Tanggal Rilis Anno 117: Pax Romana telah diumumkan secara resmi oleh Ubisoft dalam event PC Gaming Show. Game bergenre city-building ini dijadwalkan rilis pada tanggal 13 November 2025. Platform yang dituju adalah PS5, Xbox Series, Amazon Luna, serta PC melalui Steam, Epic Games Store, dan Ubisoft Connect.
Trailer pengumuman tanggal rilis Anno 117: Pax Romana juga mencuri perhatian. Diperlihatkan patung-patung Romawi terlihat menyanyi dengan dramatis, menggambarkan betapa epiknya kisah sang gubernur yang akan dikenang dalam sejarah.
Fitur Anno 117: Pax Romana
Anno 117: Pax Romana menawarkan pemain kebebasan penuh dalam pengambilan keputusan strategis dan budaya. Pemain bisa memilih untuk melestarikan budaya lokal atau justru menerapkan nilai-nilai Romawi yang dominan. Pilihan seperti gaya bangunan, sistem kepercayaan, hingga struktur pemerintahan akan memengaruhi perkembangan wilayah secara keseluruhan.
Hal yang menarik adalah keputusan ini tidak hanya berdampak estetika, tetapi juga pada respons masyarakat dan perkembangan ekonomi. Setiap provinsi yang dibangun akan mencerminkan identitas unik tergantung arah kepemimpinan yang dipilih pemain.
pemain juga akan dihadapkan dengan berbagai pilihan strategis yang kompleks. Seperti perdagangan, aliansi, hingga perang dapat dilakukan untuk memperkuat posisi provinsi yang dikuasai.
Tidak heran Ubisoft menyebut Anno 117: Pax Romana sebagai salah satu proyek terbesar mereka dalam genre simulasi sejarah. Kehadiran latar dunia Romawi yang begitu detail, dari arsitektur megah hingga konflik.
Minggu malam [8/6], panggung utama Anime Festival Asia Indonesia (AFAID25) di Jakarta Convention Center bergema dengan keindahan musik klasik dari film-film legendaris Studio Ghibli dalam pertunjukan bertajuk “The Music of Studio Ghibli – Original Singers Symphony.” Konser istimewa ini berhasil menarik perhatian ribuan penggemar Studio Ghibli dari berbagai kalangan usia. Acara ini diselenggarakan oleh SOZO bersama PK Entertainment.
Yoshikazu Mera membuka konser dengan aransemen orkestra bertema Princess Mononoke. Sejak memulai kariernya pada 1990-an, Mera dikenal lewat interpretasi vokal klasiknya, dan dalam konser ini ia membawakan tema-tema Ghibli dengan teknik vokal tinggi.
Sumi Shimamoto kemudian tampil membawakan musik dari film Nausicaä of the Valley of the Wind, My Neighbor Totoro, The Castle of Cagliostro, dan Princess Mononoke. Ia dikenal sebagai pengisi suara dan penyanyi di enam film Ghibli.
Azumi Inoue, yang membawakan lagu tema Castle in the Sky dan My Neighbor Totoro, tampil dengan timbre vokalnya yang lembut. Ia juga tampil bersama putrinya, Yuyu, yang memulai debut nyanyinya pada 2012 di NHK.
Pertunjukan istimewa ini makin sempurna dengan iringan musik dari Tokyo Asia Orchestra yang dipimpin oleh Concert Master Takeshi Hashima. Orkestra profesional ini menghadirkan aransemen megah dan menyentuh yang menghidupkan kembali lagu-lagu Ghibli dalam nuansa simfonik yang mengesankan.
“The Music of Studio Ghibli – Original Singers Symphony” berhasil menciptakan atmosfer nostalgia dan kebersamaan yang hangat, menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi seluruh penonton di hari terakhir AFAID25. Acara ini sekaligus menjadi bukti kuat bahwa karya-karya musikal Studio Ghibli tetap relevan dan dicintai lintas generasi.
