Home Blog Page 165

Game AAA Avatar: The Last Airbender Diumumkan

0

Paramount Game Studio bekerjasama dengan Saber Interactive telah mengumumkan game AAA bertema dunia dari franchise Avatar: The Last Airbender. Tidak main-main, Avatar Studios yang mengerjakan film animasi Avatar juga akan ikut terlibat di dalam pengembangan. Game ini masih belum memiliki tanggal rilis, namun untuk platform telah dipastikan yaitu konsol dan PC.

Dilansir dari IGN, game Avatar ini berlatar ratusan tahun ke belakang dan menampilkan sosok Avatar baru yang belum dikenal oleh orang. Sosok Avatar ini juga dapat mengendalikan empat elemen untuk menjaga keseimbangan dunia. Game Avatar ini nantinya akan bergenre action RPG.

Bagaimana menurut kalian? Apakah sudah saatnya untuk franchise Avatar untuk memiliki versi game yang layak dan sesuai dengan reputasinya sebagai salah satu animasi terbaik sepanjang masa?

Review ZTE Nubia Music: Smartphone Jadul dengan Suara Kencang

0

ZTE mencoba membuat tren baru di tahun 2024 ini dengan merilis smartphone “Music”, ZTE Nubia Music. Sesuai dengan namanya, ZTE Nubia Music ditujukan bagi anda yang merasa kurang sreg dengan performa suara dan volume dari smartphone zaman sekarang.

ZTE Nubia Music dilengkapi oleh speaker berukuran besar yang berada di bagian belakang smartphone. Speaker ini bahkan dapat memompa suara yang keluar di luar batas normal, membuat ZTE Nubia Music mirip seperti walkman.

Kebetulan kami mendapatkan kesempatan untuk mereview ZTE Nubia Music. Dari segi desain smartphone ini memang sesuai dengan yang dideskripsikan. Tapi bagaimana dengan performa dapur pacunya? Apakah juga wah seperti desainnya? Simak reviewnya berikut ini:

ZTE Nubia Music Dari Desain

ZTE Nubia Music hadir dalam boks berwarna hitam yang dipenuhi ilustrasi berbagai macam alat musik. Berikut adalah isi dari boksnya:

  • 1 Unit Nubia Music Zeal Orange
  • 1 Kepala charger 10 Watt
  • 1 Kabel data/charger type-c

  • 1 SIM ejector
  • 1 Plastic case
  • 1 Headset
  • 1 Buku panduan penggunaan

ZTE Nubia Music memiliki desain yang terbilang unik. Dimensi smartphone ini secara keseluruhan 163,6 mm x 74,9 mm x 8,6 mm. Dari segi tampilan, smartphone ini terinspirasi dari desain Classic Vinyl Record atau pemutar piringan hitam klasik. Pada bagian belakang smartphone, anda bisa menemukan speaker berukuran besar yang menyerupai piringan hitam. Desain dari speaker ini memberikan kesan retro sekaligus memperkuat branding “Music” yang diusung oleh smartphone ini. Nubia Music hadir dalam dua varian warna, yaitu Pop Art dan Zeal Orange. Kebetulan produk yang kami gunakan untuk review adalag varian Zeal Orange.

Untuk bagian depan, ZTE Nubia Music menggunakan layar IPS LCD berukuran 6,6 inci. Bezel di sekeliling layar lumayan tipis, sehingga anda tetap bisa menikmati berbagai konten multimedia secara maksimal. Resolusi yang ditawarkan adalah HD Plus (720 x 1612 piksel) dengan refresh rate yang lumayan menarik, 90 Hz. Meski bukan yang tertinggi di kelasnya, layar di Nubia Music tetap mampu menyajikan tampilan yang cukup detail dan juga transisi layar yang mulus dalam aktivitas sehari-hari seperti menonton video atau browsing.

Pada bagian depan smartphone anda juga bisa menjumpai kamera selfie dengan desain punch hole. Desain ini memberikan kesan yang modern sekaligus kekinian, sesuai dengan branding Nubia Music sebagai smartphone yang ditujukan untuk lifestyle.

Fitur menarik lainnya yang anda perlu ketahui tentang ZTE Nubia Music adalah adanya fitur Dual Musical Light Effects. Fitur ini memungkinkan bagian layar mengeluarkan formasi cahaya yang berubah-ubah mengikuti ritme musik yang diputar. Fitur ini memberikan pengalaman visual yang unik dan tidak bisa didapatkan dari smartphone lainnya.

Beralih ke bagian samping smartphone, anda bisa menjumpai tombol daya sekaligus fingerprint yang uniknya diberi warna oranye, dan juga tombol volume di bagian kanan. Pada bagian kiri atas terdapat slot untuk sim card yang bisa dibuka dengan menggunakan sim ejector. Seperti smartphone zaman sekarang lainnya, Nubia Music juga sudah mendukung dual sim. Anda juga bisa menggunakan slot sim card ini sebagai slot untuk microSD.

Untuk bagian bawah Nubia Music bisa dibilang cukup mulus dan hanya terdapar port USB Type-c untuk pengisian daya dan microphone. Lubang yang bisanya digunakan untuk speaker absen karena sudah dialihkan ke speaker utama yang berada di bagian belakang smartphone. Menariknya, smartphone ini memiliki dua port audio jack 3.5 mm di bagian atas. Fitur memungkinkan pengguna untuk menggunakan dua headset atau earphone berkabel sekaligus. Selain itu keberadaan port audio jack ini juga semakin menegaskan branding “Music” yang diusung oleh smartphone ini.

