Home Blog Page 891

Seperti Ini Gameplay Dari Full Metal Panic! Fight: Who Dares Wins

0

Setelah diumumkan tahun lalu, Bandai Namco akhirnya mengungkap gameplay dari game strategi Full Metal Panic! Fight: Who Dares Wins. Karena dibuat oleh pencipta game Super Robot Wars, genre yang ditawarkan oleh game ini sama, yaitu strategi turn-based dengan robot-robot mungil.

Bagian paling menarik dari video di atas adalah variasi Arm Slave yang ada. Setiap jenisnya juga memiliki gaya menyerang berbeda-beda. Saat bertarung, Arm Slave juga memiliki bagian-bagian yang dapat diserang, seperti kepala, badan, dan kaki.

Informasi lain yang terungkap adalah game ini bakal dirilis di Jepang pada tanggal 31 Mei 2018. Apakah game ini nantinya juga beredar di luar wilayah Jepang masih belum diketahui. Full Metal Panic! Fight: Who Dares Wins hanya tersedia di konsol PS4 saja.

Doyan Monster Hunter? Ini 9 Fakta Yang Wajib Diketahui

0

Hanya dalam hitungan jari, game Monster Hunter: World akan segera dirilis. Sayang, untuk sementara hanya pemilik konsol saja yang bisa menikmati game tersebut. Gamer PC masih harus menunggu sampai menjelang akhir tahun 2018 untuk bisa memainkannya… itupun juga kalau Capcom masih ingat.

Merayakan kedatangan Monster Hunter: World, penulis telah mengumpulkan beberapa fakta yang mungkin belum kamu ketahui tentang franchise ini. Mulai dari awal dibuatnya, monster yang menjadi coverboy, sampai kesuksesannya sekarang.

Apa-apa sajakah fakta tersebut? Simak rangkumannya berikut ini:

1. Monster Hunter Adalah “Game Keluarga”

Orang yang berperan besar dalam kesuksesan game Monster Hunter, Ryozo Tsujimoto ternyata memiliki hubungan darah dengan para petinggi Capcom. Ayah dari Ryozo yaitu Kenjo Tsujimoto ternyata adalah CEO dari Capcom, sedangkan saudaranya Haru Tsujimoto merupakan Presiden Capcom.

Sekarang semuanya jelas kenapa Monster Hunter menjadi anak emas Capcom.

2. Awalnya Monster Hunter Diciptakan Untuk Fitur Online PS2

Sebelum World, Tri, Portable, dan lain sebagainya ada, game pertama Monster Hunter diluncurkan di PS2. Maksud Capcom merilis game ini sebenarnya adalah untuk memanfaatkan fitur online yang dimiliki oleh PS2. Sayang, server Monster Hunter dimatikan tidak lama setelah game itu dirilis. Namun, game tersebut sudah berhasil mendapatkan tujuannya, yaitu meraih popularitas.

3. Umur Game Ini Sudah Cukup Panjang

Tanpa disadari, Monster Hunter ternyata sudah berumur 14 tahun. Game ini pertama kali dilahirkan pada tahun 2004, dan terus berevolusi menjadi seperti sekarang. Bayangkan berapa banyak variasi monster, weapon, armor, dan lain sebagainya jika dirunut dari awal sampai sekarang.

<!–nextpage–>

4. Manuver Dari Konsol Ke Handheld Lalu Kembali Ke Konsol

Monster Hunter bisa dibilang memiliki pola yang cukup unik. Setelah menelurkan game pertama dan kedua (Monster Hunter Dos), Capcom memutuskan untuk beralih ke handheld. Sekarang game tersebut kembali ke tempat kelahirannya, yaitu di konsol.

Berdasarkan keterangan Ryozo Tsujimoto dalam wawancaranya dengan Telegraph, hal ini disebabkan oleh Capcom yang menyesuaikan diri dengan keinginan konsumen di Jepang. Meski digemari oleh gamer barat, target utama Capcom adalah gamer Jepang.

Menurut Ryozo, gamer Jepang lebih menyukai handheld dimana mereka berkumpul bersama dalam satu tempat dan bermain bersama. Inilah alasannya kenapa Capcom menjadi handheld sebagai prioritas utama. Namun, pada Monster Hunter: World, konsep tersebut akan berubah. “Sekarang kami akan melihat ke dalam cakupan yang lebih besar,” katanya.

5. Mencari Monster Hunter Di PC

Konsol ada, handheld pun ada, lalu bagaimana dengan PC? Ternyata ada dua game Monster Hunter di PC yang bisa dimainkan sekarang juga, tidak perlu menunggu lagi seperti Monster Hunter: World. Kedua game ini adalah Monster Hunter Frontier dan Monster Hunter Online. Sayang kedua game ini hanya terbatas untuk negara tertentu.

