Home Blog Page 2

ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 Rilis DLC #8 Hari Ini, Hadirkan Eneru, King, dan Z!

0

Bandai Namco Entertainment Asia resmi merilis DLC #8: Special Selection Pack untuk ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 hari ini, 22 Januari 2026. Ekspansi terbaru ini sudah bisa dinikmati di berbagai platform, mulai dari PlayStation 5, PlayStation 4, Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, Xbox Series X|S, Xbox One, hingga PC via Steam.

Yang bikin DLC ini spesial? Tiga karakter baru hasil pilihan komunitas akhirnya turun ke medan perang. Ini bukan roster asal comot—ini suara fans yang diwujudkan.

Tiga Karakter Baru Pilihan Fans Resmi Bergabung

Lewat voting komunitas yang digelar awal 2025, tiga karakter ikonik akhirnya resmi playable di DLC #8:

  • Eneru
    Sang “Dewa” Skypiea kembali menebar teror dengan kekuatan petir Goro Goro no Mi, menghadirkan serangan area masif dan kecepatan yang mematikan.

  • King
    All-Star dari Beast Pirates ini tampil brutal dengan kekuatan ras Lunarian, mengombinasikan serangan fisik dahsyat dan api penghancur yang bikin layar penuh ledakan.

  • Z (Zephyr)
    Mantan Admiral Angkatan Laut yang beralih menjadi pemimpin pemberontak. Mengandalkan Armament Haki dan senjata berat, Z hadir sebagai karakter bertipe power dengan damage menghancurkan.

Bandai Namco juga merilis launch trailer resmi DLC #8 yang memperlihatkan aksi ketiga karakter ini dalam pertempuran skala besar khas Pirate Warriors.

Legendary Edition Diskon, Waktu Tepat Buat Lompat Masuk

Bersamaan dengan rilis DLC #8, ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 Legendary Edition kini sedang diskon di beberapa platform:

  • PlayStation Store: berlangsung hingga 4 Februari 2026 (22:59 waktu lokal)

  • Steam: berlangsung hingga 3 Februari 2026 (02:00 SGT)

Buat yang belum punya gamenya, ini momen emas. Sekali beli, konten numpuk, ributnya maksimal.

Upgrade Gratis untuk Konsol Generasi Terbaru

Kabar baik buat pemain lama:
Upgrade ke versi Gen 9 sepenuhnya gratis bagi pemilik game sebelumnya.

Versi PlayStation 5 dan Xbox Series X|S menghadirkan:

  • Grafis lebih tajam

  • Efek visual lebih padat

  • Waktu loading lebih cepat

  • Jumlah musuh di layar lebih banyak

Singkatnya: lebih ramai, lebih brutal, lebih memuaskan.

Info Penting Versi Nintendo Switch 2

Untuk pemain baru di Nintendo Switch 2, Bandai Namco memberikan catatan penting:

  • Disarankan membeli Ultimate Edition atau Legendary Edition versi Nintendo Switch, lalu melakukan upgrade ke Switch 2 Edition

  • Versi Switch 2 memiliki FPS dan resolusi lebih tinggi dibanding Switch standar

  • Tidak ada perbedaan konten game

Namun perlu dicatat:

  • Tidak mendukung co-op online atau local play lintas Switch dan Switch 2

  • Batasan ini berlaku baik untuk versi Switch 2 Edition maupun Upgrade Pack

Transparan, jujur, nggak ada jebakan. Respect.

ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 Masih Jadi Arena Chaos Terbaik

Sebagai game musou berbasis anime, ONE PIECE: PIRATE WARRIORS 4 masih berdiri gagah sebagai salah satu adaptasi One Piece paling solid. Pertarungan skala besar, jurus over-the-top, dan roster karakter yang terus berkembang bikin game ini tetap relevan bertahun-tahun setelah rilis.

Dengan hadirnya DLC #8 dan dukungan penuh untuk konsol generasi terbaru, jelas Bandai Namco belum berniat menurunkan layar perang.

FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE Resmi Hadir di Nintendo Switch 2 dan Xbox Series X|S

0

Square Enix kembali memperluas jangkauan salah satu RPG legendarisnya. FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE kini resmi tersedia di Nintendo Switch™ 2, Xbox Series X|S, serta Xbox on PC, menandai langkah besar Square Enix dalam menghadirkan ulang kisah Cloud Strife ke lebih banyak pemain di berbagai platform.

Kehadiran versi ini bukan sekadar port biasa. Square Enix secara terang-terangan menunjukkan komitmennya untuk menjadikan FINAL FANTASY VII Remake Trilogy sebagai pengalaman lintas platform, menyusul PlayStation 5 dan PC yang lebih dulu kebagian.

