LuvPlace: Play, Dance & Hangout resmi membuka tahap pra-registrasi di Indonesia menjelang peluncurannya pada Oktober 2026. Game rhythm sosial terbaru dari HAYA Games ini akan tersedia untuk PC dan mobile dengan konsep yang menggabungkan musik, dance, interaksi sosial, voice chat, fashion, serta aktivitas komunitas dalam satu dunia digital.
Reward akan terbuka secara bertahap berdasarkan jumlah pemain yang mengikuti pra-registrasi. Semakin banyak pemain yang mendaftar, semakin banyak hadiah yang akan tersedia bagi seluruh peserta. Detailnya bisa dilihat di sini.
LuvPlace: Play, Dance & Hangout Usung Konsep Dance Game Sosial
HAYA Games melihat cara pemain menikmati dance game mulai mengalami perubahan. Genre ini sebelumnya banyak berfokus pada kompetisi, kemampuan mengikuti ritme, serta pencapaian skor tinggi. Namun, kebutuhan pemain kini berkembang ke arah pengalaman yang lebih sosial.
Melalui LuvPlace: Play, Dance & Hangout, developer mencoba memperluas formula tersebut. Pemain tetap mendapatkan gameplay berbasis rhythm dan musik, tetapi juga diberikan ruang untuk bertemu teman baru, membangun komunitas, serta mengekspresikan identitas mereka melalui karakter di dalam game.
Pendekatan tersebut membuat LuvPlace tidak hanya diposisikan sebagai game dance. HAYA Games ingin menjadikannya sebagai ruang hangout digital yang dapat digunakan pemain untuk menghabiskan waktu bersama.
Salah satu fitur utama yang mendukung konsep ini adalah in-game voice chat. Pemain bisa berbicara langsung dengan teman tanpa perlu keluar dari permainan atau menggunakan aplikasi komunikasi tambahan.
LuvPlace juga membawa dukungan cross-platform antara PC dan perangkat mobile. Artinya, pemain dari kedua platform tersebut bisa bertemu dan bermain bersama dalam dunia yang sama.
Musik dan Keluarga Jadi Bagian dari Ekspresi Pemain
Selain gameplay rhythm, LuvPlace: Play, Dance & Hangout juga menempatkan musik dan fashion sebagai bagian penting dari pengalaman bermain.
HAYA Games menyebut daftar lagu dalam game dikurasi dengan mempertimbangkan selera musik generasi muda saat ini. Pendekatan tersebut diharapkan membuat pengalaman bermain terasa lebih dekat dengan tren musik yang mereka nikmati sehari-hari.
Sistem avatar juga menawarkan berbagai pilihan fashion modern. Pemain dapat memilih gaya casual, streetwear, hingga outfit yang terinspirasi dari berbagai tren digital.
Aspek komunitas menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan game ini. Selain berbagai mode permainan berbasis rhythm, HAYA Games menyediakan Couple System, Family System, serta sejumlah aktivitas komunitas.
Fitur tersebut dirancang agar hubungan antar pemain dapat berkembang lebih jauh dari sekadar bermain dalam satu pertandingan. Mereka bisa membangun kelompok, berinteraksi secara rutin, serta menciptakan berbagai momen bersama di dalam game.
Nintendo akhirnya hadir di Indonesia. Sesepuh perusahaan game asal Jepang ini akan hadir di Tanah Air pada Desember 2026. Langkah ini sekaligus membawa Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 ke pasar Indonesia secara resmi.
Kedatangan Nintendo di Indonesia
Kepastian mengenai rencana tersebut terlihat melalui website resmi Nintendo Indonesia. Halaman utamanya menampilkan karakter Mario dengan pesan bahwa mereka akan hadir pada Desember 2026.
Kedatangan Nintendo juga dalam rangka membuat jalur pemasaran bagi Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2. Selama ini konsol Nintendo memang sudah mudah ditemukan di Indonesia. Namun sebagian besar masih dipasarkan melalui distributor maupun importir pihak ketiga.
Kondisi tersebut membuat pengalaman konsumen Indonesia berbeda dengan negara yang telah memiliki kehadiran resmi Nintendo. Dukungan seperti layanan pelanggan langsung dari perusahaan hingga ekosistem layanan lokal masih menjadi beberapa hal yang dinantikan pengguna.
