Dampak dari buruknya performa Suicide Squad: Kill The Justice League telah mulai terlihat. Menurunnya pemasukan akibat game tidak diterima oleh gamer menyebabkan terjadinya PHK di dalam Rocksteady, developer yang mengembangkan game tersebut.
Dilaporkan oleh Eurogamer, telah terjadi PHK dalam beberapa divisi di Rocksteady. Menurut narasumber yang berbicara kepada Eurogamer, divisi yang paling terdampak adalah divisi QA. Divisi ini sudah kehilangan setengah dari timnya sejak bulan lalu.
PHK ini juga terjadi di luar divisi QA, dimana narasumber mengatakan tidak hanya menimpa staf yang berstatus junior, tapi juga staf yang sudah lama bekerja di Rocksteady.
Dengan kondisi yang menimpan Rocksteady, tidak jelas bagaimana nasib dari Suicide Squad: Kill The Justice League ke depannya. Apalagi game ini masih memiliki sisa konten dari roadmap yang harus diselesaikan.
ZTE Mobile Devices telah mengumumkan peluncuran smartphone terbaru mereka, nubia Music dan ZTE Blade A55, yang akan tersedia mulai 5 September. Kedua perangkat ini menawarkan inovasi terbaru yang menggabungkan teknologi mutakhir dan cocok untuk berbagai gaya hidup digital modern, terutama bagi anak muda.
Chen Xinyu, Country Manager ZTE Mobile Indonesia, mengatakan: “Dengan slogan ‘Be Yourself’ nubia Music dirancang bagi kaum muda agar bisa menjadi diri mereka sendiri, menikmati berbagai pengalaman dan gaya hidup digital sembari merasakan pengalaman musik favorit yang imersif dan tak tertandingi. Sedangkan ZTE Blade A55 cocok bagi kaum muda cerdas yang ingin meng-upgrade perangkat mereka ke smartphone yang lebih canggih dengan kamera dan performa luar biasa namun memiliki harga yang terjangkau. Peluncuran kedua smartphone ini adalah wujud komitmen kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan teknologi lebih dekat kepada penguna di Indonesia.”
Spesifikasi Nubia Music
Dengan desain yang terinspirasi dari pemutar piringan hitam klasik, dengan garis-garis geometris klasik, holographic optical film yang menawan, nubia Music bukan hanya sebuah smartphone, tetapi juga pemutar musik yang memberikan pengguna pengalaman tak tertandingi dalam menikmati musik favorit.
Perangkat ini sudah diperkuat High Quality Ultra Speaker untuk memperdengarkan volume suara yang 600%, lebih tinggi dari smartphone umumnya. Bukan hanya kencang, kualitas audio yang diperdengarkan pun tinggi, karena didukung oleh AI super volume algorithm, DTS® Ultra, dan dua jack earphone 3.5mm untuk aktivitas berbagi musik dengan teman, keluarga, atau pasangan.
Dengan fitur Dual Musical Light Effects with Melody, pengguna dapat menikmati efek cahaya yang menakjubkan pada speaker dan layar smartphone. Kedua efek cahaya ini dapat berubah secara real-time menurut irama musik yang sedang diperdengarkan, memberikan pengalaman mendengarkan musik yang lebih menyenangkan.
Dibekali baterai besar 5000mAh, pengguna bisa menikmati musik favorit mereka atau melakukan berbagai aktivitas digital mereka dengan lebih lama. Performanya tak perlu diragukan karena perangkat ini sudah menggunakan dynamic RAM hingga 8GB dan internal storage 128GB untuk performa yang lancar.
Tak hanya musik, pengguna juga bisa menikmati berbagai konten di layar seluas 6,6inci HD+ dengan refresh rate 90Hz untuk tampilan yang tajam dan hidup serta smooth. Abadikan berbagai momen-momen terbaik dengan kamera ganda (50MP+AI) di belakang, disertai AI Camera, untuk gambar-gambar dan video yang jernih dan stabil, serta kemampuan merekam 12 scene pemotretan, dari portrait, pemandangan, hingga makanan dan malam.
