Berapakah pendapatan yang diperoleh Marvel Rivals? Melihat hypenya, seharusnya developer sekaligus publisher Netease sudah mendulang keuntungan dari game tersebut.
Media China GameLook (Diterjemahkan oleh Gameworldobserver) mencoba memperkirakan pendapatan game Marvel Rivals di berbagai platform sejak peluncuran globalnya pada tanggal 6 Desember 2024. Diperkirakan estimasi pendapatan yang diperoleh game ini sudah melebihi $100 juta.
Estimasi Pendapatan Marvel Rivals
Pendapatan Marvel Rivals pada bulan pertama di platform Steam setidaknya mencapai $54,5 juta. Setelah itu diikuti oleh PS5 dengan angka sekitar $27,2 juta. Untuk pendapatan dari Xbox Series diperkirakan mencapai $2,7 juta.
Marvel Rivals juga tersedia melalui klien khusus di PC (diluar Steam dan Epic Games Store), sehingga GameLook memperkirakan bahwa pendapatan global game ini di bulan pertama (di luar China) mendekati $100 juta. Jika memasukkan klien khusus yang dioperasikan oleh NetEase di China, total pendapatan Marvel Rivals bisa mencapai sekitar sekitar $136,4 juta.
Jumlah Pemain Meningkat Setelah Season 1 Rilis
Menurut data SteamDB, Marvel Rivals berhasil mempertahankan angka jumlah pemain yang online secara bersamaan sejak rilis pada tanggal 16 Desember 2024, yaitu di atas angka 300 ribu pemain. Jumlah ini mengalami peningkatan drastis sejak dirilisnya update Season 1 pada tanggal 10 Januari kemarin.
Ketika update tersebut rilis, jumlah pemain yang online secara bersamaan Marvel Rivals meroket. Update ini bahkan menjadi rekor yang tertinggi dengan angka 644.269 pemain. Kehadiran konten baru seperti karakter baru Mr. Fantastic dan Invisible Woman diduga menjadi alasan dari meningkatnya jumlah pemain Marvel Rivals.
Angka ini baru dari Steam saja, tidak termasuk dari platform yang lain.
HoYoverse hari ini mengumumkan updated versi 1.5 Zenless Zone Zero “Astra-nomical Moment” yang akan rilis pada tanggal 22 Januari. Sebagai bintang tercerah di New Eridu, Astra Yao telah menjadwalkan konser tahun barunya, dan mengundang pemain untuk bertualang di bawah lampu sorot panggung dan juga di bayang-bayang luar panggung.
Update ini akan menghadirkan dua karakter baru yaitu mega bintang Astra Yao dan penjaganya, Evelyn.
Superstar dan Bodyguard
Sebagai Agen Tier-S Ether (Support), Astra Yao dapat memasuki status Idyllic Cadenza yang bisa meningkatkan DMG seluruh anggota tim. Bahkan setelah mengganti Agen, dia akan tetap berada di medan pertarungan untuk terus memperkuat anggota tim. Sebagai karakter healer pertama dalam game, Ultimate-nya tidak hanya mengakibatkan DMG pada musuh, tapi juga memulihkan HP seluruh anggota tim.
Evelyn, adalah Agen Fire Tier-S (Attack). Serangannya dapat menciptakan Burning Tether Point, dan saat penuh, dia dapat melancarkan Chain Attack sendiri. Setelah melancarkan Ultimate, dia akan memasuki status Dance of Awakened Fire dan Ultimate selanjutnya akan membuka animasi baru. Selain itu, akan ada Bangboo Tier-S baru yang siap menangkap setiap momen keren dengan kameranya.
Fitur Ganti Kostum
Pada update 1.5, pemain juga bisa memilih kostum yang berbeda untuk Astra, Ellen, dan Nicole. Caranya adalah dengan mengikuti kontes “Ridu’s Got Boo” di event Hari yang Gemilang, para Proxy bisa membantu Eous untuk memenangkan kontes ini untuk mendapatkan berbagai hadiah yang termasuk Outfit baru Nicole.
Square Enix telah merilis video baru untuk versi PC Final Fantasy VII Rebirth. Video ini memperlihatkan fitur grafis apa saja yang sudah didukung. Mulai dari pencahayaan dan kualitas grafis yang lebih baik, dukungan NVIDIA DLSS, penggunaan DualSense sekaligus visual 4k dengan 120 FPS.