Meski begitu, Nintendo belum memberikan informasi lebih detail mengenai strategi penjualan yang akan diterapkan mulai Desember mendatang. Belum ada penjelasan mengenai daftar retailer resmi, skema garansi, pusat servis, hingga ketersediaan aksesori dan game fisik yang nantinya akan dipasarkan langsung untuk konsumen Indonesia.
Pertanyaan lain yang cukup penting adalah mengenai Nintendo eShop. Belum ada kejelasan apakah kedepan akan ada Nintendo eShop regional Indonesia.
Infinix GT 50 Pro menjadi smartphone resmi yang digunakan dalam kompetisi Mobile Legends: Bang Bang di Kapolri Cup 2026. Turnamen nasional tersebut mencapai puncaknya pada 8–9 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta. Infinix hadir sebagai Official Tournament Device untuk mendukung kebutuhan para pemain selama pertandingan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perkembangan ekosistem esports di Indonesia.
Kapolri Cup 2026 melibatkan 34 tim yang mewakili 34 provinsi terdaftar. Sebelum mencapai panggung nasional, para peserta harus melewati rangkaian kompetisi yang berlangsung mulai dari tingkat Polres hingga Polda. Pemain terbaik kemudian bertemu dalam babak puncak untuk memperebutkan posisi tertinggi di cabang Mobile Legends: Bang Bang.
Infinix GT 50 Pro Andalkan Layar 144Hz untuk Kompetisi
Sebagai smartphone yang digunakan dalam turnamen, Infinix membekali perangkat gaming tersebut dengan layar yang memiliki refresh rate hingga 144Hz. Kemampuan ini ditujukan untuk memberikan respons visual yang lebih cepat pada game yang mendukung frame rate tinggi.
Stabilitas frame juga menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian. Dalam pertandingan kompetitif, perubahan frame rate dapat memengaruhi kenyamanan pemain terutama ketika pertandingan berlangsung dalam durasi panjang.
Infinix turut menghadirkan teknologi GPU Frame Interpolation. Teknologi tersebut memungkinkan sejumlah game tertentu yang sebelumnya dibatasi pada 60FPS mendapatkan pengalaman visual hingga 90FPS.
Peningkatan frame rate tersebut membuat pergerakan di dalam game terlihat lebih halus. Hal ini dapat memberikan pengalaman bermain yang lebih nyaman terutama pada game dengan tempo cepat seperti genre MOBA maupun game kompetitif lainnya yang membutuhkan respons tinggi.
Sistem Pendinginan untuk Sesi Gaming Panjang
Selain mengandalkan performa visual, Infinix GT 50 Pro juga membawa sistem pengelolaan panas yang dirancang untuk penggunaan gaming intensif. Perangkat dapat dipadukan dengan MagCharge Cooler untuk membantu menjaga temperatur ketika beban kerja meningkat.
Fitur Wireless Bypass Charging juga tersedia untuk mendukung sesi bermain ketika perangkat sedang terhubung dengan sumber daya. Teknologi ini dirancang untuk membantu mengurangi panas berlebih saat bermain sambil mengisi daya sekaligus mempertahankan stabilitas performa dalam penggunaan berdurasi panjang.
Kombinasi tersebut menjadi penting dalam turnamen esports. Smartphone harus mampu mempertahankan performanya ketika digunakan untuk pertandingan secara intensif tanpa mengganggu kenyamanan pemain.
Infinix Dukung Ekosistem Esports dan Literasi Finansial
Keterlibatan Infinix di Kapolri Cup 2026 tidak hanya terbatas pada penyediaan perangkat pertandingan. Perusahaan juga berkolaborasi dengan IPOT atau Indo Premier Online Technology untuk menghadirkan area literasi finansial interaktif di booth turnamen.
Melalui pendekatan bertema game, pengunjung diajak memahami pentingnya investasi sejak dini. Konsep yang dibawa menggunakan istilah “feeder finansial” untuk mengingatkan generasi muda agar lebih bijak dalam mengelola keuangan dan mempersiapkan masa depan finansial.
Bisakah Galaxy Z Fold8 Ultra untuk gaming? Jawabannya bisa. Smartphone foldable premium ini dibekali dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, sistem thermal yang telah disempurnakan, baterai berkapasitas 5.000mAh, serta dukungan 45W Super Fast Charging. Kombinasi tersebut dirancang agar pengguna bisa menjalankan game dan aktivitas berat lainnya dengan performa yang tetap responsif sepanjang hari.
