Home Blog Page 2

KINGDOM HEARTS IV Rilis Akhir 2027, Dunia Baru Terinspirasi Coco Akhirnya Terungkap

0

QUARE ENIX dan Disney & Pixar Games resmi mengumumkan bahwa KINGDOM HEARTS IV akan dirilis pada akhir 2027. Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang D23: The Ultimate Disney Fan Event 2026 yang berlangsung pada 16 Agustus 2026.

Bersamaan dengan pengumuman jadwal rilis, trailer terbaru KINGDOM HEARTS IV juga diperlihatkan dalam Disney Entertainment Showcase. Trailer tersebut memberikan gambaran lebih jauh mengenai petualangan Sora sekaligus memperkenalkan sebuah dunia baru yang terinspirasi dari film animasi Disney dan Pixar’s Coco.

KINGDOM HEARTS IV Siap Hadir Akhir 2027

Setelah cukup lama menjadi salah satu game yang paling dinantikan penggemar RPG, KINGDOM HEARTS IV akhirnya mendapatkan kepastian mengenai jendela peluncurannya. Game tersebut dijadwalkan hadir pada akhir 2027.

KINGDOM HEARTS IV akan tersedia untuk:

  • Nintendo Switch 2
  • PlayStation 5
  • Xbox Series X|S
  • PC

Versi PC akan tersedia melalui Steam. Saat ini, game tersebut juga sudah dapat dimasukkan ke dalam wishlist di platform yang mendukungnya.

Trailer terbaru yang diperlihatkan di D23 menjadi salah satu materi paling menarik dari pengumuman kali ini. Selain menampilkan perkembangan cerita, trailer tersebut memperlihatkan dunia baru yang terinspirasi dari Coco, salah satu film populer garapan Disney dan Pixar.

Dunia Coco Jadi Salah Satu Dunia Baru di KINGDOM HEARTS IV

Salah satu daya tarik terbesar seri KINGDOM HEARTS adalah bagaimana SQUARE ENIX menggabungkan karakter dan dunia dari berbagai karya Disney dan Pixar ke dalam sebuah RPG aksi.

Tradisi tersebut kembali berlanjut di KINGDOM HEARTS IV.

Trailer terbaru memperlihatkan dunia baru yang terinspirasi dari Disney dan Pixar’s Coco. Detail mengenai peran dunia tersebut dalam cerita maupun karakter yang akan ditemui masih belum dijelaskan secara lengkap, tetapi kehadirannya menjadi petunjuk bahwa petualangan Sora kali ini akan kembali membawa pemain menjelajahi berbagai dunia dengan tema yang berbeda-beda.

Dengan demikian, pemain tidak hanya akan kembali ke dunia Quadratum, tetapi juga berkesempatan bertemu berbagai karakter dan kekuatan baru sepanjang perjalanan Sora.

Sora Kembali Beraksi di Quadratum

KINGDOM HEARTS IV melanjutkan perjalanan Sora bersama sejumlah karakter yang sudah tidak asing bagi penggemar.

Cerita kali ini membawa Sora ke Quadratum, sebuah kota misterius tempat makhluk-makhluk gelap bernama Heartless menimbulkan kekacauan.

Quadratum menjadi salah satu lokasi penting dalam babak baru saga KINGDOM HEARTS. Di tempat tersebut, Sora kembali berhadapan dengan berbagai ancaman sekaligus memulai perjalanan baru yang akan membawanya menuju dunia-dunia yang terinspirasi oleh Disney dan Pixar.

Trailer terbaru juga mengungkap kembalinya dua sahabat ikonik Sora, yaitu Donald Duck dan Goofy.

Namun, kali ini ada kejutan menarik. Pemain nantinya dapat memainkan Mickey Mouse, Donald Duck, dan Goofy ketika mereka berusaha mencari informasi mengenai keberadaan Sora.

Kehadiran ketiga karakter tersebut tentunya menjadi kabar yang cukup menggembirakan bagi penggemar lama KINGDOM HEARTS. Pasalnya, trio tersebut sudah menjadi bagian penting dari perjalanan Sora sejak game pertama.

Perayaan 25 Tahun KINGDOM HEARTS

Pengumuman terbaru ini juga menjadi bagian dari perayaan 25 tahun franchise KINGDOM HEARTS.

Dalam acara D23, sebuah panel khusus bertajuk DEEP DIVE into KINGDOM HEARTS digelar untuk memperingati perjalanan panjang seri tersebut. Panel ini membahas bagaimana KINGDOM HEARTS berhasil menyatukan dunia Disney, Pixar, dan SQUARE ENIX selama seperempat abad.

