Home Blog Page 12

Review Denshattack! (PC): Kereta Akrobatik

0
Review Denshattack! (PC)

Denshattack! adalah contoh game dengan ide yang tidak biasa. Ide seperti ini biasanya dianggap sebagai resiko oleh developer dan publisher besar. Tapi, di tangan developer indie justru menjadi sesuatu yang luar biasa dan out-of-the-box.

Denshattack! menggabungkan sejumlah konsep ke dalam satu game. Bayangkan permainan skateboard penuh trik ala Tony Hawk’s Pro Skater, pemberontakan penuh warna dan musik dari Jet Set Radio, dan sebuah kereta. Inilah Denshattack! kereta yang bisa melakukan kickflip, sambil meluncur di atas rel.

Kami telah memainkan versi review Denshattack!. Awalnya game ini memang terasa absurd, tapi setelah masuk ritmenya ternyata menyenangkan juga. Inilah pengalaman dan kesan yang kami dapat selama memainkan gamenya.

Kisah Pemberontakan Ala Anime

Review Denshattack! karakter utama emi

Cerita Denshattack! mengikuti Emi, seorang pengantar ramen yang menggunakan kereta. Emi hidup di Jepang pada era masa depan. Perubahan iklim telah menghancurkan sebagian besar wilayah, menyebabkan penduduk yang memiliki uang dapat tinggal di kota dengan kubah pelindung. Namun, bagi mereka yang tidak memiliki uang terpaksa harus bertahan hidup di luar perlindungan.

Kehidupan Emi berubah setelah ia bertemu dengan Fernando, dan diperkenalkan kepada culture Denshattack. Ini adalah semacam kompetisi yang mempertemukan para pengemudi kereta terbaik.

Pemain akan mengikuti perjalanan Emi dan Fernando untuk menjadi Denshattacker terbaik. Mereka akan bertemu berbagai geng dari seluruh Jepang, menantang setiap pemimpin, untuk membuktikan kemampuannya.

Struktur cerita game ini menggunakan pola anime. Emi digambarkan sebagai sosok positif, berbakat, dan selalu ingin berkembang. Lawannya adalah karakter stereotipe yang mudah dikenali, mulai dari gadis kaya yang fashionable, sampai dengan rival yang berubah menjadi teman.

Kereta x Skateboard

Review Denshattack! trick ala skateboard

Kereta dalam game ini adalah kereta akrobatik. Kendaraan ini dapat melompat, berpindah ke rel lain, melakukan grind, berjalan di dinding, dan masih banyak lagi. Setiap gerakan atau Trick yang dilakukan juga akan menghasilkan skor.

Untuk melakukan Trick cukup dengan menggunakan tombol panah (Jika dimainkan dengan menggunakan keyboard). Gerakan yang sederhana dapat dilakukan cukup dengan menekan satu tombol saja. Sedangkan Trick yang lebih rumit membutuhkan gerakan kombinasi seperti setengah lingkaran misalnya.

Sama seperti di game Tony Hawk’s Pro Skater, pemain tidak bisa mengulang satu Trick terus-terusan. Gerakan yang sudah terlalu sering digunakan akan kehilangan nilainya, dan hanya mendapatkan skor rendah. Jadi, untuk mendapatkan skor tinggi, pemain harus melakukan banyak Trick yang berbeda, dan menyusunnya menjadi combo. Game ini menyediakan guide yang dapat dibuka kapan saja untuk mengingat kembali perintah untuk Trick tertentu.

Review Denshattack! grind

Inilah yang menjadi kekuatan terbesar Denshattack!, sekaligus hambatan. Tidak ada yang lebih memuaskan selain berhasi melakukan Trick dengan sempurna untuk mendapatkan nilai skor tinggi.

Namun, kurva belajar game ini juga cukup terjal. Perlu hapalan dan juga penyesuaian ritme untuk bisa mengeksekusi Trick dengan sempurna. Belum lagi banyaknya jumlah perintah, membuat pemain yang belum terbiasa sering melakukan kesalahan karena belum mampu memasukkan input secara spontan.