Ekspansi Platform, FF7 Remake Jadi Lebih Inklusif

Sejak pertama kali dirilis pada 2020 dan dinobatkan sebagai Best RPG of the Year, FINAL FANTASY VII REMAKE sudah menjadi tolok ukur modernisasi JRPG klasik. Kini, dengan kehadiran di Nintendo Switch 2 dan Xbox Series X|S, game ini makin terbuka bagi pemain baru—tanpa harus punya ekosistem PlayStation.

Square Enix juga memastikan bahwa seluruh seri remake FF7, termasuk game ketiga yang saat ini masih dalam pengembangan, akan hadir di Switch 2 dan Xbox Series X|S. Buat gamer yang nunggu kepastian lintas platform, ini jelas kabar manis.

Pengalaman Lengkap: Termasuk EPISODE INTERmission

FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE bukan cuma versi “sedikit lebih cantik”. Edisi ini sudah termasuk FF7R EPISODE INTERmission, sebuah chapter tambahan yang menyorot Yuffie Kisaragi—ninja dari Wutai—dalam misi penyusupan ke Midgar.

Cerita Yuffie bukan sekadar bonus tempelan. Episode ini memperluas lore, memperkaya sudut pandang dunia FF7, dan jadi jembatan emosional menuju kelanjutan trilogi.

Fitur Baru: Streamlined Progression, Cocok Buat Pemain Baru

Khusus untuk versi Nintendo Switch 2 dan Xbox, Square Enix menghadirkan fitur opsional bernama Streamlined Progression. Ini semacam “mode santai” yang bikin pemain bisa fokus ke cerita tanpa terlalu dipusingkan grind atau tingkat kesulitan.

Beberapa kemudahan yang ditawarkan:

  • HP dan MP tidak terbatas

  • ATB dan Limit Gauge selalu penuh

  • Damage maksimal hingga 9.999

  • Progres skill senjata lebih cepat

Menariknya, fitur ini juga hadir lewat update di PS5 dan PC, jadi bukan eksklusif platform baru. Cocok buat gamer yang mau menikmati cerita Midgar tanpa stres—atau replay dengan pacing lebih cepat.

Demo Gratis dengan Save Transfer

Masih ragu? Tenang. Square Enix menyediakan demo gratis untuk semua platform, lengkap dengan fitur transfer save ke versi full game. Jadi waktu yang lo habiskan di demo nggak bakal sia-sia.

Untuk pengguna Nintendo Switch 2, demo bisa diunduh lewat kode redeem regional di Nintendo eShop. Sementara pengguna Xbox Series X|S dan PC bisa langsung mengunduh lewat Xbox Store.

Bonus Pembelian Awal yang Menggiurkan

Buat yang beli versi digital sebelum 31 Januari 2026, Square Enix ngasih bonus yang bikin nostalgia auto nyala:
FINAL FANTASY VII versi original (1997).

Sementara itu, edisi fisik Nintendo Switch 2 hadir dengan bonus tambahan berupa Magic: The Gathering – FINAL FANTASY Play Booster, selama stok masih tersedia. Kolektor? Wajib melirik.

Cerita Klasik, Disajikan Ulang dengan Standar Modern

Buat yang belum familiar, FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE mengisahkan perjalanan Cloud Strife, mantan anggota SOLDIER yang kini menjadi tentara bayaran. Ia terlibat dalam konflik besar melawan Shinra Electric Power Company, korporasi raksasa yang mengeksploitasi energi mako dan mengancam keseimbangan planet.

Dengan visual sinematik, sistem combat hybrid real-time dan command-based, serta narasi emosional yang kuat, FF7 Remake sukses menjembatani generasi lama dan baru. Ini bukan sekadar remake—ini reinterpretasi penuh rasa hormat.

Warisan Panjang FINAL FANTASY VII

Sejak rilis perdana di 1997, FINAL FANTASY VII telah terjual lebih dari 15 juta kopi dan diakui sebagai salah satu RPG paling berpengaruh sepanjang masa. Proyek remake yang dibagi menjadi tiga game ini adalah upaya Square Enix untuk menceritakan ulang kisah legendaris tersebut dengan skala dan kedalaman yang sebelumnya mustahil dilakukan.

Dengan FINAL FANTASY VII REBIRTH yang sudah menuai pujian global, dan game ketiga yang sedang digarap, masa depan saga ini masih panjang—dan kini bisa dinikmati di lebih banyak platform.

