Home Blog Page 2

Game Baru Ubisoft Siap Rilis Awal 2027 Sampai Paling Lambat Maret 2029

0
Game Baru Ubisoft Siap Rilis Awal 2027 Sampai Paling Lambat Maret 2029

Game baru Ubisoft dipastikan akan rilis paling lambat akhir Maret 2029. Game baru yang dimaksud adalah Assassin’s Creed Hexe yang belakangan sering beredar rumornya di internet.

Game Baru Ubisoft Siap Meluncur Dari Awal 2027 Sampai Akhir Maret 2029

Dalam laporan keuangannya (Dikutip dari IGN), Ubisoft telah menyiapkan pipeline konten untuk tahun fiskal 2027-2028 serta 2028-2029, yang berakhir di kuartal pertama yaitu Maret 2029. Konten ini dijamin tidak hanya beragam, tetapi juga lebih kuat dari sebelumnya. Deretan game yang termasuk dalam rencana ini adalah Assassin’s Creed Hexe, dan juga seri baru Far Cry dan Ghost Recon.

Dalam laporan tersebut, Ubisoft juga menyinggung performa game live service seperti Rainbow Six Siege, The Division 2, The Crew Motorfest, dan For Honor. Namun, sama sekali tidak ada pernyataan tentang Beyond Good and Evil 2 maupun Splinter Cell.

Karena dalam laporan disebutkan awal dari pipeline Ubisoft dimulai dari 2027, maka di 2026 kemungkinan akan menjadi tahun yang sepi untuk developer sekaligus publisher asal Perancis ini. Tahun ini hanya akan ada Assassin’s Creed Black Flag Resynced yang dijadwalkan rilis pada 9 Juli nanti.

ROG Zephyrus Duo GX651 Jadi Andalan ASUS Untuk Lini Laptop Gaming

0

ROG Zephyrus Duo GX651 menjadi salah satu produk utama yang disiapkan ASUS ROG untuk pasar Indonesia pada kuartal kedua tahun ini. ASUS ROG menghadirkan laptop gaming dual-screen OLED tersebut bersama jajaran produk ROG, TUF Gaming, dan ASUS Gaming terbaru.

ROG Zephyrus Duo GX651 dengan Dual-Screen OLED

Perangkat ini dibekali dual-touchscreen 3K ROG Nebula HDR OLED dengan refresh rate 120Hz dan response time 0,2 ms. Kombinasi tersebut membuat laptop ini mampu menghadirkan visual yang halus, responsif, dan bebas tearing.

Keunggulan layar ganda juga membuat laptop ini cocok untuk kebutuhan multitasking. Gamer bisa memanfaatkan layar tambahan untuk menampilkan informasi pendukung saat bermain. Sementara kreator dapat menggunakannya untuk timeline editing, panel kontrol, referensi visual, hingga workflow produksi konten yang lebih luas.

Dari sisi performa, ROG Zephyrus Duo GX651 ditenagai Intel Core Ultra 9 Processor 386H dan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU. Spesifikasi ini membuatnya siap menjalankan game AAA, produksi konten berat, hingga beban kerja AI yang kompleks. Laptop ini juga menyediakan lima mode penggunaan yang dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan, mulai dari bermain game, bekerja, hingga membuat konten profesional.

Untuk menjaga performa tetap stabil, ASUS membekalinya dengan sistem ROG Intelligent Cooling. Sistem pendingin ini menggabungkan vapor chamber, dua kipas, serta lembaran grafit khusus agar suhu perangkat tetap terkendali saat digunakan dalam beban kerja tinggi.

Zephyrus G14 dan G16

Selain ROG Zephyrus Duo GX651, ASUS juga menyiapkan ROG Zephyrus G14 dan ROG Zephyrus G16 generasi terbaru. Kedua laptop ini ditujukan untuk gamer dan profesional kreatif yang membutuhkan performa tinggi dalam desain yang tetap ringkas.

ROG Zephyrus G14 dan G16 hadir dengan sasis CNC Aluminum yang kokoh, ringan, dan terlihat premium. Keduanya juga mempertahankan ciri khas ROG melalui panel ROG Slash Lighting pada bagian penutup layar. Untuk kualitas visual, ASUS membekalinya dengan layar ROG Nebula HDR OLED yang memiliki tingkat kecerahan hingga 1.100 nits.

ROG Zephyrus G14 menggunakan NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU dengan TGP 115W. Sementara ROG Zephyrus G16 hadir dengan opsi grafis hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP 160W. Kombinasi ini membuat keduanya mampu mendukung gaming modern, kerja kreatif, dan local AI inference dengan lebih optimal.

