Arc System Works baru saja merilis game Othello ke Nintendo Switch lewat Nintendo eShop wilayah Eropa. Game yang dibanderol seharga USD 4,99/EUR 4,99 ini juga akan hadir ke wilayah Amerika Serikat, namun jadwal rilisnya belum ditentukan.
Gamers yang besar dengan konsol NES pastinya sudah tidak asing lagi dengan game ini. Setelah 40 tahun berlalu kini generasi gamers Othello klasik bisa menikmati game favoritnya tersebut di konsol terbaru Nintendo. Gameplay yang sederhana namun sangat menantang ini pastinya mudah untuk disukai oleh gamers dari segala umur. Kalian tinggal memilih, mau bermain sebagai player 1 (warna hitam) atau player 2 (warna putih). Jangan lupa untuk menikmati mode multiplayer yang seru di versi Nintendo Switch selain menyelesaikan mode single player yang pastinya sangat menantang (ada 16 level tingkat kesulitan).
Informasi detil mengenai game bisa kamu simak lewat situs resminya di sini. Saksikan trailer game lewat video di bawah ini.
Konami baru saja merilis launch trailer untuk mempromosikan game Super Bomberman R yang sudah dirilis ke Nintendo Switch secara global.
Super Bomberman R bisa dimainkan secara multiplayer yaitu bersama dengan delapan pemain sekaligus. Game ini juga memiliki mode baru yaitu story mode. Mode ini bisa dimainkan oleh dua pemain sekaligus. Di story mode kamu bisa melibas 50 stage yang sudah disiapkan pengembang game.
THQ Nordic mengumumkan bahwa pihaknya akan merilis de Blob versi Wii (tahun 2008) ke PC lewat Steam pada tanggal 27 April 2017 mendatang.
Selain mengunggulkan fitur mode multiplayer yang bisa menampung sampai dengan empat orang pemain dalam satu layar, de Blob juga menghadirkan gameplay yang menarik, dimana gamers harus menyelamatkan warga kota Chroma City yang tidak memiliki warna dengan memberikan berbagai warna ceria agar kota dan warganya menjadi lebih hidup. Karakter utama juga terlihat sangat lucu dan menggemaskan, gamers bisa memantulkan tubuh karakter utama ke bangunan-bangunan yang ada pada lingkungan game. Informasi lebih detil mengenai game versi PC bisa kalian simak melalui halaman Steam-nya di sini.
Melengkapi cerita pada single-player yang memang sudah bagus, gamers juga bisa mengakses mode multiplayer campaign seperti Paint Match, Blob on the Run dan Blob Race. FYI, de Blob versi PC bisa akan dipamerkan dan bisa dimainkan demonya oleh gamers pada event PAC East 2017yang digelar di Boston, Amerika Serikat tanggal 10 – 12 Maret 2017.
Nintendo Jepang baru saja meluncurkan situs resmi untuk seri game The Legend of Zelda dan Mario.
Situs resmi The Legend of Zelda berisi penampakan karakter Link dari setiap game The Legend of Zelda yang pernah dirilis. Pada halaman “Production Note” kita dalam melihat konsep kostum Link. Sedangkan situs resmi Mario berisi berbagai macam informasi mulai dari karakter, daftar judul game dan produk lainnya. Seri game Legend of Zelda terbaru yang berjudul The Legend of Zelda: Breath of the Wild saat ini sudah tersedia di Nintendo Switch dan berhasil mendapatkan skor ulasan memuaskan oleh sejumlah media online luar negeri.
Nah gamers yang memiliki Nintendo Switch dan sedang menanti kehadiran seri game Mario baru harus sedikit bersabar, pasalnya Super Mario Odysse baru akan hadir ke Switch pada musim liburan 2017.
Dalam deskripsinya, Probius adalah probe yang paling berani dalam game StarCraft. Karena ketepatannya dalam membuat Pylon, bangsa Protos akhirnya bisa merebut planet kelahiran mereka Aiur. Lantas apa hubungannya probe ini dengan Heroes of the Storm? Ternyata ia adalah karakter baru dalam game tersebut.
Dalam website resmiHeroes of the Storm, Blizzard menjabarkan primary abilities yang dimiliki oleh Probius. Distruption Pulse digunakan sebagai skill menyerang, Warp Rift untuk melambatkan musuh dan Photon Cannon dimana Probius memanggil tower milik Protoss. Sedangkan untuk heroic abilities, ia dilengkapi oleh Pylon Overcharge dan Null Gate. Untuk lebih jelasnya bisa kamu baca di sini.
Melihat Probius dalam trailer di atas, Playcubic mendadak jadi ingat Wall-E. Entah kenapa keduanya memiliki vibe yang sama. Bagaimana menurut kamu?
