Home Blog Page 915

Link Green 2DS Dibundel Dengan The Legend of Zelda: Ocarina of Time 3D Akan Meluncur Dengan Banderol Murah

0

Nintendo mengumumkan pada hari Black Friday yang jatuh tanggal 24 November 2017 nanti, pihaknya akan merilis  2DS edisi Link berwarna hijau dan tombol berwarna oranye plus dibundel dengan game The Legend of Zelda: Ocarina of Time 3D (pre-installed) berbanderol USD 79,99 atau sekitar IDR 1.080.000.

Nah, kalian yang berminat memilikinya mungkin bisa membeli lewat situs jual beli online luar negeri atau situs resmi Nintendo. Selamat berburu 2DS.

Meriahnya Acara Puncak CrossFire Stars 2017 Indonesia National Final

0

Bertempat di Soehanna Hall – The Energy Building, SCBD Jakarta, Lyto telah sukses melangsungkan pertandingan eSport bertaraf internasional yaitu Crossfire Stars 2017 (CFS 2017) untuk region Indonesia. Crossfire Stars 2017 Indonesia National Final dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Oktober 2017 yang lalu.

Pada pertandingan CFS 2017 National Final Indonesia ini, empat tim telah berjuang untuk memperebutkan gelar juara dan juga Golden Ticket Grand Final CFS 2017 di China.  Ke-empat tim tersebut adalah XcN, Mean, 712’s Gaming, dan SyncMasterSA.

Setelah pertandingan yang cukup sengit dari masing-masing tim, gelar juara CFS 2017 National Final Indonesia berhasil diraih oleh tim XcN. Tidak hanya itu, tim XcN juga akan menjadi wakil dari Indonesia dalam ajang CFS 2017 Grand Finals di China.

Crossfire Stars 2017 Grand Finals ini akan dilangsungkan tepatnya di kota Xi’an, China mulai tanggal 30 November 2017 – 4 Desember 2017. Akan ada 12 tim dari 11 region yang akan bertanding untuk memperebutkan juara CFS World Champion 2017. Total hadiahnya pun sangatlah fantastis senilai:

Sementara itu, juara dua diraih oleh tim Mean yang berhasil membawa pulang hadiah uang tunai sebesar USD 6,000 dan juara tiga dimenangkan oleh tim SyncMasterSA dengan hadiah tunai sebesar USD 4,000.

Inilah beberapa foto keseruan di event CFS 2017 Indonesia National Final kemarin:

 

BRIIndocomtech 2017 Resmi Dibuka, Usung Tema “Digital Smart Living”

0

BRIIndocomtech 2017, pameran teknologi informasi dan komunikasi yang telah menjadi benchmark bagi perkembangan teknologi di Indonesia, hari ini resmi dibuka oleh DR. IR. Ismail MT  Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika yang mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan didampingi oleh Ketua Umum Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI) Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo, Ketua APKOMINDO Rudi D. Muliadi, Direktur Konsumer Bank BRI Handayani beserta Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Mohammad Irfan, Direktur Kepatuhan BRI, Susy Liestyowaty, Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi BRI, Indra Utoyo, serta Direktur BRI yang lain, dan Presiden Direktur Traya Events, Bambang Setiawan. Pameran yang digawangi oleh Yayasan APKOMINDO Indonesia bekerjasama dengan PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) dan disponsori oleh BRI ini akan berlangsung selama lima hari dari tanggal 1 November – 5 November 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Mengangkat tema “Digital Smart Living” yang mencerminkan pola gaya hidup masa kini dari masyarakat khususnya perkotaan yang tidak bisa dilepaskan dari peranti gadget dan teknologi digital dalam aspek-aspek penting kehidupannya, BRIIndocomtech 2017 berusaha untuk memberikan update dari perkembangan teknologi, gawai, solusi, dan internet of things dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam melakukan bisnis.