Galaxy Z Fold8 Ultra untuk Gaming Didukung Chipset Snapdragon Terbaru
Salah satu komponen utama yang mendukung performa Galaxy Z Fold8 Ultra adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset ini menjadi fondasi untuk memberikan respons yang cepat ketika pengguna berpindah aplikasi atau menjalankan pekerjaan yang membutuhkan sumber daya lebih besar.
Dalam penggunaan sehari-hari, pengguna bisa memulai aktivitas dengan video conference sambil membuka dokumen. Setelah itu smartphone dapat digunakan untuk mengedit foto atau video, membuka beberapa aplikasi sekaligus, lalu beralih memainkan game ketika memiliki waktu luang.
Kemampuan tersebut membuat Galaxy Z Fold8 Ultra tidak hanya mengandalkan bentuk foldable sebagai daya tarik. Samsung juga menempatkan performa sebagai bagian penting untuk pengguna yang membutuhkan satu perangkat bagi produktivitas dan hiburan.
Bagi gamer, kestabilan performa tentu menjadi salah satu aspek penting. Smartphone dengan performa tinggi tetap membutuhkan pengelolaan suhu yang baik agar pengalaman bermain tetap nyaman ketika sesi permainan berlangsung lebih lama.
Sistem Thermal dan Daya
Samsung melakukan penyempurnaan pada sistem thermal Galaxy Z Fold8 Ultra untuk membantu menjaga suhu perangkat selama menjalankan aktivitas intensif.
Optimalisasi tersebut menjadi penting ketika smartphone digunakan untuk gaming atau mengedit konten dalam waktu lama. Beban pemrosesan yang tinggi dapat meningkatkan suhu smartphone sehingga sistem pendinginan memiliki peran besar dalam menjaga performa tetap konsisten.
Performa gaming yang tinggi juga membutuhkan dukungan baterai memadai. Samsung membekali Galaxy Z Fold8 Ultra dengan baterai berkapasitas 5.000mAh yang dirancang untuk mendukung aktivitas pengguna dari pagi hingga malam.
Baterai tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan mulai dari komunikasi, membuka aplikasi produktivitas, mengedit konten, hingga memainkan game favorit setelah aktivitas selesai.
Saat baterai mulai berkurang, Galaxy Z Fold8 Ultra mendukung teknologi 45W Super Fast Charging. Fitur ini memungkinkan pengguna mengisi kembali daya dalam waktu lebih singkat sebelum melanjutkan aktivitas.
Mlelaui kombinasi chipset flagship, sistem pendinginan yang diperbarui, baterai 5.000mAh, dan pengisian cepat 45W menjadi modal utama Galaxy Z Fold8 Ultra untuk gaming sekaligus menjalankan berbagai aktivitas berat lainnya.
Memangnya ada smartphone seukuran paspor? Inilah pendekatan Samsung dalam mendesain Galaxy Z Fold8 agar semakin nyaman digunakan sehari-hari. Smartphone foldable ini hanya memiliki seukuran paspor ketika dilipat.
Smartphone Seukuran Paspor dengan Bobot Hanya 201 Gram
Salah satu perubahan yang langsung terasa pada Galaxy Z Fold8 adalah bobotnya. Smartphone layar lipat ini memiliki berat hanya 201 gram. Ketika ditutup, dimensinya juga dibuat menyerupai ukuran sebuah paspor sehingga lebih praktis ketika dibawa.
Ukuran tersebut memungkinkan perangkat disimpan di dalam saku celana atau dimasukkan ke sling bag bersama barang pribadi lainnya seperti dompet. Bobot yang lebih ringan juga memberikan kenyamanan ketika pengguna harus menggenggam smartphone dalam waktu lama.
Pengguna dapat memanfaatkan perangkat untuk membalas pesan, menjelajahi media sosial, atau membaca artikel ketika sedang bepergian. Saat membutuhkan ruang kerja lebih luas, smartphone cukup dibuka untuk mengakses layar utama.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia mengatakan Galaxy Z Fold8 dirancang agar smartphone layar lipat lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Cover Screen untuk Penggunaan Satu Tangan
Selain bobot yang ringan, pengalaman penggunaan Galaxy Z Fold8 didukung kombinasi dua layar yang memiliki fungsi berbeda. Saat perangkat dalam kondisi tertutup, pengguna dapat mengakses Cover Screen berukuran 5,5 inci dengan rasio 10:16.
