Home Blog

Laptop Bisnis AI ASUS ExpertBook PM5 G2 Diperkenalkan

0
Laptop Bisnis AI ASUS ExpertBook PM5 G2

ASUS telah memperkenalkan ExpertBook PM5 G2 sebagai laptop bisnis terbaru untuk profesional modern dan pemimpin UKM. Laptop ini hadir dalam opsi 14 inci dan 16 inci berbasis AMD, dengan fokus pada kinerja AI, layar tajam, dan durabilitas standar militer.

ExpertBook PM5 G2 Fokus AI Kencang untuk Kerja Berat

ASUS ExpertBook PM5 G2

Dari sisi performa, ExpertBook PM5 G2 ditenagai prosesor AMD Ryzen AI 9 HX yang disebut mampu menghadirkan performa NPU hingga 55 TOPS. Targetnya jelas, mempercepat beban kerja berbasis AI seperti analisis data, kolaborasi cerdas, dan multitasking yang kompleks. Untuk kebutuhan kantor yang padat, ASUS juga membawa opsi upgrade memori hingga 96GB DDR5 serta dukungan dual-SSD sampai total 3TB.

Laptop ini memiliki rasio layar 16:10, resolusi hingga 2.5K, dan refresh rate 144Hz. Ada pula opsi panel OLED serta layar sentuh untuk kebutuhan interaksi cepat. Untuk mobilitas, varian 14 inci memiliki berat 1,27 kg, tersedia opsi baterai hingga 70Wh, Wi-Fi 7, serta port lengkap seperti USB4 Type-C, HDMI 2.1, dan RJ45 LAN.

Agar kinerja stabil saat dipakai lama, sistem pendingin ExpertCool bisa menjaga laptop tetap senyap dan konsisten bahkan saat berjalan hingga 45W TDP. Imbasnya, laptop lebih tahan dipakai kerja harian dan biaya kepemilikan jangka panjang bisa lebih efisien.

Untuk alur kerja, ASUS menggunakan AI terintegrasi lewat ASUS MyExpert yang berperan sebagai asisten kerja. Dalam rapat online, ada AI noise cancellation untuk menjaga suara tetap jelas, ditambah kamera dengan kemampuan AI yang membantu penyesuaian tampilan saat video call.

Keamanan Berlapis

ExpertBook PM5 G2 juga membawa sistem keamanan berlapis lewat ASUS ExpertGuardian, termasuk dukungan Windows 11 Secured-core PC dan BIOS yang mengacu pada NIST SP 800-155. ASUS turut mendukung pembaruan BIOS dan driver hingga lima tahun, ditambah fitur privasi seperti pelindung fisik webcam untuk kontrol ekstra di lingkungan kerja modern.

Fable Punya 1.000 NPC dan Semuanya Bisa Dinikahi

0
Fable Versi Reboot Punya 1.000 NPC

Fable, game action RPG open-world terbaru dari Playground Games, dikabarkan bakal menghadirkan setidaknya 1.000 NPC. Para NPC ini juga tidak hanya berdiri saja, tetapi memiliki dialog penuh dan bisa diajak berinteraksi secara mendalam, bahkan sampai dinikahi…semuanya.

Informasi ini muncul dari pernyataan bos Playground Games, Ralph Fulton, dalam wawancara yang membahas fitur sosial di dunia Albion. Game ini dijadwalkan meluncur pada musim gugur 2026 untuk Xbox Series X/S, PC, dan juga PS5.

Fable Hadir dengan 1.000 NPC Handcrafted dan Bisa Dinikahi

Berbicara kepada IGN, Ralph Fulton yang adalah pimpinan dari Playground Games mengatakan bahwa jika pemain mau, semua NPC di dalam game bisa dinikahi.

Semua NPC bisa diajak ngobrol dimana percakapannya sepenuhnya sudah memiliki suara. Bahkan jika mau mereka semua bisa dinikahi, tentu saja perlu perjuangan besar untuk mencapai hal ini,” Katanya.