ROG Strix dan SCAR Fokus ke Performa Ekstrem

Untuk segmen hardcore gamer, ASUS menghadirkan ROG Strix SCAR 18 dan ROG Strix G16. Keduanya dirancang untuk pengguna yang membutuhkan performa maksimal tanpa kompromi.

ROG Strix G16 membawa prosesor Intel Core Ultra 9 Processor 290HX Plus dengan kartu grafis hingga NVIDIA GeForce RTX 5080 Laptop GPU. Laptop ini juga memiliki refresh rate layar hingga 300Hz, sehingga cocok untuk game kompetitif yang membutuhkan respons visual cepat.

Untuk posisi lebih tinggi, ROG Strix SCAR 18 hadir dengan Intel Core Ultra 9 Processor 290HX Plus dan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP maksimal 175W. Laptop ini juga dibekali panel ROG Nebula Display HDR beresolusi 4K Mini LED, MUX Switch dengan NVIDIA Advanced Optimus, serta ROG Intelligent Cooling dengan Tri-Fan Technology. Fitur tersebut membantu menjaga performa GPU tetap stabil saat menjalankan game berat maupun fitur grafis berbasis AI seperti NVIDIA DLSS.

TUF Gaming dan ASUS Gaming Bawa AI ke Segmen Lebih Luas

ASUS juga memperluas teknologi AI melalui lini TUF Gaming dan ASUS Gaming. Seluruh laptop di lini ini sudah mendukung local AI inference, MUX Switch dengan NVIDIA Advanced Optimus, serta durabilitas bersertifikasi standar militer MIL-STD 810H.

TUF Gaming A16 hadir dengan layar 16 inci, prosesor AMD Ryzen 7 260, dan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU. Sementara TUF Gaming F16 menjadi opsi berbasis Intel dengan prosesor hingga Intel Core i7 Processor 14650HX dan GPU NVIDIA GeForce RTX 5050 Laptop GPU.

Untuk pengguna yang mencari laptop gaming lebih terjangkau, ASUS Gaming V16 menawarkan CPU hingga Intel Core 7 Processor 240H dan pilihan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5050 8GB. Laptop ini juga sudah membawa layar dengan cakupan warna 100% sRGB, sehingga tetap menarik untuk gaming dan content creation.

Garansi dan Layanan Purna Jual Lengkap

Seluruh jajaran laptop gaming terbaru ASUS akan segera hadir di Indonesia dengan dukungan layanan purna jual yang lengkap. ASUS menyertakan 2 tahun garansi internasional dan 2 tahun ASUS VIP Perfect Warranty yang mencakup perlindungan terhadap kerusakan akibat kelalaian penggunaan.

Khusus untuk lini ROG, pengguna juga mendapatkan ASUS Premium Service. Layanan ini mencakup penjemputan dan pengiriman unit dua arah untuk area yang jauh dari pusat servis, Laptop Spa untuk perawatan komponen secara berkala, serta FastLane Priority Handling di ASUS Service Center.

Bagaimana menurutmu?

ROG NUC 16, PC Gaming Ringkas dengan RTX 5080

0
ROG NUC 16, PC Gaming Ringkas dengan RTX 5080

ROG NUC 16 merupakan PC gaming ringkas terbaru untuk gamer, kreator konten, dan pengguna yang membutuhkan performa tinggi. Perangkat ini hadir dengan prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan GPU laptop NVIDIA GeForce RTX 5080.

Spesifikasi ROG NUC 16

Sebagai penerus dari generasi sebelumnya, ROG NUC 16 menawarkan peningkatan performa yang cukup menarik. Mini PC ini dibekali dukungan memori DDR5-6400 hingga 128GB, sehingga mampu memberikan pengalaman bermain dengan frame rate tinggi secara lebih stabil. Kombinasi prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus dan GPU NVIDIA GeForce RTX 5080 juga membuat perangkat ini cocok digunakan untuk game AAA, rendering real-time, edit video, hingga pekerjaan kreatif berat.

Dukungan NVIDIA DLSS 4.5 menjadi salah satu nilai jual utama dari perangkat ini. Teknologi tersebut membawa ML-based Super Resolution dan Multi-frame Generation untuk membuat gameplay terasa lebih cepat, halus, dan responsif. ASUS juga menyebutkan bahwa model transformer Super Resolution terbaru dapat meningkatkan pencahayaan, detail visual, serta kejernihan gerakan. Fitur ini membuat ROG NUC 16 juga coocok untuk kreator yang bekerja dengan konten visual hingga resolusi 8K.

