Home Blog Page 12

Ekspansi Dragon’s Dogma 2 Berjudul Dark Arisen Diumumkan

0
Ekspansi Dragon's Dogma 2 Berjudul Dark Arisen Diumumkan

Capcom telah mengumumkan ekspansi Dragon’s Dogma 2 berjudul Dark Arisen yang dijadwalkan rilis pada 9 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, PS5, Xbox Series, serta PC via Steam. Konten baru ini akan memperluas Dragon’s Dogma 2 lewat area baru, dungeon tambahan, serta kisah baru.

Detail Ekspansi Baru Dragon’s Dogma 2

Konten besar pertama dalam ekspansi ini adalah area baru bernama Forsaken Dominion yang berlokasi di Norgan, wilayah jauh di utara. Norgan dulunya merupakan bagian makmur dari kerajaan Vermund, tetapi sudah lama ditinggalkan karena alasan yang belum diketahui. Kini, wilayah tersebut tertutup salju tebal dan dipenuhi kelompok buas serta makhluk berkekuatan besar.

Dalam petualangan baru ini, Arisen akan bekerja sama dengan sosok misterius bernama Eir untuk mengungkap rahasia Fallen Dragon yang tidak dapat mati. Area Norgan dibuat sebagai wilayah keras yang menguji ketahanan pemain. Mereka yang mampu menaklukkan musuh berbahaya atau teliti menjelajahi setiap sudut wilayah akan mendapatkan hadiah berupa relic kuat.

Relic menjadi salah satu sistem baru yang menarik dalam ekspansi ini. Item tersebut bisa diperoleh dari monster yang berhasil dikalahkan atau ditemukan tersembunyi di berbagai area Norgan. Setelah diapresiasi di Norgandian Settlement, relic akan memperlihatkan potensi sebenarnya sebagai perlengkapan kuat dengan peningkatan kemampuan bertahan maupun menyerang.

Konten kedua dalam Ekspansi Dragon’s Dogma 2 adalah Lost Rites, yaitu 12 dungeon challenge baru yang berisi perlengkapan langka milik para Arisen terdahulu. Dungeon ini dibuat untuk pemain yang ingin mengasah kemampuan bertarung sekaligus berburu harta legendaris.

Selain area dan dungeon, Dark Arisen juga membawa opsi kustomisasi baru untuk Character Creator. Pemain dapat mempercantik atau mempertegas tampilan Arisen dan Pawn melalui tambahan gaya rambut serta tato baru.

Dua Update Besar Sebelum Perilisan Ekspansi

Sebelum Ekspansi Dragon’s Dogma 2 resmi hadir, Capcom akan terlebih dahulu merilis dua update baru untuk meningkatkan pengalaman bermain di versi dasar. Update pertama hadir pada 10 Juni 2026 dengan fokus membuat fast travel lebih mudah diakses. Salah satu tambahan pentingnya adalah Eternal Ferrystone yang dapat digunakan kembali, bersama sejumlah penyesuaian quality-of-life di berbagai aspek gameplay.

Update kedua dijadwalkan hadir pada akhir Agustus 2026. Pembaruan ini akan membawa peningkatan frame rate, tambahan save slot, serta penyempurnaan lanjutan dari quality-of-life adjustment yang sudah diperkenalkan pada update Juni.

Dragon’s Dogma 2 juga akan debut di Nintendo Switch 2 melalui paket Dragon’s Dogma 2: Dark Arisen. Versi ini akan memuat base game dan konten ekspansi sekaligus. Sementara itu, pemain di PS5, Xbox Series, dan Steam yang sudah memiliki game dasarnya dapat membeli ekspansi ini sebagai DLC terpisah.

 

Acer Perkenalkan Laptop Gaming Flagshipnya: Predator Helios 18 AI

0
Acer Perkenalkan Laptop Gaming Flagshipnya Predator Helios 18 AI

Predator Helios 18 AI resmi diperkenalkan Acer sebagai laptop gaming flagship terbaru yang ditujukan untuk gamer enthusiast dan kompetitor esports. Diumumkan di Computex 2026, laptop ini membawa performa kelas desktop dalam format mobile melalui prosesor Intel Core Ultra 9, GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series, serta dukungan fitur AI generasi terbaru untuk pengalaman bermain yang lebih responsif dan imersif.

Dapur Pacu Predator Helios 18 AI

Pada sektor performa, laptop ini ditenagai Intel Core Ultra 9 processor 290HX Plus. Prosesor tersebut dirancang untuk menghadirkan respons cepat, FPS stabil, dan intelligent tuning agar performa tetap optimal saat menjalankan berbagai game maupun aplikasi profesional.

Untuk grafis, Predator Helios 18 AI mendukung konfigurasi hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU. GPU berbasis arsitektur NVIDIA Blackwell ini membawa kemampuan AI generasi baru bagi gamer dan kreator. Acer juga menyebut teknologi NVIDIA DLSS 4.5 mampu meningkatkan performa dan kualitas grafis dengan image generation berkecepatan tinggi.

Laptop ini dapat dikonfigurasi hingga 256 GB memory dan total storage hingga 6 TB. Kapasitas tersebut memberikan ruang besar untuk menyimpan banyak game, file kreatif, aset kerja, maupun kebutuhan performa ekstrem lainnya.

Layar Mini LED 18 Inci dengan Dual-Mode Display

Pengalaman visual menjadi salah satu kekuatan utama Predator Helios 18 AI. Acer membekalinya dengan layar 18 inci Mini LED WQUXGA yang menawarkan detail tajam, brightness hingga 1000 nits pada mode HDR, serta akurasi warna Calman Verified. Panel ini juga mendukung cakupan warna 100% DCI-P3 sehingga mampu menghasilkan warna yang lebih akurat untuk bermain game, editing, maupun menikmati konten visual berkualitas tinggi.

Sebagai Dual-Mode Display, pengguna dapat beralih antara mode 4K 120Hz dan Full HD 240Hz. Mode 4K 120Hz cocok untuk menikmati visual maksimal dengan detail tinggi, sedangkan mode Full HD 240Hz lebih ideal untuk gameplay kompetitif yang membutuhkan gerakan super mulus. Fleksibilitas ini membuat laptop lebih adaptif untuk berbagai skenario penggunaan.