Performa Dapur Pacu ZTE Nubia Music

Masuk ke bagian performa, ZTE Nubia Music sudah menggunakan sistem operasi Android 14 (Di smartphone yang saya review masih Android 13). Smartphone ini sudah dilengkapi dengan jaringan 4G, WiFi, dan Bluetooth, yang memastikan koneksi internet dan perangkat lain berjalan dengan lancar.

Untuk bagian dapur pacu, ZTE Nubia Music menggunakan chipset entry level UNISOC SC9863A untuk prosesor. Chipset ini memiliki CPU Octa Core yang mampu mencapai kecepatan hingga 1,6 GHz. Untuk pengolahan grafis, Nubia Music mengandalkan GPU IMG8322 yang bisa dibilang cukup sederhana. Pemilihan prosesor dan grafis generasi lama ini menurut saya merupakan kelemahan dari Nubia Music.

Untuk daily driver seperti browsing, media sosial, atau penggunaan aplikasi yang ringan mungkin tidak ada masalah. Tapi jika digunakan untuk aplikasi yang berat maka performanya akan menurun. Berikut adalah hasil benchmark dengan menggunakan software Antutu:

ZTE Nubia Music juga dilengkapi oleh RAM sebesar 4GB yang dikombinasikan dengan penyimpanan internal sebesar 128GB. Komposisi ini membuat smartphone yang cukup lapang untuk menyimpan banyak aplikasi, foto, maupun video. Jika dirasa kurang, smartphone ini juga sudah menyediakan slot untuk microSD, untuk  memperluas ruang penyimpanan sesuai kebutuhan penggunanya..

ZTE Nubia Music juga sudah didukung oleh fitur Dynamic RAM. Fitur ini memungkinkan perluasan memori RAM secara virtual hingga total 8GB. Fitur ini cukup membantu dalam menjalankan aplikasi yang lebih berat serta multitasking, meski tetap berada di batas kemampuan chipset entry level.

Untuk audio yang merupakan daya tarik utama, ZTE Nubia Music dibekali dengan teknologi AI Super Volume Algorithm yang bekerja sama dengan DTS Ultra. Kombinasi ini dijanjikan dapat memberikan pengalaman audio yang mengesankan untuk smartphone kelas entry level.

Anda bisa meningkatan volume suara di ZTE Nubia Music hingga 600 persen, dengan kekuatan audio mencapai 95 dB. Fitur ini bisa dibilang sangat luar biasa dan unik. Anda juga bisa mengakses fitur Volume Booster yang membuat suara yang keluar dari speaker smartphone menjadi lebih kencang, Fitur ini bisa diakses dengan sangat mudah, yaitu cukup dengan memaksimalkan tingkat volume.

Selama mencoba ZTE Nubia Music, saya menggunakan fitur Volume Booster untuk beberapa genre musik. Hasilnya ada beberapa genre yang suaranya justru pecah ketika diboost, dan ada juga yang tidak. Untuk suara yang dihasilkan melalui headset dan TWS menurut saya tidak terlalu berbeda. Namun jika anda mencari pengalaman musik yang stabil, maka saya sarankan untuk menggunakan headset berkabel.

Satu hal lagi yang anda perlu ketahui adalah logo DTS X yang berada di tengah-tengah speaker dapat menyala mengikuti irama lagu, sama seperti fitur Dual Musical Light Effects yang ada di layar. Kekurangannya karena berada di belakang, anda tidak bisa melihatnya jika smartphone diletakkan dengan posisi menghadap ke atas.

Dari sektor daya tahan, ZTE Nubia Music dibekali dengan baterai berkapasitas 5000 mAh, yang sudah cukup besar untuk menunjang daily driver. Dengan kapasitas baterai ini, anda dapat mengandalkan smartphone ini untuk bertahan seharian penuh tanpa perlu khawatir kehabisan daya.

Kualitas Kamera ZTE Nubia Music

Meski ditujukan untuk penyuka musik, ZTE Nubia Music juga sudah mendukung untuk bagian fotografi. Smartphone ini dilengkapi dengan dua lensa kamera di bagian belakang, yaitu satu kamera utama dengan resolusi 50 MP dan satu lensa tambahan disebut sebagai AI Camera. Fungsi dari AI Camera ini adalah mendukung peningkatan kualitas gambar melalui algoritma kecerdasan buatan atau AI, sehingga memudahkan penggunaan fitur kamera.

Kamera utama dengan resoulis 50 MP yang dimiliki smartphone ini sudah cukup baik untuk kelas entry level. Anda bisa mendapatkan hasil foto yang tajam dan detail, terutama jika didukung oleh kondisi pencahayaan yang baik.

Untuk kebutuhan selfie, ZTE Nubia Music menyediakan kamera depan dengan resolusi 5 MP. Meski tidak besar, kamera ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan selfie atau panggilan video call.

ZTE Nubia Music Untuk Gaming

Saya juga mencoba menggunakan ZTE Nubia Music untuk memainkan game Mobile Legends. Secara keseluruhan saya tidak menemukan masalah yang serius. Tapi ketika terjadi war yang menampilkan banyak special effect dan pergerakan, sering terjadi delay. Masalah ini kemungkinan disebabkan oleh prosesor dari smartphone yang masih menggunakan generasi lama.

Untuk opsi grafis, saya bisa menggunakan opsi default untuk memaikan Mobile Legends tanpa ada masalah. Saran saya jika ingin lebih optimal, anda bisa menurunkan bagian grafis atau mematikan special effect yang tidak diperlukan untuk membantu performa smartphone.

Kesimpulan

ZTE Nubia Music merupakan smartphone yang unik di tahun 2024. Ketika brand lain saling bersaing dalam membuat smartphone gaming, ZTE justru mencoba trend baru yaitu musik. Fitur speaker yang begitu mencolok di bagian belakang ditambah dengan fitur AI Super Volume Algorithm DTS Ultra, membuat smartphone ini mirip dengan radio kecil atau walkman. Cocok bagi anda yang ingin bernostalgia atau bagi Audiophile.