Nubia V80 Max Hadir di Indonesia, Smartphone 1 Jutaan Tahan Banting

0
Nubia V80 Max Hadir di Indonesia

Nubia V80 Max resmi diperkenalkan di Indonesia sebagai smartphone baru untuk pengguna yang aktif sepanjang hari, mulai pengemudi online hingga pekerja lapangan. Smartphone ini diumumkan melalui kolaborasi dengan SMARTFREN, dan ditujukan untuk menjawab kebutuhan ponsel yang awet, stabil, dan mudah diandalkan dalam jam kerja panjang.

Nubia V80 Max Fokus Daya Tahan dan Performa Kerja Seharian

Lewat Nubia V80 Max, nubia menonjolkan ketahanan perangkat untuk kondisi penggunaan yang tidak selalu ideal. Smartphone ini membawa sertifikasi ketahanan jatuh hingga 1,8 meter dari TÜV, serta perlindungan IP64 untuk debu dan percikan air. Dengan konstruksi yang lebih kokoh, nubia menargetkan pengguna yang sering beraktivitas di luar ruang dan membutuhkan perangkat yang tidak rewel.

Pada sisi konektivitas, smartphone ini mendukung jaringan 4.5G dan GPS berpresisi tinggi. Nubia juga menambahkan Link Booster Technology untuk membantu menjaga stabilitas sinyal sekaligus meningkatkan akurasi navigasi. Kombinasi ini relevan bagi pengguna yang menjalankan beberapa aplikasi bersamaan, seperti navigasi, aplikasi pengantaran, dan komunikasi pelanggan, terutama saat jam sibuk.

Urusan daya, Nubia V80 Max dibekali baterai 6.000mAh dengan klaim kesehatan baterai hingga 4 tahun. Nubia menyebut kapasitas besar ini membantu pengguna tetap produktif tanpa sering mencari colokan. Untuk hiburan saat jeda, layarnya berukuran 6,9 inci agar nyaman dipakai menonton dan berselancar.

Nubia A76 5G, Opsi Entry-Level untuk Akses 5G Lebih Terjangkau

Selain itu, nubia juga membawa nubia A76 5G sebagai pilihan entry-level bagi konsumen yang ingin beralih ke jaringan generasi terbaru. Smartphone ini dibekali chipset T8300 hingga 2,2GHz dan turut mengusung Link Booster Technology agar koneksi lebih stabil untuk komunikasi, konsumsi konten, dan multitasking ringan.

Harga dan Ketersediaan

Nubia V80 Max dijual Rp1.899.000 (8GB/128GB) dan tersedia mulai 22 Januari 2026 di e-commerce serta toko offline nubia, dengan bonus bundling helm edisi khusus selama stok ada. Sementara nubia A76 5G dibanderol Rp1.999.000, tersedia di berbagai platform termasuk Gerai SMARTFREN, plus bonus speaker Bluetooth terbatas dan kuota hingga 12GB per bulan selama setahun untuk pengguna yang mengaktifkan paket tertentu.

Prince of Persia Remake Batal Dikembangkan, Apa Alasannya?

0
Prince of Persia Remake Batal Dikembangkan

Pengembangan game Prince of Persia Remake batal setelah Ubisoft mengumumkan kebijakan barunya terkait restrukturisasi. Game ini termasuk ke dalam enam game yang dihentikan pengembangannya oleh Ubisoft.

Pengumuman ini disampaikan saat perusahaan melakukan transformasi besar-besaran pada struktur organisasi, operasional, dan juga portofolio proyeknya. Ubisoft menyebut langkah tersebut dilakukan untuk menata ulang rencana rilis tiga tahun ke depan, sekaligus memastikan target kualitas bisa tercapai dengan lebih konsisten.

Alasan Prince of Persia Remake Batal

Dalam pernyataannya (Dikutip dari VGC), Ubisoft mengatakan mereka telah meninjau secara menyeluruh content pipeline dan memutuskan untuk mengatur ulang portofolio, mengalokasikan ulang sumber daya, serta merevisi roadmap secara menyeluruh. Strategi ini disebut ditujukan untuk mengembalikan level kualitas kepada segmen open-world adventure dan memperkuat posisi Ubisoft di pengalaman game bertipe GaaS (Games as a Service).

Imbas dari perubahan tersebut, Ubisoft menghentikan enam proyek yang dinilai tidak memenuhi standar yang baru. Selain Prince of Persia Remake Batal, Ubisoft tidak menjelaskan game yang lain.