Nubia Music dibanderol dengan harga Rp1.249.000 dan tersedia dengan harga spesial Rp1.099.000 secara ekslusif di Shop I Tokopedia mulai dari 5 hingga 7 September 2024, dan di seluruh marketplace mulai tanggal 8 September 2024. Untuk setiap pembelian nubia music, pembeli akan mendapatkan free dua wired earphone.
ZTE Blade A55, Smartphone Powerfull dengan Harga Terjangkau
ZTE Blade A55 mendefinisikan ulang segmen smartphone yang terjangkau melalui perpaduan antara style, kinerja, dan kemampuan serbaguna, dalam performa yang luar biasa di kelasnya, baterai awet, kamera canggih, dan desain yang memukau.
Perangkat ini dirancang dengan performa yang powerful mumpuni untuk melakukan berbagai aktivitas digital dan multitasking berkat prosesor octa-core. Kinerjanya ditunjang oleh dynamic RAM yang berkapasitas lebih besar dan berteknologi fusi memori untuk meningkatkan RAM dari 4GB menjadi hingga 12GB, serta internal storage 128GB, untuk penyimpanan yang lebih besar.
Smartphone ini menggunakan layar Hole Punch Display 6.75 inci HD+ dengan refresh rate 90Hz untuk pengalaman visual yang jelas dan smooth. ZTE juga menanamkan baterai masif 5000mAh disertai dengan teknologi penghemat baterai untuk memberikan penggunaan yang lebih lama. Termasuk pula kamera ganda di belakang dengan kamera utama 13MP AI dan kamera depan 8MP untuk merekam foto dan video yang lebih tajam dan terang.
Fitur inovatif Live Island Interactive dan Side Fingerprint ditanamkan pada Blade A55 untuk memberikan kemudahan akses dan keamanan yang lebih baik. Live Island adalah semacam kapsul interaktif yang akan menampilkan berbagai notifikasi penting seperti status baterai, timer, koneksi earbuds; aktivitas real-time; dan pengingat bagi para multitasker. Blade A55 menghadirkan kemampuan untuk membuka kunci layar dengan lebih efisien dan nyaman melalui sensor sidik jari yang dipasang di samping dan dengan adanya fitur pengenalan wajah.
ZTE Blade A55 yang dirancang dengan desain yang ramping dan warna-warna stylish sudah bisa didapatkan dengan harga Rp1.079.000 secara eksklusif di Shopee dari tanggal 5 hingga 7 September 2024, dan akan tersedia di seluruh gerai offline serta marketplace pada 8 September 2024 dengan harga Rp1.149.000.
Bandai Namco akhirnya melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh mereka delapan tahun yang lalu. Franchise Gundam Breaker akhirnya tersedia juga di PC lewat Gundam Breaker 4. Ini memberikan kesempatan bagi saya untuk mencoba game Gundam yang ditujukan bagi yang menyukai model kitnya.
Saya sendiri tidak asing dengan franchise Gundam. Saya menonton beberapa animenya terutama yang masih berkaitan dengan Universal Century. Saya juga memiliki beberapa model kit, meski tidak sampai mengkostumisasinya secara detail. Latar belakang Inil yang akhirnya membuat saya tertarik untuk juga mencoba game Gundam yang salah satunya adalah Gundam Breaker 4.
Kebetulan Bandai Namco memberikan kami kesempatan untuk mereview versi PC Gundam Breaker 4 di PC. Setelah memainkan gamenya lebih dari 20 jam, saya bisa mengerti kenapa fans Gunpla bisa menghabiskan waktu sangat lama dengan game ini.
Cerita Hanya Sekedar Pemanis
Gundam Breaker 4 menyajikan cerita yang sederhana. Anda merupakan salah seorang tester di game GUNPLA Battle Blaze: Beyond Borders atau GB4 yang masih ditahap beta. GB4 dilengkapi fitur AI yang terus berkembang serta dapat dimainkan secara “online”, dimana pemain bisa mengakses dunia virtual dari perangkat sendiri.