Acer juga melengkapi desain laptop ini dengan dynamic RGB lighting dan Predator MagKey 4.0 mechanical switches terbaru. Sentuhan tersebut memperkuat karakter gaming premium sekaligus memberikan pengalaman mengetik dan bermain yang lebih responsif.

Sistem Pendingin Predator Helios 18 AI

Untuk menjaga performa tetap stabil, Predator Helios 18 AI menggunakan sistem pendingin canggih. Laptop ini dibekali dual 6th Gen Predator AeroBlade 3D Fans dengan 100 bilah kipas metal ultra-tipis berukuran hanya 0,05 mm. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan airflow hingga 20 persen dibandingkan kipas plastik konvensional.

Sistem pendinginnya juga diperkuat vector heat pipes dan liquid metal thermal grease. Kombinasi tersebut membantu meningkatkan efisiensi termal saat laptop menjalankan game berat, rendering, atau aplikasi yang membutuhkan performa tinggi dalam durasi panjang.

Dari sisi audio, Acer menyematkan teknologi eksklusif Predator Vox. Sistem ini menggunakan enam speaker proprietary yang dirancang untuk menghasilkan nearfield audio berkualitas tinggi. Hasilnya, arah suara terasa lebih presisi, jernih, dan imersif saat bermain game maupun menikmati konten hiburan.

Konektivitas

Sebagai laptop gaming kelas atas, Predator Helios 18 AI juga membawa konektivitas modern. Laptop ini mendukung Intel Killer DoubleShot Pro yang menggabungkan Intel Killer Wi-Fi 7 BE1750x dan Intel Killer Ethernet E5000B. Teknologi tersebut dapat memprioritaskan traffic jaringan secara cerdas agar koneksi tetap optimal saat bermain game online, streaming, atau melakukan aktivitas berat lain.

Acer juga membekali laptop ini dengan dua port Thunderbolt 5 generasi terbaru. Port tersebut menawarkan bandwidth ultra tinggi dan transfer data super cepat, sehingga cocok untuk pengguna yang sering memakai perangkat eksternal seperti monitor tambahan, storage berkecepatan tinggi, atau docking station.

Sudah didukung prosesor Intel Core Ultra 9, GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5090, layar Mini LED Dual-Mode, sistem pendingin canggih, serta konektivitas Wi-Fi 7 dan Thunderbolt 5, Predator Helios 18 AI menjadi salah satu laptop gaming flagship paling menarik dari Acer untuk gamer dan kreator yang membutuhkan performa ekstrem.

Logitech Mobi Fold, Mouse Lipat Praktis Untuk Profesional

0
Logitech Mobi Fold, Mouse Lipat Praktis Untuk Profesional

Logitech Mobi Fold, Mouse Lipat Praktis Untuk Profesional

Logitech Mobi Fold resmi diperkenalkan sebagai mouse lipat untuk menjawab kebutuhan para profesional yang sering bekerja di berbagai tempat. Produk ini hadir untuk pengguna yang membutuhkan perangkat input ringkas, nyaman, dan mudah dibawa saat bekerja di ruang tunggu bandara, kafe, lobi hotel, maupun ruang transit lainnya.

Desain Lipat yang Otomatis Menyala Saat Dibuka

Daya tarik utama Logitech Mobi Fold ada pada mekanisme lipatnya. Mouse ini dapat berubah dari perangkat seukuran saku menjadi mouse yang nyaman hanya dengan satu gerakan. Saat dibuka, perangkat akan otomatis menyala. Ketika dilipat kembali, mouse akan mati untuk membantu menghemat baterai.

Desain tersebut membuat pengguna tidak perlu melakukan pengaturan tambahan saat ingin mulai bekerja. Cukup buka perangkat, hubungkan ke laptop atau tablet, lalu mouse siap digunakan. Konsep ini terasa relevan untuk profesional yang sering berpindah tempat dan membutuhkan setup kerja cepat.

Logitech juga menyebut Mobi Fold dapat dilipat hingga hampir setengah dari ukuran normalnya. Selain lebih ringkas, mouse ini diklaim mampu mengurangi ketegangan otot sebesar 22 persen dibandingkan penggunaan trackpad laptop. Klaim ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering bekerja dalam durasi panjang di luar kantor.

Dari sisi tampilan, Logitech menghadirkan dua pilihan warna di Indonesia, yaitu Graphite dan Off-White. Varian Graphite menawarkan kesan klasik dan profesional, sementara Off-White memberikan tampilan minimalis yang bersih. Kedua warna ini dirancang untuk menyesuaikan gaya kerja modern tanpa mengorbankan sisi personal.

Logitech juga memperhatikan aspek keberlanjutan pada produk ini. Mobi Fold dibuat dengan plastik daur ulang pasca-konsumen tersertifikasi, dengan kandungan hingga 36 persen pada model Graphite. Magnet pada perangkat ini juga mengandung 100 persen logam tanah jarang daur ulang pasca-konsumen. Selain itu, kemasannya menggunakan kertas bersertifikasi FSC.

Fitur Adaptive Touch Scrolling dan Baterai Logitech Mobi Fold

Untuk mendukung produktivitas, Logitech Mobi Fold dibekali fitur Adaptive Touch Scrolling. Fitur ini membantu pengguna menavigasi spreadsheet secara presisi dari baris ke baris, sekaligus memudahkan scrolling cepat saat membaca dokumen panjang.

Bagi pengguna yang membutuhkan alur kerja lebih efisien, Logitech menyematkan dua customizable buttons pada panel sentuh. Tombol tersebut dapat dipersonalisasi melalui aplikasi Logi Options+ untuk menjalankan shortcut tertentu secara instan. Pengguna bisa mengaturnya untuk berpindah aplikasi, mengambil screenshot, atau menjalankan fungsi lain sesuai kebutuhan kerja.

Logitech Mobi Fold juga mendukung koneksi hingga tiga perangkat melalui Bluetooth. Pengguna dapat berpindah perangkat dengan lebih mudah di berbagai sistem operasi, mulai dari Windows, macOS, ChromeOS, Android, iPadOS, hingga Linux. Dukungan ini membuatnya cocok untuk pengguna yang bekerja lintas perangkat, seperti laptop, tablet, dan komputer kerja.

