Tidak lama lagi fans League of Legends akan dapat menyaksikan season 2 Arcane di Netflix. Melihat dari desain dan juga segi marketing, pernahkah kalian membayangkan berapa besar uang yang dikeluarkan oleh Riot Games untuk memproduksi Arcane?
Dilaporkan oleh Variety, Riot Games harus mengeluarkan banyak uang untuk membuat Arcane. Total pengeluaran Riot adalah sekitar $250 juta untuk pembuatan 2 season, atau 18 episode. Angka tersebut sudah termasuk untuk promosi. Jumlah ini menjadikan Arcane sebagai film animasi seri termahal yang tayang di televisi.
Merespon berita yang dilaporkan oleh Variety, Co-Founder Riot Mark Merrill menolak untuk mengkomentari lebih jauh. Namun ia mengatakan Riot tidak memiliki masalah untuk mengeluarkan banyak uang demi memuaskan fansnya.
Informasi lainnya yang diungkap oleh Variety adalah Riot ternyata sempat bekerjasama dengan Anthony dan Joe Russo, produser dari film Marvel The Avengers. Keduanya ditugaskan untuk membuat film yang mengangkat cerita dari dunia League of Legends. Sayangnya proyek ini tidak berhasil.
Season 2 Arcane akan mulai tayang pada tanggal 9 November 2024 untuk ACT 1, lalu diikuti ACT 2 di tanggal 16 November 2024, dan ACT 3 pada tanggal 23 November 2024.
Konami telah mengungkap misteri yang selama ini belum terpecahkan dari franchise Metal Gear. Misteri ini tentang voice actor yang mengisi suara dari karakter Eva di Metal Gear Solid 3: Snake Eater. Rupanya ia adalah Suzetta Miñet yang juga merupakan pengisi suara dari film Disney, Ariel the Little Mermaid. Baik Konami maupun Miñet terus merahasikan ini selama 20 tahun.
Dalam video Metal Gear Solid Legacy Part 3, Miñet menjelaskan alasan kenapa ia harus merahasiakan perannya sebagai Eva. Rupanya ini berhubungan dengan peran Miñet sebagai Ariel the little Mermaid yang merupakan film kartun untuk anak-anak. Peran ini sangat berbeda dengan Eva yang tampil menggoda dan memiliki banyak rahasia. Miñet bersama dengan David Hayter nantinya akan kembali tampil di Metal Gear Solid Delta Snake Eater sebagai Eva dan Naked Snake,
Metal Gear Solid Delta Snake Eater belum memiliki tanggal rilis. Game remake ini nantinya akan rilis di platform PS5, Xbox Series, dan juga PC.
Menjelang ulang tahun ke-30 Warcraft yang akan jatuh pada tanggal 13 Nobember, muncul kabar bahwa Blizzard akan meremaster game Warcraft II. Gambar banner maupun logo dari game ini berhasil ditemukan server internal Blizzard dan akhirnya disebar ke media sosial.
Jika rumor ini benar, Blizzard kemungkinan akan mengungkapnya pada acara ulang tahun Warcraft. Karena Blizzard juga akan membuat acara livestream yang menayangkan konser dan juga presentasi untuk masa depan dari franchise Warcraft.
Warcraft II: Tide of Darkness dirilis pada tahun 1995 di PC dan Mac. Game ini masih melanjutkan cerita dari pertama tentang bagaimana perang antara pasukan invasi orc yang masuk ke Azeroth melalui Dark Portal melawan manusia. Warcraft II juga memiliki andil dalam menciptakan alur cerita “legendaris” yang terjadi di game selanjutnya, Warcraft III: Frozen Throne.
Sega dilaporkan sedang mengembangkan franchise Virtua Fighter baru. Rencana ini merupakan bagian dari program milik Sega untuk menghidupkan kembali IP lama mereka. Informasi ini diungkap oleh pimpinan dari Global Transmedia Group, Justin Scarpone ketika berbicara dengan VGC.