Sebagai pemain baru, kalian bakal bertemu teman seperjuangan seperti Tao yang memiliki pengetahuan yang luas mengenai Gunpla, dan Lin yang memiliki semangat juang yang tinggi. Bersama-sama, kalian akan bertemu tempat seperjuangan serta rival dalam perjalanan kalian untuk mengikuti turnamen terbesar yang ada di GB4.
Secara garis besar, kemungkinan kalian sudah bisa menebak arah dari alur cerita game ini yang cukup linear. Dari sisi karakter juga tergolong hambar, dimana hanya Chaos dalam bahasa Japanese menurut saya yang agak memorable karena disuarai oleh Takehito Koyasu yang merupakan voice actor Dio Brando dari anime Stardust Crusaders.
Visual yang Sederhana
Secara visual, Gundam Breaker 4 tergolong biasa saja, Dimana ragam map dan jenis misi yang ada sangat terbatas, serta detail grafis yang cukup standar. Dilain sisi, Gundam Breaker 4 mengadopsi Sebagian besar fitur dari Gundam Breaker 3 yang telah dimodifikasi.
Gameplay Mudah Dimengerti
Gameplay dalam Gundam Breaker 4 cukup sederhana. Kalian memulai di area hub kecil, di mana kalian bisa berbelanja untuk mendapatkan bagian-bagian baru, berinteraksi dengan pemain lain di mode online lobby.
Setelah siap, pemain akan masuk ke dalam misi untuk menguji kemampuan robot milik kalian atau Gunpla dalam melawan gelombang musuh. Perlu diketahui bahwa kalian bisa mendapatkan loot Ketika menghancurkan part Gunpla lawan, kecuali musuh tipe Perfect Grade atau ukuran raksasa. Oleh karena itu, usahakan untuk menghancurkan semua part sebelum mengalahkan target kalian.
Tipe misi yang ada dalam game ini terbagi menjadi lima jenis, yaitu mengalah semua lawan atau target tertentu, melindungi sebuah target, serta mengalahkan musuh yang memiliki ukuran ekstra besar atau bangunan tertentu yang memiliki sistem perisai serta musuh yang terus bermunculan. Kalian akan mendapatkan hadiah tambahan berdasarkan dari skor yang kalian dapatkan, Dimana kalian juga akan mendapatkan item booster Ketika mendapatkan ranking S dalam kategori waktu penyelesaian dan banyaknya part yang kalian hancurkan.
Dalam medan pertempuran, gunplay kalian dilengkapi oleh dua mode yang berbeda yaitu serangan jarak dekat dan jauh. Serangan jarak dekat merupakan kombinasi antara dua senjata tipe melee ditangan kanan dan kiri kalian, sedangkan gunplay kalia akan menggunakan pistol di mode jarak jauh yang memiliki system energy bar.
Selain kedua mode tersebut, kalian juga memiliki total 8 OP skill yang bisa diisi dengan berbagai macam skill menyerang atau bertahan dari gunpla part non senjata serta aksesoris yang digunakan, ditambah lagi 4 EX Skill yang menggunakan EX gauge. Selain itu, kalian nantinya juga bisa mengakses mode awakening yang bakal meningkatkan performa gunpla kalian serta membuka akses untuk skill pamungkas Gunpla kalian.