Untuk daya tahan, Logitech Mobi Fold menawarkan kemampuan pengisian cepat. Pengisian daya selama 1 menit diklaim dapat memberikan hingga 22 jam penggunaan. Sementara dalam kondisi baterai penuh, mouse ini dapat digunakan hingga 30 hari. Kemampuan tersebut membuat pengguna tidak perlu terlalu sering mencari charger saat bekerja mobile.

Fitur Quiet-Clicks dan Fast Pair

Logitech membekali Mobi Fold dengan fitur quiet-clicks agar suara klik lebih senyap. Fitur ini penting untuk pengguna yang sering bekerja di tempat umum seperti kafe, perpustakaan, ruang tunggu, atau area kerja bersama.

Dari sisi durabilitas, mouse ini dirancang untuk menghadapi ritme perjalanan yang intens. Bagian luarnya sudah lolos uji jatuh atau drop-tested, dibungkus pelindung silikon tahan debu, dan menggunakan engsel internal yang diuji mampu bertahan hingga 15 tahun penggunaan sehari-hari.

Mobi Fold juga menjadi perangkat input Logitech pertama yang mendapatkan sertifikasi Fast Pair Certified untuk pengguna Google. Fitur ini memungkinkan koneksi instan dengan perangkat kompatibel sehingga proses pairing menjadi lebih cepat dan praktis.

Selain itu, Logitech menyematkan model AI pada perangkat untuk membantu mencegah klik yang tidak disengaja saat mouse dilipat. Fitur ini membuat pengalaman penggunaan terasa lebih aman dan minim gangguan.

Harga Logitech Mobi Fold di Indonesia

Logitech Mobi Fold akan tersedia di Indonesia mulai Juni 2026 melalui toko resmi Logitech, baik online maupun offline. Mouse lipat ini dijual dengan harga Rp1.509.000.

Punya desain lipat, koneksi multi-device, fitur quiet-clicks, daya tahan baterai panjang, dan bodi yang dirancang untuk perjalanan, mouse ini cocok untuk menjadi aksesori produktivitas yang menarik untuk profesional mobile.

DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World Resmi Rilis 3 Desember 2026, Hadirkan Lebih dari 500 Monster!

0

SQUARE ENIX kembali memanjakan para penggemar JRPG dengan mengumumkan tanggal rilis resmi DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World. Setelah pertama kali diperkenalkan pada perayaan Dragon Quest Day bulan lalu, game terbaru dalam seri DRAGON QUEST MONSTERS ini dipastikan akan meluncur pada 3 Desember 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X|S, serta PC melalui Windows. Sementara itu, versi Steam akan tersedia sehari setelahnya, yakni pada 4 Desember 2026.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, SQUARE ENIX juga telah membuka pre-order untuk seluruh platform yang didukung.

Petualangan Baru di Dunia Witherwood

Dalam DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World, pemain akan diajak menjelajahi dunia misterius bernama Witherwood, sebuah negeri yang tengah berada di ambang kehancuran dan kehilangan kehidupan.

Kisah kali ini mengikuti dua protagonis utama, Bianca dan Nera, yang memulai perjalanan epik untuk mengembalikan kehidupan ke dunia yang layu tersebut. Dalam perjalanan mereka, pemain akan bertemu berbagai monster unik, menghadapi tantangan berbahaya, serta mengungkap misteri yang menyelimuti Witherwood.

SQUARE ENIX menjanjikan cerita yang emosional sekaligus penuh petualangan, sehingga baik penggemar lama maupun pemain baru dapat menikmati pengalaman yang menarik sejak awal hingga akhir permainan.

Lebih dari 500 Monster Siap Dikoleksi

Salah satu daya tarik utama seri DRAGON QUEST MONSTERS selalu terletak pada sistem pengumpulan dan pengembangbiakan monster. Pada seri terbaru ini, SQUARE ENIX menghadirkan lebih dari 500 monster, termasuk monster klasik favorit penggemar dan berbagai monster baru yang belum pernah muncul sebelumnya.

Dengan jumlah monster yang sangat besar, pemain dapat membentuk tim impian mereka, mengombinasikan kemampuan unik setiap monster, hingga menciptakan strategi yang berbeda dalam setiap pertarungan.

Keberagaman monster ini juga menjadi salah satu fitur terbesar yang pernah hadir dalam sejarah franchise DRAGON QUEST MONSTERS.

Visual yang Lebih Modern

Selain jumlah monster yang meningkat drastis, DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World juga hadir dengan peningkatan visual yang signifikan.

SQUARE ENIX menghadirkan grafis yang lebih detail, lingkungan yang lebih hidup, serta animasi monster yang lebih ekspresif dibandingkan seri-seri sebelumnya. Dengan dukungan perangkat keras generasi terbaru seperti Nintendo Switch 2, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S, dunia Witherwood akan tampil lebih indah dan imersif.

Cocok untuk Pemain Baru

Kabar baik bagi pemain yang belum pernah menyentuh seri DRAGON QUEST MONSTERS sebelumnya, karena SQUARE ENIX menegaskan bahwa tidak diperlukan pengalaman memainkan game-game terdahulu untuk menikmati petualangan ini.

DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World dirancang sebagai pengalaman yang ramah bagi pendatang baru, sekaligus tetap menawarkan kedalaman gameplay yang dicintai oleh para penggemar lama.

Dengan kata lain, game ini bisa menjadi titik awal yang sempurna bagi siapa saja yang ingin mengenal dunia DRAGON QUEST MONSTERS.

Trailer Tanggal Rilis Sudah Dirilis

Untuk merayakan pengumuman ini, SQUARE ENIX juga merilis Dragon Quest Monsters: The Withered World – Release Date Trailer yang menampilkan sekilas dunia Witherwood, para protagonis utama, serta berbagai monster yang akan menemani petualangan pemain.

Trailer tersebut memberikan gambaran awal mengenai atmosfer petualangan yang penuh warna khas DRAGON QUEST, namun tetap menyimpan berbagai misteri yang menarik untuk diungkap.