Game ini memiliki fitur checkpoint yang murah hati. Pemain tidak perlu mengulang dari jauh jika kereta keluar jalur, ditambah poin tidak akan berkurang. Sistem ini menjaga tantangan tetap terasa, tanpa menghukum pemain secara berlebihan.

Dunia Penuh Warna dan Musik

Review Denshattack! dunia yang absurd

Setiap level di Denshattack! akan menawarkan visual dan pola yang beragam. Pada salah satu level misalnya, pemain dapat melompati kepala-kepala batu yang menyerupai Patung Moai. Pada level lainnya akan disiapkan tiga misi utama yang harus diselesaikan, dimana salah satunya adalah menaiki bianglala sambil menghancurkan menara.

Denshattack! juga memiliki boss fight. Salah satunya akan menghadapkan pemain dengan sekelompok kereta yang bisa bergabung menjadi robot raksasa. Cara melawannya pun unik. Pemain akan diminta untuk melakukan Trick yang berbeda-beda seperti melompat atau Grind sambil terus mengurangi HP boss.

Setiap level juga memiliki jalur yang bervariasi. Ada yang berupa pipa dimana hanya bisa dilewati dengan Grind. Pemain juga bisa membuat mobil atau burung yang hinggap di rel pergi dengan membunyikan klakson. Lalu dengan menghabiskan energy bar, pemain dapat membuka rel alternatif berwarna pelangi, melambangkan rasa euforia yang dialami oleh Emi.

Review Denshattack! jalur pelangi

Keberagaman level ini membuat permainan menjadi tidak membosankan, tetapi justru semakin menantang. Apalagi diiringi oleh musik yang ikut membuat semangat. Beberapa komposer yang menyumbangkan musik di Denshattack! pernah terlibat dengan game besar seperti Sonic Mania, Jet Set Radio, bahkan Persona.

Pemain juga diberikan opsi untuk kustomisasi kereta, dimana mata uangnya didapat dengan menyelesaikan tantangan opsional di setiap level. Mata uang ini bisa digunakan untuk membeli sticker, memasang komponen kereta yang baru, sampai mengganti warna.

Review Denshattack! Dari Segi Teknis

Selama memainkan versi review Denshattack! di PC, kami tidak pernah mengalami masalah teknis. Dari spesifikasinya, game ini tidak terlalu demanding. Justru PC yang kami gunakan untuk mereview terlalu overkill spesifikasinya: CPU i5-14400F, GPU NVIDIA GeForce RTX 4070 Ti, dan RAM 32GB.

Akan cukup menantang untuk bisa mengeksekusi gerakan yang rumit dengan keyboard. Kami menyarankan untuk menggunakan controller ketika memainkan Denshattack! agar lebih mudah saat memasukan input untuk melakukan Trick.

Kesimpulan Review Denshattack!

Kesimpulan yang kami dapat setelah memainkan review Denshattack! adalah game ini merupakan salah satu contoh dari keindahan sebuah game indie, mengubah ide konyol menjadi game yang menyenangkan untuk dimainkan.

Variasi Trick yang ada di dalam game sangat banyak jenisnya, dan akan menjadi tantangan untuk bisa menguasainya. Proses ini mungkin akan kurang bisa diterima oleh semua orang. Perlu kesabaran untuk melakukan banyak kesalahan, sebelum mampu menguasai ritme game.

Jika sudah dipahami, Denshattack! akan menjadi game yang adiktif. Pemain akan terus mengulang dan mengulang sampai mendapatkan poin tertinggi yang mengalahkan torehan sebelumnya.

Untuk itu, kami menyarankan untuk mencoba versi demonya terlebih dahulu, sebelum membuat keputusan untuk ikut serta dalam perjalanan aneh, penuh gaya, dan sangat percaya diri, dengan kereta akrobatik.

