Home Blog Page 140

Denuvo Sebut Reputasinya Hancur Akibat Pembajak

0

Siapa yang tidak kenal dengan Denuvo. Bagi gamer terutama gamer PC, Denuvo sering kali dijadikan sebagai kambing hitam ketika performa game merosot. Software pelindung ini dinilai telah menyedot daya yang cukup besar sehingga berdampak dengan performa game yang menggunakannya secara keseluruhan.

Berbicara dengan Rock Paper Shotgun, Product Manager Andreas Ullman menceritakan bagaimana reputasi Denuvo bisa menjadi sangat buruk di mata gamer. Ia menjelaskan bahwa penyebab utamanya adalah kelompok pembajak yang tidak menyukai keberadaan Denuvo.

“Pembajak tidak bisa membajak game yang menggunakan Denuvo dalam kurun waktu tertentu, sampai developer memutuskan untuk menghilangkannya. Inilah yang membuat mereka tidak menyukai Denuvo, lalu dengan komunitasnya berusaha untuk menjelek-jelekkan reputasi kami dan berharap developer tidak lagi menggunakan Denuvo,” Sebut Ullman.

Namun Ullman tidak secara jelas membantah jika softwarenya berdampak dengan performa game. Ia hanya mengatakan bahwa diperlukan bukti secara data untuk membuktikannya. Jikapun masalah itu terjadi, hanya terjadi pada beberapa game saja dan tidak semuanya yang menggunakan software Denuvo.

Sebelum berbicara kepara media, Denuvo sempat membuka halaman Discord untuk mencoba memperbaiki reputasinya. Namun rencana ini gagal. Halaman Discord Denuvo justru dipenuhi oleh cacian dan bullying dimana perusahaan tersebut tidak lagi mengangapnya sebagai tempat diskusi yang sehat. Hanya dalam 2 hari, Denuvo memutuskan untuk menutupnya.

Bagaimana menurut kalian?

Developer The Day Before Fntastic yang Mencoba Kembali Eksis

0

Habis dikecam dan dihujat setelah merilis The Day Before yang berantakan, developer Fntastic dengan beraninya mencoba kembali untuk eksis di industri game. Pada bulan September kemarin, Fntastic dengan percaya dirinya mengumumkan pengembangan game baru yang berjudul Escape Factory melalui crowdfunding Kickstarter.

Seperti yang sudah diprediksi, crowdfunding pengembangan Escape Factory dibatalkan untuk sementara karena dinilai tidak dapat menarik perhatian gamer. Namun tidak berhenti sampai di sini, Fntastic justru mengumumkan proyek baru Items di media sosialnya. Game bergenre action-horror prop hunt diklaim oleh Fntastic telah ditunggu kehadirannya oleh “fans” mereka.

Lebih lucunya lagi, Fntastic juga berencana untuk merilis game mobile yang pararel dengan pengembangan Items. Game mobile ini akan dijadikan sebagai pengumpulan dana untuk pengembangan game tersebut.

Rencana Fntastic ini langsung mendapatkan beragam respon dari netizen, dan kebanyakan masih tidak percaya atau malah menertawakan mereka. Ada juga yang mencoba bertanya secara kritis mengenai bagaimana dana dari hasil crowdfunding Escape Factory. Menurut Fntastic dana tersebut secara otomatis sudah dikembalikan kepada penyumbang karena proyek kickstarter tidak mencapai targetnya.

Bagaimana menurut kalian?

Trailer Baru Dragon Age: The Veilguard Perlihatkan Teror di Dunia Fantasi Thedas

0

BioWare dan EA telah merilis trailer baru untuk Dragon Age: The Veilguard. Video ini memperlihatkan teror di dunia fantasy Thedas, dan bagaimana pemain sebagai Rook bisa menghentikannya. Dragon Age: The Veilguard akan rilis pada tanggal 31 Oktober 2024 PS5, Xbox Series, dan PC (Steam dan Epic Games Store).

Sistem combat yang digunakan dalam Dragon Age: The Veilguard adalah action dimana pemain bisa langsung menyerang dan bereaksi merespon serangan balik musuh. Dalam combat pemain juga dapat mengakses Ability Wheel untuk memilih skill apa yang akan digunakan.