Selain gaming dan editing, ROG NUC 16 juga dirancang untuk kebutuhan AI. Perangkat ini disebut mampu menghadirkan performa hingga 1334 AI TOPS. Dengan memori GDDR7 khusus sebesar 16GB pada GPU, mini PC ini bisa digunakan untuk menjalankan model LLM lokal, membuat agen AI pribadi, atau memproses komputasi berbasis AI tanpa harus selalu bergantung pada cloud.

Sistem Pendingin QuietFlow

Untuk menjaga performa CPU dan GPU tetap stabil, ASUS membekali ROG NUC 16 dengan sistem QuietFlow Cooling. Sistem ini mengandalkan tiga kipas berukuran 102 x 102 x 17 mm serta dual vapor chamber. Desain termal tersebut dibuat agar pendinginan tetap optimal meski chassis perangkat hanya berukuran sekitar tiga liter.

ASUS juga meningkatkan cakupan termal CPU sebesar 12% agar prosesor bisa bekerja lebih dekat dengan potensi maksimalnya. Tidak hanya itu, tersedia heatsink SSD khusus yang mampu menurunkan suhu pengoperasian dari 72°C menjadi 59°C dibandingkan sistem tanpa heatsink.

Desain Fleksibel dengan Moonlight White Edition

Dari sisi tampilan, ROG NUC 16 memperkenalkan Moonlight White Edition pertama dengan chassis logam yang terlihat premium. Perangkat ini juga dilengkapi stand lepas-pasang yang telah dipatenkan. Pengguna bisa menempatkannya secara vertikal untuk menghemat ruang atau horizontal agar lebih mudah disesuaikan dengan setup desktop.

Fleksibilitas ini membuatnya cocok ditempatkan di ruang tamu untuk gaming hingga 8K atau di meja kerja dengan dukungan hingga lima layar 4K. Selain itu, kehadiran Thunderbolt 4 memudahkan pengguna menghubungkan penyimpanan eksternal berkecepatan tinggi, terutama untuk file video berukuran besar.

ASUS turut menyertakan GlideX sebagai solusi berbagi layar dan kontrol lintas perangkat. Fitur ini mendukung koneksi kabel maupun nirkabel, sehingga pengguna bisa menciptakan ruang kerja dan setup gaming yang lebih luas.

Bagaimana menurutmu?

Review DLC Two Point Museum: Arty-Facts

0
Review DLC Two Point Museum Arty-Facts

Two Point Museum sudah memiliki DLC bertema dunia fantasi, kebun binatang, dan sekarang giliran seni. DLC Arty-Facts yang baru rilis mengajak pemain Two Point Museum untuk mengelola museum seni, yang isinya adalah lukisan, patung, dan juga benda-benda dengan nilai seni yang bahkan sulit dipahami oleh pemainnya sendiri.

Kami sudah mencoba memainkan versi review DLC Two Point Museum Arty-Facts. Seperti DLC sebelumnya, DLC ini memiliki mekanik baru yang unik, tapi paling tidak lebih mudah dipahami.

Peneliti dengan Jiwa Seni

Review DLC Two Point Museum Arty-Facts lukisan parodi

Dalam DLC Arty-Facts, pemain akan mengelola musium seni yang berada di Undee Docks. Sama seperti scenario lainnya, pemain akan diberikan bangunan kosong dengan satu barang pameran unik bernama Cubism Comic untuk memulai karir sebagai manager museum seni.

Tugas pertama pemain adalah merekrut expert atau peneliti di bidang seni. Dari segi penampilan, para peneliti ini berbeda dan memiliki kostum sendiri yangterlihat seperti stereotipe pelukis dari Perancis.

Dari segi skill, para pecinta seni ini juga berbeda dengan peneliti biasa. Mereka memiliki atribut yang dinamakan Emotional Range. Atribut ini berisi emosi yang dijadikan sebagai dasar dalam membuat karya seni, misalnya joy, romance, sorrow, humour, dan masih banyak lagi.

Proses pembuatan karya seni juga membedakan DLC Arty-Facts dengan DLC yang lain. Pada DLC ini, pemain bisa dengan bebas membuat lukisan dan patung yang nantinya digunakan sebagai benda pameran di museum. Fitur ini juga lebih memudahkan pemain dalam mencari uang. Patung dan lukisan yang selesai dibuat, bisa dipilih oleh pemain untuk ditampilkan atau dijual secara berulang.