Denshattack! tersedia di PS5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, dan PC.

*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer

Two Point Hospital: Full Health Collection, Edisi Lengkap dengan Semua DLC

0
Two Point Hospital Full Health Collection

Two Point Hospital: Full Health Collection akan rilis secara digital pada tanggal 16 September 2026. Game ini akan tersedia di platform PS5, Xbox Series, dan Nintendo Switch 2. Edisi lengkap ini dibuat untuk merayakan ulang tahun ke-10 studionya dengan menyatukan game utama, seluruh DLC, serta pembaruan gratis yang telah diluncurkan.

Versi fisiknya Two Point Hospital: Full Health Collection juga akan tersedia, dan rilis menyusul pada tanggal 6 November 2026 di sejumlah toko game pilihan.

Isi Two Point Hospital: Full Health Collection

Bundle ini akan menyertakan tujuh DLC yang pernah dirilis untuk game tersebut. Daftarnya meliputi Bigfoot, Pebberley Island, Close Encounters, Off the Grid, Culture Shock, A Stitch in Time, dan Speedy Recovery. Masing-masing DLC memperluas permainan melalui wilayah, rumah sakit, tantangan, penyakit, serta mekanisme tambahan.

Bigfoot membawa pemain menuju daerah bersalju yang membutuhkan layanan kesehatan lebih baik. Pebberley Island menawarkan petualangan di kawasan tropis, sedangkan Close Encounters mengangkat tema pertemuan dengan makhluk asing.

Ekspansi Off the Grid berfokus pada pembangunan rumah sakit yang lebih ramah lingkungan. Sementara itu, Culture Shock membawa pemain ke dunia seni dan hiburan. A Stitch in Time menambahkan perjalanan lintas waktu, sedangkan Speedy Recovery memperluas layanan medis melalui penggunaan ambulans.

Bagaimana menurutmu?

Game Zombie Stupid Never Dies Dapat Tanggal Rilis

0
Game Zombie Stupid Never Dies Dapat Tanggal Rilis

Game zombie out-of-the-box Stupid Never Dies akan rilis pada tanggal 22 Oktober 2026 untuk PS5 dan PC melalui Steam. Game Action RPG baru yang dikembangkan GPTRACK50 ini mengikuti perjuangan Davy, zombie lemah yang memasuki dungeon berbahaya demi menghidupkan kembali Julia. Untuk bertahan, pemain harus memodifikasi tubuh Davy dan merebut kemampuan monster yang dikalahkan.

Untuk informasi, GPTRACK50 merupakan studio baru yang diperkuat oleh sejumlah pengembang berpengalaman. Beberapa anggota timnya pernah terlibat dalam pengembangan seri Devil May Cry dan Dragon’s Dogma. Studio tersebut juga memiliki staf dengan pengalaman mengerjakan seri Resident Evil.

Fitur Body Hack dan Style Eat

Fitur Body Hack memungkinkan pemain mengganti bagian tubuh Davy menggunakan perlengkapan Overtech. Setiap modifikasi dapat meningkatkan atribut sekaligus membuka kemampuan aktif dan pasif baru. Pemain bisa menyusun berbagai kombinasi tubuh berdasarkan gaya bermain yang diinginkan.

Sedangkan mekanisme Style Eat menawarkan cara perkembangan yang unik. Davy dapat mengalahkan monster elite lalu memakan inti mereka untuk mencuri kekuatannya. Kemampuan tersebut memungkinkan dirinya berubah ke dalam 11 Style berbeda. Beberapa bentuk yang telah diperkenalkan meliputi Werewolf, Harpy, Golem, dan Vampire.

Glorious Idiot Edition

Selain edisi standar, game ini juga menyiapkan versi digital bertajuk Glorious Idiot Edition. Paket ini mencakup game utama dan DLC TickTock Teddies: Nonsense Overload Pack.