Belum selesai sampai disitu, Ubisoft juga memutuskan untuk menunda tujuh game dengan alasan memastikan benchmark kualitas benar-benar terpenuhi. Salah satu game yang masuk dalam daftar penundaan ini awalnya ditargetkan rilis pada tahun fiskal 2026, tetapi kini mundur ke tahun fiskal 2027.

Meski nama judulnya dirahasiakan, banyak yang berpendapat bahwa game yang dimaksu adalah remake Assassin’s Creed: Black Flag. Spekulasi ini menguat karena munculnya rumor game tersebut bakal diumumkan dalam waktu dekat, disebabkan oleh munculnya judul game Assassin’s Creed Black Flag Resynced di website rating PEGI.

Model Baru Ubisoft: Rumah Produksi

Ubisoft juga memperkenalkan model operasional baru berbasis sejumlah rumah produksi independen. Masing-masing unit akan memiliki kepemimpinan sendiri dan tanggung jawab masing-masing, mulai dari pengembangan, penerbitan, hingga finansial.

Ubisoft berharap sistem ini membuat pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, lebih tepat, dan pada akhirnya melahirkan lebih banyak game sukses. Contohnya adalah Vantage Studios, studio yang dibuka tahun lalu dan sebagian dimiliki oleh Tencent. Studio ini hanya akan mengawasi Rainbow Six, Assassin’s Creed, dan Far Cry.

Bagaimana menurut kalian?

Sega Umumkan Versi Demo Yakuza Kiwami 3

0
Versi Demo Yakuza Kiwami 3

Demo Yakuza Kiwami 3 akan tersedia gratis mulai dari tanggal 22 Januari 2026. Versi demo ini akan tersedia di PS5, Nintendo Switch 2, Xbox Series, dan PC via Steam. Dalam versi demo ini, pemain bisa menjajal sebagian cerita, berkeliling area ikonik, mencoba minigame, dan mencicipi sistem pertarungan yang ditingkatkan.

Demo Yakuza Kiwami 3 Tawarkan Dua Pengalaman Sekaligus

Demo Yakuza Kiwami 3 mencakup dua game. Ada bagian Kazuma Kiryu dimana kalian diajak menjelajahi jalanan Okinawa dan Tokyo. Ada juga bagian Yoshitaka Mine. Buat kalian yang belum tahu, Yakuza Kiwami 3 memiliki cerita tambahan yaitu Dark Ties, menghadirkan sudut pandang berbeda dengan fokus pada karakter Mine dan gaya bertarung khasnya.

Pada bagian Kazuma Kiryu, kalian bisa menjelajahi Downtown Ryukyu, lalu mencoba pertarungan yang diperbarui lewat dua gaya bertarung Kiryu: Dragon of Dojima: Kiwami dan Ryukyu. Aktivitas santai juga ikut hadir, mulai dari karaoke hingga mini game lain. Ada sentuhan personalisasi yang cukup unik, dimana kalian bisa menghias flip phone dengan aksesori, lalu mengganti outfit Kiryu.

Sementara di Dark Ties, demo membuka bagian awal cerita utama dan akses ke sebagian area Kamurocho. Pertarungan menonjol lewat gaya Mine yang terinspirasi shootboxing, cocok untuk pemain yang suka agresif dan cepat. Mini game seperti mahjong juga bisa dimainkan untuk sekadar istirahat dari duel.

Sayangnya, data sdari demo tidak bisa dibawa ke versi penuh. Jadi, anggap saja demo ini sebagai uji coba untuk menentukan apakah kalian ingin lanjut membeli gamenya saat rilis.

Bagaimana menurut kalian?

Detail Lengkap Spesifikasi Arknights: Endfield Untuk Mobile dan PC

0
Spesifikasi Arknights Endfield Untuk Mobile dan PC

Spesifikasi Arknights: Endfield untuk mobile (Anroid dan iOS) serta PC telah dibagikan oleh Hypergryph menjelang perilisan. Game action RPG ini akan rilis pada 22 Januari 2026 untuk PC, mobile, dan juga PS5. Buat yang sudah tidak sabar bisa melakukan pre-load gamenya.

Spesifikasi Arknights: Endfiled untuk Mobile dan PC

Jika kalian berencana untuk memainkan gamenya di mobile, spesifikasi Arknights: Endfield tidak terlalu menakutkan, tetapi tetap butuh ruang besar.