“Kami sangat bangga bisa menghadirkan ‘The Music of Studio Ghibli – Original Singers Symphony’ di AFAID25. Melihat respons penonton yang begitu antusias, kami yakin musik Studio Ghibli akan terus hidup dan menginspirasi generasi-generasi baru. Terima kasih kepada semua penggemar yang telah berbagi malam yang penuh nostalgia bersama kami!” ujar Mari Hendro, Director SOZO selaku penyelenggara AFAID25 bersama PK Entertainment.
Terima kasih kepada seluruh pengunjung yang hadir dan mendukung suksesnya pertunjukan ini. Sampai jumpa di pertunjukan spesial berikutnya!
Jurassic World Evolution 3 telah diumumkan dan akan meluncur pada tanggal 20 Oktober 2025 untuk platform PS5, Xbox Series, dan PC. Game simulasi ini akan menghadirkan 80 spesies dinosaurus, dengan lebih dari 70 di antaranya bisa berkembang biak dan membentuk keluarga, termasuk varian jantan, betina, dan anak.
Interaksi Sosial Dinosaurus di Jurassic World Evolution 3
Tidak hanya itu, Jurassic World Evolution 3 juga akan menawarkan interaksi sosial antar dinosaurus yang jauh lebih kompleks. Pterosaurs bisa mendarat untuk berjalan di darat, dinosaurus semi-akuatik akan memasuki air untuk mencari makan, dan dinosaurus dewasa kini memperlihatkan perilaku mengasuh anak mereka secara alami.
Tawarkan Kreativitas Dalam Membangun
Salah satu aspek yang paling menonjol dalam Jurassic World Evolution 3 adalah peningkatan alat kreatif untuk membangun taman. Pemain kini bisa lebih leluasa menciptakan air terjun, puncak gunung, dan lembah besar dengan fitur yang intuitif. Ada juga brush tekstur untuk memberikan variasi pada lanskap, serta penempatan dekorasi yang lebih presisi agar setiap sudut taman terasa unik.
Cerita Original dan Fitur Cross-Platform
Game ini juga akan memperluas aspek naratifnya. Cerita dan lokasi di dalam game akan lebih luas, seperti negara Jepang dan Hawaii. Pemain akan dihadapkan pada tantangan bervariasi melalui skenario non-linear yang membentuk jalan cerita orisinal tentang integrasi dinosaurus dalam dunia modern.
Aktor Jeff Goldblum akan kembali memerankan Dr. Ian Malcolm, didampingi oleh beberapa karakter baru dan lama yang siap membimbing pemain menyeimbangkan kepentingan manusia dan keberlangsungan dinosaurus. Selain itu, sistem manajemen diperluas dengan hadirnya kamera keamanan dan tim ATV yang dapat menangani ancaman serta memperbaiki kerusakan akibat insiden di taman.
Untuk pertama kalinya dalam seri ini, fitur cross-platform sharing juga diperkenalkan. Melalui Frontier Workshop, komunitas pemain dari berbagai platform bisa berbagi desain taman, kandang dinosaurus, dan dekorasi dengan lebih mudah.
Setelah dinanti-nanti oleh para penggemar Xbox, Square Enix secara resmi merilis FINAL FANTASY XVI untuk platform Xbox Series X|S dan Microsoft Store (PC Windows) pada hari ini, 9 Juni 2025. Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi multiplatform Square Enix untuk menghadirkan lebih banyak game ke komunitas Xbox, memperluas jangkauan seri FINAL FANTASY yang legendaris ke lebih banyak pemain di seluruh dunia.
FINAL FANTASY XVI: Complete Edition Kini Tersedia di Xbox
Versi Xbox dari FINAL FANTASY XVI tersedia dalam beberapa paket berbeda, termasuk:
Complete Edition, yang mencakup:
Base game FINAL FANTASY XVI
DLC Echoes of the Fallen
DLC The Rising Tide
Bonus item eksklusif seperti senjata Brave Blade, Braveheart, Blood Sword, dan Cait Sith Charm (aksesori peningkat gil)
Orchestrion roll untuk lagu-lagu ikonik seperti “Away (1987)”, “Torn from the Heavens”, dan “Through the Maelstrom”
Standard Edition (hanya base game)
Expansion Pass, termasuk kedua DLC tersebut
Tidak hanya itu, game ini juga mendukung fitur Xbox Play Anywhere, memungkinkan pemain menyimpan progres mereka dan melanjutkan permainan lintas platform antara konsol, PC, dan cloud.