Monster Hunter Frontier hanya tersedia di Jepang, sedangkan Monster Hunter Online khusus di China. Meski begitu, game ini tetap dapat diakses oleh gamer luar asalkan mereka mengerti bahasanya.

6. Monster Paling Awet

Jika kamu sudah memainkan game Monster Hunter pertama sampai sekarang, kamu pasti tahu monster apa yang sebenarnya menjadi flagship game ini. Monster tersebut adalah Rathalos, wyvern berwarna merah yang dijuluki sang penguasa angkasa. Monster ini tidak pernah absen dari setiap seri.

<!–nextpage–>

7. Selalu Ada Babi Dan Kucing

Selain Rathalos, maskot lainnya dari game Monster Hunter adalah kucing dan babi. Kucing dalam game ini dinamain Felyne. Pada awalnya Felyne hanyalah monster biasa, namun sekarang mereka bisa menjadi asisten pemain saat berburu monster.

Babi dalam Monster Hunter dinamakan Poogie dan bisa dijadikan hewan peliharaan pemain. Poogie juga bisa didandani dengan kostum lucu agar semakin menggemaskan.

8. Popularitasnya bisa menyaingi Street Fighter

Street Fighter mungkin adalah game terlaris milik Capcom, namun bukan berarti posisi mereka aman. Jika franchise Monster Hunter terus berjalan seperti yang diharapkan oleh Capcom, bukan tidak mungkin posisi Street Fighter sebagai terlari bakal dikudeta.

9. Akan Ada Versi Filmnya

Penulis tidak bercanda. Hollywood ternyata telah memperhatikan Monster Hunter. Pada event Tokyo Game Show 2016 lalu, Ryozo Tsujimoto mengumumkan jika Capcom telah menyetujui pembuatan film live-action Monster Hunter.

Berita tersebut berlanjut dengan munculnya nama sutradara W.S. Anderson yang disebut bakal mengerjakan proyek tersebut. Untuk membuat kamu tidak nyaman, W.S. Anderson adalah sosok di belakang film Mortal Kombat dan Resident Evil.

Mudah-mudahan informasi ini bisa menambah informasimu tentang dunia Monster Hunter.

Monster Hunter: World akan dirilis pada tanggal 22 Januari 2018 di PS4 dan Xbox One. Versi PC menyusul pada musim gugur tahun ini. Jika kamu adalah gamer konsol, maka penulis mengucapkan selamat menikmati. Jika kamu gamer PC, maka penulis mengucapkan selamat menunggu.

Denuvo Versi Terbaru Berhasil Dijebol Hacker!

0

Tidak ada yang bisa selamat dari hacker, termasuk software pelindung Denuvo 4.8 yang merupakan versi terbaru. Menurut kabar, software tersebut berhasil dibobol oleh hacker.

Dilansir dari DSOGaming, hacker yang berhasil membobol ini tidak lain adalah CPY. Ia mengaku jika dirinya bisa memainkan game Sonic Forces. Game besutan Sega tersebut ternyata menggunakan Denuvo 4.8. Jika memang benar Denuvo 4.8 berhasil ditembus, artinya hanya tinggal tunggu waktu sampai game-game lainnya ikut menjadi korban. Sekedar informasi, Denuvo 4.8 banyak digunakan pada game-game berkategori AAA, misalnya Assassin’s Creed: Origins, Need for Speed Payback, dan Star Wars Battlefront 2.

Perang antara Denuvo dengan pembajak ini seakan tidak ada habisnya. Sebagai penonton, kita hanya bisa menunggu bagaimana ending dari perang tersebut.

Bagaimana menurut kamu? Lebih membela Denuvo atau pihak developer?

Unties Rilis Trailer Perdana Maihana Soumakyou Versi PS4

0

Unties baru saja merilis trailer perdana untuk mempromosikan versi konsol PS4 Maihana Soumakyou, game bertema “Uniting Barrage Action” shoot ’em up besutan pengembang game Croixleur Sigma, Souvenir Circ.

Game versi PS4 akan menghadirkan upgrade pada mode permainan, termasuk mode tutorial dan practice. Selain itu ada juga peningkatan pada grafis (menjadi HD), penambahan fitur trophies dan tambahan karakter yang bisa dimainkan, karakter bos, tambahan cerita game, tambahan suara dan banyak lagi lainnya. Maihana Soumakyou dijadwalkan rilis ke PS4 lewat PlayStation Store wilayah Jepang pada tanggal 25 Januari 2018.