Android

Minimum

  • OS: Android 10.0 / HarmonyOS 2.0.0 atau lebih baru
  • Prosesor: Snapdragon 855 / Dimensity 1000 / Kirin 990
  • RAM: 6 GB
  • Penyimpanan: 25 GB atau lebih

Rekomendasi

  • OS: Android 11.0 / HarmonyOS 4.0.0 atau lebih baru
  • Prosesor: Snapdragon 8+ Gen 1 / Dimensity 9000 / Kirin 9000S atau lebih tinggi
  • RAM: 8 GB
  • Penyimpanan: 25 GB atau lebih

iOS/iPadOS

Minimum

  • OS: iOS 15.0 / iPadOS 15.0 atau lebih baru
  • Perangkat: iPhone 11 atau iPad dengan chip A13
  • RAM: 4 GB
  • Penyimpanan: 28 GB

Rekomendasi

  • OS: iOS 15.0 / iPadOS 15.0 atau lebih baru
  • Perangkat: iPhone 13 Pro atau iPad dengan chip A15 atau lebih baru
  • RAM: 6 GB atau lebih
  • Penyimpanan: 28 GB

Untuk kalian yang ingin memainkan gamenya di PC, spesifikasinya juga tergolong ramah. Syarat utamanya adalah sama dengan di mobile, perlu punya ruang penyimpanan yang besar.

Minimum

  • OS: Windows 10 64-bit
  • CPU: Intel Core i5-9400F atau setara
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 1060 atau setara
  • RAM: 16 GB
  • Penyimpanan: SSD total 50 GB atau lebih (tambahan 40 GB untuk ekstraksi file)

Rekomendasi

  • OS: Windows 10/11 64-bit
  • CPU: Intel Core i7-10700K atau lebih tinggi
  • GPU: NVIDIA GeForce RTX 2060 atau lebih tinggi
  • RAM: 32 GB
  • Penyimpanan: SSD total 50 GB atau lebih (tambahan 40 GB untuk ekstraksi file)

Bukan sekadar spin-off, Arknights: Endfield membawa pendekatan yang berbeda dari Arknights versi tower defense. Developer Hypergryph mendesain game ini sebagai game action real-time dengan empat karakter yang bisa diganti langsung, ditambah mekanisme industri berskala besar.

Bagaimana menurut kalian?

Life is Strange: Reunion Resmi Diumumkan

0
Life is Strange: Reunion Resmi Diumumkan

Square Enix dan Deck Nine Games akhirnya mengkonfirmasi reuni Max Caufield dengan Chloe Price di Life is Strange: Reunion. Game ini dijadwalkan rilis pada 27 Maret 2026 untuk PS5, Xbox Series, serta PC melalui Steam dan Microsoft Store.

Life is Strange: Reunion Bawa Reuni Max dan Chloe

Reuni Max dan Chloe terasa seperti momen yang sulit terjadi, apalagi setelah perjalanan emosional mereka selama hampir 11 tahun sejak game pertama. Chloe mendadak muncul di Caledon University dengan trauma yang tidak bisa dijelaskan secara logis. Pada sisi lain, Max sedang berada di titik krisis karena hanya punya tiga hari sebelum kebakaran dahsyat melahap kampusnya.

Fitur Rewind Kembali

Chloe di Life is Strange: Reunion

Life is Strange: Reunion akan menjadikan kemampuan Rewind milik Max menjadi inti gameplay, memungkinkan pemain mengulang percakapan, mengubah arah situasi, dan memanipulasi lingkungan untuk memecahkan puzzle “empat dimensi”.

Chloe juga akan menjadi playable character. Ia masih mengandalkan gaya khasnya: menggunakan Backtalk dan kecerdasannya, serta sindiran tajam untuk membongkar rahasia tersembunyi.

Game ini juga menghadirkan soundtrack eksklusif, dari original sampai lagu berlisensi yang memadukan nuansa nostalgia dan warna baru.

Bagaimana menurut kalian?

RRQ X ShopeePay Resmi Berkolaborasi, Hadirkan Promo Menarik

0
RRQ X ShopeePay

Kolaborasi RRQ X ShopeePay telah resmi diumumkan. Organisasi esports Rex Regum Qeon menggandeng ShopeePay sebagai sponsor untuk mendekatkan diri dengan generasi muda. Kerja sama ini diumumkan di Indonesia dan bertujuan memperkuat dukungan terhadap gaya hidup digital anak muda melalui berbagai program yang relevan, praktis, dan menguntungkan bagi komunitas RRQ Kingdom.

RRQ X ShopeePay Untuk Generasi Muda

Kolaborasi RRQ X ShopeePay menjadi langkah bersama untuk membangun ekosistem esports yang tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga pengalaman komunitas. ShopeePay hadir sebagai dompet digital yang ingin lebih dekat dengan anak muda, khususnya para penggemar esports yang aktif dan dinamis. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berupaya menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih mudah sekaligus mendukung aktivitas digital sehari-hari fans RRQ.