Sayangnya dapur pacu ZTE Nubia Music yang masih menggunakan chipset generasi lama, membuat performa smartphone ini tidak bisa selincah smartphone entry level lain.

ZTE Nubia Music sudah tersedia di Indonesia dan dijual dengan harga Rp1.149.000.

Update Yu-Gi-Oh! GO RUSH!! World Perkenalkan Evolusi Duel Terbaru di “YU-GI-OH! DUEL LINKS”

0

Konami Digital Entertainment Limited (KONAMI) hari ini mengumumkan update masif Yu-Gi-Oh! GO RUSH!! World Opening and Commemorative Campaign kini telah hadir di Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS.  Yu-Gi-Oh! GO RUSH!! adalah seri ke-8 dari anime Yu-Gi-Oh! Berkisah tentang Yudias Velgear, seorang pejuang kosmik dari ujung galaksi, serta penduduk Kota Mutsuba, bersama Yuamu Ohdo, Yuhi Ohdo, dan sejumlah alien eksentrik yang berusaha membangun masa depan baru melalui Duel Rush. Para duelist dapat login untuk mendapatkan Skill Ticket, UR/SR Ticket (RUSH)(Prismatic), Character Unlock Ticket, dan Gems.

Hadir bersama dengan update kali ini juga ada fitur Chronicle Card baru yang memungkinkan para Duelist untuk meningkatkan kartu mereka untuk mencapai tingkat kelangkaan paling tinggi. Item baru bernama Crystal akan dibagikan selama event peringatan ini dan memungkinkan Duelist untuk mengaktifkan Aurora pada Chronicle Card yang dipilih.

Pada awal event peringatan, Duelist akan mendapatkan Dark Magician Chronicle Card (Aurora) sebagai hadiah khusus untuk mengenalkan para pemain dengan kartu-kartu terbaru.

Fitur Chronicle Card akan tersedia untuk digunakan di SPEED DUEL dan RUSH DUEL. Selain itu, pembaruan baru ini memberikan item gratis dan bonus menarik untuk para Duelist yang melakukan login, termasuk kartu Ancient Gear Golem (OR Style/RUSH/Prismatic).

Hadiah bertabur layaknya bintang dalam event Yu-Gi-Oh! GO RUSH!! World dengan dua “10 paket + 1 UR” gratis dan dua Structure Deck Campaign gratis.

Bonus login tambahan:

  • 1,000 Gems
  • UR/SR Ticket (RUSH) (Prismatic)
  • Dream UR Ticket (RUSH) (Glossy)
  • UR/SR Ticket (SPEED) (Prismatic)
  • Dream UR Ticket (SPEED) (Glossy)
  • US/SR Ticket (RUSH)
  • Dream SR Ticket (RUSH) (Glossy)
  • UR/SR Ticket (SPEED)
  • Dream SR Ticket (SPEED) (Glossy)
  • Skill Ticket dan Character Unlock Ticket, dan lain-lain.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.konami.com/yugioh/duel_links/

Didasarkan dari Yu-Gi-Oh! OFFICIAL CARD GAME (OCG), Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS menghidupkan game kartu populer ini di perangkat seluler dan PC. Para duelist dapat mengobarkan semangat Yami Yugi, Jaden Yuki, Yusei Fudo, dan karakter-karakter kesayangan lainnya dari serial Yu-Gi-Oh! dalam pertarungan kartu yang kompetitif.

Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS kini telah mencapai 150 juta download di seluruh dunia. Para duelist di seluruh dunia telah mengumpulkan lebih dari 65 miliar kartu dan telah bertarung dalam 6 miliar Duel.

Seri Yu-Gi-Oh! didasarkan pada manga Yu-Gi-Oh! (oleh Kazuki Takahashi), yang diserialisasikan dalam majalah Weekly Shonen Jump milik SHUEISHA Inc. sejak tahun 1996 dan sekarang sudah memasuki iterasi ke delapan dari serial animasi “Yu-Gi-Oh!” (yang saat ini ditayangkan di saluran yang berafiliasi dengan TV Tokyo). KONAMI merilis game konsol pertama pada tahun 1998, dan seri ini, termasuk game trading card game, masih dinikmati oleh banyak penggemar di seluruh dunia. KONAMI terus mengembangkan dan mendistribusikan berbagai macam konten Yu-Gi-Oh! untuk memberikan kesenangan dan kegembiraan dari serial ini kepada penggemar di seluruh dunia.

Yu-Gi-Oh! DUEL LINKS tersedia secara gratis di App Store untuk iPad, iPhone and iPod touch, Google Play untuk perangkat Android, dan untuk PC via Steam.

Saat ini, Yu-Gi-Oh! OCG yang populer sudah tersedia di seluruh dunia, dengan produk yang didistribusikan di lebih dari 80 negara dan 9 bahasa, untuk dinikmati oleh para penggemar dari segala usia.

Untuk informasi terkait produk dan event Yu-Gi-Oh! OCG, dan seluruh judul game kartu digital Yu-Gi-Oh!, silakan kunjungi:

Webpage: www.yugioh-card.com/en/products/duel_links/
Facebook: www.facebook.com/OfficialDuelLinks
Youtube: https://www.youtube.com/KonamiAsia/

Preview Shin chan: Shiro and the Coal Town (PC) : Bermain-main di Dunia Yang Indah!