Demo Gratis Tersedia!
Bagi pemain yang belum pernah mencoba FINAL FANTASY XVI, demo gratis juga telah tersedia di Xbox Series X|S. Menariknya, data dari demo ini bisa dilanjutkan ke game versi penuh, jadi kamu bisa langsung melanjutkan petualangan epik Clive tanpa harus mengulang dari awal.
FINAL FANTASY XVI membawa pemain ke dunia gelap dan penuh konflik bernama Valisthea. Dalam dunia yang dikuasai oleh kekuatan Mothercrystals, manusia memanfaatkan energi kristal untuk bertahan hidup. Namun, ancaman Blight mulai menyebar dan mengancam kehancuran peradaban.
Pemain akan mengikuti kisah Clive Rosfield, seorang kesatria tangguh yang menjadi “First Shield of Rosaria”. Setelah tragedi besar yang menimpa keluarganya, Clive bersumpah membalas dendam terhadap sosok misterius bernama Ifrit. Di sepanjang jalan, ia akan ditemani oleh karakter-karakter penting seperti:
Joshua Rosfield, adik Clive dan Dominant dari Eikon Phoenix.
Jill Warrick, teman masa kecil Clive yang memiliki kekuatan Eikon Shiva.
Torgal, seekor serigala setia yang tumbuh bersama keluarga Rosfield.
Cidolfus Telamon, sosok Dominant Ramuh yang memperjuangkan hak Bearers dan Dominants.
Gameplay Sinematik Penuh Aksi dan Drama
Dengan menggunakan Unreal Engine 5, FINAL FANTASY XVI menampilkan pertarungan sinematik skala besar antara manusia dan Eikon—makhluk mitologis kuat yang menjadi inti cerita. Gaya pertarungan action-RPG cepat dan mendalam menjadi daya tarik utama game ini, dikombinasikan dengan cerita dewasa yang gelap dan emosional.
Setiap pertarungan melibatkan strategi dalam menggabungkan kekuatan Eikon, eksplorasi area yang luas, serta pertarungan bos epik yang tak terlupakan.
Versi Xbox Hadir Lengkap dengan Semua Konten Tambahan
Bagi para pemain yang telah menunggu versi lengkap FINAL FANTASY XVI, kehadiran Complete Edition di Xbox Series X|S dan Microsoft Store menjadi momen terbaik untuk terjun ke dunia Valisthea. Baik kamu pemain baru maupun penggemar veteran, ini adalah waktu yang tepat untuk memainkan kisah balas dendam, pengorbanan, dan harapan yang menjadi jantung cerita FINAL FANTASY XVI.
Dengan grafis menawan, cerita penuh drama emosional, sistem pertarungan penuh aksi, dan hadirnya konten lengkap, FINAL FANTASY XVI siap memberikan pengalaman RPG sinematik terbaik di Xbox. Kehadiran game ini di ekosistem Xbox membuka pintu bagi lebih banyak gamer untuk merasakan salah satu seri FINAL FANTASY terbaik dalam sejarah modern.
Tanggal Rilis Sonic Racing: CrossWorlds telah diumumkan oleh Sega. Game balap terbaru dari dunia Sonic ini akan meluncur secara global pada 25 September 2025. Platform yang dituju adalah PS5, PS4, Xbox One, Xbox Series, Nintendo Switch, dan PC (Via Steam dan Epic Games). Sega juga memastikan bahwa versi untuk Nintendo Switch 2 akan menyusul nanti.
Sega juga telah memastikan Sonic Racing: CrossWorlds akan didukung fitur cross-play. Pemain dari berbagai platform bisa bersaing dalam satu lintasan yang sama.