Dalam pelaksanaannya tahun ini, Indocomtech kembali didukung oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. untuk tahun keenam berturut-turut. Hal ini menandakan bahwa Indocomtech telah menjadi bagian dari sebuah komitmen Bank BRI sebagai bank terbesar di Indonesia, terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. “BRI sangat bangga bisa menjadi partner utama dari BRIIndocomtech 2017 dan harapannya bisa mendukung Marketing 4.0 yang mempertemukan digital provider, player dan juga dari online menjadi offline. Dan di pameran kali ini juga ada perusahaan-perusahaan fintech (financial technology) yang mengkolaborasikan bentuk-bentuk baru atau cara bertransaksi baru, yang mirip dengan perbankan,” ungkap Handayani.

Di sisi lain, pemerintah juga terus menggeber pembangunan termasuk dalam bidang Industri Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Indonesia agar semakin memiliki peran besar terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Nasional. Berdasarkan laporan The Global Competitiveness Index 2017-2018 yang dirilis oleh World Economic Forum, Indonesia berada di peringkat 36 dari 137 negara. Peringkat tersebut naik dari posisi tahun lalu 41 dari 138 negara. Dalam bidang IT, peringkat Indonesia juga mengalami peningkatkan dibanding pada 2016-2017, naik dari 91 menjadi 80.

Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang diwakili oleh Dr. Ir. Ismail MT, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, menyatakan industri telah banyak terpengaruh dari perkembangan Teknologi Informasi. Pemerintah melihat destructive technology sudah ada di depan mata dan mempengaruhi hampir semua sektor kehidupan. Destructive technology tersebut bisa menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh para pelaku bisnis di Indonesia. Ada tiga perubahan yang menjadi kunci yaitu kompetensi, enterpreneurship, dan partisipasi masyarakat.

BRIIndocomtech 2017 memiliki kontribusi penting untuk mengajak para pelaku industri dan pemangku kepentingan untuk meilihat perubahan dunia, perkembangan aplikasi, software, hardware, sehingga generasi muda Indonesia nantinya bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Kita saat ini berada di era baru untuk mempertahankan kedaulatan digital Indonesia,” tutur Ismail lebih lanjut.

Menurut Ismail, Pemerintah Indonesia ingin menempatkan Indonesia sebagai Negara Digital Economy terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020. Selain adanya E-commerce Roadmap, pemerintah menargetkan dapat menciptakan 1.000 technopreneurs baru pada tahun 2020 dengan valuasi bisnis USD130 miliar. Untuk itulah, pameran seperti BRIIndocomtech 2017 bisa menjadi pemicu untuk menciptakan startup atau peluang-peluang bisnis baru di bidang IT, baik sebagai produsen peranti digital, pencipta aplikasi dan solusi, atau penyedia e-commerce.

“Di tengah bisnis yang kini hampir semuanya menjadi online, sistem yang mengarah machine-to-machine (M2M) dan digital, ternyata masih diperlukan human touch. Itulah kenapa pameran  BRIIndocomtech 2017 selalu disambut dan sangat dibutuhkan. Pameran BRIIndocomtech dapat menjadi kesempatan untuk terjadinya human touch atau interaksi antara penjual dan pembeli. Itulah sebabnya di pameran ini kita menghadirkan pemain-pemain online yang turut mendukung pameran ini dengan kehadiran secara offline,” kata Ketua Umum Yayasan APKOMINDO Indonesia (YAI) Ir. G. Hidayat Tjokrodjojo.

Yayasan APKOMINDO Indonesia berharap agar BRIIndocomtech 2017 dapat terus menjadi jendela perkembangan industri TIK Nasional yang memberikan gambaran langsung kepada masyarakat Indonesia maupun dunia internasional tentang posisi dan kemampuan industri TIK Indonesia pada saat ini. Menurut Hidayat, pameran ini ibarat sebuah etalase yang merangkum perkembangan teknologi di Indonesia, memberikan edukasi mengenai teknologi melalui workshop yang ada di dalamnya, sekaligus untuk memberikan peluang bagi startup-startup bisnis teknologi di Indonesia agar bisa menggaet calon investor, serta menjadi wadah bagi para investor dan pelaku industri internasional untuk berinvestasi di Indonesia.