Judul: DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World
Genre: RPG / Monster Collecting RPG
Developer: SQUARE ENIX
Publisher: SQUARE ENIX

Platform:

  • Nintendo Switch 2
  • Nintendo Switch
  • PlayStation 5
  • Xbox Series X|S
  • PC (Windows)
  • PC (Steam)

Tanggal Rilis:

  • 3 Desember 2026 (Konsol & Windows)
  • 4 Desember 2026 (Steam)

Fitur Utama:

  • Lebih dari 500 monster baru dan monster favorit penggemar
  • Dua protagonis utama: Bianca dan Nera
  • Dunia baru bernama Witherwood
  • Grafis yang ditingkatkan
  • Cerita yang dapat dinikmati pemain baru maupun veteran

Dengan kombinasi cerita baru, jumlah monster yang sangat besar, peningkatan visual, serta gameplay koleksi monster yang menjadi ciri khas seri ini, DRAGON QUEST MONSTERS: The Withered World berpotensi menjadi salah satu RPG paling menarik yang akan hadir pada akhir tahun 2026. Bagi para penggemar DRAGON QUEST maupun pecinta game monster-collecting, petualangan di dunia Witherwood tentu menjadi sesuatu yang patut dinantikan.

FINAL FANTASY RESONANCE Resmi Diumumkan, Game HD-2D Pertama dalam Sejarah Franchise Meluncur Oktober 2026

0

SQUARE ENIX kembali membuat kejutan besar bagi para penggemar JRPG melalui ajang Nintendo Direct terbaru. Publisher legendaris tersebut secara resmi mengumumkan FINAL FANTASY RESONANCE, sebuah proyek ambisius yang menjadi game HD-2D pertama dalam sejarah franchise FINAL FANTASY.

Game ini dijadwalkan meluncur pada 22 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, Nintendo Switch, PlayStation 5, Xbox Series X|S, serta PC melalui Microsoft Store. Sementara itu, versi Steam akan menyusul sehari kemudian, yakni pada 23 Oktober 2026.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, SQUARE ENIX juga membuka masa pre-order untuk berbagai platform yang didukung.

Perpaduan Nostalgia dan Teknologi Modern

FINAL FANTASY RESONANCE digambarkan sebagai sebuah perayaan terhadap sejarah panjang seri FINAL FANTASY. Melalui visual bergaya HD-2D yang populer berkat kesuksesan game seperti Octopath Traveler, SQUARE ENIX berusaha menggabungkan pesona RPG klasik dengan teknologi modern.

Hasilnya adalah sebuah dunia yang menampilkan seni pixel retro dengan pencahayaan, efek visual, dan detail lingkungan yang jauh lebih kaya dibandingkan game 2D tradisional.

Menurut SQUARE ENIX, FINAL FANTASY RESONANCE akan menghadirkan nuansa yang mengingatkan pemain pada era keemasan JRPG, namun tetap terasa segar bagi generasi gamer modern.

Kisah Kristal Kembali Menjadi Fokus Utama

Seperti tradisi panjang franchise FINAL FANTASY, cerita dalam FINAL FANTASY RESONANCE kembali berpusat pada legenda Kristal yang menjadi sumber keseimbangan dunia.

Petualangan kali ini akan dibalut dengan sistem pertarungan turn-based strategis yang telah diperbarui agar lebih dinamis dan modern tanpa menghilangkan akar klasiknya.

Selain itu, berbagai elemen ikonik yang menjadi ciri khas FINAL FANTASY juga dipastikan kembali hadir, termasuk:

  • Chocobo
  • Airship
  • Esper atau Summon legendaris
  • Sistem pertarungan berbasis strategi
  • Beragam referensi dari seri-seri FINAL FANTASY terdahulu

Cloud, Tidus, dan Warrior of Light Ikut Muncul

Salah satu kejutan terbesar dari FINAL FANTASY RESONANCE adalah kehadiran beberapa karakter legendaris yang telah menjadi ikon franchise.

Dalam petualangan ini, pemain akan menemukan penampilan karakter-karakter populer seperti:

  • Cloud Strife dari FINAL FANTASY VII
  • Tidus dari FINAL FANTASY X
  • Warrior of Light dari FINAL FANTASY pertama

Kehadiran mereka semakin memperkuat posisi FINAL FANTASY RESONANCE sebagai sebuah perayaan besar terhadap warisan franchise yang telah berjalan selama puluhan tahun.

Berasal dari Dunia FINAL FANTASY Brave Exvius

Menariknya, FINAL FANTASY RESONANCE sebenarnya mengambil inspirasi dari alur cerita pertama game mobile populer FINAL FANTASY Brave Exvius.

Namun SQUARE ENIX menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar port biasa.

Sebaliknya, cerita tersebut telah mengalami proses pembangunan ulang secara menyeluruh untuk menghadirkan pengalaman RPG konsol yang lebih besar, lebih mendalam, dan lebih berkualitas dibandingkan versi aslinya di perangkat mobile.

Dengan kata lain, pemain lama Brave Exvius akan menemukan banyak hal baru, sementara pemain baru dapat langsung menikmati cerita tanpa harus memainkan versi mobile terlebih dahulu.

Hadir dalam Berbagai Edisi

Selain versi standar, SQUARE ENIX juga menyiapkan beberapa edisi khusus untuk para penggemar.

Digital Deluxe Edition

Edisi ini akan mencakup:

  • Game utama
  • Berbagai item dalam game yang membantu perjalanan pemain

Collector’s Edition

Bagi kolektor, tersedia Collector’s Edition yang berisi:

  • Game utama
  • Artbook eksklusif
  • Soundtrack resmi
  • Kartu promosi khusus FINAL FANTASY Trading Card Game
  • Berbagai item fisik eksklusif lainnya

Detail lengkap mengenai isi Collector’s Edition akan diumumkan lebih lanjut mendekati tanggal peluncuran.

Trailer Perdana Sudah Dirilis

SQUARE ENIX juga merilis trailer pengumuman perdana yang memperlihatkan visual HD-2D menawan, sistem pertarungan, serta beberapa karakter ikonik yang akan muncul dalam petualangan ini.