Bukan hanya sekedar untuk menghuni kota yang lewat begitu saja, semua NPC di Fable didesain sedemikian rupa agar terkesan benar-benar hidup. Setelah dinikahi, pemain bisa memiliki anak dari NPC. Pemain juga bisa merekrut NPC, dan juga memecat mereka sesuai dengan kebutuhan.

Fulton menjelaskan bahwa para NPC ini dibuat secara manual, bukan hasil generasi prosedural. Developer ingin setiap NPC memiliki identitas yang jelas, mulai dari nama, penampilan, sifat, cara memandang moralitas, pekerjaan, tempat tinggal, hingga ikatan keluarga.

Peningkatan Pada Sistem Moralitas

Berbicara soal moralitas, Fable versi reboot ini akan mengubah sistem moralitas. Jika seri lama identik dengan skala baik dan jahat, maka versi baru disebut memakai penilaian yang lebih subjektif. Reputasi pemain akan terbentuk dari tindakan yang dilihat orang lain, lalu memengaruhi cara warga merespon di berbagai situasi

Fable dijadwalkan meluncur pada musim gugur 2026 untuk Xbox Series X/S, PC, dan juga PS5.

Jumlah Pemain Highguard di Steam Tembus Angka 97 Ribu Saat Rilis

0
Berapa Jumlah Pemain Highguard di Steam?

Highguard telah resmi meluncur sebagai game F2P di PC (Steam), PS5, dan Xbox Series. Khusus di Steam, game ini berhasil memulai dengan awalanya yang bagus.

Menurut data yang diperoleh dari SteamDB, Highguard yang dikembangkan oleh developer Wildlight Entertainment mencatat jumlah pemain lebih dari 97 ribu untuk pada hari pertama rilis.

Highguard Jadi Sorotan Sejak The Game Awards 2025

Daya tarik game ini tidak hanya karena F2P, tetapi juga dari reputasi tim pengembang. Wildlight Entertainment terdiri dari mantan developer Apex Legends, Titanfall, dan Call of Duty. Tidak hanya itu, Highguard juga dipromosikan langsung oleh Geoff Keighley di panggung The Game Awards 2025.

Menariknya, setelah pengumuman di tahun lalu, game ini lalu sempat menghilang dari radar. Minimnya kabar lanjutan sepertinya justru menambah rasa penasaran gamer. Ketika akhirnya game ini rilis, banyak yang langsung tertarik untuk mencoba. Hasilnya adalah jumlah lonjakan pemain di Steam. Tugas selanjutnya developer adalah memastikan hype dari gamenya terus berjalan dan tidak hanya menjadi One-Hit-Wonder.

Deskripsi Game

Secara genre, game ini adalah PvP Raid Shooter 3v3. Pemain bisa memilih karakternya yaitu Warden untuk digunakan dalam setiap sesi permainan. Total ada delapan Warden yang bisa dipilih dengan keunikan masing-masing.

Sesi permainan dibuka dengan fase Loot setelah setiap tim memperkuat base. Mereka lalu keluar menunggangi tunggangan seperti beruang atau gryphon untuk mencari berbagai senjata dan gear yang juga memiliki rarity.

Ada juga Shieldbreaker, pedang sihir yang muncul berkala. Tim harus berebut pedang ini lalu membawanya ke base musuh untuk menurunkan perisai pertahanan. Setelah perisai turun, fase Raid dimulai. Penyerang menanam bom di generator atau “anchorstone”, sementara defender berusaha menahan serbuan.

Bagaimana menurut kalian?

ASUS ROG Gandeng Tim Esports DRX

0
ASUS ROG X DRX

ASUS Republic of Gamers (ROG) telah mengumumkan kerja sama global dengan tim esports DRX. Selama dua tahun ke depan, ROG akan menjadi mitra hardware gaming resmi DRX untuk tim VALORANT, League of Legends, serta semua roster di bawah bendera DRX.