Ia menjelaskan bahwa Sega memiliki demografi yang berbeda umur, yaitu mereka yang sudah mengenal Sega sejak masa kecilnya dulu dan gamer masa kini. Untuk mendapatkan itu semua Sega memulai rencana untuk revitalisasi IP lamanya seperti Crazy Taxi, Jet Set Radio, Streets of Rage, Shinobi (akan diadaptasi menjadi film), dan Virtua Fighter. Scarpone bahkan telah mengkonformasi bahwa saat Sega sudah mengembangkan Virtua Fighter. Namun ia tidak menjelaskan medianya, apakah game atau film.
Seri game Virtua Fighter yang dirilis oleh Sega adalah Virtua Fighter 5 di tahun 2007. Setelah itu Sega tidak lagi memproduksi franchise tersebut. Virtua Fighter juga merupakan game fighting legendaris yang mengawali tren desain 3D untuk genre tersebut. Jika Sega betul-betul sedang membuat game Virtua Fighter, maka fans yang dulu memainkannya Sega Saturn dan Arcade pasti akan menunggu perilisan game tersebut.
Garena resmi mengumumkan akan merilis Delta Force, game tactical first-person shooter (FPS) terbaru di Asia Tenggara, Taiwan, Amerika Tengah dan Amerika Latin, Brasil, serta Timur Tengah dan Afrika Utara. Game ini akan dirilis di iOS, Android, dan PC.
Delta Force versi PC akan hadir tanggal 5 Desember 2024. Mulai sekarang, pemain sudah bisa melakukan pra-registrasi Open Beta game Delta Force versi PC melalui laman resmi Garena DeltaForce. Garena akan membagikan hadiah eksklusif serta skin senjata spesial untuk pemain yang menggunakan PC Client Pack Garena untuk Delta Force. Tak hanya itu, PC Client Pack dari Garena akan dilengkapi fitur cross-progression dengan versi mobile, sehingga progres permainan pemain di PC akan berlanjut ketika versi mobile Delta Force rilis pada awal 2025. Garena juga memastikan bahwa Matchmaking untuk pemain PC dan Mobile tidak akan tumpang tindih.
Delta Force hadir dengan peran Operator beragam dengan kemampuan berbeda. Dengan peta dan medan tempur yang beragam, Delta Force akan mengharuskan pemain saling bekerja sama untuk menguasai medan pertempuran dengan menggunakan persenjataan dan kendaraan yang tersedia. Game ini juga memberi keleluasaan kustomisasi pilihan senjata yang bisa disesuaikan dengan strategi serangan pemain.
Dikembangkan oleh Team Jade dari TiMi Studio Group, Delta Force memiliki fitur grafis realistis serta mode gameplay beragam untuk menghadirkan pengalaman bermain yang imersif bagi pencinta game bergenre shooter.
Adapun, dua mode Player versus Player (PvP) yang akan dirilis di Delta Force adalah sebagai berikut:
Warfare
Mode Warfare adalah mode pertempuran berskala besar dengan melibatkan hingga 64 pemain dalam waktu bersamaan. Pemain akan berpartisipasi dalam pertarungan 32 vs 32 yang masif di medan pertempuran darat, udara, dan air. Setiap kubu pemain akan dibagi kembali ke dalam skuad berisi empat orang untuk bekerja dan berstrategi bersama untuk memenangkan pertandingan. Pemain harus memilih operator dengan persenjataan dan taktik berbeda yang tersedia, mulai dari smoke cover, penghancur kendaraan, hingga penyembuhan.
Operations
Dalam mode shooter ekstrasi ini, pemain akan bergabung regu berisi tiga orang untuk mengeksplorasi map, mengumpulkan suplai, dan mencapai poin ekstraksi dalam waktu yang ditentukan. Item yang dikumpulkan bisa dijual untuk mendapatkan alat tukar di dalam game (in-game currency). Pemain juga bisa menggunakan items tersebut dalam pertandingan, tapi mereka bisa kehilangan semuanya jika kalah di pertandingan itu. Sebaliknya, jika menang, pemain bisa merebut semua resources dari tim lawan.