Area Khusus untuk Menjaring Pebisnis dan Investasi di Bidang Industri TIK Indonesia

Berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, BRIINDOCOMTECH 2017 akan diisi dengan adanya Indonesia International ICT (I3) Expo di Assembly Hall, yang merupakan fasilitas bagi para pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia untuk bisa berbisnis dengan para pemain industri dari luar negeri. Program business matching ini juga akan diselenggarakan selama pameran berlangsung untuk membangun jaringan bisnis antara pengusaha lokal dan para pengusaha internasional tersebut. I3Expo diharapkan bisa menjadi wadah untuk memfasilitasi para pelaku industri untuk menjalin hubungan dan kolaborasi bisnis yang potensial antara  pengusaha di bidang teknologi IT dan digital.

BRIIndocomtech 2017 didukung oleh total 250 peserta, dan dihadiri juga peserta dari luar negeri. Peserta yang berasal dari China, Taiwan dan Hongkong juga akan hadir di I3Expo Assembly Hall BRIIndocomtech 2017. Harapannya, para pemain teknologi luar negeri tersebut tertarik untuk membangun jaringan bisnis antara pengusaha lokal serta menciptakan kolaborasi bisnis yang berpotensi memperkuat usaha mereka dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

BRIIndocomtech 2017 selalu menjadi pameran yang ditunggu-tunggu oleh para produsen, peritel, komunitas, dan pecinta gadget serta para pengembang aplikasi solusi dan teknologi di Indonesia untuk melihat perkembangan terbaru di dunia TIK. Setiap tahunnya kami berusaha untuk menampilkan sesuatu yang baru, seperti adanya I3Expo pada gelaran tahun ini. Begitu pula dengan tema baru ‘Digital Smart Living’ yang menggambarkan tren yang sedang berkembang saat ini dan sebagian besar bisa dinikmati oleh para pengunjung,” tutur Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Events.

Sejumlah acara menarik untuk pengalaman dan pengetahuan yang baru bagi pengunjung, akan digelar sepanjang berlangsungnya pameran BRIIndocomtech 2017. Selain memamerkan serangkaian produk gadget, smartphone, Virtual Reality, dan peranti-pakai (wearable device) dari merek-merek terkenal, juga tersaji gambaran mengenai Smart City, konsep Smart Home, Internet of Things (IoT), Smart Health, serta sejumlah solusi inovatif berbasis aplikasi dan teknologi internet.

Sementara itu, Bank BRI, sebagai sponsor utama BRIIndocomtech 2017, akan mempersembahkan program-program sponsorship untuk para pengunjung. Pengunjung juga dapat merasakan pengalaman berbelanja yang berbeda, diantaranya melalui Flash Sale dengan E-pay BRI, Virtual Reality Game serta Lelang Gadget. Selain itu, bagi pengunjung yang mengajukan kartu kredit BRI bisa mendapatkan kesempatan untuk Lucky Wheel dan memenangkan hadiah handphone. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan promo redeem BRI Point Kartu Kredit BRI.

Para pengunjung juga dapat merasakan e-Banking BRI Experience yang memberikan kemudahan untuk melakukan transaksi di area pameran dengan menggunakan uang elektronik BRIZZI dapat digunakan sebagai alat belanja non tunai di berbagai merchant yang telah bekerja sama dengan Bank BRI dan dapat diisi ulang di seluruh jaringan e-channel Bank BRI.  “Momen eksibisi ini juga menunjukkan bahwa BRI sudah memasuki satu era dimana kita mendigitalisasikan semua transaksi perbankan untuk dapat mengikuti era transformasi ini dari good menuju great. Tentunya ini menjadi platform bagi BRI untuk memanfaatkan BRIIndocomtech 2017 dalam memperkenalkan berbagai produk perbankan berbasis digital,” papar Handayani.

BRIIndocometch 2017 juga akan menjadi momen berharga bagi para pengunjung untuk dapat merasakan transformasi BRI menjadi bank yang andal di bidang teknologi dan satu-satunya bank di Indonesia yang memiliki satelit sendiri untuk mendukung semua teknologi finansial yang ada,” tambahnya.