AI Musuh Bodoh
Tingkat kesulitan musuh yang ada dalam game tergolong agak mengecewakan, dimana sebagain besar musuh yang ada tidak begitu bergerak banyak, sehingga mudah untuk kalian serang dan hancurkan. Menaikkan tingkat kesulitan yang ada akan menaikkan health dan damage musuh, dimana nantinya kalian harus belajar untuk melakukan serangan beruntun agar tidak terkena serangan balik yang bakal langsung menghancurkan gunpla kalian di tingkat kesulitan tertinggi
Jika kalian membutuhkan bantuan dalam misi, Anda juga memiliki opsi untuk bermain dengan hingga tiga pemain dalam tim kooperatif. Selain mode story, terdapat juga mode quest yang merupakan kumpulan misi tambahan, mode bounty hunter yang mengadu kalian dengan gunpla player lain yang dikendalikan AI, serta mode Survival dimana kalian bakal melawan 50 gelombang musuh yang akan bertambah sulit berdasarkan banyaknya gelombang yang sudah kalian taklukan.
Kostumisasi Maksimal
Terdapat lebih dari 250 bagian unik dari berbagai kit yang bisa kalian loot atau beli, yang kemudian dapat dipasang, serta memiliki segudang opsi dalam warna cat, stiker, dan brush. Hal tersebut merupakan alasan utama untuk melakukan grinding dan mengejar drop langka.
Selain mendesain Gunpla untuk bertempur, kalian juga bisa membagikan desain gunplay kalian pada teman maupun anggota klan, serta membuat diorama, dimana kalian bisa memilih sendiri latar belakang, objek, pose, serta efek untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Gundam Breaker 4 Dari Segi Performa
Dari segi performa, Gundam Breaker 4 untuk port PC tergolong ringan dan stabil. Opsi grafis yang dimiliki game ini juga cukup sederhana. Selain itu, terdapat opsi uuntuk mengubah teks menjadi Bahasa Indonesia yang sejauh ini memiliki kualitas yang oke. sayangnya mode online game ini memilih masalah desingkronisasi, sehingga terkadang membuat posisi teman kalian berada ditempat yang tidak semestinya, maupun menyerang sembarangan. Untungnya, damage calculation dalam mode online tidak memiliki masalah, sehingga musuh kalian masih menerima damage dari semua player ketika desinkronisasi terjadi. Spesifikasi PC yang dipakai untuk mereview game Gundam Breaker adalah AMD ryzen 7 2700x, Nvidia 4070ti, ram 32GB dan SSD.
Kesimpulan
Bisa disimpulkan bahwa Gundam Breaker 4 merupakan “power fantasy” bagi para penggemar seri Gundam, dimana kalian bisa mendesain dan menggabungkan berbagai macam part untuk merakit Gunpla yang kuatnya bukan main.
Hal yang saya sayangkan dalam game ini adalah sebagian besar NPC dalam game hanya menjadi samsak bagi gunpla milik kalian. AI musuh sangat bodoh dimana mereka menerima suka rela dipukuli oleh Gunpla saya. Jika dinaikkan ke tingkat kesulitan tertinggi mereka tidak menjadi lebih pintar, tapi hanya HP saja yang tidak ada habisnya.
Secara keseluruhan, saya puas dalam memainkan Gundam Breaker 4. Walau game ini memiliki alur cerita dangkal, gameplay sederhana, serta ragam map dan misi yang terbatas, Gundam Breaker 4 memiliki segudang part, opsi decal, serta kebebasan untuk merakit Gundam diluar nalar. Belum lagi aktivitas tambahan yaitu Diorama yang bisa dengan mudah menghabiskan waktu gamer yang betul-betul menyukai model kit Gundam. Game ini bisa dibilang adalah “Surga” bagi pecinta Gunpla.
Hi teman-teman Playcubic, apa kabar! Kali ini saya mendapat kesempatan untuk mengulas game Shadow of the Ninja Reborn besutan NatsumeAtari dan Tengo Project yang didistribusikan oleh Sega untuk wilayah Jepang dan Asia. Game ini mengingatkan kita pada game retro yang dulu mungkin pernah kalian nikmati, khususnya gamer yang aktif bermain game konsol NES pada tahun 90-an. Shadow of the Ninja Reborn sudah dirilis pada tanggal 29 Agustus 2024 ke Nintendo Switch, PS5, dan PS4. Kebetulan game yang saya ulas adalah versi Nintendo Switch-nya.