Rasio tersebut membuat tampilan konten media sosial terasa lebih proporsional. Pengguna juga dapat mengetik pesan atau melakukan navigasi dengan satu tangan secara lebih natural tanpa harus membuka perangkat.
Konsep ini membuat transisi antaraktivitas menjadi lebih praktis. Pengguna dapat mengecek pesan ketika berjalan atau melihat informasi singkat melalui Cover Screen. Perangkat kemudian dapat langsung dibuka ketika membutuhkan area layar yang lebih besar.
Main Screen untuk Produktivitas dan Hiburan
Ketika Galaxy Z Fold8 dibuka, pengguna mendapatkan Main Screen berukuran 7,6 inci dengan rasio 4:3. Layar tersebut menyediakan area yang lebih luas untuk membaca e-book dan artikel hingga mengedit dokumen.
Main Screen juga dapat dimanfaatkan untuk menikmati video dengan tampilan layar penuh yang lebih luas. Perpindahan dari Cover Screen menuju Main Screen dirancang agar aktivitas pengguna dapat terus dilanjutkan ketika perangkat dibuka.
Misalnya, pengguna dapat mulai scrolling media sosial atau membaca artikel melalui Cover Screen saat sedang dalam perjalanan. Setelah perangkat dibuka, aktivitas tersebut dapat dilanjutkan melalui layar 7,6 inci dengan ruang visual yang lebih lega.
Perpaduan Cover Screen 5,5 inci, Main Screen 7,6 inci, bobot 201 gram, serta dimensi ringkas membuat Galaxy Z Fold8 mencoba memberikan keseimbangan antara portabilitas dan fungsi layar besar.
Apa jadinya jika game bertema creature collector digabung dengan elemen deckbuilder roguelike? Montabi yang dibuat oleh developer lokal Mankibo, mencoba menyatukan kedua konsep tersebut. Hasilnya? Itu tergantung kepada penilaian pemainnya.
Biasanya game creature collector menggunakan sistem RPG, yaitu grinding agar level up dan monster peliharaan menjadi semakin kuat. Pada Montabi justru berbeda. Monster pemain memang bisa level up dan berevolusi seperti di Pokemon, tapi progression ini akan hilang jika pemain kalah saat bertarung.
Jika itu terjadi (Sering sekali), pemain harus mengulang semuanya dari nol. Tapi, ada juga semacam perasaan lega karena tidak perlu melakukan proses grinding yang monoton. Inilah perasaan yang kami rasakan setelah memainkan versi review Montabi di PC.
Kadang frustrasi, tapi kadang juga lega. Aneh memang.
Harus Ditangkap Semuanya
Cerita Montabi sangat sederhana. Diawali dengan seorang trainer yang kehilangan Montabi miliknya karena diculik oleh organisasi jahat. Inilah yang memicu sang protagonis untuk memulai perjalanan demi menemukan kembali partnernya yang hilang.
Pada awal permainan, pemain akan diberikan pilihan untuk memilih trainer mana yang bisa digunakan. Jika baru mulai maka pilihan hanya ada satu, yaitu trainer berkacamata. Pemain nantinya bisa memilih trainer yang lain. Sistemnya jika trainer yang digunakan naik sampai level tertentu, salah satu rewardnya adalah mendapatkan trainer baru.
Berbeda dengan game creature collector pada umumnya, trainer di Montabi tidak hanya ngumpet dibelakang sambil memberikan perintah. Mereka akan ikut bertarung bersama Montabi partnernya, memberikan buff dan menyerang musuh sesuai dengan karakteristiknya.
Misalnya trainer si bocah berkacamata adalah tipe support. Banyak skillnya yang berupa buff dan menguntungkan bagi Montabi partner. Trainer juga harus dijaga agar tidak KO oleh musuh. Jika itu terjadi maka permainan selesai.
Mekanisme ini mengingatkan kami kepada game jadul di PSOne yang bernama Monster Seed. Setiap kali kami memainkan Montabi, rasanya seperti kembali memainkan game itu.
Montabi
Desain Montabi menjadi salah satu daya tarik game ini. Kami harus mengakui kreativitas Mankibo dalam membuat desain. Meski secara visual kelihatannya sederhana, desainnya menarik dan tidak membosankan.