Versi PC Final Fantasy VII Rebirth juga menyediakan tiga pilihan mode grafis, yaitu low, normal, dan high. Game ini rencananya akan dirilis sebentar lagi yaitu tanggal 23 Januari 2025.
Game RPG yang Fantastis
Final Fantasy VII Rebirth sudah rilis lebih dulu di PS5 pada Februari 2024. Tim Playcubic mendapatkan kesempatan untuk mereview game ini dan memberikan skor 5 bintang, karena kualitas grafis serta bagaimana developer berhasil membuat ulang game dengan berbagai fitur baru tapi tanpa menghilangkan ciri khasnya.
Ubisoft telah membagikan informasi yang kuran baik untuk Assassin’s Creed Shadows. Game yang dijadwalkan rilis tanggal 14 Februari ini mendadak diundur sebulan menjadi tanggal 20 Maret 2025.
Developer Perlu “Waktu Lagi”
Dalam keterangan resminya yang dibagikan di Facebook, Ubisoft beralasan jika developer memerlukan waktu lebih untuk menyempurnakan gamenya. Ubisoft juga berjanji bahwa pada tanggal 20 Maret nanti, Assassin’s Creed Shadows akan betul-betul sempurna dan bisa dinikmati secara penuh oleh gamer.
Assassin’s Creed Shadows sudah dua kali diundur tanggal rilis. Awalnya game ini dijadwalkan rilis November 2024, lalu secara mendadak diundur ke 14 Februari 2025. Sekarang tanggal rilisnya lagi-lagi diundur jadi 20 Maret 2025.
Kondisi Ubisoft yang Sedang Goyang
Diundurnya perilisan Assassin’s Creed Shadows juga berhubungan dengan kondisi Ubisoft yang sedang goyang. Publisher sekaligus developer asal Perancis ini dikabarkan sedang merugi karena gamenya tidak berhasil. Contohnya adalah Star Wars Outlaws yang dianggap sebagai juru selamat, ternyata justru tidak sesuai dengan ekspektasi.
Belum lagi kabar tentang Tencent yang tertarik untuk memperbesar jumlah sahamnya di Ubisoft. Masalah keuangan akibat kurangnya performa dari game terbaru mereka, membuat harga saham dan valuasi milik Ubisoft turun secara drastis.
ASUS telah mengumumkan kehadiran kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series, termasuk lini baru bernama ROG Astral yang menyuguhkan performa generasi terbaru. ROG Astral series memadukan frame rate tingkat atas dan desain ramping yang luar biasa dengan opsi pendingin udara dan pendingin cair yang siap untuk mendukung PC terbaru milik pengguna.
ROG Astral yang “Melesat”
Nama ROG Astral series berasal dari upaya untuk meraih inovasi dan kesempurnaan yang dilakukan tanpa henti. Nama ini terinspirasi dari misteri alam semesta yang luas, khususnya gaya gravitasi yang immersif dan kedalaman black hole yang tak terbatas. ROG Astral melambangkan energi kosmos yang kuat dan tak terbatas untuk mendorong performa ke level yang lebih tinggi sekaligus terus mengeksplorasi zona yang belum dijelajahi sebelumnya.
Sebagai kartu grafis quad-fan pertama dari ROG, ROG Astral GeForce RTX 5090 dan 5080 meningkatkan pendinginan ke level berikutnya dengan aliran dan tekanan udara hingga 20% lebih tinggi daripada desain tiga kipas biasanya. Kartu grafis ini dapat mengurangi hotspot, sehingga menghasilkan kecepatan clock yang belum pernah ada sebelumnya.
Dengan empat kipas, heatsink fin didesain lebih padat untuk meningkatkan potensi pendinginan secara keseluruhan. Selain itu, ROG Astral GeForce RTX 5090 dan 5080 mengusung kembali desain vapor-chamber dengan jalur cekung yang telah dipatenkan ASUS. Dengan desain tersebut, heatpipe dapat dimasukkan dengan pas tanpa tepian rata untuk mendapatkan pembuangan panas yang lebih efisien. Lebih lanjut, di antara heatsink dan GPU tersebut, thermal paste biasa diganti dengan phase-change thermal pad premium yang tidak hanya mengoptimalkan transfer panas, tetapi juga memperpanjang masa pakai bahan antarmuka termal. Dengan desain yang dapat mencairkan thermal pad secara efektif tersebut, konduktivitas termal yang superior dari phase-change GPU thermal pad ini dapat memastikan performa dan daya tahan kartu grafis menjadi lebih optimal saat digunakan dalam beban yang berat.