0

Hi kawan-kawan Playcubic, lali ini saya mendapatkan kesempatan untuk mencicipi sekaligus menulis preview game Shin chan: Shiro and the Coal Town. Sebelumnya, game ini sudah dirilis di Jepang dan Asia awal tahun 2024, dan bahkan memenangkan Penghargaan Keunggulan Seni Visual di CEDEC AWARDS 2024. Bagaimana rasanya menghabiskan tiga hari pertama di game ini? Inilah ulasan singkatnya.

Hari Pertama: Kedatangan di Desa Pedesaan Akita

Keluarga Nohara memulai perjalanan mereka dengan kedatangan di desa kecil yang terletak di prefektur Akita, tempat Hiroshi—ayah Shin chan—ditugaskan untuk perjalanan bisnis. Rumah tradisional ala daerah pedesaan di dalam game ini memberikan nuansa tenang dan damai yang kontras dengan kehidupan perkotaan.

Pagi pertama di Akita memperkenalkan pemain pada kegiatan sehari-hari yang menyenangkan. Bersama kakeknya, Ginnosuke, Shin chan belajar menangkap serangga dan memancing di sungai yang jernih. Interaksi yang sederhana namun penuh kenangan ini menghadirkan kehidupan pedesaan dengan nuansa yang santai dan membuat pemain larut dalam rutinitas harian ala Crayon Shin chan. Musik latar yang tenang menambah atmosfer damai desa ini, menjadikan hari pertama sebagai waktu untuk beradaptasi dan merasakan pengalaman bermain yang mengalir dengan lembut.

Hari Kedua: Misteri Dimulai

Kehidupan pedesaan yang santai di Akita mulai berubah ketika pada pagi berikutnya, Shiro muncul dengan tubuhnya tertutup jelaga. Shin chan, yang terkejut, segera mengikuti Shiro dan tanpa sengaja menemukan kereta misterius yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Rasa penasaran Shin chan memaksanya untuk menaiki kereta itu, membawa cerita ke arah yang lebih misterius.

Kereta ini membawa Shin chan ke Coal Town, sebuah kota yang seperti terjebak di era Showa, di mana para pekerja tambang hidup dengan penuh semangat. Kota ini memperkenalkan pemain pada karakter-karakter baru yang penuh energi, menambah dimensi baru pada permainan. Di sini, Shin chan mulai berkenalan dengan penduduk kota dan bertemu dengan seorang gadis misterius yang akan memainkan peran penting dalam cerita selanjutnya. Petualangan mulai terasa lebih mendalam, dan pemain mulai merasakan perbedaan suasana antara kehidupan tenang di Akita dan ritme kehidupan yang lebih sibuk di Coal Town.

Hari Ketiga: Dua Dunia, Satu Petualangan

Hari ketiga membawa lebih banyak kegiatan dan pengenalan lebih lanjut tentang kedua dunia yang kini menjadi bagian dari kehidupan Shin chan. Pemain dapat berinteraksi dengan penduduk di Coal Town dan menyelesaikan tugas harian, sementara juga kembali ke desa di Akita untuk melanjutkan kehidupan pedesaan. Transisi antara dua dunia ini menjadi elemen utama dalam Shin chan: Shiro and the Coal Town, menghadirkan pengalaman yang unik dan menyegarkan.

Setiap dunia memiliki karakteristik yang berbeda, memberikan tantangan dan aktivitas tersendiri. Misalnya, di Akita, Shin chan akan kembali memancing atau berburu serangga bersama kakeknya, sementara di Coal Town, ia mungkin akan membantu penduduk kota dalam tugas-tugas berat. Dinamika ini menciptakan ritme yang bervariasi, menjaga agar permainan tetap menarik meski berfokus pada kehidupan sehari-hari.

Grafis dan musik dalam game yang sedap dipandang mata

Dari segi visual, Shin chan: Shiro and the Coal Town adalah perpaduan sempurna antara seni yang menawan dan penuh detail. Gaya animasinya sangat selaras dengan serial animasi Crayon Shin chan, namun dengan sentuhan yang lebih halus dan modern berkat teknologi yang lebih canggih. Pemandangan pedesaan Akita yang hijau dan tenang dihadirkan dengan sangat memukau, sementara Coal Town mencerminkan nuansa retro era Showa yang penuh karakter.

Musik dalam game ini juga patut diapresiasi. Setiap daerah memiliki alunan musik khas yang memperkuat atmosfer permainan. Saat berada di Akita, musiknya terasa lembut dan tenang, sesuai dengan nuansa pedesaan. Sebaliknya, di Coal Town, musiknya lebih bersemangat, mencerminkan energi kota dan aktivitas para pekerjanya.

Tiga hari pertama dalam Shin chan: Shiro and the Coal Town memberikan kesan awal yang kuat tentang pengalaman unik yang ditawarkan oleh game ini. Perpaduan antara kehidupan pedesaan di Akita dengan petualangan misterius di Coal Town menjanjikan cerita yang menarik dan aktivitas yang menghibur. Bagi penggemar Crayon Shin chan, game ini tentu menjadi salah satu yang wajib dicoba. Namun, bagi pemain baru, Shin chan: Shiro and the Coal Town juga menawarkan pengalaman bermain yang menyenangkan dan menenangkan, cocok untuk siapa saja yang ingin merasakan kehidupan yang lebih sederhana di dunia yang penuh warna dan keajaiban.

FYI, pada tanggal 24 Oktober 2024 nanti Shin chan: Shiro and the Coal Town akan tersedia di Steam dan Nintendo Switch, memberikan kesempatan bagi para pemain di seluruh dunia untuk menikmati petualangan terbaru dari Shin chan dan anjing setianya, Shiro. Selamat bermain!