Sejumlah kreator, pengisi suara karakter, serta anggota tim yang terlibat dalam pengembangan franchise turut memberikan wawasan mengenai perjalanan KINGDOM HEARTS.

Panel tersebut juga disiarkan secara livestream kepada penggemar di seluruh dunia dan menjadi tempat diperkenalkannya versi extended dari trailer KINGDOM HEARTS IV.

Anime KINGDOM HEARTS Juga Sedang Dikembangkan

Tidak hanya game baru, SQUARE ENIX dan Disney juga mengumumkan proyek lain yang cukup mengejutkan.

Sebuah serial anime original KINGDOM HEARTS dengan judul kerja Kingdom Hearts saat ini sedang dalam tahap pengembangan untuk Disney Channel dan Disney+.

Proyek tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan Tetsuya Nomura dan tim kreatif SQUARE ENIX.

Pengumuman serial anime ini semakin memperlihatkan bahwa 25 tahun setelah debutnya, KINGDOM HEARTS masih memiliki perjalanan panjang di luar medium video game.

Kapan KINGDOM HEARTS IV Dirilis?

Untuk saat ini, SQUARE ENIX baru memastikan bahwa KINGDOM HEARTS IV akan dirilis pada akhir 2027. Tanggal peluncuran yang lebih spesifik belum diumumkan.

Game ini akan tersedia di Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam.

Dengan hadirnya dunia baru yang terinspirasi Coco, kembalinya Donald dan Goofy, serta kemungkinan memainkan Mickey Mouse, ekspektasi terhadap babak terbaru saga ini jelas semakin tinggi.

Setelah menunggu bertahun-tahun, para penggemar akhirnya punya satu hal penting untuk ditunggu: akhir 2027. Dan kalau melihat skala dunia yang kembali dibangun SQUARE ENIX, perjalanan Sora kali ini tampaknya belum akan menjadi perjalanan yang sederhana.

KINGDOM HEARTS IV kini sudah tersedia untuk dimasukkan ke wishlist.

eFootball Mulai Musim Baru dengan Update Besar dan Kampanye Dalam Game Baru

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) hari ini mengumumkan update besar untuk eFootball™, memperkenalkan berbagai fitur gameplay baru, mode kompetitif dan kampanye baru di semua platform konsol, PC dan mobile. Update tersebut menandakan dimulainya musim baru eFootball™ dan menyediakan pemain lebih banyak cara untuk bersaing, mengatur taktik, dan memperoleh hadiah dalam game.

eFootball™ CONNECT Version 6.0.0:

Salah satu update tambahan adalah mode baru ‘Custom Tournament’, di mode tersebut pemain bisa membuat dan mengadakan turnamen mereka sendiri hingga delapan peserta. Pemain bisa bertanding menggunakan Dream Team mereka atau membuat aturan dan tema turnamen khusus, penyelenggara turnamen juga bisa menyaksikan setiap pertandingan antara peserta secara langsung.

Update ini juga memperkenalkan taktik ‘Fluid Formations’, memungkinkan pemain untuk berganti dari formasi menyerang dan bertahan yang berbeda selama pertandingan. Digabungkan dengan taktik baru ‘Playing Styles’ dan opsi taktik yang lebih dikembangkan, fitur ini menyediakan strategi yang mendalam sehingga pemain bisa membuat rencana taktik pertandingan yang lebih realistis.

Perkembangan gameplay lanjutan termasuk perkenalan ‘Dynamic Volley’, mekanik tembakan baru yang memberikan pemain lebih banyak kendali pada tembakan pertama dari bola lambung. Update ini juga menambahkan berbagai macam animasi baru yang mencakup gerakan pemain, dribbling, umpan, tembakan, trapping dan aksi kiper, menyediakan pengalaman bola yang lebih autentik.

Untuk pertama kalinya, manajer dengan dua ‘Link-Up Plays’ diperkenalkan ke dalam game. Pelatih legendaris Antonio Conte hadir dengan Link-Up Skills “Touchdown Pass C” dan “One-Two Cut-In B”, memberikan pemain strategi baru dan fleksibilitas menyerang yang lebih tinggi.

KONAMI juga berkolaborasi dengan PlatinumGames Inc. untuk meningkatkan konten bonus harian. Sebagai bagian dari update, mini-game harian telah ditambahkan dan juga hadirnya fitur baru, ‘Daily Super Play’. Mode tersebut menciptakan kembali momen spektakuler sepak bola melalui gameplay simpel yang berbasis waktu, memfiturkan pemain bola terpilih dari tim spesial.