Mode ini juga hadir dengan misi spesial, area terlarang, hingga ‘boss’ yang akan memberikan hadiah berharga. Tak hanya itu, pemain bisa mendapatkan item ‘MandelBrick’ yang dibutuhkan untuk mendapatkan skin eksklusif. Namun, mendapatkan ‘MandelBrick’ tidak akan mudah karena lokasi keberadaannya akan disampaikan kepada semua pemain, membuat semua pemain saling bertarung untuk mendapatkannya.
Informasi lebih jelas tentang Delta Force bisa dilihat di sini.
Sony Interactive Entertainment memang sudah mengungkap spesifikasi untuk PS5 Pro, tapi secara umum. Sekarang spesifikasi yang lebih detail dari konsol tersebut telah diungkap oleh Digital Foundry dari buku panduan yang ada di dalam boks PS5 Pro untuk review.
PS5 Pro telah dipastikan memiliki peningkatan signifikan dibandingkan versi standarnya. Konsol ini dilengkapi prosesor AMD Ryzen Zen 2 dengan 8 core dan 16 thread, serta mesin grafis berbasis RDNA yang mampu menghasilkan performa komputasi GPU sebesar 16,7 teraflops. Hasil ini lebih tinggi dari PS5 biasa yang memiliki 10,23 teraflops.
PS5 Pro juga membawa peningkatan di sisi memori dan penyimpanan. Konsol ini memiliki 16GB memori GDDR6, ditambah 2GB memori DDR5 berkecepatan lebih rendah yang didedikasikan untuk pekerjaan “non-gaming”. Selain itu, kapasitas penyimpanan PS5 Pro ditingkatkan dengan SSD kustom sebesar 2TB. Peningkatan performa ini akan berdampak pada konsumsi daya yang diperkirakan mencapai mencapai 390W. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan versi slim dan PS5 Digital Edition yang mengkonsumsi 340W.
Sony Interactive Entertainment juga baru saja membagikan daftar 55 game yang akan hadir di PS5 Pro dan mendapatkan peningkatan dari teknologi yang ada di konsol tersebut:
Alan Wake 2
Albatroz
Apex Legends
Arma Reforger
Assassin’s Creed Mirage
Baldur’s Gate 3
Call of Duty: Black Ops 6
EA Sports College Football 25
Dead Island 2
Demon’s Souls
Diablo IV
Dragon Age: The Veilguard
Dragon’s Dogma 2
Dying Light 2 Reloaded Edition
EA Sports FC 25
Enlisted
F1 24
Final Fantasy VII Rebirth
Fortnite
God of War Ragnarök
Hogwarts Legacy
Horizon Forbidden West
Horizon Zero Dawn Remastered
Kayak VR: Mirage
Lies of P
Madden NFL 25
Marvel’s Spider-Man Remastered
Marvel’s Spider-Man: Miles Morales
Marvel’s Spider-Man 2
Naraka: Bladepoint
NBA2K 25
No Man’s Sky
Palworld
Paladin’s Passage
Planet Coaster 2
Professional Spirits Baseball 2024-2025
Ratchet & Clank: Rift Apart
Resident Evil 4
Resident Evil Village
Rise of the Ronin
Rogue Flight
Star Wars: Jedi Survivor
Star Wars: Outlaws
Stellar Blade
Test Drive Unlimited: Solar Crown
The Callisto Protocol
The Crew Motorfest
The Finals
The First Descendant
The Last of Us Part I
The Last of Us Part II Remastered
Until Dawn
War Thunder
Warframe
World of Warships: Legends
PS5 Pro akan mulai dijual pada tanggal 7 November 2024 dengan harga USD699. Sayangnya konsol ini dipastikan belum tersedia di Indonesia pada tanggal tersebut. Dilansir dari Liputan 6, alasan Sony belum merilis PS5 Pro di Indonesia adalah karena belum tersedianya jaringan WiFi 7.