Kolaborasi Sonic Racing: CrossWorlds dengan Minecraft
Selain mengumumkan tanggal rilis, Sega juga mengumumkan kolaborasi yang akan hadir di Sonic Racing: CrossWorlds. Melalui Season Pass pertama, Sega akan menghadirkan kolaborasi dengan dunia Minecraft. Karakter seperti Steve, Alex, dan Creeper akan muncul sebagai pembalap, lengkap dengan kendaraan dan sirkuit bertema Minecraft.
Tidak hanya itu, Sonic Racing: CrossWorlds juga akan mendapatkan berbagai update gratis. Karakter populer lainnya seperti Hatsune Miku, Joker dari Persona 5 Royal, dan Ichiban Kasuga dari Like a Dragon akan bergabung ke Sonic Racing: CrossWorlds dalam update gratis.
Digital Deluxe Edition dan Bonus Eksklusif
Sonic Racing: CrossWorlds akan memiliki edisi Digital Deluxe yang mencakup game utama beserta Season Pass. Dalam edisi ini, kalian juga bisa mendapatkan karakter eksklusif dari serial Sonic Prime seperti Nine, Rusty, dan Dread. Ada juga tambahan menarik berupa akses awal selama 72 jam sebelum tanggal rilis resmi.
Untuk pemain yang melakukan pre-order edisi digital maupun fisik, Sega akan memberikan “Werehog Pack” sebagai bonus. Paket ini memungkinkan pemain untuk mengendarai Beast Spike, bermain sebagai Werehog, dan menambahkan aksesoris khusus bertema Werehog ke kendaraan.
Square Enix secara resmi mengumumkan bahwa FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE, edisi penyempurnaan dari salah satu game RPG paling ikonik, akan dirilis secara digital untuk platform Nintendo Switch™ 2, Xbox Series X|S, dan Microsoft Store (Windows) pada musim dingin tahun ini. Kabar ini diumumkan dalam rangka strategi multi-platform mereka untuk menjangkau lebih banyak penggemar di seluruh dunia, khususnya komunitas Xbox yang selama ini belum mendapat akses ke remake legendaris ini.
Pertama Kali Hadir di Xbox dan Switch 2
Setelah sebelumnya eksklusif untuk PlayStation dan PC, FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE akhirnya akan meluncur ke platform baru, memperluas jangkauan penggemar yang ingin merasakan kembali petualangan epik Cloud Strife dan kawan-kawan dalam tampilan grafis yang disempurnakan serta fitur gameplay baru. Game ini juga mendukung Xbox Play Anywhere, memungkinkan pemain untuk menikmati pengalaman mulus di antara konsol dan PC.
Apa Itu FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE?
FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE adalah versi visual yang ditingkatkan dari FINAL FANTASY VII REMAKE, yang telah memenangkan berbagai penghargaan dan dipuji sebagai RPG of the Year dalam The Game Awards 2020. Versi Intergrade ini tidak hanya menyuguhkan peningkatan performa dan visual, tetapi juga menghadirkan konten tambahan bernama EPISODE INTERmission, di mana pemain akan mengendalikan karakter ikonik Yuffie Kisaragi dalam sebuah cerita sampingan yang penuh aksi.
Konten ini memperkenalkan gameplay baru, sistem pertarungan yang lebih bervariasi, serta penambahan fitur menarik lainnya yang memperkaya keseluruhan pengalaman bermain.
Kilas Balik Tentang FINAL FANTASY VII
Dirilis pertama kali pada tahun 1997 untuk konsol PlayStation, FINAL FANTASY VII menjadi salah satu RPG paling berpengaruh sepanjang masa, dengan cerita epik, karakter-karakter unik, serta cutscene sinematik yang revolusioner di zamannya. Sejak debutnya, game ini telah terjual lebih dari 14,4 juta kopi di seluruh dunia dan menjadi dasar dari berbagai spin-off, film, serta produk merchandise resmi.
Proyek Remake Tiga Bagian
Square Enix mengembangkan proyek remake ini dalam bentuk trilogi:
FINAL FANTASY VII REMAKE (bagian pertama) – tersedia di PlayStation 4, PlayStation 5, dan PC.
FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE – versi penyempurnaan yang akan hadir di Switch 2, Xbox Series X|S, dan Windows.