Untuk merayakan dimulainya musim baru, KONAMI menjalankan Kampanye Musim Baru dari 13 Agustus hingga 3 September 2026, memberikan pemain berbagai macam bonus dan hadiah. Selama periode kampanye berlangsung, pemain bisa mendapatkan player development items, GP, experience points dan hadiah lainnya melalui bonus login dan objektif kampanye.

Pemain yang login selama kampanye juga akan menerima Special Player Contract, dengan kontrak tersebut mereka bisa membeli satu pemain dari bintang yang difiturkan dari tim FC Barcelona dan Manchester United. Hadiah tambahan, termasuk akuisisi pemain dan development items, bisa diperoleh dengan menyelesaikan objektif dalam game selama periode kampanye.

Update ini ditemani juga dengan konten baru memfiturkan ambasador eFootball™ Lionel Messi dan Lamine Yamal, dengan Ambassador Editions dan Packs baru sekarang tersedia. Pack tersebut termasuk pemain, development items dan konten kustomisasi eksklusif, sementara Deluxe Editions termasuk juga special team kits.

Dengan semangat sepak bola yang terus berlanjut di seluruh dunia, evolusi terbaru dari eFootball™ menyediakan cara baru bagi para fans bola untuk menikmati olahraga ini melalui peningkatan realisme, pilihan taktik yang lebih mendalam, serta konten baru yang berisi banyak hadiah.

The Blood of Dawnwalker Ungkap Fitur Gameplay dalam Trailer Terbaru, Siap Dirilis September 2026

0

The Blood of Dawnwalker semakin mendekati hari perilisan. Developer Rebel Wolves bersama Bandai Namco Entertainment Asia baru saja memperkenalkan trailer gameplay terbaru yang memberikan gambaran lebih lengkap mengenai berbagai fitur utama dalam game open-world dark fantasy tersebut.

Berlatar di wilayah berbahaya bernama Vale Sangora, game ini mengikuti perjalanan Coen, seorang pemuda yang mengalami perubahan unik: ia tetap menjadi manusia pada siang hari, tetapi berubah menjadi vampir ketika malam tiba.

Konsep dualitas tersebut bukan sekadar bagian dari cerita, tetapi juga menjadi elemen penting dalam gameplay. Pemain akan memiliki pendekatan dan peluang berbeda tergantung pada waktu yang sedang berlangsung.

The Blood of Dawnwalker dijadwalkan meluncur pada 3 September 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam.

Menjadi Manusia di Siang Hari, Vampir di Malam Hari

Trailer terbaru memperlihatkan lebih jauh bagaimana identitas Coen sebagai seorang Dawnwalker memengaruhi petualangannya.

Pada siang hari, Coen menjalani kehidupannya sebagai manusia. Namun ketika malam tiba, kekuatan vampir dalam dirinya muncul dan membuka pendekatan berbeda dalam menghadapi berbagai situasi.

Perubahan tersebut membuat pemain harus mempertimbangkan waktu ketika menjelajahi Vale Sangora. Setiap kondisi dapat menawarkan gaya bermain dan kesempatan yang berbeda, sehingga pemain tidak hanya dituntut untuk kuat dalam pertarungan, tetapi juga pintar menentukan kapan harus bertindak.

Di sisi lain, pemain juga diperkenalkan dengan Vrakhiris, kelompok vampir yang menguasai wilayah tersebut dan menjadi salah satu ancaman utama yang harus dihadapi Coen.

Hanya Punya 30 Hari dan 30 Malam

Salah satu mekanik paling menarik dalam The Blood of Dawnwalker adalah bagaimana waktu digunakan sebagai sumber daya.

Coen hanya memiliki 30 hari dan 30 malam untuk menyelamatkan keluarganya. Meskipun waktu tidak akan terus berjalan hanya karena pemain sedang menjelajahi Vale Sangora, beberapa quest tertentu akan menggunakan segmen waktu ketika pemain memulai atau mengembangkannya.

Artinya, pemain tidak akan bisa melakukan semuanya.

Setiap keputusan mengenai quest yang ingin diselesaikan—atau bahkan yang sengaja dilewatkan—dapat memengaruhi perjalanan Coen. Dengan waktu yang terbatas, pemain harus menentukan prioritas sendiri dan menerima konsekuensi dari pilihan tersebut.

Pada akhirnya, pengalaman setiap pemain dapat berbeda ketika mereka berusaha mencapai tujuan utama: menghadapi Brencis, penguasa vampir yang mengendalikan Vale Sangora.