Montabi di game terlihat seperti fusion antara beberapa mahluk hidup atau bahkan dengan peralatan sehari-hari. Montabi favorit kami Ruffen merupakan gabungan antara hiu dengan anjing. Lalu ada Tonkey (Kami selalu tertawa jika mengucapkan namanya) yang berupa monyet dengan papan skateboard. Desain paling absurd adalah monster berbentuk mesin cuci bernama Washette.
Setiap Montabi bisa berevolusi, dan membuatnya berubah wujud menjadi terlihat lebih dewasa. Total Montabi dapat berevolusi sebanyak dua kali, yaitu di level lima dan level sepuluh.
Tidak perlu khawatir, karena proses grinding untuk leveling sangat mudah dan cepat. Cukup kalahkan Montabi musuh, dapatkan poin, dan langsung gunakan poin tersebut kepada Montabi partner yang ingin dinaikkan levelnya.
Game ini juga memiliki sistem mastery. Setiap kali menggunakan Montabi jenis tertentu dan membuatnya berevolusi atau dipakai bertarung, pemain akan mendapatkan poin. Jika poin ini sudah terakumulasi sampai dengan jumlah tertentu, pemain bisa mendapatkan item yang akan dapat membantu sesi permainan baru berikutnya.
Review Montabi: Memilih Jalur
Ketika memulai permainan, pemain akan dilempar ke semacam peta berisi jalur-jalur yang bisa ditempuh. Setiap jalur akan memiliki halangan, mulai dari musuh, toko, restoran, sampai dengan random event.
Pemain bisa mendapatkan berbagai macam item dengan menyelesaikan halangan, seperti item consumable, equipment yang bisa dipasang ke trainer dan Montabi, atau relic yang biasanya memberikan bonus efek pasif. Pemain juga bisa membeli sticker untuk memperkuat kartu di dalam deck.
Ada juga musuh tipe elite yang lebih sulit untuk dikalahkan dibanding musuh biasa. Level kesulitannya kadang bisa setara dengan boss yang menunggu di ujung perjalanan. Kemungkinan untuk game over biasanya presentasenya lebih besar di kedua tipe musuh ini.
Untungnya developer telah mempersiapkan solusi, dengan menghadirkan beberapa tingkat kesulitan. Saran kami jika kamu masih baru dengan game deckbuilding roguelike, jangan memilih tingkat kesulitan normal. Karena normal di sini sudah seperti hard. Lebih baik pilih easy untuk belajar terlebih dahulu.
Elemen Deckbuilding
Sistem pertarungan di Montabi adalah aspek yang paling penting dan menantang. Permainan akan berlangsung di arena berukuran tiga kali tiga kotak. Satu sisi digunakan oleh pemain dan sisi lainnya adalah lawan.
Pemain bisa menentukan di kotak mana trainer berdiri dan dimana kotak untuk partner Montabi. Ketika pertarungan di mulai, kotak-kotak ini akan menjadi salah satu bagian dalam menyusun strategi. Sedangkan strategi lainnya adalah mengatur deck yang berisi beragam kartu.
Setiap kartu akan memiliki efek yang berbeda-beda. Ada yang digunakan untuk menyerang, ada juga yang memberikan buff, sampai dengan memanipulasi kartu yang sudah ada di tangan. Pemain akan dituntut untuk memahami apa efek kartu yang dipilih.
Ketika kombinasi tersebut bekerja, pertarungan bisa terasa sangat mudah. Tapi, jika pemain hanya sembarangan malah akan membuat frustrasi. Tantangannya adalah menemukan komposisi yang tepat antar kartu dengan Montabi yang menggunakannya.
Tidak perlu khawatir, dengan mengakses menu Montpedia, pemain bisa mendapatkan petunjuk tentang gaya bermain Montabi. Misalnya Ruffen sangat mengandalkan efek Bleed. Semakin tinggi stack Bleed yang dimiliki musuh, semakin besar pula damage serangan yang diterima.
Jujur saja, learning curve untuk memahami deckbuilding ini akan cukup sulit. Dibutuhkan kesabaran dan juga ketelitian. Kelewatan saja satu deskripsi, bisa berantakan semuanya.
Kesimpulan Review Montabi
Kesimpulan kami untuk review Montabi adalah game ini mungkin tidak untuk semua kalangan gamer. Jika alasanmu adalah menyukai game creature collector, Montabi mungkin tidak seperti yang kamu kira. Mekanisme deckbuilding dengan elemen roguelite di game ini membutuhkan pemahaman yang mendalam.
