SQUARE ENIX kembali menghadirkan promo menarik bagi para gamer. Melalui program “SQUARE ENIX March Sale Part 2”, perusahaan game asal Jepang tersebut menawarkan berbagai diskon besar untuk sejumlah judul populernya dalam bentuk digital download.
Promo ini tersedia melalui PlayStation Store dan Nintendo eShop, memberikan kesempatan bagi pemain untuk mendapatkan game favorit dengan harga lebih terjangkau.
Diskon Game Pilihan
Dalam program sale kali ini, beberapa judul populer dari SQUARE ENIX mendapatkan potongan harga yang cukup besar. Berikut beberapa game yang menjadi sorotan utama:
FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE Diskon hingga 40% di Nintendo eShop.
CRISIS CORE –FINAL FANTASY VII– REUNION – Digital Deluxe Edition Diskon hingga 60% di PlayStation Store.
Visions of Mana – Digital Deluxe Edition Diskon hingga 40% di PlayStation Store.
Life Is Strange: Double Exposure Diskon hingga 60% di PlayStation Store.
Promo ini menjadi kesempatan menarik bagi gamer yang ingin menambah koleksi game RPG dan narrative adventure dari SQUARE ENIX dengan harga lebih hemat.
Cek Harga di Store Resmi
SQUARE ENIX mengingatkan pemain untuk memastikan bahwa harga yang ditampilkan di halaman toko sudah mencerminkan harga diskon sebelum melakukan pembelian. Selain itu, besaran diskon dapat dicek langsung melalui masing-masing store digital.
Bagi para penggemar seri Final Fantasy, Mana, maupun Life is Strange, promo SQUARE ENIX March Sale Part 2 bisa menjadi momen yang tepat untuk menikmati berbagai game populer dengan potongan harga besar.
DLC Resident Evil Requiem telah dipastikan mendapatkan DLC berisi cerita tambahan. Koshi Nakanishi yang merupakan Director dari Resident Evil Requiem telah menyampaikan pesan khusus kepada fans melalui video singkat.
Dalam pesannya, Nakanishi tidak hanya berterima kasih kepada fans, tetapi juga mengungkap rencana update besar yang akan hadir, mulai dari photo mode, mini-game, hingga tambahan cerita baru yang akan memperdalam dunia Requiem.
DLC Resident Evil Requiem Akan Perdalam Cerita Game
Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, seri game ke-9 Resident Evil ini telah menorehkan prestasi yang tidak bisa dicapai oleh seri Resident Evil lainnya. Hanya dalam waktu kurang dari satu minggu, game ini sudah terjual sebanyak lebih dari 5 juta unit.
Menyadari betapa besar popularitas game ini, Capcom melalui Koshi Nakanishi telah memutuskan untuk melanjutkan cerita game tersebut dengan DLC baru.
Menurutnya, DLC ini akan menggali lebih dalam tentang dunia Requiem, yang berarti ada kemungkinan untuk mendapatkan cerita tambahan atau lapisan narasi baru dari game utama. Meski begitu, ia memberi sinyal bahwa DLC ini belum akan hadir dalam waktu dekat.
“Kami sedang bekerja keras mengerjakannya sekarang. Ini akan memakan waktu, jadi kami mohon kesabarannya,” Ujarnya dalam video.
Selain DLC Resident Evil Requiem, Nakanishi dan timnya juga menyiapkan beberapa konten tambahan lain yang cukup menarik. Mulai dari Photo Mode yang disebut sebagai fitur yang paling banyak diminta. Lalu mini-game yang belum dijelaskan lebih rinci. Ada pula satu kejutan lain yang direncanakan hadir sekitar bulan Mei.
Spesifikasi PC Crimson Desert telah resmi diungkap oleh Pearl Abyss menjelang perilisan gamenya pada tanggal 19 Maret 2026. Sebelumnya banyak yang menanyakan bahkan sampai mempertanyakan performa game action RPG tersebut di PC maupun konsol.
Kekhawatiran ini muncul karena sebagian fans masih trauma dengan peluncuran game besar yang justru bermasalah pada hari pertama.