Sistem Pertarungan Bisa Disesuaikan dengan Gaya Bermain

Pertarungan menjadi salah satu bagian penting dalam The Blood of Dawnwalker. Coen dapat menggunakan pedang dan cakar vampir untuk menghadapi berbagai musuh.

Menariknya, sistem combat dirancang untuk mengakomodasi beberapa gaya bermain.

Pemain yang menginginkan pertarungan lebih praktis dapat memanfaatkan sistem Omniattack dan Omniblock. Kedua sistem tersebut memungkinkan Coen menyerang maupun melakukan blok dengan menekan tombol, sembari tetap memberikan kontrol kepada pemain terhadap ritme pertarungan.

Namun, bagi pemain yang lebih menyukai pendekatan taktis, tersedia pula directional combat system.

Sistem tersebut memberikan penghargaan kepada pemain yang mampu mengandalkan presisi, timing, dan eksekusi. Pemain dapat melakukan parry dan riposte dengan timing yang tepat untuk mendapatkan keuntungan dalam pertarungan.

Dengan demikian, pemain memiliki kebebasan untuk menentukan apakah mereka ingin menghadapi musuh secara lebih agresif dan langsung atau bermain dengan pendekatan yang lebih hati-hati dan taktis.

Dunia Dark Fantasy di Tengah Kekacauan Abad ke-14

The Blood of Dawnwalker mengambil latar Eropa pada abad ke-14, ketika benua tersebut berada dalam kondisi kacau akibat peperangan berdarah dan wabah Black Death.

Di tengah kondisi tersebut, sekelompok vampir berkuasa memanfaatkan lemahnya umat manusia untuk mengambil kendali.

Pemain berperan sebagai Coen, seorang pemuda yang telah menjadi Dawnwalker dan harus menjalani kehidupan di antara dua dunia. Ia memiliki kekuatan sekaligus kelemahan sebagai manusia dan vampir.

Perjalanan Coen berpusat pada upayanya menyelamatkan keluarganya dari Brencis, vampire lord yang menguasai tanah kelahirannya di Vale Sangora, sebuah wilayah misterius di Pegunungan Carpathian.

Dalam perjalanannya, Coen akan menghadapi berbagai konflik, membangun aliansi yang tidak mudah, serta mengambil keputusan yang dapat mengubah cerita dan gameplay.

Setiap Pilihan Menentukan Perjalanan Coen

Salah satu konsep utama yang ditawarkan The Blood of Dawnwalker adalah kebebasan pemain dalam menentukan bagaimana cerita berkembang.

Dengan batas waktu 30 hari dan 30 malam, pemain harus menentukan apa yang dianggap paling penting. Pilihan tersebut bukan sekadar menentukan urutan misi, tetapi juga dapat membentuk pengalaman pemain sepanjang permainan.

Ditambah dengan sistem pertarungan yang fleksibel serta perbedaan kemampuan Coen antara siang dan malam, The Blood of Dawnwalker tampaknya ingin memberikan pengalaman RPG yang tidak hanya mengandalkan eksplorasi dunia terbuka.

Game ini merupakan proyek pertama dari Rebel Wolves dan dikembangkan menggunakan Unreal Engine 5. Bandai Namco Entertainment bertindak sebagai publisher.

The Blood of Dawnwalker akan dirilis pada 3 September 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam. Pre-order untuk seluruh platform juga telah tersedia.

DLC Lord of the End Times Total War: Warhammer III Akan Rilis di Bulan Padat Game

0
DLC Lord of the End Times Total War Warhammer III Akan Rilis di Bulan Padat Game

DLC Lord of the End Times untuk Total War: Warhammer III dapat tanggal rilis, yaitu tanggal 24 September 2026. DLC ini menjadi ekspansi terbesar sepanjang sepuluh tahun sejarah seri Total War: Warhammer, dengan empat Legendary Lords terbaru yang dari era apokaliptik End Times. Pre-order untuk Total War: Warhammer III – Lords of the End Times sudah tersedia.

Lord of the End Times Hadirkan Empat Legendary Lords

Konten utama Lord of the End Times berpusat pada empat Legendary Lords yang masing-masing menawarkan gaya bermain strategis berbeda. Keempat karakter tersebut juga mempunyai latar belakang yang berkaitan erat dengan lore Warhammer Fantasy.

