HomeReviewReview DLC Two Point Museum: Arty-Facts

Review DLC Two Point Museum: Arty-Facts

Two Point Museum sudah memiliki DLC bertema dunia fantasi, kebun binatang, dan sekarang giliran seni. DLC Arty-Facts yang baru rilis mengajak pemain Two Point Museum untuk mengelola museum seni, yang isinya adalah lukisan, patung, dan juga benda-benda dengan nilai seni yang bahkan sulit dipahami oleh pemainnya sendiri.

Kami sudah mencoba memainkan versi review DLC Two Point Museum Arty-Facts. Seperti DLC sebelumnya, DLC ini memiliki mekanik baru yang unik, tapi paling tidak lebih mudah dipahami.

Peneliti dengan Jiwa Seni

Review DLC Two Point Museum Arty-Facts lukisan parodi

Dalam DLC Arty-Facts, pemain akan mengelola musium seni yang berada di Undee Docks. Sama seperti scenario lainnya, pemain akan diberikan bangunan kosong dengan satu barang pameran unik bernama Cubism Comic untuk memulai karir sebagai manager museum seni.

Tugas pertama pemain adalah merekrut expert atau peneliti di bidang seni. Dari segi penampilan, para peneliti ini berbeda dan memiliki kostum sendiri yangterlihat seperti stereotipe pelukis dari Perancis.

Dari segi skill, para pecinta seni ini juga berbeda dengan peneliti biasa. Mereka memiliki atribut yang dinamakan Emotional Range. Atribut ini berisi emosi yang dijadikan sebagai dasar dalam membuat karya seni, misalnya joy, romance, sorrow, humour, dan masih banyak lagi.

Proses pembuatan karya seni juga membedakan DLC Arty-Facts dengan DLC yang lain. Pada DLC ini, pemain bisa dengan bebas membuat lukisan dan patung yang nantinya digunakan sebagai benda pameran di museum. Fitur ini juga lebih memudahkan pemain dalam mencari uang. Patung dan lukisan yang selesai dibuat, bisa dipilih oleh pemain untuk ditampilkan atau dijual secara berulang.

Setiap lukisan dan patung juga akan memancarkan emosi yang akan berdampak ke pengunjung. Pemain bisa memanfaatkannya untuk memaksimalkan potensi museum. Misalnya benda pameran dengan emosi joy bisa membuat pengunjung yang melihatnya gembira sekaligus meningkatkan efek buzz. Benda pameran dengan emosi disgust sebaliknya membuat pengunjung kebal dengan sampah dan juga menikmati saat menggunakan toilet.

DLC Artsy-Facts juga memiliki fasilitas Interactive Display baru yaitu Performance Art, panggung yang bisa digunakan oleh peneliti dengan perk Performance untuk bisa manggung. Pemain bisa memilih tema pertunjukannya seperti teater klasik atau pertunjukan pantomim.

Explorasi yang Nyeni

Review DLC Two Point Museum Arty-Facts eksplorasi

Fitur Exploration dimana pemain menjejalahi lokasi tertentu untuk mendapatkan barang antik atau artifact juga disesuaikan dengan mekanik baru di DLC Arty-Facts. Selama menjelajah, pemain juga bisa mendapatkan emosi baru untuk mengisi atribut Emotional Range.

Peneliti yang biasanya baru pertama kali direkrut hanya memiliki satu slot untuk Emotional Range, yang biasanya sudah diisi oleh emosi random antara joy dan sorrow. Jika ingin mendapatkan emosi baru, peneliti harus memiliki perk Emotional Intelligence yang fungsinya menambah slot Emotional Range. Semakin banyak emosi yang dimiliki, semakin banyak pula lukisan dan patung yang bisa dibuat. Selain itu, kesempatan untuk menciptakan karya dengan level pristine tinggi lebih besar.

Pemain bisa menemukan berbagai jenis artifact unik saat Exploration. Misalnya The Stinker berupa patung seseorang yang duduk di toilet dan bisa kentut (Ewww). Lalu ada Canvas Thrower yang berupa Interactive Art. Pengunjung yang berani mencoba akan dicelupkan ke dalam warna dan dilempar ke kanvas, dimana hasilnya adalah semacam lukisan abstrak.

Kesimpulan

Kesimpulan kami untuk review DLC Two Point Museum: Arty-Facts adalah DLC ini akan melengkapi pengalaman bermain, tetapi bukan juga sesuatu yang mandatory. Jika kamu memang menyukai Two Point Museum dan ingin terus bermain dengan konten baru, DLC ini adalah pilihan yang tepat untuk menambah kesenangan.

Kabar baiknya lagi DLC ini  mekaniknya tidak terlalu njelimet seperti Fantasy Finds. Kamu tidak perlu repot membangun status, cukup dengan menambah variasi emosi saja yang bisa didapat dari Exploration. Tapi dari segi variasi artifact, kami merasa DLC ini tidak semenarik DLC yang sebelumnya yang lebih kreatif.

Untuk review lengkap Two Point Museum bisa kamu baca di sini.

DLC Two Poiint Museum: Arty-Facts sudah tersedia bagi pemiliki base game Two Point Museum.

*Disclaimer: Game untuk review disediakan oleh publisher/developer

Aryo
Aryo
Editor Playcubic. Gamer dengan cita-cita punya PC kelas dewa. Disamping PCnya ada PS5 dan Xbox Series X
RELATED ARTICLES

Terpopuler