Setiap lukisan dan patung juga akan memancarkan emosi yang akan berdampak ke pengunjung. Pemain bisa memanfaatkannya untuk memaksimalkan potensi museum. Misalnya benda pameran dengan emosi joy bisa membuat pengunjung yang melihatnya gembira sekaligus meningkatkan efek buzz. Benda pameran dengan emosi disgust sebaliknya membuat pengunjung kebal dengan sampah dan juga menikmati saat menggunakan toilet.

DLC Artsy-Facts juga memiliki fasilitas Interactive Display baru yaitu Performance Art, panggung yang bisa digunakan oleh peneliti dengan perk Performance untuk bisa manggung. Pemain bisa memilih tema pertunjukannya seperti teater klasik atau pertunjukan pantomim.

Explorasi yang Nyeni

Review DLC Two Point Museum Arty-Facts eksplorasi

Fitur Exploration dimana pemain menjejalahi lokasi tertentu untuk mendapatkan barang antik atau artifact juga disesuaikan dengan mekanik baru di DLC Arty-Facts. Selama menjelajah, pemain juga bisa mendapatkan emosi baru untuk mengisi atribut Emotional Range.

Peneliti yang biasanya baru pertama kali direkrut hanya memiliki satu slot untuk Emotional Range, yang biasanya sudah diisi oleh emosi random antara joy dan sorrow. Jika ingin mendapatkan emosi baru, peneliti harus memiliki perk Emotional Intelligence yang fungsinya menambah slot Emotional Range. Semakin banyak emosi yang dimiliki, semakin banyak pula lukisan dan patung yang bisa dibuat. Selain itu, kesempatan untuk menciptakan karya dengan level pristine tinggi lebih besar.

Pemain bisa menemukan berbagai jenis artifact unik saat Exploration. Misalnya The Stinker berupa patung seseorang yang duduk di toilet dan bisa kentut (Ewww). Lalu ada Canvas Thrower yang berupa Interactive Art. Pengunjung yang berani mencoba akan dicelupkan ke dalam warna dan dilempar ke kanvas, dimana hasilnya adalah semacam lukisan abstrak.

Kesimpulan

Kesimpulan kami untuk review DLC Two Point Museum: Arty-Facts adalah DLC ini akan melengkapi pengalaman bermain, tetapi bukan juga sesuatu yang mandatory. Jika kamu memang menyukai Two Point Museum dan ingin terus bermain dengan konten baru, DLC ini adalah pilihan yang tepat untuk menambah kesenangan.

Kabar baiknya lagi DLC ini  mekaniknya tidak terlalu njelimet seperti Fantasy Finds. Kamu tidak perlu repot membangun status, cukup dengan menambah variasi emosi saja yang bisa didapat dari Exploration. Tapi dari segi variasi artifact, kami merasa DLC ini tidak semenarik DLC yang sebelumnya yang lebih kreatif.

Untuk review lengkap Two Point Museum bisa kamu baca di sini.

DLC Two Poiint Museum: Arty-Facts sudah tersedia bagi pemiliki base game Two Point Museum.

*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer

Bos Playstation Sebut Game Singleplayer PS5 Tidak Lagi Rilis di PC

0
Bos Playstation Sebut Game singleplayer PS5 Tidak Lagi Rilis di PC

Game singleplayer PS5 kedepan sepertinya tidak lagi dapat dinikmati oleh gamer di platform lain. Game dengan genre tersebut akan tetap menjadi konten eksklusif untuk PS5.

Informasi ini muncul dari laporan jurnalis Bloomberg, Jason Schreier. Ia mengakui bahwa informasi tersebut berasal dari CEO PlayStation Studios, Hermen Hulst, yang telah menyampaikannya kepada seluruh staf dalam pertemuan internal perusahaan pekan ini.

Hulst disebut menegaskan bahwa sejumlah judul besar game eksklusif PlayStation tidak akan dirilis di PC. Beberapa game yang disebut masuk dalam kategori ini adalah Ghost of Yotei, Saros, Intergalactic: The Heretic Prophet, dan Marvel’s Wolverine. Artinya, pemain yang ingin menikmati deretan game tersebut harus memiliki PS5.

Game Singleplayer PS5 Ditahan, Live-Service Dibiarkan

Informasi yang dibagikan oleh Schreier memperkuat kabar yang juga diberitakan oleh Bloomberg pada awal tahun, soal kemungkinan Sony tidak lagi merilis game PS5 di PC.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sony memang telah merilis sejumlah game eksklusifnya ke platform PC, seperti Horizon Zero Dawn, God of War, Days Gone, dan Marvel’s Spider-Man. Strategi tersebut sempat dianggap sebagai cara Sony memperluas jangkauan pasar di luar konsol.