FINAL FANTASY VII REBIRTH – bagian kedua trilogi yang telah tersedia untuk PS5 dan mendapat lebih dari 125 skor sempurna dari media serta 40 penghargaan Game of the Year.
Informasi Tambahan
Judul: FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE
Genre: RPG
Platform: Nintendo Switch™ 2, Xbox Series X|S, Microsoft Store (Windows)
Kehadiran FINAL FANTASY VII REMAKE INTERGRADE di Switch 2, Xbox Series X|S, dan Windows adalah langkah besar dari Square Enix untuk memperluas semesta FFVII ke khalayak yang lebih luas. Bagi gamer baru maupun veteran, ini adalah kesempatan emas untuk menjelajahi kembali salah satu dunia RPG paling legendaris dalam versi terbaiknya sejauh ini.
Bagi kalian yang belum pernah mencoba remake ini sebelumnya—musim dingin 2025 adalah waktu yang tepat untuk memulai petualangan di dunia Midgar yang telah direimajinasi dengan penuh cinta, detail, dan kedalaman emosional yang menggugah.
Ikuti perkembangan selanjutnya di media sosial Square Enix Asia dan pastikan untuk memasukkan game ini ke dalam wishlist kalian!
Sebuah kejutan gelap nan menggoda hadir dalam gelaran Xbox Games Showcase 2025. Developer independen Rebel Wolves bersama publisher Bandai Namco Entertainment resmi merilis trailer terbaru dari game action RPG mereka yang paling dinantikan: The Blood of Dawnwalker. Trailer ini memperlihatkan cuplikan pre-beta gameplay pertama dan mengonfirmasi bahwa game akan dirilis pada tahun 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC via Steam.
Kisah Vampir, Manusia, dan Dilema Moral di Dunia yang Terbelah
Dalam The Blood of Dawnwalker, pemain akan mengendalikan Coen, seorang pemuda yang berubah menjadi Dawnwalker — makhluk misterius yang berada di antara dunia manusia dan vampir. Di siang hari ia manusia, di malam hari ia adalah pemburu haus darah. Di tengah dunia abad ke-14 yang porak poranda akibat perang dan wabah Black Death, para vampir bangkit untuk mengambil alih kekuasaan.
Coen hanya memiliki waktu 30 hari dan malam untuk menyelamatkan keluarganya — atau memilih jalan balas dendam terhadap sang sire yang telah mengubah hidupnya selamanya. Namun, semua pilihan memiliki konsekuensi. Apakah mengorbankan kemanusiaan demi orang tercinta layak dilakukan?
Aksi Pedang dan Vampir yang Penuh Gaya
Trailer yang ditampilkan di Xbox Showcase mengisyaratkan sistem pertarungan yang dinamis dan menggabungkan swordplay, sihir, serta kekuatan vampir. Tidak hanya itu, waktu dalam game — siang dan malam — akan memengaruhi alur cerita dan gameplay secara signifikan. Saat malam tiba, kekuatan Coen bertambah, tapi konsekuensi moralnya semakin berat.
Livestream Solstice: Gameplay Perdana Siap Tayang 22 Juni
Sebagai bagian dari perayaan titik balik matahari (solstice), Rebel Wolves mengajak para gamer dan komunitas untuk menyaksikan livestream eksklusif yang akan tayang pada 22 Juni pukul 03.00 SGT di kanal Twitch resmi mereka (/DawnwalkerGame).
Acara ini akan menampilkan sekitar 15 menit cuplikan gameplay terbaru disertai komentar langsung dari tim developer. Mulai dari sistem pertarungan, eksplorasi dunia Vale Sangora, hingga pengaruh pilihan pemain terhadap cerita akan dijabarkan secara mendalam. Event ini juga ramah untuk para co-streamer — siapa pun bisa menayangkan ulang dan berbagi pengalaman ini bersama komunitas mereka.
Konrad Tomaszkiewicz, Game Director dan Co-Founder Rebel Wolves, menyampaikan antusiasmenya:
“Kami senang akhirnya bisa menunjukkan lebih banyak tentang game ini. Sejak pengumuman awal di Januari lalu, kami sudah berjanji akan mengungkap gameplay lebih lanjut musim panas ini—dan akhirnya momen itu tiba juga.”