Dragon Age: The Veilguard akan memberikan kebebasan kepada pemain untuk kostumisasi karakter, mulai dari penampilan sampai pilihan dari job class. Game ini juga akan menghadirkan companion dan masing-masing dapat di-romance oleh karakter pemain.

Bagaimana menurut kalian?

Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven Sudah Rilis!

0

Square Enix telah mengumumkan Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven sudah tersedia hari ini. Game RPG turn-based ini sudah bisa dimainkan melalui platform PS5, PS4, Nintendo Switch, dan PC (Via Steam). Buat kalian yang belum tahu, Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven merupakan versi remake 3D dari game tahun 1993.

Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven menceritakan tentang Avalon, ibukota dari Varennes Empire yang dihancurkan oleh kelompok bernama Seven Heroes. Emperor Leon lalu berjanji untuk membalaskan dendamnya dengan memberikan anaknya Gerard kekuatan untuk melawan Seven Heroes.

Buat kalian yang penasaran dengan gamenya, bisa mencoba lebih dulu versi demo Romancing SaGa 2: Revenge of the Seven yang tersedia gratis di semua platform.

Prince of Persia: The Lost Crown Gagal, Ubisoft Kembali ke Rayman?

0

Prince of Persia: The Lost Crown, game metroidvania kepunyaan Ubisoft rupanya tidak seberhasil yang diharapkan. Meski mendapatkan respon yang positif, game tersebut ternyata tidak memenuhi angka penjualan yang ditargetkan.

Informasi ini berawal dari pernyataan channel YouTube Perancis Origami (Diterjemahkan oleh VGC). Menurut sumber yang didapatkan oleh mereka, Ubisoft telah memutuskan untuk membubarkan tim yang mengerjakan Prince of Persia: The Lost Crown. Artinya kemungkinan adanya sekuel menguap karena tidak ada lagi yang mengerjakan game tersebut.

Belakangan, Senior Producer Abdelhal Elguess mengatakan kepada Eurogamer bahwa saat ini tugas dari tim adalah memastikan bahwa game tersebut bisa dimainkan secara maksimal dari platform lain. Prince of Persia: The Lost Crown saat ini sudah tersedia di Steam dan rencananya juga akan segera tersedia di Mac.

Mengenai pembubaran, Elguess tidak mengatakan secara jelas. Ia hanya mengkonfirmasi bahwa tim yang dulunya mengerjakan Prince of Persia: The Lost Crown, saat ini sudah diarahkan untuk mengerjakan proyek yang lain.

Belum selesai soal pembubaran developer Prince of Persia: The Lost Crown, sekarang muncul kabar lain bahwa Ubisoft sedang memperhatikan franchise lamanya Rayman. Rupanya Ubisoft sedang mencoba mengeksplorasi untuk menentukan seperti kelanjutan dari franchise Rayman nantinya.

Berbicara kepada Kotaku, perwakilan Ubisoft mengatakan bahwa tahap awal eksplorasi Rayman dilakukan oleh tim dari Montpellier dan Milan. Kebetulan Ubisoft Montpellier adalah tim yang bertanggung jawab dalam pengembangan Prince of Persia: The Lost Crown. Jadi apakah proyek baru yang dimaksud oleh Elguess adalah Rayman?

Bagaimana menurut kalian?

Infinix Resmi Luncurkan HOT 50 Pro+, Harga 2 Jutaan

0

Infinix telah meluncurkan model terbaru dari seri HOT, yakni HOT 50 Pro+ di Indonesia bersama dengan JKT48 sebagai Brand Ambassador. Mengusung tagline “Performa Beast Tipis Tapi Sadis” Infinix HOT 50 Pro+ hadir dengan desain 3D-Curved SlimEdge tertipis di dunia, layar AMOLED dengan refresh rate tinggi, serta jaminan ketahanan performa hingga 5 tahun dan perlindungan Corning® Gorilla® Glass.

Selama periode promosi pada 25 Oktober 2024, smartphone ini tersedia dengan harga spesial Rp 2.449.000 di Shopee. Bersamaan dengan peluncuran ini, Infinix juga memperkenalkan model lain dari seri ini, yaitu HOT 50 dan HOT 50 5G.

Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia mengatakan, “Infinix HOT 50 Pro+ menghadirkan inovasi tingkat premium dengan fokus peningkatan pada layar, desain, performa, dan durabilitas. Insight dan feedback konsumen membantu tim R&D Infinix menyempurnakan kembali varian HOT Series dalam pendekatan yang semakin fresh dan relevan bagi konsumen. HOT 50 Pro+ yang kami perkenalkan dengan tagline Beautiful Beast, Tipis Tapi Sadis mewakili ‘duality in one concept’ yang menggabungkan estetika desain dengan performa tangguh dalam satu pengalaman produk. Dilengkapi dengan desain 3D-Curved SlimEdge tertipis di dunia dan sertifikasi 5-year Smooth Performance pertama di Industri, Infinix HOT 50 Pro+ mewakili keseriusan Infinix memenuhi kebutuhan konsumen”.

Infinix HOT 50 Pro+, Performa Tangguh  di Smartphone 3D Curved Tertipis di Dunia

Desain Sleek dan Tangguh untuk Pengguna Aktif Infinix HOT 50 Pro+ menawarkan desain yang elegan dengan ketebalan hanya 6.8mm, berkat teknologi 3D-Curved SlimEdge tertipis di dunia. Dilengkapi dengan arsitektur TitanWing, bodi smartphone ini tetap kokoh meskipun berbobot ringan, hanya 162 gram. Proteksi tambahan diberikan melalui Corning® Gorilla® Glass dan sertifikasi IP54, menjadikannya lebih tahan gores dan benturan. Titan Armor Protection juga meningkatkan level durabilitasnya untuk penggunaan jangka panjang.

Layar Imersif dengan Refresh Rate Tinggi Mengusung layar AMOLED 6.78 inci, Infinix HOT 50 Pro+ menawarkan pengalaman visual yang mendalam. Dengan refresh rate 120Hz, navigasi antar aplikasi menjadi lebih halus, sementara tingkat kecerahan hingga 800 nit memastikan tampilan layar tetap jelas meski di luar ruangan. Fitur Always-On Display memungkinkan pengguna untuk tetap melihat notifikasi penting saat layar tidak aktif, dan Dynamic Bar membantu akses cepat ke pesan dan aplikasi.

Optimalisasi AI melalui Infinix AI∞ Infinix HOT 50 Pro+ dilengkapi dengan Infinix AI∞ yang menggabungkan fitur berbasis kecerdasan buatan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Fitur ini termasuk AI Eraser untuk menghapus objek yang tidak diinginkan, AI CutOuts untuk membuat gambar lebih interaktif, dan AI Wallpaper yang memungkinkan pengguna mempersonalisasi tampilan. Selain itu, asisten virtual Folax yang terintegrasi memudahkan pengguna memberikan perintah hanya dengan suara.

Performa Tangguh dengan Teknologi Terbaru

Ditenagai oleh prosesor MediaTek Helio G100 yang dibangun dengan fabrikasi 6nm, Infinix HOT 50 Pro+ memastikan performa cepat dan efisien untuk menunjang kebutuhan sehari-hari. Smartphone ini juga dilengkapi baterai 5000mAh yang mendukung 33W FastCharge, dengan tiga mode pengisian daya: Hyper, Smart, dan Low-Temp.

Konektivitas Canggih Untuk konektivitas, Infinix HOT 50 Pro+ dilengkapi dengan 720° SphereTech NFC, memungkinkan pengguna menggunakan e-money dari berbagai sisi smartphone, sangat ideal untuk keperluan sehari-hari yang mengandalkan pembayaran elektronik.

Infinix HOT 50 Pro+ akan tersedia secara perdana di sesi first sale eksklusif di Infinix Store marketplace Shopee pada 25 Oktober 2024 dengan harga promosi Rp 2.449.000 dari harga normal Rp 2.599.000.

Kolaborasi Eksklusif dengan JKT48

Untuk pertama kalinya, Infinix berkolaborasi dengan JKT48 sebagai Brand Ambassador Infinix HOT 50 Pro+. Sebagai Brand Ambassador Infinix HOT 50 Pro+, JKT48 terlibat dalam berbagai aktivitas promosi HOT 50 Pro+, salah satunya sebagai muse di pagelaran Jakarta Fashion Week 2025 dalam panggung runway “Beautiful Beast” bersama Infinix HOT 50 Pro+ sebagai Official Smartphone Partner JFW 2025.

Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Infinix juga merilis bundling eksklusif HOT 50 Pro+ JKT48 yang terdiri dari powerbank XP05, goodie bag, keychain, dan kartu member resmi JKT48. Konsumen dapat memperoleh bundling spesial ini dengan melakukan pembelian di mitra store offline yang berpartisipasi selama periode 18-25 Oktober 2024.

“Kami sangat antusias memperkenalkan secara resmi JKT48 sebagai Brand Ambassador Infinix Indonesia dan Infinix HOT 50 Pro+. Kampanye Beautiful Beast menjadi kolaborasi perdana kami dengan JKT48. Kolaborasi ini tentunya didorong dengan spirit sama antara Infinix dan JKT48 sebagai bagian dari kultur generasi muda Indonesia, semangat dalam berkreasi dan bereksplorasi dalam karya, sekaligus konsistensi untuk membangun komunitas yang solid dengan anak muda Indonesia,” tambah Sergio.

Lengkapi Seri HOT 50 dengan Kehadiran Infinix HOT 50 dan HOT 50 5G

Sebagai bagian dari campaign HOT 50 Series, Infinix memperkenalkan HOT 50 dan HOT 50 5G. HOT 50 dilengkapi prosesor Helio G100, layar 6.78 inci 120Hz, dan baterai 5000mAh dengan 18W FastCharge. Sedangkan HOT 50 5G hadir dengan prosesor Dimensity 6300, RAM hingga 16GB, kamera 48MP, serta ruang penyimpan internal hingga 256GB dan slot tambahan untuk storage hingga 1TB. Ketiga model, HOT 50 Pro+, HOT 50, dan HOT 50 5G, telah mendapatkan sertifikasi TÜV SÜD 60-Month Fluency untuk performa mulus hingga 5 tahun.

Per 25 Oktober, Infinix HOT 50 5G akan tersedia di Tiktok dan Tokopedia dengan harga promosi Rp 2.249.000 dari harga normal Rp 2.399.000, sementara Infinix HOT 50 varian 8/128GB akan dijual di Shopee seharga Rp 1.649.000 dari harga normal Rp 1.699.000. Varian 6/256GB akan tersedia dengan harga Rp 1.749.000 dari harga normal Rp 1.799.000 di seluruh e-commerce resmi Infinix. Konsumen juga dapat menikmati gratis ongkir, cicilan 0%, dan voucher cashback hingga 10% selama masa promosi.

Kejutan INBOOK Air Pro+ dan INBOOK Air

Menambah portofolio produk, Infinix juga memperkenalkan seri INBOOK terbaru dengan hadirnya INBOOK Air Pro+ dan INBOOK Air. Dengan tagline Desain Ringan, Tampilan Brilian, kedua laptop ini dirancang untuk memberikan performa tinggi dalam bodi yang ringan dan ringkas, ideal bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas dan kinerja tanpa kompromi.

INBOOK Air Pro+ memiliki berat hanya 1kg, dilengkapi layar 14 inci OLED dengan refresh rate 120Hz yang memberikan visual lebih hidup, serta fitur Face ID untuk keamanan ekstra. Sementara itu, INBOOK Air hadir dengan berat 1.24kg, layar 14 inci yang jernih, dan didukung oleh prosesor Intel® Core™ i5 yang powerful.

INBOOK Air Pro+ akan dijual dengan harga Rp 9.999.000, sementara INBOOK Air dibanderol Rp 7.499.000. Kedua perangkat ini tersedia mulai 25 Oktober di semua channel penjualan resmi Infinix Indonesia.

Monster Hunter Wilds Gelar Open Beta untuk Semua Platform

0

Capcom telah mengumumkan adanya tahap open beta untuk Monster Hunter Wilds. Open beta ini akan terbuka bagi semua platform, konsol dan PC. Jadwal open beta akan dimulai dari tanggal 29-31 Oktober 2024 khusus bagi pemilik PS5 yang berlangganan PS Plus. Bagi pemilik PS5 tanpa PS Plus, Xbox Series, dan PC (Steam) bisa mengikuti open beta Monster Hunter Wilds tanggal 1-4 November 2024.