DLC tersebut menghadirkan lima pilihan tampilan untuk TickTock Teddy milik Davy. Daftarnya terdiri dari Big Head, Chirp Chirp, Festival, Romantic, dan Splash. Setiap variasi tidak hanya mengubah tampilan. Animasi, efek khusus, suara, dan musik latar tertentu juga akan menyesuaikan gaya yang dipasang pemain.

Lagu pembuka dan penutup game ini juga akan dirilis berbagai layanan streaming mulai 4 Agustus 2026.

Bagaimana menurutmu?

ASUS ROG X Spider-Man: Brand New Day Hadirkan Dua Laptop Gaming Kencang

0
ASUS ROG X Spider-Man Brand New Day Hadirkan Dua Laptop Gaming Kencang

ASUS ROG berkolaborasi dengan Spider-Man: Brand New Day. Kolaborasi ini dihadirkan dengan membawa ROG Strix G16 dan ROG Zephyrus G16. Keduanya dipilih karena menawarkan karakter yang dianggap sesuai dengan Peter Parker, yaitu muda, cepat, kuat, serta dapat diandalkan untuk bermain game maupun menjalankan pekerjaan berat.

ROG Strix G16 adalah laptop gaming 16 inci dengan sasis yang dirancang untuk menampung komponen berperforma tinggi. Perangkat ini menggunakan prosesor AMD Ryzen 9 8940HX yang mengadaptasi arsitektur kelas desktop untuk kebutuhan laptop.

Kemampuan tersebut membuatnya dapat menangani berbagai pekerjaan berat seperti rendering, kompilasi program, streaming, dan memainkan game dengan pengaturan grafis tinggi. Bagian grafisnya mengandalkan NVIDIA GeForce RTX 5080 Laptop GPU dengan daya hingga 175W TGP.

Untuk pendingin, laptop ini menggunakan Tri-Fan Technology dengan tiga kipas serta ventilasi yang mengelilingi sebagian besar bodi perangkat. ROG Strix G16 membawa layar 16 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate 165Hz dan waktu respons 3ms. Dukungan NVIDIA G-Sync membantu menjaga gerakan terlihat lebih mulus ketika pemain menjalankan game bertema Spider-Man.

ROG Zephyrus G16 menawarkan pendekatan berbeda. Laptop ini menggunakan sasis aluminium dengan ketebalan sekitar 1,49 cm dan bobot mulai dari 1,85 kg. Meski memiliki bodi lebih ringkas, perangkat tersebut membawa prosesor Intel Core Ultra 9 386H dengan 16 core dan NPU hingga 50 TOPS.

Prosesor itu dipasangkan dengan NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU yang memiliki memori grafis 24GB GDDR7. Zephyrus G16 juga dibekali RAM 64GB LPDDR5X 8533MHz yang tertanam langsung pada mainboard.

GPU pada laptop ini berjalan hingga 135W TGP dalam mode Turbo. Angkanya memang lebih rendah dibandingkan ROG Strix G16, tetapi menjadi kompromi yang perlu dilakukan untuk mempertahankan desain tipis dan ringan.

ROG Zephyrus G16 menggunakan vapor chamber yang menutupi sebagian besar area mainboard, termasuk sirkuit VRM. Sistem pendinginnya dilengkapi Tri-Fan Technology, liquid metal pada prosesor, serta filter debu di bagian saluran masuk udara.

ROG Zephyrus G16 menggunakan ROG Nebula HDR OLED beresolusi 2.5K atau 2560 x 1600 piksel. Layar tersebut menawarkan refresh rate 240Hz, tingkat kecerahan puncak hingga 1.100 nits, serta rasio kontras 1.000.000:1.

ASUS ROG Spider-Man Tersedia di Indonesia

ROG Strix G16 dan ROG Zephyrus G16 sudah tersedia melalui ASUS Exclusive Store, ROG Store, jaringan mitra penjualan ASUS, serta toko resmi ASUS di berbagai platform e-commerce Indonesia.