Shadow of the Ninja Reborn sejatinya merupakan sebuah remake dari game klasik NES tahun 1990, yang kini hadir di Nintendo Switch dengan sentuhan modern. Game ini berhasil mempertahankan keasliannya, namun dengan tambahan berbagai update yang menarik. Shadow of the Ninja Reborn tidak hanya ditujukan bagi gamer lawas, tetapi juga bagi gamer baru yang ingin merasakan sensasi petualangan ninja yang pastinya tidak mudah.
*klik untuk memperbesar gambar
Singkat cerita game ini mengisahkan tentang dua ninja, Hayate dan Kaede, di tahun 2029 yang memiliki tugas untuk membasmi musuh-musuh yang memiliki beragam ukuran serta kemampuan yang berbeda-beda dengan menggunakan peralatan ninja yang keren.
Shadow of the Ninja Reborn Dari Segi Grafis
Dari segi grafis, Shadow of the Ninja Reborn menghadirkan visualisasi yang enak dipandang mata. Visual yang sudah ditingkatkan ini menurut saya memiliki gaya grafis yang mengingatkan pada era SNES ditambah dengan detail retro modern yang lebih halus. Desain sprite yang hidup dan animasi serangan yang mantap memberikan kesan intens dan penuh warna, terutama saat menghadapi musuh-musuh yang beraneka ragam dan juga boss.
Shadow of the Ninja Reborn Dari Segi Gameplay
Shadow of the Ninja Reborn terdiri dari enam stage platforming yang menantang dan kehadiran musuh yang cukup ramai. Setiap stage dibagi menjadi beberapa bagian, dengan mid-boss dan pertarungan boss utama di setiap akhir level. Gameplay ini sangat menuntut kesabaran dan kemampuan untuk mengenali pola serangan musuh. Jika sudah tahu seperti apa pola serangan musuh, kita akan lebih mudah untuk mengalahkannya.
Jika kalian memilih untuk memainkan game dengan tingkat kesulitan normal, game ini akan berjalan cukup menantang dan tetap setia pada gaya game NES yang terkenal sulit. Namun sekarang sudah terdapat checkpoint periodik dan juga fitur continue tanpa batas. Tentunya ini akan membantu sekali, terutama bagi gamer baru. Bagi mereka yang merasa kurang puas dengan tingkat kesulitan normal, tersedia pula mode hard yang dirancang untuk pemain yang meninginkan tantangan.
Kalian akan menemukan banyak item dan perlengkapan ninja di sudut-sudut level. Peralatan ini akan membantu kalian agar lebih mudah dalam mengalahkan musuh dan untuk mengisi darah yang terkuras. Selain itu ada juga item yang bisa meningkatkan kemampuan tebasan pedang.
*klik untuk memperbesar gambar
Pemain juga bisa memantau posisi peringkat kalian dibandingkan dengan gamer lainnya di fitur Online Rankings ( yang dibandingkan adalah pocket money yang didapat sepanjang stage).
Shadow of the Ninja Reborn Dari Segi Soundtrack
Game ini menampilkan karya Iku Mizutani, komposer terkenal asal Jepang yang membantu menciptakan suara Natsume yang ikonik dan lagu-lagu terkenal untuk berbagai gim NES. Para penggemar Mizutani dan gamer retro di seluruh dunia pastinya akan menemukan kesenangan dalam riff gitarnya yang terkenal dan melodi retro yang berirama cepat.
Shadow of the Ninja Reborn Dari Segi Kontrol
Secara keseluruhan, kontrol dalam Shadow of the Ninja Reborn terasa solid, meskipun ada momen-momen di mana serangan atau pergantian item terasa agak kaku. Hal ini mungkin bisa membuat frustrasi, terutama dalam bagian platforming yang membutuhkan ketepatan dan juga saat menghadapi boss musuh. Meskipun demikian. setelah beberapa jam dan terbiasa dengan kontrolnya, saya lebih menikmati permainan dan mudah untuk menyelesaikan game.