Namun, performa penjualan beberapa game porting tersebut di PC tidak selalu sesuai ekspektasi. Hal ini diduga menjadi salah satu alasan Sony kembali mempertimbangkan strategi rilis multiplatform untuk game utama mereka. Lalu ada juga kekhawatiran internal bahwa membawa terlalu banyak game ke PC bisa menggerus citra dari konsol PlayStation itu sendiri, dan pada akhirnya menekan penjualan PS5 serta penerusnya.

Meski begitu, strategi ini tampaknya tidak berlaku untuk game berbasis online atau live-service seperti Marathon dan Marvel Tokon, yang disebut tetap memiliki peluang untuk hadir di platform lain selain PS5.

Namun, performa penjualan beberapa port PC disebut tidak selalu sesuai ekspektasi. Hal ini diduga menjadi salah satu alasan Sony kembali mempertimbangkan strategi rilis multiplatform untuk game utama mereka. Strategi ini cukup masuk akal karena game online membutuhkan basis pemain yang besar agar komunitasnya tetap aktif dalam jangka panjang.

Gamer PC harus siap menerima kenyataan bahwa kedepannya mereka tidak bisa lagi menikmati game singleplayer PS5 di PC.

Bagaimana menurutmu?

Final Dunia eFootball Championship 2026 Akan Diselenggarakan di Bangkok, Thailand dalam eFootball World Festival

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI mengumumkan bahwa eFootball™ Championship 2026 World Finals akan digelar pada 26 Juli di Bangkok, Thailand sebagai bagian dari eFootball™ World Festival. Pemain terbaik dunia akan bertarung untuk meraih gelar juara dunia.

Menyusul kesuksesan tahun lalu, eFootball™ World Festival kembali ke Bangkok, sekali lagi mengubah kota ini menjadi panggung global untuk permainan ini. Melampaui kompetisi esports tradisional, festival ini akan menawarkan program konten yang kaya dan pengalaman langsung, memberikan penggemar cara yang komprehensif dan mendalam untuk terlibat dengan dunia eFootball™.

Pemain papan atas dan penggemar dari seluruh dunia akan berkumpul dalam acara ini, di mana para peserta dapat menyaksikan kompetisi kelas dunia secara langsung serta merasakan semangat dan energi komunitas eFootball™ secara penuh. Final Dunia eFootball™ Championship 2026 juga akan disiarkan secara langsung ke seluruh dunia, sehingga para penggemar di mana pun dapat ikut merasakan kemeriahannya.

Di saat yang bersamaan, eFootball™ akan merayakan ulang tahun ke-9 versi mobile dengan menghadirkan kampanye khusus dalam game yang memberikan reward bagi pemain di platform konsol, PC, dan mobile. Selama periode kampanye, pemain yang login akan mendapatkan eFootball™ Coins dan Chance Deal, yang memberikan kesempatan untuk merekrut satu pemain dari daftar khusus termasuk pemain legendaris seperti Didier Drogba. Dengan menyelesaikan pertandingan, objektif di Campaign Hub, dan Achievements, pemain juga dapat memperoleh Chance Deal tambahan, eFootball™ Coins, serta item pengembangan untuk memperkuat Dream Team mereka.

Pertama kali diperkenalkan tahun lalu untuk merayakan ulang tahun ke-30 seri eFootball™, eFootball™ World Festival berhasil menarik partisipasi global yang besar. Kembalinya acara ini ke Bangkok pada tahun ini semakin menegaskan komitmen KONAMI dalam menghadirkan kompetisi kelas dunia sekaligus pengalaman penggemar yang imersif di panggung global.

Tautan situs web resmi:: https://www.konami.com/efootball/en/

Demo Baru The Adventures of Elliot: The Millennium Tales Resmi Dirilis, Progress Bisa Dilanjutkan ke Game Penuh

0

Square Enix akhirnya resmi merilis demo terbaru untuk game action RPG terbarunya, The Adventures of Elliot: The Millennium Tales. Demo gratis ini kini sudah tersedia untuk Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC via Steam, serta Xbox on PC.

Menariknya lagi, seluruh progress pemain di demo nantinya bisa langsung dilanjutkan ke versi penuh game saat resmi dirilis pada 18 Juni 2026. Khusus versi Steam, game dijadwalkan hadir sehari setelahnya, yakni 19 Juni 2026.