Setiap pembelian ROG Strix G16 dilengkapi ROG Impact Gaming Mouse dan ROG Backpack. Sementara itu, paket penjualan ROG Zephyrus G16 mencakup ROG Impact Gaming Mouse, adaptor USB Type-C 100W, serta ROG Zephyrus G16 Sleeve.

Kedua laptop mendapatkan garansi internasional selama dua tahun. ASUS juga menyertakan ASUS VIP Perfect Warranty selama dua tahun serta layanan ASUS Premium Service untuk mendukung kebutuhan pengguna setelah pembelian.

Saksikan Spider-Man: Brand New Day mulai tanggal 29 Juli 2026 di bioskop kesayanganmu.

ASUS ROG Ramaikan HoYo FEST 2026 dengan Laptop Gaming Terbaru

0
ASUS ROG Ramaikan HoYo FEST 2026 dengan Laptop Gaming Terbaru

ASUS ROG hadir HoYo FEST 2026 Indonesia untuk memberikan pengalaman bermain menggunakan perangkat gaming terbaru kepada penggemar HoYoverse. Acara ini berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Pondok Indah Mall 3 City Hall, Jakarta. Pengunjung dapat mencoba berbagai game melalui laptop ROG, TUF Gaming, ASUS Gaming, serta perangkat genggam ROG Xbox Ally X yang tersedia di sejumlah area acara.

ASUS ROG di HoYo FEST 2026 Andalkan ROG Strix G16

ASUS ROG Ramaikan HoYo FEST 2026 1

ROG Strix G16 edisi terbaru dengan kode model G615LW menjadi perangkat utama yang digunakan di area panggung terbuka. Laptop gaming tersebut memiliki spesifikasi yang berada di atas kebutuhan rekomendasi PC untuk menjalankan berbagai game HoYoverse.

Perangkat ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra 9 275HX yang memiliki 24 core. Kemampuan grafisnya didukung NVIDIA GeForce RTX 5080 Laptop GPU dengan TGP hingga 175W. Kombinasi tersebut dirancang untuk menjaga framerate tetap tinggi saat digunakan dalam berbagai tantangan selama acara.

ROG Strix G16 G615LW menggunakan layar ROG Nebula Display berukuran 16 inci. Panel tersebut memiliki resolusi 2.5K atau 2560 x 1600 piksel dengan refresh rate 240Hz. Layar ini juga mendukung cakupan warna 100 persen DCI-P3 serta mengantongi sertifikasi Pantone Validated. Spesifikasi tersebut memungkinkan dunia dalam Genshin Impact dan Honkai: Star Rail tampil dengan detail tajam serta warna yang akurat.

Total Ada 16 Perangkat Gaming ROG di HoYo Fest 2026

Experience Area di HoYo FEST 2026 total berisi 16 perangkat gaming. Jajaran tersebut mencakup laptop dari lini ROG, TUF Gaming, ASUS Gaming, serta handheld ROG Xbox Ally X.

Salah satu perangkat yang bisa dicoba adalah TUF Gaming F16 dengan kode model FX608JHR. Laptop ini mengusung ketahanan berstandar militer dan sistem pendingin yang dirancang untuk sesi bermain panjang.

TUF Gaming F16 dapat digunakan untuk memainkan game aksi cepat seperti Zenless Zone Zero. Dukungan Variable Refresh Rate atau VRR serta waktu respons layar yang cepat membantu mengurangi stuttering ketika pemain melakukan dodge, parry, dan serangan dalam pertempuran.

Pengunjung juga dapat mencoba ROG Xbox Ally X. Perangkat handheld ini mengandalkan prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan GPU AMD Radeon 890M berbasis arsitektur RDNA 3.5.

Performa tersebut dipadukan dengan RAM 24GB LPDDR5X. Layarnya berukuran 7 inci dengan resolusi Full HD dan refresh rate 120Hz. Dukungan VRR membantu mengurangi efek screen tearing selama permainan.