“Kami mengundang kalian semua untuk bergabung di Gameplay Reveal Event pada 21 Juni. Kalian akan melihat kekuatan yang didapat Coen sebagai Dawnwalker — makhluk yang hidup di antara terang dan kegelapan.”
Dunia yang Indah dan Berbahaya, Dibangun dengan Unreal Engine 5
The Blood of Dawnwalker dikembangkan menggunakan teknologi Unreal Engine 5, menjanjikan dunia yang sangat detail, atmosferik, dan menghidupkan suasana gelap nan penuh intrik. Dunia Vale Sangora hadir dengan berbagai lingkungan unik, dari kota terapung hingga reruntuhan kuno, lengkap dengan NPC yang memiliki cerita serta rahasia masing-masing.
Setiap elemen visual dan narasi dirancang untuk mendukung kisah fantasi kelam yang mendalam dan emosional — menjadikannya bukan hanya game penuh aksi, tapi juga refleksi tentang pilihan, pengorbanan, dan harga kemanusiaan.
Ikuti Perkembangan Terbaru
Untuk mendapatkan pembaruan resmi seputar The Blood of Dawnwalker, kalian bisa mengikuti kanal media sosial resmi:
RRQ sukses menggelar RRQ Watch Party nonton bareng dokumenter Esports World Cup: Level Up. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 7 Juni 2025, di Grand Ballroom, Ayana Hotel Jakarta, dan dihadiri oleh lebih dari 550 penggemar esports dari berbagai kalangan.
Suasana hangat dan meriah terasa sejak awal acara. Para peserta RRQ Watch Party disuguhi beragam aktivitas seru seperti fun session, kuis berhadiah, talkshow inspiratif, hingga sesi Meet & Greet eksklusif bersama tim RRQ Hoshi yang telah lama dinantikan para fans.
RRQ Watch Party Ajang Kebersamaan Komunitas Esports
Antusiasme pengunjung terlihat jelas saat mereka berinteraksi langsung dengan para bintang tamu. Selain kehadiran tim RRQ Hoshi, acara ini juga menghadirkan CEO Team RRQ Andrian “AP” Pauline, RRQ BB, serta public figure Michelle Christo. Momen kebersamaan ini menjadi kesempatan emas bagi fans untuk lebih dekat dengan idola mereka.
Dalam RRQ Watch Party kali ini, RRQ juga membagikan puluhan merchandise eksklusif dan menghadirkan program giveaway spesial. Hadiah utamanya adalah dua tiket Superfan untuk menyaksikan langsung Esports World Cup di Riyadh, Arab Saudi. Tiket ini mencakup tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi hotel selama lima malam, serta akses menonton kompetisi secara langsung.
Dokumenter Level Up Tampilkan Sisi Lain Dunia Esports
Esports World Cup: Level Up adalah dokumenter lima bagian yang disiarkan secara global melalui Prime Video. Diproduksi oleh R.J. Cutler, dokumenter ini menyajikan kisah emosional dan autentik tentang perjuangan para atlet esports dunia. Penonton dibawa menyelami tantangan, kerja keras, dan semangat kompetitif yang melatarbelakangi kesuksesan mereka di panggung internasional.
Dokumenter ini memperkuat citra esports sebagai lebih dari sekadar hiburan digital. Ia adalah refleksi dari mimpi, dedikasi, dan pengorbanan, serta bentuk nyata dari budaya global yang terus berkembang.
RRQ Watch Party Tunjukkan Komitmen RRQ dalam Ekosistem Global
Melalui acara RRQ Watch Party, Team RRQ juga mengukuhkan posisinya sebagai bagian dari EWCF Club Partner Program 2025. Program ini merupakan inisiatif dari Esports World Cup Foundation yang bertujuan memperkuat ekosistem esports dengan investasi senilai USD 20 juta.