Tapi, begitu kamu akhirnya paham cara bermainnya, game ini bisa menjadi adiksi. Setiap kali kalah dan harus mengulang dari awal, kamu tidak akan merasa frustrasi. Sebaliknya, kamu justru terpacu untuk main kembali.
Alasannya bisa karena kamu mulai memahami kartu apa yang seharusnya dipilih, dan ingin mencobanya saat bertarung. Atau, kamu seperti kami yang justru terpacu karena ingin mencoba Montabi baru dan melihat seperti apa bentuk evolusinya.
Untuk spesifikasi, Montabi merupakan game PC yang tidak demanding. Kamu tidak perlu PC high end untuk bisa memainkan game ini dengan lancar. Kami sendiri tidak pernah diganggu masalah teknis saat bermain Montabi.
Montabi tersedia di Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, dan PC.
*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer
Esports Kapolri Cup 2026 resmi berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 8–9 Agustus 2026. Mengusung semangat “Dream to Become”, ajang yang digelar dengan melibatkan Polri ini menghadirkan berbagai kompetisi esports dan aktivitas digital untuk mendorong kreativitas, kemampuan, serta prestasi generasi muda Indonesia.
Sebanyak 35.936 peserta dari 34 Polda dan 403 Polres di seluruh Indonesia terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai daerah sehingga kompetisi ini juga menjadi ruang pertemuan bagi komunitas dengan latar belakang serta minat yang beragam.
Masyarakat dapat menghadiri acara ini secara gratis. Akses tanpa biaya tersebut memberikan kesempatan lebih luas kepada publik untuk menyaksikan langsung kompetisi dan memberikan dukungan kepada para peserta dari berbagai daerah.
Kapolri Cup 2026 Dorong Talenta Digital dari Berbagai Daerah
Berbagai kategori dipersiapkan untuk mengakomodasi perkembangan ekosistem digital yang semakin luas. Tidak hanya pertandingan Mobile Legends: Bang Bang atau MLBB, penyelenggara juga menghadirkan Influencer Hunt, Capture the Flag, Youth Movement, Pokémon Trading Card Game atau TCG, hingga Cosplay Competition.
Format tersebut membuat acara tidak hanya berpusat pada pertandingan esports. Peserta maupun pengunjung dapat menemukan berbagai bentuk aktivitas yang berkaitan dengan kreativitas, teknologi, komunitas, serta budaya populer.
Dalam Opening Ceremony, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo menyoroti antusiasme generasi muda dalam menyalurkan hobi melalui kegiatan yang positif. Ruang digital saat ini tidak lagi hanya menjadi tempat mencari hiburan. Teknologi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan, membangun jaringan, menciptakan karya, hingga mengejar prestasi.
Literasi Digital dan Ancaman Siber Jadi Perhatian
Kapolri Cup juga membawa pesan mengenai pentingnya kesadaran terhadap risiko di dunia digital. Peningkatan aktivitas masyarakat di internet berjalan beriringan dengan munculnya berbagai ancaman keamanan siber yang perlu mendapat perhatian.
Polri menegaskan perannya bukan hanya dalam menjaga keamanan ruang digital. Institusi tersebut juga ingin menjadi fasilitator yang dapat mendorong inovasi dan kolaborasi sehingga perkembangan teknologi memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Edukasi digital menjadi salah satu hal yang ikut mendapat perhatian. Generasi muda didorong agar mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab sekaligus memahami berbagai risiko yang dapat muncul dalam aktivitas sehari-hari.
Beberapa ancaman yang disoroti antara lain judi online, penipuan digital, serta penyebaran hoaks. Literasi digital diharapkan dapat menjadi bekal agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk belajar, menciptakan karya, mengikuti kompetisi, dan membuka peluang baru.
SQUARE ENIX STORE Plus, toko online resmi Square Enix untuk kawasan Asia dan Oseania, kini memperluas cakupan wilayah pengiriman sekaligus menghadirkan berbagai merchandise terbaru dari sejumlah franchise game populer.
Pengumuman tersebut disampaikan Square Enix pada 7 Agustus 2026. Perluasan ini ditujukan untuk memberikan akses yang lebih mudah kepada penggemar di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam mendapatkan produk resmi Square Enix.