Selama mencoba open beta Monster Hunter Wilds, pemain akan dapat mencoba tiga bagian yang sudah dipersiapkan oleh developer. Pertama adalah bagian character creation yang datanya dapat dibawa ke versi rilis resmi game. Selain karakter, pemain juga bisa mengatur penampilan dari Palico pendamping. Kedua adalah story experience, dimana pemain bisa memainkan bagian awal cerita Monster Hunter Wilds yang diikuti dengan tutorial melawan Chatacabra.

Terakhir adalah Doshaguma Hunt Quest. Pemain dapat mengeksplorasi sebagian dari Windward Plains sambil memburu Alpha Doshaguma. Pemain juga bisa mengaktifkan mode multiplayer atau memilih menggunakan NPC pembantu. Bagi mereka yang bisa menyelesaikan open beta Monster Hunter Wilds akan mendapatkan bonus item yaitu Pendant Palico Teddy dan Item Pack.

Selain membagikan informasi tentang open beta, Capcom juga merilis trailer baru Monster Hunter Wilds. Video ini memperlihatkan wilayah baru yang bernama Oilwell Basin. Wilayah ini dihuni oleh pemukiman manusia bernama Azuz, The Everforge.

Oilwell Basin juga dihuni oleh monster yang unik, seperti Rompopolo yang bisa menyemburkan gas beracun dari minyak yang ada sekitarnya. Lalu ada Ajarakan, Fanged Beast yang menjadi aktif saat fenomena alam bernama Firespring muncul di Oilwell Basin. Terakhir adalah monster berbentuk gurita api yang diberi julukan Black Flame.

Monster Hunter Wilds akan rilis tanggal 28 Februari 2025 di PS5, Xbox Series, dan PC (Via Steam).

5 Protagonis di Video Game yang Justru Musuh Utamanya

0

Tokoh utama sering kali menjadi elemen kunci dalam keberhasilan sebuah video game. Tak heran, banyak pengembang berlomba-lomba menciptakan karakter utama yang hebat agar pengalaman bermain semakin mengesankan. Semakin ikonik protagonisnya, semakin memorable pula game tersebut.

Namun, kadang pengembang video game membuat keputusan tak terduga dengan menjadikan protagonis sebagai antagonis atau bos di sekuel gamenya. Alih-alih berperan sebagai pahlawan, mereka malah menjadi karakter yang harus kamu lawan.

Playcubic telah merangkum sejumlah protagonis yang berubah menjadi musuh di sekuelnya. Ingin tahu siapa saja? Simak ulasan lengkapnya di sini.

1. Alex Mercer

protagonis di video game alex mercer prototype

Alex Mercer merupakan karakter utama yang menarik yang tampil di game pertama Prototype. Meskipun bukan protagonis paling kuat, dia tetap menjadi sosok yang cukup layak dimainkan dalam game open world yang sempat sangat populer di masanya.

Namun, di seri kedua, Mercer justru beralih menjadi antagonis utama atau bos terakhir. Prototype 2 membawa pemain mengikuti perjalanan James Heller sebagai protagonis. Pertarungan melawan Mercer di akhir benar-benar mengejutkan, karena sepanjang permainan kita tidak menduga akan menghadapi Mercer sebagai lawan.

2. Agent 3

protagonis di video game agent 3 splatoon

Agent 3 dikenal oleh banyak pemain sebagai ikon dari seri Splatoon berkat tampilannya yang khas dan mudah diingat. Di Splatoon 2, pengembang bahkan berhasil meningkatkan daya tarik karakter ini lebih jauh.

Dalam Octo Expansion, Agent 3 hadir sebagai bos di mode single player. Pertarungan melawannya memberikan tantangan tersendiri, meski pemain yang sudah memahami mekanik permainan seharusnya bisa menghadapinya tanpa kesulitan yang berarti.

3. Kazuma

protagonis di video game kazuma kiryu yakuza

Kiryu Kazuma merupakan salah satu tokoh utama paling legendaris dalam sejarah game. Hampir di setiap judul dalam franchise Yakuza, dia selalu menjadi karakter sentral. Tak heran banyak penggemar khawatir bahwa Ichiban Kasuga mungkin tak mampu menyaingi popularitas Kiryu yang sudah begitu melekat.