Nagash hadir sebagai Supreme Lord of the Undead. Ia memiliki ambisi menguras kehidupan dari dunia dan mencapai status sebagai dewa. Boris Todbringer menjadi perwakilan Middenland yang berusaha menghidupkan kembali kekuatan Ulric demi mempertahankan Empire.

Sementara itu, Glottkin membawa pengaruh Nurgle dengan tujuan menyebarkan wabah penyakit ke berbagai wilayah. Thanquol melengkapi jajaran tersebut dengan strateginya yang licik. Karakter Skaven ini mengandalkan berbagai rencana dan skema untuk memperluas pengaruhnya.

Developer Creative Assembly juga menyiapkan sejumlah unit dan karakter tempur baru dalam skala besar.

Salah satunya adalah Khemric Titan, konstruksi raksasa berbentuk seperti kumbang yang digerakkan menggunakan kekuatan sihir. Ada pula Verminlords yang merupakan manifestasi daemonic dari Great Horned Rat.

Pasukan Nurgle mendapatkan Putrid Blight Kings. Unit elite ini digambarkan sebagai prajurit yang tubuhnya telah membusuk dan dipenuhi daemonflies. Sementara kubu lain dapat memanfaatkan Celestial Hurricanum, altar perang magis yang memperoleh kekuatan dari delapan Winds of Magic.

Secara keseluruhan, paket Lord of the End Times mencakup empat Legendary Lords, delapan Legendary Heroes, lima Lords dan Heroes tambahan, 23 Battle Units, serta 12 Regiments of Renown.

Immortal Empires dan Konten Gratis

Salah satu perubahan paling menarik datang dari cara akses terhadap Immortal Empires.

Untuk pertama kalinya dalam seri ini, pemain yang membeli konten Lords of the End Times, baik dalam bentuk bundle maupun paket individual, akan memperoleh akses ke campaign Immortal Empires tanpa harus memiliki game Total War: Warhammer sebelumnya.

Kebijakan tersebut menjadikan DLC ini sebagai salah satu pintu masuk paling mudah bagi pemain baru yang ingin mencoba campaign berskala besar di Total War: Warhammer III.

Bersamaan dengan peluncuran DLC, Creative Assembly juga menyiapkan salah satu update gratis terbesar untuk seri tersebut.

Neferata akan bergabung sebagai Legendary Lord baru. Karakter yang dikenal sebagai Vampire Queen tersebut hadir bersama rework besar untuk Vampire Counts. Archaon The Everchosen juga mendapatkan pembaruan terhadap sejumlah mekanisme permainannya.

Update ini turut menghadirkan beberapa End Game Scenarios baru seperti Chaos Invasion, Vermintide, dan Nagash Rises. Kondisi kemenangan atau Victory Conditions untuk seluruh Legendary Lords lama juga akan diperbarui.

Aktor Donnie Yen Akan Muncul di Game Phantom Blade Zero

0
Aktor Donnie Yen Akan Muncul di Game Phantom Blade Zero

Satu lagi aktor terkenal ikut serta dalam pengembangan video game. Donnie Yen resmi terlibat dalam pengembangan game Phantom Blade Zero, action RPG terbaru buatan S-Games yang akan meluncur pada 29 Oktober 2026 untuk PlayStation 5 dan PC.

Keterlibatan Donnie Yen dalam game ini cukup banyak. Aktor laga asal Hong Kong ini tidak hanya meminjamkan wajahnya untuk salah satu karakter, tetapi juga membantu proses koreografi pertarungan dan melakukan motion capture.

Donnie Yen Ikut Rancang Pertarungan di Phantom Blade Zero

Dikutip dari Gamesradar, Donnie Yen terpilih karena sebagai konsultan kreatif karena pengalaman panjangnya di dunia seni bela diri dan perfilman laga untuk pengembangan desain pertarungan. Pengalamannya dalam mengatur koreografi juga dimanfaatkan untuk membantu tim developer membentuk gaya bertarung yang sinematik.

Selain itu, ia juga melakukan motion capture. Gerakan tubuhnya digunakan sebagai dasar animasi salah satu karakter bernama Mo Yuan. Karakter ini sudah diperlihatkan melalui trailer terbaru Phantom Blade Zero. Mo Yuan muncul dalam bagian akhir video, memperlihatkan pertempuran intens dengan karakter utama.

S-Games masih menyimpan rapat informasi mengenai peran Mo Yuan dalam cerita. Belum diketahui apakah karakter tersebut akan menjadi sekutu atau musuh.