Saksikan trailer game lewat video di bawah.

Mau Tau Aksi Android 21 di Dragon Ball FighterZ? Lihat Saja di Sini

0

Terima kasih kepada SpeedNinEntertainment karena berkat mereka kini kita bisa menyaksikan cuplikan gameplay berdurasi cukup panjang (tujuh menit lebih) game Dragon Ball FighterZ  yang menampilkan aksi Android 21 bertarung.

Dragon Ball FighterZ sendiri rencananya akan dirilis ke PS4, Xbox One dan PC pada tanggal 26 Januari 2018. Selamat menonton!

Wanita Ini Jatuh Cinta Dan Ingin Menikah Dengan Game Tetris

0

Wanita ini pantas dijuluki gamer hardcore karena jatuh cinta dan ingin menikahi game Tetris. Wanita yang bernama Noorul Mahjabeen mengatakan pernikahannya dengan game puzzle tersebut akan dilakukan setelah dirinya lulus kuliah. Ia sendiri masih berusia 20 tahun dan menekuni studi Matematika.

Dilansir dari Mirror, Noorul menceritakan bagaimana ia bisa sampai jatuh cinta dengan game Tetris. Perkenalannya dengan game tersebut terjadi pada bulan September 2016. Setiap harinya Noorul menghabiskan waktu 12 jam untuk memainkan Tetris, entah itu di ponselnya atau PC.

“Menurutku Tetris itu sangat indah dan sempurna. Aku sangat menyayanginya dan memiliki hubungan yang kuat,” kata Noorul.

Noorul bersama “pacarnya”

Kecintaannya dengan Tetris juga membuat Noorul menyukai pernak-pernik yang berhubungan dengan game tersebut. Jika menikah nanti, ia ingin agar pernikahannya dihadiri oleh teman-temanya. “Saya akan menjadi Mrs. Tetris,” katanya.

Apa yang dilakukan oleh Noorul ini jelas tidak masuk akal sekaligus lucu. Penyebab kenapa ia sampai melakukan hal tersebut adalah karena ia menderita kelainan mental bernama Objectum Sexual atau menyenangi benda mati, bukan manusia. Sebelum jatuh cinta dengan Tetris, Noorul juga pernah menyukai Monorail, iPod, GPS, serta kalkulator.

Nah buat kamu yang menyenangi game tertentu, apakah kamu pernah merasakan percikan cinta seperti yang dirasakan oleh Noorul saat bermain Tetris?

Siap Memainkan Age Of Empires: Definitive Edition Bulan Depan?

0

Setelah sempat ditunda, jadwal rilis Age Of Empires: Definitive Edition akhirnya mendapat titik terang. Game ini akan diluncurkan pada tanggal 20 Februari 2018 mendatang di PC.

Pada awalnya jadwal rilis Age Of Empires: Definitive Edition adalah tanggal 20 Oktober 2017. Tanggal itu merupakan hari ulang tahun game tersebut yang sekarang sudah berusia 20 tahun. Namun Microsoft selaku developer dari Age Of Empires: Definitive Edition memutuskan untuk merevisi tanggal peluncuran dengan alasan meningkatkan kualitas gamenya agar tidak mengecewakan fans.

Age Of Empires: Definitive Edition akan mengalami perombakan total, mulai dari tampilan visual 4K, sprite yang telah didesain ulang, narasi dan gameplay baru. Ekspansi Rise of Rome juga akan tersedia dalam game ini.

Buat kamu yang belum tahu, Age Of Empires adalah game strategi. Tugas pemain adalah mengembangkan peradaban manusia dimulai dari zaman batu sampai moderen dan diakhiri dengan penaklukan bangsa lainnya. Game ini sudah ada semenjak tahun 1997 dan telah menjadi game legendaris bagi gamer PC.

Bagaimana? Tertarik untuk mencoba Age Of Empires: Definitive Edition?

Pameran Final Fantasy Digelar Di Jepang, Begini Penampakannya

0

Seandainya penulis tinggal di Jepang, pasti penulis akan mendatangi pameran Final Fantasy yang digelar mulai dari tanggal 22 Januari 2018 mendatang. Bagi para pecinta game Final Fantasy, bisa-bisa mengalami nerdgasm jika melihat isi konten dari event yang diberi nama “Final Fantasy 30th Anniversary Exhibition – Farewell Story Exhibition”.

Kenapa diberi nama Farewell? CEO Square Enix, Yoshihiro Matsuda menjelaskan jika pameran ini bertujuan untuk mengajak para pengunjung untuk melihat masa lalu dari game Final Fantasy. “Saya ingin anda semua membayangkan seperti apa evolusi dari game ini kedepannya nanti, tapi kita tidak akan tahu tanpa melihat ke belakang,” katanya.