Prestasi yang dicapai tidak main-main. Pada 2022 mereka berhasi memenangkan turnamen kelas dunia League of Legends. Mereka juga berhasil mendapatkan tempat ketiga dalam kejuaraan VALORANT tahun 2022 dan 2025.

“DRX didirikan dengan semangat tantangan dan kami menemukan cerminan sempurna dari filosofi tersebut dalam ASUS ROG,” ungkap CEO DRX, Sun Il Yang.

General Manager of the ASUS Gaming & Workspace Gear business unit, Kris Huang menambahkan: “Kemitraan ini memungkinkan kami untuk bekerja secara langsung dengan pemain kelas dunia di berbagai game sekaligus mendapatkan saran berharga untuk membantu kami menyempurnakan jajaran produk ROG Ace Esports serta memberikan pengalaman otentik dan berkinerja tinggi bagi para profesional dan penggemar .”

Program Kerjasama ASUS ROG X DRX

Kerja sama ini berpusat pada ROG Ace Esports Collection sebagai jajaran periferal khusus untuk gaming profesional yang dikembangkan bersama para atlet esports. Sepanjang kerja sama, pemain akan berlatih, bersaing, dan membuat konten menggunakan produk dari jajaran ini seperti ROG Harpe II Ace dan ROG Falchion Ace 75 HE, serta periferal ROG lainnya.

ROG dan DRX juga akan berkolaborasi dalam inisiasi beragam konten global, fitur behind-the-scene, saran pengembangan produk, dan kegiatan dengan fans yang memberikan gambaran lebih dekat tentang bagaimana pemain profesional menyempurnakan pengaturan gamingnya untuk persiapan kompetisi tingkat atas.

Bagaimana menurut kalian?

Bandai Namco Umumkan “AGE 1000”, Proyek Game DRAGON BALL Terbaru yang Dijadwalkan Rilis 2027

0

Bandai Namco Entertainment Inc. resmi mengumumkan DRAGON BALL Game Project terbaru bertajuk “AGE 1000”, sebuah proyek ambisius yang akan menghadirkan dunia DRAGON BALL benar-benar baru dengan karakter orisinal hasil karya Akira Toriyama. Pengumuman ini disampaikan dalam acara Dragon Ball Genkidamatsuri yang digelar pada 25 Januari 2026.

Proyek AGE 1000 dijadwalkan rilis pada tahun 2027 dan akan membuka babak baru dalam semesta DRAGON BALL, dengan konsep dunia yang belum pernah dieksplorasi sebelumnya dalam seri game maupun animenya.

Dunia DRAGON BALL Baru dengan Karakter Orisinal Karya Akira Toriyama

Dalam proyek DRAGON BALL AGE 1000, Bandai Namco menghadirkan sebuah dunia baru yang sepenuhnya orisinal, lengkap dengan karakter-karakter baru yang dirancang langsung oleh Akira Toriyama, kreator legendaris DRAGON BALL.

Sebagai bagian dari pengumuman ini, satu karakter baru yang belum pernah muncul sebelumnya diperkenalkan melalui trailer perdana. Karakter tersebut menjadi representasi awal dari dunia AGE 1000, yang akan terus berkembang seiring berjalannya cerita dalam game.

Bandai Namco juga memastikan bahwa lebih banyak karakter unik akan diperkenalkan secara bertahap hingga waktu perilisan.

Detail Lengkap Akan Diungkap di Dragon Ball Games Battle Hour 2026

Informasi lanjutan mengenai DRAGON BALL AGE 1000 akan diumumkan dalam ajang Dragon Ball Games Battle Hour 2026, yang akan berlangsung di Amerika Serikat pada 19–20 April 2026 (SGT).

Event ini menjadi panggung utama bagi Bandai Namco untuk membagikan kabar terbaru seputar game DRAGON BALL, termasuk detail gameplay, konsep dunia, hingga arah pengembangan proyek terbaru mereka.