CEO RRQ, Andrian Pauline, menegaskan bahwa langkah ini menjadi momentum besar bagi RRQ dalam memperluas pengaruh globalnya. Ia menyebut kemitraan ini sebagai peluang strategis untuk semakin dekat dengan komunitas, sekaligus membentuk masa depan esports yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Konami Digital Entertainment Limited dan Studio Far Out Games membawa kejutan menarik di pertengahan tahun ini melalui game terbaru mereka berjudul Deliver At All Costs. Resmi dirilis pada 22 Mei 2025, game ini kini telah tersedia di Steam, Epic Games Store, dan GOG. Mengusung konsep aksi naratif bergaya retro tahun 50-an, Deliver At All Costs menghadirkan pengalaman jadi kurir nekat yang bukan hanya soal mengantar paket tapi juga bertahan hidup dalam dunia yang absurd, kacau, dan penuh misteri.
Saya memainkan Deliver At All Costs di PC menggunakan kontroller DualSense, dan game ini langsung terasa nyaman sejak awal. Game ini mengusung genre aksi-petualangan dengan pendekatan naratif kuat, serta mekanik gameplay bertema destruktif.
Kesan Pertama: Nostalgia dan Kekacauan yang Seru
Begitu masuk ke dalam game, hal pertama yang langsung mencolok adalah gaya visual retro khas tahun 1950-an. Art direction-nya sangat konsisten, dari model kendaraan, gaya bangunan, hingga karakter, semua membangkitkan atmosfer masa lalu.
Grafisnya sendiri tidak bisa disebut realistis atau ultra-detail, namun justru itulah yang membuatnya menarik. Estetika kartunis bergaya noir ini terasa sangat pas dengan dunia dan ceritanya. UI-nya juga clean dan mudah dimengerti bahkan oleh pemain pemula sekalipun.
Musik dan efek suara juga menjadi salah satu highlight. Soundtrack-nya dibuat oleh Solid Sounds, didistribusikan oleh Sony Music, dan memuat 36 lagu orisinal yang menggambarkan nuansa tahun 50-an dengan sempurna.
Kalian bisa menyaksikan bagaimana serunya saya mencoba Deliver At All Costs pada video di bawah ini :
Gameplay: Kurir yang Siap Menabrak Demi Tugas
Kalian akan bermain sebagai Winston Green, seorang pengemudi pengantar barang yang terjebak dalam dunia penuh kehancuran dan absurditas. Tugasnya sederhana: antar barang ke tujuan. Tapi tentu saja tidak sesederhana itu.
Setiap pengiriman adalah mini-misi yang bisa diisi dengan berbagai insiden: dari menabrak pagar, melompati rintangan, menghindari mobil, hingga menghadapi NPC yang marah-marah dijalan.
Progression game berjalan linear namun menyenangkan. Kalian bisa memilih menyelesaikan misi utama terlebih dahulu atau menjelajah kota untuk menemukan side quest yang memberi hadiah uang atau item untuk meng-upgrade kendaraan. Semuanya berjalan smooth tanpa loading berlebihan.
Fitur Unik yang Menjadikan Game Ini Spesial
Yang membuat Deliver At All Costs menonjol adalah hancurnya lingkungan yang detail dan dinamis. Kalian bisa merusak pagar, merobohkan rambu jalan, hingga menghancurkan kendaraan musuh. Ini bukan sekadar gimmick visual, kerusakan ini bisa digunakan untuk menciptakan jalur alternatif atau menjebak musuh.
*klik untuk memperbesar gambar
Game ini juga menawarkan kustomisasi kendaraan. Selain itu, terdapat elemen eksplorasi ringan di berbagai kota dengan setting berbeda, termasuk kota noir, pinggiran kota klasik Amerika, bahkan pantai eksotis ala Hawaii.
Oh iya, jika kalian pernah memainkan demo game-nya, kalian bisa melanjutkan permainan dari save file demo game di versi penuhnya ini.
Kualitas Teknis: Stabil, Mulus, dan Minim Bug
Selama bermain di PC dengan spesifikasi Intel Core i5, RAM 16GB, dan GPU RTX 3050, game ini berjalan tanpa kendala. Frame rate sangat stabil bahkan saat efek partikel dan tabrakan terjadi bersamaan. Waktu loading juga sangat singkat.