President Director ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, menyampaikan bahwa generasi muda membutuhkan pengalaman yang relevan dengan gaya hidup mereka. Karena itu, ShopeePay melihat RRQ sebagai partner strategis untuk mendukung berbagai aktivitas anak muda, sekaligus menghadirkan kemudahan transaksi dengan beragam keuntungan nyata bagi para penggemar.

kehadiran ShopeePay juga dinilai sejalan dengan visi organisasi yang menempatkan komunitas sebagai inti dari esports. CEO dan Co-Founder RRQ, Andrian Pauline, menyebut bahwa esports bukan sekadar pertandingan, tetapi juga tentang pengalaman fans yang menyeluruh. Dengan dukungan ShopeePay, RRQ melihat peluang untuk memberikan pengalaman yang lebih dekat, nyaman, dan menguntungkan bagi para pendukung setianya.

Program Eksklusif untuk Komunitas RRQ Kingdom

Melalui kolaborasi ini, RRQ dan ShopeePay menyiapkan sejumlah program yang berfokus pada pengalaman fans. Beberapa di antaranya adalah promo dan cashback eksklusif untuk RRQ Kingdom, aktivasi online dan offline yang lebih dekat dengan komunitas, hingga merchandise khusus bagi pengguna ShopeePay dalam berbagai kegiatan RRQ ke depan.

Tidak hanya itu, kerja sama RRQ X ShopeePay juga menghadirkan penawaran khusus berupa saldo ShopeePay gratis Rp10.000. Promo ini bisa diklaim oleh RRQ Kingdom dengan mengunduh aplikasi ShopeePay, memasukkan kode SPAYRRQ, serta melakukan upgrade ke ShopeePay Plus.

Bagaimana menurut kalian?

Review Kejora (PC): Awal yang Bagus Untuk 2026

0

Kejora menjadi awal bagi industri game Indonesia di tahun 2026. Game storytelling buatan Berangin Interactive ini mengusung tema misteri (Dan sedikit horor) yang menjadi genre favorit orang Indonesia. Tema ini dibungkus dengan visual hand-drawn yang artistik dan unik. Tidak lupa bumbu elemen puzzle untuk melengkapi semuanya.

Hal yang menarik adalah kabarnya developer sudah mengubah konsep game secara keseluruhan. Tentunya hasil akhir yang diperlihatkan sekarang seharusnya adalah yang terbaik dari sebelumnya.

Kami telah memainkan versi review Kejora di PC. Dari segi durasi game ini cukup singkat. Kami bisa menamatkannya dengan total waktu 5 jam, mungkin bisa lebih cepat jika dimainkan secara langsung dalam 1 hari. Berikut adalah pengalaman yang kami dapatkan selama memainkan gamenya:

Desa yang Terkurung oleh Waktu

Review Kejora Visual di Desa

Kejora berlatar di desa tahun 90an, dimana warganya secara sekilas hidup dengan tentram. Tanpa mereka ketahui, kehidupan di desa ternyata terus berulang di satu hari yang sama. Setiap jam 12 malam tiba, waktu akan kembali ke hari sebelumnya dan tidak ada yang merasakannya.

Rahasia ini akhirnya mulai terbongkar berkat rasa keingintahuan anak kecil bernama Kejora, yang juga merupakan protagonis di game ini. Bersama dengan kedua temannya, Jaka dan Guntur, Kejora bisa mengungkap kebohongan yang sudah dijalani puluhan tahun oleh dirinya dan warga desa yang lain.

Review Kejora Karakter Utama

Cerita ini menjadi semakin menarik karena Kejora adalah seorang anak kecil, dan bagaimana ia memproses semuanya. Kadang ia bisa memiliki pemikiran yang brilian, bisa juga memberikan pendapat yang tidak disangka, atau malah tidak masuk akal. Kedua teman Kejora, Jaka dan Guntur tidak membantu dan kebanyakan hanya mengeluh atau mengulangi pertanyaan yang sudah terjawab.

Hal yang sama juga anehnya diderita oleh para orang dewasa di dalam game. Dialog yang muncul sepertinya terlalu monoton dan berulang-ulang.

Review Kejora Contoh Dialog

Untungnya Kejora tidak sendiri. Ia akan ditemani oleh Aditya, pria yang datang dari dunia luar dan memutuskan untuk menolong Kejora. Kalau kalian pernah membaca manga Jigoku Sensei Nube, Aditya mirip dengan Guru Nube dari kemampuannya. Mungkin seandainya ia tidak sering beristirahat, masalah ini akan lebih cepat beres.