ROG Astral series dibuat untuk para enthusiast dan overclocker, sehingga pengiriman daya premium sangat diperlukan. MOSFET 80-amp yang kuat menyediakan lebih dari 35% headroom tambahan dibandingkan desain standar, sehingga stabilitas dan potensi overclocking menjadi lebih tinggi. Di saat yang sama, lapisan PCB pelindung membantu mencegah korsleting yang disebabkan oleh kelembapan atau debu. Artinya, kartu grafis ini dirancang agar dapat bertahan lama.
Semua fitur tersebut dikemas dalam bingkai logam, shroud kipas, dan backplate yang sangat rigid dengan desain ramping terbaru yang menggambarkan sebuah pesawat luar angkasa yang futuristik. Tidak hanya itu, sebagai seri unggulan, ROG Astral juga mendukung fitur-fitur canggih terbaru yang terdapat pada fitur GPU Tweak III, seperti Thermal Map pada PCB, Power Detector+ untuk memeriksa koneksi 12VHPWR, dan Mileage tracker yang mencatat penggunaan daya selama pemakaian kartu grafis. Sebagai tambahan, dua header FanConnect II disematkan untuk mengontrol kipas case, sedangkan sebuah switch Dual BIOS membuat pengguna dapat memilih antara kinerja maksimal atau pengoperasian yang senyap. Fitur-fitur tersebut dihadirkan untuk menciptakan kartu grafis luar biasa yang dapat menangani hampir semua kebutuhan.
Untuk enthusiast pendingin cair, ASUS juga menawarkan ROG Astral LC GeForce RTX 5090. Dengan ragam fitur yang sama seperti versi pendingin udara, versi LC menggunakan heatsink low-profile yang terletak di bawah shroud, dengan cold plate yang mencakup keseluruhan area agar radiator berukuran 360mm yang sangat tebal dapat mendinginkan GPU dan komponen PCB penghasil panas lainnya. Dengan kinerja termal hingga 30% lebih baik daripada pendingin udara, ROG Astral LC GeForce RTX 5090 adalah pilihan ideal untuk mendapatkan performa kuat dengan operasi yang senyap.
Produk Baru ROG Strix, ASUS TUF Gaming, dan ASUS Prime
ROG Astral series bukan satu-satunya rangkaian kartu grafis yang mengisi lini produk ASUS untuk generasi ini. Bagi para gamer yang membutuhkan kartu grafis GeForce RTX 5070 Ti atau RTX 5070 yang tangguh, mereka dapat mempertimbangkan opsi ROG Strix yang memiliki desain memukau dan sederet fitur yang canggih. Beberapa fitur tersebut di antaranya vented exoskeleton, switch Dual BIOS, pengiriman daya kelas atas, phase-change GPU thermal pad, dan Aura Sync.
Untuk mendapatkan performa andal yang dapat disesuaikan dengan berbagai rakitan PC, TUF Gaming GeForce RTX 5090, RTX 5080, RTX 5070 Ti, dan RTX 5070 dapat menjadi pilihan tepat. Seperti halnya ROG Astral series, model TUF Gaming juga menggunakan senyawa termal phase-change, lapisan pelindung PCB, komponen kelas militer untuk durabilitas, serta vapor chamber di dua kartu grafis TUF Gaming GeForce RTX 5090 dan 5080. Selain itu, keduanya juga dibekali dengan TUF choke dan MOSFET bersertifikat kelas militer untuk memberikan daya yang sangat kuat ke GPU sekaligus membantu meningkatkan stabilitas sistem secara signifikan. Di sisi lain, kapasitor TUF 5K black metallic memberikan toleransi suhu 52% lebih lebar dan masa pakai 2,5X lebih lama dibandingkan kapasitor motherboard standar.
Terakhir, kartu grafis ASUS Prime juga turut diperkenalkan dalam peluncuran ini. Kartu grafis ASUS Prime hadir dengan senyawa phase-change thermal dan tri-fan cooling. Lebih dari itu, pada model GeForce RTX 5080, 5070 Ti, dan 5070, masing-masing kartu tersebut didesain dengan ukuran 12,5 slot yang telah sesuai dengan pedoman SFF-Ready Enthusiast GeForce Card, sehingga memiliki kompatibilitas yang luas dengan harga yang kompetitif. Di saat bersamaan, ASUS Prime GeForce RTX 5080 tetap dilengkapi dengan vapor chamber untuk menyuguhkan performa termal yang dapat diandalkan pengguna.