Shadow of the Ninja Reborn Dari Segi Desain Level
Setiap level dalam game ini dilengkapi dengan timer yang waktunya saya rasa cukup banyak. Namun mungkin untuk bagi sebagian gamer, keberadaan timer ini bisa menjadi sumber frustrasi, terutama saat kita sedang merasa terburu-buru untuk menyelesaikan level.
Shadow of the Ninja Reborn Menghadirkan Mode Co-op
Salah satu fitur yang menarik dari Shadow of the Ninja Reborn adalah mode co-op lokal, yang memungkinkan dua pemain untuk bermain bersama. Meskipun ini menambah keseruan, sayangnya kamera yang tetap pada gamer kedua justru malah mengganggu. Desain ini saya rasa mengurangi potensi pengalaman bermain co-op yang seharusnya bisa lebih menyenangkan.
Kesimpulan
Shadow of the Ninja Reborn sukses menghadirkan kembali esensi dari game aslinya dengan update yang menarik di penampakan visual dan gameplay. Meskipun mempertahankan tingkat kesulitan yang tinggi ala NES, yang mungkin akan membuat beberapa gamer merasa frustasi, game ini juga menawarkan pengalaman yang memuaskan bagi kalian yang mencari game platforming dengan tingkat kesulitan di atas medium. Secara keseluruhan, Shadow of the Ninja Reborn adalah sebuah remake yang berhasil, memberikan nilai nostalgia sekaligus menyuguhkan sesuatu yang baru bagi generasi pemain saat ini.
Bagi kalian gamer Nintendo Switch, game ini bisa kalian beli melalui eShop Nintendo ataupun membeli versi fisiknya di toko game kesayangan kalian. Selamat bermain dan selamat bernostalgia!
Baru minggu kemarin Ouka Studios merilis game mereka Visions of Mana. Bersamaan pula muncul kabar bahwa studio tersebut terancam ditutup oleh penyuplai dana mereka dari China, yaitu NetEase.
Dikabarkan oleh Bloomberg, NetEase disebut berniat untuk menutup Ouka Studios dengan melakukan PHK kecuali bagi beberapa staf. Mereka yang tersisa nantinya akan bertanggung jawab untuk memastikan perilisan Visions of Mana sampai selesai.
Menurut Bloomberg kebijakan ini diambil oleh NetEase setelah publisher asal China ini mempertimbangkan langkahnya untuk berinvestasi kepada publisher di luar negaranya termasuk Jepang. Alasannya adalah langkah tersebut dinilai kurang menguntungkan. Tidak hanya NetEase, Bloomberg melaporkan bahwa hal yang sama juga sedang dilakukan oleh Tencent.
Kabar sedih datang dari Capcom. Hideaki Itsuno, Director dari Dragon’s Dogma telah mengumumkan kepergiannya. Keterangan ia dibagikan melalui akun media sosial X. Itsuno mengatakan bahwa mulai dari akhir Agustus 2024 ia bukan lagi bagian dari Capcom.
Hideaki Itsuno telah bergabung dengan Capcom kurang lebih 30 tahun 5 bulan. Ia juga telah terlibat dalam berbagai macam pengembangan game selain Dragon’s Dogma, seperti franchise Devil May Cry, Power Stone, Rival School dan masih banyak lagi. Ia tidak menjelaskan alasan kepergiannya dari Capcom, tetapi Itsuno meminta fans untuk tetap mendukung Capcom kedepannya.
Selain mengumumkan kepergiannya, Itsuno juga mengumumkan bahwa mulai dari bulan September ia sudah mulai mengembangkan game baru. Tidak dijelaskan studio mana yang menjadi tempat berlabuh Itsuno selanjutnya atau ia justru membuat studio sendiri.