Demo Baru Hadir dengan Berbagai Peningkatan

Melalui demo terbaru ini, pemain bisa mulai menjelajahi dunia Philabieldia lebih awal sambil merasakan berbagai pembaruan gameplay yang sebelumnya diminta komunitas.

Berdasarkan feedback pemain dari versi debut demo sebelumnya, Team Asano menghadirkan sejumlah peningkatan penting seperti:

  • Kecepatan gerak Elliot yang lebih cepat
  • Tingkat kesulitan baru
  • Berbagai quality-of-life update

Perubahan ini membuat pengalaman bermain terasa lebih responsif dan nyaman, terutama untuk eksplorasi dan pertarungan.

Square Enix juga merilis trailer gameplay terbaru bersamaan dengan pengumuman demo ini.

Action RPG Baru dari Team Asano

Buat kalian yang mengikuti karya-karya Team Asano, nama studio ini jelas sudah identik dengan RPG berkualitas seperti Octopath Traveler dan Bravely Default.

Namun kali ini, mereka mencoba pendekatan berbeda lewat The Adventures of Elliot: The Millennium Tales yang tampil sebagai action RPG dengan fokus eksplorasi dunia luas dan pertarungan real-time.

Cerita game berlangsung di dunia fantasi bernama Philabieldia, sebuah negeri liar yang dipenuhi monster buas. Ketika reruntuhan misterius ditemukan di luar tembok pelindung Kingdom of Huther, seorang petualang muda bernama Elliot bersama peri pendampingnya, Faie, memulai perjalanan berbahaya melintasi ruang dan waktu.

Premisnya terasa klasik, tetapi justru itu daya tariknya. Ada nuansa petualangan RPG era lama yang mulai jarang ditemukan sekarang—sebuah perjalanan besar, dunia misterius, dan duo karakter yang tumbuh bersama sepanjang cerita.

Tujuh Jenis Senjata dan Sistem Kustomisasi Mendalam

Dalam petualangannya, Elliot dapat menggunakan tujuh jenis senjata berbeda. Mulai dari pedang jarak dekat hingga chain dan sickle yang bisa menarik musuh dari kejauhan.

Setiap senjata juga dapat dikustomisasi menggunakan sistem magicite, memungkinkan pemain membangun gaya bermain sesuai preferensi masing-masing.

Sementara itu, Faie tidak hanya menjadi companion biasa. Karakter peri ini punya kemampuan magic yang sangat berguna baik saat bertarung maupun eksplorasi.

Faie dapat:

  • Menyerang musuh dengan sihir
  • Mengambil item di lokasi yang sulit dijangkau Elliot
  • Membantu memecahkan puzzle dan eksplorasi area

Kombinasi Elliot dan Faie terlihat menjadi inti utama gameplay game ini.

Pre-Order Sudah Dibuka, Ada Bonus Item Eksklusif

Square Enix juga mengumumkan bahwa pre-order digital kini sudah tersedia di seluruh platform.

Pemain yang melakukan pre-order akan mendapatkan:

Elliot’s Departure Pack

Berisi berbagai item bonus seperti:

  • Departure Brooch
  • Attack Up Sword Magicite

Departure Brooch sendiri dapat meningkatkan jumlah currency dan magicite fragments yang dijatuhkan musuh.

Selain edisi standar, tersedia juga:

Digital Deluxe Edition

Yang menghadirkan item tambahan:

  • Fairy Bangle
  • Cherry Blossom Anklet
  • Roselle Ring

Tidak hanya itu, tersedia pula Collector’s Edition fisik yang berisi:

  • Base game
  • Original soundtrack
  • Desk clock statue karakter Faie

Buat kolektor RPG klasik, paket fisik seperti ini biasanya langsung jadi incaran. Apalagi sekarang makin banyak publisher yang mulai meninggalkan bonus fisik dan beralih full digital.

Akhirnya Muncul Juga, Harga PS5 Pro di Indonesia Tembus Rp15 Juta

0
Akhirnya Muncul Juga, Harga PS5 Pro di Indonesia Tembus Rp15 Juta

Akhirnya masuk juga, harga PS5 Pro di Indonesia telah diungkap. Versi terbaru dari konsol PS5 ini akan mulai tersedia pada tanggal 20 Mei 2026. PS5 Pro akan dijual di Indonesia dengan harga Rp15.499.000.