Keterlibatan dalam Phantom Blade Zero menjadi debut Donnie Yen sebagai bagian langsung dari produksi sebuah video game. Namanya selama ini lebih dikenal melalui industri perfilman Hong Kong. Popularitasnya secara global semakin besar berkat keterlibatannya dalam film internasional, dimulai dari seri Ip Man yang membuat namanya melambung, dan yang terbaru menjadi lawan dari Keanu Reaves di John Wick: Chapter 4.

Kolaborasi dengan S-Games menjadi kesempatan menarik, karena kemampuannya kini diterapkan langsung dalam video game.

Bagaimana menurutmu?

Sekuel Hogwarts Legacy Resmi Dalam Pengembangan

0
Sekuel Hogwarts Legacy Resmi Dalam Pengembangan

Sekuel Hogwarts Legacy telah dipastikan sedang dalam tahap pengembangan oleh Warner Bros. Informasi tersebut terungkap melalui laporan pendapatan terbaru perusahaan. Meski sudah ada titik terang, belum ada detail mengenai gameplay, platform, maupun jadwal rilis.

Sekuel Hogwarts Legacy Jadi Proyek Penting Warner Bros.

Konfirmasi terbaru datang langsung melalui laporan keuangan Warner Bros. Dalam dokumen tersebut, perusahaan secara jelas menyebut adanya “second installment” atau seri kedua dari Hogwarts Legacy.

Tidak hanya itu, Warner Bros. juga menyebutkan bahwa game ini merupakan salah satu game penting dalam pipeline mereka. Perusahaan berharap divisi game dapat memberikan kontribusi lebih berarti terhadap segmen bisnis, seiring berkembangnya lini game yang sedang dipersiapkan.

Pengumuman ini sebetulnya bukan kabar yang terlalu mengejutkan. Hogwarts Legacy adalah salah satu game paling sukses secara komersial dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan informasi yang dibagikan Warner Bros., game ini telah terjual sekitar 40 juta kopi.

Dari angka, mustahil jika Warner Bros. tidak memeras franchise tersebut.

Pengembangan sekuel Hogwarts Legacy juga berjalan bersamaan dengan persiapan serial televisi Harry Potter untuk HBO. Film ini dijadwalkan rilis di 2027, dan berpotensi untuk memberikan momentum tambahan bagi game Hogwarts Legacy berikutnya.

Bagaimana menurutmu?

Fakta Baru: Ultimate Edition GTA 6 Lebih Laris dari Versi Standar

0
Fakta Baru Terungkap Ultimate Edition GTA 6 Lebih Laris dari Versi Standar

Ultimate Edition GTA 6 berhasil mencatat jumlah pre-order yang mengejutkan menjelang peluncuran Grand Theft Auto VI pada 19 November 2026 di PS5 dan Xbox Series. CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick mengungkap bahwa edisi termahal ini justru lebih banyak dipilih dibanding versi standar.

Ultimate Edition GTA 6 Ungguli Versi Standar

Strauss Zelnick membahas performa pre-order tersebut dalam wawancara bersama CNBC. Ketika ditanya mengenai pembagian jumlah pemesanan antara Standard Edition dan Ultimate Edition dari Grand Theft Auto VI, ia mengungkap bahwa Ultimate Edition menjadi pilihan yang lebih populer.

Zelnick menilai pola ini cukup masuk akal. Ia mengatakan bahwa konsumen yang melakukan pemesanan jauh sebelum tanggal peluncuran biasanya merupakan gamer yang sangat antusias, dalam hal ini adalah fans seri Grand Theft Auto. Kelompok ini biasanya tidak hanya ingin memainkan game pada hari pertama, tetapi juga tertarik mendapatkan konten tambahan sebanyak mungkin sejak awal permainan.

Alasan lainnya adalah karena Ultimate Edition juga menawarkan banyak bonus konten yang tidak bisa didapat pada Standard Edition. ditawarkan. Misalnya akses kustomisasi spesial di Rideout Customs dan One-Eyed Willie’s. Pemain juga bisa memperoleh senjata eksklusif serta berbagai kosmetik untuk dua protagonis utama GTA 6, Jason dan Lucia, dan masih banyak lagi lainnya.

Kombinasi berbagai bonus tersebut membuat selisih harga yang cukup besar, terlihat cukup menarik bagi pemain yang memang berencana menghabiskan banyak waktu di dunia GTA 6.

Duskfade Hadir 13 Agustus, Bawa Nostalgia Kingdom Hearts dan Jak and Daxter ke Era Modern

0

Duskfade, game action platformer 3D yang memadukan pertarungan cepat ala Kingdom Hearts dengan eksplorasi khas game platformer era PS2 seperti Jak and Daxter dan Ratchet & Clank, akan segera dirilis di berbagai platform.