Spesifikasi PC Crimson Desert
Menurut keterangan resminya di X, spesifikasi PC Crimson Desert dibagi ke dalam lima preset, yaitu minimum, low, recommended, high, dan ultra. Untuk setelan minimum, game ini menargetkan upscaled 1080p dari 900p di 30 FPS. Pengguna membutuhkan GPU AMD Radeon RX 5500 XT atau NVIDIA GeForce GTX 1060, dipadukan dengan CPU AMD Ryzen 5 2600X atau Intel Core i5-8500.
Untuk setelan Low, target performanya naik ke 1080p 30 FPS. Kartu grafis yang dibutuhkan adalah AMD Radeon RX 6500 XT atau NVIDIA GeForce GTX 1660, sementara prosesornya masih sama dengan setelan minimum. Untuk recommended, pemain bisa menargetkan 1080p 60 FPS atau 4K 30 FPS dengan AMD Radeon RX 6700 XT atau NVIDIA GeForce RTX 2080, serta CPU AMD Ryzen 5 5600 atau Intel Core i5-11600K.
Jika ingin bermain di 1440p 60 FPS, pemain perlu masuk ke preset High dengan GPU AMD Radeon RX 7700 XT atau NVIDIA GeForce RTX 4070. Sementara untuk preset Ultra, Spesifikasi PC Crimson Desert menuntut AMD Radeon RX 9070 XT atau NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti, ditambah CPU AMD Ryzen 7 7700X atau Intel Core i5-13600K untuk menjalankan game di 4K 60 FPS.
Crimson Desert juga membutuhkan RAM 16 GB, sistem operasi Windows 10 64-bit versi 22H2 atau lebih baru, serta storage 150 GB SSD.
Spesifikasi Konsol Crimson Desert
Untuk konsol, Crimson Desert juga menawarkan beberapa mode grafis. Di PS5 dan Xbox Series X, game ini bisa berjalan hingga 60 FPS pada mode Performance dengan ray tracing rendah. PS5 Pro bahkan mampu menyajikan native 4K 30 FPS dengan ray tracing ultra di mode Quality. Sementara Xbox Series S menawarkan mode 720p 40 FPS dan 1080p 30 FPS tanpa ray tracing.
Crimson Desert akan rilis pada tanggal 19 Maret 2026 di PS5, Xbox Series, dan PC.
ShopeePay menggelar promo menarik yaitu MLBB Weekly Diamond Pass seharga Rp1. Lewat promo ini, pengguna bisa membeli paket langganan mingguan resmi MLBB hanya dengan harga 1 Rupiah saja dalam periode terbatas.
Promo ini berlangsung dari 5–31 Maret 2026 dengan kuota harian terbatas, dan tersedia khusus bagi pengguna Android yang sudah meng-upgrade akun ke ShopeePay Plus. Melalui penawaran ini, pengguna berkesempatan mendapatkan hingga 220 Diamond dalam tujuh hari untuk mendukung berbagai kebutuhan di dalam game.
Cara Klaim MLBB Weekly Diamond Pass 1Rp
MLBB Weekly Diamond Pass merupakan paket langganan mingguan resmi dari Mobile Legends: Bang Bang yang memungkinkan pemain memperoleh total sekitar 220 Diamond dalam tujuh hari.
Untuk mendapatkan promo seharga Rp1 ini, pengguna perlu mengikuti beberapa langkah melalui aplikasi ShopeePay. Pertama, buka aplikasi ShopeePay lalu cari menu atau kata kunci “MLBB”. Setelah itu, pengguna perlu mengklaim voucher yang tersedia setiap hari pada pukul 17.00 WIB.
Setelah voucher berhasil diklaim, pengguna bisa langsung melanjutkan pembelian di aplikasi ShopeePay dengan membayar Rp1. Selanjutnya, pilih menu “Lihat Rincian Pembelian” untuk mendapatkan PIN. PIN tersebut kemudian ditukarkan melalui halaman Codashop agar reward bisa masuk ke akun game.
ShopeePay juga menawarkan berbagai keuntungan lain bagi penggunanya. Beberapa di antaranya adalah gratis transfer hingga 120 kali per bulan dan promo eksklusif lain untuk transaksi digital berikutnya, termasuk pembelian voucher game populer.