Kartu grafis GeForce RTX 50 Series terbaru dapat dipasangkan dengan power supply dari lini ROG Thor III atau ROG Strix Platinum yang memiliki dukungan ATX 3.1 dan PCIe 5.0, GPU-First intelligent voltage stabilizer yang telah dipatenkan ASUS, serta GaN MOSFET. Lihat di sini untuk mempelajari PSU Thor III dan ROG Strix Platinum.
MuseTree adalah aplikasi image-generation berbasis AI yang dirancang untuk meningkatkan kreativitas Anda. Aplikasi ini dapat membuat dan mengelola gambar serta ide visual dengan mudah untuk mendapatkan inspirasi baru yang tak ada habisnya. Dengan antarmuka visual yang intuitif, pengguna dapat menghasilkan gambar dengan kemudahan yang tidak pernah ada sebelumnya.
Film Sonic the Hedgehog berhasil menorehkan prestasi yang fantastis. Presiden dan COO Sega Shuji Utsumi, mengumumkan bahwa film Sonic the Hedgehog yang diproduksi oleh SEGA of America dan Paramount Pictures telah meraih pendapatan lebih dari $1 miliar di box office global.
Dari 2020 ke 2024
Film Sonic the Hedgehog pertama kali tayang pada Februari 2020, diikuti oleh Sonic the Hedgehog 2 pada April 2022. Kedua film ini secara gabungan menghasilkan pendapatan sebesar $725,2 juta secara global. Selain itu, keduanya juga mencatatkan $181 juta dari penjualan dan penyewaan dalam layanan hiburan di rumah.
Lalu, pada bulan April serial spin-off Knuckles tayang perdana di layanan streaming Paramount+. Film ini mencatatkan total waktu tayang lebih dari 11 juta jam dalam 28 hari pertama penayangannya.
Film terbaru dari franchise ini yaitu Sonic the Hedgehog 3, dirilis di bioskop Amerika pada tanggal 20 Desember 2024 dan mendapat respon yang baik dari kritikus dan juga fans. Film ini telah tayang di sebagian besar wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Jika nanti angka dari Sonic the Hedgehog 3 sudah diterima, bisa saja jumlah $1 miliar akan bertambah lagi.
Lenovo telah resmi meluncurkan Legion Go S di ajang CES 202. Konsol handheld ini cukup menarik karena akan menjadi yang pertama menjalankan sistem operasi SteamOS dari Valve. Sistem Operasi ini juga digunakan oleh Steamdeck.
Performa Legion Go S
Dilandsir dari Kompas, Lenovo Legion Go S memiliki layar 8 inci beresolusi WUXGA (1.920 x 1.200 piksel), refresh rate 120 Hz, serta dua joystick yang dilengkapi lampu RGB, touchpad, dan speaker bawaan.
Untuk bagian dapur pacu, Legion Go S Ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen Z2 Go dengan 4 core dan kecepatan hingga 4,3 GHz. Lenovo juga menawarkan opsi prosesor AMD Ryzen Z1 Extreme dengan 8 core dan kecepatan hingga 5,1 GHz untuk performa yang lebih maksimal.
Legion Go S juga dibekali RAM LPDDR5X 16 GB, penyimpanan SSD hingga 512 GB, dan baterai 55,5 Whrs. Untuk konektivitas sudah dilengkapi oleh WiFi 6E dan slot microSD untuk ekspansi penyimpanan.
Ketersediaan dan Harga Legion Go S
Lenovo akan merilis Legion Go S versi SteamOS pada Mei 2025 dengan harga sekitar $500 atau Rp8 juta.
Konsol handheld ini juga memiliki versi Windows dengan konfigurasi RAM hingga 32 GB dan SSD 1 TB akan dirilis lebih awal, yaitu pada Januari 2025. Harga varian Legion Go S ini adalah $730 atau Rp11,8 juta.
Versi SteamOS hadir dengan warna hitam, sementara versi Windows akan tersedia dalam warna putih.