Trailer tersebut langsung menarik perhatian komunitas FINAL FANTASY karena menjadi salah satu proyek paling unik yang pernah dikerjakan oleh SQUARE ENIX dalam franchise utamanya.

Informasi Game

Judul: FINAL FANTASY RESONANCE
Genre: RPG / Turn-Based RPG
Developer: SQUARE ENIX
Publisher: SQUARE ENIX

Platform:

  • Nintendo Switch 2
  • Nintendo Switch
  • PlayStation 5
  • Xbox Series X|S
  • PC (Microsoft Store)
  • PC (Steam)

Tanggal Rilis:

  • 22 Oktober 2026 (Konsol & Microsoft Store)
  • 23 Oktober 2026 (Steam)

Edisi:

  • Standard Edition
  • Digital Deluxe Edition
  • Collector’s Edition

KINGDOM HEARTS Collection [I~III] Resmi Meluncur 8 Oktober 2026, Trailer Baru KINGDOM HEARTS IV Akhirnya Diungkap

0

SQUARE ENIX menghadirkan kejutan besar bagi para penggemar seri KINGDOM HEARTS melalui ajang Nintendo Direct terbaru. Perusahaan tersebut secara resmi mengumumkan bahwa KINGDOM HEARTS Collection [I~III] akan dirilis pada 8 Oktober 2026 untuk Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Windows PC melalui Microsoft Store. Pre-order untuk seluruh platform juga telah dibuka mulai hari ini.

Tak hanya itu, SQUARE ENIX juga merilis trailer terbaru untuk KINGDOM HEARTS IV, yang sekaligus mengonfirmasi bahwa game terbaru dalam franchise legendaris tersebut akan hadir di Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC.

KINGDOM HEARTS Collection [I~III], Paket Lengkap untuk Penggemar Lama dan Baru

Bagi kalian yang selama ini ingin mengikuti kisah Sora dari awal hingga petualangan terbarunya, KINGDOM HEARTS Collection [I~III] menjadi paket paling lengkap yang pernah dirilis SQUARE ENIX.

Koleksi ini menghadirkan seluruh saga utama KINGDOM HEARTS dalam satu bundel praktis yang berjalan secara native (bukan cloud version) di konsol generasi terbaru.

Paket tersebut mencakup:

KINGDOM HEARTS HD 1.5 + 2.5 ReMIX

  • KINGDOM HEARTS FINAL MIX
  • KINGDOM HEARTS Re:Chain of Memories
  • KINGDOM HEARTS II FINAL MIX
  • KINGDOM HEARTS 358/2 Days (HD Cutscene)
  • KINGDOM HEARTS Birth by Sleep FINAL MIX
  • KINGDOM HEARTS Re:coded (HD Cutscene)

KINGDOM HEARTS HD 2.8 Final Chapter Prologue

  • KINGDOM HEARTS Dream Drop Distance HD
  • KINGDOM HEARTS χ Back Cover
  • KINGDOM HEARTS 0.2 Birth by Sleep – A Fragmentary Passage

KINGDOM HEARTS III + Re Mind (DLC)

  • KINGDOM HEARTS III
  • Re Mind DLC

Seluruh konten tersebut juga akan tersedia dalam satu paket fisik maupun digital melalui KINGDOM HEARTS Collection [I~III].

Demo Gratis KINGDOM HEARTS III Sudah Tersedia di Nintendo Switch 2

Sebagai bagian dari pengumuman ini, SQUARE ENIX juga merilis demo gratis KINGDOM HEARTS III + Re Mind untuk Nintendo Switch 2.

Demo tersebut terdiri dari dua bagian:

  • Bagian awal permainan hingga area Olympus yang terinspirasi dari film Disney Hercules. Progress pada bagian ini dapat dilanjutkan ke versi penuh saat game dirilis.
  • Bagian khusus dari dunia Toy Box yang terinspirasi Toy Story. Progress pada bagian ini tidak dapat dibawa ke versi penuh.

Bonus Eksklusif untuk Setiap Platform

SQUARE ENIX juga menyiapkan Keyblade eksklusif berdasarkan platform yang digunakan pemain.

Nintendo Switch 2

  • Long Night Keyblade

PlayStation 5

  • Midnight Blue Keyblade

Xbox Series X|S

  • Phantom Green Keyblade

Bonus tersebut tersedia bagi pemain yang membeli KINGDOM HEARTS Collection [I~III] atau KINGDOM HEARTS III + Re Mind pada platform terkait.

Selain itu, pemain yang melakukan pre-order digital di PlayStation 5 dan Xbox Series X|S akan mendapatkan akses bermain lebih awal selama 48 jam.

Trailer Baru KINGDOM HEARTS IV Tampilkan Sekilas Petualangan Baru Sora

Salah satu sorotan terbesar dari pengumuman ini tentu saja kemunculan trailer terbaru KINGDOM HEARTS IV.

Meski belum mengungkap tanggal rilis resmi, trailer tersebut memberikan gambaran baru mengenai petualangan Sora di kota misterius bernama Quadratum. Dalam babak terbaru ini, Sora akan bertemu karakter-karakter baru, menjelajahi dunia yang berbeda, dan memperoleh kekuatan baru dalam perjalanan berikutnya.

SQUARE ENIX memastikan bahwa informasi lebih lanjut mengenai KINGDOM HEARTS IV akan diumumkan pada kesempatan mendatang.

Franchise KINGDOM HEARTS Menuju Ulang Tahun ke-25

KINGDOM HEARTS pertama kali hadir pada tahun 2002 sebagai hasil kolaborasi antara Disney dan SQUARE ENIX. Sejak saat itu, franchise ini berkembang menjadi salah satu seri Action RPG paling populer di dunia.

Hingga saat ini, seri KINGDOM HEARTS telah terjual lebih dari 39 juta kopi secara global dan akan merayakan ulang tahun ke-25 pada tahun 2027. Untuk menyambut momen spesial tersebut, SQUARE ENIX juga memperkenalkan logo resmi perayaan 25 tahun KINGDOM HEARTS.

KINGDOM HEARTS Collection [I~III]

  • Tanggal Rilis: 8 Oktober 2026
  • Platform: Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, Windows PC
  • Format: Fisik dan Digital
  • Pre-order: Sudah tersedia

KINGDOM HEARTS IV

  • Platform: Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, PC
  • Status: Dalam pengembangan
  • Informasi lebih lanjut akan diumumkan kemudian.