Harga tersebut juga membuat PS5 Pro berada jauh di atas PS5 Original dan Digital Edition yang sebelumnya sudah mengalami kenaikan harga di Indonesia. Untuk informasi, mulai dari tanggal 1 Mei 2026, PS5 Disc Edition naik dari Rp9.699.000 menjadi Rp11.399.000. Sedangkan PS5 Digital Edition harga barunya adalah Rp9.999.000 yang naik dari Rp8.199.000. Kenaikan harga ini menurut Sony berhubungan dengan kondisi ekonomi global dan juga kelangkaan komponen.

PS5 Pro Lebih Canggih

PS5 Pro hadir dengan sejumlah peningkatan utama. Konsol ini sudah mendukung advanced ray tracing, tampilan yang lebih tajam untuk TV 4K, serta frame rate tinggi pada game yang kompatibel. PS5 Pro juga dilengkapi teknologi PSSR (PlayStation Spectral Super Resolution) yang cara kerjanya sama seperti DLSS milik NVIDIA, yaitu menghadirkan gambar lebih detail dengan teknologi resolusi berbasis AI.

PS5 Pro juga membawa GPU yang lebih kuat dibandingkan model PS5 biasa. Kapasitas juga diperbesar.

Bagi pemain kasual, PS5 Original maupun Digital Edition masih sangat cukup. Namun, bagi gamer yang ingin mengejar visual dan resolusi gambar yang lebih tinggi, harga PS5 Pro di Indonesia bisa dianggap sepadan dengan peningkatan yang ditawarkan.

Harimau Putih Bhashiva Muncul di Total War: Warhammer III

0
Harimau Putih Bhashiva Muncul di Total War Warhammer III

Bhashiva akan hadir di total War: Warhammer III sebagai DLC baru yang akan rilis pada 21 Mei 2026. Ia akan bergabung ke dalam pasukan Grand Cathay dengan prajurit harimau yang agresif dan penuh taktik.

Harimau Putih Bhashiva

Bhashiva dikenal sebagai The White Tiger of Shang Yang. Ia merupakan sosok yang muncul kembali melalui ramalan kuno ketika kekuatan Chaos mulai mengancam dunia. Sebagai mercenary lord yang melayani Iron Dragon, Bhashiva memimpin kelompok Tiger Warriors untuk melindungi Grand Cathay dari ancaman besar.

DLC ini tidak hanya menghadirkan karakter baru, tetapi juga memperluas cara bermain faction Grand Cathay. Salah satunya adalah The Tiger Court, dimana para Tiger Warriors akan mengambil keputusan penting yang mempengaruhi strategi.

Selain itu, ada fitur Armies of Shang Yang yang memberikan Bhashiva akses ke kekuatan militer Cathay. Dengan menyelesaikan misi untuk Iron Dragon, Bhashiva dapat membuka insignia yang bisa diterapkan ke unit. Insignia ini akan mengubah kemampuan mereka di medan perang, sekaligus meningkatkan kapasitas pasukan yang dapat digunakan.

Tiger Warriors Andalkan Kecepatan

Dari sisi gaya bertarung, Tiger Warriors dirancang sebagai pasukan yang mengandalkan kecepatan, kemampuan mengintai, dan serangan mendadak. Strategi ini memberikan faction Grand Cathay opsi taktis yang lebih luas, terutama untuk pemain yang ingin bermain agresif tanpa meninggalkan unsur strategi.

Beberapa unit baru yang hadir dalam Character Pack ini antara lain Tigaer Sawai, Clawspeaker, Stalkers, Tiger Warriors with Dual Axes, dan Iron Claws.

Bersamaan dengan peluncuran Bhashiva & The Tiger Warriors, Total War: Warhammer III juga akan mendapatkan Patch 8.0. Pembaruan ini membawa sejumlah update untuk Grand Cathay, sekaligus menghadirkan Legendary Hero gratis bernama Taoyan the Merciless.

Nubia Neo 5 GT, Smartphohe Gaming dengan Cooling Fan Internal

0
Nubia Neo 5 GT, Smartphohe Gaming dengan Cooling Fan Internal

Nubia Neo 5 GT resmi diluncurkan di Indonesia melalui acara gaming showcase pertama nubia di Mini Atrium Gandaria City, Jakarta, 16–17 Mei 2026. Peluncuran smartphone gaming ini juga disertai varian Nubia Neo 5 yang adalah satu ekosistem.