Jumlah Pemain Suicide Squad: Kill the Justice League Tetap Stagnan Meski Ada Karakter Baru

0

Suicide Squad: Kill the Justice League baru saja mendapatkan update baru, yaitu dalam bentuk karakter baru. Karakter ini adalah Lawless (Zoe Lawton) yang merupakan putri dari salah satu anggota Suicide Squad, Floyd Lawton aka Deadshot. Sayangnya kehadiran Lawless sepertinya tidak terlalu membuat gamer antusias dengan game buatan Rocksteady ini.

Menurut data SteamDB, jumlah pemain Suicide Squad: Kill the Justice League di Steam memang mengalami peningkatan ketika update baru yang berisi Lawless dirilis. Namun peningkatan ini ternyata belum dapat menembus angka 300 pemain. Untuk informasi, jumlah pemain tertinggi di bulan Oktober baru mencapai 282 pemain. Namun angka tersebut bisa saja berubah ketika akhir pekan tiba, dimana akan lebih banyak orang yang memainkan game karena libur.

Sampai hari ini, Rocksteady sudah merilis tiga karakter baru untuk Suicide Squad: Kill the Justice League yaitu The Joker, Mrs. Freeze, dan yang terbaru Lawless. Rencananya akan ada satu update lagi yang juga akan menghadirkan karakter baru ke dalam game.

Bagaimana menurut kalian?

Krafton Akan Buat Game Mobile Palworld

0

Pocketpair dan Krafton telah mengumumkan kerjasama untuk mengembangkan Palworld. Dalam kerjasama ini, Krafton akan mendapatkan hak cipta dari Palword sehingga dapat membuat versi mobilenya. Hebatnya lagi, pengumuman ini diumumkan ketika Pocketpair sedang digugat hukum oleh Nintendo dan The Pokemon Company akibat adanya pelanggaran hak paten di game Palworld.

Kerjasama antara Krafton dengan Pocketpair diumumkan melalui pernyataan di website resmi. Untuk pengerjaan, Krafton dan Pocketpair akan menyerahkannya kepada PUBG Studios developer in-house milik Krafton. Tidak dijelaskan seperti apa versi mobile Palworld nantinya. Krafton berjanji bahwa versi mobile ini akan tetap memiliki hal-hal menyenangkan yang ada di game Palworld originalnya.

Bagaimana menurut kalian?

Spesifikasi ZTE Blade A35, Smartphone Harga Rp900 Ribuan

0

ZTE Mobile Devices Indonesia hari ini resmi meluncurkan smartphone ZTE Blade A35 di Indonesia. ZTE Blade A35 menawarkan fitur-fitur yang esensial pada paket harga terjangkau bagi mereka yang ingin meng-upgrade pengalaman mobile mereka ke level berikutnya.

Chen Xinyu, Country Manager ZTE Mobile Devices Indonesia, mengatakan: “ZTE Blade A35 merepresentasikan komitmen ZTE untuk menghadirkan pengalaman inovasi dan teknologi seluler terbaik di kelasnya kepada lebih banyak orang di Indonesia, untuk memperkaya pengalaman gaya hidup digital mereka. Perangkat ini ideal bagi generasi kekinian yang menginginkan perangkat yang bisa diandalkan untuk berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau.”

ZTE Blade A35 sudah bisa dibeli dengan harga Rp999.000. Anda bisa mendapatkan ponsel ini dengan harga promosi Rp969.000 plus bonus wired earphone di Shopee pada periode 1-3 Oktober 2024 dan harga flash sale sebesar Rp949.000. Smartphone akan tersedia di seluruh channel online dan offline mulai 4 Oktober 2024.

Layar Ekspansif untuk Pengalaman yang Imersif

ZTE Blade A35 menggunakan layar ekspansif 6,75inci untuk menghadirkan tampilan yang lebih luas. Layar ini termasuk paling luas dibandingkan yang lain dan dengan layar seluas itu, pengguna akan menikmati pengalaman digital, hiburan, yang lebih imersif dan memanjakan mata. Nonton serial atau film yang lagi hits akan terasa memuaskan di layar yang lebar, di mana saja dan kapan saja.

Apalagi tak hanya luas, setiap detail terlihat jelas, jernih, dan kaya warna di layar itu. Untuk ponsel yang harganya tak sampai sejuta, ZTE Blade A35 sudah mumpuni untuk menghadirkan pengalaman navigasi dan transisi layar yang mulus melalui refresh rate 90Hz. Membuat aktivitas browsing, messaging, atau scrolling-scrolling di media sosial, setiap hari menjadi sangat nyaman.

Smartphone ini juga sudah dilengkapi pula dengan fitur Live Island interactive, yang biasanya ditanamkan pada smartphone di atasnya. Live Island adalah kapsul interaktif yang menampilkan berbagai notifikasi, aktivitas yang sedang dilakukan, dan pengingat, yang membuat smartphone ini benar-benar fungsional.

Performa Andalan untuk Penggunaan Sehari-Hari

Walau dibanderol pada harga terjangkau, smartphone ini punya performa yang bisa jadi andalan dalam penggunaan sehari-hari. Dengan prosesor octa-core 1.6GHz, ZTE Blade A35 dapat melakukan multitasking dengan performa yang seamless.

Kelancaran kinerjanya juga didukung oleh Dynamic RAM berkapasitas hingga 12GB, untuk performa yang paling unggul di kelasnya. Dengan internal storage 64GB, Blade A35 punya penyimpanan yang cukup besar untuk berbagai aplikasi dan file-file penting. Apabila butuh penyimpanan yang lebih besar, tersedia slot MicroSD untuk penyimpanan eksternal.