Sebagai salah satu game yang paling ditunggu tahun ini, pasti banyak di antara kamu yang bertanya seperti apakah spesifikasi PC NieR: Automata?
Meskipun game ini belum dicantumkan di halaman Steam untuk wilayah Indonesia, Playcubic berhasil mendapat informasi mengenai spesifikasi PC NieR: Automata. Berikut adalah spesifikasinya:
Minimum
OS: Windows 7 64-bit / Windows 8.1 64-bit / Windows 10 64-bit (32-bit OS not supported)
CPU: Intel Core i3 2100 or higher, AMD A8-6500 or higher
Memory: 4GB or higher
Hard-Disk / SSD: 50GB or higher
Graphics Card: NVIDIA GeForce GTX 770 VRAM 2GB or higher / AMD Radeon R9 270X VRAM 2GB or higher
Sound Card: DirectX 11 or higher
Communication Environment: Broadband or higher
Screen Resolution: 1280×720
DirectX: DirectX 11
Other: Mouse, Keyboard, Gamepad (XInput-only)
Recommended
OS: Windows 8.1 64-bit / Windows 10 64-bit (32-bit OS not supported)
CPU: Intel Core i5 4670 or higher, AMD A10-7850K or higher
Memory: 8GB or higher
Hard-Disk / SSD: 50GB or higher
Graphics Card: NVIDIA GeForce GTX 980 VRAM 4GB or higher / AMD Radeon R9 380X VRAM 4GB or higher
Sound Card: DirectX 11 or higher
Communication Environment: Broadband or higher
Screen Resolution: 1920×1080
DirectX: DirectX 11
Other: Mouse, Keyboard, Gamepad (XInput-only)
Spesifikasi tersebut diambil dari halaman Steam NieR: Automata. Sayang halaman Steam tersebut masih belum dapat diakses di beberapa wilayah termasuk Indonesia. Inilah yang menyebabkan beredarnya kabar jika game buatan Yoko Taro ini mungkin memang tidak dirilis di negara tertentu. Namun, bisa saja Square Enix memiliki jadwal rilis NieR: Automata yang berbeda di tiap-tiap wilayah.
NieR: Automata versi PS4 akan diluncurkan pada tanggal 7 Maret, sedangkan versi PC menyusul pada tanggal 17 Maret. Game ini menceritakan kisah dari android wanita bernama 2B. Ia dikirim oleh manusia untuk melawan pasukan robot yang menguasai bumi.
Game Styx: Shards of Darkness dipastikan memiliki mode multiplayer. Dalam video terbarunya, Focus Home Interactive dan Cyanide memamerkan gameplay dari mode co-op. Selain bisa melakukan sinkronisasi saat membunuh musuh, kedua pemain juga bisa saling bekerjasama untuk menjatuhkan musuh kuat.
Game pertama Styx yaitu Master of Shadows diluncurkan pertama kali pada tahun 2014. Game bergenre stealth ini menceritakan kisah dari seorang goblin bernama Styx yang sangat terampil dalam hal membunuh serta menyusup. Dalam Shard of Darkness kemampuan Styx akan semakin bertambah. Ia bisa menggunakan sihir dan juga membuat jebakan untuk membunuh musuhnya.
Styx: Shards of Darkness akan diluncurkan pada tanggal 14 Maret 2017 di PC serta konsol PS4 dan juga Xbox One.
Diluncurkan tanggal 3 Maret kemarin, pertanyaan yang sering muncul selain berapa harganya adalah seberapa kuatkah Nintendo Switch?
Desain Switch yang mirip perangkat mobile membuat konsol ini bisa dibawa kemana-mana. Inilah yang membuat presentase seseorang menjatuhkan Switch tanpa disengaja semakin besar. Untuk mengetahui kekuatan dari Switch, YouTuber GizmoSlip melakukan eksperimen sadis dimana ia sengaja menjatuhkan konsol buatan Nintendo ini. Berikut adalah videonya:
Berdasarkan eksperimen yang dilakukan oleh GizmoSlip, desain dari Nintendo Switch ternyata cukup mengesankan. Setelah 11 kali dijatuhkan, barulah konsol tersebut mati total. Justru kelemahan utama dari Switch adalah kontroler Joy-Con. Namun, kontroler ini masih bisa diganti jika seandainya rusak.
Layar Nintendo Switch yang awalnya dikhawatirkan bakal pecah, ternyata hanya mengalami lecet saja setelah dijatuhkan beberapa kali. Tampilan layar baru mati setelah Switch dijatuhkan sebanyak 11 kali. Melihat ketangguhan dari Nintendo Switch, GizmoSlip menyimpulkan jika mereka terkesan dengan kekuatan dari konsol tersebut. “Jika anda menjatuhkannya sampai 11 kali, itu artinya anda ceroboh,” Ucapnya.