Bulan ini fans Nintendo sepertinya akan mendapatkan banyak informasi baru untuk konsol handheld Nintendo Switch 2. Sebabnya bocoran dari bentuk bahkan logo dari Nintendo Switch 2 telah viral.
Diawali dari event CES 20205, dimana sebuah mockup atau prototipe dari konsol handheld ini diperlihatkan oleh pembuat aksesoris Genki. Mockup ini berhasil menarik perhatian banyak pihak.
Bentuk Mockup Nintendo Switch 2
Dilaporkan oleh media Perancis Numerama, Genki memamerkan mockup tersebut kepada media yang mendatangi boothnya. Dari video yang diunggah di media sosial X, mockup Nintendo Switch 2 ini terlihat lebih besar dibandingkan yang biasa.
Tidak hanya itu, Genki juga mengklaim bahwa mockup ini didasarkan pada desain asli dari Nintendo Switch 2. Genki menyebutkan bahwa konsol handheld ini akan diluncurkan pada April tahun ini.
Informasi yang diungkap oleh Genki ini senada dengan keterangan dari Nintendo tahun lalu. Pada waktu Presiden Nintendo Shuntaro Furukawa, mengatakan bahwa pengumuman untuk penerus dari Nintendo Switch akan dibuat pada tahun fiscal sekarang yang akan selesai pada akhir Maret 2025.
Bocoran Logo Nintendo Switch 2
Tidak hanya desain konsolnya, bocoran mengenai logo Nintendo Switch 2 juga muncul di internet. Informasi ini diungkap oleh Editor-in-chief Universo Nintendo, Felipe Lima. Melalui X, ia mengklaim telah melihat logo tersebut dari sumber yang dipercaya. Berdasarkan foto tersebut, Felipe lalu membuat ulang logo yang ia lihat dan mempublikasikannya secara online.
Perilisan Nintendo Switch 2 adalah salah satu agenda yang paling ditunggu dalam industri gaming di tahun 2025, selain Grand Theft Auto VI.
Memulai tahun baru dengan semangat juara, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) mengumumkan kolaborasi spesial bersama bintang sepak bola Indonesia, Pratama Arhan. Tahun 2025 ini akan menjadi momen spesial untuk Indonesia, karena tim nasional kita punya peluang untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA. Untuk itu, MLBB menghadirkan kampanye interaktif yang menggabungkan pengalaman dalam game dengan dukungan untuk Indonesia melalui acara Battle Emote Voting.
Battle Emote Voting
Kolaborasi spesial ini akan diselenggarakan dengan cara interaktif bertajuk Battle Emote Voting dan akan menampilkan tiga battle emotes ikonik: “Lemparan Arhan”, “Kasih Paham”, dan “Lemparan Bagus Kawan!” untuk dipilih melalui polling interaktif di akun Instagram @realmobilelegendsid. Emote yang terpilih akan dirilis secara resmi di dalam game dan dilengkapi dengan suara khas Pratama Arhan, menciptakan pengalaman yang unik bagi para pemain.
Mekanisme event Kolaborasi MLBB x Pratama Arhan:
Polling Emote: 8–12 Januari 2025
Rilis Emote Terpilih: 18–27 Januari 2025
Cara Klaim: Pemain perlu login dan menyelesaikan misi dalam game, seperti menonton video kolaborasi, menonton video dokumenter, menyelesaikan match, dan lain sebagainya, untuk mendapatkan Battle Emote MLBBxARHAN yang terpilih.
Ayo tunjukan dukunganmu untuk Tim Indonesia dan pilih stiker favoritmu di sini: https://bit.ly/3PgMtTC
MLBB x Pratama Arhan Mental Juara
Selain Battle Emote Voting, kolaborasi ini juga mempersembahkan video berjudul “MLBB X Pratama Arhan: Mental Juara“, yang menampilkan Pratama Arhan bersama dengan legenda MLBB, Jonathan “Emperor” Liandi. Video ini tayang perdana pada 8 Januari dan hadir untuk mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan dukungan kepada tim nasional dengan semangat Mental Juara, sembari merasakan pengalaman bermain MLBB dengan penuh inspirasi.