Dengan hadirnya KINGDOM HEARTS Collection [I~III], para pemain kini memiliki kesempatan terbaik untuk menikmati seluruh perjalanan Sora dari awal hingga menjelang kedatangan KINGDOM HEARTS IV. Bagi penggemar lama maupun pendatang baru, tahun 2026 tampaknya akan menjadi salah satu periode paling menarik dalam sejarah franchise KINGDOM HEARTS.

FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster Resmi Meluncur di Nintendo Switch 2 pada 23 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka

0

Penggemar JRPG klasik kembali mendapatkan kabar menggembirakan. SQUARE ENIX resmi mengumumkan bahwa FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster akan hadir untuk Nintendo Switch 2 dalam format fisik maupun digital pada 23 Juli 2026. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, pre-order juga telah dibuka di berbagai wilayah yang mendukung.

Kehadiran dua game legendaris ini di Nintendo Switch 2 menjadi momen yang sangat spesial, terutama karena tahun ini menandai peringatan 25 tahun peluncuran original FINAL FANTASY X di Jepang. Dengan dukungan perangkat keras terbaru Nintendo, para pemain lama maupun generasi baru kini dapat menikmati salah satu kisah terbaik dalam sejarah franchise FINAL FANTASY kapan saja dan di mana saja.

Rayakan 25 Tahun FINAL FANTASY X

Sejak pertama kali dirilis pada tahun 2001 untuk PlayStation 2, FINAL FANTASY X dikenal sebagai salah satu seri paling ikonik dalam franchise FINAL FANTASY. Game ini memperkenalkan berbagai inovasi besar pada masanya, termasuk pengisi suara penuh, visual 3D yang memukau, serta cerita emosional yang masih dikenang hingga saat ini.

Melalui versi HD Remaster, pemain dapat kembali mengikuti perjalanan Tidus dan Yuna dalam petualangan epik menyelamatkan dunia Spira dari ancaman Sin. Tak hanya itu, paket ini juga mencakup FINAL FANTASY X-2, sekuel langsung yang melanjutkan kisah Yuna setelah berakhirnya peristiwa di game pertama.

Kini Hadir di Nintendo Switch 2

Versi Nintendo Switch 2 akan menghadirkan pengalaman bermain yang lebih fleksibel, memungkinkan pemain menikmati petualangan legendaris ini baik dalam mode handheld maupun saat terhubung ke televisi.

Dengan visual HD yang telah diperbarui, peningkatan kualitas karakter, lingkungan, efek visual, serta berbagai penyempurnaan modern, FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster tetap menjadi cara terbaik untuk menikmati dua RPG klasik tersebut di era modern.

Selain tersedia secara digital melalui Nintendo eShop, SQUARE ENIX juga akan menghadirkan edisi fisik bagi para kolektor dan penggemar yang ingin menambah koleksi game mereka.

Trailer Terbaru Sudah Dirilis

Untuk merayakan pengumuman tanggal rilis ini, SQUARE ENIX juga telah merilis trailer terbaru bertajuk “FINAL FANTASY X/X-2 HD Remaster | Nintendo Switch 2 Release Date Announcement Trailer”.

Trailer tersebut menampilkan kembali berbagai momen ikonik dari perjalanan Tidus dan Yuna yang telah membekas di hati jutaan pemain selama lebih dari dua dekade.

Informasi Game

Judul: FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster
Platform: Nintendo Switch 2
Format: Digital dan Fisik
Tanggal Rilis: 23 Juli 2026
Genre: RPG / JRPG
Publisher: SQUARE ENIX

Dengan perayaan 25 tahun FINAL FANTASY X yang berlangsung tahun ini, peluncuran FINAL FANTASY X | X-2 HD Remaster di Nintendo Switch 2 menjadi kesempatan sempurna untuk kembali menyelami kisah legendaris Tidus dan Yuna yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu cerita terbaik dalam sejarah video game.

Spesifikasi ROG Xbox Ally X20, Handheld dengan Layar OLED

0
Spesifikasi ROG Xbox Ally X20, Handheld dengan Layar OLED

Pertama kali diungkap di Computex 2026, inilah spesifikasi ROG Xbox Ally X20. Perangkat handheld gaming PC ini hadir sebagai edisi spesial dengan desain hitam transparan dan layar OLED ROG Nebula HDR.

Sebagai paket premium, ROG Xbox Ally X20 dibundel dengan kacamata AR gaming ROG XREAL R1 Edition 20. Aksesori ini dirancang untuk memperluas pengalaman bermain, baik saat digunakan di rumah maupun saat bepergian.

Desain Spesial ROG Xbox Ally X20

ROG Xbox Ally X20 hadir sebagai sebagai produk edisi khusus untuk merayakan dua dekade perjalanan ASUS ROG sejak tahun 2006. Desainnya menggunakan sasis plastik hitam transparan yang memberi kesan nostalgia pada era keemasan gaming, sekaligus tetap terlihat modern.

Melalui sasis yang transparan, pengguna dapat melihat sekilas struktur internal perangkat. ASUS juga menambahkan aksen warna emas pada bagian dalam untuk memperkuat kesan premium. Elemen visual ini membuat ROG Xbox Ally X20 terasa lebih eksklusif, terutama bagi kolektor atau penggemar lama lini Republic of Gamers.

Spesifikasi ROG Xbox Ally X20: Pakai Layar OLED ROG Nebula HDR

Salah satu peningkatan paling menarik dari spesifikasi ROG Xbox Ally X20 adalah penggunaan layar OLED untuk pertama kalinya di lini Ally. Perangkat ini membawa panel ROG Nebula HDR berukuran 7,4 inci yang lebih besar, sehingga pengalaman bermain terasa lebih imersif dan nyaman dilihat.

Layar tersebut mendukung refresh rate 120Hz, FreeSync Premium Pro, serta tingkat kecerahan puncak hingga 1.400 nits. ASUS juga membekali panel ini dengan sertifikasi VESA DisplayHDR 1000, dukungan Dolby Vision, dan waktu respons 0,2 ms. Kombinasi tersebut membuat tampilan game terlihat lebih cerah, tajam, dan responsif.