Melalui pembaruan layanan tersebut, pelanggan di lebih banyak negara kini dapat membeli merchandise resmi secara langsung melalui SQUARE ENIX STORE Plus dengan pengalaman belanja yang lebih praktis.
SQUARE ENIX STORE Plus Kini Hadir di 10 Wilayah
Saat ini, SQUARE ENIX STORE Plus melayani pengiriman ke 10 negara dan wilayah di Asia serta Oseania, yaitu:
Korea Selatan
Taiwan
Hong Kong
Malaysia
Filipina
Singapura
Thailand
Vietnam
Australia
Selandia Baru
Square Enix juga mengungkapkan bahwa pihaknya berencana memperluas dukungan ke negara dan wilayah lainnya di masa mendatang.
Dengan demikian, penggemar franchise seperti FINAL FANTASY dan NieR di kawasan Asia-Pasifik kini memiliki akses yang lebih mudah untuk mendapatkan merchandise resmi.
Merchandise Baru dari Final Fantasy hingga NieR
Tidak hanya memperluas wilayah pengiriman, SQUARE ENIX STORE Plus juga menambahkan berbagai produk baru ke dalam katalognya.
Produk yang tersedia mencakup figure, plush toy, apparel, lifestyle goods, hingga merchandise yang berkaitan dengan musik.
Beberapa produk yang menjadi bagian dari lineup terbaru antara lain:
FINAL FANTASY VII Series Metallic Large Postcard Set
Penggemar FINAL FANTASY VII kini dapat menemukan Metallic Large Postcard Set sebagai bagian dari koleksi merchandise terbaru.
FINAL FANTASY Plush Eco Bag – Chocobo
Maskot ikonik FINAL FANTASY, Chocobo, juga hadir dalam bentuk Plush Eco Bag, yang menggabungkan unsur merchandise karakter dengan fungsi sebagai tas.
FINAL FANTASY VII REBIRTH Acrylic Keychain – Napping Cloud
Karakter Cloud Strife dari FINAL FANTASY VII REBIRTH turut mendapatkan merchandise berupa acrylic keychain dengan desain Cloud yang sedang tertidur.
NieR Replicant -10+1 Years- Vinyl LP Box Set
Bagi penggemar musik game, tersedia pula NieR Replicant -10+1 Years- Vinyl LP Box Set, yang menjadi salah satu produk musik dalam lineup terbaru.
FINAL FANTASY IX Face Mug – Vivi
Karakter Vivi dari FINAL FANTASY IX hadir dalam bentuk Face Mug, menawarkan desain yang terinspirasi dari salah satu karakter paling ikonik dalam seri tersebut.
NieR:Automata Form-ism Figure – 9S
Koleksi terbaru juga mencakup NieR:Automata Form-ism Figure – 9S (YoRHa No. 9 Type S) bagi kolektor yang ingin menambah koleksi merchandise dari NieR:Automata.
Square Enix menegaskan bahwa produk-produk tersebut hanyalah sebagian dari lineup terbaru. Masih terdapat banyak merchandise lainnya yang kini tersedia melalui toko online tersebut.
Bakal Tambah Banyak Produk dan Franchise Baru
Square Enix juga berencana terus memperluas katalog SQUARE ENIX STORE Plus dengan menghadirkan merchandise baru serta produk dari lebih banyak seri game di masa mendatang.
Langkah ini tentu menjadi kabar menarik bagi kolektor merchandise game di Asia dan Oseania. Apalagi, beberapa franchise Square Enix memiliki basis penggemar yang sangat besar di kawasan tersebut.
Bagi kamu yang ingin melihat seluruh koleksi terbaru, SQUARE ENIX menyediakan akses langsung melalui SQUARE ENIX STORE Plus.
Akuisisi EA atau Electronic Arts oleh konsorsium Public Investment Fund Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners telah rampung pada awal Agustus 2026, dengan nilai transaksi 5 miliar dolar AS (Sekitar Rp990 triliun). Akuisisi ini juga merupakan yang terbesar dalam sejarah di industri gaming.
Rencana pembelian EA pertama kali diumumkan pada 29 September 2025. Transaksi tersebut kemudian memperoleh persetujuan dari para pemegang saham dan regulator sebelum resmi diselesaikan pada awal Agustus 2026.