Walau dibanderol dengan harga lebih terjangkau dari yang lain, ZTE Blade A35 tak main-main dalam menghadirkan user experience yang lebih baik dan fitur-fitur kekinian. Smartphone ini sudah langsung diperkuat sistem operasi terbaru Android 14 di saat yang lain masih menggunakan Android 13 Go Edition atau Android 14 Go Edition.

Di zaman di mana gaya hidup kekinian yang semakin beragam dan kompleks, kebutuhan akan smartphone yang punya baterai besar menjadi sangat krusial. Makanya ZTE membekali Blade A35 dengan baterai masif 5000mAh yang awet untuk penggunaan seharian. Optimalkan fitur smart power-saving yang akan menghemat daya untuk penggunaan lebih lama.

Tetap Kekinian Dalam Desain Stylish

ZTE Blade A35 dirancang dengan formasi kamera dan desain stylish yang memberikan nilai tambah bagi smartphone entry-level ini. Diperkuat kamera belakang 13MP dan AI Camera serta kamera depan 5MP, smartphone ini bisa jadi andalan untuk fotografi casual. Aman untuk foto-foto atau bikin video simpel dan sharing aktivitas kekinian kamu di media sosial.

Dibawa nongkrong dengan bestie juga tak bakal malu-maluin. Ia didesain dengan flat-edge frame kekinian, body yang glassy dan minimalis, serta pilihan warna Starry Black dan Clover Green yang stylish.

Untuk memproteksi smartphone diintip orang yang tak berhak, ZTE sudah membekalinya dengan teknologi keamanan face recognition. Sehingga hanya pengguna yang bisa membuka kunci layar dengan cepat, nyaman, dan sudah tentu aman.

Review Street Fighter 6 (PC) : Saatnya Kita Bertarung Bersama Terry Bogard!

0

Capcom kembali memanjakan penggemar game fighting dengan kehadiran karakter DLC yang paling dinanti dalam Street Fighter 6, yaitu Terry Bogard, yang dikenal dari game legendaris Fatal Fury. Mulai tanggal 24 September 2024, para pemain yang memiliki Year 2 Character Pass atau Season Pass dapat merasakan kekuatan Terry di arena pertempuran Street Fighter.

Keputusan untuk menghadirkan Terry Bogard sebagai karakter DLC dalam Street Fighter 6 jelas merupakan langkah yang tepat oleh Capcom. Terry bukan hanya sebuah karakter ikonik dalam sejarah game fighting, tetapi juga memiliki basis penggemar yang solid, berkat perannya dalam Fatal Fury dan The King of Fighters. Kali ini, Terry hadir dengan membawa beberapa elemen ikonik yang telah dipoles agar sesuai dengan gaya permainan Street Fighter, menghadirkan kombinasi nostalgia dan inovasi.

Skill Ikonik Terry Bogard di Street Fighter 6

Terry Bogard tetap setia pada akar karakternya dengan menggunakan skill-skill khasnya yang sudah tidak asing lagi bagi para penggemar. Serangan andalan seperti Power Wave, yang menembakkan gelombang energi ke tanah, dan Rising Tackle, serangan ke atas yang cepat dan kuat, akan menjadi bagian penting dari arsenalnya. Selain itu, jurus ultimate-nya yang terkenal, Power Geyser, dihadirkan sebagai Super Art yang dipoles dengan efek visual khas Street Fighter 6, membuatnya semakin epik dan dramatis.

Adaptasi Terry dalam game ini terlihat halus. Meskipun berasal dari game lain, ia menyatu dengan sangat baik dalam mekanik Street Fighter 6. Pergerakannya yang cepat dan kombinasi serangan yang eksplosif memberikan pemain fleksibilitas untuk bermain secara agresif atau defensif sesuai dengan gaya permainan masing-masing.

Stage Baru: Pao Pao Café

Kehadiran Terry Bogard tidak datang sendirian. Bersamaan dengan Terry, Capcom juga menambahkan stage baru yang diadaptasi langsung dari Fatal Fury, yaitu Pao Pao Café. Bagi penggemar Fatal Fury, Pao Pao Café adalah tempat ikonik yang selalu diingat. Dalam Street Fighter 6, tempat ini dihadirkan dengan detail visual yang memukau, memberikan atmosfer yang seolah-olah membawa kita kembali ke masa kejayaan game klasik tersebut.

Stage ini memberikan sentuhan nostalgia yang kuat, terutama bagi mereka yang pernah menghabiskan waktu bermain Fatal Fury. Capcom tampaknya ingin menghormati warisan tersebut dengan memberikan perhatian besar pada setiap detail yang ada di Pao Pao Café. Ini bukan hanya sebuah arena pertempuran, tetapi juga sebuah penghormatan bagi masa lalu.

Kostum Alternatif dan Sistem Bond

Selain skill dan stage baru, Terry Bogard juga akan mendapatkan kostum alternatif yang bisa diperoleh pemain dengan cara menaikkan bond Terry hingga maksimal. Sistem bond ini adalah fitur menarik yang mendorong pemain untuk terus bermain dan membangun hubungan dengan karakter. Kostum alternatif ini bisa memberikan sentuhan visual yang segar pada karakter, memperkaya pengalaman bermain dan mempersonalisasi tampilan karakter sesuai selera pemain.

Jika pemain tidak ingin menghabiskan waktu untuk menaikkan bond, mereka juga bisa langsung membeli kostum ini menggunakan Fighter Coin, mata uang dalam game yang dapat digunakan untuk berbagai pembelian kosmetik.