Untuk menjaga pengalaman bermain di berbagai kondisi pencahayaan, ASUS menggunakan Corning DXC dan lapisan anti-glare yang diklaim mampu mengurangi silau hingga 65 persen. Fitur ini menjadi penting bagi perangkat handheld karena pengguna sering memainkannya di tempat dengan kondisi cahaya berbeda.

ASUS juga merancang ulang sistem pendingin pada ROG Xbox Ally X20. Sistem ini dibuat untuk mengalirkan udara lebih banyak secara langsung ke APU, sekaligus membantu menjaga suhu permukaan layar tetap rendah.

Performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan RAM 24GB

Dari sisi dapur pacu, ROG Xbox Ally X20 mengandalkan prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme. Chip ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X berkapasitas 24GB dan penyimpanan PCIe 4.0 NVMe sebesar 1TB. Kombinasi tersebut membuat perangkat ini siap menjalankan berbagai game modern dan menyimpan koleksi game berukuran besar.

ROG Xbox Ally X20 juga membawa fitur Auto SR yang sebelumnya tersedia untuk PC Windows 11 Copilot+. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan resolusi gambar dari frame yang dirender pada resolusi lebih rendah. Hasilnya, game dapat terlihat lebih tajam dan tetap berjalan lebih lancar saat ditampilkan di layar yang lebih besar.

Dukungan Xbox Mode membuat pengguna bisa mengakses game dengan lebih mudah dan mendapatkan pengalaman bermain yang terasa lebih rapi. Mode ini membantu menyederhanakan navigasi sehingga handheld gaming PC terasa lebih dekat dengan konsol portabel.

Sistem Kontrol Baru

ASUS turut memberikan perhatian besar pada sistem kontrol. ROG Xbox Ally X20 terinspirasi dari desain controller Xbox yang dikenal nyaman bagi banyak gamer. Salah satu fitur uniknya adalah transforming D-Pad yang dapat digunakan dalam dua mode.

Dalam bentuk standar, D-Pad ini cocok untuk kontrol empat arah. Namun, pengguna dapat mengubahnya menjadi kontrol delapan arah yang lebih ideal untuk game fighting. Tombol bagian depan juga dibuat rata dengan bodi agar pergerakan jari terasa lebih mulus dan tidak terhambat.

Pada bagian belakang pegangan, ASUS menambahkan lapisan karet untuk meningkatkan kenyamanan dan kendali saat bermain dalam waktu lama. Perangkat ini juga menggunakan joystick TMR generasi terbaru yang menawarkan presisi tinggi, pelacakan lebih halus, dan daya tahan lebih baik.

ASUS ROG Xbox Ally X20 menawarkan handheld gaming PC yang tidak hanya kuat dari sisi performa, tetapi juga punya nilai koleksi dan pengalaman visual futuristik.

Spesifikasi Predator Atlas 8, Handheld dengan Intel Arc G3 Extreme

0
Spesifikasi Predator Atlas 8, Handheld dengan Intel Arc G3 Extreme

Inilah spesifikasi Predator Atlas 8 PA08-151 yang merupakan lini gaming handheld Predator terbaru. Perangkat ini diumumkan untuk menjawab kebutuhan gamer PC yang ingin bermain lebih fleksibel di mana saja, dengan mengandalkan prosesor Intel Arc G3 Extreme terbaru.

Spesifikasi Predator Atlas 8: Ditenagai Prosesor Intel Arc G-Series

Untuk bagian dapur pacu, Predator Atlas 8 ditenagai prosesor Intel Arc G-Series yang diklaim mampu menghadirkan performa tinggi dengan efisiensi daya lebih baik. Kombinasi tersebut membuat perangkat ini dapat menjalankan game modern dengan visual lebih stabil tanpa terlalu cepat menguras baterai.

Perangkat handheld ini juga membawa kartu grafis Intel Arc B390 yang sudah mendukung ray tracing. Teknologi ini memungkinkan tampilan pencahayaan, bayangan, dan refleksi terlihat lebih realistis saat bermain game yang kompatibel. Selain itu, Acer turut menyematkan Intel XeSS 3, teknologi peningkatan visual berbasis AI yang membantu menjaga frame rate tetap tinggi saat GPU bekerja berat.

Untuk penggunaan di luar ruangan atau saat bepergian, Acer membekali perangkat ini dengan baterai 80 Wh. Dukungan Intel Endurance Gaming juga hadir untuk menyeimbangkan frame rate dan konsumsi daya.

Sistem Pendingin

Salah satu hal menarik dari spesifikasi Predator Atlas 8 adalah sistem pendinginnya. Acer membawa teknologi Predator AeroBlade yang sebelumnya dikenal pada laptop gaming Predator ke perangkat handheld. Sistem ini menggunakan konfigurasi kipas ganda untuk menjaga performa tetap stabil saat perangkat menjalankan game berat.

Kipas logam Predator AeroBlade memiliki 89 bilah dengan ketebalan hanya 0,1 mm. Desain tersebut diklaim mampu meningkatkan aliran udara hingga 10 persen. Kipas ini bekerja bersama kipas kedua berbahan plastik dan sistem Vortex Flow yang mengarahkan udara melalui saluran internal di dalam sasis. Hasilnya, performa tetap terkendali meski gamer bermain dalam durasi panjang.

Spesifikasi Predator Atlas 8: Layar Touchscreen

Dari sisi visual, Predator Atlas 8 membawa layar sentuh 8 inci dengan resolusi FHD+. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz, tingkat kecerahan puncak 500 nits, Variable Refresh Rate atau VRR, serta rasio aspek 16:10. Kombinasi tersebut membuat tampilan game terasa lebih mulus, luas, dan nyaman untuk berbagai genre permainan.

Acer juga melapisi layar perangkat ini dengan Corning Gorilla Glass Victus dengan DXC. Perlindungan tersebut membantu mengurangi risiko goresan sekaligus menekan pantulan cahaya. Layar Predator Atlas 8 juga mendukung 10 titik multi-sentuh sehingga navigasi di Windows 11 maupun antarmuka game dapat berjalan lebih responsif.