Web resmi : https://dbgbh.bn-ent.net/

DRAGON BALL: Sparking! ZERO Hadir dengan Konten dan Mode Baru Musim Panas Ini

0

Bandai Namco Entertainment Asia mengumumkan di Event Genkidamatsuri bahwa DRAGON BALL: Sparking! ZERO akan mendapatkan konten baru dalam bentuk DLC di awal tahun ini. Selain karakter baru yang akan diungkap nanti, game ini juga akan memiliki kostum, stage, dan mode baru. Super 17, Bardock (Super Saiyan), dan King Piccolo merupakan sebagian dari karakter yang akan datang.

Lagu tema untuk DLC baru juga telah ditentukan. Lagu ini ditulis dan dibawakan oleh Hironobu Kageyama. Hal ini menandai pertama kalinya dalam 18 tahun ia kembali mengisi lagu tema untuk konten terkait seri Dragon Ball Z: Sparking!, dengan lirik dan komposisi yang ditangani langsung oleh Kageyama. Nantikan trek penuh semangat yang sangat serasi dengan pertempuran intens di DRAGON BALL: Sparking! ZERO.

Trailer resmi juga telah dirilis bersamaan dengan pengumuman ini. Tonton sekarang:

Mode pertama, akan dirilis sebagai update gratis, yang diberi nama “Misi 100”. Mode ini merupakan mode solo yang memiliki 100 pertempuran dengan syarat spesifik untuk timmu dan tim lawan, mirip dengan mode yang ada di DRAGON BALL Z Budokai Tenkaichi 3. Update gratis lainnya yang akan datang di musim semi adalah “Mode Survival”.

Konten DLC baru ini akan dirilis pada musim panas untuk PlayStation®5, Xbox Series X|S, dan PC via Steam®. Versi Nintendo Switch™ & Nintendo Switch™ 2 akan mendapatkan DLC ini melalui Season Pass mulai musim dingin dan konten tambahan di kemudian hari.

DRAGON BALL: Sparking! ZERO telah tersedia di Nintendo Switch™, Nintendo Switch™ 2 PlayStation®5, Xbox Series X|S, dan PC via Steam®.

Lapakgaming Battle Arena Series 3 Digelar di Gandaria City

0
Lapakgaming Battle Arena Series 3 Digelar di Gandaria City

Lapakgaming Battle Arena Series 3 telah digelar pada 24–25 Januari 2026 di Piazza Gandaria City, Jakarta Selatan. Acara ini merupakan ajang tahunan komunitas gaming yang diinisiasi Lapakgaming, platform top-up in-game currency dan voucer digital di bawah Multi Realm Games (BUKA Group).

Lapakgaming Battle Arena Series 3 menghadirkan turnamen, pameran, pertunjukan, serta area interaktif. Tujuannya menyatukan gamer dari berbagai ekosistem, mendorong ruang yang inklusif, dan memperlihatkan geliat industri gaming Indonesia lewat rangkaian aktivitas yang terintegrasi.

Lapakgaming Battle Arena Series 3 Bukan Sekadar Turnamen Esports

Mengusung tema “Beyond the Battle”, Lapakgaming Battle Arena Series 3 fokusnya bukan hanya siapa yang menang di panggung kompetitif, tetapi bagaimana budaya gaming dirasakan bersama.

Acara ini juga membuka pintu bagi komunitas besar maupun kecil. Beberapa yang disebut hadir antara lain komunitas Genshin Impact seperti AWR dan Kalla Pirates, komunitas Roblox seperti Salvatore Community (pengembang peta Velora) dan sejumlah komunitas lain, serta Valorant Indonesia Community.

Dorong Developer Lokal dan UMKM

Chief Executive Officer Gaming BUKA Group, Prasetya Setiawan, menyebut acara ini dirancang agar komunitas bukan sekadar penonton, tetapi ikut berperan dalam perkembangan industri. Sejalan dengan itu, Lapakgaming menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Perdagangan untuk menghadirkan studio game lokal binaan pemerintah agar bisa memamerkan karyanya secara langsung.