Dunia di dalam game Kejora divisualkan dengan gaya hand-drawn yang artistik. Gaya ini memberikan kesan kepada pemain seperti sedang mengikuti cerita dari buku cerita. Untuk beberapa tempat misalnya seperti di desa atau pabrik yang terbengkalai, tehnik ini cocok untuk diterapkan. Tetapi untuk tempat seperti di dalam gua justru menjadi terlalu gelap dan malah menganggu permainan.

Hal lain yang agak disayangkan adalah musik. Soundtrack dari game ini kurang terasa feelnya, padahal untuk game storytelling musik itu perlu untuk memperkuat atmosfir. Hanya satu musik yang kami ingat. Itupun karena diputar terus secara berulang.

Gameplay Puzzle

Karena mengedepankan cerita, gameplay Kejora sangatlah sederhana. Tugas kalian hanya mengerakkan Kejora untuk menyelesaikan puzzle yang ditemui untuk maju ke level berikutnya, dan mengulangi pola yang sama.

Puzzle ini bisa diselesaikan sendirian atau dibantu oleh Jaka dan Guntur. Kedua teman Kejora ini masing-masing memiliki kemampuan khusus. Jaka yang kuat bisa mendorong objek yang menghalangi jalan atau melempar benda dengan ketapel. Sedangkan Guntur yang lebih lincah bisa membantu Kejora untuk mencapai tempat tinggi, atau membersihkan halangan dengan karatenya.

Review Kejora Gameplay Puzzle

Hal yang akan menjadi tantangan adalah game ini tidak memiliki fitur yang memudahkan atau memandu pemain dalam menyelesaikan teka-teki. Tidak ada ikon penanda, tidak ada juga penunjuk jalan. Pemain harus bisa menebak apa yang dibutuhkan dengan membaca mission goal atau menyimak percakapan Kejora. Tenang, game ini sudah didukung subtitle berbahasa Indonesia.

Dari pengalaman kami, puzzle yang disajikan bervariasi tingkat kesulitannya. Ada yang mudah diselesaikan, ada juga yang sulit tapi pintar, sampai dengan yang sulit dan membuat frustrasi. Kekesalan kami bukan karena puzzlenya yang sulit, tapi cara menyelesaikannya yang berputar-putar. Ada beberapa puzzle yang secara logika seharusnya bisa dipecahkan dengan mudah. Tapi developer memutuskan untuk membuatnya jadi lebih rumit dan tidak masuk akal.

Ada juga beberapa momen yang menurut kami adalah missed opportunity. Menjelang akhir game, akan ada bagian dimana Kejora dan teman-temannya berhadapan dengan semacam musuh kuat. Meski tidak bisa menyerang langsung, pemain akan dihadapkan dengan berbagai macam sequence yang mengharuskan Kejora bekerjasama dengan Jaka dan Guntur untuk bisa menyelesaikannya. Seharusnya momen seperti ini bisa lebih banyak, tidak hanya satu kali saja.

Kejora Dari Segi Teknis

Kami memainkan versi review Kejora di PC. Secara spesifikasi, game ini terbilang sangat enteng sehingga tidak jadi masalah jika dimainkan di PC dengan spesifikasi apapun.

Justru kami bermasalah dengan beberapa bug yang muncul di dalam game. Bug ini bukan sekedar bug sederhana, tapi game breaking. Kami bahkan sampai terpaksa harus mengulang dari awal karena stuck akibat bug ini.

Kesimpulan Review Kejora

Kesimpulan yang kami dapatkan selama memainkan versi review Kejora adalah cerita yang diceritakan cukup menarik. Kami tidak menyangka cerita yang disajikan cukup dalam untuk ukuran game yang desainnya seperti buku cerita anak-anak. Gameplay puzzle yang membumbui alur cerita Kejora juga didesain cukup baik, meski ada beberapa yang terkesan kurang dipoles dan ada ranjau bugnya.

Ada beberapa dialog di dalam game terutama ketika Kejora dan teman-temannya sedang ngobrol terkesan monoton, tapi ini wajar karena para karakter ini masih anak-anak. Tapi agak menganggu jika karakter orang dewasa yang berbicara seperti ini.

Kejora bisa menjadi awal yang baik untuk industri game Indonesia di 2026.

Kejora sudah tersedia di PS5, PS4, Xbox Series, Nintendo Switch, dan PC.