ASUS ExpertCenter PM600 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan PC all-in-one yang tidak hanya rapi di meja, tetapi juga siap dipakai untuk kerja modern. ASUS merancang perangkat ini untuk profesional yang harus menghadapi video conference hampir setiap hari, aplikasi kantor yang semakin berat, dashboard analitik, hingga tool AI untuk merangkum dan mengolah data.
Performa AI ASUS ExpertCenter PM600
ASUS ExpertCenter PM600 dibangun dari platform desktop bisnis ExpertCenter PM600, lalu dibungkus dalam form factor all-in-one yang lebih ringkas. Pada bagian inti, perangkat ini ditenagai prosesor AMD Ryzen AI 7 350 dengan NPU hingga 50 TOPS dan grafis terintegrasi Radeon 860M. Kombinasi ini dirancang untuk menangani beban kerja modern, mulai dari aplikasi office, komunikasi harian lewat Teams atau Zoom, dashboard BI, sampai tugas kreatif ringan dan pemrosesan AI lokal.
Dalam konfigurasi maksimal, ASUS ExpertCenter PM600 mendukung hingga 64GB DDR5 melalui dua slot DIMM. Perangkat ini juga menyediakan dua slot M.2 PCIe 4.0 dengan kapasitas total hingga 2TB. Pendekatan ini membuat pengguna bisnis tidak terjebak pada AIO yang serba tertutup dan sulit ditingkatkan. Saat kebutuhan perusahaan berkembang, tim IT masih memiliki ruang untuk menambah memori atau storage tanpa harus mengganti unit secara keseluruhan.
Pengalaman kerja sehari-hari pun dirancang tetap lancar. Membuka banyak tab browser, menjalankan aplikasi kantor, mengikuti rapat online, hingga sesekali melakukan export video pendek masih bisa dilakukan dalam satu sesi tanpa membuat sistem terasa kewalahan.
AIO Pertama ASUS dengan Status Copilot+ PC
ASUS ExpertCenter PM600 adalah AIO pertama ASUS yang masuk kategori Copilot+ PC. Perangkat sudah disiapkan untuk menjalankan fitur-fitur AI modern di Windows 11 dan ekosistem Copilot+ dengan memanfaatkan NPU yang lebih efisien.
Bagi pengguna, manfaatnya cukup terasa dalam penggunaan harian. Fitur seperti live caption dan terjemahan, rangkuman dokumen dan email, pencarian kontekstual, serta bantuan penulisan berbasis Copilot dapat berjalan lebih efisien di latar belakang.
Karena sebagian beban kerja AI dipindahkan ke NPU, CPU tidak mudah terbebani dan sistem tetap terasa responsif. Pendekatan ini juga membantu perusahaan mengurangi ketergantungan penuh pada cloud untuk beberapa proses, yang pada akhirnya relevan bagi efisiensi operasional dan privasi data.
Desain ASUS ExpertCenter PM600 Dibuat Lebih Ergonomis dan Fungsional
ASUS tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga pada cara perangkat ini digunakan setiap hari. ASUS ExpertCenter PM600 hadir dengan dua opsi stand. Untuk penggunaan massal seperti front office, kasir, atau meja layanan publik, tersedia fixed stand dengan manajemen kabel terintegrasi. Sementara untuk staf yang bekerja lama di depan layar, tersedia height-adjustable stand yang kompatibel dengan VESA.
Dengan stand yang dapat diatur, posisi layar bisa disesuaikan dengan postur pengguna, baik dari ketinggian maupun sudut pandang. Hal ini penting karena ergonomi kini menjadi kebutuhan dasar, bukan lagi sekadar pelengkap. ASUS juga merancang sistem manajemen kabel sejak awal agar meja tetap terlihat bersih, rapi, dan profesional.
Kamera Privasi, Layar Luas, dan Audio Siap Meeting
Untuk mendukung pola kerja hybrid, ASUS ExpertCenter PM600 dilengkapi kamera dengan housing yang bisa ditarik atau ditutup. Saat tidak digunakan, kamera benar-benar tidak menghadap pengguna sehingga memberi rasa aman tambahan, terutama bagi divisi yang sering bekerja dengan data sensitif. Pada varian tertentu, kamera ini juga mendukung Windows Hello untuk login yang lebih cepat.