Atlus kembali merilis trailer baru untuk Metaphor Re:Fantazio. Video yang dipandu langsung oleh Katsura Hashino ini memberikan overview dari Metaphor Re:Fantazio, dimulai dari petualangan dari tim Protagonist yang mendatangi berbagai kota di Euchronia. Ada beragam aktivitas yang bisa dilakukan oleh pemain mulai dari menjalankan side quest dari penduduk kota atau bersosialisasi dengan anggota tim yang lain.
Metaphor Re:Fantazio akan rilis pada tanggal 11 Oktober 2024 di PS5, PS4, Xbox Series, dan PC (Via Steam dan Microsoft Store). Atlus juga telah mengumumkan kehadiran kafe kolaborasi Metaphor: Re:Fantazio di Jakarta dari tanggal 30 September sampai dengan 13 Oktober 2024.
Square Enix telah membagikan informasi baru untuk Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven. Selain bertarung melawan Seven Heroes, pemain juga akan diminta untuk mengelola kerajaan atau Empire.
Manajemen yang bisa dilakukan antara lain adalah mengembangkan spell atau sihir dalam Incantations Lab, mengikuti Imperial Exam untuk mendapatkan bahan crafting, membuat Avalon Garden untuk meningkatkan pemasukan Crown (Mata uang in-game), dan masih banyak lagi. Semu hasil dari manajemen pemain bisa dilihat melalui menu Empire Standing. Semakin tinggi peringkat yang dicapai oleh pemain, semakin tinggi pula level karakter yang bisa direkrut dari Tavern.
Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven juga akan memperkenalkan sihir baru yang tidak ada di seri sebelumnya. Beberapa contohnya adalah Waterblast dan Pulverize. Karakter nantinya juga dapat mempelajari skill baru melalui Glimmer System.
Square Enix juga mengungkap karakter “unik” yang dapat bergabung ke dalam tim pemain. Mulai dari ras tikus tanah bernama Siero dan Merman bernama Thetis.
Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven menceritakan tentang Avalon, ibukota dari Varennes Empire yang dihancurkan oleh kelompok bernama Seven Heroes. Emperor Leon lalu berjanji untuk membalaskan dendamnya dengan memberikan anaknya Gerard kekuatan untuk melawan Seven Heroes.
Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven akan dirilis pada tanggal 24 Oktober 2024 di platform PS5, PS4, dan Nintendo Switch. Versi PC (Steam) menyusul di 25 Oktober 2024.
HoYoverse telah mengumumkan update versi 2.5 Honkai: Star Rail berjudul “Flying Aureus Shot to Lupine Rue” akan dirilis pada tanggal 10 September 2024. Update ini akan menghadirkan Ritual Bela Diri atau Luminary Wardance yang sudah dinanti-nantikan sekaligus memperkenalkan musuh baru.
Pada update ini pemain juga akan mendapatkan kesempatan untuk merekrut Jenderal Feixiao dari Xianzhou Yaoqing, Lingsha yang adalah Master Tungku Alchemy Commission baru Xianzhou Luofu dan Moze, pengawal bayangan Xianzhou Yaoqing.
Luminary Wardance akan menarik perhatian ahli bela diri dari seluruh alam semesta, salah satunya adalah Luka, teman lama yang baru pertama kali datang ke Xianzhou Luofu. Pemain yang berpartisipasi dalam event ini juga berkesempatan untuk memperoleh hewan peliharaan Tuskpir yang lucu dan jinak.
Feixiao, Merlin’s Claw dari Xianzhou Yaoqing merupakan salah satu dari Tujuh Jenderal Arbiter sekaligus karakter Bintang 5. Dalam pertempuran, Feixiao juga dapat bekerja sama dengan rekan tim dirinya. Setelah rekan tim dirinya menyerang musuh, Feixiao akan melancarkan Serangan Lanjutan pada musuh. Di saat yang bersamaan, setiap kali setelah Jenderal Feixiao melancarkan sejumlah serangan, ia akan mengakumulasi “Flying Aureus”. Saat melancarkan Ultimate, Feixiao akan mengonsumsi sejumlah “Flying Aureus”, lalu menggunakan pistol pedang atau kapak perang untuk melancarkan serangan beruntun yang kuat pada musuh. Pada saat ini, Feixiao akan mengabaikan Toughness untuk mengurangi Toughness musuh, dan Weakness Break Efficiency dirinya juga meningkat.