*Disclaimer: Kode untuk review diberikan oleh publisher/developer

Spesifikasi Infinix NOTE Edge yang Sudah Resmi Meluncur di Indonesia

0
Spesifikasi Infinix NOTE Edge

Inilah spesifikasi Infinix NOTE Edge yang baru diumumkan di Indonesia, bersamaan dengan peluncuran tablet Infinix XPAD Edge. Keduanya masuk dalam EDGE Series, lini baru yang menonjolkan desain curved ultra tipis berkelas, performa andal, serta pengalaman penggunaan untuk gaya hidup modern.

Spesifikasi Infinix NOTE Edge: Desain Tipis, Layar Curved, dan Audio JBL

Infinix NOTE Edge diposisikan sebagai ponsel yang menggabungkan desain premium dan daya tahan. Ponsel ini memiliki bodi 7,2mm dengan bobot 185 gram. Finishing Pearl Light Ripple Shadow hadir lewat empat warna: Lunar Titanium, Silk Green, Stellar Blue, dan Shadow Black. Ada juga varian Silk Green yang membawa proses tekstur Polyurethane water wave brushed untuk memberi efek lembut seperti sutra.

Untuk display, NOTE Edge mengandalkan layar 3D curved 1.5K Ultra Clear berbahan self luminous generasi terbaru. Bezel simetris ultra tipis 1,87mm dan puncak kecerahan 4500 nits membuat tampilan tetap jelas siang atau malam. Untuk suara, ada dual stereo speaker JBL yang disetel profesional. Perlindungan layarnya memakai Corning Gorilla Glass 7i, sementara bodi mengantongi sertifikasi IP65.

Poin besar dari spesifikasi Infinix NOTE Edge ada di sektor performa dan daya. Ponsel ini menjadi yang pertama di dunia memakai MediaTek Dimensity 7100 5G, dengan skor AnTuTu V11 tembus 810.000 dan dukungan hingga 90fps di Honor of Kings. Infinix juga membawa 13 optimasi 5G bersama MediaTek, termasuk klaim bandwidth video lebih cepat hingga 30% di area padat, peningkatan keberhasilan panggilan 5% saat bergerak, dan 33% di lingkungan industri. Ditambah UPS 3.0 AI Super Signal untuk optimasi sinyal dari subway sampai parkir bawah tanah.

Baterai ponsel ini adalah 6500mAh dengan teknologi self repairing battery yang menjaga lebih dari 80% kapasitas setelah 2.000 siklus. Pengisian 45W All-Round FastCharge mengisi 1% ke 50% dalam 27 menit dan penuh 62 menit.

Kamera utama ponsel ini adalah 50MP dengan sensor besar 1/2 inci, serta Live Photo 3 detik dengan audio yang bisa diekspor ke GIF atau MP4. Ditambah dengan RAM 8GB didukung MemFusion hingga 16GB.

Untuk sistem operasi, NOTE Edge berjalan di XOS 16 berbasis Android 16, plus One Tap Button untuk Folax AI yang bisa menerjemahkan, merangkum, hingga membantu dari konten layar. Infinix menjanjikan tiga upgrade XOS sampai XOS 19 dan lima tahun patch keamanan.

Infinix XPAD Edge: Tablet Tipis untuk Produktivitas

Melengkapi Infinix NOTE Edge, Infinix XPAD Edge hadir dengan slogan “Edge With Class, Work With Ease”. Tablet ini membawa layar 13,2 inci 2.4K Eye Protection Display, bodi metal unibody ultra slim berbobot 588 gram, dan fitur multitasking seperti split screen, parallel windows, serta drag and drop.

Paket pembelian sudah termasuk X Keyboard 20, sementara X Pencil 20 dijual terpisah. Aplikasi WPS Office dan CapCut sudah terpasang, ditambah dukungan Infinix AI. Untuk koneksi, tersedia 4G dan WiFi, dengan audio 4 speaker immersive sound.

Harga dan Ketersediaan

Infinix NOTE Edge hadir dalam 8GB+128GB dan 8GB+256GB. Varian 8GB+128GB dijual eksklusif di Erafone seharga Rp3.299.000, dengan bonus TWS XE33 selama stok ada, cicilan 0% hingga 24 bulan, jaminan tukar 30 hari, serta Vidio Lite gratis tiga bulan sesuai syarat.

Varian 8GB+256GB dijual di semua kanal resmi dengan harga promo Rp3.399.000 dari normal Rp3.499.000 saat flash sale online.

Infinix XPAD Edge dijual dengan harga Rp4.499.000 dari harga normal Rp4.599.000 pada promo online, termasuk keyboard di paket. Setiap pembelian NOTE Edge dan XPAD Edge juga mendapat bundling kartu perdana Smartfren dengan total kuota hingga 48GB selama satu tahun sesuai ketentuan.