Pada bagian depan, perangkat ini memakai layar dengan rasio screen-to-body sekitar 93 persen dan lapisan anti-glare untuk membantu mengurangi pantulan cahaya. ASUS juga menyediakan opsi touchscreen pada konfigurasi tertentu, sehingga perangkat ini lebih fleksibel dipakai di ruang meeting, kios informasi, atau kelas dan ruang pelatihan.
Dari sisi audio, ASUS ExpertCenter PM600 dibekali speaker stereo 5W x2 dengan dukungan Dolby Atmos. Suara yang dihasilkan dinilai cukup untuk meeting online, video training, maupun presentasi di ruangan kecil hingga menengah. Dukungan software seperti ASUS ExpertPanel dan AI ExpertMeet juga memperkuat fungsinya sebagai pusat kolaborasi kerja modern.
Keamanan dan Stabilitas untuk Lingkungan Bisnis
ASUS ExpertCenter PM600 mewarisi arsitektur ASUS ExpertGuardian yang mencakup dukungan BIOS berstandar keamanan, secure boot, dan kompatibilitas dengan enkripsi storage. Perangkat ini lebih mudah diintegrasikan ke lingkungan enterprise tanpa perlu perlakuan khusus hanya karena memakai form factor all-in-one.
ASUS juga menekankan sisi keandalan jangka panjang. Perangkat ini disebut telah melalui pengujian ketahanan dan skenario beban kerja berat. Dalam pengujian stres berkepanjangan, suhu CPU tetap berada di kisaran 80-an derajat Celsius dengan thermal throttling yang sangat minimal. Bagi perusahaan yang membutuhkan perangkat aktif seharian, stabilitas seperti ini menjadi nilai penting.
Secara keseluruhan, ASUS ExpertCenter PM600 hadir bukan hanya sebagai PC all-in-one yang enak dilihat, tetapi juga sebagai perangkat kerja yang serius. Dengan performa bisnis modern, fitur AI, desain ergonomis, fleksibilitas upgrade, dan dukungan keamanan, ASUS ExpertCenter PM600 menjadi pilihan menarik untuk pengguna yang ingin meja kerja tetap rapi tanpa mengorbankan fungsi dan produktivitas.
Sekuat apa durabilitas laptop ASUS? Hari ini, ASUS telah menggelar acara ASUS Media & KOL Gathering Jakarta 2026 yang digelar di ASUS Indonesia Office, The Kensington Office Tower, Jakarta Utara.
Dalam acara ini, ASUS langsung menunjukkan berbagai pengujian ketahanan ekstrem yang diterapkan pada seluruh lini laptopnya.
Durabilitas Laptop ASUS Diuji dengan Standar Militer
Dalam sesi demonstrasi, Durabilitas Laptop ASUS diperlihatkan melalui berbagai pengujian yang mengikuti standar militer MIL-STD 810H. Setiap laptop disebut telah melewati 26 prosedur uji ketahanan yang dirancang untuk memastikan agar produk tetap tangguh dalam berbagai kondisi penggunaan.
Salah satu pengujian yang ditampilkan adalah tes guncangan dan beban. Laptop ASUS dirancang untuk menahan benturan hingga 40G serta mampu lolos uji jatuh sebanyak 18 kali dari ketinggian sekitar 80 cm. Selain itu, ada juga pressure test yang memastikan bagian casis mampu melindungi layar dari tekanan eksternal yang berat.
Pengujian lain mencakup simulasi getaran dengan frekuensi 5–500Hz selama 60 menit. Tes ini dilakukan untuk memastikan komponen internal seperti baut, engsel, hingga konektor tetap stabil meskipun mengalami guncangan selama transportasi.
Ketahanan Suhu Ekstrem dan Keyboard Anti Tumpahan
Selain pengujian fisik, durabilitas laptop ASUS juga diuji melalui simulasi kondisi lingkungan ekstrem. Laptop diletakkan dalam ruangan dengan suhu tinggi hingga 71°C untuk memastikan material tidak mengalami deformasi atau warping. Sementara pada suhu rendah hingga -33°C, panel ASUS Lumina OLED tetap mampu menampilkan visual secara instan tanpa gangguan seperti ghosting.