Nubia menghadirkan Neo 5 Series sebagai bagian dari strategi dua lini gaming miliknya. Lini REDMAGIC diposisikan sebagai lini gaming flagship dengan teknologi paling tinggi. Sementara itu, Nubia Neo Series ditujukan untuk gamer yang ingin merasakan fitur gaming serius tanpa harus masuk ke kelas harga flagship.

Spesifikasi Nubia Neo 5 GT

Nubia Neo 5 Series semua varian

Salah satu daya tarik utama Nubia Neo 5 GT adalah penggunaan cooling fan internal. Fitur ini biasanya ditemukan pada smartphone gaming kelas atas, namun kini dibawa ke Neo Series agar suhu perangkat tetap lebih terkendali saat digunakan bermain game berat dalam waktu panjang.

Nubia Neo 5 GT juga dibekali sistem pendinginan aktif yang bekerja bersama VC Cooling dan lapisan Graphene. Total area pendinginannya mencapai 29.508 mm². Sementara itu, varian Nubia Neo 5 juga tetap membawa sistem pendinginan VC dan Graphene dengan area 20.000 mm².

Selain pendinginan, Nubia Neo 5 GT juga mengusung desain belakang datar tanpa tonjolan kamera. Desain ini terinspirasi dari gaya perangkat gaming REDMAGIC dan dibuat agar lebih nyaman digenggam dalam mode horizontal. Bagi pemain game kompetitif, desain seperti ini dapat membantu menjaga posisi tangan tetap stabil selama sesi bermain panjang.

Dari sisi performa, Nubia Neo 5 GT menggunakan prosesor 4nm yang diklaim lebih efisien dan kuat untuk gaming. Sementara Nubia Neo 5 memakai chipset 6nm yang difokuskan untuk keseimbangan performa dan efisiensi daya.

Keduanya juga didukung fitur seperti NeoTurbo Engine, 360° Game Antenna, dan AI Game Space 5.0. Fitur-fitur ini ditujukan untuk menjaga koneksi tetap stabil, mengurangi lag, serta mengoptimalkan sumber daya perangkat saat bermain.

Untuk baterai, Nubia Neo 5 GT membawa baterai dual-cell 6.210mAh dengan fast charging 80W. Sementara Nubia Neo 5 dibekali baterai 6.050mAh. Ada juga fitur Bypass Charging yang memungkinkan daya listrik langsung digunakan perangkat tanpa terus mengisi baterai saat bermain game. Fitur ini berguna untuk mengurangi panas dan menjaga kesehatan baterai.

Pada sektor layar, Nubia Neo 5 GT hadir dengan panel AMOLED 1.5K dan refresh rate 144Hz. Layar ini juga sudah memiliki sertifikasi SGS Eye Care Low Blue Light untuk membantu mengurangi kelelahan mata saat bermain dalam durasi panjang.

Neo Triggers Jadi Senjata Utama

Untuk kontrol gaming, seluruh lini Nubia Neo 5 Series membawa Dual Gaming Shoulder Triggers 550Hz. Fitur Neo Triggers 5.0 ini memiliki respons kurang dari 5,5 milidetik. Pengguna dapat mengatur tombol bahu tersebut untuk berbagai aksi, seperti menembak, membidik, crouch, hingga mengganti senjata.

Keberadaan shoulder trigger juga membantu mengurangi jari yang menutupi layar. Hasilnya, pemain bisa mendapatkan ruang pandang lebih luas dan kontrol yang lebih presisi.

Tidak hanya itu, nubia juga menambahkan Magic Touch Algorithm 3.0 dengan respons sentuhan hingga 3.049Hz. Kombinasi ini membuat Nubia Neo 5 GT terasa lebih siap untuk game yang membutuhkan reaksi cepat.

Harga dan Ketersediaan

Pre-order Nubia Neo 5 Series dibuka pada 16–24 Mei 2026 melalui berbagai platform e-commerce di Indonesia. Selama masa pre-order, konsumen berkesempatan mendapatkan Mystery Box berisi hadiah seperti 99 batangan emas masing-masing 2 gram, drone, gaming gamepad, cooling fan, voucher diskon, dan hadiah lainnya.

Berikut adalah harga Nubia Neo 5 Series di Indonesia:

  • Nubia Neo 5 8GB+256GB: Rp5.699.000
  • Nubia Neo 5 GT 8GB+256GB: Rp6.499.000
  • Nubia Neo 5 GT 12GB+256GB: Rp6.999.000

Selain promo Mystery Box, pembeli juga bisa mendapatkan voucher diskon hingga Rp500.000, cicilan 0 persen hingga 6 bulan, serta kuota gaming AXIS hingga 300GB.