Bermain game memang bisa menjadi hobi bagi siapa saja di seluruh dunia. Baik dari segi usia maupun profesi, game tetap menjadi pilihan populer untuk mengatasi stres atau menyalurkan hobi. Salah satu contohnya adalah musisi yang menjadikan video game sebagai bagian dari kehidupan mereka.
Berbicara tentang musisi dan game, terdapat beberapa musisi terkenal di Indonesia yang sangat menyukai dan hobi bermain game. Ingin tahu siapa saja musisi terkenal Indonesia yang sangat hobi bermain game? Berikut adalah ulasan lengkapnya.
1. Isyana Sarasvati
Bagi pengikut laman Instagramnya, tidak mengejutkan mengetahui bahwa pelantun IL SOGNO ini adalah seorang gamer. Di berbagai kesempatan, ia sering membagikan pengalaman bermain Ragnarok X. Selain itu, Isyana juga menikmati bermain PlayStation saat memiliki waktu luang.
Kecintaannya terhadap konsol PlayStation bahkan membawanya tampil di YouTube PlayStation Asia pada 22 Januari 2021, di mana ia berbagi berbagai pengalaman tentang permainan konsol tersebut.
2. Ariel Noah
Ariel, yang dikenal sebagai vokalis utama grup band NOAH, ternyata juga sangat menyukai bermain game. Dalam beberapa kesempatan, ia berbagi cara dan pengalaman tentang merakit PC high-end dengan spesifikasi yang mengesankan. Selain itu, kecintaannya pada PUBG Mobile membawanya terjun ke dunia esports.
Ia memiliki grup esports bernama The Pillars yang diluncurkannya beberapa tahun lalu, yang terdiri dari berbagai divisi. Di samping itu, musisi yang menggemari action figure ini juga menikmati bermain Genshin Impact.
3. Coki Bollemeyer
Musisi yang bernama asli Christopher Bollemeyer ini adalah gitaris dari band NTRL dan Darksovl, yang memiliki beragam hobi. Dalam berbagai kesempatan, ia mengungkapkan kecintaannya pada permainan drone dan video game.
Terkait game, Coki bahkan pernah membuat vlog gaming di YouTube pribadinya saat memainkan Call of Duty. Ia menggarap vlog tersebut layaknya seorang YouTuber gaming biasa. Selain itu, di channel YouTube What The Noise, Coki juga pernah menyebutkan bahwa ia sering masuk ke game online, meskipun terkadang hanya untuk bersenang-senang dan bercanda dengan teman-teman sesama gamernya.
4. Reza Oktovian
Reza Oktovian, yang lebih dikenal sebagai Reza Arap, adalah sosok yang berbeda dari tiga musisi sebelumnya. Sementara Coki, Isyana, dan Ariel lebih dahulu dikenal sebagai musisi, Reza justru memulai kariernya sebagai gamer. Ia adalah YouTuber gaming yang berhasil mempopulerkan vlog lets play di Indonesia.
Sebagai seorang gamer, Reza lebih dulu mendapatkan popularitas sebagai pemain game. Namun, beberapa tahun setelah merintis kariernya di YouTube, ia beralih ke dunia musik bersama Gerald Liu dan Eka Gustiwana di Weird Genius.
Meskipun ia mengaku tidak bisa membaca nada, bakatnya berkontribusi besar terhadap kesuksesan Weird Genius. Meski tidak bisa membaca chord, peran dan kontribusinya sebagai anggota WG membuat Reza layak diakui sebagai seorang musisi.
5. Qorygore
Seperti Reza Oktovian, Qorygore juga awalnya lebih dikenal sebagai seorang gamer. Namun, sejak awal berkarier di YouTube, ia juga mengunggah beberapa video drum cover. Meskipun namanya terkenal di dunia gaming, Qorygore sering menyatakan bahwa tujuannya adalah menjadi musisi.
Ia telah merilis berbagai karya musik dalam genre Hip Hop, yang diakui banyak penggemar sebagai musik berkualitas tinggi. Meskipun lebih fokus pada musik, ia masih sering melakukan streaming video game di saluran YouTube-nya.