Simak bagaimana serunya saya mencoba karakter Terry Bogard pada video di bawah ini:

Karakter Lain yang Akan Hadir di Year 2 Character Pass

Selain Terry Bogard, Year 2 Character Pass juga akan menghadirkan beberapa karakter lain yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah M.Bison, yang sudah tersedia sebelum perilisan Terry, serta Mai Shiranui yang akan hadir pada awal tahun 2025, dan Elena pada musim semi 2025. Mai Shiranui, yang juga berasal dari Fatal Fury, diprediksi akan menambah keunikan tersendiri di dunia Street Fighter dengan gaya bertarungnya yang memikat.

Mode Permainan di Street Fighter 6

Tidak hanya fokus pada karakter DLC, Street Fighter 6 secara keseluruhan merupakan game fighting yang solid dengan berbagai mode permainan yang menarik. Mode Fighting Ground adalah mode pertarungan tradisional yang setia pada akar Street Fighter. Pemain dapat bertarung dalam format klasik, mengandalkan skill dan taktik untuk mengalahkan lawan.

Selain itu, ada mode World Tour yang memberikan pengalaman single-player dengan cerita yang mendalam. Di sini, pemain dapat mengikuti kisah Street Fighter 6, bertemu dengan berbagai karakter, dan merasakan petualangan yang lebih dari sekedar bertarung.

Tak ketinggalan, mode Battle Hub menawarkan tempat bagi pemain untuk berinteraksi dengan pemain lain dari seluruh dunia. Ini adalah fitur sosial yang memungkinkan pemain bertemu, bertarung, dan bahkan memainkan game klasik dalam satu platform virtual.

Sistem Kontrol Modern dan Dinamis

Salah satu inovasi paling menarik dalam Street Fighter 6 adalah pengenalan Modern Control Type dan Dynamic Control Type. Modern Control Type memungkinkan pemain mengatur tombol untuk gerakan khusus, membuat permainan lebih mudah diakses bagi pemain baru. Sementara itu, Dynamic Control Type memungkinkan serangan dan kombo dilakukan secara otomatis hanya dengan menekan satu tombol. Ini adalah fitur yang dirancang untuk membuat game lebih ramah bagi pemain yang mungkin merasa kesulitan dengan kontrol klasik Street Fighter.

Dengan sistem ini, Street Fighter 6 berhasil menyeimbangkan pengalaman bermain bagi pemain veteran dan pemula. Pemain yang berpengalaman masih dapat menikmati kedalaman strategi dalam gameplay, sementara pemain baru tidak akan merasa kewalahan dengan kompleksitas kontrol.

Kualitas Visual dan Audio yang Pas

Secara visual, Street Fighter 6 adalah sebuah karya seni yang luar biasa. Desain karakter yang realistis tetapi tetap bergaya kartun khas Street Fighter membuat game ini memukau secara visual. Animasi pertarungan sangat halus, dan setiap serangan terasa penuh tenaga. Apalagi dengan penggunaan RE Engine, kualitas grafis Street Fighter 6 mampu bersaing dengan game modern lainnya.

Musik juga memainkan peran penting dalam membangun atmosfer game. Setiap karakter memiliki tema musik yang unik dan cocok dengan kepribadian mereka. Dari hip-hop modern hingga jazz yang menenangkan di Battle Hub, musik dalam game ini benar-benar memberikan nuansa yang segar dan mendukung setiap momen pertempuran.

Kesimpulan: Terry Bogard Membawa Semangat Baru

Dengan kehadiran Terry Bogard, Street Fighter 6 berhasil menambahkan elemen nostalgia yang memperkaya pengalaman bermain tanpa mengorbankan inovasi. Kombinasi antara karakter ikonik, mode permainan yang beragam, dan sistem kontrol yang ramah bagi semua pemain membuat Street Fighter 6 menjadi salah satu game fighting terbaik yang tersedia saat ini.

Bagi para penggemar Fatal Fury maupun Street Fighter, kehadiran Terry Bogard adalah alasan kuat untuk kembali ke arena pertempuran. Capcom telah berhasil menghadirkan konten berkualitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempertahankan identitas kuat dari dua franchise legendaris ini.

7 Fakta Menarik Final Fantasy IX yang Wajib Diketahui

0

Final Fantasy IX adalah salah satu judul paling ikonik dalam franchise Final Fantasy, yang dirilis oleh Square Enix (dulu Square) pada tahun 2000 untuk PlayStation. Game ini membawa kembali elemen-elemen klasik dari seri sebelumnya dan menawarkan pengalaman yang kaya, menarik, dan penuh nostalgia.

Dengan semakin banyaknya game RPG klasik yang diremake oleh Square Enix, fans juga semakin berharap Final Fantasy IX adalah salah satunya. Apalagi banyak rumor tentang adanya Final Fantasy IX seakan menjadi tanda bahwa akan ada Final Fantasy IX remake suatu saat nanti. Berikut adalah tujuh fakta paling menarik tentang Final Fantasy IX.

1. Kembali ke Akar Seri

final fantasy ix

Salah satu hal yang membedakan Final Fantasy IX dari pendahulunya adalah keinginannya untuk kembali ke akar seri. Setelah Final Fantasy VII dan Final Fantasy VIII, yang memperkenalkan grafis 3D yang lebih realistis dan cerita yang lebih kompleks, Final Fantasy IX membawa kembali desain karakter yang lebih klasik, elemen fantasi, dan gaya seni yang terinspirasi dari game-game sebelumnya.

Karakter-karakter dalam game ini memiliki desain yang mirip dengan gaya art yang terlihat di Final Fantasy IV dan Final Fantasy VI, menjadikannya sebuah penghormatan bagi para penggemar lama.

2. Karakter yang Beragam dan Unik

final fantasy ix

Final Fantasy IX memperkenalkan berbagai karakter yang kaya dan beragam, masing-masing dengan latar belakang dan kepribadian yang kuat. Karakter utama, Zidane Tribal, adalah seorang pencuri yang penuh semangat, sementara Garnet Til Alexandros XVII (Dagger) adalah putri kerajaan yang berusaha melarikan diri dari tanggung jawabnya.