BRIIndocometch 2017 yang digelar di area seluas di area seluas 17.000 meter persegi, akan diikuti oleh 300 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris ini dibuka selama lima hari dengan harga tiket masuk hanya Rp20.000 per orang untuk hari Rabu – Jumat, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp30.000 per orang. Dan harga tersebut belum termasuk pembelian kartu Brizzi sebagai kartu akses masuk Pameran.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai BRI INDOCOMTECH 2017, silakan Anda buka laman http://www.indocomtech.net

Awal Tahun Depan Happy Manager (JP) Diluncurkan

0

Menurut informasi dari Famitsu diketahui bahwa Happy Manager akan dirilis ke PS4 wilayah Jepang pada tanggal 11 Januari 2017 dengan banderol harga JPY 7.500.

Pada saat pertama kali diumumkan kehadirannya, game ini dikatakan akan mendukung penuh penggunaan perangkat PlayStation VR, namun dukungan terhadap penggunaan PlayStation VR pada akhirnya terpaksa dihentikan karena sejumlah alasan. Namun kabarnya pula suatu saat nanti akan ada update agar penggunaan perangkat PS VR bisa digunakan pada game ini (tentunya setelah game dirilis).

Sepertinya game ini cukup menarik bagi kalian yang menyukai tema sejenis Happy Manager.

World of Final Fantasy Hadir ke PC Lewat Steam Bulan Ini

0

Square Enix mengumumkan bahwa pihaknya akan merilis World of Final Fantasy ke PC lewat Steam pada tanggal 21 November 2017 nanti. Game ini awalnya dirilis hanya untuk PS4 dan PS Vita pada bulan Oktober 2016.

Game ini menghadirkan fitur gameplay turn-based RPG. Gamer bisa menangkap, melakukan kustomisasi dan membesarkan berbagai macam makhluk hidup dari dunia Final Fantasy untuk bergabung dengan Reynn serta Lann berpetualang di dataran Grymoire. Game versi Steam menghadirkan fitur Steam Trading Card, Steam Achievements dukungan penuh bermain menggunakan keyboard dan kontroler, serta banyak sekali makhluk hidup plus karakter dari seri game Final Fantasy seperti Sephiroth, Balthier, White Chocobo, dan Glow Moogle.

Gamer yang membeli game versi Steam sebelum tanggal 28 November 2017 akan mendapatkan versi game “Day One Edition” berisi contoh soundtrack digital yaitu beberapa lagu game dan sebuah wallpaper bergambar hero serta karakter legendaris Final Fantasy. Saksikan trailer pengumuman game versi PC pada video di bawah ini.

Seperti Ini Rupanya Gameplay Shadow of the Colossus “Rasa Baru”

0

Terima kasih kepada Gamersyde, berkat mereka kita bisa menyaksikan video gameplay off-screen game Shadow of the Colossus versi remake. Video ini didapat dari event Paris Games Week 2017 yang digelar minggu ini.

Shadow of the Colossus versi remake dijadwalkan rilis ke PS4 pada tanggal 6 Februari 2017 mendatang. Saksikan dua video gameplay Shadow of the Colossus versi remake pada video di bawah.

 

Ini Dia Teaser Trailer Spider-Man PS4 Edisi Event Paris Games Week 2017

0

Sony Interactive Entertainment dan Insomniac Games hari ini merilis teaser trailer baru game Spider-Man di stage acara PlayStation Media pada event Paris Games Week 2017.

Spider-Man rencananya akan dirilis ke PS4 pada tahun 2018 mendatang.

Sudah Lebih Dari 67,5 Juta Unit PS4 Yang Dikirimkan Ke Seluruh Wilayah Dunia

0

Sony mengumumkan sampai dengan tanggal 30 September 2017 sudah ada lebih dari 67,5 juta unit konsol PS4 yang dikapalkan ke seluruh wilayah dunia.

Sekitar 4,2 juta unit PS4 telah dikapalkan selama kuartal ke dua tahun fiskal perusahaan, dan ini berarti ada peningkatan sebesar 0,3 juta unit jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Sampai akhir bulan Maret 2018 mendatang, Sony menargetkan total lebih dari 79 juta unit PS4 yang telah dikapalkan sejak konsol diproduksi.

Semoga dengan meningkatnya jumlah konsol PS4 yang dikapalkan, meningkat pula game keren yang akan hadir di konsol generasi saat ini tersebut.