“Awal tahun baru ini Indonesia punya harapan baru yaitu berlaga di Piala Dunia. Hal ini menginspirasi MLBB untuk berkolaborasi dengan salah satu punggawa tim Indonesia, Pratama Arhan, dan mengajak semua orang memberikan semangat untuk Indonesia lewat MLBB dengan Mental Juara. Battle Emote Pratama Arhan akan hadir secara spesial untuk pemain gunakan sebagai salah satu bentuk dukungan kita kepada tim Indonesia.” ucap Janette Rouli selaku Marketing Manager Moonton Indonesia.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menunjukkan dukunganmu melalui Battle Emote Voting, menyaksikan mini dokumenter eksklusif Pratama Arhan, serta meraih hadiah menarik dalam kolaborasi spesial ini. Ayo, bersama kita tunjukkan Mental Juara!
Game action 2025 apa yang paling kalian tunggu? Tahun 2025 akan menjadi tahun yang spesial bagi pecinta game bergenre action. Sebabnya ada beberapa game dari genre tersebut yang pastinya sudah masuk dalam daftar wishlist gamer.
Tim Playcubic telah membuat daftar 12 game action 2025 yang wajib masuk ke dalam daftar wishlist. Apa sajakah gamenya?
12 Game Action 2025 yang Wajib Ditunggu
1. Dynasty Warriors: Origins: PS5, Xbox Series, PC (17 Januari)
Developer: Omega Force
Dynasty Warriors: Origins kembali berlatar di era Tiga Kerajaan di China. Hal yang membedakan adalah karakter utamanya yang adalah karakter original bernama Nameless Hero.
Dynasty Warriors: Origins menggabungkan elemen hack-and-slash dengan strategi. Selain mengendalikan karakter utama, pemain juga bisa memberikan perintah pada pasukan, memilih jenderal sebagai rekan tim, serta menggunakan berbagai jenis senjata
2. Assassin’s Creed Shadows: PS5, Xbox Series, PC (20 Maret)
Developer: Ubisoft
Assassin’s Creed Shadows menceritakan petualangan Naoe dan Yasuke di akhir periode Sengoku. Game ini masih memiliki ciri khas dari franchise. yaitu elemen stealth yang dikombinasikan dengan action.
Assassin’s Creed Shadows memiliki dunia open-world dengan mekanik musim yang memengaruhi gameplay. Pemain nantinya dapat berganti karakter, dari Naoe ke Yasuke atau sebaliknya. Setiap karakter akan memiliki gaya permainan yang berbeda, dimana Naoe lebih condong ke stealth dan Yasuke yang lebih memilih konfrontasi langsung.
3. Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii: PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series, PC (21 Februari)
Developer: Ryu Ga Gotoku Studio
Belum selesai dengan Infinite Wealth, RGG Studios memutuskan untuk merilis Like a Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii. Karakter utama game ini adalah eks-yakuza Goro Majima yang terdampar di pulau dekat dengan Hawaii dan menjadi kapten bajak laut.
Sistem combat beat ’em up klasik Yakuza akan digunakan di game ini, ditambah dengan mekanik pertempuran kapal. Pemain juga bisa menjelajahi pulau-pulau Hawaii, merekrut kru bajak laut, dan mengupgrade kapal milik Goro Majima, Goromaru.
4. Monster Hunter Wilds: PS5, Xbox Series, PC (28 Februari)
Developer: Capcom
Monster Hunter Wilds adalah game action role-playing dengan gaya third person. Game ini merupakan salah satu game yang paling ditunggu perilisannya di 2025.
Berlatar di tempat bernama Forbidden Lands, pemain akan berburu monster-monster kuat dan memanfaatkan material yang didapatkan untuk membuat senjata serta armor. Semua 14 tipe senjata dari game sebelumnya dipastikan tersedia di game, termasuk mekanik seperti Clutch Claw.
5. The First Berserker: Khazan: PS5, Xbox Series, PC (27 Maret)
Developer: Neople
The First Berserker: Khazan adalah game hardcore action RPG ini merupakan bagian dari franchise Dungeon and Fighter kepunyaan Nexon. Cerita dari game ini adalah tentang Khazan, Berserker pertama di benua Arad yang dikhianati dan dikucilkan oleh Kerajaan yang ia bela.