Jadi jika kamu masih penasaran seberapa kuatkah Nintendo Switch, kamu sudah memiliki jawabannya.
Tertarik untuk membeli Switch? Konsol ini sudah bisa dibeli di Indonesia lho.
Apa jadinya jika Final Fantasy XV gagal? Hajima Tabata dalam acara Game Developer Conference (GDC) 2017 secara gamblang mengatakan jika game tersebut adalah perjudiannya yang terakhir. Jika game tersebut mendapat respon yang buruk atau lebih parah lagi, gagal di pasaran maka Square Enix tidak tanggung-tanggung akan memberhentikannya.
“Jika kami tidak bisa melakukannya, maka tidak ada lain kali. Semuanya akan berakhir,” Ucap Tabata seperti yang dilaporkan oleh The Verge. Saat ia ditunjuk oleh Square Enix untuk mengerjakan Final Fantasy XV, menurutnya itu adalah tantangan terberat dalam karirnya. Namun, ia beserta timnya tidak pernah menyerah dan siap menerima tantangan. Inilah yang menurut Tabata adalah kunci kesuksesan dari Final Fantasy XV.
Lunafreya berhadapan dengan Leviathan
Tabata juga menceritakan mengenai cobaan demi cobaan yang datang saat pengerjaan game Final Fantasy XV hampir selesai. Menurutnya bukanlah masalah pengembangan yang membuatnya pusing, ,melainkan ketika bocoran dari game tersebut beredar di internet. Mulai dari jadwal rilis sampai dengan spoiler lainnya.
Dalam acara tersebut Tabata juga memperlihatkan proses pengembangan Final Fantasy XV yang dikemas dalam bentuk video berjudul “A Challenger Once Again”. Video ini memperlihatkan proses pengembangan game tersebut dari tahun ke tahun.
Hal yang cukup menggelitik adalah pada bagian akhir video yang memperlihatkan performa Final Fantasy XV dengan kartu grafis NVIDIA yang terbaru, GTX 1080 TI. Sebelumnya Tabata sudah pernah beberapa kali mengutarakan keinginannya untuk merilis Final Fantasy XV di PC. Sayangnya belum ada kejelasan langsung dari Square Enix kapan versi PC dari game tersebut diluncurkan.
Jadi, menurutmu apakah Final Fantasy XV gagal atau justru sebaliknya?
Pertanyaan besar terus menghantui Ninja Theory dan gamenya yang telah dikembangkan selama dua tahun, Hellblade: Senua’s Sacrifice. Kapan game tersebut rampung? Pada awalnya Ninja Theory menargetkan game ini selesai pada tahun 2016 kemarin. Namun, sampai tahun 2017 masih belum ada tanda-tandanya.
Dalam artikel yang diterbitkan oleh PlayStation Blog, perwakilan Ninja Theory Dom mengatakan jika Hellblade saat bisa dibilang sudah memasuki tahap alpha. Maksud Dom adalah selama dua tahun pengembangan, akhirnya Hellblade bisa dimainkan dari awal sampai akhir meskipun masih belum sempurna.
“Kami sudah menyelesaikan semua adegan mo-cap, perekaman suara, gameplay juga sudah siap dan segera disempurnakan, begitu pula dengan soundtrack. Sekarang kami hanya memerlukan sentuhan terakhir,” Tulis Dom. Meskipun begitu, masih banyak hal-hal yang menurut Dom masih harus ditingkatkan.
Rencananya tidak lama lagi Hellblade: Senua’s Sacrifice akan segera siap untuk masuk ke tahap berikutnya, yaitu beta. Kemungkinan Ninja Theory akan mengundang beberapa tester untuk mencoba langsung game buatannya pada tahap beta nanti.
Dom juga mengumumkan jadwal peluncuran Hellblade: Senua’s Sacrifice di konsol PS4, yaitu pada akhir tahun 2017 nanti. Selain untuk PS4, versi PC juga telah diumumkan. Tapi kapan pastinya versi PC ini diluncurkan masih belum diketahui. Melihat dari statement akhir Dom, kemungkinan besar game ini akan ditampilkan oleh Ninja Theory pada ajang E3 2017 mendatang.
Buat kamu yang belum ngeh, Ninja Theory yang sudah mengembangkan Hellblade: Senua’s Sacrifice juga merupakan developer dari DmC: Devil May Cry, Enslaved: Odyssey to The West dan Heavenly Sword. Game ini menceritakan kisah dari seorang perempuan bernama Senua yang berkelana di dataran viking. Keunikan dari game ini adalah Senua yang menjadi karakter utama ternyata memiliki masalah kejiwaan.
Wah seperti apa jadinya yah memainkan karakter yang “sakit jiwa”?