HomeBesidePolemik IGRS Disorot Media Asing, Perkuat Adanya Kebocoran Data

Polemik IGRS Disorot Media Asing, Perkuat Adanya Kebocoran Data

IGRS kembali mendapat sorotan akibat dugaan adanya kebocoran data. Awalnya isu ini hanya dibicarakan secara lokal, namun sekarang sudah mendapatkan atensi dari dunia internasional.

Website VGC membahas secara khusus mengenai insiden tersebut sekaligus mengkonfirmasi bahwa kebocoran data dari website IGRS memang betul terjadi. Salah satu data yang sudah beredar di internet adalah rekaman gameplay dari game 007: First Light milik IO Interactive dan Echoes of Aincrad dari Bandai Namco. Hal yang lebih fatal adalah ending dari 007: First Light diklaim juga sudah bisa ditemukan di internet akibat kebocoran data ini.

Nama besar lain seperti Assassin’s Creed: Black Flag Resynced dari Ubisoft dan Castlevania: Belmont’s Curse dari Konami juga disebut masuk dalam kebocoran ini. Selain video spoiler, kebocoran data ini juga mengungkap ribuan alamat email milik developer game yang terdaftar di IGRS.

Pengakuan Developer Asing

Age Ratings Manager dari Riot Games, Nic McConnell menceritakan pengalamannya lewat BlueSky ketika berkomunikasi dengan tim IGRS. Ia menduga tim itu bekerja dengan sumber daya yang sangat terbatas.

“IGRS, sejauh yang saya lihat, memproses setiap pengajuan secara manual. Saya tidak akan heran jika beberapa tautan akhirnya terbuka lebih luas di tengah proses ini.” Ujarnya.

“Tim yang mengerjakan IGRS sepertinya adalah tim kecil yang mengerjakan hal besar tanpa sumber daya yang memadai. Ketika saya akhirnya bertemu dengan mereka, saya bisa melihat jika tim kecil ini berisi orang baik yang memang ingin melakukannya dengan baik dengan waktu yang sangat terbatas,” Tambahnya.

Awal Mula Isu Kebocoran Data IGRS Mencuat

Isu ini pertama kali ramai dibahas di Reddit. Salah seorang pengguna yang sedang membuat tampilan alternatif untuk website IGRS, mengaku telah menemukan akses ke dalam database yang memuat informasi sensitif.

Sekarang masih menurut sumber yang sama di Reddit, sistem database ini ia klaim kini telah diperbaiki. Meski begitu, kebocoran data sudah terlanjur terjadi. Insiden ini telah menjadi pukulan telak bagi Kementrian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) selaku pengelola resmi IGRS. Bukan cuma soal kesiapan, namun dari segi profesionalitas juga patut dipertanyakan.

Bagaimana menurutmu?

Aryo
Aryo
Editor Playcubic. Gamer dengan cita-cita punya PC kelas dewa. Disamping PCnya ada PS5 dan Xbox Series X
RELATED ARTICLES

Terpopuler