Game ini sangat layak dicoba bagi pencinta aksi-petualangan yang ingin merasakan gameplay ringan tapi tetap memuaskan, apalagi jika melihat narasinya yang menyimpan banyak misteri dan detail tersembunyi.
Kesimpulan
Deliver At All Costs adalah game aksi dengan gaya visual retro yang unik, gameplay penuh ledakan dan kekacauan, serta nuansa tahun 50-an yang penuh nostalgia. Dengan performa teknis stabil, musik yang cocok, serta misi yang seru, game ini memberikan pengalaman yang menyenangkan. Kalian bisa membeli game ini di Steam dengan banderol IDR 488.000. Selamat mencoba!
Pada hari ketiga Anime Festival Asia Indonesia 2025 (AFAID25), di Jakarta Convention Center para penggemar Studio Ghibli akan menyaksikan penampilan istimewa “The Music of Studio Ghibli – Original Singers Symphony”. Konser kolaborasi ini menghadirkan sederet penyanyi orisinal dari film-film Studio Ghibli, didampingi oleh TOKYO ASIA Orchestra dari Jepang di bawah pimpinan Concert Master Takeshi Hashima.
Yoshikazu Mera, countertenor ternama dunia, membuka konser dengan aransemen orkestra yang memadukan keindahan vokalnya ala “Princess Mononoke”. Sejak memulai kariernya di tahun 1990-an, Mera dikenal lewat interpretasi vokal klasik yang mendalam, kini ia akan membawakan tema-tema Ghibli dengan kehalusan suara yang menawan dan teknik vokal tinggi yang selalu memukau.
Berikutnya, Sumi Shimamoto, legenda seiyū sekaligus penyanyi, akan membawakan musik dari “Nausicaä of the Valley of the Wind”, “My Neighbor Totoro”, “The Castle of Cagliostro”, hingga “Princess Mononoke”. Dengan pengalaman sebagai pengisi suara dan penyanyi di enam film Ghibli, Shimamoto menghadirkan dimensi emosional mendalam yang menghubungkan nostalgia animasi klasik dengan kehangatan panggung secara live.
Kemudian, Azumi Inoue, suara ikonik di balik lagu tema “Castle in the Sky” dan “My Neighbor Totoro”, akan memanjakan telinga penggemar dengan timbre vokalnya yang lembut dan penuh pesona. Turut tampil putrinya, Yuyu, yang memulai debut nyanyiannya pada 2012 di NHK, memberikan sentuhan generasi baru dalam keluarga vokal Ghibli yang legendaris.
Penampilan semua penyanyi orisinal ini diarak oleh TOKYO ASIA Orchestra, ensemble papan atas yang dipimpin oleh Takeshi Hashima—Concert Master resmi untuk rangkaian konser musik Ghibli. Dengan balutan musik orkestra yang megah dan presisi tinggi, mereka akan menampilkan kembali skor-skornya Joe Hisaishi dan komponis Ghibli lain dalam format simfoni yang memukau.
Jangan lewatkan “The Music of Studio Ghibli – Original Singers Symphony” hari ini, 8 Juni 2025, di Jakarta Convention Center pada hari ketiga AFAID25. Rasakan kembali keajaiban dan nostalgia soundtrack Studio Ghibli secara langsung—hanya di AFAID25!
Pengalaman magis dari The Music of STUDIO GHIBLI Original Singers Symphony! Konser spesial ini menampilkan penyanyi-penyanyi asli dari soundtrack legendaris Studio Ghibli, bersama iringan langsung dari Tokyo Asia Orchestra.
Karena banyaknya peminat, tiket dengan jumlah terbatas masih tersedia untuk menyaksikan pertunjukan The Music of STUDIO GHIBLI Original Singers Symphony! Jangan sampai kehabisan ini adalah peluang keduamu, dan mungkin yang terakhir, untuk menjadi bagian dari konser yang berkesan ini. Untuk informasi tiket kunjungi 🎟 https://bit.ly/ghibli-jakarta