Namun, Kasuga ternyata berhasil menjadi protagonis yang menarik dengan gaya dan kepribadiannya sendiri. Menariknya, Kiryu tidak sepenuhnya hilang dari cerita dan justru muncul sebagai salah satu bos terakhir, memberikan kejutan besar bagi penggemar setia Yakuza.

4. Caim

protagonis di video game caim drakengard

Sebelum Yoko Taro terkenal lewat karyanya di Nier: Automata, ia sudah lebih dulu dikenal berkat game Drakengard. Meskipun memiliki jalan cerita yang unik dan kadang aneh, franchise Drakengard tetap dianggap luar biasa oleh para penggemarnya.

Di Drakengard 2, pemain akan menghadapi Caim, protagonis dari game pertama, sebagai salah satu bos. Pertarungan melawan Caim terasa menantang karena kemampuannya yang sangat kuat.

5. William

protagonis di video game william nioh

Berbeda dengan game pertama, Nioh 2 memberikan pemain kebebasan untuk membuat karakter kustom sejak awal. Namun, hal ini ternyata bagian dari rencana pengembang untuk memberikan kejutan besar.

Dalam perjalanan di Nioh 2, pemain akan berhadapan dengan William sebagai bos. Pertarungan ini sangat epik dan menghadirkan tantangan yang luar biasa. Kemenangan setelah berulang kali mencoba melawan William menjadi salah satu momen paling memuaskan dalam game tersebut.

itulah 5 karakter protagonis yang justru menjadi lawan pemain. Beberapa memang hanya berstatus sementara atau hanya menjadi bonus konten saja. Namun karakter seperti Alex Mercer justru menyajikan alur cerita yang lebih kompleks. Karena di sekuel atau game selanjutnya, justru ia yang menjadi musuh utama dan mati pula di endingnya.

Metal Slug Tactics Meluncur Bulan Depan

0

Dotemu dan Leikir Studio telah mengumumkan tanggal rilis untuk game strategi Metal Slug Tactics. Game ini akan rilis secara digital pada tanggal 5 November 2024 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC via Steam. Game ini juga akan tersedia lewat Game Pass.

Metal Slug Tactics menawarkan perspektif baru pada pertempuran ikonik dari franchise Metal Slug. Game ini akan memadukan elemen roguelike yang menjadi ciri dari franchise dengan gaya strategi taktis. Metal Slug Tactics menawarkan 110 map pertempuran yang dibuat dengan tangan dan 20 jenis misi yang berbeda. Ada 36 senjata yang berbeda dan 176 modifikasi senjata, ditambah pilihan 9 karakter ikonik dari franchise Metal Slug.

Bagaimana menurut kalian?

Pirate Yakuza Izinkan Pemain Rekrut Kru Kapal

0

Informasi baru telah diungkap oleh Sega dan RGG Studios untuk Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii. Layaknya seorang kapten bajak laut, Goro Majima bisa merekrut kru kapal Goromaru. Total ada lebih dari 100 jenis kru kapal yang bisa dipilih. Selain itu diungkap juga bahwa kustomisasi kapal di game ini akan bervariasi. Mulai dari armor, meriam, dan juga desainnya.

Informasi lainnya yang diungkap adalah sosok Pirate Lords atau raja bajak laut yang akan menjadi lawan dari Majima di game ini. Ada tiga sosok yang sudah diungkap identitasnya, yaitu Mortimer yang merupakan pemenang dari Madlantis’s Pirate’s Coliseum, Queen Michele yang adalah pemimpin dari Madlantis, dan manajer dari Madlantis Raymond Law.

Madlantis dideskripsikan sebagai pulau tempat berkumpulnya bajak laut untuk berpartisipasi di dalam Coliseum. Tempat ini juga merupakan pusat hiburan malam yang didirikan oleh organisasi kriminal.

Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii juga akan menampilkan kucing-mirip-harimau bernama Goro. Ia adalah teman dari Noah.

Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii akan rilis pada tanggal 21 Februari 2025 di PS5, PS4, Xbox Series, Xbox One, dan PC (Steam).