ROG Xbox Ally X membawa baterai berkapasitas 80Wh untuk mendukung sesi bermain dalam waktu lebih panjang. Susunan tombol bergaya kontroler Xbox juga membuat navigasi dan pertarungan dalam game HoYoverse terasa lebih natural.

Aktivitas Digital ROG Tawarkan Hadiah Eksklusif

Kehadiran ASUS ROG di HoYo FEST 2026 turut diramaikan dengan aktivitas digital untuk para pengunjung. Peserta berkesempatan memperoleh Exclusive ROG 20th Year Anniversary Insulated Tumbler dengan membuat konten kreatif di lokasi acara.

Konten dapat berupa foto atau video ketika peserta menggunakan atau berpose bersama perangkat ROG, TUF Gaming, maupun ASUS Gaming. Hasilnya harus diunggah melalui Instagram atau TikTok.

Peserta lalu perlu menandai akun Instagram @asusrog.id atau akun TikTok @asusrogid. Unggahan juga wajib menyertakan tagar #ROGDIHOYOFEST2026 dan #TeamROG.

Konten paling kreatif akan dipilih sebagai pemenang dan diumumkan pada 10 Agustus 2026. Detail untuk eventnya bisa dilihat di sini.

DLC TMNT Muncul di Sonic Racing: CrossWorlds

0
DLC TMNT Muncul di Sonic Racing CrossWorlds

DLC TMNT untuk Sonic Racing: CrossWorlds telah tersedia. Kolaborasi ini menghadirkan empat anggota Teenage Mutant Ninja Turtles sebagai pembalap baru. Pemain juga dapat mengakses kendaraan, lintasan, dan musik tambahan.

DLC berbayar ini sudah tersedia langsung bagi pemilik Digital Deluxe Edition dan Season Pass. Sedangkan pemilik edisi standar perlu membelinya melalui toko di platform masing-masing

DLC TMNT Bawa Leonardo hingga Michelangelo

Empat saudara kura-kura yaitu Leonardo, Raphael, Donatello, dan Michelangelo akan bergabung sebagai playable characters di Sonic Racing: CrossWorlds.

Pemain juga bisa mengendarai Pizzafire Van, kendaraan yang memiliki desain terinspirasi dari mobil ikonik milik kelompok Teenage Mutant Ninja Turtles. DLC TMNT juga turut membuka lintasan New York City. Area ini mengajak pemain melaju di jalanan perkotaan yang identik dengan petualangan Leonardo dan saudara-saudaranya.

Tiga musik bertema New York City juga ditambahkan ke dalam game, dan bisa diputar melalui fitur Jukebox. Daftar tersebut mencakup “New York City: Intro”, “New York City”, dan “New York City: Final Lap”.

Peluncuran DLC akan diramaikan melalui Teenage Mutant Ninja Turtles Festival. Event tersebut berlangsung mulai 31 Juli 2026 hingga 3 Agustus 2026. Festival Point yang didapatkan bisa ditukarkan dengan hadiah eksklusif selama event berlangsung.

Crazy Taxi: World Tour Akan Gelar Closed Network Test

0
Crazy Taxi World Tour Akan Gelar Closed Network Test

Sega mengumumkan dibukanya tahap Closed Network Test Crazy Taxi: World Tour. Tahap testing ini bisa mulai diakses dari tanggal 12 September 2026 di Xbox Series, PC, dan PS5. Pengujian berlangsung hingga 14 September 2026 dan memberi pemain kesempatan mencoba fitur multiplayer online sebelum game tersebut resmi diluncurkan pada 2027.

Pendaftaran Closed Network Test telah dibuka sejak 29 Juli dan akan berakhir pada 1 September 2026. Detailnya bisa dilihat di sini.

Crazy Taxi: World Tour Punya Dua Mode Multiplayer Online

Mode multiplayer online menawarkan gaya permainan berbeda. Mode pertama bernama Pickup Race. Dalam mode tersebut, para pengemudi taksi harus berlomba mengantarkan seluruh penumpang ke tujuan sebelum pemain lain menyelesaikan tugas yang sama.