Untuk audio, Acer menyematkan DTS Ultra melalui dua speaker 2-Watt. Teknologi ini dirancang untuk memberikan ruang suara yang lebih imersif saat bermain. Sementara itu, mikrofon ganda dengan Acer PurifiedVoice membantu mengurangi kebisingan lewat dukungan AI, sehingga komunikasi saat bermain game online tetap terdengar lebih jelas.

Konektivitas dan Kontrol

Spesifikasi Predator Atlas 8 juga mencakup konektivitas modern untuk kebutuhan gaming mobile. Perangkat ini memiliki dua port Thunderbolt 4 yang mendukung docking, output display, dan koneksi aksesori berkecepatan tinggi. Acer juga menyediakan dukungan kartu microSD UHS-II untuk memperluas kapasitas penyimpanan eksternal.

Handheld ini juga sudah mendukung Intel Killer Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4. Kehadiran Wi-Fi 7 menjadi nilai tambah bagi gamer yang membutuhkan koneksi cepat dan stabil, terutama saat bermain game online atau melakukan streaming game.

Dari sisi kontrol, Predator Atlas 8 menggunakan stik analog ukuran penuh dan sistem trigger mode ganda. Mode micro-switch memberikan respons klik cepat untuk game FPS. Sementara itu, kontrol analog Hall-effect cocok untuk game balap, simulator penerbangan, atau genre lain yang membutuhkan tekanan lebih presisi.

Acer turut membawa aplikasi PredatorSense ke perangkat handheld ini untuk pertama kalinya. Melalui aplikasi tersebut, pengguna bisa memantau sistem secara langsung, mengaktifkan mode performa, mengatur pencahayaan RGB, dan menyesuaikan pengaturan gameplay. Tombol khusus PredatorSense juga tersedia agar gamer dapat melakukan penyesuaian cepat saat bermain.

Melalui kombinasi Intel Arc G-Series, layar 120Hz, baterai besar, sistem pendingin serius, serta kontrol yang fleksibel, Predator Atlas 8 ditujukan bagi gamer yang menginginkan pengalaman PC dalam format portabel.

Pengurus Nasional IESPA Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

0
Pengurus Nasional IESPA Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

Pengurus Nasional IESPA Periode 2026-2031 resmi dikukuhkan melalui Musyawarah Nasional atau Munas IESPA 2026 yang digelar di Jakarta pada 5-6 Juni 2026. Pengukuhan ini menetapkan KRMP. Ibnu Sulistyo Pradipto sebagai Ketua Umum IESPA periode 2026-2031 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 001/SK-PN/2026/NASIONAL.

Ia didampingi oleh Lutfi Dipa Nawahasta sebagai Wakil Ketua Umum I, Teuku Alvarro Rehano Harsya sebagai Wakil Ketua Umum II, Fendi sebagai Wakil Ketua Umum III, serta Willie Salim sebagai Wakil Ketua Umum IV.

Posisi Sekretaris Jenderal diisi oleh Martha, sementara Bendahara Umum dijabat oleh Rafif Muhammad Rizqullah.

Selain struktur inti, kepengurusan baru IESPA juga memiliki berbagai bidang strategis. Bidang tersebut mencakup Event, Komunitas, Humas dan Publikasi, Kompetisi dan Wasit, Program, Ekonomi Kreatif, Hukum, Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi, serta Partnership.

Tidak hanya itu, IESPA juga memperkuat ruang pengembangan lain seperti Game Developer, Robotic, Trading Card Game atau TCG, Game Console, Game Mobile, PC, Sport Tourism, hingga Edukasi

Siap Perkuat Ekosistem Esports

Pengukuhan kepengurusan baru ini menjadi bagian dari upaya IESPA dalam menjawab perkembangan industri esports yang semakin cepat dan kompetitif. Melalui struktur baru ini, IESPA diharapkan mampu menjadi wadah yang lebih kuat bagi atlet, komunitas, penyelenggara turnamen, publisher, pelaku industri kreatif, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Ketua Umum IESPA Periode 2026-2031, KRMP. Ibnu Sulistyo Pradipto, menyampaikan bahwa kepengurusan baru akan berfokus pada penguatan organisasi, pengembangan talenta, serta perluasan kerja sama dengan berbagai pihak. Menurutnya, pengukuhan ini bukan sekadar pergantian struktur, tetapi juga komitmen bersama untuk membawa esports Indonesia ke level yang lebih tinggi.

“Pengukuhan kepengurusan nasional ini bukan sekadar pergantian struktur organisasi, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membawa esports Indonesia ke level yang lebih tinggi. Kami ingin memastikan bahwa IESPA hadir sebagai rumah besar bagi komunitas, atlet, penyelenggara, publisher, pelaku industri kreatif, dan seluruh pemangku kepentingan yang memiliki visi membangun esports Indonesia yang profesional, inklusif, dan berdaya saing global,” ujar Ibnu.

Fokus pada Pembinaan Atlet dan Standarisasi Kompetisi

Dalam arah kepengurusan baru, IESPA akan memperkuat berbagai program strategis. Beberapa di antaranya mencakup pembinaan atlet, standarisasi kompetisi, pengembangan komunitas, serta perluasan kolaborasi bersama pemerintah, dunia pendidikan, sektor swasta, dan pelaku ekonomi kreatif.

Ibnu menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat perkembangan esports dunia. Hal ini didukung oleh jumlah pemain yang besar, komunitas aktif, serta kemunculan talenta-talenta muda yang terus berkembang di berbagai daerah.

“Indonesia memiliki potensi luar biasa. Dengan jumlah pemain yang besar, komunitas yang aktif, serta talenta-talenta muda yang terus bermunculan, saya optimistis Indonesia dapat menjadi salah satu pusat perkembangan esports dunia. Tugas kita bersama adalah membangun ekosistem yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui susunan Pengurus Nasional IESPA yang baru, organisasi ini memasuki fase penting untuk memperkuat fondasi esports Indonesia. Kepengurusan periode 2026-2031 diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang, memperkuat pembinaan, serta membawa esports nasional semakin berdaya saing di tingkat regional maupun global.