Dikembangkan sebagai sebuah petualangan yang menggabungkan nuansa nostalgia dengan mekanik permainan modern, Duskfade dijadwalkan meluncur pada 13 Agustus 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC.

Game ini mengajak pemain mengikuti perjalanan Zirian, seorang karakter yang berusaha menyelamatkan saudara perempuannya sekaligus memulihkan waktu di sebuah dunia clockpunk penuh warna yang telah dikuasai oleh malam abadi.

Perpaduan Combat Cepat dan Eksplorasi Dunia 3D

Salah satu daya tarik utama Duskfade adalah perpaduan antara platforming dan pertarungan dalam satu pengalaman yang dirancang untuk menghadirkan kembali sensasi game action platformer klasik.

Pemain dapat melompat, melakukan dash, menggunakan grapple, hingga melayang ketika menjelajahi berbagai area. Kemampuan tersebut tidak hanya digunakan untuk berpindah tempat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang tersebar di dunia permainan.

Pertarungannya sendiri dibuat cepat dan dinamis, memberikan pengalaman yang diharapkan dapat mengingatkan pemain pada action RPG populer seperti Kingdom Hearts.

Dunia Clockpunk yang Penuh Rahasia

Petualangan Zirian berlangsung di dunia clockpunk yang dibentuk oleh para Master Clockmakers. Setiap wilayah menawarkan suasana dan tantangan yang berbeda, sekaligus menyimpan berbagai misteri untuk ditemukan.

Pemain akan menjelajahi beragam lingkungan, mulai dari hutan ethereal, dunia bawah laut, gurun yang disinari matahari, hingga area di ketinggian yang dipenuhi awan.

Dunia Duskfade juga dihuni berbagai karakter dengan desain yang menawan. Eksplorasi menjadi bagian penting dalam perjalanan karena setiap sudut dunia permainan diklaim menyimpan rahasia yang dapat ditemukan pemain.

Kisah tentang Kehilangan dan Pertumbuhan

Di balik aksi dan eksplorasinya, Duskfade juga membawa cerita tentang kehilangan, keberanian, dan pertumbuhan emosional.

Pemain akan membantu Zirian dalam perjalanan untuk menyelamatkan saudara perempuannya. Dalam prosesnya, ia akan bertemu dengan sejumlah karakter serta menghadapi musuh-musuh yang telah lama terlupakan.

Menariknya, setiap musuh tersebut tidak hanya berfungsi sebagai lawan dalam pertarungan, tetapi juga merepresentasikan rintangan emosional yang harus dihadapi Zirian dalam perjalanan menuju kedewasaan.

Terinspirasi Game Klasik Era PS2

Buat gamer yang tumbuh besar pada era PlayStation 2, konsep Duskfade cukup menarik karena game ini secara terang-terangan mengambil inspirasi dari sejumlah action platformer klasik.

Eksplorasi dunianya mengingatkan pada game seperti Jak and Daxter dan Ratchet & Clank, sementara sistem pertarungan cepatnya membawa nuansa yang lebih dekat dengan Kingdom Hearts.

Namun, Duskfade tidak sekadar mencoba mengulang formula lama. Game ini berusaha menggabungkan elemen tersebut dengan mekanik modern untuk menciptakan pengalaman action platformer yang tetap terasa relevan bagi pemain masa kini.

Dengan perpaduan platforming, combat, eksplorasi, dunia clockpunk, dan cerita coming-of-age, Duskfade bisa menjadi salah satu pilihan menarik bagi gamer yang merindukan era keemasan action platformer 3D.

Duskfade akan dirilis pada 13 Agustus 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC.

Bagi pemain PC yang ingin memasukkannya ke daftar incaran, halaman Steam Duskfade sudah tersedia.

LuvPlace: Play, Dance & Hangout Buka Pra-Registrasi di Indonesia

0
LuvPlace Play, Dance & Hangout

LuvPlace: Play, Dance & Hangout resmi membuka tahap pra-registrasi di Indonesia menjelang peluncurannya pada Oktober 2026. Game rhythm sosial terbaru dari HAYA Games ini akan tersedia untuk PC dan mobile dengan konsep yang menggabungkan musik, dance, interaksi sosial, voice chat, fashion, serta aktivitas komunitas dalam satu dunia digital.

Reward akan terbuka secara bertahap berdasarkan jumlah pemain yang mengikuti pra-registrasi. Semakin banyak pemain yang mendaftar, semakin banyak hadiah yang akan tersedia bagi seluruh peserta. Detailnya bisa dilihat di sini.