Asosiasi Game Indonesia (AGI) menilai format seperti ini strategis karena memberi eksposur langsung kepada audiens.

Ketua Umum AGI Shafiq Husein menekankan interaksi tatap muka antara karya dan pemain menjadi momen paling otentik bagi developer untuk tumbuh, sekaligus memperkuat jejaring industri.

Lapakmain, Inisiatif CSR untuk Literasi Digital

Dalam rangkaian Lapakgaming Battle Arena, BUKA Group juga memperkenalkan program CSR “Lapakmain”. Program ini mengajak masyarakat dan karyawan berkontribusi pada literasi digital serta kebiasaan bermain gadget yang sehat melalui edukasi dan donasi, sebagai pengingat bahwa ekosistem gaming juga bisa memberi dampak sosial di luar hiburan.

Tertarik? Datang saja ke Piazza Gandaria City, Jakarta Selatan tanggal 24-25 Januari. Acaranya gratis alias tidak ada biaya masuk.

FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE Resmi Hadir di Nintendo Switch 2 dan Xbox, Launch Trailer Dirilis

0

Square Enix resmi merilis launch trailer terbaru FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE untuk Nintendo Switch™ 2, Xbox Series X|S, serta Xbox on PC. Trailer ini menandai ketersediaan edisi terlengkap dari remake legendaris Final Fantasy VII di lebih banyak platform generasi terbaru.

Simak video-nya di sini :

FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE merupakan versi pengembangan dari FINAL FANTASY VII REMAKE, game yang dinobatkan sebagai Best RPG of the Year 2020, dengan berbagai peningkatan visual, performa, serta konten tambahan yang sebelumnya eksklusif.

Kini Bisa Dimainkan di Nintendo Switch 2 dan Ekosistem Xbox

Mulai sekarang, pemain dapat menikmati FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE di:

  • Nintendo Switch™ 2

  • Xbox Series X|S

  • Xbox on PC (dengan dukungan Xbox Play Anywhere)

Dukungan Xbox Play Anywhere memungkinkan pemain membeli satu kali dan memainkan game ini di konsol Xbox maupun PC, lengkap dengan sinkronisasi progres dan pencapaian.

Sementara itu, versi PlayStation®5, Steam®, dan Epic Games Store telah lebih dulu tersedia untuk dibeli.

Edisi Terlengkap dengan Konten Tambahan Yuffie

Sebagai edisi “INTERGRADE”, versi ini tidak hanya menyajikan cerita utama Cloud Strife dan perjuangan Avalanche di Midgar, tetapi juga menghadirkan episode tambahan “INTERmission” yang berfokus pada Yuffie Kisaragi.

Episode ini menawarkan:

  • Sudut pandang cerita baru

  • Gaya bertarung yang berbeda

  • Pendalaman lore dunia Final Fantasy VII

Kombinasi cerita klasik dan pendekatan modern inilah yang membuat INTERGRADE menjadi versi paling ideal bagi pemain baru maupun veteran.

Peningkatan Visual dan Performa Generasi Baru

FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE dirancang untuk memaksimalkan kemampuan hardware generasi terbaru, menghadirkan:

  • Visual lebih tajam dan detail

  • Frame rate lebih stabil

  • Waktu loading yang jauh lebih singkat

  • Presentasi sinematik yang semakin imersif

Pengalaman menjelajahi Midgar kini terasa lebih hidup, dramatis, dan emosional—sesuai standar RPG modern.


Beast of Reincarnation, Game Terbaru Buatan Developer Pokemon

0
Beast of Reincarnation

Game buatan Game Freak yang dikenal lewat Pokemon telah terungkap yaitu Beast of Reincarnation. Game ini dijadwalkan rilis pada musim panas 2026 untuk PS5, Xbox Series, dan PC via Steam serta Microsoft Store. Game ini juga dipastikan rilis lewat layanan Game Pass.