ASUS juga memperlihatkan desain keyboard spill-resistant yang dirancang untuk mengalirkan cairan menjauh dari komponen vital. Desain ini bertujuan meminimalkan risiko kerusakan serius ketika terjadi tumpahan minuman pada laptop.
ASUS Perkuat Layanan Purna Jual
Selain memperlihatkan durabilitas laptop ASUS, perusahaan juga mengumumkan peningkatan layanan purna jual. Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya menawarkan spesifikasi tinggi, tetapi juga reliabilitas produk.
“Melalui gathering hari ini, kami ingin menunjukkan secara transparan bahwa ASUS tidak hanya menjual spesifikasi, melainkan reliabilitas,” ujarnya.
Bberapa lini seperti Zenbook, Vivobook S, Vivobook Flip, Vivobook Pro, dan ProArt kini mendapatkan tiga tahun garansi internasional serta tiga tahun Accidental Damage Protection (ADP). Sementara lini ROG, TUF Gaming, dan ASUS Gaming memperoleh dua tahun garansi internasional serta dua tahun ADP.
Melalui ketahanan, teknologi terbaru, serta layanan purna jual, ASUS menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perangkat yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memberikan perlindungan jangka panjang bagi penggunanya.
Granblue Fantasy telah resmi hadir di Steam. Peluncuran ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-12 game tersebut. Lewat versi baru ini, pemain baru di luar Jepang akhirnya bisa merasakan JRPG klasik yang sebelumnya hanya bisa diakses lewat mobile dan browser web sejak debutnya di 2014.
Spesifikasi untuk versi PC ini sangatlah ramah. Untuk minimum dan recommended, game ini membutuhkan Windows 11, CPU Intel Core i3, RAM 8GB dan penyimpanan 1GB.
Fitur Baru Granblue Fantasy di Steam
Untuk versi Steam, Granblue Fantasy akan memakai tampilan yang sudah diubah agar lebih cocok untuk layar lebar 16:9. Desain ini berbeda dari versi aslinya yang menggunakan format vertikal di platform seperti Mobage, GREE, DMM, dan Yahoo!. Dengan penyesuaian ini, pengalaman bermain di PC diharapkan terasa lebih nyaman dan modern.
Meski begitu, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Layanan game ini tidak akan tersedia di sejumlah wilayah, termasuk Jepang. Selain itu, pemain juga tidak bisa memakai akun lama dari platform lain untuk masuk ke versi Steam. Data dari akun lama pun tidak dapat dipindahkan. Jadi, pemain yang ingin mencoba versi PC harus memulainya sebagai akun baru.
Sebagai bagian dari perayaan peluncuran Granblue Fantasy di Steam, Cygames telah menyiapkan giveaway spesial. Pemain akan berkesempatan memenangkan Steam Deck OLED atau Acrylic Keychain Set.
Kuloniku: Bowl Up! telah mendapat tanggal rilis resmi. Game yang dibuat oleh developer Indonesia, Gambir Studio bersama publisher indie asal Swedia, Raw Fury, akan meluncur pada tanggal 7 April 2026 di PC melalui Steam.
Kuloniku: Bowl Up! Hadirkan Persaingan Restoran yang Unik
Dalam game bergenre restaurant simulation ini, pemain akan berperan sebagai pewaris restoran bakso legendaris di kota kecil bernama Kuloniku. Tugas utama pemain bukan cuma memasak, tetapi juga menjaga reputasi usaha keluarga agar tetap jadi yang terbaik di kota.
Salah satu daya tarik utama Kuloniku: Bowl Up! ada pada variasi aktivitasnya. Pemain bisa menuang, menggoreng, memotong, hingga menyate berbagai bahan untuk menciptakan hidangan yang menggugah selera. Menu seperti bakso dan pugasan menjadi bagian dari pengalaman memasak yang ditawarkan game ini.