Lingsha adalah karakter Bintang 5 yang memiliki penciuman tajam. Ia sering menggunakan metode ini untuk diagnosa penyakit dan menggunakan aroma dari dupa untuk menenangkan hati orang lain. Dalam pertempuran, Lingsha dapat memanggil hewan asap yang dia ciptakan, Fuyuan. Ia dapat membantu Lingsha dalam pertempuran. Tapi Fuyuan akan menghilang seperti asap setelah beraksi beberapa kali. Lingsha juga dapat melancarkan Skill untuk menambah jumlah aksi Fuyuan. Saat Fuyuan beraksi, dia dapat melancarkan Serangan Lanjutan, dan serangan ini tidak hanya mengakibatkan DMG pada seluruh musuh, tapi juga dapat menghapus masing-masing 1 efek Debuff dari seluruh rekan tim, dan di saat yang bersamaan juga memulihkan HP seluruh rekan tim. Sebagai Master Tungku yang dapat diandalkan, saat melancarkan Ultimate, Lingsha akan mengakibatkan DMG pada seluruh musuh, serta memulihkan HP seluruh rekan tim, memastikan rekan-rekannya mendapatkan perlindungan penuh. Selain itu, kemampuan ini juga dapat membuat seluruh musuh memasuki status Befog. Saat berstatus Befog, seluruh Break DMG yang diterima musuh akan meningkat.
Moze, pengawal bayangan Xianzhou Yaoqing merupakan karakter bintang 4. Ia adalah karakter yang pendiam dan sering menyendiri. Dalam pertempuran, Skill Moze dapat menandai 1 musuh sebagai Prey. Saat ada Prey di medan pertempuran, Moze akan memasuki status Departed. Saat dalam status ini, saat rekan tim menyerang Prey, Moze akan mengakibatkan DMG Tambahan padanya. Tidak hanya itu, Ultimate miliknya dapat mengakibatkan DMG pada 1 musuh dan melancarkan 1 kali Serangan Lanjutan padanya.
Cygames telah mengumumkan Umamusume: Pretty Derby – Party Dash telah rilis hari ini di PS4, Nintendo Switch, dan PC (Steam). Game ini tersedia dalam versi fisik untuk Nintendo Switch dan versi digital untuk PS4, Nintendo Switch, dan PC. Umamusume: Pretty Derby – Party Dash juga tersedia dalam Party Bundle yang berisi DLC 1-3 dan juga bonus konten.
DLC pertama Umamusume: Pretty Derby – Party Dash akan rilis pada tanggal 26 September 2024. DLC ini akan berisi karakter tambahan dari Team Iris yaitu Duramente, Cheval Grand, Sounds of Earth, Satono Crown, dan Royce. Untuk DLC kedua yang berisi Team Geranium (Jungle Pocket, Manhattan Cafe, Agnes Tachyon, Dantsu Flame, dan Fuji Kiseki) dan DLC ketiga Team Primrose (Sakura Laurel, Marvelous Sunday, Samson Big, Mayano Top Gun, and Narita Brian) masih belum mendapatkan tanggal rilis.
Umamusume: Pretty Derby – Party Dash merupakan game bertema anime yang diadaptasi dari franchise Umamusume. Karakter dalam game ini dibuat dengan desain pixel. Dalam game ini pemain akan berlomba dengan membentuk tim dari empat karakter Umamusume untuk menjadi juara Slapdash Grand Prix. Umamusume: Pretty Derby – Party Dash menyediakan fitur multiplayer online yang bisa dimainkan oleh empat pemain. Detail lebih lengkap tentang game ini bisa dilihat di sini.