The First Berserker: Khazan memadukan pertarungan hack-and-slash dengan pertarungan bos yang intens. Pemain bisa memilih berbagai macam senjata untuk digunakan oleh Khazan, dimana setiap senjata memiliki skill yang berbeda-beda;
Awalnya dikira akan menjadi penerus dari Black Desert, Crimson Desert ternyata adalah game yang berbeda. Berlatar di dunia fantasi bertema abad pertengahan yang bernama Pywel, pemain akan menjadi Kliff. Ia adalah seorang tentara bayaran yang dihantui oleh masa lalunya
Crimson Desert akan menghadirkan dunia open-world yang bisa dijelajahi secara bebas, dipadu dengan gameplay action. Game ini rencananya baru akan rilis menjelang akhir tahun 2025.
Dipamerkan pada acara The Game Awards 2024, Ghost of Yotei merupakan sekuel dari Ghost of Tsushima. Developer Sucker Punch menjelaskan bahwa Ghost of Yotei akan mewarisi gaya dari Ghost of Tsushima. Ghost of Yotei dijadwalkan rilis di 2025, tapi tanpa tanggal yang jelas.
Cerita dari game ini terjadi di Hokkaido tahun 1603. Pemain akan menjadi Atsu, seorang pejuang wanita yang dikenal dengan reputasinya sebagai “The Ghost”.
Membicarakan tentang game action 2025 tidak lengkap tanpa Grand Theft Auto VI. Sampai saat ini, gamer masih deg-degan dengan tanggal rilis game tersebut. Karena sempat muncul kabar jika Grand Theft Auto VI akan ditunda ke 2026. Semoga saja tidak.
Grand Theft Auto VI berlatar di Leonida, negara bagian fiktif yang terinspirasi dari Florida. Cerita dari game ini akan mengikuti Lucia dan partnernya. Lucia merupakan karakter wanita pertama di franchise Grand Theft Auto yang menjadi protagonist.
9. Metal Gear Solid Delta: Snake Eater: PS5, Xbox Series, PC (2025)
Developer: Konami
Remake dari Metal Gear Solid 3: Snake Eater ini akan menghadirkan grafis dan visual yang baru, namun tetap mempertahankan gameplay stealth action yang menjadi ciri khas. Konami juga tetap mempertahankan suara original, tapi desain karakter akan mengalami peningkatan.
Buat kalian yang belum tahu, cerita dari Metal Gear Solid 3: Snake Eater adalah tentang misi dari Naked Snake atau Big Boss. Ia ditugaskan untuk menyelinap ke Tselinoyarsk di Uni Soviet untuk menyelundupkan peneliti bernama Nikolai Stepanovich Sokolov. Misi ini terjadi dalam situasi historis Perang Dingin.
10. Elden Ring Nightreign: PS5, Xbox Series, PC (2025)
Developer: FromSoftware
Menolak untuk tamat. Bandai Namco dan FromSoftware membuat game Elden Ring “multiplayer”. Elden Ring Nightreign dirancang untuk dimainkan oleh tiga pemain yang bekerja sama untuk survive selama tiga hari dalam game. Pada hari terakhir, mereka akan berhadapan dengan final boss.
Belum diketahui tanggal berapa pastinya game standalone Elden Ring ini akan dirilis.
11. Wuchang: Fallen Feathers: PS5, Xbox Series, PC (2025)
Developer: Leenzee
Jika di 2024 ada Black Myth: Wukong, maka di 2025 ada Wuchang: Fallen Feathers. Persamaan keduanya adalah sama-sama dikembangkan oleh developer asal China. Game ini dideskripsikan sebagai soulslike dengan gameplay action.
Pemain akan menjadi Wuchang, seorang bajak laut yang menjelajahi Shu pada akhir Dinasti Ming. Shu sedang berada dalam situasi yang membahayakan karena mewabahnya penyakit bernama Feathering.
Ballad of Antara memiliki sistem yang unik dari semua game di dalam daftar. Game action ini akan menggunakan sistem bisnis F2P. Apakah nantinya game ini akan menjadi game MMO atau survival masih belum jelas.
Ballad of Antara akan menggunakan sistem job class, dimana pemain menjadi Emissaries. Tugas pemain adalah menjelajahi wilayah yang ditutupi oleh “kabut berbahaya” untuk menemukan essence dari wilayah tersebut.
Itulah 12 game action 2025 yang paling dinantikan menurut tim Playcubic. Beberapa diantaranya bahkan layak untuk dimasukkan ke dalam daftar nominasi Game of the Year tahun ini. Syaratnya adalah tidak ada masalah ketika gamenya rilis dan pastinya harus rilis di tahun 2025, bukan tahun depannya lagi.