Mode kedua adalah Cops ‘n’ Cabbies. Mode ini mempertemukan kelompok pengemudi taksi dengan pihak kepolisian dalam pertandingan yang lebih kacau dan penuh aksi kejar-kejaran.

Kedua mode tersebut dapat dimainkan melalui Ranked Match maupun Custom Match. Ranked Match akan mempertemukan pemain dengan lawan yang memiliki Driver Rank setara. Custom Match memungkinkan pemain membuat pertandingan sendiri serta menentukan aturan yang ingin digunakan.

Dalam Closed Network Test Crazy Taxi, pemain dapat mengakses dua peta, enam kendaraan, empat karakter pengemudi, dan sejumlah pilihan kustomisasi kendaraan. Bahasa yang tersedia selama pengujian hanya bahasa Inggris dan Jepang.

Bersamaan dengan pengumuman Closed Network Test, Sega juga merilis trailer tentang West Coast. Lokasi tersebut akan menjadi salah satu area awal yang dapat dijelajahi pemain.

Crazy Taxi: World Tour dijadwalkan meluncur di 2027 untuk Xbox Series, PS5, PC, dan Nintendo Switch 2.

Anime Free Fire Daybreak Akan Tayang Musim Semi 2027

0
Anime Free Fire Daybreak Akan Tayang Musim Semi 2027

Anime Free Fire Daybreak resmi diumumkan oleh Garena dan KADOKAWA Corporation. Anime ini merupakan adaptasi dari game mobile Free Fire, dan rencananya akan mulai ditayangkan melalui layanan streaming di berbagai negara pada musim semi 2027.

Pengerjaan animasi serial ini dipercayakan kepada studio CANDYBOX. Ken Takahashi akan memimpin proyek tersebut sebagai sutradara. Sementara itu, Hotaru Asafuji bertanggung jawab atas komposisi serial dan penulisan skenario. Untuk bagian musik, tim produksi menunjuk Kouji Fujimoto dari Sus4 Inc.

Free Fire Daybreak Angkat Kisah Kelly

Anime ini berlatar di New Dawn, kota metropolitan futuristik yang berada di bawah kendali Horizon Corporation. Perusahaan besar tersebut menguasai hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat dan menjalankan sebuah eksperimen rahasia bernama “Project Bloom”.

Cerita berfokus pada Kelly, remaja berusia 16 tahun yang terbangun tanpa mengingat masa lalunya. Ia kemudian terseret ke dalam Project Bloom dan membangkitkan kemampuan khusus bernama “Limit Break”. Kekuatan tersebut membuat Kelly mampu membuka sesuatu yang sebelumnya telah disegel.

Seiring berjalannya waktu, potongan ingatan Kelly mulai kembali. Bersama dengan sekutu barunya, Kelly mencoba untuk mengungkap konspirasi yang melibatkan Horizon Corporation.

Garena dan KADOKAWA turut memperlihatkan visual promosi perdana Free Fire Daybreak. Visual ini menampilkan Kelly bersama dua karakter populer lainnya dari game, yaitu Hayato dan Moco.

Bagaimana menurutmu?

Penjualan Assassin’s Creed Black Flag Resynced Lampaui Ekspektasi Ubisoft

0
Detail Assassin's Creed Black Flag Resynced Perang Kapal

Assassin’s Creed Black Flag Resynced betul-betul membuat Ubisoft sumringah. Game ini telah menorehkan rekor fantastis dari segi penjualan, yaitu sebanyak 3,5 juta unit dalam tempo waktu 14 hari atau hanya 2 minggu sejak dirilis pada 9 Juli 2026. Jumlah ini bahkan melampaui ekspektasi Ubisoft sendiri.

Ubisoft mengumumkan pencapaian tersebut melalui laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2026–2027 (Dikutip dari VGC). Bisa saja angka ini telah bertambah lagi sekarang.

