rebel Wolves, kisah Coen dan Brencis akan mendapatkan akhir yang jelas dan tuntas dalam game pertama ini. Artinya, pemain tidak perlu khawatir menghadapi cliffhanger atau cerita yang menggantung saat kredit penutup bergulir.
Teaser CGI Ungkap Masa Depan Dawnwalker Saga
Bagian paling mengejutkan dari presentasi Summer Game Fest adalah teaser CGI yang menampilkan Coen dalam lingkungan yang sama sekali berbeda dari dunia fantasi yang selama ini diperlihatkan.
Alih-alih berada di Pegunungan Carpathia abad ke-14, teaser tersebut menunjukkan suasana yang lebih modern dan mengarah ke abad ke-21. Hal ini menjadi petunjuk bahwa seri Dawnwalker nantinya akan berkembang jauh melampaui latar waktu game pertamanya.
Game Director sekaligus Co-Founder Rebel Wolves, Konrad Tomaszkiewicz, menjelaskan bahwa setiap seri dalam franchise Dawnwalker akan menjadi game mandiri dengan cerita yang utuh.
“Setiap game dalam seri ini akan memiliki kisah tersendiri tanpa cliffhanger, plot yang tidak terselesaikan, ataupun konsep perjalanan waktu. Kami ingin The Blood of Dawnwalker menjadi pengalaman yang lengkap, tetapi kami juga ingin memberikan gambaran mengenai arah besar saga ini ke depannya,” jelas Tomaszkiewicz.
Sementara itu, Narrative Director Jakub Szamałek mengungkapkan bahwa kisah Coen memiliki potensi yang jauh lebih besar dibandingkan yang terlihat saat ini. Ia menyebut bahwa seri berikutnya akan membawa pemain ke berbagai era, lokasi, dan budaya yang berbeda di seluruh dunia.
Meski konflik antara Coen dan Brencis akan berakhir di game pertama, pemain yang jeli akan menemukan berbagai petunjuk mengenai alur cerita besar yang menjadi fondasi saga Dawnwalker secara keseluruhan.
Dunia Dark Fantasy yang Kelam dan Penuh Pilihan
The Blood of Dawnwalker mengambil latar Eropa abad ke-14 yang sedang dilanda peperangan dan wabah Black Death. Di tengah kekacauan tersebut, sekelompok vampir kuat memanfaatkan situasi untuk memperluas kekuasaan mereka.
Sebagai Coen, pemain akan berada di antara dua dunia. Ia bukan lagi manusia sepenuhnya, tetapi juga belum sepenuhnya menjadi vampir. Status unik ini memberikan kelebihan sekaligus kelemahan yang memengaruhi cara bermain dan perkembangan cerita.
Rebel Wolves menjanjikan pengalaman open-world yang kaya akan eksplorasi, pilihan moral, serta konsekuensi yang dapat mengubah hubungan antar karakter dan nasib wilayah Vale Sangora.
Dibangun dengan Unreal Engine 5
Sebagai proyek perdana Rebel Wolves, The Blood of Dawnwalker dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5, menghadirkan visual generasi terbaru yang mendukung atmosfer dark fantasy yang suram dan realistis.
Game ini akan dirilis pada 3 September 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam. Saat ini, pre-order sudah tersedia di seluruh platform dan pemain juga dapat menambahkan game ini ke wishlist mereka.
Informasi Singkat The Blood of Dawnwalker
Judul: The Blood of Dawnwalker
Genre: Action RPG Open World
Developer: Rebel Wolves
Publisher: Bandai Namco Entertainment
Platform: PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC (Steam)
Tanggal Rilis: 3 September 2026
Dengan konsep vampir yang unik, dunia open-world penuh pilihan, serta rencana saga yang akan melintasi berbagai era sejarah hingga masa modern, The Blood of Dawnwalker berpotensi menjadi salah satu RPG paling ambisius yang hadir pada tahun 2026. Bagi penggemar dark fantasy dan cerita bercabang yang penuh konsekuensi, petualangan Coen tampaknya baru saja dimulai.