Selain itu, ada pula duel memasak bertajuk “Meatball Brawl”. Dalam mode ini, pemain akan berhadapan dengan chef lain untuk memikat dewan juri.
Bukan cuma memasak, pemain juga dapat meningkatkan kualitas restoran dengan menghadirkan berbagai peralatan baru, membeli bahan berkualitas, menghias interior dengan dekorasi lucu, hingga membuat resep baru.
Penasaran dengan Kuloniku: Bowl Up!, kamu bisa mencoba versi demonya terlebih dahulu yang sudah tersedia sekarang.
Padahal perseteruan Pokemon dan Palworld belum selesai, mendadak game bernama Pickmon muncul. Kemunculan game ini membuat kaget fans Pokemon maupun Palworld. Sebabnya adalah game terkesan menggabungkan desain monster yang mirip dengan kedua game itu.
Banyak yang berkomentar jika desain yang digunakan dalam game ini, bisa memancing amarah dari pencipta Pokemon dan Palworld.
Apa Itu Pickmon?
Dalam deskripsi resminya di Steam, Pickmon disebut sebagai game open-world survival crafter yang menempatkan pemain di dunia penuh monster untuk ditangkap. Game ini dikembangkan Networkgo dan PocketGame, dimana trailer perdananya yang mengundang banyak komentar sudah dirilis.
Bedanya, game ini tidak memakai bola seperti yang biasa dikenal di Pokemon. Sebagai gantinya, pemain menangkap monster menggunakan kartu. Setelah berhasil didapatkan, monster-monster itu dapat dipakai untuk bertarung satu sama lain dan membantu berbagai aktivitas.
Game ini juga dirancang dengan pengalaman multiplayer. Pemain nantinya diajak bertarung, membangun, serta menghadapi organisasi misterius yang menjadi ancaman utama dalam cerita.
Desain Monster Bukan Masalahnya
Desain monster bukan alasan The Pokemon Company menuntut secara hukum Pocketpair, studio di balik Palworld. Justru penyebabnya adalah mekanik permainan. Salah satu contohnya adalah penggunaan bola untuk menangkap monster.
Developer Pickmon mungkin melihat celah dari jaring hukum tersebut, dan memilih untuk menggunakan kartu sebagai alat tangkap agar tidak sama dengan mekanisme Pokemon.
Director Final Fantasy VII Remake Part 3, Naoki Hamaguchi telah membagikan informasi baru untuk game yang sedang ia kerjakan. Informasi ini bukan informasi detail, melainkan hanya sebatas teaser, tapi setidaknya bisa dijadikan sebagai gambaran oleh fans Final Fantasy VII yang sudah tidak sabar.
Final Fantasy VII Remake Part 3 Punya Elemen yang Berbeda di Chocobo
Berbicara kepada Bloomberg, Hamaguchi masih belum mau membuka semua mengenai Chocobo di Final Fantasy Remake Part 3. Fans pasti sudah tahu jika versi remake ini kehilangan fitur breeding yang di game originalnya. Apakah fitur tersebut akan muncul di game ini, Hamaguchi belum memberikan jawaban pasti.
Ia hanya mengatakan jika ada elemen terkait Chocobo yang akan terasa berbeda dari game sebelumnya yaitu, Rebirth. Hal serupa juga terjadi untuk area bawah laut. Ia hanya menginformasikan jika bagian kapal selam akan ditangani Motomu Toriyama. Pernyataan ini menjadi konfirmasi bahwa pemain akan bisa menyelam seperti game originalnya.
mulai menunjukkan arah baru jelang perilisannya lewat pernyataan sutradara Naoki Hamaguchi. Dalam wawancara dengan Bloomberg, Beberapa area yang hilang dari Rebirth, yaitu Rocket Town, Wutai, luar angkasa, hingga fitur terbang dengan menggunakan Highwind akan menjadi bagian besar dari permainan di Final Fantasy VII Remake Part 3.
Dari sisi pengembangan, Hamaguchi memastikan inti game sebenarnya sudah hampir rampung. Ia mengatakan timnya kini sedang masuk tahap merapihkan agar hasil akhirnya benar-benar sesuai harapan.
Artinya hanya tinggal menunggu waktu pengumuman resmi dari Square Enix.