Beast of Reincarnation dan Perjalanan Emma-Koo

Beast of Reincarnation adalah game action RPG dengan formula “one-person, one-dog”. Cerita game ini berpusat pada Emma dan Koo yang bertemu di wilayah Timur. Emma lahir dengan kondisi bernama Blight yang memberinya kemampuan memanipulasi tanaman, tetapi ia hidup tanpa ingatan dan emosi, membuatnya dijauhi dan ditakuti.

Pada sisi lain, Koo adalah Malefact,yaitu makhluk yang dianggap ancaman besar bagi dunia. Emma akan berperan Sealer yang menuntutnya memburu para malefact dan menyerap Blight ke dalam tubuhnya.

Nasib mempertemukan keduanya, dimana mereka akan melakukan perjalanan ke barat untuk menghadapi Beast of Reincarnation, sosok yang disebut sebagai sumber dari seluruh Blight.

Dunia di dalam game ini dipenuhi oleh hutan lebat yang tumbuh liar. Area ini dikenal sebagai Blighted Forests dan dipicu oleh Malefact raksasa bernama Nushi. Emma dan Koo harus menembus hutan-hutan berbahaya itu, lalu mengalahkan Nushi untuk menyerap kekuatan mereka. Kekuatan tersebut dibutuhkan untuk pertarungan puncak dengan Beast of Reincarnation.

Mekanisme Gameplay

Beast of Reincarnation Gameplay

Dari sisi gameplay, Emma akan menggunakan senjata katana, sementara Koo menjadi pendukung melalui sistem perintah ala turn-based. Game ini juga dipastikan memiliki sistem parry, yang jika sukses akan memberikan poin untuk menggunakan kemampuan Koo.

Developer juga akan menyiapkan tiga tingkat kesulitan, mulai Story Mode, Normal, hingga Hard untuk pemain yang ingin tantangan serius.

Bagaimana menurut kalian?

Fable Dipastikan Rilis di 2026, Akan Tersedia Juga di PS5

0
Fable Dipastikan Rilis di 2026

Xbox Game Studios dan Playground Games akhirnya membagikan informasi terbaru untuk Fable dalam acara Developer Direct barusan. Kabar baiknya adalah game ini dipastikan meluncur pada musim gugur 2026 di Xbox Series, PC, dan juga PS5.

Versi PS5 menjadi kabar baru karena ini pertama kalinya seri game tersebut hadir di konsol Sony. Fable juga dipastikan hadir lewat layanan Game Pass.

Fable Punya Dunia Open World

Dunia Open World Fable

Berstatus game reboot, Fable akan membawa pemain kembali ke Albion, tapi dengan format yang berbeda. Kali ini dunia di Albion akan hadir dalam bentuk open-world.

Playground Games menekankan bahwa game ini bukan hanya untuk sekadar nostalgia, melainkan titik awal baru yang tetap mempertahankan ciri khasnya. Seperti game Fable sebelumnya, pemain dapat mengatur tampilan Hero dan memilih gaya bertarung antara kombinasi melee, senjata jarak jauh, hingga sihir. Musuhnya juga dibuat beragam, termasuk wajah lama yang seperti Hobbes, Balverines, dan Trolls.

Setiap musuh di game ini akan memiliki kekuatan dan kelemahan, jadi pemain perlu mencari cara paling efektif lewat senjata dan kemampuan yang berbeda.

Sistem Moralitas Kembali

Menariknya, Fable kini menggeser moralitas dari skala baik dan jahat menjadi penilaian yang lebih subjektif. Menurut developer tidak ada kebaikan atau kejahatan yang objektif karena penilaian orang bisa berbeda-beda terhadap aksi yang sama.

Selain combat, pemain juga bisa membangun identitas hidup karakternya. Pemain bisa menjadikan karakternya sebagai pemilik tanah atau blacksmith, menjalin romansa dengan warga, punya anak, dan masih banyak lagi, Melalui formula ini, Fable terlihat ingin menyeimbangkan aksi action di gameplay, dengan kebebasan role-play dari pemainnya.

Bagaimana menurut kalian?