Itulah 5 musisi top Indonesia yang ketahuan suka memainkan game. Apakah salah satunya adalah favorit kalian?
Nintendo telah menggoda fansnya dengan mengumumkan informasi baru tentang penerus dari Nintendo Switch. Informasi ini datang bukan dari pihak ketiga atau leaker, melainkan langsung dari Presiden Nintendo Shuntaro Furukawa.
Melalui akun X Nintendo, Furukawa mengkonfirmasi salah satu fitur yang bisa digunakan oleh penerus Nintendo Switch alias Switch 2. Ia menjelaskan bahwa software yang ada di Nintendo Switch sekarang nantinya bisa juga digunakan di Switch 2. Fitur ini juga akan termasuk Nintendo Switch Online yang juga akan tersedia di Switch 2. Furukawa tidak menjelaskan secara spesifik software yang ia maksud,
Mengenai kapan Switch 2 diumumkan masih belum ada keterangan yang jelas dari Nintendo. Semua pernyataan yang sudah diberikan oleh Nintendo hanya memberikan petunjuk bahwa Switch akan diumumkan sebelum tahun fiskal berakhir, yaitu di 31 Maret 2025.
Warner Bros. telah mengungkap secara sekilas seperti apa sekuel dari Hogwarts Legacy nanti. Game ini dipastikan bakal memiliki hubungan dengan film terbaru Harry Potter yang akan tayang di HBO.
Berbicara dengan Variety, pimpinan Warner Bros. Interactive Entertainment David Haddad menegaskan bagaimana pentingnya kesuksesan Hogwarts Legacy bagi perusahaannya. Game tersebut mendorong Warner Bros. untuk kembali lagi mengembangkan franchise Harry Potter. Salah caranya adalah dengan fokus dalam membuat sekuel dari Hogwarts Legacy.
Keseriusan Warner Bros. juga terlihat dengan rencana mereka untuk mengkaitkan cerita sekuel Hogwarts Legacy ke dalam franchise Harry Potter. Inilah yang membuat cerita dari game tersebut nantinya akan memiliki peran penting dalam film seri terbaru Harry Potter.
Prestasi Hogwarts Legacy yang berhasil menjadi GOTY di 2023 dan terjual sampai dengan 30 juta unit sampai dengan bulan Oktober lalu, membuat Warner Bros. menjadikan game ini sebagai salah satu prioritasnya.
Akhir tahun 2024 sudah di depan mata. Sesuai dengan tradisi yang sudah berjalan, industri game merayakannya dengan membagikan penghargaan kepada game yang mencuri perhatian. Salah satu acara ini adalah The 2024 Golden Joysticks yang sudah mengungkap daftar kategori penghargaan berikut para nominasinya.
Kategori puncak dari The 2024 Golden Joysticks Awards adalah Ultimate Game of the Year (GOTY). Kategori ini berisi 12 nominasi game yang berasal dari berbagai genre. Salah satu nominasinya adalah Black Myth: Wukong, dimana sebelumnya sempat muncul kabar bahwa game buatan Game Science ini tidak masuk dalam The 2024 Golden Joysticks Awards.
Berikut adalah daftar lengkap dari 12 judul game yang bersaing untuk mendapatkan penghargaan Ultimate GOTY di The 2024 Golden Joysticks Awards:
Astro Bot
Final Fantasy VII Rebirth
Silent Hill 2 Remake
Black Myth: Wukong
Satisfactory
Metaphor: ReFantazio
Call of Duty: Black Ops 6
Dragon Age: The Veilguard
Helldivers 2
Tekken 8
Balatro
Animal Well
Kalian bisa mengikuti voting untuk menentukan siapa yang akan mendapatkan penghargaan Ultimate GOTY di sini. Selain kategori Ultimate GOTY, The 2024 Golden Joysticks Awards juga menghadirkan kategori yang lain dan tentunya dengan lebih banyak nominasi.
Pemenang dari The 2024 Golden Joysticks Awards akan diumumkan pada tanggal 21 November 2024.