Bandai Namco Entertainment Asia resmi mengumumkan bahwa Hello Kitty Party Land, game pertama yang dikembangkan di bawah label Sanrio Games, akan meluncur untuk Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 pada 29 Oktober 2026. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Bandai Namco juga merilis trailer terbaru serta membuka masa pre-order digital untuk para pemain yang sudah tidak sabar menjelajahi dunia penuh warna bersama karakter-karakter ikonik Sanrio.
Game bergenre party game ini menghadirkan pengalaman bermain yang santai dan ramah keluarga dengan menghadirkan lebih dari 145 karakter Sanrio populer, puluhan mini game, serta mode multiplayer yang dapat dimainkan bersama teman maupun keluarga.
Dunia Penuh Warna Bersama Hello Kitty dan Teman-Temannya
Dalam Hello Kitty Party Land, pemain akan diajak mengunjungi sebuah kota yang dihuni oleh Hello Kitty dan berbagai karakter favorit dari semesta Sanrio. Di tempat ini, pemain dapat mengikuti berbagai aktivitas seru melalui beragam mini game dan board game yang dirancang untuk segala usia.
Bandai Namco mengungkapkan bahwa game ini menawarkan lebih dari 45 mini game unik yang dapat dimainkan sendiri maupun bersama pemain lain. Dengan jumlah karakter yang mencapai 145 karakter Sanrio, pemain memiliki banyak pilihan untuk menemukan karakter favorit mereka sebelum memulai pesta.
Karakter-karakter ikonik seperti Hello Kitty hingga berbagai wajah populer lainnya dari dunia Sanrio akan hadir untuk menemani petualangan para pemain dalam suasana yang ceria dan penuh warna.
Dukungan Multiplayer Hingga 4 Pemain
Salah satu daya tarik utama Hello Kitty Party Land adalah fitur multiplayer yang mendukung hingga empat pemain. Pemain dapat menikmati berbagai mini game secara lokal maupun online, menjadikannya pilihan menarik untuk dimainkan bersama keluarga atau teman.
Dengan kontrol yang dirancang sederhana dan intuitif, game ini dapat dinikmati oleh pemain baru maupun veteran. Baik bermain sendiri maupun bersama orang lain, setiap aktivitas dirancang agar mudah dipahami dan tetap menyenangkan.
Kustomisasi Karakter yang Lebih Personal
Selain berpartisipasi dalam berbagai mini game, pemain juga dapat melakukan kustomisasi avatar mereka. Beragam pilihan gaya rambut, pakaian, dan item kosmetik lainnya tersedia untuk memberikan sentuhan personal pada karakter yang digunakan.
Fitur ini memungkinkan pemain mengekspresikan kreativitas mereka sembari menjelajahi dunia Hello Kitty Party Land yang penuh warna.
Cocok untuk Penggemar Sanrio dan Party Game
Dengan kombinasi karakter-karakter Sanrio yang sangat populer, puluhan mini game, fitur multiplayer online maupun offline, serta sistem kustomisasi yang menarik, Hello Kitty Party Land berpotensi menjadi salah satu game keluarga yang patut dinantikan pada akhir tahun 2026.
Kehadiran game ini juga menjadi langkah penting bagi Sanrio karena merupakan judul pertama yang dirilis di bawah label Sanrio Games, sekaligus memperluas jangkauan karakter-karakter ikonik mereka ke dunia video game modern.
Informasi Hello Kitty Party Land
Judul: Hello Kitty Party Land
Platform: Nintendo Switch, Nintendo Switch 2
Tanggal Rilis: 29 Oktober 2026
Jumlah Pemain: 1–4 pemain (Online & Offline)
Genre: Party Game
Publisher: Bandai Namco Entertainment
Pengembang: Sanrio Games
Bagi kalian yang mencari game pesta keluarga dengan nuansa ceria dan penuh karakter menggemaskan, Hello Kitty Party Land bisa menjadi salah satu rilis Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 yang layak masuk daftar pantauan tahun ini. Dengan lebih dari 145 karakter Sanrio dan 45 mini game yang siap dimainkan, pesta besar bersama Hello Kitty dan teman-temannya akan dimulai pada 29 Oktober 2026.