Assassin’s Creed Black Flag Resynced Lampaui Ekspektasi Ubisoft

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced

CEO Ubisoft Yves Guillemot mengakui jika remake ini merupakan game Assassin’s Creed dengan skor tertinggi sejak versi original Assassin’s Creed IV: Black Flag.

“Hanya dalam 2 minggu saja, game ini sudah melampaui ekspektasi kami. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para talenta yang bisa mewujudkan semua ini,” Ucapnya.

CFO Ubisoft Frederick Duguet juga turut berbicara. Ia menjelaskan bahwa proyek remake memiliki profil bisnis berbeda dari game baru.

Menurutnya, anggaran keseluruhan untuk membuat remake tidak sebesar biaya untuk membangun game baru dari awal. Ubisoft juga dapat menekan biaya pemasaran agar menjadi lebih rendah karena nama Black Flag sudah dikenal secara baik oleh gamer.

Setuju dengan yang diutarakan oleh dua pucuk pimpinan Ubisoft, dalam review, kami juga menyimpulkan bahwa Assassin’s Creed Black Flag Resynced dapat tetap menyandang gelar game bajak laut singleplayer terbaik seperti versi originalnya.

Membuat Resident Evil Remake Jadi Strategi Baru Capcom

0
Membuat Resident Evil Remake Jadi Strategi Baru Capcom

Resident Evil Remake telah menjadi bagian penting dari keseluruhan franchise Resident Evil ini. Meski bisa dibilang idenya bukan lagi orisinal karena hanya tinggal mengikuti desain dari game originalnya, gamer dan fans masih tetap menyukai remake ini.

Awalnya Capcom ternyata sudah memiliki rencana untuk merilis Resident Evil secara rutin setiap tahun. Namun untuk memproduksi seri baru membutuhkan sumber daya dan juga waktu. Disinilah proyek Resident Evil Remake masuk dengan membantu menjaga jadwal perilisan, sekaligus menambah pemasukan.

Resident Evil Remake Sama Pentingnya dengan Seri Utama

Berbicara kepada Game Informer (Dikutip dari PCGamer), Produser Capcom Masachika Kawata menjelaskan bahwa untuk memproduksi seri baru Resident Evil dalam waktu berdekatan bukan suatu pekerjaan mudah. Setiap game membutuhkan proses panjang, mulai dari penyusunan konsep sampai implementasi teknologi.

Mengerjakan remake memberikan Capcom kesempatan untuk menghadirkan produk baru kepada fans tanpa harus memaksa developer. Tidak hanya itu, cara ini juga memungkinkan tim bisa melakukan eksperimen serta mempertajam kemampuan mereka dalam mengembangkan game.

Meski berasal dari judul lama, Capcom tidak menganggap proyek remake hanya sebagai pelengkap. Kawata menegaskan bahwa posisinya sama penting dengan seri utama Resident Evil.

Lihat saja buktinya dengan kesuksesan berbagai game Resident Evil Remake yang telah membantu Capcom untuk memperoleh sumber daya finansial. Dana ini lalu dialiokasikan untuk mengembangkan seri baru misalnya seperti Pragmata.

Resident Evil 4 Remake Laku Keras

Apa yang direncanakan Capcom juga bukan tanpa dasar apa-apa. Besarnya minat gamer terhadap proyek remake terlihat dari performa penjualan Resident Evil 4 Remake. Data estimasi yang diperoleh dari Alinea Analytics menyebutkan bahwa game yang dirilis pada 2023 itu telah terjual sekitar 16,8 juta unit di konsol dan Steam.

Angka tersebut membuat Resident Evil 4 Remake menjadi remake dengan penjualan tertinggi pada generasi konsol saat ini.

Tahun depan, Capcom akan meneruskan strategi remake dengan meluncurkan Resident Evil Code: Veronica. Meski belum rilis, fans dan gamer sudah sangat antusias menunggu kedatangan game tersebut.

Bagaimana menurutmu?