Gamevil Luncurkan Game Mobile ArcheAge Begins, Tertarik Mencoba?

0

Setelah lama menjalani tahap beta, Gamevil akhirnya merilis game mobile ArcheAge Begins. Game ini dikembangkan langsung oleh XL Games, developer yang juga bertanggung jawab dalam pembuatan game ArcheAge versi PC. Sama seperti versi PCnya, ArcheAge Begins tetap mengusung tema MMORPG yang telah disesuaikan dengan format game mobile.

Cerita dari ArcheAge Begins mengambil setting 1.000 sebelum ArcheAge dimulai. Pada waktu itu dewa dan berbagai macam ras masih hidup bersama dalam satu negeri. Dalam game ini kamu akan memainkan para karakter dalam game ArcheAge sudah menjadi legenda, misalnya Tahyang, Aranzeb, Gene, dan Kyprosa.

Dibuat dengan menggunakan Unreal Engine 4, tampilan visual ArcheAge Begins cukup memanjakan mata. Belum lagi adanya beragam fitur yang dijumpai dalam versi PCnya. Pada game ini kamu bisa membuat barang, berdagang, bahkan membangun rumah. Penulis sempat menjajal CBT ArcheAge Begins. Buat kamu yang masih bertanya-tanya “Seperti apa sih ArcheAge Begins?” maka bisa melihat first impression-nya di sini.

Tertarik untuk mencoba ArcheAge Begins? Kamu bisa langsung mengunduhnya melalui Play Store di sini.

Liputan : Keseruan Indonesia Comic Con 2017

0

Pada tanggal 28-29 Oktober 2017 yang lalu, para penggemar pop culture di Indonesia, khususnya yang senang bernostalgia pada masa kecilnya, dimanjakan dengan kehadiran perayaan budaya pop terbesar di Indonesia, yaitu Indonesia Comic Con 2017 (ICC 2017). Mulai dari budaya pop Barat hingga Timur semua dimanjakan. Berbagai macam pameran dan rangkaian dibuat khusus untuk memanjakan para penggemar komik, anime, video game, film, serial TV dan budaya pop lainnya.

Namun yang pastinya menjadi highlight dari event ICC 2017 ini adalah kehadiran Jason David Frank, pemeran Tommy Oliver dalam serial Mighty Morphin Power Rangers, Power Rangers Zeo, Power Rangers Turbo dan Power Rangers Dino Thunder. Sang Ranger legendaris ini tidak hanya hadir untuk menyapa para penggemarnya di Indonesia, namun juga sempat memberikan pelajaran bela diri kepada para pengunjung ICC 2017.

Selain Jason David Frank, Daniel Logan, pemeran Boba Fett muda dalam film Star Wars Episode II: Attack of the Clones, comic artists Yanick Paquette (DC Comics dan Marvel Comics, Wonder Woman, Batman, Avengers, JLA, dll.), Bernard Chang (DC Comics, Wonder Woman, Supergirl, Green Lantern Corps, dll) dan juga comic artist lokal, yaitu Is Yuniarto (Wind Rider, Garudayana, concept artist Gatotkaca di Mobile Legends: Bang Bang).

Beberapa cosplayer internasional juga turut serta dalam meramaikan acara ini, seperti Pugoffka (Ukraina), Pion Kim (Korea Selatan) dan Angie (Malaysia) yang mana menjadi juri pada perlombaan cosplay ICC 2017.

Selain itu, para gamers juga dimanjakan dengan berbagai pameran serta turnamen game yang turut diadakan oleh GX Indonesia. Gamers akan dapat memainkan berbagai macam game, mulai dari arcade hingga konsol lawas hingga generasi terbaru. Beberapa turnamen game juga turut diselenggarakan, yaitu turnamen Tekken 7, Vainglory dan Marvel vs Capcom Infinite

Acara yang diselenggarakan oleh ReedPOP yang juga sukses menyelenggarakan New York Comic Con ini berlangsung sangat meriah dan ramai dipadati oleh pengunjung dari berbagai tingkatan umur.

Nah, apakah kamu juga kemarin hadir di ICC 2017?