EA kini sepenuhnya berada di bawah konsorsium yang terdiri dari PIF, Silver Lake, dan Affinity Partners. Berdasarkan dokumen regulasi yang dilaporkan sebelumnya, PIF menguasai sekitar 93,4 persen kepemilikan saham.
Angka itu membuat lembaga investasi milik Arab Saudi tersebut menjadi pemegang kendali terbesar atas perusahaan di balik sejumlah franchise besar seperti EA Sports FC, Battlefield, dan The Sims.
Beban Utang Muncul Setelah Akuisisi EA
Beban keuangan menjadi salah satu perhatian setelah transaksi tersebut selesai. Berdasarkan laporan jurnalis Bloomberg Jason Schreier, EA diperkirakan harus membayar bunga sekitar 1,8 miliar dolar AS (Rp32,4 triliun per tahun). Sementara itu, pendapatan perusahaan sebelum bunga, pajak, dan lain-lain, disebut berada di kisaran 1,5 miliar dolar AS per tahun (Rp27 triliun per tahun).
Kondisi tersebut berarti pendapatan operasional EA hanya cukup untuk menutupi sebagian besar pembayaran bunga. Salah satu cara untuk mengakalinya adalah dengan melakukan efisiensi. Jadi, ada kemungkinan akan terjadi gelombang PHK baru dalam struktur organisasi EA.
Kekhawatiran ini muncul karena EA telah melakukan beberapa PHK massal dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, perusahaan dilaporkan memangkas sekitar 300 sampai dengan 400 pegawai, dan berujung dengan pembatalan proyek baru yang sedang dikerjakan oleh Respawn Entertainment.
Masih segar, pada Maret 2026 juga terjadi PHK di studio-studio yang menangani Battlefield 6, termasuk DICE, Criterion Games, Motive Studio, dan Ripple Effect Studios.
Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) mengumumkan game kartu digital Yu-Gi-Oh! MASTER DUEL, telah melebihi 100 juta kumulatif download. Untuk merayakan pencapaian ini, kampanye waktu terbatas dalam game sekarang dimulai, memfiturkan bonus login dan berbagai macam Packs yang tersedia di Toko dalam game. Packs tersebut berisi kartu Alternate Art, termasuk kartu extended art seperti Favorite HERO Shining Flare Wingman, Wake Up Your Elemental HERO, dan Super Polymerization.
Selain itu, KONAMI juga menambahkan Elemental HERO Deluxe Mate Bundle, serta koleksi set untuk tema Shaddoll dan Darklord yang memfiturkan kartu baru dan sekarang tersedia melalui Selection Packs.
Perkuat Dek kalian dengan kartu baru dan raih kemenangan di Event baru dalam game seperti Fusion Cup dan Ranked Battles.
Log in untuk mendapatkan Lucky Draw Tickets dan total 1.000 Gems:
HARI 1 – 30 Lucky Draw Tickets
HARI 2 – 200 Gems
HARI 3 – 10 Lucky Draw Tickets
HARI 4 – 200 Gems
HARI 5 – 10 Lucky Draw Tickets
HARI 6 – 200 Gems
HARI 7 – 10 Lucky Draw Tickets
HARI 8 – Polymerization Protector
HARI 9 – 200 Gems
HARI 10 – 200 Gems
Selama periode ini berlangsung, pemain bisa menggunakan 10 Lucky Draw Tickets, yang bisa diperoleh melalui bonus login dan Event untuk mengikuti Lucky Draw dan mendapat kesempatan untuk memenangkan hadiah berikut:
Alternate Art Exchange Ticket
000 Gems
Lucky Draw Pack Ticket (SR atau lebih tinggi, Royal Finish)
■ Kartu baru dengan Alternate Art sekarang tersedia di Toko!
*Ini tidak bisa diperoleh melalui Card Generation.
Favorite HERO Shining Flare Wingman (Alternate Art – extended art)
Wake Up Your Elemental HERO (Alternate Art – extended art)
Super Polymerization (Alternate Art – extended art)
Elemental HERO Stratos (Alternate Art)
Polymerization (Alternate Art)
Kartu dengan Alternate Art dari masa lalu juga akan hadir kembali di toko:
El Shaddoll Construct (Alternate Art)
El Shaddoll Winda (Alternate Art)
Untuk merayakan pencapaian 100 juta download, Elemental HERO Deluxe Mate Bundle yang memfiturkan jaminan dua kartu UR dan Deluxe Mate sekarang tersedia.