Ada juga Vivi Ornitier, seorang Black Mage yang mencari jati diri, dan Kuja, antagonis yang memiliki tujuan misterius. Interaksi antara karakter-karakter ini menciptakan dinamika yang mendalam dan menambah kedalaman cerita.

3. Cerita yang Memikat dan Emosional

final fantasy ix

Cerita Final Fantasy IX berfokus pada tema persahabatan, identitas, dan pencarian makna hidup. Game ini mengambil setting di dunia Gaia, di mana karakter-karakter berjuang melawan kekuatan jahat yang mengancam dunia mereka.

Melalui perjalanan mereka, pemain akan menyaksikan perkembangan karakter dan hubungan antara mereka, serta menghadapi berbagai tantangan emosional. Momen-momen mendalam dalam cerita, seperti pencarian Vivi untuk memahami keberadaannya sebagai makhluk buatan, menjadikan game ini lebih dari sekadar petualangan fantasi biasa.

4. Sistem Pertarungan yang Inovatif

final fantasy ix

Final Fantasy IX menawarkan sistem pertarungan yang menggabungkan elemen tradisional dari turn-based combat dengan beberapa fitur inovatif. Salah satunya adalah sistem Active Time Battle (ATB), yang memungkinkan pemain untuk melakukan serangan dan kemampuan saat indikator waktu terisi.

Selain itu, sistem Ability memungkinkan karakter untuk mempelajari kemampuan baru dengan menggunakan senjata dan armor tertentu, menciptakan kedalaman strategis dalam pertarungan. Pemain dapat menggabungkan berbagai kemampuan untuk menciptakan kombinasi serangan yang kuat, menjadikan setiap pertempuran menarik dan tak terduga.

5. Musik yang Ikonik

final fantasy ix

Komposer legendaris Nobuo Uematsu kembali untuk menciptakan soundtrack yang megah untuk Final Fantasy IX. Musik dalam game ini sangat mendukung suasana dan emosi dalam cerita, dengan melodi yang mudah diingat dan mampu menggugah perasaan.

Lagu-lagu seperti “Melodies of Life” dan “You’re Not Alone” telah menjadi lagu ikonik yang dikenang oleh para penggemar. Soundtrack ini tidak hanya memperkaya pengalaman bermain, tetapi juga berkontribusi pada daya tarik emosional dari game ini. Pada tahun 2017, album Final Fantasy IX di-remaster dan dirilis kembali, memperkenalkan generasi baru pada keindahan musiknya.

6. Referensi dan Easter Eggs

final fantasy ix

Final Fantasy IX dipenuhi dengan referensi dan Easter eggs yang merayakan sejarah franchise ini. Dalam game ini, terdapat banyak karakter dan elemen yang muncul dari game sebelumnya, termasuk Chocobo, Moogles, dan nama-nama lokasi yang dikenal dari dunia Final Fantasy.

Selain itu, beberapa karakter sekunder juga memiliki penampilan cameo dari game-game sebelumnya. Ini memberikan nuansa nostalgia bagi para penggemar yang telah mengikuti perjalanan seri ini sejak awal, sambil tetap menawarkan cerita yang mandiri dan menarik.

7. Pengaruh Budaya Pop dan Legacy

final fantasy ix

Setelah dirilis, Final Fantasy IX mendapatkan banyak pujian dari kritikus dan pemain, yang menganggapnya sebagai salah satu judul terbaik dalam seri Final Fantasy. Game ini menjadi favorit di kalangan penggemar karena cerita dan karakternya yang mendalam.

Pengaruhnya dapat dilihat dalam berbagai media, termasuk adaptasi anime dan manga. Final Fantasy IX juga sering dipandang sebagai game yang menyentuh tema universalisme dan keberagaman, yang relevan hingga hari ini. Dalam era modern, game ini telah di-remaster untuk platform baru, memperkenalkan pengalaman klasik ini kepada generasi baru pemain.

Dengan tujuh fakta menarik ini, Final Fantasy IX terus menjadi salah satu game yang paling dicintai dalam sejarah video game, menawarkan pengalaman yang kaya, mendalam, dan penuh makna bagi para penggemarnya.

Sekuel Lords of the Fallen Disiapkan untuk 2026

0

Game soulslike Lords of the Fallen yang dikerjakan oleh studio Hexworks dipastikan bakal memiliki sekuel. Dalam laporan keuangan yang dibuat oleh publisher CI Games, diungkap rencana tentang pengembangan sekuel Lords of the Fallen yang sudah masuk dalam tahap produksi.

Sekuel ini akan dibuat dengan menggunakan Unreal Engine 5 yang merupakan hasil kerjasama dengan Epic Games. Sayangnya kerjasama ini juga membuat game tersebut menjadi game eksklusif di Epic Games Store untuk versi PC. Sekuel Lords of the Fallen akan memiliki production value yang lebih tinggi, sehingga memiliki banyak fitur baru. Salah satunya adalah shared progression untuk mode co-op, selain mode singleplayer yang merupakan core dari game.

Sekuel Lords of the Fallen akan diumumkan tahun 2025 nanti. Untuk perilisan, CI Games menargetkan Hexworks dapat menyelesaikannya di tahun 2026.

Lords of the Fallen yang dirilis di 2023 merupakan versi reboot dari game yang rilis tahun 2014. Game ini menceritakan tentang pemain sebagai Dark Crusaders yang bertualang ke dua alam demi untuk mengalahkan Demon God, Adyr.

Bagaimana menurut kalian?