Pameran ini digelar di Mori Art Gallery, Roppongi Hills, Tokyo. Karena dalam rangka merayakan ulang tahun ke-30 game Final Fantasy, pameran ini bisa dibilang seperti lorong waktu yang mengajak pengunjungnya untuk melihat dunia Final Fantasy dari awal sampai yang terakhir.

Highlight dari event ini datang dari game Final Fantasy VII dan Final Fantasy XV. Square Enix telah membuat replika dari gereja tempat Cloud bertemu pertama kali dengan Aeris. Pengunjung juga bisa mendatangi ruangan khusus yang memajang foto “Phantom Wedding” Noctis dengan Lunafreya. Berikut adalah foto-foto yang berhasil diabadikan dari pameran tersebut:

Masih belum puas? Ini foto-foto lainnya:

Judge Gabranth

Netizen juga berhasil mengambil foto dari concept art yang akan digunakan dalam game Final Fantasy VII Remake. Seperti ini penampakannya:

Ingin melihat foto-foto lainnya? Kamu bisa mengunjungi 4Gamer dan Gamewatch.

Game Terbaru Sega Ternyata Tidak Seperti Yang Diharapkan

0

Beberapa hari ini Sega terus membuat gamer bertanya-tanya tentang game barunya. Promosi game baru ini cukup gencar karena media sosial Sega telah mengunggah berbagai macam teaser tentang game tersebut. Sekarang setelah identitas game tersebut terungkap, ternyata apa yang diharapkan gamer tidak sesuai dengan kenyataannya.

Dilansir dari Dualshockers, game baru milik Sega ini berjudul Sensen Senki atau Chronicle of the War of a Thousand Years. Game ini ditujukan untuk mesin arcade. Untuk bermain dibutuhkan koneksi internet dimana pemain bisa bertarung satu sama lainnya online. Penasaran dengan gameplay-nya? Simak video berikut ini:

Dilihat dari videonya, Sensen Seki kelihatannya menggunakan format tactical RPG. Pemain akan berperan sebagai seorang Kronos atau jenderal yang memiliki empat pertarung sebagai bawahannya. Para petarung kelihatannya juga memiliki kelas yang berbeda. Dalam video kamu bisa melihat kelas warrior yang menggunakan pedang serta mage yang bisa mengeluarkan sihir. Game ini juga menggunakan sistem kartu untuk memperkuat para petarung yang digunakan.

Untungnya game ini hanya tersedia di wilayah Jepang saja. Belum ada kejelasan apakah Sega bakal merilisnya ke luar atau tidak.

Well, bagaimana menurut kamu mengenai game terbaru Sega ini?

Ada Kefka Dalam Update Baru Final Fantasy XIV

0

Square Enix berencana meluncurkan update baru untuk game Final Fantasy XIV: A Realm Reborn. Update 4.2 ini akan memiliki konten yang cukup besar mulai dari alur cerita, side quest, item, dan, karakter, salah satunya adalah Kefka, sang badut dari Final Fantasy VI.

Update ini dinamai Rising Of A New Sun, dan sesuai namanya, alur cerita dalam update ini akan membawa pemain ke wilayah timur yaitu Doma. Meski sudah terbebas dari kekuasaan Empire, ancaman lainnya ternyata sudah menunggu. Karakter seperti Yugiri dan Hien dipastikan bakal muncul. Begitu juga dengan sang samurai Gosetsu dan Yotsuyu.

Akan ada pula dungeon baru bernama Hell’s Lid dan The Fractial Continuum (Hard). Kedua dungeon ini akan memiliki item set sendiri. Pertempuran melawan Omega juga akan berlanjut dalam Omega: Sigmascape. Pemain juga akan memiliki kesempatan untuk berhadapan legenda dari timur, Byakko.

Untuk pemain yang gemar mengkoleksi gear dan cosmetic, akan ada banyak variasi baru dalam update Rising OF A New Sun. Akan ada Beast Tribe Quest baru dimana pemain akan berkenalan dengan The Vira, wanita setengah ular yang tinggal di Ala Mhigo. Akan ada juga arena PVP baru yang dinamakan The Feast.

Rencananya update Rising Of A New Sun akan mulai diimplementasi pada tanggal 30 Januari 2018 mendatang. Jika kamu tertarik untuk mencoba game ini, kamu bisa mengikuti program free trial. Jika sudah puas mencoba, kamu bisa memutuskan untuk membeli atau tidak, setuju?