LuvPlace: Play, Dance & Hangout Usung Konsep Dance Game Sosial

HAYA Games melihat cara pemain menikmati dance game mulai mengalami perubahan. Genre ini sebelumnya banyak berfokus pada kompetisi, kemampuan mengikuti ritme, serta pencapaian skor tinggi. Namun, kebutuhan pemain kini berkembang ke arah pengalaman yang lebih sosial.

Melalui LuvPlace: Play, Dance & Hangout, developer mencoba memperluas formula tersebut. Pemain tetap mendapatkan gameplay berbasis rhythm dan musik, tetapi juga diberikan ruang untuk bertemu teman baru, membangun komunitas, serta mengekspresikan identitas mereka melalui karakter di dalam game.

Pendekatan tersebut membuat LuvPlace tidak hanya diposisikan sebagai game dance. HAYA Games ingin menjadikannya sebagai ruang hangout digital yang dapat digunakan pemain untuk menghabiskan waktu bersama.

Salah satu fitur utama yang mendukung konsep ini adalah in-game voice chat. Pemain bisa berbicara langsung dengan teman tanpa perlu keluar dari permainan atau menggunakan aplikasi komunikasi tambahan.

LuvPlace juga membawa dukungan cross-platform antara PC dan perangkat mobile. Artinya, pemain dari kedua platform tersebut bisa bertemu dan bermain bersama dalam dunia yang sama.

Musik dan Keluarga Jadi Bagian dari Ekspresi Pemain

Selain gameplay rhythm, LuvPlace: Play, Dance & Hangout juga menempatkan musik dan fashion sebagai bagian penting dari pengalaman bermain.

HAYA Games menyebut daftar lagu dalam game dikurasi dengan mempertimbangkan selera musik generasi muda saat ini. Pendekatan tersebut diharapkan membuat pengalaman bermain terasa lebih dekat dengan tren musik yang mereka nikmati sehari-hari.

Sistem avatar juga menawarkan berbagai pilihan fashion modern. Pemain dapat memilih gaya casual, streetwear, hingga outfit yang terinspirasi dari berbagai tren digital.

Aspek komunitas menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan game ini. Selain berbagai mode permainan berbasis rhythm, HAYA Games menyediakan Couple System, Family System, serta sejumlah aktivitas komunitas.

Fitur tersebut dirancang agar hubungan antar pemain dapat berkembang lebih jauh dari sekadar bermain dalam satu pertandingan. Mereka bisa membangun kelompok, berinteraksi secara rutin, serta menciptakan berbagai momen bersama di dalam game.

Bagaimana menurutmu?

Nintendo Akhirnya Datang ke Indonesia, Akan Hadir Desember 2026

0
Nintendo Akhirnya Datang ke Indonesia, Akan Hadir Desember 2026

Nintendo akhirnya hadir di Indonesia. Sesepuh perusahaan game asal Jepang ini akan hadir di Tanah Air pada Desember 2026. Langkah ini sekaligus membawa Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 ke pasar Indonesia secara resmi.

Kedatangan Nintendo di Indonesia

Kepastian mengenai rencana tersebut terlihat melalui website resmi Nintendo Indonesia. Halaman utamanya menampilkan karakter Mario dengan pesan bahwa mereka akan hadir pada Desember 2026.

Kedatangan Nintendo juga dalam rangka membuat jalur pemasaran bagi Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2. Selama ini konsol Nintendo memang sudah mudah ditemukan di Indonesia. Namun sebagian besar masih dipasarkan melalui distributor maupun importir pihak ketiga.

Kondisi tersebut membuat pengalaman konsumen Indonesia berbeda dengan negara yang telah memiliki kehadiran resmi Nintendo. Dukungan seperti layanan pelanggan langsung dari perusahaan hingga ekosistem layanan lokal masih menjadi beberapa hal yang dinantikan pengguna.

Meski begitu, Nintendo belum memberikan informasi lebih detail mengenai strategi penjualan yang akan diterapkan mulai Desember mendatang. Belum ada penjelasan mengenai daftar retailer resmi, skema garansi, pusat servis, hingga ketersediaan aksesori dan game fisik yang nantinya akan dipasarkan langsung untuk konsumen Indonesia.

Pertanyaan lain yang cukup penting adalah mengenai Nintendo eShop. Belum ada kejelasan apakah kedepan akan ada Nintendo eShop regional Indonesia.

Bagaimana menurutmu?